P. 1
Perbandingan Demokratisasi Di Libya-Mesir-Tunisia

Perbandingan Demokratisasi Di Libya-Mesir-Tunisia

|Views: 260|Likes:
Published by Ujang Fahmi
perbandingan politik di negara mesir, tunisia dan libya pasca terjadinya revolusi pada tahun 2010 lalu.
perbandingan politik di negara mesir, tunisia dan libya pasca terjadinya revolusi pada tahun 2010 lalu.

More info:

Published by: Ujang Fahmi on Apr 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/27/2015

$0.99

USD

pdf

text

original

DEMOKRASI DI TUNISIA, MESIR DAN LIBYA PASCA REVOLUSI MELATI Oleh: Ujang Fahmi/ 20040510197/ Kelas E/ HI - UMY PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Sejak penghujung tahun 2010 hingga awal tahun 2011, politik dunia arab dapat dikatakan sedang bergejolak. Penyebabnya tidak lain adalah kerana disana sedang terjadi revolusi di beberapa negara di kawasan Afirka Utara dan Arab. Beberapa negara tersebut antara lain adalah: Tunisia, Mesir dan Libya dan beberapa negara lainyya, sehingga akhirnya peristiwa ini diberi nama sebagai Revolusi Melati (Jasmine Revolution)1 atau Arab Spring2. Tujuan revolusinya adalah untuk menumbangkan penguasa – penguasa mereka yang dianggap terlalu otoriter. Dimulai dengan Tunisia di Afrika utara, virus revolusi segera menyebar ke beberapa Negara tetangga dan akhirnya sampai ke negara Timur tengah. Revolusi di Tunisia sendiri diawali dengan adanya aksi bakar diri yang dilakukan di kota Zidi Bouzid (ibu kota Negara) oleh seorang pemuda yang bernama Muhammed Bouzizi. Aksi ini kemudian memicu demontrasi besar-besaran dan yang pada akhirnya revolusi mampu memakasa Presiden Zeine El Abidin Ben Ali yang sudah berkuasa selama 23 tahun pun untuk mundur. Selanjutnya, keberhasilan rakyat Tunisia melengserkan pemerintahan diktator Ben Ali mengisnpirasi rakyat di Negara lain. Mesir, Alzajair, Bahrain, Yaman dan Libya tidak luput dari aksi serupa. Michael Biggs, dosen sosiologi di Oxford University, yang telah mempelajari fenomena bakar diri ini mengatakan bahwa sudah sangat jelas “kematian Bouazizi memiliki dampak politik yang besar”. Dampaknya adalah setiap pemimpin Arab menjadi takut dan bertekad tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan Ben Ali di Tunisia. Mereka panik dan langsung menawarkan konsesi pada isu-isu ekonomi, meredam kenaikan harga, dan menambah subsidi. Mereka juga berusaha mengurangi tindakan represif aparat untuk menghentikan bola salju demonstrasi agar tidak membesar. Di Mesir, pengacara Farouk Mohammed Hassan, 52 tahun, menentang kenaikan harga bahan kebutuhan pokok sebelum membakar diri pada 18 Januari 2011. Sehari sebelumnya, seorang warga Mesir menuangkan bensin di sekujur tubuhnya untuk memprotes kemiskinan. Housni Mubarak pun akhirnya luluh dan mundur, walaupun sebelumnya sudah menyatakan diri untuk tidak lagi mencalonkan diri dalam pemilu presiden. Sementara itu, pemimpin Libya, Muammar Qadhafi, menuding perubahan kekuasaan di Tunisia dieksploitasi oleh
1 2

Apriadi Tamburaka, S.Ip., Revolusi Timur Tengah (Cet. 1; Yogyakarta: Penerbit Narasi, 2011) h. 9 - 11. Nama Arab Spring sendiri berarti Musim semi di Arab. Kata ini merujuk pada peristiwa 1848,yang mana terjadi revolusi rakyat di sebagian wilayah Arab.

1

pembahasan dalam tulisan ini dapat dirumuskan kedalam pertanyaan berikut: Bagaimana demokratisasi di negara Tunisia. juga akan dibahas juga teori – teori tentang demokratisasi guna mengetahui syarat – syarat yang memungkinkan sebuah negara beralih dari system yang kurang atau nondemokratis ke system yang demokratis. Namun kini demokrasi dianggap sebagai salah satu jalan yang tepat untuk ditempuh guna mencapai tujuan menyejahterakan rakyat di Negara masing-masing." kata Qadhafi kepada stasiun salah satu televisi Tunisia. sedangkan wajah kedua memberikan gambaran revolusi sebagai sebuah konsep dan bahkan teori dalam 2 . B.pengaruh asing. khususnya pasca revolusi yang melanda negara – negara tersebut. Perubahan akibat revolusi bersifat radikal. khususnya di Tunisia. Mesir dan Libya pasca revolusi?. Kesuksesan revolusi di beberapa negara timur tengah tersebut tidak hanya berhenti setelah berhasil menggulingkan penguasa otoriter. Mesir dan Libya menjadi sebuah kajian yang menarik untuk dilakukan. fundamental dan menyentuh langsung pada inti dan fungsi struktur sosial. Namun untuk lebih memudahkan pembahasan tentang demokratisasi yang berjalan di negera – negara tersebut. Sa’id Hawwa. Dengan kata lain. Revolusi sebuah siklus Sztompka memberikan gambaran bahwa revolusi merupakan puncak dari perubahan sosial. sesuatu yang bertolak belakang dengan konsep evolusi pada perubahan sosial. "Saya mengkhawatirkan revolusi Tunisia karena saya melihat campur tangan asing. Perubahan yang terjadi melalui revolusi mempunyai cakupan yang luas dan menyentuh semua tingkat dan dimensi masyarakat. Proses perubahan tersebut hanya memerlukan waktu yang cepat. Nessma. Oleh karena itu pembahasan tentang demokrasi dan demokratisasi di negera – negera timur tengah. Wajah pertama menggambarkan revolusi sebagai sebuah mitos. apakah demokrasi memang menjadi sebuah tempat dan wadah perjuangan yang pas bagi rakyat ditimur tengah?. Revolusi mempunyai dua wajah yang saling bertolak belakang. terlebih dahulu akan dibahas tentang teori – teori revolusi dan jenisnya. Namun. Ini melayani kepentingan asing. Kenapa harus takut berdemokrasi”. Secara singkat. “Menolak demokrasi merupakan langkah bunuh diri. demokrasi kini berkembang bukan karena pihak asing yang berusaha untuk menyebarkan dan menginginkan negera – negara tersebut menerapkan system demokrasi di negaranya. mereka akan diperintah oleh rezim-rezim paling buruk yang memaksakan apa yang mereka takuti dari demokrasi. Walaupun pada akhirnya Libya juga menjadi salah satu Negara yang tidak luput dari revolsi ini dan bahkan memakan korban paling banyak diantara Negara-negara lainnya. mereka juga menuntut kehidupan yang lebih demokratis dari yang sebelumnya. Permasalahannya. Selain itu. Revolusi merupakan sebuah proses pembentukan ulang masyarakat sehingga menyerupai proses kelahiran kembali. salah satu tokoh spiritual Ikhwanul Muslimin mengatakan.

