P. 1
Makala h

Makala h

|Views: 3|Likes:
Published by Agung Tri Pamungkas

More info:

Published by: Agung Tri Pamungkas on Apr 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2013

pdf

text

original

Makalah Menyambut Tahun Baru Islam

Disusun Oleh : RIYANDY ARIEF ARY SYAHRANI S. RESTU TRY WIBOWO

Satu Muharam atau tahun baru Hijriah ditandai dengan pindahnya Nabi Muhammad SAW dari Makah ke Madinah 14 abad silam. Apabila masih terjadi kemaksiatan dimana-mana di bulan suci Ramadhan. setiap menyambut datangnya tahun baru Hijriah selalu didahului oleh dua peristiwa penting dalam Islam. berarti manusia-manusia itu sendiri tabiatnya sudah sama dengan syaitan. yaitu: • • Idul Fitri. Ibadah puasa bertujuan agar kita mampu mengendalikan hawa nafsu. Ma’a syiral muslimin wal muslimat rahimmakumullah. Seseorang yang akan pindah. 1 Syawal sebagai akhir puasa. golongan jin dan golongan manusia. Allah mengikat syaitan selama bulan puasa agar seseorang memusatkan dirinya mengendalikan hawa nafsu yang berasal dari dalam dirinya. sedangkan ibadah haji untuk melawan dan menundukkan godaan syaitan yang terkutuk. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist. ”Pada bulan puasa syatan-syaitan diikat. bahwa syaitan itu terdiri dari 2 golongan. Puasa memang dikhususkan untuk mengendalikan hawa nafsu.wb. karena disebutkan dalam surat An-Naas [114]: ayat 6. Pindah untuk menuju satu tahun ke depan. Bukhari).R. Baik Idul Fitri maupun Idul Adha kalau diamati lebih dalam memiliki makna dan hubungan yang erat dengan satu Muharam. datangnya tahun baru Islam.MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM (Hijriah) Assalamu’alaikum wr. sedangkan pintu-pintu Surga dibuka.” (H. selayaknyalah dia mempersiapkan bekal. Bekal yang diwajibkan Allah untuk persiapan satu tahun adalah ibadah puasa dan haji. Idul Adha. 10 Zulhijah puncak pelaksanaan ibadah haji. yaitu nafsu perut dan seks. Di samping itu. . tentu dia dituntut lebih siap lagi.

dan penuh dengan rasa percaya diri…dengan “hati yang bersih” . maka sang nafsu tidak menuntut yang lebih besar lagi. kita kemudian dituntut untuk menghadapi dan bahkan melenyapkan musuh yang berasal dari luar. pada saat haji. yaitu batu. Kalau gagal dengan satu cara. Berbeda halnya dengan nafsu. Kendati godaan syaitan dan nafsu sama-sama tidak tampak. Dalam puasa. tetapi yang paling afdol dengan ibadah haji. kita dituntut untuk mengalahkan syaitan dan sekaligus melenyapkannya. Dan kalau sudah berhasil. Jika sudah terpenuhi nafsunya.Setelah selesai mengendalikan hawa nafsu. dia berusaha agar hasil godaan itu semakin maksimal. Misalkan seseorang yang mempunya nafsu makan karena lapar. akan merasa puas kalau jabatan itu sudah terpenuhi. Karena itu. kita dituntut untuk mengendalikan hawa nafsu bukan melenyapkannya. dia hanya membutuhkan sepiring nasi untuk memenuhi nafsunya dan ketika seseorang bernafsu untuk mendapatkan suatu jabatan. dia mencari jalan lain agar berhasil. Cara untuk melawan godaan syaitan tidak dengan berpuasa. Dengan demikian. berarti kita sudah siap hijrah ke tahun berikutnya. ketika menyambut tahun baru 1 Muharam. yaitu godaan syaitan. Salah satu wajib haji adalah melempar jumrah di Mina yang melambangkan mengusir & melawan syaitan. Mengendalikan hawa nafsu diwajibkan setiap tahun. Syaitan berada di luar diri kita. Setelah keduanya dapat ditaklukkan. kita memulai kegiatan dengan bekal yang matang. dan seterusnya. keduanya berbeda dalam cara dan tujuan. kita perlu mempersiapkan senjata untuk melawannya. sedangkan memerangi syaitan hanya sekali seumur hidup dengan ibadah “haji”. diharapkan kita semua “lulus” dihari yang fitri (1 syawal) menjadi insan yang ber “taqwa” . program yang jelas. Syaitan tidak puas hanya dengan satu cara. syaitan tidak akan puas sebelum berhasil menyesatkan umat Mumammad sebanyak-banyaknya untuk masuk ke Neraka. Tapi.

kemudian Haji dan Idul Adha dengan menyembelih hewan qurban. Memang kita bisa merasakan bedanya peristiwa penyambutan tahun baru Masehi dan tahun baru Islam (Hijriah). Tahun baru Islam disambut biasabiasa saja. kulit luarnya saja. tidak seperti tahun baru Masehi yang disambut meriah termasuk oleh masyarakat muslim sendiri. SEMANGAT BERHIJRAH Bulan Muharram bagi umat Islam dipahami sebagai bulan Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Sebenarnya kejadian hijrah Rasulullah tersebut terjadi pada malam tanggal 27 Shafar dan sampai di Yastrib (Madinah) pada tanggal 12 Rabiul awal. Sebaliknya. karena bulan Muharram adalah bulan yang pertama dalam kalender Qamariyah yang oleh Umar bin Khattab. seharusnya umat Islam menyambut tahun baru Islam ini dengan semarak. penuh kesadaran sambil introspeksi.Sungguh Allah SWT telah mengatur urutan-urutan itu. yaitu pada penghayatan makna peringatan itu sendiri untuk bisa dijadikan sebagai sarana instrospeksi diri. Adapun pemahaman bulan Muharram sebagai bulan Hijrah Nabi. jauh dari suasana meriah. yakni mulai dari perintah puasa dan Idul Fitrinya. Sebagai titik awal perkembangan Islam. Kondisi puncak ketaqwaan inilah yang harus kita pertahankan sejak memasuki tahun baru Hijriyah hingga 11 bulan kedepan sampai ketemu bulan suci Ramadhan lagi… Kondisi seperti ini…berulangulang sepanjang tahun. Tapi ada satu kelebihan yang masih banyak dilakukan di beberapa pondok pesantren dan beberapa pengajian majelis ta’lim dalam memperingati tahun baru Islam (Hijriah). menjadi hamba Allah yang bertaqwa ini terusmenerus kita pertahankan hingga ajal menjemput kita. . yang ketika itu beliau sebagai khalifah kedua sesudah Abu Bakar. akhirnya menyambut tahun baru Hijrah dalam puncak ke “taqwa”an. pada umumnya yang ditonjolkan hanya aspek yang berkaitan dengan duniawi.. dijadikan titik awal mula kalender bagi umat Islam dengan diberi nama Tahun Hijriah.. di awal tahun baru Masehi. amin. insya Allah kalau bisa seperti ini… kita dimatikan Allah SWT dalam keadaan khusnul khatimah (akhir yang baik). yang sebelumnya bernama “Yastrib”. merenungkan apa yang telah dilakukan dalam kurun waktu setahun yang telah berlalu.

berhura-hura semalam suntuk hingga terbit matahari…bukannya untuk mendekatkan diri… memohon ampun kepada Allah SWT. Memang. Itulah sebabnya kota Yastrib dirubah namanya menjadi Al-Madinah yang artinya “kota” atau lebih tenar lagi disebut kota Rasulullah. tapi malah sebaliknya. Hijrah merupakan usaha dan semangat besar manusia yang ingin merubah masyarakat yang beku menjadi manusia yang maju. Dalam bahasa Arab. maka ada baiknya momen pergantian tahun ini kita jadikan sebagai saat saat untuk merubah menjadi lebih baik. Maka hijrah dengan demikian selalu membuat perubahan. sempurna dan bersemangat. Waktu penting yang seharusnya dijadikan sarana instrospeksi diri. mengatas namakan kegembiraan. sejak hijrahnya Rasulullah ke Yatsrib. Itulah fungsi peringatan tahun baru Islam. hijrah bisa diartikan sebagai pindah atau migrasi. sebuah kota subur. mereka melupakan nikmat Allah dengan menggelar kemungkaran dan sikap-sikap yang membawa kehancuran dan amarah Allah… naudzubillahimindaliq. Tafsiran hijrah disini diartikan sebagai awal perhitungan kalender Hijriyah.Banyak manusia yang terlena oleh momen pergantian tahun. . terletak 400 kilometer dari Makkah. sehingga setiap tanggal 1 Muharam ditetapkan sebagi hari besar Islam. Terbitnya fajar baru ini berkat hijrah. Islam lebih memfokuskan pada pembentukan masyarakat muslim yang tidak kampungan dibawah pimpinan Rasulullah. malah telah disalahgunakan sebagai sikap melampaui batas. Inilah satu nilai yang sangat penting kenapa hijrah dijadikan sebagai titik awal terbitnya fajar baru peradaban umat Islam. Jadi inti dari peringatan tahun baru Hijriah adalah pada soal perubahan.

bahkan sebaliknya banyak menghadapi terror. Rasulullah diperintahkan Allah SWT untuk pindah (hijrah). Di Madinah. 3. suka sedekah kepada fakir miskin. seperti membiasakan shalat dhuha 2 raka’at. yaitu: 1. Selama kurun waktu 12 tahun sejak Nabi diutus. berhijrah ke kota Madinah. dakwah Rasulullah tidak mendapat sambutan menggembirakan. pelecehan. suara Islam mulai bergema ke seluruh penjuru alam dan Islam pun berkembang meluas ke seluruh pelosok permukaan bumi. Berbicara tentang perkembangan Islam. menyantuni anak-anak yatim. Agama Islam pun mengalami perkembangan amat pesat. dimulai sejak tahun baru ini yang nilai pahalanya luar biasa dimata Allah SWT. Lakukan amalan-amalan kecil secara istiqamah. Karena itu tidak mengherankan jika peristiwa hijrah merupakan titik awal bagi perkembangan Islam dan bagi pembentukan masyarakat muslim yang telah dibangun oleh rasulullah. dll. beliau meninggalkan kota kelahiranya Makkah. Nabi dan para sahabat Muhajirin mendapat sambutan hangat oleh kaum Anshar (penduduk asli Madinah). hinaan. Hindari kebiasaan-kebiasaan lama / hal-hal yang tidak bermanfaat pada tahun yang lalu untuk tidak diulangi lagi di tahun baru ini. Karena itu. Akhirnya. . dan ancaman dari kaum musyrikin dan kafir Quraisy yang dikomandani oleh papan Nabi sendiri. hanya sekitar 8 tahun. yaitu Abu Lahab. Usahakan dengan niat yang ikhlas karena Allah agar tahun baru ini jauh lebih baik dari tahun kemarin dan membawa banyak manfaat bagi keluarga maupun masyarakat muslim lainnya.Ada 3 pesan perubahan dalam menyambut tahun baru Hijriah ini. Dalam kurun waktu relatif singkat. Dakwah Nabi di Makkah pada saat itu banyak mengalami rintangan berupa tantangan dan ancaman dari kaum musyrikin dan kafir Quraisy. tentu tidak bisa lepas dari peristiwa hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. 2.

dan melupakan sesuatu yang bersifat jangka panjang. masyarakat muslim. Manusia sering tergesa-gesa dan ingin cepat berhasil apa yang diinginkannya. perpindahan dari kekufuran kepada keimanan. dengan meningkatkan semangat dan kesungguhan dalam beribadah. mengingat kita sudah bertempat tinggal di negeri yang aman. . di negeri yang dijamin kebebasannya untuk beragama. dengan kerja keras dan tawakal. Allah berfirman. sudah tidak relevan lagi berhijrah berbondong-bondong seperti jijrahnya rasul. Islam menekankan bahwa hidup ini adalah perjuangan dan dalam berjuang pasti banyak tantangan dan rintangan. yang kemudian dikenal dengan tahun baru Hijriah. namun kita wajib untuk hijrah dalam makna “hijratun nafsiah” dan “hijratul amaliyah” yaitu perpindahan secara spiritual dan intelektual. Karena itu. sehingga tidak sedikit yang menempuh jalan pintas. “Hai manusia. perpindahan dari kemiskinan kepada kecukupan secara ekonomi. kaum Muhajirin dan Anshar. saling bahumembahu dan lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan peribadi. penuh kasih sayang. tidak mengherankan jika Khalifah Umar bin Khattab menjadikan peristiwa hijrah sebagai awal perhitungan tahun baru Islam. supaya kalian saling mengenal.Menurut para pakar sejarah. sesungguhnya kami menciptakan kalian dari seorang lelaki dan seorang perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Bagi kita umat Islam di Indonesia. dengan mendatangi majelis-majelis ta’lim. yang dibangun Rasulullah SAW di Madinah merupakan contoh masyarakat ideal yang patut ditiru. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu” (Al-Hujurat [49]: ayat 13) Umat manusia kadang-kadang terjebak kepada sesuatu yang bersifat jangka pendek. perpindahan dari kebodohan kepada peningkatan ilmu.

baik agamanya. amin. tetap mengilhami jiwa kita menuju kepada keadaan yang lebih baik dalam segala bidang. baik moralnya. Tegaknya Islam dibumi nusantara ini sangat tergantung kepada ada tidaknya semangat hijrah tersebut dari umat Islam itu sendiri.wb. dan pada gilirannya kita diakui sebagai umat yang terbaik. tinggi intelektualnya dan terpuji. semangat hijrah Rasulullah SAW. . kebenaran dan kesejahteraan umat sehingga terwujud “rahmatal lil alamin” adalah tugas suci bagi umat Islam.Pendek kata niat yang kuat untuk menegakkan keadilan. Semoga dalam memasuki tahun baru Hijriah yakni tahun 1431 Hijriyah ini. Wabillahit-taufiq wal hidayah Wassalamualaikum wr. baik secara indifidual maupun secara kelompok. sehingga predikat yang buruk yang selama ini dialamatkan kepada umat Islam akan hilang dengan sendirinya. baik kepribadiannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->