PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DAN PENGEMBANGAN DIRI SISWA

TASLIM PERDANA 94289 Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang 2009

Pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling disekolah akan paling efektif dan paling berhasil apabila dilaksanakan atau dilakukan oleh suatu tim kerja (team work). Tujuan Program Bimbingan dan Konseling 1. Tujuan Umum a. Agar siswa memperkembangkan pengetahuan tentang dunia kerja. Didalam tim bimbingan dan konseling para personel atau petugas yang terlibat dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling akan dapat saling bantu membantu. bertukar pikiran. pengalaman dan bekerja bersama-sama. kesempatan kerja serta rasa tanggung jawab dalam meraih peluang dan memilih kesempatan kerja tertentu sesuai dengan tingkat pendidikan dan keterampilan yang dipersyaratkan. b. c. Jika persoalan anak sudah dipecahkan tugas bimbingan dianggap selesai sampai datang saat pembimbing suatu kasus yang menarik perhatian untuk ditolong. seperti periode bulanan. A.PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Program Bimbingan dan konseling adalah satuan rencana keseluruhan kegiatan Bimbingan konseling yang akan dilaksanakan pada periode waktu tertentu. Agar para siswa dapat memperkembangkan pengertian dan pemahaman dirinya untuk mencapai kemajuan di sekolah. pandangan. usul saran. caturwulan dan tahunan. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat Aryatmi Siswohardono (1974) yang mengemukakan bahwa: Pemberian bimbingan memang dapat dilakukan secara insidentil bilamana seorang guru atau pembimbing menghadapi anak bermasalah merasa bahwa anak itu perlu ditolong. . Agar siswa dapat memperkembangakan kemampuan untuk memilih dan mempertemukan pengetahuan tentang dirinya dengan informasi tentang peluang dan kesempatan yang ada secara tepat dan bertanggung jawab. tolong menolong.

dan karier. Agar para siswa memiliki kemampuan untuk mengatasi kesulitan dalam memahami dirinya sendiri. . termasuk lingkunga sekolah. Agar para siswa memiliki kemampuan untuk mengatasi dan menyalurkan potensi-potensi yang dimilikinya dalam bidang pendidikan dan dalam lapangan kerja secara tepat. efektif dan efesien. yang merupakan jabaran dari program mingguan. Program harian Program harian yaitu program yang langsung dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. sosial.d. Program mingguan Program mingguan yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu minggu tertentu dalam satu bulan. Agar siswa memiliki kemampuan dalam mengatasi kesulitan dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang dihadapinya baik menyangkut masalah pribadi. keluarga dan kehidupan masyarakat yang lebih luas. Secara lebih khusus tujuan penyusunan program bimbingan dan konseling ialah agar guru pembimbing memiliki pedoman yang pasti dan jelas sehingga kegiatan bimbingan dan konseling disekolah di sekolah dapat terlaksana dengan lancar. c. Agar siswa dapat mewujutkan penghargaan terhadap kepentingan dan harga diri orang lain. 2. serta hasil-hasilnya dapat dinilai. d. belajar. yang merupakan jabaran dari program bulanan. 2. b. Program Bimbingan dan Konseling 1. Agar siswa memiliki kemampuan untuk mengatasi kesulitan dalam memahami lingkungannya. Tujuan umum a. B.

Kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah mencakup kegiatan layanan dan kegiatan pendukung. Rencana Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling. Program tahunan Program tahunan yaitu program yang akan dilaksakan secara penuh untuk kurun waktu satu tahun tertentu dalam jenjang sekolah. Program bulanan Program bulanan yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu bulan tertentu dalam satu semester. 2. Fungsi utama layanan orientasi adalah fungsi pemahaman dan pencegahan. kelompok maupun perorangan.3. Jenis layanan dalam kaitannya dengan bidang bimbingan terdiri dari : 1. singkronisasi dan rekapitulasi dari seluruh kegiatan BK selama satu tahun untuk masing-masing kelas. Layanan orientasi Layanan orientasi bertujuan untuk siswa baru dan pihakpihak lain terutama orang tua siswa guna memberikan pemahaman dan penyesuaian diri terhadap lingkungan sekolah. Layanan informasi . yang merupakan jabaran dari program satu semester. 4. 5. C. yang merupakan akumulasi. Dalam pelaksanaannya kegiatan tersebut dapat dilakukan baik secara klasikal. Program semesteran Program semesteran yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu semester tertentu dalam satu tahun pelajaran yang merupakan jabaran dari program satu tahunan.

PENDAHULUAN . Layanan konseling perorangan Memungkinkan siswa mendapatkan layanan langsung secara tatap muka dengan guru pembimbing dalam rangka pemecahan masalahnya. 4. 7. Layanan bimbingan kelompok Layanan ini memungkinkan siswa secara bersama-sama memperoleh berbagai bahan dari nara sumber terutama guru pembimbing yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-harinya. PENGEMBANGAN DIRI SISWA A. Layanan pembelajaran Dimaksudkan untuk memungkinkan siswa memahami dan mengembangkan sikap kebiasaan belajar yang baik. Layanan penempatan dan penyaluran Bertujuan untuk memberi arahan kepada siswa posisi dan pilihan yang tepat untuk dirinya. Fungsi utamanya adalah fungsi pengentasan. 3. Fungsi utamanya adalah fungsi pengentasan. 6. Layanan konseling kelompok Layanan ini memungkinkan siswa memperoleh kesempatan bagi pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami melalui dinamika kelompok. Fungsi utamanya adalah fungsi pemahaman dan pengembangan. Fungsi utamanya adalah untuk pencegahan dan pemeliharaan. 5. Fungsi utamanya adalah pemeliharaan dan pengembangan. Fungsi utamanya adalah untuk pemahaman dan pencegahan.Layanan informasi bertujuan untuk membekali individu dengan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal berguna mengenai dirinya.

c. 4) keagamaan. 2) kemampuan sosial. 6) kemampuan belajar. 2) ilmiah remaja. Konseling 1) Kesulitan Belajar 2) Minat dan Bakat 3) Hubungan Sosial 4) Masalah Pribadi b. Bimbingan konseling meliputi pengembangan: 4) kehidupan pribadi. diantaranya meliputi kegiatan: 1) kepramukaan. olahraga. Ruang Lingkup Kegiatan a. Ruang Lingkup Materi a. b. pengembangan karir. 3) wawasan dan perencanaan karir. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan konseling serta kegiatan ekstrakurikuler. jurnalistik. penanganan masalah belajar. palang merah remaja. cinta alam. Ruang lingkup kegiatan pengembangan diri siswa meliputi halhal berikut : 1. Ekstrakurikuler. 5) dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam pengembangan diri.Pengembangan diri adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran wajib yang merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. Pengembangan Kereativitas 1) Inisiatif 2) Kepemimpinan 3) Kerjasama 4) Disiplin 5) Sportivitas . 5) kemampuan sosial. dan kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam ekstrakurikuler. Bimbingan karir meliputi pengembangan: 1) kehidupan pribadi. 3) seni. 2. diantaranya pemecahan masalah pribadi dan kehidupan sosial. latihan kepemimpinan.

KIR c. Kegiatan Spontan. keteladanan) dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah yang diikuti oleh semua peserta didik. senam. Pertemuan Kelas Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup pengembangan kreativitas dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk antara lain: a. 1. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. Kegiatan Tidak Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut: a. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Kegiatan Rutin. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). membuang sampah pada tempatnya.Pengembangan diri terdiri atas kegiatan bimbingan karir. dan atau klasikal yang diikuti oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pribadinya. kelompok. spontan. dilakukan secara terprogram dan tidak terprogram. ibadah khusus keagamaan bersama. seperti: upacara bendera. antri. OSIS e. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: kunjungan rumah (home visit). Guru tamu b. Kegiatan Keteladanan. pembentukan perilaku memberi salam. Pecinta Alam 2. Kegiatan Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup bimbingan konseling dilaksanakan dalam bentuk antara lain: a. konseling dan pengembangan kreativitas. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. berbahasa . c. Kegiatan tidak terprogram (rutin. PMR b. Kegiatan terprogram dilaksanakan melalui perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. b. Pramuka d.

datang tepat waktu. . rajin membaca. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain.yang baik.

2008. Manajemen Bimbingan Konseling di Sekolah.Daftar Pustaka Sukardi. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengembangan Diri Pada Sekolah Menengah Kejuruan. Dewa Kutut. Jakarta: Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah . Bandung:CV alfabeta dan Departemen Pendidikan Nasional. 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful