KONSEP DASAR STRATEGI PEMBELAJARAN 1.

1 Pengertian Strategi Pembelajaran Guru adalah suatu profesi seperti halnya dokter dan pengacara, dengan demikian maka menjadi guru mempunyai syarat-syarat tertentu. Tugas guru yang utama adalah untuk membelajarkan peserta didik. Dalam hal ini guru tidak cukup hanya memiliki ilmu yang akan diajarkan, tetapi juga harus memiliki cara-cara tertentu supaya apa yang disampaikan diterima oleh peserta didik. Untuk itu dalam menunaikan tugasnya, guru harus memiliki strategi tertentu untuk mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Pada awalnya istilah strategi digunakan dalam dunia militer. Srategi diartikan sebagai cara penggunaan
seluruh kekuatan militer untuk memenangkan suatu peperangan. Seseorang yang akan berperang perlu mengatur strategi, untuk memenangkan peperangan sebelum melakukan suatu tindakan. Ia akan memperimbangkan bagaimana kekuatan pasukan yang dimilikinya baik dilihat dari kuantitas maupun kualitasnya. Setelah semuanya diketahui, baru kemudian ia akan menyusun tindakan yang harus dilakukan, baik berupa siasat, taktik dan teknik peperangan. Yang juga perlu dipertimbangkan adalah waktu yang tepat untuk melakukan suatu serangan. Dengan demikian dalam menyusun strategi perlu memperhitungkan berbagai faktor, baik dari dalam maupun dari luar.

Dari ilustrasi tersebut dapat disimpulkan, bahwa strategi digunakan untuk memperoleh kesuksesan atau keberhasilan dalam mencapai tujuan. Strategi secara umum diartikan sebagai garisgaris besar haluan bertindak untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan, sehingga dapat diartikan pula bahwa strategi merupakan dasar setiap usaha atau setiap usaha harus memiliki suatu strategi. Dalam hal ini, maka strategi paling tidak harus memperhatikan empat hal, yaitu: (1) Pengidetifikasian, (2) Pertimbangan dan pemilihan pendekatan, (3) Pertimbangan dan penetapan langkah-langkah, dan (4) Pertimbangan dan penetapan tolok ukur keberhasilan (evaluasi). Dalam dunia pendidikan, strategi diartikan sebagai a plan, method, or series of activities designed to
achieves a particular education goal. Jadi, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tetapi strategi pembelajaran berbeda dengan desain instruksional.

Perbedaan strategi pembelajaran dengan desain instruksional adalah: •
Strategi pembelajaran berkenaan dengan kemungkinan variasi pola dalam arti macam dan urutan umum perbuatan belajar-mengajar yang secara prinsip berbeda antara yang satu dengan yang lain.

Desain instruksional menunjuk kepada cara-cara merencanakan sesuatu sistem
lingkungan belajar tertentu, setelah ditetapkan untuk menggunakan satu atau lebih strategi pembelajaran tertentu.

arah dari semua keputusan penyusunan strategi . dipakai dalam banyak konteks dengan makna yang tidak selalu sama. • Gerlach dan Ely (1980) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Di dalam konteks belajar-mengajar. • • Kemp (1994) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Artinya.Menurut Sanjaya Wina (2007) istilah strategi. Ada dua hal yang patut dicermati dari pengertian-pengertian di atas. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik. Ini berarti penyusunan suatu strategi baru sampai pada proses penyusunan rencana kerja belum sampai pada tindakan. sifat. Kozma dalam Sanjaya (2007) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai setiap kegiatan yang dipilih. • Dick dan Carey (1990) dalam Sanjaya (2007) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang/atau digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu. istilah lain yang juga dipergunakan untuk maksud ini adalah model-model mengajar. Implisit di balik karakteristik abstrak itu adalah rasional yang membedakan strategi yang satu dari strategi yang lain secara fundamental. Menurut mereka strategi pembelajaran bukan hanya terbatas pada prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja. strategi berarti pola umum perbuatan guru-peserta didik di dalam perwujudan kegiatan belajar-mengajar. Strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu. yaitu yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan pembelajaran tertentu. lingkup. melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik. 2007. Di bawah ini akan diuraikan beberapa definisi tentang strategi pembelajaran menurut beberapa ahli yang diambil dari Sanjaya Wina. Selanjutnya dijabarkan oleh mereka bahwa strategi pembelajaran dimaksud meliputi. 1. sebagaimana banyak istilah lainnya. dinamakan prosedur instruksional. Dengan demikian maka konsep strategi dalam hal ini menunjuk pada karakteristik abstrak rentetan perbuatan guru-peserta didik di dalam peristiwa belajar-mengajar. Sedangkan rentetan perbuatan guru-peserta didik dalam suatu peristiwa belajarmengajar aktual tertentu. Sifat umum pola tersebut berarti bahwa macam dan urutan perbuatan yang dimaksud tampak dipergunakan dan/atau dipercayakan guru-peserta didik di dalam bermacam-macam peristiwa belajar. 2.

Dalam referensi kependidikan sering disandingkan antara pengertian-pengertian tersebut dengan maksud yang serup a. and management system . Oleh sebab itu. pendekatan.2 Model. syntax. penyusunan langkah-langkah pembelajaran. dkk (dalam Nurulwati. Dengan demikian. 2000) mengemukakan maksud dari model pembelajaran adalah: "Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar. Agar tidak bias dalam mendefinisikan strategi pembelajaran. strategi.metode dan teknik pembelajaran • Model Pembelajaran Arends (1997) menyatakan "The term teaching model refers to a particular approach to instruction that includes its goals. Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya buku-buku. dibutuhkan pemahaman terhadap pengertian-pengertian lain yang mirip dengan strategi pembelajaran yang selalu digunakan seperti model. Soekamto. dan lain-lain (Joyce. Pendekatan. film. sehingga model pembelajaran mempunyai makna yang lebih luas daripada pendekatan. namun dalam handout ini akan diuraikan perbedaan antara model. perlu dirumuskan tujuan yang jelas yang dapat diukur keberhasilannya. metode dan teknik pembelajaran. kurikulum. 1. metode dan teknik. strategi. komputer." • Pendekatan Pembelajaran .adalah pencapaian tujuan. sintaksnya. sebelum menentukan strategi. Strategi. pemanfaatan berbagai fasilitas dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam upaya pencapaian tujuan. sebab tujuan adalah rohnya dalam implementasi suatu strategi. 1980 ). lingkungan. metode atau prosedur. dan sistem pengelolaannya. pendekatan. Selanjutnya Joyce menyatakan bahwa setiap model pembelajaran mengarah kepada desain pembelajaran untuk membantu peserta didik sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran tercapai. strategi. environment." Istilah model pengajaran mengarah pada suatu pendekatan pembelajaran tertentu termasuk tujuannya.

yang mendasari aplkasi strategi dan metode. taktik sifatnya lebih individual. Oleh karenanya. Teknik adalah cara yang dilakukan orang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. metode didefinisikan sebagai cara-cara menyajikan bahan pelajara pada peserta didik untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Misalnya. strategi dan metode pembelajaran yang digunakan dapat bersumber dari pendekatan tertentu. Dalam pemakaian yang umum. Sebenarnya pendekatan berbeda baik dengan strategi dan metode. dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru akan tergantung pada pendekatan yang digunakan. • Metode Pembelajaran Menurut Fathurrahman Pupuh (2007) metode secara harfiah berarti cara. sebelum seseorang melakukan proses ceramah sebaiknya memperhatikan kondisi dan situasi. berceramah pada siang hari dengan jumlah peserta didik yang banyak tentu saja akan berbeda jika dilakukan pada pagi hari dengan jumlah peserta didik yang sedikit. Pendekatan adalah pola/cara berpikir atau dasar pandangan terhadap sesuatu. mandiri. Dengan demikian. Strategi dapat diimplementasikan dalam beberapa metode. Dalam upaya menjalankan metode pembelajaran. strategi adalah pola umum perbuatan gurusiswa di dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar. guru dapat menentukan teknik yang dianggap relevan dengan metode. sedangkan bagaimana menjalankan strategi itu dapat diterapkan berbagai metode pembelajaran. metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. interaktif. Dengan demikian.2 Klasifikasi Strategi Pembelajaran Strategi dapat diklasifikasikan menjadi 4. dan penggunaan teknik itu setiap guru memiliki taktik yang mungkin berbeda antara guru yang satu dengan yang lain. Pendekatan bersifat filosofis paradigmatik . melalui pengalaman (experimental). Pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. tak langsung (indirect instruction). • Teknik dan Taktik Pembelajaran Teknik dan taktik mengajar merupakan penjabaran dari metode pembelajaran. Dari paparan di atas. Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu. Istilah pendekatan merujuk pada pandangan tentang terjadinya proses yang sifatnya masih sangat umum. Misalnya ada dua orang yang sama-sama menggunkan metode ceramah dalam situasi yang sama maka bisa dipastian mereka akan melakukannya secara berbeda . yaitu: strategi pembelajaran langsung ( direct instruction).Pendekatan (approach) dalam pembelajaran menurut Sanjaya (2007) memiliki kemiripan dengan strategi. Pendekatan dapat diimplementasikan dalam sejumlah strategi. • Strategi pembelajaran langsung . yaitu cara yang harus dilakukan agar metode yang dilakukan berjalan efektif dan efisien. 1. Dalam kaitannya dengan pembelajaran. Sedangkan.

pendekatan dan pengetahuan guru atau temannya dan untuk membangun cara alternatif untuk berfikir dan merasakan. Kelebihan strategi ini adalah mudah untuk direncanakan dan digunakan. • Strategi pembelajaran empirik (experiential) Pembelajaran empirik berorientasi pada kegiatan induktif. Kelebihan dari strategi ini antara lain: (1) mendorong ketertarikan dan keingintahuan peserta didik. (4) pemahaman yang lebih baik. dan sikap yang diperlukan untuk pemikiran kritis dan hubungan interpersonal serta belajar kelompok. pemecahan masalah. Strategi ini efektif untuk menentukan informasi atau membangun keterampilan tahap demi tahap. pengambilan keputusan dan penemuan.Strategi pembelajaran langsung merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh guru. (2) menciptakan alternatif dan menyelesaikan masalah. outcome sulit diprediksi. induktif. strategi pembelajaran langsung perlu dikombinasikan dengan strategi pembelajaran yang lain. • Strategi pembelajaran tak langsung Strategi pembelajaran tak langsung sering disebut inkuiri. Pembelajaran langsung biasanya bersifat deduktif. meskipun dua strategi tersebut dapat saling melengkapi. pembelajaran tak langsung umumnya berpusat pada peserta didik. Agar peserta didik dapat mengembangkan sikap dan pemikiran kritis. Kekurangan dari strategi ini sangat bergantung pada kecakapan guru dalam menyusun dan mengembangkan dinamika kelompok. proses-proses. dan berbasis aktivitas. (2) mengorganisasikan pemikiran dan membangun argumen yang rasional. Guru mengelola lingkungan belajar dan memberikan kesempatan peserta didik untuk terlibat. Strategi pembelajaran interaktif memungkinkan untuk menjangkau kelompokkelompokdan metode-metode interaktif. Refleksi pribadi tentang pengalaman dan formulasi perencanaan menuju penerapan pada konteks yang lain merupakan faktor kritis dalam pembelajaran empirik yang efektif. Kelebihan . Kelebihan strategi ini antara lain: (1) peserta didik dapat belajar dari temannya dan guru untuk membangun keterampilan sosial dan kemampuan-kemampuan. (3) mendorong kreativitas dan pengembangan keterampilan interpersonal dan kemampuan yang lain. Berlawanan dengan strategi pembelajaran langsung. sedangkan kelemahan utamanya dalam mengembangkan kemampuankemampuan. pengalaman. berpusat pada peserta didik. (5) mengekspresikan pemahaman. Peranan guru bergeser dari seorang penceramah menjadi fasilitator. Sedangkan kekurangan dari pembelajaran ini adalah memerlukan waktu panjang. • Strategi pembelajaran interaktif Pembelajaran interaktif menekankan pada diskusi dan sharing di antara peserta didik. Strategi pembelajaran ini juga tidak cocok apabila peserta didik perlu mengingat materi dengan cepat. Diskusi dan sharing memberi kesempatan peserta didik untuk bereaksi terhadap gagasan.

pembelajaran meliputi suatu komponen. Sedangkan komponen lain tidak dapat mengubah guru menjadi bervariasi. yaitu: pada paket 5. dan peningkatan diri. metode. peserta didik. dibahas tentang strategi pembelajaran langsung (direct instruction). paket 7. Selaku suatu sistem. keamanan siswa. guru harus berdasarkan kurikulum yang berlaku. Di tangan gurulah sebenarnya letak keberhasilan pembelajaran. biaya yang mahal. antara lain tujuan.dari startegi ini antara lain: (1) meningkatkan partisipasi peserta didik. yang pada akhirnya peserta didik memperoleh suatu hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan. strategi pembelajaran aktif. strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berfikir. Untuk itu. Tujuan rekayasa pembelajaran oleh guru adalah membentuk lingkungan peserta didik supaya sesuai dengan lingkungan yang diharapkan dari proses belajar peserta didik. situasi. Guru Guru adalah pelaku pembelajaran. • Strategi pembelajaran mandiri Belajar mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu. Kelebihan dari pembelajaran ini adalah membentuk peserta didik yang mandiri dan bertanggunggjawab. dan paket 9. paket 8. dan sebaliknya guru mampu memanipulasi atau merekayasa komponen lain menjadi bervariasi. paket 8. paket 6. strategi pembelajaran kooperatf ( Cooperative Learning). akan dibahas tuntas pada pertemuan-pertemuan selanjutnya. guru. Komponen guru tidak dapat dimanipulasi atau direkayasa oleh komponen lain. (3) meningkatkan analisis peserta didik. sehingga sulit menggunakan pembelajaran mandiri. Sedangkan kekurangan dari strategi ini adalah penekanan hanya pada proses bukan pada hasil. Karakteristik dan cara penggunaan macam-macam strategi di atas. Fokusnya adalah pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik dengan bantuan guru. . sehingga dalam hal ini guru merupakan faktor yang terpenting. bahan. (2) meningkatkan sifat kritis peserta didik. semua komponen yang ada harus diorganisasikan sehingga antarsesama k omponen terjadi kerja sama. Agar tujuan itu tercapai. dan evaluasi. Oleh karena itu. kemandirian. 1. Sedangkan kekurangannya adalah peserta MI belum dewasa. strategi pembelajaran berbasis masalah (SPBM). tetapi ia harus mempertimbangkan komponen secara keseluruhan. strategi pembelajaran tak langsung ( indirect instruction) yang diberi judul dengan startegi pembelajaran inkuiri . dan memerlukan waktu yang panjang. dapat menerapkan pembelajaran pada situasi yang lain. dalam merekayasa pembelajaran. Belajar mandiri juga bisa dilakukan dengan teman atau sebagai bagian dari kelompok kecil.4 Komponen Strategi Pembelajaran Pembelajaran merupakan suatu sistem instruksional yang mengacu pada seperangkat komponen yang saling bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan. bahan. Strategi yang akan dibahas telah dimodivikasi sesuai yang banyak diperlukan dalam pembelajaran di Mi. guru tidak boleh hanya memperhatikan komponen-komponen tertentu saja misalnya metode. dan evaluasi saja.

