Formatted: Font: (Default) Times New Rom

DEFINISI FRAKTUR Fraktur adalah hilangnya kontinuitas tulang, tulang rawan sendi, tulang rawan epifisis, baik yang bersifat total maupun yang parsial.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Justified, Pattern: Clear (White)

KLASIFIKASI FRAKTUR

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Underline

KLASIFIKASI ETIOLOGIS • • • Fraktur traumatik :Terjadi karena trauma yang tiba-tiba. Fraktur patologis Terjadi karena kelemahan tulang sebelumnya akibat kelainan patologis di dalam tulang. Fraktur stres Terjadi karena adanya trauma yang terus menerus pada suatu tempat tertentu.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

KLASIFIKASI KLINIS • • Fraktur tertutup (simple fracture) Fraktur tertutup adalah suatu fraktur yang tidak mempunyai hubungan dengan dunia luar. Fraktur terbuka (compound fracture) Fraktur terbuka adalah fraktur yang mempunyai hubungan dengan dunia luar melalui luka pada kulit dan jaringan lunak, dapat berbentuk from within (dari dalam) atau from without (dari luar). • Fraktur dengan komplikasi (complicated fracture) Fraktur dengan komplikasi adalah fraktur yang disertai dengan komplikasi misalnya malunion, delayed union, nonunion, infeksi tulang.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

KLASIFIKASI RADIOLOGIS Klasifikasi ini berdasarkan atas: 1. Lokalisasi (gambar 14.16): • • • • Diafisial Metafisial Intra-artikuler Fraktur dengan dislokasi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

2.

Konfigurasi (gambar 14.17, gambar 14.18)-.  Fraktur transversal            Fraktur oblik Fraktur spiral Fraktur Z Fraktur segmental Fraktur komunitif, fraktur lebih dari dua fragmen Fraktur baji biasanya pada vertebra karena trauma kompresi Fraktur avulsi, fragmen kecil tertarik oleh otot atau tendo misalnya fraktur epikondilus humeri, fraktur trokanter mayor, fraktur patela Fraktur depresi, karena trauma langsung misalnya pada tulang tengkorak Fraktur impaksi Fraktur pecah (burst) dimana terjadi fragmen kecil yang berpisah misalnya pada fraktur vertebra, patela, talus, kalkaneus Fraktur epifisis

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Indent: Left: 0.5", Hanging: 0.5", Bulleted + Level: 1 + Aligned at: 0.25" Tab after: 0.5" + Indent at: 0.5", Tab stops 1", List tab + Not at 0.5" + 1.5"

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

3.

Menurut ekstensi (gambar 14.24, 14.25) • • • • • Fraktur total Fraktur tidak total (fraktur crack) Fraktur buckle atau torus Fraktur garis rambut Fraktur green stick

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

4.

Menurut hubungan antara fragmen dengan fragmen lainnya (gambar 14.19): • • Tidak bergeser (undisp/aced) Bergeser (displaced) Bergeser dapat terjadi dalam 6 cara: a. b. Bersampingan Angulasi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

c. d. e. f.

Rotasi Distraksi Over-riding Impaksi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

BEBERAPA JENIS FRAKTUR KHUSUS PADA ANAK FRAKTUR EPIFISIS Fraktur epifisis merupakan suatu fraktur tersendiri dan dibagi dalam (gambar 14.26).dibawah : 1.Fraktur avulse akibattarikan ligamen 2.Fraktur kompressi yang bersifat komunitif 3.Fraktur osteokondral (bergeser) Fraktur epifisis jarang terjadi tanpa disertai dengan fraktur lempeng epifisis.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Indent: Hanging: 0.5", Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1, 3, … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligne at: 0.25" + Tab after: 0.5" + Indent at: 0.5 Formatted: Bullets and Numbering

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered, Indent: Left: 0.5" Formatted: Indent: Left: 0.5"

Gambar 14.26Beberapa gambaran fraktur epifisis; avulsi (A), kompresi (B)
Formatted: Right: 0.25"

dan osteokondral (C).

1.

Fraktur avulsi akibat tarikan ligamen Fraktur avulsi akibat tarikan ligamen terutama terjadi pada spina tibia, stiloid ulna dan basis falangs. Fragmen tulang masih mempunyai cukup vaskularisasi dan biasanya tidak mengalami nekrosis avaskuler. Bila terjadi fraktur bergeser, maka jarang terjadi union karena pembentukan kalus dihambat oleh jaringan sinovia. Fraktur bergeser juga menghambat gerakan dan juga menyebabkan sendi menjadi tidak stabil. Pada keadaan ini diperlukan reduksi yang akurat dan mungkin diperlukan tindakan operasi.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

2.

Fraktur kompresi yang bersifat komunitif Fraktur komunitif jarang terjadi karena lempeng epifisis berfungsi sebagai shock absorber pada tulang.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

3.

Fraktur osteokondral Fraktur osteokondral sering ditemukan pada distal femur, patela atau kaput radius. Fraktur bergeser akan menyebabkan gangguan menyerupai benda asing dalam sendi. Fragmen yang besar sebaiknya dikembalikan dan yang kecil dapat dilakukan eksisi.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

FRAKTUR LEMPENG ERIFISIS Ligmpeng epifisis merupakan suatu diskus tulang rawan yang terletak di antara epifisis, dan metafisis (gambar 14.27). Fraktur lempeng epifisis merupakan 1/3 dari seluruh fraktur pada anak-anak. Pembuluh darah epifisis masuk di dalam permukaan epifisis dan apabila ada kerusakan pembuluh darah maka akan terjadi gangguan pertumbuhan. Pembuluh darah epifisis biasanya tidak mengalami kerusakan pada saat trauma tetapi pada epifisis femur proksimal dan epifisis radius proksimal pembuluh darah berjalan sepanjang leher tulang yang dimaksud dan melintang pada lempeng epifisis di perifer, sehingga pada kedua tempat ini apabila terjadi pemisahan epifisis, juga akan menimbulkan kerusakan vaskularisasi yang akan menimbulkan nekrosis avaskuler.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

Gambar 14.27 A. Gambar anatomis tulang panjang pada anak; diafisis (1), metafisis (2), lempeng epifisis (3) dan epifisis (4). B. Gambar histologis lempeng epifis.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Anatomi, histologi dan fisiologi Tulang rawan lempeng epifisis lebih lemah daripada tulang. Daerah yang paling lemah dari lempengepifisis adalah zona transformasi tulang rawan pada daerah hipertrofi dimana biasanya terjadi garis fraktur.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

Fraktur ini terjadi oleh karena adanya shearing force dan sering terjadi pada bayi baru lahir dan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Tipe D: separasi lengkap disertai fraktur epifisis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi menurut Salter-Harris merupakan klasifikasi yang dianut dan dibagi dalam limatipe: • Tipe I Terjadi pemisahan total lempeng epifisis tanpa adanya fraktur pada tulang. Klasifikasi fraktur lempeng epifisis menurut Salter-Harris (1963).29). Tipe C: separasi tidak lengkap disertai fraktur epifisis 4. 1. Tipe B: separasi tidak lengkap dengan fraktur diafisis 3. Diagnosis dapat ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan rontgen dengan dua proyeksi danmembandingkannya dengan anggota gerak yang sehat. Klasifikasi fraktur lempeng epifisis menurut Poland. Aitken.Diagnosis Secara klinis kita harus mencurigai adanya fraktur lempeng epifisis pada seorang anak denganfraktur pada tulang panjang di daerah ujung tulang pada dislokasi sendi serta robekan ligamen. Tapi menurut penulis.29.25" . Weber. Ogend. Rang. selsel pertumbuhan lempeng epifisis masih melekat pada epifisis. klasifikasi menurutSalter-Harris yang paling mudah dan praktis serta memenuhi syarat untuk terapi dan prognosis.Poland (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.28.28). Tipe A: separasi lengkap 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi Banyak klasifikasi fraktur lempeng epifisis antara lain menurut Salter-Harris (gambar 14.

Garis fraktur melalui sepanjang lempeng epifisis dan membelok ke metafisis dan akan membentuk suatu fragmen metafisis yang berbentuk segitiga yang disebut tanda ThurstonHolland. • Tipe V Fraktur tipe V merupakan fraktur akibat hancurnya epifisis yang diteruskan pada lempeng epifisis. • Tipe IV Fraktur tipe ini juga merupakan fraktur intra-artikuler yang melalui permukaan sendi memotong epifisis serta seluruh lapisan lempeng epifisis dan berlanjut pada sebagian metafisis. tergantung kerusakan pembuluh darah.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom . Pengobatan dengan operasi terbuka dan fiksasi interna karena fraktur tidak stabil akibat tarikan otot. Prognosis biasanya baik bila direposisi dengan cepat. Sel-sel pertumbuhan pada lempeng epifisis juga masih melekat. Pengobatan dengan reposisi secepatnya tidak begitu sulit kecuali bila reposisi terlambat harus dilakukan tindakan operasi.pada anak-anak yang lebih muda. Garis fraktur mulai permukaan sendi melewati lempeng epifisis kemudian sepanjang garis lempeng epifisis. Pengobatan dengan reduksi tertutup mudah oleh karena masih ada perlekatan periosteum yang utuh dan intak. • Tipe II Merupakan jenis fraktur yang sering ditemukan. Diagnosis sulit karena secara radiologik tidak Formatted: Right: 0. Jenis fraktur ini misalnya fraktur kondilus lateralis humeri pada anak-anak. • Tipe III Fraktur lempeng epifisis tipe III merupakan fraktur intra-artikuler. Jenis fraktur ini bersifat intra-artikuler dan biasanya ditemukan pada epifisis tibia distal. Trauma yang menghasilkan jenis fraktur ini biasanya terjadi karena trauma shearing force dan membengkok dan umumnya terjadi pada anak-anak yang lebih tua. Oleh karena fraktur ini bersifat intra-artikuler dan diperlukan reduksi yang akurat maka sebaiknya dilakukan operasi terbuka dan fiksasi interna dengan mempergunakan pin yang halus. Prognosis biasanya baik. Prognosis jelek bila reduksi tidak dilakukan dengan baik. Periosteum mengalami robekan pada daerah konveks tetapi tetap utuh pada daerah konkaf. Biasanya terjadi pada daerah sendi penopang badan yaitu sendi pergelangan kaki dan sendi lutut.

Tipe II.30 menunjukkan beberapa gambaran radiologik fraktur lempeng epifisis. II dan III mempunyai prognosis yang baik. Tab stops: 0. Gambaran radiologik fraktur lempeng epifisis. Tipe II. Tipe II. fraktur epifisis femur distal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Penyembuhan Setelah reduksi dari fraktru epifisis tipe I. 15% akan memberikan gangguan dalam pertumbuhan. yaitu: 1.75". Tipe II.25" . apabila trauma terjadi pada umur yang lebih muda makaprognosisnya lebih jelek dibanding bila terjadi pada umur yang lebih tua Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0". Tipe I.Jenis fraktur. … + Sta at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 0. 3. fraktur tipe I. List tab + No at 0.dapat dilihat.25" + Tab after: 0. Pattern Clear (White). Ada beberapa faktor yang penting dalam perkiraan prognosis. fraktur epifisis tibia distal E.5".Umur waktu terjadinya trauma. fraktur tipe IV prognosisnyatergantung dari tindakan pengobatan dan tipe V prognosisnya jelek tergantung kerusakanawal lempeng epifisis 2. Sisanya.30. fraktur epifisis radius distal B. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.75" Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. Prognosis jelek karena dapat terjadi kerusakan sebagian atau seluruh lempeng pertumbuhan. Sedangkan tipe IV dan tipe V mengalami penyembuhan seperti pada fraktur daerah tulang kanselosa. II dan III akan terjadi osifikasi endokondral pada daerah metafisis lempeng pertumbuhan dan dalam 23 minggu osifikasi endokondral ini telah mengalami penyembuhan. fraktur epifisis radius distal C. A. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Prognosis terhadap gangguan pertumbuhan Delapan puluh lima persen trauma lempeng epifisis tidak mengalami gangguan dalam pertumbuhan. 2. fraktur epifisis tibia proksimal D. Gambar 14. Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered.75" + Indent at: 0.

sembuh dalam 13 minggu sehingga hanya diperlukan pemasangan t sementara untuk mengurangi nyeri. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Fraktur pada bayi. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Gambaran radiologis fraktur klavikula Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR AKIBAT PENYIKSAAN [CHILD ABUSE] Formatted: Right: 0. Pemeriksaan radiologis diperlukan untuk memastikan diagnosis. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Biasanya anak menangis setiap digerakkan atau teraba adanya tanda fraktur pada daerah/dimaksud. neurologis yaitu kelumpuhan pleksus brakialis. femur dan klavikula. Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR AKIBAT TRAUMA KELAHIRAN Fraktur akibat trauma kelahiran biasanya terjadi pada saat persalinan yang sulit yaitu bayi besar. letak sungsang atau ekstraksi bayi dengan alat forsep. 6. Daerah yang biasanya meng fraktur adalah humerus. hal ini penting karena penundaan tindakan menyebabkan kes dalam reduksi dan gangguan pertumbuhan yang terjadi akan lebih hebat.3.Jenis trauma. apakah trauma terbuka atau tertutup.25" . Fraktur dapat berdiri sendiri tanpa adanya kel.Metode reduksi.Vaskularisasi pada epifisis. maka prognosisnyaebih jelek 4. Pada trauma terbuka kemungkinan 1 infeksi dan akan menyebabkan fusi dini dari epifisis.31. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. reduksi yang dilakukan dengan tidak hati-hati akan menimbulkan kerusakan yang lebih hebat pada lempeng epifisis 5.Waktu terjadinya trauma. apabila terjadi kerusakan vaskularisasi epifisis.

… + Sta at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 0. femur dan humerus.Merupakan suatu kelainan dimana fraktur pada bayi dan anak-anak terjadi akibat penyiksan oleh orang tua penderita. tengkorak serta fraktur di daerah epifisis.Kelainan tulang lokal.Fraktur stres harus dibedakan dengan kelainan karena keganasan.25" + Tab after: 0.5". Mungkin hanya ditemukan reaksi periostea! di beberapa tempat. List tab + No at 0. distrofi muskuler.dimana anak melakukan aktivitas yang berlebihan.75" + Indent at: 0. iga.75" Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR STRES Pada anak-anak. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Ditemukan kebiruan pada badan anak. anggota gerak. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR PATOLOGIS Fraktur patologis pada anak-anak telah diuraikan sebelumnya mengenai penyebabnya dan dapatdisimpulkan sebagai berikut : 1. poliomielitis. 1/2 bagian distal fibula. 3. paralisis otak. maka pengobatan seperti biasanya pada fraktur anak-anak. spina bifida 3.Kelainan tulang yang menyeluruh. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. kelainan neuromuskuler. fibroma non-ossifying 2.Kelemahan tulang yang umum. fraktur stres terutama pada 1/3 bagian proksimal tibia.75". Apabila ditemukan adanya fraktur. Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1. kista tulang soliter. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Diperlukan pencegahan dan pemeriksaan psikiatri orang tua. 2. Pattern Clear (White).25" . Fraktur jenis ini biasanya terjadi pada waktu liburan. Pada pemeriksaan radiologis ditemukan fraktur multiple pada iga. panggul. Child abuse biasanya dilakukan oleh orang tua sehubungan dengan masalah emosional dan dilakukan penyiksaan secara berulang. misalnya pada osteogenesis imperfekta Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0". Tab stops: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR PADA ANAK SECARA REGIONAL ANGGOTAGERAKATAS FRAKTUR KLAVIKULA Klavikula merupakan tulang yang pertama kali mengalami osifikasi pada embrio dan paling sering mengalami fraktur pada anak-anak.metatarsal.

32). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Kadang kala penderita datang dengan pembengkakan pada daerah klavikula yang terjadi beberapa hah setelah trauma. Fraktur klavikula pada anak Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR SKAPULA Fraktur skapula terjadi karena trauma langsung pada daerah skapula. Mungkin juga terjadi fraktur pada bagian medial klavikula yaitu pada daerah epifisis.32. olahraga atau kecelakaan lalu lintas.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Biasanya penderita datang dengan keluhan jatuh dari tempat tidur atau trauma lain dan menangis. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.Fraktur klavikula dapat terjadi karena trauma kelahiran atau karena trauma lain seperti trauma rumah tangga. Dislokasi sendi bahu jarang ditemukan pada anak-anak dan umumnya ditemukan pada orang dewasa. Mekanisme trauma Trauma dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung pada posisi lengan terputar/tertarik keluar (outstretched hand). Hal ini terjadi setelah pembentukan kalus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Fraktur pada daerah klavikula pada bagian tengah merupakan bagian yang paling sering mengalami fraktur green stick atau fraktur total (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pada anak-anak fraktur klavikula tidak memerlukan tindakan khusus. dimana trauma dilanjutkan dari pergelangan tangan sampai klavikula. cukup dengan pemasangan mitela selama 23 minggu dan akan sembuh secara sempurna.

3.5 Pattern: Clear (White) Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR HUMERUS Fraktur humerus dapat terjadi pada: 1.5" + Indent at: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pengobatan hanya bersifat konservatif. … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligne at: 0.Fraktur daerah diafisis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Hanging: 0.Fraktur epifisis humerus 2.25" + Tab after: 0.Gambaran klinis Ditemukan pembengkakan atau nyeri pada daerah skapula.Fraktur metafisis humerus 3.5". Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1.25" .

Pada fraktur epifisis humerus grade III dan IV harus dilakukan reposisi dengan pembiusan umum dan apabila tidak berhasil dilakukan operasi terbuka dengan fiksasi interna dengan menggunakan pin kecil. Mekanisme traumaO Biasanya terjadi pada anak-anak yang jatuh dalam posisi hiper-ekstensi. Fraktur diafisis humerus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pemeriksaan radiologis Pada foto rontgen ditemukan adanya pemisahan epifisis dan metafisis. Pada grade II reposisi dapat dilakukan dengan mudah dengan pembiusan umum dan setelah itu dipasang mitela. sedangkan bagian distal tertarik ke proksimal.1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Fraktur yang masih baru terutama grade I tidak memerlukan reposisi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3.25" . Fraktur metafisis humerus Fraktur metafisis biasanya tidak mengalami pergeseran dan pada keadaan ini terapi konservatif merupakan pilihan pengobatan. Klasifikasi Klasifikasi fraktur menurut Neer-Horowitz : • • • • Grade I Grade II Grade III Grade IV : pergeseran fraktur kurang dari 5 mm pergeseran epifisis 1/3 terhadap fragmen distal : pergeseran 2/3 : pergeseran melebihi 2/3 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tujuh puluh persen fraktur lempeng epifisis adalah grade I dan grade II. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Fraktur metafisis dengan pergeseran yang jauh biasanya bagian distal menembus ke arah muskulus deltoid sampai subkutan. misalnya jatuh pada saat mengendarai sepeda/kuda. Pada keadaan ini biasanya perlu dilakukan tindakan operasi untuk melepaskan fragmen. Fraktur epifisis humerus Fraktur epifisis humerus adalah fraktur lempeng epifisis tipe II (SalterHarris). dimana epifisis bersama-sama dengan sebagian metafisis yang tetap terletak dalam ruang sendi.

34. Indent: First line: 0" Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.33. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. dipertahankan selama beberapa minggu. pada umur antara 2 tahun sampai dewasa. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pengobatan dengan pemasangan gips sirkuler atau gips bentuk U. perlu diketahui waktu perkembangan pusat osifikasi sekitar sendi siku (gambar 14.35). Gambaran radiolonik fraktur humerus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Terdapat pembengkakan dan nyeri pada daerah humerus.25" .34) serta titik-titik pegangan (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered.Fraktur diafisis humerus (gambar 14. Gambar skematis perkembangan pusat osifikasi di sekitar sendi siku. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR DAN DISLOKASI SEKITAR SENDI SIKU Untuk mengetahui dengan jelas fraktur dislokasi sekitar sendi siku.33) terjadi karena adanya trauma langsung atau trauma putar pada daerah humerus. Harus diperhatikan apakah fraktur humerus ini disertai kelumpuhan saraf nervus radialis yang jarang ditemukan pada anak-anak.

ekstensi 180° (B) dan pada foto lateral (C). Tipe posterior (tipe ekstensi) Tipe ekstensi merupakan 99% dari seluruh jenis fraktur suprakondiler humeri. fleksi 90° (A). Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted . Pada tipe inifragmen distal bergeser ke arah posterior (gambar 14. Formatted Formatted Formatted Fraktur sekitar sendi siku pada: 1. yaitu: A.Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Gambar 14. Dikenal dua tipe fraktur suprakondiler humeri berdasarkan pergeseran fragmen distal. Radius • • 3.36). Ulna • • • Fraktur 1/3 proksimal ulna (fraktur Monteggia) Fraktur olekranon dan fraktur epifisis ulna Fraktur prosesus koronoid Fraktur kaput radius (fraktur epifisis) dan fraktur leher radius Pulled elbow Fraktur suprakondiler humeri Fraktur epikondilus medialis (fraktur epifisis medialis) Fraktur kondilus lateralis humeri (fraktur lempeng epifisis) Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Fraktur Suprakondiler Humeri Fraktur suprakondiler humeri (transkondiler) merupakan fraktur yang sangat sering ditemukan pada anak-anak setelah fraktur antebraki. Gambar skematis titik pegangan pada tulang sendi siku. Humerus • • • 2.35.

37. Disini fragmen distal bergeser ke arah anterior (gambar 14.36. Tipe anterior (tipe fleksi) Tipe anterior (tipe fleksi) hanya merupakan 1-2% dari seluruh fraktur suprakondiler humeri. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi (gambar 14. hanya terjadi perubahan sudut antara humerus dan kondilus lateralis (normal 40°).37). gambar skematis (A) dan radiologik (B). Fraktur suprakondiler humeri tipe ekstensi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. . gambar skematis (A). radiologik (B) dan gambaran klinis (C).B.25" . • Tipe II Tidak ada pergeseran fragmen. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. .38) • Tipe I Terdapat fraktur tanpa adanya pergeseran dan hanya berupa retak yang berupa garis. Fraktur suprakondiler humeri tipe fleksi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Tipe ekstensi terjadi apabila trauma terjadi pada saat sendi siku dalam posisi hiperekstensi atau sedikit fleksi serta pergelangan tangan dalam posisi dorso fleksi. Sedangkan tipe fleksi terjadi bila penderita jatuh dan terjadi trauma langsung sendi siku pada distal humeri.

Klasifikasi fraktur suprakondiler humeri pada anak. -: Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Tipe IV Pergeseran kedua fragmen dan tidak ada kontak sama sekali. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom A. Posterior Lateral atau medial Rotasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Biasanya penderita datang dengan trauma dan terdapat pembengkakan pada sendi siku.25" . • Tipe II Perlu dilakukan reposisi tertutup (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Pemeriksaan radiologis menentukan diagnosis fraktur pada daerah sendi siku. tipe II (B). 3.39) untuk mengembalikan posisi humerus distal karena akan terdapat gangguan dalam pergerakan ekstensi dan fleksi sendi siku dikemudian hari. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan • Tipe I Cukup dengan pemasangan mitela dan sembuh dalam 10 hari sampai 2 minggu. tipe I (A).38.• Tipe III Terdapat pergeseran fragmen tetapi korteks posterior masih utuh serta masih ada kontak antarakeduafragmen. 2. tipe III (C) dan tipe IV (D). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Tipe ekstensi Pergeseran fragmen distal dapat bergerak ke arah: 1.

40. maka dianjurkan tindakan operas! terbuka dengan pemasangan K-wire. . juga pada penderita yang datang setelah beberapa hari terjadinya fraktur. Posisi fraktur setelah reposisi dimana muskulus triseps berfungsi sebagai bidai Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Tipe III dan IV Reposisi tertutup sebaiknya dengan mempergunakan image intensifier dan dapat difiksasi dengan K-wire perkutaneus atau tanpa fiksasi dan dipasang gips. B. Pada fraktur suprakondiler humerus yang disertai pembengkakan hebat dapat dilakukan traksi Dunlop atau traksi skeletal untuk beberapa hari dan setelah pembengkakan mereda dapat dicoba kembali dengan reposisi tertutup (gambar 1440). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Reposisi tertutup B.25" . Teknik pengobatan fraktur suprakondiler humeri. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Teknik pengobatan fraktur suprakondiler humeri. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemasangan gips untuk imobilisasi selama 3-4 minggu dan kemudian dipertahankan dengan mempergunakan mitela.39. Apabila tidak berhasil. Gerakan aktif dapat dimulai dengan fleksi. Traksi menurut Dunlop. A. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. A. Gambar skematis traksi Dunlop dengan mempergunakan Kirschner wire.Gambar 14.

Iskemik Volkmann Iskemik Volkmann terutama terjadi pada fraktur suprakondiler humeri tipe ekstensi.41.B. Pattern: Cle (White) Gambar 14. Pembentukan lepuh kulit Pembengkakan sendi siku terjadi karena gangguan drainase atau mungkin juga karena verban yang terlalu ketat. dilakukan fleksi akut pada sendi siku yang menyebabkan tekanan pada kulit. Hubungan fragmen dengan arteri brakialis (A). fraktur antebraki (fraktur ulna dan radius) dan dislokasi sendi siku. Arteri brakialis terjepit pada daerah fraktur dan penjepitan hanya dapat dihilangkan dengan reduksi fraktur baik secara tertutup maupun terbuka (gambar 1441). Tipe fleksi Pada tipe fleksi dimana fragmen distal berada di sebelah depan dilakukan reposisi dan setelah itu diimobilisasi dalam keadaan ekstensi maksimal. Iskemik terjadi karena adanya obstruksi sirkulasi vena karena verban yang terlalu ketat. penekanan gips atau fleksi akut sendi siku.5". Maserasi kulit pada daerah antekubiti Komplikasi ini terjadi karena setelah reposisi. 2. Disamping itu terjadi pula obstruksi pembuluh darah arteri yang menyebabkan iskemik otot dan saraf lengan bawah. Komplikasi 1. 3. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" . pergeseran lateral (B) dan rotasi (C).

Pal/or. maka semua bagian yang menekan baik verban. Gambaran klinis kontraktur iskemik Volkmann. Paraesthesia.Gambaran klinis Dalam beberapa jam dapat terjadi gejala berupa iskemik yaitu nyeri lengan bawah. Miositis osifikans Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Kelainan biasanya bersifat sementara dan prognosisnya baik. dingin dan pucat pada jari-jari tangan atau biasa disebut dalam 5 P (Pain. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran 14.42. 4. Pada keadaan ini perlu dilakukan koreksi osteotomi (gambar 1444). Malunion Komplikasi malunion dapat berupa kubitus varus atau perubahan letak posisi distal humerus ke posterior (carrying angle). Kelainan kubitus varus akan memberikan gejala sisa dan secara psikologis anak rnerasa rendah diri sehingga perlu dilakukan koreksi osteotomi (gambar 1443). Perubahan posisi humerus distal akan memberikan gangguan pergerakan fleksi. karena dapat menyebabkan kerusakan seluruh lengan bawah. Paralysis). Trauma saraf perifer Trauma saraf perifer lebih sering mengenai nervus medianus daripada nervus ulnaris. gips atau fleksi sendi siku harus secepatnya dibebaskan/dibuka. Pulselessness. 6.25" . 5. Kelainan ini sulit dihindarkan kecuali dengan melakukan reposisi yang akurat. Kubitus varus merupakan komplikasi yang paling sering ditemukan. sehingga terjadi hiperekstensi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Apabila ditemukan gejala iskemik Volkmann.

43. Setelah koreksi dengan fiksasi interna menurut French Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 1444. Gambar skematis kubitus varus. A. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur Epikondilus Medialis (Fraktur Epifisis Medialis) Pusat osifikasi epikondilus medialis mulai terlihat pada umur 5 tahun dan menyatu pada umur 18-20 tahun. Garis osteotomi B. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Terjadi fraktur pada saat sendi siku dalam regangan (strain) ke arah valgus yang menyebabkan tarikan pada epikondilus medialis melalui otot-otot fleksor yang melekat pada tulang ini.Merupakan komplikasi lanjut fraktur suprakondiler humeri yang akan memberikan gangguan pergerakan pada sendi siku di kemudian hari. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" . setelah dilakukan osteotomi (B) dan gambaran radiologiknya (C). Gambar skematis blok pada fleksi (A). Frakturepikondilus medialis umumnyaterjadi pada umur 7-15 tahun dan insidensnya 10% dari seluruh fraktur sekitar sendi siku. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.

Fraktur kondilus lateralis humeri merupakan fraktur lempeng epifisis tipe IV (SalterHarris) dan merupakan fraktur intra-artikuler trans-epifisial. Fraktur ini biasanya terjadi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Gambaran radiologik fraktur epikondilus medialis humeri tipe 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. terdapat fraktur epifisis tanpa pemisahan ' Tipe 2. terdapat pemisahan epifisis disertai dengan jebakan dalam sendi tanpa dislokasi Tipe 5.25" . dilakukan reposisi dislokasi dan epifisis medialis dengan atau tanpa fiksasi. terdapat pemisahan yang disertai dislokasi atau tanpa dislokasi sendi siku Tipe 4.46.Klasifikasi Klasifikasi fraktur epikondilus medialis (gambar 1445): • • • • • Tipe 1. dislokasi dan jebakan pada sendi siku Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. cukup dengan pemasangan mitela.45. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Padatipe 1 dan 2 tidak diperlukan pengobatan khusus. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur Kondilus Lateralis Humeri (Fraktur Epifisis Kapitulum Humeri) Pusat osifikasi kondilus lateralis terlihat pada umur antara 18 bulan-2 tahun. terdapat pemisahan epifisis. Ditemukan sekitar 13-18% dari seluruh fraktur sekitar sendi siku pada anak-anak. sedikit terdapat pemisahan (gambar 1446) Tipe 3. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Klasifikasi fraktur epikondilus medialis humeri. 4 dan 5 apabila terdapat dislokasi. Pada tipe 3.

sendi siku dalam keadaan ekstensi. Gambar 1448 menunjukkan gambaran radiologik tipe 3. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Perpindahan terjadi dalam aksis horisontal dan vertikal. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Tipe 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Terdapat nyeri pada bagian lateral distal humerus. Fraktur ini dibagi dalam 3 tipe (gambar 1447). Tipe 1. Dengan pemeriksaan rontgen dapat dilihat adanya pusat osifikasi. garis fraktur melalui bagian distal dari tulang rawan humerus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Perpindahan fragmen terjadi karena adanya tarikan otot ekstensor pergelangan tangan dan jari-jari tangan yang rnelekat pada fragmen ini. tidak ada pergeseran B. terdapat pergeseran yang jauh Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. pembengkakan dan kebiruan. pergeseran disertai dengan tarikan otot D.47.48.25" . tidak ada pergeseran fragmen Tipe 2. Tipe 3. Pattern: Clear (White Gambar 14.karena trauma tidak langsung dimana tangan dalam keadaan out-stretched dan lengan bawah dalam keadaan abduksi. Tipe 3. Fraktur kondilus lateralis humeri. yaitu: • • • Tipe 1. terdapat pergeseran ringan Tipe 3. Indent: Left: 0". bervariasi sampai peralihan 90° dan permukaan sendi menghadap ke dalam. A. sedikit pergeseran C. Gambaran radiologik fraktur kondilus lateralis humeri (tipe 3).

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi 1. Faktur mitela.Pengobatan Fraktur tanpa pemindahan fragmen cukup dengan istirahat dan pemakaian mitela. Fraktur biasanya termasuk tipe II (Salter-Harris) (50%) atau melewati leher leher radius 3-4 mm di bawah lempeng epifisis (50%). Fraktur tipe 2 dan 3 sebaiknya dilakukan operasi segera karena bersifat tidak stabil. yaitu : • • • Tipe 1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. pergeseran 030° Tipe 2.18 tahun.49. Pada gambar C terdapat pergeseran sebesar 90° (tipe 3). Biasanya terjadi pada anak umur 10 tahun (5-13 tahun). pergeseran 61-90° Gambar 1449 menunjukkan beberapa jenis fraktur.25" . Mekanisme terjadinya fraktur adalah tangan dalam keadaan out-stretched hand. sendi siku dalam posisi ekstensi dan lengan bawah dalam posisi supinasi. 3. Gambar skematis beberapa jenis fraktur leher dan kepala radius yang sering ditemukan. Nonunion Kubitus valgus Paralisis nervus ulnaris karena valgus Nekrosis avaskuler kapitulum Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur Kaput Radius (Fraktur Epifisis) dan Fraktur Leher Radius Pusat osifikasi proksimal radius terlihat pada umur 5 tahun dan terjadi fusi pada umur 16 . 4. Fraktur pada permukaan sendi sangat jarang ditemukan karena daerah ini adalah daerah tulang rawan. pergeseran 31-60° Tipe 3. Fraktur ini dibagi dalam 3 tipe. 2.

Pengobatan • Fraktur tipe 1 pada anak umur di bawah 10 tahun dilakukan pengobatan konservatif dengan pemasangan mitela. 2. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. 4. 5. 3. Malunion Fusi dini dari epifisis radius Nekrosis avaskuler Pembentukan tulang baru yang mengganggu pergerakan sendi siku Sinostosis antara radius proksimal dan ulna Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: First line: 0". Pada anak yang lebih besar perlu dilakukan manipulasi dengan pembiuasan umum. Komplikasi 1.25" . • Fraktur tipe 2 memerlukan manipulasi dengan pembiusan umum.Diagnosis Ditemukan pembengkakan dan nyeri daerah kaput radius pada daerah aspek lateral sendi siku Pemeriksaan radiologis menentukan diagnosis serta tingkatan fraktur. Pada tipe 3 sering diperlukan dipoperasi secara terbuka dengan pemasangan pin halus untuk fiksasi interna.

dapat dilakukan reposisi dengan atau tanpa pembiusan. Mekanisme luksasi kaput radius. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.51.50. Terdapat nyeri tekan pada daerah radius proksimal. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Segera setelah terjadi trauma.Pulled Elbow Pulled elbow adalah satu kelainan yang paling sering ditemukan pada anak-anak terutama di bawah umur 4 tahun. kepala radius bergerak ke distal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur 1/3 Proksimal Ulna (Fraktur Monteggia) Fraktur 1/3 proksimal ulna disertai dengan dislokasi radius proksimal disebut sebagai fraktur Monteggia. Mungkin terdengaradanya bunyi klik. Lebih sering pada anak laki-laki daripada anak perempuan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Apabila masihterdapat subluksasi. anak merasa nyeri pada daerah sendi siku. Formatted: Centered. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Biasanya terjadi reduksi spontan terutama pada waktu pengambilan foto rontgen.25" . Pertama kali dilaporkan oleh Giovanni Battista Monteggia (1814). Ditemukan lebih sering pada anak-anak daripada orang dewasa (2:1). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Biasanya disebabkan karena adanya traksi longitudinal yang mendadak sewaktu sendi siku dalam posisi ekstensi dan lengan bawah dalam keadaan pronasi. Kemudian dapatdilakukan mobilisasi dengan mitela selama satu minggu. Patologi dari Pulled Elbow. Pemeriksaan radiologist biasanya normal saja. Ligamen anulare mengalami robekan.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Fraktur dapat bersifat terbuka atau tertutup.25" . laki-laki 5 kali lebih sering daripada perempuan. Biasanya ditemukan pada umur termuda 4 tahun.

dislokasi ke samping kaput radius disertai angulasi ulna ke arah yang sama. 10 pt Formatted: Left. • Tipe II. Insidens fraktur Monteggia tipe IV ini sebanyak 5%.390 <<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Mekanisme trauma Fraktur dapat terjadi akibat trauma langsung atau terjadi karena hiperpronasi dengan tangan dalam keadaan out-stretched.53). Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pemeriksaan radiologis dilakukan untuk memastikan diagnosis (gambar 14. Tipe I Tipe II Gambar 14. .s !. Insidensnya sebanyak 60-65% (tipe ekstensi).'>Pada fraktur terbuka sebaiknya segera dilakukan tindakan operas! disertai dengan fiksasi ulna. 10 pt Formatted: Centered. dislokasi kaput radius ke depan disertai angulasi ulna ke arah yang sama.25" . dislokasi kaput radius ke belakang disertai angulasi ulna ke arah yang sama.-. Tipe I Tipe II Tipe IV Gambaran klinis Penderita biasanya mengeluh nyeri dan bengkak pada lengan bawah dan datang dengan tangan dalam posisi fleksi dan pronasi. dengan fraktur ulna tepat distal prosesus koronoid.52): • Tipe I. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. bersama-sama fraktur radius di sebelah distal tuberositas bisipitalis. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe III Gambar 14. insidensnya sebanyak 20% • Tipe IV.52. Pattern: Clear (White) Pengobatan r i.53. Pengobatan fraktur tertutup pada anakanak dicoba dengan reposisi tertutup karena angka keberhasilannya sebesar 50%. Klasifikasi fraktur Monteggia menurut Bado. Klasifikasi Klasifikasi menurut Bado (1962) dibagi dalam 4 tipe (gambar 14. dislokasi kaput radius ke depan disertai angulasi ulna ke arah yang sama dengan tipe I. Gambaran radiologik fraktur Monteggia. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Indent: Left: 0".••. insidensnya sebanyak 15% (tipe fleksi) • Tipe III. Pada orang dewasa semua jenis fraktur Monteggia harus segera dilakukan operasi terbuka dengan fiksasi interna yang rigid karena fraktur ini adalah suatu fraktur vans iuga mengenai sendi siku dan oerlu dilakukan mobilisasi 1 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

-. Prosesus koronoid bersifat intra-artikuler sehingga bila terjadi fraktur dapat menyebabkan benda asing dalam ruang sendi. Fraktur biasanya terjadi 6-10 mm dari ujung prosesus dimana melekat kapsul sendi atau bagian muskulus brakioradialis.• . Pengobatan Pada fragmen yang tidak terlalu besar dan tidak bergeser tidak diperlukan operasi. Miositis osifikans •''" "" '* ^"-'^'P .••"••: . 3.••'. Dislokasi Sendi Siku . Ankilosis radiohumeral 4.6. -^ on--.•. Harus dibedakan antara fraktur olekranon dan pusat osifikasi olekranon atau fraktur epifisis sendiri.>:: • : •*<.'-••"•V~: "•<"' ' •. Gangguan ekstensi sendi siku 2. Sinostosis radioulnar •:••.•.  2. Pemeriksaan radiologis menentukan diagnosis dan bila perlu dilakukan foto rontgen kiri dan kanan. Pada fragmen yang cukup besar dan bergeser diperlukan operasi terbuka untuk fiksasi kembali atau mengeluarkan fragmen yang kecil. : Formatted Formatted: Bullets and Numbering Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted • •-•'• ' .. 5. Dislokasi kaput radius yang berulang-ulang . Lesi saraf perifer. Komplikasi 1. Gambaran klinis Terdapat pembengkakan pada daerah olekranon serta nyeri tekan.-. Gangguan nervus ulnaris yang bersifat dini atau lanjut Fraktur Prosesus Koronoid Fraktur prosesus koronoid biasanya terj'adi bersama-sama dengan dislokasi sendi siku. •• . Pada fraktur yang bergeser dilakukan operasi dengan fiksasi interna. ••• 4. 1.Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Bab 14 Trauma » 391 Komplikasi 1.•<:. Pengobatan Pada fraktur yang tidak bergeser cukup dengan pemasangan mitela. Nonunion tulang ulna 3.. 5.•TJooO: Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Fraktur Olekranon dan Epifisis Ulna Fraktur olekranon terjadi karena trauma langsung pada sendi siku atau tidak langsung karena tarikan otot triseps yang tiba-tiba. lesi nervus radialis (nervus inter-osseus posterior) dan nervus ulnaris 2. Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted ..

25" . Dislokasi yang telah lebih dari satu minggu biasanya sudah sulit dilakukan reposisi tertutup dan bila reposisi tertutup tidak berhasil dilakukan. Dislokasi anterior lebih jarang ditemukan. maka diperlukan operasi terbuka. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. bagian kiri lebih sering daripada bagian kanan. Diagnosis Berdasarkan gambaran klinis dan pemeriksaan radiologis. lateral dan medial sangat jarang ditemukan.Dislokasi sendi siku pada anak-anak jarang ditemukan dan biasanya terjadi pada anak umur 11-15 tahun. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibanding anak perempuan. Dislokasi posterior disertai pemindahan ke lateral merupakan kelainan yang paling sering ditemukan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Indent: First line: 0". Pengobatan Harus segera dilakukan reduksi tertutup dengan atau tanpa pembiusan. Mekanisme trauma Dislokasi posterior terjadi karena tangan dalam keadaan out-stretched. sedangkan jenis anterior. biasanya terjadi oleh karena jatuh dengan trauma langsung pada prosesus olekranon. Kapsul anterior dan kolateral ligamen mengalami robekan.

lebih sering daripada pembuluh darah dan paling sering pada nervus ulnaris 3. walaupun kelainan ini jarang ditemukan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Hanging: 0. Prinsip pengobatan adalah reposisi tertutup. 2. … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligne at: 0. Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan foto rontgen dilakukan pada posisi AP dan lateral dengan mengambil sendi di atas dan di bawah daerah fraktur (gambar 14. Fraktur tulang ulna dan radius dapat terjadi pada 1/3 proksimal.25" + Tab after: 0. pembengkakan atau adanya krepitasi serta deformitas pada daerah lengan bawah. Pembentukan tulang heterotropik. • . Pengobatan berdasarkan jenis fraktur. sedangkan bagian distal radio-ulna dan sendi radio-karpal dihubungkan dengan ligamen radio-karpal dorsal dan volar. Klasifikasi Fraktur dapat bersifat green-stick (tidak total).54. Fraktur dapat terjadi pada salah satu tulang ulna atau radius saja dengan atau tanpa dislokasi sendi.5".Gambar 14. pembentukan tulang ini akan mengganggu pergerakan sendi siku secara permanen dan lokalisasinya biasa di bawah epikondilus medialis atau epikondilus lateralis sepanjang ligamen kolateral 4. Komplikasi vaskulen dapat terjadi ruptur atau hanya laserasi saja pada arteri brakialis 2. Beberapa gambaran radiologik fraktur radius dan ulna Formatted: Font: (Default) Times New Roman. kompresi (buckle atau torus) atau total.54).25" . 4. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Gambaran klinis Dapat ditemukan nyeri. Dislokasi rekuren sendi siku. merupakan satu kesatuan yang utuh. Ligamen anulare menahan dan memperkuat sendi radio-ulna proksimal. 3. 3. 1/3 tengah atau 1/3 distal. 10 pt Pengobatan Fraktur pada ulna dan radius merupakan suatu jenis fraktur pada anak yang sulit diobati.5" + Indent at: 0. Trauma pada saraf.5 Pattern: Clear (White) Formatted: Bullets and Numbering FRAKTUR DIAFISIS ULNA DAN RADIUS Lengan bawah dimana radius dan ulna dihubungkan dengan kuat oleh membran interosea. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.392 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Komplikasi 1. Mekanisme trauma Trauma biasanya terjadi sewaktu tangan dalam keadaan out stretched. 1. Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1. Beberapa petunjuk untuk reposisi tertutup: Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

1/3 tengah dalam posisi netral. Fraktur 1/3 proksimal dalam posisi supinasi. 1/3 distal dalam posisi pronasi.25" .• Reduksi yang baik dapat dipertahankan lebih lama daripada suatu reduksi yang kurang baik • Aposisi korteks dengan korteks tanpa adanya rotasi • Imobilisasi fraktur sesuai dengan lokalisasi fraktur. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0". Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

-. Komplikasi 1. Hal ini disebabkan karena daerah metafisis pada anak-anak relatif masih lemah. Sinostosis 5. . Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted : 3.:.Formatted Formatted Bab 14 Trauma » 393 • Dapat dilakukan rekoreksi sebelum terjadi union fraktur secara klinis (3 minggu).-v.. Klasifikasi Klasifikasi terdiri atas..-•:..!-Prinsip pengobatan operasi pada anak-anak: . • Kegagalan mendeteksi dan mengoreksi perubahan posisi • Kegagalan reduksi awal . . : • Kegagalan melakukan frakturasi pada salah satu korteks yang intak :. Malunion FRAKTUR RADIUS. •>.. . Kemungkinan dapat dilakukan operas! serta fiksasi interna terutama pada anak di atas umur 10 tahun. • Kegagalan mempertahankan fraktur dalam posisi yang stabil . ulnaris atau nervus interoseus posterior 4. .:. Kegagalan reduksi tertutup • -. Operasi sebaiknya dilakukan secepatnya 2. Fiksasi sebaiknya dengan fiksasi interna yang minimal . • Keluarga penderita perlu diperingatkan bahwa ada kemungkinan dilakukan remanipulasi Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan reposisi tertutup: • Gips menjadi longgarkarenaadapembengkakan/edemasebelumnya .: .... . Trauma saraf yaitu pada nervus medianus. .>.< ...... 2. . Refraktur terjadi apabila union belum solid 2. • • Pemasangan gips selalu harus di atas siku sampai aksila .1. :..•.- Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted 3.if •. 1.. Fraktur setelah beberapa minggu dengan posisi yang jelek (malunion) >vc.: ... ULNA DISTAL DAN FRAKTUR EPIFISIS Fraktur radius dan ulna distal dan fraktur epifisis merupakan fraktur yang sering ditemukan pada anak-anak di daerah lengan bawah (82%)... Indikasi operasi:r 1... Gangguan vaskularisasi karena pemasangan gips yang ketat .. Fraktur epifisis . Fraktur terbuka 2. Frakturtorus . u ?...:.

Fraktur Galeazzi Mekanisme trauma Terjadi pada saat tangan dalam keadaan out stretched dimana pergelangan tangan dalam keadaan hiperekstensi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Pada umumnya adalah tipe I atau II (Salter-Harris) dan sangat jarang ditemukan tipe III dan tipe IV (Salter-Harris). Fraktur epifisis ulna jarang ditemukan. 1. Fraktur total 5. Fraktur epifisis Fraktur epifisis radius distal paling sering ditemukan terutama pada anak umur 6-12 tahun. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.5". Operasi dilakukan apabila fraktur sudah terjadi beberapa hari dan terdapat pergeseran yang hebat. Fraktur green-stick 4. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen dapat ditentukan jenis-jenis fraktur. Gambaran klinis Terdapat trauma dengan mekanisme seperti di atas dengan pembengkakan dan nyeri tekan disekitar pergelangan tangan.25" .5".3. Pengobatan Reposisi tertutup sangat mudah dilakukan dan diimobilisasi dengan gips sirkuler di bawah siku selama 3 minggu. Pattern: Cle (White) Formatted: Right: 0.

3. Fraktur terbuka radius atau ulna sering ditemukan dan dapat menyebabkan salah satu Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 1".•. Fraktur green stick Fraktur green stick terjadi apabila ada robekan periosteum dan korteks pada daerah konveks dari deformitas (gambar 14. yaitu: a. tetapi kebanyakan pada kedua tulang. Pengobatan Tetap dilakukan usaha untuk reposisi tertutup dan apabila gagal maka dilakukan reposisi terbuka dengan fiksasi interna serta diperkuat dengan gips sirkuler selama 4 minggu tergantung umur penderita. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" . ••• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Angulasike dorsal.Frakturtorus ••.25). . Fraktur total Fraktur total pada radius dan ulna biasanya saling menyamping dan sulit untuk mempertahankannya sehingga dilakukan reposisi.•-.5". Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tidak semua fraktur green stick perlu dilakukan reduksi tertutup terutama bagian distal dekat sendi. Mekanisme trauma Terjadi karena kompresi longitudinal dan torsional. 4.394 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi 2. karena dapat terjadi koreksi angulasi secara spontan. lebih sering ditemukan b. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 1". Fraktur dapat mengenai salah satu tulang baik radius atau ulna saja.••. Not Italic Fraktur torus disebut juga fraktur buckle terjadi pada korteks di daerah metafisis 23 cm di atas lempeng epifisis.. Pada umumnya angulasi kurang 20° pada umur 10-12 tahun tidak memerlukan reduksi dan hanya pemasangan gips di atas siku dengan posisi pronasi selama 3-4 minggu. Ada dua jenis fraktur green stick. '•:.•? . Angulasi volar. lebihjarang ditemukan ::> ' • Pengobatan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Pengobatan ^ f Pemasangan gips sirkuler di bawah siku selama 3 minggu...

Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pada keadaan ini fraktur harus dirawat seperti suatu fraktur terbuka dan disertai dengan debridemen yang baik dan dipertahankan dengan fiksasi interna. Fraktur Galeazzi. 10 pt Formatted: Right: 0. Gambar 14. Refraktur 5. Kebanyakan ditemukan pada orang dewasa dan jarang pada anak-anak. Kontraktur iskemik Volkmann c.56). Komplikasi a. Lempeng pertumbuhan yang berhenti d.56. Malunion e. Infeksi b. Fraktur Galeazzi lebih jarang ditemukan daripada fraktur Monteggia. gambar skematis (A). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 1". Fraktur Galeazzi Fraktur Galeazzi adalah fraktur radius pada 1/3 distal dan dislokasi sendi radio-ulnar distal (gambar 14. gambaran radiologik (B) dan setelah pemasangan plate dan screw (C).tulang proksimal menonjol.25" .

Bold. Tanpa komplikasi. denyut arteri pada satu tungkai menghilang karena adanya robekan pada Formatted: Right: 0. 3. hanya berupa fraktur sederhana tanpa pergeseran. Klasifikasi Klasifikasi fraktur panggul pada anakanak didasarkan atas aspek klinis (Quinby 1966): 1. … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligne at: 0.25" Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur panggul jarang ditemukan pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Terdapat pergeseran sendi sakroiliaka. toraks dan anggota gerak.DUO 11 i rautna Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Terdapat gejala fraktur dan dislokasi pada daerah distal lengan bawah. Beberapa jenis fraktur yang biasa ditemukan: • Fraktur komunitif falangs distal • Fraktur falangs tengah • Fraktur metakarpal • Fraktur Bennett ANGGOTA GERAK BAWAH_____________________ FRAKTUR PANGGUL Panggul merupakan tulang untuk melindungi alat-alat dalam ruang panggul. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Hanging: 0.25" + Tab after: 0. Fraktur dengan perdarahan yang masif dan segera. Fraktur dengan trauma pada organ-organ lain disertai dengan perdarahan dan syok. Tidak ditemukan syok dan tidak diperlukan transfusi darah. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. 3. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0". No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. FRAKTUR METAKARPAL DAN FALANGS Fraktur tulang metakarpal dan falangs pada anak-anak jarang ditemukan.5 Pattern: Clear (White) Formatted: Bullets and Numbering . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pada keadaan ini diperlukan transfusi darah yang segera dan eksplorasi untuk mengatasi kerusakan yang lain. 1. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen diagnosis dapat ditegakkan. Pengobatan Fraktur bersifat tidak stabil dan terdapat dislokasi sehingga sebaiknya dilakukan operas! dengan fiksasi interna.5" + Indent at: 0.5". Fraktur panggul pada anak-anak umumnya merupakan bagian dari satu trauma multipel pada organ-organ lain seperti kepala. juga tidak ditemukan komplikasi abdominal atau urologis. Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1. Kebanyakan penyebabnya adalah trauma kecelakaan lalu lintas pada anak yang berumur 1-8 tahun karena kesadaran berlalu lintas yang kurang.

57). DISLOKASI PANGGUL Dislokasi panggul pada anak-anak karena trauma sering ditemukan di Indonesia (gambar 14. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Urutan tindakan disesuaikan dengan penanganan trauma multipel yang telah dibicarakan sebelumnya. Amerika dan Jepang jenis dislokasi panggul yang sering ditemukan adalah dislokasi panggul bawaan. Pengobatan frakturnya sendiri disesuaikan dengan klasifikasi seperti pada fraktur panggul orang dewasa yang akan dibicarakan kemudian.25" . Di negara Eropa. Di samping gejala fraktur panggul sendiri. Pengobatan Fraktur panggul biasanya merupakan satu bagian trauma multipel. Pemeriksaan radiologis Diagnosis dapat ditegakkan dengan bantuan foto rontgen panggul. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Penderita masuk dalam keadaan syok dan diperlukan transfusi masif sampai 8 liter. Gambaran klinis Pada seorang anak yang mengalami kecelakaan lalu lintas dengan fraktur panggul yang biasanya disertai perdarahan.salah satu cabang arteri iliaka interna. mungkin juga ditemukan adanya tanda-tanda perdarahan serta kerusakan organ lain.

Dislokasi tipe posterior terjadi akibat trauma hebat pada lutut dan anggota gerak dalam posisi fleksi. kepala femur berada di posterior dan superior sepanjang aspek lateral ilium. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Right: 0. Iliaka.396 44 Pengantar limit Bedah Ortopedi Gambar 14. Dislokasi anterior biasanya terjadi karena jatuh dari ketinggian. asetabulum sebagian besar terdiri dari tulang rawan lunak dan terdapat kerenggangan pada sendi termasuk sendi panggul. Klasifikasi Dislokasi panggul traumatik dibagi dalam tiga tipe: 1. Tipe posterior Tipe ini yang paling sering ditemukan. maka dengan trauma yang ringan dapat terjadi dislokasi panggul. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. kaput femur bergeser ke antero-superior sepanjang ramus superior tulang pubis. Pubik. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. sendi panggul menjadi lebih kuat.25" . Mekanisme trauma Pada anak di bawah umur 5 tahun. 10 pt Insidens Dislokasi panggul umumnya di temukan pada umur di bawah 5 tahun. Dengan bertambahnya umur. Tipe anterior Kaput femur berada di daerah membran obturator.5". kaput femur bergeser ke postero-inferior dan berada di dekat greater sciatic notch. Apabila otot mengalami relaksasi. Dislokasi sentral terjadi karena trauma langsung pada trokanter mayor atau jatuh dari ketinggian. Gambaran radiologik dislokasi panggul kanan.57. 2. Line spacing: single. Isial. Lebih banyak padaanak laki-laki daripada anak perempuan. Formatted: Centered. Mungkin juga terdapat perbedaan antara ruang panggul dan kaput femur dibandingkan pada anak-anak di negara lain. sehingga dislokasi hanya dapat terjadi bila terkena trauma yang lebih besar.

25" . sepeda atau karena kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan rontgen akan menentukan tipe dislokasi. Pada tipe I (dislokasi posterior) terlihat tungkai atas dalam keadaan fleksi.3. sedangkan pada tipe II (dislokasi anterior) tungkai atas dalam keadaan abduksi. Gambaran klinis Penderita datang setelah mengalami trauma misalnya jatuh dari pohon. hanya terdapat gangguan pergerakan pada sendi panggul karena adanya spasme otot. Tipe sentral Pada keadaan ini ditemukan fraktur komunitif bagian sentral asetabulum dimana terjadi perpindahan kaput femur dan fragmen asetabulum ke dalam panggul. rotasi interna dan adduksi. rotasi eksterna dan sedikit fleksi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pada dislokasi sentral yang disertai fraktur asetabulum tidak terlihat gambaran deformitas pada tungkai bawah.

Metode Stimson . bila tidak akan menimbulkan kesulitan dan komplikasi berupa nekrosis avaskuler di kemudian hari. serta tangan lain di belakang lutut. Dengan cara ini ligamen Y akan mengalami relaksasi dan kaput femur berada di bagian posterior asetabulum. Penderita dalam keadaan tengkurap dan tungkai bawah yang mengalami trauma dibiarkan tergantung pada pinggir meja. Kaput femur dibebaskan dari muskulus rotator dengan melakukan rotasi dan menggerakkan tungkai ke depan dan ke belakang (rocking). Pengobatan dislokasi panggul tipe posterior Reduksi tertutup dilakukan dengan pembiusan umum menurut beberapa cara: -1 *' a. kaput femur digerakkan ke dalam asetabulum dengan manipulasi abduksi. Metode Bigelow Penderita diletakkan dalam posisi terlentang di lantai. Lengan bawah ditempatkan di bawah lutut dan dilakukan traksi vertikal dan kaput femur diangkat Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. asisten menahan panggul dan menekannya. c.Bab 14 Trauma » 397 Pengobatan Harus dilakukan reposisi secepatnya dalam 6 jam.. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Panggul diimobilisasi oleh asisten dengan cara menekan sakrum. b. Selanjutnya dalam keadaan traksi. Metode Allis Penderita dalam posisi terlentang di lantai. Ahli bedah memegang tungkai yang terkena pada daerah pergelangan kaki dengan satu tangan. .•-.. 1. Tungkai difleksi 90°atau lebih pada daerah abdomen dan dilakukan traksi longitudinal. Dengan tangan kiri ahli bedah memegang pergelangan kaki dan melakukan fleksi pada lutut sebesar 90° dengan tangan kanan menekan ke bawah pada daerah tungkai bawah di bawah lutut. Ahli bedah melakukan fleksi pada lutut sebesar 90° dan tungkai di adduksi ringan dan rotasi medial. rotasi eksterna serta ekstensi pada panggul.25" .5".. asisten melakukan traksi berlawanan dan tahanan pada daerah spina iliaka anterior superior dan ilium. Dengan gerakan rocking dan rotasi pada tungkai serta tekanan langsung pada daerah kaput femur dapat dilakukan reposisi.

Pengobatan dislokasi panggul tipe anterior Reposisi dislokasi anterior dianjurkan dengan mempergunakan metode Allis dengan urutan sebagai berikut: a.dari bagian posterior asetabulum. Pengobatan dislokasi panggul tipe sentral Reduksi dislokasi sentral memerlukan traksi tulang dengan mempergunakan K-wire untuk beberapa minggu karena dislokasi sentral disertai fraktur pada asetabulum. Setelah dilakukan reposisi. Metode yang ketiga merupakan metode yang lebih mudah dan penulis sendiri selalu melakukan dengan cara ini. : 3. Abduksi penuh pada panggul disertai dengan fleksi c. Syarat terpenting dalam melakukan reposisi adalah sesegera mungkin dan dilakukan dengan pembiusan umum disertai relaksasi yang cukup. Panggul dan lutut di ekstensikan secara hati-hati. Dislokasi rekuren Dislokasi rekuren jarang terjadi kecuali pada penderita sindroma Down. Komplikasi 1. 2. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. 3. Diagnosis dapat ditegakkan dengan artrogram. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 1". dilanjutkan dengan traksi kulit menurut cara ekstensi Buck untuk beberapa hari dan setelah itu dipasang spika panggul selama 4-6 minggu. Apabila direposisi dalam waktu 6 jam setelah trauma biasanya tidak ditemukan komplikasi ini. Fleksi lutut untuk mendapatkan relaksasi otot hamstring b.25" . Melakukan traksi longitudinal sesuai dengan aksis femur d. Nekrosis avaskuler Insidens kelainan ini diperkirakan 10%. Asisten menahan kaput femur dengan telapak tangan Apabila tidak berhasil dapat dicoba dengan metode Bigelow terbalik. Jebakan fragmen intra-artikuler Biasanya karena terjadi reduksi yang tidak lengkap akibat adanya ganjalan fragmen tulang rawan asetabulum.

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. fraktur antara basis leher femur dan trokanter minor. terjadi pemisahan epifisis dan harus dibedakan dengan slipped upper femoral epiphysis. Selain itu ditemukan pula nyeri tekan di daerah panggul. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. • Tipe IV Tipe ini disebut juga pertrokanterik. Pada pemeriksaan ditemukan adanyarigiditas dan gangguan pergerakan sendi panggul.5". Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. • Spika panggul Traksi kulit dan spika panggul dilakukan pada penderita dengan fraktur yang pergeserannya sangat minimal.5". fraktur melalui bagian tengah leher femur. fraktur melalui basis leher femur. Lebih sering pada anak laki-laki daripada anak perempuan dengan perbandingan 3:2. Mekanisme Trauma Trauma biasanya terjadi karena kecelakaan. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. jatuh dari ketinggian atau jatuh dari sepeda dan biasanya disertai trauma pada tempat lain. Insidens tersering pada umur 11-12 tahun.25" . Konservatif • Traksi kulit .. • Tipe II Tipe ini disebut juga transervikal.398 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi FRAKTURLEHER FEMUR Fraktur leher femur pada anak-anak jarang ditemukan.. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Indent: First line: 0". . Bila fraktur disertai pergeseran. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen dapat ditentukan jenis-jenis fraktur serta pergeserannya. . Gambaranklinis Fraktur leher femur biasanya disertai trauma hebat dan nyeri di daerah panggul sehingga penderita tidak dapat berjalan. • Tipe III Tipe ini disebut juga servikotrokanterik. Klasifikasi Fraktur leher femur pada anak-anak diklasifikasikan sesuai dengan lokasi anatomis dan dibagi dalam empat tipe: • Tipe I Tipe ini disebut juga transepifisial. Pengobatan Pengobatan tergantung dari jenis dan pergeseran fraktur: 1. maka penderita tidak dapat menggerakkan sendi panggulnya.

Mekanisme trauma Fraktur terjadi karena suatu trauma hebat dan lokalisasi yang paling sering adalah pada 1/3 tengah diafisis femur.2. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Tindakan operasi Operasi dilakukan apabila terjadi pergeseran fraktur. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. dilanjutkan dengan pemasangan spika panggul. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman.5". Nekrosis avaskuler • 2.58). Klasifikasi Fraktur femur dibagi dalam: . Fusi epifisis yang dini : 4.25" . Koksa vara 3. Komplikasi 1. Beberapa penulis mencoba untuk melakukan reposisi tertutup pada fraktur yang disertai pergeseran. Delayed union dan nonunion • FRAKTUR DIAFISIS FEMUR Fraktur diafisis femur sering ditemukan pada anak-anak dan harus dianggap sebagai suatu fraktur yang dapat menimbulkan perdarahan dan syok (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.

dilakukan setelah reposisi dan imobilisasi dengan gips 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Indent: First line: 0". Konservatif • Anak umur 0-2 tahun.25" .5". Tungkai yang tidak sama panjang setelah sembuh 2. Kontraktur kuadrisep : Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Beberapa gambaran radiologik fraktur femur pada anak. Pembentukan spur yang menonjol pada otot yang mengganggu pergerakan 4. • Adduksi • Abduksi • Klasik Posisi fraktur terjadi karena tarikan dan lokalisasi fraktur. Fraktur dapat bersifat oblik. Pada fraktur femur 1/3 proksimal. abduksi oleh muskulus gluteus medius dan minimus serta rotasi eksterna oleh otot rotator pendek dan gluteus maksimus. Gambar 14. Pattern: Cle (White) Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. traksi kulit menurut Hamilton-Russel • Anak yang lebih besar dapat dilakukan traksi tulang melalui kondilus femur dengan menggunakan bidai dari Thomas dan penyangga Pearson • Spika panggul.Komplikasi 1. transversal dan jarang bersifat komunitif. Gambaran klinis Penderita biasanya datang dengan gejala trauma hebat disertai pembengkakan pada daerah tungkai atas dan tidak dapat menggerakkan tungkai. 10 pt Pengobatan Prinsip pengobatan adalah: 1.58. fragmen proksimal tertarik dalam posisi fleksi karena tarikan muskulus iliopsoas. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.5". traksi kulit menurut Bryant (Callow) • Anak umur 2 tahun keatas. Pemeriksaan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menambah perdarahan. Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan rontgen menentukan tipe dan lokalisasi fraktur. pemendekan anggota gerak dan krepitasi. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.5.tsao it i rauma rr • Subtrokanterik b'-^sv . Terdapat deformitas. Malrotasi atau deformitas anguler 3. Terapi operatif Terapi operatif dilakukan dengan mempergunakan K-nail atau plate yang kecil terutama pada anak yang iebih besar dengan indikasi tertentu.

25" .FRAKTUR FEMUR EPIFISIS DISTAL Fraktur femur epifisis distal sangat jarang ditemukan. trauma lalu lintas atau trauma olahraga. Fraktur biasanya terjadi pada anak umur 11-15 tahun karena suatu trauma hebat. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

biasanya terjadi stres torsional pada tibia bagian medial yang akan menimbulkan fraktur green stick pada metafisis atau diafisis proksimal dengan fibula yang intak.402 4< Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi FRAKTUR DIAFISIS TIBIA DAN FIBULA Fraktur diafisis tibia dan fibula bervariasi menurut umur penderita dan jenis trauma yang terjadi (gambar 14. gambar skematis (A). Trauma ini akan menimbulkan fraktur epifisis tipe II (Salter-Harris). Fiksasi eksterna. Klasifikasi dan Mekanisme Trauma 1. Pada umur 3-6 tahun. biasanya disertai dengan fraktur diafisis fibula distal. Beberapa gambaran radiologik fraktur tibia dan tibula pada anak Gambar 14.60). Operasi dilakukan apabila ada indikasi seperti fraktur terbuka (gambar 14. Pada umur 5-10 tahun.5". Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. fraktur bersifat spiral pada tibia dengan fibula yang intak. gambaran radiologik (B) dan gambaran klinis (C) pada fraktur terbuka grade ll/lll FRAKTUR EPIFISIS TIBIA DISTAL Fraktur epifisis tibia distal sering ditemukan dan insidensnya 11% dari seluruh fraktur epifisis pada anak-anak. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur ini lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dengan perbandingan 41 dan terutama pada umur 11-15 tahun. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Fraktur tibia dan fibula dapat bersifat tertutup atau terbuka.25" . fraktur biasanya bersifat transversal dengan atau tanpa fraktur fibula.59. yaitu sebesar 48%.60. Pada bayi dan anak-anak yang muda. Pengobatan Tindakan pengobatan selalu harus mempertimbangkan pengobatan konservatif dengan pemakaian gips sirkuler di atas lutut dengan sedikit fleksi. Trauma abduksi Trauma abduksi merupakan jenis yang paling sering ditemukan. Pattern: Cle (White) Formatted: Right: 0.59). malunion atau nonunion yang sangat jarang ditemukan. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Gambar 14.

Trauma plantar fleksi Trauma plantar fleksi ditemukan sebanyak 12. 5. yaitu sebanyak 9%. Terjadi pemindahan seluruh epifisis tibia ke arah posterior tanpa adanya fraktur fibula. Terdapat pemindahan ke posterior dari seluruh epifisis tibia distal disertai fragmen metafisis tibia (tipe II Salter-Harris). Trauma adduksi Trauma adduksi ditemukan sebesar 14. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0".25" . Trauma rotasi eksterna Trauma rotasi eksterna merupakan jenis kedua yang sering ditemukan. Jenis fraktur yang dapat terjadi adalah tipe II atau tipe IV (Salter-Harris).5%. Trauma kompresi aksial biasanya terjadi karena trauma langsung epifisis tibia distal dan fragmen tulang dapat bergeser ke depan atau ke belakang. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.5". Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Pattern: Clear (White) Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 3. Pengobatan Pengobatan berupa pemasangan gips sirkuler di bawah lutut. Not Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.5%. FRAKTUR TULANG-TULANG PADA KAKI 1.5".5". Fraktur Talus Formatted: Font: (Default) Times New Roman. yaitu sebanyak 23%. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Sering ditemukan pada anak umur 8-15 tahun dan biasanya terjadi karena trauma tidak langsung. 1. Tindakan operatif dilakukan pada tipe III (Salter-Harris) atau terapi konservatif yang tidak berhasil atau mereka yang datang terlambat FRAKTUR EPIFISIS FIBULA DISTAL Dapat terjadi fraktur fibula sendiri atau bersama-sama dengan fraktur tibia epifisis. Mungkin juga disertai dengan fraktur intraartikuler melalui bagian tengah epifisis. Trauma ini merupakan tipe III (Salter-Harris) dan disebut juga fraktur Tillaux. Trauma kompresi aksial Trauma kompresi aksial merupakan jenis yang paling jarang ditemukan. Not Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. 4. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pengobatan konservatif dengan reduksi tertutup disertai pemakaian gips sirkuler 2.2. Fraktur ini juga disebut triplane fracture.5". Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Pengobatan Pengobatan definitif harus dilakukan sesegera mungkin dan dapat dilakukan dengan 2 cara: 1.2.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0. Fraktur Metatarsal Fraktur metatarsal lebih sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya memberikan gejala nyeri yang sangat hebat.Fraktur talus jarang ditemukan dan dapat terjadi fraktur pada daerah leher. terapi konservatif merupakan pilihan berupa pemakaian gips sirkuler di bawah lutut. Fraktur basis metatarsal V disebut juga fraktur RobertJones. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. 2. Fraktur Kalkaneus Fraktur kalkaneus jarang ditemukan pada anak-anak. Pengobatan Pada fraktur tulang-tulang kaki. Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.25" .5". 3.5". badan atau pada dinding lateral yang merupakan suatu fraktur osteokondral.

Kebanyakan fraktur terjadi karena kegagalan tulang menahan tekanan terutama tekanan membengkok. tulang rawan epifisis. Tulang kortikal mempunyai struktur yang dapat menahan kompresi dan tekanan memuntir (shearing). Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.DEFINISI FRAKTUR Fraktur adalah hilangnya kontinuitas tulang.25" . tulang rawan sendi. Underline Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. PROSES TERJADINYA FRAKTUR Untuk mengetahui mengapa dan bagaimana tulang mengalami kepatahan. memutar dan tarikan. baik yang bersifat total maupun yang parsial. kita harus mengetahui keadaan fisik tulang dan keadaan trauma yang dapat menyebabkan tulang patah.

talus atau fraktur buckle pada anak-anak • Trauma langsung disertai dengan resistensi pada satu jarak tertentu akan menyebabkan fraktur oblik atau fraktur Z • Fraktur oleh karena remuk • Trauma karena tarikan pada ligamen atau tendo akan menarik sebagian tulang KLASIFIKASI FRAKTUR KLASIFIKASI ETIOLOGIS • Fraktur traumatik : Terjadi karena trauma yang tiba-tiba. KLASIFIKASI KLINIS • Fraktur tertutup (simple fracture) Fraktur tertutup adalah suatu fraktur yang tidak mempunyai hubungan dengan dunia luar. Fraktur yang terjadi biasanya bersifat komunitif dan jaringan lunak ikut mengalami kerusakan.356 44 Pengantar limit Bedah Ortopedi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Trauma bisa bersifat: • Trauma langsung Trauma langsung menyebabkan tekanan langsung pada tulang dan terjadi fraktur pada daerah tekanan. misalnya jatuh dengan tangan ekstensi dapat menyebabkan fraktur pada klavikula.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom . • Trauma tidak langsung Disebut trauma tidak langsung apabila trauma dihantarkan ke daerah yang lebih jauh dari daerah fraktur. Pada keadaan ini biasanya jaringan lunak tetap utuh. • Fraktur stres Terjadi karena adanya trauma yang terus menerus pada suatu tempat tertentu. • Fraktur patologis Terjadi karena kelemahan tulang sebelumnya akibat kelainan patologis di dalam tulang. Tekanan pada tulang dapat berupa: • Tekanan berputar yang menyebabkan fraktur bersifat spiral atau oblik • Tekanan membengkok yang menyebabkan fraktur transversal • Tekanan sepanjang aksis tulang yang dapat menyebabkan fraktur impaksi. dislokasi atau fraktur dislokasi • Kompresi vertikal dapat menyebabkan fraktur komunitif atau memecah misalnya pada badan vertebra. Formatted: Right: 0.

Klasifikasi ini berdasarkan atas: .• Fraktur terbuka (compound fracture) Fraktur terbuka adalah fraktur yang mempunyai hubungan dengan dunia luar melalui luka pada kulit dan jaringan lunak. Line spacing: single.16): • Diafisial • Metafisial • Intra-artikuler • • Fraktur dengan dislokasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. tKLASIFIKASI Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom RADIOLOGIS . nonunion. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. infeksi tulang.25" . delayed union. Lokalisasi (gambar 14. dapat berbentuk from within (dari dalam) atau from without (dari luar). 1. • Fraktur dengan komplikasi (complicated fracture) Fraktur dengan komplikasi adalah fraktur yang disertai dengan komplikasi misalnya malunion.

• Fraktur transversal b. gambar 14. fraktur patela i. Spiral D. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. fragmen kecil tertarik oleh otot atau tendo misalnya • Fraktur depresi. d. Depresi Formatted: Right: 0. KupuFormatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Bab U Trauma » 357 AB Gambar 14. karena trauma langsung misalnya pada tulang • Fraktur impaksi • Fraktur pecah (burst) dimana terjadi fragmen kecil yang berpisah Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom fraktur epikondilus humeri. A. A. Oblik C.17. Dislokasi dan fraktur B. fraktur lebih dari dua fragmen • Fraktur baji biasanya pada vertebra karena trauma kompresi • Fraktur avulsi.25" . g. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom misalnya pada fraktur vertebra. e. Fraktur diafisis Fraktur metafisis D. Komunitif F Segmental G. c. kalkaneus 15. Klasifikasi fraktur sesuai konfigurasi. f. h. fraktur trokanter mayor. Konfigurasi (gambar 14. patela.18)-.17. tengkorak j. a.17. talus.• Fraktur epifisis AB C D E B. Fraktur intra-artikule C. 10 pt Gambar 14. k. Klasifikasi fraktur menurut lokalisasi. • Fraktur oblik • Fraktur spiral • FrakturZ • Fraktur segmental • Fraktur komunitif. Transversal kupu E. 10 pt 2.

arteri tibialis posterior sesuai dengan anggota gerak yang terkena Refilling (pengisian) arteri pada kuku. dapat diketahui dengan perabaan dan harus dilakukan secara hati-hati • Pemeriksaan vaskuler pada daerah distal trauma berupa palpasi arteri radialis. Pergerakan (Move) Pergerakan dengan mengajak penderita untuk menggerakkan secara aktif dan pasif sendi proksimal dan distal dari daerah yang mengalami trauma. maka sebaiknya kita mempergunakan bidai yang bersifat radiolusen untuk imobilisasi sementara sebelum dilakukan pemeriksaan radiologis. Tujuan pemeriksaan radiologis: • Untuk mempelajari gambaran normal tulang dan sendi • Untuk konfirmasi adanya fraktur Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. aksonotmesis atau neurotmesis. Untuk menghindarkan nyeri serta kerusakan jaringan lunak selanjutnya. temperatur kulit. setiap gerakan akan menyebabkan nyeri hebat sehingga uji pergerakan tidak boleh dilakukan secara kasar. Pemeriksaan neurologis Pemeriksaan neurologis berupa pemeriksaan saraf secara sensoris dan motoris serta gradasi kelainan neurologis yaitu neuropraksia. disamping itu juga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak seperti pembuluh darah dan saraf. 4.25" . Pada penderita dengan fraktur. warna kulit pada bagian distal daerah trauma. arteri dorsalis pedis. Pemeriksaan radiologis Foto polos Dengan pemeriksaan klinik kita sudah dapat mencurigai adanya fraktur. lokasi serta ekstensi fraktur. Kelainan saraf yang didapatkan harus dicatat dengan baik karena dapat menimbulkan masalah asuransi dan tuntutan (klaim) penderita serta merupakan patokan untuk pengobatan selanjutnya. • Pengukuran tungkai terutama pada tungkai bawah untuk mengetahui adanya perbedaan panjang tungkai 3. 5. nyeri tekan yang bersifat superfisial biasanya disebabkan oleh kerusakan jaringan lunak yang dalam akibat fraktur pada tulang • Krepitasi. Walaupun demikian pemeriksaan radiologis diperlukan untuk menentukan keadaan.Hal-hal yang perlu diperhatikan: • Temperatur setempat yang meningkat • Nyeri tekan.

dilakukan sekurang-kurangnya yaitu pada antero-posterior dan lateral • Dua sendi pada anggota gerak dan tungkai harus difoto. misalnya peluru Pemeriksaan radiologis dilakukan dengan beberapa prinsip dua: • Dua posisi proyeksi. Pada anak-anak sebaiknya dilakukan foto pada ke dua anggota gerak terutama pada fraktur epifisis. maka perlu dilakukan foto pada panggul dan tulang belakang. Misalnya pada fraktur kalkaneus atau femur.• Untuk melihat sejauh mana pergerakan dan konfigurasi fragmen serta pergerakannya • Untuk menentukan teknik pengobatan • Untuk menentukan apakah fraktur itu baru atau tidak • Untuk menentukan apakah fraktur intra-artikuler atau ekstra-artikuler • Untuk melihat adanya keadaan patologis lain pada tulang • Untuk melihat adanya benda asing. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. di atas dan di bawah sendi yang mengalami fraktur • Dua anggota gerak.25" . • Dua trauma. • Dua kali dilakukan foto. Pada fraktur tertentu misalnya fraktur tulang skafoid foto pertama biasanya tidak jelas sehingga biasanya diperlukan foto berikutnya 10-14 hari kemudian. pada trauma yang hebat sering menyebabkan fraktur pada dua daerah tulang.

apakah sendi juga mengalami fraktur serta bentuk fraktur itu sendiri. krepitasi atau datang dengan gejala-gejala lain. Tomografi. 3. pembengkakan. … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligne at: 0. panggul dan abdomen 3. misalnya pada fraktur vertebra atau kondilus tibia 2.5" + Indent at: 0. kelainan gerak. Konfigurasi fraktur dapat menentukan prognosis serta waktu penyembuhan fraktur misalnya penyembuhan fraktur transversal lebih lambat dari fraktur oblik karena kontak yang kurang. sumsum tulang belakang atau organ-organ dalam rongga toraks.5 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. anemia atau perdarahan Kerusakan pada organ-organ lain. penganiayaan. misalnya pada fraktur patologis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Hanging: 0. 2. deformitas.25" + Tab after: 0. Pemeriksaan fisik Pada pemeriksaan awal penderita. gangguan fungsi anggota gerak.5". perlu diperhatikan adanya: 1. Trauma dapat terjadi karena kecelakaan lalu lintas. tulang mana yang terkena dan lokalisasinya. Faktor predisposisi. Anamnesis harus dilakukan dengan cermat. Radioisotop scanning Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Umumnya dengan foto polos kita dapat mendiagnosis fraktur. Syok. 1. tertimpa benda berat. baik yang hebat maupun trauma ringan dan diikuti dengan ketidakmampuan untuk menggunakan anggota gerak. kecelakaan pada pekerja oleh karena mesin atau karena trauma olah raga. MRI 4.Bab 14 Trauma 361 Pemeriksaan radiologis lainnya Pemeriksaan khusus dengan: 1. Penderita biasanya datang karena adanya nyeri. misalnya otak. karena fraktur tidak selamanya terjadi di daerah trauma dan mungkin fraktur terjadi pada daerah lain. 4. GAMBARAN KLINIS FRAKTUR Anamnesis Biasanya penderita datang dengan suatu trauma (traumatik fraktur).25" .scan 3. Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1. jatuh dari ketinggian atau jatuh di kamar mandi pada orang tua. CT . 2. tetapi perlu dinyatakan apakah fraktur terbuka/tertutup. 3.

rotasi dan kependekan Lakukan survei pada seluruh tubuh apakah ada trauma pada organ-organ lain Perhatikan kondisi mental penderita Keadaan vaskularisasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Palpasi (Feel) Palpasi dilakukan secara hati-hati oleh karena penderita biasanya mengeluh sangat nyeri. • Pengukuran tungkai terutama pada tungkai bawah untuk mengetahui adanya perbedaan panjang tungkai Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Pemeriksaan lokal 1. arteri dorsalis pedis. warna kulit pada bagian distal daerah trauma. temperatur kulit. Inspeksi (Look) • • • • • • • • • • • • 2. dapat diketahui dengan perabaan dan harus dilakukan secara hati-hati Pemeriksaan vaskuler pada daerah distal trauma berupa palpasi arteri radialis. Bandingkan dengan bagian yang sehat Perhatikan posisi anggota gerak Keadaan umum penderita secara keseluruhan Ekspresi wajah karena nyeri Lidah kering atau basah Adanya tanda-tanda anemia karena perdarahan Apakah terdapat luka pada kulit dan jaringan lunak untuk membedakan fraktur tertutup atau terbuka Ekstravasasi darah subkutan dalam beberapa jam sampai beberapa hari Perhatikan adanya deformitas berupa angulasi. arteri tibialis posterior sesuai dengan anggota gerak yang terkena Refilling (pengisian) arteri pada kuku.25" . nyeri tekan yang bersifat superfisial biasanya disebabkan oleh kerusakan jaringan lunak yang dalam akibat fraktur pada tulang Krepitasi. Hal-hal yang perlu diperhatikan: • • • • Temperatur setempat yang meningkat Nyeri tekan.

maka sebaiknya kita Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom mempergunakan bidai yang bersifat radiolusen untuk imobilisasi sementara sebelum dilakukan pemeriksaan radiologis. lokasi serta ekstensi fraktur. Pergerakan (Move) Pergerakan dengan mengajak penderita untuk menggerakkan secara aktif dan pasif sendi proksimal dan distal dari daerah yang mengalami trauma. Pemeriksaan neurologis Pemeriksaan neurologis berupa pemeriksaan saraf secara sensoris dan motoris serta gradasi kelainan neurologis yaitu neuropraksia. Pemeriksaan radiologis Foto polos Dengan pemeriksaan klinik kita sudah dapat mencurigai adanya fraktur.3. setiap gerakan akan menyebabkan nyeri hebat sehingga uji pergerakan tidak boleh dilakukan secara kasar. aksonotmesis atau neurotmesis.25" .Kelainan saraf yang didapatkan harus dicatat dengan baik karena dapat menimbulkan masalah asuransi dan tuntutan (klaim) penderita serta merupakan patokan untuk pengobatan selanjutnya. Not Bold 5.Untuk menghindarkan nyeri serta kerusakan jaringan lunak selanjutnya. Tujuan pemeriksaan radiologis: • • • • • • • • Untuk mempelajari gambaran normal tulang dan sendi Untuk konfirmasi adanya fraktur Untuk melihat sejauh mana pergerakan dan konfigurasi fragmen serta pergerakannya Untuk menentukan teknik pengobatan Untuk menentukan apakah fraktur itu baru atau tidak Untuk menentukan apakah fraktur intra-artikuler atau ekstra-artikuler Untuk melihat adanya keadaan patologis lain pada tulang Untuk melihat adanya benda asing. Pada penderita dengan fraktur. disamping itu juga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak seperti pembuluh darah dan saraf. misalnya peluru Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Walaupun demikian pemeriksaan radiologis diperlukan untuk Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom menentukan keadaan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. pada trauma yang hebat sering menyebabkan fraktur pada dua daerah tulang. Tab stops: Not at 0. 3.Pada anak-anak sebaiknya dilakukan foto pada ke dua anggota gerak terutama pada fraktur epifisis. Tomografi. maka perlu dilakukan foto pada panggul dan tulang belakang. Numbered + Level: 1 + Numbering Sty 1.5" + Inden at: 0.scan MRI Radioisotop scanning Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.5". tetapi perlu dinyatakan apakah fraktur terbuka/tertutup. tulang mana yang terkena dan lokalisasinya. • Dua kali dilakukan foto. 2.25" . apakah sendi juga mengalami fraktur serta bentuk fraktur itu sendiri. Dua trauma.Pada fraktur tertentu misalnya fraktur tulang skafoid foto pertama biasanya tidak jelas sehingga biasanya diperlukan foto berikutnya 10-14 hari kemudian. Konfigurasi fraktur dapat menentukan prognosis serta waktu penyembuhan fraktur misalnya penyembuhan fraktur transversal lebih lambat dari fraktur oblik karena kontak yang kurang. dilakukan sekurang-kurangnya yaitu pada anteroposterior dan lateral Dua sendi pada anggota gerak dan tungkai harus difoto. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Pemeriksaan radiologis dilakukan dengan beberapa prinsip dua: • • • • Dua posisi proyeksi.Misalnya pada fraktur kalkaneus atau femur. Hanging: 0. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. misalnya pada fraktur vertebra atau kondilus tibia CT .25" + Tab after: 0. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis lainnya Pemeriksaan khusus dengan: 1.5". 3.5" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Umumnya dengan foto polos kita dapat mendiagnosis fraktur. di atas dan di bawah sendi yang mengalami fraktur Dua anggota gerak. … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 0. 4.5".

FRAKTUR PATOLOGIS DEFINISI Fraktur patologis adalah fraktur yang terjadi pada tulang karena adanya kelainan/penyakit yang menyebabkan kelemahan pada tulang (gambar 14.20).Fraktur patologis dapat terjadi secara spontan atau akibat trauma ringan.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 4 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Font color: White Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Tabel 14.2. Klasifikasi penyebab fraktur patologis Tabel 14.2. Klasifikasi Penyebab Fraktur Patologis 1. Penyakit lokal pada tulang Infeksi Tumor jinak • • • • • Osteomielitis piogenik Infeksi sifilis (bentuk osteolitik) Lainlain Kista tulang soliter Fibrosa displasia monostotik Granulomaeosinofilik • • • • • Kondroma(enkondroma) • • Giant cell tumor Hemangioma (vertebra) Tumor ganas tulang Osteogenik sarkoma Tumor Ewing Mieloma soliter

Formatted Formatted Formatted: Justified, Indent: Left: 0", Pattern: Clear (White) Formatted

Formatted: Left: 1.18", Right: 1.18", Top: 1.18", Bottom: 1.18", Width: 8.27", Height: 11.69", Number of columns: 2 Formatted Formatted Formatted

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted

• Atrofi tulang karena paralisis, misalnya poliomielitis • • Tabes dorsalis Tulang rapuh akibat penyinaran

• Tumor metastasis (paru-paru, mamma, prostat, tiroid, ginjal) • Sarkoma metastasis

Tumor jinak

Formatted: Justified, Pattern: Clear (White)

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

2. Kelainan bersifat umum pada tulang Kelainan bawaan Rarefaksi tulang yang bersifat umum • • • • Osteogenesis imperfekta Tumor-tumor yang menyebar Mieloma multipel Metastasis karsinoma yang difus Lainlain Penyakit Paget Rarefaksi tulang yang bersifat umum • Osteoporosis senilis • • • Fibrosa displasia poliostotik Penyakit Gaucher Penyakit Hand - Schuller -– Christian

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted: Right: 0.25"

• • • •

Osteodistrofi paratiroid

• •

Renal rickets Sistinosis(sindromaFanconi)

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Sindroma Gushing • Infantile rickets • Coeliac rickets Steatore idiopatik Osteomalasia nutrisi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Centered, Pattern: Clear (White

Formatted: Right: 0.25"

362 44 Pengantar llmu Bedah Ortopedi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Gambar 14.20. Garnbaran radiologik fraktur patologis oleh penyebab yang berbeda. A. Kelainan bawaan (pseudoartrosis kongenital) B. Osteomielitis C. Kista tulang soliter D.Metastasis tumor dari karsinoma paru

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 10 pt, Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

DIAGNOSIS Anamnesis Apabila ditemukan adanya fraktur secara spontan atau setelah suatu trauma ringan maka harus dianggap sebagai suatu fraktur patologis sebelum dapat dibuktikan lain. Pada penderita lanjut usia selalu harus ditanyakan tentang riwayat penyakit atau operasi sebelumnya; adanya penyakit tumor ganas atau setelah satu operasi gastrektomi yang akan menyebabkan malabsorbsi.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Adanya penurunan berat badan, nyeri, batuk-batuk atau hematuria, menunjukkan kecurigaan akan adanya tumor ganas di tempat lain.

Formatted: Right: 0.25"

Pemeriksaan 1. 1. Pemeriksaan lokal : Pemeriksaan adanya kelainan lokal berupa sinus yang infeksi, jaringan parut, pembengkakan, lokalisasi fraktur sehingga dapat diduga diagnosisnya. 2. 2. Pemeriksaan umum Sangat penting dilakukan pemeriksaan umum adanya penyakit-penyakit seperti displasia kongenital, displasia fibrosa, penyakit Paget, sindroma Gushing serta kelainan lain. Padaanak di bawah umur 20 tahun, fraktur patologis biasanya disebabkan oleh kelainan jinak.Pada penderita di atas umur 40 tahun kemungkinan penyebabnya adalah mielomatosis, karsinoma sekunder akibat metastasis, penyakit Paget.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering

Formatted: Right: 0.25"

Bab 14 Trauma » 363 3. Pemeriksaan radiologis • • Pemeriksaan foto polos o Pemeriksaan pada daerah fraktur Pada daerah fraktur harus diperhatikan bentuk kelainan; apakah berbentuk kista, erosi korteks, trabekulasi yang abnormal atau penebalan periosteal. Juga diperhatikan adanya kompresi misalnya fraktur vertebra karena osteoporosis atau osteomalasia atau penyebab lain seperti metastasis tumor atau mieloma. o Pemeriksaan pada daerah lain Perlu dilakukan pemeriksaan radiologis pada tulang yang lain apabila dicurigai adanya metastasis atau mieloma, pemeriksaan foto paru-paru serta pemeriksaan saluran kencing. • Pemeriksaan dengan pencitraan lain o o Radionuklidaimaging ,...,._ Pemeriksaan CT-scan atauo Pemeriksaan MRI Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui asal metastasis.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

4.

Pemeriksaan laboratorium • Pemeriksaan darah Pemeriksaan darah lengkap seperti jumlah sel darah, laju endap darah, elektroforesis protein, uji untuk sifilis serta penyakit tulang metabolik. • • Pemeriksaan urin Pemeriksan urin misalnya pemeriksaan BenceJones. Biopsi tulang Beberapa kelainan yang sangat kecil tidak perlu dilakukan biopsi misalnya kista soliter, defek kortikal fibrosa, penyakit Paget. Pada kelainan lain mungkin perlu dilakukan biopsi baik biopsi tertutup atau biopsi terbuka dengan mengambil jaringan pada waktu operas!i untuk pemeriksaan patologis.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pengobatan Prinsip pengobatan sama dengan fraktur pada umumnya yaitu terdiri atas reduksi, pertahankan reduksi dan fisioterapi. Pemilihan metode pengobatan disesuaikan dengan kondisi tulang serta kelainan patologis yang ditemukan. • Kelainan tulang yang bersifat umum Kelainan tulang yang bersifat umum misalnya penyakit Paget, penyembuhan tulang sangat mudah hanya dengan imobilisasi adekuat berupa fiksasi interna sudah cukup memadai. • Kelainan jinak lokal tulang Kelainan jinak tulang yang bersifat lokal misalnya kista soliter dapat sembuh spontan, sehingga tidak diperlukan pengobatan khusus.Kuretase diperlukan dikemudian hari setelah fraktur sembuh. • Tumor ganas tulang primer Bila terjadi fraktur pada kelainan ini, maka diperlukan pemakaian bidai dan dipikirkan upaya stabilisasi tumor dengan fiksasi interna atau mungkin diperlukan penggantian sebagian anggota gerak dengan fiksasi pengganti berupa protesis.Walaupun demikian prognosisnya tetap jelek. • Tumor-tumor metastasis

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

penyembuhan sangat jelek serta penderita biasanya mengeluh nyeri. biasanya pada penderita yang sering melakukan jalan jauh (tentara) 2. FRAKTUR STRES (FATIGUE FRACTURE) Fraktur ini terjadi karena adanya stres yang kecil dan berulang-ulang pada daerah tulang yang menopang berat badan.Fraktur stres jarang sekali ditemukan pada anggota gerak atas. Fraktur fibula pada penderita yang sering lari Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Daerah fraktur yang sering ditemukan: 1.Perlu dipertimbangkan fiksasi interna sebagai pilihan untuk stabilisasi fraktur.Tumor metastasis dengan fraktur.25" . Fraktur metatarsal II (March fracture).

Fraktur tibia pada penari balet Fraktur leher femur pada aktifitas fisik yang hebat. / Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0..3. misalnya pada tentara yang melakukan jalan jauh Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Nyeri lokal pada waktu pergerakan serta nyeri tekan setempat. Pemeriksaan radiologis • • Dapat dilihat adanya fraktur crack Adanya kalus sesuai dengan tingkat penyembuhan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan 1. Menghindarkan pekerjaan yang merupakan faktor penyebab sampai terjadinya kalus dan penyembuhan 2. 3. 4. I •' Istirahat Bidai yang sederhana Pembalut elastikelastiK .25" . 4.

Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Bold. DISLOKASI DAN CEDERA LIGAMEN PADA ANGGOTA GERAK ATAS Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Left. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada gambaran klinik lengan di tahan tak bergerak dan mungkin terdapat memar hebat pada skapula atau dinding dada. DISLOKASI DAN CEDERA LIGAMEN PADA ORANG DEWASA Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. atau fraktur leher skapula dengan fragmen sebelah luar yang tertarik ke bawah oleh berat lengan itu. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.25" .Struktur pada acromion adalah akibat kekuatan langsung.Fraktur pada pinggir glenoid dapat terjadi bersama diskolasi bahu.Prosesus korakoideus dapat mengalami fraktur pada dasarnya atau mengalami avulsi pada ujungnya. Not Bold FRAKTUR SKAPULA Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur pada badan skapula sering menyertai cedera dada yang hebat. Bold Badan skapula mengalami fraktur akibat daya penghancur. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Underline Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Leher skapula dapat mengalami fraktur akibat pukulan jatuh pada bahu. prosesus akromion dan prosesus korakoid (gambar 14. Not Bold FRAKTUR SEKITAR SENDI BAHU__________________________ Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.61).FRAKTUR DAN. Underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. leher. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur skapula dapat terjadi pada badan.Terkadang ditemukan retakan pada acromion atau prosesus korakoideus. Fraktur skapula terjadi akibat trauma langsung dengan gejala nyeri serta pembengkakan pada daerah yang terkena trauma. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran radiologis memperlihatkan fraktur kominutif pada badan sakpula. yang biasanya juga mengakibatkan fraktur pada ruang rusuk dan dapat mengakibatkan diskolasi pada sendi sternokavikular. Underline FRAKTUR DAN .

-••.. jika liga men utuh tidak banyak pergeseran tetapi jika ligamentkorakoklavikular robek pergeseran dapat hebat dan reduksi tertutup tidak dapat dilakukan.: » . Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. 1...->..•-. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Not Italic . 2. Sepertiga tengah (80%) •..Fragmen glenoid yang besar.-. .• Sepertiga lateral (15%) :s-.Pada fraktur sepertiga bagian luar.. Bold. Klasifikasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur klavikula (gambar 14. akibat fraktur – dislokasi pada bahu.--.. di sebelah medial berhubungan dengan sternum dan bagian lateral dengan akromion. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR KLAVIKULA Merupakan tulang yang berbentuk S.. .Dihubungkan dengan korakoid oleh ligamen korako-klavikular.. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.. Pada fraktur pertengahan batang yang disering ditemukan. Mekanisme trauma Fraktur klavikula terjadi karena penderita jatuh atau pukulan pada bahu.62) dapat terjadi pada tiga tempat: .404 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Pengobatan Biasanya tidak ada pergeseran yang hebat sehingga umumnya pengobatan hanya bersifat konservatif menggunakan mitela agar nyaman dan sejak awal mempraktekan latihan aktif pada bahu.. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. biasanya tangan dalam keadaan out stretched. siku dan jari.•• Formatted: Font: (Default) Times New Roman. fragmen luar tertarik ke bawah oleh berat lengan dan separuh sebagian dalam tertahan ke atas oleh otot sternomastoid. 3. harus diikat dengan suatu pen.25" . Font color: Black Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.: Sepertiga medial (5%) .. ..

14. Pemeriksaan radiologis Pada fraktur 1/3 tengah. Fraktur klavikula 1/3 lateral 3. 1 pt Gambar. klavikula bagian medial terangkat ke atas oleh tarikan otot sternokleidomastoideus dan fragmen lateral tertarik ke bawah oleh muskulus pektoralis mayor. Fraktur klavikula 1/3 tengah 2.61. Fraktur prosesus korakoid Formatted: Font: (Default) Times New Rom 7 Fraktur badan skapula Gambaran klinis Adanya riwayat anamnesis trauma dan pembengkakan serta nyeri pada daerah klavikula.Lengan di gendong pada dada untuk mencegah gerakan.Suatu benjolan mungkin jelas terlihat dibawah kulit dan kadang fragmen yang tajam mengancam kulit. Fraktur klavikula 1/3 medial 4.Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur prosesus akromion 6. Gambar skematis lokalisasi fraktur pada skapula dan klavikula. 1.25" . Fraktur leher skapula 5.

25" .Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Line spacing: single. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

62. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. sternokleidomatoideus (1). deltoideus (3). m. pektoralis mayor (2). dislokasi disebabkan oleh (onus dan kontraksi otot. kontraksi m.Gambar 14. Arah kontraksi m. 10 pt Formatted: Right: 0. Fraktur klavikula.25" .

1. bila dibiarkan tanpa terapi fraktur itu menyebabkan deformitas rasa tak enak ataupun kelemahan pada bahu. Tindakan ini jarang dilakukan.: ' 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Operas! dapat dilakukan dengan memasang pin Kirschner atau plate dan screw (gambar 14. nonunion. adanya tekanan pada pembuluh darah. 2. verban bentuk delapan. 2. Konservatif Pengobatan konservatif dengan mitela (gambar 144). Operas!i Sebagian besar fraktur klavikula sembuh dengan baik. Komplikasi 1. :5-(.25" . Pemasangan plate dan screw pada fraktur klavikula. Lengan ditahan dengan mitela selama enam minggu dan sesudah itu melakukan gerakan penuh.63.Bab 14 Trauma H 405 Pengobatan 1.62). Operas!i dilakukan bila ada indikasi seperti fraktur terbuka. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. fraktur 1/3 lateral dengan pergeseran hebat (misalnya pada ligament korakoklavikolarnya robek) yang biasanya tidak dapat di reduksi secara tertutup.serta penderita aktif yang segera akan kembali pada pekerjaan semula.atau paru-paru Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Malunion selalu ada dan meninggalkan suatu tonjolan. Kerusakan pembuluh darah merupakan komplikasi dini yang sangat jarang terjadi. 1. Pada anak benjolan itu selalu hilang pada waktunya dan orang dewasa biasanya hilang. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.

Dislokasi sendi sternoklavikuler cedera yang jarang terjadi ini biasanya disebabkan karena kompresi lateral pada bahu. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Black Formatted: Font: (Default) Times New Rom TRAUMA SENDI BAHU DAN SENDI SEKITARNYA___________ STRAIN DAN DISLOKASI SENDI STERNOKLAVIKULER 1. 4. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis  Pada dislokasi anterior :Ujung medial klavikula yang berdislokasi akan membentuk benjolan yang menonjol pada sendi sternoklavikular. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. 5. Pengobatan Terapi konservatif dengan mitela. Bold. Deformitas yang jelek berupa penonjolan tulang ke arah kulitt Artritis pasca traumatiktraumatic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Cedera ini nyeri tetapi tidak terdapat komplikasi kardiotoraks. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Nyeri dan pembengkakan pada daerah tersebut.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom . 3.3. Formatted: Right: 0. Dislokasi sendi sternoklavikuler anterior biasanya bersifatjauh lebih sering terjadianterior dan jarang sekalidari pada dislokasi posterior. Strain daerah sternoklavikuler Strain di daerah sternoklavikuler jarang terjadi. Nonunion dapat diterapi dengan fiksasi internal dan pencakokan tulang. Non-unionakan terjadi bila ahli bedah tidak memutuskan untuk melakukan operasi pada fraktur pertengahan batang.Biasanya berupa trauma pada fraktur klavikula tetapi sifatnya ringan.

3. Keadaan ini tidak banyak membawa masalah. dapat mengalami fraktur dan kadangkadang pasien mengalami syok dan dispnea. Rasa tak enak sangat terasa. tulang rusuk. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Dislokasi anterior dapat direduksi dengan memberikan tekanan pada klavikula dan menarik lengan dengan bahu dalam keadaan abduksi. mungkin terdapat tekanan pada trakea atau pembuluh besar.25" . Tetapi biasanya sendi itu akan berdislokasi lagi. fungsi akan pulih sepenuhnya dalam beberapa bulan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fiksasi internak tidak diperlukan dan berbahaya (karena ada pembuluh darah besar dibelakang sternum) Dislokasi yang baru dapat dengan mudah direposisi dan apabila tidak stabil dapat difiksasi dengan K-wire. Dislokasi rekuren Dislokasi rekuren dapat terjadi dan bersifat permanen apabila tidak dilakukan reposisi awal. Dislokasi rekuren apabila tidak mengganggu dapat dibiarkan saja dan bila mengganggu dapat dilakukan stabilisasi dengan operas! dan pemakaian tendo muskulus subklavius atau fasia. Ditemukan benjolan pada daerah sternoklavikuler. Pada diskolasi posterior : jarang terjadi tetapi jauh lebih berbahaya.

406 ^ Pengantar llmu Bedah Ortopedi STRAIN.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. • Tingkat 2 Pada tingkat 2 terjadi tetapi subluksasi.64 B dan D). SUBLUKSASI DAN DISLOKASI SENDIAKROMIOKLAVIKULERt Kelainan ini lebih sering ditemukan dan dibagi dalam tiga tingkat: • Tingkat 1 Pada tingkat ini hanya terjadi strain. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom akromioklavikuler • korakoklavikuler tetap utuh (gambar 14. klavikula yaitu tidak terdapat terangkat robekan karena ligamen ligamen Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Tingkat 3 Terjadi dislokasi yang disebabkan oleh trauma yang lebih hebat sehingga terdapat robekan pada kedua ligamen di atas dan klavikula terangkat ke atas (gambar 14.64 A dan C). dimana terdapat trauma pada ligamen tetapi tidak ada kerusakan dan ligamen tetap utuh.

A.25" .••••. Dislokasi posterior •'/''. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2.. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dislokasi disertai fraktur «-• 'r:-•«'. Bold Gambar 14.•... Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dislokasi inferior atau luksasi erekta •• j .•:••" -.64. 4.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Robekan kapsul Ligamen konoid dan trapezoid utuh I——— Ligamen konoid dan trapezoid robek Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.• -• : : Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. . •. Dislokasi anterior . Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi 1.>• . 3. Gambar skematis dislokasi sendi akromio-klavikuler C. •' '••. Gambaran radiologik dislokasi sendi akromio-klavikuler Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom DISLOKASI SENDI BAHKU Dislokasi sendi bahu sering ditemukan pada orang dewasa tetapi jarang pada anak-anak. ' ~.. .. Gambaran radiologik subluksasi sendi akromio-klavikuler D. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Gambar skematis subluksasi sendi akromio-klavikuler B.•"•..

Pada dislokasi anterior.25" . subkorakoid dansubklavikuler. Underline 1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Mekanisme trauma Dislokasi anterior merupakan kelainan yang tersering ditemukan dan biasanya penderita jatuh dengan tangan dalam keadaan out stretched atau trauma pada skapula sendiri dan anggota gerak dalam posisi rotasi lateral sehingga kaput humerus menembus kapsul anterior sendi. kaput humerus berada di bawah glenoid. Dislokasi anterior Dislokasi anterior disebut juga sebagai dislokasi preglenoid. subkorakoid dan subklavikuler.Bab 14 Trauma » 407 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Lengan harus selalu diperiksa untuk mencari ada tidaknya cedera saraf dan pembuluh darah. Dengan pembiusan umum • Metode Hippocrates Penderita dibaringkan di lantai. anggota gerak ditarik ke atas dan kaput humerus ditekan dengan kaki agar kembali ke tempatnya. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. yang sama setelah Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 10 pt Pengobatan a.65) . Kontur sendi bahu menjadi rata karena kaput humerus bergeser ke depan. B Gambar Penderita direposisi A 14. • Metode Kocher Penderita berbaring di tempat tidur dan ahli bedah berdiri di samping penderita.Jika pasien tidak berotot maka suatu tonjolan dapat diraba tepat dibawah klavikula. Dislokasi anterior humeri disertai avulsi tuberkulum mayus B.65 A. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Kaput humerus terlihat berada di depan dan medial glenoid (gambar 14.25" sesuai garis humerus o Lakukan rotasi ke arah lateral . Tahap-tahap reposisi menurut Kocher:  o Sendi siku dalam posisi fleksi 90° dan dilakukan traksi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font color: Auto Formatted: Right: 0.Gambaran klinis Didapatkan nyeri yang hebat serta gangguan pergerakan sendi bahu.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Penanganan setelah reposisi Setelah reposisi berhasil. Gerakan aktif dimulai. Pattern: Cle (White) Formatted: Right: 0. maka lengan harus difiksasi di daerah toraks selama 36 minggu dan bila reposisi tidak dilakukan dapat terjadi dislokasi rekuren. Selama periode ini.25" . kemudian penderita tidur tengkurap dan membiarkan lengan tergantung di pinggir tempat tidur.Setelah beberapa waktu dapat terjadi reduksi secara spontan. Tanpa pembiusan umum • Teknik menggantung lengan Penderita diberikan petidin atau diazepam agar tercapai relaksasi yang maksimum. gerakan siku dan jari dipraktekkan setiap hari.  o Lengan diadduksi dan sendi siku dibawa mendekati tubuh Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom ke arah garis tengah o Lengan dirotasi ke medial sehingga tangan jatuh di daerah dada b. tetapi kombinasi abduksi dan rotasi lateral harus dihindari sekurang-kurangnya selama 3 minggu. Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Indent: Left: 0.5".

Sebelum dilakukan reposisi sebaiknya dilakukan pemeriksaan pada saraf ini. Kerusakan nervus aksilaris. Dislokasi rekuren anterior terjadi karena pengobatan awal (imobilisasi) yang tidak adekuat sehingga terjadi dislokasi. Nervus aksilaris berjalan melingkari leher humerus dan dapat mengalami paresis atau.. Kaku sendi yang terjadi pasca reposisi perlu dilakukan fisioterapi yang intensif. dilakukan pemeriksaan EMG setiap 3 minggu. ekstensi dan rotasi lateral. Dislokasi terjadi karena adanya titik lemah pada selaput sendi di sebelah depan dan terjadi karena trauma yang ringan. e. Tidak dapat tereposisi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Kegagalan reposisi dapat terjadi karena adanya cekikan leher botol pada muskulus skapularis sehingga perlu dilakukan reposisi secara operasi. Kerusakan pembuluh darah b. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Formatted: Right: 0. Kerusakan pembuluh darah dapat terjadi pada saat trauma atau pada saat traksi sewaktu reposisi atau karena tekanan kaput humerus. Dislokasi rekuren Dislokasi rekuren dapat bersifat anterior (lebih sering) atau posterior. Dislokasi rekuren dapat dengan mudah terjadi apabila lengan dalam keadaan abduksi. Kaku sendi d.25" . d. c. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Apabila terdapat paresis atau paralisis.408 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Komplikasi " a. b. paralisis.

Bristow dan Bankart.25" . sertaI imobilisasi selama 3-6 minggu. dengan menarik lengan sementara bahu pada posisi abduksi. Underline 2.Dan agak jauh dari fossa glenoid (tanda glenoid kosong). biarkan bebrapa menit agar kaput humerus lepas dan kemudian lengan pelan-pelan diputar ke lateral sementara kaput humerus didorong kedepan. memerlukan tindakan operasi seperti operasi menurut Putti-Platt.Dislokasi rekuren dengan frekuensi yang tinggi. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pengobatan Dislokasi akut direduksi (biasanya di bawah anestesi umum).Keadaan ini paling sering terjadi selama ayan atau kejang-kejang. Dislokasi posterior Dislokasi posterior lebih jarang ditemukan dan biasanya disebabkan karena trauma langsung pada sendi bahu dalam keadaan rotasi interna. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Ditemukan adanya nyeri tekan serta benjolan di bagian belakang sendi. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. bentuknya tampak abnormal seperti bola lampu (light bulb)Ditemukan adanya tanda khas berupa light bulb. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Gerakan bahu diperoleh kembali melalui latihan aktif. atau karena sengatan listrik. Dilakukan reduksi dengan menarik lengan ke depan secara hati-hati dan rotasi eksterna. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pemeriksaan radiologis Kaput humerus karena berotasi ke medial. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme Trauma Gaya tak langsung yang menyebabkan rotasi internal dan aduksi yang nyata harus sangat kuat untuk dapat menyebabkan dislokasi.karena adanya rotasi interna humerus.

-. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. -. Bold. Tendo supraspinatus merupakan bagian sentral yang mudah mengalami degenerasi atau ruptur setelah suatu trauma yang mendadak apabila jatuh pada bahu atau oleh stres yang terus-menerus. . Dislokasi inferior atau luksasi erekta Kaput humerus mengalami jepitan di bawah glenoid dimana lengan mengarah ke atas sehingga terjadi dislokasi inferior.-.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dislokasi rekuren posterior Dislokasi rekuren posterior lebih jarang ditemukan dan juga memerlukan tindakan operasi.80.• •-. :-• Formatted: Font: (Default) Times New Roman...•>. biasanya fraktur akan tereposisi dan melekat kembali pada humerus. •••-•:<-.. Underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Dislokasi disertai dengan fraktur tuberositas mayor humerus Jenis ini biasanya adalah dislokasi tipe anterior disertai fraktur.80. ••••}'. -.•• ••-•. . Underline 3. . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Roman..77)) Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Justified. Bold. Font color: Custom Color(RGB(192. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Dilakukan reposisi tertutup seperti dislokasi anterior dan bila tidak berhasil dapat dilakukan reposisi terbuka dengan operasi. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom ROBEKAN TENDINEUS CUFF SENDI BAHU Tendineus cuff adalah pembungkus bahu yang disebut juga rotator cuff yang terdiri atas tendo supraspinatus di sebelah atas. Not Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman. infraspinatus di belakang dan subskapularis di depan. Font color: Custom Color(RGB(192.25" ..-> Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4. Apabila dilakukan reposisi pada dislokasi.77)) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Font color: Custom Color(RGB(192.'"< '' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. maka fungsi muskulus supraspinatus masih tetap ada dan gerakan masih dalam batas normal tetapi terdapat nyeri pada gerakan abduksi di bagian pertengahan.25" . Pengobatan Robekan yang besar pada penderita tua tidak memerlukan tindakan operasi.. lf- Formatted: Font: (Default) Times New Roman.'••-. Robekan yang ringan Apabila terjadi robekan yang parsial.80.77)) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pengobatan Dilakukan fisioterapi dengan menggunakan short-wave diathermy. Font color: Custom Color(RGB(192.Bab 14 Trauma » 409 Patologi dapat dibagi atas: 1. Pada penderita yang lebih muda sebaiknya dilakukan operasi. tetapi bila abduksi secara pasif telah tercapai pada garis lurus maka dengan mudah dilakukan abduksi selanjutnya karena adanya fungsi dari muskulus deltoideus semata-mata. Gambaran klinis Penderita tidak dapat melakukan abduksi awal pada sendi bahu karena fungsi ini merupakan kombinasi aksi muskulus supraspinatus dan muskulus deltoideus. • FRAKTUR HUMERUS Fraktur pada humerus dapat terjadi mulai dari proksimal (kaput) sampai bagian distal (kondilus) humerus(gambar 14. berupa: 1.16). Keadaan ini biasanya disebut sebagai painful arc syndrome (sindroma supraspinatus) (gambar 10. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur leher 2.80. Robekan yang besar Terjadi kehilangan fungsi muskulus supraspinatus. Fraktur tuberkulum mayus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ''•• -: i '«.<-.77)) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.66). 2.

Lokalisasi fraktur pada humerus. 5.3. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Fraktur diafisis Fraktur kondiler 4. Fraktur 4. jenis cedera yang pada orang muda mungkin menyebabkan dislokasi bahu. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Fraktur kondiler Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Fraktur leher humerus umumnya terjadi pada wanita tua yang telah mengalami osteoporosis sehingga terjadi kelemahan pada tulang. Fraktur diafisis 6. Fraktur leher tuberkulum mayus 3. Biasanya penderita jatuh dan terjadi trauma pada anggota gerak atas. 1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Mekanisme trauma Fraktur biasanya terjadi setelah jatuh pada lengan yang terentang. Fraktur epikondilus medialis FRAKTUR LEHER HUMERUS 2. Fraktur suprakondiler Fraktur epikondilus medialis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Fraktur suprakondiler 5.66.25" . 6.

Jika garis fraktur banyak tetapi fragmen tak bergeser ini dianggap sebagai fraktur satu bagian yang hanya menyebabkan sedikit masalah. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. fragmen biasanya terpisah secara lebih jelas.Terjadi fraktur pemisahan pada epifisis humerus bagian atas. Bold Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pada fraktur impaksi atau tanpa impaksi yang tidak disertai pergeseran dapat dilakukan terapi konservatif saja dengan memasang mitela dan mobilisasi segera pada gerakan sendi bahu.Pada remaja. dengan atau tanpa pergeseran Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. . 4. (penilaian pada penampilan sinar-X) • Fraktur impaksi • Fraktur tanpa impaksi.' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran Klinis Nyeri tetapi tidak hebat. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. yang memperhatikan empat segmen utama yang terlibat dalam cedera ini : 1. fragmen biasanya terpisah secara lebih jelas.25" . Formatted: Right: 0. batang bergeser ke atas dank e depan. 3. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. ini disebut fraktur dua bagian yang biasanya ditangani dengan reduksi tertutup. kalau satu segmen terpisah dari lainnya.410 ^ Pengantar llmu Bedah Ortopedi Klasifikasi Klasifikasi yang paling luas diterima adalah klasifikasi Neer (1970). Kalau dua fragmen bergeser disebut fraktur tiga bagian yang sulit direduksi dan mungkin membutuhkan fiksasi internal atau luar. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Tandatanda cedera pada saraf aksila atau pleksus brakialis. caput tuberositas minor tuberositas mayor batang Klasifikasi ini membedakan jumlah fragmen yang bergeser atau terpisah.Pada pasien muda.Pada pasien manula sering terjadi suatu fraktur tunggal dan terimpaksi yang meluas ke collum chirurgicum. ada memar yang besar pada bagian atas lengan. Font color: Auto Formatted: Justified. meninggalkan kaput dalam mangkuk sendi. kalau semua bagian utama bergeser ini disebut fraktur empat bagian yang paling baik diterapi dengan penggantian prostetik. 2.

25" .Bila fraktur disertai dengan pergeseran mungkin dapat dipertimbangkan tindakan operasi. Font color: Black Formatted: Right: 0. Komplikasi 1. 2.   u * ' •• • • • Kekakuan pada sendi Trauma sarafyaitu nervus aksilariscedera pembuluh darah dan saraf Dislokasi sendi bahu Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom malunion Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Pengobatan Fraktur dengan dislokasi humerus yang telah direposisi. biasanya fraktur juga tereposisi dengan sendirinya.Pada fraktur yang disertai pergeseran fragmen sebaiknya dilakukan operasi dengan memasang screw..: Fraktur diafisis humerus biasanya terjadi pada 1/3 tengah humerus dimana trauma dapat bersifat memuntir yang menyebabkan fraktur spiral dan bila trauma bersifat langsung dapat menyebabkan fraktur transversal...4 li.25" . FRAKTUR DIAFISIS HUMERUS...:. .-.. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. 1. Line spacing: Multiple 1.. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Biasanya terjadi pada orang tua dan umumnya tidak mengalami pergeseran.f> Formatted: Font: (Default) Times New Roman. karena itu ekstensi aktif pada jari harus diuji. . Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.•'^•••-. oblik pendek atau komunitif.>. Komplikasi Painful arc syndrome.66). disamping itu 1/3 kontak cukup memadai untuk terjadinya union. Fraktur patologis biasanya terjadi pada 1/3 proksimal humerus. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat ditentukan lokalisasi dan konfigurasi fraktur (gambar 14. Pengobatan konservatif dibagiatas:• .Pengobatan fraktur tanpa pergeseran fragmen dengan cara konservatif. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. nyeri tekan serta deformitas pada daerah humerus. ••••. . Line spacing: Multiple 1.4 li.*r> • : . Pengobatan Prinsip pengobatan adalah konservatif karena angulasi dapat tertutup oleh otot dan secara fungsional tidak terjadi gangguan.Pada setiap fraktur humerus harus diperiksa adanya lesi nervus radialis terutama pada daerah 1/3 tengah humerus. Gambaran klinis Pada fraktur humerus ditemukan pembengkakan.. :.FRAKTUR TUBERKULUM MAYUS HUMERUS Fraktur dapat terjadi bersama dengan dislokasi humerus atau merupakan fraktur tersendiri akibat trauma langsung di daerah sendi bahu.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan operatif dengan pemasangan plate dan screw atau pin dari Rush atau Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom fraktur terbuka dengan fiksasi eksterna (gambar 14.68) Indikasi operasi: 1. Penderita yang segera ingin kembali bekerja secara aktif Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. : Pemasangan gips tergantung (hanging cast) (gambar 14. 2. Fraktur terbuka 2. 4.67) •••. 1. pada Pemasangan U slab . 3. Nonunion 4.• • 2.25" . Terjadi lesi nervus radialis setelah dilakukan reposisi (jepitan nervus radialis) 3.

Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. FRAKTUR KONDILUS HUMERUS Fraktur kondilus humerus jarang terjadi pada orang dewasa dan lebih sering pada anak-anak.Fragmen distal dapat bergeser ke posterior atau ke anterior. kadang-kadang mencederai arteri brakialis atau saraf medianus. plat disekrupkan atau fikastor luar dipasang. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme Cedera Pergeseran posterior menunjukan cedera yang luas. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman.412 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi FRAKTUR SUPRAKONDILER HUMERUS Fraktur suprakondiler humerus lebih sering pada anak-anak daripada orang dewasa. Ujung tulang disegarkan. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Terapi non-union yang telah menetap adalah operasi.Seperti pada fraktur diafisis humerus.Jika gerakan siku atau bahu dipaksakan sebelum konsolidasi. Pergeseran anterior yang jauh lebih jarang terjadi diperkirakan akibat benturan langsung (misalnya jatuh pada siku) saat siku dalam keadaan fleksi. biasanya akibat jatuh pada tangan yang terentang.25" . Not Bold Gambaran Klinik Setelah jatuh.Ujung fragmen proksimal yang bergerigi menyodok jaringan lunak ke bagian anterior.Fragmen distal terdesak ke belakang dan terputir kedalam. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Terapi fraktur yang bergeser ke posterior berbeda dengan fraktur yang bergeser ke anterior yang harus direduksi secepat mungkin dibawah anestesi umum. serpiham tulang ditaruh disekitarnya dan pen intramedula dimasukan.Humerus patah tepat diatas kondilus. anak merasa nyeri dan siku bengkak namun deformitas-S pada siku biasanya jelas. humerus dapat mengalami fraktur lagi dan non-union dapat terjadi. 1 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

69) 1. Fraktur kondilus humerus. B. 3. cukup dengan pemasangan gips Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Mekanisme trauma Biasanya terjadi pada saat tangan dalam posisi out stretched dan sendi siku dalam posisi fleksi dengan trauma pada bagian lateral atau medial. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 10 pt Klasifikasi dan Pemeriksaan Radiologis (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Ditemukan nyeri tekan. Fraktur kondilus lateralis lebih sering terjadi daripada kondilus medialis humerus. 2. A. Fraktur komunitif. C.25" . Gambaran klinis Nyeri dan pembengkakan serta perdarahan subkutan pada daerah sendi siku. Fraktur kondiler. gangguan pergerakan serta krepitasi pada daerah tersebut.69. Fraktur pada satu kondilus Fraktur inter-kondiler (fraktur Y atau T) Fraktur komunitif Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur kondiler sering bersama-sama dengan fraktur suprakondiler. Fraktur bikondiler (Y atau T). Pengobatan Fraktur tanpa pergeseran fragmen tidak memerlukan reposisi.

akurat dan rigid sehingga mobilisasi dapat dilakukan secepatnya. Fraktur kondiler adalah fraktur yang mengenai permukaan sendi sehingga memerlukan reduksi dengan operas! segera.25" .sirkuler selama 6 minggu dan dilanjutkan dengan fisioterapi secara hati-hati. Formatted: Right: 0.

Saraf 3. 6. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Osteoartritis sendi siku . Sindroma frozen shoulder 9. Malunion 4. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Pembuluh darah 2. 5. Kekakuan sendi siku Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 4. Nonunion 5. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Sindroma hand-shoulder •' 1.1.2. 3. 2. 7 Miositis ossifikans 8. 6. 6.25" .7.Komplikasi 1. 5. 4. 5.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Bab 14 Trauma » 413 FRAKTUR DAN DISLOKASI SENDI SIKU DAN LENGAN BAWAH
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold, No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

DISLOKASI SENDI SIKU Dislokasi sendi siku sering ditemukan pada orang dewasa tapi jarang pada anakanak.Pada dislokasi sendi siku, kompleks radiolulna bergeser ke posterior atau ke posterolateral, sering bersama-sama dengan fraktur pada prosesus tulang yang menahan.
:

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

*

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Mekanisme trauma r Biasanya penderita jatuh dengan kerasdalam keadaan tangan out stretched, .tangan terentang dengan posisi siku dalam ekstensi.
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Not Italic

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Patologi Bagian distal dari humerus terdorong ke depan melalui kapsul anterior sedangkan radius dan ulna mengalami dislokasi ke posterior (gambar 14.70A), sehingga selalu terjadi kerusakan yang hebat pada jaringan lunak kapsul dan muskulus brakialis yang kadangkadang mengalami robekan pada prosesus koronoid. Dislokasi pada umumnya posterior atau posterolateral. Arteri brakialis dan nervus medialis dapat terangkat bersama-sama humerus ke depan. Dislokasi sering disertai fraktur prosesus koronoid, kapitulum atau kaput radius.

Formatted: Right: 0.25"

Gambaran klinis Terdapat trauma dengan pembengkakan yang hebat di sekitar sendi siku sewaktu siku dalam posisi semi fleksi. Olekranon dapat teraba di bagian belakang.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat diketahui adanya dislokasi yang mungkin disertai fraktur tulang sekitar sendi siku (gambar 14.70B).
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Font color: Black

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

AB

M;-)f;>Gambar 14.70. Dislokasi sendi siku; gambar skematis (A) dan radiologik (B).

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 1 pt

Pengobatan Pada dislokasi sendi siku dilakukan reposisi secepatnya.Pada jam-jam pertama, dislokasi dapat direposisi tanpa pembiusan umum. Setelah direposisi, lengan di fleksi lebih 90° dan dipertahankan dengan gips selama 3 minggu.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Komplikasi

Formatted: Right: 0.25"

3.1. 4.2. 5.3. 6.4.

1. Kekakuan sendi siku;:,;! 2. Trauma nervus medianus 3. Miositis osifikans 4. Trauma arteri brakialis

Formatted: Bullets and Numbering

FRAKTUR DAN DISLOKASI SENDI SIKU Fraktur terbuka dan dislokasi sendi siku (side-swipe injuries). Kelainan ini sering terjadi bila terdapat trauma pada sendi siku, misalnya supir mobil yang menaruh tangannya pada pinggir pintu kendaraan dan mengalami trauma dari samping.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White)

Formatted: Justified, Pattern: Clear (White)

Formatted: Right: 0.25"

Kelainan ini merupakan suatu kelainan yang bersifat kompleks berupa: • • • • • • • • Dislokasi sendi siku Fraktur olekranon Fraktur humerus bagian distal atau diafisis humerus ne]-' Fraktur radius Fraktur diafisis radius dan ulna Trauma pada otot-otot sendi siku terutama bagian posterior, lateral dan medial Trauma pembuluh darah dan saraf Mungkin terdapat bagian fragmen yang hilang

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pengobatan 1. 2. 3. 4. 5. Harus segera dilakukan debrideman pada fraktur terbuka Reposisi fraktur dan fiksasi interna Penanganan trauma j'aringan lunak Pemberian antibiotika dan toksoid tetanus Imobilisasi dengan gips bidai 40-45°

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

SUBLUKSASI DAN DISLOKASI KEPALA RADIUS Subluksasi Kepala Radius Subluksasi kepala radius (pulled elbow) lebih sering ditemukan pada anak-anak dan telah dibicarakan sebelumnya.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Dislokasi Kepala Radius Dislokasi dapat terjadi tanpa adanya gangguan hubungan antara ulna dan humerus atau adanya fraktur disekitarnya. Umumnya dislokasi kepala radius disertai fraktur 1/3 proksimal ulna. Mekanisme trauma Biasanya terjadi karena pronasi yang hebat dan tiba-tiba pada sendi siku.
Formatted: Right: 0.25"

Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan rontgen harus dilakukan tidak saja pada sendi siku tetapi juga sepanjang ulna untuk mengetahui apakah fraktur ini merupakan dislokasi tanpa fraktur ulna. Pengobatan Reposisi dengan menekan kepala radius dan lengan bawah dalam posisi supinasi. FRAKTUR PROSESUS OLEKRANON Fraktur prosesus olekranon terjadi karena seseorang jatuh dan mengalami trauma langsung pada siku.Gambar 14.71 menunjukkan beberapa lokalisasi fraktur pada daerah ulna dan radius. Klasifikasi : - f u : • • • Tipel, Tipe II, Tipe III, terjadi keretakan olekranon tanpa adanya pemisahan keretakan disertai pemisahan fraktur komunitif
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Gambaran klinis Terdapat pembengkakan dan nyeri tekan pada siku. Pemeriksaan radiologis Dengan foto rontgen dapat diketahui jenis-jenis fraktur.Foto lateral yang diarahkan sebagaimana mestinya penting untuk memperlihatkan fraktur secara terinci, disamping kerusakan endi yang berkaitan. Posisi kaput radius harus diperiksa, mungkin kaput itu berdislokasi. Pengobatan (gambar 14.72) Pengobatan tipe I dengan terapi konservatif, tipe II dengan tindakan operatif dan fiksasi interna mempergunakan screw atau tension band wiring (gambar 14.73). dengan cara eksisi fragmen dan melekatkan kembali trisep pada olekranon. Tipe III

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

Pengobatan tipe I dengan terapi konservatif, tipe II dengan tindakan operatif dan fiksasi interna mempergunakanscrew atau tension band wiring (gambar 14.73). dengan cara eksisi fragmen dan melekatkan kembali trisep pada olekranon. Tipe III

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

25" .Formatted: Right: 0.

1 pt Formatted: Right: 0.Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" .

25" .Formatted: Right: 0.

remuk/hancur - Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Tipe 3. sedangkan bila fragmen kecil dan tidak mengganggu pergerakan sendi tidak perlu dilakukan tindakan. Tipe 2.416 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Komplikasi 1. terbelah vertikal 5. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR KEPALA DAN LEHER RADIUS Fraktur ini terjadi pada saat seseorang jatuh dengan posisi tangan dalam out stretched. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tf»1 Tipe 2 Tipe 3 Tipe 4 Gambar 14. sebaiknya fraktur difiksasi kembali. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.74. fraktur disertai dengan kemiringan .Apabila fragmen besar.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. Nonunion Osteoartritis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR PROSESUS KORONOID Fraktur ini biasanya terjadi bersama-sama dislokasi sendi siku. Klasifikasi dibagi dalam (gambar 14.74): • • • • Tipe 1. fraktur shearing (terbelah) \ Tipe 4.

Kekakuan sendi Osteoartritis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR MONTEGGIA Fraktur Monteggia sering ditemukan pada orang dewasa dan merupakan fraktur 1/3 proksimal ulna disertai dislokasi radius proksimal (gambar 14.Klasifikasi telah diutarakan sebelumnya.Fraktur yang pecah sebaiknya dilakukan eksisi.25" .75).Gambar skematis klasifikasi fraktur kepala radius. 2. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pada orang dewasa sebaiknya dilakukan operasi dengan fiksasi interna yang rigid dan mobilisasi segera sendi siku. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Komplikasi 1. Pengobatan Fraktur tipe I dan II dengan sudut kemiringan yang tidak terlalu besar diatasi dengan mengistirahatkan sendi siku menggunakan mitela. Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Justified.25" .

Karena adanya hubungan yang erat pada posisi supinasi dan pronasi. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. tipe I (A) dan tipe III (B & C). Bold FRAKTUR DIAFISIS RADIUS DAN ULNA • -.Bab 14 Trauma 417 AB C Gambar 14.-.75. sedangkan yang bergeser sebaiknya dengan memasang fiksasi interna.25" . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Fraktur yang tidak bergeser diatasi dengan gips di atas siku dan fleksi pada siku. maka fraktur kedua tulang harus direposisi secara akurat baik rotasi maupun kesejajarannya. ~ •• Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur Ulna Fraktur ulna sering terjadi pada seseorang yang menangkis benda keras.-.76).•. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur Diafisis Radius dan Ulna Fraktur diafisis radius dan ulna terjadi karena trauma memuntir yang mengakibatkan fraktur oblik atau spiral pada daerah ulna dan radius dengan ketinggian yang berbeda. Fraktur Radius Fraktur radius sendiri biasanya terjadi karena trauma langsung. Gambaran klinis Terdapat pembengkakan dan nyeri tekan serta deformitas pada lengan bawah. Pengobatan sama seperti pada fraktur radius. Gambaran radiologik fraktur Monteggia. sedangkan trauma langsung menyebabkan fraktur dengan garis transversal (gambar 14. --v >. Formatted: Right: 0.

Beberapa gambaran radiologis fraktur radius dan ulna. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . 10 pt Formatted: Right: 0.76.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.

Malunion termasuk crass union (union menyilang) akan memberikan Formatted: Bullets and Numbering gangguan dalam pronasi dan supinasi 2. posisi netral pada fraktur 1/3 tengah dan pada fraktur 1/3 proksimal dengan pemasangan gips di atas siku dalam posisi supinasi.77). reduksi serta imobilisasi yang baik sulit dilakukan. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Formatted: Font: (Default) Times New Rom 418 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Pengobatan » . Pengobatan yang paling baik adalah dengan pemasangan fiksasi rigid dengan operasi yang mempergunakan plate dan screw pada kedua tulang. 3. Pattern: Clear (White) Apabila ada kelainan perlekatan otot pronator dan supinator tulang radius dan ulna. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Formatted: Right: 0.-» Pengobatan fraktur yang tidak bergeser berupa pemasangan gips di atas siku dengan meletakkan lengan bawah dalam posisi pronasi pada fraktur 1/3 distal. 1.25" . Nonunion FRAKTUR GALEAZZI:' Fraktur Galeazzi pertama kali diuraikan oleh Riccardo Galeazzi (1935) yaitu fraktur pada 1/3 distal radius disertai dislokasi sendi radio-ulnar distal (gambar 14. Komplikasi 1. Reduksi yang akurat sangat diperlukan karena tangan mempunyai fungsi untuk pronasi dan supinasi. Delayed union 3.

Formatted: Justified. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1. Fraktur Galeazzi. gambar skematis (A). 3. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.77. radiologik (B) dan setelah pemasangan plate fan screw(C). Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur Colles 2. Bold FRAKTUR DISTAL RADIUS Fraktur distal radius dapat dibagi dalam: 1. merupakan jenis fraktur yang paling sering ditemukan pada orang dewasa di atas umur 50 tahun dan lebih sering pada wanita daripada pria.25" .Pada fraktur Galeazzi harus dilakukan reposisi secara akurat dan mobilisasi segera karena bagian distal mengalami dislokasi. 1.Apabila reposisi spontan tidak terjadi maka reposisi dilakukan dengan fiksasi K-wire. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur Smith 3. Fraktur Colles Fraktur Colles pertama kali diutarakan oleh Abraham Colles (1814) (gambar 14. Indent: Left: 0. Fraktur Barton Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman.5". 2.Dengan reposisi yang akurat dan cepat maka dislokasi sendi ulna distal juga tereposisi dengan sendirinya.Operasi terbuka dengan fiksasi rigid mempergunakan plate dan screw. Formatted: Font: (Default) Times New Rom ABC Gambar 14. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.78).

Fraktur Colles.W.Fraktur Smith pertama kali dikemukakan oleh R. 8 pt Pengobatan Fraktur Smith biasanya bersifat tidak stabil sehingga sebaiknya difiksasi dengan plate buttress. 8 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. AB Gambar 14. gambar skematis (A) dan radiologik (B).Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Fraktur Smith. Not Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Ditemukan deformitas dengan fragmen distal mengalami pergeseran ke volar dimana garis fraktur tidak melalui persendian.79. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Not Bold. Not Italic Fraktur Smith Fraktur Smith biasa juga disebut sebagai fraktur Colles terbalik (gambar 14. Smith (1847). Bab 14 Trauma » 419 Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Right: 0.78.Fraktur jenis ini lebih sering ditemukan pada pria daripada wanita. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. gambar skematis (A) dan radiologik (B). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur terjadi bila terjatuh dalam posisi tangan out stretched pada orang tua dengan tulang yang sudah osteoporosis.79). Not Bold.

deviasi radial.•-. Pengobatan Fraktur tanpa pergeseran diobati dengan pemasangan gips sirkuler di bawah siku. lengan bawah dalam keadaan pronasi. Pada fraktur dengan pergeseran fragmen dilakukan reposisi dengan pembiusan umum atau lokal.Gambaran ini terjadi karena adanya angulasi dan pergeseran ke dorsal. pergerakan sertaekstensi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. supinasi. nyeri dan deformitas berbentuk garpu. Komplikasi a.. Trauma nervus medianus Ruptur tendo ekstensor polisis longus d. pronasi. fleksi palmar. deviasi ulna serta fleksi. Malunion Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom e. b.Pemeriksaan radiologis ditemukan gambaran seperti di atas. Imobilisasi dengan gips dilakukan selama enam minggu dan dilanjutkan dengan fisioterapi yang intensif.Fraktur Colles terdiri atas: • • • • Fraktur radius 1 inci di atas sendi pergelangan tangan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Angulasi dorsal fragmen distal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pergeseran ke dorsal dari fragmen distal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur prosesus stiloid ulna Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Terdapat riwayat trauma dengan pembengkakan pergelangan tangan pada orang yang berumur lebih 50 tahun. c. Gangguan pergerakan sekitar sendi pergelangan tangan. Atrofi Sudeck >.25" . supinasi dan impaksi kearah proksimal.

25" .5".80. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Bold. FRAKTUR TULANG PERGELANGAN DAN JARI-JARI TANGAN Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur Barton. Osteotomi radius Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Fraktur Barton Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur Barton adalah fraktur pada radius distal dengan fragmen distal melalui sendi dan terjadi pergeseran fraktur serta seluruh komponen sendi ke arah volar (gambar 14.80). No underline A BGambar 14. Pengobatan Seperti pada fraktur Smith. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Indent: Left: 0.420 <<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Malunion sering memberikan gangguan nyeri. Prosedur Baldwin. Untuk menanggulangi nyeri dapat dilakukan: a. yaitu eksisi 2 cm distal ulna serta periost (operas!i Darroch) b. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur barton biasanya bersifat tidak stabil sehingga sebaiknya difiksasi dengan plate buttress. gambar skematis (A) dan radiologik (B). Bold Formatted: Right: 0.

Nonunion Nekrosis avaskuler • • Osteoartritis:i..<H: ••... Fraktur terjadi pada bagian tengah sehingga fragmen distal dan proksimal sama besar dan jarang terjadi fraktur pada ujung proksimal tulang.•••• Komplikasi ' M 1...Fraktur tulang skafoid sering tidak terdiagnosis.• Pengobatan Standar pengobatan biasanya dipasang gips sirkuler termasuk ibu jari sampai sendi metakarpofalangeal selama 23 bulan.:v . 4..-."••. ••.-:.. .FRAKTUR TULANG SKAFOID Fraktur ini sering ditemukan pada orang dewasa.• .y. Delayed union "'•"•'" ..25" .-.. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. 3.. lateral dan oblik semua penting. Sering garis fraktur tidak terlihat pada foto pertama sehingga diperlukan foto berikutnya setelah dua minggu.. Pengobatan dengan pemasangan gips selama 3 minggu. ' -• • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. •' ••••=•• ' ••'•• .:-• ^ . Pemeriksaan radiologis Foto anteroposterior. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR TULANG KARPAL YANG LAIN Fraktur tulang karpal lebih jarang ditemukan kecuali fraktur tulang trikuetrum..... fraktur yang baru terjadi sering hanya terlihat pada foto oblik.-.>...-. •.Gambaran klinis Nyeri tekan pada daerah skafoid (anatomical snuff box)."'•< Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2.'..•. biasanya terjadi pada trauma dengan tangan dalam keadaan out stretched....Pemeriksaan foto rontgen yang dibuat dalam posisi AP serta lateral dalam posisi 45° pronasi dan supinasi. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Fraktur yang terjadi pada umumnya tidak mengalami Formatted: Font: (Default) Times New Rom pergeseran.

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom AB Gambar 14. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Dislokasi tulang lunatum Dislokasi ini jarang ditemukan.81A). 1. berupa dislokasi ke anterior (gambar 14.Dislokasi tulang lunatum terjadi bila jatuh dengan pergelangan tangan dalam keadaan dorsofleksi dan Formatted: Font: (Default) Times New Roman. m edianus os lunatum os lunatum Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" .Bab 14 Trauma » 421 Formatted: Font: (Default) Times New Rom DISLOKASI TULANG KARPAL Dislokasi tulang karpal yang sering ditemukan adalah: 1. Dislokasi tulang lunatum 2. Dislokasi perilunatum tulang karpal n.81. Gambar skematis dislokasi tulang lunatum (A) dan perilunatum (B ). 1 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

Formatted: Right: 0. nyeri apabila jari-jari diekstensikan.25" .tulang lunatum terdorong ke arah palmar dan mengalami rotasi 90° dalam dasar terowongan karpal. Mungkin ditemukan gejala lesi nervus medianus. Terdapat pembengkakan pada daerah pergelangan tangan.

sementara tulang kapitatum danmetakarpal sejajar dengan radius.Pada foto AP ketinggian karpal berkurang dan bayangan tulang tumpang tindih secara abnormal. fragmen distal mungkin miring ke anterior.Pemeriksaan radiologis Sebagian besar dislokasi bersifat periulnar. 3. Pemeriksaan radiologis lateral dan AP Pengobatan Pada dislokasi yang baru dilakukan reposisi di bawah pembiusan umum dengan melakukan penekanan pada tulang lunatum. 2.Jika berdislokasi lunatum mempunyai bentuk segitiga yang khas dan bukan bentuk normalnya yang berisi empat. dislokasi periulnar mudah dibedakan dari dislokasi lulnatum. Tekanan pada nervus medianus Nekrosis avaskuler seperti pada penyakit Kienbock Kelainan degeneratif sendi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dislokasi perilunatum Seluruh korpus mengalami dislokasi ke arah dorsal kecuali tulang lunatum masih tetap bersama-sama dengan radius (gambar 14.Pada foto lateral. Pengobatan Dislokasi dicoba di manipulasi dengan cara reduksi tertutup. Pada dislokasi paerilunar lunatum hanya miring sedikit dan tidak bergeser ke depan.Satu tulang karpal atau lebih dapat mengalami fraktur (biasanya skafoid).Bila reduksi tertutup tidak berhasil dilakukan reduksi terbuka.81B).Pada dislokasi yang lama.25" . reposisi tidak dapat dilakukan dan perlu dilakukan eksisi. dan kapitatum dan metacarpal terletak di belakang garis radius (pola DISI). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Komplikasi 1. 2. kalau disertai fraktur skafoid. Lunatum berdislokasi miring ke depan dan bergeser ke depan radius.

A.82.25" . 2. Fraktur transversa atau fraktur oblik pendek yang melalui basis metakarpal I tetapi tidak melalui sendi Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Auto 2. • Fragmen proksimal berupa segmen kecil berbentuk segitiga melekat pada tulang trapezium • Fraktur bersifat oblik Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur Bennett bersifat tidak stabil karena: 1.422 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi FRAKTUR BASIS METAKARPAL I . AB Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur distabilisasi dengan screw kecil atau pin secara operasi Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering 1. Apabila tidak berhasil dapat dilakukan fiksasi interna dengan screw kecil atau pin.Gambar skematis fraktur Bennett. Fraktur oblik yang melewati sendi karpometakarpal pada pertengahan permukaan sendi (fraktur subluksasi Bennett) (gambar 14. 2. pergeseran fragmen tulang terjadi oleh karena tarikan otot abduktor polisis longus B.Gambaran radiologik fraktur Bennett C.82) c Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Fraktur basis metakarpal I dibagi dalam:  1. 9 pt Pengobatan Pada fraktur transversa dapat dicoba reduksi tertutup dan pemasangan gips seperti pada fraktur skafoid.

c:v >•'-. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.. • Pada segmen distal metakarpal I.. < :>>-'wJ :••*.-.•. melekat beberapa otot yang kuat dan menarik fragmen ini ke arah proksimal Fraktur sebaiknya distabilisasi melalui operasi dengan mempergunakan screw Formatted: Font: (Default) Times New Rom kecil atau pin secara operasi. 4.-.25" .. Komplikasi 1. 2.. Osteoartritis Malunion .3.

Fraktur leher metakarpal V sering terjadi pada seseorang yang mengalami trauma dengan posisi kepalan tinju.y.'-•'• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.- Formatted: Font: (Default) Times New Roman.84)..-••• • -.t: •• . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. intermediat ataupun distal (gambar 14.83 dan gambar 14. puntiran atau tekukan pada jari-jari dan dapat mengenai falangs proksimal..!'„•'. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Fraktur metakarpal yang tunggal biasanya bersifat stabil dan tidak memerlukan tindakan operasi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.25" . -• .Fraktur multipel kemungkinan memerlukan operasi untuk mengoreksi kelurusan dan rotasi. .:.FRAKTUR METAKARPAL LAINNYA Fraktur metakarpal lainnya dapat terjadi pada satu metakarpal atau multipel pada beberapa metakarpal.. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. . FRAKTUR FALANGSS J "T ' ">-"•'-i. Bold Fraktur falangs dapat terjadi karena trauma langsung.r: .r. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman.. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. •. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman.•&(••*•-'< •.

25" .83. . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Gambar skematis: A. Posisi jari-jari bila terdapat fraktur atau robekan ligamen Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Bab 14 Trauma » 423 Pengobatan Dilakukan stabilisasi dengan mempergunakan piaster bersama-sama jari yang sehat. Formatted: Font: (Default) Times New Rom i. Lokalisasi dan bentuk fraktur falang B. 10 pt Formatted: Right: 0.

:.DISLOKASI SENDI METAKARPOFALANGEAL Dislokasi sendi metakarpofalangeal sering terjadi karena trauma hiperekstensi dan rotasi. Fraktur avulsi falang Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. / Formatted: Font: (Default) Times New Roman.. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. t. jari pertama dan jari-jari lainnya dapat direposisi dengan mudah dan mungkin terjadi reposisi secara spontan. Fraktur epifisis falang C. Dislokasi metakarpofalangeal B. Pengobatan dengan reposisi tertutup. -.25" .84. cD Gambar 14. Paling sering terjadi pada jari kedua atau jari pertama. A. Beberapa gambaran radiologik fraktur pada jari-jari tangan. •> ^.. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. . Fraktur basis falang proksimal D. • • . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom DISLOKASI INTERFALANGEAL Pada dislokasi interfalangeal.. . J . \'fi .

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Black Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold.FRAKTUR DAN DISLOKASI PADA ANGGOTA GERAK BAWAH Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dua pertiga dari fraktur panggul terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Juga ditemukan pembuluh-pembuluh darah besar cabang dari arteri iliaka komunis. Stabilitas cincin panggul terutama ditentukan oleh rigiditas tulang yang membentuknya serta ligamen-ligamen yang mengikatnya.Pada orang tua dengan osteoporosis atau osteomalasia dapat terjadi fraktur stres pada ramus pubis. di bagian depan membentuk persendian sebagai satu simfisis pubis. Mekanisme trauma Trauma biasanya terjadi secara langsung pada panggul karena tekanan yang besar atau karena jatuh dari ketinggian. Anatomi Cincin panggul dibentuk oleh dua tulang inominata yang berhubungan dengan sakrum di bagian belakang dan membentuk sendi sakro-iliaka. buli-buli. Oleh karena rigiditas panggul maka keretakan pada salah satu bagian cincin akan disertai robekan pada titik lain. rektum serta uretra pada laki-laki. prostat. Fungsi panggul Panggul berfungsi untuk mentransmisi berat badan melalui sendi sakro-iliaka ke ilium. syok. vagina serta uterus dan adneksanya pada wanita. vena serta pleksus saraf. perdarahan.Sepuluh persen diantaranya disertai trauma pada alat-alat dalam rongga panggul seperti uretra. Sering titik kedua tidak terlihat dengan jelas atau Formatted: Right: 0. tetapi penting artinya karena sering disertai trauma jaringan lunak. rektum serta pembuluh darah dengan angka mortalitas sekitar 10%. kecuali pada trauma langsung. Dalam rongga panggul ditemukan beberapa organ antara lain kandung kemih. sepsis dan gangguan pernapasan berupa adult respiratory distress syndrome (ARDS).25" .•^ rengtinmr limit BectaH Urtopedi TRAUMA PANGGUL Meskipun fraktur panggul merupakan 5% dari seluruh fraktur. asetabulum dan dilanjutkan ke femur.Selain itu panggul berfungsi melindungi struktur-struktur yang berada di dalam rongga panggul.

fraktur panggul tidak mengenai cincin A2. tulang inominata terbelah dan mengalami rotasi eksterna disertai robekan simfisis. stabil • • A1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi 1. Mekanisme trauma pada cincin panggul terdiri atas: • Kompresi anteroposterior Hal ini biasanya terjadi akibat tabrakan antara seorang pejalan kaki dengan kendaraan. • Trauma kombinasi Pada trauma yang lebih hebat dapat terjadi kombinasi kelainan di atas. • Trauma vertikal Tulang inominata pada satu sisi mengalami pergerakan secara vertikal disertai fraktur ramus pubis dan disrupsi sendi sakro-iliaka pada sisi yang sama.mungkin terjadi robekan sebagian atau terjadi reduksi spontan pada sendi sakro-iliaka.Keadaan ini disebut sebagai open book injury. Hal ini terjadi apabila seseorang jatuh dari ketinggian pada satu tungkai.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom . terdapat pergeseran cincin yang minimal dari fraktur Tipe A termasuk fraktur avulsi atau fraktur yang mengenai cincin panggul tetapi tanpa atau sedikit sekali pergeseran cincin. Hal ini terjadi apabila ada trauma samping karena kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari ketinggian.Ramus pubis mengalami fraktur.Bagian posterior ligamen sakro-iliaka mengalami robekan parsial atau dapat disertai fraktur bagian belakang ilium. Pada keadaan ini ramus pubis bagian depan pada kedua sisinya mengalami fraktur dan bagian belakang terdapat strain dari sendi sakro-iliaka atau fraktur ilium atau dapat pula fraktur ramus pubis pada sisi yang sama. stabil. Menurut Tile (1988) a. Tipe A. • Kompresi lateral Kompresi dari samping akan menyebabkan cincin mengalami keretakan. Formatted: Right: 0.

open book. Tipe B. disertai fraktur asetabulum Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Terdapat disrupsi ligamen posterior pada satu atau kedua sisi disertai pergeseran dari salah satu sisi panggul secara vertikal. Tipe C. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom c. stabil secara vertikal '.. .• •" ' * Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom B3. mungkin juga disertai fraktur asetabulum. kompresi lateral: ipsilateral ' '• . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.85 memperlihatkan lokalisasi fraktur panggul yang stabil. kompresi lateral: kontralateral (bucket-handle) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe B mengalami rotasi eksterna yang mengenai satu sisi panggul (open book) atau rotasi interna atau kompresi lateral yang dapat menyebabkan fraktur pada ramus isio-pubis pada satu atau kedua sisi disertai trauma pada bagian posterior tetapi simfisis tidak terbuka (closed book). tidak stabil secara rotasi dan vertikal • • • Cl.-• '-'>•"'• •'< • • • Bl. * ! Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom B2.25" .Bab 14 Trauma 425 b. bilateral C3.Gambar 14. unilateral C2. tidak stabil secararotasional.• .

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Gambar 14.85. Gambar skematis fraktur stabil.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 10 pt

1. Fraktur isiopubis ramus superior 2. Fraktur isiopubis ramus inferior 3. Fraktur mengenai asetabulum 4. Fraktur sayap ilium 5. Avulsi spina antero-inferior 2. Menurut Key dan Conwell a. Fraktur pada salah satu tulang tanpa adanya disrupsi cincin • Fraktur avulsi o spina iliaka anterior superiosuperior r o o • • • • b. • spina iliaka anterior inferior tuberositas isium :
; ;>:

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

.'" '• :

•'

" " ''•'• '

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Fraktur pubis dan isium

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Fraktur sayap ilium (Duverney)

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Fraktur sakrum "

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Fraktur dan dislokasi tulang koksigeus
:

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Keretakan tunggal pada cincin panggul Fraktur pada kedua ramus ipsilateral '« " •••..-.r:\. •.-\.-.-v

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

• • c. • • •

Fraktur dekat atau subluksasi simfisis pubis Fraktur dekat atau subluksasi sendi sakro-iliaka

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Fraktur bilateral cincin panggul Fraktur vertikal ganda dan atau dislokasi pubis Fraktur ganda dan atau dislokasi (Malgaigne) (gambar 14.86) Fraktur multipel yang hebat

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

426 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi d. Fraktur asetabulum • • Tanpa pergeseran Dengan pergeseran

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Gambar 14.86. Gambar skematis fraktur tidak stabil disertai dengan robekan cincin pelvis.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 10 pt

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 10 pt

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

3.

Klasifikasi lain a. Fraktur isolasi dan fraktur tulang isium dan tulang pubis tanpa gangguan pada cincin • • • • • b. Fraktur ramus isiopubis superior Fraktur ramus isiopubis inferior Fraktur yang melewati asetabulum Fraktursayapilium ''>,».,'•..., ,• "~ ••:, • '^£ •' b. • ""

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Avulsi spina iliaka antero-inferior -*•'.,„ *

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Not Italic

Fraktur disertai robekan cincin

4.

Klasifikasi berdasarkan stabilitas dan komplikasi a. Fraktur avulsi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

b. c.

Fraktur stabil Fraktur tidak stabil „._. „.,_... ... ... .,.....,.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

d.

Fraktur dengan komplikasi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Dalam menilai klasifikasi maka yang paling penting adalah stabilitas panggul apakah bersifat stabil atau tidak stabil, karena hal ini penting dalam penanggulangan serta prognosis.

Gambaran klinis Fraktur panggul sering merupakan bagian dari salah satu trauma multipel yang dapat mengenai organ-organ lain dalam panggul. Keluhan berupa gejala pembengkakan, deformitas serta perdarahan subkutan sekitar panggul.Penderita datang dalam keadaan anemi dan syok karena perdarahan yang hebat.Terdapat gangguan fungsi anggota gerak bawah.

Pemeriksaan radiologis Setiap penderita trauma panggul harus dilakukan pemeriksaan radiologis dengan prioritas pemeriksaan foto rontgen posisi APPemeriksaan rontgen posisi lain yaitu oblik, rotasi interna dan eksterna apabila keadaan umum memungkinkan.

Penatalaksanaan Pengobatan harus dilakukan sesegera mungkin berdasarkan prioritas penanggulangan trauma yang terjadi (ABC), yaitu: 1. Resusitasi awal . a. b. -.•,.;

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Perhatikan saluran napas dan perbaiki hipoksia Kontrol perdarahan dengan pemberian cairan Ringer dan transfusi darah - ;;

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

Bab 14 Trauma » 427 2. Anamnesis . ,-, , •,-:.., .^, a. Keadaan dan waktu trauma :.: b. Miksi terakhir c. Waktu dan jumlah makan dan minum yang terakhir '

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

d. ; e. 3.

Bila penderita wanitaapakah sedang hamil atau menstruasi Trauma lainnya seperti trauma pada kepala Keadaan umum • • • Catat secara teratur denyut nadi, tekanan darah dan respirasi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pemeriksaan klinik a.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Secara cepat lakukan survei tentang kemungkinan trauma lainnya

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

b.

Lokal • Inspeksi perineum untuk mengetahui adanya perdarahan, pembengkakan dan deformitas •

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Tentukan derajat ketidak-stabilan cincin panggul dengan palpasi pada ramus dan simfisis pubis

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

• 4.

Adakan pemeriksaan colok dubur

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pemeriksaan tambahan a. Foto polos panggul, toraks serta daerah lain yang dicurigai mengalami trauma b. Foto polos panggul dalam keadaan rotasi interna dan eksterna serta pemeriksaan foto panggul lainnya c. Pemeriksaan urologis dan lainnya: • • Kateterisasi Ureterogram

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Sistogramretrograd danpostvoiding

.-••:-,*,, *,.. .,-,-.. • .-..,.-,

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

..-.•., .:•-., . .o ..-^ • • 5. Pengobatan ' b. I a. Tindakan operatif bila ditemukan kerusakan alat-alat dalam j rongga panggul panggul Pengobatan khusus fraktur Fraktur avulsi atau stabil diatasi dengan pengobatan konservatif seperti istirahat, traksi, pelvic sling.Fraktur yang tidak stabil diatasi dengan fiksasi eksterna atau dengan operasi yang dikembangkan oleh group ASIF Komplikasi Komplikasi dibagi dalam: 1. Komplikasi segera a. Trombosis vena ilio-femoral Komplikasi ini sering ditemukan dan sangat berbahaya.Apabila ada keraguan profilaktik. b. Robekan kandung kemih Robekan dapat terjadi apabila ada disrupsi simfisis pubis atau tusukan dari bagian tulang panggul yang tajam. c. Robekan uretra Robekan uretra terjadi karena adanya disrupsi simfisis pubis pada daerah uretra pars membranosa. d. e. Trauma rektum dan vagina Trauma pembuluh darah besar yang akan menyebabkan perdarahan masif sampai syok. f. Trauma pada saraf sebaiknya diberikan antikoagulan secara rutin untuk Pielogram intravena Aspirasi diagnostik dengan lavase peritoneal

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Stabilisasi fraktur panggul, misalnya traksi skeletal, pelvic sling, spika

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Lesi pleksus lumbosakralis Biasanya terjadi pada fraktur sakrum yang bersifat vertikal disertai pergeseran. maka sebaiknya dilakukan eksplorasi.Dapat pula terjadi gangguan fungsi seksual apabila mengenai pusat saraf.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Apabila dalam jangka waktu 6 minggu tidak ada perbaikan.• Lesi saraf skiatik Lesi saraf skiatik dapat terjadi pada saat trauma atau pada saat operasi.

Formatted: Right: 0.25" .

Gangguan pergerakan sendi serta osteoartritis sekunder Apabila terjadi fraktur pada daerah asetabulum dan tidak dilakukan reduksi yang akurat. Not Italic Pembentukan tulang heterotrofik Pembentukan tulang heterotrofik biasanya terjadi setelah suatu trauma jaringan lunak yang hebatatau setelah suatu diseksi operasi. Pengobatan Apabila tidak terjadi pergeseran pada fraktur sakrum. a. Formatted: Font: (Default) Times New Rom d.:'-."'.. Fraktur tulang sakrum dapat bersifat transversal sedangkan fraktur tulang koksigeus umumnya pada bagian distal dan mengalami angulasike depan. Komplikasi lanjut .25" . sedangkan sendi ini menopang berat badan. ditangani secara konservatif. Nekrosis avaskuler Nekrosis avaskuler dapat terjadi pada kaput femur beberapa waktu setelah trauma.Dapat diberikan indometasin untuk profilaktik. maka akan terjadi ketidak-sesuaian sendi yang akan memberikan gangguan pergerakan serta osteoartritis di kemudian hari.: •?>•. Italic.Keluhan pada fraktur tulang koksigeus adalah nyeri menetap yang dapat diberikan analgetika dan apabila tidak menolong dapat dipertimbangkan eksisi ujung tulang koksigeus.:_ Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom c.Vi Skoliosis kompensatoar ' . .•'-' „ U! . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Font color: Black Formatted: Font: (Default) Times New Roman.'... '' . tetapi bila fraktur disertai dengan pergeseran sebaiknya dilakukan operasi. . ' •' '' ' '' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom b. .428 <<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi 2.. Bold FRAKTUR SAKRUM DAN TULANG KOKSIGEUS Fraktur sakrum dan tulang koksigeus dapat terjadi bila penderita jatuh dengan pantat yang mengenai kedua tulang sakrum dan tulang koksigeus.'.

. . •.-.' Formatted Disertai fraktur kaput femur .••. Dislokasi posterior •-. . • • • •: .„ Dislokasi posterior atau dislokasi posterior disertai adanya fraktur . .:••••••••.... ••••.•-••. Disertai fraktur kaput femur r-•. ".' -.. . Dislokasi dan fraktur dislokasi sendi panggul dibagi dalam tiga jenis: 1.. . Formatted Formatted: Right: 0..... Niaka .. -.'!.'...)..25" . r • Formatted Dislokasi anterior :: • Obturator :" Formatted: Font: (Default) Times New Rom >'> "•'"•' '•''•''' • ' •..•: • • • Pubik '•.. "*.-••-.. Formatted ..... Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi 1. Dislokasi anterior Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. • • . ->.-."• ••'. .Dislokasi panggul merupakan suatu trauma yang hebat.. . . •• .•-. V.FRAKTUR. r .. DISLOKASI DAN CEDERA LIGAMEN PADA ANGGOTA GERAK BAWAH Formatted: Font: (Default) Times New Rom DISLQOKASI DAN FRAKTUR DISLODKASI SENDI PANGGUL Dengan makin meningkatnya kecelakaan lalu lintas mengakibatkan dislokasi sendi panggul sering ditemukan....-k. • Formatted Formatted Disertai fraktur rim posterior yang tunggal dan besar Disertai fraktur komunitif asetabulum bagian posterior dengan atau tanpa kerusakan pada dasar asetabulum Formatted • 2.. • Dislokasi sentral ...-• •.. Formatted Tanpafraktur -: •.. .< Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2..-.-.

'. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pergeseran menyeluruh ke panggul disertai fraktur asetabulum yang komunitif.3. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Dislokasi sentral asetabulum ''.'" • • • ' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Hanya mengenai bagian dalam dinding asetabulum Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur sebagian dari kubah asetabulum "'.25" .

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.1.25" .

Bab 14 Trauma » 429 1. Dislokasi posterior dan dislokasi posterior disertai adanya fraktur Mekanisme trauma Kaput femur dipaksa keluar ke belakang asetabulum melalui suatu trauma yang dihantarkan pada diafisis femur dimana sendi panggul dalam posisi fleksi atau semifleksi. dislokasi dengan fragmen tunggal yang besar pada Formatted: Font: (Default) Times New Rom bagian posterior asetabulum • • • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe III. Sendi panggul teraba menonjol ke belakang dalam posisi adduksi. yang menurut Thompson Epstein (1973): 1.25" . dislokasi tanpa fraktur atau dengan fragmen tulang yang kecil • Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Tipe II. dislokasi dengan fraktur bibir asetabulum yang komunitif • Tipe IV. • Tipe I. Trauma biasanya terjadi karena kecelakaan lalu lintas dimana lutut penumpang dalam keadaan fleksi dan menabrak dengan keras yang berada di bagian depan lutut. dislokasi dengan fraktur dasar asetabulum • Tipe V. Lima puluh persen dislokasi disertai fraktur pada pinggir asetabulum dengan fragmen kecil atau besar. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi Klasifikasi penting untuk rencana pengobatan. dislokasi dengan fraktur kaput femur Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Penderita biasanya datang setelah suatu trauma yang hebat disertai nyeri dan deformitas pada daerah sendi panggul. Formatted: Right: 0. Kelainan ini juga dapat terjadi sewaktu mengendarai motor. Terdapat pemendekan anggota gerak bawah. fleksi dan rotasi interna.

setelah itu tidak menginjakkan kaki dengan jalan mempergunakan tongkat selama 3 bulan.87. Gambaran radiologik dislokasi posterior panggul kanan. Perawatan pasca reposisi Traksi kulit selama 4-6 minggu.Tipe IV dan V juga dilakukan reduksi secara tertutup dan apabila bagian fragmen yang lepas tidak tereposisi maka harus dilakukan reposisi dengan operasi.87).Setelah direposisi.Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen akan diketahui jenis dislokasi dan apakah dislokasi disertai fraktur atau tidak (gambar 14.Penderita dibaringkan di lantai dan pembantu menahan panggul. Formatted: Right: 0. Pada tipe III biasanya dilakukan reduksi tertutup dan apabila ada fragmen yang terjebak dalam asetabulum dikeluarkan melalui tindakan operasi. Pengobatan Dislokasi harus direposisi secepatnya dengan pembiusan umum disertai relaksasi yang cukup. stabilitas sendi diperiksa apakah sendi panggul dapat didislokasi dengan cara menggerakkan secara vertikal pada sendi panggul. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada tipe II setelah reposisi.Sendi panggul difleksikan serta lutut difleksi 90° dan kemudian dilakukan tarikan pada paha secara vertikal. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. maka fragmen yang besar difiksasi dengan screw secara operasi.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.

• Kerusakan pada kaput femur Sewaktu terjadi dislokasi sering kaput femur menabrak asetabulum sehingga pecan.Bila terdapat kecurigaan robekan pembuluh darah. sklerosis dan pembentukan kista-kista. maka perlu dilakukan eksplorasi saraf. • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Kerusakan pada pembuluh darah Pembuluh darah yang biasa mengalami robekan pada kelainan ini adalah arteri glutea superior. Apabila reposisi ditunda sampai beberapa jam. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Fraktur diafisis femur Sering ditemukan fraktur diafisis femur disertai dislokasi panggul. perlu dilakukan arteriogram. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom b. maka insidensnya akan meningkat menjadi 40%. Kelainan ini biasanya dideteksi setelah 6 bulan sampai 2 tahun dan dengan pemeriksaan radiologis ditemukan fragmentasi. :. a.430 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Komplikasi it . bilamana pada suatu fraktur femur ditemukan posisi femur proksimal dalam keadaan adduksi. Komplikasi dini • Kerusakan nervus skiatik Kerusakan nervus skiatik biasanya dapat mengalami Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom pemulihan.Apabila reduksi tertunda untuk beberapa hari biasanya reposisi dengan cara manipulasi sulit dilakukan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" . Pemeriksaan radiologis sebaiknya dilakukan pada sendi di atas dan di bawah daerah fraktur. Komplikasi lanjut • Nekrosis avaskuler Sebanyak 10% dari seluruh dislokasi panggul mengalami kerusakan pembuluh darah. Kecurigaan akan adanya dislokasi panggul. • • Miositis osifikans Dislokasi yang tidak dapat direduksi.Apabila terdapat lesi sesudah reposisi.

•...]'S... Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Dislokasi anterior terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. .25" .rii. Dislokasi anterior Dislokasi anterior lebih jarang ditemukan daripada dislokasi posterior.... Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan foto rontgen posisi AP pada dislokasi anterior sering kurang jelas dan untuk itu diperlukan pulafoto lateral. . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2...•>•.• •$. dimana kaput femur dapat diraba dengan mudah. ••>.Leher femur atau trokanter menabrak asetabulum dan terjungkir keluar melalui robekan pada kapsul anterior.. maka akan terjadi dislokasi tipe obturator dan bila sendi panggul dalam posisi ekstensi maka terjadi dislokasi tipe pubik atau iliaka._. •. Gambaran klinis Tungkai bawah dalam keadaan rotasi eksterna... ~<^... Bila sendi panggul dalam keadaan fleksi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. terdapat fragmen fraktur dalam ruang sendi atau adanya nekrosis iskemik kaput femur.••. terjatuh dari ketinggian atau trauma dari belakang pada saat berjongkok dan posisi penderita dalam keadaan abduksi yang dipaksakan.Tungkai tidak mengalami pemendekan karena perlekatan otot rektus femur mencegah kaput femur bergeser ke proksimal. -..• Osteoartritis Osteoartritis terjadi karena adanya kerusakan tulang rawan.-••... Terdapat benjolan di depan daerah inguinal. . . .... abduksi dan sedikit fleksi.... Sendi panggul sulit digerakkan.

25" . Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. dilakukan adduksi pada dislokasi anterior. Komplikasi Komplikasi yang sering didapatkan yaitu nekrosis avaskuler.Dilakukan reposisi seperti pada dislokasi posterior kecuali pada saat fleksi dan tarikan tungkai pada dislokasi posterior.

Fraktur asetabulum terjadi karena dorongan yang kuat dari lateral atau jatuh dari ketinggian pada satu sisi atau suatu tekanan yang melalui femur dimana panggul dalam keadaan abduksi.Gerakan sendi panggul sangat terbatas. Gambaran klinis Didapatkan perdarahan dan pembengkakan di daerah tungkai bagian proksimal tetapi posisi tetap normal. Pengobatan Selalu diusahakan untuk mereposisi fraktur dan mengembalikan bentuk asetabulum ke bentuk normalnya. Dislokasi sentral (A) dan kelainan tersebut setelah direposisi dengan traksi tulang (B).Pada fraktur asetabulum tanpa penonjolan Formatted: Font: (Default) Times New Roman. AB Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.88A. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat diketahui adanya pergeseran dari kaput femur menembus panggul (gambar 14. Fraktur dislokasi sentral Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Dislokasi sentral terjadi apabila kaput femur terdorong ke dinding medial asetabulum pada rongga panggul. Bab 14 Trauma » 431 3.Disini kapsul tetap utuh..).25" . 3. . 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.88.Nyeri tekan pada daerah trokanter.

Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.kaput femur ke dalam panggul.89). Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR FEMUR ~ " Femur merupakan tulang yang terpanjang pada badan dimana fraktur dapat terjadi mulai dari proksimal sampai distal tulang (gambar 14.Gambar 14. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR LEHER FEMUR Fraktur leher femur merupakan jenis fraktur yang sering ditemukan pada orang tua terutama wanita umur 60 tahun ke atas disertai tulang yang osteoporosis. b. Kaku sendi merupakan komplikasi lanjut c. a. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. c.90 menunjukkan secara skematis daerah femur proksimal. Kerusakan alat-alat dalam panggul yang dapat terjadi bersama-sama fraktur panggul b. Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Justified. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Jatuh pada daerah trokanter baik karena kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari tempat yang tidak terlalu tinggi seperti terpeleset di kamar mandi dimana panggul dalam keadaan fleksi dan rotasi. Osteoartritis Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. sebaiknya dilakukan traksi pada 2 komponen yaitu komponen longitudinal dan lateral selama 6 minggu dan setelah 8 minggu diperbolehkan untuk berjalan dengan menggunakan penopang berat badan (gambar 14.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Komplikasi a. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. maka dilakukan terapi konservatif dengan traksi tulang selama 4-6 minggu. Pada fraktur dimana kaput femur tembus ke dalam asetabulum.88B).

abduksi dan dapat bergeser ke proksimal fraktur impaksi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. ..432 « Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Klasifikasi ..i.25" ..... Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. = r > ... .-. Sesuai lokasi . Berdasarkan keadaan fraktur • • • tidak ada pergeseran fraktur fragmen distal. . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. rotasi eksterna..( . . Hubunganternadapkapsul • • ekstrakapsuler Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom intrakapsuler .„ •.. • • • sub-kapital trans-servikal basal. Radiologis a. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1..>.

Fraktur suprakondiler 6. Leher :u : i 3. fraktur total tetapi tidak bergeser Tingkat III. Fraktur diafisis 5.89. fraktur total disertai dengan sedikit pergeseran Tingkat IV. fraktur disertai dengan pergeseran yang hebat Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur leher 2. • • • • . Kaput 2. Fraktur kondiler Gambar 14. Lokasi fraktur femur 1. Fraktur trokanterik 3.91) Tingkat I.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.90.•-. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1. Daerah trokanterik . Formatted: Font: (Default) Times New Roman.• b. Gambar skematis femur proksimal Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . fraktur impaksi yang tidak total Tingkat II. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi menurut Garden (gambar 14. Fraktur subtrokantorik 4.

tanpa adanya pergeseran C. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Tingkat I : Fraktur tidak lengkap atautipe abduksi atau impaksi ' " B.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.25" . Tingkat II : Fraktur lengkap. disertai pergeseran penuh Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Tingkat III : Fraktur lengkap. Klasifikasi fraktur leher femur menurut Garden. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. " A. Tingkat IV : Fraktur lengkap. disertai dengan sebagian pergeseran tetapi masib ada perlekatan D.91.

fraktur dengan garis fraktur 70° Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom AB '-:: " C Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom . Tipe III : Sudut yang terbentuk lebih besar dari 70° (> 70°) Pada tipe II dan III tekanan yang dialami oleh daerah fraktur lebih besar dan prognosisnya lebih jelek. A. Patologi Kaput femur mendapat aliran darah dari tiga sumber.92) Klasifikasi ini berdasarkan atas sudut inklinasi leher femur. Gambar skematis klasifikasi menurut Pauwel. Tipe II : Sudut yang terbentuk antara 30-50° C. • • • 70° Tipe I. Tipe I : Sudut yang terbentuk lebih kecil dari 30° (< 30°) ' " '"'' ' Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Bab 14 Trauma 433 c. yaitu: 1. Pembuluh darah intrameduler di dalam leher femur Formatted: Right: 0. fraktur dengan garis fraktur 30° Tipell. Klasifikasi menurut Pauwel (gambar 14.92. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom B. fraktur dengan garis fraktur 50° Tipe III.

2. pemuluh darah intramedular dan pembuluh darah retinakulum selalu mengalami robekan. periosteum yang rapuh serta hambatan dari cairan sinovia. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Fraktur transervikal adalah fraktur yang bersifat intrakapsuler yang mempunyai kapasitas yang sangatrendah dalam penyembuhan karena adanya kerusakan pembuluh darah. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Pembuluh darah servikal asendens dalam retinakulum kapsul sendi Pembuluh darah dari ligamen yang berputar Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada saat terjadi fraktur. bila terjadi pergeseran fragmen.25" . 3.

-:. : Formatted: Justified. Pemasangan pin Pemasangan plate dan screw :<. -M-.o-. 2. . . . Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom -..-.-. i•. . b... Konservatif dengan indikasi yang sangat terbatas Terapi operatif Pengobatan operatif hampir selalu dilakukan pada penderita fraktur leher femur baik orang dewasa muda maupun pada orang tua karena: • • Perlu reduksi yang akurat dan stabil Diperlukan mobilisasi yang cepat pada orang tua untuk mencegah komplikasi Jenis-jenis operasi: a.r.Gambaran klinis Riwayat jatuh dari ketinggian disertai nyeri pada daerah panggul terutama pada daerah inguinal depan...-. .. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pengobatan fraktur leher femur dapat berupa: 1..-/ • >..: .. Nyeri dan pemendekan anggota gerak bawah dalam posisi rotasi lateral.: • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0..25" .. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat diketahui jenis fraktur serta klasifikasi dan dapat ditentukan jenis pengobatan serta prognosisnya.<.

reduksi yang tidak akurat. emboli paru. trombosis vena. 7 8. ... 2. fiksasi yang tidak adekuat dan lokasi fraktur adalah intra-artikuler.. Komplikasi yang bersifat umum. Nonunion Lebih dari 1/3 penderita dengan fraktur leher femur tidak dapat mengalami union terutama pada fraktur yang bergeser..2. 6. 4.Apabila lokalisasi fraktur lebih ke proksimal maka kemungkinan untuk terjadi nekrosis avaskuler lebih besar. . 5.'••• •-• '•:'..Ini disebabkan karena vaskularisasi yang jelek. berupa: •• ' '>< • • • • Eksisi artroplasti (pseudoartrosis menurut Girdlestone) Hemiartroplasti (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom '--'.:.. ."•.434 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi c..Metode pengobatan nekrosis avaskuler tergantung penyebab terjadinya nonunion dan umur penderita. Nekrosis avaskuler kaput femur Nekrosis avaskuler terjadi pada 30% penderita dengan fraktur yang disertai pergeseran dan 10% pada fraktur yang tanpa pergeseran. 3. Anggota gerak memendek Malunion Malrotasi berupa rotasi eksterna Koksavara Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman.93) Artroplasti total • .. dekubitus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1. yaitu :: a. Artroplasti.25" . . pneumonia.. dilakukan padapenderita umur diatas 55 tahun.Komplikasi lebih sering pada fraktur dengan lokasi yang lebih ke proksimal. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1. Osteoartritis Osteoartritis sekunder terjadi karena adanya kolaps kaput femur atau nekrosis avaskuler.. b. • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi Komplikasi tergantung dari beberapa faktor. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

Setelah pemasangan protesa. Fraktur leher Femur.25" . 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. B. 1 pt Formatted: Right: 0.93. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.A Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. A.

Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Justified. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur dapat bersifat komunitif terutama pada korteks bagian posteromedial.FRAKTUR DAERAH TROKANTER Fraktur daerah trokanter biasa juga disebut fraktur trokanterik (intertrokanterik) adalah semua fraktur yang terjadi antara trokanter mayor dan minor.Keretakan tulang terjadi antara trokanter mayor dan minor dimana fragmen proksimal cenderung bergeser secara varus. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur trokanterik terjadi bila penderita jatuh dengan trauma langsung pada trokanter mayor atau pada trauma yang bersifat memuntir. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Fraktur ini bersifat ekstra-artikuler dan sering terjadi pada orang tua di atas umur 60 tahun.25" .

Bab 14 Trauma » 435 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi Fraktur trokanterik dapat dibagi atas: 1. Pada pemeriksaan didapatkan pemendekan anggota gerak bawah disertai rotasi eksterna. Tipe IV Fraktur yang disertai dengan fraktur spiral femur.94). 2. Tipe III Fraktur disertai dengan fraktur komunitif. Tipe IV Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Formatted: Right: 0. Stabil Tidak stabil Disebut fraktur tidak stabil bila korteks bagian medial remuk dan fragmen besar mengalami pergeseran terutama trokanter minor. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran MinisKlinis Penderita lanjut usia dengan riwayat trauma pada daerah femur proksimal.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Tipe II Fraktur melewati trokanter mayor disertai pergeseran trokanter minor. Fraktur trokanterik diklasifikasikan atas empat tipe (gambar 14.94. Not Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe I Tipe II Tipe III Gambar 14. yaitu: • • • • Tipe I Fraktur melewati trokanter mayor dan minor tanpa pergeseran. Gambar skematis fraktur trokanterik (intertrokanterik).

95) dengan tujuan: 1. Komplikasi lanjut berupa deformitas varus dan rotasi eksterna serta nonunion. Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Centered. tetapi kelainan ini jarang ditemukan. 2. sebaiknya dilakukan pemasangan fiksasi interna (gambar 14.25" . Untuk memperoleh fiksasi yang kuat Untuk memberikan mobilisasi yang cepat pada orang tua Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi Komplikasi dini sama pada fraktur leher femur. Pengobatan Fraktur tanpa pergeseran dapat dilakukan terapi konservatif dengan traksi. Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0. Pada fraktur trokanterik.Pemeriksaan radiologis dapat menentukan jenis fraktur serta seberapa jauh pergeseran fraktur.

Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan radiologis dapat menunjukkan fraktur yang terjadi di bawah trokanter minor. Garis fraktur bisa bersifat transversal.95. oblik atau spiral dan sering bersifat komunitif. 1 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Anggota gerak bawah dalam keadaan rotasi eksterna. Bold FRAKTUR SUBTROKANTER Fraktur subtrokanter dapat terjadi pada setiap umur dan biasanya akibat trauma yang hebat. memendek dan ditemukan pembengkakan pada daerah proksimal femur disertai nyeri pada pergerakan.Formatted: Font: (Default) Times New Rom 436 ^ Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi A B Gambar 14. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Right: 0.25" .96). Fragmen proksimal dalam posisi fleksi sedangkan distal dalam posisi adduksi dan bergeser ke proksimal. Pengobatan Reduksi terbuka dan fiksasi interna merupakan pengobatan pilihan dengan mempergunakan platedan screw (gambar 14. Gambaran radiologik fraktur trokanterik tipe III (A) dan setelah pemasangan plate dan screw(B).

Komplikasi Komplikasi yang sering ditemukan adalah nonunion dan malunion. 10 pt Formatted: Right: 0. Komplikasi ini dapat diatasi dengan koreksi osteotomi atau bone grafting.96. Gambaran radiologik fraktur subtrokanterik (A) dan setelah pemasangan Jewettna//(B). Formatted: Font: (Default) Times New Rom A B Gambar 14.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

komunitif. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Dengan foto rontgen dapat ditentukan lokalisasi dan jenis fraktur (gambar 14. fraktur Z atau segmental.Femur dapat pula mengalami fraktur patologis akibat metastasis tumor ganas. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Ditemukan pembengkakan dan deformitas pada tungkai atas berupa rotasi eksterna dan pemendekan tungkai dan mungkin datang dalam keadaan syok.Fraktur yang bersifat transversal dan oblik terjadi karena trauma langsung dan trauma angulasi. Mekanisme trauma Fraktur spiral terjadi apabila jatuh dengan posisi kaki melekat erat pada dasar sambil terjadi putaran yang diteruskan pada femur. simpel.Fraktur femur sering disertai dengan perdarahan masif yang harus selalu dipikirkan sebagai penyebab syok. Klasifikasi Fraktur femur dapat bersifat tertutup atau terbuka. Terapi konservatif • Traksi kulit merupakan pengobatan sementara sebelum dilakukan terapi definitif untuk mengurangi spasme otot Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pengobatan 1.25" . biasanya karena trauma hebat misalnya kecelakaan lalu lintas atau trauma lain misalnya jatuh dari ketinggian. tetapi juga dapat berakibat j'elek karena dapat menarik fragmen fraktur sehingga bergeser.97).Bab 14 Trauma 437 FRAKTUR DIAFISIS FEMUR Fraktur diafisis femur dapat terjadi pada setiap umur. Femur diliputi oleh otot yang kuat dan merupakan proteksi untuk tulang femur. Gambaran klinis Penderita pada umumnya dewasa muda.

10 pt Formatted: Right: 0.97. AO-nail terutama pada fraktur diafisis (gambar 14. Terapi operatif • Pemasangan plate dan screw terutama pada fraktur proksimal dan distal femur • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mempergunakan K-nail. ' Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Indikasi traksi terutama fraktur yang bersifat komunitif dan segmental Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Menggunakan cast bracing yang dipasang setelah terjadi union fraktur secara klinis .98) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Fiksasi eksterna terutama pada fraktur segmental. fraktur komunitif..• Traksi tulang berimbang dengan bagian Pearson pada sendi lutut. infected pseudoartrosis atau fraktur terbuka dengan kerusakan jaringan lunak yang hebat Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.25" . Indikasi K-nail. AO-nail atau jenis-jenis lain baik dengan operas!i tertutup ataupun terbuka. Beberapa gambaran radiologik fraktur diafisis femur Gambar 14. Fraktur diafisis femur dengan pemasangan plate dan screw (k).98. K-na//(B).

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Trauma saraf. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Infeksi. maka diperlukan pengamatan terus menerus selama perawatan. dapat terjadi pada fraktur terbuka akibat kontaminasi dari luka. fraktur femur pada orang dewasa mengalami union dalam 4 bulan Nonunion. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Trombo-emboli. trauma pada pembuluh darah akibat tusukan fragmen dapat disertai kerusakan saraf yang dapat bervariasi dari neuropraksia sampai aksonotemesis. bila terjadi pergeseran kembali kedua ujung fragmen. tetapi infeksi dapat pula terjadi setelah tindakan operasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2.Perlu dilakukan pemeriksaan gas darah.25" .438 <<Pengantar limit Bedah Ortopedi Komplikasi 1. ujung fragmen tulang menembus jaringan lunak dan merusak arteri femoralis. Komplikasi lanjut: • • • Delayed union. apabila permukaan fraktur menjadi bulat dan sklerotik dicurigai adanya nonunion dan diperlukan fiksasi interna dan bone graft Malunion.Trauma saraf dapat terjadi pada nervus isiadikus atau pada cabangnya yaitu nervus tibialis dan nervus peroneus komunis. penderita dengan tirah baring yang lama misalnya ditraksi di tempat tidur. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • Trauma pembuluh darah besar. Komplikasi dini: • Syok. Angulasi lebih Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Dapat berupa kontusi saja dengan oklusi atau terpotong sama sekali. sering didapatkan pada penderita muda dengan fraktur femur. dapat mengalami komplikasi trombo-emboli. dapat terjadi perdarahan sebanyak 1-2 liter walaupun fraktur bersifat tertutup • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Emboli lemak.

Tidak bergeser Impaksi Bergeser Komunitif Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pergeseran terjadi pada fraktur oleh karena tarikan otot sehingga pada terapi konservatif lutut harus difleksi untuk menghilangkan tarikan otot (gambar 14. ABC Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur terjadi karena tekanan varus atau valgus disertai kekuatan aksial dan putaran. 4.25" . • Refraktur.Malunion juga menyebabkan pemendekan pada tungkai sehingga diperlukan koreksi berupa osteotomi.Klasifikasi (gambar 14.sering ditemukan. • Kaku sendi lutut. setelah fraktur femur biasanya terjadi kesulitan pergerakan pada sendi lutut.Hal ini dapat dihindari apabila fisioterapi yang intensif dan sistematis dilakukan lebih awal.100). terjadi apabila mobilisasi dilakukan sebelum terbentuk union yang solid Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR SUPRAKONDILER FEMUR Daerah suprakondiler adalah daerah antara batas proksimal kondilus femur dan batas metafisis dengan diafisis femur.Hal ini disebabkan oleh adanya adhesi periartikuler atau adhesi intramuskuler. 3. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.99) 1. 2.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Klasifikasi fraktur suprakondiler femur. Fraktur tidak bergeser B. Fraktur bergeser E.99. Pattern: Clear (White Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. A. Fraktur impaksi C & D.25" . Fraktur komunitif Formatted: Right: 0.

Formatted: Right: 0. Pada pemeriksaan mungkin ditemukan adanyakrepitasi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Berdasarkan anamnesis ditemukan riwayat trauma yang disertai pembengkakan dan deformitas pada daerah suprakondiler.25" . 10 pt Gambaran klinis u / =. 1 pt. Gambar skematis fraktur suprakondiler femur (A). Font color: Black Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.v " ^ :. pergeseran oleh tarikan otot (B) dan koreksi dengan fleksi lutut (C).100.Bab 14 Trauma » 439 Gambar 14.

Terapi dilakukan dengan mempergunakan nail-plate dan screw dengan macam-macam tipe yang tersedia (gambar 14.Fraktur tepat di atas kondilus femoris danbersifat melintang atau kominutif. Formatted: Font: (Default) Times New Rom B Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Terapi konservatif • Traksi berimbang dengan mempergunakan bidai Thomas dan penahan lutut Pearson • • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Cast-bracing Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Spika panggul Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Fragmen distal sering miring ke belakang.101).Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat ditentukan jenis fraktur.25" .Seluruh femur harus difoto dengan sinar-X agar fraktur proksimal atau dislokasi pinggul tidak terlewatkan. Terapi operatif Terapi operatif dilakukan pada fraktur terbuka atau adanya pergeseran fraktur yang tidak dapat direduksi secara konservatif. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan 1.

25" . Line spacing: single.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

10 pt Formatted: Right: 0.101. Gambaran radiologik fraktur suprakondiler femur dengan pergeseran (A) dan setelah pemasangan nail plate (B). Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" .Gambar 14.

fraktur suprakondiler komunitif dengan fraktur kondiler yang tidak total Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan a. Komplikasi dini: • • • 2. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi Klasifikasi menurut Neer. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. karena fraktur ini bersifat intra-artikuler. sama seperti IIAtetapi bagian metafisis lebih kecil Tipe III. Terapi operatif. • • Penetrasi fragmen fraktur ke kulit yang menyebabkan fraktur menjadi terbuka Trauma pembuluh darah besar Trauma saraf Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. seperti pada fraktur suprakondiler dengan indikasi yang sama b. fraktur suprakondiler dan kondiler dengan sebagian metafisis (bentuk Y) Tipe IIB. Shelton (1967) (gambar 14. Terapi konservatif.2. maka sebaiknya dilakukan terapi operatif dengan fiksasi interna yang rigid untuk memperoleh posisi anatomis sendi dan segera dilakukan mobilisasi Formatted: Bullets and Numbering Komplikasi Formatted: Right: 0. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi lanjut: Malunion Kekakuan sendi lutut Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR SUPRAKONDILER FEMUR DAN FRAKTUR INTERKONDILER Fraktur suprakondiler femur sering bersama-sama dengan fraktur interkondiler yang memberikan masalah pengelolaan yang lebih kompleks. fraktur suprakondiler dan kondiler bentuk T Tipe IIHA. Grantham. 2. 1.102): • • • • Tipe I. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.1.25" .440 4< Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Komplikasi 1.

fraktur dalam posisi koronal dimana bagian posterior kondilus femur bergeser Tipe III. kombinasi antara sagital dan koronal '•" Formatted: Font: (Default) Times New Roman.103) • • • Tipe I. 2.1. 3. Trauma pembuluh darah Kaku sendi Osteoartritis lutut Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe I Tipe IIA Tipe IIB Tipe III Gambar 14.102. Gambar skematis klasifikasi fraktur suprakondiler femur dan fraktur interkondiler femur. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. FRAKTUR KONDILUS FEMUR Klasifikasi (gambar 14.25" . fraktur kondilus dalam posisi sagital Tipe II.

Fraktur bergeser C. atau kedua kondilus dapat pecaqh terbelah sehingga garis fraktur berbentuk T atau Y. A. Fraktur koronal Formatted: Font: (Default) Times New Roman. mempergunakan screw agar didapatkan posisi anatomis sendi lutut dan 2. Fraktur tidak bergeser B. Font color: Auto Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur kedua kondilus D. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Sebaiknya dilakukan foto posisi AF? lateral dan oblik untuk melihat posisi fraktur. 2. mobilisasi dapat segera dilakukan Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Mungkin ditemukan krepitasi dan hemartrosis sendi lutut. Gambar skematis fraktur kondilus femoris.103. satu kondilus femur dapat mengalami fraktur secara oblik dan bergerak ke atas. Terapi konservatif. 1.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Bab 14 Trauma 441 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. pada fraktur yang tidak bergeser dapat dipergunakan pemasangan gips sirkuler di atas lutut b. 10 pt Gambaran klinis Terdapat trauma pada lutut disertai nyeri dan pembengkakan.1.25" . Terapi operatif. Pengobatan a.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. : Trauma pembuluh darah dan saraf Malunion .Ligamen krusiatum dan satu atau kedua ligamen lateral robek. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Dislokasi biasanya terjadi apabila penderita mendapat trauma dari depan dengan lutut dalam keadaan fleksi. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Right: 0. 2. V v-n ! Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Lutut hanya berdislokasi karena benturan hebat.Komplikasi 1.. Dengan tanpa mempertimbangkan jenis dislokasi sendi yang terjadi. Not Italic 4. posterior. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman..!-::<->: rr . . Kekakuan sendi lutut ' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom TRAUMA PADA LUTUT __________" • • ::___________________ DISLOKASI SENDI LUTUT Dislokasi sendi lutut sangat jarang ditemukan dan hanya 2. Dislokasi dapat bersifat anterior.25" .3% dari seluruh dislokasi sendi. Dislokasi anterior lebih sering ditemukan dimana tibia bergerak ke depan terhadap femur. medial atau rotasi. trauma ini merupakan suatu trauma hebatyang selalu menimbulkan kerusakan pada kapsul.>0 ..r. lateral. . ligamen yang besar dan sendi. Gambaran klinis Adanya trauma pada daerah lutut disertai pembengkakan. Trauma juga dapat menyebabkan dislokasi yang terjadi disertai dengan kerusakan pada nervus peroneus dan arteri poplitea. seperti pada kecelakaan lalu lintas. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom '"• "=• ''•• Osteoartritis V'' " .i•. nyeri dan hemartrosis serta deformitas.

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. foto kadang-kadang memperlihatkan fraktur pada spina tibia (avulse ligament krusiatum). Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" .104).Arteriografi harus dilakukan. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Pemeriksaan Radiologis Selain dislokasi.dDengan foto rontgen.Jika terdapat keraguan mengenai sirkulasi. diagnosis dapat ditegakkan (gambar 14. Not Italic Formatted: Justified.

maka harus dilakukan operas!i untuk perbaikan ligamen.25" .104. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pada dislokasi yang lama tidak mungkin dilakukan reduksi sehingga perlu dipertimbangkan Formatted: Right: 0.442 « Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom AB Gambar 14. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Apabila setelah reposisi ternyata lutut tidak stabil dalam posisi varus dan valgus. Gambaran radiologik dislokasi sendi lutut. Pengobatan Dislokasi sendi lutut merupakan suatu keadaan yang serius karena dapat menyebabkan kerusakan yang hebat pada pembuluh darah dan saraf serta ligamen. Tindakan reposisi dan manipulasi dengan pembiusan harus dilakukan sesegera mungkin dan dilakukan aspirasi hemartrosis dan setelahnya dipasang bidai gips posisi 10-15° selama satu minggu dan setelah pembengkakan menurun dipasang gips sirkuler di atas lutut selama 7-8 minggu.

Di sebelah proksimal melekat otot kuadriseps dan di bagian distal melekat ligamen patela. Jatuh dan mengenai langsung tulang patela Klasifikasi (gambar 14.1.25" . Pattern: Clear (White) Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe IV. 1. FRAKTUR PATELA Patela merupakan tulang sesamoid yang paling besar pada tubuh dan mempunyai fungsi mekanis dalam ekstensi anggota gerak bawah. s: Formatted: Font: (Default) Times New Roman.105) • • • • • Tipe I.2.cara-cara operasi yang sesuai. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe II Tipe III fraktur patela.105. fraktur transversal dengan pergeseran Tipe III. fraktur vertikal . fraktur tanpa adanya pergeseran dan bersifat transversal (fraktur crack) Tipe II. fraktur komunitif Tipe V. Kontraksi yang hebat otot kuadriseps. TipeV Tipe IV Gambar 14. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur patela dapat terjadi dalam dua cara: a. fraktur transversal pada kutub atas/bawah "•:•>• —-••-" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Gambar skematis jenis-jenis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. misalnya menekuk secara keras dan tiba-tiba b. 2.

Formatted: Right: 0.Mungkin dapat diraba adanya ruang fragmen patela. Pemeriksaan radiologis Dengan foto rontgen dapat ditemukan fraktur dan jenis fraktur patela (gambar 14.Fraktur transversal biasanya disertai dengan robekan dari ekspansi ekstensor.Bab 14 Trauma » 443 Fraktur transversal biasanya terjadi oleh kontraksi yang hebat.25" . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Adanya trauma pada daerah lutut disertai pembengkakan.107). sedangkan fraktur komunitif terjadi oleh trauma langsung pada patela.106). nyeri dan hemartrosis.Pada pemeriksaan didapatkan adanya cekungan dan penderita tidak dapat melakukan ekstensi anggota gerak bawah (gambar 14.

25" . Fraktur tanpa pergeseran (1). Fraktur dengan pergeseran (1).108. Fraktur komunitif (1).107. Gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. A. dilakukan patelektomi (2) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Beberapa jenis fraktur patela.106. Gambaran radiologik fraktur patela yang disertai pergeseran. diberikan gips silinder (2) B. Fraktur patela secara klinis tampak adanya cekungan pada daerah lutut (panah). dilakukan tension band wiring (2) C.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. 9 pt A-1 A-2 B-1 C-1 C-2 Gambar 14.

Fraktur komunitif . dilakukan aspirasi secara steril dan dipasang gips silinder selama 4-6 minggu. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.109. 3. Fisioterapi dilakukan selama gips terpasang.108) 1. Fraktur yang tidak bergeser Bila ada hemartrosis yang besar. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi Formatted: Right: 0. baik penguatan kuadriseps maupun gerakan pada sendi lutut. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2.444 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambar 14.25" . Gambaran radiologik rekonstruksi patela dengan tension band wiring. Pada fraktur komunitif terutama pada orang tua dimana rekonstruksi kembali patela tidak mungkin dilakukan. Fisioterapi dapat segera dilakukan setelah operasi. 4. sebaiknya patela dieksisi. Fraktur yang bergeser Pada fraktur transversal diperlukan operasi dan rekonstruksi kembali ekspansi ekstensor serta tulang patela dengan menggunakan tension band-wiring (gambar 14. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan (gambar 14. Fraktur kutub bawah Fragmen kecil yang komunitif dilakukan eksisi dan rekonstruksi kembali ligamen patela.109).

apabila tidak dilakukan reposisi patela yang akurat. Gangguan fleksi ekstensi Gangguan fleksi ekstensi terjadi apabila tidak dilakukan fisioterapi serta adanya kerusakan pada ekspansi ekstensor yang tidak dilakukan koreksi penjahitan. 2. j. 1. 3. Kekakuan sendi lutut Nonunion .1. . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. juga dilakukan pengobatan fraktur patela.25" . Pada robekan disertai fraktur patela (nomor 3).' vf Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom TRAUMA PADA MEKANISME EKSTENSOR LUTUT Trauma aparatus kuadriseps akan menimbulkan robekan atau fraktur pada patela. Osteoartritis patelofemoral. di ssamping dilakukan penjahitan mekanisme ekstensor lutut. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. pengobatan berupa penjahitan ligamen patela dan imobilisasi dengan gips silinder. Pada keadaan ini dapat terjadi: 1. 4. Robekan pada kutub atas patela Robekan pada kutub bawah pada perlekatan dengan tuberositas tibia Robekan disertai fraktur patela Pada robekan kutub atas patela dan robekan pada kutub bawah pada perlekatan dengan tuberositas tibia (nomor 1 & 2). Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. maka akan terjadi diskonkruensi/ketidaksesuaian antara patela dan kondilus femur Formatted: Bullets and Numbering 2.a.

25" . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Bab 14 Trauma » 445 DISLOKASI PATELA Dislokasi patela biasanya terjadi ke arah lateral. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. berupa: 1.Reposisi dapat terjadi secara spontan atau dilakukan secara manual. Pengobatan Setelah dilakukan reposisi sebaiknya dipertahankan dengan gips silinder selama 6 minggu. Gambaranklinis Gambaran klinis pada dislokasi akut adalah sendi lutut tidak dapat diekstensikan. Dislokasi akut Dislokasi akut biasanya terjadi pada saat lutut dalam posisi fleksi atau semi fleksi dan patela bergeser ke arah lateral dari kondilus femur .

2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pengobatan dengan operasi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2.Penyebab utama adalah pemendekan otot kuadrisep terutama komponen vastus lateralis karena fibrosis setelah injeksi muskulus kuadrisep. Robekan pada ligamen krusiatum semata-mata Robekan tidak total (strain) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. yaitu: 1. 4.25" . dapat menimbulkan masalah gawat berupa kecacatan disertai ketidakmampuan untuk berolahraga secara profesional. Dislokasi rekuren Dislokasi rekuren sering terjadi pada wanita dewasa muda. Robekan pada ligamen medial (dengan atau tanpa robekan ligamen krusiatum) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Robekan pada ligamen lateral (dengan atau tanpa robekan ligamen krusiatum) Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Penyebabnya • • • Kedangkalan lekukan interkondiler femur Letak patela yang tinggi dan kecil Genu valgum Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Apabila terjadi dislokasi yang berulang-ulang maka dianjurkan untuk operasi. ROBEKAN LIGAMEN PADA LUTUT Robekan ligamen pada lutut biasanya terjadi pada atlet dan olahragawan. Trauma ligamen pada lutut dibagi dalam empat kelompok. Dislokasi habitual Dislokasi habitual lebih jarang ditemukan dan biasanya terjadi pada anak-anak.

Robekan pada ligamen medial Mekanisme trauma Robekan pada ligamen medial lebih sering ditemukan. terjadi apabila trauma berlanjut dengan tibia d.25" . yaitu: a. Robekan pada selaput sendi bagian superfisial b.Nyeri tekan bagian medial pada daerah ligamen medial terutama bagian proksimal yang melekat pada femur.1. Formatted: Right: 0. Robekan terjadi sewaktu tibia mengalami abduksi pada femur disertai trauma rotasi (gambar 14.110). a.c. Gambaran klinis Pembengkakan pada lutut disertai efusi pada sendi lutut. Robekan pada ligamen kolateral medial c. c. Robekan pada ligamen krusiatum anterior. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. b. rotasi ke arah eksterna Formatted: Bullets and Numbering Robekan ligamen kolateral medial dan krusiatum anterior dapat disertai dengan robekan meniskus medialis dan disebut Trias ODonoghue. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Urutan robekan ligamen tergantung beratnya trauma.

Gambar skematis ruptur ligamen medial karena trauma abduksi.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 446 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambar 14.25" . 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.110.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Dalam keadaan normal ligamen krusiatum anterior (insersinya di bagian depan tibia) mencegah pergerakan tibia ke depan terhadap femur sedangkan Formatted: Right: 0. 3. Pengobatan a.Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan radiologis dilakukan di bawah pembiusan dengan foto AP dan foto stres AP Pada foto AP mungkin ditemukan avulsi disertai fragmen kecil tulang.25" . Robekan ligamen krusiatum posterior terjadi akibat pergerakan hebat bagian proksimal tibia ke belakang terhadap femur.Pemeriksaan artroskopi dapat menentukan kelainan-kelainan yang terjadi. 2. Robekan pada ligamen krusiatum Robekan ligamen krusiatum anterior dapat bersama-sama dengan robekan ligamen kolateral medial. Robekan pada ligamen lateral Robekan pada ligamen lateral lebih jarang ditemukan dan terjadi akibat adduksi tibia terhadap femur (strain varus). b.Untuk menentukan stabilitas sendi dapat dilakukan tes drawer dan tes menurut Formatted: Font: (Default) Times New Rom Lachman. apabila pergeseran lebih hebat maka mungkin terjadi juga robekan pada ligamen krusiatum.Bergesernya bagian proksimal medial dari tibia terhadap femur menunjukkan robekan pada ligamen medial saja. Operatif Tindakan operatif dilakukan apabila terdapat robekan yang besar dengan penjahitan pada ligamen yang robek. Konservatif Bila robekan tidak hebat (tidak total) dapat dilakukan aspirasi lutut dan pemasangan gips silinder. Hal ini terjadi karena pergerakan bagian proksimal tibia terhadap femur ke depan secara keras atau terjadi karena lutut dalam keadaan hiperekstensi.

Apabila pergerakan ke depan bebas. Tungkai bawah dipegang di bagian proksimal tibia dan ditarik ke depan atau didorong ke belakang. Pemeriksaan ligamen krusiatum dilakukan dengan penderita dalam posisi berbaring j terlentang. Instabilitas sendi dapat ditunjukkan dengan menggerakkan bagian proksimal tibia ke depan dengan lutut dalam posisi fleksi 10-20° (tes menurut Lachman). terdapat robekan pada ligamen kruasiatum anterior dan apabila pergerakan ke belakang bebas maka terdapat robekan pada ligamen krusiatum posterior. Gejala ini disebut drawer sign (simptom laci). maka .25" .ligamen krusiatum posterior (insersinya di bagian belakang tibia) mencegah pergerakan tibia ke belakang. Formatted: Right: 0. lutut fleksi kira-kira 90°.

Operasi dapat secara terbuka atau dengan mempergunakan alat artroskop.Bab 14 Trauma » 447 Pengobatan Pengobatan pada robekan ligamen krusiatum anterior dengan cara operasi! dan rekonstruksi kembali biasanya kurang memuaskan. Dengan pemeriksaan stres. Pengobatan pada robekan ligamen krusiatum posterior dapat dilakukan rekonstruksi dari ligamen sendiri atau dengan operasi lain yang memberikan stabilitas pada sendi. Gambaran klinis Pada anamnesis ditemukan adanya riwayat trauma abduksi atau adduksi disertai nyeri pada daerah ligamen. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Robekan pada bagian medial terjadi karena trauma abduksi sedangkan robekan bagian lateral karena trauma adduksi. Mungkin ditemukan sedikit cairan dalam sendi lutut. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4. Terdapat pembengkakan pada daerah lutut serta nyeri tekan pada daerah ligamen yang terkena. Formatted: Right: 0. Strain pada ligamen medial lebih sering terjadi daripada ligamen lateral. Strain ligamen medial dan lateral Strain terjadi bila trauma yang ada tidak cukup kuat untuk menyebabkan suatu robekan total pada ligamen ini.25" . penderita mengeluh lebih sakit tetapi sendi lutut stabil.

tetapi cairan yang terjadi adalah reaksi terhadap trauma (inflamasi).Meniskus hampir tidak mempunyai vaskularisasi sehingga apabila terdapat robekan biasanya tidak disertai dengan hemartrosis.Robekan meniskus medialis lebih sering terjadi daripada robekan meniskus lateralis. 3. Meniskus terdiri atas meniskus medialis dan meniskus lateralis.25" . 2. Bucket-handle Robekan tanduk posterior Robekan tanduk anterior Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. terutama pemain sepak bola. ROBEKAN MENISKUS Robekan meniskus (tulang rawan semilunar) sering ditemukan pada atlet. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.-'•' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi (gambar 14.111) 1. kebanyakan mengenai usia di bawah 45 tahun. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Robekan terjadi apabila ada trauma rotasi dimana lutut dalam posisi semi fleksi atau fleksi.Pemeriksaan artroskopi dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Pemakaian gips silinder selama 23 minggu. Patologi Robekan pada meniskus biasanya menurut garis longitudinal sepanjang meniskus.

25" . B. Robekan tanduk posterior. 10 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.111. A. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Bucket-handle. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Robekan tanduk anterior. C. Gambar skematis tiga jenis robekan pada meniskus.

448 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambaran klinis Pada anamnesis terdapat riwayat trauma dan pembengkakan pada lutut tidak terjadi segera setelah trauma.Pembengkakan biasanya terjadi setelah 24 jam.Terdapat nyeri pada daerah sela sendi dimana terjadi robekan.Mungkin dapat terjadi locking yaitu lutut tiba-tiba tidak dapat diekstensikan karena adanya bagian meniskus yang terjebak dalam ruang sendi.Pada pemeriksaan ditemukan atrofi otot kuadrisep, adanya cairan dalam sendi, nyeri tekan pada daerah robekan meniskus medial atau lateral. Pemeriksaan untuk menentukan adanya robekan pada meniskus, yaitu: 1. Tes Mc e Murray Penderita berbaring terlentang, lutut difleksikan 90° dan tungkai bawah dipegang.Dilakukan eksorotasi maksimal kemudian tungkai diluruskan sambil mempertahankan eksorotasi dan demikian pula pada endorotasi maksimal (gambar 4.41).Pada kerusakan meniskus penderita mengalami nyeri atau pada perabaan terdengar bunyi 'klik'.Pemeriksaan ini terutama untuk menentukan adanya robekan meniskus medialis yaitu tanduk posterior atau bucket-handle. 2. TesgrindingmenurutApley Penderita tidur tengkurap, lutut difleksikan 90° dan dilakukan penekanan pada kaki dan dieksorotasi dan endorotasikan yang akan memberikan relaksasi pada ligamen krusiatum tetapi dapat menimbulkan rasa nyeri pada meniskus. 3. Tes distraksi Penderita tidur tengkurap, lutut difleksikan 90° dan dilakukan tarikan ke atas dengan memegang kaki. Terjadi pembebasan meniskus dan penegangan ligamen krusiatum yang akan menimbulkan nyeri apabila terdapat robekan pada ligamen krusiatum. Tes ini untuk membedakan apakah robekan pada meniskus atau pada ligamen krusiatum. 4. Pemeriksaan tambahan • Artrografi Dengan pemeriksaan ini dapat dibedakan antara robekan meniskus atau meniskus diskoid. •

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Not Italic

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Artroskopi

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Artroskopi saat ini sudah merupakan pemeriksaan rutin di beberapa pusat bila terjadi trauma pada lutut dan dengan pemeriksaan ini diagnosis yang akurat dapat dilakukan.Selain itu, dengan alat artroskop dapat dilakukan tindakan operatif.

Pengobatan Robekan pada meniskus sebaiknya dilakukan penjahitan tanpa

membuang meniskus apabila masih dapat dipertahankan, karena pengeluaran meniskus akan mempercepat terjadinya osteoartritis di kemudian hari. Dengan alat artroskopi dapat dilakukan penjahitan meniskus atau pengeluaran sebagian meniskus (partial menisectomy) dengan pemulihan rehabilitasi yang cepat. Indikasi operasi meniskus: 1. Locking yang berulang-ulang dan tindakan operasi dapat memberikan jalan keluar

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

2.

Nyeri yang terus menerus

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

3. // o1. o 2. o3. o 4. o 5. 6. o7.

Atlet profesionalprofessional
; Diagnosis

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

banding
Formatted: Bullets and Numbering

1. Benda asing dalam ruang sendi, osteokondritis disekan, sinovial kondromatosis, osteoartritis lutut. 2. Meniskus diskoid (meniskus yang tebal secara bawaan)

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Font color: Auto

3. Dislokasi patela rekuren " 4. Fraktur spina tibia

i

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Font color: Auto

5. Trauma pada ligamen krusiatum( 6.
y

. ,. :

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Kondromalasia patela "". '.-.'V^--."'.^.-'''•.^. '"•• "'-*• •'-'.'-..,' 7 Kista meniscus

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Not Superscript/ Subscript

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25"

Bab 14 Trauma » 449 FRAKTUR TIBIA DAN FIBULA Fraktur tibia dan fibula dapat terjadi pada bagian proksimal (kondilus), diafisis atau persendian pergelangan kaki (gambar 14.112).

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Gambar 14.112. Klasifikasi fraktur pada tibia dan fibula. 1. Fraktur kondilus 2. Fraktur diafisis 3. Fraktur dan fraktur dislokasi pada pergelangan kaki FRAKTUR KONDILUS TIBIA Fraktur kondilus tibia lebih sering mengenai kondilus lateralis daripada medialis serta fraktur pada kedua kondilus.
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Mekanisme trauma Fraktur kondilus lateralis terjadi karena adanya trauma abduksi tibia terhadap femur dimana kaki terfiksasi pada dasar, misalnya trauma sewaktu mengendarai mobil (gambar 14.113).

Klasifikasi Sederhana (Adam) (gambar 14.114) 1. 2. 3. Fraktur kompresi komunitif Tipe depresi plateau Fraktur oblik

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Klasifikasi kompleks (Rokcwood)

Formatted: Right: 0.25"

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Fraktur yang tidak bergeser Kompresi lokal Kompresi split Depresi total kondiler Fraktur split Fraktur komunitif Fraktur tidak bergeser apabila depresi kurang dari 4 mm, sedangkan yang

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

bergeser apabila depresi melebihi 4 mm. -,,.,«• „!•,,,-,.o••,•.** ••.->

GambarankKlinis <

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Pada anamnesis terdapat riwayat trauma pada lutut, pembengkakan dan nyeri serta hemartrosis. Terdapat gangguan dalam pergerakan sendi lutut. ...
;

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

,

Pemeriksaan Rradiologis Dengan foto rontgen posisi AP dan lateral dapat diketahui jenis fraktur (gambar 14.115), tetapi kadang-kadang diperlukan pulafoto oblik dan pemeriksaan laminagram.
Formatted: Pattern: Clear (White)

Formatted: Right: 0.25"

Formatted: Centered, Pattern: Clear (White

Formatted: Right: 0.25"

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

450 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambar 14.113. Gambar skematis mekanisme terjadinya fraktur kondilus lateralis tibia. Gambar 14.114. Tiga jenis fraktur kondilus lateralis tibia. 1. Fraktur dengan kompresi 2. Fraktur tibia/plateau dengan fragmen besar dan kompresi 3. Fraktur oblik Gambar 14.115. Gambaran radiologik fraktur kondilus lateralis. ; Pengobatan . • » s
;>

'

^

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

1.

Konservatif Pada fraktur yang tidak bergeser dimana depresi kurang dari 4 mm dapat dilakukan beberapa pilihan pengobatan, antara lain: • • • Verbanelastis :::!. . ., .::... Traksi Gips sirkuler K ...... , ,
:

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

• ..

•, —

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Prinsip pengobatan adalah mencegah bertambahnya depresi, tidak menahan beban dan segera mobilisasi pada sendi lutut agar tidak terjadi kekakuan sendi.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Font: (Default) Times New Rom

Formatted: Right: 0.25"

25" . Tungkai bawah bagian depan sangat sedikit ditutupi otot sehingga fraktur pada daerah tibia sering bersifat terbuka (gambar 14. sedangkan trauma rotasi akan menimbulkan fraktur tipe spiral. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur tibia biasanya terjadi pada batas antara 1/3 bagian tengah dan 1/3 bagian distal sedangkan fraktur fibula pada batas 1/3 bagian tengah dengan 1/3 bagian proksimal. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi o1. o2. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR DIAFISIS TIBIA DAN ATAU FIBULA Fraktur diafisis tibia dan fibula lebih sering ditemukan bersama-sama.Fraktur dapat juga terjadi hanya pada tibia atau fibula saja. Penyebab utama terjadinya fraktur adalah akibat kecelakaan lalu lintas.Bab 14 Trauma » 451 2. Genu valgum. Formatted: Right: 0. Pada fraktur split dapat dilakukan pemasangan screw atau kombinasi screw dan plate untuk menahan bagian fragmen terhadap tibia. terjadi karena adanya kerusakan pada permukaan sendi sehingga bersifat ireguler yang menyebabkan inkonkruensi sendi lutut Formatted: Bullets and Numbering FRAKTUR KONDILUS MEDIALIS Sama seperti pada fraktur kondilus lateralis tetapi lebih jarang ditemukan. terjadi oleh karena depresi yang tidak direduksi dengan baik 2. Operatif Depresi yang lebih dari 4 mm dilakukan operas! dengan mengangkat bagian depresi dan ditopang dengan bone graft. Osteoartritis. sehingga fraktur tidak terjadi pada ketinggian yang sama. Kekakuan lutut.116). Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur diafisis tibia dan fibula terjadi karena adanya trauma angulasi yang akan menimbulkan fraktur tipe transversal atau oblik pendek. o3. terjadi karena tidak dilakukan latihan yang lebih awal 3. 1.

9 pt Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat ditentukan lokalisasi fraktur.25" . Fraktur terbuka grade Gambaranklinis Ditemukan gejala fraktur berupa pembengkakan. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. nyeri dan sering ditemukan penonjolan tulang keluar kulit.116. jenis fraktur. Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Centered. Juga dapat ditentukan apakah fraktur bersifat segmental.117).Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. apakah fraktur pada tibia dan fibula atau hanya pada tibia saja atau fibula saja (gambar 14. Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0.

Beberapa gambaran radiologik fraktur tibia dan fibula.• . -• : '••'. : T~ •:. Pemasangan gips sirkuler Formatted Formatted manipulasi tertutup r Formatted Formatted Formatted untuk imobilisasi. dipasang sampai di ! ataslutut. Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Cast bracingadalab teknik pemasangan gips sirkuler dengan tumpuan padatendo patela (gips Sarmiento) yang biasanya dipergunakan setelah pembengkakan mereda atau telah terjadi union secara fibrosa...:.'!'.-:.«.-..Formatted Formatted Formatted Formatted 452 « Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambar 14.j:.. 2.117.118) 1.. Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Adakontak 70% atau lebih ••.. Formatted Formatted Formatted Tidak ada angulasi Formatted Formatted Tidak adarotasi Formatted Formatted Formatted Apabila ada angulasi.•.rii/ ......:. -. • .. tt Prinsip reposisi: v • • • • .. r . • •. sehingga mungkin diperlukan tindakan operasi.•/' Fraktur tertutupi( ..&r•.-..-•: . dapat dilakukan koreksi setelah 3 minggu (union secara fibrosa). .-....• . .-.!••-. i Pengobatan standar dengan cara konservatif berupa reduksi fraktur dengan dengan pembiusan umum.118)(gambar 14.T.-...::.!••: .. Konservatif. Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Pengobatan(gambar 14.:. Pada fraktur oblik atau spiral imobilisasi dengan gips biasanya sulit dipertahankan.. .-. Operatif Terapi operatif dilakukan pada: • • • Fraktur terbuka Kegagalan dalam terapi konservatif Fraktur tidak stabil Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted ...• it?-.: ^..... '.•.->': • :.••• •>':. .• •-: • •..

. Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0.--. ... . . .••.] Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom hebat atau hilangnya fragmen tulang ........ .-. .. Adanya nonunion Metode pengobatan operatif: Pemasangan plate dan screw Nail intrameduler ......^^.25" ....-r.• • • • • ^ t..-... Indikasi pemasangan fiksasi eksterna pada fraktur tibia: o Fraktur tibia terbuka grade II dan III terutama apabila terdapat kerusakan jaringan yang . ......_... -• Pemasangan screw semata-mata ' Pemasangan fiksasi eksterna..-o Pseudoartrosis yang mengalami infeksi (infected Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom pseudoarthrosis) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered..-. .

6. 5.118. Gangguan ini biasanya disebabkan karena adanya adhesi pada otot-otot tungkai bawah. Komplikasi (gambar 14. 2. 4.25" . Komplikasi fraktur tibia. pemasangan gips (A).119. Beberapa tindakan pengobatan pada fraktur tibia. plate dan screw(B) dan fiksasi eksterna (C & D). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Bab 14 Trauma » 453 CD Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.119) 1. Infeksi Delayed union atau nonunion Malunion Kerusakan pembuluh darah (sindroma kompartemen anterior) Trauma saraf terutama pada nervus peroneal komunis Gangguan pergerakan sendi pergelangan kaki. 3. infeksi (A) dan malunion (B). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.120). fraktur pada maleolus medialis yang bersifat avulsi atau robekan pada ligamen bagian medial. fraktur sekitar pergelangan kaki disebut sebagai fraktur Pott. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.454 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi FRAKTUR TIBIA SEMATA-MATA ATAU FIBULA SEMATA-MATA Fraktur tibia atau fibula semata-mata perlu diwaspadai sebab sering mengganggu terjadinya union hingga diperlukan osteotomi pada salah satu tulang. 1 pt. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Dahulu. Trauma abduksi Trauma abduksi akan menimbulkan fraktur pada maleolus lateralis yang bersifat oblik. dapat terjadi dalam beberapa macam trauma (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 1. Trauma adduksi juga bisa hanya menyebabkan strain atau robekan pada ligamen lateral. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Fraktur maleolus dengan atau tanpa subluksasi dari talus. Trauma adduksi Trauma adduksi akan menimbulkan fraktur maleolus medialis yang bersifat oblik atau avulsi maleolus lateralis atau keduanya. Pattern: Clear (White) FRAKTUR DAN FRAKTUR DISLOKASI SENDI PERGELANGAN KAKI Pergelangan kaki merupakan sendi yang kompleks dan penopang badan dimana talus duduk dan dilindungi oleh maleolus lateralis dan medialis yang diikat dengan ligamen. tergantung dari beratnya trauma.

Gambar skematis mekanisme terjadinya trauma pada fraktur maleolus. Trauma kompresi vertikal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada kompresi vertikal dapat terjadi fraktur tibia distal bagian depan disertai dengan dislokasi talus ke depan atau terjadi fraktur komunitif disertai dengan robekan diastasis. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4. Trauma rotasi eksterna Trauma rotasi eksterna biasanya disertai dengan trauma abduksi dan terjadi fraktur pada fibula di atas sindesmosis yang disertai dengan robekan ligamen medial atau fraktur avulsi pada maleolus medialis. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi Lauge-Hansen (1950) mengklasifikasikan menurut patogenesis terjadinya pergeseran dari fraktur. Klasifikasi lain yang lebih sederhana.3.25" . menurut Danis & Weber (1991). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.120. yang merupakan pedoman penting untuk tindakan pengobatan atau manipulasi yang dilakukan. ABC D Gambar 14. dimana fibula merupakan tulang yang penting dalam stabilitas dari kedudukan sendi berdasarkan atas lokalisasi fraktur terhadap sindesmosis tibiofibular.Apabila trauma lebih hebat dapat disertai dengan dislokasi talus.

C.25" . B.121): • • Tipe A. Klasifikasi terdiri atas (gambar 14. Trauma rotasi dan eksternal. fraktur maleolus di bawah sindesmosis Tipe B. Trauma adduksi. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Trauma kompresi. fraktur fibula di atas sindesmosis dan atau disertai avulsi dari tibia disertai fraktur Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom atau robekan pada maleolus medialis. Pada tipe C terjadi robekan pada sindesmosis. D. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Trauma abduksi.Jenis tipe C ini juga dikenal sebagai fraktur Dupuytren. fraktur maleolus lateralis yang bersifat oblik disertai avulsi maleolus medialis dimana sering disertai dengan robekan dari ligamen tibiofibular bagian depan • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tipe C.A.

lateral dan setengah oblik dari gambaran posisi pergelangan kaki. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat ditentukan jenis-jenis fraktur dan mekanisme terjadinya trauma(gambar 14. sehingga secara klinis harus diperhatikan.121. tipe B (2) dan tipe C (3 & 4). Yang penting diperhatikan adalah lokalisasi dari nyeri tekan apakah pada daerah tulang atau pada ligamen. Gambar skematis klasifikasi menurut Danis-Weber. Gambaranklinis Ditemukan adanya pembengkakan pada pergelangan kaki. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 123 4 Gambar 14.122). Foto rontgen perlu dibuat sekurang-kurangnya tiga proyeksi. kebiruan atau deformitas. yaitu antero-posterior. ABC Formatted: Right: 0.Bab 14 Trauma » 455 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Klasifikasi ini penting artinya dalam tindakan pengobatan oleh karena selain fraktur juga perlu dilakukan tindakan pada ligamen.25" . tipe A (1). Sering fraktur terjadi pada fibula proksimal.

Pengobatan Fraktur dislokasi pada sendi pergelangan kaki merupakan fraktur intra-artikuler sehingga diperlukan reduksi secara anatomis dan akurat serta mobilisasi sendi yang sesegera mungkin.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. berupa pemasangan gips sirkuler di bawah lutut. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.122 Gambaran radiologik fraktur dan dislokasi pergelangan kaki sesuai klasifikasi Danis-Weber. Formatted: Right: 0. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Dilakukan pada fraktur yang tidak bergeser. Konservatif. Tindakan pengobatan terdiri atas: • 1.25" .

Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Ruang sendi bagian medial harus terkoreksi sampai normal (4 mm) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada foto oblik tidak nampak adanya diastasis tibiofibula Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tindakan operasi terdiriatas: Pemasangan screw (maleolar) Pemasangan tens/on band wiring Pemasangan plate dan screw Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom A B Gambar 14. Operatif Terapi operatif dilakukan berdasarkan kelainan-kelainan yang ditemukan apakah hanya fraktur semata-mata. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.123).Beberapa hal yang penting diperhatikan pada reduksi. Vaskuler Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Komplikasi 1. yaitu: • • Panj'ang fibula harus direstorasi sesuai panjang anatomis Talus harus duduk sesuai sendi dimana talus dan permukaan tibia duduk paralel • • • • • Formatted: Font: (Default) Times New Roman.456 44 Pengantar Iltnu Bedah Ortopedi 2. apakah ada robekan pada ligamen atau diastasis pada tibiofibula serta adanya dislokasi talus (gambar 14.123 Tindakan operasi berupa pemasangan screw (A) dan tension band wiring (B}.25" .

3. 2.25" . terdapat pembengkakan dan nyeri tekan di sekitar pergelangan kaki.Apabila terjadi fraktur subluksasi yang hebat maka dapat terjadi gangguan pembuluh darah yang segera. Malunion Reduksi yang tidak komplit akan menyebabkan posisi persendian yang tidak akurat yang akan menimbulkan osteoartritis. sehingga harus dilakukan reposisi secepatnya. Osteoartritis Algodistrofi Algodistrofi adalah komplikasi dimana penderita mengeluh nyeri. 4. Kekakuan yang hebat pada sendi<"••"'•-'•' ' : = •• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. 5. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Dapat terjadi perubahan trofik dan osteoporosis yang hebat.

Robekan pada ligamen lateral dapat bersifat:. Patologi Tendo mulai mengalami perubahan degenerasi pada umur 2530 tahun.. Bold. Pengobatan dilakukan dengan restorasi ligamen secara konservatif atau operatif.. muskulus soleus dan muskulus plantaris. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ..._... Formatted: Right: 0. 2. • Robekan ligamen parsial (strain) Diagnosis strain ligamen lateral sama dengan yang total tetapi dengan pemeriksaan foto stres tidak ditemukan adanya robekan. -. Robekan pada ligamen lateral ..„. bola voli. melompat atau berolahraga seperti main tenis. bisa bersifat total atau parsial.. • Robekan ligamen total Trauma adduksi yang hebat dapat menyebabkan robekan total pada ligamen lateral. Robekan dapat bersama-sama dengan lepasnya fragmen kecil dari maleolus medialis (avulsi). ROBEKAN TENDO KALKANEUS Tendo kalkaneus (tendo Achilles) dibentuk oleh muskulus gastroknemius. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Robekan pada ligamen medial (ligamen deltoid) Robekan terjadi karena adanya trauma abduksi.. bola basket dan badminton. Pengobatan dengan pemasangan verban elastis atau pemasangan gips di bawah lutut. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis.. Ruptur tendo Achilles merupakan ruptur yang paling sering ditemukan pada atlet. Pengobatan seperti pada robekan ligamen lateral.„. ... Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.. Mekanisme trauma Robekan tendo kalkaneus terjadi pada saat berlari. . Robekan tendo kalkaneus biasanya terjadi 5 cm di atas insersinya atau tepat pada perlekatannya di kalkaneus.Bab 14 Trauma » 457 TRAUMA JARINGAN LUNAK PAD A PERGELANSAN KAKI ROBEKAN LIGAMEN PADA PERGELANGAN KAKI 1. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom pemeriksaan klinik serta foto stres pada pergelangan kaki.

Pasca operasi dilakukan fisioterapi dan memakai sepatu yang tumitnya ditinggikan selama beberapa bulan. Penderita tidak dapat jalan. Formatted: Right: 0. Konservatif •' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada robekan parsial dilakukan pemasangan gips sirkuler di atas lutut selama 46 minggu dalam posisi fleksi 30-40o pada lutut dan fleksi plantar pada pergelangan kaki.Robekan dapat pula terjadi hanya pada muskulus plantaris pada batas antara otot dan tendo.25" . Pada robekan yang lama juga dilakukan penjahitan tendo dengan mempergunakan teknik Lindholm. Dilakukan kompresi pada otot betis. Pengobatan 1. 2. Olahraga berat tidak boleh dilakukan selama 6 bulan. Pada otot yang normal terjadi fleksi plantar kaki dan bila terjadi robekan maka tidak terjadi fleksi plantar (tes positif). Gambaran klinis Penderita datang dengan keluhan tiba-tiba sakit pada daerah tendo Achilles atau mungkin mendengar adanya robekan pada saat berolahraga. Operatif ' Pada robekan total dilakukan penjahitan tendo Achilles danpemasangan gips seperti di atas. nyeri tekan dan pembengkakan pada daerah Achilles dan mungkin teraba adanya ruang antara kedua tendo. Pemeriksaan Thompson (test Simmond) Penderita tidur tengkurap dengan kedua kaki di pinggir tempat tidur.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.458 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi TRAUMA PADA KAKI FRAKTUR TALUS Talus merupakan suatu tulang yang bersendi pada bagian distal tibia dan di sebelah proksimal kalkaneus serta tulang tarsal lainnya.25" .

Fraktur kompresi yang menyebabkan tulang kalkaneus terpilah-pilah Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur terutama terjadi pada leher talus. .Mekanisme trauma Pada umumnya fraktur terjadi karena jatuh dengan kaki dari ketinggian misalnya pada kecelakaan pesawat terbang. Pengobatan Fraktur yang tidak bergeser diobati dengan pemasangan gips sirkuler. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Hampir semua fraktur kalkaneus terjadi karena jatuh dari ketinggian dengan tumit terlebih dahulu sehingga dapat terjadi fraktur pada kedua kalkaneus. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat ditentukan lokalisasi dan jenis fraktur.25" . Fraktur dengan pergeseran fragmen terutama yang mengenai permukaan sendi sebaiknya dilakukan operasi. 2. 2. Nonunion Nekrosis avaskuler Osteoartritis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR KALKANEUS Fraktur kalkaneus dapat berupa: . Formatted: Right: 0. 1. . • '<-. .Beratnya fraktur tergantung dari ketinggian dan trauma yang terjadi.. Isolatic crac/c atau adanya fraktur kecil tan pa pergeseran fragmen „. . : Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Pembengkakan dan nyeri pada daerah pergelangan kaki.-. 3.. Komplikasi 1.

'• Fraktur kalkaneus komunitif • . :: Formatted: Font: (Default) Times New Rom Fraktur avulsi tuberositas kalkaneus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Fraktur kalkaneus biasanya didahului dengan trauma jatuh dari ketinggian disertai pembengkakan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan radiologis dapat diketahui apakah fraktur bergeser.124) atau hanya berupa suatu fraktur sederhana (simple crack).. Pengobatan 1. Konservatif Fraktur dengan simple crack cukup dengan pemberian verban elastis. komunitif (gambar 14. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom • " 'v: i:! Formatted: Font: (Default) Times New Rom '•••' = :. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.. tanpa menekan kalkaneus dan segera mobilisasi serta elevasi kaki. 4. 3. kebiruan pada daerah tumit serta nyeri. Operatif '•'••--"•' • Tindakan operatif berupa reduksi terbuka dan pemasangan bone graft terutama untuk fraktur yang bergeser dan mengenai permukaan sendi • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Reduksi dengan mempergunakan pin kecil untuk elevasi fraktur Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ' ' ' -' ••'• ' .•:. 2.25" . .Klasifikasi 1. Fraktur kalkaneus ekstraartikuler Fraktur kalkaneus intraartikuler .

Ditemukan nyeri tekan pada daerah Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur Metatarsal (gambar 14.Bab 14 Trauma » 459 Gambar 14. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" . 3. 2. biasanya terjadi karena trauma rotasi yang dipaksakan dalam posisi inversi. karena tarikan otot pada trauma rotasi dan dapat pula karena fraktur stres (March fracture). 4. Komplikasi 1.124 Gambaran Radiologik fraktur kalkaneus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom .125) Fraktur metatarsal dapat terjadi pada: 1. kecuali bila ada pergeseran fraktur yang hebat maka diperlukan tindakan operatif. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur basis metatarsal V Fraktur basis metatarsal V sering ditemukan. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR TULANG-TULANG METATARSAL DAN FALANGS KAKI Fraktur metatarsal disebabkan karena trauma langsung akibat kejatuhan benda berat. kuboid dan kuneiform dapat terjadi karena trauma langsung akibat kejatuhan benda berat. Pengobatan biasanya secara konservatif dengan verban elastis atau gips sirkuler. Kekakuan pada sendi subtalar dan sendi midtarsal Osteoartritis sendi subtalar Malunion Nyeri karena kaki berbentuk ceper Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR TULANG TARSAL LAINNYA Fraktur tulang tarsal lainnya seperti tulang navikular.

Fraktur diafisis metatarsal Fraktur diafisis metatarsal juga dapat terjadi karena trauma langsung akibat kejatuhan benda berat. 2.126).basis metatarsal V Pemeriksaan radiologis dapat menentukan diagnosis.25" .Fraktur bisa tunggal dan bisa juga pada beberapa metatarsal (gambar 14. Pengobatan sebaiknya dengan gips sirkuler untuk mengurangi nyeri. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Fraktur leher metatarsal Fraktur leher metatarsal dapat terjadi pada metatarsal dengan trauma yang sama pada diafisis. 3.

Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0.25" . Fraktur dengan pergeseran yang hebat sebaiknya dilakukan operasi dengan memasang K-wire.Pengobatan Pengobatan fraktur yang tidak bergeser ditujukan untuk mengurangi nyeri dengan memasang verban elastis atau pemasangan gips sirkuler selama 3-4 minggu. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered.

...25" ...126.Pengobatan juga dilakukan seperti pada fraktur metatarsal..-. C.."..125..! Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14.. fraktur (A). Gambaran radiologik fraktur dan dislokasi metatarsal.Mf:vl? B ••-:.. .. .. Fraktur diafisis metatarsal.. B.. -. Fraktur leher metatarsal. A •. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0..qLb '•:•:••. Fraktur basis metatarsal.„. A...-vC.lie .... Fraktur Falangs Kaki Fraktur falangs kaki juga terjadi seperti pada fraktur metatarsal. ..Formatted: Font: (Default) Times New Rom 460 44 Pengantar llmu Bedah Ortopedi Gambar 14. fraktur dan dislokasi (B) dan gambaran radiologik setelah pemasangan K-wire(C).>•'.. Beberapa lokalisasi fraktur metatarsal. .

3.• ••' '•--" ' •'••^'' 1. sehingga sejak awal pertolongan pertama dan transportasi ke rumah sakit penderita harus diperlakukan secara hati-hati. Trauma pada tulang belakang dapat mengenai. - >h r Tulang belakang merupakan satu kesatuan yang kuat yang diikat oleh ligamen di depan dan di belakang. diskus dan faset ' ^J' •-• Tulang belakang sendiri Sumsum tulang belakang 1:: Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.127). Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. yaitu ligamen.25" . Jaringan lunak pada tulang belakang. 2.TRAUMA TULANG BELAKANG . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Semua trauma tulang belakang harus dianggap suatu trauma yang hebat.. serta dilengkapi diskus intervertebralis yang mempunyai daya absorpsi terhadap tekanan atau trauma yang memberikan sifat fleksibilitas dan elastis (gambar 14.

Belakang Sendi posterior Diskus intervertebral Foramen intervertebral B Prosesus spinosus Lamina Pedikel Badan vertebra Gambar 14. A. LLP = ligamen longitudinal posterior.. LLA = ligamen longitudinal anterior. P = Pilar B. Fleksi Trauma terjadi akibat fleksi dan disertai dengan sedikit kompresi pada vertebra..Apabila Formatted: Right: 0. . 3.Vertebra mengalami tekanan berbentuk remuk yang dapat Formatted: Font: (Default) Times New Rom menyebabkan kerusakan atau tanpa kerusakan ligamen posterior. Tampak lateral dan posterior C. Tengah P. 5. 4. Tampak dari samping.Bab 14 Trauma » 461 LS LLP LLA P.127. .. . LS = ligamen interspinosum..25" . Penyebab trauma tulang belakang: 1.. lukatembak Trauma karena tali pengaman (Fraktur Chance) 7 Kejatuhan benda keras Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Kecelakaan lalu lintas Kecelakaan olahraga Kecelakaan industri Kecelakaan lain seperti jatuh dari pohon atau bangunan Lukatusuk. Tampak dari atas. Gambar skematis anatomi vertebrata. Not Italic Ruang interlaminar Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma 1. 2. Depan Formatted: Font: (Default) Times New Rom P. 6. Sebagian besar trauma tulang belakang yang mengenai tulang tidak disertai kelainan pada sumsum tulang belakang (80%) dan hanya sebagian (20%) yang disertai kelainan pada sumsum tulang belakang.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. juga ditemukan fraktur faset. 2.Terdapat strain dari ligamen dan kapsul.terdapat kerusakan ligamen posterior.Semua fraktur dislokasi bersifat tidak stabil (gambar 14.128).25" .129). maka fraktur bersifat tidak stabil dan dapat terjadi subluksasi (gambar 14. Fleksi dan rotasi Trauma jenis ini merupakan suatu trauma fleksi yang bersama-sama dengan rotasi.Pada keadaan ini terjadi pergerakan ke depan/dislokasi vertebra di atasnya.

130). Ekstensi disertai dengan ligamen intervetebral anterior Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Keadaan ini sering ditemukan pada vertebra servikal dan jarang pada vertebra torakolumbal.25" . suatu trauma vertikal yang secara langsung mengenai vertebra yang akan menyebabkan kompresi aksial.130.128. biasanya terjadi hiperekstensi sehingga terjadi kombinasi distraksi dan ekstensi.131. Fleksi dan rotasi. Nukleus pulposus akan memecahkan permukaan serta badan vertebra secara vertikal. Fleksi lateral. 3. Fleksi dengan vertebra bentuk baji Gambar 14129. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4.Ligamen anterior dan diskus dapat mengalami kerusakan atau terjadi fraktur pada arkus neuralis. kompresi atau trauma distraksi yang menimbulkan fleksi lateral akan menyebabkan fraktur pada komponen lateral yaitu pedikel.462 4<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Kompresi vertikal. Kompresi vertikal (aksial). Material diskus akan masuk dalam badan vertebra dan menyebabkan vertebra menjadi rekah (pecah).131). Hiperekstensi atau retrofleksi. foramen vertebra dan sendi faset. vertebra menjadi gepeng Gambar 14. robekan pada ligamen posterior dan dislokasi intervertebral. Pada trauma ini elemen posterior masih intak sehingga fraktur yang terjadi bersifat stabil (gambar 14.Fraktur ini biasanya bersifat stabil (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 5.

Pattern: Cle (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. d. e.5".Klasifikasi 1. Klasifikasi berdasarkan lokalisasi: a. Fraktur prosesus tranversus Fraktur prosesus spinosus Fraktur badan vertebra Fraktur lamina Fraktur pedikel Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0.25" . b. c.

apakah jatuh dari ketinggian. rongga perut serta panggul.Bab 14 Trauma » 463 2. kecelakaan lalu lintas atau olahraga. Fraktur mengenai sumsum tulang belakang • • • • Konkusi spinal (syok spinal) Trauma akar saraf Trauma pada sumsum.. Pemeriksaan tulang belakang dilakukan secara hati-hati dengan memeriksa mulai dari vertebra servikal sampai vertebra lumbal dengan meraba bagianbagian vertebra. 3.Pada fraktur G2 pemeriksaan posisi AP dilakukan secara khusus dengan membuka mulut.. manipulasi penderita harus dilakukan secara hatihati. Klasifikasi berdasarkan stabilitas: a..25" . Pemeriksaan rontgen Pada pemeriksaan rontgen. Fraktur tanpa mengenai sumsum tulang belakang b.Pada setiap trauma tulang belakang harus dilakukan pemeriksaan yang teliti terhadap trauma yang mungkin menyertainya seperti trauma pada kepala. toraks. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan radiologis meliputi: 1. Fraktur stabil b... Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0... bentuk dan kesejajaran vertebra Pergerakan fragmen tulang dalam kanal spinal . total dan parsial Trauma kaudaekuina Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Diagnosis Setiap penderita dengan trauma tulang belakang harus dilakukan pemeriksaan secara lengkap.Anamnesis yang baik mengenai jenis trauma. Fraktur tidak stabil Klasifikasi menurut keterlibatan sumsum tulang belakang: a. Pemeriksaan posisi AP lateral dan kadang-kadang oblik dilakukan untuk menilai: • • • Diameter anteroposterior kanal spinal Kontur.Pemeriksaan neurologis lengkap juga diperlukan. Diperhatikan adanya tanda-tanda trauma dan aberasi kepala bagian depan yang mungkin disebabkan karena trauma hiperekstensi. ligamen serta jaringan lunak lainnya.

• • • 2.Penderita yang dicurigai mengalami trauma tulang belakang digerakkan secara hati-hati terutama untuk menjaga gerakan pada tulang belakang. Pemeriksaan CT-scan dengan mielografi Pemeriksaan MRI terutama untuk melihat jaringan lunak yaitu diskus intervertebralis dan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ligamen flavum serta lesi dalam sumsum tulang belakang Prinsip-prinsip pengelolaan 1. pergeseran fraktur dalam kanal spinal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Penderita dengan kerusakan sumsum tulang belakang perlu dirawat untuk mencegah terjadinya dekubitus serta komplikasi pada kandung Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom kencing. 4. Pengelolaan awal di rumah sakit Pengelolaan awal di rumah sakit terutama ditujukan pada berat ringannya trauma serta keadaan trauma sendiri. Keadaan simetris dari pedikel dan prosesus spinosus Ketinggian ruangan diskus intervertebralis Pembengkakan jaringan lunak Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan CT-scan terutama untuk melihat fragmentasi. Pengobatan definitif Tujuan pengobatan definitif: • • Mempertahankan fungsi neurologis Mencegah atau menghilangkan tekanan pada sumsum yang bersifat reversible Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Pemasangan kateter untuk mengukur urin disertai pemberian cairan yang adekuat. 2.25" . 3. Pertolongan pertama Pertolongan pertama terutama diprioritaskan pada jalan napas serta ventilasi yang baik.

i"" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom TRAUMA VERTEBRA SERVIKALIS________________________ Formatted: Font: (Default) Times New Roman.-v Rehabilitasi penderita Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Prinsip pengobatan meliputi: 1. 2. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman..25" .••. Bold. Apabila terdapat gangguan neurologis total dan fraktur yang bersifat tidak stabil. Penderita tanpa kelainan neurologis Trauma tulang belakang yang bersifat stabil dapat diobati dengan memberikan penopang pada tulang belakang dan mencegah trauma selanjutnya. dapat ditindaki secara konservatif dan selanjutnya dilakukan rehabilitasi. Kelainan neurologis total dapat terjadi berupa: • Gangguan neurologis bersifat sementara karena adanya syok spinal yang dapat berlangsung selama 48 jam. Apabila gangguan ini tidak hilang maka kelainan bersifat permanen.--fo^ii i. tetapi merupakan suatu trauma yang serius dan dapat menyebabkan kematian segera oleh karena gangguan pernapasan.-nr-. • • Apabila trauma spinal tetap stabil (jarang sekali terjadi). Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Trauma tulang belakang yang tidak stabil perlu dipertahankan agar tetap stabil sampai jaringan sembuh dan tulang belakang menjadi stabil.-. sedangkan apabila fraktur bersifat tidak stabil maka dapat dipertimbangkan dekompresi dan stabilisasi secara operasi. dapat dipilih pengobatan konservatif dengan tim rehabilitasi lengkap atau dilakukan stabilisasi dengan operasi untuk mempermudah perawatan.464 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi • • Stabilisasi tulang belakang ^VJi-::. Bold Trauma pada vertebra servikalis lebih jarang daripada trauma pada vertebra torakal dan lumbal. Penderita dengan kelainan neurologis Pada kelainan neurologis yang tidak total dan fraktur yang bersifat stabil dapat ditindaki dengan cara konservatif.Walaupun kelainan pada trauma vertebra Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

.: •.. .. -... ?-..... Berdasarkan patologi anatomi • • • • • • • • • ' -' ' "' ' ' ' ' Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Kompresi fraktur baji badan vertebra Fraktur rekah badan vertebra Ekstensi subluksasi Fleksi subluksasi Dislokasi dan fraktur dislokasi Fraktur atlas (&) Fraktur dislokasi sendi atlanto-aksial Pergeseran jaringan lunak intra-spinal Fraktur prosesus spinosus .'..••>•-•!•.. "' Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted 2... Berdasarkan mekanisme trauma • • • • .•.. . Fleksi Fleksi-rotasi .5i.. tetapi harus tetap dilakukan penanganan yang memadai...... _ ..-: Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Ekstensi:.-. .. „.• .. ^ ::. .•....„< • : :i.<...s. . ......„.-. :• .r.. .- -.Formatted Formatted Formatted Formatted servikalis hanya mengenai jaringan lunak seperti whiplash. ....•:•.' •..i. Berdasarkan patologi anatomi !••'. '••-.-.....:>-.. ! v Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted Formatted 1. Berdasarkan mekanisme trauma 1.. Kompresi vertikal . .. Klasifikasi Trauma pada vertebra servikalis dapat dibagi atas dua cara: 1. ...„...r i SERVIKAL STRAIN (WHIPLASH) Kelainan ini merupakan kelainan trauma pada jaringan lunak yang dapat terjadi karena .:.< v <v<. .: . 2.•• ...(-4.„..

mual.132).25" .Fraktur dapat tanpa disertai robekan (tipe A) atau dengan robekan ligamen transversum (tipe B). Pemeriksaan radiologis Tidak ditemukan adanya kelainan pada tulang servikal.1) (ATLAS) Fraktur vertebra QG1. Ditemukan adanya strain atau robekan Gambar 14. tidak ada gejala neurologis dan fraktur bersifat stabil. Pada fraktur vertebra servikal dapat terjadi: Formatted: Right: 0. depresi dan gangguan penglihatan.Fraktur ini disebut juga fraktur Jefferson (gambar 14. Mungkin ditemukan parestesia pada lengan. Servikal strain terjadi karena pergerakan badan penderita secara tiba-tiba ke depan sedangkan kepala bergerak ke belakang. Penderita pada umumnya sembuh setelah 4-8 minggu.Bab 14 Trauma » 465 hiperekstensi yang tiba-tiba. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Keluhan lain berupa sakit kepala.133). pada ligamen longitudinal anterior dan kerusakan diskus (gambar 14. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan yang menyolok. tetapi sebagian penderita tetap mengeluhkan rasa nyeri sampai bertahuntahun. Pengobatan Pengobatan berupa pemberian analgetik dan fisioterapi. Sedangkan pada tipe B fraktur bersifat tidak stabil. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pada fraktur tipe A biasanya tidak ada gangguan pada kanalis neuralis.biasanya terjadi oleh karena kompresi pada daerah kepala oleh karena jatuh atau tertimpa benda berat pada kepala atau oleh karena kecelakaan lalu lintas. Lokasi yang paling sering adalah pada daerah yang lemah yaitu pada cincin vertebra (GL). •'§ FRAKTUR VERTEBRA SERVIKAL 1 (C . Gambaran klinis Penderita mengeluh nyeri dan kaku pada leher yang dapat berlangsung beberapa tahun.132 Gambaran skematis whiplash.

1. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pengobatan fraktur tanpa adanya gangguan neurologis yaitu dengan traksi kepala menurut Crutchfield cranial tong (gambar 14. nyeri yang hebat pada bagian atas leher serta daerah oksipital.25" . Dapat pula dilakukan pemasangan gips Minerva.Pada pemeriksaan fisis gerakan pada leher sangat terbatas. Tanpa kelainan pada sumsum tulang belakang Pada anamnesis ditemukan riwayat trauma dengan spasme pada otot leher.134) atau Blackburn tong selama 6 minggu.

2.25" . Dengan kelainan pada sumsum Keadaan ini merupakan suatu kelainan yang serius dan perlu ditangani segera dengan melakukan traksi serta perawatan pada penderita dengan kelainan tetraplegi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR ODONTOID (C . Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.134. Fraktur tanpa robekan ligamen transversum B. Fraktur pada odontoid umumnya terjadi pada daerah basis odontoid dan lebih jarang pada daerah lain.Formatted: Font: (Default) Times New Rom 466 ^ Pengantar Iltnu Bedah Ortopedi Gambar 14.133. Fraktur dengan robekan ligamen transversum Gambar 14. Crutchfield tong.1 (Jefferson) A.25" . Gambaran skematis fraktur C .2) Trauma pada C .2 dapat menyebabkan fraktur pada prosesus odontoid tanpa disertai dislokasi dan lebih jarang ditemukan.

' • > • • : Klasifikasifeamfta/-(gambar 14. yaitu: "-' • • • *•'•'• . " • Formatted • ••"''•-'!• •• •'••••:. biasanya bersifat stabil <. ekstensi pada leher disertai rotasi atau dapat pula terjadi karena trauma yang hebat pada kepala akibat menyelam. •. Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0. biasanya bersifat tidak stabil ' Tipe 3. ! Pemeriksaan radiologis ••'• •'•'••'••:••• :^ •'" Formatted Pemeriksaanradiologisyang dilakukan berupa::'-. • Formatted Formatted Ada tiga jenis fraktur odontoid. •• ' ". - Formatted Tipe 1. fraktur odontoid disertai fraktur badan vertebra C2 • ••• '^ ' v Formatted Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom ^i*: Formatted Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. . terjadi di sebelah atas basis odontoid.'.. terjadi pada basis odontoid..25" . . • PemeriksaanCT-scan •' '•'•'•• •-' ..•. Foto vertebra servikal posisi AP dengan membuka mulut '• •• ••'• • Formatted Pemeriksaantomogram .^r. Apabila trauma bersifat fleksi terjadi dislokasi ke depan dan bila trauma bersifat ekstensi terjadi dislokasi ke belakang.' -.: ..135) <••••-.:>' ' Tipe 2...Mekanisme trauma Fraktur terjadi karena fleksi yang cepat.

Ruangan posterior odontoid merupakan daerah dimana terjadi kemungkinan untuk bergerak ke belakang.2 dapat menyebabkan odontoid bergeser ke belakang pada kanalis spinalis. dipertimbangkan traksi atau operasi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom DISLOKASI ODONTOID (C . tetapi harus dipertimbangkan adanya dislokasi apabila jarak antara arkus anterior C -1 dan odontoid melebihi 3 mm. Formatted: Font: (Default) Times New Roman.1. Pengobatan • • Tipe 1. 1/3 merupakan ruangan bebas dan 1/3 oleh sumsum tulang belakang. Trauma pada tulang mungkin tidak terjadi. Gambar skematis fraktur odontoid (C-2). Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. 1/3 kanal spinal pada daerah atlas ditempati oleh odontoid.2) Trauma pada vertebra C . Kemungkinan terjadi pergerakan odontoid tanpa adanya trauma pada sumsum tulang belakang. dapat diobati dengan kolar leher yang rigid Tipe 2 dan 3.Subluksasi odontoid terjadi karena trauma pada ligamen transversum yang melekatkan odontoid pada arkus anterior C . Menurut Steel yang disebut rule of three.135.25" . tipe 1.Formatted: Font: (Default) Times New Rom Bab 14 Trauma » 467 Gambar 14. tipe 2 dan tipe 3.

3 dan C . Formatted: Font: (Default) Times New Roman.2 PADA ELEMEN POSTERIOR Fraktur pada daerah pedikel C . Biasanya terjadi oleh karena kecelakaan lalu lintas dimana leher mengalami hiperekstensi yang hebat secara tiba-tiba.C7 Beberapa kombinasi antara fraktur dan fraktur dislokasi dapat ditemukan antara C .3 apabila tetap terdapat ketidakstabilan yang permanen.7 Jenis-jenis trauma yang terjadi: 1. Apabila kedua pedikel mengalami fraktur dan bergeser.FRAKTUR C .2 disebut juga fraktur hangman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR DAN FRAKTUR DISLOKASI C3 .Kelainan neurologis bervariasi dan disebabkan oleh kompresi antara diskus dan ligamen flavum.Mungkin ditemukan adanya edema atau hematomielia yang menyebabkan sindroma sumsum tulang belakang sentral yang mendadak.Pada foto ekstensi terlihat adanya ruang diantara dua vertebra. Trauma hiperekstensi Pada jenis ini tidak terjadi kerusakan tulang tetapi terjadi kerusakan pada ligamen longitudinal anterior. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom muka.Pada pemeriksaan rontgen tidak ditemukan adanya tanda-tanda fraktur.Kelainan ini bersifat stabil sehingga pengobatan cukup dengan kolar leher selama 6 minggu.2 dan C .Ditemukan kebiruan atau laserasi pada Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . maka keadaan ini sangat berbahaya dan perlu tindakan secepatnya dengan imobilisasi memakai halo-cast selama 12 minggu atau dipertimbangkan fusi anterior antara C . Formatted: Right: 0.

5. 4.Tulang tetap intak tetapi ligamen posterior robek. maka hanya diperlukan pemasangan kolar. Pada foto rontgen ruangan diantara kedua vertebra membesar.Pengobatan dengan memasang kolar selama 6 minggu. 3. Fraktur badan vertebra komunitif (tear drop fracture) Fraktur badan vertebra komunitif terjadi karena adanya kompresi aksial atau kombinasi dengan fleksi. Pada foto lateral mungkin ditemukan adanya pergeseran ke posterior badan vertebra.Fraktur ini bisa bersifat stabii atau tidak stabii.Apabila terdapat penekanan pada sumsum. maka fraktur bersifat tidak stabii.Fragmen tulang bisa bergerak dan kadangkala memberikan tekanan pada kanalis spinalis.Korpus vertebra mengalami kerusakan dan dapat menekan kanalis spinalis. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Korpus vertebra mengalami kompresi tetapi ligamen posterior tetap intak dan fraktur bersifat stabii.468 44 Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi 2. Apabila setelah 6 minggu tetap tidak stabii maka dianjurkan operas! dengan melakukan fusi pada vertebra. sehingga terdapat ruangan yang membuka ke daerah interspinosus di bagian belakang. Kompresi fraktur yang bersifat baji Terjadi kompresi fraktur yang bersifat baji karena trauma fleksi.Padafoto rontgen terlihat gambaran tipis adanya fraktur pada bagian sudut anterior inferior yang merupakan fragmen tunggal (tear drop). Fraktur rekah Fraktur ini juga bersifat stabii.3 dan T -1 Dislokasi dan fraktur dislokasi antara C .25" .Apabila terjadi pergeseran.Penekanan fragmen dapat dilihat dengan pemeriksaan CT-scan. Vertebra bagian atas bergeser ke depan terhadap vertebra di bawahnya. Dislokasi dan fraktur dislokasi antara C .3 dan T -1 terjadi karena trauma rotasi fleksi dimana faset persendian bergerak ke depan terhadap faset di bawahnya Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Karena fraktur ini bersifat stabii. Perlu dilakukan pemeriksaan CT-scan untuk melihat adanya penekanan pada sumsum tulang belakang. 6. maka perlu dilakukan dekompresi.Fraktur yang bersifat stabii cukup dengan pemasangan kolar selama 6 minggu. Subluksasi Subluksasi terjadi karena trauma fleksi.

(gambar 14. Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Centered. Pengobatan dengan reduksi traksi pada tengkorak (10-15 kg).25" .Dapat pula hanya berupa dislokasi yang murni. apabila tidak berhasil dapat dilakukan reposisi berupa tindakan manipulasi di bawah pembiusan atau dengan operasi.136. Gambar 14. Fraktur dislokasi vertebra servikal.136). Biasanya satu atau dua persendian mengalami fraktur.Pada penderita ini mungkin ditemukan trauma pada sumsum tulang belakang. Terdapat pergeseran ke depan vertebra atas terhadap vertebra di bawahnya.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. TRAUMA PADA DAERAH TORAKAL_______________________ TRAUMA VERTEBRA TORAKAL Fraktur vertebra torakal biasanya disebabkan oleh karena trauma vertikal melalui aksis longitudinal dari tulang belakang.Pada pemeriksaan foto rontgen terlihat badan vertebra bergeser kurang dari V2 lebarnya dan bagian atas vertebra sedikit mengalami rotasi terhadap vertebra di bawahnya.Apabila reduksi tidak berhasil maka dianjurkan reduksi secara operasi.Bab 14 Trauma » 469 7 Dislokasi faset unilateral Keadaan ini terjadi karena rotasi fleksi dimana terjadi dislokasi pada salah satu faset vertebra. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Trauma hiperfleksi terjadi fraktur dengan kolaps satu atau dua vertebra di depan dan berbentuk baji yang akan memberikan kifosis Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Pada keadaan ini terjadi fraktur rekah seperti pada trauma vertebra servikal.Reduksi dapat terjadi secara spontan apabila dilakukan traksi. Fleksi disertai dengan rotasi akan menghasilkan fraktur serta dislokasi sendi intervertebra. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Penyebab fraktur 1. Trauma vertikal sepanjang aksis longitudinal tulang belakang baik karena trauma dari kepala atau dari bawah. Bold.Pada keadaaan ini biasanya tidak terjadi kerusakan pada sumsum tulang. Secara normal tulang belakang berbentuk fleksi sehingga trauma yang terjadi akan menyebabkan gerakan fleksi yang lebih hebat. Formatted: Font: (Default) Times New Rom dimana terjadi pergeseran vertebra di atas terhadap vertebra di bawahnya Klasifikasi Formatted: Right: 0. Kebanyakan trauma pada vertebra torakal adalah trauma hiperfleksi dan jarang oleh karena hiperekstensi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Trauma ini terjadi oleh karena tertimpa beban dari atas atau jatuh dari ketinggian.25" .Traksi dilanjutkan selama 3 minggu dan dipasang kolar untuk 6 minggu.

Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan foto rontgen posisi AP dan lateral serta pemeriksaan CT-scan bila diperlukan. sedangkan sebaliknya terjadi kerusakan pada ligamen posterior. nyeri tekan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Fraktur bersifat stabil sehingga cukup dengan terapi konservatif dengan pemberian analgetik untuk beberapa hari dan dilanjutkan dengan rehabilitasi. 1. pergerakan tulang belakang terbatas dan nyeri.25" . Fraktur kompresi yang bersifat baji dari badan vertebra Ditemukan trauma tulang belakang dengan keluhan nyeri pada daerah tulang belakang. Fraktur rekah badan vertebra Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pada beberapa pusat pengobatan dilakukan tindakan operatif untuk stabilisasi tulang belakang yang bertujuan untuk menghilangkan nyeri dan segera dilakukan mobilisasi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Fraktur dapat disertai kerusakan alat dalam seperti ginjal. Pengobatan Fraktur ini biasanya bersifat stabil sehingga pengobatan secara konservatif.Seperti pada vertebra servikal perlu dibedakan antara fraktur vertebra torakal yang stabil dan tidak stabil.Pada fraktur stabil maka ligamen posterior utuh. Fraktur prosesus transversus Biasanya terjadi setelah suatu trauma langsung atau tertimpa benda berat. Fraktur dapat mengenai hanya satu prosesus transversus atau lebih pada sisi yang sama. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2.

Formatted: Right: 0. Pemeriksaan radiologis dengan pemeriksaan standar posisi AP dan lateral dan juga perlu dilakukan pemeriksaan CT-scan.25" .Badan vertebra terpecah dalam beberapa fragmen dan dapat terjadi tekanan pada sumsum tulang belakang.Fraktur rekah badan vertebra merupakan salah satu jenis fraktur baji dimana trauma terjadi dalam keadaan posisi tegak.

25" .137) sehingga tulang belakang tidak stabil dan dapat terjadi pergeseran lebih lanjut.Fraktur dislokasi hampir selalu disertai trauma pada sumsum tulang belakang dan biasanya bersifat total.Apabila ada gejala neurologis maka sebaiknya dilakukan dekompresi untuk menghilangkan tekanan.Kebanyakan fraktur dislokasi terjadi pada vertebra torakal bagian tengah atau pada daerah hubungan antara vertebra torakal dan lumbal. Fraktur dislokasi lebih sering berupa vertebra sebelah atas bergeser ke depan terhadap vertebra di bawahnya dan dapat terjadi apabila ada fraktur pada prosesus artikularis atau ada dislokasi pada sendi faset. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gamb ar 14. Formatted: Right: 0. Dislokasi dan fraktur dislokasi Dislokasi dan fraktur dislokasi lebih jarang ditemukan dibandingkan fraktur kompresi. biasanya disebabkan oleh kombinasi trauma fleksi dan rotasi. Ligamen posterior selalu mengalami robekan (gambar 14.470 H Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Pengobatan Fraktur ini dianggap kurang stabil tetapi apabila tidak ada gejala neurologis maka pengobatan secara konservatif. Gambaran skematis dan radiologis dislokasi vertebra. 4.137.

Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan radiologis berguna untuk mengetahui adanya fraktur.Apabila ada komplikasi.Pada pemeriksaan ditemukan nyeri setempat. maka pengobatan disesuaikan dengan komplikasinya.Dapat pula dipasang plester lebaryang melingkari dada untuk mencegah gerakan yang berlebihan. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaran klinis Penderita merasa nyeri pada daerah toraks terutama'pada saat bernapas panjang atau ada gerakan.:<• > Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.Fraktur dapat pula terjadi karena batuk atau tertawa pada orang tua.•.Fraktur biasanya terjadi pada daerah sudut iga dan jarang terjadi pergeseran vertebra. Pengobatan Fraktur iga yang sederhana dapat diberikan analgetik dan biasanya sembuh setelah 3 minggu.Pengobatan Biasanya penderita mengalami paraplegia. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. banyaknya iga yang terkena serta komplikasinya.25" . Apabila terjadi pergeseran dapat menyebabkan robekan pleura atau paru-paru yang akan menyebabkan hematotoraks atau hemopneumotoraks. maka dapat dipilih pengobatan: • • Konservatif dengan melakukan perawatan paraplegia Operatif dengan melakukan fiksasi tulang untuk stabilisasi dan perawatan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR PADA IGA Fraktur pada iga terjadi karena trauma langsung pada iga atau tertimpa benda berat. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mekanisme trauma Seperti pada fraktur vertebra torakal. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan Setiap fraktur vertebra daerah torakal harus diperiksa secara teliti adanya fraktur pada sternum. fraktur pada vertebra lumbal dapat terjadi karena trauma aksis longitudinal pada daerah kepala atau bokong.Pada fraktur sternum tidak diperlukan pengobatan khusus. Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR VERTEBRA LUMBAL Vertebra lumbal mempunyai mobilitas yang lebih besar dibandingkan vertebra torakal.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom . Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Klasifikasi Fraktur vertebra lumbal dapat dibagi dalam: 1.Lokasi fraktur sternum biasanya antara batas manubrium sternum dan badan sternum dan jarang terjadi pergeseran.Bab 14 Trauma » 471 Formatted: Font: (Default) Times New Rom FRAKTUR STERNUM Fraktur sternum dapat terjadi karena trauma langsung atau karena kompresi vertikal daerah toraks yang terjadi bersamaan dengan vertebra torakal. Pada prosesus transverus melekat otot yang kuat sehingga dapat terjadi avulsi bila terjadi fleksi Formatted: Right: 0.Fraktur sternum yang terjadi bersamaan dengan fraktur vertebra torakal lebih sering ditemukan daripada fraktur akibat trauma langsung pada sternum. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Fraktur prosesus transversus Fraktur prosesus transversus dapat terjadi karena trauma langsung atau oleh karena tarikan otot yang melekat pada prosesus transverus.

5. 4. sedang bagian lain terfiksasi. Fraktur yang terjadi bersifat stabil.Jenis ini disebut juga fraktur Chance (1948) dimana vertebra terbelah melalui prosesus spinosus dan badan vertebra. Fraktur kompresi yang bersifat baji dari badan vertebra (gambar 14. 3.lateral yang dipaksakan pada daerah ini.25" .138. sehingga pengobatan hanya menghilangkan nyeri dan dilanjutkan dengan fisioterapi. Gambaran radiologis fraktur kompresi vertebra lumbal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Mekanisme trauma dan pengobatan fraktur vertebra lumbal pada prinsipnya sama dengan fraktur vertebra torakal.137) Fraktur rekah badan vertebra Dislokasi dan fraktur dislokasi Trauma jack-knife Jenis fraktur ini terjadi oleh karena trauma fleksi disertai dengan distraksi pada vertebra lumbal. Ditemukan adanya robekan pada ligamen longitudinal atau fraktur pada tulang sendiri. Jenis ini sering ditemukan pada trauma sabuk pengaman dimana badan terdorong ke depan. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.

4. Konkusi sumsum tulang belakang (spinal syok. 3. 2. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Paralisis motorik serta hilangnya sensibilitas dan paralisis alat-alat dalam tergantung pada ketinggian terjadinya trauma.472 i< Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi TRAUMA PADA SUMSUM DAN SARAF TULANG BELAKANG Trauma pada sumsum dan saraf tulang belakang dapat berupa: 1. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 2. 1. Trauma pada akar saraf Trauma pada akar saraf dapat terjadi karena penekanan pada akar saraf atau transeksi pada akar saraf. 3. No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . No underline Formatted: Font: (Default) Times New Roman. neuropraksia) Penyebab konkusi biasanya karena adanya keregangan pada sumsum tulang belakang disertai trauma fleksi. Transeksi tidak total Penyebab transeksi tidak total biasanya karena trauma fleksi atau ekstensi dimana terjadi pergeseran lamina di atap dan pinggir vertebra Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.Gejala gangguan sensoris dan motoris sesuai dengan distribusi segmental dari saraf yang terkena. Neuropraksia (spinal syok) Trauma akar saraf Trauma sumsum tulang belakang Trauma kaudaekuina Trauma sumsum tulang belakang paling sering terjadi pada daerah torakal atau pada daerah batas torakal dan lumbal. biasanya disebabkan oleh trauma dengan fleksi lateral. Trauma pada sumsum tulang belakang a.Gambaran Minis • • • • • • Hilangnya sensibilitas yang bersifat sementara (dalam beberapa menit sampai 48 jam) Paralisis yang bersifat layu Ileus paralitik Kencing yang tertahan (retensi urin) Hilangnya refleks-refleks yang bersifat sementara Hilangnya refleks anus yang bersifat sementara Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. lebih jarang pada daerah servikal ataupun daerah lumbal.

yang mengalami fraktur di sebelah bawah.25" . b. Tanda-tanda diagnostik lain dari transeksi yang total: • Pemulihan refleks dengan stimulasi yang ringan seperti refleks penis dengan sensasi yang ringan akan terjadi ereksi. Pada transeksi tidak total dapat terjadi pemulihan sensibilitas dan motorik dalam beberapa minggu sampai 6 bulan (Tominaga. • Fase paralisis spastik Setelah itu secara perlahan-lahan paralisis layu berubah menjadi paralisis spastik. Selain itu dapat terjadi perdarahan pada sumsum tulang yang disebut hematomieli. Ini merupakan gejala awal dari tahap syok spinal yang akan berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu. Pada transeksi total terjadi dua fase: • Fase paralisis layu Dimulai dari paralisis layu disertai hilangnya sensibilitas yang total dan melemah/ menghilangnya refleks alat dalam.Gejala yang penting adalah tetap adanya sensibilitas di bawah trauma (pinprick perianal).Yang paling sering terjadi adalah sindroma sentral berupa paralisis layu yang diikuti paralisis lower motor neuron anggota gerak atas dan paralisis upper motor neuron (spastik) dari anggota gerak bawah disertai kontrol kandung kencing dan sensibilitas peri-anal yang tetap baik. Transeksi total Pada transeksi total biasanya terjadi akibat suatu trauma yang menyebabkan fraktur dislokasi yang disebabkan karena fleksi atau rotasi dan akan menyebabkan hilangnya fungsi segmen di bawah trauma. 1989). Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. juga terdapat refleks anal • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tidak ada pemulihan sensibilitas dan kekuatan otot volunter di bawah lesi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.

Trauma pada kauda ekuina Trauma pada kauda ekuina biasanya disebabkan oleh fraktur dislokasi vertebra lumbal dan protrusi diskus intervertebralis L516 dan S-l1. Lesi di atas pusat akan menyebabkan kontrol serebral terputus. perineum dan anus. 4.Bab 14 Trauma » 473 Formatted: Font: (Default) Times New Rom Adanya refleks penis dan refleks anal disertai dengan hilangnya sensibilitas di bawah daerah trauma merupakan satu diagnostik untuk transeksi yang total. tetapi pusat refleks spinal tetap baik. • • Motoris Paralisis layu dari otot di bawah lutut yang bersifat menetap.25" Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom . • Kandung kemih Kelainan pada kandung kemih dibagi dalam: o Arefleks kandung kemih (syok spinal) Stadium awal transeksi spinal yang bersifat total atau tidak total dapat menyebabkan hilangnya refleks yang bersifat sementara. Refleks Refleks Achilles menghilang dan refleks patela biasanya melemah karena kelemahan pada otot hamstring. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaranklinis • Sensoris ' >">*'i ' Hilangnya sensibilitas secara menetap pada kedua daerah bokong.S4. Setelah 13 bulan terjadi Formatted: Right: 0. o Kandung kemih otomatis Kandung kemih dikontrol oleh pusat S2 .

yang terdiri atas lima jenis. fungsi sensorik dan motorik baik. tekanan darah dan pernapasan Lakukan penelitian umum terutama kemungkinan adanya perdarahan interna Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. fungsi motorik ada tetapi tidak sempurna Frankel E. kehilangan fungsi motorik dan sensorik Frankel B. ada fungsi sensorik. Pengosongan kandung kemih secara periodik tergantung dari refleks lokal dinding kandung kemih. Pertolongan pertama dan penanganan darurat trauma spinal. terdiri atas: ^ • • • • • Apakah penderita sadar atau tidak sadar Gerakan yang tidak perlu sebaiknya dihindarkan.Pengosongan kandung kemih yang bersifat otomatik seperti ini disebut kandung kemih otonom. hanya ada refleks abnormal Penatalaksanaan Trauma Tulang Belakang dengan Kerusakan pada Sumsum Tulang Belakang 1. Perhatikan jalan nafas Pencatatan denyut nadi. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Frankel membagi trauma tulang belakang berdasarkan status neurologis yang didapatkan. yaitu: • • • • • Frankel A.• fungsi refleks secara otomatis dari kandung kemih pada saat berisi dalam jumlah tertentu. motorik tidak ada Frankel C. Formatted: Font: (Default) Times New Rom o Kandung kemih otonom Bila terjadi lesi pada kauda ekuina atau di bawah pusat spinal kandung kemih akan menyebabkan interupsi hubungan antara kandung kemih dan pusat spinal.Sfingter ani mengalami relaksasi seperti pada syok spinal. oleh karena akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sumsum.25" . fungsi motorik ada tetapi tidak berfungsi Frankel D.Pada keadaan ini pengosongan dilakukan oleh aksi otot-otot detrusor dan harus diawali dengan kompresi secara manual pada dinding perut atau dengan meregangkan perut.

Perhatikan setiap pergeseran penderita. penderita harus tetap lurus Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.• Pemberian obat-obatan secara cepat misalnya cairan. analgetik seperti pethidine tetapi obat ini tidak boleh diberikan pada penderita fraktur servikal.25" . Jangan memberikan analgesik dan sedativa pada penderita yang tidak sadar Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom • • Segera mengirim penderita ke unit trauma spinal (bila ada) .

••• > Pertahankan pemberian cairan dan nutrisi .^. sensorik dan refleks Pemeriksaan nyeri lokal dan tekan serta kifosis yang menandakan adanya fraktur dislokasi Keadaan umum penderita ..-••••• • • • • • Resusitasi penderita . .-.Formatted: Font: (Default) Times New Rom 474 « Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi 2. Pengelolaan fraktur tulang belakang .25" .. Pemeriksaan klinik secara teliti • • • Pemeriksaan neurologis secara teliti tentang fungsi motorik. ^........ \ Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.-.. •• • < Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Mencegah dekubitus Mencegah kontraktur pada anggota gerak serta rangkaian rehabilitasi lainnya Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengelolaan fraktur vertebra servikal • Traksi tulang kepala dan pemasangan kolar servikal sejak dini selama 6 minggu diikuti dengan pemasangan brace servikal atau plaster Minerva selama 6 minggu • Tindakan operas! dilakukan sesuai indikasi .. .. >•• . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Perawatan kandung kemih dan usus . •.•..-.-•• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3..

.139. -•<. \ Formatted: Font: (Default) Times New Rom .139) : Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom b.25" . Pemasangan pedicle screw. Pengelolaan penderita dengan paralisis • Pengelolaan kandung kemih yang meliputi pemberian cairan yang cukup.Juga perlu diberikan antibiotik atau pembilasan kandung kemih. 4.: : > . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Terapi operatif apabilaada indikasi (gambar 14.. •• Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. evakuasi kandung kemih dengan kompresi suprapubik setelah 2 minggu. kateterisasi tetap atau intermiten.Pengelolaan fraktur torakolumbal • • Konservatif dengan reduksi postural : . • • Pengelolaan saluran pencernaan dengan pemberian laksansia atau enema setiap hari atau setiap dua hari Pencatatan cairan yang masuk dan keluar Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.

• • • • Perawatan yang hati-hati dan teratur Pemberian nutrisi yang baik dengan diet protein tinggi.25" .139) Fisioterapi untuk mencegah kontraktur dan pneumonia Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. kalsium dan transfusi darah Cegah dekubitus (gambar 14. cairan secara intravena.

'' ' Formatted: Font: (Default) Times New Rom 5.' :U. Indent: Left: 0".1 • Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 6.Bab 14 Trauma 475 Gambar 14. : .. Kematian karena gangguan organ vital .25" . 7. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Indent: Left: 0"...27). . '" :'' ' Kaku sendi •-< .. Spasme dan atrofi otot Kecacatan permanent yang menyebabkan ketergantungan pada keluarga dan masyarakat. " Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Comment []1]: Menjadi anggota asosiasi paraplegi Psikoterapi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Perawatan untuk mempergunakan toilet '!1< " " Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom KomplikasiParaplegi/Tetraplegi . . 1...'. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ^. Pneumonia hipostatik "'' Infeksi saluran kemih Dekubitus '. -.. 4. . 5. Formatted: Right: 0.Fraktur lempeng epifisis merupakan 1/3 dari seluruh fraktur pada anak-anak.. " Terapi vokasional Rehabilitasi sosial . • • • • • • • Rehabilitasi penderita paraplegi Fisioterapi x. dan metafisis (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified.-. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom ' '°:r'"' ]v..139. Terapi okupasi ' :" '. Pattern: Clear (White) FRAKTUR PADA ANAK BEBERAPA JENIS FRAKTUR KHUSUS PADA ANAK FRAKTUR LEMPENG EPIFISIS Lempeng epifisis merupakan suatu diskus tulang rawan yang terletak di antara epifisis.. 3. Dekubitus pada bokong.

juga akan menimbulkan kerusakan vaskularisasi yang akan menimbulkan nekrosis avaskuler. sehingga pada kedua tempat ini apabila terjadi pemisahan epifisis.25" . Formatted: Right: 0.Pembuluh darah epifisis masuk di dalam permukaan epifisis dan apabila ada kerusakan pembuluh darah maka akan terjadi gangguan pertumbuhan.Daerah yang paling lemah dari lempeng epifisis adalah zona transformasi tulang rawan pada daerah hipertrofi dimana biasanya terjadi garis fraktur. Anatomi. histologi dan fisiologi Tulang rawan lempeng epifisis lebih lemah daripada tulang. Pembuluh darah epifisis biasanya tidak mengalami kerusakan pada saat trauma tetapi pada epifisis femur proksimal dan epifisis radius proksimal pembuluh darah berjalan sepanjang leher tulang yang dimaksud dan melintang pada lempeng epifisis di perifer.

• Tipe II Merupakan jenis fraktur yang sering ditemukan. Pengobatan dengan reduksi tertutup mudah oleh karena masih ada perlekatan periosteum yang utuh dan intak. Garis fraktur melalui sepanjang lempeng epifisis dan membelok ke metafisis dan akan membentuk suatu fragmen metafisis yang berbentuk segitiga yang disebut tanda ThurstonFormatted: Right: 0.28). klasifikasi menurut Salter-Harris yang paling mudah dan praktis serta memenuhi syarat untuk terapi dan prognosis. selsel pertumbuhan lempeng epifisis masih melekat pada epifisis. Klasifikasi menurut Salter-Harris merupakan klasifikasi yang dianut dan dibagi dalam lima tipe: • Tipe I Terjadi pemisahan total lempeng epifisis tanpa adanya fraktur pada tulang.25" .Prognosis biasanya baik bila direposisi dengan cepat. Diagnosis dapat ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan rontgen dengan dua proyeksi dan membandingkannya dengan anggota gerak yang sehat. Klasifikasi Banyak klasifikasi fraktur lempeng epifisis antara lain menurut Salter-Harris (gambar 14. Fraktur ini terjadi oleh karena adanya shearing force dan sering terjadi pada bayi baru lahir dan pada anak-anak yang lebih muda.Diagnosis Secara klinis kita harus mencurigai adanya fraktur lempeng epifisis pada seorang anak dengan fraktur pada tulang panjang di daerah ujung tulang pada dislokasi sendi serta robekan ligamen.

Biasanya terjadi pada daerah sendi penopang badan yaitu sendi pergelangan kaki dan sendi lutut.Jenis fraktur ini misalnya fraktur kondilus lateralis humeri pada anak-anak.Jenis fraktur ini bersifat intra-artikuler dan biasanya ditemukan pada epifisis tibia distal. • Tipe V Fraktur tipe V merupakan fraktur akibat hancurnya epifisis yang diteruskan pada lempeng epifisis. tergantung kerusakan pembuluh darah. Periosteum mengalami robekan pada daerah konveks tetapi tetap utuh pada daerah konkaf.Gambar 14.Prognosis jelek karena dapat terjadi kerusakan sebagian atau seluruh lempeng pertumbuhan. • Tipe IV Fraktur tipe ini juga merupakan fraktur intra-artikuler yang melalui permukaan sendi memotong epifisis serta seluruh lapisan lempeng epifisis dan berlanjut pada sebagian metafisis. Sel-sel pertumbuhan pada lempeng epifisis juga masih melekat.Prognosis jelek bila reduksi tidak dilakukan dengan baik. Trauma yang menghasilkan jenis fraktur ini biasanya terjadi karena trauma shearing force dan membengkok dan umumnya terjadi pada anak-anak yang lebih tua.Garis fraktur mulai permukaan sendi melewati lempeng epifisis kemudian sepanjang garis lempeng epifisis. • Tipe III Fraktur lempeng epifisis tipe III merupakan fraktur intra-artikuler.Prognosis biasanya baik.30 menunjukkan beberapa gambaran radiologik fraktur lempeng epifisis.Holland.25" .Pengobatan dengan operasi terbuka dan fiksasi interna karena fraktur tidak stabil akibat tarikan otot.Oleh karena fraktur ini bersifat intra-artikuler dan diperlukan reduksi yang akurat maka sebaiknya dilakukan operasi terbuka dan fiksasi interna dengan mempergunakan pin yang halus.Diagnosis sulit karena secara radiologik tidak dapat dilihat.Pengobatan dengan reposisi secepatnya tidak begitu sulit kecuali bila reposisi terlambat harus dilakukan tindakan operasi. Formatted: Right: 0.

Penyembuhan Setelah reduksi dari fraktur epifisis tipe I. II dan III akan terjadi osifikasi endokondral pada daerah metafisis lempeng pertumbuhan dan dalam 23 minggu osifikasi endokondral ini telah mengalami penyembuhan. Prognosis terhadap gangguan pertumbuhan Delapan puluh lima persen trauma lempeng epifisis tidak mengalami gangguan dalam pertumbuhan. Sisanya. Sedangkan tipe IV dan tipe V mengalami penyembuhan seperti pada fraktur daerah tulang kanselosa. Jenis fraktur. fraktur tipe I. II dan III mempunyai prognosis yang baik. 15% akan memberikan gangguan dalam pertumbuhan. fraktur tipe IV prognosisnya tergantung dari tindakan pengobatan dan tipe V prognosisnya jelek tergantung kerusakan awal lempeng epifisis Formatted: Right: 0.25" Formatted: Bullets and Numbering . Ada beberapa faktor yang penting dalam perkiraan prognosis. yaitu: 1.

Hal ini terjadi setelah pembentukan kalus Formatted: Right: 0. apabila trauma terjadi pada umur yang lebih muda maka prognosisnya lebih jelek dibanding bila terjadi pada umur yang lebih tua 3. apakah trauma terbuka atau tertutup.2. maka prognosisnya ebih jelek 4. apabila terjadi kerusakan vaskularisasi epifisis. FRAKTUR PADA ANAK SECARA REGIONAL ANGGOTA GERAK ATAS FRAKTUR KLAVIKULA Klavikula merupakan tulang yang pertama kali mengalami osifikasi pada embrio dan paling sering mengalami fraktur pada anak-anak. Umur waktu terjadinya trauma. Vaskularisasi pada epifisis. hal ini penting karena penundaan tindakan menyebabkan kes dalam reduksi dan gangguan pertumbuhan yang terjadi akan lebih hebat. Kadang kala penderita datang dengan pembengkakan pada daerah klavikula yang terjadi beberapa hah setelah trauma. Pada trauma terbuka kemungkinan 1 infeksi dan akan menyebabkan fusi dini dari epifisis. olahraga atau kecelakaan lalu lintas. reduksi yang dilakukan dengan tidak hati-hati akan menimbulkan kerusakan yang lebih hebat pada lempeng epifisis 5. Metode reduksi. Jenis trauma. 6. Gambaran klinis Biasanya penderita datang dengan keluhan jatuh dari tempat tidur atau trauma lain dan menangis. Mekanisme trauma Trauma dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung pada posisi lengan terputar/tertarik keluar (outstretched hand). dimana trauma dilanjutkan dari pergelangan tangan sampai klavikula.25" . Fraktur klavikula dapat terjadi karena trauma kelahiran atau karena trauma lain seperti trauma rumah tangga. Waktu terjadinya trauma.

B. yaitu: A. FRAKTUR SUPRAKONDILER HUMERI Fraktur suprakondiler humeri (transkondiler) merupakan fraktur yang sangat sering ditemukan pada anak-anak setelah fraktur antebraki. Pengobatan Pada anak-anak fraktur klavikula tidak memerlukan tindakan khusus. Formatted: Right: 0. Tipe posterior (tipe ekstensi) Tipe ekstensi merupakan 99% dari seluruh jenis fraktur suprakondiler humeri. Pada tipe ini fragmen distal bergeser ke arah posterior (gambar 14. Tipe anterior (tipe fleksi) Tipe anterior (tipe fleksi) hanya merupakan 1-2% dari seluruh fraktur suprakondiler humeri.37).25" .Pemeriksaan radiologis Fraktur pada daerah klavikula pada bagian tengah merupakan bagian yang paling sering mengalami fraktur green stick atau fraktur total (gambar 14. cukup dengan pemasangan mitela selama 23 minggu dan akan sembuh secara sempurna. Dikenal dua tipe fraktur suprakondiler humeri berdasarkan pergeseran fragmen distal.32). Mungkin juga terjadi fraktur pada bagian medial klavikula yaitu pada daerah epifisis. Disini fragmen distal bergeser ke arah anterior (gambar 14.36).

Mekanisme trauma Tipe ekstensi terjadi apabila trauma terjadi pada saat sendi siku dalam posisi hiperekstensi atau sedikit fleksi serta pergelangan tangan dalam posisi dorso fleksi.38) • Tipe I Terdapat fraktur tanpa adanya pergeseran dan hanya berupa retak yang berupa garis. hanya terjadi perubahan sudut antara humerus dan kondilus lateralis (normal 40°). . Sedangkan tipe fleksi terjadi bila penderita jatuh dan terjadi trauma langsung sendi siku pada distal humeri. • Tipe III Formatted: Right: 0. Klasifikasi (gambar 14. .25" . • Tipe II Tidak ada pergeseran fragmen.

Tipe II Perlu dilakukan reposisi tertutup (gambar 14. Posterior Lateral atau medial Rotasi Gambaran klinis Biasanya penderita datang dengan trauma dan terdapat pembengkakan pada sendi siku. A. -: • Tipe IV Pergeseran kedua fragmen dan tidak ada kontak sama sekali. Tipe ekstensi Pergeseran fragmen distal dapat bergerak ke arah: 1.Terdapat pergeseran fragmen tetapi korteks posterior masih utuh serta masih ada kontak antarakeduafragmen. Diagnosis Pemeriksaan radiologis menentukan diagnosis fraktur pada daerah sendi siku.39) untuk mengembalikan posisi humerus distal karena akan terdapat gangguan dalam pergerakan ekstensi dan fleksi sendi siku dikemudian hari.25" . Formatted: Right: 0. Pengobatan • • Tipe I Cukup dengan pemasangan mitela dan sembuh dalam 10 hari sampai 2 minggu. 3. 2.

Formatted: Right: 0.25" . juga pada penderita yang datang setelah beberapa hari terjadinya fraktur.• Tipe III dan IV Reposisi tertutup sebaiknya dengan mempergunakan image intensifier dan dapat difiksasi dengan K-wire perkutaneus atau tanpa fiksasi dan dipasang gips. Pemasangan gips untuk imobilisasi selama 3-4 minggu dan kemudian dipertahankan dengan mempergunakan mitela. Apabila tidak berhasil. Pada fraktur suprakondiler humerus yang disertai pembengkakan hebat dapat dilakukan traksi Dunlop atau traksi skeletal untuk beberapa hari dan setelah pembengkakan mereda dapat dicoba kembali dengan reposisi tertutup (gambar 1440). Gerakan aktif dapat dimulai dengan fleksi. maka dianjurkan tindakan operas! terbuka dengan pemasangan K-wire.

Tipe fleksi Pada tipe fleksi dimana fragmen distal berada di sebelah depan dilakukan reposisi dan setelah itu diimobilisasi dalam keadaan ekstensi maksimal.B. Pemeriksaan radiologist biasanya normal saja. anak merasa nyeri pada daerah sendi siku.25" . Mekanisme trauma Biasanya disebabkan karena adanya traksi longitudinal yang mendadak sewaktu sendi siku dalam posisi ekstensi dan lengan bawah dalam keadaan pronasi. Lebih sering pada anak laki-laki daripada anak perempuan. PULLED ELBOW Pulled elbow adalah satu kelainan yang paling sering ditemukan pada anak-anak terutama di bawah umur 4 tahun. Mungkin terdengar adanya bunyi klik. Formatted: Right: 0. Terdapat nyeri tekan pada daerah radius proksimal. Diagnosis Segera setelah terjadi trauma.

dapat dilakukan reposisi dengan atau tanpa pembiusan. Biasanya ditemukan pada umur termuda 4 tahun. Klasifikasi Klasifikasi menurut Bado (1962) dibagi dalam 4 tipe (gambar 14. Kemudian dapat dilakukan mobilisasi dengan mitela selama satu minggu. Ditemukan lebih sering pada anak-anak daripada orang dewasa (2:1). dislokasi kaput radius ke belakang disertai angulasi ulna ke arah yang sama. dislokasi kaput radius ke depan disertai angulasi ulna ke arah yang sama.25" . Fraktur dapat bersifat terbuka atau tertutup. Tipe II. Pertama kali dilaporkan oleh Giovanni Battista Monteggia (1814). Apabila masih terdapat subluksasi. insidensnya sebanyak 15% (tipe fleksi) Formatted: Right: 0. FRAKTUR 1/3 PROKSIMAL ULNA (FRAKTUR MONTEGGIA) Fraktur 1/3 proksimal ulna disertai dengan dislokasi radius proksimal disebut sebagai fraktur Monteggia.Pengobatan Biasanya terjadi reduksi spontan terutama pada waktu pengambilan foto rontgen.52): • • Tipe I. Mekanisme trauma Fraktur dapat terjadi akibat trauma langsung atau terjadi karena hiperpronasi dengan tangan dalam keadaan out-stretched. laki-laki 5 kali lebih sering daripada perempuan. Insidensnya sebanyak 60-65% (tipe ekstensi).

Gambaran klinis Penderita biasanya mengeluh nyeri dan bengkak pada lengan bawah dan datang dengan tangan dalam posisi fleksi dan pronasi. Pengobatan fraktur tertutup pada anak-anak dicoba dengan reposisi tertutup karena angka keberhasilannya sebesar 50%. Pada orang dewasa semua jenis fraktur Monteggia harus segera dilakukan operasi terbuka dengan fiksasi interna yang Formatted: Right: 0. dislokasi ke samping kaput radius disertai angulasi ulna ke arah yang sama. Pengobatan Pada fraktur terbuka sebaiknya segera dilakukan tindakan operas! disertai dengan fiksasi ulna.53). bersama-sama fraktur radius di sebelah distal tuberositas bisipitalis.• Tipe III.25" . Insidens fraktur Monteggia tipe IV ini sebanyak 5%. Pemeriksaan radiologis dilakukan untuk memastikan diagnosis (gambar 14. insidensnya sebanyak 20% • Tipe IV. dengan fraktur ulna tepat distal prosesus koronoid. dislokasi kaput radius ke depan disertai angulasi ulna ke arah yang sama dengan tipe I.

rigid karena fraktur ini adalah suatu fraktur vans iuga mengenai sendi siku dan oerlu dilakukan mobilisasi. 3. 2. Fraktur epifisis Fraktur epifisis radius distal paling sering ditemukan terutama pada anak umur 6-12 tahun. 1. Klasifikasi Klasifikasi terdiri atas : 1. Fraktur epifisis Frakturtorus Fraktur green-stick Fraktur total Fraktur Galeazzi Mekanisme trauma Terjadi pada saat tangan dalam keadaan out stretched dimana pergelangan tangan dalam keadaan hiperekstensi. FRAKTUR RADIUS. Formatted: Right: 0. Gambaran klinis Terdapat trauma dengan mekanisme seperti di atas dengan pembengkakan dan nyeri tekan disekitar pergelangan tangan. ULNA DISTAL DAN FRAKTUR EPIFISIS Fraktur radius dan ulna distal dan fraktur epifisis merupakan fraktur yang sering ditemukan pada anak-anak di daerah lengan bawah (82%). Hal ini disebabkan karena daerah metafisis pada anak-anak relatif masih lemah. 5. 4. Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen dapat ditentukan jenis-jenis fraktur.25" .

Pada umumnya adalah tipe I atau II (Salter-Harris) dan sangat jarang ditemukan tipe III dan tipe IV (Salter-Harris). Formatted: Right: 0. Fraktur epifisis ulna jarang ditemukan.25" .

Pengobatan Pemasangan gips sirkuler di bawah siku selama 3 minggu. Operasi dilakukan apabila fraktur sudah terjadi beberapa hari dan terdapat pergeseran yang hebat. b. tetapi kebanyakan pada kedua tulang. lebihjarang ditemukan Pengobatan Tidak semua fraktur green stick perlu dilakukan reduksi tertutup terutama bagian distal dekat sendi.25).Pengobatan Reposisi tertutup sangat mudah dilakukan dan diimobilisasi dengan gips sirkuler di bawah siku selama 3 minggu. 2. Pada umumnya angulasi kurang 20° pada umur 10-12 tahun tidak memerlukan reduksi dan hanya pemasangan gips di atas siku dengan posisi pronasi selama 3-4 minggu. lebih sering ditemukan Angulasike dorsal. Formatted: Right: 0. karena dapat terjadi koreksi angulasi secara spontan. Frakturtorus Fraktur torus disebut juga fraktur buckle terjadi pada korteks di daerah metafisis 23 cm di atas lempeng epifisis. Mekanisme trauma Terjadi karena kompresi longitudinal dan torsional. Fraktur green stick Fraktur green stick terjadi apabila ada robekan periosteum dan korteks pada daerah konveks dari deformitas (gambar 14. Fraktur dapat mengenai salah satu tulang baik radius atau ulna saja. Ada dua jenis fraktur green stick. Angulasi volar. yaitu: a. 3.25" .

d. Fraktur Galeazzi lebih jarang ditemukan daripada fraktur Monteggia.25" .56). e. Fraktur terbuka radius atau ulna sering ditemukan dan dapat menyebabkan salah satu tulang proksimal menonjol.4. Fraktur total Fraktur total pada radius dan ulna biasanya saling menyamping dan sulit untuk mempertahankannya sehingga dilakukan reposisi. Formatted: Right: 0. Pengobatan Tetap dilakukan usaha untuk reposisi tertutup dan apabila gagal maka dilakukan reposisi terbuka dengan fiksasi interna serta diperkuat dengan gips sirkuler selama 4 minggu tergantung umur penderita. Komplikasi a. Infeksi Kontraktur iskemik Volkmann Lempeng pertumbuhan yang berhenti Malunion Refraktur 5. Pada keadaan ini fraktur harus dirawat seperti suatu fraktur terbuka dan disertai dengan debridemen yang baik dan dipertahankan dengan fiksasi interna. c. Fraktur Galeazzi Fraktur Galeazzi adalah fraktur radius pada 1/3 distal dan dislokasi sendi radioulnar distal (gambar 14. b. Kebanyakan ditemukan pada orang dewasa dan jarang pada anak-anak.

FRAKTUR PADA ANAK SECARA REGIONAL ANGGOTA GERAK BAWAH FRAKTUR DIAFISIS FEMUR Fraktur diafisis femur sering ditemukan pada anak-anak dan harus dianggap sebagai suatu fraktur yang dapat menimbulkan perdarahan dan syok (gambar 14. Mekanisme trauma Fraktur terjadi karena suatu trauma hebat dan lokalisasi yang paling sering adalah pada 1/3 tengah diafisis femur. Klasifikasi Fraktur femur dibagi dalam: • Subtrokanterik Formatted: Right: 0. Pengobatan Fraktur bersifat tidak stabil dan terdapat dislokasi sehingga sebaiknya dilakukan operas! dengan fiksasi interna.25" .Gambaran klinis Terdapat gejala fraktur dan dislokasi pada daerah distal lengan bawah.58). Pemeriksaan radiologis Dengan pemeriksaan rontgen diagnosis dapat ditegakkan.

Fraktur dapat bersifat oblik. Terdapat deformitas. Gambaran klinis Penderita biasanya datang dengan gejala trauma hebat disertai pembengkakan pada daerah tungkai atas dan tidak dapat menggerakkan tungkai. Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan rontgen menentukan tipe dan lokalisasi fraktur. abduksi oleh muskulus gluteus medius dan minimus serta rotasi eksterna oleh otot rotator pendek dan gluteus maksimus. pemendekan anggota gerak dan krepitasi. Pada fraktur femur 1/3 proksimal. Pengobatan Prinsip pengobatan adalah: Formatted: Right: 0. Pemeriksaan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menambah perdarahan. fragmen proksimal tertarik dalam posisi fleksi karena tarikan muskulus iliopsoas.• • • Adduksi Abduksi Klasik Posisi fraktur terjadi karena tarikan dan lokalisasi fraktur.25" . transversal dan jarang bersifat komunitif.

traksi kulit menurut Hamilton-Russel Anak yang lebih besar dapat dilakukan traksi tulang melalui kondilus femur dengan menggunakan bidai dari Thomas dan penyangga Pearson Spika panggul. Fraktur ini terjadi karena avulsi ligamen krusiatum baik posterior atau anterior. traksi kulit menurut Bryant (Callow) Anak umur 2 tahun keatas. Mekanisme trauma Fraktur eminensia interkondiler tibia terjadi karena lutut dalam posisi fleksi dan trauma dari depan mendorong femur ke belakang dimana tibia dalam keadaan terfiksasi yang akan menyebabkan avulsi bagian depan. dilakukan setelah reposisi dan imobilisasi dengan gips 2. • • Tipe II Pada tipe II terjadi avulsi dengan elevasi pada dasarnya 1/3 bagian depan. yaitu:  Lepas tanpa terbalik Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. Fraktur biasanya terjadi pada anak yang sedang mengendarai sepeda dan jatuh dalam keadaan lutut fleksi. Fraktur eminensia interkondiler tibia sering terjadi pada anak umur 8-13 tahun dan tidak pernah ditemukan di bawah umur 7 tahun. Konservatif • • • • Anak umur 0-2 tahun. sedangkan avulsi bagian posterior lebih jarang ditemukan. FRAKTUR EMINENSIA INTERKONDILER TIBIA Eminensia interkondiler (tibial spine) berada di antara kedua faset lateral dan medial pada permukaan atas tibia.25" . Klasifikasi (Meyers dan McKeever) • Tipe I Pada tipe I terjadi avulsi dengan sedikit pergeseran dimana eminensia hanya mengalami elevasi ringan. Tipe III Pada tipe III terjadi avulsi dengan elevasi total yang dapat terjadi dalam 2 bentuk. Terapi operatif Terapi operatif dilakukan dengan mempergunakan K-nail atau plate yang kecil terutama pada anak yang iebih besar dengan indikasi tertentu.1.

Lutut dalam keadaan fleksi 1030° dan nyeri apabila dilakukan ekstensi. Lepas dengan posisi terbalik sehingga tidak dapat mengalami penyembuhan Gambaran klinis Didapatkan trauma pada lutut disertai hemartrosis yang terjadi secara cepat. Formatted: Indent: Left: 0" Formatted: Right: 0. Terdapat gangguan pergerakan sendi lutut serta spasme otot sekitar sendi lutut.25" .

Pada tipe III dilakukan operas! dan fragmen yang terlepas difiksasi dengan jahitan yang dapat diresorpsi dan bukan dengan mempergunakan screw atau alat fiksasi lain.5" Pengobatan Tipe I dengan pemasangan gips silinder dengan lutut dalam keadaan ekstensi.Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan radiologis akan memberikan gambaran tentang jenis fraktur.25" . Formatted: Indent: Left: 0" FRAKTUR APOFISIS TUBERKEL TIBIA Fraktur ini sering ditemukan pada anak-anak umur 14-16 tahun. Tipe II Pada tipe II tuberkel yang kecil terangkat bersama-sama dengan ligamen.5" Formatted: Indent: Left: 0". Tuberkel tibia dilindungi oleh ligamen ini sehingga jarang terjadi avulsi yang total. Tab stops: No at 1" Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Indent: Left: 0. Apofisis tibia terletak pada pertengahan daerah tendo ekspansi otot kuadrisep.5" Formatted: Indent: Left: 0". Tab stops: No at 1" Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Indent: Left: 0. Formatted: Indent: Left: 0" Klasifikasi (Watson-Jones)    Tipe I Pada tipe I tuberkel terangkat tetapi tetap melekat pada bagian proksimal. First line: 0" Pengobatan Pada tipe I dan tipe II diimobilisasi dengan silinder gips dalam keadaan lutut fleksi 2030°. Formatted: Indent: Left: 0". dimana pada posisi ini terjadi relaksasi ligamen krusiatum anterior. Formatted: Indent: Left: 0". Tipe III Pada tipe III tuberkel yang besar terangkat mulai dari distal sampai proksimal dalam sendi. Tab stops: No at 1" Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Indent: Left: 0. Formatted: Indent: Left: 0" Formatted: Right: 0. Tipe II dan III sebaiknya dilakukan operasi dengan fiksasi bagian fragmen menggunakan pin atau screw kecil.

Trauma ini merupakan tipe III (Salter-Harris) dan disebut juga fraktur Tillaux. yaitu sebesar 48%. Trauma rotasi eksterna Trauma rotasi eksterna merupakan jenis kedua yang sering ditemukan. 2. Mungkin juga disertai dengan fraktur intra-artikuler melalui bagian tengah epifisis. Trauma abduksi Trauma abduksi merupakan jenis yang paling sering ditemukan. Terdapat pemindahan ke posterior dari seluruh epifisis tibia distal disertai fragmen metafisis tibia (tipe II Salter-Harris). 3. 5. Trauma kompresi aksial biasanya terjadi karena trauma langsung epifisis tibia distal dan fragmen tulang dapat bergeser ke depan atau ke belakang. Klasifikasi dan Mekanisme Trauma 1. Trauma plantar fleksi Trauma plantar fleksi ditemukan sebanyak 12.25" . Terjadi pemindahan seluruh epifisis tibia ke arah posterior tanpa adanya fraktur fibula. biasanya disertai dengan fraktur diafisis fibula distal. Fraktur ini juga disebut triplane fracture. yaitu sebanyak 9%. yaitu sebanyak 23%. Trauma adduksi Trauma adduksi ditemukan sebesar 14. Pengobatan Pengobatan definitif harus dilakukan sesegera mungkin dan dapat dilakukan dengan 2 cara: 1. Fraktur ini lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dengan perbandingan 41 dan terutama pada umur 11-15 tahun.FRAKTUR EPIFISIS TIBIA DISTAL Fraktur epifisis tibia distal sering ditemukan dan insidensnya 11% dari seluruh fraktur epifisis pada anak-anak. Pengobatan konservatif dengan reduksi tertutup disertai pemakaian gips sirkuler Formatted: Bullets and Numbering Formatted: Right: 0. Trauma ini akan menimbulkan fraktur epifisis tipe II (Salter-Harris).5%. Trauma kompresi aksial Trauma kompresi aksial merupakan jenis yang paling jarang ditemukan.5%. 4.

• Resusitasi Kebanyakan penderita dengan fraktur multipel tiba di rumah sakit dengan syok. Pengobatan Pengobatan berupa pemasangan gips sirkuler di bawah lutut.25" . apakah luka itu luka tembus tulang. maka diperlukan • Pertolongan pertama Pada penderita dengan fraktur yang penting dilakukan adalah membersihkan jalan napas. • Penilaian klinis Sebelum menilai fraktur itu sendiri. Tindakan operatif dilakukan pada tipe III (Salter-Harris) atau terapi konservatif yang tidak berhasil atau mereka yang datang terlambat FRAKTUR EPIFISIS FIBULA DISTAL Dapat terjadi fraktur fibula sendiri atau bersama-sama dengan fraktur tibia epifisis. adakah trauma pembuluh darah/saraf ataukah ada trauma alat-alat dalam yang lain. Formatted: Right: 0.2.PRINSIP PENGOBATAN FRAKTUR PENATALAKSANAAN AWAL Sebelum dilakukan pengobatan definitif pada satu fraktur. menutup luka dengan verban yang bersih dan imobilisasi fraktur pada anggota gerak yang terkena agar penderita merasa nyaman dan mengurangi nyeri sebelum diangkut dengan ambulans. perfu dilakukan penilaian klinis. Jenis fraktur yang dapat terjadi adalah tipe II atau tipe IV (Salter-Harris). sehingga diperlukan resusitasi sebelum diberikan terapi pada frakturnya sendiri berupa pemberian transfusi darah dan cairan lainnya serta obat-obat anti nyeri. Sering ditemukan pada anak umur 8-15 tahun dan biasanya terjadi karena trauma tidak langsung. PRINSIP DAN METODE PENGOBATAN FRAKTUR PRINSIP . Bila terdapat perdarahan dapat dilakukan pertolongan seperti dikemukakan sebelumnya.

serta luka terbuka dengan perawatan yang tepat. Formatted: Right: 0. pergeseran awal serta vaskularisasi dari fragmen fraktur. Seleksi pengobatan dengan tujuan khusus • Menghilangkan nyeri Nyeri timbul karena trauma pada jaringan lunak termasuk periosteum dan endosteum. Hal ini perlu diperhatikan oleh karena banyak kasus terjadi akibat penanganan dokter yang menimbulkan komplikasi atau memperburuk keadaan fraktur yang ada sehingga merupakan kasus malpraktek yang dapat menjadi kasus di pengadilan. Nyeri bertambah bila ada gerakan pada daerah fraktur disertai spasme otot serta pembengkakan yang progresif dalam ruang yang tertutup. 3. Nyeri dapat diatasi dengan imobilisasi fraktur dan pemberian analgetik. dapat dihindarkan apabila kita dapat mencegahnya dengan melakukan tindakan yang memadai seperti mencegah kerusakan jaringan lunak pada saat transportasi penderita.PRINSIP UMUM PENGOBATAN FRAKTUR Ada enam prinsip umum pengobatan fraktur: 1. kita dapat menentukan prognosis trauma yang dialami sehingga dapat dipilih metode pengobatan yang tepat. Pengobatan berdasarkan atas diagnosis dan prognosis yang akurat Dengan melakukan diagnosis yang tepat pada fraktur. Reduksi tidak perlu akurat secara radiologik oleh karena kita mengobati penderita dan tidak mengobati gambaran radiologik. Perlu ditetapkan apakah fraktur ini memerlukan reduksi dan apabila perlu apakah bersifat tertutup atau terbuka. 2. Jangan membuat keadaan lebih jelek Beberapa komplikasi fraktur terjadi akibat trauma yang antara lain disebabkan karena pengobatan yang diberikan yang disebut sebagai iatrogenik. • Memperoleh posisi yang baik dari fragmen Beberapa fraktur tanpa pergeseran fragmen tulang atau dengan pergeseran yang sedikit saja sehingga tidak diperlukan reduksi. Faktor-faktor yang penting dalam penyembuhan fraktur yaitu umur penderita.25" . lokalisasi dan konfigurasi. Beberapa komplikasi yang bersifat iatrogenik.

4. 5. dalam waktu singkat dapat terjadi proses penyembuhan.25" . 6. bila terjadi kerusakan yang hebat pada periosteum/jaringan lunak sekitarnya. Bersifat realistik dan praktis dalam memilih jenis pengobatan Dalam memilih pengobatan harus dipertimbangkan pengobatan yang realistik dan praktis. komplikasi yang terjadi dan perlu pula dipertimbangkan keadaan sosial ekonomi penderita secara individual. jenis fraktur. • Mengembalikan fungsi secara optimal Penyembuhan fraktur dengan imobilisasi harus dipikirkan pencegahan atrofi pada anggota gerak. Pada awal pengobatan perlu diperhatikan: • • • • Lokalisasi fraktur Bentuk fraktur Menentukan teknik yang sesuai untuk pengobatan Komplikasi yang mungkin terjadi selama dan sesudah pengobatan Formatted: Right: 0.• Mengusahakan terjadinya penyambungan tulang Umumnya fraktur yang telah ditangani. Pada fraktur tertentu. pemeriksaan klinik dan radiologis. yaitu: 1. diagnosis dan penilaian fraktur Prinsip pertama adalah mengetahui dan menilai keadaan fraktur dengan anamnesis. sehingga perlu diberikan latihan yang bersifat aktif dinamik (isotonik). prinsip pengobatan ada empat (4R). Seleksi pengobatan sesuai dengan penderita secara individual Setiap fraktur memerlukan penilaian pengobatan yang sesuai. kemungkinan diperlukan usaha agar terjadi union misalnya dengan bone graft. Dengan latihan dapat pula dipertahankan kekuatan otot serta sirkulasi darah. Sebelum mengambil keputusan untuk melakukan pengobatan definitif. Mengingat hukum-hukum penyembuhan secara alami Jaringan muskuloskeletal bereaksi terhadap suatu fraktur sesuai dengan hukum alami yang telah diterangkan sebelumnya. yaitu dengan mempertimbangkan faktor umur. Recognition.

Angulasi <5° pada tulang panjang anggota gerak bawah dan lengan atas dan angulasi sampai 10° pada humerus dapat diterima. Pada fraktur intra-artikuler diperlukan reduksi anatomis dan sedapat mungkin mengembalikan fungsi normal dan mencegah komplikasi seperti kekakuan. Konservatif Reduksi tertutup dengan fiksasi eksterna atau fiksasi perkutaneus dengan K-wire Reduksi terbuka dan fiksasi interna atau fiksasi eksterna tulang Eksisi fragmen tulang dan penggantian dengan protesis KONSERVATIF Terdiri atas: 1. Terdapat kontak sekurang-kurangnya 50%. 4. imobilisasi fraktur Rehabilitation.2. Retention.5 inchi pada fraktur femur. Proteksi semata-mata (tanpa reduksi atau imobilisasi) Proteksi fraktur terutama untuk mencegah trauma lebih lanjut misalnya dengan cara memberikan sling(mitela) pada anggota gerak atas atau tongkat pada anggota gerak bawah (gambar 144).25" . dan overriding tidak melebihi 0. deformitas serta perubahan osteoartritis di kemudian hari. reduksi fraktur apabila perlu Restorasi fragmen fraktur dilakukan untuk mendapatkan posisi yang dapat diterima. 3. Adanya rotasi tidak dapat diterima dimanapun lokalisasi fraktur 3. Formatted: Right: 0. 4. iga dan fraktur impaksi dari humerus tidak memerlukan reduksi. 2. Posisi yang baik adalah: • • alignment yang sempurna aposisi yang sempurna Fraktur seperti fraktur klavikula. mengembalikan aktifitas fungsional semaksimal mungkin METODE-METODE PENGOBATAN FRAKTUR FRAKTUR TERTUTUP Metode pengobatan fraktur pada umumnya dibagi dalam: 1. Reduction.

25" Formatted: Bullets and Numbering . Indikasi Digunakan pada fraktur yang perlu dipertahankan posisinya dalam proses penyembuhan. Reduksi tertutup dengan manipulasi dan imobilisasi eksterna. impaksi fraktur pada humerus proksimal serta fraktur yang sudah mengalami union secara klinis. tetapi belum mencapai konsolidasi radiologik. Imobilisasi dengan bidai eksterna (tanpa reduksi) Imobilisasi pada fraktur dengan bidai eksterna hanya memberikan sedikit imobilisasi. Reposisi yang dilakukan melawan kekuatan terjadinya fraktur.5). biasanya mempergunakan plaster of Paris (gips) atau dengan bermacam-macam bidai dari plastik atau metal. Indikasi lain yaitu fraktur kompresi tulang belakang. 2. mempergunakan gips. dilakukan baik dengan pembiusan umum ataupun lokal.Indikasi Terutama diindikasikan pada fraktur-fraktur tidak bergeser. 3. fraktur iga yang stabil. Penggunaan gips untuk imobilisasi merupakan alat utama pada teknik ini (gambar 14. Indikasi   Sebagai bidai pada fraktur untuk pertolongan pertama Imobilisasi sebagai pengobatan definitif pada fraktur Formatted: Right: 0. falangs dan metakarpal atau fraktur klavikula pada anak. Reduksi tertutup yang diartikan manipulasi.

overFormatted: Right: 0. Fraktur yang tidak stabil atau bersifat komunitif akan bergerak di dalam gips sehingga diperlukan pemeriksaan radiologis yang berulang-ulang. 5.25" . Imobilisasi untuk mencegah fraktur patologis Sebagai alat bantu tambahan pada fiksasi interna yang kurang kuat 4. Reduksi tertutup dengan traksi kontinu dan counter traksi Dengan mempergunakan alat-alat mekanik seperti bidai Thomas. Diperlukan manipulasi pada fraktur yang bergeser dan diharapkan dapat direduksi dengan cara tertutup dan dapat dipertahankan. yaitu traksi kulit dan traksi tulang. bidai Brown Bohler. fraktur vertebra servikalis • Bilamana terdapat otot yang kuat mengelilingi fraktur pada tulang tungkai bawah yang menarik fragmen dan menyebabkan angulasi. Indikasi • Bilamana reduksi tertutup dengan manipulasi dan imobilisasi tidak memungkinkan serta untuk mencegah tindakan operatif misalnya pada fraktur batang femur. Tindakan ini mempunyai dua tujuan utama berupa reduksi yang bertahap dan imobilisasi. Reduksi tertutup dengan traksi berlanjut diikuti dengan imobilisasi Reduksi tertutup padafraktur yang diikuti dengan traksi berlanjut dapat dilakukan dengan beberapa cara. bidai Thomas dengan Pearson knee flexion attachment.

oblik. b. c.riding dan rotasi yang dapat menimbulkan malunion. Biasanya dilakukan pada fraktur femur yang tidak bergeser. misalnya pada fraktur suprakondiler humerus • • Jarang pada fraktur metakarpal Sekali-kali pada fraktur Colles atau fraktur pada orang tua dimana reduksi tertutup dan imobilisasi eksterna tidak memungkinkan Ada empat metode traksi kontinu yang digunakan: a. Traksi menurut Bryant (Gallow) pada anak-anak di bawah 2 tahun dengan berat badan kurang dari 10 kg. bagian distal femur pada kondilus Formatted: Right: 0.25" . trokanter mayor. fraktur spiral atau komunitif pada tulang panjang Fraktur vertebra servikalis yang tidak stabil Fraktur femur pada anak-anak (traksi Bryant = traksi Gallow) Fraktur dengan pembengkakan yang sangat hebat disertai dengan pergeseran yang hebat serta tidak stabil. Traksi kulit Traksi kulit dengan mempergunakan leukoplas yang melekat pada kulit disertai dengan pemakaian bidai Thomas atau bidai Brown Bohler. bagian distal tibia. yaitu pada bagian proksimal tibia di bawah tuberositas tibia. nonunion atau delayed union • • • • Bilamana terdapat fraktur yang tidak stabil. Traksi tulang Traksi tulang dengan kawat Kirschner (K-wire) dan pin Steinmann yang dimasukkan ke dalam tulang dan juga dilakukan traksi dengan mempergunakan berat beban dengan bantuan bidai Thomas dan bidai Brown Bohler. Traksi juga dapat dilakukan pada fraktur suprakondiler humeri menurut Dunlop. Traksi menetap Traksi menetap juga mempergunakan leukoplas yang melekat pada bidai Thomas atau bidai Brown Bohler yang difiksasi pada salah satu bagian dari bidai Thomas. Tempat untuk memasukan pin.

d. Traksi berimbang dan traksi sliding Traksi berimbang dan traksi sliding terutama dipergunakan pada fraktur femur. Komplikasi dari traksi kontinu yaitu: • • • • • • Penyakit trombo-emboli Infeksi kulit superfisial dan reaksi alergi : Leukoplas yang mengalami robekan sehingga fraktur mengalami pergeseran Infeksi tulang akibat pemasangan pin Terjadi distraksi diantara kedua fragmen fraktur Dekubitus pada daerah tekanan bidai Thomas. misalnya pada tuberositas isiadikus Formatted: Right: 0.femur. kalkaneus (jarang dilakukan). prosesus olekranon (gambar 1440).6E). biasanya dipergunakan bidai Thomas dan Pearson attachment (gambar 14.25" . mempergunakan traksi skeletal dengan beberapa katrol dan bantalan khusus. bagian distal metakarpal dan tengkorak.

REDUKSI TERTUTUP DENGAN FIKSASI EKSTERNA ATAU FIKSASI PERKUTANEUS DENGAN K-WIRE Setelah dilakukan reduksi tertutup pada fraktur yang bersifat tidak stabil.7). pin Jewett dan protesis (gambar 14. serta pada fraktur batang femur dengan teknik tertutup dan hanya membuat lubang kecil pada daerah proksimal femur. Juga dapat dilakukan pada fraktur leher femur dan pertrokanter dengan memasukkan batang metal. pin Trephine (pin Smith Peterson). REDUKSI TERBUKA DENGAN FIKSASI INTERNAATAU FIKSASI EKSTERNA TULANG Tindakan operasi harus diputuskan dengan cermat dan dilakukan oleh ahli bedah serta pembantunya yang berpengalaman dalam ruangan yang aseptik.25" . pin Kuntscher intrameduler. Alat-alat yang dipergunakan dalam operasi yaitu kawat bedah. Operasi harus dilakukan secepatnya (dalam satu minggu) kecuali bila ada halangan. Formatted: Right: 0. pin Rush. screw. kawat Kirschner. maka reduksi dapat dipertahankan dengan memasukkan K-wire perkutaneus misalnya pada fraktur suprakondiler humeri pada anak-anak atau pada fraktur Colles. pin Steinmann. plate dan screw Smith Peterson. screw dan plate. pin plate teleskopik. Teknik ini biasanya memerlukan bantuan alat rontgen image intensifier (Garm).

tulang yang mati ataupun hidup dapat pula digunakan berupa bone graft baik autograft/alograft. a. misalnya fraktur pada orang tua Eksisi fragmen yang kecil Eksisi fragmen tulang yang kemungkinan mengalami nekrosis avaskuler misalnya fraktur leher femur pada orangtua Fraktur avulsi misalnya pada kondilus humeri Fraktur epifisis tertentu pada grade III dan IV (Salter-Harris) pada anak-anak Fraktur multipel misalnya fraktur pada tungkai atas dan bawah Untuk mempermudah perawatan penderita misalnya fraktur vertebra tulang belakang yang disertai paraplegia Formatted: Right: 0. kondilus.Selain alat-alat metal. Reduksi terbuka dengan fiksasi interna Indikasi • • • • • • • • • • • • • Fraktur intra-artikuler misalnya fraktur maleolus. Saat ini teknik operasi pada tulang dikembangkan oleh grup ASIF (metode AO) yang dilakukan di Swiss dengan menggunakan peralatan yang secara biomekanik telah diteliti. reduksi rigid dan mobilisasi dini yang akan memberikan hasil fungsional yang maksimal. olekranon. Prinsip operasi teknik AO berupa reduksi akurat. Operasi dilakukan dengan cara membuka daerah fraktur dan fragmen direduksi secara akurat dengan penglihatan langsung.25" . untuk mengisi defek tulang atau pada fraktur yang nonunion. patela Reduksi tertutup yang mengalami kegagalan misalnya fraktur radius dan ulna disertai malposisi yang hebat atau fraktur yang tidak stabil Bila terdapat interposisi jaringan di antara kedua fragmen Bila diperlukan fiksasi rigid misalnya pada fraktur leher femur Bila terjadi fraktur dislokasi yang tidak dapat direduksi secara baik dengan reduksi tertutup misalnya fraktur Monteggia dan fraktur Bennett Fraktur terbuka Bila terdapat kontraindikasi pada imobilisasi eksterna sedangkan diperlukan mobilisasi yang cepat.

b.25" . Reduksi terbuka dengan fiksasi eksterna Reduksi terbuka dengan alat fiksasi eksterna dengan mempergunakan kanselosa screw dengan metilmetakrilat (akrilik gigi) atau fiksasi eksterna dengan jenis-jenis lain misalnya menurut AO atau inovasi sendiri dengan mempergunakan screw Schanz (gambar 14.8). Indikasi • • • • • Fraktur terbuka grade II dan grade III Fraktur terbuka disertai hilangnya jaringan atau tulang yang hebat Fraktur dengan infeksi atau infeksi pseudoartrosis Fraktur yang miskin jaringan ikat Kadang-kadang pada fraktur tungkai bawah penderita diabetes mellitus Komplikasi reduksi terbuka: • • • Infeksi (osteomielitis) Kerusakan pembuluh darah dan saraf Kekakuan sendi bagian proksimal dan distal Formatted: Right: 0.

debrideman yang berulang-ulang. Beberapa hal yang penting untuk dilakukan dalam penanggulangan fraktur terbuka yaitu operasi yang dilakukan dengan segera. biasanya terjadi nekrosis avaskuler dari fragmen atau nonunion. FRAKTUR TERBUKA Fraktur terbuka merupakan suatu fraktur dimana terjadi hubungan dengan lingkungan luar melalui kulit sehingga terjadi kontaminasi bakteri sehingga timbul komplikasi berupa infeksi. Fraktur terbuka merupakan suatu keadaan darurat yang memerlukan penanganan yang terstandar untuk mengurangi resiko infeksi. penutupan kulit dan bone grafting yang dini serta pemberian antibiotik yang adekuat. stabilisasi fraktur.• • Kerusakan periosteum yang hebat sehingga terjadi delayed union atau nonunion Emboli lemak EKSISI FRAGMEN TULANG DAN PENGGANTIAN DENGAN PROTESIS Pada fraktur leher femur dan sendi siku orang tua. oleh karena itu dilakukan pemasangan protesis yaitu alat dengan komposisi metal tertentu untuk menggantikan bagian yang nekrosis. Formatted: Right: 0. Luka pada kulit dapat berupa tusukan tulang yang tajam keluar menembus kulit (from within) atau dari luar oleh karena tertembus misalnya oleh peluru atau trauma langsung (from without) (gambar 14. secara hati-hati. Sebagai bahan tambahan sering dipergunakan metilmetakrilat. Selain mencegah infeksi juga diharapkan terjadi penyembuhan fraktur dan restorasi fungsi anggota gerak.25" .9).

transversal. Merkow dan Templeman (1990). kontaminasi yang hebat serta fraktur komunitif yang hebat. Terdapat kerusakan yang sedang dari jaringan dengan sedikit kontaminasi dari fraktur. Terdapat sedikit kerusakan jaringan dan tidak terdapat tanda-tanda trauma yang hebat pada jaringan lunak. terdapat pendorongan (stripping) periost. o Tipe III b Fraktur disertai dengan trauma hebat dengan kerusakan dan kehilangan jaringan. Fraktur yang terjadi biasanya bersifat simpel. Tipe III dibagi lagi dalam tiga subtipe: o Tipe III a Jaringan lunak cukup menutup tulang yang patah walaupun terdapat laserasi yang hebat ataupun adanya flap. Fraktur bersifat segmental atau komunitif yang hebat. biasanya karena luka tusukan dari fragmen tulang yang menembus keluar kulit.KLASIFIKASI Klasifikasi yang dianut adalah menurut Gustilo. kulit dan struktur neurovaskuler dengan kontaminasi yang hebat. tulang terbuka.25" . • Tipe III Terdapat kerusakan yang hebat dari jaringan lunak termasuk otot. oblik pendek atau sedikit komunitif. • Tipe II Laserasi kulit melebihi 1 cm tetapi tidak ada kerusakan jaringan yang hebat atau avulsi kulit. o Tipe III c Fraktur terbuka yang disertai dengan kerusakan arteri yang memerlukan perbaikan tanpa memperhatikan tingkat kerusakan jaringan lunak. Tipe ini biasanya disebabkan oleh karena trauma dengan kecepatan tinggi. PENANGGULANGAN FRAKTUR TERBUKA Beberapa prinsip dasar pengelolaan fraktur terbuka: 1. Obati fraktur terbuka sebagai satu kegawatan Formatted: Right: 0. • Tipe I Luka kecil kurang dari 1 cm panjangnya.

9.25" . 6. 5. Fraktur grade II dan III sebaiknya difiksasi dengan fiksasi eksterna. Eksisi jaringan yang mati dan tersangka mati (debridemen) Semua jaringan yang kehilangan vaskularisasinya merupakan daerah tempat pembenihan bakteri sehingga diperlukan eksisi secara operasi pada kulit. otot dan fragmen-fragmen yang lepas. fasia. Yang perlu mendapat perhatian adalah penutupan kulit tidak dipaksakan yang mengakibatkan sehingga kulit menjadi tegang.TAHAP PENGOBATAN FRAKTUR TERBUKA 1. Dapat dilakukan split thickness skin-graft serta pemasangan drainase isap untuk mencegah akumulasi darah dan serum pada luka yang dalam. jaringan subkutaneus. Adakan evaluasi awal dan diagnosis akan adanya kelainan yang dapat menyebabkan kematian 3. 7 8. maka sebaiknya kulit ditutup. Kulit dapat ditutup kembali disebut delayed primary closure. Pembersihan luka Pembersihan luka dilakukan dengan cara irigasi dengan cairan NaCI fisiologis secara mekanis untuk mengeluarkan benda asing yang melekat. 2. Formatted: Right: 0. Hal ini tidak dilakukan apabila penutupan membuat kulit sangat tegang. Berikan antibiotik dalam ruang gawat darurat. Luka dapat dibiarkan terbuka setelah beberapa hari tapi tidak lebih dari 10 hari. lemak. Segera dilakukan debrideman dan irigasi yang baik Ulangi debrideman 24-72 jam berikutnya Stabilisasi fraktur Biarkan luka terbuka antara 5-7 hari Lakukan bone graft autogenous secepatnya Rehabilitasi anggota gerak yang terkena TAHAP . 4.2. Pengobatan fraktur itu sendiri Fraktur dengan luka yang hebat memerlukan suatu traksi skeletal atau reduksi terbuka dengan fiksasi eksterna tulang. Penutupan kulit Apabila fraktur terbuka diobati dalam waktu periode emas (6-7 jam mulai dari terjadinya kecelakaan). di kamar operasi dan setelah operasi 4. 3.

Sejak awal penderita harus dituntun secara psikologis untuk membantu Formatted: Right: 0.25" . mencegah terjadinya komplikasi seperti dekubitus. 4. 6. dapat diberikan 250 unit tetanus imunoglobulin (manusia). 3. 9. 7 8. mencegah atrofi otot. Pencegahan tetanus Semua penderita dengan fraktur terbuka perlu diberikan pencegahan tetanus. Pada penderita yang telah mendapat imunisasi aktif cukup dengan pemberian toksoid tapi bagi yang belum. 2. 5. infeksi saluran kencing serta pembentukan batu ginjal. 6. Mengembalikan fungsi secara maksimal merupakan tujuan akhir pengobatan fraktur. trombosis vena. 2. syok septik sampai kematian Septikemia. KOMPLIKASI FRAKTUR TERBUKA 1. Menghilangkan nyeri Mendapatkan dan mempertahankan posisi yang memadai dari fragmen fraktur Mengharapkan dan mengusahakan union Mengembalikan fungsi secara optimal dengan cara mempertahankan fungsi otot dan sendi. 3. adhesi dan kekakuan sendi. Pemberian antibiotik Pemberian antibiotik bertujuan untuk mencegah infeksi. toksemia oleh karena infeksi piogenik Tetanus Gangren Perdarahan sekunder Osteomielitis kronik Delayed union Nonunion dan malunion Kekakuan sendi Komplikasi lain oleh karena perawatan yang lama PERAWATAN LANJUT DAN REHABILITASI FRAKTUR Ada lima tujuan pengobatan fraktur: 1. Perdarahan. 10. pada saat dan sesudah tindakan operasi. 4.5. Antibiotik diberikan dalam dosis yang adekuat sebelum. 5.

KOMPLIKASI FRAKTUR Komplikasi fraktur dapat terjadi secara spontan. • • Lesi akibat penekanan Ulserasi akibat dekubitus Ulserasi akibat pemasangan gips Komplikasi pada pembuluh darah Ulserasi akibat pemasangan gips Lesi akibat traksi dan penekanan Iskemik Volkmann Gangren Komplikasi pada saraf Lesi akibat traksi dan penekanan Komplikasi pada sendi Infeksi (artritis septik) akibat operasi terbuka pada trauma tertutup Komplikasi padatulang Infeksi akibat operas! terbuka pada trauma tertutup (osteomielitis) Komplikasi pada lempeng epifisis dan epifisis pada fraktur anak-anak PENGENALAN DAN PENANGANAN AKIBAT KOMPLIKASI Beberapa komplikasi yang akan dibicarakan di bawah ini adalah semata-mata disebabkan oleh trauma (akibat cedera awal) atau karena iatrogenik akibat pengobatan fraktur yang tidak sesuai. • • • • 3. Formatted: Right: 0. • 5. • 4. yaitu penekanan lokal. Komplikasi pada kulit • • • 2. Komplikasi oleh akibat tindakan pengobatan (iatrogenik) umumnya dapat dicegah. KOMPLIKASI FRAKTUR TERHADAP ORGAN 1. Diperlukan pula terapi okupasi.penyembuhan dan pemberian fisioterapi untuk memperkuat otot-otot serta gerakan sendi baik secara isometrik (latihan aktif statik) pada setiap otot yang berada pada lingkup fraktur serta isotonik yaitu latihan aktif dinamik pada otototot tungkai dan punggung. karena iatrogenik atau oleh karena tindakan pengobatan. Komplikasi umumnya akibat tiga faktor utama. traksi yang berlebihan dan infeksi.25" .

25" . Selain itu penekanan lokal dengan plaster of Paris pada kulit dapat menyebabkan ulkus gips. pemeriksaan klinik secara kontinu. menilai hasil laboratorium yang ditemukan dan bila perlu dilakukan juga pemeriksaan khusus. Komplikasi iatrogenik ini dapat diatasi dengan melakukan skin grafting. KOMPLIKASI MENURUT WAKTU DISESUAIKAN DENGAN LOKALISASI A. 2. Komplikasi arterial (trauma pada arteri besar) Pembuluh darah kecil dapat robek pada saat terjadi fraktur. Formatted: Right: 0. Harus diperhatikan keluhan penderita. tetapi hal ini jarang terjadi pada pembuluh darah besar. kulit secara konstan ditekan antara permukaan sisi luar dan tulang yang menonjol. Pembengkakan yang luas akibat fraktur anggota gerak dapat menarik kulit sehingga sirkulasi ke superfisial lebih banyak dan menimbulkan lepuh. Arteri besar mudah rusak oleh trauma yang disertai fraktur dan dislokasi. Komplikasi padakulit Kulit dapat mengalami aberasi (friction burn) yang disertai partikel atau benda asing kotor dan masuk sampai ke dermis. Bila terjadi aberasi seperti ini harus dibersihkan secara menyeluruh untuk mencegah terjadinya kerusakan yang menyebabkan timbulnya pigmentasi residual pada proses re-epitelisasi. Walaupun begitu komplikasi akibat trauma dapat menyebabkan sekuele berupa oklusi arteri yang persisten. Komplikasi vaskuler a.Penanganan trauma dilakukan secara hati-hati dan tekun dengan memperhatikan adanya fraktur atau komplikasi yang menyertai. KOMPLIKASI SEGERA Komplikasi Lokal 1. Penderita tirah baring lama yang tidak dibalik secara teratur dapat menderita ulkus dekubitus. khususnya pada sakrum dan tumit. Selama pengobatan fraktur.

pada saat fraktur atau pada waktu pengobatan fraktur. • • • Dari luar : aberasi. Tabel 14. Walaupun arteri tidak terputus. kehilangan kulit Dari dalam : penetrasi kulit oleh fragmen fraktur • Komplikasi vaskuler Trauma pada arteri besar: terputus. laserasi. biasanya ditemukan robekan pada intima yang menyebabkan trombosis. Komplikasi pada kulitTrauma pada kulit • • 2.1 Komplikasi menurut waktu disesuaikan dengan lokalisasi A. terjadi secara tiba-tiba atau oleh benda yang menyebabkan penetrasi di dalam jaringan yang berasal dari luar. Komplikasi segeraKomplikasi lokal 1. sedangkan robekan yang tidak total cenderung menyebabkan perdarahan. Robekan arteri tidak total dapat mengakibatkan hematoma pulsasi (aneurisma palsu). kontus Perdarahan lokal: o o Eksterna: keluar ke permukaan tubuh Interna: ke dalam jaringan lunak seperti hematoma Formatted: Right: 0. kontusi dan spasme arteri Trauma pada vena besan terputus.25" . avulsi. Robekan arteri yang total biasanya beretraksi dan menghentikan perdarahan secara spontan.Trauma arteri • Terputusnya arteri Suatu arteri besar dapat terputus secara total atau tidak total oleh fragmen fraktur yang tajam dari dalam. • Spasme arteri Spasme menetap pada arteri yang disertai oklusi dapat terjadi akibat traksi berat dan tiba-tiba pada arteri besar. luka tembus peluru. sehingga ditemukan hematoma lokal dan iskemik. luka tusuk. Spasme arteri sekunder dapat memisahkan bagian proksimal dan distal arteri kolateral yang mengakibatkan iskemik yang luas pada bagian distal.

hemartrosis 3.- ke dalam rongga intrakranial. iskemik Volkmann. gas gangren. trombosis vena serta komplikasi pada alat-alat lain . Trauma multipel: trauma pada alat lain tubuh yang tidak berhubungan dengan fraktur 2. gangren. • • Infeksi (artritis septik) oleh karena trauma terbuka Komplikasi pada tulang Infeksi (osteomielitis) pada daerah fraktur karena adanya trauma terbuka Nekrosis avaskuler tulang biasanya mengenai satu fragmen. Komplikasi sisa dari komplikasi yang segera terjadi berupa nekrosis kulit. Komplikasi awal Komplikasi lokal 1. bronkus dan paru-paru Intra-abdominal. jantung dan pembuluh darah besar. trakea. Komplikasi di luar pada organ lain 1. Otak Sumsum tulang belakang Saraf perifer Komplikasi pada otot biasanya bersifat tidak total Komplikasi pada organ: • • Toraks. Komplikasi pada sendi • 3. Emboli lemak Emboli paru Pneumonia Formatted: Right: 0. saluran pencernaan. 5. 3. hemoperitoneal. Syok hemoragik B. hati. hemotoraks. limpa dan saluran kemih. Komplikasi neurologis • • • 4.25" . 2. Komplikasi 61 luar fraktur pada organ lain 1. 2.

Komplikasi pada sendi • • 2. Batu ginjal Neurosis akibat kecelakaan • Penekanan arteri Penekanan arteri dapat disebabkan secara iatrogenik akibat lilitan gips/pembalut eksterna yang terlalu kuat dan pembengkakan progresif pada permukaan dalam yang tertutup. 2. Formatted: Right: 0. delayed union dan nonunion Gangguan pertumbuhan oleh karena adanya trauma pada lempeng epifisis Infeksi yang menetap (osteomielitis kronik) Osteoporosis pasca trauma Atrofi Sudeck Refraktur Komplikasi pada otot Miositis osifikans pasca trauma Ruptur tendo lanjut Komplikasi saraf Tardy nerve palsy Komplikasi pada organ lain 1. 5.25" .4. C. • • • • • • 3. • Kekakuan sendi yang menetap Penyakit degeneratif sendi pasca trauma Komplikasi pada tulang Penyembuhan fraktur yang abnormal: malunion. Kadang-kadang suatu arteri besar dapat terjerat dan tertekan di antara dua fragmen fraktur. • • 4. Tetanus Delirium tremens Komplikasi lanjut Komplikasi lokal 1.

Gambaran klinis iskemik Volkmann berupa nyeri. Oklusi arteri yang tidak total misalnya pada penjepitan vena kompartemen dalam fasia. hilangnya denyutan. Pengobatan komplikasi arteri Oklusi pada arteri besar membutuhkan suatu operasi darurat dalam beberapa jam sejak terjadinya trauma bersama-sama dengan iskemik yang bersifat ireversibel. kulit dingin dan pucat. dingin. Pengenalan komplikasi arteri Perdarahan eksterna suatu robekan arteri dapat terlihat secara jelas. Oklusi arteri dapat dideteksi dengan bantuan arteriografi. parestesia dan paralisis. hipestesia dan paralisis.25" . Komplikasi pada pembuluh darah membutuhkan pengobatan yang segera. Arteriosklerosis terjadi karena kerusakan akibat trombosis arteri pasca trauma. Analgetik sebaiknya tidak diberikan pada nyeri setelah reduksi fraktur karena dapat mengaburkan adanya iskemik Volkmann. Urutan pengobatan diatur sebagai berikut: • • Setiap penjepitan arteri akibat lilitan pembalut yang terlalu ketat harus dibuka (pembalut jangan hanya dipotong) Setiap distorsi pada fraktur anggota gerak atau posisi ekstrim dekat persendian harus dikurangi Formatted: Right: 0. menjepit arteri yang dalam tapi arteri superfisial tidak terjepit dan menyebabkan iskemia saraf dan otot (iskemik Volkmann). Gejala oklusi arteri yang total pada anggota gerak berupa kulit yang pucat pada bagian distal. dapat terjadi sekuele berupa trombosis. hilangnya denyut arteri dan bintik-bintik serta warna hitam pada kulit yang menunjukkan adanya gangren. pembengkakan yang luas serta gangguan fungsi saraf perifer berupa parestesia. hilangnya sirkulasi perifer. Ketegangan pasif otot iskemik misalnya ekstensi pasif jari-jari yang terlihat pada iskemia otot fleksor jari-jari yang akan memperberat nyeri. Oleh karena itu iskemik Volkmann disertai nyeri dan iskemia otot. sedangkan perdarahan interna hanya berupa pembengkakan lokal yang progresif.• Trombosis arteri Setelah trauma arteri yang menyebabkan oklusi persisten. pucat.

Jika memungkinkan dapat dilakukan vena graft autogenous atau protesis arteri. Pada operasi. maka bagian yang mengalami konstriksi dapat didilatasi dengan injeksi intra-arterial NaCI fisiologis dari proksimal. Sekuele dari komplikasi arteri • Gangren Iskemia total yang persisten pada bagian distal suatu lesi arteri dapat menyebabkan nekrosis jaringan termasuk kulit (gangren). maka harus dilakukan eksplorasi arteri. alirannya dapat diperbaiki. Trombus pada arteri harus dihilangkan dan jika arteri mengalami memar atau robekan pada intima harus dilakukan pemotongan pada pembuluh darah yang rusak dan dipulihkan dengan teknik jahitan langsung. Jaringan yang mengalami iskemiaakan menjadi mumi dan kulit berwarna hitam. Komplikasi ini bersifat ireversibel dan memerlukan tindakan amputasi di atas jaringan yang masih hidup. Setelah pengobatan komplikasi vaskuler. Jika arteri tertekan dan menyebabkan spasme arteri. maka perlu dilakukan fiksasi interna pada fraktur untuk mencegah pergerakan pada daerah arteri yang mengalami trauma. pemotongan dan pengikatan ujung arteri serta kolateralnya akan memulihkan sirkulasi distal terutama pada anak-anak.25" . Pembuluh vena yang besar juga harus diperbaiki. Sebagai pertolongan.• • Bila fraktur diobati dengan traksi kontinu. jika aplikasi lokal dengan papaverin hangat tidak mengurangi spasme. graft vena atau protesis. Spasme arteri yang persisten lebih sulit dihilangkan. Formatted: Right: 0. seluruh traksi harus dikurangi Jika gagal untuk memulihkan sirkulasi perifer yang adekuat dapat dilakukan arteriografi darurat dan bila tidak ada kemajuan dalam 30 menit. jika arteri telah dibuka harus diperbaiki dengan melakukan teknik jahitan langsung.

Setelah fase inkubasi 24-48 jam penderita merasa nyeri lokal dan merasa sangat sakit. Darah segera membeku akibat dari gas gangren. Komplikasi vena Trauma pada vena besar dibagi atas total dan tidak total yang disebabkan oleh trauma dari dalam akibat pergeseran fragmen fraktur atau dari luar oleh Formatted: Right: 0. Sebagai tambahan dapat terjadi kelemahan otot yang persisten. B.25" . Luka harus segera dibuka dan dilakukan debridemen. Penderita diberi antibiotik sistemik. Dapat pula diberikan oksigen hiperbarik selama 2-4 periode yang biasanya memberikan hasil yang baik. Pada pemeriksaan fisik ditemukan krepitasi pada jaringan lunak yang menunjukkan adanya gas yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan radiologis. Reseksi otot dan saraf yang mengalami iskemik Volkmann. biasanya golongan penisilin dan tetrasiklin. Yang terpenting pada iskemik Volkmann adalah pencegahan dan bila terjadi harus ditangani sejak awal. yang terlihat bila ada aktivitas otot dan pulih dengan istirahat (claudicatio intermitten).• Kontraktur iskemik Volkmann Oklusi persisten arteri yang letaknya lebih dalam selama 6 jam atau lebih menyebabkan iskemia dan akhirnya nekrosis otot dan saraf. Otot yang nekrosis digantikan oleh jaringan parut fibrosa yang menyebabkan pemendekan otot (kontraktur). kekakuan dan rasa dingin pada anggota gerak. sehingga kelainan dapat dipulihkan. Infeksi disebabkan oleh bakteri anaerob (Clostridium welchii) yang menghasilkan gas dan edema yang bersifat progresif pada jaringan. Ditemukan bau khas berupa bau busuk yang dihasilkan oleh gas gangren. bila tidak ditangani secara baik maka dapat terjadi sekuele berupa iskemia yang relatif persisten termasuk nyeri. • Claudicatio intermitten Pada gangren atau kontraktur iskemik Volkmann bahkan pada lesi arteri yang tidak begitu luas. • Gas gangren Gas gangren merupakan komplikasi yang serius tetapi kelainan ini jarang ditemukan. bertujuan untuk mencegah terjadinya kontraktur.

Emboli paru yang kecil biasanya tidak terdeteksi atau hanya berupa nyeri dada. dispnea dan kadang-kadang hemoptisis. Dapat pula terdengar pergeseran iga dan pada foto rontgen terlihat gambaran segi-tiga dengan peningkatan densitas paru yang menunjukkan segmen paru mengalami infark. Vena yang statis diperburuk oleh otot yang tidak aktif yang dalam keadaan normal mempunyai pompa balik. vena mengalami flebotrombosis yang berbeda dengan trombosis akibat inflamasi (tromboflebitis). Faktor utama terjadinya percepatan trombosis adalah adanya vena yang statis oleh karena penekanan vena lokal pada posisi baring atau akibat balutan plaster of Paris yang terlalu kuat. Diagnosis Bila terjadi trombosis pada vena betis.25" . Bila trombosis terjadi lebih tinggi maka seluruh anggota gerak bawah membengkak. Trombus yang tidak melekat erat pada dinding vena akan terlepas. Formatted: Right: 0. Vena pada orang dewasa lebih peka daripada anak-anak.penetrasi benda asing dari luar. Kira-kira separuh dari emboli paru berasal dari trombosis yang tidak terdeteksi (silent thrombosis). Dorsofleksi pasif pada pergelangan kaki akan memberikan rasa nyeri yang lebih hebat (tanda Homan). pucat dan penderita dapat meninggal seketika. Setelah suatu fraktur. Venogram dapat membantu menentukan letak trombosis. keluhan berupa nyeri lokal pada garis tengah posterior betis disertai pembengkakan bagian distal akibat adanya kongesti. masuk melewati paru-paru menyebabkan timbulnya emboli paru. Emboli paru yang masif memberikan gejala berupa nyeri dada hebat. Pada emboli yang lebih besar manifestasi berupa nyeri dada yang tiba-tiba. Trombosis vena dan emboli paru Vena pada anggota gerak bawah dan panggul lebih peka daripada anggota gerak atas terhadap trombosis akibat fraktur. Komplikasi emboli paru bermacam-macam. Trauma pada vena besar dapat diperbaiki dengan cara operasi untuk mencegah terjadinya sekuele akibat kongesti vena distal yang permanen.

Pencegahan trombosis vena Pencegahan trombosis vena bertujuan untuk mencegah perluasan dengan menghindarkan penekanan lokal yang terus menerus pada vena dan mendorong penderita melakukan kontraksi otot secara aktif pada anggota gerak yang terkena trauma. Penanganan trombosis vena Segera setelah komplikasi ditemukan. Fraktur pada iga dapat mengenai jantung sehingga terjadi Formatted: Right: 0. Saat ini trombosis pada vena femoralis ditangani dengan operasi trombektomi yang tidak hanya untuk mengurangi resiko terjadinya emboli paru. 5. 3. Bilamana terjadi tegangan yang hebat pada bagian otot yang sedang berkontraksi. maka otot dapat mengalami robekan yang akan memberikan rasa nyeri yang hebat. penderita harus diberikan obat anti-koagulan. Kadang-kadang dapat terjadi robekan otot yang hebat pada daerah muskulotendinosa misalnya pada otot kuadriseps femoris atau otot gastroknemius. tapi juga untuk mencegah terjadinya sekuele akibat obstruksi vena yang persisten pada anggota gerak bawah. Komplikasi pada organ Komplikasi pada organ dapat menyebabkan kerusakan pada organ karena penetrasi oleh fragmen tulang yang tajam pada daerah sekitar fraktur.25" hemoperikardium atau menembus pleura dan terjadi hemotoraks. Selain itu pergerakan harus dibatasi setelah penanganan fraktur. Komplikasi pada otot Pada setiap fraktur dapat terjadi kerusakan otot yang biasanya bersifat parsial dan jarang yang bersifat total. bahkan . sumsum tulang belakang atau saraf perifer dapat terjadi sejak awal atau yang lebih jarang oleh karena penanganan fraktur itu sendiri. Komplikasi neurologis Komplikasi akibat trauma pada otak. menggunakan bebat elastis yang dapat mencegah terjadinya trombosis vena. 4. Orang dewasa sebaiknya berbaring di tempat tidur. Komplikasi neurologis sering terjadi bersama-sama dengan jenis fraktur dan dislokasi tertentu.

Komplikasi di Luar Fraktur pada Organ Lain 1. Trauma multipel Fraktur dapat timbul bersama-sama trauma pada visera torako-abdominal yang merupakan trauma tersendiri sebagai bagian dari suatu trauma multipel. Pada fraktur terbuka dimana terdapat Formatted: Right: 0.25" . B. 2. Pada seorang penderita dengan fraktur maka perlu diperhatikan kemungkinan adanya kerusakan pada organ-organ lain seperti pada otak. Fraktur pada vertebra torakalis dan lumbalis dapat menyebabkan ileus paralitik serta dilatasi lambung.dapat menembus paru-paru sehingga terjadi hemopneumotoraks. Fraktur merupakan kelainan dengan prioritas terakhir untuk ditanggulangi pada suatu trauma multipel. limpa atau ginjal. Syok hemoragik Syok hemoragik merupakan salah satu komplikasi dari fraktur yang merupakan suatu syok hipovolemik atau oligemik. Fraktur bergeser pada panggul dapat menyebabkan robekan pada buli-buli atau uretra dan yang lebih jarang dapat terjadi pada kolon dan rektum. KOMPLIKASI AWAL Komplikasi Lokal 1. Fraktur iga bagian bawah dapat menembus hati. Syok terjadi oleh karena kerusakan pembuluh darah kecil atau besar pada waktu terjadi fraktur. Komplikasi sisa dari komplikasi yang segera terjadi • Nekrosis kulit Akibat trauma sejak awal atau oleh karena tekanan tulang pada kulit dan jaringan lunak akan menyebabkan nekrosis pada kulit dan jaringan lunak lainnya. alat-alat dalam rongga toraks dan abdomen yang dilakukan pada pemeriksaan awal. Syok hemoragik terjadi terutama pada fraktur daerah panggul atau pada fraktur femur yang dapat menimbulkan akumulasi perdarahan sebanyak 2 liter pada orang dewasa.

traksi kontinu atau fiksasi eksterna.ketegangan kulit atau terdapat kehilangan jaringan lunak maka kulit dibiarkan terbuka untuk ditutup padatahap berikutnya. Tulang di sekitar pin tidak hanya mengalami nekrosis tetapi juga dapat terjadi infeksi dan membentuk sekuester. Walaupun dilakukan penanganan secara awal dan efektif. delayed union dan nonunion. Fraktur tertutup: dapat terinfeksi setelah operasi terbuka karena pemasangan implan. Komplikasi lain yang timbul pada jaringan lunak seperti gangren atau trombosis vena juga dapat menyebabkan kerusakan serta nekrosis pada jaringan lunak. • Nekrosis avaskuler tulang Nekrosis avaskuler tulang pasca trauma biasanya disebabkan oleh terputusnya pembuluh darah yang mengantarkan nutrisi pada saat terjadi trauma serta adanya faktor iatrogenik n P "' akibat Formatted: Right: 0. Penanganan fraktur terbuka bertujuan mengurangi terjadinya osteomielitis akut dan penyulitnya.25" pembedahan yang berlebihan pada waktu reduksi terbuka fraktur . 2. Komplikasi pada sendi • Infeksi pada sendi (artritis septik) Pada fraktur terbuka intra-artikuler dan setelah operasi terbuka suatu fraktur intra-artikuler dapat ditemukan komplikasi hebat berupa artritis septik. Komplikasi pada tulang • Infeksi pada tulang (osteomielitis) Fraktur terbuka: dapat terjadi kerusakan jaringan yang mengenai seluruh lapisan termasuk tulang pada bagian yang mengalami fraktur. artritis septik dapat menyebabkan destruksi tulang rawan artikuler yang berkembang menjadi penyakit degeneratif sendi. osteomielitis kronik. • Iskemik Volkmann Iskemik Volkmann merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada jaringan lunak akibat adanya tekanan pada arteri. 3.

yang menyebabkan hemoragik multipel dengan fokus kecil yang menimbulkan hemoptisis. Akibatnya sejumlah besar asam lemak bebas ditranspor ke sirkulasi hati dimana terjadi sintesis dan sekresi lipoprotein dengan densitas rendah. Etiologi dan patogenesis Emboli berasal dari lemak sumsum tulang dan jaringan lemak. Formatted: Right: 0. Komplikasi di Luar pada Organ Lain 1.dan dislokasi. Komplikasi nekrosis avaskuler biasanya terjadi setelah fraktur atau dislokasi tertentu yang disebabkan oleh suplai darah yang tidak adekuat pada bagian yang mengalami fraktur. Komplikasi yang dapat terjadi berupa delayed union. Proses ini menunjukkan asidosis dan respirasi metabolik. sendi yang tidak sesuai serta degenerasi pada sendi. berupa lipolisis pada jaringan lemak dan sejumlah besar asam lemak bebas. Emboli lemak kemudian masuk ke sirkulasi sistemik.25" . Lipoprotein hati mengalami agregasi/konjugasi dengan kalsium dan kolesterol. Pada trauma yang luas terjadi penurunan karbohidrat dan lemak secara cepat. Emboli lemak Istilah emboli lemak menunjukkan gambaran klinis yang spesifik akibat trauma. menarik platelet dan menyebabkan perlambatan aliran darah dan terbentuk emboli. Penelitian Hillman menyatakan bahwa lemak netral merupakan sumber emboli kecil. khususnya fraktur yang mengenai orang dewasa dan jarang ditemukan pada anak-anak. bersama lemak globulus melewati kapiler paru masuk ke sirkulasi sistemik dan menuju ke otak. Emboli pada arteri paru tidak hanya menyebabkan obstruksi aliran darah tetapi juga merusak dinding pembuluh darah. ginjal. edema paru dan dispnea. jantung dan kulit. Emboli lemak merupakan komplikasi yang fatal dan menyebabkan kematian sebesar 20% dari seluruh kematian akibat fraktur. yang merupakan penyebab utama gangguan metabolisme lemak. kemudian melalui robekan vena masuk ke sirkulasi vena paru-paru.

aksila serta konjungtiva. Emboli jantung menyebabkan takikardi dan penurunan tekanan darah.25" . Emboli paru menyebabkan gangguan respirasi disertai dispnea. Penanganan emboli lemak Bila ditemukan adanya emboli lemak. Pemberian alkohol intravena kurang memberikan hasil dan bahkan dapat mengaburkan gejala pada otak. Infus dekstran dapat membantu memperbaiki mikrosirkulasi pada organ. maka kelainan ini harus segera diatasi. iritatif diikuti delirium. Penderita juga mengalami demam tinggi. Mortalitas emboli lemak sebesar 20% yang diakibatkan oleh lesi otak. Pemeriksaan radiologis Pada foto toraks ditemukan gambaran snow storm. Pemeriksaan laboratorium • • • Peningkatan serum asam lemak pada 50% penderita Lemak bebas pada sputum dan urin Penurunan kadar haemoglobin pada fase awal Pencegahan emboli lemak Emboli lemak berhubungan dengan gangguan metabolisme. dapat digunakan heparin untuk menambah hidrolisis dan menghilangkan emboli. Gambaran klinis emboli otak berupa sakit kepala. termasuk pemberian karbohidrat yang tinggi. Formatted: Right: 0. Diusahakan pencegahan asidosis dan respiratorik metabolik dengan penanganan umum penderita secara baik. cairan serta elektrolit. Bila ditemukan tanda dan atau gejala emboli. takipnea dan sianosis. Lesi kulit berupa peteki hemoragik yang multipel (yang ada hubungannya dengan transien trombositopenia pada emboli) khususnya pada kulit dada.Gambaran klinis Emboli lemak biasanya ditemukan pada hari kedua setelah terjadi trauma. stupor bahkan koma. Kortikosteroid dapat mengurangi trauma jaringan paru.

Spasme otot leher dan tubuh memberi gambaran opistotonus. kontraksi otot skeletal (spasme tetanik). Monitoring P02. Masa inkubasi tetanus antara 10-14 hari. dapat dipasang intubasi endotrakeal dan jika perlu dapat dilakukan trakeostomi yang diikuti hiperventilasi pada penderita yang mengalami anoksia otak. yang umumnya lebih sering mengenai orang tua. Spasme Formatted: Right: 0. 2. 3. Nyeri pada fraktur iga diikuti pembatasan respirasi dapat menyebabkan pneumonia. Etiologi dan patogenesis Clostridium tetani merupakan organisme anaerob yang tumbuh pada jaringan nekrosis yang menghasilkan neurotoksin.25" . spasme otot muka memberi gambaran risus sardonikus. Tetanus Tetanus disebabkan oleh Clostridium tetani yang merupakan salah satu komplikasi trauma terbuka. Pneumonia Komplikasi pneumonia terjadi oleh karena perawatan tirah baring pada periode penyembuhan. Gambaran klinis Efek neurotoksin diawali dengan kejang tonik kemudian klonik. Pengobatan • • • Pemberian antibiotik dan latihan pernapasan Membalik penderita secara periodik Penggunaan pengisap bronkus 4. spasme otot mulut memberi gambaran trismus (mulut yang terkunci). PC02 dan pH arteri merupakan penilaian status metabolik yang terbaik dan membantu menunjukkan hasil pengobatan.Bila terjadi kesulitan pernapasan. Neurotoksin diangkut oleh kelenjar limfe dan aliran darah menuju ke sistem saraf pusat kemudian terikat pada kornu anterior yang tidak dapat dinefralisir dengan antitoksin. Emboli paru Komplikasi ini telah dibicarakan pada trombosis vena.

Dapat dipahami pengobatan delirium tremens pada penderita dapat pula menimbulkan komplikasi berupa emboli lemak. bahkan gejala withdrawal berupa disorientasi. Pencegahan Pengobatan dengan pemberian tetanus imunoglobulin (manusia) secara intravena. Kekakuan terutama terjadi pada orang dewasa yang mengalami perubahan degeneratif pada sendi dan jarang ditemukan pada anak-anak. Komplikasi pada sendi a. adhesi Formatted: Right: 0. Bila ada gangguan respirasi dilakukan pemasangan intubasi endotrakeal dan respirasi buatan. ansietas. Kekakuan sendi yang menetap Kekakuan yang berlangsung singkat akibat imobilisasi selama pengobatan fraktur. 5. Keadaan ini bukan merupakan komplikasi.25" . C.dapat pula mengenai otot interkostal dan diafragma yang menyebabkan asfiksia yang bersifat fatal. Keterikatan terhadap alkohol dihentikan secara mendadak. Penyebab tersering kekakuan sendi yang persisten adalah adhesi periartikuler. dirawat inap di rumah sakit. Selama beberapa hari dapat terjadi hal-hal yang luar biasa. agitasi dan halusinasi. dapat dikurangi dengan melakukan kontraksi aktif pada kelompok otot yang mengontrol sendi dan biasanya pengobatan berhasil dengan menggerakkan sendi setelah imobilisasi yang berlangsung singkat. KOMPLIKASI LANJUT Komplikasi Lokal 1. Delirium tremens Penderita alkoholik kronis yang mengalami trauma. Kekakuan sendi seperti ini kebanyakan merupakan komplikasi fraktur. Kekakuan sendi yang persisten merupakan suatu komplikasi yang menghambat fungsi normal anggota gerak.

25" . Penimbunan fibrin pada jaringan sinovia dan tulang rawan artikuler akan memberikan adhesi dalam sendi antara lipatan sinovia dan antara sinovia dengan tulang rawan. kemudian terjadi pembentukan jaringan parut fibrosa yang mengikat otot satu sama lain yang terletak disekitar tulang. Pergerakan pasif yang kuat pada stadium ini biasanya menyebabkan adhesi yang lebih kuat. Pada reduksi terbuka suatu fraktur juga dapat terjadi kerusakan di sekitar otot. begitu pula antara struktur yang berdekatan dengan otot dan tendo. • Adhesi intra-artikuler Fraktur intra-artikuler. Gambaran ini umumnya ditemukan pada fraktur femur bagian bawah dimana terjadi adhesi otot kuadriseps sehingga membatasi gerakan fleksi lutut. Manipulasi seperti ini tidak dapat dilakukan pada sendi kecil seperti pada tangan.intra-artikuler. • Adhesi antara otot dan antara otot dengan tulang Beberapa fraktur yang bergeser biasanya diikuti dengan robekan di sekitar otot. Bila pergerakan sendi tidak mengalami kemajuan setelah dilakukan fisioterapi (pergerakan aktif) dapat dipertimbangkan tindakan manipulasi dengan anestesia umum. Fisioterapi Formatted: Right: 0. Adhesi periartikuler merusak pergerakan struktur normal. kekakuan sendi besar yang permanen seperti pada lutut dan bahu biasanya mengalami perbaikan dengan tindakan manipulasi yang hati-hati dengan pembiusan umum. adhesi antara otot dan tulang serta miositis osifikans pasca trauma. • Adhesi peri-artikuler Setelah suatu fraktur didekat sendi dapat ditemukan adhesi antara kapsul fibrosa dan ligamen. Setelah dilakukan fisioterapi. dislokasi dan fraktur dislokasi biasanya ditemukan bersama-sama hematrosis.

b. dapat menyebabkan berkembangnya penyakit degeneratif sendi. Penyebab penyakit degeneratif sendi pasca trauma yang mengenai sendi penopang tubuh adalah malunion. tetapi tidak dapat dilakukan manipulasi karena dapat menambah robekan dan adhesi otot. dapat menyebabkan terjadinya osteomielitis kronik yang resisten terhadap Formatted: Right: 0. dislokasi atau fraktur dislokasi khususnya pada sendi penopang tubuh. malalignment dan fraktur akibat penekanan sendi. Penyakit degeneratif sendi pasca trauma Adanya ketidaksesuaian permukaan sendi diikuti fraktur intra-artikuler. Kadang-kadang dibutuhkan operasI pada kekakuan sendi tipe persisten. Trauma yang mengenai seluruh lempeng epifisis misalnya pada fraktur lempeng epifisis grade V (Salter-Harris) akan menyebabkan pertumbuhan yang terhenti pada seluruh atau sebagian lempeng epifisis yang dapat menyebabkan kependekan atau malunion pada salah satu anggota gerak.25" . Infeksi persisten pada tulang Komplikasi fraktur terbuka atau reduksi terbuka suatu fraktur tertutup yang eradikasinya kurang baik. Komplikasi ini harus dihindarkan agar dapat terjadi pemulihan yang baik pada permukaan sendi setelah trauma. Malunion Delayed union Nonunion Gangguan pertumbuhan oleh karena adanya trauma pada lempeng epifisis Gangguan lempeng epifisis karena trauma dapat mengenai sebagian lempeng epifisis dengan akibat pertumbuhan yang lebih pada satu sisi dibanding dengan sisi lain berupa deformitas valgus atau varus pada sendi yang terkena. c. Penyembuhan fraktur yang abnormal dapat terjadi dengan cara: • • • b. Komplikasi pada tulang a. 2. Penyembuhan fraktur yang abnormal.sangat membantu dalam menggerakkan sendi.

dapat mengganggu fungsi normal anggota gerak. Disuse osteoporosis yang ringan sering ditemukan tetapi bila osteoprosis lebih berat dan persisten. Atrofi Sudeck Komplikasi ini biasanya ditemukan akibat kegagalan penderita untuk mengembalikan fungsi normal tangan atau kaki setelah penyembuhan trauma. Penderita mengeluh nyeri hebat pada tangan dan kaki jika digerakkan. Sendi menjadi kaku.25" . Refraktur Bagian tulang yang mengalami penyembuhan fraktur secara sempurna dapat sembuh seperti semula. d. Penyembuhan dapat dipastikan walaupun berjalan lambat dan bahkan dapat berbulan-bulan. Untuk mencegah proses ini dapat dilakukan fisioterapi intensif. disuse osteoporosisj dapat terjadi bila penderita gagal mempertahankan tonus otot sewaktu imobilisasi fraktur anggota gerak bawah. Kadang-kadang dibutuhkan blok simpatik untuk mengurangi gejala. Walaupun demikian selang waktu antara penyatuan klinis dan konsolidasi yang baik. jaringan lunak membengkak dan kulit menjadi lembab. fraktur relatif peka untuk mengalami refraktur. Komplikasi ini jarang ditemukan pada orang dewasa dan kadangkadang ditemukan pada anak-anak yang aktivitasnya tidak dapat dicegah. Tipe refraktur yang lain dapat ditemukan baik pada anak-anak dan orang dewasa. Selain itu osteomielitis kronik lokal sering menyebabkan delayed union bahkan nonunion dan fraktur tidak dapat sembuh walaupun infeksi dapat diatasi. Osteoporosis pasca trauma Atrofi tulang (disuse atrofi. Latihan yang aktif dan pemanasan lokal sangat membantu. berbintik-bintik.pengobatan. licin dan mengkilat. Nyeri pada atrofi Sudeck pasca trauma merupakan komplikasi lanjut yang sukar diobati. Gambaran radiologik menunjukkan adanya peningkatan derajat disuse osteoporosis. f. e. sehingga lebih banyak terjadi resorpsi daripada deposisi tulang. dimana refraktur tidak mengenai Formatted: Right: 0.

batang logam dapat mengurangi penekanan sampai fraktur menyatu.11). • Metal failure Batang logam yang digunakan pada fiksasi interna hanya berfungsi sebagai bidai dalam yang bersifat temporer untuk mempertahankan fragmen fraktur pada awal penyembuhan. Sebaliknya pada delayed union dan nonunion ditemukan pergerakan yang persisten. 3. Bila penyembuhan fraktur berjalan secara normal. kemudian batang logam tidak menekan lagi. Massa ini merupakan suatu Formatted: Right: 0. Ditemukan pembengkakan dan nyeri yang hebat akibat trauma pada jaringan.bagian yang mengalami fraktur tetapi mengenai daerah yang dilewati screw setelah pencabutan yaitu bagian yang lebih lemah dari tulang normal. batang logam tetap menekan fraktur selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun dan mengalami kepatahan (gambar 14.25" . Komplikasi pada otot • Miositis osifikans pasca trauma Miositis osifikans kadang-kadang terjadi setelah suatu fraktur/dislokasi serta trauma otot khususnya pada daerah siku dan paha pada anak-anak dan orang dewasa.

Setelah 10-20 tahun saraf menebal karena adanya fibrosis intraneural. Pengobatan berupa istirahat lokal dengan menggunakan bidai pada stadium aktif. Keadaan ini sering ditemukan pada tendo ekstensor polisis longus pada fraktur Colles. Penarikan secara pasif atau manipulasi pada sendi yang bersangkutan merupakan kontraindikasi. Pembentukan tulang baru ini pada bagian yang abnormal menunjukkan suatu osifikasi heterotropik dan penyembuhan di antara serat-serat otot yang robek. Komplikasi saraf Tardy nerve palsy Valgus pada siku akibat malunion/nonunion dari suatu fraktur. Gambaran mikroskopik lesi pada stadium ini menyerupai osteosarkoma. Nyeri yang timbul disertai pembatasan gerak pada sendi. Formatted: Right: 0. Hal yang sama dapat menyebabkan meluasnya lesi pada stadium awal. pembungkus tendo menjadi kasar. Proses penyembuhan secara keseluruhan diperburuk oleh banyaknya robekan serabut otot. menyebabkan nervus ulnaris tertarik dan mengalami gesekan antara saraf dan bagian distal humerus pada posisi fleksi dan ekstensi siku. Tetapi setelah penyembuhan fraktur metafisis yang ireguler pada bagian korteks.hematoma yang bersifat radiolusen tapi pada pemeriksaan radiologis ditemukan adanya osifikasi yang luas.25" . • Ruptur tendo lanjut Tendo pergelangan tangan dan kaki melewati saluran tulang dan serta pembungkusnya yang halus. 4. Akibatnya tendo menjadi rusak dan mengalami gesekan dan akhirnya terjadi ruptur setelah beberapa bulan.

terutama mengenai orang dewasa yang tirah baring selama beberapa minggu sampai beberapa bulan karena adanya fraktur multipel. Formatted: Justified.Pada kelainan ini ditemukan tanda dan gejala lesi pada nervus ulnaris. 2. baik kompensasi industri maupun kompensasi kecelakaan dapat memberikan gejala-gejala neurosis. Pengobatan yang efektif berupa transposisi nervus ulnaris ke bagian anterior siku. Neurosis akibat kecelakaan Penderita yang mengalami kecelakaan karena keinginan untuk memperoleh kompensasi. Batu ginjal Komplikasi berupa batu ginjal yang mengandung kalsium. sekurangkurangnya 4000 cc per hari dan penderita dibalik beberapa kali dalam sehari.25" . Penderita ini selalu menyatakan diri tidak dapat kembali ke pekerjaannya semula walaupun ia telah direhabilitasi dengan baik. Faktor penyebab lain adalah karena drainase urin yang kurang baik disertai hiperkalsemia oleh osteoporosis. Pencegahan dilakukan dengan pemberian cairan yang banyak. Pattern: Clear (White) Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Komplikasi pada Organ Lain 1.

25" . yang akan menimbulkan suatu daerah cincin avaskuler tulang yang mati pada sisi-sisi fraktur segera setelah trauma. yaitu (gambar 14. Tidak seperti jaringan lainnya. Faktor mekanis yang penting seperti imobilisasi fragmen tulang secara fisik sangat penting dalam penyembuhan. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. sehingga kedua jenis penyembuhan fraktur ini harus dibedakan.Pengertian tentang reaksi tulang yang hidup dan periosteum pada penyembuhan fraktur merupakan dasar untuk mengobati fragmen fraktur. maka pembuluh darah kecil yang melewati kanalikuli dalam sistem Haversian mengalami robekan pada daerah fraktur dan akan membentuk hematoma di antara kedua sisi fraktur. Osteosit dengan lakunanya yang terletak beberapa milimeter dari daerah fraktur akan kehilangan darah dan mati. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG KORTIKAL Proses penyembuhan fraktur pada tulang kortikal terdiri atas lima fase. Proses penyembuhan pada fraktur mulai terjadi segera setelah tulang mengalami kerusakan apabila lingkungan untuk penyembuhan memadai sampai terjadi konsolidasi.21): 1.PENYEMBUHAN FRAKTUR ' ' LPenyembuhan fraktur merupakan suatu proses biologis yang menakjubkan. selain faktor biologis yang juga merupakan suatu faktor yang sangat esensial dalam penyembuhan fraktur. tulang yang mengalami fraktur dapat sembuh tanpa jaringan parut. Proses penyembuhan fraktur berbeda pada tulang kortikal pada tulang panjang serta tulang kanselosa pada metafisis tulang panjang atau tulang-tulang pendek. Periosteum akan terdorong dan dapat mengalami robekan akibat tekanan hematoma yang terjadi sehingga dapat terjadi ekstravasasi darah ke dalam jaringan lunak. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Hematoma yang besar diliputi oleh periosteum. Fase hematoma Apabila terjadi fraktur pada tulang panjang.

Fase proliferasi seluler subperiosteal dan endosteal Pada saat ini terjadi reaksi jaringan lunak sekitar fraktur sebagai suatu reaksi penyembuhan. maka penyembuhan sel berasal dari diferensiasi sel-sel mesenkimal yang tidak berdiferensiasi ke dalam jaringan lunak. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Setelah beberapa minggu.Pada tahap awal dari penyembuhan fraktur ini terjadi pertambahan jumlah dari sel-sel osteogenik yang memberi pertumbuhan yang cepat pada jaringan osteogenik yang sifatnya lebih cepat dari tumor ganas.Penyembuhan fraktur terjadi karena adanya sel-sel osteogenik yang berproliferasi dari periosteum untuk membentuk kalus eksterna serta pada daerah endosteum membentuk kalus interna sebagai aktifitas seluler dalam kanalis medularis.Jaringan seluler tidak terbentuk dari organisasi pembekuan hematoma suatu daerah fraktur.2.25" . kalus dari fraktur akan membentuk suatu massa yang meliputi jaringan osteogenik. Pada pemeriksaan radiologis kalus belum mengandung tulang sehingga merupakan suatu daerah radiolusen.Apabila terjadi robekan yang hebat pada periosteum.

21.Bab 14 Trauma 365 Fase Hematoma FaseKalus Fase remodeling Otot Periosteum Bekuan darah Sumsum tulang Tulang hidup Tulang mati •"Woven bone" • Jaringan sel • Bekuan darah •Tulang mati yang Fasekonsolidasi di resorpsi > Reformasi rongga sumsum • Tulang lamelar Gambar 14. Gambar skematis fase penyembuhan tulang kortikel ' Bekuan darah ' Proliferasi sel subperiosteal > Proliferasi sel endosteum • Reformasi rongga sumsum • Tulang lamelar • "Woven bone" • Sumsum tulang Fase Formatted: Font: (Default) Times New Rom pro|jferasise|u|er sub-periosteal Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" .

25" . perlahan-lahan terjadi resorbsi secara osteoklastik dan tetap terjadi proses osteoblastik pada tulang dan kalus eksterna secara perlahan-lahan menghilang. 3. Fase remodeling Bilamana union telah lengkap.3.Tempat osteoblas diduduki oleh matriks interseluler kolagen dan perlekatan polisakarida oleh garam-garam kalsium membentuk suatu tulang yang imatur. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Fase konsolidasi (fase union secara radiologik) Woven bone akan membentuk kalus primer dan secara perlahan-lahan diubah menjadi tulang yang lebih matang oleh aktivitas osteoblas yang menjadi struktur lamelar dan kelebihan kalus akan diresorpsi secara bertahap.Pada pemeriksaan radiologis kalus atau woven bone sudah terlihat dan merupakan indikasi radiologik pertama terjadinya penyembuhan fraktur. Formatted: Font: (Default) Times New Rom 5. 4. Pada fase remodeling ini. 2. Formatted: Font: (Default) Times New Rom PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG KANSELOSA Penyembuhan fraktur pada tulang kanselosa terjadi secara cepat karena beberapa faktor. Fase pembentukan kalus (fase union secara.Bentuk tulang ini disebut sebagai woven bone.kjinjs klinis) _ Setelah pembentukan Jaringan seluler yang bertumbuh dari setiap fragmen sel dasar yang berasal dari osteoblas dan kemudian pada kondroblas membentuk tulang rawan. yaitu: 1. maka tulang yang baru membentuk bagian yang menyerupai bulbus yang meliputi tulang tetapi tanpa kanalis medularis. Vaskularisasi yang cukup Terdapat permukaan yang lebih luas Kontak yang baik memberikan kemudahan vaskularisasi yang cepat Hematoma memegang peranan dalam penyembuhan fraktur Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Kalus intermediat berubah menjadi tulang yang kompak dan berisi sistem Haversian dan kalus bagian dalam akan mengalami peronggaan untuk membentuk ruang sumsum. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 4.

Selanjutnya woven bone diganti oleh tulang lamelar dan tulang mengalami konsolidasi. Penyembuhan fraktur pada daerah tulang kanselosa melalui proses pembentukan kalus interna dan endosteal. berproliferasi untuk membentuk woven bone primer di dalam daerah fraktur yang disertai hematoma. PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG RAWAN PERSENDIAN Tulang rawan hialin permukaan sendi sangat terbatas kemampuannya untuk regenerasi. Proses osteogenik penyembuhan sel dari bagian endosteal yang menutupi trabekula. tetapi terbentuk melalui fibrokartilago.366 « Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tulang kanselosa yang berlokalisasi pada metafisis tulang panjang.Apabila terjadi kontak dari kedua fraktur maka terjadi union secara klinis. tulang pendek serta tulang pipih diliputi oleh korteks yang tipis. Pada anak-anak proses penyembuhan pada daerah korteks juga memegang peranan penting. Pembentukan kalus interna mengisi ruangan pada daerah fraktur.Pada fraktur intra-artikuler penyembuhan tidak terjadi melalui tulang rawan hialin.Penyembuhan fraktur pada tulang kanselosa terjadi pada daerah dimana terjadi kontak langsung diantara kedua permukaan fraktur yang berarti satu kalus endosteal. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" .

maka Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . antara lain: 1. 5. 3.Disamping itu konfigurasi fraktur seperti fraktur transversal lebih lambat penyembuhannya dibandingkan dengan fraktur oblik karena kontak yang lebih banyak. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom penyembuhannya lebih cepat daripada diafisis.WAKTU PENYEMBUHAN FRAKTUR Waktu penyembuhan fraktur bervariasi secara individual dan berhubungan dengan beberapa faktor penting pada penderita. Umur penderita Lokalisasi dan konfigurasi fraktur Pergeseran awal fraktur Vaskularisasi pada kedua fragmen Reduksi serta imobilisasi Waktu imobilisasi Ruangan diantara kedua fragmen serta interposisi oleh jaringan lunak Adanya infeksi Cairan sinovia Gerakan aktif dan pasif anggota gerak Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 4. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom penyembuhannya dua kali lebih cepat dibandingkan pada fraktur yang bergeser. Lokalisasi dan konfigurasi fraktur Lokalisasi fraktur memegang peranan penting. Hal ini terutama disebabkan karena aktifitas proses osteogenesis pada periosteum dan endosteum dan juga berhubungan dengan proses remodeling tulang yang pada bayi sangat aktif dan makin berkurang apabila umur bertambah. Pergeseran awal fraktur Pada fraktur yang tidak bergeser dimana periosteum intak. 10. Vaskularisasi pada kedua fragmen Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Fraktur metafisis Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 4. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom 2. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Terjadinya pergeseran fraktur yang lebih besar juga akan menyebabkan kerusakan periost yang lebih hebat. 7 8. 3. 2. Italic 1. Umur penderita Waktu penyembuhan tulang pada anak-anak jauh lebih cepat daripada orang dewasa. 6. 9.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Reduksi serta imobilisasi Reposisi fraktur akan memberikan kemungkinan untuk Vaskularisasi yang lebih baiKdalam bentuk asalnya. Imobilisasi yang sempurna akan mencegah pergerakan dan kerusakan pembuluh darah yang akan mengganggu dalam penyembuhan fraktur.Apabila kedua fragmen mempunyai Vaskularisasi yang baik. maka akan menghambat terjadinya union atau bahkan mungkin terjadi nonunion. 5. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . maka penyembuhan biasanya tanpa komplikasi. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Bila salah satu sisi fraktur vaskularisasinya jelek sehingga mengalami kematian.

Waktu imobilisasi Bila imobilisasi tidak dilakukan sesuai waktu penyembuhan sebelum terjadi union.Waktu penyembuhan pada anak secara kasar l/2 waktu penyembuhan daripada orang dewasa. maka kemungkinan untuk terjadinya nonunion sangat besar. Faktor adanya infeksi Bila terjadi infeksi pada daerah fraktur. maupun otot atau jaringan fibrosa lainnya. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 7 kedua fragmen serta interposisi oleh jaringan lunak Ruangan di antara Formatted: Font: (Default) Times New Roman.3. Perkiraan penyembuhan fraktur pada orang dewasa Formatted Table Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 8. misalnya pada operasi terbuka fraktur tertutup atau fraktur terbuka. Cairan sinovia Pada persendian dimana terdapat cairan sinovia merupakan hambatan dalam penyembuhan fraktur 10. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Bila ditemukan interposisi jaringan baik berupa periost. Penyembuhan fraktur berkisar antara tiga minggu sampai empat bulan. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman.Bab 14 Trauma » 367 6. 9. Not Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman. maka akan mengganggu terjadinya proses penyembuhan. 12 pt. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Tabel 14. Font color: Auto Formatted: Right: 0. Gerakan aktif dan pasif pada anggota gerak Gerakan aktif dan pasif pada anggota gerak akan meningkatkan vaskularisasi daerah fraktur tapi gerakan yang dilakukan pada daerah fraktur tanpa imobilisasi yang baik juga akan mengganggu vaskularisasi. Not Bold. maka akan menghambat vaskularisasi kedua ujung fraktur.25" . Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Italic Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Lokalisasi Waktu penyembuhan Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Pattern: Clear (White) Vertebra Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Roman.25" . Bold Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) PENILAIAN PENYEMBUHAN FRAKTUR Formatted: Right: 0. Not Bold. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 12-16 minggu 12 12-16 minggu 8-10 minggu 12-16 minggu 12 minggu minggu Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Pattern: Clear (White) Falang/metakarpal/metatarsal/kosta Distal radius Diafisis ulna dan radius Humerus Klavikula Panggul Femur Kondilus femur/tibia Tibia /fibula Vertebra 3-6 minggu 6 minggu 12 minggu 10-12 minggu 6 minggu 10-12 minggu 12-16 minggu 8-10 minggu Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: (Default) Times New Roman.

Penilaian secara klinis dilakukan dengan pemeriksaan pada daerah fraktur dengan melakukan pembengkokan pada daerah fraktur.25" . Malunion Delayed union Nonunion ' '• '' • ' " ' Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. 2. PENYEMBUHAN ABNORMAL PADA FRAKTUR 1. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0.Apabila tidak ditemukan adanya gerakan. pemutaran dan kompresi untuk mengetahui adanya gerakan atau perasaan nyeri pada penderita.Pada tingkat lanjut dapat dilihat adanya medula atau ruangan dalam daerah fraktur. Union secara radiologik dinilai dengan pemeriksaan rontgen pada daerah fraktur dan dilihat adanya garis fraktur atau kalus dan mungkin dapat ditemukan adanya trabekulasi yang sudah menyambung pada kedua fragmen. maka secara klinis telah terjadi union dari fraktur.Penilaian penyembuhan fraktur (union) didasarkan atas union secara klinis dan union secara radiologik. 3.Keadaan ini dapat dirasakan oleh pemeriksa atau oleh penderita sendiri.

rotasi. tetapi terdapat deformitas yang berbentuk angulasi. kependekan (gambar 14. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Etiologi • • • • • Fraktur tanpa pengobatan Pengobatan yang tidak adekuat Reduksi dan imobilisasi yang tidak baik Pengambilan keputusan serta teknik yang salah pada awal pengobatan Osifikasi prematur pada lempeng epifisis karena adanya trauma Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambaranklinis • • • • • • Deformitas dengan bentuk yang bervariasi Gangguan fungsi anggota gerak Nyeri dan keterbatasan pergerakan sendi Ditemukan komplikasi seperti paralisis tardi nervus ulnaris Osteoartritis apabila terjadi pada daerah sendi Bursitis atau nekrosis kulit pada tulang yang mengalami deformitas Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Mal-union pada tibia.22) atau union secara menyilang misalnya pada fraktur radius dan ulna.368 H Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Formatted: Font: (Default) Times New Rom 1.25" .22. varus/valgus. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Gambar 14. Malunion Malunion adalah keadaan dimana fraktur menyembuh pada saatnya.

Osteotomi koreksi (osteotomi Z) dan bone graft disertai dengan fiksasi interna Osteotomi dengan pemanjangan bertahap. misalnya pada anak-anak Osteotomi yang bersifat baji Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Delayed union Delayed union adalah fraktur yang tidak sembuh setelah selang waktu 35 bulan (tiga bulan untuk anggota gerak atas dan lima bulan untuk anggota gerak bawah). Operatif • • • 2. Apabila ada kependekan anggota gerak dapat dipergunakan sepatu ortopedi. Pengobatan Konservatif Dilakukan refrakturasi dengan pembiusan umum dan diimobilisasi sesuai dengan fraktur yang baru.Pada foto rontgen terdapat penyambungan fraktur tetapi dalam posisi yang tidak sesuai dengan keadaan yang normal. Etiologi Etiologi delayed union sama dengan etiologi pada nonunion Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" .

.. . Nyeri tekan ..Bab 14 Trauma » 369 Gambaran klinis • • • • • Nyeri anggota gerak pada pergerakan dan waktu berjalan . Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis • • • Tidak ada gambaran tulang baru pada ujung daerah fraktur Gambaran kista pada ujung-ujung tulang karena adanya dekalsifikasi tulang Gambaran kalus yang kurang di sekitar fraktur Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0.25" ...-. Terdapat pembengkakan : .. Formatted: Font: (Default) Times New Rom . Terdapat gerakan yang abnormal pada daerah fraktur Pertambahan deformitas :.

Pada jenis ini di samping dilakukan fiksasi rigid juga diperlukan pemasangan bone graft (gambar 14.Ruangan antar tulang diisi dengan tulang rawan dan jaringan ikat fibrosa.Pada jenis ini vaskularisasi baik sehingga biasanya hanya diperlukan fiksasi yang rigid tanpa pemasangan bone graft (gambar 14. PENYEBAB NONUNION DAN DELAYED UNION 1. Pseudoartrosis dapat terjadi tanpa infeksi te'tapi dapat juga terjadi bersama-sama infeksi disebut infected pseudoarthrosis. 3.23). Formatted: Font: (Default) Times New Rom 3. Beberapa jenis nonunion terjadi menurut keadaan ujung-ujung fragmen tulang. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Atrofik (Oligotrofik) Tidak ada tanda-tanda aktifitas seluler pada ujung fraktur. Operatif Bila union diperkirakan tidak akan terjadi.25" . Vaskularisasi yang kurang pada ujung-ujung fragmen Reduksi yang tidak adekuat Imobilisasi yang tidak adekuat sehingga terjadi gerakan pada kedua fragmen Waktu imobilisasi yang tidak cukup Infeksi Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. maka segera dilakukan fiksasi interna dan pemberian bone graft. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Hipertrofik Ujung-ujung tulang bersifat sklerotik dan lebih besar dari normal yang disebut gambaran elephant's foot.Ujung tulang lebih kecil dan bulat serta osteoporotik dan avaskuler. 4. 5.Garis fraktur tampak dengan jelas. Nonunion Disebut nonunion apabila fraktur tidak menyembuh antara 6-8 bulan dan tidak didapatkan konsolidasi sehingga terdapat pseudoartrosis (sendi palsu).Pengobatan Konservatif Pemasangan plaster untuk imobilisasi tambahan selama 23 bulan. 2.23).

Terdapat benda asing diantara kedua fraktur. Pattern: Clear (White) Formatted: Right: 0. Pengobatan yang salah atau sama sekali tidak dilakukan pengobatan Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 15. Terdapat jarak yang cukup besar antara kedua fragmen Destruksi tulang misalnya oleh karena tumor atau osteomielitis (fraktur patologis) Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom 10. Kerusakan periosteum yang hebat sewaktu terjadi fraktur atau operasi! Formatted: Font: (Default) Times New Rom 12. misalnya pemasangan screw di antara kedua fragmen Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Justified. Distraksi pada kedua ujung karena adanya traksi yang berlebihan 7 jaringan lunak di antara kedua fragmen Interposisi Formatted: Font: (Default) Times New Rom 8. Fiksasi interna yang tidak sempurna Formatted: Font: (Default) Times New Rom 13. Delayed union yang tidak diobati Formatted: Font: (Default) Times New Rom 14. Disolusi hematoma fraktur oleh jaringan sinovia (fraktur intrakapsuler) Formatted: Font: (Default) Times New Rom 11. 9.6.25" .

atrofik (panah hitam).25" . 4. Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pengobatan 1. 4. 2. Fiksasi interna rigid dengan atau tanpa bone graft Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. 3. 2. hipertrofik (panah putih).23. Pada perabaan ditemukan rongga diantara kedua fragmen Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Pemeriksaan radiologis 1. Nyeri ringan atau sama sekali tidak ada Gerakan abnormal pada daerah fraktur yang membentuk sendi palsu yang disebut pseudoartrosis 3. Nyeri tekan sedikit atau sama sekali tidak ada Pembengkakan bisa ditemukan dan bisa juga tidak terdapat pembengkakan sama sekali 5. Terdapat gambaran sklerotik pada ujung-ujung tulang Ujung-ujung tulang berbentuk bulat dan halus Hilangnya ruangan meduler pada ujung-ujung tulang Salah satu ujung tulang dapat berbentuk cembung dan sisi lainnya cekung (pseudoartrosis) Gambar 14. Nonunion (pseudoartrosis).370 <<Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi Gambaran klinis 1.

25" . misalnya pada fraktur leher femur Stimulasi elektrik untuk mempercepat osteogenesis Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Eksisi fragmen kecil dekat sendi. 4. prosesus stiloid ulna Pemasangan protesis.2. 3. misalnya kepala radius.

(2005) Buku Ajar Ortopedi dan Fraktur Sistem Apley. 12. Rorabeck. R.B. ` Formatted: Justified. Hal. Igaku Shoin Ltd. R. 354 – 357. Letho. Asian ed. Indent: Left: 0". 9. U.71. Line spacing: single. Textbook of Disorders and Injuries of the Musculoskeletal system. Rasjad. Hawkins.. 23 – 27.U. Hal. M.J. Hal. C. Indent: Left: 0" Formatted: Centered. (1987) Unilateral facet dof the cervical spine an analysis of the results of treatment in 26 patients . 355 – 475 Formatted: Font: Bold. Pattern: Clear (White) Formatted: Pattern: Clear (White) Formatted: Font: Not Bold Formatted: Font: Not Bold Salter RB (1970) The General Principles and Specific Methods of Treatment.DAFTAR PUSTAKA Formatted: Font: Bold Apley.H... Pattern: Clear (White Formatted: Right: 0.. pp.G. A. 57. Acta orthopaedica Scandinavica. C. (2009) Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi” . (1977) Fracture of the phalanges of the hand. M. Tokyo. Spine.J. G. N..M. Hal. and Bourne. Rock. Hal.K. 55. Italic Formatted: Font: Bold. 286 – 425. Barton. A. 1-10. and Kujala. (1986) Repair of the anterior cruciate ligament: augmentation versus convention suture of fresh rupture .. Italic Formatted: Justified.25" . Hal. Alio.

06. Sp.25" Formatted: Font: 12 pt Formatted: Font: 12 pt OCKY MELATI INDAH SARI (030. Formatted: Font: 12 pt Formatted: Font: 12 pt Formatted: Font: 12 pt KEPANITERAAN KLINIK BEDAH UNIVERSITAS TRISAKTI RSPAU dr. OT (K) Spine.REFERAT SKELETAL INJURY DISUSUN OLEH : Formatted: Font: 12 pt Formatted: Font: 12 pt MAYA DWI UTAMI (030.188) PEMBIMBING Dr. ESNAWAN ANTARIKSA PERIODE 27 JUNI 2011.25" . R. Suhana.10 SEPTEMBER 2011 Formatted: Font: 16 pt Formatted: Font: 16 pt Formatted: Font: 16 pt Formatted: Font: 16 pt Formatted: Font: 16 pt Formatted: Right: 0. Indent: Left: 1.06.159) Formatted: Justified.

Formatted: Justified Penulis mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya. Indent: Left: 0". Penulis berharap semoga referat ini dapat dipergunakan untuk menambah wawasan kita dalam dunia penyakit bedah. Pattern: Clear (White) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Bold Formatted: Font: Bold Puji syukur kepada Allah SWT penulis panjatkan karena dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan yang berjudul ―SKELETAL INJURY‖. First line: 0". Suhana Sp. khususnya pada topik fraktur dislokasi. kepada dr. Agustus 2011 Formatted: Indent: Left: 4".KATA PENGANTAR Formatted: Font: 12 pt. OT (K) Spine selaku pembimbing dalam menyusun referat ini. Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Rom Formatted: Right: 0. Pattern: Clear Penulis L---^ Formatted: Justified. Oleh karena itu.R.25" . penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak yang membaca referat ini. Jakarta. Penulis menyadari bahwa referat ini masih jauh dari sempurna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful