Kebudayaan Suku Asmat Papua 2

KEBUDAYAAN SUKU ASMAT PAPUA A.

Pengertian Suku Bangsa Dalam pengertiannya kata etnis memang sulit untuk didefinisikan karena hampir mirip dengan istilah etnik seperti di kutip dari smartpsikologi.blogspot.com disana di jelaskan bahwa istilah etnik sendiri merujuk pada pengertian kelompok orang-orang, sementara etnis merujuk pada orang-orang dalam kelompok, namun Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) etnis itu sama artinya dengan etnik, dan pengertiannya dalam KBBI sendiri sebagai berikut: “et·nik /étnik/ a Antr bertalian dng kelompok sosial dl sistem sosial atau kebudayaan yg mempunyai arti atau kedudukan tertentu krn keturunan, adat, agama, bahasa, dsb; etnis” Sementara itu pengertian dari etnik dari berbagai sumber ialah adalah: 1. Dalam Ensiklopedia Indonesia disebutkan istilah etniik berarti kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya. 2. Menurut Frederich Barth (1988) istilah etnik menunjuk pada suatu kelompok tertentu yang karena kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa, ataupun kombinasi dari kategori tersebut terikat pada sistem nilai budayanya. 3. Menurut Anthony Smith, komunitas etnis adalah suatu konsep yang digunakan untuk menggambarkan sekumpulan manusia yang memiliki nenek moyang yang sama, ingatan sosial yang sama (Wattimena, 2008), dan beberapa elemen kultural. Elemen-elemen kultural itu adalah keterkaitan dengan tempat tertentu, dan memiliki sejarah yang kurang lebih sama. Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa etnis adalah sekumpulan manusia yang memiliki kesamaan ras, adat, agama, bahasa, keturunan dan memiliki sejarah yang sama sehingga mereka memiliki keterikatan sosial sehingga mampu menciptakan sebuah sistem budaya dan mereka terikat didalamnya. B. Suku Asmat
Sejarah Suku Asmat

suku asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik.sturktur sosial dan ritual. Secara umum. Gbr. populasi suku asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. kedua populasi ini saling berbada satu sama lain dalam hal cara hidup. Sedangkan jarak antara perkampungan dengan kecamatan sekitar 70 km. Kehidupan Adat Istiadat Suku Asmat Suku asmat adalah sebuah suku di papua. Dengan kondisi geografis demikian. kayu (gaharu) dan umbi-umbian dengan waktu tempuh selama 1 hari 2 malam untuk mencapai daerah pemukiman satu dengan yang lainnya. Disamping itu. Orang Asmat Suku Asmat berada di antara Suku Mappi. Sebagaimana suku lainnya yang berada di wilayah ini. Suku Asmat ada yang tinggal di daerah pesisir pantai dengan jarak tempuh dari 100 km hingga 300 km. yang juga terdapat di New Zealand.Seperti telah kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari berbagai jenis suku dengan aneka adat istiadat yang berbeda satu sama lain. bahkan Suku Asmat yang berada di daerah pedalaman. hidung mancung dengan warna kulit dan rambut hitam serta kelopak matanya bulat. kondisi fisik anggota masyarakat Suku Asmat. dikelilingi oleh hutan heterogen yang berisi tanaman rotan. Suku Asmat termasuk ke dalam suku Polonesia. Yohukimo dan Jayawijaya di antara berbagai macam suku lainnya yang ada di Pulau Papua. maka berjalan kaki merupakan satu-satunya cara untuk mencapai daerah perkampungan satu dengan lainnya. . perkotaan bahkan dipedalaman.populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi kedalam dua bagian yaitu suku bisman yang berada di antara sungai sinesty dan sungai nin serta suku simai. Salah satu diantaranya Suku Asmat.Suku-suku tersebut ada yang tinggal di pesisir pantai. Papua Nugini. berperawakan tegap.

mereka pun memenggal kepala si mayat. Ketika memakan mayat itu bersama-sama. Ada banyak pertentangan di antara desa asmat. Orang-orang Asmat pandai membuat hiasan ukiran. dan Pesta Topeng. orang-orang Suku Asmat akan membuat patung dan menyelenggarakan berbagai macam pesta. mayat tersebut dipotongpotong.Adat Kebiasaan Dalam kehidupan masyarakat Suku Asmat. Setelah itu. Otak mayat itu diambil. Pesta Perah. mengukir bukan pekerjaan biasa. Pesta Ulat Sagu. ketika musuh bunuh. kemudian dibungkus dengan daun sagu. Di kampung. lalu dibagi-bagi ke seluruh penduduk. otak tersebut dipanggang untuk dimakan bersama-sama. Untuk menghindari hal tersebut. kebiasaan mereka yang sangat mengerikan dan sulit diterima akal sehat. juga menyebarkan penyakit. yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai suku asmat membunuh musuhnya. Hebatnya. Mengukir adalah jalan bagi mereka untuk berhubungan dengan para leluhur. yaitu saat mereka membunuh musuhnya. Di antaranya adalah Pesta Bis. Para penduduk itu berkumpul dan memakan potongan mayat bersama-sama. Setelah dibunuh. mayatnya dibawa kekampung. menyebabkan peperangan. masih banyak kebiasaan yang sangat aneh. para penduduk menyanyikan lagu yang mereka sebut dengan lagu kematian. Ukiran-ukiran yang mereka buat memiliki makna. Mereka masih menggunakan cara-cara zaman prasejarah. mayat musuh tersebut dibawa pulang ke kampung. Bagi Suku Asmat. kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk . Orang-orang Suku Asmat percaya bahwa roh orang yang sudah meninggal dapat menyebabkan bencana bagi orang yang masih hidup. Tak cukup sampai di sana. yaitu persembahan dan ucapan terima kasih kepada nenek moyang. Salah satunya. Betapa mengerikan. mereka membuat ukiran tanpa membuat sketsa terlebih dahulu.

Untuk warna merah. Warna-warna tersebut mereka peroleh dengan cara yang sangat sederhana. Dan. mereka dapatkan dari tanah merah yang banyak di sekitar mereka. putih. dan hitam. di setiap ukiran bersemayam citra dan penghargaan atas nenek moyang mereka yang sarat dengan kebesaran suku asmat. Mereka mencoreng wajah dengan berbagai warna. bagi suku asmat kala menukir patung adlah saat di mana mereka berkomunikasi dengan leluhur yag ada di alam lain. Warna putih mereka dapatkan dari kulit kerang yang sebelumnya ditumbuk sampai halus. Mereka masih berhias sesuai dengan cara mereka sendiri.memakan bersama. Selain budaya. warna hitam. Salah satu contohnya adalah kebiasaan berhias. penduduk kampung syuru juga amat piawai membuat ukiran seperti suku asmat umumnya. Ukiran bagi suku asmat bisa menjadi penghubung antara kehidupan masa kini dengan kehidupan leluhur. itu dimungkinkan karena mereka mengenal tiga konsep dunia: Amat ow . mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggal kepalanya. mereka dapatkan dari arang kayu. Berhias Kehidupan Suku Asmat belum banyak terpengaruh oleh kehidupan modern. Patung dan ukiran umumnya mereka buat tanpa sketsa. otaknya dibunngkus daun sago dan dipanggang kemudian dimakan. Warna yang mereka gunakan untuk menghias wajah adalah warna merah. yang juga ditumbuk sampai halus.

Ada sejumlah aturan adat di dalamnya yang harus dipelajari dan dipahami oleh orang Asmat sendiri. panah untuk berburu. bencana bahkan peperangan. Panjang rumah adat suku Asmat ini bisa berpuluh-puluh meter. 100 ribu hingga jutaan rupiah diluar papua. • . gangguan bisa berupa penyakit. dan Noken. Noken adalah serat tumbuhan yang dianyam menjadi sebuah tas. Percaya sebelum memasuki dusurga< arwah orang sudah meninggal akan mengganggu manusia. Konon patung bis adalah bentuk patung yang paling sakral. pesta perahu. tombak. Bahkan ada Jew yang panjangnya bisa sampai lima puluh meter dengan lebar belasan meter. Berikut beberapa hal menyangkut rumah adat suku Asmat (Jew) : • Rumah adat suku Asmat yang dibuat dari kayu ini selalu didirikan menghadap ke arah sungai. Jew adalah tempat yang dianggap sakral bagi suku Asmat. pesta topeng. maka mereka berkumpul di dalam jew ini. Dampu ow campinmi (alam pesinggahan roh yang sudah meninggal). dan pesta ulat ulat sagu. demi menyelamatkan manusia serta menebus arwah. termasuk syarat membangun Jew. Di dalam rumah adat suku Asmat ini juga tersimpan persenjataan suku Asmat seperti. namun kini membuat patung bagi suku asmat tidak sekadar memenuhi panggilan tradisi. sebab hasil ukiran itu juga mereka jual kepada orang asing di saat pesta ukiran. Maka. dan Safar (surga). Rumah Bujang (Jew) Suku Asmat memiliki rumah adat suku Asmat bernama Jew. mereka tahu hasil ukiran tangan dihargai tinggi antara Rp. mereka yang masih hidup membuat patung dan mengelar pesta seperti pesta patung bis (Bioskokombi). Tidak sembarang orang boleh menyentuh noken yang disimpan di dalam rumah adat suku Asmat ini. Bila warga harus bermusyawarah tentang semua hal yang berhubungan dengan kehidupan warga.capinmi (alam kehidupan sekarang).

tapi orang Asmat menggunakan bahan-bahan dari alam seperti tali dari rotan dan akar pohon. Dengan melakukan atraksi ini. kasuari< burung< babi hitan< komodo dll. diperlukan kerjasama antara kedua pimpinan sangat diperlukan untuk memperlancar proses tersebut. Bila kepala suku telah mendekati ajalnya.Tifa. mereka menggunakan kayu besi yang kemudian diukir dengan seni ukir suku Asmat Mereka tidak menggunakan paku atau bahan-bahan non alami lainnya. orang suku Asmat percaya.Sebagaimana lainnya. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan. Kepala adat/kepala suku yang berasal dari masyarakat. Mata Pencaharian Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. Menari dan menyanyi bersama diiringi oleh suara pukulan alat musik tradisional papua. mereka akan melakukan • • • pesta selama semalaman. ular. sehingga dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya resmi. Dalam kehidupannya. atau marga tertua di lingkungan tersebut atau dipilih dari seorang pahlawan yang berhasil dalam peperangan. roh para leluhur mereka akan datang dan akan menjaga rumah mereka. kapala adat/kepala suku dari Suku Asmat sangat berpengaruh dan berperan aktif dalam menjalankan tata pemerintahan yang berlaku di lingkungan ini. Jumlah pintu ini juga dianggap mencerminkan jumlah rumpun suku Asmat yang berdiam di sekitar rumah adat suku asmat. Karena segala kegiatan di sini selalu didiihului oleh acara adat yang sifatnya tradisional. yaitu a. Biasanya warga duduk beramai-ramai menganyamnya sampai selesai. Setelah pembangunan rumah adat suku Asmat ini selesai. kehidupan dari ketiga suku ini ternyata telah berubah.• Sebagai tiang penyangga utama rumah adat suku Asmat. Jumlah pintu jew sama dengan jumlah tungku api dan patung bis (patung gambaran leluhur dari suku Asmat). Atap rumah adat suku Asmat ini terbuat dari daun sagu atau daun nipah yang telah dianyam. Suku Asmat memiliki 2 jabatan kepemimpinan. Kepemimpinan yang berasal dari unsur pemerintah dan b. suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti. tetapi dipilih dari orang yang berasal dari fain. suku asmat darat. maka jabatan kepala suku tidak diwariskan ke generasi berikutnya. .

Suku asmat. masyarakat Suku Asmat menganut Anisme. suku yang mendiami wilayah timur indonesia (papua). babi. Anda sebagai pecinta wisata budaya pasti kenal dengan patung asmat? Sebuah karya yang sangat fenomenal. cara hidup ataupun budayanya.Sebelum para misionaris pembawa ajaran agama datang ke wilayah ini. Kata kata itu pasti sangat dekat di pikiran anda? Kalau kita membuka buku ragam budaya di tanah air. dengan jenis tanamannya wortel. seperti Protestan. Suku asmat merupakan sebuah suku dengan berjuta juta keunikan. . Suku ini sangat dikenal dengan hasil karya seni ukirnya. sehingga perlu dilestarikan. masyarakat suku ini telah menganut berbagai macam agama. Dengan kegiatan sehari-hari yakni bercocok tanam di ladang. Asmat pesisir terbagi lagi menjadi dua yaitu bisman dan simai. Keduanya sangat berbeda dalam hal dialek. salah satunya adalah Suku Asmat. Mari kita tengok lebih dalam tentang suku asmat. tentunya kita akan mengetahui bahwa negara Indonesia terdiri dari banyak suku dan budaya. jagung. matoa. ubi jalar dan keladi juga beternak ayam. Dan kini. itulah Indonesia”. jeruk. serta menyimpan banyak potensi wisata. Demikian menariknya adat istiadat suku ini. dapat digunakan sebagai obyek pariwisata untuk mendapatkan devisa bagi Negara ”Berbeda beda tetapi tetap satu jua. Khatolik bahkan Islam. tetapi ada kesamaan yaitu sangat menarik untuk dijadikan tujuan wisata budaya. Disamping itu juga. terdiri dari 2 kelompok yaitu asmat pesisi dan asmat pedalaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful