Teknik Ototronik

BAB I DASAR-DASAR KEJURUAN MESIN
1.1 Dasar Ilmu Statika dan Tegangan
Garis kerja gaya Ilmu statika pada dasarnya (retaining wall). merupakan pengembangan dari ilmu fisika, yang menjelaskan Oleh karena itu, penguasaan kejadian alam sehari-hari, yang ilmu statika sangat penting dan berkaitan dengan gaya-gaya yang membantu insinyur sipil dalam kaitannya dengan perencanaan suatu bekerja pada sebuah benda. Insinyur sipil dalam hal ini bekerja struktur. dalam bidang perencanaan, pelaksanaan dan perawatan atau 1.1.1 Gaya perbaikan konstruksi bangunan sipil. Gaya adalah sesuatu yang Fungsi utama bangunan sipil adalah mendukung gaya-gaya yang berasal menyebabkan deformasi pada suatu dari beban-beban yang dipikul oleh struktur. Gaya mempunyai besaran dan arah, digambarkan dalam bangunan tersebut. vektor yang arahnya Sebagai contoh adalah beban bentuk ditunjukkan dengan anak panah, lalu lintas kendaraan pada panjang vektor jembatan/jalan, beban akibat sedangkan untuk menunjukkan timbunan tanah pada dinding digunakan penahan tanah (retaining wall), besarannya. beban air waduk pada bendung, beban hidup pada lantai bangunan gedung, dan lain sebagainya.

Gambar 1.2 Dinding penahan tanah

Gambar 1.3 Vektor gaya

Gambar 1.1 Model beban lalu lintas pada jembatan.

Garis disepanjang gaya tersebut bekerja dinamakan garis kerja gaya. Titik tangkap gaya yang bekerja pada suatu benda yang sempurna padatnya, dapat dipindahkan di sepanjang garis kerja gaya tersebut tanpa mempengaruhi kinerja dari gaya tersebut. Apabila terdapat bermacam-macam gaya bekerja pada suatu benda, maka gaya-gaya
1

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

yaitu antara lain : Metode penjumlahan dan pengurangan vektor gaya. Metode penjumlahan pengurangan vektor gaya dan Gambar 1. Metode segitiga dan segi-banyak vektor gaya. maka garis penutupnya adalah resultan gaya. Menghitung resultan gaya tergantung dari jumlah dan arah dari gaya.1. maka konsep ini membantu dalam menyederhanakan permasalahan.5. Resultan dari beberapa vector gaya yang tidak searah Gambar 1. maka harus disusun suatu segi. b. yang disebut sebagai resultan gaya. jika gaya-gaya yang bekerja tidak segaris. mengikuti arah jarum jam. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . Gayagaya kemudian disusun secara berturutan. Gambar 1. Metode proyeksi vektor gaya.Teknik Ototronik tersebut dapat digantikan oleh satu gaya yang memberi pengaruh sama seperti yang dihasilkan dari bermacam-macam gaya tersebut.2 Vektor Resultan Sejumlah gaya yang bekerja pada suatu struktur dapat direduksi menjadi satu resultan gaya. Metode tersebut cocok jika gaya-gayanya tidak banyak. Beberapa cara untuk menghitung / mencari resultan gaya.4 Penjumlahan vector searah dan segaris menjadi resultan gaya R 2 Jika telah terbentuk segi-banyak tertutup. 1. maka penyelesaiannya adalah tidak ada resultan gaya atau resultan gaya sama dengan nol. maka dapat digunakan cara Paralellogram dan Segitiga Gaya.banyak (poligon) gaya. Resultan dua vector gaya yang tidak segaris Metode ini menggunakan konsep bahwa dua gaya atau lebih yang terdapat pada garis kerja gaya yang sama (segaris) dapat langsung dijumlahkan (jira arah sama/searah) atau dikurangkan (jika arahnya berlawanan). a.gaya tersebut. Namun jika terbentuk segi-banyak tidak tertutup. Metode segitiga dan segi-banyak vektor gaya Metode ini menggunakan konsep. Namur jika terdapat lebih dari dua gaya.6.

