GOLONGAN VA

21 1.10 1.GOLONGAN VA Unsur-unsur dari golongan VA: Unsur Konfigurasi Elektron Titik leleh (oC) Jari-jari Ionik M2+ 7N 15P 33As 51Sb 83Bi [He] 2s2 2p3 [Ne] 3s2 3p3 [Ar] 3d1 0 4s2 4p3 [Kr] 4d10 5s2 5p3 [Xe] 4s14 5d10 6s2 6p3 -210 44 814 (36 atm) 603 271 0. 21 1.76 1.52 .

walaupun terdapat kesamaan dalam stoikiometri. dan ke basa untuk bismuth. dan Bi mudah bereaksi dengan halogen. Sb. Sb. As. yakni pada senyawaan NH3 dan PH3. dan Bi ditemukan sebagai mineral sulfida FeAsS (Mispickel) atau stibnit Sb2S3. As. Unsur As. . Sb.•Unsur P. •Walaupun kulit valensinya nS2. yakni samasama unsur golongan VA. dan Bi terdapat kemiripan. nP3. •kenaikan sifat logam ditunjukkan oleh oksidanya yang berubah dari bersifat asam untuk fosfor. antara N dan P. Antara unsur P dan N hanya ada sedikit kemiripan dalam kimiawinya.

Oksidasi unsur golongan VA mempunyai kecenderungan sebagai berikut : . dan menurun dengan naiknya nomor atom.kestabilan keadaan oksidasi yang lebih tinggi. oksida PIII dan AsIII = asam oksida SbIII = amfoter oksida BiIII = basa Energi ikatan rata-rata unsur golongan VA dengan hidrogen sebagai berikut : N-H = 391 kj/mol P-H = 322 kj/mol As-H = 247 kj/mol Sb-H = 255 kj/mol . jadi.kebebasan oksidasinya sesuai dengan bertambahnya nomor atom. .

obat-obatan dan bahan peledak.  Garam nitrat dapat digunakan sebagai pupuk. ARSEN (As)  Digunakan untuk pembuatan kaca khusus. NITROGEN (N)  Digunakan sebagai dasar industri seperti industri ammonia.  Dalam wujud cair. digunakan sebagai pelindung berbagai macam bahan karena sulit teroksidasi.  Untuk membuat gas arsin yang penting bagi industri mikrochip.  Dipakai pada deterjen dan pasta gigi. 3.KEGUNAAN DARI UNSUR GOLONGAN VA 1.  Dipakai sebagai semikonduktor untuk mengubah gelombang elektrik menjadi sinar laser. kembang api dan bahan peledak. Batu fosfat yang dihaluskan dapat digunakan langsung sebagai pupuk namun sukar larut dalam air sehingga ditambahkan asam sulfat 70% untuk memperoleh pupuk superfosfat. 2. PHOSPOR (P)  Dipakai pada pembuatan pupuk. Ca3(PO4)2 (S) + 2H2SO4 (aq) 3Ca(H2PO4) (s) + CaSO4 (s). .  Asam nitrat digunakan dalam pembuatan zat warna.  Dipakai pada pembuatan baja.

Sebagai bahan semi konduktor seperti dioda dan detektor infra merah. Dikembangkan sebagai katalis dalam pembuatan akrilik fiber. Dipakai dalam produksi besi lunak.4. Membentuk magnet yang kuat jika dicampur dengan mangan.     ANTIMONI (Sb) Sebagai penguat timbal yang digunakan dalam baterai. . 5. Untuk obat-obatan. sebagai bahan kosmetik. BISMUT (Bi)      Dipakai pada pembuatan senjata. Dipakai dalam proses penyolderan karena tingkat racun yang rendah.

Di atmosfer. . ammonia dihasilkan melalui proses Haber pada temperatur antara 400-500oC pada tekanan 102-103 atm menggunakan katalis Fe3O4. Ammonia memiliki banyak manfaat dalam bidang industri sebagai bahan dasar maupun bahan pembantu untuk industri lain.di industri.  Dengan air NO2 akan membentuk asam nitrat yang dapat digunakan untuk mengawetkan daging. NITROGEN ( N)  Merupakan unsur yang banyak terdapat di udara. Terbentuk dari proses pembakaran batu bara.SIFAT-SIFAT KIMIA DARI UNSUR GOLONGAN VA 1.  Salah satu senyawa nitrogen yang banyak diproduksi adalah ammonia (NH3). NO akan merusak ozon sedangkan bagi hewan dan manusia keduanya dapat mengganggu daya tahan tubuh dan pernapasan. minyak bumi dan gas alam.  NO dan NO2 merupakan senyawa nitrogen yang mencemari udara. Namun diketahui bahwa asam nitrat dapat bereaksi dengan protein membentuk zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker. Selain iitu ammonia adalah pelarut senyawa organik yang sangat baik.

Asam fosfat (H3PO4) Dalam skala besar. PH3 (fosfin) c. P4O10 b.2. Diperoleh dengan memanaskan fosfor putih di bawah takanan standar pada suhu di bawah 550oC. Kadang berwarna agak kekuningan. Senyawa sulfida e. Fosfor hitam mirip dengan karbon dan dapat menghantarkan listrik. yaitu fosfor putih. merah dan hitam.  Fosfor mampu membentuk banyak senyawa. Biasanya disimpan dalam air.  Fosfor putih cukup lunak. Senyawa halida d.    PHOSPOR (P) Banyak terdapat dalam wujud fosfat terutama dalam mineral apatite. terdapat tiga alotrop.2H2O (s) +H3PO4 (aq). . mudah terbakar di udara dan sangat beracun. asam fosfat dapat diperoleh dari reaksi langsung antara batuan fosfat dengan asam sulfat pekat menurut reaksi : Ca3(PO4)2 (s) + 3H2SO4 (aq) + 6H2O 3CaSO4. Bentuk molekul fosfor putih adalah tetrahedral. Di antaranya : a.

Dalam wujud gas arsin.     ARSEN (As) Tedapat tiga alotrop berwarna kuning. hitam. 4.3.  Bersifat racun dan mampu menyebabkan kematian dalam dosis besar. Jika terbakar mengeluarkan cahaya berwarna biru.  Memiliki konduktifitas panas dan listrik yang rendah. ANTIMONI (Sb)  Berbentuk putih keperakan. Garam bismuth membentuk komponen yang tidak larut dalam air. Lebih reaktif jika berada dalam wujud logam. . Mudah membentuk senyawa dengan unsur lain. 5. Merupakan logam yang paling diagmagnetik. sangat beracun. dan abu-abu. Sedangkan dalam dosis rendah mengakibatkansakit kepala dan depresi.  Merupakan logam yang penting dilihat dari segi ekonomi. Bismut memiliki tahanan listrik yang tinggi.      BISMUT (Bi) Dibandingkan logam berat lainnya bismut memiliki tingkat bahaya yang paling kecil.