1.

PENDAHULUAN Kondisi bumi kita kian lama kian mengenaskan karena tercemarnya lingkungan dari efek rumah kaca (greenhouse effect) yang menyebabkan global warming, hujan asam, rusaknya lapisan ozon hingga hilangnya hutan tropis. Semua jenis polusi itu ratarata akibat dari penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, uranium, plutonium, batu bara dan lainnya yang tiada hentinya. Padahal kita tahu bahwa bahan bakar dari fosil tidak dapat diperbaharui, tidak seperti bahan bakar non-fosil. Dengan kondisi yang sudah sedemikian memprihatinkan, gerakan hemat energi sudah merupakan keharusan di seluruh dunia. Salah satunya dengan hemat bahan bakar dan menggunakan bahan bakar dari non-fosil yang dapat diperbaharui seperti tenaga angin, tenaga air, energi panas bumi, tenaga matahari, dan lainnya. Duniapun sudah mulai merubah tren produksi dan penggunaan bahan bakarnya, dari bahan bakar fosil beralih ke bahan bakar non-fosil, terutama tenaga surya yang tidak terbatas... Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan di mana saja: bangunan besar, pabrik, perumahan, dan lainnya. Selain persediaannya tanpa batas, tenaga surya nyaris tanpa dampak buruk terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya.Di negara-negara industri maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara di Eropa dengan bantuan subsidi dari pemerintah telah diluncurkan program-program untuk memasyarakatkan listrik tenaga surya ini. Tidak itu saja di negara-negara sedang berkembang seperti India, Mongol promosi pemakaian sumber energi yang dapat diperbaharui ini terus dilakukan. Untuk lebih mengetahui apa itu pembangkit listrik tenaga surya atau kami singkat dengan PLTS maka dalam tulisan ini akan dijelaskan secara singkat komponen-komponen yang membentuk PLTS, sistim kelistrikan tenaga surya dan trend teknologi yang ada. 2. KONSEP KERJA SISTEM PLTS Pembangkit listrik tenaga surya itu konsepnya sederhana. Yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan. Badingkan dengan sebuah generator listrik, ada bagian yang berputar dan memerlukan bahan bakar untuk dapat menghasilkan listrik. Suaranya bising. Selain itu gas buang yang dihasilkan dapat menimbulkan efek gas rumah kaca (green house gas) yang pengaruhnya dapat merusak ekosistem planet bumi kita. Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), dan aki (batere) 12 volt yang maintenance free. Panel sel surya merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang

digabung dalam hubungkan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari. Rangkaian kontroler pengisian aki dalam sistem sel surya itu merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian akinya. Kontroler ini dapat mengatur tegangan aki dalam selang tegangan 12 volt plus minus 10 persen. Bila tegangan turun sampai 10,8 volt, maka kontroler akan mengisi aki dengan panel surya sebagai sumber dayanya. Tentu saja proses pengisian itu akan terjadi bila berlangsung pada saat ada cahaya matahari. Jika penurunan tegangan itu terjadi pada malam hari, maka kontroler akan memutus pemasokan energi listrik. Setelah proses pengisian itu berlangsung selama beberapa jam, tegangan aki itu akan naik. Bila tegangan aki itu mencapai 13,2 volt, maka kontroler akan menghentikan proses pengisian aki itu. Rangkaian kontroler pengisian itu sebenarnya mudah untuk dirakit sendiri. Tapi, biasanya rangkaian kontroler ini sudah tersedia dalam keadaan jadi di pasaran. Memang harga kontroler itu cukup mahal kalau dibeli sebagai unit tersendiri. Kebanyakan sistem sel surya itu hanya dijual dalam bentuk paket lengkap yang siap pakai. Jadi, sistem sel surya dalam bentuk paket lengkap itu jelas lebih murah dibandingkan dengan bila merakit sendiri. Biasanya panel surya itu letakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. Orbit yang ditempuh bumi berbentuk elip dengan matahari berada di salah satu titik fokusnya. Karena matahari bergerak membentuk sudut selalu berubah, maka dengan posisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diperoleh energi listrik yang optimal. Agar dapat terserap secara maksimum, maka sinar matahari itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada permukaan panel surya. Jadi, untuk mendapatkan energi listrik yang optimal, sistem sel surya itu masih harus dilengkapi pula dengan rangkaian kontroler optional untuk mengatur arah permukaan panel surya agar selalu menghadap matahari sedemikian rupa sehingga sinar mahatari jatuh hampir tegak lurus pada panel suryanya. Kontroler seperti ini dapat dibangun, misalnya, dengan menggunakan mikrokontroler 8031. Kontroler ini tidak sederhana, karena terdiri dari bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak. Biasanya, paket sistem sel surya yang lengkap belum termasuk kontroler untuk menggerakkan panel surya secara otomatis supaya sinar matahari jatuh tegak lurus. Karena itu, kontroler macam ini cukup mahal.

kemudian membuat laminasi dengan sel-sel yang masih diimpor. sedangkan untuk membuat sel fotovoltaik diperlukan teknologi tinggi. Besar dan biaya konsumsi listrik yang dipakai di rumah akan diukur oleh suatu Watt-Hour Meters. Untuk itulah.1. modul pembuatan sel surya di Indonesia tahap pertama adalah membuat bingkai (frame). Untuk membuat modul fotovoltaik secara pabrikasi bisa menggunakan teknologi kristal dan thin film. Arus listrik DC yang dihasilkan ini akan dialirkan melalui suatu inverter (pengatur tenaga) yang merubahnya menjadi arus listrik AC. dan juga dengan otomatis akan mengatur seluruh sistem. jika modul sel surya itu bisa diproduksi di dalam negeri berarti akan bisa menghemat biaya pembangunan PLTS. Listrik AC akan didistribusikan melalui suatu panel distribusi indoor yang akan mengalirkan listrik sesuai yang dibutuhkan peralatan listrik. Jika permintaan pasar banyak maka . Biaya yang dikeluarkan untuk membuat modul sel surya yaitu sebesar 60% dari biaya total. Modul fotovoltaik tersusun dari beberapa sel fotovoltaik yang dihubungkan secara seri dan paralel. Komponen utama sistem surya fotovoltaik adalah modul yang merupakan unit rakitan beberapa sel surya fotovoltaik. Modul sel surya Photovoltaic merubah energi surya menjadi arus listrik DC. Modul fotovoltaik kristal dapat dibuat dengan teknologi yang relatif sederhana. Jadi. PHOTOVOLTAIC Cara kerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan menggunakan GridConnected panel sel surya Photovoltaic untuk perumahan : .Contoh PLTS Aplikasi Mandiri 2.

Apabila elektron tersebut bisa menempuh perjalanan menuju bahan semi-konduktor pada lapisan yang berbeda. . Bahan sel surya sendiri terdiri kaca pelindung dan material adhesive transparan yang melindungi bahan sel surya dari keadaan lingkungan. Indonesia ternyata telah melewati tahapan penelitian dan pengembangan dan sekarang menuju tahapan pelaksanaan dan instalasi untuk elektrifikasi untuk pedesaan. Dalam bidang fotovoltaik yang digunakan pada PLTS. semikonduktor P-type dan N-type (terbuat dari campuran Silikon) untuk menghasilkan medan listrik. Cara kerja sel surya sendiri sebenarnya identik dengan piranti semikonduktor dioda. menyebabkan aliran medan listrik. material anti-refleksi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan. Gaya tolakan antar bahan semi-konduktor. Sedangkan kendala utama yang dihadapi dalam pengembangan energi surya fotovoltaik adalah investasi awal yang besar dan harga per kWh listrik yang dibangkitkan relatif tinggi.pembuatan sel dilakukan di dalam negeri. terjadi pelepasan elektron. saluran awal dan saluran akhir (tebuat dari logam tipis) untuk mengirim elektron ke perabot listrik. mudah dipasang dan dioperasikan dan mudah dirawat. Ketika cahaya bersentuhan dengan sel surya dan diserap oleh bahan semikonduktor. Dan menyebabkan elektron dapat disalurkan ke saluran awal dan akhir untuk digunakan pada perabot listrik. bersih. terjadi perubahan sigma gaya-gaya pada bahan. Teknologi ini cukup canggih dan keuntungannya adalah harganya murah. karena memerlukan subsistem yang terdiri atas baterai. Hal ini karena teknologi pembuatan sel surya dengan bahan silikon single dan poly cristal secara teoritis sudah dikuasai. unit pengatur dan inverter sesuai dengan kebutuhannya.

2. Pemasangan PLTS Gb.Fabrikasi Photovoltaic 2.1. PLTS di Rancho Seco .

. maka dilanjutkan dengan trend kedepan teknologi yang berkaitan dengan solar module. Setelah menjelaskannya.2.PV adalah singkatan dari Photo Voltaic PLTS di Hedge Substation PLTS di Mongol 2.4.1.3. Sistem PLTS di parkir umum Gb. Sistem PLTS di Parkir (sumber : SMUD) 3. 1. Solar ModuleDalam bagian ini akan dijelaskan secara singkat komponen utama PLTS yaitu solar module. Gb. Selain itu ada juga pemasangan di parkir bandara dan lain sebagainya. Pemasangan PLTS di Tempat Umum Selain di tempat-tempat yang pemasangannya terpusat seperti di dua tempat diatas ada ada juga sistem PLTS yang dipasang di tempat-tempat umum seperti gambar dibawah ini. KOMPONEN – KOMPONEN DARI PLTS3.

pertama-tama akan dijelaskan secara singkat komponen penting dalam sistim ini yang berfungsi sebagai perubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Amorphous silicon mempunyai efisiensi 6~9 %.Untuk lebih jelasnya. Solar cell merupakan komponen vital yang umumnya terbuat dari bahan semikonduktor. Komponen ini mengkonversikan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik.Sebagai salah satu ukuran performansi solar cell adalah efisiensi. Selain dari bahan nonorganik diatas dipakai pula molekul-molekul organik walaupun masih dalam tahap penelitian. Bahkan dalam satu konferensi pada September 2000.1. karena tenaga listrik yang dihasilkan oleh satu module masih cukup kecil (rata-rata maksimum tenaga listrik yang dihasilkan 130 W) maka dalam pemanfaatannya beberapa module digabungkan dan terbentuklah apa yang disebut array.Tenaga listrik yang dihasilkan oleh satu solar cell sangat kecil maka beberapa solar cell harus digabungkan sehingga terbentuklah satuan komponen yang disebut module. Multicrystalline dan monocrystalline silicon menghasilkan efisiensi yang relativ lebih tinggi daripada amorphous silicon.Pada applikasinya.00 kW. 3. hirarki module dapat dilihat pada Gb. Sedangkan amorphus silicon dipakai karena biaya yang relativ lebih rendah. Monocrystalline silicon mempunyai efisiensi 12~15 %.3% diperlukan luas 23. Tetapi dengan penemuan metode-metode baru sekarang efisiensi dari multicrystalline silicon dapat mencapai 16. multicrystalline silicon adalah bahan yang paling banyak dipakai dalam industri solar cell.7 %. Ini merupakan efisiensi yang terbesar yang pernah dicapai.0 % sedangkan monocrystalline dapat mencapai lebih dari 17 %. Yaitu prosentasi perubahan energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Efisiensi dari solar cell yang sekarang diproduksi sangat bervariasi. dengan memakai module produksi Sharp yang bernomor seri NE-J130A yang mempunyai efisiensi 15. Sebagai contoh untuk menghasilkan listrik sebesar 3 kW dibutuhkan array seluas kira-kira 20 ~ 30 meter persegi.3. perusahaan Sanyo mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi solar cell yang mempunyai efisiensi sebesar 20.1m2 untuk menghasilkan listrik sebesar 3.2 Apa itu solar cell? Sebelum membahas sistim pembangkit listrik tenaga surya. Multicrystalline silicon mempunyai efisiensi 10~13 %. Besarnya kapasitas PLTS yang ingin dipasang menambah luas area pemasangan. Listrik tenaga matahari dibangkitkan oleh komponen yang disebut solar cell yang besarnya sekitar 10 ~ 15 cm persegi. Hirarki module (cell-module-array) . Secara lebih jelas lagi. Produk yang dikeluarkan oleh industri-industri solar cell adalah dalam bentuk module ini.

Building-integrated module Selain dari pencarian bahan-bahan baru untuk meningkatkan efisiensi module yang nantinya akan meningkatkan tenaga listrik dengan luas yang sama. 3.3. Dari segi module sebagai komponen pembangkit listrik tidak ada perubahan dalam performansi yang dituntut. Gambar di bawah ini memperlihatkan contoh module yang dipakai juga sebagai bahan .3. angin. seperti syarat kekuatan. Selain itu bagi para arsitektur syarat keindahan arsitektur juga diperlukan.3 Teknologi Module Pada bagian ini akan dijelaskan beberapa trend berhubungan dengan teknologi module.Disamping akan mengurangi biaya karena tidak diperlukan lagi biaya untuk pemasangan atap. Tetapi dari segi module sebagai bahan bangunan maka diperlukan syarat-syarat tambahan. daya tahan terhadap hujan.1. petir dan gangguan luar lainnya. maka trend sekarang adalah memberikan nilai tambah module itu dengan menjadikan module sebagai bagian dari bangunan yang menambah keindahan bangunan tersebut dan menambah kenyamanan orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Gb. AC module Seperti yang telah diterangkan diatas module adalah komponen yang merubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Secara prinsip tidak ada perubahaan yang terjadi. Listrik yang dihasilkan adalah DC.2.Untuk mengatasi persoalan ini.3. maka sekarang dikembangkan apa yang disebut AC module. Power Conditioner JH40EK . Untuk diubah maka listrik DC dari beberapa module digabungkan dan dikonversikan menjadi AC dengan alat yang disebut power conditioner. Gb.Contoh power conditioner yang sekarang banyak dipasarkan .3.2.atap bangunan. Karena menggabungkan listrik dari beberapa module maka sistim pengkabelannnya menjadi rumit dan kapasitas yang dibutuhkan dari power conditionernya pun menjadi besar. 3. 3. Housing roof-integrated module (sumber : JPEA) 3. Untuk dapat dimanfaatkan lebih banyak lagi biasanya listrik DC ini dirubah menjadi AC. Yaitu module yang langsung menghasilkan listrik AC. tetapi secara teknologi diperlukan power conditioner berskala kecil yang dapat dipasang di belakang module.

Gb. 3. bahwa biaya material tidak megalami penurunan yang berarti walaupun jumlah produksinya makin bertambah.4. Disamping dua hal tadi untuk mendukung perkembangan agar makin memasyarakatnya Pembangkit listrik tenaga surya maka dicari metode-metode baru untuk menurunkan biaya per watt listrik yang dihasilkan. Berat dari alat ini adalah sebesar 25 kg. Karenanya cocok untuk program listrik rumah pedesaan (terpencil). Dipasang secara individual (Desentralisasi= Satu rumah satu paket pembangkit). adalah produk dari Sharp yang dapat dihubungkan dengan 8~9 lembar module. 3.1. diantaranya ada yang dipasang secara Individual ataupun secara umum. Macam-macam ModulMacam – macam Modul ini ada beberapa. Contoh biaya produksi (sumber :PVTEC) Seperti terlihat dalam Gb. Macam-macam Komponen Modul Surya3.4. dimana rumah satu dengan lainnya berjauhan (akan sangat mahal jika listrik disalurkan melalui jaringan kabel). . 3.4. 3.3.4. Gb.Dua trend diatas adalah lebih pada pemberian nilai tambah module agar pemanfaatannya lebih luas lagi.

dan dari battery/accu ke beban (apabila listrik dalam battery/accu tinggal 20-30%. sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil.2.4. . dan gangguan pada satu system tidak mengganggu system lainnya. CONTROLLERController/Charge Regulator adalah alat elektronik pada system Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS Berfungsi mengatur lalu lintas listrik dari modul surya ke battery/accu (apabila battery/accu sdh penuh maka listrik dari modul surya tidak akan dimasukkan ke battery/accu dan sebaliknya). Berikut dipasaran salah satu jenis modul yang sudah ada Penggunaan: Catu daya Telekomunikasi. system instrumentasi & signals.Sedikit Ekonomis: Pemeliharaan: 2 modul 5 2 modul 5 lampu lampu Manfaat: .Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM). lampu bidan desa/camping light dll. hanya menggunakan sinar matahari yang gratis.Dipasang secara individual (satu rumah satu system) sehingga jika rumah berjauhan sekalipun tidak memerlukan jaringan kabel distribusi. telemetry. 3. . maka listrik ke beban otomatis dimatikan. .

a. HVD. memutus listrik dari modul surya jika battery/accu sudah penuh. d. . Hal ini terjadi misalnya apabila timbul kerusakan pada jaringan distribusi listrik. LVD. Beberapa fungsi lain power conditioner dapat disimpulkan sebagai berikut :“sebagai switch yang mengontrol dimulainya dan dihentikannya kerja sistim. .4. Power conditioner telah dijelaskan secara sangat singkat diatas. Disini power conditioner berfungsi untuk mendeteksi terjadinya islanding dan dengan segera menghentikan kerja PLTS. f. Short circuit protection. Apabila tegangan battery sudah melewati 12V. High Voltage disconnect. disini akan diterangkan sedikit lebih detail.Inti dari alat ini adalah inverter. setelah di charge oleh modul surya. Low voltage disconnect. Sebelumnya akan dijelaskan beberapa istilah yang muncul disini. Bila ini terjadi akan membahayakan pekerja yang akan memperbaiki kerusakankerusakan yang ada. maka untuk sementara beban tidak dapat dinyalakan. menggunakan electronic fuse(sikring) sehingga tidak memerlukan fuse pengganti.000 volt). e. melindungi dari kesalahan pemasangan kutub (+) atau (-). melindungi terhadap sambaran petir (s/d 20. g. melindungi tegangan tinggi dari modul pada saat battery tidak disambungkan ke controller. Power conditioner selain berfungsi untuk menghasilkan listrik AC yang bersih juga mengkontrol agar tegangan keluarannya berada dalam batas tegangan yang diperbolehkan. Yaitu komponen listrik yang berfungsi sebagai perubah listrik DC menjadi listrik AC. 4.1.2 V. Lightning Protection. PV Voltage Spike.” 4. Apabila terjadi short circuit maka jalur ke beban akan dimatikan sementara. SISTIM KELISTRIKAN PLTS Dalam bagian ini akan dibahas tentang sistim kelistrikan tenaga surya.Versi standard umumnya dilengkapi dengan fungsi-fungsi untuk melindungi battery/accu dengan proteksi-proteksi berikut: . Mendeteksi islandingIslanding adalah kondisi ketika terjadi pemutusan aliran listrik pada jaringan distribusi yang dimiliki oleh perusahaan listrik sedangkan PLTS tetap bekerja. Reverse Polarity. dalam beberapa detik akan otomatis menyambung kembali. ~11. melindungi agar listrik dari battery/accu tidak mengalir ke modul surya pada malam hari. . Listrik dari modul surya akan dimasukkan kembali ke battery jika voltage battery kembali turun. Berfungsi untuk melindungi system PLTS apabila terjadi arus hubung singkat baik di modul surya maupun pada beban. . apabila tegangan dalam battery rendah. Reverse Current. b. Pertama adalah power conditioner. maka beban akan otomatis dapat dinyalakan lagi (reconnect). c. .

Pembagian sistem PLTS Secara garis besar sistim kelistrikan tenaga surya dapat dibagi menjadi : 5. hubungan antara tenaga.5.2.Ltd)Keterangan : . Jadi apabila listrik yang dihasilkan oleh solar panel cukup banyak -melebihi yang dibutuhkan oleh AC load. Sebaliknya apabila listrik yang dihasilkan solar panel sedikit –kurang dari kebutuhan ac load.Disini fungsi dari power conditioner adalah bagaimana mengontrol agar tenaga listrik yang diproduksi menjadi maksimum.4.maka listrik tersebut dapat dialirkan ke jaringan distribusi yang ada. AC load disini dapat berupa listrik yang diperlukan di perumahan atau kantor. listrik yang dihasilkan oleh array dirubah menjadi listrik AC melalui power conditioner.Sistim Terintegrasi Sistim ini dapat diterangkan secara visual pada Gb.6 Contoh Sistim di Rumah (sumber : Sharp Co. Gb. Hal ini di banyak negara-negara industri maju secara peraturan telah memungkinkan. Pada suatu nilai suhu dan kuatnya cahaya. lalu dialirkan ke AC load.maka kekurangan itu dapat diambil dari listrik yang dihasilkan perusahaan listrik. Hal ini disebut dengan istilah MPPT (Maximum Power Point Tracking). tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh solar panel. Pengontrol maksimum tenaga listrik Tenaga listrik yang dihasilkan oleh solar panel tergantung pada suhu udara dan kuatnya cahaya. Seperti terlihat pada gambar ini.1.3. Yang menjadi ciri utama dari sistim ini adalah dihubungkannya AC load ke jaringan distribusi listrik yang dimiliki oleh perusahaan listrik. 3. 5.4.

mereka akan mendapatkan keuntungan dengan penjualan listrik. Biaya battery dapat dikurangi.8.. Bila ada kelebihan listrik yang dihasilkan. Keuntungan dari sistim ini adalah tidak diperlukan lagi battery.8 . Yaitu proyek pemasangan pembangkit listrik untuk keperluan rumah sakit dan lampu penerangan. Kapasitas terpasang PLTS adalah 3.Dalam sistim ini. Selain dari itu bagi rumah atau kantor yang memasang solar panel. Gb.Dan salah satu dari pemecahannya adalah membuat power conditioner yang mampu mendeteksi apabila terjadi kecelakaan dan mampu mengkontrol tegangan apabila terjadi perubahan tegangan di AC load dan beberapa soal teknis yang lain. 3. battery memainkan peranan yang sangat vital.1. Sistim Independensi Selain sistim terintegrasi yang diterangkan diatas terdapat pula sistim independensi yang merupakan sistim yang selama ini banyak dipakai. 3. Dan pada malam hari listrik yang disimpan ini dialirkan ke load. Persoalan yang dihadapi sekarang adalah soal teknis. Misalnya peralatan komunikasi yang dipasang di pegunungan. adalah solar panel. Seperti terlihat dalam gambar di bawah ini sistim independensi dapat dibagi lagi yaitu yang dihubungkan dengan DC load dan yang dihubungkan dengan AC load. 3. Karena terhubungi dengan sistim distribusi. Sistim seperti ini banyak dipakai di negara-negara berkembang seperti contoh pada Gb.2. 5. listrik ini disimpan di battery.4 adalah alat pengukur banyaknya listrik yang dijual atau dibeli. 2 adalah power conditioner . Contoh dari sistim yang dihubungkan dengan dc load adalah pembangkit listrik untuk peralatan komunikasi.3 adalah alat pendistribusi listrik . maka masalah keselamatan menjadi perhatian yang utama. Sedangkan yang dihubungakan dengan AC load adalah sistim pembangkit listrik untuk pulau-pulau yang terpencil.4 kW sedangkan dari tenaga angin 1.8 adalah sebuah contoh proyek di Mongol. misalnya pada siang hari. Dalam gambar ini terlihat PLTS dikombinasikan dengan pembangkit listrik tenaga angin.8 kW Gb.

3.Target dari PLTS : • • • • • • • Meningkatkan Kualitas hidup masyarakat: Memberikan penerangan (lampu). Yang diawali dengan penjelasan konsekomponen-kompp kerja PLTS dan komponen-komponen yang mendukung dihasilkannya tenaga listrik. kondisi infrastruktur minim. 6. Penutup Di atas telah dijelaskan secara singkat pembangkit listrik tenaga surya. Selain itu yang menarik adalah beberapa hasil karya pemanfaatan tenaga listrik dari cahaya matahari di negara-negara berkembang seperti India. sekarang juga telah dibahas kemungkinan pemasangan PLTS berkapasitas sangat besar di satu wilayah tertentu. Umumnya rumah terpencil. PLTS dilihat dari Perspektif Gender Target Konsumen PLTS: Masyarakat didaerah yang belum Dilayani Listrik PLN.5. Seperti hasil karya dari Mongol tentang pemasangan PLTS bersekala kecil di rumah-rumah suku-suku yang tinggal di padang rumput yang jauh dari jaringan listrik utama. negara-negara Eropa timur. internet). sehingga jam belajar dan beraktifitas lebih panjang. pendapatan rendah. Dan terakhir target yang dapat dicapai dengan adanya PLTS. Memberikan akses pada sumber air minum dan pertanian (surya untuk pompa air). Mongol. dg kualitas lebih baik. Menciptakan Tenaga Teknisi di desa. Menciptakan bisnis baru didesa (jadi distributor/service center yang mampu dilakukan oleh Koperasi Wanita/Nelayan/Tani/Desa). Kemudian dijelaskan juga sistim kelistrikan tenaga surya. LSM. Membukakan akses pada informasi (radio. . TV. Menciptakan Lapangan Kerja di desa (penjualan dan service center memerlukan banyak tenaga lokal). penerangan dengan Lampu minyak tanah. Hal ini dimungkinkan misalnya pemasangan di negara-negara yang memiliki padang pasir. Selain dari BIPV yaitu module yang dipasang di perumahan atau bangunan-bangunan.

dan telah banyak pula pengalaman yang kita rasakan. sehingga menghasilkan tenaga listrik. baik masalah pergiliran pasokan arus listrik. Perputaran turbin digunakan untuk menggerakkan generator. harga listriknya sangat murah dan dapat bersaing. Selain bersih dan tak mencemari lingkungan. gas. Pembangkit yang menggunakan bahan bakar fosil. Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Prinsip kerja PLTN. batu bara atau nuklir. Harga telah dipastikan naik terus mengikuti harga minyak bumi. Sedangkan pada PLTN panas yang akan digunakan untuk menghasilkan uap yang sama. 2. Uap air dihasilkan dengan mendidihkan air dalam bejana (boiller). seperti minyak bumi. Sisa pembakaran tersebut akan teremisikan ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan hidup. yang bias menimbulkan hujan asam dan peningkatan suhu global. Padahal minyak bumi dan gas dapat dimanfaatkan untuk pembuatan plastik. Harga listrik yang murah tidak hanya didukung harga bahan bakar nuklir yang lebih murah dari harga minyak bumi atau batu bara. serta desalinasi air laut. pada dasarnya sama dengan pembangkit listrik konvensional.PLTU telah banyak didirikan di Indonesia. Limbah radioaktif yang dihasilkan dari . Masalah pergiliran pasokan arus listrik disebabkan masalah pasokan yang terbatas. selain listrik yang dihasilkan. serta debu yang mengandung logam berat. untuk menjadi air minum dan garam. sehingga harga transportasinya murah. dihasilkan dari reaksi pembelahan inti bahan fisil (uranium) dalam reaktor nuklir. dan polusi. karena tak adanya cadangan sumber listrik. S02. sulfur dioksida (S02) dan nitrogen oksida (Nox). kain. minyak dan gas. akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2). Perbedaannya pada pembangkit listrik konvensional bahan bakar untuk menghasilkan panas menggunakan bahan bakar fosil seperti : batu bara. Bahkan dengan reaktor temperatur tinggi.Kalau PLTN memang merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk mengatasi krisis ekonomi di Indonesia. harga. tetapi volume bahan bakar nuklir yang diperlukan jauh lebih kecil. pupuk. Bahan bakar yang sering digunakan untuk mendidihkan air inilah yang membedakan nama pembangkit listrik. Ada yang menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu PLTN merupakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan. pendinginnya dapat digunakan untuk memproses batu bara menjadi bahan bakar minyak dan gas untuk kendaraan bermotor. atau Nox. Sebagai pemindah panas biasa digunakan air yang disalurkan secara terus menerus selama PLTN beroperasi. kendaraan bermotor atau keperluan lain yang lebih bermanfaat untuk kehidupan. Proses pembangkit yang menggunakan bahan bakar uranium ini tidak melepaskan partikel sperti C02. yaitu : air diuapkan di dalam suatu ketel melalui pembakaran. biasanya disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan yang menggunakan nuklir disebut PLTN. Pendahuluan LISTRIK pada umumnya dibangkitkan dari turbin yang digerakkan uap air. Dampak dari pembakaran bahan bakar fosil ini.Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR (PLTN) 1. juga tidak mengeluarkan asap atau debu yang mengandung logam berat yang dilepas ke lingkungan. Uang yang dihasilkan dialirkan ke turbin yang akan bergerak apabila ada tekanan uap.

dengan m : massa bahan (kg) dan C = kecepatan cahaya (3 x 108 m/s). adalah berupa elemen bakar bekas dalam bentuk padat. Agar reaksi nuklir yang terjadi dapat dikendalikan secara aman dan energi yang dibebaskan dari reaksi nuklir tersebut dapat dimanfaatkan. minyak dan batubara. Reaktor daya hanya memanfaatkan energi panas yang timbul dari reaksi fisi. Dalam peristiwa ini reaksi nuklir sengaja tidak dikendalikan agar dihasilkan panas yang luar biasa besarnya sehingga ledakan bom memiliki daya rusak yang maksimal. Jenis-Jenis PLTN Di dalam inti atom tersimpan tenaga inti (nuklir) yang luar biasa besarnya. Dilihat dari proses berlangsungnya. 2. Besar energi yang tersimpan (E) di dalam inti atom adalah seperti dirumuskan dalam kesetaraan massa dan energi oleh Albert Einstein : E = m C2. Reaktor nuklirnya sendiri sangat dirahasiakan dan dibangun di bawah stadion olah raga Universitas Chicago. Energi nuklir berasal dari perubahan sebagian massa inti dan keluar dalam bentuk panas. Proses pemanfaatan panas hasil fisi untuk menghasilkan energi listrik di dalam PLTN adalah sebagai berikut : • • • Bahan bakar nuklir melakukan reaksi fisi sehingga dilepaskan energi dalam bentuk panas yang sangat besar. Reaktor daya dirancang untuk memproduksi energi listrik melalui PLTN.1. bisa pendingin primer maupun sekunder bergantung pada tipe reaktor nuklir yang digunakan. Mulai . Panas hasil reaksi nuklir tersebut dimanfaatkan untuk menguapkan air pendingin. Karena memanfaatkan panas hasil fisi. Tenaga nuklir itu hanya dapat dikeluarkan melalui proses pembakaran bahan bakar nuklir. ada dua jenis reaksi nuklir. seperti pembakaran kayu. Sejarah pemanfaatan energi nuklir melalui Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dimulai beberapa saat setelah tim yang dipimpin Enrico Fermi berhasil memperoleh reaksi nuklir berantai terkendali yang pertama pada tahun 1942. Uap air yang dihasilkan dipakai untuk memutar turbin sehingga dihasilkan energi gerak (kinetik). Energi kinetik dari turbin ini selanjutnya dipakai untuk memutar generator sehingga dihasilkan arus listrik. Jadi reaktor nuklir sebetulnya hanyalah tempat dimana reaksi nuklir berantai terkendali dapat dilangsungkan.pengoperasian LTN. Reaksi berantai di dalam reaktor nuklir ini tentu sangat berbeda dengan reaksi berantai pada ledakan bom nuklir. maka reaktor daya dirancang berdaya thermal tinggi dari orde ratusan hingga ribuan MW. yaitu reaksi nuklir berantai tak terkendali dan reaksi nuklir berantai terkendali. sedang kelebihan neutron dalam teras reaktor akan dibuang atau diserap menggunakan batang kendali. Reaksi nuklir tak terkendali terjadi misal pada ledakan bom nuklir. Elemen bakar bekas ini untuk sementara bisa disimpan di lokasi PLTN. sebelum dilakukan penyimpanan secara lestari. maka manusia berusaha untuk membuat suatu sarana reaksi yang dikenal sebagai reaktor nuklir. Proses ini sangat berbeda dengan pembakaran kimia biasa yang umumnya sudah dikenal.

lebih tinggi dibandingkan dengan batu bara ataupun minyak bumi.92 x 109 J = 24. pengembangan pemanfaatan energi nuklir masih sangat terbatas. Kanada dan Rusia juga mulai menjalankan program energi nuklirnya.6 x 10-13 (J/MeV) = 81.58 x 107 sekon (detik) sama lamanya dengan 7.92 x 109 J Dengan menganggap hanya 30 % dari energi itu dapat diubah menjadi energi listrik.saat itu manusia berusaha mengembangkan pemanfaatan sumber tenaga baru tersebut.58 x 109 J Karena 1J = 1 W.58 x 107 s Angka 24. di mana 1 MeV = 1.2. atau setara dengan energi yang dihasilkan dari pembakaran 2.3. Energi Nuklir Untuk mendapatkan gambaran tentang besarnya energi yang dapat dilepaskan oleh reaksi nuklir.400 ton) batubara.t).4 juta kg (2. 2. Namun pada mulanya. Karena setiap proses fisi bahan bakar nuklir 235U disertai dengan pelepasan energi sebesar 200 MeV. Selanjutnya pada tahun 1954 PLTN skala kecil juga mulai dioperasikan di Rusia.000 kWh bahkan dengan proses lebih lanjut dapat mencapai 3.78 tahun terus-menerus tanpa dimatikan. dalam 1 kg uranium dapat menghasilkan energi listrik sebesar 50. maka energi listrik dari 1 g 235U bisa dipakai untuk mensuplai kebutuhan listrik pesawat TV selama lebih dari 15 tahun. Ambil 1 g (0.2 x 1022 (MeV) x 1.6 x 10-13 J. 2.6 x 1020 atom 235U. pada tahun 1951. maka energi yang dilepaskan menjadi : E = 51. yaitu baru dilakukan di Amerika Serikat dan Jerman. Perbandingan energi Densitas energi nuklir sangat tinggi.02 x 1023 = 25. Energi panas yang dikeluarkan dari pembelahan satu kg bahan bakar nuklir 235U adalah sebesar 17 milyar kilo kalori. maka energi listrik yang dapat diperoleh dari 1 g 235U adalah : Elistrik = (30/100) x 81. berikut ini diberikan contoh perhitungan sederhana.001 kg) bahan bakar nuklir 235U. maka timbul keinginan dalam diri manusia untuk memanfaatkan energi nuklir sebagai pembangkit listrik dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dalam kehidupan sehari-hari. Sistim PLTN di Calder Hall ini terdiri atas dua reaktor nuklir yang mampu memproduksi sekitar 80 juta Watt tenaga listrik. maka peralatan elektronik seperti pesawat TV dengan daya (P) 100 W dapat dipenuhi kebutuhan listriknya oleh 1 g 235U selama : t = Elistrik / P = 24. Jumlah atom di dalam bahan bakar ini adalah : N = (1/235) x 6. Inggris. Sebagai ilustrasi.58 x 109 (J) / 100 (W) = 24. Amerika Serikat.2 x 1022 MeV Jika energi tersebut dinyatakan dengan satuan Joule (J).6 x 1020 (atom) x 200 (MeV/atom) = 51.s ( E = P. Contoh perhitungan di atas dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kandungan energi yang tersimpan di dalam bahan bakar nuklir.500. Sukses pengoperasian PLTN tersebut telah mengilhami munculnya beberapa PLTN dengan model yang sama di berbagai tempat. Jika diasumsikan pesawat TV tersebut hanya dinyalakan selama 12 jam/hari. PLTN pertama di dunia yang memenuhi syarat komersial dioperasikan pertama kali pada bulan Oktober 1956 di Calder Hall.000 . maka 1 g 235U yang melakukan reaksi fisi sempurna dapat melepaskan energi sebesar : E = 25. Melihat besarnya kandungan energi tersebut. Tidak lama kemudian. Cumberland. Perancis. Listrik pertama yang dihasilkan dari PLTN terjadi di Idaho.

