P. 1
Sel Dan Jaringan

Sel Dan Jaringan

|Views: 25|Likes:
Published by Ely Savitri
penjelasan tentang sel dan jaringan makhluk hidup
penjelasan tentang sel dan jaringan makhluk hidup

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ely Savitri on Apr 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

Struktur Fungsi Sel dan Jaringan

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah “Struktur fungsi sel dan jaringan”. Selawat berserta salam kami sanjungkan kepangkuan Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan ke alam berilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan sekarang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami juga menyadari bahwa tugas makalah ini masih banyak kekurangan baik dari segi isi, maupun dari segi penulisan, untuk itu kami mengharapkan kritikan dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan tugas makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ........................................................................... Daftar Isi ..................................................................................... i ii

BAB I: Pendahuluan.................................................................. A. Latar Belakang............................................................... B.Tujuan.............................................................................

1 1 1

BAB II : Tinjauan Teoritis A. Struktur Fungsi sel........................................................... 1. 2. 3. Pengertian ............................................................... Struktur sel.............................................................. Teori-teori tentang Sel.............................................. 2 2 2 5

B. Struktur fungsi jaringan..................................................... 6 1. 2. Pengertian............................................................... Struktur Jaringan .................................................... 6 6

BAB III : Penutup A. Kesimpulan ............................................................ B. Saran............................................................... ...... 10 10

Daftar Pustaka

B. Latar Belakang Pembuatan makalah didasarkan pada berbagai macam pendapat para ahli diantaranya Max Shultze . Makalah ini dibuat supaya penulis lebih memahami tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. . Robert Hooke. Robert Brown. menjelaskan semua teori-teori tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan yakni dilihat dari biologi. penulis dan pembaca dapat membedakan berbagai macam teori yang akan kami bahas. Hanstein. Maka dari itu penulis berharap. dan Rudolf Virchow. diantaranya teori-teori struktur fungsi sel dari para ahli dan buku biologi. Selain itu penulis juga berharap makalah ini dapat berguna bagi penulis dan pembaca dalam mempelajari dan memahami bab-bab ini. Makalah ini berisi tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. Tujuan Makalah ini dibuat untuk membahas tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan yang diungkapkan melalui teori-teori tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. Matthias Schleiden. Felix Durjadin.BAB I PENDAHULUAN A. Johanes Purkinje.

mitokondria yang terdapat di dalam sel berfungsi sebagai penghasil energy. Sel disebut sebagai unit terkecil karena sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri. penyusunan. Pengertian Sel Sel berasal dari kata latin cella yang berarti ruangan kecil. Sel juga disebut sebagai satuan fungsional makhluk hidup.BAB II TINJAUAN TEORITIS A. Gambar 1. Perkembangbiakan dilakukan melalui pembelahan sel. STRUKTUR FUNGSI SEL 1. Meskipun ukuran sel sangat kecil.1 Sel . yang dapat melaksanakan kehidupan. dan terhadap rangsangan. perombakan. strukturnya sangat rumit dan masing-masing bagian sel memiliki fungsi khusus. sifat makhluk hidup dapat diwariskan kepada keturunannya. Ukuran sel bermacammacam dan bentuk sel juga bermacam-macam. Sel disebut satuan struktural makhluk hidup. pembelahan sel dilakukan baik oleh organisme bersel satu mengadakan pembelahan secara langsung sedangkan sel-sel pada organisme bersel banyak mengalami pembelahan secara mitosis. reproduksi melalui pembelahan sel. Sel mengandung materi genetik. Dengan adanya materi genetik. yaitu materi penentun sifat-sifat makhluk hidup. Misalnya. Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup. Sel dapat melakukan proses kehidupan seperti melakukan respirasi. sedangkan lisosom berfungsi sebagai pencerna.

Dinding sel Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap. seperti reticulum endoplasma dan komplek golgi.3 Dinding Sel . namun mempunyai struktur yang berfungsi sama.2 Sel prokariotik 1. Gambar 1. Adapun sel prokariotik meliputi sebagai berikut: Gambar 1. nukleoid (berupa DNA dan RNA). Struktur sel prokariotik Semua sel prokariotik mempunyai membram plasma. dan sitoplasma yang mengandung ribosom.2. sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloropas. Struktur Sel Struktur sel dibagi menjadi struktuk sel prokariotik dan eukariotik. a. pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul. Sel prokariotik tidak memiliki membram inti. karena tidak mempunyai membram inti maka bahan inti yang berada di dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Selain itu. Ciri lain dari sel prokariotik adalah tidak memiliki sistem endomembram (membram dalam). yaitu mesosom dan kromatofor.

Mesosom berfungsi sebagai penghasil energi.2. Fungsinya sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya. dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dan ke dalam sel. Gambar 1. Membran plasma Membran sel atau membran plasma tersusun atas molekul lemak dan protein. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Metabolisme terdiri dari proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat. Biasanya mesosom terletak dekatb dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri.5 Sitoplasma 4. membram plasma melekuk ke dalam membentuk organel yang disebut mesosom. mineral. . protein. Mesosom Pada tempat tertentu. lemak. Sitoplasma Sitoplasma tersusun atas air. dan enzim-enzim di pergunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses metabolisme sel. Gambar 1.4 Membran Plasma 3.

di singkat DNA) merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa. DNA berfungsi sebagai pembawa informasi genetik.Gambar 1.6 Mesosom 5. Gambar 1. Gambar 1.7 Ribosom 6. dan basa-basa nitrogen. Ribosom Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein. yakni sifat-sifat yang harus di wariskan kepada keturunannya.8 DNA . DNA Asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid. fosfat.

RNA Asam ribonukleat (ribonucleic acid. sedangkan sel prokariotik tidak. Jadi bagian tertentu DNA melakukan transkripsi (mengkopidir) membentuk RNA.9 RNA b. Selanjutnya. kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein. Membran plasma Membran plasma membatasi sel dengan lingkungan luar. mitokondria. berfungsi mengatur pemasukan dan pengeluaran zat ke dalam dan ke luar sel dengan cara . Selain itu sel. Gambar 1. eukariotik memiliki sistem endomembram.7. sel eukariotik juga memiliki sentriol.10 sel eukariotik 1. RNA membawa kode-kode genetik sesuai dengan pesanan DNA. dan lisosom. bersifat semi/selektif permeabel. Struktur sel eukariotik Perbedaan pokok antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sel eukariotik memiliki membram inti. yakni memiliki organel-organel bermembram seperti retikulum endoplasma. sedangkan sel prokariotik tidak. Adapun sel eukariotik meliputi sebagai berikut: Gambar 1. disingkat RNA) merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. komplek Golgi.

13 Nukleus . protein dan kolesterol. Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk bulat dan oval. Membran plasma disusun oleh fosfolipid. Nukleus berdiameter 10 mikrometer.difusi. Gambar 1. osmosis.11 membran plasma 2. dan transport aktif. Gambar 1.12 Sitoplasma 3. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar inti. Nukleus Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di dalam sel. terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam organel sel hidup. Gambar 1.

4.karena letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma ( endoplasma ). Sentriol hanya dijumpai pada sel hewan. maka disebut sebagai retikulum endoplasma (disingkat RE ). Pada fase tertentu dalam daur hidupnya sentriol memiliki silia atau flagela. Gambar 1. sedangkan pada sel tumbuhan tidak. Retikulum Endoplasma Retikulum berasal dari kata Reticular yang berarti anyaman benang atau jala. baik sel hewan maupun sel tumbuhan. RE hanya dijumpai di dalam sel eukariotik.15 Retikulum Endoplasma . Sentriol Sentriol merupakan organel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan.14 sentriol 5. Gambar 1.

Pada sel tumbuhan. Lisosom Lisosom (lyso =pencernaan . Organel ini terletak di antara RE dan membran plasma. Ribosom tidak memiliki membran.17 Kompleks golgi 8. Ribosom Ribosom tersusun atas RNA-ribosom ( RNA-r ) dan protein. yaitu mencerna zat-zat yang masuk dalam sel. .16 ribosom 7.soma =tubuh ) merupakan membran berbentuk kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik yang disebut lisozim. Gambar 1. kompleks golgi disebut diktiosom.6. Gambar 1. Enzim ini berfungsi dalam pencernaan intrasel. Kompleks golgi Kompleks golgi sering disebut golgi saja.

3-1. artinya bentuknya mudah berubah.5-1 mikrometer dan panjang 3-10 mikrometer. Gambar 1. Mitokondria mempunyai sifat plastis.Gambar 1. hanya bergaris tengah 0.18 Badan mikro 10. Gambar 1. Secara umum dapat dikatakan bahwa mitokondria berbentuk butiran atau benang. Ukurannya seperti bakteri dengan diameter 0.18 lisosom 9. Badan Mikro Badan mikro disebut karena ukurannya yang kecil.20 mitokondria . Mitokondria Mitokondria merupakan penghasil energi (ATP) karena berfungsi untuk respirasi.5 mikro meter. Badan mikro terdiri atas peroksisom dan glioksisom.

21 mikrotubulus dan mikrofilamen 3. Tabung tabung kecil itu tersusun atas protein yang dikenal sebagai tubulin. Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma. tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) c. dan juga membentuk rangka dalam pada sel. 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam. 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus). Mikrotubulus dan Mikrofilamen Mikrotubulus merupakan organel berbentuk tabung atau pipa. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . Felix Durjadin (Prancis. Mikrofilamen tersusun atas dua macam protein. . f. Selain mikrotubulus. b.5 mikrometer dengan diameter 25 nm. Robert Hooke (Inggris. 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop.11. tipis yang memanjang. Robert Brown (Scotlandia. Diameter mikrofilamen hanya 5 nm. rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode”. Teori-teori Tentang Sel a. yaitu aktin dan miosin. Gambar 1. Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga). Mikrofilamen banyak terdapat pada sel-sel otot. yang panjangnya 2. e. Organel ini berbentuk benang-benang halus. d. yang juga berperan dalam gerakan sel adalah mikrofilamen. Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada strukturjaringan tumbuhan dan hewan. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula). konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup.

STRUKTUR FUNGSI JARINGAN 1. Endotelium berasal dari perkembangan laoisan mesoderma. Sedangkan epitelium yang melapisi rongga tubuh. h. sehingga hampir tidak ada ruangan antarsel. A. dan jaringan saraf. Jaringan epitelium dapat berasal dari perkembangan lapisan ektoderma. Proses pengeluaran atau pemasukan zat dari dalam atau luar tubuh banyak melalui epitelium. Epitelium yang melapisi dinding dalam kapiler darah. pembuluh limfa. paru-paru. Epitelium berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuk . mesoderma. dan rongga tubuh. 1. B. Permukaan sebelah luar yang memiliki jaringan epitelium adalah kulit. Struktur Jaringan Jaringan penyusun tubuh dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok. Jaringan Epitelium Jaringan epitelium merupakan jaringan penutup permukaan tubuh. sedangkan permukaan sebelah dalam tubuh yang mengandung epitelium adalah permukaan dalam usus. maka sifat permeabilitas dari sel-sel epitel memegang peranan penting dalam pertukaran zat antara lingkungan di luar tubuh dan di dalam tubuh. Pengertian Jaringan Jaringan adalah gabungan dari beberapa atau banyak sel yang memiliki fungsi yang sama dalam suatu ikatan. Mesotelium juga berasal dari lapisan mesoderma. atau endoderma. baik permukaan tubuh sebelah luar maupun sebelah dalam. pleura. Sel-sel epitelium terikat satu dengan lainnya oleh zat pengikat (semen) antarsel. Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla). 2.g. pembuluh darah. dan jantung disebut endotelium. yaitu jaringan epitelium. Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup. jaringan otot. jaringan ikat. dan peritoneum disebut mesotelium. misalnya perikardium. Jaringan epitelium dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuknya. serta berdasarkan struktur dan fungsinya. Nama epitelium sangat erat hubungannya dengan letaknya di dalam tubuh.

permukaan organ. dan retikuler. Berdasarkan jumlah lapisannya. epitelium dapat dibedakan menjadi epitelium sederhana dan epitelium berlapis. Jaringan ini terdapat di permukaan tubuh. Jaringan Ikat Ciri khusus jaringan ikat adalah memiliki komponen intaseluler yang disebut matriks. Epitelium berdasarkan struktur dan fungsi Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan epitelium dibedakan menjadi dua. Berdasarkan bentuk dan reaksi kimianya. Epitelium berlapis adalah epitelium yang terdiri atas beberapa lapis sel. jaringan ikat terdiri atas sel-sel jaringan ikat dan matriks. Kolagen terdapat pada . yaitu jaringan epitelium penutup dan jaringan epitelium kelenjar. Jaringan epitelium penutup Jaringan epitelium penutup berperan melapisi permukaan tubuh dan jaringan lainnya. Gambar 2. serat pada matriks dapat dibedakan menjadi tige jenis. kelenjar dibedakan menjadi dua. elastin.1 jaringan epithelium B. melapisi rongga. Epitelium sederhana adalah epitelium yang sel-selnya hanya selapis. yaitu serat kolagen. Berdasarkan cara kelenjar mensekresikan cairannya. Jaringan Epitelium kelenjar Jaringan epitelium kelenjar tersusun oleh sel sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair. 2. secara garis besar. yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. Dengan demikian. a. Matriks disekresikan oleh sel-sel jaringan ikat. Getah cair ini berbeda dengan darah dan cairan antar sel.Dua kriteria yang digunakan untuk mengklasifikasikan epitelium adalah jumlah lapisan sel dan bentuknya. atau merupakan lapisan disebelah dalam dari saluran yang ada pada tubuh. Serat kolagen berupa berkas beranekaragam yang berwarna putih. Serat nya mempunyai daya regang yang tinggi denagn elastisitas yang rendah. b.

jika kandungan asam hialuronat tinggi. Bahan ini terdapat dalam sendi. misalnya menyelubungi serat otot. Bahan dasar penyusun matriks adalah mukopolisakarida sulfat dan asam hialuronat. melekatkan jaringan dibawah kulit. sel tiang (menghasilkan subtansi heparin dan histamine). makrofag (berbentuk tidak teratur dan khusus terdapat pembuluh darah). misalnya sumsum tulang dan hati. Serat ini berperan dalam menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lain. Terdapat pada pembuluh darah.tendon. Bentuk bahan dasar ini adalah homogen setengah cair. Seratnya mempunyai elastisitas tinggi. mengelilingi. jika kandungan mukopolisakarida sulfatnya tinggi. Jaringan ikat longgar Susunan seratnya longgar dan memiliki banyak sustansi dasar. sel darah putih (melawan fatogen dan dapat bergerak bebas). Fibroblast (mensekresikan protein). antara lain. dan menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain. Menyokong.2 Jaringan Ikat 1. Ada berbagai jenis sel yang tertanam dalam matriks dan memiliki berbagai fungsi. Sebalinya. matriks bersifat lentur. Member bentuk organ dalam. . Fungsinya anatara lain. Serat elastin berwarna kuning dan lebih tipis dari serat kolagen. sel lemak (khusus untuk menyimpan sel lemak).Serat retikuler hamper sama dengan serat kolagen tetapi berukuran lebih kecil. Gambar 2. matriks bersifat kaku.

tulang rawan elastin (serat kolagen tidak tersebar dan bentuk serat elastic bergelombang).5 kartilago . lacuna-lakunanya bulat atau bulat telur dan berisi sel-sel kondrosit).Gambar 2. tulang rawan fibrosa (serat kolagen kasar dan tidak teratur.4 Jaringan ikat padat a. Gambar 2. Jaringan ikat padat dibagi menjadi dua jenis. jaringan ikat padat teratur pada tendon. Jaringan tulang 1. Gambar 2.3 jaringan ikat longgar 2. Tulang rawan (Kartilago) Ada tiga jenis tulang rawan yaitu tulang rawan hialin (memiliki serat kolagen yang tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat). yaitu jaringan ikat padat tak teratur yang terdapat pada bagian dermis kulit dan pembungkus tulang. Jaringan ikat padat Susunan sertnya padat dan memiliki sedikit bahan dasar dan sedikit sel jaringan ikat.

7 darah c. Osteosit dibentuk oleh osteoblas. Matriks penyusun tulang adalah kolegen dan kalsium fosfat yang memperkeras matriks sehingga tulang lebih keras. basofil. Tulang tersusun atas unit-unit yang dinamakan system havers. dan keeping darah (trombosit). Gambar 2. Sel darah putih terdiri atas monosit. rongga perut dan dada. sel darah putih berfungsi untuk melawan benda asing yang masuk kedalam tubuh. Jaringan ini berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan. di dalam tulang. Gambar 2. disebut juga jaringan lemak. sel darah putih (leukosit). Darah Sel darah meliputi sel darah merah (eritrosit). Sel darah merah berfungsi untuk mengangkut oksigen.2. Tulang sejati (Osteon) Sel tulang disebut osteosit. Tulang dibungkus oleh selaput yang disebut periosteum. Jaringan adipose Jaringan adipose adalah jaringan ikat yang terdiri atas sel-sel berukuran besar yang terspesialisasi untuk menyimpan lemak. sedangkan keeping darah berperan dalam proses pembekuan darah. Osteosit terletak di dalam lacuna. eosinofil. setiap havers mengandung pembuluh darah. Antara osteosit yang satu dengan yang lain dihubungkan oleh kanalikuli. limfosit. . Jaringan ini terdstribusi di bawah kulit. dan neutrofil.6 Tulang Osteon b. mencegah hilangnya panas secara berlebihan dan sebagai pelindung jaringan yang ada di dalamnya.

Jaringan otot a. Otot Jantung Sel otot jantung membentuk rantai dan sering bercabang dua atau lebih membentuk sinsitium. Gambar 1. Contoh saluran pencernaan.8 Jaringan adipose C. memiliki banyak inti yang terletak dibagian tepi sel. Contoh. c.Gambar 2. otot lurik .6 Otot polos . Otot polos Sel berbentuk gelendong. Kontraksi tidak di bawah pengaruh kesadaran. organ reproduksi. Kontraksi otot polos tidak di bawah pengaruh kesadaran sehingga disebut otot involunter. otot melekat pada rangga. kantong kemih. Memiliki satu atau dua inti sel yang terletak di bagian tengah sel. saluran pernapasan. Kontrasksi otot lurik di bawah kesadaran sehingga di senut otot volunter. otot jantung . memiliki satu inti yang terletak dibagian tengah. b. Otot lurik Sel berbentuk silinder yang panjang dan tidak bercabang.

Struktur sel saraf Gambar 1. Jaringan Saraf a. berfungsi mengirimkan implus dari system saraf pusat ke otot dan kelenjar yang akan melakukan respons tubuh.7 Struktur Saraf b. Jenis sel saraf Neuron sensori (aferen). Adakalanya implus ditransmisikan dari neuron snsori ke neuron motor.D. berperan sebagai penghubung implus saraf dari satu neuron ke neuron lain atau dari neuron mororik ke neuron sensorik. Neuron intermediate. Neuron motor (eferen). berfungsi menyampaikan rangsangan dari organ penerima rangsangan (reseptor) kepada system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Pada umumnya. . neuron motor menerima implus dari neuron intermediet.

Kedua sistem ini saling mengisi secara fungsional yang demikian luar biasa. reproduksi. Theodore Schwann (1801-1881). dan lain-lain pada berbagai jaringan maupun organ. Johanes Purkinje (1789-1869) mengadakan perubahan nama sarcode menjadi protoplasma.BAB III PENUTUP A. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi. seorang pakar zoologi Jerman dan Mathias Schleiden (1804-1881). Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme. sehingga unsur-unsur saraf dan endokrin sering dianggap menyusun sistem neuroendokrin. pakar botani Jerman mengemukakan bahwa tubuh hewan dan tumbuhan terdiri atas sel-sel. sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. seorang biolog Skotlandia menemukan inti (nukleus). Sel merupakan unit terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. atau bahkan sistem saraf bersama-sama dengan sistem endokrin mengontrol aktivitas organ atau jaringan tubuh. osmoregulasi. berdasarkan sifatnya (bagian hidup dan bagian yang mati). Sistem komunikasi ini selain dilakukan oleh sistem saraf.Sel dibedakan atas beberapa bentuk. seorang biolog Perancis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. diantaranya berdasarkan keadaan inti sel (sel eukariotik dan prokariotik). Robert Hooke (1665) dengan meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop yang terdiri dari ruangan-ruangan yang dibatasi oleh dinding disebut sel. Rudolf Virchow mengatakan sel berasal dari sel “Omnis Cellula Cellula”. Karena itulah. Felix Durjadin menemukan isi penyusun dalam rongga sel disebut sarcode. juga dilakukan oleh sistem endokrin. Jaringan komunikasi antara satu sel dengan yang lain menghasilkan suatu koordinasi untuk mengatur pertumbuhan. berdasarkan keadaan kromosom dan fungsinya (sel somatik dan reproduktif). seorang pakar anatomi mengemukakan protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan. . Max Schultze (1825-1874). Kesimpulan Sel pertama sekali ditemukan Ilmuwan Inggris. Robert Brown (1831). Pada tahun 1839. namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri.

• Kepada para pembaca kalau ingin lebih mengetahui tentang bahasan ini bisa membaca buku atau majalah-majalah yang memuat tentang struktur dan fungsi organel sel pada mahluk hidup. baik dari buku-buku penunjang atau internet. • Bagi kita dan generasi akan datang sudah sepatutnya untuk mengetahui struktur dan fungsi organel sel pada mahluk hidup. dan perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan. Saran Struktur dan fungsi organel-organel dalam sel akan mudah dipelajari jika ditunjang oleh banyak literatur. Sehingga kita dapat mengetahui hubungan antara struktur dan fungsi dari masing-masing organel dengan jelas. .B. Selain itu kita juga dapat memahami hubungan antara organel-organel tersebut di dalam sel.

Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Komunikasi Antar Sel. fifth edition. http://askar. Edisi Kedua.DAFTAR PUSTAKA Alberts B. A. N. Stone. fort Worth : Saunders-College Publishing. Jakarta : Depdikbud.perikanan. 1989. 1994. 2004. Biologi Molekuler Sel. [ 13 Oktober 2010 ] Curtis. Helena. Solomon et. Bernes. Singapore : Tien Wah Press. Biology. Kirei. Biology. David. . Inc. 3rd ed. http://wikimedia. Sue.umi. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (GBPP) Mata Pelajaran Biologi.commons [ 13 Oktober 2010 ] Yunus. 1993. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Al. 2008. 2009. Biodiversity of Indonesia. Fisiologi Hewan. Worth Publishers.com/. 1997.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->