P. 1
Rangkuman Ttg Psikologis Ibu Hamil

Rangkuman Ttg Psikologis Ibu Hamil

|Views: 5|Likes:
Published by Raja Rahman Way
perubahan psikologis ibu hamil pada tiap semester
perubahan psikologis ibu hamil pada tiap semester

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Raja Rahman Way on Apr 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $19.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/10/2014

$19.99

USD

pdf

text

original

TUGAS PERUBAHAN ADAPTASI PSIKOLOGIS WANITA HAMIL

OLEH: KELOMPOK 3 1. BAIQ RISKA PRATIWI 2. DEWI WULANDARI 3. FITRIA HAYUNISAK OEMAR 4. INSIAH 5. LU’LU UL MAKNUN 6. MARIA ANDRINAYANTA 7. NI WAYAN RIKA SUCI NOVIANTI 8. RARA ATLANTIKA 9. RIA ANISATULLAH 10. RISKA HIDAYANTI 11. RISKA PURWANTO 12. SITI RAHMAH 13. TITIN ANDRIYANI YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM NUSA TENGGARA BARAT SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YARSI MATARAM PRODI D III KEBIDANAN 2013

1 Hubungan Episode Kehamilan Dengan Reaksi Psikologis Yang Terjadi. khawatir kalau ada kemungkinan dia kehilangan kecantikannnya.2003). penolakan. Fokus wanita adalah pada dirinya sendiri. depresi. 1. Bahkan kadaang ibu berharap agar dirinya tidak hamil saja. kecemasan. tidak jarang ada wanita yang merasa khawatir kalau terjadi masalah dalam kehamilannya. mereka bersuka cita sekaligus tidak percaya bahwa dirinya telah hamil dan mencari bukti kehamilan pada setiap jengkal tubuhnya (Varney. Perubahan Psikologis Trimester I (Vivian. dan kesedihan. Trimester 1(Periode Penyesuaian) Trisemester pertama sering di rujuk kepada masa penyesuaian. Ibu merasa tidak sehat dan kadang merasa benci dengan kehamilannya. Kadang muncul penolakan. b.PERUBAHAN ADAPTASI PSIKOLOGIS WANITA HAMIL Selain mempertahankan kesejahteraan fisiologis yang optimal dalam kehamilan. kecemasan. atau gejala seperti yang dialami individu akibat berbagai bentuk gangguan psikologis. Kurang lebih 80% wanita mengalami kekecewaan. dan kesedihan (Varney. Beberapa wanita. . Namun. Sebagaian besar wanita merasa sedih dan ambivalen tentang kenyataan bahwa ia hamil.: 1.2003). terutama mereka yang telah merencanakan kehamilan atau telah berusaha keras untuk hamil. Kesehatan psikologis dapat dijelaskan sebagai keadaan tanpa ansietas. salah satu sas utama aran asuhan kebidanan adalah untuk memfasilitasi wanita dalam melakukan penyesuaian psikologis yang sehat terhadap kehamilan dan peran ibu. depresi.2011) : a. dan kemungkinan bayinya tidak normal. Penyesuaian yang dilakukan wanita adalah kenyataan bahwa ia sedang mengandung. kekecewaan.

kehidupan seksual keluarga dan hubungan bathiniah dengan bayi yang dikandungannya. nyata dari ibunya sendiri. B. Fase prequickening Selama akhir trimester pertama dan masa preqiuckening pada trimester kedua. Trimester kedua dapat dibagi menjadi dua fase prequickeckening (sebelum adanya pergerakan janin yang dirasakan ibu) dan postquickening (setelah adanya pergerakan janin yang dirasakan oleh ibu). Fase postquickening Dengan timbulnya quickening. yang dapat dilihat pada penjelasan berikut : A. Oleh karena perutnya. Hal yang terdapat pada fase ini adalah proses evolusi wanita tersebut mulai menjadi seorang penerima kasih sayang dan perhatian (dari ibunya) kemudian menjadi pemberi kasih sayang dan perhatian (varney’s midwifery. dan ketertarikan dan aktifitasnya terfokus . ibu hamil mengevaluasi lagi hubungannya dan segala aspek di dalammya dengan ibunya yang telah terjadi selama ini. Hubungan sosialnya meningkat dengan wanita hamil lainnya atau yang baru menjadi ibu.2004). tetapi kebanyakan akan mengalami penurunan. f.c. Hasrat untuk melakukan hubungan seks berbeda-beda pada tiap wanita. 2. d. Ibu akan selalu mencari tanda-tanda apakah ia benar-benar hamil. masih kecil. Setiap perubahan yang terjadi dalam dirinya akan selalu mendapat perhatian dengan seksama. e. Trimester II (Periode Kesehatan Yang Baik) Fluktuasi emosional sudah mulai mereda dan perhatian wanita hamil lebih terfokus pada berbagai perubahan tubuh yang terjadi saat kehamilan. Hal ini dilakukan sekedar untuk meyakinkan dirinya. kehamilan merupakan rahasia seorang ibu yang mungkin akan diberitahukannya kepada orang lain atau malah mungkin dirahasiakannya. Berkembangnya identitas keibuannya.

Hubungan seksual meningkat dengan wanita hamil lainnya atau pada orang lain yang baru menjadi ibu. i. c. membesarkan anak dan persiapan untuk peran yang baru (varney. e.2011): a. Mulai merasa takut akan rasa sakit dan bahaya fisik yang akan timbul pada waktu melahirkan. Kecemasan dan ketegangan semakin meningkat akan timbulnya tanda dan gejala terjadinya persalinan. g. Trimester III adalah waktu untuk mempersiapkan kelahiran dan sebagai orang tua perhatian utama seorang wanita terfokus pada bayi yang akan segera dilahirkan (Varney. Ketertarikan dan aktifitasnya terfokus pada kehamilan. h. 3. kelahiran. b.pada kehamilan. Bersikaf melindungi bayinya dan menghindari orang atau benda apa saja yang dianggapnya membahayakan bayinya. . kelahiran. Menuntut perhatian untuk cinta. b. d.2011): a. Trimester III (Periode Penantian): Trisemester ketiga sering disebut periode penantian dengan penuh kewaspadaan. Perubahan Psikologis Trimester II(Vivian. dan persiapan untuk peran baru. Ibu merasa sehat. Libido meningkat. f.2003). d. Rasa tidak nyaman akibat kehamilan dan banyak ibu merasa aneh dan jelek. Perubahan Psikologis Trimester III(Vivian. Merasakan gerakan anak. Merasa bahwa bayi sebagai individu yang merupakan bagian dari dirinya. Ibu sudah dapaat menerima kehamilan.2004). c. Merasa terlepas dari ketidaknyamanan dan kekhawatiran. tubuh ibu terbiasa dengan kadar hormon yang tinggi.

Sangat judes atau peka terhadap bunyi dan sentuhan. Tertekan c. Kehabisan tenaga atau kebanyakan gerak. Kehilangan kepercayaan dan harga diri. f. Lebih sering lupa. n. Rasa bingung dan bersalah. Senantiasa berfikiran negatif. Khawatir Hal ini biasanya ditandai dengan gejala – gejala : a.2005) : a. Tidak bisa memusatkan perhatian. c. Menyadari bahwa perasaan amat cepat berubah. g. Marah b. Was – was f. Asik dengan fikiran yang menghantui dan mengerikan. k. Pilu h. Bersalah d. e. 1. l. Merasasedih karena akan terpisah dari bayinya dan kehilangan perhatian khusus yang diterimanya selama hamil. j. Tidak bisa tidur walaupun mempunyai kesempatan. b. Tiba-tiba takut atau gugup. Menangis tidak tertahan dan mata terasa berlinang. Makan amat sedikit atau amat banyak.e. d. i. Bingung e. Tanpa berwujud merasa tidak mampu. h. Kesal g. m. .2 Gambaran Kondisi Psikologis Pada Wanita Hamil Selama kehamilan banyak wanita yang mengalami perasaan – perasaan (Henderson.

tidak mood bekerja dan cenderung emosional. penampilan merupakan nilai jual. kadar hormon dalam tubuh ibu sedang mengalami perubahan drastis yang sering memunculkan keluhan muntah – muntah. 1.kerepotan lainnya. konsentrasi berkurang. apalagi jika dalam keluarga sudah ada anak dengan jumlah lebih dari cukup. Sudah punya banyak anak Banyak anak sebagian orang merasakan sebagai beban finansial yang harus di tanggung. Keluhan sulit tidur Sulit tidur di malam hari dapat membuat kondisi ibu hamil menurun.kondisi ini terjadi secara beruntun sedikitnya selama 2 minggu maka akan menimbulkan kondisi psikologis yang bermasalah yang sifatnya memerlukan adanya pengobatan. keluhan sulit tidur biasanya muncul karena sebab sebagai berikut : .3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Psikis Pada Masa Hamil : a. d. Kemampuan finansial dirasa tidak memadai. Jika si kecil lahir di saat kondisi keuangan keluarga tengah morat marit memang merepotkan. perubahan bentuk wajah dan tubuh akibat kehamilan dan persalinan dianggap akan mengurangi keindahan penampilan. belum lagi di tambah kerepotan . mudah lelah. b. c. kondisi ini merupakan hal yang sangat menganggu kondisi psikologis seorang ibu hamil. Ditrimester pertama. Keluhan tidur umumnya muncul saat usia kandungan memasuki trimester ketiga dimana janin sudah tumbuh sedemikian besar sehingga terasa menyesakkan. sehubungan dengan itu.Apabila kondisi . Khawatir berubah penampilan Bagi sebagian perempuan. badan terasa pegal.

Pengkajian Situasi Mengumpulkan fakta-fakta. Hal ini mungkin termasuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan untuk memperjelas konflik. keadaan yang terjadi saat ini. 3. serta perlindungan. Keterampilan koping yang dipelajarinya akan dapat digunakan kemudian. fokuskan pada apa yang ia pandang sebagai masalah. Bantu klien mengemukakkan pilihan yang masuk akal.3 Asuhan terhadap Perubahan Psikologi Bidan sebagai tenaga pemberi pelayanan terhadap ibu hamil harus mampu memberikan intervensi yang tepat kepada ibu hamil. 2. Rencana Intervensi Tentukan masalah dengan jelas sebelum merencanakan sebuah intervensi. Apapun masalahnya. Lakukan pemeriksaan fisik dan tes kehamilan.1) Stres 2) Perubahan hormon 3) Dihantui kecemasan 4) Gangguan psikis 1. Langkah-langkah dalam intervensi masalah psikologis ibu hamil sebagai berikut: 1. membuat rujukan. bantuan financial. 4. fokuskan pada keadaan dan disini. atau supervisi medis. mengajarkan atau mengatur perawatan langsung. Bila ibu ternyata hanil. memberikan informasi. apakah pasien benar-benar hamil. . Memberikan Anticipatory Guidance Setiap krisis kehidupan menimbulkan efek yang berbekas pada mereka yang mengalaminya. Intervensi dan Penyelesaian Krisis Campur tangan membantu klien untuk meneruskan keputusan mereka.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->