Tatanan kehidupan yang lebih baik seperti yang dijanjikan tidak dapat terwujud. revolusi Attaturk di Turki. Revolusi dapat dianggap sebagai upaya membentuk ulang sejarah dengan menggunakan kekuatan krativitas manusia. Perhatian utamanya adalah pada proses transformasi fundamental masyarakat. ketimpangan. Revolusi dapat diartikan sebagai lawan dari pembaruan. 3 . yaitu filsafat sejarah dan sosiologi. Seperti yang terjadi di Jepang dengan restorasi Maiji. Konsep revolusi berdaarkan filsafat sejarah mempunyai ari sebagai bentuk terobosan radikal terhadap kesinambungan jalannya sejarah. Tekanan yang diberikan adalah pada penggunaan kekerasan. Selain itu. Revolusi mengacu pada perubahan fundamental. 2. mitos revolusi mengalami kemunduran. revolusi dapat dimaknai sebagai lawan dari evolusi. Revolusi melibatkan massa rakyat yang besar jumlahnya yang dimobilisasi dan bertindak dalam satu gerakan revolusioner. Reformasi Nasser di Mesir. menyeluruh dan multidimensional. Konsep revolusi dapat dibahas dalam dua perspektif. Perspektif sosiologi memandang revolusi sebagai bentuk penggunaan kekuatan massa terhadap penguasa untuk melakukan perubahan mendasar dan terus-menerus. Gurr (1970). Kedua perspektif tersebut turut mempengaruhi pendefinisian konsep revolusi hingga pada akhirnya mengerucut pada tiga kelompok. perjuangan dan kecepatan perubahan yang terjadi. Revolusi dianggap sebagai sebuah bencana dibandingkan sebagai sebuah usaha penyelamatan kehidupan manusia. Ini terjadi tidak lepas dari “kegagalan” revolusi itu sendiri. Kedua wajah ini mempunyai kesaling terkaitan bahkan dialektika diantara keduanya menjadi suatu bentuk kewajaran. Namun kemudian penggunaan konsep revolusi juga menyentuh pada bidang sosial politik. Perkembangan selanjutnya memberikan gagasan tentang pentingnya revolusi dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan lebih “sempurna”. Johnson (1968). Marx menggunakan konsep revolusi sebagai alat untuk menumbangkan dominasi kapitalis dan sebagai landasan untuk membangun masyarakat komunis. Perestorikanya Gorbachev). menyentuh inti tatanan social. Revolusi dipandang sebagai suatu proses yang tidak pernah berakhir. Konsep revolusi pada awalnya merujuk pada pengertian gerakan melingkar pada benda langit. Sejarah telah membuktikan bahwa sebagian besar revolusi menghasilkan bentuk ketidakadilan. Tidak mengherankan apabila kita mengenal istilah revolusi bumi terhadap matahari. Giddens (1989) yang pada akhirnya menemukan tiga komponen utama yang mendasar dari revolusi yaitu: 1. peperangan dan kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa tidak sedikit. eksploitasi dan penindasan yang lebih parah.ilmu sosiologi. Selain itu revolusi seringkali harus diiringi dengan tindak kekerasan. Secara berangsur-angsur. Secara ringkas Sztompka juga memberikan kerangka definisi tentang revolusi yang dikerucutkan dari beberapa ahli seperti: C.

3). dan kemunduran ekonomi dengan sangat parah (BJ Habibie 2005). C. 2. Revolusi memerlukan keterlibatan kekerasan dan penggunaan kekerasan. Demokratisasi Demokratisasi adalah suatu perubahan baik itu perlahan maupaun secara cepat kearah demokrasi. Apalagi globalisasi yang terus mendorong perubahan yang tidak bisa ditahan oleh Negara manapun. Demokratisasi ini menjadi tuntutan global yang tidak bisa dihentikan. Conditionality yaitu tindakan yang dilakukan organisasi internasional yang memberi kondisi – kondisi tertentu yang harus dipenuhi Negara penerima bantuan. Jika demokratisasi tidak dilakukan. perang saudara yang menumpahkan darah. Misalnya Doktrin Truman 1947 mengharuskan yunani untuk memenuhi beberapa kondisi untuk mendapatkan status sebagai “Negara demokrasi” dan karenanya berhak menerima bantuan anti komunisme dari amerika serikat. Demokratisasi disuatu system pemerintahan memerlukan proses yang tidaklah mudah. Dalam kontes demokratisasi. Contagion terjadi ketika demokratisasi disebuah Negara mendorong gelombang demokratisasi dinegara lain. Pada saat perubahan terjadi. Mekanisme control terjadi ketika sebuah pihak diluar Negara berusaha menerapkan demokrasi dinegara tersebut. karena warga negaranya melihat system politik yang lebih baik. demokratisasi berarti Proses perubahan rezim otoritarian (hegemoni tertutup) 4 . Untuk itulah. Dahl (1991:54). konsolidasi. Jika mengikuti Robert A. seperti: contagion. atau ada manusia yang tidak mampu menyesuaikan diri. D. demokratisasi pada tingkatan yang sederhana mencakup: 1). akan bisa juga dicapai oleh Negara tersebut. berakhirnya sebuah rezim otoriter. seperti yang berjalan di negara demokrasi lain yang telah mapan. Demokratisasi biasanya terjadi ketika ekspektasi terhadap demokrasi muncul dari dalam Negara sendiri. pengaruh internasional datang sebagai sebuah inpirasi yang kuat bagi warga Negara didalam Negara itu. Seperti juga revolusi damai Solidaritas di Polandia dan revolusi Beludru di Ceko. control dan conditionality. Prasyarat menuju demokratisasi Menurut Samuel Huntington (1991:44). Dengan kata lain. peran individu yang mampu menerima perubahan itu sangat penting.) dibangunnya sebuah rezim demokrasi. Sebuah Negara yang sedang menjalani demokratisasi sangat mudah dipengaruhi oleh factor – factor eksternal.3. Proses demokratisasi di Negara – Negara eropa timur setelah perang dingin usai dan juga gelombang demokratisasi dinegara – Negara amerika latin pada tahun 1970 an menajdi contoh signifikan. individu harus punya tanggung jawab. Pengaruh internasional dari sebuah proses demokratisasi bisa terjadi dalam beberapa bentuk. Walaupun ada proses revolusi di India oleh Ghandi atau gerakan sosial di Eropa Timur dan Tengah yang memaksa kematian komunisme. maka bayaran yang harus diterima adalah balkanisasi. selalu ada orang yang tidak ingin melakukan perubahan terus menerus.

lebih bertumpu pada perubahan cara produksi feodolis ke cara produksi kapitalis. asosiasi-asosiasi perdagangan. dengan masyarakat yang telah sejahtera secara ekonomi dan semakin tingginya tingkat pendidikan akan semakin terbuka dengan mekanisme pengambilan keputusan untuk urusan-urusan publik. misalnya persaingan memperebutkan jabatan di pemerintahan dan godaan untuk memperlakukan politik sebagai sebuah pertandingan di mana para pemenanglah yang menguasai semua hadiah. Kalau Lipset lebih bertumpu pada paradigma modernisasi. Pada fase ini partai politik perlu melakukan pelatihan terhadap kader-kadernva. Transisi akan diawali dengan keruntuhan rezim otoriter lama yang kemudian diikuti dengan pengesahan lembaga politik peraturan politik baru di bawah payung demokrasi. Di pihak lain adalah perjuangan menampung unsur-unsur yang bersifat memecah belah dari sistem politik itu sendiri. demokratisasi terjadi jika terdapat pertumbuhan ekonomi dan pertambahan masyarakat terdidik. hak-hak politis dan sipil yang harus dipenuhi dan suatu masyarakat yang demokratis (Beetham & Boyle. Tahap ini sering juga disebut sebagai tahap kampanye yang digerakkan pada dua front sekaligus. Secara urut demokratisasi mencakup beberapa proses atau tahapan yang saling berkaitan. dilepaskannya tahanan politik. 1986). sedangkan Moore. Liberalisasi adalah proses mengefektifkan hak-hak politik yang melindungi individu dan kelompok sosial dari tindakan sewenang-wenang atau tidak sah yang dilakukan oleh negara atau pihak ketiga (O’Donnell & Philippe Schimitter. Pada tahap ini biasanya ditandai kekuasaan untuk membuka peluang terjadinya kompetisi politik. Dalam tahap ini pula minimal ada empat komponen atau pilar utama dari demokrasi yang sedang berjalan. yang menyetujui lahirnya masyarakat kapitalis. Sedangkan menurut Lipset (1963). 1995: 57-58). lembaga – lembaga swadaya masyarakat juga perlu mengembangkan kapasitasnya untuk bertindak secara mandiri dan terlepas dari pengaruh negara. Argumen yang sama tetapi dengan perspektif dan metode yang berbeda juga diungkapkan oleh Moore (1996). 5 . yaitu: liberalisasi. instalasi dan konsolidasi. dan diberikannya ruang kebebasan terhadap pers. dan memiliki kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan keputusan yang menyangkut kepentingan publik. Tahap lain selain liberalisasi adalah transisi. pemerintahan yang bertanggung jawab. Tahap selanjutnya adalah konsolidasi. medi massa. yaitu pemilihan umum yang bebas dan adil. yaitu proses yang jauh lebih komplek dan panjang dibandingkan dengan tahap transisi karena merupakan proses yang mengurangi kemungkinan pembalikan demokrasi yang didalamnya diwarnai dengan proses negosiasi. Alasannya.yang tidak memberi kesempatan pada partisipasi dan liberalisasi menuju poliarki yang memberi derajat kesempatan partisipasi dan liberasasi Asasi yang lebih tinggi. Pada tahap ini ditandai dengan adanya pemilu. transisi. Di satu pihak adalah perjuangan melawan kekuatankekuatan anti-demokratis yang mungkin tidak pernah mau mengalah. yaitu titik awal atau interval (selang waktu) antara rezim otoritarian dengan rezim demokrasi.

Namun. Pemilu yang diramaikan oleh lebih dari 6 . Sayangnya. militer Aljazair tidak “merestui” hasil tersebut dan berusaha sekeras tenaga untuk menggagalkan hasil pemilu. Maka. Sudan telah mempraktekkan sistem tersebut dalam pemilu mereka. Namun. seperti di negara-negara Arab lainnya. multi partai.000 orang dinyatakan meninggal. Tunisia Pasca Revolusi Dalam pemilu kali ini. Adapun di Iraq. bahkan sebuah kudeta. dengan kemenangan partai Islam Front Keselamatan Islam (FIS). secara umum. Sejatinya. sistem multi partai dalam pemilihan umum bukanlah suatu hal baru di Dunia Arab. sistem multi partai juga telah diterapkan. Di Mesir dan Yordania. Maka. yang mayoritasnya adalah para rakyat sipil. pasca tumbangnya rezim Saddam Husein dan partai Ba’ath. Pada tahun 1989. pemilu tersebut digelar dalam pengawasan pihak asing. keanekaragaman masyarakatnya yang sekterian memaksa negara tersebut untuk menganut sistem politik khusus yang dikenal dengan konfesionalisme. Pada pertengahan bulan lalu. Lebih dari 100. sistem tersebut masih belum diterapkan sepenuhnya oleh pemerintah masing-masing.PEMBAHASAN A. terutama Amerika yang saat itu belum angkat kaki dari negeri seribu satu malam. sistem multi partai dalam pemilu juga mulai mereka diterapkan. Di samping perpecahan dan konflik antar kelompok yang tak kunjung mereda hingga saat ini. Namun. Peristiwa bersejarah tersebut berarti sebuah kemenangan atas sistem pemilu satu partai yang terus diterapkan selama tiga generasi sejak Tunisia merdeka dari penjajahan Perancis pada 1956. Meski. masih banyak kecurangan terjadi dan tak jarang berakhir dengan kerusuhan. Tunisia mencoba untuk menggelar pemilihan umum dengan sistem serupa. untuk membagi-bagi kekuasaan semerata mungkin di antara aliran-aliran agama yang berbeda-beda. mencetuslah perang saudara berkepanjangan dengan penuh kekerasan. pasca lengsernya Ja’far Namiry. ada ‘efek samping’ dari sistem multi partai tersebut dengan menjamurnya partai politik di Tunisia yang berjumlah 100 partai. Tunisia menerapkan sistem pemilihan umum yang bisa dibilang baru bagi mereka: Sistem multi partai. Aljazair juga pernah menggelar pemilu dengan sistem serupa pada tahun 1990an. bisa kita ambil kesimpulan bahwa sistem multi partai yang pernah diterapkan oleh negara-negara Arab belum mampu menciptakan negara yang demokratis. tak lama kemudian pihak militer Sudan mengkudeta pemerintahan sipil terpilih pimpinan Sadiq alMahdi lalu membaiat Brigadir Omar al-Bashir yang merupakan pemimpin kudeta tersebut sebagai dewan Komando Revolusi Keselamatan dan sekaligus menjadi Presiden Sudan hingga saat ini. Akan tetapi. Sistem multi partai juga pernah diterapkan oleh Lebanon.

masih terdapat masalah lain yang dapat menghambat demokratisasi. Sektor pariwisata yang menjadi andalan. B. Meski demikian. jika mereka tidak segara merasakan dampak dari demokrasi. politik Mesir diprediksi tidak berubah. sementara kantor-kantor pemerintahan. satu per satu memimpin sebuah sistem yang tampaknya memiliki beberapa 7 . kini merosot. tampaknya Mesir akan kembali diperintah oleh Firaun yang memiliki kekuasaan atas rakyat yang pasif. sejak hengkangnya Ben Ali. diduduki orang-orang baru. Tak seorangpun tahu. bahwa orang-orang dari rezim lama masih berpengaruh. Bekas partai RCD dibubarkan. Selama enam puluh tahun terakhir. faktanya sejak Ben Ali tumbang. Mesir pasca Revolusi Selama beberapa dekade. Rumor yang berkembang. baik dari pihak yang kalah maupun militer. Satu hal lagi. Kita masih inget bagaimana seorang pemuda nekat melakukan aksi bakar diri setalah merasa putus asa dengan masa depannya yang susah mendapatkan pekerjaan. sejak Januari lalu. Sejak Januari lalu. Pemilu Tunisia kali ini juga berjalan dengan damai hingga pengumuman hasil akhir perolehan suara. maka demoratisasi terancam gagal”. Sebuah angka partisipasi rakyat terbesar dalam sejarah pemilu Tunisia. Namun. bahkan mungkin dalam sejarah pemilu dunia Arab. Singkatnya. perekonomian Tunisia melemah. yaitu masalah ekonomi dan stabilitas politik. Menteri keuangan Jalloul Ayed menyebutkan bahwa: “para pemuda yang melakukan revolusi kini menganggur. Pantai dan hotelhotel terlihat sepi. bahkan untuk menghindarkan reformasi. Gamal Nasser Abdal. demikian pula dinas polisi rahasia. Masalah pengangguran harus menjadi focus utama pemerintahan baru di Tunisia. Tidak ada pertikaian berarti atau hal lain yang menggagalkan pemilu dan hasil akhirnya. siapa dibalik lebih dari 70 partai baru yang terbentuk. Anwar Sadat dan Husni Mubarak. pemilu Tunisia ini mendapat sambutan hangat oleh rakyatnya. Partai yang dipimpin oleh Rashid Al-Ghannushi tersebut berhasil meraup 41 persen suara dan mendapat 90 kursi parlemen dari jumlah keseluruhan 217 kursi. Hal ini menyiratkan bahwa sebenarnya Tunisia sebenarnya belum benar – benar mampu mengatasi masalah yang ada dalam negerinya. untuk mengusik ketenangan. dengan tingginya angka pemilih yang menggunakan hak suaranya yang mencapai lebih dari 80%. Sementara itu. selain kesuksesan Tunisia menyelenggarakan pemilu pertamanya pasca revolusi dengan system multi partai. terjadi demonstrasi bayaran.80 partai politik tersebut akhirnya dimenangkan oleh Partai an-Nahdhah yang merupakan partai berideologi Islam terbesar di Tunisia. Banyak yang mencemaskan. Seperti dalam abad terakhir. ribuan pegawai hotel kehilangan pekerjaan. Kebebasan media dan berpendapat kini menjadi keseharian. Terbukti. semua mantan perwira militer. Namun beberapa hal telah dilakukan di Tunisa. pemilihan umum multi partai Tunisia telah berhasil memilih wakil-wakil pilihan rakyat. reformasi dianggap masih berjalan lamban dan belum dirasa cukup.

kejahatan terhadap orang Kristen terjadi di Alexandria ketika gereja dibom. yang ada sekitar 10% dari populasi penduduk. termasuk pembakaran gereja tanggal 7 Mei di distrik Imbaba Kairo memberikan stigma dan ketakutan yang mendalam di kalangan orang Kristen dan kalangan umat Islam. Sejak Januari 2011. konflik agama pada skala tersebut bukan hal yang baru. Dan pada hari Minggu 6 Februari 2011.masih berlanjut?. Masalah keamanan saat ini merupakan hal terpenting dalam pikiran setiap warga Mesir karena bentrokan Muslim-Kristen akhir-akhir ini kerap terjadi. Namun revolusi terus bergejolak dan permasalahan masih belum selesai. Masalah keamanan. tapi ini berbeda. Kebanyakan analis Mesir setuju bahwa masalah negara yang paling mendesak saat ini adalah: 1). beberapa dari mereka dilaporkan kembali dari Arab Saudi. Pada tanggal 28 Januari.perangkap demokrasi yang sebenarnya rusak. Road Map dan arah kebijakan politik. bukan untuk patroli jalan-jalan dan menghentikan kejahatan. Ekonomi serta 3). Namun optimisme yang sekarang hilang. Salah satu pakar politik Mesir mengatakan. Para jenderal menyadari bahwa militer telah merespon secara perlahan ketika bentrokan pecah. para demonstran di Tahrir Square yang menuntut lengsernya Mubarak mengadakan rapat lintas agama. Malam Tahun Baru lalu. Beberapa spekulasi bahwa militer tidak mampu melakukan tugas-tugas kepolisian karena telah dilatih untuk berperang dan membela perbatasan negara. Saat ini mereka tidak lagi menuduh kalangan Ikhwanul Muslimin (IM) namun ditujukan kepada Salafi radikal yang tidak terlihat selama era Mubarak. dan hasilnya tidak dapat diprediksi. dari waktu ke waktu merasa didiskriminasikan. Muslim-Kristen bersahabat dan kerja sama berada di garda terdepan dan Mesir merasa optimis bahwa solusi untuk mengakhiri ketegangan sektarian adalah produk Revolusi. tapi kemudian tiba-tiba mereda. Revolusi yang dimulai pada 25 Januari dan dilanjutkan sampai pengunduran diri Presiden Mubarak pada 11 Februari menarik perhatian media internasional. Kristen Koptik. kantor polisi dibakar dan polisi tiba-tiba menghilang dari jalan- 8 . Karena akhir-akhir ini Salafi tiba-tiba muncul. tetapi banyak orang percaya bahwa insiden tersebut telah dikendalikan. Pertanyaan yang banyak berkembang adalah mengapa Komando Dewan Tinggi Militer yang memegang otoritas tertinggi di Mesir sejak lengsernya Mubarak masih memungkinkan terjadinya kekerasan atas nama agama . Tetapi proses perubahan masih belum berjalan. semuanya telah berubah. 2). terjadi di tengahtengah Revolusi. “Jumat Marah-Jum’ah al-Ghadab“. dan mereka telah aktif di banyak bagian negara itu. dengan tidak ada akuntabilitas nyata terhadap publik. Pers internasional meliput pergolakan revolusi Mesir di Kairo Tahrir Square secara langsung dari koresponden seluruh dunia. dan militer baru saja mendidik lima ratus anggota baru untuk tugas polisi khusus dan mencoba mengisi kesenjangan ini.

Pengusaha memprediksi situasi ekonomi dalam kondisi bencana/ revolusi kemungkinan menjadi lebih buruk. Isu kedua adalah tentang krisis ekonomi. pengaturan privatisasi dan kegiatan ekonomi lain dari rezim sebelumnya berada di bawah pengawasan Mubarak. mereka menuntut kenaikan upah dan gaji. dan polisi serta Kementerian Dalam Negeri masih belum mendapatkan tempat dihadapan publik. Pemerintah mengatur seluruh kontrak perjanjian ekonomi dengan pengusaha kelas kakap termasuk penjualan tanah. Sebuah rumor jalanan yang populer adalah bahwa Presiden Mubarak. para jenderal dan tentara militer kesulitan untuk melakukan semua tugas-tugas pemerintahan. Menteri Dalam Negeri Mubarak selama 13 tahun. diinvestigasi oleh pihak berwenang dan saat ini telah dipenjara atas tuduhan korupsi pengadaan plat nomor kendaraan Mesir yang diimpor dari Luar negeri dengan harga yang sangat tinggi. ia tidak hanya aktif di partai Mubarak dan lebih terlihat terbuka. juga menjadi target kemarahan rakyat dan pengawasan resmi pihak pengadilan. sumber penting pendapatan Negara lainnya juga berhenti. investasi asing telah mengering karena masa depan tidak pasti. Dia ditangkap 17 Februari. seperti pendahulunya Anwar Sadat. Pada bulan Februari publik terfokus kemarahan terhadap ‘Ezz. Sekarang militer telah mengambil posisi Mubarak sebagai otoritas yang berkuasa. Kroni-kroni Mubarak telah ditahan dan diinterogasi tentang dugaan KKN. Gamal Mubarak tampaknya menempatkan dirinya untuk menggantikan ayahnya sebagai presiden. Ahmad ‘izz. tetapi juga berbagai macam produk sipil. Dia baru saja 9 . rakyat membakar salah satu flat miliknya di Kairo untuk mengekspresikan penolakan kroni kaya presiden tersebut. yang memiliki 70% dari industri baja dan 50% dari industri keramik.jalan. menenangkan sebagai massa yang menuntut Mubarak diusir dari Mesir. Habib Adly. banyak yang tidak pernah kembali. dan memiliki kekayaan bersih diperkirakan hampir dua miliar dolar Amerika. Ahmad Izz adalah seorang pejabat senior partai Presiden Mubarak dan teman dekat Gamal Mubarak. seluruh keluarga serta kroni-kroninya telah mencuri puluhan miliar dan ketika uang itu disita dan ditemukan akan dibagi dan diberikan kepada setiap rakyat Mesir. Jadi tentara dikerahkan di jalan-jalan untuk memulihkan ketertiban. Para jenderal telah menahan Mubarak dan anak-anaknya serta para kroninya untuk menyelidiki tuduhan menyalahgunakan kekuasaan dan memperkaya pribadi dengan mengorbankan rakyat. beberapa pengusaha sekarang takut bahwa pemerintah berikutnya akan kembali ke sosialisme negara. Spekulasi semacam itu didorong sebagian oleh kenyataan bahwa militer selama beberapa tahun terakhir terlibat langsung dalam perekonomian dengan cara yang sangat substansial. mempromosikan sektor swasta dan mendorong kapitalis. Tidak hanya sumber dari pariwisata. Ratusan ribu buruh pabrik melakukan mogok kerja sebagai perubahan rezim Mesir. Misalnya. Tentara tidak hanya memiliki pabrik yang memproduksi peralatan militer dan bahan. tapi dia agresif mempromosikan sektor swasta dengan teman-teman bisnisnya. Presiden Mubarak.