000 ton batu bara atau 2. sebagai bahan bakarnya. Bagian dan Fungsi Reaktor Nuklir Reaktor Penembak Cepat (Fast Breeder Reactor) Monju.000 ton minyak bumi sebagai bahan bakarnya. Pada sebuah pembangkit listrik non-nuklir berkapasitas 1000 MWe diperlukan 2. Bayangan akan Bom Atom dan kecelakaan radiasi nuklir sudah selayaknya dibuang jauh-jauh dan dijadikan sebuah pelajaran berharga dalam penggunaan energi nuklir. Jepang .000.600. kontribusi energi nuklir terhadap pasokan kebutuhan energi primer dunia sekitar 6% dan pasokan kebutuhan energi listrik global sekitar 17%. 3. Saat ini. Reaktor nuklir di kungkung dalam containment building silindris. Sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Sementara pada pembangkit listrik tenaga nuklir dengan kapasitas listrik yang sama hanya memerlukan 30 ton uranium dengan teras reaktor 10 m 3. tidak lagi dijadikan momok yang dapat menghambat pemanfaatan energi nuklir sebagai alternatif pasokan kebutuhan energi listrik dunia.kWh. Sementara 1 kg batu bara dan 1 kg minyak bumi hanya dapat menghasilkan energi sebesar 3 kWh dan 4 kWh.

Uranium-233) bereaksi dengan neutron termal/lambat yang akan menghasilkan unsur-unsur lain dengan cepat serta menimbulkan energi panas dan neutron-neutron baru. Bagian utama dari reaktor nuklir yaitu: elemen bakar. Pompa sirkulasi 6. 2. Turbin tekanan rendah 4. Kondensator 1. Reaktor Reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi pembelahan inti (nuklir) atau dikenal dengan reaksi fisi berantai yang terkendali. Air sungai Pompa kondensasi Pemanas awal Pompa penguapan 5. Turbin tekanan tinggi 3. Panas yang berasal dari teras reaktor dibawa ke sistem pendingin primer kemudian dilewatkan melalui alat penukar panas dan selanjutnya panas dibuang ke lingkungan . Reaktor 2. Batang kendali 4. Perisai beton Pada reaktor penelitian. sehingga dapat dibuang ke lingkungan. 3. Motor magnet 6. Reaktor Penelitian Gambar 1: Diagram alir reaktor dayaKeterangan 1. Uap air 1. perisai. Sedangkan panas yang dihasilkan dirancang sekecil mungkin. Reaktor Daya (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir/PLTN) 3. 4.3. Bahan bakar 3. moderator dan elemen kendali. yang diutamakan adalah pemanfaatan radiasi neutron yang dihasilkan dari reaksi nuklir untuk keperluan berbagai penelitian dan produksi radioisotop. Generator 5. Motor batang kendali 5. Reaksi fisi berantai terjadi apabila inti dari suatu unsur dapat belah (Uranium-235. Air penguapan 2. yaitu: 1. Pengambilan panas pada reaktor dilakukan dengan sistem pendingin yang terdiri dari sistem pendingin primer dan sistem pendingin sekunder. Reaktor Penelitian/Riset 2. Reaktor nuklir berdasarkan fungsinya dapat dibedakan menjadi 2 (dua).1.2.

Reaktor Daya (PLTN) Pada raktor daya yang dimanfaatkan adalah uap panas bersuhu dan bertekanan tinggi yang dihasilkan oleh reaksi fisi untuk memutar turbin. Perlu diketahui bahwa pada alat penukar panas sistem pendingin primer dan sstem pendingin sekunder tidak terjadi kontak langsung antara uap/air yang mengandung radiasi dengan air pendingin yang dibuang ke lingkungan (gambar 1) 3. Cara mengubah neutron yang berkecepatan tinggi menjadi neutron berkecepatan rendah (neutron lambat) adalah dengan menumbukkannya pada inti atom hidrogen dalam air.4.025 eV. Jadi air di dalam kolam reaktor ini berfungsi sebagai pemerlambat (moderator). Reaksi fisi berantai hanya terjadi apabila neutron termal/lambat mampu menembak Uranium-235 yang lainnya hingga terjadilah reaksi berantai secara terus menerus. 3.melalui sistem pendingin sekunder.025 eV atau sebanding dengan neutron berkecepatan 2200 m/ detik akan memiliki probabilitas yang sangat besar untuk bereaksi fisi dengan 235U atau dengan 239Pu. Gambar 2: Reaksi berantai Pada umumnya. Neutron merupakan produk fisi yang memiliki energi dalam kisaran 2 MeV. Beberapa bahan yang pada umumnya dipergunakan sebagai bahan pendingin reaktor nuklir adalah air (H2O). Air Berat (D2O) dan Grafit.025 eV. Cara Mengendalikan Reaksi Berantai/Fisi Untuk mengendalikan atau mengatur reaksi berantai dalam reaktor nuklir digunakan bahan yang dapat menyerap neutron misalnya Boron dan Cadmium. Agar neutron tersebut dapat beraksi fisi dengan uranium ataupun plutonium diperlukan suatu media untuk menurunkan energi neutron ke kisaran 0.3. energi neutron akan berkisar pada 0. Neutron yang melewati moderator akan mendisipasikan energi yang dimilikinya kepada moderator. sedangkan neutron yang dihasilkan sebagian diserap dengan elemen kendali dan sebagian lagi diubah menjadi neutron lambat untuk berlangsungnya reaksi berantai (gambar 2). Hanya neutron dengan energi berkisar 0. sebagai pendingin dan juga sebagai perisai radiasi. pembangkitan energi nuklir yang ada saat ini memanfaatkan reaksi inti antara neutron dengan isotop uranium-235 (235U) atau menggunakan isotop plutonium-239 (239Pu). media ini dinamakan moderator. setelah neutron berinteraksi dengan atom-atom moderator. yang .

Korea 20 buah dan Jepang 40 buah. teknologi pembangkit listrik nuklir Indonesia saat ini sudah ketinggalan jauh dibandingkan dengan negara lain. Yang kedua soal kemampuan teknologi. Salah satu bahaya nuklir adalah kebocoran reaktor yang salah satunya bersumber dari kesalahan manusia (human error). serta kedokteran. Dengan mengatur kerapatan neutron ini dapat ditentukan tingkat daya raktor nuklir. Jika elemen kendali disisipkan penuh diantara elemen bakar. Penyiapan SDM merupakan kunci utama keberhasilan pengembangan energi nuklir. Sementara saat ini. Biaya Produksi dan Sumber Daya Manusia Penggunaan nuklir dinilai lebih menguntungkan karena listrik nuklir tergolong efisien. maka elemen kendali akan menyerap neutron secara maksimum sehingga reaksi berantai akan dihentikan dan daya serap batang kendali akan berkurang bila batang kendali ditarik menjauhi elemen bakar (gambar 3) Gambar 3: Cara kerja elemen kendali 4. Sedangkan listrik pembangkit PLN saat ini membutuhkan biaya rata-rata 11 sen dolar per kwh. teknologi. Tercatat saat ini. . Untuk menghindari hal ini. Lewat nuklir juga bisa dicetak harga listrik yang murah dan dapat bersaing. pertanian. Selain bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatif. . Biaya yang dibutuhkan untuk produksi sekitar 4 sen dolar AS per kwh. Namun pemerintah patut waspada dengan dampak negatif nuklir. energi nuklir pun dinilai sebagai salah satu pilihan yang tepat untuk mengatasi krisis ekonomi di Indonesia. SDM Indonesia dianggap belum cukup memadai untuk melakukan hal tersebut. Semua bidang dirasa memungkinkan untuk didongkrak. bahkan reaksi dapat dihentikan sama sekali (tingkat daya mencapai titik 0) pada saat semua neutron terserap oleh bahan penyerap. nuklir juga bisa dimanfaatkan di bidang lainnya seperti kesehatan. Berdasar pada kondisi ini. maka tentu saja hal terpenting yang harus disiapkan adalah penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengoperasikan peralatan berteknologi nuklir. peternakan. Perangkat pengatur kerapatan neutron pada reaktor nuklir ini disebut elemen kendali. Amerika Serikat sudah mengembangkan 100 fasilitas nuklir.bertujuan untuk mengatur kerapatan neutron.

atau kecelakaan terparah yang diperkirakan dapat terjadi pada suatu PLTN.2m. Selama operasi PLTN. 5. selain mengkhawatirkan masalah dampak. Jika teknologi PLTN belum dikuasai Indonesia. yang dapat diandalkan untuk dapat mengatasi kecelakaan hipotesis. PLTN dirancang. ditakutkan juga ketergantungan terhadap pihak asing kian bertambah. 2.5 – 2m yang kedap udara. Selama ini banyak persepsi keliru tentang pemanfaatan tenaga nuklir. Kalau zat radioaktif masih dapat keluar dari dalam kelongsong. Namun kecelakaan tersebut kemungkinannya tidak akan pernah terjadi selama umur PLTN. masih ada penghalang keempat berupa bejana tekan terbuat dari baja dengan tebal + 20cm. PLTN dilengkapi dengan sistim pengamanan tambahan. akan berperan sebagai penghalang kedua untuk mencegah terlepasnya zat radioaktif tersebut keluar kelongsong. Persiapan-persiapan perlu dilakukan. masih ada penghalang ketiga yaitu sistem pendingin. Sebagai contoh. termasuk menyiapkan spesifikasi serta badan pengelolanya. selongsong bahan bakar. yaitu sistim pengukung yang terdiri dari pelat baja setebal + 7cm dan beton setebal 1. zat radioaktif yang dihasilkan selama reaksi pembelahan inti uranium sebagian besar (>90%) akan tetap tersimpan di dalam matriks bahan bakar. Faktor berikutnya adalah soal manajemen pengelolaan energi nuklir. Bila saja zat radioaktif itu masih ada yg lolos dari perisai beton. 7. yang berfungsi sebagai penghalang pertama. mutu yg tinggi dan teknologi mutakhir. . Pertahanan Berlapis : Desain keselamatan suatu PLTN menganut falsafah pertahanan berlapis (defence in depth). sehingga kemungkinan terjadi kecelakaan maupun akibat yang ditimbulkan sangat kecil. Selama operasi maupun jika terjadi kecelakaan. Dengan teknologi yang memadai pula. Pertahanan berlapis ini meliputi : 1. dibangun dan diperasikan sesuai dengan ketentuan yang sangat ketat.5 . Lepas dari sistem pendingin. Ini merupakan tantangan lain yang harus dihadapi pemerintah. 6. masih ada penghalang keenam. Air laut atau sungai yang dipergunakan untuk . Lapisan keselamatan pertama. Penghalang kelima adalah perisai beton dengan tebal 1. Penghalang Ganda : PLTN mempunyai sistem pengamanan yang ketat dan berlapis-lapis.Hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Dampak psikologis dan traumatis dari kasus-kasus yang terjadi di beberapa negara pada masa lalu telah menimbulkan reaksi kurang responsif terhadap upaya-upaya pengembangan tenaga nuklir. pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif terhadap lingkungan dapat dikatakan tidak ada. PLTN dilengkapi dengan sistem pengamanan/ keselamatan yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi akibat-akibat dari kecelakaan yang mungkin dapat terjadi selama umur PLTN. Limbah Radioaktif : . 3. dampak kejadian yang tidak diinginkan bisa diminimalisasi. .

Komponen Reaktor Komponen-komponen reaktor harus memenuhi standar kualitas yang tinggi dan dapat diandalkan. Akibatnya panas yang dihasilkan juga berkurang. Sedangkan gas radioaktif yang dapat keluar dari sistem reaktor tetap terkungkung di dalam sistem pengungkung PLTN dan sudah melalui sistem ventilasi dengan filter yang berlapis-lapis. instrumentasi. Keselamatan Terpasang : Keselamatan terpasang dirancang berdasarkan sifat-sifat alamiah air dan uranium. Komponen-komponen reaktor Sistem proteksi reaktor Konsep hambatan ganda Pemeriksaan dan pengujian Operator 9. Ada 5 pertahanan yang utama. 9. jumlah neutron yang tidak tertangkap maupun yang tidak mengalami proses perlambatan akan bertambah. katup-katup. yang lebih dikenal dengan nama sistem pertahanan berlapis (defence in depth). sehingga kemungkinan kegagalan komponen tersebut sangat kecil. Bila suhu dalam teras reaktor naik. yaitu: 1. tangki. 8. dan kontrol. 4. 2. sehingga reaksi pembelahan berkurang. karena tidak bercampur dengan air pendingin yang bersirkulasi di dalam reaktor. Sifat ini akan menjamin bahwa teras reaktor tidak akan rusak walaupun sistem kendali gagal beroperasi.1. .membawa panas dari kondensor sama sekali tidak mengandung zat radioaktif. Keselamatan Reaktor Nuklir Aspek keselamatan yang digunakan pada reaktor nuklir adalah mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan memperkecil dampak yang dapat diakibatkan oleh kejadian kecelakaan. 3. pemipaan. Gas yang dilepas melalui cerobong aktivitasnya sangat kecil (sekitar 2 milicurie/tahun) sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Komponen-komponen tersebut antara lain pompa-pompa. 5.

Contohnya terdapat beberapa jalur pemasok daya. tetapi bila suatu saat kehilangan daya listrik. Kegagalan yang aman (fail safe): dimaksudkan bahwa bila terjadi kegagalan pada suatu komponen/sistem. Disamping itu reaktor nuklir dilengkapi dengan peralatan keselamatan yang dirancang menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut: • • • • • Pemisahan: komponen-komponen sistem keselamatan yang berbeda dipisahkan secara fisis satu dengan yang lainnya. namun yang dipergunakan hanya satu.2. Contohnya dengan sistem yang berbeda-beda akan dapat memadamkan reaktor. reakto akan tetap mati dengan jatuhnya elemen kendali secara gravitasi (gambar 4) . Contohnya terdapat 2 pompa yang dipasang paralel. Diversiti: maksudnya adalah selalu terdapat lebih dari satu cara untuk melakukan suatu pekerjaan. Redundansi: selalu terdapat lebih dari satu komponen yang diperlukan. maka secara otomatis akan merangsang untuk bergerak pada kondisi yang aman.9. Hal ini dimaksudkan bahwa kegagalan mekanis pada satu lokasi tidak mempengaruhi unjuk kerja komponen yang berada di tempat lain. Contohnya daya listrik dibutuhkan untuk mematikan reaktor. Sistem Proteksi Reaktor Desain keselamatan reaktor adalah memanfaatkan sifat-sifat alam yang menjamin adanya keselamatan inheren sehingga reaktor nuklir mempunyai sistem yang forgiving terhadap kekeliruan yang dilakukan oleh operator. Saling tak gayut: sistem keselamatan saling tak gayut dengan yang lain.

4.3. Seluruh persyaratan konstruksi. Konsep Hambatan Ganda Konsep hambatan ganda mengusahakan tetap terkungkungnya zat-zat radioaktif dalam sistem reaktor daya (PLTN) dan tidak menyebar ke lingkungan yang mengakibatkan bahaya radiasi bagi penduduk yang tinggal di daerah sekitarnya. pompa dan juga pembangkit uap berfungsi pula sebagai penghambat hasil belahan. . Pemeriksaan dan Pengujian Bangunan reaktor dengan sistem pengungkungnya Setiap PLTN secara rutin dilakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap sistem keselamatan dan komponen-komponen reaktor untuk menjamin kelangsungan operasi dan juga perbaikan jika terdapat kerusakan. Gambar 5: Pompa air pendingin 9. tornado. yang disebut daerah eksklusif. Bangunan reaktor juga didesain untuk menahan gangguan-gangguan dari luar. maka kemungkinan sampainya zat radioaktif tersebut kepada masyarakat diperkecil dengan adanya jarak antara reaktor dengan tempat tinggal penduduk. banjir. seperti gempa bumi. maka diusahakan agar unsur hasil belahan tersebut masih di dalam kelongsong elemen bakar Sistem pendingin primer: terdiri dari sistem pipa. Hambatan ganda tersebut terdiri dari: • • • • • Elemen bakar: unsusr-unsur hasil belahan nuklir harus selalu tetap berada bersama elemen bakar Kelongsong elemen bakar: apabila unsur hasil belahan nuklir dapat lepas dari elemen bakar. peralatan sistem keselamatan dan prosedur pengoperasian untuk PLTN selalu diawasi dengan ketat oleh isntansi/badan pengawas yang berwenang. Badan tersebut berhak mencabut ijin operasi sewaktu-waktu jika kondisi persyaratan tidak dipenuhi. katup-katup. seandainya kolongsong tidak dapat menghambat bocornya hasil-hasil belahan. kejatuhan pesawat terbang. dan sebagainya (gambar 6) Daerah eksklusif: Apabila zat radioaktif dapat lepas dari sistem pengungkung. Bangunan reaktor (sistem pengungkung): merupakan penghambat terluar sebelum zat radioaktif lepas ke lingkungan.9.

Pengetahuan dan kemampuan operator harus selalu dipertahankan setiap saat dengan cara pendidikan/pelatihan dan penyegaran secara berkala.9. Mereka harus melalui serangkaian ujian sebelum mendapatkan ijin untuk mengoperasikan reaktor nuklir. Kedua tipe. Tipe-tipe PLTN Ada lima tipe PLTN yang aman telah digunakan oleh negara maju. Beberapa Kekurangan PLTN: a. Tidak mencemari udara . nitrogen oksida. Kelima tipe Reaktor Nuklir ini cukup andal dan terbukti tak pernah mengalami kecelakaan seperti PLTN Chernobyl. 10. Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya adalah: a. . Ijin dikeluarkan oleh badan yang berwenang mengawasi penggunaan tenaga nuklir. sulfur dioksida. Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) . Operator Pendidikan dan pelatihan operator reaktor nuklir merupakan aspek penting dari falsafah keselamatan nuklir pertahanan berlapis. 11.hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan e.gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas) b.1.tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida. Ketersedian bahan bakar yang melimpah .2.sekali lagi. mercury. Keduanya dari Amerika. BHWR atau PHWR dengan pendingin air berat yang dikenal dengan tipe CANDU dari Canada dan satu tipe dengan pendingin gas yang dikembangkan di Amerika dan Inggris. Keuntungan dan kekurangan PLTN 10.5. Limbah nuklir . karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan 10. Operator sebagai pengendali PLTN diseleksi secara ketat. Dua tipe Boilling Water Reactor (BWR) dan Pressurezed Water Reactor (PWR). Resiko kecelakaan nuklir .kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang tidak mempunyai containment building) b. aerosol. partikulate atau asap fotokimia c. Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal) d.limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat berthan hingga ribuan. Biaya bahan bakar rendah .

Namun air pendinginnya mahal. Penggantian bahan bakar dapat dilakukan tanpa mematikan reaktor. Untuk reaktor BWR dan PWR. karena pendinginnya menggunakan air berat. Seperti tipe Candu. .Untuk Indonesia semua tipe dapat dicoba. jadi bejananya harus baja (stainless). karena masing-masing memiliki kelemahan dan keunggulan. Pemeliharaannya pun lebih mudah. sehingga kelihatan rapi. bejananya cukup menggunakan besi tuang. hingga tak ada korosi yang terjadi. namun agak mahal sedikit. pendinginnya dari air suling biasa. sehingga pasokan listrik bisa terus berlangsung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful