RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KD 4.1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standarat Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : 4.

: SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Alokasi Waktu

Menggunakaan konsep himpunan dan diagram Venn dalam pemecahan masalah : 4.1 Memahami pengertian dan notasi himpunan serta penyajiannya. : 1. Menyebutkan masalah sehari-hari dalam bentuk himpunan dan mendata anggotanya. 2. Menyebutkan anggota dan bukan angota suatu himpunan 3. Menyatakan himpunan dengan 3 cara 4. Mengenal himpunan kosong dan notasinya : 4 jam pelajaran (2 pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menyebutkan masalah sehari-hari dalam bentuk himpunan dan mendata anggotanya 2. Siswa dapat menyebutkan anggota dan bukan anggota suatu himpunan 3. Siswa dapat menyatakan himpunan dengan 3 cara 4. Siswa dapat mengenal himpunan kosong dan notasinya. B. Materi Ajar a. Menemukan pengertian himpunan Hinpunan adalah kumpulan obyek yang di definisikan dengan jelas yang berbeda Contoh: kumpulan binatang berkaki dua b. Membentuk himpunan dari kumpulan suatu obyek tertentu Manakah yang merupakan himpunan dan bukan himpunan: 1. Kumpulan hewan berkaki empat 2. Kumpulan makanan enak 3. Kumpulan bilangan cacah kurang dari 10 4. Kumpulan bilangan antara 5 dan 10 5. Kumpulan siswa cantik. c. Menentukan anggota suatu himpunan Lambang suatu himpunan diberi notasi huruf kapital seperti: A, B, K, T, S, P dsb. anggota ditulis diantara kurung kurawal ={ }, dan antara anggota yang satu dengan lainnya di pisahkan dengan tanda koma Contoh: A adalah himpunan bilangan cacah kurang dari 5 . Ditulis A= { 0 , 2 , 3 , 4} Yang demikian disebut himpunan berhingga karena anggotanya terbatas 2 adalah anggota himpunan A ditulis 2 ∈ A 6 adalah bukan anggota himpunan A ditulis 6 ∉ A B adalah himpunan bilangan asli Ditulis B = { 1, 2, 3, 4, ... } Tanda tiga buah titik dibaca dan seterusnya, karena anggota himpunan tersebut tidak bisa didaftar satu persatu. Yang demikian disebut himpunan tak terhingga karena anggotanya tak terbatas. Untuk menyatakan banyaknya anggota himpunan A ditulis n( A ) Contoh A = { a, b, c, d }, n( A ) = 4 d. Cara menyatakan himpunan dari satu cara ke cara yang lain Ada 3 cara menyatakan suatu himpunan, yaitu sebagai berikut: 1. Menyatakan himpunan dengan kata-kata atau dengan kalimat Contoh

B = Himpunan bilangan prima kurang dari 10 Dapat ditulis sebagai B = { Bilangan prima kurang dari 10 } 2. Menyatakan himpunan dengan cara mendaftar anggota-angotanya satu persatu Yaitu anggota himpunan disebut satu persatu di dalam kurung kurawal, antara anggota satu dengan yang lain dipisahkan dengan tanda koma. Contoh: B adalah = B = Himpunan bilangan prima kurang dari 10 Dapat ditulis menjadi B = { 2 3 ,5 ,7 } 3. Menyatakan himpunan dengan notasi pembentuk himpunan Ketentuan penulisan notasi pembentuk himpunan adalah sebagai berikut: {x / ... } Keterangan: x = Variabel / peubah yang menyatakan anggota suatu himpunan / = dibaca sedemikian hingga ... = pernyataan kalimat matematika yang menjadi syarat keanggotaan. Contoh B = Himpunan bilangan prima kurang dari 10. Ditulis menjadi B = { x │ x bilangan prima kurang dari 10 } e. Membedakan himpunan kosong dan tidak kosong serta notasinya Himpunan kosong adakah himpunan yang tidak mempunyai anggota, Perhatikan Ф dan {0} Ф adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota sedangkan {0} adalah himpunan yang mempunyai satu anggota yaitu nol

C. Model dan Metode Pembelajaraan Model pempelajaran : - Think Pare and Sare Metode - Pembelajaran langsung dan koperatif : Kombinasi metode tanya jawab pemberian tugas dan diskusi kelompok

D. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan pertama Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : (10’) Apresiasi : a. Mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari-hari b. Meminta siswa memperhatikan kumpulan benda-benda yang ada di ruang kelas, di halaman sekolah. c. Siswa diminta menyebutkan kumpulan apa saja yang ada di ruang kelas, di halaman sekolah Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu: 1. Siswa dapat menyebutkan masalah sehari-hari dalam bentuk himpunan dan mendata anggotanya. 2. Siswa dapat menyebutkan anggota dan bukan anggota suatu himpunan. Motivasi : Jika masalah ini dikuasai maka siswa dapat membentuk himpunan Kegiatan Inti : (65’) a. Dengan tanya jawab guru mengarahkan siswa untuk memahami pengertian himpunan dan anggota himpunan melalui pengenalan kumpulan benda-benda yang ada di sekitar siswa atau tempat-tempat yang dikenal siswa. b. Guru mengenalkan lambang untuk suatu himpunan, lambang є…. untuk anggota himpunan serta lambang ∉ untuk bukan anggota suatu himpunan. c. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.1.1 d. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan. e. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi. f. Siswa diberi tes individu soal yg ada pada lembar penilaian individu

Penutup : (5’) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan. c. Guru memberi PR dari Buku Ajar Pertemuan kedua Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : (10’) Apresiasi : a. Dengan tanya jawab siswa diingatkan tentang pengertian himpunan, lambang himpunan, anggota dan bukan anggota himpunan. b. Membahas PR yang sulit. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu: 1. Siswa dapat menyatakan himpunan dengan 3 cara 2. Siswa dapat mengenal himpunan kosong, himpunan nol, dan notasinya. Kegiatan Inti : (65’) a. Menjelaskan bahwa suatu himpunan dapat dinyatakan dengan tiga cara yaitu 1. Dengan kata-kata 2. Dengan mendaftar 3. Dengan notasi pembentuk himpunan b. Guru memberikan contoh tentang masing-masing cara, serta memberikan contoh bagaimana cara menyatakan dengan dua cara yang lain. c. Guru menjelaskan tentang himpunan kosong dan nol, perbedaan dan notasinya. d. Siswa mengerjakan LKS 4.1.2 secara berpasangan. e. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan kelompok yang mengalami kesulitan. f. Diambil secara acak beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kemudian kelompok yang lain memberi tanggapan. g. Siswa mengerjakan tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian individu. Penutup : (5’) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman. b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru diaksanakan. c. Guru memberi PR dari Buku Ajar E. Alat dan Sumber Bahan Buku siswa dari Dirjen, Bahan Ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP Matematika SMP Madiun, Buku Teks dari Erlangga, Buku Teks dari Ganeca. F. Penilaian Pertemuan pertama Waktu : 20’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis (Uraian) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Nyatakan dapat atau tidak dapat suatu himpunan dibentuk dari kumpulan-kumpulan berikut: a. Kumpulan lima bilangan cacah yang pertama b. Kumpulan orang-orang kaya c. Kumpulan guru-guru yang ganteng d. Kumpulan siswa kelas 7 yang beratnya lebih dari 40 Kg 2. Diketahui M = { bilangan prima yang kurang dari 50} isilah dengan simbol ∈ atau ∉ Pada kalimat matematika berikut sehingga menjadi pernyataan yang benar.

a. 11 …… M b. 21 …… M c. 47 …… M

d. 17 …… M e. 33 …… M f. 49 …… M

Aspek : Penalaran dan komunikasi 3. Sebutkan kumpulan obyek yang merupakan himpunan di dalam kelasmu (minimal 5 himpunan) 4. Adakah di kelasmu himpunan siswa yang berkacamata ? Sebutkan anggota dan bukan anggotanya !

Pertemuan kedua Waktu Tehnik Bentuk Instrumen

: 10’ : Tes : Tetulis (Uraian)

Aspek : Pemahaman Konsep 1. Diketahui P = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7} a. Jika P dinyatakan dengan menggunakan kata-kata maka P = …….. b. Jika P dinyatakan dengan notasi pembentuk himpunan maka P = ….. 2. Manakah diantara himpunan-himpunan berikut yang merupakan himpunan kosong a. Himpunan orang tua siswa yang usianya dibawah 10 tahun b. Himpunan bilangan bulat yang tidak ganjil dan tidak bulat c. Himpunan bilangan prima yang genap d. Himpunan guru SMP yang tidak berkendaraan motor Aspek : Penalaran dan komunikasi 3. Adakah di kelasmu himpunan kosong ? Buatlah himpunan kosong sebanyak 4 himpunan.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KD 4.2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standart Kompetensi : 4. : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Menggunakan konsep himpunan dan diagram Venn dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar : 4.2 Memahami konsep himpunan Indikator : 1. Mengenal pengertian himpunan semesta serta dapat menyebutkan anggotanya. 2. Menentukan himpunan bagian dari suatu himpunan. 3. Menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan. Alokasi Waktu : 4 x 40’ A. Tujuan Pembelajaran 1) Siswa dapat menentukan banyak himpunan bagian dari suatu himpunan 2) Siswa dapat menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan. 3) Siswa mengenal pengertian himpunan semesta serta dapat menyebutkan anggotanya. B. Materi Ajar 1) Menentukan himpunan bagian dari suatu himpunan. Perhatikan dua himpunan brikut A= {a, b, c, } dan B = {a, b, c, d, e, f} 2) Menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan. Banyakaya himpunan bagian dari A = {a, b, c } adalah 8 3) Menentukan rumus banyak himpunan bagian serta dapat menyebutkan anggotanya. Jika n ( A ) = n maka banya knya himpunan bagian dari A = 2 n 4) Mengenal pengertian himpunan semesta serta dapat menyebutkan anggotanya. Perhatikan A = {a, b} S = {a, b, c, d, e} ternyata anggota A yaitu a dan b terdapat pada himp S. Kesimpullan: Himpunan Semesta adalah himpunan yang memuat semua obyek yang dibicarakan ditulis dengan lambang “ S “ C. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : - Think Pare and Sare - Pembelajaran Langsung dan Koperatif Metode Pembelajaran : Kombinasi metode tanya jawab pemberian tugas dan diskusi kelompok D. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : 10’ Apresiasi : a. Menanyakan kepada siswa tentang konsep-konsep sebelumnya. b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan kedua yaitu: 1. Siswa dapat menentukan himpunan bagin dari suatu himpunan. 2. Siswa dapat menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan. Motivasi : Jika materi ini dikuasai maka siswa akan dapat menyelesaikan masalah seharihari dengan menggunakan konsep himpunan. Kegiatan Inti : 65’

