P. 1
Proses Dan Masalah Belajar

Proses Dan Masalah Belajar

|Views: 37|Likes:
Proses belajar dapat terjadi baik secara alamiah maupun direkayasa. Proses balajar secara alamiah biasanya terjadi pada kegiatan yang umumya dilakukan oleh setiap orang dan kegiatan belajar ini tidak direncanakan
Proses belajar dapat terjadi baik secara alamiah maupun direkayasa. Proses balajar secara alamiah biasanya terjadi pada kegiatan yang umumya dilakukan oleh setiap orang dan kegiatan belajar ini tidak direncanakan

More info:

Published by: Siti Rizki Maharayu Ningati on Apr 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/09/2013

pdf

text

original

PROSES DAN MASALAH BELAJAR

Dosen Pembina Mata Kuliah
Belajar dan Pembelajaran Drs. Sarwo Edy, M.Pd.

Diajukan Oleh: SITI RIZKI MAHARAYU NINGATI (10422028) EKA WAHYUNING TYAS (104220 IZZA NURUL FITRI ( MISLIYAH (

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TAHUN 2010/2011

Psikologi Belajar. Proses pembelajaran dialami setiap orang sepanjang hayat serta dapat berlaku di manapun dan kapanpun. 7. nilai dan sikap. Dalam proses belajar terdapat komponen pendukung yang dapat mendorong tercapainya tujuan utama dari proses pembelajaran yang ditandai dengan adanya perubahan perilaku. Proses Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus. Dalam melaksanakan pembelajaran. Gagne dalam buku: the conditioning of learning mengemukakan bahwa: Learning is change in human disposition or capacity. 4. 1999) Proses Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Psikologi Belajar. Proses belajar dapat terjadi baik secara alamiah maupun direkayasa. Robert M. ketrampilan. Dalam hal ini proses belajar yang direkayasa yang lebih memungkinkan tercapainya perubahan perilaku karena ada rancangan yang berisi metode dan alat pendukung. and which is not simply ascribable to process a groeth. 1999) Proses Belajar adalah Proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan. Herbart (swiss) Proses Belajar adalah suatu proses pengisian jiwa dengan pengetahuan dan pengalamn yang sebanyak-banyaknya dengan melalui hafalan. 1999) hal 22. Syaiful Bahri. Rineka Cipta. wich persists over a period time. 1999) Proses Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif. ketrampilan. Sedangkan proses belajar yang direkayasa merupakan proses belajar yang memiliki sistematika yang jelas dan telah direncanakan sebelumnya guna mencapai tujuan yang diinginkan. 1. 2. pemahaman. Syaiful Bahri. sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri di dalam interaksi dengan lingkungannya. Belajar merupakan proses yang aktif untuk memahami hal-hal baru dengan pengetahuan yang kita miliki. agar dicapai hasil yang lebih optimal perlu diperhatikan beberapa rangkaian sub proses belajar dan fase – fase dalam belajar. Psikologi Belajar. Slameto (Djamarah. Syaiful Bahri . Psikologi Belajar. Syaiful Bahri. 3. Drs. Dalam proses ini metode yang digunakan disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai. 5. (Djamarah. Di sini terjadi penyesuaian dari pengetahuan yang sudah kita miliki dengan pengetahuan baru. Whittaker (Djamarah.PENDAHULUAN Menurut analisis penulis. afektif dan psikomotor. Rineka Cipta. bukan hanya disebabkan karena proses pertumbuhan saja. Proses belajar adalah aktivitas mental atau psikis. Gagne (Djamarah. Rineka Cipta. ada tahap evaluasi terhadap informasi yang didapat. Dengan kata lain. Gagne berkeyakinan bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalm diri . Proses Belajar adalah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan. apakah pengetahuan yang kita miliki masih relevan atau kita harus memperbarui pengetahuan kita sesuai dengan perkembangan zaman. R. kebiasaan dan tingkah laku 6. DEFINISI PROSES BELAJAR 1. Rineka Cipta. Winkel. Menurut james O. Proses balajar secara alamiah biasanya terjadi pada kegiatan yang umumya dilakukan oleh setiap orang dan kegiatan belajar ini tidak direncanakan.

2. Fase fase dalam proses belajar a. atau lambang yang merupakan sesuatu bersifat mental.dan keduanya saling berinteraksi. peserta didik mengembangkan sebuah harapan bahwa sesuatu yang diinginkan akan terjadi sebagai hasil dari proses pembelajaran yang diusulkan. orang dihadapkan pada suatu masalah yang harus dipecahkan. Belajar adalah upaya-upaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan.com) Proses Belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku. Belajar kaidah {rule} termasuk dari jenis belajar kemahiran intelektual {intellectual skill}. sesuai dengan materi yang asli. Objek-objek yang diamati dihadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan. tetapi tanpa melalui pengamatan dan reorganisasi dalam pengamatan. Belajar Teoritis. sehingga nantinya dapat diproduksikan {diingat} kembali secara harfiah. Belajar Konsep. sehingga dapat difahami dan digunakan untuk memecahkan problem. seperti terjadi dalam bidangbidang studi ilmiah. khususnya menggunakan konsep dan kaidah serta metode-metode bekerja tertentu. 9. Dalam belajar ini. Belajar tidak mungkin terjadi tanpa perhatian. tahap pertama dalam proses pembelajaran adalah bahwa pelajar harus memusatkan perhatian pada kegiatan belajar. Belajar Berpikir. Konsep atau pengertian adalah satuan arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri yang sama. 3. pengetahuan dan sikap. 2. Belajar Kognitif. 7. dan menyimpan kesan-kesan yang nantinya suatu waktu bila diperlukan dapat diingat kembali kealam dasar. Perhatian. Google. Bentuk belajar ini bertujuan untuk menempatkan semua data dan fakta {pengetahuan} dalam suatu kerangka organisasi mental. b. knowledge and attitudes. sehingga objek ditempatkan dalam golongan tertentu. 6. Belajar Menghafal. Google. . Crow and Alice Crow (WWW. Ngalim Purwanto (1992) (WWW. Menghafal adalah suatu aktivitas menanamkan suatu materi verbal dalam ingatan. Harapan. RANGAKAIAN SUB PROSES DALAM BELAJAR 1." perhatian harus dipertahankan selama fase lain juga. Tak dapat disangkal bahwa belajar kognitif bersentuhan dengan masalah mental. 8. gagasan. yang dikemukakan oleh Gagne. Hasilnya adalah sebuah motivasi untuk terlibat dalam fase berikutnya dari proses pembelajaran. terbentuk suatu ketentuan yang mereprensikan suatu keteraturan. Meskipun ini terdaftar sebagai "tahap pertama. Lester D.com) Proses Belajar adalah acuquisition of habits. Selama fase ini. Belajar kaidah adalah bila dua konsep atau lebih dihubungkan satu sama lain. 4. Perhatian penting untuk mendapatkan informasi ke dalam memori kerja dan menjaganya agar tetap aktif di sana. yang terjadi sebagi hasil dari suatu latihan atau pengalaman.masalah harus dipecahkan melalui operasi mental. 3. Belajar arti kata-kata maksudnya adalah orang mulai menangkap arti yang terkandung dalam kata-kata yang digunakan. Belajar Kaidah. 5. Oleh karena itu. Belajar arti kata-kata. orang yang memiliki konsep mampu mengadakan abstraksi terhadap objek-objek yang dihadapinya.

Encoding: Masuknya Informasi ke Jangka Panjang Penyimpanan. Guru sering berasumsi bahwa karena perhatian mereka sendiri difokuskan pada aspek kanan presentasi. siswa mereka harus berfokus pada aspek yang sama. Selama fase ini pelajar mengambil dan secara aktif menggunakan informasi yang telah disimpan dalam memori jangka panjang. Selama fase ini pembelajar menentukan sejauh mana kinerja selama fase sebelumnya memuaskan. g. Isyarat Retrieval. Pelajar mengambil dari memori jangka panjang struktur yang akan membantu dalam mempelajari informasi baru atau pemecahan masalah yang telah dihadapi. Misalnya. e. Pelajar menunjukkan melalui kinerja aktif yang belajar telah terjadi. pelajar loop kembali ke fase awal belajar. atau karena kombinasi dari kedua alasan. Selama fase ini pelajar memfokuskan perhatian pada fitur penting dari presentasi instruksional. dan peserta didik sering gagal untuk belajar karena mereka telah difokuskan pada informasi yang salah. Umpan balik . Menanggapi. Persepsi selektif. Sebuah sumber persepsi yang selektif sering rusak adalah kesalahpahaman mendasar tentang topik di bawah pertimbangan: pelajar mungkin berpikir ia / dia berfokus pada informasi yang benar. pelajar dapat kembali dan mencari pengetahuan prasyarat yang sesuai atau fokus perhatian lebih efektif selama persepsi selektif dan kemudian lanjutkan lagi dengan langkah-langkah berikutnya. Kegagalan pada persepsi selektif dapat terjadi baik karena presentasi yang tidak cukup menarik perhatian.c. hal ini biasanya berfungsi sebagai penguat kepada pelajar. transfer informasi ke dalam memori jangka panjang dengan menghubungkannya dengan informasi yang sudah disimpan di sana. Cara terbaik adalah untuk menguji asumsi ini dan untuk melakukan koreksi bila diperlukan. Retrieval Informasi Relevan untuk Bekerja Memori. Pelajar tidak melampaui langkah ini sampai informasi yang telah dipelajari. . Selama fase ini pelajar mengkodekan informasi yang dia telah jelas fokus perhatian . Hal ini tidak selalu mungkin bagi para guru untuk memastikan dengan inspeksi sederhana dimana siswa memfokuskan perhatian. Ketika umpan balik ini menunjukkan bahwa kinerja pembelajar tidak sempurna. Selama fase ini praktek pembelajar mengingat atau menerapkan informasi setelah awalnya telah dipelajari dalam rangka untuk meningkatkan retensi informasi atau untuk mentransfer belajar di luar konteks aslinya untuk aplikasi baru. f. Ketika umpan balik menunjukkan kinerja yang dapat diterima. d.yaitu. karena pelajar gagal untuk mengarahkan perhatian. h. padahal sebenarnya ini adalah kesalahan.

learninglive. dan olah raga bertambah baik. 4.shvoong.co. moral agama. h. seni. Menggali “hal yang disimpan” 7.htm http://www. Berprestasi atau unjuk hasil belajar 3 Sesudah Belajar Prestasi belajar dibidang ilmu pengetahuan.doc http://id. 2. . Sikap terhadap belajar sesuatu Motivasi Kosentrasi Mengolah … Menyimpan dalam waktu singkat 6.uk/teachers/primary/literacy/pdms/enhancing/Explanation %20phases. 3. DIAGRAM MASALAH BELAJAR BIGGS & TELFER FAKTOR INTERN Dialami dan dihayati oleh siswa SISWA 1 Setelah Belajar Cirri Khas Minat Kecakapan Pengalaman 2 Proses Belajar 1. teknologi. 1999).edu/public/education/vockell/study/ http://education. 5.calumet.com/2010/05/24/peran-guru-dalam-pembelajaran/ Dimyati dan Mudjiono. DAFTAR PUSTAKA http://www.com/social-sciences/education/2046047-pengertian-definisi-hasilbelajar-dari/#ixzz1aT3mMYQb http://andhinipramitha.purdue. 4 P R O S E S R GURU 6 Pengorganisasian belajar B E L A J A A B K E T L I A V J I A T R A S 7 Bahan Belajar & Sumber Belajar 8 Evaluasi Hasil Belajar Pembelajaran yang dilakukan guru FAKTOR EKSTERN 5. (Jakarta: Rineka Cipta. 250-251. Belajar dan Pembelajaran.wordpress.purdue.calumet. keterampilan.edu/vockell/cai/cai3/cai3gagne.4.

Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Daryanto. (Bandung: PT.Oemar Hamalik. Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdikarya. 22 . (Bandung: Bumi Aksara. 2007).2005). Nana Sudjana. h. 30. Evaluasi Pendidikan. 2006). h. (Jakarta: Rineka Cipta. 102-124. h.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->