DEFINISI PERAWAT
 Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin
yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Harlley Cit ANA (2000) menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat atau memelihara, membantu dan melindungi seseorang karena sakit, injury dan proses penuaan dan perawat Profesional adalah Perawat yang bertanggungjawab dan berwewenang memberikan pelayanan Keparawatan secara mandiri dan atau berkolaborasi dengan tenaga Kesehatan lain sesuai dengan kewenanganya.(Depkes RI,2002).

PERAN PERAWAT  Peran perawat yang dimaksud adalah cara untuk menyatakan aktifitas perawat dalam praktik. dimana telah menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi kewenangan oleh pemerintah untuk menjalankan tugas dan tanggung keperawatan secara professional sesuai dengan kode etik professional. .

. Fungsi dapat berubah disesuaikan dengan keadaan yang ada.APA ITU FUNGSI ?  Fungsi itu sendiri adalah suatu pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan perannya.

Implementasi dan Evaluasi. Identifikasi masalah (Diagnosa Keperawatan).FUNGSI PERAWAT  Fungsi Perawat dalam melakukan pengkajian pada Individu sehat maupun sakit dimana segala aktifitas yang di lakukan berguna untuk pemulihan Kesehatan berdasarkan pengetahuan yang di miliki. . Perencanaan. aktifitas ini di lakukan dengan berbag ai cara untuk mengembalikan kemandirian Pasien secepat mungkin dalam bentuk Proses Keperawatan yang terdiri dari tahap Pengkajian.

PEMBERI KENYAMANAN 7. KOLABOLATOR 10. KONSULTAN 12. EDUKATOR 11. PEMBERI ASUPAN KEPERAWATAN 2.PERAN-PERAN PERAWAT 1. MANAGER KASUS 5. PENYULUH 9. REHABILATOR 6. PELINDUNG DAN ADVOKAD KLIEN 4. KOMUNIKATOR 8. PEMBUAT KEPUTUSAN KLINIS 3. PEMBAHARU .

perawat membantu klien mendapatkan kembali kesehatannya melalui proses penyembuhan. kemudian dapat dievaluasi tingkat perkembangannya. Perawat memfokuskan asuhan pada kebutuhan kesehatan klien secara holistic. Selain itu. dalam perannya sebagai pemberi asuhan keperawatan. Pemberi asuhan memberikan bantuan kepada klien dan keluarga klien dengan menggunakan energy dan waktu yang minimal.1. PEMBERI ASUPAN KESEHATAN  Sebagai pemberi asuhan keperawatan. meliputi upaya untuk mengembalikan kesehatan emosi. spiritual dan sosial. Pemberian asuhan keperawatannya dilakukan dari yang sederhana sampai yang kompleks . perawat memberikan perawatan dengan memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan sehingga dapat ditentukan diagnosis keperawatan agar bisa direncanakan dan dilaksanakan tindakan yang tepat dan sesuai dengan tingkat kebutuhan dasar manusia.

1995). PEMBUAT KEPUTUSAN KLINIS  Membuat keputusan klinis adalah inti pada praktik keperawatan.2. Untuk memberikan perawatan yang efektif. Dalam setiap situasi seperti ini. Sebelum mengambil tindakan keperawatan. Perawat membuat keputusan sendiri atau berkolaborasi dengan klien dan keluarga. dan mengevaluasi hasil. perawat bekerja sama. baik dalam pengkajian kondisi klien. perawat menyusun rencana tindakan dengan menetapkan pendekatan terbaik bagi klien. pemberian perawatan. perawat menggunakan keahliannya berfikir kritis melalui proses keperawatan. dan berkonsultasi dengan pembe ri perawatan kesehatan professional lainnya (Keeling dan Ramos. .

hak untuk menentukan nasibnya sendiri dan hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian. Contohnya. PELINDUNG DAN ADVOKAD  Sebagai pelindung. Sedangkan peran perawat sebagai advokat. perawat membantu mempertahankan lingkungan yang aman bagi klien dan mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta melindungi klien dari kemungkinan efek yang tidak diinginkan dari suatu tindakan diagnostic atau pengobatan. hak atas privasi. perawat juga melindungi hakhak klien melalui cara-cara yang umum dengan menolak aturan atau tindakan yang mungkin membahayakan kesehatan klien atau menentang hak-hak klien. hak atas informasi tentang penyakitnya. perawat melindungi hak klien sebagai manusia dan secara hukum. juga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hakhak pasien yang meliputi hak atas pelayanan sebaik-baiknya. Selain itu. . Peran ini juga dilakukan perawat dalam membantu klien dan keluarga dalam menginterpetasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khususnya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Contoh dari peran perawat sebagai pelindung adalah memastikan bahwa klien tidak memiliki alergi terhadap obat dan memberikan imunisasi melawat penyakit di komunitas.3. perawat memberikan informasi tambahan bagi klien yang sedang berusaha untuk memutuskan tindakan yang terbaik baginya. serta membantu klien dalam menyatakan hak-haknya bila dibutuhkan.

. Sebagai manajer.4. perawat mengkoordinasikan dan mendelegasikan tanggung jawab asuhan dan mengawasi tenaga kesehatan lainnya. perawat mengkoordinasi aktivitas anggota tim kesehatan lainnya. misalnya ahli gizi dan ahli terapi fisik. ketika mengatur kelompok yang memberikan perawatan pada klien. 1990). MANAGER KASUS  Dalam perannya sebagai manager kasus. perawat dapat memilih antara peran sebagai manajer asuhan keperawatan atau sebagai perawat asosiat yang melaksanakan keputusan manajer (Manthey. Dengan berbagai tempat kerja. Berkembangnya model praktik memberikan perawat kesempatan untuk membuat pilihan jalur karier yang ingin ditempuhnya.

kecelakaan. Seringkali klien mengalami gangguan fisik dan emosi yang mengubah kehidupan mereka.5. Disini. atau kejadian yang menimbulkan ketidakberdayaan lainnya. REHABILATOR  Rehabilitasi adalah proses dimana individu kembali ke tingkat fungsi maksimal setelah sakit. . perawat berperan sebagai rehabilitator dengan membantu klien beradaptasi semaksimal mungkin dengan keadaan tersebut.

maka memberikan kenyamanan dan dukungan emosi seringkali memberikan kekuatan bagi klien sebagai individu yang memiliki perasaan dan kebutuhan yang unik. karena asuhan keperawatan harus ditujukan pada manusia secara utuh bukan sekedar fisiknya saja. Dalam memberi kenyamanan.6. sebaiknya perawat membantu klien untuk mencapai tujuan yang terapeutik bukan memenuhi ketergantungan emosi dan fisiknya . PEMBERI KENYAMANAN  Perawat klien sebagai seorang manusia.

Dalam memberikan perawatan yang efektif dan membuat keputusan dengan klien dan keluarga tidak mungkin dilakukan tanpa komunikasi yang jelas.7. keluarga dan komunitas. . antar sesame perawat dan profesi kesehatan lainnya. sumber informasi dan komunitas. KOMUNIKATOR  Keperawatan mencakup komunikasi dengan klien dan keluarga. Kualitas komunikasi merupakan factor yang menentukan dalam memenuhi kebutuhan individu.

PENYULUH  Sebagai penyuluh. menilai apakah klien memahami hal-hal yang dijelaskan dan mengevaluasi kemajuan dalam pembelajaran.8. Perawat menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan klien serta melibatkan sumber-sumber yang lain misalnya keluarga dalam pengajaran yang direncanakannya. mendemonstrasikan prosedur seperti aktivitas perawatan diri. . perawat menjelaskan kepada klien konsep dan data-data tentang kesehatan.

9. ahli gizi dan lain-lain dengan berupaya mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan selanjutnya . fisioterapi. KOLABOLATOR  Peran perawat disini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan yang terdiri dari dokter.

sehingga terjadi perubahab perilaku dari klien setelah dilakukan pendidikan kesehatan. EDUKATOR  Peran ini dilakukan dengan membantu klien dalam meningkatkan tingkat pengetahuan kesehatan. gejala penyakit bahkan tindakan yang diberikan.10 . .

Peran ini dilakukan atas permintaan klien tehadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan.11. KONSULTAN  Peran disini adalah sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan yang tepat untuk diberikan. .

perubahan yang sistematis dan terarah sesuai dengan metode pemberian pelayanan keperawatan. .12. PEMBAHARU  Peran sebagai pembaharu dapat dilakukan dengan mengadakan perencanaan. kerjasama.

perawat akan melaksanakan berbagai fungsi diantaranya Yaitu : . Fungsi dapat berubah disesuaikan dengan keadaan yang ada. dalam menjalankan perannya.FUNGSI PERAWAT  Definisi fungsi itu sendiri adalah suatu pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan perannya.

pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit. pemenuhan kebutuhan cinta mencintai. . pemenuhan kebutuhan aktivitas dan lain-lain). FUNGSI INDEPENDEN  Merupakan fungsi mandiri dan tidak tergantung pada orang lain. dimana perawat dalam melaksanakan tugasnya dilakukan secara sendiri dengan keputusan sendiri dalam melakukan tindakan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti pemenuhan kebutuhan fisiologis (pemenuhan kebutuhan oksigenasi. pemenuhan kebutuhan dan kenyamanan.1. pemenuhan kebutuhan nutrisi. pemenuhan kebutuhan harga diri dan aktualisasi diri.

atau dari perawat primer ke perawat pelaksana . Hal ini biasanya silakukan oleh perawat spesialis kepada perawat umum. FUNGSI DEPENDEN  Merupakan fungsi perawat dalam melaksanakan kegiatannya atas pesan atau instruksi dari perawat lain.2. Sehingga sebagai tindakan pelimpahan tugas yang diberikan.

3. Fungsi ini dapat terjadi apabila bentuk pelayanan membutuhkan kerja sama tim dalam pemberian pelayanan seperti dalam memberikan asuhan keperawatan pada penderita yang mempunyai penyakit kompleks. FUNGSI INTERDEPENDEN  3. seperti dokter dalam memberikan tindakan pengobatan bekerjasama dengan perawat dalam pemantauan reaksi onat yang telah diberikan . Fungsi Interdependen  Fungsi ini dilakukan dalam kelompok tim yang bersifat saling ketergantungan di antara satu dengan yang lainnya. Keadaan ini tidak dapat diatasi dengan tim perawat saja melainkan juga dari dokter ataupun lainnya.

DEFINISI PERANAN PERAWAT  Peranan perawat sangat menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab untuk memelihara dan mengelola asuhan keperawatan serta mengembangkan diri dalam meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan keperawatan. .

TUGAS PERAWAT  Tugas seorang perawat di rumah sakit atau pelayanan kesehatan tidak terbatas pada pelayanan pengobatan. .  Selama ini perawat terlalu disibukkan dengan rutinitas pengobatan pasien. Perawat juga harus memerhatikan pendidikan terhadap pasien agar pasien dapat mandiri. Padahal." kata Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Meidiana Dwidiyanti di Kota Semarang. "Itu adalah peran perawat untuk memberi pendidikan. Minggu (4/10). pasien memerlukan dampingan agar mendapat kekuatan ketika harus memutuskan sesuatu.

· Dalam kaitannya dengan mengelola perawatan klien dan berperan sebagai ketua tim dalam melaksanakan kegiatan keperawatan maka perawat mempunyai tugas yaitu menerapkan keterampilan manajemen dalam keperawatan klien secara menyeluruh. sosial budaya. . · Mampu berempathi bersama klien terhadap masalah yang dihadapi oleh klien dan mampu untuk memberikan semangat kepada klien. kelompok maupun masyarakat.TUGAS2 PERAWAT DALAM MENJALANKAN PELAYANAN DI RUMAH SAKIT            · Melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien · Berdasarkan fungsi terhadap pemberian asuhan keperawatan dalam mengkaji kebutuhan pasien atau klien tugas yang perlu dilakukan oleh seorang perawat adalah mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan kebutuhan pasien kemudian menganalisis serta mengintrepetsikan data-data tersebut.(Lokakarya tahun 1983) · Mengembangkan rencana tindakan keperawatan yang akan diberikan kepada pasien · Dalam kaitannya dengan fungsi perawat yaitu bekerjasama dengan disiplin ilmu terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Klien atau pasien maka tugas yang dilakukan eorang perawat adalah: Berperan serta dalam pelayanan kesehatan kepada individu(pasien atau klien) serta dapat juga kepada keluarga. bersikap dan sebagainya. · Bekerjasama dengan tenaga kesehatan lainnya. Menciptakan komunikasi yang efektif baik dengan tim keperawatan maupun dengan tim kesehatan lainnya. · Perawat bertugas menggunakan dan menerapkan konsep dan prinsip-prinsip ilmu perilaku. · Menciptakan hubungan yang baik engan pasien atau klien terutama dalam hal komunikasi yang baik. ilmu biomedik dalam melaksanakan asuhan keperawatan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar manusia ayitu terhadap klien atau pasien.