Jika hanya diketahui vektor-vektor gaya dan akan dicari resultan gaya.8 sebagai berikut.9.8.Teknik Ototronik c. sedangkan Y1 dan Y adalah masing-masing proyeksi gaya F1 dan R terhadap sumbu y. yaitu X Contoh kedua.8 Contoh soal pertama. Ditanyakan : Tentukan besar dan arah resultan gaya dari empat gaya tarik pada besi ring. diketahui suatu benda dengan gaya-gaya seperti terlihat pada Gambar 1. Gambar 1.7. Sebagai contoh dapat dilihat pada Gambar 1.7 Proyeksi Sumbu X1 dan X adalah masing-masing proyeksi gaya F1 dan R terhadap sumbu x. maka dengan rumus pitagoras dapat dicari nilai resultan gaya (R). Ditanyakan : tentukan besar dan arah gaya resultan yang bekerja pada titik bongkah batu akibat kerja dua orang tersebut. tetapi bisa lebih. Dengan demikian metode tersebut sebenarnya tidak terbatas untuk dua buah vektor gaya. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 3 . Metode proyeksi vektor gaya Metode proyeksi menggunakan konsep bahwa proyeksi resultan dari dua buah vektor gaya pada setiap sumbu adalah sama dengan jumlah aljabar proyeksi masing-masing komponennya pada sumbu yang sama. dapat dilihat beberapa contoh soal dengan disertai ilustrasi Gambar 1. dan Y. Contoh pertama. diketahui dua orang seperti terlihat pada Gambar 1. dimana : Sebagai penjelasan lebih lanjut. maka dengan mengetahui jumlah kumulatif dari komponen proyeksi sumbu. sedang berusaha memindahkan bongkahan batu besar dengan cara tarik dan ungkit. dimana : Gambar 1.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .11 dapat dilihat bahwa torsi terhadap sumbu-z akan menyebabkan puntir pada pipa. akan menimbulkan suatu putaran yang disebut dengan torsi atau puntir.3 Momen Gambar 1. Dari ilustrasi seperti terlihat pada Gambar 1. ternyata juga menyebabkan rotasi (massa tersebut berputar terhadap suatu titik sumbu tertentu).Teknik Ototronik pipa.12 dapat dilihat bahwa momen terhadap sumbu-z akan menyebabkan bending pada pipa. Gambar 1. Gambar 1.12. Jika momen tersebut berputar pada sumbu aksial dari suatu batang (misal pipa) maka namanya adalah torsi atau puntir. Ilustrasi mengenai torsi atau puntIir sebagai contoh adalah pada sebuah 4 Gambar 1. Pada kasus tertentu.9 Contoh soal kedua. 1. maka akan timbul momen pada titik A. seperti terlihat pada Gambar 1. secara umum selain menyebabkan deformasi. dan Gambar 1.12 Momen Terhadap Sumbu X.10 Model Struktur Kantilever Pada gambar 1 . Posisi vektor gaya yang menyebabkan perputaran terhadap suatu titik sumbu tertentu tersebut disebut sebagai momen.10 dapat kita lihat bahwa akibat beban terpusat (lampu gantung dan penutup) yang bekerja pada titik B.1. Dari ilustrasi seperti terlihat pada Gambar 1. Gaya yang beraksi pada suatu massa kaku. Gambar 1.11.11 Torsi Terhadap Sumbu Z.13. akibat adanya momen untuk suatu beban yang memiliki eksentrisitas. Besarnya momen ditentukan oleh besarnya gaya F dan lengan momen (jarak tegak lurus gaya terhadap titik putar yang ditinjau).

Perilaku momen pada batang kantilever dapat terjadi dalam beberapa konfigurasi. maka resultan sistem gayagaya yang bekerja haruslah sama dengan nol. Apabila sistem gaya tak konkuren bekerja pada suatu benda tegar. sumbu-y dan sumbu-z. di mana F adalah gaya dan M adalah momen.15 mengenai gaya dan momen pada sumbu-x. Sebagai ilustrasi.Teknik Ototronik Gambar 1. Soal latihan dan pembahasan Berikut ini terdapat tiga contoh soal latihan beserta pembahasan untuk menghitung momen.4 Keseimbangan Benda Tegar Suatu benda berada dalam keseimbangan apabila sistem gayagaya yang bekerja pada benda Gambar 1. apabila resultan sistem gaya konkuren tersebut sama dengan nol. maka akan terjadi kemungkinan untuk mengalami translasi dan rotasi. Untuk mencegah translasi. dapat dilihat Gambar 1. agar benda tegar mengalami keseimbangan. Keseimbangan akan terjadi pada sistem gaya konkuren yang bekerja pada titik atau partikel. Gambar 1. tersebut tidak menyebabkan translasi maupun rotasi pada benda tersebut. Gaya dan Momen pada Tiga Sumbu 1. d. translasi dan rotasi tersebut harus dihilangkan.13 Gaya menuju sumbu (konkuren) Gaya yang menuju suatu sumbu disebut sebagai konkuren.2 Komponen/Elemen Mesin Komponen mesin adalah bagian yang mendukung kerja dari suatu 5 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . maka jumlah momen yang dihasilkan oleh resultan oleh semua gaya yang bekerja haruslah sama dengan nol.15. Oleh karena itu. dan untuk mencegah rotasi.1. tidak akan menimbulkan momen pada sumbu-z.14 Contoh soal momen 1.

1.1.2. Untuk bahan poros biasa. baja chrom nikel dan sebagainya.1. 1. biasanya dengan beban momen saja.4 Axel Adalah poros untuk meneruskan putaran. Gambar 1.1 Poros Poros berguna sebagai penahan beban atau penerus tenaga.1 Bantalan bearing) luncur (sliding Adalah bantalan dimana bagian yang bergerak dan bagian yang diam mengadakan persinggungan 6 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .46 %.5 Spindle adalah poros kecil.1. poros- 1.2.Teknik Ototronik sistem mesin.17 Axel 1.2.2.2.18 Spindle 1.1 Poros Mesin Yaitu poros yang ada di dalam bangunan mesin.2 Poros transmisi Yaitu poros yang digunakan untuk memindahkan tenaga dari motor ke mesin.2.3 Shaft Adalah poros untuk meneruskan putaran dan torsi atau gaya aksial.1. Bantalan dibagi menjadi dua macam.17 adalah salah satu contoh axel. yaitu : Gambar 1. 1. Poros biasanya mempunyai penampang lintang berupa lingkaran dan tidak selalu sama diameternya. 1.2.16 Shaft 1.2. Pembagian menurut jenis dan fungsinya : Gambar 1. yaitu bertingkat-tingkat dan juga sering diberi alur pasak. Sementara untuk poros khusus yang kekuatannya tinggi dipakai baja campur. dipakai baja yang mengandung kadar karbon 0.15 – 0.2 Bantalan Apabila suatu bagian mesin didukung oleh bagian lainnya dan bagian satu punya kecepatan terhadap yang lain maka kedua bagian ini menyusun suatu bantalan. Gambar 1.2. misalnya : baja chrom. Beberapa elemen mesin antara lain : contoh 1.

Radial bearings.2 Bantalan Antrifikasi Adalah bantalan dimana bagian yang bergerak dan yang diam tidak bersinggungan langsung. .Babbit (logam putih) .Mempunyai kekuatan yang sesuai dengan besar dan macam beban. tetapi masih tetap ada gesekan yang diakibatkan kontak langsung antara rol/peluru dengan rumahnya.Bisa menahan beban axial dan radial.Thrust bearing.Logam paduan (Cu + Pb) . pelumas dan pembuatannya.Pada kecepatan rendah angka gesekan kecil.2.19 Bantalan Luncur Gambar 1. .2.Tahan beban sodokan sesaat.Plastik Keuntungan bantalan antrifikasi antara lain : . tapi dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 7 .Kuningan . 1.Bantalan peluru Menurut beban yang didukung dibedakan menjadi : .Tahan panas Macam-macam bahan bantalan antara lain : . . dipakai untuk beban radial (Tegak lurusterhadap poros) . suatu perantara. . Gambar 1.Bantalan rol . suhu.Angular.Karet . Klasifikasi bantalan antrifikasi menurut bentuk penghubungnya dibedakan menjadi : .Besi tuang . bantalan peluru. Contoh bantalan rol.Punya keteguhan yang cukup . Harga angka gesek tergantung pada kecepatan beban. dipakai untuk menahan beban axial dan radial. dipakai untuk beban axial (sejajar dengan poros) . Karena tidak bersinggungan secara langsung.Mempunyai Angka gesek kecil . Bagian yang bergerak atau berputar dari ujung poros disebut tap (journal).Perunggu . Bantalan luncur biasanya dipakai sebagai pendukung poros yang berputar dengan kecepatan tinggi atau bekerja pada daerah yang panas.20 Bantalan Antrifikasi Dalam memilih bahan bantalan harus memperhatikan syarat-syarat : .Tahan terhadap karat .maka angka gesek sangat kecil.Teknik Ototronik langsung.Sistem pelumasan mudah.

Bahan yang ada disekitar kita tidak semuanya bisa disebut dengan bahan teknik. Proses selanjutnya di lakukan pemanggangan di dalam oven pemanas untuk mengurangi berat kadar belerang yang dalam bijih besi dan mengeluarkan kandungan zat asam arangnya. mengandung kadar besi 40%. bijih besi tersebut didahului proses pendahuluan : . 1. setelah di cuci bersih dari kotoran yang melekat lalu dipecahpecah menjadi bagian kecil yang sama besarnya dan mudah diangkut serta mudah pengerjaannya. Batu besi merah (Fe 2O3).3 Material dan Pengolahan Bahan Materi ini diperlukan karena berkaitan dengan kekuatan bahan dalam membuat suatu konstruksi. jenis-jenis yang terpenting ialah: . garpu. televisi dan lain sebagainya. 8 • Baik sebagai isolator atau bahan isolator.Teknik Ototronik 1. Bahan teknik pada dasarnya dapat di bagi dalam 2 golongan.3. • Sulit untuk dibentuk. Bijih-bijih besi ada beberapa macam jenisnya. mengandung kadar besi 50% Batu besi maknit (Fe 3O4). Pada proses pengolahan logam (ferro) di pabrik.1 Pengetahuan Material (Bahan) Setiap orang tentunya sudah mengenal bahan.Penyucian . • Mempunyai tegangan tarik tinggi.Pembersihan . Kemudian dimasukkan kedalam alat pemisah untuk memilah bijih besi yang banyak kandungan besinya. • Tegangan tarik rendah. pisau.Pemanggangan/peleburan Maksud perlakuan pendahuluan ini adalah.  Bahan bukan logam Dimana bahan bukan logam tersebut biasanya mempunyai sifat-sifat sebagai berikut : • Tidak baik untuk penghantar listrik dan panas. alat-alat kendaraan. • Dapat dibentuk dengan proses panas dan dingin. sedangkan bahan non logam selalu dibutuhkan. Sebelum dimasukkan kedalam dapur tinggi. Dalam hal ini logam pada bidang teknik permesinan adalah bahan yang sangat penting. yaitu:  Bahan Logam Dimana bahan logam tersebut biasanya mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: • Penghantar listrik atau panas yang baik. mengandung kadar besi antara 60% Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .Pemecahan . hal ini dikarenakan setiap harinya kita bertemu dan mungkin berurusan dengan barangbarang yang terbuat dari logam seperti bahan yang berujud sendok. terlebih dahulu digalilah bijih-bijih besi yang berupa gumpalan tanah yang mengandung pasir besi dalam pertambangan. Kemudian bijih-bijih besi tersebut diangkut ke pabrik pengolahan besi baja untuk diproses lebih lanjut. artinya bahan-bahan yang digunakan dalam teknik.Batu besi coklat (2Fe 2O3 + 3H2O).

Terdapat dua buah saluran dan berselangselang terak dialirkan melalui saluran atas dan besi cair melalui saluran bawah yang kemudian di alirkan kedalam cetakan-cetakan. besi yang mencair turun ke dasar dapur tinggi dengan membiarkan terak terapung di atasnya. batu besi merat dan dan batu besi magnit.2. terutama batu besi coklat.2 Pengolahan Bahan Berikut akan dibahas tentang pengolahan bahan. antara lain : 1.3.21 Proses pengolahan bijih besi Dapur tinggi dari puncaknya diberi muatan bijih besi.2 Besi Tuang Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 9 . Bagian-bagian bijih besi yang bukan logam bersenyawa dengan batu kapur. Proses ini dikenal sebagai peleburan dalam dapur tinggi. 1. kokas dan batu kapur. Dari bawah ditiupkan udara panas melalui pipa-pipa yang disebut dengan pipa tiup ke dalam dapur tinggi.1 Pengolahan Besi Seperti telah diuraikan didepan. kemudian menjadi biji logam atau terak. Gambar 1.3.3. Tingkat pertama ialah mereduksi bijih besi menjadi logam besi.Teknik Ototronik - Batu besi kalsit (FeCO3). Kokas memberikan panas dan untuk membantu pembakaran.2. besi di olah dari bijih besi. Selama pemberian panas yang merupakan proses terus menerus. Balokbalok besi yang diperoleh secara demikian disebut besi kasar. mengandung kadar besi 40% 1.

Perbaikan itu dilakukan dengan melempar dolomite. Cara memuat dapur dan proses peleburan diatur untuk mengurangi kerusakan lapisan. maknesit atau dalam hal-hal tertentu pasir silika kebagian yang rusak. Bejana dalam proses ini juga diputar untuk membantu pemindahan panas. 1. Produk hasil proses ini dikenal sebagai tuangan. Bila lapisan dapur rusak karena panas yang berlebihan. oksigen ditiupkan pada terak. 1. tetapi lebih popular di Eropa. tetapi sejumlah oksigen juga ditiupkan kedalam cairan untuk membantu pengoksidasian yang cepat. Metode 10 oksigen basah.2. Bahan bakunya untuk pengolahan baja terdiri atas: • besi dapur tinggi (besi kasar) • baja tua • bahan tambahan (batu kapur. Panas diperoleh dari kokas dan udara panas yang ditiupkan melalui pipa tiup untuk membantu pembakaran. Dapur busur nyala api mampu mengolah baja berkualitas tinggi dan baja campuran dari baja tua. Mula-mula batu kapur. Proses Bessemer juga diterapkan di Inggris. lapisan diperbaiki antara proses pembakaran dengan cara mengkondisikannya (Fettling). Walaupun masih dipergunakan.3.2. Cetakan-cetakan ini dibuat dari pasir khusus menurut bentuk model kayu yang di inginkan. Metode lain yang dikembangkan di Jerman ialah proses Rotor. Proses Kaldo yang diterapkan di Swedia berdasarkan metode dapur tungku terbuka. silika dan antrasit) Pengolahan baja modern dialihkan ke metode busur nyala api atau metode oksigen basah (metode LD dan LDAC). ialah peleburan bahan-bahan logam dan kemudian mengolahnya. Daripada menambahkan oksida besi. bijih besi dan baja tua yang diisikan. lalu membakarnya dengan kokas dan batu kapur dalam dapur tinggi yang lebih kecil. Bejana diputar untuk membantu pemindahan panas. yang mula-mula dikembangkan di Linz dan Donawitz di Austria merupakan metode yang sederhana dan ekonomis untuk mengolah bermacam-macam besi kasar.3 Pengolahan Baja Pengerjaan dasar dalam pengolahan baja.Teknik Ototronik Besi tuang diproduksi dengan melebur kembali besi kasar dengan besi tua dan baja. dipanaskan kemudian besi kasar cair dimuatkan. Dengan diperkenalkannya dapur busur nyala api dan metode oksigen basah. Besi cair turun kedasar dapur kubah. dapur tungku terbuka diterapkan secara luas dalam pengolahan baja di Inggris. Selama beberapa waktu.3. di salurkan dan dialirkan ke cetakan-cetakan. Sumber panasnya ialah gas yang dipanaskan sebelumnya Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .4 Dapur Tungku Terbuka Basa Dapur tungku terbuka berbentuk seperti cawan lonjong dangkal yang dilapis dengan magnesit atau dolomite. Metode ini sama dengan proses Kaldo. Proses ini dikenal dapur kubah. metode dapur tungku terbuka dan proses Bessemer makin lama makin menjadi kuno. tetapi tetap diperlukan perbaikan pada setiap kerusakan.

konvertor ditegakkan kembali dan hembusan udara dari alas dipaksakan menembus muatan cair itu. Gambar 1. Karena kita dapat membentuk terak pada setiap saat yang diinginkan. nyala api kelihatan pada mulut konvertor kemudian nyala api meningkat dengan cepat dan akhirnya padam.22 Konvertor Bessemer 1. sulfur dan fosfor.2. mangan dan silisium telah terbakar dari logam. Konvertor dapat dimiringkan untuk memuat dan membongkar isinya. Dengan proses ini dapat diproduksi baja sampai 400 ton. Contoh cairan logam berulang kali diambil dari dapur dan diuji untuk menetapkan kadar karbon dalam cairan.5 Proses Bessemer Konvertor Bessemer ialah bejana baja berbentuk buah labu yang dilapis dengan bahan tahan api. Pada akhir proses pengolahan dapat diberikan bahan tambahan lain pada cairan. maka baja dengan batas kadar karbon yang luas dapat diproses. Setelah diisi. Tidak diterapkan pemanasan.Teknik Ototronik dan udara atau minyak bahan bakar dan udara. Sulfur dan fosfor dihilangkan oleh terak dan karbon terbakar sebagai gas. baik kedalam dapur maupun pada waktu cairan disalurkan kedalam sendok penyerok. terak terbentuk dengan menambahkan oksida besi dan kapur pada cairan. karena konvertor diisi dengan besi kasar yang sudah dalam keadaan cair. Karenanya 11 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . menunjukkan bahwa semua karbon. Bila kadar karbon yang diperlukan tercapai. Pada tingkatan ini cairan membutuhkan campuran bahan-bahan lainnya untuk memberikan sifat-sifat baja yang diinginkan.3. Nyala api langsung menyentuh permukaan cairan. terutama karbon. hal ini dikenal sebagai tiupan. Maksudnya ialah untuk menghilangkan kotoran-kotoran dari cairan. Setelah beberapa waktu lamanya.

dilapis Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .3. Hasil akhir konvertor martin disebut baja martin. Biasanya dalam bentuk batu bara. silisium. Setelah kira-kira 6 jam proses berakhir dan oven dapat disalurkan. Konvertor martin terdiri dari satu tungku dimana berada bahan lumeran dan pada umumnya 4 ruangan di mana gas dan udara dapat dipanaskan terlebih dahulu. Gas dapat diperoleh dari dapur tinggi. oven kokas atau dari minyak yang di gaskan. ternyata oven juga berguna untuk fabrikasi baja dari besi kasar dan besi tua atau bijih. Gas yang banyak dipakai adalah apa yang disebut gas generator. Sekalipun konvertor martin dibangun untuk pembuatan baja dari baja tua. Setelah waktu tertentu katupkatup dibalik sehingga gas dan udara yang dimasukkan mengalir melalui ruangan yang dipanaskan terlebih dahulu itu dan kemudian dengan cara pemanasan terlebih dahulu ini kita meningkatkan suhu oven. poros. campuran tambahan seperti zat arang. Gas bekas yang panas dimasukkan melalui dua ruangan dan memanaskan ruangan tersebut. Nyala api yang menyapu memanaskan isi oven dan mengoksidasikan campuran tambahan. Hasil yang terbakar naik melalui cairan lapisan bawah juga bersentuhan dengan nyala api. hubungan lanjut dari isi oven dengan nyala api. 1.2. Terak ini akan menutup 12 Gambar 1. 1. jikalau dalam cairan tidak ditambahkan besi tua atau bijih.Teknik Ototronik sejumlah karbon. Oleh karena itu baja ini berguna untuk pembuatan konstruksi dan bagian-bagian mesin (seperti baut. mangan dan silisium yang sesuai harus ditambahkan pada cairan.6 Konvertor Martin Suatu cara lain untuk membuat baja dari besi kasar terjadi dengan bantuan konvertor martin.3. ferro mangan dan ferro silisium ke dalam sendok penyerok. poros engkol.23 Konvertor Martin Zat asam dari sini mengoksidasikan yaitu dalam cairan. Baja ini bermutu baik. Gas yang dipanaskan terlebih dahulu dan udara membakar dan menyapu sebagai nyala api di atas cairan. mangan dan sebagainya. Dengan bahan imbuh campuran tambahan yang diosidasikan membentuk terak. karena susunannya dapat ditentukan dengan teliti disebabkan proses yang memakan waktu yang panjang.2. batang penggerak dan pasak). tempat baja dialirkan.7 Dapur Cahaya Listrik Busur Dapur ini terdiri atas tungku baja berbentuk bulat yang dangkal. Ini dilakukan dengan menambah unsur-unsur tersebut di atas dalam jumlah yang diketahui.

yang memungkinkan baja bebas nitrogen dapat diproduksi dengan cepat. bersama-sama dengan pancaran oksigen.Teknik Ototronik dengan bahan tahan api. Oksigen mengalir lewat pengabut yang didinginkan dengan air.C) Basa Gambar 1. masuk ke dalam dapur melewati tutup dapur dan menyentuh logam yang akan dilebur.24 Dapur Listrik Busur cahaya Arus listrik dialirkan melalui elektroda-elektroda itu dan membentuk sirkuit dengan logam. Jumlah kapur yang dimasukkan tergantung pada kadar fosfor bijih besi.8 Proses Oksigen (Proses L. 1. yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tombak.3. Panas yang dibangkitkan oleh busur cahaya menyebabkan logam menjadi Mula-mula dikembangkan di Linz dan Donawitz di Austria sebagai proses L. yang disebut tombak. cair. silisium dan mangan dalam besi membangkitkan panas yang diperlukan untuk pengolahan. Bila sirkuit tercapai. maka arus meloncati celah antara ujung-ujung elektroda dan logam. Pancaran oksigen bertenaga tinggi dari atas di injeksikan ke dalam besi cair. Inilah proses LDAC. Dalam proses pengolahan baja ini tidak dibutuhkan panas dengan jalan lain. Kapur memasuki daerah suhu tinggi dan membentuk terak basa yang mampu meniadakan fosfor dari cairan. Untuk menangani besi yang mengandung banyak fosfor. Oksigen yang dimasukkan melalui tombak bereaksi dengan karbon. Kapur itu dimasukkan dari sebuah alat pembagi. Tiga batang elektroda karbon yang dapat dinaikkan dan diturunkan.D. elektroda-elektroda dinaikkan.. Bunga api yang menjembatani celah itu disebut busur cahaya. Dipergunakan sejenis dapur yang sederhana. yang kadang-kadang diolah di Inggris dan Eropa. Proses ini merupakan metode yang sederhana. Proses ini dapat memproduksi sampai 20 ton baja berkualitas tinggi. Terak ini disalurkan pada sebahagian perjalanan selama 13 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . ekonomis dan berhasil baik dalam pengolahan baja.D.2.A. dibutuhkan banyak kapur. kemudian dikembangkan lebih lanjut di Luksemburg sebagai proses LDAC.

sekrup. stempel. Baja Karbon Tinggi Komposisi : Campuran besi dan karbon.4% .3 Jenis-jenis Logam Pembagian jenis-jenis logam dapat dikelompokkan menjadi 3 macam. Sifat : Dapat ditempa. pahat. Nikel (Ni). c. Baja Cepat Tinggi Komposisi : Baja karbon tinggi ditambah nikel atau kobal.3. keperluan umum dalam pembangunan. tidak dapat ditempa. Logam besi dalam pemakaiannya terlampau lunak. mesin bor dan sebagainya. Magnesium (Mg). Seng (Zn). Contoh : Aluminium (AI). Adapun menurut pembagiannya logam ferro dibagi menjadi: a. chrom atau tungsten. landasan kerja plat. cincin torak. alat-alat mesin. Baja Lunak Komposisi : Campuran besi dan karbon. dapat disepuh keras dan dimudakan. poros.2 Logam Non Ferro Logam Non Ferro disebut juga dengan logam bukan besi.3. lemah dalam tegangan. tahan suhu tinggi tanpa kehilangan kerasnya. Titanium (Ti). Penggunaan : Mur. Penggunaan : Benda kerja tempa berat. mudah ditempa. blok silinder. Sifat : Dapat ditempa. sehingga dipadukan dengan zat arang untuk mendapatkan sifat kekerasan. • Logam Mulia Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . Kadar karbon 0. Penggunaan : Kikir. meja datar. Sifat : Rapuh. b. baik untuk dituang. Baja Karbon Sedang 14 1. kuat dalam pemadatan.3.3. kadar karbon sekitar 4% Sifat : Rapuh.3%. yaitu: Komposisi : Campuran besi dan karbon. Kadar karbon 0. 1. Besi Tuang Komposisi : Campuran besi dan karbon. gergaji. tap. tidak dapat dituang.6%. dapat disepuh keras dan dimudakan. badan ragum.5%. Penggunaan : Mesin bubut. Penggunaan : Alas mesin. Penggunaan : Rantai jangkar. • Logam Ringan Semua logam bukan besi yang mempunyai massa – jenis < 5 kg/dm3. Kadar karbon 0.1 Logam Ferro Logam ferro yang dimaksud disini adalah logam besi. Crom (Cr). d.3. baut. Berylium (Be).1. liat.1% . rel baja e.Teknik Ototronik proses peleburan berlangsung dan terbentuk terak baru. kait keran. 1. Besi Tempa Komposisi : 99% besi murni dengan sidikit kotoran. alat-alat mesin bubut dan sebagainya.0. dll. Sifat : Lebih kenyal daripada keras. karena tidak mempunyai kandungan besi (Fe). Menurut massa jenisnya logam non ferro dibedakan 2 macam yaitu : • Logam Berat Semua logam bukan besi yang mempunyai massa – jenis > 5 kg/dm3. Contoh : Tembaga (Cu). Sifat : Dapat ditempa.7% . tetap seperti adonan bila dipanasi. bagian-bagian mesin bubut. pipa. liat.0. f.

a. dapat dipukul dengan palu. baterai. penghantar yang baik.3 Campuran Non Ferro Campuran non ferro ini merupakan campuran antara logam non ferro berat maupun logam non ferro ringan. Sifat: Kenyal. kukuh. Sifat : Dapat ditempa. Contoh : Emas (Au). direntang.. seng 35%. Dalam paduan ini dapat digunakan logamlogam berat sebagai unsure paduan seperti seng. Sifat : Dapat ditempa.. Perunggu Fospor Komposisi: Tembaga 90%. Pelat Timah 15 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . dll. kawat. sangat liat. penghantar panas dan listrik yang baik. mur. Yang termasuk campuran non ferro antara lain: a. liat. bobot ringan. Penggunaan : Melapisi lembaran baja lunak (pelat timah). industri pengawetan. tahan terhadap korosi. industri pesawat terbang c. antimon. emas dan cadmium. molibden dan wolfram merupakan elemen penting sebagai elemen paduan dalam baja. Kabel. Loyang Komposisi : Tembaga 65%. bobot sangat berat. Beberapa logam non ferro seperti tembaga dan aluminium mempunyai daya penghantar panas dan daya penghantar listrik yang baik. bubungan atap. Tembaga Warna : Coklat kemerahmerahan. perak. Penggunaan . Sifat mekanik logam non ferro pada umumnya tidak baik. fosfor 1%. Penggunaan : Bantalan mesin. Logam non ferro berat nikel. industri mobil. liat. Dari logam non ferro berat yang penting dalam paduan disebut tembaga. Duralumin Komposisi: Aluminium 95%. Sifat : Dapat ditempa. paku keeling. Timbel Warna : Biru kelabu. Penggunaan : Alat-alat masak. Bobot: Ringan. tembaga 4%. Platina (Pt). sekrup. Timah Warna : Bening keperakperakan.3. timah 9%. tahan korosi dengan baik. Logam non ferro ringan yang penting dalam paduannya disebut aluminium dan maknesium. tahan korosi air dan asam. 1. Penggunaan : Batang. tetapi hal ini dapat diperbaiki dengan paduan. tuangan. liat tahan korosi. pemipaan. reflector. suku bagian kendaraan. hal ini disebabkan kulit korosi yang kuat. alat-alat dekorasi dan sebagainya b. tetapi mempunyai sifat-sifat khusus seperti : Tahan terhadap bahan kimia. Sifat : Dapat ditempa. baik untuk dituang. mangan 1%. Penggunaan : Pesawat terbang. b. liat. paku keeling. d. Sifat : Empuk. d. baut. Penggunaan : Suku bagian listrik. Aluminium Warna : Biru Putih. pompa air c. Sedangkan pada umumnya logam non ferro tahan terhadap korosi.3. kukuh.Teknik Ototronik Logam mulia tersebut dikategorikan juga termasuk logam berat. lunak. timah dan timbal. Perak (Ag). Sifat : Dapat ditempa.

Tepi potongan harus dilapis dengan pateri. c. Sifat Fisika Sifat fisika adalah perlakuan bahan karena mengalami peristiwa Fisika. Lembaran pelat timah harus disimpan dengan kertas atau bahan lain yang sesuai di antara setiap pelat untuk mencegah lepasnya lapis timah karena sesuatu hal. dan sifat mampu dikeraskan (Hardenability). Sifatsifat bahan tersebut tentunya sangat banyak macamnya.3. Pengaruh panas panas dapat juga merubah struktur bila kombinasi pemanasan dan pendinginan dilakukan pada kecepatan waktu tertentu. Yang termasuk golongan sifat fisika ini adalah : sifat panas.1 Sifat-Sifat Umum Logam Secara umum sifat-sifat bahan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a. Harus dipergunakan kayu keras atau martil kayu. Bila lapis timah hilang akan timbul karatan. Bila tepi potongan berada pada sambungan. listrik dan beban. Pelat timah harus diberi tanda dengan pensil tajam dan dipotong tepat menurut garis itu. maka pematerian tepi dilakukan pada waktu memateri sambungan. e. Landasan pande timah atau potongan-potongan kayu keras yang sesuai bentuknya dapat dipergunakan sebagai sarana pembentuk. Salah satu contoh dari sifat kimia yang terpenting adalah : korosi. Hal ini banyak mempengaruhi atau dapat merubah sifat mekanis dari bahan tersebut. sifat mekanis. basa atau garam dan pengoksidasiannya 16 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . Sifat Listrik Sifat listrik dari bahan adalah penting. Proses ini dikenal dengan nama perlakuan panas atau “heat-treatment”. sifat mampu cor (Castability). sifat mampu dikerjakan dengan mesin (Machineability). Sifat teknologi adalah sifat suatu bahan yang timbul dalam proses pengolahannya. Sifat Kimia Dengan sifat kimia diartikan sebagai sifat bahan yang mencakup antara lain kelarutan bahan tersebut terhadap larutan kimia.4 Sifat-Sifat Logam Untuk dapat menggunakan bahan teknik dengan tepat. Harus berhati-hati benar dalam menangani dan menyimpan pelat timah. sifat listrik. terhadap bahan tersebut. Sifat ini harus diketahui terlebih dahulu sebelum mengolah atau mengerjakan bahan tersebut.4. Sifat Panas Sifat-sifat yang timbul karena pengaruh panas yaitu : sifat-sifat karena proses pemanasan dan karena perubahan bentuk atau ukuran karena pengaruh panas (pemuaian/penyusutan).3. 1. karena sifat dari bahan inilah sekarang banyak digunakan untuk 1.Pelat timah sama sekali tidak boleh dipukul dengan martil.Teknik Ototronik Lembaran tipis baja lunak dilapis timah pada kedua belah sisi dan pada semua tepinya. Sifat – sifat teknologi ini antara lain : Sifat mampu las (Weldability). maka bahan tersebut harus dapat dikenali dengan baik sifat-sifatnya yang mungkin akan dipilih untuk dipergunakannya. juga untuk mencegah terjadinya karatan. b. seperti adanya pengeruh panas.

c. Sifat Mekanik Sifat mekanik suatu bahan adalah kemampuan bahan untuk menahan beban-beban yang dikenakan kepadanya. Kekuatan Kekuatan ini ada beberapa macam. tekan. dan Telepon. kekuatan geser. Adapun sifat-sifat mekanik yang terpenting antara lain : a. dimana bahan logam harus mampu dikenakan beban kepadanya. plastik adalah penghantar listrik yang tidak baik. penetrasi. Kekenyalan juga menyatakan seberapa banyak perubahan bentuk elastis yang dapat terjadi sebelum perubahan bentuk yang permanen mulai terjadi. dan tidak semua bahan mempunyai daya hantar listrik yang sama. Hal ini dilakukan untuk pengerjaan atau perlakukan lebih lanjut. kekuatan puntir.Teknik Ototronik Televisi. Sifat ini berjkaitan erat dengan sifat keausan (wear resistance). geser. seperti misalnya keramik.4.3. perubahan bentuk ini akan hilang bersama dengan hilangnya tekanan. 1. kekuatan tekan. oleh karena itu bahan ini dipergunakan sebagai “Isolator”. Panel Penghubung dan alat-alat listrik lainnya. Dimana kekerasan ini juga mempunyai korelasi dengan kekuatan. Bila suatu bahan mengalami tegangan maka akan terjadi perubahan bentuk. dengan kata lain kekenyalan manyatakan kemampuan bahan untuk kembali 17 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) .2 Sifat-Sifat Mekanik Logam Sifat–sifat mekanik logam seperti yang telah diuraikan pada sifat umum logam. b. atau beban kombinasi. pengikisan (abrasi). Bahan bukan logam. Radio. f. Kabel. maka sebagian bentuk itu tetap ada walaupun tegangan telah dihilangkan. Kekerasan (hardness) dapat didefinisikan sebagai kemampuan bahan untuk tahan terhadap goresan. puntir. dan ini tergantung pada beban yang bekerja antara lain dapat dilihat dari kekuatan tarik. akan tetapi logam yang paling baik untuk penghantar listrik adalah aluminium dan tembaga. Sifat – sifat listrik dari bahan yang terpenting adalah : ketahanan dari suatu bahan terhadap aliran listrik dan daya hantarnya. Semua bahan logam dapat mengalirkan arus listrik. Oleh karena itulah dalam teknik listrik bahan tersebut banyak dipergunakan sebagai Konduktor. Dimana beban-beban tersebut dapat berupa beban tarik. Kekenyalan (elasticity) menyatakan (strenght) menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa menyebabkan bahan tersebut menjadi patah kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa mngakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang permanen setelah tegangan dihilangkan. dan kekuatan bengkok. Bila tegangan yang bekerja besarnya tidak melewati suatu batas tertentu maka perubahan bentuk yang terjadi bersifat sementara. bengkok..

h. Dimana dalam beberapa hal kekakuan ini lebih penting dari pada kekuatan. Plastisitas (plasticity) menyatakan (fatique) merupakan kecenderungan dari logam untuk patah bila menerima tegangan berulang-ulang (cyclis stress) yang besarnya masih jauh dibawah batas kekuatan elastisitasnya. Sedanga bahan yang tidak menunjukkan terjadinya deformasi plastis dikatakan sebagai bahan yang mempunyai keuletan yang rendah atau dikatakan getas atau rapuh (brittle). Karenya kelelahan merupakan sifat yang sangat penting tetapi sifat ini juga sulit diukur karena sangat banyak faktor yang mempengaruhinya. Berbagai sifat mekanik diatas juga dapat dibedakan menurut cara pembebanannya. Bahan yang mampu mengalami deformasi plastis yang cukup tinggi dikatakan sebagai bahan yang mempunyai keuletan atau ke-kenyalan tinggi. Ketangguhan (toughness) menyatakan kemampuan bahan untuk menyerap sejumlah energi tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. yang berubahrubah atau mengejut. sifat mekanik terhadap beban. sifat terhadap beban statik. sehingga sifat ini sulit untuk diukur. g. forging. (crack) merupakan kecenderungan suatu logam untuk mengalami deformasi plastik yang besarnya merupakan fungsi waktu. dimana bahan tersebut dikatakan ulet atau kenyal (ductile). dan sifat mekanik dinamik. Keretakan f.Teknik Ototronik ke bentuk dan ukuran semula setelah menerima beban yang menimbulkan deformasi. Sifat ini dipengaruhi oleh banyak faktor. d. rolling. Sifat ini sangat diperlukan bagi bahan yang akan diproses dengan berbagai proses pembentukan seperti. yaitu sifat mekanik statik. Juga dapat dikatakan sebagai ukuran banyaknya energi yang diperlukan untuk mematahkan 18 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) . Kekakuan (stiffness) menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan atau beban tanpa mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk (deformasi) atau defleksi. extruding dan sebagainya. Ini perlu dibedakan karena tingkah laku bahan mungkin berbeda terhadap cara pembebanan yang berbeda. Kelelahan e. suatu benda kerja. pada suatu kondisi tertentu. Sebagian besar darikerusakan yang terjadi pada komponen mesin disebabkan oleh kelelahan. yang besarnya tetap atau berubah dengan lambat. Sifat ini sering juga disebut sebagai keuletan atau kekenyalan (ductility). kemampuan bahan untuk mengalami sejumlah deformasi plastis yang permanen tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. dimana pada saat bahan tersebut menerima beban yang besarnya relatif tetap.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful