P. 1
Vektor Dalam Ilmu Fisika

Vektor Dalam Ilmu Fisika

|Views: 143|Likes:
Published by Verrückt Schurke
fisika
fisika

More info:

Published by: Verrückt Schurke on Apr 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

Beberapa penerapan vektor pada kehidupan sehari-hari

:

A. Penerapan penjumlahan vektor. 1. Ketika perahu menyeberangi sungai maka kecepatan gerak perahu sesungguhnya merupakan penjumlahan kecepatan gerak perahu dan kecepatan air. 2. Ketika penerjun menjatuhkan diri dari kapal, tempat ia jatuh tidak tepat dibawah kapal tetapi jauh melenceng karena adanya dua vektor gaya yaitu gaya gravitasi dan gaya dorong angin. 3. Ketika seorang pemanah menarik anak panah dari busurnya, sebenarnya arah gerak anak panah merupakan penjumlahan vektor gaya tarik tali dari kedua ujung busur. B. Penerapan Pengurangan vektor.

Jika kita menghitung perpindahan yang dialami benda yang bergerak maka, kita akan melakukan proses pengurangan vektor posisi benda akhir dikurangi vektor posisi benda sebelum bergerak. Tentu saja vektor posisi benda ditentukan dulu setelah adanya titik acuan C. Penerapan perkalian vektor 1. Perkalian titik misalnya perkalian antara gaya dorong dengan perpindahan 2. Perkalian silang misalnya perkalian antara kuat arus listrik dengan medan magnet

Penerapan vektor dalam soal-soal fisika 1. Gaya tegang tali yang menopang benda tergantung pada tali tersebut, membentuk dua vektor gaya yang saling seimbang (diam)

T=w 2. maka penyebab benda tersebut turun adalah komponen gaya berat searah bidang miring. 3. mengakibatkan keseimbangan gaya. Benda yang terletak di atas bidang miring. Penyelesaian masalah ini mengharuskan penguraian vektor gaya berat menjadi dua komponen gaya yang saling tegak lurus... gaya kebawah (berat benda) sama dengan jumlah gaya ke atas ( T1 sin beta ditambah T2 sin alfa). Benda yang digantung dengan tiga tali berikut.. 4. Gaya ke kiri (T1 cos beta = T2 cos alfa).. Arah gerak perahu merupakan resultan dari dua vektor kecepatan yaitu kecepatan perahu dan kecepatan air . Sedangkan besarnya gaya normal sama dengan komponen gaya berat tegak lurus bidang miring.

Usaha oleh gaya sehingga sebuah benda berpindah. Anda akan peroleh resultan gaya. 6.5. maka gaya yang membentuk sudut tertentu terhadap bidang datar harus disearahkan dulu (di uraikan ke sumbu mendatar) sebelum dikalikan dengan vektor perpindahan. pertama anda harus menguraikan gaya yang tidak segaris dengan perpindahan. kedua membandingkan besar gaya ke kanan (hasil penguraian) dan ke kiri. Memprediksi arah gerak suatu benda yang dipengaruhi dua gaya tidak segaris. . Dalam hal menghitung usaha. dari resultan tersebut diketahui arah perpindahannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->