P. 1
Makalah Sarana Dan Prasarana Sekolah

Makalah Sarana Dan Prasarana Sekolah

|Views: 1,287|Likes:
Published by Jason Austin
It's Good.
It's Good.

More info:

Published by: Jason Austin on Apr 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2014

pdf

text

original

MAKALAH SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH

Posted by fitri on September - 28 - undefined 0 komentar

Prasarana pendidikan adalah semua benda atau fasilitas yang mempermudah dan memperlacar proses pendidikan dan pengajaran, tetapi sifatnya tidak langsung, misalnya ruang kelas/gedung, meja kursi, jalan-jalan yang ada di lembaga pendidikan. Sarana pendidikan adalah semua fasilitas yang mempermudah dan memperlancar proses pendidikan dan pengajaran dan sifatnya langsung, misalnya papan tulis, buku, transparan, OHP, dan sebagainya. Secara garis besar fasilitas atau sarana dapat dibedakan menjadi fasilitas fisik dan fasilitas uang/non fisik. Fasilitas fisik adalah segala sesuatu yang berupa benda atau yang dapat dibedakan, yang mempunyai peranan dalam memudahkan dan mempelancar suatu kegiatan. Fasilitas fisik juga sering disebut fasilitas materiil. Misalnya alat tulis-menulis, buku, komputer, OHP, kendaraan dan sebagainya. Fasilitas pendidikan yang termasuk fasilitas fisik antara lain ruang kelas, perabot ruang kelas, perabot ruang laboratorium, perabot ruang perpustakaan. Fasilitas non fisik adalah segala sesuatu yang bersifat mempermudah dan memperlancar kegiatan sebagai akibat berkerjanya nilai-nilai non fisik misalnya uang, waktu, kepercayaan dan sebagainya. Ada beberapa pengertian yang berkaitan dengan sarana pendidikan, yaitu: a. alat pelajaran; b. alat peraga; dan c. media pendidikan. Alat peraga adalah benda yang dipergunakan secara langsung oleh guru atau murid dalam proses belajar mengajar, misalnya: buku, alat tulis, penggaris, alat pratikum, bahan praktikum. Alat peraga adalah semua semua alat bantu proses pendidikan dan pengajaran yang dapat berupa benda atau perbuatan dari yang konkrit sampai dengan yang abstrak yang dapat mempermudah dalam pemberian pengertian kepada siswa. Misalnya konsep kereta api, kapal selam, hariamu, unta. Media pendidikan adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara di dalam pembelajaran. Media pendidikan d klasifikasikan menurut indera: a. Media audio adalah media yang mengeluarkan suara yang dapat didengar. b. Media visual adalah media yang menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat. c. Media audiovisual adalah media tersebut dapat menghasilkan suara dan sesuatu yang dapat dilihat.
Berikut ini, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang berkaitan dengan Standar Sarana dan Prasarana. a. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 40 Tahun 2008 tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

Tertib administrasidan tertib sarana pendidikan. Apabila kebutuhan sarana pendidikan melebihi daya beli sekolah atau daya pembuatan. Mengikuti pedoman jenis. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2008 tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Luar Biasa. e. kualitas dan kuantitas sarana. Mencari data. Barang yang telah diinventarisir selanjutnya selanjutnya harus disimpan dan dipelihara. sifat. Pengadaan saran pendidikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: a. Hal-hal yang perlu diperhatiankan adalah sebagai berikut: a. c. Pembeliaan artinya sarana pendidikan tersebut harus dibeli sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengadakan inventarisasi terhadap sarana pendidikan yang dimiliki. Perencanaan sarana pendidikan harus dipandang sebagai bagian integral dari usaha peninghkatan kualitas proses pembelajaran. d. Menerima hibah atau bantuan atau sumbangan dari pihak lain. Menyewa atau meminjam artinya sarana pendidikan yang diperlukan disewa atau dipinjam dari pihak lain dalam jangka waktu tertentu. Mengadakan sarana pendidikan yang sesuai dengan plafon anggaran dan memperhatikan skala prioritas. Gunasusun (kanibalisme) artinya suatu pengadaan barang dengan menggunakan barangbarang yang sudah tidak bisa dipakai kemudian disusun kembali sehingga menjadi sarana pendidikan. artinya barang tersebut disimpan ditempat yang sesuai dengan barang yang disimpan. Membuat sendiri artinya sarana pendidikan dapat dibuat sendiri oleh sekolah. Menunjuk orang yang akan bertanggung jawab dalam melaksanakan pengadaan sarana pendidikan. b. Dalam penyimpanan barang perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. c. dan pemeliharaan sarana pendidikan. maka harus diadakan seleksi menurut skala prioritas. Merencanakan sarana pendidikan sesuai dengan kurikulum yang disusun. b. Perencanaan Sarana Pendidikan Salah satu usaha meningkatkan kualita pendidikan dan pengajaran adalah tersedianya sarana yang memadai. Syarat-syarat penyimpanan barang yang baik. b. c. Pendaftaran. Pengadaan Sarana Pendidikan Pengadaan sarana pendidikan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh sarana pendidikan yang diperlukan guna kelancaran proses pendidikan dan pengajaran. C. d. c. Menganalisis kebutuhan sarana pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum yang telah disusun sebelumnya.c. A. Dalam tahap ini menentukan dana dari mana yang harus dipakai untuk pengadaan sarana pendidikan. Langkah pertama dalam penyediaan saran pendidikan adalah mengadakan perencanaan kebutuhan sarana pendidikan. e. b. d. B. Pencataan atau yang lebih dikenal dengan inventarisasi harus dilaksanakan secara terperinci. Merencanakan kebutuhan sarana pendidikan dengan memperhatikan perkembangan teknologi. Menunjang proses belajar mengajar.Tujuan dari inventarisasi adalah sebagai berikut: a. . pengendalian dan pengawasan setiap sarana. penyimpanan. e. Usaha untuk memanfaatkan penggunaan setiap sarana. d. Langkah-langkah dalama perencanaan sarana pendidikan adalah sebagai berikut: a. Penyimpangan dan Pemeliharaan Sarana Pendidikan Kegiatan setelah proses pengadaan adalah pencatatan.

11 Jml Hrg 12 Ket. Tenaga yang diperlukan. 8C BUKU CATATAN BARANG NON INVENTARIS No Nama Brg 2 No. 8A BUKU GOLONGAN BARANG INVENTARIS Golongan Barang:……………………. 10 Harga Sat. 7 Asal Brg. penanggung jawab harus disesuai dengan prosedur dan tata kerja organisasi. 5 Sat Th. Pemb 8 Asal Brg 9 Dok Brg 10 Kds Brg 11 Hrg 12 Ket 13 Contoh: Format Buku Golongan Barang Inventaris Identifikasi Sekolah Nama dan Alamat Sekolah Format VI. barang yang mudah pecah atau rusak dipisahkan dengan barang yang tahan terhadap kerusakan. c.. Angka Sandi Jenis Barang:…………………. Brg 4 Jml Brg. barang yang sering digunakan dipisahkan dengan barang yang jarang digunakan.b. Kartu Stok 3 Ket. No 1 NUBI 2 Kode Brg 3 Nama Brg 4 Ket Brg 5 Jml 6 Sat 7 Th. Biaya yang harus disediakan. Contoh : Format Buku Induk Barang Inventaris Identitas Sekolah Nama dan alamat sekolah Format VI. Penggunaan Sarana Pendidikan . e. f. g. Penr 9 Kds Brg. Persediaan dan bahan pemeliharaan. d. Pemb. masing-masing alat memerlukan tenaga yang berbeda beda dalam pemeliharaan dan penyimpanan.. memisahkan barang yang memerlukan perawatan khusus dengan barang yang tidak memerlukan perawatan khusus. Prosedur kerja dan tata kerja organisasi. Pemb 8 Kds Brg 9 Hrg 10 Lokasi 11 Ket 12 Contoh: Format Buku Catatan Barang Non Inventaris Identitas Sekolah Nama dan Alamat Sekolah Format VI. 8 Tgl. Perencanaan penggunaan barang. 1 6 13 D. Sifat barang yang disimpan. 8A BUKU INDUK BARANG INVENTARIS No 1 Tgl Pebl 2 Kode Brg 3 Nama brg 4 Ket Brg 5 Jml 6 Sat 7 Th.

b. Percobaan yang dilakukan siswa kelas tertentu akan terganggu oleh siswa lain jika sarana yang digunakan sama. Pengaturan penggunaan sarana pendidikan dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut: Banyaknya sarana pendidikan untuk tiap-tiap macam. seperti gedung. c. c. e.sarana pendidikan yang digunakan untuk beberapa kelas dan semua murid. Membebaskan tanggung jawab satuan organisasi terhadap suatu barang atau sarana pendidikan. Meringankan beban kerja inventarisasi. murid yang akan membutuhkannya akan dibawa ke ruang atau kelas tersebut disebut kelas berjalan. seperti alat pelajaran. Mencegah atau mengurangi kerugian yang lebih besar. b. d. E. sarana pendidikan yang dapat digunakan oleh umum. a. Beberapa pertimbangan yang dapat dipakai sebagai alsan penghapusan sarana pendidikan adalah sebagai berikut: a. Sarana pendidikan yang disediakan dimaksudkan untuk digunakan memperlancar proses belajar mengajar. Banyaknya guru atau karyawan yang terlihat dalam penggunaan sarana pendidikan. Jika siswa sedang mengadakan percobaan yang menunggu proses beberapahari tidak akan terganggu. alat peraga. Adapun keuntungan dengan kelas jalan adalah sebagai berikut (Suharsimi. d. Sedangkan kelemahan atau kesulitan kelas berjalan adalah sebagai berikut: Waktu siswa banyak terbuang karena harus pindah kelas. Guru dan petugas dapat lebih matang dalam mengadakan persiapan Tanggung jawab terhadap sarana pendidikan akan diberikan kepada petugas khusus Dapat untuk mengatasi kekurangan sarana pendidikan. perabot kantor. e. Pengaturan waktu akan lebih sulit. b. b. kamar mandi dan sebagainya.a. a. c. Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas penggunaan sarana pendidikan dapat diatur sebagai berikut: a. Sarana pendidikan ditinjau dari fungsinya dapat digolongkan menjadi: Sarana pendidikan yang langsung digunakan dalam proses belajar mengajar. d. c. b. Banyaknya kelas masing-masing tingkat. efektif dan efisien. sarana pendidikan untuk semua kelas. sarana tersebut sebaiknya dihapuskan. sarana pendidikan untukm kelas tertentu. 1979): Sarana pendidikan lebih terawat dan tidak lekas rusak. Penghapusan Sarana Pendidikan Kerusakan kecil pada sarana pendidikan masih mungkin diperbaiki tetapi apabila kerusakan besar diperbaiki sudah tidak ekonomis. Mengurangi pemborosan biaya. Pengaturan penggunaan sarana pendidikan dengan kelas berjalan mempunyai keuntungan dan kelemahan. c. sarana pendidikan untuk beberapa kelas. d. b. Dalam keadaan rusak berat sehingga tidak dapat dipergunakan atau diperbaiki lagi. Penghapusan sarana dari daftar inventaris berfungsi sebagai berikut: a. Perbaikan memerlukan biaya yang yang besar sehingga tidak ekonomis. Kerusakan sarana pendidikan akan sulit diketahui siapa penanggung jawab atas kerusakannya. d. Banyaknya ruang atau kelas yang ada di sekolah. . Sarana pendidikan yang tidak langsung terlihat dalam proses pendidikan dan pengajaran. a. dan media pendidikan. Banyaknya siswa dalam tiap-tiap kelas. b.

Barang atau sarana pendidikan sudah tidak ada. terbakar atau hilang. Landasan Manajemen Pendidikan.google.google.htm . g. e. barang atau sarana pendidikan dijual. 4) prinsip kejelasan tanggung jawab. DAFTAR PUSTAKA Fattah. karena dicuri. Tujuan daripada pengelolaan sarana dan prasarana sekolah ini adalah untuk memberikan layanan secara profesional berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dan efisien. d. F. 3. Proses manajemen sarana dan prasarana pendidikan islam yang akan dibahas disini berkaitan erat dengan : 1. 2003. Kesimpulan Manajemen sarana dan prasarana pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses kerja sama pendayagunaan semua sarana dan prasarana pendidikan secara efektif dan efisien. 5) prinsip kekohesifan. inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan islam.bpkpenabur. pengahapusan sarana dan prasarana sekolah. Bandung: Remaja Rosda Karya http://www.com/search/ Manajemen Sekolah Dalam Pendidikan oleh Direktorat PLB 2004 http://www. perencanaan sarana dan prasarana pendidikan islam. 5. Adanya penurunamn efektifitas kerja.or.2003). 3) prinsip administratif. h. pengadaan sarana dan prasarana pendidikan islam. barang yang tidak dipakai ditukarkan dengan barang baru atau sarana baru. pengawasan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan islam.com/search/ Pedoman Penjaminan Mutu Akademik Universitas Indonesia oleh Tim Penyusun Universitas Indonesia http://www. Penghapusan barang atau sarana pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai macam antara lain: Penjualan. barang yang tidak mungkin dijual atau dihibahkan bisa dibakar.google. a. 2.id/kps-jkt/berita/200006/artikel3. b. Penyusutan sarana di luar kekuasaan pengurus sarana. Tidak sesuai dengan kebutuhan saat ini. Nanang. Prinsip-prinsip manajemen sarana dan prasarana pendidikan Islam meliputi: 1) prinsip pencapaian tujuan. Tukar menukar barang. 3. Barang kelebihan.com/search/ Manajemen Berbasis Sekolah oleh Suprapto http://www. f. 2. Dibakar.c. barang atau sarana pendidikan yang tidak dipakai dihibahkan kepada lembaga lain yang membutuhkan. 2) prinsip efisiensi.( bafadal.com/search/ Optimalisasi Sarana-Prasarana Dan Peninggkatan Kapasitas Laboratorium oleh Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia http://www. Kegunaan sarana pendidikan tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan dan perbaikannya. 4. jika disimpan lebih lama akan rusak dan tidak terpakai lagi. d.google. Dihibahkan. c. 4. 1.

2006. Manajemen Berbasis Sekolah. abuddin. Jakarta: Prenada Media Sulistiyorini. Surabaya: Elkaf . Manajemen Pendidikan. 2007.http://www. Bandung: Remaja Rosda Karya Nata.com/search/ Manajemen Pendidikan. Manajemen Pendidikan Islam. 2003.google. Problematika dan Tantangannya Oleh : Choirul Ihwan Mulyasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->