a. Dengan tanya jawab guru membimbing siswa untuk mendapatkan pengertian himpunan bagian dengan memberikan contoh tentang: 1) suatu himpunan yang merupakan himpunan bagian dari himpunan tertentu. 2) suatu himpunan yang bukan merupakan himpunan bagian dari himpunan tertentu. b. Dari contoh-contoh yang diberikan, guru dan siswa menyimpulkan: 1) kapan suatu himpunan merupakan himpunan bagian 2) kapan suatu himpunan bukan merupakan himpunan bagian c. Dengan tanya jawab guru membimbing siswa bagaimana cara menentukan banyaknya himpunan bagian dari suatu himpunan. d. Siswa mengerjakan LKS 4.2.2 secara berpasangan. e. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan. f. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan hasil kerjanya yaitu menyimpulkan pengertian himpunan bagian dan menentukan banyaknya himpunan bagian suatu himpunan. g. Siswa diberi tes individu dengan soal yg ada pada lembar penilaian individu. Penutup : 5’ a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman. b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan. c. Guru memberi PR dari Buku Ajar. d. Siswa mengenal pengertian himpunan semesta serta dapat menyebutkan anggotanya. Pertemuan kedua Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : 10’ Apresiasi : a. Menanyakan kepada siswa tentang pengertian himpunan, anggota dan bukan anggota himpunan b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu : 1. Siswa dapat mengenal pengertian himpunan semesta serta dapat menyebutkan anggota-anggotanya. Motivasi : Jika materi ini dikuasai maka siswa akan dapat menyelesaikan masalah seharihari dengan menggunakan konsep himpunan. Kegiatan Inti : 65’ a. Guru menjelaskan dengan tanya jawab tentang pengertian himpunan semesta. Guru memberikan beberapa contoh, misal beberapa siswa diminta untuk menyebutkan suatu himpunan, kemudian guru menjelaskan semesta pembicaraan dari himpunan tersebut. b. Guru memberikan contoh suatu himpunan yang bukan merupakan himpunan semesta dari himpunan tertentu. c. Siswa mengerjakan LKS 4.2.1 secara berpasangan. d. Guru memonitor siswa dan memberi bantuan pada siswa yang mengalami kesulitan. e. Diambil secara acak beberapa kelompok / pasangan untuk mempresentasikan hasilnya. f. Guru mengarahkan hasil diskusi bahwa himpunan semesta suatu himpunan tidak tunggal. g. Siswa diminta mengerjakan tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian individu. Penutup : 5’ a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksikan tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan. c. Guru memberi PR dari Buku Ajar. E. Alat dan Sumber Belajar. Buku siswa dari Dirjen, Buku Ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP Matematika SMP Madiun, Buku Teks dari Erlangga, Buku Teks dari Ganeca.

F. Penilaian Pertemuan Pertama Waktu : 15’ Teknik : Tes Bentuk : Tertulis Aspek : Pemahaman konsep 1. Nyatakan benar atau salah ! a. { 0, 2, 4, 6…} є Himpunan bilangan bulat b. {Lingkaran}є Himpunan bangun ruang c. {Ibu kota negara Asean} є {Malaysia, Jakarta, Philipina} Aspek : Penalaran dan komunikasi 2. Jika P = Himpunan bangun ruang, manakah diantara himpunan-himpunan berikut ini yang merupakan himpunan bagian dari P A = Himpunan limas segitiga B = Himpunan trapesium C = Himpunan kerucut D = Himpunan bola Aspek : Pemecahan masalah 3. Diketahui himpunan Q = {k, l, m, n} b. Sebutkan himpunan-himpunan bagiannya c. Berapa banyak himpunan bagiannya ? Pertemuan kedua Waktu : 10’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis (Uraian) Aspek : Pemahaman Konsep Sebutkan dua himpunan semesta yang mungkin dari masing-masing himpunan di bawah ini. 1. A = {1, 3, 5, 7, . . .} 2. B = {x x ≥3, x bilangan cacah} 3. C = Himpunan warna primer 4. D = Himpunan bulan yang jumlah harinya 30 5. E = {Jakarta, Surabaya} 6. F = {a, i, u, e, o} 7. G = {3, 4, 5, 6} 8. H = {Segitiga, Lingkaran, Persegi}

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 4.3 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompetensi : Aljabar 4. Menggunakan konsep himpunan dan Diagram Venn dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar : 4.3. Melakukan operasi irisan, gabungan, kurang dan komplemen pada himpunan Indokator : 1. Menunjukkan irisan dan gabungan dua himpunan 2. Menuliskan notasi gabungan dua himpunan 3. Menyatakan notasi irisan dua himpunan 4. Menyelesaikan soal cerita dengan menggambar Diagram Venn irisan dua himpunan 5. Menyelesaikan soal cerita dengan menggambar Diagram Venn gabungan dua himpunan 6. Menunjukkan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 7. Menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dengan menggambar Diagram Venn 8. Menuliskan notasi kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 9. Menunjukkan komplemen suatu himpunan 10. Menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan komplemen suatu Himpunan dengan menggambar Diagram Venn 11. Menuliskan notasi komplemen suatu himpunan Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 pertemuan) A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menunjukkan irisan dan gabungan dua himpunan 2. Siswa dapat menuliskan notasi gabungan dua himpunan 3. Siswa dapat menyatakan notasi irisan dua himpunan 4. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita dengan menggambar Diagram Venn irisan dua himpunan 5. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita dengan menggambar Diagram Venn gabungan dua himpunan 6. Siswa dapat menunjukkan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 7. Siswa dapat menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dengan menggambar Diagram Venn 8. Siswa dapat menuliskan notasi kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 9. Siswa dapat menunjukkan komplemen suatu himpunan 10. Siswa dapat menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan komplemen suatu himpunan dengan menggambar Diagram Venn 11. Siswa dapat menuliskan notasi komplemen suatu himpunan B. Materi Ajar a. Pengertian irisan dua himpunan dan menentukan irisan dua himpunan Contoh: A = { 1, 2, 3, 4 }, B={2, 3, 5, 7, 8 } Dua himpunan jika digambar diagram Venn adalah:
S

1• 4• A

2• 3•

5• • 7 •8 B

Dari gambar diatas, tampak bahwa 2 dan 3 merupakan anggota yang dimiliki secara bersama oleh himpunan A dan B. Maka A ∩ B = {2, 3 } Kesimpulan: Irisan dari himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota A dan sekaligus anggota B b. Menyelesaikan soal cerita tentang irisan dua himpunan dengan menggunakan Diagram Venn Contoh: Dalam suatu kelas terdapat 35 anak gemar IPA, 30 anak gemar IPS dan 25 anak gemar keduanya a. Buatlah diagram Venn dari keterangan diatas b. Berapa anak yang gemar IPA saja ? c. Berapa anak yang gemar IPS Saja ? Jawab: Jika dimisalkan: A = Himpunan anak yang gemar IPA B = Himpunan anak yang gemar IPS A ∩ B = Himpunan yang gemar keduanya Diagram Vennnya adalah: a. S
10 25 5

A

B

b. c.

Yang gemar IPA sajja 10 anak Yang gemar IPS saja 5 anak

c. Pengertian gabungan dua himpunan Contoh: 1. A = { 1, 2, 3, 5, 7 }, B = {4, 5 ,6 ,7 ,9} A ∪ B= {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9} Diagram Venn nya adalah:
S

1• 2• 3• A

5• •7

•4 •9

•6

B

Kesimpulan: Gabungan himpunan A dan B adalah Suatu himpunan Yang anggotanya menjadi anggota A atau B saja atau anggota persekutuan A dan B Didefinisikan sebagai: A ∪ B = { x │ x ∈ A atau x ∈ B} 2. A A

∪ ∪

A = { a, b, c, d, e } B = { a , c , d} B={ a,b,c,d,e} B=A

d. Diagram Venn gabungan dua himpunan untuk menyelesaikan soal cerita Contoh: Suatu kelas yang terdiri dari 48 siswa 24 anak mengikuti kelompok Mipa, 30 anak ikut kelompok ilmu sosial dan 14 anak ikut keduanya a. Gambarlah diagram Vennnya b. Berapa anak yang kelompok MIPA atau IPS

Jawab: a. Diagram Vennnya adalah:
S

10

14

16

M

I

b.

Yang gemar MIPA atau IPS = n( M

I ) = 10 + 14 + 16 = 40

e. Pengertian kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dan menentukan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya Contoh: A = { 2, 3, 5, 7, 9, 10 }, B = { 2, 4, 6, 8 , 10 } Tentukan anggota A yang bukan anggota himpunan B. Anggota yang kalian temukan tersebut merupakan selisih / kurang himpunan A dan himpunan B ditulis A – B. Sekarang tentukan B - A A – B = { x │ x ∈ A, x ∉B} f. Menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dengan menggambar Diagram Venn g. Pengertian komplemen dari suatu himpunan dan menentukan komplemen dari suatu himpunan Contoh: S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 } A = { 1, 4 ,2 ,7 ,9 } B = { 2 ,4 ,6 , 8 } Tentukan: a. Ac b. B c Jawab: a. A c = { 3, 5, 6, 8, 10 } b. B c = { 1, 3, 5, 7, 9, 10} C. Model dan Metode Pembelajaran a. Model : - Think Pare and Share - Kooperatif langsung b. Metode : Tanya jawab, diskusi dan pemeberi tugas D. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama Waktu : 2 x 40 menit Pendahuluan : ( 10 menit ) Apersepsi : a. Menanyakan pada siswa secara acak tentang himpunan bagian b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu: 1. Siswa dapat menunjukkan irisan dan gabungan dua himpunan 2. Siswa dapat menuliskan notasi gabungan dua himpunan 3. Siswa dapat menyatakan notasi irisan dua himpunan 4. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita dengan menggambarkan Diagram Venn irisan dua himpunan

Siswa dapat menyelesaikan soal cerita dengan menggambarkan Diagram Venn gabungan dua himpunan Motivasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik maka siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari yang ada hubungannya dengan irisan dan gabungan dua himpunan Kegiatan Inti : ( 65 menit ) a. Dengan tanya jawab menjelaskan tentang irisan dan gabungan dua himpunan serta cara menuliskan notasi gabungan dan irisan dua himpunan b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.1 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi e. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.4 dan LKS 4.3.5 f. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan g. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi h. Siswa diberi tes individu dengan soal pada lembar penilaian individu Penutup : ( 5 menit ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR hal. 172 No. 1 s/d 4, hal. 173 No. 5 dan 6, hal. 183 No. 4 s/d 6 Pertemuan Kedua Waktu : 2 x 40 menit Pendahuluan Apersepsi : ( 10 menit ) : a. Menanyakan pada siswa secara acak tentang irisan dan gabungan dua himpunan b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan kedua yaitu: 1. Siswa dapat menunjukkan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 2. Siswa dapat menuliskan notasi kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya 3. Siswa dapat menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dengan menggambar Diagram Venn Motivasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik maka siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari yang ada hubungannya dengan kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya dengan menggambar Diagram Venn Kegiatan Inti : ( 65 menit ) a. Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.6 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi e. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.7 f. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan g. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi h. Siswa diberi tes individu dengan soal yang ada pada lembar penilaian individu Penutup : ( 5 menit ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman

5.

b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR dari soal buatan guru Pertemuan Ketiga Waktu : 2 x 40 menit Pendahuluan Apersepsi : ( 10 menit ) : a. Menanyakan pada siswa secara acak tentang kurang suatu himpunan dari himpunan lainnya b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan ketiga yaitu: 1. Siswa dapat menunjukkan komplemen suatu himpunan 2. Siswa dapat menuliskan notasi komplemen suatu himpunan 3. Siswa dapat menyelesaikan soal yang ada hubungannya dengan komplemen suatu himpunan dengan menggambar Diagram Venn Motivasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik maka siswa akan dapat menyelsaikan permasalahan sehari-hari yang ada hubungannya dengan komplemen suatu himpunan dengan menggambar Diagram Venn Kegiatan Inti : ( 65 menit ) a. Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang komplemen suatu himpunan b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.9 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi e. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.3.10 f. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan g. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi h. Siswa diberi tes individu dengan soal yang ada pada lembar penilaian individu Penutup : ( 5 menit ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR dari soal buatan guru E. Alat dan Sumber Belajar Buku siswa dari Dirjen, Bahan ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, Buku PTBK jilid I dari Dirjen, Buku teks dari Erlangga, LKS dari MGMP Matematika SMP Madiun, penggaris, kertas karton dan spidol. F. Penilaian Pertemuan Pertama Waktu Teknik Bentuk

: 15 menit : Tes : Tes tulis uraian

Aspek : Pemahaman Konsep 1. Jika A = Himpunan bilangan prima yang kurang dari 10, dan B = Himpunan bilangan genap antara 0 dan 10 d. Tunjukkan A ∩ B dan A ∪ B dengan mendaftar anggota-anggotanya e. Tunjukkan A ∩ B dan A ∪ B dengan Diagram Venn

2. Tuliskan notasi dari A ∪ B dengan notasi pembentuk himpunan 3. Nyatakan notasi dari A ∩ B dengan notasi pembentuk himpunan 4. Dari sekelompok siswa ternyata : 31 siswa suka makan bakso, 27 siswa suka makan soto, dan 15 siswa suka makan keduanya ( bakso dan soto ). Berdasarkan keterangan di atas: a. Gambarlah Diagram Venn untuk menunjukkan keadaan tersebut b. Berapa banyak siswa yang suka makan bakso saja c. Berapa banyak siswa yang suka makan bakso saja atau soto saja 5. Dari sekelompok siswa yang terdiri dari 40 orang ternyata 17 orang suka main tenis, 27 orang suka main basket dan 9 orang suka main keduanya. a. Gambarlah Diagram Venn untuk menunjukkan keadaan di atas b. Berapa banyak siswa yang suka main tenis atau basket c. Berapa banyak siswa yang tidak suka main keduanya d. Berapa banyak siswa yang suka main tenis saja e. Berapa banyak siswa yang suka main basket saja Pertemuan Kedua : Waktu : 15 menit Teknik : Tes Tulis Bentuk instrumen : Tes tulis isian dan uraian

Aspek : Pemahaman Konsep 1. Jika A = Himpunan bilangan ganjil yang kurang dari 10, dan B = Himpunan bilangan prima yang kurang dari 10 Maka A \ B = A – B = ... 2. Tuliskan notasi dari A \ B = A – B dengan notasi pembentuk himpunan Pertemuan Ketiga : Waktu : 15 menit Teknik : Tes tulis Bentuk instrumen : Tes tulis uraian Aspek : Pemahaman Konsep

1. Tulislah komplemen dari A = Himpunan siswa perempuan kelas VII, jika Himpunan Semestanya S = Himpunan siswa-siswi kelas VII 2. Dari sekelompok siswa yang terdiri atas 40 orang ternyata 28 orang suka makan bakso, dan 22 orang suka makan soto, 15 orang suka keduanya-duanya. a. Gambarlah Diagram Venn untuk menggambarkan keadaan tersebut b. Berapa banyak siswa yang suka makan bakso atau soto c. Berapa banyak siswa yang tidak suka makan keduanya 3. Tulislah notasi komplemen A terhadap Himpunan Semesta S

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 4.4 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar kompetensi : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

: 4. Menggunakan konsep himpunan dan diagram Venn dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar : 4.4 Menyajikan himpunan dengan diagram Venn. Indikator : 4.4.1 Menyajikan himpunan dengan diagram Venn. 4.4.2 Menyajikan irisan dan gabungan dua himpunan dengan diagram Venn. 4.4.3 Menyajikan kurang suatu himpunan dari himpunan lain dengan diagram Venn 4.4.4 Menyajikan komplemen suatu himpunan dengan diagram Venn. Alokasi waktu : 6 jam perlajaran ( 3 x pertemuan ) A. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat menggambar diagram Venn untuk berbagai himpunan 2. Siswa dapat menyajikan irisan dua himpunan dengan diagram Venn. 3. Siswa dapat menyajika gabungan dua himpunan dengan diagram Venn 4. Siswa dapat menyajikan kurang suatu himpunan dari himpunan lain dengan diagram Venn. 5. Siswa dapat menyajikan komplemen suatu himpunan dengan diagram Venn B. Materi Ajar: 1. Menggambarkan diagram Venn untuk berbagai hmpunan. 2. Menggunakan diagram Venn untuk menyajikan irisan dan gabungan dua himpunan 3. Menggunakan diagram Venn untuk menyajikan kurang suatu himpunan dari himpunan lain 4. Menggunakan diagram Venn untuk menyajikan komplemen suatu himpunan C. Model dan Metode Pembelajaran : Model : Think Pare dan Share. Metode : Tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas. D. Langkah-langkah Pembelajaran: Pertemuan Pertama : Waktu : 2 x 40 ’ Pendahuluan ( 10 ’ ) Apersepsi : a. Membahas PR yang sulit b. Menanyakan kepada siswa secara acak bagaimana cara menyajikan suatu himpunan. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama - Siswa dapat menggambar diagram Venn untuk berbagai himpunan. Motifasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari, misalnya siswa dapat menetukan banyak personil dalam suatu kelompok permainan Kegiatan inti ( 40 ’ ) a. Dengan metode tanya jawab guru menjelaskan cara menyajikan himpunan dalam diagram Venn b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.4.1 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan pasangan yang lain menanggapi ( dilakukan bergantian untuk soal yang lain ) e. Siswa diberi tes secara individu dengan soal terlampir.

Penutup ( 5 ’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan. b. Guru dan siswa merefleksi tentang jalannya pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan. c. Guru memberi tugas berupa PR , buku ajar hal : Pertemuan kedua Pendahuluan ( 10 ’ ) Apersepsi : a. Membahas PR yang sulit. b. Menanyakan pada siswa secara acak tentang cara menentukan irisan dan gabungan dua himpunan. Tujuan : 1. Siswa dapat menyajikan irisan dua himpunan dengan diagram Venn 2. Siswa dapat menyajikan gabungan dua himpunan dengan diagram Venn Kegiatan Inti ( 40 ’) a. Dengan metode tanya jawab dibahas tentang cara menyajikan irisan dan gabungan dua himpunan dengan diagram Venn. b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.4.2. c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan pasangan yang lain menanggapi, ( dilakukan bergantian untuk soal yang lain ) e. Siswa diberi tes secara individu dengan soal terlampir. Penutup ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan. b. Guru dan siswa merefleksi tentang jalannya pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi tugas berupa PR, buku ajar hal Pertemuan ketiga Pendahuluan ( 10 ’ ) Apersepsi : a. Membahas PR yang sulit. b. Menanyakan pada siswa secara acak tentang cara menentukan himpunan, dan komplemen suatu himpunan. Tujuan : 1. Siswa dapat menyajikan kurang suatu himpunan dari himpunan lain dengan diagram Venn. 2. Siswa dapat menyajikan komplemen suatu himpunan dengan diagram Venn Kegiatan Inti ( 40 ’) a. Dengan metode tanya jawab dibahas tentang cara menyajikan kurang suatu himpunan dari himpunan lain dengan diagram Venn b. Dengan metode tanya jawab guru menjelaskan tentang cara menyajikan komplemen suatu dengan diagram Venn. c. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.4.3. d. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan e. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan pasangan yang lain menanggapi. ( dilakukan bergantian untuk soal yang lain ) f. Siswa diberi tes secara individu dengan soal terlampir. Penutup ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan. b. Guru dan siswa merefleksi tentang jalannya pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi tugas berupa PR, buku ajar hal E. Alat dan Sumber Belajar: Buku Ajar dari MGMP Matematika Kab. Madiun,LKS dari MGMP Matematika Kab. Madiun, Penggaris F. Penilaian: Pertemuan Pertama Waktu : 25 ’ Teknis : Tes

Bentuk Instrumen : Tes Tulis ( Uraian ) Aspek : Pemahaman konsep. 1. Gambarlah himpunan-himpunan dibawah dalam satu diagram Venn S = {1, 2, 3, 4, 5, 6 }, P = { 1, 3, 5 }, Q = { 3, 5 } 2. Diketahui: S = { Bilangan asli < 15 } A = { Biilangan asli ganjil < 10 } B = { Bilangan priima < 10 } C = { Faktor prima dari 6 } a. Nyatakan himpunan diatas dengan cara mendaftar. b. Buatlah diagram Venn untuk masing-masing himpunan berikut dengan S sebagai himpunan Semesta ( i ) A dan B ( ii ) A dan C ( iii) B dan C Pertemuan Kedua Waktu : 25 ’ Teknis : Tes Bentuk Instrumen : Tes Tulis ( Uraian) Aspek : Pemahamn Konsep. Diketahui: S = { 1,2,3,4,5,6.7 } A = { 1,2,3,4,5 } B ={ 4,5,6,7 } C={3} a. Tentukan anggota – anggota dari : (i)A∩B ( ii ) A ∩ C ( iii ) B ∩ C b. Tunjukkan setiap irisan diatas pada diagram Venn dan arsirlah daerah yang menunjukkan irisan tersebut. c. Tentukan anggota – anggota dari ( i ) A U B ( ii ) A U C ( iii ) B U C d. Tunjukkan setiap gabungan diatas pada diagram Venn dan arsirlah daerah yang menunjukkan gabungan tersebut. Pertemuan Ketiga Waktu : 25 ’ Teknis : Tes Bentuk Instrumen : Tes Tulis ( Uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Diketahui: P = { a, b, c, d, e, f, g,h, i } Q = { g, h, i, j, k } a. Tentukan anggota P – Q b. Gambarlah P dan Q dalam satu diagram Venn dan arsirlah daerah yang menunjukkan P - Q Aspek: Pemahaman Konsep 1. Diketahui: S = { x l -5 < x < 7, x є Bilangan Bulat } A = { t l 2 < t < , t є bilangan Asli } Gambarlah himpunan diatas dalam satu diagram Venn dan arsirlah daerah yang merupakan A c 2.

Tentukan anggota dari: a.Ac b. Bc

c.(A ∩ B )c d. ( A U B )c

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 4.5 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi waktu : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

: 4. Menggunakan konsep himpunan dan diagram Venn dalam pemecahan masalah : 4.5 Menggunakan konsep himpunan untuk pemecahan masalah. : 4.5.1 Menyelesaikan masalah dengan menggunakan diagram Venn. : 2 jam pelajaran ( 1x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan diagram Venn dan konsep himpunan. B. Materi Ajar: a. Menggunakan diagram Venn dan konsep himpunan untuk menyelasaikan masalah sehari-hari C. Model dan Metode Pembelajaran: Model : Think Pare dan Share. Metode : Tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas. D. Langkah- langkah Pembelajaran: Pertemuan Pertama : Waktu : 2 x 40 ’ Pendahuluan ( 10 ’ ) Apersepsi : a. Membahas PR yang sulit b. Menanyakan kepada siswa secara acak hobi siswa dalam suatu permainan Tujuan Motifasi : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama 1. Menyelesaikan masalah dengan menggunakan diagram Venn dan konsep himpunan : Jika materi ini dikuasai dengan baik siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari, Misalnya siswa dapat menetukan banyak personil dalam suatu kelompok permainan

Kegiatan Inti ( 40 ’ ) a. Dengan metode tanya jawab guru menjelaskan tentang cara menyelesaikan suatu masalah sehari-hari yang bisa diselesaikan dengan menggunakan konsep himpunan dan dengan diagram Venn. b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 4.5 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan pasangan yang lain menanggapi. ( dilakukan bergantian untuk soal yang lain ) e. Siswa diberi tes secara individu dengan soal terlampir. Penutup ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat kesimpilan. b. Guru dan siswa merefleksi tentang jalannya pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi tugas berupa PR , buku ajar hal E. Alat dan Sumber Belajar:

Buku Ajar dari MGMP Matematika Kab. Madiun, LKS dari MGMP Matematika Kab. Madiun, Penggaris F. Penilaian: Pertemuan Pertama Waktu : 25 ’ Teknis : Tes Bentuk Instrumen : Tes Tulis ( Uraian ) Aspek: Pemecahan masalah 1. Pada suatu agen koran dan majalah terdapat 75 orang berlangganan koran 32 orang berlangganan majalah dan 25 orang berlangganan koran dan majalah. a. Buatlah diagram Venn berdasarkan data diatas! b. Berapa banyak pelanggan seluruhnya ? 2. Dari 42 siswa ternyata 25 siswa gemar Matematika, 23 siswa gemar IPA dan 6 siswa tidak gemar keduanya. a. Buatlah diagram venn berdasar data diatas ! b. Berapa siswa yang gemar Matematika dan IPA ?

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 5.1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompetensi: 5. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, serta menentukan ukurannya. Kompetensi Dasar Indikator : 5.1 Menentukan hubungan antara dua garis, serta besar dan jenis sudut. : 1. Menjelaskan kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan, bersilangan) melalui benda kongkrit. 2. Mengenal satuan sudut yang sering digunakan. 3. Mengukur besar sudut dengan busur derajat. 4. Menjelaskan perbedaan jenis sudut (siku, lancip, tumpul) : 6 jam pelajaran ( 3 pertemuan)

Alokasi Waktu A. a. b. c. d. B.

Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan kedudukan dua garis Siswa dapat menggunakan satuan sudut Siswa dapat mengukur besar sudut dengan menggunakan busur derajat Siswa dapat membedakan jenis-jenis sudut.

Materi Ajar a. Hubungan antara dua garis - sejajar b. bersilanngan berpotongan

c.

Mengukur besar sudut Besar sudut adalah ukuran perputaran yang terjadi jika kaki sudut yang satu dipandang sebagai hasil putaran kaki sudut yang lain. Besar sudut dinya takan dalam satuan derajat Satuan derajat juga dapat dinyatakan dalam menit dan detik. Jenis-jenis sudut a. Sudut lancip adalah sudut sudut yang besarnya kurang dari 90 0 b. Sudut siku adalah sudut yang besarnya 90 0 c. Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya lebih dari 90 0

C.

Model dan Metode Pembelajaran a. Model : Kooperatif b. Metode : Diskusi kelompok, demontrasi dan penemuan D. Langkah-langkah kegiatan Pertemuan pertama Waktu : 2 x 40' Pendahuluan (10') Apersepsi : Mengingat kembali tentang pengertian garis. Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama

Siswa dapat menjelaskan kedudukan dua garis Kegiatan Inti (65') a. Dengan berdialog, siswa diminta menyebutkan beberapa contoh bangun yang berbentuk garis yang terdapat di dalam kelas. b. Guru dan siswa mendiskusikan tentang kedudukan dua garis dan sifat-sifatnya. c. Siswa secara berkelompok 4-5 orang mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang kedudukan dua garis yang terdapat pada lembar kerja 5.1.1 dengan bimbingan guru d. Dua atau tiga kelompok mempresentasikan hasilnya dan guru sebagai fasilitator e. Siswa mengerjakan tugas individu Penutup (5') a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman b. Siswa dan guru melakukan refleksi c. Guru memberikan tugas (PR) hal 54-55 buku ajar Pertemuan Kedua Waktu : 2 x 40' Pendahuluan (10') Apersepsi : a. Membahas PR. b. Mengingat kembali tentang pengertian sudut Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan sudut. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemu kedua a. Siswa dapat menggunakan satuan sudut b. Siswa dapat mengukur besar sudut dengan menggunakan busur derajat Kegiatan Inti (65') a. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3 - 5 orang. b. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat: 1. menyebutkan beberapa contoh bangun berbentuk sudut yang terdapat di dalam kelas. 2. menentukan satuan sudut yang sering digunakan. c. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok yang lain menanggapi. d. Dengan demontrasi, guru menunjukkan cara mengukur besar sudut dengan menggunakan busur derajat. e. Siswa diminta menggambar sebuah sudut, kemudian teman sebangkunya diminta mengukur besar sudut tersebut dengan menggunakan busur derajat. f. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang sudut yang terdapat pada penilaian Penutup (5') a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman b. Siswa dan guru melakukan refleksi c. Guru memberikan tugas (PR) hal 40 buku ajar Pertemuan Ketiga Waktu : 2 x 40' Pendahuluan (10') Apersepsi : Mengingat kembali tentang pengertian sudut Motivasi : Konsep tentang sudut banyak dipaki dalam kehidupan sehari- hari. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan ketiga: c. Siswa dapat membedakan jenis-jenis sudut Kegiatan Inti (65') a. Dengan teman sebangku, siswa berdiskusi tentang jenis-jenis sudut.

b. Beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain menanggapi, guru sebagai fasilitator c. Siswa secara berkelompok mengerjakan lembar kerja 5.1.3 d. Dua atau tiga kelompok siswa diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain menanggapi, guru sebagai fasilitator e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan tentang jenis-jenis sudut. f. Siswa mengerjakan tugas individu soal-soal tentang jenis-jenis sudut yang terdapat pada Penilaian Penutup (5') a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman b. Siswa dan guru melakukan refleksi c. Guru memberikan tugas (PR) hal 45 buku ajar E. F. Alat dan Sumber Belajar Buku teks, penggaris, busur derajat, model-model segitiga Penilaian

Pertemuan pertama Waktu : 15 ' Teknik : tes Bentuk Instrumen : tertulis. Aspek: Pemahaman konsep C 1. D

F

A

B

E

Pada gambar di atas, persegi ABCD dan BEFC kongruen. Sebutkan garis yang Sejajar dengan: a. AE b. BC c. AC d. BD 2. Manakah yang sejajar, berpotongan dan bersilangan dari masalah kontekstual berikut: a) Jalan layang b) Dua jalan yang bertemu di persimpangan c) Tapak dua ban mobil di jalan tanah yang basah Pertemuan kedua Waktu : 15 ' Teknik : tes Bentuk Instrumen : tertulis. Aspek : Pemahaman konsep 1. Untuk mengukur besar sudut, satuan apakah yang digunakan ? 2. Gunakan busur derajat untuk mengukur besar sudut-sudut berikut ini i) ii) iii)

Pertemuan ketiga Waktu : 15 ' Teknik : tes Bentuk Instrumen : tertulis. Aspek: Pemahaman konsep 1. Nyatakan masing-masing sudut berikut ini lancip, siku-siku, tumpul ! a. 70 0 d. 90 0 0 b. 130 e. 45 0 c. 109 0 f. 100 0 2. Nyatakan lancip, siku-siku, tumpul,atau lurus, sudut terkecil antara kedua jarum jam pada pukul : a. 08.00 e. 15.00 i. 18.15 b. 04.00 f. 18.00 j. 20.30 c. 02.00 g. 09.30 k. 05.15 d. 11.00 h. 14.30 l. 18.20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 5.2

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester

: SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompetensi : 5. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, serta menentukan ukurannya Kompetensi Dasar : 5.2. Memahami sifat-sifat sudut yang terbentuk jika dua garis berpotongan atau dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain. Indikator Alokasi waktu : 1. Menemukan sifat sudut jika dua garis sejajar dipotong garis ketiga 2. Menggunakan sifat-sifat sudut dan garis untuk menyelesaikan soal

: 4 x 40 menit (2 pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menentukan sifat sudut yang terjadi jika dua garis berpotongan dipotong garis lain 2. Siswa dapat menentukan sifat sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain 3. Siswa dapat menyelesaikan soal-soal dengan menggunakan sifat-sifat sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain B. Materi Ajar: 1. Sifat sudut yang terjadi dari dua garis berpotongan yang dipotong garis lain Jika dua garis sejajar dan garis itu dipotong oleh garis lain akan terbentuk beberapa sudut Misal kan garis g dan h dipotong oleh garis a ditik P dan Q terjadi sudut sbb: a g h P
4 1 3 2

4 1

Q3 2 a. Sudut sehadap Pasangan sudut yang terbentuk adalah: ∠P2 dan ∠Q2 sehingga ∠ P2 = ∠Q2 ∠ P1dan ∠Q1 sehingga ∠ P1 = ∠Q1 ∠P3 dan ∠Q3 sehingga ∠ P3 = ∠Q3 ∠P4 dan ∠Q4 sehingga ∠ P4 = ∠Q4 Kesimpulan: Sudut– sudut yang sehadap adalah sama besar. b. Sudut dalam berseberangan Dari gambar diatas: ∠P2 dan ∠Q2 sehingga ∠ P2 = ∠Q2 ∠P3 dan ∠Q1 sehingga ∠ P3 = ∠Q1 Kesimpulan: Sudut – sudut dalam berseberangan sama besar. c. Sudut – sudut luar bersebrangan: Dari gambar diatas : ∠P1 dan ∠Q3 sehingga ∠ P1 = ∠ Q3 ∠P4 dan ∠Q2 sehingga ∠P4 = ∠ Q2 Kesimpulan: Sudut-sudut luar berseberanggn sama besar d. Sudut dalam sepihak Dari gambar diatas:

Kesimpulan: Sudut-sudut dalam sepihak jumlahnya = 180 0 e. Sudut-sudut luar sepihak Dari gambar diatas: ∠P1 dan ∠Q2 sehingga ∠ P1 + ∠ Q2 = 180 0 ∠P4 dan ∠Q3 sehingga ∠ P4 + ∠ Q3 = 180 0 Kesimpulan: Sudut-sudut luar sepihak jumlahnya = 180 0 2. Penggunaan sifat sudut Hitung besar ACB dan isikan besar sudut-sudut Yang tampak pada gambar !
110

∠P3 dan ∠Q4 sehingga ∠P2 dan ∠Q1 sehingga

∠ P3 + ∠Q4 = 180 ∠ P2 + ∠Q1 = 180

0 0

48

C. Model dan Metode Pembelajaran : Model : Think, Pare and Sare Metode : Diskusi kelompok, demonstrasi, dan penemuan D. Langkah-langkah kegiatan: Pertemuan pertama : Pendahuluan (10') Apersepsi : Mengingat kembali kedudukan dua garis dan besar sudut Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka siswa akan lebih cepat memahami materi berikutnya. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama: 1.Siswa dapat menentukan sifat sudut yang terjadi jika dua garis berpotongan dipotong garis lain Kegiatan Inti (65') 1. Diberikan sebuah gambar yang terdiri dari 3 buah garis saling berpotongan, siswa secara berpasangan mendiskusikan sifat-sifat sudut yang terjadi pada gambar tersebut dengan melakukan pengukuran pada lembar kerja 5.2.1 2. Dari hasil diskusi, setiap siswa dapat menyimpulkan sifat-sifat sudut: a. bertolak belakang b. berpelurus 3. Dua atau tiga pasangan siswa mempresentasikan hasil diskusinya, siswa yang lain menanggapi dan guru sebagai fasilitator 4. Siswa mengerjakan tes individu dengan soal pada Penilaian Penutup(5') 3. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman. 4. Siswa dan guru melakukan refleksi. 5. Guru memberikan tugas PR di buku ajar hal 46-47 dan 48. Pertemuan kedua : Pendahuluan: Apersepsi : Mengingat kembali kedudukan dua garis dan besar sudut sebagaimana telah dibahas pada pertemuan pertama Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka siswa akan lebih cepat memahami materi berikutnya. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan kedua: 2. Siswa dapat menentukan sifat sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain 3. Siswa dapat menyelesaikan soal-soal dengan menggunakan sifat-sifat sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong garis lain Kegiatan Inti

1. Diberikan sebuah gambar yang terdiri dari 2 buah garis sejajar dan dipotong garis lain, siswa secara berpasangan ditugaskan untuk melakukan pengukuran terhadap sudut yang terjadi pada lembar kerja 5.2.2 2. Dari pengukuran tersebut, siswa diharapkan dapat menyimpulkan tentang : 1. Sudut bertolak belakang 2. Sudut sehadap 3. Sudut dalam bersebrangan 4. Sudut luar bersebrangan 5. Sudut dalam sepihak 6. Sudut luar sepihak 3. Dua atau tiga pasangan siswa mempresentasikan hasil diskusinya, siswa yang lain menanggapi dan guru sebagai fasilitator 4. Siswa mengerjakan tugas individu pada Penilaian Penutup a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman. b. Siswa dan guru melakukan refleksi. c. Guru memberikan tugas PR hal 59-60 buku ajar 5. Alat dan Sumber Belajar Buku teks (sumber), penggaris, alat peraga, busur derajat 6. Penilaian Pertemuan pertama Waktu : 15' Teknik : Tes tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Aspek : Pemahaman Konsep 1. Salinlah gambar di bawah ini, kemudian isikan besar semua sudutnya !
55 65 60

2. Tentukan nilai y pada gambar di bawah ini !

3y

2y

Pertemuan kedua Waktu : 15' Teknik : Tes tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Aspek : Pemahaman konsep 1. Pada gambar di bawah ini, CD sejajar AB. Besar ∠ AEC adalah….. C D 63 E A
75

B

g

l

2. Perhatikan gambar di bawah ini ! Jika g sejajar l, maka nilai x + y =….. 2x 3x 3y RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 5.3

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester

: SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua ) dengan

Standar Kompetensi 5. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, sudut sudut, serta menentukan ukurannya. Kompentensi dasar 5.3 Melukis Sudut

Indikator : 1. Mengambar sudut yang besarnya diketahui dengan busur dengan Penggaris 2. Mengukur besar sudut yang diketahui dengan busur derajat 3. Memidahkan sudut yang besarnya sama dengan sudut yang diketahui dengan menggunakan pengaris dan jangka 4. Melukis sudut 60° dan 90° dengan menggunakan jangka dan penggaris Lokasi Waktu : 4 jam pelajaran ( 2 pertemuan ) A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menggambar sudut yang besarnya diketahui dengan busur dan penggaris 2. Siswa dapat menggukur besar sudut yang diketahui dengan busur derajat 3. Siswa dapat memindahkan sudut yang besarnya sama dengan sudut yang diketahui dengan menggunakan penggaris dan jangka 4. Siswa dapat melukis sudut 60° dan 90° menggunakan jangka dan penggaris B. Materi Ajar 1. Menggunakan busur dan penggaris untuk menggambar sudut Untuk menggambar sudut dennagan langkah-langkah sebagai berikut: - Gambar sebuah gasris - Impitkan busur derajat pada salah satu garis pemusat alas, kemudian tandailah pada skala tertentu. Hubungkan titik itu dengan ruas garis yang berimpit dengan pusat busur maka ter bentuklah sudut, yang dimaksud. 2. Menggunakan busur untuk mengukur sudut Untuk mengukur sudut caranya sebagai berikut: Misalkan yang akan diukur ∠ABC A

B a. b. c. d. 3.

C

Letakan pusat busur pada titik sudutnya Impitkan garis horisontal busur yang tertulis angka pada salah satu kaki BC . Lihatlah angka pada busur derajat yang berimpit dengan kaki sudut yang lain yaitu BA Jadi besar ∠ ACB adalah ........ Menggunakan penggaris dan jangka untuk memindahkan sudut yang besarnya sama dengan sudut yang diketahui Contoh: Misalkan ada sudut seperti dibawah ini: Lukislah ∠ PQR yang besarnya sama dengan ∠ABC !
A

C. Model dan Metode Pembelajaran
B C

a) Model pembelajaran b) Metode pembelajaran

: Komperatif : Ceramah, Tanya jawab, Pemberian tugas, Diskusi

D. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan : Pertama Waktu : 2 x 40' Pendahuluan : 10' Apersepsi : 1. Menyakan pada siswa apa pengertian sudut 2. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu 1. Siswa dapat menggambar sudut yang besarnya diketahui dengan busur dan penggaris 2. Siswa dapat menggukur besar sudut yang diketahui dengan busur derajat 3. Siswa dapat memindahkan sudut yang besarnya sama dengan sudut yang diketahui dengan menggunakan penggaris dan jangka Motivasi : Jika materi ini dikuasai maka siswa akan dapat menentukan letak suatu tempat dari tempat tertentu, menentukan kemiringan atap suatu bangunan dan lain-lain

a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k.

Kegiatan Inti : 65' Siswa mengamati cara guru menggambar sudut dengan busur dan penggaris di papan tulis Siswa secara mandiri mengerjakan LKS 5.3.1 Meminta salah satu siswa maju ke depan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi Siswa mengamati cara guru mengukur sudut yang diketahui dengan busur derajat di papan tulis Siswa secara mandiri mengerjakan LKS 5.3.2 Guru mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan Guru menjelaskan langkah-langkah memudahkan sudut yang sama besar dengan sudut yang telah digambar dan siswa menirukan Siswa secara mandiri mengerjakan LKS 5.3.3 Meminta salah satu siswa maju ke depan untuk mempresentasikan di papan tulis dan siswa yang menanggapi Guru mengajarkan siswa yang mengalami kesulitan Siswa diberi tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian

Penutup : 5’ a. Siswa diarahkan membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Siswa diberi tugas mengerjakan soal pada buku ajar Pertemuan Waktu Pendahuluan Apersepsi Tujuan : Kedua : 2 x 40’ : 10’ : 1. Membahas PR yang sulit : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan kedua yaitu : 4. Siswa dapat melukis sudut 60° dan 90° mengguinkan jangka dan penggaris

Kegiatan Inti : 65’ a. Siswa mengamati cara guru melukis sudut 60 ° dan 90° menggunakan jangka dan penggaris b. Siswa secara berkelompok terdiri dari 5 siswa berdiskusi mengerjakan LKS 5.3.4 c. Guru memantau kerja tiap-tiap kelompok dan membimbing siswa yang menggalami kesulitan d. Menunjuk beberapa siswa wakil dari kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok yang lain menanggapinya

e. Guru memandu jalanya diskusi dan membimbing siswa untuk mengambil kesimpulan f. Meminta siswa kembali pada tempat duduk semula dan siswa diberi tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian Penutup : 5’ a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran c. Siswa diberi PR pada buku ajar E. Alat dan Sumber Belajar Buku siswa dari Dirjen, Bahan Ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP Matematika SMP Madiun, Buku Teks dari Erlangga, Jangka, Penggaris, dan Busur Derajat F. Penilaian Pertemuan Waktu Aspek : Pertama : 10’ : Pemahaman konsep

1. Gambarlah ∠ABC = 50° dengan busur derajat 2. Ukurlah sudut di bawah ini dengan busur derajat a). b).

3. Lukislah sudut yang besarnya denagan sudut yang ada pada gambar di bawah ini

Pertemuan Waktu Aspek

: Kedua : 10’ : Pemahaman konsep

1. Lukislah sudut ABC = 90° pada garis berikut ini dengan jangka dan penggaris A

B 2. Lukislah sudut PQR = 60° melalui garis dibawah ini menggunakan jangka dan penggaris Q

P

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 5.4 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar Kompetensi Kompetensi dasar Indikator Alokasi Waktu : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

: 5. memahami hubungan garis dengan garis, sudut dengan sudut serta menentukan ukurannya : 5.4 Membagi Sudut : 1. Membagi sudut menjadi 2 sama besar 2. Melukis sudut 30°, 45°, 120° dan 150° : 4 Jam pelajaran ( 2 pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat membagi sudut menjadi 2 sama besar 2. Siswa dapat melukis sudut 30°, 45°, 120° dan 150° B. Materi Ajar 1. Menggunakan penggaris dan jangka untuk membagi sudut menjadi dua sama besar 2. Menggunakan penggaris dan jangka untuk melukis sudut 30°, 45°, 120° dan 150° C. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Koperatif Metode : Tanya Jawab, Diskusi, pemberian Tugas D. Langkah-Langka Pembelajaran Pertemuan : Pertama Waktu : 1 x 40’ Pendahuluan : 10’ Apersepsi : Membahas PR yang dianggap sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 1. Siswa dapat membagi sudut menjadi 2 sama Motivasi : Jika materi ini dikuasai maka siswa dapat membuat garis bagi pada sembarang segitiga Kegiatan Int: a. Siswa mengamati cara guru membagi sudut di papan tulis b. Secara mandiri siswa mengerjakan LKS 5.4.1 c. Guru memantau pekerjaan siswa dam membimbing siswa yang mengalami kesulitan d. Guru menunjuk salah satu siswa untuk mempresentasikan jawabannya dan siswa yang lain menaggapai e. Siswa diberi tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian Penutup : 5’ 1. Siswa diarahkan membuat rangkuman membagi sudut 2. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan 3. Siswa diberi tugas mengerjakan soal di buku ajar Pertemuan Waktu Pendahuluan Apersepsi : Kedua : 3 x 40’ : 10’ : a. Menanyakan pada siswa tentang melukis sudut 60° dan 90° b. Membahas PR yang dianggap sulit

Tujuan Motivasi

: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu: 2. Siswa dapat melukis sudut 30°, 45°, 120° dan 150° : Jika materi ini dikuasai maka siswa dapat melukis sudut yang lain misalnya : 15°, 75°, 135°, 165° dan lain-lain

Kegiatan Inti : 105’ a. Siswa mengamati cara guru melukis sudut 30° di papan tulis b. Siswa mandiri mengerjakan LKS 5.4.2 soal nomor 1 c. Guru memantau pekerjaan siswa dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan d. Guru menunjuk salah satu siswa untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi e. Guru mengarahkan cara melukis sudut-sudut dengan membagi sudut dan menambah sudut f. Siswa mandiri mengerjakan LKS 5.4.2 soal nomor 2 g. Guru memantau pekerjaan siswa dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan h. Guru menunjuk satu siswa secara acak untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapinya i. Siswa diberi tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian Penutup :5’ 1. Siswa diarahkan membuat rangkuman 2. Siswa diberi PR pada buku ajar E. Alat dan Sumber Belajar Buku siswa dari Dirjen, Bahan ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP Matematika Madiun, Buku Teks dari Erlangga, Jangka dan Penggaris F. Penilaian Pertemuan Waktu : 1 dan 2 : 40’

Aspek : Pemahaman Konsep 1. Pada gambar di bawah, bagilah menjadi dua bagian sama besar a.). A B Aspek : Pemecahan Masalah C b). A B C

1. Dengan menggunakan jangka dan penggaris lukislah sudut yang besarnya : a). 135° c). 165° b). 105°

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 6.1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompetensi : 6. Memahami konsep segiempat dan segitiga serta menetukan ukuranya Kompetensi Dasar : 6.1 Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga berdsarkan sisi dan sudutnya Indikator : 1. Menjelaskan sifat-sifat segitiga berdasarkan sisi-sisinya 2. Menjelaskan jenis-jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran A. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat menjelaskan jenis –jenis segitiga berdasarkan sisi – sisinya 2. Siswa dapat mejelaskan jenis- jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya B. Materi Ajar a. Mendiskusikan jenis-jenis segitiga berdasarkan sisi-sisinya dengan menggunakan model segitiga b. Mendeskusikan jenis jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya dengan menggunakan model segitiga C. Model dan Metode Pembelajaran a. Model : Kooperatif STAD b. Metode : Tanya jawab , diskusi dan pemberian tugas D. Langka-langka Pembelajaran Pendahuluan : ( 10 menit ) Apersepsi : a. Menanyakan pada siswa bentuk-bentuk segitiga yang ada di dalam kehidupan Sehari-sehari b. Membahas PR yang sulit Motivasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik maka siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari Kegiatan initi : ( 65 menit ) a. Degan tannya jawab guru menjelaskan cara menggambar segitiga berdasarkan sisi-sisinya b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.1.1 c. Guru mengawasi jalanya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempersentasikan jawaban dan siswa yaang lain menanggapi e. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.1.2 f. Guru mengawasi jalanya diskusi dan megarahkan siswa yang mengalami kesulitan g. Di ambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempersentasikan hasil kerjanya yaitu meyebutkan jenis-jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya h. Siwa diberi tes individu dengan soal ada pada lembar penilaian. Penutup : ( 5 menit ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR E. Alat dan Sumber Buku siswa dari Dirjen, Bahan Ajar dari MGMP Matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP, jangka dan penggaris dan busur derajad

F. Penilaian Waktu : 15 menit Teknik : Tes Bentuk instrumen : Tertulis (urian ) Aspek : Pemahaman konsep 1. Dari segitiga ABC, jika di ketahui AB = BC , segitiga ABC merupakan segtiga........................ C 2. Pada segitiga di samping panjang sisi AC = BC sudut C = 80 0 maka tentukan: a. ∠A b. ∠ B c. Jenis-jenisnya

jika

A

B

Aspek : Penalaran dan Komunikasi 3. Gambarlah segitiga PQR samakaki jika di ketahui PQ = 6 cm 4. Dapatkah segitiga samakaki merupakan segitiga lancip ? jelaskan Aspek : pemecahan Masalah 5. A B F O C D E a. Ada berapa pasang segitiga sama sisi yang kongruen b. Sebutkan sisi yang panjangnya sama dengan sisi OA c. Sebutkan sudut-sudut yang sama besar dengan sudut OAB

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 6.2

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Alokasi Waktu

: 6. Memahami konsep segi empat dan segitiga serta menetukan ukuranya : 6.2 Mengindentifikasi sifat-sifat persegi panjang, persegi, trapisium, Jajar genjang, belah ketupat dan layang-layang : 1. Menjelaskan pengertian persegi panjang, persegi , trapisium, Jajar genjang, belah ketupat dan layang-layang menurut sifatnya 2. Menjelaskan sifat-sifat segi empat di tijau dari sisi, sudut, dan diagonalnya : 4 jam Pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menggunakan lingkungan untuk mendiskusikan pengertian persegi panjang, persegi, trapesium, jajar genjang, belah ketupat dan layang-layang menurut sifatnya 2. Siswa dapat mendiskusikan sifat-sifat segi empaat ditinjau dari diagonal, sisi dan sudutnya B. Materi Ajar a. Menggunakan lingkungan untuk mendeskusikan pengertian persegi panjang, persegi, trapesium, Jajar genjang, belah ketupat dan layang-layang menurut sifatnya b. Mendiskusikan sifat-sifat segi empat ditinjau dari diagonal, sisi dan sudutnya 1. Persegi panjang a. Mempunyai 2 pasang sisi sejajar dan samapanjang b. Besarnya semua sudutnya 90° c. Diagonal-diagonalnya saling berpotongan dan membagi 2 sama panjang d. Mempuyai 2 sumbu simetri e. Dapat menempati bingkainya dengan 4 cara 2. Persegi a. Mempunyai 4 sisi samapanjang b. Besarnya semua sudutnya 90° c. Diagonal-diagonalnya saling tegak lurusdan membagi 2 sama panjang d. Mempuyai 4sumbu simetri e. Dapat menempati bingkainya dengan 8 cara 3. Jajaran genjang a. Mempunyai 2 pasang sisi samapanjang dan sejajar b. Sudut yang berhadapan sama besar . c. Diagonal-diagonalnya saling membagi 2 sama panjang d. Dapat menempati bingkainya dengan 8 cara 4.Belah ketupat e. Mempunyai 4 sisi samapanjang f. Besarnya sudut yang berhadapan sama besar g. Diagonal-diagonalnya saling membagi 2 sama panjang h. Mempuyai 2sumbu simetri i. Dapat menempati bingkainya dengan 4 cara 5.Layang – layang j. Mempunyai 2 pasang sisi samapanjang k. Sepasang sudut yang sehadap sama besar l. Salah satu diagonalnya membagi diagonal yang lain menjadi dua bagian yang sama m. Mempuyai 1 sumbu simetri n. Dapat menempati bingkainya dengan 2 cara 5. Trapesium

o. p.

Mempunyai 2 sisi yang sejajar Jumlah sudut berdekatan diantara sisi sejajar adalah 180

C. Model dan Metode Pembelajaran a. Model : Kooperatif Jigsaw b. Metode : Tanya jawab , diskusi dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama Waktu : 2 x 40 menit Pendahuluan ( 10 menit ) Apersepsi: a. Menayakan kepada siswa coba sebutkan di ruang kelasmu benda yang berbentuk segi empat b. Membahas PR yang sulit Memotifasi : Jika materi ini di kuasai dengan baik maka siswa akan dapat menjelaskan tentang bangun segiempat Kegiatan inti : ( 65 menit ) a. Dengan tanya jawab siswa di suruh menyebutkan benda-benda yang ada di sekitarmu yang berbentuk segiempat b. Siswa di bentuk kolompok tiap kelompok terdri dari 5-6 orang anggota c. Tiap kelompok mengerjakan LKS 6.2.1 d. Guru mengawasi jalanya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan e. Tiap-tiap ketua kelompok menmpersentasikan hasil diskusinya f. Siswa yang lain memperhatikan g. Hasil diskusinya di pajang di depan kelas , siswa yang lainya berbelanja h. Siswa diberi tes individu dan soal pada lembar penilaian Penutup ( 5 menit ) a. Siswa diarahkan membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru di laksanakan c. Guru memberi PR Pertemuan Kedua Waktu : 2x 40 menit Pendahuluan : ( 10 menit ) Apersepsi : q.Dengan tanya jawab siswa di suruh menyebutkan bangun segi empat yang ada dalam kelasmu dan berapa banyak sudutnya r. Membahas PR yang sulit Motivasi : Di harapkan siswa bisa menyebutkan segi empat di dalam kehidupan sehari-hari, jika sisi dan sudut diketahui Kegitan Inti ( 65 menit ) a. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 siswa (kelompok asal) b. Masing-masing kelompok diberi 6 tugas yang berbeda, anggota pertama mengerjakan tugas no 1. berkumpul, anggota ke dua mengerjakan tugas no 2 dan seterusnya sampai anggota ke enam mengerjakan tugas no. 6 c. Anggota yang mengerjakan tugas no. 1 berkumpul dengan anggota yang mengerjakan tugas no.1 sampai tugas no. 6 berkumpul denga tugas no. 6 ( di sebut kelompok ahli ) d. Kelompok ahli kembali ke kelompok asal, untuk menjelaskan hasil diskusinya e. Semua kelompok asal mencatat hasil kerja dari semua tugas f. Guru memberi penilaian dari hasil kerja kelompok ahli dan hasil kerja kelompok di pajang dipapan tulis Penutup ( 5 menit )

a. Siswa diarahkan untuk merangkum b. Guru dan siswa merefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran c. Siswa di beri tugas PR F. Penilaian Pertmuan pertama Waktu : 15 menit Tehnik : Tes Bentuk instrumen : Tes tulis Aspek : Pemahaman Konsep 1.

Pada segi empat di atas sebutkan : s. Nama masing-masing segiempat tersebut t. Sifat dari segi empat tersebut Aspek : Pemecahan Masalah 2. Pada belah ketupat ABCD , jika panjang sisi AB = ( 5x – 3 ) cm dan DC = ( 2x + 5 ) cm Tentukan sisi belah ketupat tersebut B A C D Pertemuan kedua Waktu : 15 menit Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis Aspek: Pemahaman konsep 1. Pada Jajar genjang ABCD yang diagonal-diagonalnya berpotongan O di ketahui: AB = 8 cm, BC = 6 cm dan BD = 7 cm serta ∠BAD = 58 0 Tentukan: a. Panjang garis AD D C b. Panjang garis CD O c. ∠ ABC d. ∠ BCD A B Aspek : Penalaran dan Komunikasi 2. Apakah segi empat ABCD suatu Jajar genjang jika: ∠BCD = 120 0 , ∠ CDA = 65 0 dan ∠ DAB = 115 0 ? Beri alasanya Aspek : Pemecahan Masalah 3. Tentukan nilai x dan y pada Jajar genjang berikut: 4.
2y 4x RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 6.3 x + 75

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester

: SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompentesi : 6. Memahami konsep segi empat dan segi tiga serta menentukan ukurannya. Kompetensi Dasar : 6.3. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat serta menggunakannya alam pemecahan masalah Indikator : 1. Menurunkan rumus keliling bangun segitiga dan segiempat. 2. Menurunkan rumus luas bangun segitiga dan segiempat. 3. Menurunkan rumus luas bangun jajargenjang, trapesium, belh ketupat dan layang-layang. 4. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat. Alokasi waktu : 8 ( delapan ) Jam Pelajaran ( 4 prtemuan ) A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menurunkan rumus keliling bangun segitiga dan segiempat. 2. Siswa dapat menurunkan rumus luas bangun egitiga dan segiempat. 3. Siswa dapat menurunkan rumus luas bangun jajargenjang, trapesium, belh ketupat dan layang-layang. 4. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat. B. Materi Ajar: a. Menggunakan berbagai segitiga dan segiempat yang diketahui panjang sisinya, mengitung jumlah panjang sisinya. b. Menggunakan segiempat, sifat-sifat segiempat, sifat-sifat segitiga c. Dengan menggunakan bangun segiempat lainnya. d. Dengan menggunakan rumus keliling dan luas sgitiga dan segiempat untuk menyelesaikan kehidupan sehari-hari. C. Model dan Metode Pembelajaran a. b. D. Model Metode : Think Pare and Share Koperatif Jigsaw : Tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas.

Langkah-langkah pembelajaran Pertemuan Pertama Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan Apersepsi : ( 10’ ) : a. Menanyakan kepada siswa secara acak tentang rumus keliling bangun segitiga dan segiempat. b. Membahas PR yang sulit

Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu 1. Siswa dapat menentukan rumus keliling bangun seitiga dan segiempat. Motivasi : Jika materi ini dikuasai dengan baik maka siswa akan dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari, misalnya menghitung keliling pekarangan rumah, menghitung keliling bangunan rumah dll. Kegiatan Inti : ( 65’ )

a. Dengan Tanya jawab siswa diminta menyebutkan bebrapa contoh benda disekitarnya yang mempunyai bentuk bangunan segitiga dan segiempat. b. Guru menunjukkan kepada siswa bangun segitiga maupun segiempat, baik yang punya daerah maupun yang hanya rangkanya saja. c. Guru lebih menekankan pada bengun yang haya punya rangka. d. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.3.1 Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman. b. Guru dan siswa merefleksi pelaksanaan pembelajaran hari ini. c. Guru memberi PR hal 65 no 1, hal 106 no 3 buku ajar. Pertemuan Kedua Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi : a. Dengan Tanya jawab siswa diingatkan kembali tentang bangun segitiga yang mempunyai daerah. b. Membaha PR yang sulit. Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaan pada pertemuan pertama yaitu: 2. Siswa dapat menurunkan rumus segiempat dan segitiga. Kegiatan Inti : ( 65’ ) a. Dengan cara menunjuk siswa secara acak guru menyuruh siswa untuk menyebutkan benda-benda yang aa disekitarnya yang menyerupai bangun segiempat. b. Guru menunjukkan kepada siswa bangunsegiempat yang memiliki daerah. c. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.3.2.1 d. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan. e. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi. f. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.3.2.2 g. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengahkan siswa yang mengalami kesulitan. h. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat angkuman. b. Guru dan siswa merefleksi pelaksanaan pembelajaran hari ini c. Guru memberi PR hal 66 no. 4 dan hal 106 no 4,5,6 Pertemuan Ketiga Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi :a. Menanyakan kepada siswa secara acak tentang bangun segiempat lain selain persegi dan persegi panjang. b. Membahas PR yang sulit. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaan pada pertemuan pertama yaitu: 3. Siswa dapat menurunkan rumus luas bangun jajargenjang, trapesium, layanglayang, belah ketupat. Kegiatan Inti : ( 65’ ) a. Dengan menggunakan LKS 6.3.3 siswa secara berpasangan menghitung luas bangun jajargenjang, trapesium, layang-layang dan belah ketupat. b. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan. c. Diambil secara acak wakil dari kelompok pasangan untuk menyajikan hasil diskusinya. d. Kelompok yang yang lain menanggapi. Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat angkuman b. Guru dan siswa merefleksi pelaksanaan pembelajaran hari ini c. Siswa diberi PR buku ajar hal 73 no 1, hal 78 no 1 hal 82 no 3 hal 85 no 3 Pertemuan keempat

E.

F.

Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi :a. Dengan Tanya jawab siswa diingatkan tentang rumus keliling dan luas segiempat dan segitiga. b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaan pada pertemuan pertama yaitu 4. Siswa dapat menyelesaikan yang bekaitan dengan menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat. Kegiatan Inti : ( 65’ ) a. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 4 siswa ( kelompok awal ) b. Masing-masing kelompok diberi 4 soal yang berbeda, anggota pertama mengerjakan tugas no 1, anggota kedua mengerjakan soal no 2, anggota ketiga mengerjakan soal no 3, dan anggota keempat mengerjakan soal no 4. c. Anggota yang mengerjakan tugas no 1 berkelompok dengan anggota yang mengerjakan tugas no 1 dari kelompok lain. ( kelompok ahli ) d. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan pada siswa yang mengalami kesulitan. e. Setelah semua anggota kelompok ahli mengerti tentang tugas masing-masing, maka tiap anggota kelompok awal untuk menjelaskan hasil diskusi dari kelompok ahli ke kelompok awal. f. Semua anggota kelompok awal mencatat hasil kerja dari semua tugas. g. Guru memberi penilaian dari hasil kerja dari kelompik ahli dan hasil kerja kelompok dipajang. Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa merefleksi pelaksanaan pembelajaran hari ini c. Siswa diberi PR buku ajar hal Alat dan Sumber Belajar Buku siswa dari Dirjen, buku ajar dari MGMP matematika SMP Madiun, LKS dan MGMP matematika SMP Madiun, Buku Teks dari Erlangga , buku petak, penggaris, model bangun datar segitiga dan segiempat dari karton. Penilaian Pertemuan pertama Waktu : 15’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis ( uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep M 1. Hitunglah keliling segitiga berikut ! a. b. A
25 cm 17 cm 20 cm 12 cm

B

20 cm

C K
9 cm

L

2. Hitunglah keliling segiempat berikut !
D C

D F E
5 cm 9 cm

4 cm 4 cm

C

7 cm

5 cm

3 cm

A

7 cm B

A

B

a.

b.

3. Hitunglah panjang sisi PQ jika keliling segitiga PQR 14 cm? R
2x cm 5x cm 7 cm

P

Q

Pertemuan kedua Waktu : 15’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis ( uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Tentukan luas daerah persegi panjang PQRS seperti gambar berikut ! S
4 cm 7 cm

R

P

Q

2. Tentukan luas daerah segitiga KLM seperti gambar berikut ! K
5 cm

L 8 cm Aspek : pemecahan masalah 3. Hitunglah luas daerah yang diarsir !

M

5 Cm 12 cm

8 cm

Pertemuan ketiga Waktu : 20’ Tehnik : Tes Bentuk instrumen : Tertulis (uraian) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Hitunglah luas daerah bangun berikut ! a. A
4 cm

b. H
5 cm 6 cm 8 cm

B
6 cm

G

D

C E

F

c. L
4 cm

d. P K Q J
8 cm 4 cm 5 cm

I

7 cm

S

R

Pertemuan keempat Waktu : 40’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis ( uraian ) Aspek : Pemecahan masalah 1. Sebuah persegi panjang kelilingnya sama dengan keliling persegi, jika panjang sisi persegi 15 cm dan lebar persegi panjang 18 cm, berapakah panjang persegi panjang tersebut ? 2. Sebuah taman berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 8 cm dan lebar 6 cm. Taman tersebut akan ditanami rumput yang harganya Rp 50.000,00 permeter. Hitunglah biaya yang diperlukan untuk membeli rumput ? 3. Panjang garis sejajar pada trapesium sama kaki adalah 12 cm dan 18 cm. Jika luasnya 60 cm 2 . Berapa keliling trapesium tersebut? 4. Perhatikan gambar jajar genjang ABCD tersebut ! D F A B C Panjang AB = 9 cm Panjang DF = 8 cm Panjang FB = 12 cm Hitunglah keliling jajargenjang tersebut !

E

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KD 6.4 Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester : SMP Negeri : Matematika : VII (tujuh) / 2 ( Dua )

Standar Kompetensi

: 6. Memahami konsep segiempat dan segitiga seerta menentukan ukurannya. Kompetensi Dasar : 6.4. Melukis segitiga, garis tinggi, garisbagi, garis berat dan garis sumbu. Indikator : 1. Melukis segitiga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apitnya atau satu sisi dan dua sudut apitnya. 2. Melukis segitiga sama sisi dan segitiga sama kaki 3. Melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dan garis sumbu. Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran ( 3 pertemuan ) A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat melukis segitiga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apitnya atau satu sisi dan dua sudut apitnya. 2. Sisiwa dapat melukis segitiga sama sisi dan segitiga sama kaki 3. Siswa dapat melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dn garis sumbu. B. Materi Ajar a. Melukis segitiga bila diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apitnya, satu sisi dua sudut apitnya 1. Ketiga sisinya diketahui Contoh: Lukislah ∆ ABC dengan AB = 3 cm, BC = 4 cm dan AC = 6 cm. Langkah-langkah melukis: 1. Buatlah sebarang garis k 2. Ukurlah ruas garis AC pada k 3. Buatlah busur berjari-jari AB dengan pusat A 4. Buatlah busur brjari-jari BC berpusat di C hingga memotong busur pertama di B 5. Hubungkan B dengan A dan C terbentuklah ∆ ABC. 2. Dua sisi dan sebuah sudut kedua sisi tersebut . Contoh: Lukislah ∆ ABC dengan AB = 3cm, BC = 4cm dan ∠ B = 50 0 Langkah-langkah melukis: 1. Buatlah sebuah garis sebarang, ukurhlah garis AB 2. Pada ujung B, ukurlah sudut 50 0 dan buatlah sudutnya 3. Ukurlah BC dan hubungkan C dengan A, terbentuklah segitiga ABC Sebuah sisi dan dua sudut yang titik sudutnya diketahui Contoh: Lukislah ∆ PQR dengan PQ = 5 cm, ∠ P = 50 0 dan ∠ Q = 40 0 Langkah-langkah melukis: 1. Ukur sisi PQ 2. Ukur sudut pada P dan buat kaki sudutnya, begitu juga untuk sudut Q dan kaki sudutnya. 3. Perpotongan kaki sudutnya di R terbentuklah ∆PQR Dua buah sisi dan satu sudut yang tidak diapit dua sisi tersebut . Contoh: Lukislah ∆ ABC dengan AB = 6cm, BC = 5 cm dan ∠C = 50 0 Langkah-langkah melukis: 1. Ukur BC 2. Ukur sudut C dan buatlah kaki sudutnya

3.

4.

3. Buatlah busur lingkaran berpusat di B berjari-jari AB. Perhatikan titik potong busur dengan kaki sudut dari C ada berapa ? 4. Hubungkan titik potong tersebut dengan B. Bagaimana segitiga yang terjadi ? b. Melukis segitiga sama sisi dan sama kaki a. Melukis segitiga sama sisi: Contoh: Lukislah ∆ ABC sama sisi dengan AB = BC = AC = 4 cm Langkah-langkah melukis: 1. Gambarlah garis garis AB = 4 cm 2. Gambarlah busur lingkaran dengan jari-jari 4 cm dengan pusat di titik A dan B dan berpotongan di titik C. 3. Gambarlah garis AC dan BC sehingga ∆ ABC samasisi terbentuk b. Melukis segitiga sama kaki Contoh: Lukislah ∆ PQR dengan QR = 3 cm, PQ = PR = 5 cm Langkah-langkah melukis: 1. Gambar garis QR = 3 cm. 2. Gambarlah busur linnkaran dengan jari-jari 5cm dengan pusat pada titik Q dan R, berpotongan di P 3. Gambarlah QP dan RP sehingga segitiga PQR sama kaki c. Melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat, dan garis sumbu. 1. Cara melukis garis tinggi pada segitiga. a. Buat ∆ ABC b. Dengan pusat di B, gambarlah busur lingkaran yang memotong AC di E dan D c. Dengan pusat di E dan D, gambarlah dua bbusur lingkaran dengan jari-jari yang panjang nya sama dan berpotongan di F, garis BF adalah garis tinggi 2. Cara melukis garis bagi pada segitiga. a. Gambar ∆ ABC b. Dengan pusat di A buat busur lingkaran yang memotong AC dan AB di titik D dan E c. Buat busur lingkaran dengan jari-jari yang sama dengan pusat di D dan E sehingga kedua busur lingkaran berpotongan di F d. Hubungkan A dan F sampai memotong CB di G, maka garis AG adalah garis bagi ∆ ABC dari titik A sehingga ∠BAG = ∠CAG 3. Cara melukis garis berat pada segitiga. a. Buat ∆ ABC b. Dengan pusat titik A dan B, gambar busur lingkaran dengan panjang jari-jari lebih dari ½ AB, sehingga kedua busur berpotongan di titik D dan E c. Hubungkan D dan E, sehingga memotong AB di F d. Hubungkan CF, maka garis CF disebut garis berat 4. Cara melukis garis sumbu pada segitiga. a. Buat ∆ ABC b. Gambar busur lingkaran dari A dan B dengan jari-jari lebih dari ½ AB, dan berpotongan di titik D dan E c. Hubungkan DE, sehingga memotong AB di F, maka DF disebut garis sumbu C. Model dan Metode Pembelajaran a. Model : Think Pare and Share b. Metode : Tanya jawab, diskusi, dan pemberian tugas

D. Langkah-langkah pembelajaran Petemuan Pertama Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi : a. Menanyakan pada siswa secara acak tentang melukis segitga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apit atau satu sisi dua sudut apitnya. b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama, yaitu: 1. Siswa dapat melukis segitiga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi dan satu sudut apitnya atau satu sisi dua sudut apitnya. Kegiatan Inti ; 65’ a. Dengan cara demontrasi guru menjelaskan cara melukis segitiga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apit atu satu sisi dua sudut apitnya. b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.4.1 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan. d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa meefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR Pertemuan kedua Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi : a. Dengan Tanya jawab siswa diingatkan tentang sifat segitiga sama sisi dan sama kaki b. Membahas PR yang sulit. Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama, yaitu: 2. Sisiwa dapat melukis segitiga sama sisi dan segitiga sama kaki Kegiatan Inti : ( 65’ ) a. Dengan menggunakan LKS 6.4.2 siswa secara bepasangan melukis segitiga sama sisi dan sama kaki b. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan c. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi d. Siswa diberi tes individu Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman b. Guru dan siswa meefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan c. Guru memberi PR Pertemuan ketiga Waktu : 2 x 40’ Pendahuluan : ( 10’ ) Apersepsi :a. Menanyakan pada siswa secara acak tentang garis tinggi, garis bagi, garis berat dn garis sumbu b. Membahas PR yang sulit Tujuan : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan pertama

3. Siswa dapat melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dan garis sumbu Kegiatan Inti : ( 65’ ) a. Dengan cara Tanya jawab guru menjelaskan cara melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dan garis sumbu. b. Siswa secara berpasangan mengerjakan LKS 6.4.3 c. Guru mengawasi jalannya diskusi dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan d. Diambil secara acak wakil dari pasangan untuk mempresentasikan jawaban dan siswa yang lain menanggapi e. Siswa diberi tes individu Penutup : ( 5’ ) a. Siswa diarahkan untuk membuat rangkuman d. Guru dan siswa meefleksi tentang pelaksanaan pembelajaran yang baru dilaksanakan b. Guru memberi PR E. Alat dan Sumber Buku siswa dari Dirjen, buku ajar dari MGMP matematika SMP Madiun, LKS dari MGMP matematika SMP Madiun, buku teks dari erlangga, jangka, penggaris dan busur derajat. F. Penilaian Pertemuan Pertama Waktu : 15’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : Tertulis ( uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Lukislah ∆ ABC yang panjang sisinya AB = 4 cm, BC = 3 cm dan AC = 5 cm 2. Lukislah ∆ PQR dengan ketentuan PQ = 3 cm, QR = 4 cm dan ∠ PQR = 500 3. Lukislah ∆ KLM dengan ketentuan KL = 3 cm, ∠MKL = 450 dan ∠ KLM = 700 Pertemuan Kedua Waktu : 15’ Tehnik : Tes Bentuk Intrumen : Tertulis ( uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Lukislah ∆ ABC sama sisi yang panjang sisinya 5 cm 2. Lukislah ∆ DEF sama kaki dengan ketentuan DE = 4 cm, EF = 4 cm, DF = 5 cm

Pertemuan ketiga Waktu : 15’ Tehnik : Tes Bentuk Instrumen : tertulis ( Uraian ) Aspek : Pemahaman Konsep 1. Pada ∆ ABC disamping , lukislah garis tinggi dari titik B 2. Gambarlah ∆ PQR tumpul di P, kemudian lukislah garis berat dari titik sudut Q. Aspek : Penalaran dan Komunikasi 1. Gambarlah ∆ ABC lancip, kemudian lukislah garis bagi ∠ A 2. Pada ∆ DEF sebarang, lukislah garis sumbunya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful