P. 1
Makalah Seminar Matematika, Haryati 06071008001

Makalah Seminar Matematika, Haryati 06071008001

|Views: 988|Likes:
Published by Fathur Rahman
seminar matematika
seminar matematika

More info:

Published by: Fathur Rahman on Apr 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

12/19/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

SEMINAR MATEMATIKA

PEMBUKTIAN TEOREMA KUPU-KUPU

Oleh: Nama NIM Program Studi Jurusan Dosen Pembimbing : Haryati : 06071008001 : Pendidikan Matematika : Pendidikan MIPA : Prof.Dr.Zulkardi,M.I.Kom.,M.Sc.

JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2010
1

PEMBUKTIAN

TEOREMA KUPU-KUPU

Oleh: Nama NIM Program Studi : Haryati : 06071008001 : Pendidikan Matematika

Telah disetujui untuk diseminarkan pada akhir semester genap 2009/2010.

Mengetahui Koordinator Seminar

Indralaya, 29 April 2010 Dosen Pembimbing

Hapizah, S.Pd.,M.T. NIP. 197905302002122002

Prof.Dr.Zulkardi,M.I.Kom.,M.Sc. NIP. 196104201986031002

2

ruang. adalah cabang dari matematika yang mempelajari hubungan di dalam ruang. dan Logika. yang diistilahkan sebagai aksioma dalam geometri. segitiga.” Pada makalah ini akan dibuktikan bahwa M adalah titik tengah dari titik X dan titik Y. metria = pengukuran) secara harafiah berarti pengukuran tentang bumi.id Abstrak Makalah ini menyajikan generalisasi dari Teorema Kupu-kupu. perubahan. lingkaran. dan entitas. yang dapat dinyatakan sebagai berikut. Hal-hal yang 3 . Pembuktian dilakukan dengan menggunakan sifatsifat unsur-unsur lingkaran. yaitu tali busur AB dan CD saling berpotongan di titik M. Teorema Kupu-kupu adalah hasil klasik dalam Euclidean geometri. bentuk. teorema pythagoras.PEMBUKTIAN TEOREMA KUPU-KUPU Haryati Mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika e-mail : haryati_fillah01@yahoo. salah satu solusi untuk Teorema Kupukupu itu disampaikan pada 1815 oleh William George Horner. segi empat. Matematika adalah studi besaran. segitiga. serta teorema pythagoras. dan beraneka topik pola. geo = bumi. Dari pengalaman. Geometri (dari bahasa Yunani γεωμετρία. maka titik M adalah titik tengah dari tali busur AD dan BC. I. relasi. pada tahun 2000 SM sampai dengan 300 M. PENDAHULUAN Sejarah perkembangan ilmu matematika berkembang sesuai dengan zamannya. trigonometri. Kata Kunci: Butterfly Theorem. segi empat.co. Euclidean geometri. telah muncul Ilmu Hitung. struktur. Sebagai contoh. di mana ada dua tali busur lain. Menurut Coxeter dan Greitzer. tali busur AD dan BC berpotongan pada tali busur PQ di titik X dan titik Y. Geometri. orang dapat mengetahui ruang dari ciri dasarnya. aturan sudut dalam trigonometri. sudut-sudut pada lingkaran. atau mungkin secara intuitif. Geometri merupakan salah satu cabang dalam ilmu matematika yang cakupan bahasannya sangat luas. “Diberikan M adalah titik tengah dari tali busur PQ dari sebuah lingkaran.

salah satunya adalah Teorema kupu-kupu. Teorema kupu-kupu. diantaranya adalah lingkaran. yang merupakan salah satu pengembangan dari bangun-bangun datar. Di dalam geometri tedapat teorema-teorema. Materi ini juga dapat bermanfaat ataupun dipergunakan sebagai materi pengayaan untuk sekolah menengah agar dapat memperluas pengetahuan siswa mengenai bangun datar serta dapat melatih siswa berpikir kreatif. Lingkaran i. Jarak yang sama tersebut disebut jari-jari lingkaran dan titik tertentu disebut pusat lingkaran.dipelajari dalam geometri antara lain tentang bangun datar dan bangun ruang. Bagian-bagian Lingkaran 4 . Bangun datar adalah bangunan geometri yang seluruh bagiannya terletak pada satu bidang. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui pembuktian Teorema Kupu-kupu menggunakan konsep bangun datar yaitu lingkaran. segitiga dan segiempat. Devenisi Lingkaran Lingkaran adalah kurva tertutup sederhana yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama terhadap suatu titik tertentu. segitiga dan segiempat. MATERI PENUNJANG a. ii. II. Euclidean geometri adalah sebuah sistem aksiomatik. di mana semua teorema ("benar pernyataan") berasal dari sejumlah kecil aksioma. Teorema kupu-kupu adalah hasil klasik dalam Euclidean geometri.

Panjang diameter lingkaran adalah 2 kali panjang jari-jari lingkaran atau bisa ditulis d = 2r. Diameter (d) adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran dan melalui titik pusat. Tembereng adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur dan tali busur. titik O merupakan titik pusat lingkaran. Ini berarti yang dimaksud adalah busur kecil. 4. Pada gambar diatas. Tali Busur lingkaran adalah garis lurus dalam lingkaran yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran. Yang berwarna kuning merupakan tembereng yang dibatasi oleh keliling yang busur dan tali busu AC. istilah 5 . Pada umumnya. Titik Pusat lingkaran adalah titik yang terletak di tengah-tengah lingkaran. 2.1. 5. Pada umumnya. istilah dalam buku hanya Tembereng. yaitu juring kecil dan juring besar. yang termasuk juring adalah AOB. juring juga dibagi menjadi 2. OB. Pada gambar diatas garis lurus AC merupakan tali busur. 6. Tembereng dibagi menjadi 2. OC 3. yaitu Tembereng kecil dan Tembereng besar. Pada umumnya. Pada gambar di atas. Busur lingkaran dibagi menjadi 2. Pada gambar diatas BC merupakan diameter lingkaran. 7. Pada gambar di atas. Seperti busur dan tembereng. Busur lingkaran adalah garis lengkung yang terletak pada lengkungan lingkaran dan menghubungkan dua titik sebarang di lengkungan tersebut. Jari-jari lingkaran (r) adalah garis dari titik pusat lingkaran ke lengkungan lingkaran. garis lengkung AC (ditulis) merupakan busur lingkaran. Pada gambar diatas jari-jari lingkaran ditunjukkan oleh garis OA. istilah dalam buku hanya busur lingkaran. Juring adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jarijari lingkaran tersebut. Ini berarti yang dimaksud adalah Tembereng kecil. yaitu busur kecil dan busur besar.

dalam buku hanya juring saja. Pada gambar diatas garis OD adalah apotema. 2. • Perhatikan ∆ ABE Oleh karena ∆ ABE merupakan segitiga sama kaki maka Jadi. 6 . sedangkan Gambar menunjukkan sudut keliling EDF. Garis tersebut tegak lurus dengan tali busur. Sudut -Sudut pada Bidang Lingkaran 1. Sudut Pusat dan Sudut Keliling Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk oleh dua buah jari-jari dan menghadap suatu busur lingkaran. Apotema adalah garis yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran. Hubungan Sudut Pusat dan Sudut Keliling (b) Jika sudut pusat lingkaran dan sudut keliling lingkaran menghadap busur yang sama maka besar sudut pusat adalah dua kali dari besar sudut keliling. iii. Ini berarti yang dimaksud adalah juring kecil 8. Gambar (a) menunjukkan sudut pusat AOB. sedangkan sudut keliling adalah sudut pada lingkaran yang dibentuk oleh dua buah tali busur.

Ingat. lingkaran O memiliki diameter PQ.adapun ∆PRQ merupakan sudut keliling yang menghadap busur PQ.• Perhatikan ∆ CBE Oleh karena ∆ CBE merupakan segitiga sama kaki maka Jadi. Dapat dilihat bahwa ∆POQ merupakan sudut pusat. jika sudut pusat dan sudut keliling menghadap busur yang sama. dapat disimpulkan bahwa Perhatikan sudut pusat AEC 3. Sifat Sudut Pusat dan Sudut Keliling  Sudut keliling yang menghadap diameter lingkaran Pada gambar tersebut. maka 7 .

 Sudut-sudut keliling yang saling berhadapan 8 . diperoleh: • • • • QOR merupakan sudut pusat lingkaran yang menghadap busur QR. QTR merupakan sudut keliling lingkaran yang menghadap ke busur QPR merupakan sudut keliling lingkaran yang menghadap ke busur QSR merupakan sudut keliling lingkaran yang menghadap ke Jadi.Hal ini menunjukkan bahwa sudut keliling yang menghadap diameter lingkaran selalu membentuk sudut siku. dapat disimpulkan bahwa semua sudut keliling yang menghadap busur yang sama memiliki ukuran sudut/besar sudut yang sama.  Sudut keliling yang menghadap busur yang sama atau sudut siku- Dari gambar diatas.

Amati gambar tersebut. b. Segitiga i. Oleh karena maka berlaku: PSR dan POR merupakan sudut pusat PQR merupakan sudut-sudut POR PQR adalah sudut-sudut keliling yang keliling yang menghadap busur yang sama dengan sudut pusat Jika sudut keliling tersebut di jumlahkan. Definisi segitiga Segitiga adalah bangun datar yang dibatasi oleh tiga buah sisi dan mempunyai tiga buah titik sudut. ii. dapat disimpulkan bahwa jumlah sudut keliling yang saling berhadapan sama dengan 180°. diperoleh: ∠PSR + ∠PQR Jadi. sedangkan PSR dan sama besar. Perhatikan bahwa lingkaran. Segitiga-segitiga Kongruen 9 .

Selanjutnya.• Syarat Dua Bangun Datar Kongruen Dua buah bangun datar dikatakan kongruen jika dan hanya jika memenuhi sifat-sifat berikut: 1. Tampak bahwa PQ = QR. Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. 2. Perhatikan panjang sisi-sisinya. Secara khusus syarat-syarat untuk dua segitiga kongruen ini adalah sebagai berikut : Teorema 1: Dua buah segitiga akan kongruen jika sisi yang bersesuaian sama panjang dan satu sudut yang diapit kedua sisi tersebut sama besar (S-Sd-S ). Segitiga-segitiga yang mempunyai bentuk dan ukuran yang sama disebut segitiga-segitiga yang kongruen (sama dan sebangun). Tampak bahwa TPQ = SQR. QT = RS. perhatikan besar sudut-sudutnya. PQT = QRS . Gambar di atas menunjukkan ∆PQT dan ∆QRS kongruen. dan QS = PT sehingga sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua segitiga sama panjang. Sisi-sisi yang bersesuaian sama panjang. dan PTQ = QSR sehingga sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua segitiga tersebut sama besar. 10 .

• Segitiga-segitiga Sebangun Syarat Dua Bangun Datar yang Sebangun Dua buah bangun datar dikatakan sebangun jika dan hanya jika memenuhi sifat-sifat berikut: 1. • ∠ A≅ ∠ D. iii. Teorema 3 : Dua segitiga akan kongruen jika ketiga sisi yang seletak sama panjang (S-S-S). 2. ∠ C≅ ∠ F 11 . Sudut-sudut yang bersesuaian (seletak) sama besar. Simbol matematika yang digunakan sebagai simbol dari kesebangunan adalah ~. ∠ B≅ ∠ E. diketahui bahwa ∆ABC ~ ∆DEF .Teorema 2 : Dua buah segitiga akan kongruen jika sisi yang seletak sama panjang dan dua sudut yang seletak pada sisi tersebut sama besar (Sd-S-Sd ). Sifat-sifat dua buah segitiga yang sebangun dapat dilihat dibawah ini. Dari gambar di atas. Di bawah ini merupakan contoh dari dua buah segitiga yang sebangun. Sisi-sisi yang bersesuaian (seletak) sebanding (berada dalam proporsi tertentu).

e.• c. Lingkaran luar segitiga Lingkaran luar suatu segitiga adalah suatu lingkaran yang melalui semua titik sudut segitiga dan berpusat di titik potong ketiga garis sumbu sisi-sisi segitiga. C O A ┌ B B Gambar di atas menunjukkan lingkaran luar ΔABC dengan pusat O. AB BC AC = = DE EF DF Teorema Pythagoras Teorema Pythagoras menyatakan bahwa: Jumlah luas bujur sangkar pada kaki sebuah segitiga siku-siku sama dengan luas bujur sangkar di hipotenus. Atau d. Sudut yang bertolak belakang 12 . OA = OB = OC adalah jari-jari lingkaran dan OP = OQ = OR adalah garis sumbu sisi-sisi segitiga.

terdapat dua pasang sudut yang betolak belakang (besar sudutnya sama besar). yaitu : • • f. D C D ∠A + ∠C = 180o ∠Β + ∠D = 180o A B g. Ruas garis BD berpotongan dengan ruas garis CE dititik A. ii. yaitu persegi panjang. maka segiempat tersebut adalah segi empat tali busur. trapesium. Segiempat siklis Segi empat siklis (segi empat tali busur) adalah segi empat yang terletak dalam lingkaran. Trigonometri 13 . layang-layang. Sebaliknya. belah ketupat. dimana tiap sudutnya menyinggung lingkaran sedemikian hingga jumlah dua buah sudut yang berhadapan pada segi empat siklis (segi empat tali busur) adalah 180o. ∠ CAD dengan ∠ BAE ∠ BAC dengan ∠DAE Segiempat i. Ada enam macam bangun datar segi empat.Pada gambar diatas. persegi. Definisi segiempat Segiempat adalah bangun datar yang dibentuk dengan menghubungkan empat buah titik yang tidak segaris. jajargenjang. Pada gambar tersebut. jika dua buah sudut yang berhadapan pada suatu segiempat berjumlah 180o.

yaitu tali busur AB dan CD saling berpotongan di titik M. kemudian tali busur AD dan CB memotong tali busur PQ dititik X dan Y. tali busur AB dan CD saling berpotongan di titik M. Bukti: A 14 . Akan dibuktikan bahwa M adalah titik tengah dari titik X dan Y. Akan dibuktikan Δ AMD dan Δ CMB adalah sebangun. tali busur AD dan BC berpotongan pada tali busur PQ di titik X dan titik Y. maka titik M adalah titik tengah dari tali busur AD dan BC. Rumus sinus dan cosinus C α B III. MATERI POKOK TEOREMA KUPU-KUPU: “Diberikan titik M adalah titik tengah dari tali busur PQ dari sebuah lingkaran. Bukti: 1.” Diberikan: M titik tengah dari tali busur PQ. di mana ada dua tali busur lain.

• Perhatikan DAB dan BCD DAB dan BCD adalah sudut keliling lingkaran yang menghadap busur yang sama yaitu busur DB. yaitu: Jadi. maka: ADC = AMD = CBA CMB (sudut bertolak belakang). Δ AMD dan Δ CMB adalah sebangun. yaitu sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. yaitu: DAB = BCD. (2) dan (3). 15 . AMD = CMB Serta perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian sebanding (berada dalam proporsi tertentu). maka: berdasarkan sifat kesebangunan segitiga. berdasarkan sifat sudut keliling bahwa sudut keliling yang menghadap busur yang sama memiliki ukuran sudut/besar sudut yang sama. maka: DAB = BCD …(1) • Perhatikan ADC dan CBA ADC dan CBA juga merupakan sudut keliling yang menghadap busur yang sama yaitu busur AC. ADC = CBA. …(2) …(3) Dari (1).

berdasarkan definisi dari apotema. yaitu: tetapi KAM = NCM Jadi. karena AD = 2 AK dan CB = 2 CN sehingga sisi-sisi yang sebanding. drop OK AD dan ON CB. Bukti: Untuk membentuk Δ AMK. garis OK dan ON disebut apotema. Δ AMK dan Δ CMN adalah sebangun.2. AD = 2 AK dan CB = 2 CN • Perhatikan Δ AMK dan Δ CMN Pada Δ AMK dan Δ CMN. 16 . yaitu apotema adalah garis yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran. untuk membentuk Δ CMN. Kemudian. Akan dibuktikan Δ AMK dan Δ CMN adalah sebangun. • Titik O adalah titik pusat lingkaran. garis tersebut tegak lurus dengan tali busur. tarik garis dari titik K ke M. tarik garis dari titik N ke M. Jadi.

OK AD. jadi sudut yang terbentuk adalah 90 . Akan dibuktikan segi empat OMXK dan OMYN adalah segi empat siklis. Bukti: • Perhatikan gambar diatas Pada segi empat OMXK. K dan M berhadapan. maka: K + M = 90 + 90 17 .3. dan Δ OMX sama dengan Δ OMY. • Perhatian segi empat OMXK dan OMYN Pada segi empat OMXK dan OMYN masing-masing dapat dibentuk sebuah lingkaran. akan dibuktikan bahwa segi empat OMXK dan OMYN adalah segi empat siklis. dimana sudut-sudut pada segi empat menyinggung lingkaran (segi empat siklis). O M karena titik M merupakan titik tengah tali busur PQ. jadi sudut yang terbentuk juga adalah 90.

dan tarik garis dari titik O ke titik Y pada segi empat OMYN. AKM = CNM Maka XKM = YNM ( ) • Perhatikan XKM dan Maka XKM dan MOX MOX menghadap busur yang sama yaitu busur XM MOX ( ) XKM = Similar dengan segi empat OMYN. Bukti: Dari pembuktian ke-2 bahwa Δ AMK Δ CMN. Akan dibuktikan bahwa Δ OMX sama dengan Δ OMY. • Perhatikan Δ OMX dan Δ OMY Untuk membentuk Δ OMX dan Δ OMY. dimana tiap sudutnya menyinggung lingkaran sedemikian hingga jumlah dua buah sudut yang berhadapan pada segi empat tali busur adalah 180 . yaitu segi empat siklis (segi empat tali busur) adalah segi empat yang terletak dalam lingkaran. tarik garis dari titik O ke titik X pada segi empat OMXK. Karena O M. 18 . Jadi.= 180 Berdasarkan definisi segi empat siklis. maka Δ OMX dan Δ OMY adalah segitiga siku-siku yang saling berhimpit. similar dengan segi empat OMYN. maka segi empat OMXK adalah segi empat siklis.

maka Kedua ruas dikuadratkan. OX = OY Karena OX = OY. sehingga didapat 19 . sehingga menurut teorema pythagoras. Karena Jadi XKM = YNM ( ) ) MOX = MOY ( - Akan dibuktikan OX = OY Δ OMX dan Δ OMY adalah segitiga siku-siku dan MOY ( ) MOX = Sehingga berlaku aturan trigonometri O Misal: OM = a cos MOX = cos MOY X M Y = Jadi OX = OY.Maka MNY = MOY ( ) karena menghadap busur yang sama yaitu busur MY.

Sehingga MXO = MYO Berdasarkan sifat kekongruenan. yaitu sisi-sisi yang bersesuaian sama panjang. yaitu: dan sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. PENUTUP Dari pembahasan yang telah dilakukan. segi empat. IV. serta teorema pythagoras. aturan sudut dalam trigonometri. yaitu: MOX = MOY MXO = MYO OMX = OMY OX = OY Maka. Sehingga terbukti bahwa titik M adalah titik tengah dari tali busur AD dan BC. DAFTAR PUSTAKA 20 . dapat disimpulkan bahwa pembuktian Teorema Kupu-kupu dapat dibuktikan dengan penggunaan konsep segitiga. sifat sudut pada lingkaran. V. terbukti bahwa Δ OMX = Δ OMY Karena Δ OMX = Δ OMY dan MX = MY Jadi terbukti bahwa M adalah titik tengah dari titik X dan titik Y.

de/~fritsch/butterfly.cut-theknot.heldermann-verlag. Rudolf. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Diakses tanggal 2 April 2010 Sulaiman. 21 .de/jgg/jgg06/jgg0605. Wikipedia.unimuenchen.org/pythagoras/Butterfly. http://www. http://mathworld. Aisyah. Diakses tanggal 2 April 2010 Sliepcevic. 2008. http://www. 2002. 2008. Diakses tanggal 2 April 2010 Mathworld. Indralaya : Universitas sriwijaya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.com/ GeometryButterfly. A New Generalization of the Butterfly Theorem.html. 2010. “Butterfly Theorem”.wolfram.shtml. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Nyimas. 2009. Ana.gogeometry.pdf. Geometri.com/ ButterflyTheorem. ”The Butterfly Theorem”. Diakses tanggal 10 April 2010. Contextual Teaching and Learning Matematika: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4/R. http://www. http://id.html. http://www. 2010.org/wiki/Geometri.wikipedia. Diakses tanggal 2 April 2010 Fritsch.mathematik. Aspects of the Butterfly Theorem. Nuniek Avianti. Diktat Geometri. 2008. dkk. Mudah belajar matematika 2: untuk kelas viii Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Alexander.Agus. “Butterfly Theorem”. Bogomolny. Diakses tanggal 2 April 2010 Gutierrez. Antonio.pdf. 2009.

Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. 22 .Wintarti. Atik dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning Matematika Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VII .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->