BAGAIMANA BERSAAT TEDUH DENGAN METODE 4M?

Metode 4M untuk bersaat teduh, yang diambil dari Yakobus 1:21-27
(metode 4M ini diambil dari metode saat teduh yang diajarkan oleh Pdt. Ir. Eddy Leo MTh.),

dilakukan dengan cara berikut:

1. M1 : Menerima Firman
“Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam dalam hatimu” (Yak. 1:21). Untuk membuat seseorang berakar di dalam firman adalah menerima firman Tuhan. Kita harus memiliki hati yang lembut (lewat doa) agar firman Tuhan tertanam dalam hati kita. Ini berbicara tentang sikap hati kita. Hati yang lemah lembut adalah hati yang tidak memberontak, tidak melawan, hati yang menyerah terhadap Tuhan, mudah dibentuk, hati yang rela, terbuka untuk dikoreksi dan dinasihati oleh Tuhan.

2. M2 : Merenungkan / Meneliti Firman
“Meneliti hukum yang sempurna memerdekakan” (Yak. 1:25). Maksud merenungkan adalah membaca firman Tuhan dengan teliti. Banyak orang hanya membaca tanpa merenungkan apa yang dibaca. Itulah sebabnya firman Tuhan tersebut tidak diserap menjadi iman. Jadi, meneliti firman artinya melihat dengan teliti, dari dekat dan dengan serius sampai kita menemukan kedalamannya. Seperti sebuah akar pohon yang terus merambat ke bawah tanah sampai menemukan sumber air.

sungguh-sungguh melakukannya” (Yak. Banyak orang percaya yang membaca firman Tuhan. 3. 1:26) . Kita akan sempurna berakar di dalam firman kalau apa yang kita alami. Lakukanlah firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan. kita perlu membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.Cara meneliti Firman adalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat kita membacanya. 1:25). M3 : Melakukan Firman “Bertekun di dalamnya …. . maka tindakan melakukan firman Tuhan adalah syarat utamanya. Untuk membuat seseorang berakar dan bertumbuh di dalam iman. Buatlah perencanaan waktu yang jelas pada setiap harinya kapan Anda mau membagikan firman Tuhan yang didapat setelah melakukan M1. tetapi tidak melakukannya sehingga mereka tidak mengalami mukjizat dari Tuhan. Bagikan hasil saat teduh Anda kepada teman atau anggota keluarga lainnya ( Anda juga dapat menggunakan SMS). M2. Sebelum melakukannya. 4. kita bagikan dan saksikan kepada rekan-rekan di sekeliling kita. M4 : Membagikan Firman “Ibadah yang tidak sia-sia adalah mengekang lidah hanya untuk menceritakan hal-hal yang memuliakan Tuhan” (Yak. M3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful