P. 1
Pengertian Media Pendidikan

Pengertian Media Pendidikan

|Views: 47|Likes:

More info:

Published by: Anggun Oktavia Adityas on Apr 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

MEDIA PENDIDIKAN (AKBC 341

)

Tugas Tentang: “Pengertian Media Pendidikan”

Dosen Pembimbing : Yudha Irhasyuarna, S.Pd, M.Pd

Disusun Oleh : Reguler B

Anggi Prafita Apriliani Achmad Ramdani Anggun Oktavia Adityas Nurhamidah Nurhalimah

A1C310202 A1C310204 A1C310207 A1C310210 A1C310234

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2012

0

................................................................ PENUTUP ...... Kesimpulan .................................... PEMBAHASAN ..... 1 I............... 4 4 III.......................................................................................................................... 7 7 7 DAFTAR PUSTAKA 1 ........................................................................................................................................................................ A...........DAFTAR ISI DAFTAR ISI .......................................... Rumusan Masalah ..................................... Latar Belakang .............................................................. Pengertian Media Pendidikan ....................................................................... Tujuan ......................................... PENDAHULUAN ................. A...................................................... B........................ Saran ..... B.................. C........... 2 2 3 3 II.

yang antara lain terdiri atas murid. tidak lain ini dimaksudkan untuk mengarahkan perubahan pada diri siswa secara terencana. maupun sikap. belajar dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. kepala sekolah. Salah satu pertanda bahwa seseorang itu telah belajar adalah adanya perubahan tingkh laku pada diri orang itu yang mungkin disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan. keterampilan. Disamping mampu menggunakan alat-alat yang tersedia. petugas perpustakaan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. dan berbagai sumber belajar dan fasilitas. Latar Belakang Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah. keterampilan atau sikapnya. Guru sekurangkurangnya dapat dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana tetapi merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Apabila proses belajar itu diselenggarakan secara formal di sekolahsekolah. guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia. baik dalam aspek pengetahuan. Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran 2 . guru. Interaksi yang terjadi selama proses belajar tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya. Oleh karena itu. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya.BAB I PENDAHULUAN A. bahan atau materi pelajaran.

Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui pengertian media pendidikan.A. 3 . Rumusan Masalah Apa pengertian dari media pendidikan? B.

Disamping sebagai system penyampai atau pengantar. mediator dapat pula mencerminkan pengertian bahwa setiap system pembelajaran yang melakukan peran mediasi. yaitu mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak utama dalam proses belajar – siswa dan isi pelajaran. 1977) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. (Arief. (Arsyad.2005: 4) 4 . didengar dan dibaca. 2005: 3) Briggs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Contohnya: buku. atau sikap. atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan keterampilan. Menurut Asosiasi pendidikan Nasional (National Education Association/NEA) media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya. 1986: 6) AECT (Assosiation of Education and Communication Technology. kaset. Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia. film bingkai. (Arsyad. film. Dalam bahasa Arab. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Media hendaknya dapat dimanipulasi. Dengan istilah mediator media menunjukkan fungsi atau perannya. mulai dari guru sampai kepada peralatan paling canggih. media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Di samping itu. dapat di sebut media.BAB II PEMBAHASAN Pengertian Media Pendidikan Kata media dari bahasa latin medium yang berarti „perantara‟ atau pengantar. materi. media yang sering diganti dengan kata mediator menurut Fleming (1987: 234) adalah penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya. dkk. dapat dilihat.

atau perkakas. film. organisasi. atau pendapat sehingga ide . Bila dihubungkan dengan pendidikn dan pembelajaran maka teknologi mempunyai pengertian sebagai : Perluasan konsep tentang media. teknologi tidak lebih dari suatu ilmu yang membahas tentang keterampilan yang di peroleh lewat pengalaman . dan manajemen yang berhubungan dengan penerapan (Achsin . tetapi tersimpul pula sikap. gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai pada penerima yang dituju. berikut dikemukakan ciri-ciri umum yang terkandung pada setiap batasan itu. 5 . bahan-bahan cetakan dan sejenisnya adalah media komunikasi. alat. Dengan demikian . perbuatan. rekaman audio. studi. 2005: 3-4) Istilah “media” bahkan sering di kaitkan atau di pergantikan dengan kata “technology” yang berasal dari kata latin tekne (bahasa inggris art) dan logos (bahasa Indonesia “ilmu”). 1986:10) (Arsyad. dimana teknologi bukan sekedar benda . gambar yang diproyeksikan. foto. 2005: 5) Berdasarkan uraian beberapa batasan tentang media di atas . Jadi. bahan. studi dan observasi. gagasan. dan observasi. (Arsyad. radio. televise. Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran. Menurut Webster (1983:105) “art” adalah keterampilan (skill) yang di peroleh lewat pengalaman .Heinich. Media pendidikan di gunakan secara bergantian dengan istilah alat bantu atau media komunikasi seperti yang di kemukakan oleh Hamalik (1986) dimana ia melihat bahwa hubungan komunikasi akan berjalan lancar dengan hasil yang maksimal apabila menggunakan alat bantu yang di sebut media komunikasi. Menurut Hamidjojo dalam Latuheru(1993) memberi batasan media sebagai semua bentuk perantara yang di gunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide. dan kawan-kawan (1982) mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang mengantar informasi antara sumber dan penerima.

Media pendidikan memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun di luar kelas. kelompok besar dan kelompok kecil ( misalnya. 6. video recorder) 7. 3. Media pendidikan digunakan dalam rangka komunikasi dan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. film. dapat merangsang pikiran dan perasaan dalam interaksi antara pengajar dan pembelajar. 5. computer. Penekanan media pendidikan terdapat pada visual dan audio. yaitu kandungan pesan yang terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin disampaikan kepada siswa. strategi dan manajemen yang berhubungan dengan penerapan suatu ilmu. Dapat diartikan bahwa media bukan merupakan pelengkap. 2. (Arsyad. 1994: 7) Dari definisi-definisi para ahli kebahasaan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan. 2005: 6-7) Media pendidikan merupakan seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam rangka berkomunikasi dengan siswa atau peserta didik. televise). didengar. video.1. slide. melainkan adalah komponen yang tidak dapat dilepaskan dari proses belajar mengajar. 4. Media pendidikan dapat digunakan secara massal (misalnya: radio. OHP) atau perorangan (misalnya: modul. Sikap. organisasi. 6 . Media pembelajaran bertindak sebagai suatu sarana fisik yang dapat mempengaruhi situasi belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kelas. radio tape/kaset. atau diraba dengan panca indera. Media pendidikan memiliki pengertian nonfisik yang dikenal sebagai software (perangakat lunak). (Danim. perbuatan. Media pendidikan memiliki pengertian fisik yang dewasa ini di kenal sebagai hardware (perangakt keras) yaitu sesuatu yang dapat dilihat .

7 . Pengajarpun disarankan agar dapat membuat alat-alat tersebut sendiri apabila tidak tersedia. 2. Pengajar sebaiknya dapat menggunakan alat-alat yang telah tersedia agar dapat menunjang proses belajar mengajar. dapat merangsang pikiran dan perasaan dalam interaksi antara pengajar dan pembelajar. B. Saran 1. atau dapat diartikan pula bahwa Media pendidikan merupakan seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam rangka berkomunikasi dengan siswa atau peserta didik. Kesimpulan Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan.BAB III PENUTUP A.

Media Pendidikan: Pengertian. 2005. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Media Komunikasi Pendidikan. Media Pembelajaran. 1994.DAFTAR PUSTAKA Arief. Arsyad. Azhar.Pengembangan dan Pemanfaatannya. Sudarwan. Danim. 8 . 1986. Sadiman dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Jakarta: Bumi Aksara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->