P. 1
Kurkumin

Kurkumin

|Views: 57|Likes:
Published by Ahmad Aonillah
hohohoo
hohohoo

More info:

Published by: Ahmad Aonillah on Apr 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2013

pdf

text

original

Kurkumin

Rimpang kunyit mengandung 28% glukosa, 12% fruktosa, 8% protein, vitamin C dan mineral kandungan kalium dalam rimpang kunyit cukup tinggi, 1,3-5,5% minyak atsiri yang terdiri 60% keton seskuiterpen, 25% zingiberina dan 25% kurkumin berserta turunannya. Keton Seskuiterpen yang terdapat dalam rimpang kunyit adalah tumeron dan antumeron, sedangkan kurkumin dalam rimpang kunyit meliputi kurkumin (diferuloilmetana), dimetoksikurkumin (hidroksisinamoil feruloilmetan), dan bisdemetoksi-kurkumin (hidroksisinamoil metana).

2.1.1 Kurkumin Kurkumin mempunyai rumus molekul C21H20O6 (BM = 368). Sifat kimia kurkumin yang menarik adalah sifat perubahan warna akibat perubahan pH lingkungan. Kurkumin berwarna kuning atau kuning jingga pada suasana asam, sedangkan dalam suasana basa berwarna merah. Kurkumin dalam suasana basa atau pada lingkungan pH 8,5-10,0 dalam waktu yang relatif lama dapat mengalami proses disosiasi, kurkumin mengalami degradasi membentuk asam ferulat dan feruloilmetan. Warna kuning coklat feruloilmetan akan mempengaruhi warna merah dari kurkumin yang seharusnya terjadi. Sifat kurkumin lain yang penting adalah kestabilannya terhadap cahaya. Adanya cahaya dapat menyebabkan terjadinya degradasi fotokimia senyawa tersebut. Hal ini karena adanya gugus metilen aktif (-CH2-) diantara dua gugus keton pada senyawa tersebut. Kurkumin mempunyai aroma yang khas dan tidak bersifat toksik bila dikonsumsi oleh manusia. Jumlah kurkumin yang aman dikonsumsi oleh manusia adalah 100 mg/hari sedangkan untuk tikus 5 g/hari (Rahayu, 2010). Sifat-sifat kurkumin adalah sebagai berikut(Wahyuni, 2004): Berat molekul : 368.37 (C = 68,47 %; H = 5,47 %; O = 26,06 %) Warna : Light yellow

Melting point : 183ºC Larut dalam alkohol dan asam asetat glasial Tidak larut dalam air Kurkumin dapat ditemukan pada dua bentuk tautomer, yaitu bentuk keto dan bentuk enol. Struktur keto lebih stabil atau lebih banyak ditemukan pada fasa padat, sedangkan struktur enol lebih dominan pada fasa cair atau larutan (Yudha, 2009). Rumus struktur kurkumin adalah sebagai berikut:

Zingiberen 25%. larut dalam aseton. sabinen.1. Sedangkan menurut Kiso (1985) kurkumin merupakan senyawa yang sedikit pahit. sisanya minyak atsiri atau volatil oil (Keton sesquiterpen. karbohidrat 3%. felandren. Demetoksikurkumin 1-5 % Bisdemetoksikurkumin. serta tidak larut dalam air dan dietileter. dan kalsium) . tumeon 60%. pati 8%. Kemudian tahun 1910.2 Rumus struktur kurkumin Kurkumin atau diferuloimetana pertama kali diisolasi pada tahun 1815. borneol dan sineil). tetapi larut dalam etanol dan aseton . dan garam-garam Mineral (Zat besi. protein 30%. kurkumin didapatkan berbentuk kristal dan bisa dilarutkan tahun 1913. turmeron. lemak 1-3%. vitamin C 45-55%. asam asetat glasial dan alkali hidroksida.Gambar 2. Kurkumin tidak dapat larut dalam air. Kandungan kunyit berupa zat kurkumin 10 %. fosfor. alkohol.

N. Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Kimia dan Proses 2004 ISSN : 1411-4216 Yudha. Ekstraksi Kurkumin dari Kunyit. Kromatografi Kolom dan Kromatografi Lapis Tipis Isolasi Kurkumin dari Kunyit (Curcuma Longa L. Hertik DI. 2010. Pengaruh Pelarut yang Digunakan Terhadap Optimasi Ekstraksi Kurkumin Pada Kunyit (Curcuma domestica Vahl.) Wahyuni. P.) . 2004.Daftar Pustaka Rahayu. 2009. dkk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->