Struktur Fungsi Sel dan Jaringan

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah “Struktur fungsi sel dan jaringan”. Selawat berserta salam kami sanjungkan kepangkuan Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan ke alam berilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan sekarang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami juga menyadari bahwa tugas makalah ini masih banyak kekurangan baik dari segi isi, maupun dari segi penulisan, untuk itu kami mengharapkan kritikan dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan tugas makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ........................................................................... Daftar Isi ..................................................................................... i ii

BAB I: Pendahuluan.................................................................. A. Latar Belakang............................................................... B.Tujuan.............................................................................

1 1 1

BAB II : Tinjauan Teoritis A. Struktur Fungsi sel........................................................... 1. 2. 3. Pengertian ............................................................... Struktur sel.............................................................. Teori-teori tentang Sel.............................................. 2 2 2 5

B. Struktur fungsi jaringan..................................................... 6 1. 2. Pengertian............................................................... Struktur Jaringan .................................................... 6 6

BAB III : Penutup A. Kesimpulan ............................................................ B. Saran............................................................... ...... 10 10

Daftar Pustaka

Tujuan Makalah ini dibuat untuk membahas tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan yang diungkapkan melalui teori-teori tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. Felix Durjadin. Hanstein. Maka dari itu penulis berharap. penulis dan pembaca dapat membedakan berbagai macam teori yang akan kami bahas. dan Rudolf Virchow. Selain itu penulis juga berharap makalah ini dapat berguna bagi penulis dan pembaca dalam mempelajari dan memahami bab-bab ini. Latar Belakang Pembuatan makalah didasarkan pada berbagai macam pendapat para ahli diantaranya Max Shultze . .BAB I PENDAHULUAN A. diantaranya teori-teori struktur fungsi sel dari para ahli dan buku biologi. menjelaskan semua teori-teori tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan yakni dilihat dari biologi. Makalah ini berisi tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. Robert Hooke. Johanes Purkinje. Makalah ini dibuat supaya penulis lebih memahami tentang Struktur fungsi sel dan struktur fungsi jaringan. Matthias Schleiden. Robert Brown. B.

Dengan adanya materi genetik.BAB II TINJAUAN TEORITIS A. Sel juga disebut sebagai satuan fungsional makhluk hidup. dan terhadap rangsangan. penyusunan. Sel disebut satuan struktural makhluk hidup. Sel dapat melakukan proses kehidupan seperti melakukan respirasi. STRUKTUR FUNGSI SEL 1. mitokondria yang terdapat di dalam sel berfungsi sebagai penghasil energy. perombakan. sifat makhluk hidup dapat diwariskan kepada keturunannya. strukturnya sangat rumit dan masing-masing bagian sel memiliki fungsi khusus. Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup. yaitu materi penentun sifat-sifat makhluk hidup. Gambar 1. Sel mengandung materi genetik.1 Sel . Meskipun ukuran sel sangat kecil. Perkembangbiakan dilakukan melalui pembelahan sel. yang dapat melaksanakan kehidupan. reproduksi melalui pembelahan sel. sedangkan lisosom berfungsi sebagai pencerna. Misalnya. pembelahan sel dilakukan baik oleh organisme bersel satu mengadakan pembelahan secara langsung sedangkan sel-sel pada organisme bersel banyak mengalami pembelahan secara mitosis. Sel disebut sebagai unit terkecil karena sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri. Ukuran sel bermacammacam dan bentuk sel juga bermacam-macam. Pengertian Sel Sel berasal dari kata latin cella yang berarti ruangan kecil.

2. namun mempunyai struktur yang berfungsi sama. Selain itu.2 Sel prokariotik 1. karena tidak mempunyai membram inti maka bahan inti yang berada di dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. yaitu mesosom dan kromatofor. seperti reticulum endoplasma dan komplek golgi. sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloropas.3 Dinding Sel . a. Gambar 1. Sel prokariotik tidak memiliki membram inti. dan sitoplasma yang mengandung ribosom. pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul. Adapun sel prokariotik meliputi sebagai berikut: Gambar 1. nukleoid (berupa DNA dan RNA). Struktur sel prokariotik Semua sel prokariotik mempunyai membram plasma. Dinding sel Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap. Ciri lain dari sel prokariotik adalah tidak memiliki sistem endomembram (membram dalam). Struktur Sel Struktur sel dibagi menjadi struktuk sel prokariotik dan eukariotik.

.5 Sitoplasma 4. dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dan ke dalam sel. lemak. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Biasanya mesosom terletak dekatb dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri. Fungsinya sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya. Sitoplasma Sitoplasma tersusun atas air. dan enzim-enzim di pergunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses metabolisme sel. Mesosom Pada tempat tertentu. membram plasma melekuk ke dalam membentuk organel yang disebut mesosom. Membran plasma Membran sel atau membran plasma tersusun atas molekul lemak dan protein.2. Mesosom berfungsi sebagai penghasil energi. Gambar 1.4 Membran Plasma 3. Metabolisme terdiri dari proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat. mineral. Gambar 1. protein.

fosfat.8 DNA .7 Ribosom 6. DNA berfungsi sebagai pembawa informasi genetik. di singkat DNA) merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa.6 Mesosom 5. Gambar 1. DNA Asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid. Ribosom Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein.Gambar 1. yakni sifat-sifat yang harus di wariskan kepada keturunannya. dan basa-basa nitrogen. Gambar 1.

yakni memiliki organel-organel bermembram seperti retikulum endoplasma. sedangkan sel prokariotik tidak. Struktur sel eukariotik Perbedaan pokok antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sel eukariotik memiliki membram inti. eukariotik memiliki sistem endomembram.10 sel eukariotik 1. RNA Asam ribonukleat (ribonucleic acid.9 RNA b. dan lisosom. komplek Golgi. Gambar 1. disingkat RNA) merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. Adapun sel eukariotik meliputi sebagai berikut: Gambar 1. RNA membawa kode-kode genetik sesuai dengan pesanan DNA.7. sel eukariotik juga memiliki sentriol. berfungsi mengatur pemasukan dan pengeluaran zat ke dalam dan ke luar sel dengan cara . kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein. Selain itu sel. Membran plasma Membran plasma membatasi sel dengan lingkungan luar. mitokondria. Jadi bagian tertentu DNA melakukan transkripsi (mengkopidir) membentuk RNA. bersifat semi/selektif permeabel. Selanjutnya. sedangkan sel prokariotik tidak.

Membran plasma disusun oleh fosfolipid. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar inti.13 Nukleus .11 membran plasma 2. Gambar 1. terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam organel sel hidup. Gambar 1. dan transport aktif.difusi. Nukleus Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di dalam sel. Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk bulat dan oval. Nukleus berdiameter 10 mikrometer. protein dan kolesterol. Gambar 1. osmosis.12 Sitoplasma 3.

baik sel hewan maupun sel tumbuhan. Sentriol Sentriol merupakan organel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan. Gambar 1. Sentriol hanya dijumpai pada sel hewan.4.karena letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma ( endoplasma ).15 Retikulum Endoplasma . Retikulum Endoplasma Retikulum berasal dari kata Reticular yang berarti anyaman benang atau jala. Gambar 1. Pada fase tertentu dalam daur hidupnya sentriol memiliki silia atau flagela.14 sentriol 5. RE hanya dijumpai di dalam sel eukariotik. maka disebut sebagai retikulum endoplasma (disingkat RE ). sedangkan pada sel tumbuhan tidak.

Pada sel tumbuhan. Ribosom Ribosom tersusun atas RNA-ribosom ( RNA-r ) dan protein. yaitu mencerna zat-zat yang masuk dalam sel.soma =tubuh ) merupakan membran berbentuk kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik yang disebut lisozim.6. Ribosom tidak memiliki membran.16 ribosom 7. Gambar 1. Kompleks golgi Kompleks golgi sering disebut golgi saja.17 Kompleks golgi 8. . Enzim ini berfungsi dalam pencernaan intrasel. kompleks golgi disebut diktiosom. Gambar 1. Lisosom Lisosom (lyso =pencernaan . Organel ini terletak di antara RE dan membran plasma.

Gambar 1.5-1 mikrometer dan panjang 3-10 mikrometer.18 Badan mikro 10. Ukurannya seperti bakteri dengan diameter 0. Badan Mikro Badan mikro disebut karena ukurannya yang kecil. hanya bergaris tengah 0. Secara umum dapat dikatakan bahwa mitokondria berbentuk butiran atau benang. Mitokondria Mitokondria merupakan penghasil energi (ATP) karena berfungsi untuk respirasi.Gambar 1. Mitokondria mempunyai sifat plastis.18 lisosom 9.3-1. Gambar 1. Badan mikro terdiri atas peroksisom dan glioksisom. artinya bentuknya mudah berubah.5 mikro meter.20 mitokondria .

11. Mikrofilamen tersusun atas dua macam protein. tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) c. Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada strukturjaringan tumbuhan dan hewan. rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode”. f. Diameter mikrofilamen hanya 5 nm. Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga). 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam.5 mikrometer dengan diameter 25 nm. . Gambar 1. 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma. Teori-teori Tentang Sel a. Robert Hooke (Inggris. 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus). Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula). Tabung tabung kecil itu tersusun atas protein yang dikenal sebagai tubulin. Mikrofilamen banyak terdapat pada sel-sel otot. b. Organel ini berbentuk benang-benang halus. yang juga berperan dalam gerakan sel adalah mikrofilamen. konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. Robert Brown (Scotlandia. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . Mikrotubulus dan Mikrofilamen Mikrotubulus merupakan organel berbentuk tabung atau pipa.21 mikrotubulus dan mikrofilamen 3. d. tipis yang memanjang. yaitu aktin dan miosin. dan juga membentuk rangka dalam pada sel. Felix Durjadin (Prancis. Selain mikrotubulus. e. yang panjangnya 2.

sehingga hampir tidak ada ruangan antarsel. Permukaan sebelah luar yang memiliki jaringan epitelium adalah kulit. Proses pengeluaran atau pemasukan zat dari dalam atau luar tubuh banyak melalui epitelium. misalnya perikardium. serta berdasarkan struktur dan fungsinya. A. Endotelium berasal dari perkembangan laoisan mesoderma. Jaringan epitelium dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuknya. baik permukaan tubuh sebelah luar maupun sebelah dalam. dan peritoneum disebut mesotelium. pleura. Struktur Jaringan Jaringan penyusun tubuh dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok. h. 2.g. dan rongga tubuh. dan jantung disebut endotelium. sedangkan permukaan sebelah dalam tubuh yang mengandung epitelium adalah permukaan dalam usus. atau endoderma. B. mesoderma. 1. pembuluh limfa. Jaringan epitelium dapat berasal dari perkembangan lapisan ektoderma. Epitelium berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuk . pembuluh darah. Sel-sel epitelium terikat satu dengan lainnya oleh zat pengikat (semen) antarsel. Epitelium yang melapisi dinding dalam kapiler darah. maka sifat permeabilitas dari sel-sel epitel memegang peranan penting dalam pertukaran zat antara lingkungan di luar tubuh dan di dalam tubuh. Sedangkan epitelium yang melapisi rongga tubuh. Nama epitelium sangat erat hubungannya dengan letaknya di dalam tubuh. Jaringan Epitelium Jaringan epitelium merupakan jaringan penutup permukaan tubuh. jaringan ikat. Mesotelium juga berasal dari lapisan mesoderma. Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla). paru-paru. yaitu jaringan epitelium. STRUKTUR FUNGSI JARINGAN 1. Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup. jaringan otot. dan jaringan saraf. Pengertian Jaringan Jaringan adalah gabungan dari beberapa atau banyak sel yang memiliki fungsi yang sama dalam suatu ikatan.

kelenjar dibedakan menjadi dua. Jaringan Epitelium kelenjar Jaringan epitelium kelenjar tersusun oleh sel sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair. Jaringan ini terdapat di permukaan tubuh. a. Berdasarkan jumlah lapisannya. b. Gambar 2.1 jaringan epithelium B. yaitu serat kolagen.Dua kriteria yang digunakan untuk mengklasifikasikan epitelium adalah jumlah lapisan sel dan bentuknya. Getah cair ini berbeda dengan darah dan cairan antar sel. dan retikuler. Dengan demikian. Matriks disekresikan oleh sel-sel jaringan ikat. serat pada matriks dapat dibedakan menjadi tige jenis. Berdasarkan cara kelenjar mensekresikan cairannya. elastin. yaitu jaringan epitelium penutup dan jaringan epitelium kelenjar. Jaringan epitelium penutup Jaringan epitelium penutup berperan melapisi permukaan tubuh dan jaringan lainnya. Jaringan Ikat Ciri khusus jaringan ikat adalah memiliki komponen intaseluler yang disebut matriks. Epitelium berdasarkan struktur dan fungsi Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan epitelium dibedakan menjadi dua. Kolagen terdapat pada . melapisi rongga. jaringan ikat terdiri atas sel-sel jaringan ikat dan matriks. yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. Serat kolagen berupa berkas beranekaragam yang berwarna putih. secara garis besar. Epitelium berlapis adalah epitelium yang terdiri atas beberapa lapis sel. Berdasarkan bentuk dan reaksi kimianya. Serat nya mempunyai daya regang yang tinggi denagn elastisitas yang rendah. 2. permukaan organ. atau merupakan lapisan disebelah dalam dari saluran yang ada pada tubuh. Epitelium sederhana adalah epitelium yang sel-selnya hanya selapis. epitelium dapat dibedakan menjadi epitelium sederhana dan epitelium berlapis.

matriks bersifat kaku. Bentuk bahan dasar ini adalah homogen setengah cair. Seratnya mempunyai elastisitas tinggi. melekatkan jaringan dibawah kulit. sel lemak (khusus untuk menyimpan sel lemak). Bahan dasar penyusun matriks adalah mukopolisakarida sulfat dan asam hialuronat. misalnya menyelubungi serat otot.tendon. Serat ini berperan dalam menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lain. Fibroblast (mensekresikan protein). misalnya sumsum tulang dan hati. Jaringan ikat longgar Susunan seratnya longgar dan memiliki banyak sustansi dasar. Menyokong. Terdapat pada pembuluh darah. antara lain. Member bentuk organ dalam. Bahan ini terdapat dalam sendi. . Fungsinya anatara lain. dan menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain. Gambar 2. jika kandungan asam hialuronat tinggi. makrofag (berbentuk tidak teratur dan khusus terdapat pembuluh darah). jika kandungan mukopolisakarida sulfatnya tinggi. mengelilingi. sel darah putih (melawan fatogen dan dapat bergerak bebas). matriks bersifat lentur. Serat elastin berwarna kuning dan lebih tipis dari serat kolagen.2 Jaringan Ikat 1. Ada berbagai jenis sel yang tertanam dalam matriks dan memiliki berbagai fungsi. Sebalinya.Serat retikuler hamper sama dengan serat kolagen tetapi berukuran lebih kecil. sel tiang (menghasilkan subtansi heparin dan histamine).

Gambar 2. Gambar 2. tulang rawan elastin (serat kolagen tidak tersebar dan bentuk serat elastic bergelombang).4 Jaringan ikat padat a.5 kartilago .3 jaringan ikat longgar 2. Jaringan tulang 1.Gambar 2. Tulang rawan (Kartilago) Ada tiga jenis tulang rawan yaitu tulang rawan hialin (memiliki serat kolagen yang tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat). Jaringan ikat padat Susunan sertnya padat dan memiliki sedikit bahan dasar dan sedikit sel jaringan ikat. yaitu jaringan ikat padat tak teratur yang terdapat pada bagian dermis kulit dan pembungkus tulang. Jaringan ikat padat dibagi menjadi dua jenis. lacuna-lakunanya bulat atau bulat telur dan berisi sel-sel kondrosit). jaringan ikat padat teratur pada tendon. tulang rawan fibrosa (serat kolagen kasar dan tidak teratur.

dan keeping darah (trombosit). Antara osteosit yang satu dengan yang lain dihubungkan oleh kanalikuli. rongga perut dan dada.2. Osteosit dibentuk oleh osteoblas. basofil. Tulang sejati (Osteon) Sel tulang disebut osteosit. Sel darah putih terdiri atas monosit. .6 Tulang Osteon b. Jaringan ini terdstribusi di bawah kulit. disebut juga jaringan lemak. eosinofil. Matriks penyusun tulang adalah kolegen dan kalsium fosfat yang memperkeras matriks sehingga tulang lebih keras. setiap havers mengandung pembuluh darah. Sel darah merah berfungsi untuk mengangkut oksigen.7 darah c. Jaringan ini berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan. di dalam tulang. sel darah putih (leukosit). dan neutrofil. Jaringan adipose Jaringan adipose adalah jaringan ikat yang terdiri atas sel-sel berukuran besar yang terspesialisasi untuk menyimpan lemak. Darah Sel darah meliputi sel darah merah (eritrosit). Gambar 2. Osteosit terletak di dalam lacuna. limfosit. mencegah hilangnya panas secara berlebihan dan sebagai pelindung jaringan yang ada di dalamnya. Tulang tersusun atas unit-unit yang dinamakan system havers. sel darah putih berfungsi untuk melawan benda asing yang masuk kedalam tubuh. sedangkan keeping darah berperan dalam proses pembekuan darah. Gambar 2. Tulang dibungkus oleh selaput yang disebut periosteum.

memiliki satu inti yang terletak dibagian tengah. Kontraksi otot polos tidak di bawah pengaruh kesadaran sehingga disebut otot involunter. Memiliki satu atau dua inti sel yang terletak di bagian tengah sel. saluran pernapasan. Kontraksi tidak di bawah pengaruh kesadaran. Contoh saluran pencernaan.8 Jaringan adipose C. Gambar 1. memiliki banyak inti yang terletak dibagian tepi sel. otot melekat pada rangga. organ reproduksi. Otot Jantung Sel otot jantung membentuk rantai dan sering bercabang dua atau lebih membentuk sinsitium. Contoh. otot jantung .Gambar 2. kantong kemih. Otot lurik Sel berbentuk silinder yang panjang dan tidak bercabang. c. Kontrasksi otot lurik di bawah kesadaran sehingga di senut otot volunter. otot lurik . Jaringan otot a. b. Otot polos Sel berbentuk gelendong.6 Otot polos .

neuron motor menerima implus dari neuron intermediet. Adakalanya implus ditransmisikan dari neuron snsori ke neuron motor. Neuron intermediate. Jenis sel saraf Neuron sensori (aferen). Neuron motor (eferen). Jaringan Saraf a. Pada umumnya. berfungsi mengirimkan implus dari system saraf pusat ke otot dan kelenjar yang akan melakukan respons tubuh.D. berfungsi menyampaikan rangsangan dari organ penerima rangsangan (reseptor) kepada system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). .7 Struktur Saraf b. berperan sebagai penghubung implus saraf dari satu neuron ke neuron lain atau dari neuron mororik ke neuron sensorik. Struktur sel saraf Gambar 1.

berdasarkan sifatnya (bagian hidup dan bagian yang mati). Max Schultze (1825-1874). Robert Brown (1831). Robert Hooke (1665) dengan meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop yang terdiri dari ruangan-ruangan yang dibatasi oleh dinding disebut sel.Sel dibedakan atas beberapa bentuk. berdasarkan keadaan kromosom dan fungsinya (sel somatik dan reproduktif). namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. juga dilakukan oleh sistem endokrin. seorang pakar zoologi Jerman dan Mathias Schleiden (1804-1881). Kedua sistem ini saling mengisi secara fungsional yang demikian luar biasa. Jaringan komunikasi antara satu sel dengan yang lain menghasilkan suatu koordinasi untuk mengatur pertumbuhan. atau bahkan sistem saraf bersama-sama dengan sistem endokrin mengontrol aktivitas organ atau jaringan tubuh.BAB III PENUTUP A. Theodore Schwann (1801-1881). Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme. Sistem komunikasi ini selain dilakukan oleh sistem saraf. Rudolf Virchow mengatakan sel berasal dari sel “Omnis Cellula Cellula”. diantaranya berdasarkan keadaan inti sel (sel eukariotik dan prokariotik). sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Karena itulah. Pada tahun 1839. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi. seorang biolog Skotlandia menemukan inti (nukleus). reproduksi. Johanes Purkinje (1789-1869) mengadakan perubahan nama sarcode menjadi protoplasma. Felix Durjadin menemukan isi penyusun dalam rongga sel disebut sarcode. seorang pakar anatomi mengemukakan protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan. . seorang biolog Perancis. pakar botani Jerman mengemukakan bahwa tubuh hewan dan tumbuhan terdiri atas sel-sel. dan lain-lain pada berbagai jaringan maupun organ. sehingga unsur-unsur saraf dan endokrin sering dianggap menyusun sistem neuroendokrin. Sel merupakan unit terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Kesimpulan Sel pertama sekali ditemukan Ilmuwan Inggris. osmoregulasi.

Selain itu kita juga dapat memahami hubungan antara organel-organel tersebut di dalam sel. • Bagi kita dan generasi akan datang sudah sepatutnya untuk mengetahui struktur dan fungsi organel sel pada mahluk hidup. Sehingga kita dapat mengetahui hubungan antara struktur dan fungsi dari masing-masing organel dengan jelas. dan perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan. • Kepada para pembaca kalau ingin lebih mengetahui tentang bahasan ini bisa membaca buku atau majalah-majalah yang memuat tentang struktur dan fungsi organel sel pada mahluk hidup.B. . Saran Struktur dan fungsi organel-organel dalam sel akan mudah dipelajari jika ditunjang oleh banyak literatur. baik dari buku-buku penunjang atau internet.

http://askar.commons [ 13 Oktober 2010 ] Yunus.com/. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. [ 13 Oktober 2010 ] Curtis. David. Fisiologi Hewan. Solomon et. 1994. Jakarta : Depdikbud. Helena. Stone. Al. Worth Publishers. 3rd ed. 2004. Edisi Kedua. 2009. Sue. Bernes. Kirei. http://wikimedia.DAFTAR PUSTAKA Alberts B. Biologi Molekuler Sel. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.perikanan. fifth edition. Komunikasi Antar Sel. 1997. A. . Inc. Biology. 2008. 1989. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (GBPP) Mata Pelajaran Biologi. fort Worth : Saunders-College Publishing.umi. Biodiversity of Indonesia. Singapore : Tien Wah Press. 1993. N. Biology.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful