P. 1
mklh-analisis.doc

mklh-analisis.doc

|Views: 9|Likes:
Published by Aa'Ron Kwok
yyyy
yyyy

More info:

Published by: Aa'Ron Kwok on Apr 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2013

pdf

text

original

RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah Analisis Kebijakan Pendidikan Islam

Dosen Pengampu :

Prof. Dr. H. Abuddin Nata, MA.

Disusun oleh:  Deswati  Linda Herdis

PROGRAM PASCA SARJANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM UNIVERSITAS IBNU KHALDUN BOGOR

MA. Islam. dukungan. untuk peningkatan pengetahuan dan bekal kita terjun di masyarakat kelak. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Al-Amiin Rasulullah Muhammad saw. 2 . Amiin… Alhamdulillahi Robbil’Alamiin… Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadhiratNYA. Cahaya di atas cahaya. Terima kasih kami ucapkan kepada Dosen Pengampu. Dr. Semoga kita selalu mendapatkan cahaya dan Taufiq-NYA. menganalisa dan menyimpulkannya dan menyampaikannya disini. Yang telah membimbing dan memberikan kesempatan kepada kami untuk membuat makalah guna mendapatkan pemahaman yang luas. Maha Pemberi . Abuddin Nata. Yang telah mengajarkan Alqur’an. mendalam dan komprehensif khususnya dalam materi Ruang Lingkup Pendidikan insya Allah… Dan terima kasih kepada teman-teman yang mensupport dengan segala perhatian.2009/2010 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Yang memberikan cahayaNYA kepada yang dikehendakiNYA. saran dan masukan serta analisa dari ruang lingkup pendidikan yang ada. semoga dapat menjadikan ilmu bagi kami semua. Dzat yang Maha Mengetahui. Prof. H. Pembawa Ilmu pengetahuan dan tabligh Al-qur’an kepada ummat sekalian.

tasawwuf dan perasaan yang ikhlas. biaya dan evaluasi. yaitu. Melalui proses tarbiyah inilah. (3) Pendidikan jasmani (Tarbiyatul jasmaniyah). guru. (2) Pendidikan moral/akhlak ((Tarbiyatul khuluqiyah).lingkup materi pendidikan Islam secara lengkap dikemukakan oleh Heri Jauhari Muchtar dalam bukunya “Fikih Pendidikan”. kurikulum. tujuan. Allah SWT telah menampilkan peribadi muslim yang merupakan uswah dan qudwah melalui Muhammad SAW. bahwa pendidikan Islam melingkupi: (1) Pendidikan keimanan (Tarbiyatul imaniyah).PENDAHULUAN Dalam ruang lingkup Pendidikan Islam dijelaskan beberapa hal. Penciptaan generasi ini dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketulusan yang sepenuhnya dan seutuhnya kepada Allah SWT melalui proses tarbiyah. (5) Pendidikan kejiwaan/hati nurani (Tarbiyatulnafsiyah). Selain ruang lingkup dari tiga segi tersebut diatas. lingkungan. Asyyahid Sayyid Qutb telah merumuskan tiga faktor pendidikan bagi anak. Kedua. membaca dan mempelajari Al-Quran dengan maksud untuk melaksanakan perintah Allah dengan serta merta sebaik sahaja didengar dan difahami. Peribadinya merupakan manifestasi dan jelmaan dari segala nilai dan norma ajaran Al-Quran dan sunah Rasulullah. pengislaman yang sama sekali mengakhiri kejahilan silam dan memisahkan dari kejahilan sekitarnya. dan segi komponennya yang meliputi. murid. corak kajian (histories dan filosofis) . manajemen. Al-Quran sebagai sumber pembentukan yang satu-satunya. (6) Pendidikan sosial/kemasyarakatan (Tarbiyatul 3 . Proses tarbiyah (pendidikan) mempunyai tujuan untuk melahirkan suatu generasi baru dengan segala crri-cirinya yang unggul dan beradab. akal. Natijah dari keaslian sumber ini ialah lahirnya generasi yang serba murni hati. (4) Pendidikan rasio (Tarbiyatul aqliyah). sarana dan pra sarana. Pertama. segi sifat. Dan ketiga. proses belajar-mengajar.

dan output pendidikan anak diorientasikan pada rasio (intellegence oriented). keihlasan. keberanian dalam membela yang benar. Menjadi filter dari yang haq dan bathil. akal. Maka Tarbiyah ini diterapakan sejak awal kehidupan. mendorong anak bercita cita dalam menemukan suatu yang berguna. mengamati terhadap hakikat apa yang di amati. kebersihan. dan (7) Pendidikan seksual (Tarbiyatul Syahwaniyah). mengalah. adalah Tarbiyah Imaniyah (Pendidikan Keimanan) adalah basic pendidikan yang sangat penting diterapkan bagi anak dalam mempersiapkan diri menghadapi segala hal dan kondisi kehidupan agar menjadi manusia mukmin dan muttaqin. 4 . dan begitu juga bagaimana tata cara hidup berbangsa dan bernegara. proses. bersandar pada diri tidak pada orang lain. Dan inilah tujuan pendidikan sebagaimana misi Rasulullah diutus untuk memperbaiki ahklaq. penalaran. Pertama. Apalagi disaat ini berbagai macam pengaruh buruk baik dari segi sosial. senang bekerja dan berkarya.ijtimaiyah). kejujuran. Maka. yakni bagaimana anak dapat membuat analisis. Input. Tujuan yang diinginkan dalam pendidikan itu adalah bagaimana mendorong anak agar bisa berfikir secara logis terhadap apa yang dlihat dan diindra oleh mereka. Keimanan adalah benteng diri dari perubahan sikap. intelelegensi dan tekhnologi maka hendaknya pembentukan moral harus benar-benar dianalisa dalam pendidikan Islam dari berbagai segi dan pendekatannya. Tarbiyatul Khuluqiyyah (SQ learning) sebagai konsistensi seseorang bagaimana memegang nilai kebaikan dalam situasi dan kondisi apapun dia berada seperti. jiwa dan sosial. dan bahkan sintesis untuk menjustifikasi suatu masalah. Dengan Pendidikan ini manusia dapat mengenal dan mengetahui hakikat dirinya dan Dzat yang menciptakannya. Tarbiyah Aqliyah (IQ learning). Tarbiyah Khuluqiyah ( Pendidikan moral) atau pembentukan akhlaq agar menjadi manusia yang berakhlaq mulia mempunyai al-akhlaqul karimah atau al-akhlaqul mahmudah/fadhilah adalah aplikasi keimanan. Tarbiyah aqliyah atau sering dikenal dengan istilah pendidikan rasional (intellegence question learning) merupakan pendidikan yang mengedapan kecerdasan akal. budaya. Misalnya melatih indra untuk membedakan hal yang di amati.

dan seungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” Pendidikan sosial/kemasyarakatan (Tarbiyatul ijtimaiyah) aplikasi Hablumminannas. (3) membentuk kepribadian 5 . Ada beberapa bagian dalam hal ini antara lain: (1) mengumpulkan mereka dalam satu kelompok yang berbeda karakter. sebagai manusia sosial yang dapat menghargai hak dan kewajiban setiap individu dan masyarakat lainnya. Tarbiyyah Jismiyah (Physical learning). Yaitu segala kegiatan yang bersifat fisik untuk mengembangkan biologis anak tingkat daya tubuh sehingga mampu untuk melaksanakan tugas yang di berikan padanya baik secara individu ataupun sosial nantinya . sebagaimana dalam firman Allah swt QS. ‫ﻓﻰﺍﻟﺠﺴﻢﺍﻟﺴﻴﻢ‬۰ ‫ﺍﺍﻟﻌﻗﻞﺍﻟﺴﻟﻴﻢ‬ permainan dan jenis ini. menghapalkan saja tentang hal baik dan buruk. dapat pendidikan diri agar berikan penyempmempunyai jiwa yang suci dari berbagai penyakit hati.dan melatih anak untuk memberikan bukti terhadap apa yang mereka simpulkan. Oleh sebab itu maka pendidikan tidak dapat di jalankan dengan hanya mengetahui. Asy-Syams: 7-10: ‫ﻭﻧﻓﺲﻭﻤﺎﺴﻭﻴﻬﺎ۞ﻓﺄﻟﺤﻤﻬﺎﻓﺠﻭﺮﻫﺎﺗﻗﻭﻴﻬﺎ۞ﻗﺪﺃﻓﻟﺢﻤﻦﺰﻛﻬﺎ۞ﻭﻗﺪﺨﺎﺐﻤﻦﺪﺴﻴﻬﺎ‬ “ dan jiwa serta kepada penyempurnaannya jiwa itu (jalan) (ciptaannya). dengan menanamkan nilai-nilai agama yang akan menjadi ilmu pengetahuan bagi para remaja khususnya dan manusia umumnya dalam memaknai kesucian. kefasikan dan Maka Allah mengilhamkan ketaqwaan. tapi bagaimana menjalankannya sesuai dengan nilai nilainya. Demikian halnya dengan Tarbiyah Syahwaniyah merupakan pendidikan penting dalam Islam kita dapat menggunakan pendekatan preventif. (2) membantu mereka untuk menemukan jati dirinya dengan memberikan pelatihan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. dan tempaaan. dengan keyakinan bahwa dalam tubuh sehingga kegiatan Dalam yang sehat banyak terdapat di oleh Tarbiyah jiwa yang sehat beberapa dalam membekali mereka Nafsiyyah. ujian.

lingkungan. kurikulum. proses belajar-mengajar. Selanjutnya dalam makalah ini akan diuraikan ruang lingkup pendidikan hal. biaya dan evaluasi. sarana dan pra sarana.dengan selalu menjauhi hal yang jelek dan berpegang teguh terhadap nilai kebaikan. tujuan. manajemen. 6 . guru.hal yang meliput: historis dan filosofis Pendidikan Islam. murid.

dan Surau di Sumatera Barat. Karenanya ada 7 . Sesuai dengan gencarnya pembaharuan pemikiran Islam yang dicanangakan oleh Pembaharu Muslim di berbagai Negara.RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM Ilmu Pendidikan Islam mempunyai ruang lingkup yang sangat luas . Masjid merupakan lembaga pendidikan Islam yang pertama muncul di samping rumah tempat kediaman ulama atau muibaligh. Perkataan pesantren popular di masyarakat Jawa. Pada tahap awal Pendidikan Islam dimulai dari kontakkontak pribadi maupun kolektif antara mubaligh (pendidik) dengan peserta didiknya. Di awal abad dua puluh muncullah ide-ide pembaharuan opendidikan di Indonesia.Mesir. ide ini muncul disebabkan sudah mulai banyak orang yang tidak puas dengan system pendidikan yang berlaku saat itu. karena didalamnya penuh dengan segi-segi atau pihak-pihak yang ikut terlibat baik secara langsung ataupun tidak langsung. mushola ataupun surau. A. Salah satu aspeknya adalah munculnya pembaharuan Pendidikan Islam. Perbedaan nama itu adalah dipengaruhi oleh perbedaan tempat. Inti dari materi pendidikan pada masa awal tersebut adalah ilmu-ilmu keagamaan yang dikonsentrasikan dengan membaca kitab-kitab klasik. Dayah di Aceh. Kitabkitab klasik adalh menjadi ukuran bagi tinggi rendahnya ilmu kegamaan seseorang. Setelah itu muncullah lembaga-lembaga pendidikan lainnya seperti pesantren. India. Rangkang. tetapi hakikatnya sama yakni sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan keagamaan. Turki.sampai juga gaung pembaharuan itu ke Indonesia. setelah komunitas muslim daerah terbentuk di suatu daerah tersebut tentu mereka membangun tempat peribadatan dalam hal ini masjid. Nama – nama tersebut walaupun berbeda. Historis dan Filosofis Pendidikan Islam Pendidikan Islam di Indonesia sudah berlangsung sejak masuknya Islam ke Indonesia.

kepribadian muslim. pada zaman colonial Belanda . Visi pendidikan Islam di sekolah” terbentuknya sosok anak didik yang mempunyai karakter. Pesantren telah mengalami dinamika hingga sekarang. Madrasah yang pada mulanya penekanannya dalam bidang-bidang ilmu agama dan hanya berkiprah dilingkungan Departemen Agama saja. B. Dari perjalanan histories tersebut terlihat adanya dinamika dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. sejak dari pesantren Tradisional sampai ke pesantren Modern. sampai kepada ditetapkannya madrasah sebagai sekolah yang berciri khas agama Islam. untuk selanjutnya memberi corak bagi pembentukan kekuatan bangsa”. Tujuan pendidikan Islam yaitu ingin membentuk anak didik menjadi manusia (dewasa) muslim yang taqwa kepada Allah swt atau secara ringkas. watak dan kepribadian dengan landasan iman dan ketaqwaan serta nilai-niali akhlaq atau budi pekertiyang kokoh yang tercermin dalam keseluruhan sikap dan prilaku sehari-hari. ketiga madrasah. metode. system dan manajemen. sekolah sejak dari tidak diajarkannya pelajaran agama disekolah. Ada 3 lembaga pendidikan yang telah muncul sejak awal awal ke 20. Maksudnya pendidikan Islam harus berlandaskan atau bersumber dari dasar tersebut. Pertama Pesantren. Tujuan Pendidikan Islam Dasar dan tujuan pendidikan Islam yaitu landasan yang menjadi fondamen serta sumber dari segala kegiatan Pendidikan Islam itu dilakukan. yakni dari segi isi (materi). Dalam hal ini dasar atau sumber pendidikan Islam ialah al-qur’an dan al Hadits. Secara ringkas. sampai dimasukkannya Pendidikan agama di sekolah-sekolah negeri dan swasta setelah Indonesia merdeka. kedua Sekolah. yang kedudukannya sama dengan sekolah. 8 .beberapa sisi yang perlu diperbaharui. Sedangkan tujuan pendidikan Islam yaitu arah kemana anak didik ini akan dibawa.

yaitu disamping child-centered sekaligus society centered. Qs. Tujuan Pendidikan yaitu pembentukan insani paripurna . Kurikulum dan Proses Belajar-Mengajar Materi Pendidikan Islam yaitu bahan-bahan atau pengalaman Pengalaman belajar ilmu agama Islam yang disusun sedemikian rupa ( dengan susunan yang lazim tetapi logis) untuk disajikan atau disampaikan kepada anak didik. melainkan kami mewahyukan kepadanya. emosi. Kondisi ini melahirkan ciri khusus progresivisme.Dengan mengamalkan fadhilah melalui ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Tujuan-tujuan individual yang ingin dicapai oleh Pendidikian Islam secara keseluruhan berkisar pada pembinaan pribadi muslim yang terpadu pada perkembangan pada segi spiritual.‫ﻭﻤﺎ ﺃﺮﺴﻠﻨﺎ ﻤﻦﻗﺑﻠﻚ ﻤﻦﺮﺴﻭﻞ ﺇﻻ ﻨﻭﺤﻲ ﺇﻠﻴﻪ ﺃﻨﻪ ﻻﺇﻠﻪ ﺇﻻﺃﻨﺎ ﻓﺎﻋﺒﺪﻭﻦ‬ “ Dan kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelummu. Pokok-pokok materi kurikulum Pendidikan agama Islam: 9 . jasmani. Maka mengabdillah kalian kepada-ku.Menurut Imam Ghazali. (Surah Al-Anbiya ayat 25) C. intelektual dan sosial.25: ۲۵( ‫) ﺍﻷﻨﺒﻴﺎﺀ‬. Isi kurukulum didasarkan pada kebutuhan peserta didik secara realistis dan disajikan dalam pengalaman. dengan metode pemecahan masalah. yang dapat berlangsung baik di dalam maupun di luar kelas. bahwa sesungguhnya tiada Tuhan melainkan Aku. Kurikulum dapat dipandang sebagai suatu program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai sejumlah tujuan-tujuan pendidikan tertentu. Dan hakikatnya adalah pengabdian kepada Allah swt. Dalam Pendidikan Islam materi pendidikan ini sering disebut dengan istilah maddatuttarbiyah. baik di dunia maupun di akhirat. Al-Anbiya .

mengemukakan bahwa prinsip-prinsip yang harus diperhatikan pada waktu penyusunan kurikulum mencakup 4 macam. Hubungan manusia dengan Allah swt. keimanan. Agama Islam banyak mengajarkan tentang alam sekitar dan manusia yang diberi mandat oleh Allah swt sebagai kholifah di muka bumi. hubungan vertical antara insane dengan kholiqnya mendapatkan prioritas pertama dalam penyusunan kurikulum ini karena pokok ajaran inilah yang pertama-pertama perlu ditanamkan terhadap anak didik. yaitu: Al-qur’an. berfungsi sebagai alat yang efektif mencapai tujuan.1. Aspek pergaulan hidup manusia dengan sesamanya. fiqh dan bimbingan ibadah. yaitu: 1. Termasuk didalamnya membaca dan menulis Al-qur’an. 125. Hubungan manusia dengan manusia.prinsip kurikulum pendidikan Islam. 2. Prof. sebagai pokok ajaran agama Islam yang penting. 3. Ruang lingkup materi Pendidikan Islam yang ada di sekolah sekarang pada kurikulum tahun 1999 dipadatkan menjadi lima unsure.. Prinsip. metode dan tujuan Pendidikan Islam.Ed. Arifin M. Sesuai dengan tuntunan Rasulullah sebagaimana dalam Alquran surat An-Nahl . Kurikulum yang telah dirancang dengan baik akan terlaksana apabila digunakan dalam Proses Belajar Mengajar yang sesuai dengan Tarbiyah Islamiyah. serta Tarikh Islam. rukun islam dan ihsan. Sejalan dengan idealisme Islami 2. Tujuan kurikuler yang hendak dicapai dalam manusia dengan Allah ini mencakup segi keimanan. 3. akhlaq. ditempatkan pada prioritas kedua dalam urutan kurikulum ini.M. … ‫ﺍﺪﻉ ﺇﻟﻰ ﺴﺑﻴﻝ ﺍﻟﺤﻛﻤ ﺔﻭﺍﻟﻤﻭﻋﻅﺔ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔ‬ 10 . Diproses melalu metode yang sesuai denagn nilai Pendidikan Islam 4. Saling berkaitan antara kurikulum. Hubungan manusia dengan alam. H.

metode dalam prosem pembelajaran untuk menanamkan rasa iman adalah: a. termasuk metode. metode amsal/ perumpamaan d. metode targig dan tarhib. D. dalam bidang dana . metode hiwar b. Metode sebagai alat pendidikan hendaknya berdasarkan pada prinsip: a.Yaitu ketika mendidik atau menyeru manusia dalam hal ini peserta didik dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Alat dapat mencakup apa saja yang dapat digunakan untuk menuntun dan membimbing anan. menggembirakan dan tidak menyusahkan c. Dalam hal ini alat pendidikan Islam yaitu segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan Pendidikan Islam. metode keteladanan e. memudahkan dan tidak mempersulit b. Abuddin Nata dalam prediksinya bahwa kekuatan Pendidikan Islam harus memiliki tiga kekuatan yang seimbang: 1. metode kisah qur’ani dan nabawi c. Prof. metode ibrah dan mauidzah g. Sebagaimana menurut An-Nahlawi. Alat dan Lingkungan Pendidikan Islam. Kekuatan dalam bidang manajemen dan kinerja yang didukung oleh peralatan tekhnologi canggih 3. metode pembiasan f. dengan metode pembelajaran yang disesuaikan dan efektif dan keteladanan pendidik yang dapat diserap dan diaplikasikan oleh peserta didik. memiliki kesatuan pandangan 11 . Dalam Sumber Daya Manusia 2.

Dan kesemuanya akan mempengaruhi dalam pembentukan pribadi dan karakter manusia. pengaruh lingkungan positif 2. tempat ibadah dan masyarakat. yaitu: 1. Maka lingkungan merupakan salah satu factor pendidikan. Lingkungan dapat dibedakan menjadi tiga macam dilihat dari segi pengaruhnya bagi peserta didik. pengaruh lingkungan negative 3. lingkungan netral Pengaruh-pengaruh itu dapat terbangun dari berbagai lembaga yang dilalui anak dalam kehidupannya. pertama adalah keluarga sebagai madrosatul-ula.Keberhasilan Pendidikan Islam pun sangat dipengaruhi dengan lingkungan (milieu) yang berada di luar diri anak dan mempengaruhi perkembangannya. 12 . sekolah.

pembentukan watak. 2. dapat terlaksana seiring sejalan sesuai dengan tujuan 13 . ekonomi. kurikulum hendaknya mempertimbangkan factor-faktor psikologis. Kurikulum menurut essensialisme. hendaknya kaya akan isi dan sesuai dengan zaman. Dalam materi Pendidikan Islam pada kurikulum yang ada kurang sekali disampaikan pendekatan ayat-ayat kauniyah yang berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu padahal al-qur’an meliputi segala ilmu didalamnya termasuk masalah social. peserta didik dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan diri menghadapi segaal kemungkinan kondisi individu atau social. pada materi. semua komponen ruang lingkup Pendidikan Islam hendaknya Pendidikan Islam. disiplin dan pengawasan. dudaya. 3. Semua faktor pendidikan Islam sangat penting dalam mewujudkan peserta didik sebagai manusia yang cerdas dan berpegang teguh pada keimanan dan ketaqwaan di era sekarang yang penuah dengan perubahan dan multi cultural. Orientasi yang bertujuan berbagai sekolah. 4. politik. Adanya Kompleksivitas yang harus dengan kebutuhan. tekhnologi dan isu-isu terkini yang terjadi di sekitar kita. sains. Selain itu. yang hal ini pun menjadi orientasi orang tua ketika memasukkan anaknya ke Ruang Lingkup Pendidikan Islam disederhanakan agar lebih efektif disesuaikan Maka kesimpulannya. kami menganalisa bahwa: 1. Kerja sama semua pihak baik dari guru sebagai pendidik.KESIMPULAN Sebelum menyimpulkan tentang Ruang Lingkup Pendidikan Islam.

AKU heran dengan orang yang sibuk dengan aib manusia lain sehingga lalai dengan aib sendiri dan sadar mengetahui (gerak-geriknya) . kondusif. Na’udzu billah min dzalik… bahwa Allah 14 . tetapi bodoh hatinya. semua unsur yang ada pada ruang lingkupnya kembali dan bersumber kepada Alquran dan Hadits dengan kajian yang objektif. Terakhir. sebagi renungan dan motivasi saya ingin menyampaikan Hadits Qudsi Allah Ta’ala berkata ” AKU heran dengan orang yang pandai lisannya. jujur dan komprehensif.Dalam Pendidiakan Islam. AKU heran dengan orang yang bersuci dengan air tetapi tidak suci hatinya.

Djamaludin. Nata. 1994. Drs. Surabaya: Karya Agung 2. Syafi’ie. Al-Ghazzali. Paradigma Pendidikan Islam. Dr. 2007. Psikologi Islami.2009. 2001. M. H. 15 . Muhaimin. Jakarta 3. Rineka Cipta. 2000. Haidar Putra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2004. Departemen Agama Republik Indonesia. Kumpulan Hadis Qudsi. Imam. Konsep Ilmu Pengetahuan Dalam Alquran. Drs.DAFTAR PUSTAKA 1.A. 7. Sudiyono. 2001. Jakarta: Prenada Media 5. Solo: Pustaka Zawiyah.M. Abuddin. Dr. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Grasindo 4. Prof.Pendidikan Islam. Yogyakarta: UII Press. Ancok. Bandung: Remaja Rosdakarya. 8.Alqur’an dan terjemahnya. Paradigma Pendidikan Islam. Daulay. prof. Imam. 6. 2006.H.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->