penentuan tujuan merupakan komponen yang pertama kali harus dipilih oleh seorang guru. sedangkan yang nonverbal dapat berupa globe. Penentuan metode yang akan digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran akan sangat menentukan berhasil atau tidaknya pembelajaran yang berlangsung. media masa.Peserta didik Peserta didik merupakan komponen yang melakukan kegiatan belajar untuk mengembangkan potensi kemampuan menjadi nyata untuk mencapai tujuan belajar. Kegiatan pembelajaran Agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara optimal. lingkungan. media dan evaluasi pembelajaran. manusia. karena tujuan pembelajran merupakan target yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran Bahan Pelajaran Bahan pelajaran merupakan medium untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berupa materi yang tersusun secara sistematis dan dinamis sesuai dengan arah tujuan dan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan tuntutan masyarakat. Alat Alat yang dipergunakan dalam pembelajran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. misalnya. Metode Metode adalah satu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Menurut Suharsimi (1990) bahan ajar merupakan komponen inti yang terdapat dalam kegiatan pembelajaran. Komponen peserta ini dapat dimodifikasi oleh guru. yaitu alat verbal dan alat bantu nonverbal. perintah. Dalam proses pembelajaran alat memiliki fungsi sebagai pelengkap untuk mencapai tujuan. Alat dapat dibedakan menjadi dua. materi. papan tulis slide dan lain-lain. museum. buku. larangan dan lain-lain. dalam strategi pembelajaran. Tujuan Tujuan merupakan dasar yang dijadikan landasan untuk menentukan strategi. Sumber Pembelajaran Sumber pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat atau rujukan di mana bahan pembelajaran bisa diperoleh. dan . Untuk itu. lingkungan. Sehingga sumber belajar dapat berasal dari masyarakat. maka dalam menentukan strategi pembelajaran perlu dirumuskan komponen kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan standar proses pembelajaran. peta. Alat verbal dapat berupa suruhan. dan kebudayaannya.

kematangan.Pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam menghadapi heterogenitas peserta dalam kelas yang sama adalah seorang guru disarankan untuk menggunakan multimetode dan multimedia. Hal ini disebabkan masing-masing metode dan media mempunyai kelebihan dan kekurangan. peserta masih mempunyai perbedaan-perbedaan walaupun pada umur yang relatif sama. misalnya dengan teman. dan peserta didik dengan orang lain. Perbedaan segi psikologis tersebut antara lain adalah IQ. bakat. Peserta didik pada tingkat sekolah yang sama cenderung memiliki umur yang sama. madrasah. juga perbedaan dari segi psikologisnya.lain-lain. karena kondisi masyarakat sedang rawan. . Untuk itu. dan hubungan antar insani. Namun demikian di samping persamaan tersebut. Situasi atau Lingkungan Lingkungan sangat mempengaruhi guru dalam menentukan strategi pembelajaran. Untuk itu dalam pembelajaran seorang guru harus memperhatikan siapa yang dihadapi. Dipandang dari kesamaan ini. maka seorang guru dapat menggunakan metode atau teknik yang sama dalam membelajarkan peserta didik. minat/perhatian. Peserta didik sebagai raw input. penglihatan. maka diubah dengan menggunakan metode lain. Kedua fungsi evaluasi tersebut merupakan evaluasi sebagai fungsi sumatif dan formatif. kondisi fisik. juga bisa berfungsi sebagai sebagai umpan balik untuk perbaikan strategi yang telah ditetapkan. motivasi. dalam menentukan strategi pembelajaran harus diperhatikan hal-hal di atas. kesiapan. entering behavior peserta didik. misalnya membuat kliping. komponen strategi pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi tiga. Perbedaan peserta didik tersebut dari segi fisiologisnya adalah pendengaran. letak madrasah. Untuk lebih mempermudah menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap strategi pembelajaran. yaitu: peserta didik sebagai raw input. Strategi pembelajaran digunakan dalam rangka membelajarkan peserta didik. untuk itu semua komponen strategi pembelajaran merupakan faktor yang berpengaruh terhadap strategi pembelajaran. dan lain sebagainya). Kondisi-kondisi tersebut sangat mempengaruhi peserta didik dalam belajar. dan masih banyak lagi. dan dimungkinkan masing-masing peserta didik akan mempunyai kecenderungan tertarik pada metode dan media tertentu. Lingkungan yang dimaksud adalah situasi dan keadaan fisik (misalnya iklim. sehingga perkembangan intelektual pada umumnya adalah sama. Komponen-komponen strategi pembelajaran tersebut akan mempengaruhi jalannya pembelajaran. Evaluasi Komponen evaluasi merupakan komponen yang berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum. Contoh keadaan ini misalnya menurut isi materinya seharusnya pembelajaran menggunakan media masyarakat untuk pembelajaran. dan instrumental input atau sasaran.

Instrumental Input atau Sasaran Instrumental input menunjukkan kualifikasi serta kelengkapan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk berlangsungnya proses pembelajaran. c) efisiensi ekonomi. b) hubungan antarmanusia. yakni Tujuan Instruksional Khusus dan Tujuan Instruksional Umum. pengorganisasian. Enviromental Input ( Lingkungan). dan media. dipandang dari tujuannya maka suatu materi harus disajikan dengan menggunakan metode laboratorium. Misalnya secara teoritis. Persepsi guru atau persepsi anak didik mengenai sasaran akhir kegiatan pelajaran akan mempengaruhi persepsi mereka terhadap sasaran-antara serta sasaran-kegiatan. Konsekuensinya akan mempengaruhi juga kebijakan tentang perencanaan. Itulah yang dimaksudkan dengan entering behavior peserta didik. tujuan nasional. apakah tingkat prestasi yang dicapai peserta didik itu merupakan hasil kegiatan belajar mengajar yang bersangkutan?. struktural-fungsional. Yang termasuk dalam instrumental input antara lain guru. Strategi pembelajaran yang dterapkan oleh guru akan selalu bergantung pada sasaran atau tujuan. bahan/sumber. mengadakan pretes sebelum mereka mulai mengikuti program belajar mengajar. Pandangan hidup para guru maupun peserta didik akan turut mewarnai berkenaan dengan gambaran karakteristik sasaran manusia idaman. maupun secara behavior peserta didik. Untuk kepastiannya seharusnya guru mengetahui tentang karakteristik perilaku peserta didik saat mereka mau masuk sekolah dan saat kegiatan belajar mengajar dilangsungkan. . tingkat dan jenis karakteristik perilaku peserta didik yang dimilikinya ketika mau mengikuti kegiatan belajar mengajar. telah lazim para guru mulai dengan pertanyaan mengenai bahan yang pernah diberikan sebelum menyajikan bahan baru. maka diganti dengan metode demonstrasi atau yang lainnya. namun karena tidak adanya media di sekolah tersebut. Entering bahavior akan dapat diidentifikasi dengan cara sebagai berikut: • • Secara tradisional. serta penilaian terhadap kegiatan belajar mengajar. Tujuan itu bertahap dan berjenjang mulai dari yang sangat operasional dan konkrit. Sasaran itu harus diterjemahkan ke dalam ciri-ciri perilaku kepribadian yang didambakan tersebut harus memiliki kualifikasi: a) pengembangan bakat secara. Secara inovatif. baik secara material-subtansial. Keberadaan instrumental input ini sangat mempengaruhi dalam menentukan strategi pembelajaran. guru tertentu di berbagai lembaga pendidikan yang memiliki atau mampu mengembangkan instrumen pengukuran prestasi belajar dengan memenuhi syarat. optimal. tujuan kurikuler.Entering Behavior Peserta Didik Seorang pendidik untuk dapat menentukan strategi pembelajaran yang sesuai terlebih dahulu harus mengetahui perubahan perilaku. dan d) tanggung jawab warga selaku warga negara. kurikulum. metode. Misalnya. sampai kepada tujuan yang bersifat universal.

Ini sangat penting. dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan perencanaan instruksional yang telah didesain sebelumnya. dan mengarahkan motivasi belajar peserta didik. yakni usaha mengawasi. menunjang. letak sekolah. yaitu alat atau media untuk mengarahkan ke giatan-kegiatan organisasi belajar. Oleh karena keberhasilan suatu strategi pembelajaran dapat ditentukan dari keberhasilan peserta didik mencapai . Lingkungan ini diatur serta diawasi agar kegiatan belajar terarah sesuai dengan tujuan pendidikan. dan lain sebagainya). job description guru dalam implementasi proses belajar.5 Strategi Pembelajaran efektif Strategi pembelajaran efektif adalah prinsip memilih hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan strategi pembelajaran. Lingkungan belajar yang baik adalah lingkungan yang menantang dan merangsang para peserta didik belajar. Pengawasan itu turut menentukan lingkungan dalam membantu kegiatan belajar. • • Supervisi dan pengawasan. Setiap strategi memiliki kekhasan sendiri-sendiri. Sehubungan dengan hal ini. Menggerakkan anak didik yang merupakan usaha memancing.Lingkungan sangat mempengaruhi guru di dalam menentukan strategi belajar.mengajar sebagai berikut. misalnya dengan teman. Penelitian yang lebih bersifat penafsiran penilaian yang mendukung pengertian lebih luas dibanding dengan pengukuran atau evaluasi pendidikan. • • Perencanaan instruksional. Proses belajar mengajar adalah suatu aspek dari lingkungan sekolah yang diiorganisasi. membangkitkan. Prinsip umum penggunaan strategi pembelajaran adalah bahwa tidak semua strategi pembelajaran cocok digunakan untuk mencapai semua tujuan dan semua keadaan. dan peserta didik dengan orang lain. Salah satu faktor yang mendukung kondisi belajar di dalam suatu kelas adalah job description proses belajar mengajar yang berisi serangkaian pengertian peristiwa belajar yang dilakukan oleh kelompok-kelompok peserta didik. mestinya diupayakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Prinsip-prinsip umum penggunaan strategi pembelajaran sebagai berikut. Organisasi belajar yang merupakan usaha menciptakan wadah dan fasilitas-fasilitas atau lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan yang mengandung kemungkinan terciptanya proses belajar mengajar. manbantu. dan hubungan antar insani. misalnya membuat kliping. mengaskan. Contoh keadaan ini misalnya seharusnya menurut isi materinya seharusnya menggunakan media masyarakat untuk pembelajaran. karena kondisi masyarakat sedang rawan. maka diubah dengan menggunakan metode lain. Lingkungan yang dimaksud adalah situasi dan keadaan fisik (misalnya iklim. sebab mengajar adalah proses yang bertujuan. Berorientasi pada Tujuan Segala aktivitas guru dan peserta didik. sekolah. 1. memberikan rasa aman dan kepuasan serta mencapai tujua yang diharapkan.mengajar.

Interaktif Prinsip interaktif mengandung makna bahwa mengajar bukan hanya sekadar menyampaikan pengetahuan dari guru ke peserta didik. Karena itu. sebab pengetahuan pada dasarnya bersifat subjektif yang bisa dimaknai oleh setiap peserta didik. akan tetapi merupakan hipotesis yang merangsang peserta didik untuk mau mencoba dan mengujinya. yang memungkinkan peserta didik untuk mencoba dan melakukan sesuatu. strategi pembelajaran harus dapat mendorong aktivitas peserta didik. memperoleh pengalaman tertentu sesuai dengan tujuan yang diharapkan. antara peserta didik dan peserta didik. Individualitas Mengajar adalah usaha mengembangkan setiap individu peserta didik. memungkinkan kemampuan peserta didik akan berkembang. Prinsip khusus dalam pengelolaan pembelajaran sebagai berikut. dan psikomotorik. yang bersifat mutlak. Seluruh potensi itu hanya mungkin dapat berkembang manakala mereka terbebas dari rasa takut dan mene- . Mengajar bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif saja. Walaupun kita mengajar pada sekelompok peserta didik. namun pada hakikatnya yang ingin kita capai adalah perubahan perilaku setiap peserta didik. proses pembelajaran adalah proses interaksi baik antara guru dan peserta didik. baik mental maupun intelektualnya. tetapi juga meliputi aspek afektif. akan tetapi mengajar dianggap sebagai proses mengatur lingkungan yang dapat merangsang peserta didiik untuk belajar. Belajar adalah berbuat. Biarkan peserta didik berbuat dan berpikir sesuai dengan inspirasinya sendiri. Integritas Mengajar harus dipandang sebagai usaha mengembangkan seluruh pribadi peserta didik. Inspiratif Proses pembelajaran adalah proses yang inspiratif. Menyenangkan Proses pembelajaran adalah proses yang dapat mengembangkan seluruh potensi peserta didik. guru mesti membuka berbagai kemungkinan yang dapat dikerjakan peserta didik. Oleh karena itu.tujuan pembelajaran. Dengan demikian. maupun antara peserta didik dengan lingkungannya. Melalui proses interaksi. Berbagai informasi dan proses pemecahan masalah dalam pembelajaran bukan harga mati. Aktivitas Belajar bukanlah menghafal sejumlah fakta atau informasi.

Proses pembelajaran yang menyenangkan bisa dilakukan. berpikir secara intuitif atau bereksplorasi. dengan menata ruangan yang apik dan menarik. serta memenuhi unsur keindahan. Peserta didik yang merasa butuh akan bergerak dengan sendirinya untuk memenuhi kebutuhannya. Menantang Proses pembelajaran adalah proses yang menantang peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Kedua. Apa pun yang diberikan dan dilakukan guru harus dapat merangsang peserta didik untuk berpikir (learning how to learn) dan melakukan (learning how to do). perlu diupayakan agar proses pembelajaran merupakan proses yang menyenangkan (joyfull learning). dengan demikian peserta didik akan belajar bukan hanya sekadar untuk memperoleh nilai atau pujian akan tetapi didorong oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhannya . lukisan dan karya-karya peserta didik yang tertata. Dorongan itu hanya mungkin muncul dalam diri peserta didik manakala mereka merasa membutuhkan (need). yaitu yang memenuhi unsur kesehatan. bebas dari debu. Motivasi dapat diartikan sebagai dorongan yang memungkinkan peserta didik untuk bertindak atau melakukan sesuatu. dan sumber belajar yang relevan serta gerakan-gerakan guru yang mampu membangkitkan motivasi belajar peserta didik. dalam hal-hal tertentu. vas bunga. Oleh karena itu. itu dalam rangka membangkitkan motivasi. Oleh karena itu. membuktikannya. untuk memikirkannya sebelum ia mengambil kesimpulan. ventilasi. Apabila guru akan memberikan informasi. akan tetapi informasi yang mampu membangkitkan peserta didik untuk mau "mengunyahnya". misalnya dengan pengaturan cahaya. Untuk itu. guru harus dapat menunjukkan pentingnya pengalaman dan materi belajar bagi kehidupan peserta didik. pertama. sebaiknya guru memberikan informasi yang "meragukan". dan lain sebagainya. melalui pengelolaan pembelajaran yang hidup dan bervariasi. misalnya cat tembok yang segar dan bersih. Tanpa adanya motivasi. dan sebagainya. yakni merangsang kerja otak secara maksimal. hendaknya tidak memberikan informasi yang sudah jadi yang siap dikonsumsi peserta didik.gangkan. Oleh sebab. Kemampuan tersebut dapat ditumbuhkan dengan cara mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik melalui kegiatan mencoba-coba. media. membangkitkan motivasi merupakan salah satu peran dan tugas guru dalam setiap proses pembelajaran. tidak mungkin mereka memiliki kemauan untuk belajar. kemudian karena keraguan itulah peserta terangsang untuk Motivasi Motivasi adalah aspek yang sangat penting untuk membelajarkan peserta didik. yakni dengan menggunakan pola dan model pembelajaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful