P. 1
Langkah-Langkah Penanganan Hewan Qurban Oleh Sardi Suwito

Langkah-Langkah Penanganan Hewan Qurban Oleh Sardi Suwito

|Views: 25|Likes:
Published by kua_kalibawang

More info:

Published by: kua_kalibawang on Apr 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

1

Syarat Hewan Qurban
• Tidak cacat (bawaan/kecelakaan): tidak di kastrasi , tidak Sanglir Semua anggota tubuh sesuai dengan ketentuan Kodrat (sampurno) • Cukup umur: Poel 1 pasang Umur≥ 1,5 tahun, baliq (dewasa kelamin) • Sehat (gemuk) : mata cerah, gerakan lincah. • Diprioritaskan jantan • Jika ternak Betina bersyarat

b. Memenuhi syarat UMUR
Seekor binatang qurban dianggap cukup umur bila sudah berganti sepasang gigi depan/ depan /gigi seri (poel) atau setara :

Kambing Kambing/ /domba : umur 1,5 tahun tahun. . Sapi / kerbau : umur 2 tahun tahun. . Unta : umur 5 tahun tahun. .

2

GGG

Melihat Gigi untuk menentukan umur

Kambing/domba

Sapi/kerbau

3

c. Memenuhi syarat KESEHATAN TERNAK

Ternak qurban harus : sehat sehat, , kuat berdiri, berdiri , dan tidak boleh cacat cacat. .
d. Memenuhi syarat WAKTU PENYEMBELIHAN

Saat penyembelihan : Hari Raya Idhul Adha (10 Dzulhijjah Dzulhijjah)/ )/ Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah Dzulhijjah). ).

Perhatikan Jika ada Hewan dengan tanda:
Mata Cermin Mata Pucat berair (ngeluh) Hidung pilek (keluar lendir berwarna kuning) Mulut Saat Gayemi (mengunyah pakan) muntah Gerakan tidak lincah (klular klulur/kelelahan) Bulu kusam (njedindil/kasar) mudah dicabut Tiap 5menit/beberapa saat Ada suara gemuruh pada perut sebelah kiri • Kotoran (lethong) jemek/keras (pating pringkil) terus menerus • • • • • •

Teliti Seluruh isi jerohan?

4

Pengalaman Lapangan
• Berdasarkan Pengalaman lapangan ternak yang kurang terawat dan yang terqwat cukup asupan gizinya baik kualitas (mutu) dan kuantitasnya (jumlah) dapat dibedakan: Pertumbukan: Tanduk kuku/tracak dan gigi • Ternak yang kurang asupan gizinya lebih
cepat poel dari pada yang cukup gizi

Pemeriksaan Sebelum Hewan dipotong

5

Penanganan sebelum disembelih
 sapi diturunkan dari angkutan dengan hati2

Sapi di puasakan kurang lebih 12 jam untuk
Mengeluarkan isi perut sebanyak-banyaknya

 Mempermudah mencuci jerohan
Mendapatkan berat tubuh kosong (BTK) Menimbun glikogen otot

 Penurunan pH bertahap  Daging lebih awet  Empuk  Warna lebih terang
Mempermudah pengulitan Dan Pengeluaran darah

Tempat istirahat sebelum disembelih dibuat agar senyaman mungkin terutama lantai dasar dibuat empuk diberi alas jerami/serbuk gergaji

6

Penyiraman sebelum disembelih

Tujuan Penyiraman :
Membersihkan kotoran Membuat efek tenang, tidak stress Merangsang aliran darah ke perifer shg pengeluaran darah sempurna

Pemingsanan Ternak
• Darah yang keluar tidak dapat optimal • Jantung tidak dapat bekerja maksimal memompa darah keluar

7

Penyembelihan Normal

Gerakan Menggelepar meronta memaksimalkan kerja jantung memompa darah keluar
Tidak boleh dilakukan sebelum ternak mati menyiksa ternak dengan menguliti menguliti, , memotong tanduk, tanduk , memotong kaki sapi sapi, , dll dll. . bila ternak belum betul betul-betul mati mati!! !! Termasuk dilarang menusuk jantungnya…!! jantungnya …!!

8

Bersih Diri
• Mengenakan pakaian bersih sepatu boot celemek, pisau tajam

• Bebas dari penyakit kulit, hepatitis
A, dan penyakit saluran pernafaan berbahaya • Wajib selalu menjaga kebersihan diri dan alat

Cara merobohkan dengan tali
9

Simpul Tali ini Tidak pas!!! Berdasarkan pengalaman simpul tali lurus di punggung sejajar ekor s/d gumba

Tali depan sebaiknya dikaitkan dengan tambang keluhan

10

Cara menjatuhkan ternak dgn tali

Simpul tali yang menekan leher dan punggung sapi akan kehilangan kekuatan pada kaki depan& belakang

11

Persilangan tali di punggung memutus aktifitas syaraf kaki belakang dng otak

Penambatan ternak dekatkan tempat penyembelian/pemotongan

12

Posisi Jagal (Rois) dan Pembantu
• Ambilah Posisi aman dari sepakan dan gerakan normal ternak meronta dan menggelepar • Ikat ke 4 kaki menjadi satu lalu tambatkan di pohon ata pathok atau sejenisnya sehingga sewaktu ternak menggelepar meronta gerakan badan dan kakinya terbatas

13

Teknik (baru baru) ) menjatuhkan ternak dengan seutas tali :

Penyembelihan
Dilakukan oleh seorang juru sembelih dengan pisau tajam panjang(+30cm) Membaca doa(Basmalah), menghadap kiblat,memperlakukan hewan dengan sejahtera Pemotongan 3 saluran (darah, nafas, makanan)
Tambatan pohon ini dapat digunakan untuk mengikat tali pengaman

14

Perhatikan posisi pisau dan tangan
Posisi ini maksimal,

Kekuatan iris tdk maks, Kidung, ujung pisau kena lantai, darah tdk berada disaluran,

• Saat mata pisau mulai memotong kulit posisi kepala harus tidak bergerak yang mengakibatkan mata pisau terlepas • Agar darah tidak menyebar (muncrat) pemotong /kaum dihimbau menggunakan daun penutup • Pastikan memotong 3 saluran secepat mungkin • Tunggu hingga hewan selesai meronta dan menggelepar memompa darah keluar

Ingat…..!!!!!!

15

Proses penyelesaian penyembelihan
Pengulitan dilakukan setelah sapi mati
Hilang reflek kaki, bola mata

Tempat pengulitan
Lantai lebih tinggi dari sekitar Alas gedhek, kepang, terpal Untuk menjaga kebersihan daging

Ingat saat pengulitan saluran Pakan harus ditali lebih dulu Setelah terkuliti sebelum dike dikeluarkan jerohan ikat di pang kal anus

Penggantungan ternak setelah disembelih posisi kaki blk diatas

16

6.

Gantung ternak yg telah mati pada kedua kaki belakangnya Lihat letak letak/ /posisi tulang kakinya kakinya! !

Posisi ini memungkinkan sisa sisa-sisa darah masih bisa menetes dari bagian leher yang terbuka terbuka, , sehingga darah pada daging bisa seminimal mungkin mungkin! !

Matur Nuwun

17

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->