Ahmad Syafiq yang dilengserkan oleh rakyat dari Tahrir Square. membiarkan 850 warga tewas ditangan balthaji (preman) dan polisi. Korupsi dan Nepotisme). Mereka telah mendirikan sebuah pemerintahan sipil yang terpilih. Mubarak lengser dari kursi presiden. Polisi di bawah kendali Menteri Dalam Negeri Habib al Adly. Pada tanggal 11 Februari. sampai saat ini sekitar 130 partai politik telah muncul dengan ambisi untuk memenangkan kursi. menyita semua asetnya. Mesir memiliki parlemen yang dipilih secara langsung oleh Rakyat. Sekarang ia juga diadili karena perannya mengawasi polisi. Mubarak memimpin sebuah sistem otoriter yang ketat di balik demokrasi palsu.000 tahanan di seluruh wilayah Mesir. namun pada saat itu militer berusaha melindunginya tapi akhirnya Dewan Militer memutuskan untuk mengambil alih pemerintah sebagai Komando tertinggi. seperti mantan Menteri Perdagangan Rashid Muhamad Rashid. Penyelidikan yang dilakukan kepada para mantan pejabat menyeret sejumlah orang yang dianggap melakukan praktek KKN (Kolusi. Butros Ghali Menteri Keuangan Mubarak pada tahun 2004. Para jenderal di Dewan Tinggi Angkatan Bersenjata tetap mengeluarkan keputusan yang memiliki kekuatan hukum. Mereka semua sepakat bahwa calon presiden pilihan mereka adalah ElBaradei. seperti partai Tagammu’. yang korup. pasca Mubarak lengser memutuskan untuk meninggalkan Mesir menuju ke Beirut dengan keluarganya. Masalah utama ketiga rakyat Mesir adalah sistem politik yang akan dibangun pasca runtuhnya rezim Mubarak. Mereka semua bersaing dalam pemilihan umum kali ini setelah sebelumnya selalu gagal dalam Pemilu pada rezim Mubarak. Isham Sharaf sebagai Perdana Menteri Mesir yang baru menggantikan Dr. Mereka mungkin ingin tetap di belakang layar sebagai kingmakers. al-Wafd. diharapkan berlangsung secara bebas. tetapi Mubarak dan kronikroninya melakukan kecurangan dalam setiap Pemilu sehingga partainya mendapat 69% dari kursi di 2005 dan kemudian 81% pada tahun 2010. pada tanggal 11 Februari.5 juta. jujur dan adil serta untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. tetapi mereka juga menekankan inklusi mereka semua baik Muslim dan Kristen. bukan sebagai raja. Pemilu pasca-Mubarak yang akan membentuk parlemen baru. Selain itu juga habib Adly adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kaburnya 95. Sebagian besar media elektronik khususnya radio dan media televisi dikontrol ketat oleh Pemerintah. Beberapa partai lama. dan memutuskan untuk dipenjara selama 12 tahun. setelah 18 hari Revolusi rakyat semakin meluas. tidak ingin risiko kemungkinan pengadilan yang tidak adil untuk korupsi. Selama beberapa dekade. dan Al Ghad. juga dibawah kendali Mubarak. Pada tanggal 7 Maret mengangkat Dr.diadili dan dihukum karena terjerat kasus korupsi. Semua kebijakan yang akan didukung sepenuhnya kompatibel dalam konteks Barat. Hakim memberikan denda $ 2. ketika para polisi diperintahkan untuk menembak para demonstran yang tidak bersalah selama Revolusi 18 hari. Platform partai dari tiga partai liberal sulit untuk membedakan satu sama lain. Dan mereka semua mengatakan bahwa seluruh pimpinan dan anggota 10 .

Libya mempunyai kesempatan menjadi negara kaya minyak pertama yang mampu menerapkan demokrasi. jumlah dana tersebut mencapai Rp 1. Secara politik. yang sebenarnya Sekretaris Jenderal NDP sebelum Mubarak lengser. melainkan juga simbol kekuasaan Khadafy yang sudah berlangsung 40 tahun lebih. Maka dari itu. masuknya pasukan oposisi ke Tripoli membuka jalan bagi munculnya pengakuan sejumlah negara terhadap legalitas NTC. Tuhan pun memenuhi harapan mereka. Apalagi mereka tidak mempunyai problem ekonomi serius. seorang anggota senior mantan pembesar NDP. mengatakan bahwa ia telah mendirikan sebuah partai baru yang dia sebut Misr Al Nahda dan sibuk mengumpulkan tanda tangan petisi sehingga ia dapat legalitas untuk menjalankan roda partai. mereka akan segera mengoperasikan kembali minyak setelah jatuhnya rezim Khadafy. pengakuan dari sejumlah negara membuktikan rezim Khadafy telah berakhir. sebagaimana dihadapi Tunisia dan Mesir. optimisme kalangan oposisi begitu besar tentang masa depan Libya pasca-Khadafy.000 triliun. Inggris. Libya pasca revolusi Dunia menyaksikan. Sebaliknya. C. seluruh warga Libya merayakan pencapaian pasukan oposisi dengan gegap gempita. Jika dibandingkan dengan Tunisia dan Mesir. Libya jauh lebih beruntung karena punya sumber daya alam melimpah. Selama lebih kurang enam bulan. Dirinya mengklaim ada jutaan pemilih di daerah pedesaan yang masih memiliki kesetiaan kepada NDP dan berharap untuk memilih partai ini. Setelah enam bulan eksplorasi terhenti. sejumlah negara lainnya mengakui NTC sebagai otoritas tertinggi di negara kaya minyak tersebut. masuknya pasukan oposisi ke Tripoli menandakan berakhirnya rezim Khadafy. Ramadhan dijadikan momentum dan spirit untuk meraih kemenangan. pengakuan tersebut amat bermakna karena NTC mendapatkan mandat untuk menerima sejumlah dana atas nama Khadafy dan keluarganya yang dibekukan oleh sejumlah negara Barat menyusul dikeluarkannya Resolusi PBB 1970. Tapi hal itu belum tentu akan terjadi. yang dikenal dengan Fath Makkah. terutama minyak. Adapun secara ekonomi.Partai Demokrat Nasional (NDP) pimpinan Mubarak telah dibubarkan dan tidak diperbolehkan memegang peran politik 5-10 tahun mendatang. Konon. Khadafy. Tripoli bukan hanya menjadi jantung kota Libya. Di samping itu. Dalam kancah internasional. Turki. jumlah penduduk Libya tak terlalu besar sehingga mereka dengan mudah dapat membangun konsensus dalam rangka pembangunan negeri mereka. Mereka menganggapnya sebagai ”hari raya” yang dapat disejajarkan dengan peristiwa penaklukan oleh Muhammad SAW di Mekkah. Dewan Transisi Nasional (NTC) yang bermarkas di Benghazi berhasil melumpuhkan kekuatan militer Khadafy dari satu kota ke kota lainnya hingga akhirnya menguasai Tripoli (19/8). Serentak. Setelah Perancis. dan Mesir. Jika eksperimentasi Libya 11 . Bulan Ramadhan tak jadi penghalang bagi oposisi untuk menuntaskan misi revolusi melawan rezim tiran. Kuwait.

Jaminan keamanan akan menumbuhkan optimisme bagi mereka yang selama ini mengungsi di Italia. Pertama. Meskipun sebagian besar rakyat Libya menghendaki revolusi. Pemerintahan demokratis. Kedua. Tunisia. Dalam banyak kesempatan.berhasil. selama revolusi berlangsung. pasukan oposisi memegang persenjataan. NTC akan membentuk militer baru yang bertanggung jawab penuh atas keamanan di Libya. spirit yang diusung NTC dalam membangun Libya adalah pemerintahan demokratis. 12 . Bagi Libya. membangun pemerintahan demokratis merupakan masalah yang pelik karena mereka tidak mempunyai pengalaman dalam berdemokrasi. di balik optimisme. pemerintahan demokratis. ancaman bisa saja datang dari para loyalis Khadafy yang masih tak menerima kejatuhan rezim Khadafy dan kalangan ekstremis yang ingin memanfaatkan instabilitas politik. bukan sekadar demokrasi prosedural. hampir tidak ada organisasi masyarakat yang terbentuk. dan kebebasan berpendapat dibungkam. tidak bisa dimungkiri masih terdapat pihak-pihak yang mempunyai loyalitas kuat terhadap Khadafy. yaitu pemerintahan yang mencerminkan dan merepresentasikan kedaulatan rakyat serta terbentuknya tiga pilar empat demokrasi: eksekutif. Ketiga. yaitu demokrasi substansial. Langkah ini harus dijadikan prioritas oleh NTC dalam rangka memulihkan kembali kondisi yang tak menentu akibat kontak senjata antara pasukan Khadafy dan pasukan oposisi. jaminan keamanan bagi seluruh rakyat Libya. Mesir. Adapun ancaman dari luar bisa datang dari negara-negara Afrika yang selama ini punya hubungan dekat dengan Khadafy. Pada tahap selanjutnya. tempat kelahiran Khadafy. NTC tak punya data konkret tentang pihak-pihak yang selama ini memegang senjata. baik dari dalam maupun dari luar. Mereka harus dilibatkan dalam pembangunan kembali Libya pasca-Khadafy sehingga mereka tidak merasa dirugikan atau teralienasi dari panggung politik yang dinikmati dalam empat dekade terakhir. Pemahaman tentang demokrasi yang harus ditanamkan kepada rakyat Libya. Selama Khadafy memimpin. yudikatif. khususnya dari suku Qadhdhafa dan penduduk kota Sirte. masih terdapat sejumlah persoalan serius yang harus diselesaikan dalam waktu dekat dalam rangka memuluskan misi revolusi. legislatif. Dari dalam. Namun. Sementara itu. dan media. dan Aljazair untuk secepatnya kembali ke tanah air mereka. ini dapat menginspirasi negara-negara Teluk kaya minyak lainnya yang hingga detik ini menolak demokrasi. Paham kebangsaan dan kewarganegaraan jadi prasyarat mutlak dalam demokrasi. Problem serius di dunia Islam dalam berdemokrasi karena mereka hanya memandang dan memahami demokrasi secara prosedural. NTC dan rakyat Libya memerlukan waktu untuk memulai zaman baru dalam demokrasi. NTC mengimbau kepada mereka yang memegang senjata agar menyerahkan ke pihak NTC untuk dijadikan sebagai bahan inventaris negara. Kekuatan militer menjadi penting untuk mengantisipasi ancaman. Oleh karena itu. Masalahnya. rekonsiliasi nasional. media oposisi diberangus.

3). SIMPULAN Demokratisasi dapat terjadi karena beberapa hal. Terakhir. seperti Qatar. Kuncinya. di antaranya kongres nasional dalam rangka membentuk pemerintahan transisi yang akan merumuskan konstitusi sebagai fondasi demokrasi. 3). Mesir. NTC akan melakukan referendum terhadap konstitusi dan membentuk komisi pemilu dalam rangka pelaksanaan pemilu parlemen dan presiden. menurut beberapa ahli prayaratnya adalah sebagai berikut: 1). 2). Selanjutnya. Masyarakat sipil yang bebas. yaitu dengan adanya NTC. dan Turki. akhirnya dapat disimpulkan bahwa demokratisasi di negara – negara tersebut pasca revolusi masih jauh dari apa yang diharapkan oleh 13 . dan AS. Mereka sudah memastikan akan melibatkan suku Qadhdhafa (suku Khadafy). Untuk factor eksternal kita dapat melihatnya di Libya. ketika demonstrasi mulai terjadi dengan jumlah masa yang besar. Pihak yang punya kepentingan di Libya adalah Perancis. Dengan melihat sayarat tersebut dan realitas fakta yang berkembang di Tunisia. Inggris. Masayarakat ekonomi yang terinstitusi. Arab Saudi. D. keberhasilan oposisi dalam melengserkan Khadafy karena didukung sepenuhnya oleh NATO setelah mendapatkan mandat dari PBB. yang menentukan proses ini berjalan atau gagal total (mengakibatkan konfilik dalam negeri berkepanjangan) ditentukan oleh kesiapan elemen – elemen yang ada di dalam negera tersebut. Oleh karena itu. Setelah itu. Tahap selanjutnya adalah konsolidasi demokratisasi. Libya mempunyai momentum menjadi negara yang kuat di dalam dan membangun aliansi yang terbuka dengan negara-negara lain. 4). 4). sebagian besar sudah terpenuhi di negara – negara yang mengalami revolusi dan menuju demokratisasi. 2). NTC harus menjadikan kedaulatan rakyat sebagai pijakannya. revolusi yang awalnya terjadi di Tunisa dan kemudian menginspirasi rakyat di negara lain berawal dari penyebaran ide – ide melalui jejaring social. Italia. karena sesungguhnya demokratisasi di negara – negara tersebut baru saja dimulai. Mesir dan Libya. Tak dimungkiri. Kuwait. Dari ke-empat prayarat tersebut. agar tak menimbulkan gejolak politik diperlukan aliansi yang diperluas dengan melibatkan negara-negara Arab. Modernisasi dan kemakmuran.NTC menyatakan. Birokrasi yang efektif. Sebagai buktinya. salah satunya adalah dengan adanya revolusi seperti yang terjadi di beberapa negara Timur tengah antara tahun 2010 sampai dengan 2011. Saat ini. Beberapa ahli menyepakati prasyarat demokratisasi meliputi hal – hal berikut: 1). Faktor eksternal. Bahkan di Mesir. pemerintahnya sempat memblokir jaringan internet dinegara tersebut. Masayarakat politik yang otonom. Waktu untuk merampungkan konfigurasi demokrasi sekitar 20 bulan setelah deklarasi pembebasan Libya. 5). Namun revolusi hanya sebuah awal. Supremasi hukum. pihaknya akan segera melaksanakan sejumlah aktivitas dalam rangka membangun demokrasi. Budaya politik yang mendukung. masalah yang harus diatasi berkaitan kekhawatiran intervensi negaranegara Eropa dan AS dalam kepemilikan minyak. Adanya kelas menengah.

yaitu lapangan kerja yang mereka butuhkan. seperti yang dialami oleh negara – negara lain yang sedang merintis demokrasi. F. 1991. kesiapan masayarat sendiri masih harus lebih ditingkatkan. Arief. Dasar-dasar Ilmu Politik. bulan MaretOktober 2011.IP.rakyatnya sendiri. New Delhi: SAGE Publication. Budiarjo. Kebebasan mengeluarkan rakyat untuk mengeluarkan pendapat memang sudah banyak mengalami kemajuan dengan adanya pers yang bebas. Daftar Pustaka Buku: Alfian. 1990. Namun. Gabriel A. Newbury Park London. Miriam. jurnal al-Mushawwar. sementara para penguasa hidup dengan kemewahannya. Yogyakarta: Penerbit Narasi. Stabilitas politik menjadi masalah lain. Aristoc Press. Fukuyama. al-Dustur. 1. 1992. Jurnal mingguan Yaum al-Sabi edisi 22 Oktober 201 14 . Jurnal Middle East Institute edisi Oktober 2011. 2011) Media: Harian al-Ahram. Gelombang Demokrasi Ketiga. Apriadi. Australia. 1992. The end of historis and the last man. dalam artian menjadikan masyarakat yang dapat ikut serta dalam menentukan kebijakan public. Budiman. 1992. A Discpline Devided: School and Sect in Political Science.. Perlu diingat bahwa salah satu pemicu revolusi adalah keadaan ekonomi rakyat yang rendah sampai menyebabkan rasa frustasi. Samuel P. rakyat masih belum mendapatkan apa yang diinginkannya. karena masih ada kelompok – kelompok yang tidak setuju atau tidak mau menyetujui hasil pemilu dan kebijkan – kebijakan lain.1986. State and civil society in Indonesia. pasca revolusi hampir di semua negara mengalami masalah dengan perekonomiannya. Hal ini bersumber dari birokrasi yang sama sekali belum mapan dan juga supremasi hukum yang belum ditegakan. Jakarta: Gramedia. Huntington. Almond. Revolusi Timur Tengah (Cet. Jakarta Grafiti Tamburaka. Sampai sejauh ini. akhbar al-Yaum. Masalah dan Prospek Pembangunan Politik di Indonesia. Sementara itu. Jakarta Gramedia. New York: Free Press. S.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->