LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA A.

Pendahuluan Menghadapi era globalisasi ekonomi, ancaman bahaya laten terorisme, komunisme dan fundamentalisme merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Akhir-akhir ini bangsa Indonesia patut mewaspadai pengelompokan suku bangsa di Indonesia yang kini semakin kuat, yaitu ketika bangsa ini kembali dicoba oleh pengaruh asing untuk di kotak-kotakan tidak saja oleh konflik vertikal tetapi juga oleh pandangan terhadap ke Tuhanan Yang Maha Esa. Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia merupakan karya besar bangsa Indonesia dan merupakan lambang ideologi bangsa Indonesia yang setingkat dengan ideologi besar di dunia lainnya. Bangsa Indonesia menggunakan Pancasila sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila juga dijadikan pedoman dalam pelaksaan pemerintahan. Pada 1 Juni 1945, dalam sidang Badan Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), perkataan Pancasila artinya lima asas dasar digunakan oleh Presiden Sukarno untuk memberi nama pada lima prinsip dasar negara Indonesia yang diusulkannya. Perkataan tersebut dibisikkan oleh temannya seorang ahli bahasa yang duduk di samping Sukarno, yaitu Muhammad Hatta. Sejarah Indonesia telah mencatat bahwa di antara tokoh perumus Pancasila itu ialah, Mr. Mohammad Yamin, Prof. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

1

Dapat dikemukakan mengapa Pancasila itu sakti dan selalu dapat bertahan dari guncangan kisruh politik di negara ini. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap meyakini Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia. 2 . B. menghargai. Dengan demikian Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia bertujuan agar warga negara Indonesia menghormati. yaitu pertama ialah karena secara intrinsik dalam Pancasila itu mengandung toleransi. Pembelajaran pancasila secara lebih mendalam sangat penting untuk memajukan bangsa Indonesia. sebab kebudayaan dapat dilestarikan atau dikembangkan dengan jalur mewariskan kebudayaan dari generasi ke generasi penerus dengan jalan pendidikan baik secara formal maupun nonformal. Landasan Kulturan Pendidikan Pancasila Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik. Oleh karena itu kelompok kami sangat tertarik untuk menggali lebih dalam tentang landasan dan tujuan adanya pendidikan pancasila. dan siapa yang menantang Pancasila berarti dia menentang toleransi. menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara Indonesia.

Negara komunisme dan liberalisme meletakkan dasar filsafat Made Pidarta. Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik. Pengantar Ilmu Antropologi. sedangkan setiap manusia selalu menjadi anggota masyarakat dan pendukung kebudayaan tertentu. Setiap bangsa di dunia dalam hidup bermasyarakat. berbangsa dan bernegara senantiasa memiliki suatu pandangan hidup. kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap perubahan zaman. filsafat hidup serta pegangan hidup agar tidak terombang-ambing dalam kancah pergaulan masyarakat. hlm. 2007). hlm. 1999). Oleh karena itu dalam Undang-undang RI no. Landasan Pendidikan.Pendidikan selalu terkait dengan manusia. Setiap bangsa memiliki ciri khas serta pandangan hidup yang berbeda dengan bangsa lain. 170 1 3 . (Jakarta: Rineka. yang berakar pada nilai-nilai agama. tindakan dan hasil kerja manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan belajar. Sebaliknya pelaksanaan pendidikan ikut ditentukan oleh kebuadayaan masyarakat dimana proses pendidikan berlangsung. 2 Koentjaraningrat. Stimulas Pendidikan Bercorak Indonesia. 45. gagasan. pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasar Pancasila dan undang-undang Dasar Negara republik Indonesia Tahun 1945.2 Anggota masyarakat berusaha melakukan perubahan-perubahan yang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga utamanya pendidikan dan keluarga. (Jakarta: Bumi Aksara. kebudayaan dapat diwariskan dengan jalan meneruskan kepada generasi penerus melalui pendidikan. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 ditegaskan bahwa.1 Budaya menurut Koentjaraningrat adalah keseluruhan sistem.

Hatta . Yamin. Supomo serta pendiri negara lainnya. Melainkan merupakan suatu hasil karya besar bangsa indonesia sendiri yang diangkat dari nilai-nilai kultural yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri melalui proses refletosi filsofis para pendiri negara. Oleh karena itu para generasi penerus bangsa terutama dalam kalangan intelektual kampus sudah seharusnya untuk mendalami secara dinamis dalam diri pengembangannya sesuai dengan tuntunan zaman. Berbeda dengan bangsa lain. Pancasila sudah dikenal dikenal sejak zaman Majapahit dalam buku Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantule yang diartikan lima perintah kesusilaan (pancasila karma) yang berisi lima larangan sebagai berikut : 1. Nilai-nilai kenegaraan dan kemasyarakatan yang terkandung dalam sila-sila pancasila bukanlah hanya merupakan suatu hasil konseptual seseorang saja. M. M. misalnya komunisme berdasarkan ideologinya. bangsa Indonesia berdasarkan pandangan hidupnya dalam masyarakat berbangsa dan bernegara pada suatu asas kultural yang dimiliki dan melekat pada bangsa itu sendiri.negaranya pada suatu konsep ideologi tertentu. Satu-satunya karya besar bangsa Indonesia yang sejajar dengan karya besar bangsa lain di dunia adalah pemikiran tentang bangsa dan negara yang berdasarkan pandangan hidup suatu prinsip nilai yang tertuang dalam sila-sila pancasila. Seperti Soekarno. Melakukan kekerasan 4 .

2004). 1989). Aim Abdulkarim. (Jakarta: Wacana.2. Untuk SMA Kelas XI. 3.4 Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah jati diri dan kepribadian bangsa yang merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat Indonesia sendiri dengan memiliki sifat keterbukaan sehingga dapat mengadaptasikan dirinya dengan dan terhadap perkembangan zaman di samping memiliki dinamika internal secara selektif dalam proses adaptasi yang dilakukannya. lebihlebih di era globalisasi dewasa ini. terutama pada saat-saat menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh baik yang datang dari luar maupun yang muncul dari dalam. 67.3 Pandangan hidup suatu bangsa merupakan sesuatu yang tidak dapat dilepaspisahkan dari kehidupan bangsa yang bersangkutan. 5. hlm. hlm. Bangsa yang tidak memiliki pandangan hidup adalah bangsa yang tidak memiliki jati diri (identitas) dan kepribadian. Dengan demikian generasi penerus bangsa dapat memperkaya nilai-nilai Pancasila sesuai dengan tingkat perkembangan dan tantangan zaman yang dihadapinya terutama dalam meraih keunggulan IPTEK tanpa kehilangan jati dirinya. 150-152 4 Soeryanto Poespowardoyo. Kewarganegaraan . sehingga akan dengan mudah terombang-ambing dalam menjalani kehidupannya.. (Bandung : Grafindo Media Pratama. 3 5 . Filsafat Pancasila. Mencuri Berjiwa dengki Berbohong Mabuk akibat minuman keras. 4.

Memiliki kemampuan untuk mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya. Mengenali perubahan-perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan. 2010). Memiliki kemampuan untuk mengambil sikap yang bertanggungjawab sesuai dengan hati nuraninya. (Jakarta. yaitu perilaku yang memancarkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai golongan agama. perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran diarahkan pada perilaku yang mendukung upaya terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.38/DIKTI/Kep/2003. 5 6 . hlm.Dalam UU No. kebudayaan. dan beraneka ragam kepentingan. Sarbini Syahrial. Pendidikan Pancasila bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. dijelaskan bahwa tujuan Pendidikan Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan sehari-hari. dengan sikap dan perilaku:5 1. 2. 2 Tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional dan juga termuat dalam SK Dirjen Dikti. 3. Ghalia. No. teknologi dan seni. Pendidikan Pancasila Di Perguruan Tinggi.

sdangkan sifat penuh tanggung 7 . Melalui Pendidikan Pancasila. perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran diarahkan pada perilaku yang mendukung upaya terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 5. Kompetensi yang diharapkan dari pendidikan pancasila diartikan sebagai seperangkat tindakan intelektual penuh tanggung jawab berorientasi pada kompetensi mahasiswa pada bidang profesi masing-masing. Dijelaskan bahwa tujuan Pendidikan Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan sehari-hari. warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami. penuh tanggung jawab sebagai seorang warga negara dalam memecahkan berbagai masalah dalam hidup bermasyarakat. dan beraneka ragam kepentingan.4. yaitu perilaku yang memancarkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai golongan agama. dan bernegara dengan menerapkan pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Memiliki kemampuan untuk memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesia. Sifat intelektual tersebut tercermin pada kemahiran. Kompetensi lulusan pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual. kebudayaan. berbangsa. ketepatan dan keberhasilan bertindak. menganilisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten berdasarkan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.

Kesimpulan Menurut landasan kultural. kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik karena kebudayaan dapat dilestarikan atau dikembangkan dengan jalan pendidikan.jawab diperlihatkan sebagai kebenaran tindakan ditilik dari aspek iptek. Dengan demikian generasi penerus bangsa dapat memperkaya nilai-nilai pancasila untuk menghadapi tantangan pada zaman yang akan datang. 8 . Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. maka dari itulah pancasila disebut sebagai jati diri bangsa Indonesia. kebudayaan akan bisa dilestarikan. maka dari itulah melalui pendidikan. C. Kebudayaan juga bisa disebut sebagai jati diri bangsa karena bangsa Indonesia kaya akan kebudayaan yang harus kita lestarikan. etika ataupun kepatutan agama serta budaya.

DAFTAR KEPUSTAKAAN Abdulkarim. Koentjaraningrat. Jakarta: Bumi Aksara. Pidarta. Jakarta: Wacana. Sarbini. 1989. 2010. Pengantar Ilmu Antropologi. 2007. Soeryanto. Kewarganegaraan . Jakarta. Made. Syahrial. Jakarta: Rineka. Poespowardoyo. Ghalia. Stimulas Pendidikan Bercorak Indonesia. Pendidikan Pancasila Di Perguruan Tinggi. Aim. Untuk SMA Kelas XI. Filsafat Pancasila. 9 . Bandung : Grafindo Media Pratama. 2004. 1999. Landasan Pendidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful