LAPORAN FARMAKOLOGI KASUS DIARE

Disusun oleh:

Ana Asmara Janati Nico Gandha Romala Kuswindarti Venessa

UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS KEDOKTERAN JAKARTA, MARET 2010

KONTRAINDIKASI. cryptosporodium) 4. Bagaimana membuat cairan rehidrasi oral di rumah f. Cairan rehidrasi oral: 75 mL/kgBB dalam 3 jam ~ 675 mL/3 jam ~ 700 mL/3 jam DAN 10 mL/kgBB tiap diare ~ 90 mL/diare ~ 100 mL/diare. Berikan cairan rehidrasi oral sedikit demi sedikit. Edukasi pada orang tua a. Rehidrasi a. adenovirus) 2. Diare merupakan penyakit. Intoleransi laktosa 5. Zinc – Diberikan 20 mg per hari selama 14 hari d. shigella. Alergi susu sapi Tatalaksana Pasien 4 pilar utama dalam tatalaksana diare: 1. sebuah prodrug yang lebih toksik dibandingkan dengan metabolit aktifnya dan tidak memiliki indikasi rasional. INDIKASI. e. Probiotik – Lacto B diberikan 3 kali sehari selama 7 hari c. Makan lebih banyak untuk mencegah malnutrisi e. Antipiretik – Parasetamol diberikan 10-15 mg/kgBB/kali ~ 90-135 mg/kali (sirup atau puyer) jika demam 4. Terapi nutrisi a. Gejala dan tanda dehidrasi d.Lima Etiologi Diare Akut Terbanyak pada Anak 1. Diare dapat menyebabkan kematian c. . Viral enteritis (rotavirus. Lanjutkan pemberian ASI (jika masih mengkonsumsi ASI) b. Antibiotik – belum perlu diberikan b. bukan kutukan. EFEK SAMPING DAN INTERAKSI OBAT  Parasetamol Parasetamol atau acetaminophen adalah obat yang digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang bila efek antiinflamasi tidak diperlukan. Jangan memuasakan anak d. Terapi medikamentosa a. Asupan protein ditambah untuk mencegah hipoalbuminemia akibat protein losing enteropathy 3. atau petanda mau pintar b. sendok per sendok g. salmonella. coli) 3. Parasetamol merupakan metabolit aktif dari phenacetin. Parasitic (giardia. Bacterial (campylobacter. 5 mL/kgBB tiap muntah (jika muntah) ~ 45 mL/muntah ~ 50 mL/muntah 2. Beri makan segera setelah anak mampu makan c. Tetap memberikan makan pada anak dengan diare MEKANISME KERJA. Terapi dimulai di rumah e. Kapan membawa anak ke rumah sakit h.

Menelan 1500 mg parasetamol dapat berakibat fatal. Sediaan parasetamol : Tylenol. 80. Parasetamol bisaa pula digunakan pada pasien yang alergi terhadap aspirin. obat ini berguna untuk nyeri ringan sampai sedang. terutama terhadap siklooksigenase 2. 125. yaitu oralit dengan basa sitrat (LGOS) dan oralit basa bikarbonat (LGOB). Larutan rehidrasi oral ini mempunyai nama generik oralit dan larutan ini sekarang dijual dengan berbagai merek dagang seperti Alphatrolit®. mialgia. 160 mg/5 mL eliksir. 80 mg tablet kunyah. 300. namun diperkirakan dengan menghambat enzim silooksigenase. pasien dengan ulkus peptikum. keadaan ini reversible bila penggunaan obat dihentikan. Konsentrasi puncak dicapai dalam 30 – 60 menit. disorientasi bisa terlihat. 120. Dalam dosis yang lebih besar. 120. 500. 325. Panadol. serta pada anak-anak dengan infeksi virus. nyeri pascapersalinan. misalnya nyeri kepala. namun memiliki efek antiinflamasi yang lemah. yang secara farmakologis tidak aktif. Larutan ini sering disebut rehidrasi oral. pusing-pusing. 325. Dengan penyakit hati atau ginjal. 160. Takaran pemberian oralit untuk mengatasi diare (3 jam pertama) umur < 1 tahun 1 . Acephen. 100 mg/mL solution Rektal: 80. Gejala awal dari kerusakan hati meliputi mual. Parasetamol diberikan secara oral dan penyerapannya dihubungkan dengan tingkat pengosongan perut. kalium klorida.66 mL. Kurang dari 5% diekskresikan dalam keadaan tidak berubah. Masa paruh parasetamol adalah 2-3 jam dan relatif tidak terpengaruh oleh fungsi ginjal.12 tahun Dewasa . Efek yang tidak diinginkan dalam penggunaan parasetamol dapat terjadi. 650 mg suppositories  Oralit Oralit adalah larutan untuk merawat diare. 500. waktu paruh dapat meningkat dua kali lipat atau bahkan lebih. Oral: 160. Parasetamol sedikit terikat dengan protein plasma dan sebagian dimetabolisme oleh enzim mikrosomal hati dan diubah menjadi sulfat dan glukuronida acetaminophen. Terdapat dua jenis oralit. 325. Oralit tersedia dalam bentuk serbuk untuk dilarutkan dan dalam bentuk larutan diminum perlahanlahan. Bioralit® dan Corsalit®. terjadi hepatotoksisitas yang hebat disertai dengan nekrosis lobulus sentral. glukosa anhidrat dan natrium bikarbonat. Dalam dosis terapeutik. Tempra. ketegangan. muntah-muntah.3 Nyeri akut dan demam bisa diatasi dengan 325-500 mg empat kali sehari dan secara proporsional dikurangi untuk anak-anak. 500 mg/15 mL elixir.4 tahun 5 . Penggunaan lebih dari 2000 mg dapat meningkatkan resiko perdarahan lambung. 80 mg/1. antipiretik. Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi. Parasetamol tidak adekuat bila dipakai untuk mengatasi nyeri pada arthritis rematoid karena efek antiinflamasinya lemah. dan nyeri perut. Parasetamol memiliki efek analgesic. 650 mg tablets.Mekanisme kerja parasetamol belum jelas diketahui. diare. Larutan ini mempunyai komposisi campuran Natrium klorida. Aqualyte®. 650 mg kaplet. 500 mg kapsul. peningkatan enzim hati kadang dapat terjadi tanpa disertai dengan adanya ikterus. Parasetamol dapat pula mengakibatkan terjadinya kerusakan ginjal.

000 anak-anak di seluruh dunia. dan setiap tahunnya menyebabkan kematian sekitar 800. Pada anak-anak. serta susu.12 tahun 2.2 . mempengaruhi pematangan seksual. Defisiensi ini juga dapat menyebabkan banyak penyakit.5 gelas 600 ml dalam 3 gelas umur < 1 tahun 1 . NaCl 0. the RDA untuk remaja dan dewasa adalah 11 mg/hari.1 The recommended dietary allowance (RDA) untuk anak-anak usia 9 hingga 11 tahun adalah 8 mg/hari. defisiensi ini menyebabkan gangguan pertumbuhan. dapat juga digunakan larutan gula-garam.5 gelas 400 ml dalam 2 gelas Bila tidak ada oralit.4 l dalam 12 gelas Dewasa Takaran pemberian oralit untuk mengatasi diare (setiap habis buang air) 100 ml dalam 0.  Zinc Zinc atau Seng merupakan zat mineral esensial yang sangat penting bagi tubuh.3 gram. KCl 0. Na Sitrat 0.5 gelas 200 ml dalam 1 gelas 300 ml dalam 1. INFORMASI OBAT KANDUNGAN Glukosa anhidrat 4 gram. KEMASAN Sachet 200 mL x 25 biji. PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tidak.300 ml dalam 1. Tabel berikut memperlihatkan kandungan Zink di dalam beberapa makanan. mudah terkena infeksi.7 gram.2 l dalam 6 gelas 5 .4 tahun 1. diare. INDIKASI Pencegahan terhadap dehidrasi & pengobatan dehirasi ringan-berat disebabkan diare. makanan laut.58 gram. yaitu dua sendok teh gula dan setengah sendok teh garam dapur dilarutkan ke dalam satu gelas air matang. Terdapat sekitar dua milyar orang di negara-negara berkembang yang kekurangan asupan seng. Sumber utama zink adalah produk hewani seperti daging.

Sekitar 10 – 40 persen Zink dari makanan diabsorbsi di usus halus.5 hingga 0.3 sekitar 0. Zink bersirkulasi pada konsentrasi 70 hingga 120 mcg/dl dengan 60% berikatan lemah dengan albumin dan 30% berikatan kuat dengan makroglobulin. namun dapat pula disimpan di seluruh sel di dalam tubuh dimana zink berikatan dengan metaloprotein. Eksresi melalui urin bervariasi dari 0.5 – 1 mg/hari zink disekresikan di traktus bilier dan diekskresikan di tinja. .8 mg/hari. Absorsi tersebut dihambat oleh serat yang berikatan dengan Zink. Zink terutama disimpan di hati dan di ginjal.

10 mg/hari untuk anak-anak usia <6 bulan dan diberikan selama 10 hingga 14 hari.16-21 Suplementasi zink mengurangi durasi diare sebanyak 23% (95% CI 12-32 percent) dan mengurangi jumlah tinja air per hari sebanyak 39%. Defisiensi zink terkait dengan gangguan fungsi fagositik. serta sintesis testicular hormones.21. dehidrigenase. yang terkait dengan regulasi nukleoprotein.25 Toksisitas Zinc – Suplementasi zink memunculkan sedikit efek toksik.4-6 Emerging evidence menyatakan bahwa zink memiliki efek inhibitorik spesifik terhadap beberapa pathogen. baik sebagai agen terapeutik maupun sebagai profilaksis. disentri. Sebagai contoh. penurunan produksi imunoglobulin. Efek tersebut diperkirakan lebih merupakan efek setempat daripada efek sistemik zink.23 Beberapa studi lain menunjukkan tidak adanya penurunan angka morbiditas malaria secara signifikan. Ingesti lebih dari 100 mg/hari tidak menimbulkan gejala. aktivitas sel-sel inflamasi serta berperan penting dalam pertumbuhan. 10. Untuk terapi diare persisten – diare persisten.11. yakni diare yang telah berlangsung lebih dari 14 hari memiliki angka mortalitas yang lebih tinggi daripada diare akut.95. deplesi limfosit. Suplementasi zink dapat digunakan. infeksi saluran napas. toleransi karbohidrat. dan karboksipeptidase. penurunan rasio T4+/T8+. coli. Zink terlibat dalam sistem imun dan berespons terhadap adanya infeksi. coli heat-labile enterotoxin7. penyembuhan luka.24. suplementasi zink selama 3 bulan atau lebih pada anak-anak kurang dari 5 tahun dapat mengurangi episode diare. 10-15 Dalam suatu penelitian meta-analisis. serta terhadap enteropathogenic E. alkalin fosfatase.75 hingga 0. Zink menginhibisi absorbsi tembaga sehingga asupan zink lebih dari 100 . zink dapat memblok efek sekretorik dari toksin kolera dan E.19 Berdasarkan studi ini WHO merekomendasikan suplementasi zink untuk bayi dan anak-anak dengan diare akut di negara berkembang. yakni diberikan dalam dosis 20 mg/hari untuk anak-anak usia ≥6 bulan. diare persisten dengan rate ratios 0. Suatu randomized trial di Papua. dan penurunan produksi interleukin-2.15 Untuk terapi diare akut – beberapa randomized studies menunjukkan efek suplementasi zink untuk anakanak dengan diare akut di negara berkembang. termasuk karbonik anhidrase.Zink merupakan kofaktor untuk lebih dari 70 enzim-enzim penting. 8-9 Defisiensi zink sering terjadi pada anak-anak di negara berkembang dimana anak-anak tersebut sering mengalami infeksi serius.14. Placebo-controlled trial yang dilakukan di daerah endemik di Afrika juga gagal menunjukkan penurunan angka morbiditas dan mortalitas malaria.22 Untuk pencegahan dan terapi malaria – hal ini masih kontroversi.10 Untuk pencegahan diare dan pneumonia – beberapa studi di negara berkembang menunjukkan bahwa pemberian suplementasi oral zink dapat mengurangi insidensi diare dan pneumonia. controlled trials pada anakanak dengan diare persisten menunjukkan bahwa suplementasi zink mengurangi keparahan dan durasi diare persisten. Randomized. New Guinea menunjukkan bahwa suplementasi zink mengurangi angka kejadian malaria.

anggota lain dari . Studi riset telah mendemonstrasikan efek perlindungan sebagian jenis bakteri ini memiliki pengaruh anti-tumor dan antikanker.5 dan (3) membentuk hidrogen peroksida yang melawan patogen. Dalam manusia. dan bakteri asam laktat lainnya mungkin memiliki potensi untuk pengobatan dan terapi. seperti abberant crypt foci yang dirangsang zat kimia karsinogen di sistem pencernaan. Peran mereka adalah (1) secara fisis melindungi epitelium vagina dengan membangun lapisan tebal yang memisahkan epitelium dengan patogen. (2) secara fisiologis menjaga keseimbangan ekosistem vagina dengan mempertahankan pH pada ~4. dan kelenjar susu. Dalam beberapa tahun ini. casei dan L. cokelat. anggur (minuman). Banyak spesies dari Lactobacillus memiliki kemampuan membusukkan materi tanaman yang sangat baik. acidophilus. Genus bakteri ini membentuk sebagian besar dari kelompok bakteri asam laktat. Ingesti 1-2 g zink sulfat menyebabkan mual dan muntah sebagai akibat terjadinya iritasi dan korosi dari saluran cerna. Beberapa Lactobacillus spp. adalah dua dari sekian banyak organisme yang membusukkan bir. keju. bakteri ini dapat ditemukan di dalam vagina dan sistem pencernaan. bir. Laktobasili. dinamakan demikian karena kebanyakan anggotanya dapat merubah laktosa dan gula lainnya menjadi asam laktat. acar. Senyawa zink dalam dosis besar juga dapat menimbulkan terjadinya acute renal failure yang disebabkan oleh nekrosis tubuler ataupun nefritis interstisial. anus. reuteri menjadi perwakilan dari tiga subclade yang berbeda. salivarius.26. L. yang merupakan kultur simbiotik antara ragi dengan bakteri asam laktat yang berkembang di media pertumbuhan air dan tepung. seperti silase. casei.mg/hari dalam jangka panjang dapat menimbulkan defisiensi tembaga. volum dan kemampuan membelah yang dirangsang berbagai zat karsinogen. kimchi. dimana mereka bersimbiosis dan merupakan sebagian kecil dari flora usus. Pemberian beberapa jenis bakteri secara oral dapat efektif menurunkan formasi ikatan ADN. Cara kerja spesies ini adalah dengan menurunkan pH bahan fermentasinya dengan membentuk asam laktat. dan L. anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik. Ada pula roti adonan asam. memperbaiki kerusakan ADN dan mencegah lesi yang putatif preneoplastik. Laporan juga menunjukkan beberapa kultur yang diberikan pada hewan menghambat tumor hati. brevis. Produksi asam laktatnya membuat lingkungannya bersifat asam dan mengganggu pertumbuhan beberapa bakteri merugikan. Genus ini polifiletik dengan genus Pediococcus membagi kelompok L. Pengaturan asupan makanan membantu tubuh bertahan dari risiko jenis kanker tertentu dan menekan kejadian tumor kolonik. termasuk pereda rasa nyeri. Kebanyakan dari bakteri ini umum dan tidak berbahaya bagi kesehatan. cuka. terutama L. sauerkraut. menekankan potensi efek sistemis dari probiotik dengan aktivitas anti-neoplastik. salivarius. Genus Lactobacillus untuk saat ini terdiri atas lebih dari 125 spesies dan mencakup jenis organisme yang luas. dan makanan hasil fermentasi lainnya. termasuk juga pakan hewan.1 Beberapa spesies Lactobacillus sering digunakan untuk industri pembuatan yogurt. anti-kanker. Laktobasili juga digunakan untuk mengembalikan keseimbangan fisiologis tertentu seperti ekosistem vagina (Ginoflora). Beberapa anggota genus ini telah memiliki genom sendiri. dan kemampuan lainnya. usus besar. dibuat dengan "kultur awal". Genus Paralactobacillus termasuk di dalam kelompok L. dan spesies L.27  Lactobacillus Lactobacillus adalah genus bakteri gram-positif .

P. Aerotoleransi ini bergantung pada mangan dan telah diteliti (dan dijelaskan) sebagai Lactobacillus plantarum. INDIKASI  Lactic Acid Bacterial menghasilkan asam organik yang menghambat bakteri merugikan. Paper in Press). L. Dapat diberikan langsung (rasa enak) atau dicampur dengan susu.4 Kalori. reuteri Laktobasilus yang tersedia pada pemicu adalah Lakto-B. salivarius  Heterofermentatif fakultatif (Kelompok II) o L. L. Vitamin B2 0. L. acidophilus.5 mg. fermentum. telah telah diklasifikasi ulang sebagai spesies Lactobacillus (IJSEM. dextrinicus.1 gram.genus Lactobacillus (dulunya dikenal dengan cabang Leunocostoc dari Lactobacillus) telah diklasifikasi ulang ke dalam genera Atopobium. Weissella. Carnobacterium. Usia 1 sampai 6 tahun : 3 sachet per hari. makanan bayi atau air. plantarum. KEMASAN Sachet 1 gram x 40's DOSIS Dibawah 1 tahun : 2 sachet per hari. KANDUNGAN Komposisi Per Sachet mengandung : Energi 3. Dilihat dari metabolismenya. Vitamin B1 0. sehingga dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan flora usus pada diare. delbrueckii. curvatus. Vitamin C 10 mg. Banyak Lactobacillus tidak memerlukan besi untuk pertumbuhan dan memiliki toleransi hidrogen peroksida yang sangat tinggi.6 gram. untuk menghidrolisa laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Oenococcus.  Lactobacilli menghasilkan enzim β-Galaktosidase.5 mg. Karbohidrat 0. dan Leuconostoc. helveticus.  Lacto-B dapat mengurangi lactose intolerance (diare akibat mengkonsumsi susu formula yang mengandung laktosa). L. L.02 gram. PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan . yang merupakan spesies Pediococcus. Vitamin B6 0. spesies Lactobacillus dapat dibagi menjadi tiga kelompok:  Homofermentatif obligat (Kelompok I) o L. L. walaupun tak memiliki sama sekali rantai pernafasan. brevis. Baru akhirakhir ini. L. bakteri ini bekerja secara metabolisme homofermentatif (hanya membentuk asam laktat dari gula. Banyak laktobasili bersifat tak umum. bandingkan dengan laktobasili heterofermentatif yang dapat membentuk alkohol atau asam laktat dari gula) dan juga aerotoleran. berikut adalah keterangan mengenai hal tersebut. Protein 0. casei. sakei  Heterofermentatif obligat (Kelompok III) o L. Lemak total 0. L. L. buchneri.5 mg. Niacin 2 mg. Vitamin B dapat membantu keseimbangan flora usus.

Indikasi. TB. rematik. Premedikasi. rhinitis/urtikaria. Myasthenia gravis.  Deksametason Mekanisme kerja. psikosomatik. The GABAA reseptor merupakan saluran inhibisi. trombositopenia. retardasi pertumbuhan. Peningkatan tingkat lithium dapat menyebabkan toksisitas lithium. Retensi cairan dan garam. penglihatan kabur/berkurang. Interaksi obat. gangguan mental. Tindakan antiinflamasi deksametason diduga melibatkan protein penghambat fosfolipase A2. leukemia. juvenile rheumatoid. vit. glaucoma sudut sempit akut. dan pengurangan edema atau bekas luka . sehingga menghambat sintesis prostaglandin. mengubah fungsi mediator dari respons inflamasi. kehamilan semester 3. edema. osteoporosis. nyeri pascaoperasi. Ketika ibuprofen digunakan dalam kombinasi dengan aminoglikosida [misalnya. Efek samping. fenobarbital. gentamisin (Garamycin)]. pancreatitis akut.HARGA : Rp. . Efek gastrointestinal. kelainan hematologi Kontraindikasi. tiazid. Efikasi dapat berkurang dengan fenitoin. A. Indikasi. salisilat. kemungkinan karena eleminasi aminoglikosida dari tubuh berkurang. peningkatan nafsu makan. Demam. Deksametason adalah agonis glukokortikoid. Deksametason tdk terikat melintasi membran sel dan berikatan dengan afinitas tinggi terhadap reseptor sitoplasma spesifik. Kondisi psikoneurotik. amenore. kehamilan trimester I. lipocortins. Ibuprofen dapat mengurangi efek menurunkan tekanan darah terhadap obat yang diberikan untuk mengurangi tekanan darah. limfopenia. Ulkus peptikum. tingkat darah aminoglikosida dapat meningkat. tetrasiklin. Efek muscle-relaxing pada kejang (demam dan epilepsy). yang ketika diaktifkan. amnesia. yang mengontrol biosintesis mediator poten dari peradangan seperti prostaglandin dan leukotrien.837/kemasan  Ibuprofen Mekanisme kerja. asma. peningkatan tekanan intra ocular. Ibuprofen dapat meningkatkan kadar litium darah (Eskalith) dengan mengurangi ekskresi litium oleh ginjal. ruam kulit. Efek samping. rifampisin. reaksi paradoksikal. Ulkus peptikum. Alergi. hipertensi. menurunkan aktivitas neuron. Kontraindikasi. penekanan respon imun humoral. Indikasi. Interaksi obat. hiperhidrosis. Diazepam adalah benzodiazepin yang mengikat ke subunit spesifik pada reseptor GABAA di situs yang berbeda dari situs pengikatan molekul GABA endogen. infeksi akut. Hipersensitivitas terhadap NSAID lain dan aspirin. vaksin hidup. Bekerja melalui penghambatan siklooksigenase (COX). Penggunaan bersama antikoagulan oral (contoh warfarin) yang berlebih dapat menyebabkan perdarahan. nyeri ringan hingga sedang. gangguan penglihatan. psikosis. Kontraindikasi. 133. obat hipoglikmik oral. Efek samping. Antikoagulan oral. Kantuk. nyeri otot. penyakit kolagen. ataxia.  Diazepam Mekanisme kerja. bronkospasme. kelemahan otot. Menghasilkan modifikasi transkripsi dan sintesis protein untuk mencapai inhibisi infiltrasi leukosit pada tempat inflamasi.

xerostomia (mulut kering).  Domperidon Mekanisme kerja. serta mengurangi kehilangan cairan. pada perdarahan gastrointestinal atau obstruksi mekanik. Konstipasi dan impaksi feses. ileus paralitik. kembung. konstipasi. gangguan lambung. Aktivitas absorbent  mengikat mukus dan racun di saluran cerna. omeprazole. ginekomastia. Toksisitas SSP dengan pemberian depresor SSP. pasien yang harus menghindari konstipasi. konstipasi. Mengantuk.Interaksi obat. diare kronik akibat reseksi saluran cerna atau lesi organik. reaksi alergi. Efek samping. Tidak boleh digunakan lebih dari 2 hari pada keadaan demam tinggi. Perhatian pada pasien dengan tanda-tanda dehidrasi. muntah. ketoconazole. Interaksi obat. Efek samping. Kontraindikasi. urtikaria. Dosis perlu diturunkan ketika obat ini digunakan dengan diazepam. mual. Isoenzim sitokrom P450: substrat CYP2C8 dan CYP3A4 (mayor). ruam kulit. Dalam pengelolaan gejala gangguan motilitas gastrointestinal atas terkait dengan gastritis kronis dan subakut dan gastroparesis diabetik. dan fluoxetine dapat memperpanjang efek diazepam dengan cara menghambat enzim hati yang memecah diazepam. nyeri perut di luar saat diare. Alkohol atau obat yang menyebabkan sedasi dapat menambah efek penenang diazepam.  Kaopectat Mekanisme kerja. kolitis ulseratif akut. antacid. gatal. fluvoxamine. agen antisekretori. Terapi simptomatik untuk diare non-spesifik. diare berdarah. lelah. Kontraindikasi. SSJ. Kontraindikasi pada obstruksi usus. kram perut. Domperidone juga dapat digunakan untuk mencegah gejala gastrointestinal yang terkait dengan penggunaan agen antiparkinsonian agonis dopamin. yaitu. sakit kepala. antidepresan trisiklik. retensi urin. anak di bawah usia 6 tahun. . pasien dengan kolitis pseudomembran. fenotiazin. Quinidin dan ritonavir meningkatkan kadar plasma loperamid. serta substrat CYP2D6 dan CYP2B6 (minor). Pada pasien dengan sensitivitas atau intoleransi terhadap obat yang diketahui. Indikasi. Indikasi. galaktore. megakolon toksik. nyeri abdomen. reaksi hipersensitivitas. anak-anak di bawah usia 24 bulan. Hipersensitivitas terhadap loperamid ataupun komponennya. Cimetidine.  Loperamid Mekanisme kerja. Domperidon sebaiknya tidak digunakan apabila stimulasi gastrointestinal berbahaya. Efek samping. dan hipersensitivitas. diare infeksius dari organisme yang berpenetrasi ke dalam mukosa usus halus (seperti Shigella. mengurangi volume keluaran dari ileostomi. Dapat menurunkan eksposure saquinavir. angioedema. Hiperprolaktinemia. Inhibitor MAO. Bekerja langsung pada otot polos usus halus untuk menghambat peristaltik dan memperlama waktu transit makanan. Mengendalikan dan meredakan gejala diare akut non spesifik dan diare kronik yang berhubungan dengan inflammatory bowel disease. eritema multiformis. Kontraindikasi. agen antikolinergik. pusing. TEN. Salmonela). Berhubungan dengan inhibisi reseptor dpamin perifer Indikasi. alkohol. diare fungsional kronik (idiopatik). Analgesik opioid. Interaksi obat.

edema lidah atau periorbital. seperti digoksin. terapi simptomatik untuk gastroparesis diabetik akut dan rekuren. serta mengurangi kehilangan cairan. Kontraindikasi. antipsikotik.Interaksi obat. antikoagulan. Antagonis vit. CHF. ginekomastia. Menyebabkan potensiasi efek antikolinergik dari antihistamin. Tata laksana refluks gastroesofageal dan rasa panas di ulu hati. distonia. Kontraindikasi. Indikasi. Sulfonamid menghambat masuknya molekul PABA ke dalam molekul asam folat dan trimetoprim menghambat terjadinya reaksi reduksi dari . galaktore. Indikasi. sedatif. Levodopa menurunkan efek metoklopramid. anak. insomnia. bradikardi. riwayat gangguan kejang atau pasien yang mendapat obat yang dapat menyebabkan reaksi ekstrapiramidal. Efek samping. sulfhemoglobinemia.  Metoklopramid Mekanisme kerja. dan ibu yang sedang menyusui. Menurunkan absorpsi simetidin dan digoksin. Hipersensitivitas terhadap metoklopramid ataupun komponennya. Hpoglikemik oral. gangguan gastrointestinal. hamil trimester 1. Antagonis reseptor dopamin poten: menghambat reseptor dopamin pada chemoreceptor trigger zone di SSP. agranulositosis. gangguan penglihatan. SVT.  Attapulgit Mekanisme kerja. methemoglobinemia. diare. pneumokoniosis. Perhatian pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal. pusing. sindrom maligna neuroleptik. mencegah mual dan muntah akibat kemoterapi dan postoperasi. porfiria. agitasi. menigkatkan absorpsi siklosporin. linkomisin. mencegah muntah. Interaksi obat. obstruksi saluran cerna. reaksi hipersensitivitas. lelah. Terapi simptomatik untuk diare non-spesifik yang tidak berkomplikasi. dan pseudoefedrin. PABA. tetrasiklin. hipertensi. ataupun pankreas. K. Konstipasi. seperti promazin. meningkatkan efek blocking neuromuskular dari suksinilkolin. urtikaria. untuk memudahkan tindakan intubasi intestinal. impotensi. antidepresan. Menurunkan kerja ipecacuanha dan emetik lainnya.  Kotrimoksazol  Mekanisme Kerja Aktivitas antibakteri kotrimoksazol berdasarkan atas kerjanya pada dua tahap yang berurutan dalam reaksi enzimatik untuk membentuk asam tetrahidrofolat. konstipasi. Alkohol. Tidak boleh digunakan lebih dari 2 hari pada keadaan demam tinggi. dan antiparkinson. kandung empedu. Prokain. konstipasi. Reaksi ekstrapiramidal. Efek samping. hiperprolaktinemia. kuning. cemas. depresi. hipotensi. netropenia. leukopenia. tetrasiklin. Interaksi obat. blok AV. menigkatnya kejadian hipersensitivitas pada pemberian dengan inhibitor MAO. serta dengan tanda-tanda dehidrasi. feokromositoma. diskinesia tardive. Isoenzim sitokrom P450: substrat CYP1A2 dan CYP2D6. meningkatkan kadar serum takrolimus. impaksi feses. dan obstruksi usus. gangguan frekuensi BAK. hipnotik. kejang. penisilamin. halusinasi. parasetamol. Perhatian pada anak di bawah usia 6 tahun dan gangguan ginjal berat. mabuk perjalanan. amenore. mempercepat pengosongan lambung dan waktu transit di usus halus tanpa merangsang sekresi gaster. Antikolinergik dan analgetik narkotik melawan efek motilitas saluran cerna metoklopramid. mengantuk. lanjut usia. hipersensitivitas terhadap attapulgit ataupun komponennnya. mulut kering. klindamisin. Mempengaruhi kecepatan dan besarnya absorpsi obat lain. Stenosis saluran cerna. Dapat menurunkan absorpsi obat lain. etanol. Aktivitas absorbent  mengikat mukus dan racun di saluran cerna. digoksin.

sindrom Stevens-Johnsons dan toxic epidermal necrolysis. saluran cerna. glositis. halusinasi  Reaksi hematologik lain  Interaksi obat Tidak beriteraksi dengan obat lain yang diberikan. leukopenia atau trombositopenia  Efek samping pada kulit: dermatitis eksfoliatif.  Amoksisilin  Mekanisme Kerja  Menghambat pembentukan mukopeptida yang diperlukan untuk sistesis dinding sel mikroba. Tetrahidrofolat penting untuk reaksi-reaksi pemnidahan satu atom C. Infeksi oleh Pneumocystis Carinii 5. namun dapat beriteraksi dengan antikoagulan oral. stomatitis  Gejala mual. Infeksi saluran kemih 2.  Indikasi 1. Infeksi saluran napas 3. kulit dan jaringan lunak karena bakteri gram negatif dan gram positif  Kontraindikasi  Hipersensitivitas terhadap penisilin  Infeksi mononucleosis  Efek Samping  Reaksi alergi . antidiabetik sulfonylurea dan fenitoin. efek bakterisid  Obat bergabung dengan penicillin-binding protein (PBPs) pada kuman  Terjadi hambatan sintesis dinding sel kuman karena proses tranpeptidasi antar rantai peptidoglikan terganggu  Kemudian terjadi aktivasi enzim proteolitik pada dinding sel  Indikasi  Infeksi saluran napas. muntah dan diare jarang terjadi  Sakit kepala.dihidrofolat menjadi tetrahidrofolat. Infeksi genitalia 6. depresi. Infeksi lainnya  Kontraindikasi  Gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat  Hipersensitivitas terhadap golongan sulfonamide  Hamil dan menyusui  Bayi kurang dari 2 bulan  Porfiria  *tidak dianjurkan untuk anak kurang dari 2 tahun  Efek Samping  Dalam keadaan defisiensi folat dapat menimbulkan megaloblastosis. seperti pembentukan basa purin dan beberapa asam amino. Infeksi saluran cerna 4.

 Indikasi  Amubiasis. kejang dan delirium  Hepatotoksisitas  Kardiotosisitas  Disglikemia  Fototosisitas  Lain-lain: gangguan sendi  Interaksi obat Tidak berinteraksi dengan obat lain yang diberikan. Probenasid memperpanjang masa paruh amosisilin. halusinasi. Syok anafilaksis  Reaksi toksik dan iritasi local  Perubahan biologik  Interaksi obat  Tidak berinteraksi dengan obat lain yang diberikan. amiodaron. anak prepubertal < 18 tahun dan bayi  Efek Samping  Saluran cerna: mual. Metronidazol efektif untuk amubiasis intestinal maupun ekstraintestinal. Pemisahan ini selalu akan mengakibatkan terjadinya puntiran berlebihan pada double helix DNA sebelum titik pisah. terfenadin dan sisaprid). hamil trimester pertama . Golongan kuinolon berinteraksi dengan antacid dan preparat besi. Golongan kuinolon menghambat kerja enzim DNA girase pada kuman dan bersifat bakterisidal. sotalol. dan obat yang memperpanjang interval QTc (kuinidin.  Indikasi  Infeksi saluran kemih  Infeksi saluran napas  Infeksi saluran cerna  Penyakit yang yang ditularkan melalui hubungan seksual  Infeksi tulang dan sendi  Infeksi kulit dan jaringan lunak  Kontraindikasi  Hipersensitvitas. Jika diberikan bersama allopurinol dapat membuat kulit menjadi merah.  Kontraindikasi  Hipersensitivitas. trikomoniasis dan infeksi bakteri anaerob.  Siprofloksasin  Mekanisme Kerja Bentuk double helix DNA harus dipisahkan menjadi 2 rantai DNA pada saat akan berlangsungnya replikasi dan transkripsi. rasa tidak enak pada perut  Susunan saraf pusat: sakit kepala. pusing. Metronidazol memperlihatkan daya amubisid langsung. muntah. menyusui. prokainamid.  Metronidazol  Mekanisme Kerja Mekanisme kerja belum diketahui. teofilin. Hambatan mekanik ini dapat diatasi kuman dengan bantuan enzim DNA Girase (Topoisomerase II) yang kerjanya menimbulkan negative supercoiling. hamil.

mual. bronchitis akut. urtikaria. vertigo. namun dapat berinteraksi dengan alcohol dan antikoalgulan. kurang aktif dibandingkan dengan generasi pertama terhadap kokus Grampositif. lacto-bee.  Interaksi obat  Tidak terdapat interaksi dengan obat lain yang diberikan. ataksia.  Interaksi obat  Tidak terdapat interaksi obat dengan obat lain yang diebrikan. rasa tekan pada pelvik. 05 April 2010 R/ Parasetamol 125 mg . Dr. glositis. zink dan oralit. Jakarta SIP: 0906622800 Telp: 021-92487424 Jakarta. mulut kering dan rasa kecap logam  Muntah. OBAT YANG DIBERIKAN PADA PASIEN  Antipiretik  Pro-biotik  Zink  Oralit Pertimbangan: Jenis obat Efektivitas Safety Suitability Cost-Effective Parasetamol +++ +++ +++ +++ Ibuprofen ++ ++ + ++ Lacto-bee ++ +++ ++ ++ Zink ++ +++ ++ ++ Oralit +++ +++ +++ +++ Berdasarkan pertimbangan tersebut maka kami memilih pada pasien ini diberikan obat parasetamol. pruritus. tetapi jauh lebih aktif terhadap Enterobacteriaceae. sistitis. flushing. infeksi saluran kemih dan gonore.  Kontraindikasi  hipersensitivitas  Efek Samping  Diare dan keluhan saluran cerna lainnya. Efek Samping  Sakit kepala. vagina dan vulva. dan spasme usus jarang terjadi  Lidah berselaput. Ana Rumah Sakit Bunda Kasih.  Indikasi  Terapi otitis media akut.  Sefiksim  Mekanisme Kerja Sefalosporin generasi III. diare. parestesia pada ekstremitas. dan stomatitis dapat terjadi selama pengobatan  Efek samping lain dapat berupa pusing. disuria. termasuk strain penghasil penisilinase. juga kering pada mulut.

Ocin Umur: 1 tahun BB: 9 kg Pasien dianjurkan kontrol Pasien harus kontrol segera bila ditemukan tanda-tanda: o anak tidak mau minum air atau ASI o anak menangis. XIV S 1 dd tab I a. Lactis no. 05 April 2010 R/ Sefiksim tab 400 mg Sach.s.t.d No. Jakarta SIP: 0906622800 Telp: 021-92487424 Jakarta. namun air mata tidak ada o jumlah dan frekuensi buang air kecil berkurang o tampak semakin parah o demam berlanjut terus o ditemukan darah pada feses Jika ditemukan basil gram (-) dan leukosit (+++). V S 1 dd sachet ½ tiap buang air besar Pro: An. III S 3 dd sachet I (tiap 1 jam) R/ Oralit sachet 200 ml no. I q. R/ Oralit sachet 200 ml no. R/ Lacto-bee sachet 1 gr no.f pulv d.c. XII S 3 dd pulv I prn demam R/ Zink tab 20 mg No. Vene Rumah Sakit Bunda Kasih.Sach. Safety ++ ++ Suitability +++ +++ Cost-Effective +++ ++ . yaitu: Dr. XV S 3 dd sachet I d. Lactis q. m. maka obat yang diberikan: Obat yang diberikan pada pasien ini adalah antibiotik.c. yaitu sefiksim dengan pertimbangan sebagai berikut: Jenis obat Efektivitas Kotrimoksazol +++ Amoxicillin + Sefiksim ++ Siprofloksasin +++ Metronidazol _ Dengan resep yang diberikan.s.

Pro: An. Ocin Umur: 1 tahun BB: 9 kg .c.f pulv No.m. X S 2 dd pulv I a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful