Soal Pelestarian Bahan Pustaka

Soal-soal ke.1 1. Berikut ini dapat digolongkan sebagai bahan pustaka, kecuali : a. Buku c. Manuskrip b. CD-ROM d. Candi 2. Pekerjaan memperbaiki bahan pustaka juga bisa disebut sebagai : a. Preservation. c. Conservation b. Restoration d. Contribution, 3. Tujuan pelestarian bahan pustaka adalah: a. Memahami perbedaan berbagai jenis bahan pustaka. b. Mengetahui perbedaan sifat berbagai jenis bahan pustaka. c. Melestarikan hasil budaya cipta manusia. d. Menjaga agar koleksi perpustakaan tetap rapi dan bersih. 4. Bahan pustaka dapat digolongkan menjadi, kecuali : a. Buku, monograf dan sebagainya. c. Audio visual b. Patung, Candi dan sebagainya. d. Terbitan berkala. 5. Kelestarian bahan pustaka tergantung beberapa faktor, kecuali : a. Mutu bahan dasar. c. Lingkungan penyimpanan. b. Pustakawan dan pemustaka. d. Sistem pelayanan perpustakaan. 6. Kesadaran pentingnya pelestarian bahan pustaka baru dimulai pada tahun: a. 1976 c. 1970 b. 1966 d. 1960. 7. Di Indonesia pelestarian bahan pustaka diprakarsai oleh, kecuali : a. PDII-LIPI c. DEPDIKNAS. b. PERPUSNAS. d. Arsip Nasional. 8. Tujuan pelestarian bahan pustaka adalah sebagai berikut, kecuali : a. Menyelamatkan fisik dokumen c. Mengatasi kendala kekurangan ruangan b. Menjaga agar perpustakaan tetap rapi. d. Menyelamatkan nilai informasi dokumen 9. Maksud pelestarian bahan pustaka adalah a. Agar perpustakaan tetap menarik. c. Agar mudah penelusuran informasinya. b. Agar bahan pustaka tidak cepat rusak d. Agar diketahui oleh generasi penerus. 10. Fungsi pelestarian bahan pustaka adalah sebagai berikut, kecuali : a. Fungsi kesehatan c. Fungsi pendidikan pemakai. b. Fungsi ekonomi d. Fungsi serial.

Perkembangan teknologi yang cepat. 12. b. Kulit samak. b. Kaisar Khu Bilai Khan. PERPUSNAS b. British Library. Dana. Media perekam informasi yang sering digunakan pada masa kerajaan di Jawa dan Bali dahulu (jaman Pra kertas) adalah : a. Tenaga d.000 volume parchment adalah : a. Manajemen. b. Tembaga. Buku. Kulit pohon cendana. PERPUSNAS b. Mempercepat penelusuran informasi. b. Kaisar Eumenes II b. Kulit pohon angsana. Tanah liat. Menyelamatkan nilai informasi c. c. Library of Congres. c. Lontar. b. Bahan pustaka yang beraneka ragam. 14. Unsur pelestarian bahan pustaka meliputi.11. Kaisar yang memiliki 200. Kaisar T Sai Lun . Kulit pohon ‘oak” d. Newbery Library of Chicago d. kecuali : a. Pustakawan perlu dibekali pengetahuan pelestarian bahan pustaka karena : a. Perpustakaan yang masih memiliki koleksi dari papirus adalah : a. b. 16. Perpustakaan Alexandria. Pamela Darling b. Ricard Darling d. 15. Adanya peledakan informasi c. d. 20. Kaisar Alexander yang agung. Library of Congres. Lembaga di USA yang sangat memperhatikan masalah pelestarian dan perawatan dokumen/bahan pustaka adalah : a. 18. 19. Zat penyamak kulit yang paling bagus adalah : a. c. Aristoteles. Columbia University. Menyelamatkan nilai fisik. c. The Florida State University. Library of Congres. Menghemat biaya operasional. 17. Tujuan Restorasi di Perpustakaan adalah : a. 13. British Library. c. Bahan pustaka bisa rusak d. d. d. b. Perpustakaan yang masih memiliki koleksi dari tanah liat adalah : a. Kulit binatang. c. Paul N Bank.School of Library studies. b. Orang pertama yang mengajarkan pelestarian bahan pustaka pada tingkat master adalah : a. c. d. Perpustakaan Alexandria.

b. c. Kelompok kapas. Distorsivikation. c. Proses kimia c. Proses Tradisional. Kelompok tumbuh-tumbuhan 24. Manuscript adalah rekaman informasi yang ditulis dalam bentuk: a. Inches per second. d. Kelompok tali. Berikut ini merupakan salah satu cara merekam suara pada pita magnetik. Kelompok rumput. b.21. d. Heat to heat. c. d. 28. Inches per second 29. 26. Kulit binatang 22. b. Kelompok tali. b. Natrium hidroksida. kertas dikelompokkan menjadi. d. Reel to reel. Destroksivikation. c. Berdasarkan seratnya. Tulisan tangan. 25. yaitu : a. Demagnitization. kecuali: a. Cetakan dengan huruf latin. Boolean logic . Natrium karbonat. Kelompok rumput. b. Kelompok kapas. b. b. d. b. d. Proses pembuatan bubur kertas bermacam-macam. d. Stereo. Kelompok tali. Proses semi kimia. hal ini akan mengakibatkan suara rekaman menjadi buyar. Kelompok kertas berdasarkan seratnya yang paling kuat adalah : a. kecuali : a. 27. Media perekam informasi yang sering digunakan di Cina jaman dahulu (jaman Pra kertas) adalah : a. c. . Audio-Visual c. Untuk menelusur literatur/informasi pada CD-ROM maka harus menggunakan : a. 30. kecuali : a. d. Pita magnetik tidak boleh berdekatan dengan magnet. c. Proquest. Bahan kimia untuk pembuatan bubur kertas antara lain. CDS ISIS. d. Lontar. Kelompok kapas. proses ini disebut: a. Tanah liat. Lotus . Kelompok tumbuh-tumbuhan. Kelompok kertas berdasarkan seratnya yang lazim digunakan untuk membuat kertas adalah : a. Garam sulfat. d. Buku kuno. Kelompok rumput. Kelompok serat dari kayu. 23. Garam selulosa. b. b. c. Sutera. Proses Mekanis. c.

Faktor manusia yang paling banyak merusak bahan pustaka adalah : a. 32. Kepompongnya b. 40. Gugur. 41. d. d. d. kecuali : a. b. c. Dilap dengan tisu. Kecoa. c. Kecoa. b. c. b. Pedagang buku. Pustakawan.31. Daerah yang paling banyak faktor perusaknya adalah daerah yang beriklim : a. Faktor Fisika. Tropis. b. d. c. d. Serangga perusak yang paling sukar dibasmi adalah : a. 34. c. Mengganti halaman yang hilang. d. Kutu buku. Jenis Perusak Bahan pustaka yang tidak termasuk dalam faktor biologi adalah: a. Ikan perak c. Faktor kimia . . b. Sedang. Bibliographic CD-ROM. Telurnya . CD-ROM yang berbentuk abstrak ataupun Indeks merupakan CD-ROM jenis : a. Faktor perusak Bahan pustaka yang paling berbahaya adalah: a. Ikan perak c. Dilap dengan kain yang dibasahi. CD-ROM Encyclopedia . c. 33. Jamur. b. Kecoa. Memberi kapur barus pada rak buku. 38. Kumbang kayu. Artikel biasanya merupakan CD-ROM jenis : a. b. d. Kutu buku (book lice) yang sangat besar pengaruhnya terhadap kerusakan buku adalah : a. Kutu buku. Penerbit. d. Memutihkan kertas . d. Kutu bukunya . Full text CD-ROM. Sapu/sulak. Faktor Biologi. Berikut merupakan pekerjaan restorasi. c. Vacuum cleaner. 35. Jamur. b. Faktor Manusia dan alam. CD-ROM multimedia. Menambal kertas/buku. Bibliographic CD-ROM. 39. d. Full text CD-ROM. CD-ROM total impact. 36.. Pemustaka. CD-ROM multimedia. c. Dingin. d. Larvanga. Untuk membersihkan debu di ruang koleksi perpustakaan sebaiknya mengguakan: a. 37. Ikan perak c. b. CD-ROM total impact. Jamur. Serangga perusak yang senang makan lem adalah : a. b.

2. b. Koleksi yang kena penyakit/rusak dapat diperbaiki. Kelestarian fisik dan informasi dapat terjaga c. 6. Mengukur tingkat pencemaran ruangan. Dapat menghindari kerusakan yang lebih parah. d. b. Inkapsulisasi. Penyemprotan bahan insektisida. Penyemprotan bahan kimia. kecuali : a. c. Mengukur suhu ruangan d. 5. Pemustaka menjadi lebih senang/betah di perpustakaan. d. 4. Menggunakan sistem penguapan c. Kutu buku. Natrium karbonat Soal-soal ke. Mengatur temperatur dan kelembaban ruangan. c. Tikus c. Manusia. engsel dan sampul. 7. Ikan perak. Penjilidan. Mengukur temperatur dan kelembaban d. Berikut merupakan faktor perusak bahan pustaka yang paling hebat/bahaya adalah : a.2 1. Tingkat pencemaran dalam ruangan. b. d. b. Mengadakan kontrol yang ketat terhadap pemustakan yang membaca buku. Berikut Zak kimia yang digunakan untuk pemutih kertas. kecuali : a. Menjaga kebersihan koleksi. b. Natrium chlorida. c. Menyerap kelembaban ruangan c. 3. Temperatur dan kelembaban d. d . Fumigasi. Menghindari/mencegah masuknya cahaya matahari dan debu. Chloromine T. Berikut ini merupakan tujuan pencegahan kerusakan bahan pustaka. Salah satu cara pencegahan kerusakan bahan pustaka yang disebabkan serangga adalah: a. kita harus faham teknik : a. Untuk dapat memperbaiki punggung buku. Dehumidifier adalah merupakan alat untuk : c. Penyemprotan bahan insektisida. Penuangan larutan dieldrex di lobangnya d. Tekanan udara dalam ruangan c. d. . d. Usaha pencegahan kerusakan bahan pustaka dapat dilakukan dengan beberapa cara. Suhu ruangan. rak maupun ruangan. Thermohygrometer adalah merupakan alat untuk mengukur : a. b. Penuangan larutan tertentu. b. Laminasi. Potasium permanganate d. Menggunakan sistem penguapan c. kecuali : a. Salah satu cara pencegahan kerusakan bahan pustaka yang disebabkan rayap adalah: c.42. Penyemprotan bahan kimia. 43.

Kerusakan bahan pustaka karena pemudaran warna dapat dicegah dengan : a. Cara menangani bahan pustaka yang kena banjir adalah sebagai berikut. d. Kristal thymol. c. Jamur merupakan faktor perusak yang susah dideteksi. Melapisi koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Salah satu larutan organik untuk membuka silotip pada kertas adalah : a. Pengasapan atau penguapan koleksi dengan zat kimia tertentu. Melapisi koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Pengaruh Iklim. Deasidifikasi merupakan usaha pelestarian bahan pustaka dengan cara : a. Dijemur agar cepat kering. b. b. Menyampuli koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Mengatur temperatur dan kelembaban ruangan. d. Menjaga kebersihan koleksi dari minyak. c. Ditekan perlahan-lahan. Api merupakan faktor perusak yang sangat hebat. Ethyl alkohol. d. Dipasang kipas angin. untuk itu kita perlu mengantisipasinya. 9. b. Banyaknya debu yang menempel. c. d. 14. c. Menghindari/mencegah masuknya debu.24 C. Jauhkan bahan yang mudah terbakar. Laminasi merupakan usaha pelestarian bahan pustaka dengan cara : a. Jaringan kabel listrik selalu dikontrol. . Melapisi koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Foxing disebabkan karena : a. Hindari buku agar tidak terkena sinar matahari secara langsung. b. Jangan dilepas ikatannya. Fumigasi merupakan usaha pelestarian bahan pustaka dengan cara : a. b. kecuali: a. untuk itu kita perlu mengantisipasinya.8. c. b. Infeksi cendawan pada kertas. Sediakan alat pemadam kebakaran dan mudah dijangkau. b. d. Methyl bromide c. Menyampuli koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Pengasapan atau penguapan koleksi dengan zat kimia tertentu. c. Pengasapan atau penguapan koleksi dengan zat kimia tertentu. Ethylene oxide. Mengurangi bahkan menghilang kadar asam pada kertas. Diusahakan agar tetap utuh. Suhu ruangan yang tidak tertatur. 11. 16. d. 10. yaitu dengan cara. 13. kecuali : a. Memasang/menempel tata tertib perpustakaan pada setiap ruangan. Mengurangi bahkan menghilang kadar asam pada kertas. b. b. 15. Memasang alat Thermohygrometer. 12. Mengurangi bahkan menghilang kadar asam pada kertas. d. Mengatur suhu ruangan antara 20 . c. Dindingnya terbuat dari kaca. d. yaitu dengan cara. c. kecuali: a.

Dehumidifier. Fumigasi. Sebelum melakukan Deasidifikasi. Secara tradisional. d. 20. Carbon dioxide. Ethylene oxside. b. Kristal Paradichlorobenzene. b. c. 18. Menyampuli koleksi/kertas dengan bahan tertentu. Fumigasi untuk buku yang jumlahnya sedikit (hanya beberapa eksemplar) sebaiknya kita menggunakan : a. Dilaminasi. Thermohygrometer. 23. d. Dengan mesin. cara menghilangkan/membunuh serangga perusak. c. Bahan pustaka/kertas yang sudah tua. c. 19. Cairan Amoniak. c. Dehumidifier. : a. d. Spidol pH. perlu mengecek kadar keasaman kertasnya. d. b. Enkapsulasi 22. robek dan kendor. b. perlu mengecek kadar keasaman kertasnya. Laminasi. Thermohygrometer. : a . perlu mengecek kadar keasaman kertasnya. Kertas pH. 21. Sebelum melakukan Deasidifikasi. Methyl bromide. Fumigasi dengan Methyl bromide d. salah satu cara untuk mengetahui kadar keasaman kertas tersebut dengan alat. Sebelum melakukan Deasidifikasi. Dengan mesin cara panas b. Cairan Amoniak. c.d. b. Laminasi yang paling banyak dilakukan oleh umum adalah yang dilakukan dengan cara: a. sebaiknya perlu dilakukan: a. Deasidifikasi. b. yang paling tepat adalah dengan cara: a. Dehumidifier. pH meter. Dengan mesin cara dingin. Untuk buku yang sudah tua. salah satu cara untuk mengetahui kadar keasaman kertas tersebut dengan alat. . 17. : a. Didinginkan sampai dengan 37 C. d. Cairan Amoniak. salah satu cara untuk mengetahui kadar keasaman kertas tersebut dengan alat. c. Fumigasi dengan Ethylene oxside. d. c. Thermohygrometer.

dijilid yang rapi c. disusun di rak 2. difumigasi d. Yang berfungsi sebagai pelindung dan memperindah buku adalah : a. jilid sederhana d. lem d. perekat tumbuh-tumbuhan d. end paper b. karton c. biaya 3. merobek c. kecuali : a. perekat tulang 8. perekat binatang c. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam menjilid antara lain. melembabkan 6. velvet 7. adalah dengan : a. jilid spiral d. jilid kaye c. segi c. Untuk buku yang penggunaannya dalam jangka waktu tak terbatas disarankan untuk tidak menggunakan jilidan dengan : a. jenis buku b. Bahan lem yang paling baik untuk menjilid adalah : a. Bahan yang digunakan untuk pelapis punggung buku atau seluruh cover buku biasanya. perekat sintetis b. dimasukkan ke dalam portofolio/kotak b. merendam b. jilid lak ban . kecuali : a. melipat d. Untuk buku-buku di perpustakaan sebaiknya menggunakan jilidan jenis : a. kecuali : a. jilid lem punggung b. groove d. tujuan buku c. kain linnen d. foredge d. jahitan 9. groove b. segi c. Jenis jilidan yang paling sederhana dan praktis adalah : a. jilid spiral b.Soal-soal ke 3 1. Cara untuk menentukan arah serat kertas adalah dengan. jilid standar 10. kegunaan buku d. foredge 5.jilid kaye c. arlin b. Cara penanganan/perawatan bahan pustaka yang sudah tua/rapuh. benang c. Yang berfungsi sebagai pelindung badan buku adalah : a. kawat b. papan jilidan 4.

lantern slide c. bahan dasar yang baik d. 30 derajat celcius b. dipergunakan lem yang encer d. kecuali : a. George Martin 18. letak rak yang strategis 20. dilipt b. Ruang tempat penyimpanan slide yang ideal bertemperatur : a. keadaan politik b. Yang termasuk kerusakan mekanis pada peta antara lain. laporan para penjelajah dunia d. foto dari udara c. jilid spiral b. kecuali : a. Peta sekarang lebih sempurna karenaditunjang oleh. kekeringan d. jilid lem punggung d. 4 x 5 nch b.letak suatu daerah c. jilid jahitan 12. 20 derajat celcius d. cahaya dan bayangan . Di Indonesia lembaga yang membuat peta adalah : a. 2 ¼ x 2 ¼ inch d. dan sebagainya yang sangat tebal biasanya menggunakan jenis jilidan : a. Badan Meteorologi dan Geofisika c. kandungan selulosa c.satelit b. kecuali : a. sinar dan fokus c. tekuklah pada blok buku 13. Peta merupakan sarana refensi yang dapat memberikan informasi tentang. ensiklopedi. Eastman d. 2 x 2 inch 21. signature binding c. kelembaban 19. bentuk lemari yang sesuai ukuran peta b. Perpustakaan Nasional d.11. Niepse c. cahaya dan layar b. kemajuan teknologi industri 16. Orang yang paling berjasa dalam penemuan untuk kemajuan flim adalah : a. 25 derajat celcius c. keadaan harga barang 14. bentuk rak yang mudah dijangkau c. dipergunakan kertas kissing c. Untuk buku-buku kamus. 15 derajat celcius 17. cahaya dan fokus d. Ukuran slide yang paling banyak digunakan adalah : a. Agar hasilnya baik pada saat menempelkan kertas linen dengan board hendaknya : a. Penyimpanan peta yang baik meliputi. jangan sampai ada gelembung udara b. Bakosurtanal 15. Penerbit Jambatan b. hasil tambang d. Semua proyektor menggunakan prinsip : a. Edison b. kecuali : a.

ada garis lintang dan bujur yang semrawut b.bahannya tidak mudah pecah d. cetak d. ball point c. informasi yang terkandung kurang akurat c. Orang enggan membaca peta karena : a. simbol-simbolnya kurang jelas 24. harga relatif murah b. tulis b. ringan dan mudah dikirim c. cair 23. simbol-simbolnya yang beraneka ragam d. Salah satu keuntungan menggunakan lantern slide adalah : a. .22. dapat dibuat sendiri dengan tangan. Tinta yang dipergunakan untuk bantalan stempel termasuk jenis tinta : a.