Pengenalan SPSS 15.

0

1.1 Pengantar SPSS
SPSS atau kepanjangan dari Statistical Product and Service Solution merupakan salah satu dari sekian banyak software statistika yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan untuk menganalisis data statistika. Hal ini karena software SPSS selain mudah didapat di pasaran, juga mudah dioperasikan, serta outputnya mudah dibaca oleh user. Seiring berkembangnya software dan tuntutan kebutuhan akan pengolahan data, muncul SPSS versi terbaru, yaitu SPSS 15.0. Perbedaan yang signifikan antara SPSS 15.0 dengan SPSS versi 13.0 ke bawah, pada SPSS 15.0 dapat membuka SPSS Data Editor lebih dari satu file. Jadi, apabila akan membuka dua file, dapat dilakukan pada satu window dengan satu SPSS viewer. Untuk memulai SPSS tidaklah sukar, namun terlebih dahulu pastikan software SPSS 15.0 telah terinstal pada komputer Anda. Untuk memulai mengoperasikan SPSS, lakukan langkahlangkah berikut: • • • • Klik Start Klik Programs Klik SPSS for Windows Klik SPSS 15.0 for Windows Evaluation Version 1

Sehingga nampak seperti Gambar 1.1.

Gambar 1.1: Memulai SPSS 15.0

Indikasi suksesnya memulai SPSS, akan muncul tampilan seperti pada Gambar 1.2.

Gambar 1.2: SPSS 15.0 for Windows

Selanjutnya, akan nampak tampilan seperti Gambar 1.3.

2

3 . klik tanda yang terletak di kanan bawah layar tutorial.0 for Windows Evaluation Version Tampilan di atas memuat 6 pilihan perintah.4. antara lain: • Run the tutorial.4: Hasil pilihan Run the tutorial Tutorial akan menampilkan 16 subpilihan. Gambar 1. Jika klik pilihan ini.3: SPSS 15. merupakan pilihan apabila akan menjalankan tutorial SPSS. dan untuk memilih salah satu di antaranya.Gambar 1. arahkan kursor dan klik pada salah satu topik. Selanjutnya untuk menjalankan tutorial topik yang dipilih. muncul tampilan seperti Gambar 1.

Gambar 1.5.5: Hasil pilihan Type in data • Run an existing query. Gambar 1. Apabila mengklik pilihan Run an existing query. klik pilihan perintah Type in data.6: Hasil pilihan Run an existing query 4 . maka secara otomatis SPSS akan memunculkan window SPSS Data Editor dan SPSS viewer seperti Gambar 1. apabila akan memasukkan data baru.• Type in data.spq. secara otomatis akan muncul tampilan berikut. pilihan ini memuat menu Open atau membuka file dengan tipe file *.

dan MS Access. merupakan pilihan untuk mengekstrak data non-SPSS. klik Add ODBC Data Source.8. Untuk mengambil data selain default ini. Excel.8: Hasil pilihan Open an existing data source 5 . Gambar 1.7. Biasanya default SPSS adalah data source dBASE.sav.7: Hasil pilihan Create new query using Database Wizard • Open an existing data source. Tampilan pilihan ini seperti Gambar 1. Tampilan pilihan create new query using Database Wizard nampak seperti Gambar 1. Gambar 1. merupakan pilihan apabila akan membuka file yang baru dibuka atau dengan tipe file *.• Create new query using Database Wizard.

tampilan SPSS Data Editor sebelum entri data akan nampak seperti tampilan Gambar 1.sav. Tampilan nampak seperti Gambar 1.sav.sav seperti tampilan pada Gambar 1. merupakan pilihan untuk membuka file dengan tipe file selain *.2 Sekilas Tentang Menu Utama SPSS 15. 6 .Misal akan dibuka file dengan nama Cars. Gambar 1. yaitu SPPS Data Editor dan SPSS Viewer.8.0 seperti langkah-langkah yang telah diuraikan sebelumnya. arahkan kursor dan klik ganda C:\Program File\SPSS Evalution\Cars.10.9.0 Setelah melakukan proses memulai SPSS 15.9: Hasil pilihan Open another type of file 1. klik ganda More Files… maka SPSS akan menampilkan Open Data. • Open another type of file. maka SPSS secara otomatis membuka file Cars. SPSS Data Editor merupakan window yang digunakan untuk proses entri data dan pengolahannya. Apabila akan membuka file yang tidak termuat dalam daftar pilihan Open an existing data source. SPSS akan menampilkan 2 window.sav.

Tampilan SPSS Viewer sebelum ada running data nampak seperti Gambar 1.10 dan 1. nampak bahwa SPSS 15. Gambar 1.12.11.Gambar 1. window SPSS Viewer akan menampilkan output atau hasil olahan dari SPSS Data Editor.11: SPSS Viewer Dari Gambar 1.10: SPSS Data Editor Setelah dilakukan entri data dan mengolahnya. antara lain: • File.11. 7 . pada menu utama File memuat 20 pilihan sub-menu seperti nampak pada tampilan Gambar 1.0 menampilkan 11 menu utama.

di antaranya membuat file baru (New). Beberapa kegunaan dari submenu dari menu utama Edit adalah melakukan undo atau mengembalikan action terakhir yang dilakukan.12: Menu File Pada menu utama File memuat sub-submenu tentang file.Gambar 1. serta copy – paste variable untuk mengganti variabel data. merupakan submenu untuk melakukan pengeditan data yang telah dimasukkan pada SPSS Data Editor. dan menyimpan file (Save-Save As…). find untuk mencari data. sedangkan redo sebaliknya. • Edit. membuka (Open).13: Menu Edit 8 . menutup (Close). copy – paste untuk menggandakan dan duplikasi data. Gambar 1. cut – clear untuk menghapus data.

• View. Gambar 1. tampilan SPSS Data Editor akan nampak seperti Gambar 1. dan memisah isi file dengan kriteria tertentu (split file).14: Menu View Apabila mengklik Grid Lines. mengurutkan data (sort cases). toolbar dan font huruf yang digunakan. merupakan menu yang menampilkan submenu untuk menampilkan status toolbar yang sedang aktif (Status Bar). Tampilan submenu Data seperti Gambar 1.15: Tampilan Grid Lines Begitu pula untuk menampilkan nilai label variabel data. • Data.16. bisa dengan mengklik value labels atau klik tanda . Pilihan submenu dari menu utama View seperti berikut.15. mendefinisikan waktu (define dates…). merupakan menu yang menampilkan submenu untuk melakukan perubahan-perubahan terhadap data SPSS. seperti mendefinisikan nilai label data (define variable properties…). Gambar 1. 9 .

10 . mengubah data (recode into same variables…. Tampilan submenu dari menu utama Transform seperti Gambar 1.recode into different variables…). menampilkan 21 submenu. Pada bab-bab selanjutnya akan menggunakan lebih banyak menu utama Analyze.16: Menu Data • Transform. seperti menghitung variabel data (compute variable…).Gambar 1. merupakan pilihan menu utama yang melakukan operasi transformasi data. merupakan menu utama yang menjadi pusat pengolahan data SPSS. ataupun me-ranking data (rank cases). Gambar 1.17: Menu Transform • Analyze.17.

18: Menu Analyze • Graphs. submenu dari menu utama Graphs dikelompokkan hanya menjadi 4 submenu. Gambar 1. mendefinisikan. dan menampilkan variabel data (define-use variabel sets…).19: Menu Graphs • Utilities. yang menampilkan berbagai bentuk grafik dan chart. tampilan submenu dari menu utama Graphs pada SPSS 15. menu utama yang merupakan pelengkap pada pengoperasian SPSS ini menyajikan 9 submenu seperti Gambar 1.0 sedikit berbeda dibandingkan dengan SPSS seri-seri sebelumnya.0. Pada SPSS 15. 11 .20.Gambar 1. Beberapa kegunaan submenu dari menu utama Utilities adalah menampilkan informasi variabel (variables…).

sav. maka secara otomatis muncul window SPSS Viewer. Gambar 1. tanda window yang sedang aktif adalah window SPSS Data Editor dengan nama file *Cars. pada nomor 2 menandakan bahwa Misal pada Gambar 1. Add-ons yang merupakan menu utama baru pada SPSS 15.22: Menu Window • Help. merupakan menu utama yang menawarkan pelayanan SPSS lewat website. Tampilan submenu dari menu utama Help seperti Gambar 1. Gambar 1. menu yang memuat 9 submenu ini memberikan bantuan informasi tentang topik-topik SPSS (topics) ataupun dalam bentuk tutorial (tutorial). menu ini memberikan informasi window yang sedang aktif.21: Menu Add-ons • Window. Jika ingin membuka window SPSS Viewer.Gambar 1.20: Menu Utilities • Add-ons. 12 .0 ini menyajikan beberapa submenu seperti Gambar 1.21.22.23. arahkan kursor dan klik pada nomor 1 Output 1 [Document1]-SPSS Viewer.

SPSS akan menunculkan window SPSS Data Editor. terlebih dahulu diuraikan tentang kotak Variable View dan Data View.3. Pada bagian bawah sebelah kiri terdapat tulisan Data View dan Variable View. untuk mengaktifkan kotak Variable View lakukan dengan klik Variable View (bagian yang diberi kotak). 13 .Gambar 1.1 Variable View Setelah melakukan langkah-langkah memulai SPSS. dan penyimpanan data.3 Menggunakan SPSS Sebelum memulai mengolah data ke dalam SPSS. Kotak Variable View merupakan kotak yang digunakan untuk mendefinisikan variabel data yang akan dimasukkan. Gambar 1.10.24 menunjukkan kotak Data View yang aktif. Namun sebelumnya. pendefinisian.23: Menu Help 1. 1. seperti Gambar 1. terlebih dahulu diperlukan data yang telah didefinisikan sehingga dilakukan entri data.

kolom ini memberikan informasi tentang nama variabel data. Gambar 1. memberikan tipe variabel data yang digunakan. maka klik kolom Name pada baris pertama. • 14 . Apabila klik kolom Type.25: Kotak Variable View Pada kotak Variable View memuat kolom-kolom yang terdiri atas: • Name.26. Misal akan memberikan nama variabel data pertama.25.Gambar 1. Type. akan muncul kotak dialog seperti Gambar 1.24: Tampilan Data View-Variable View Setelah klik Variable View akan nampak tampilan kotak Variable View seperti pada Gambar 1.

dan klik tanda . Label. klik akan didefinisikan. Sebaliknya. • • • 15 . lebar maksimal 40 digit.Gambar 1.26: Kotak dialog Variable Type Biasanya SPSS memberikan default tipe variabel data numeric dengan lebar 8 digit dan 2 angka desimal di belakang koma. Jika angka desimal akan ditambah. dan klik tanda tanda panah ke atas. Pemberian nilai label variabel data dapat dilakukan dengan mengarahkan kursor dan klik pada baris dan kolom data yang akan didefinisikan sehingga muncul tampilan seperti Gambar 1. maka kolom ini dapat diabaikan. untuk mengurangi digit lebar. menunjukkan jumlah decimal variabel data. Values. Apabila tidak ada data yang akan diberi nilai label. Apabila akan menambah atau mengurangi lebar kolom dapat dilakukan. klik String. merupakan kolom yang menunjukkan tambahan informasi dengan memberikan label variabel data. klik panah ke bawah. SPSS memberikan default 2 angka desimal di belakang koma. Apabila data berupa karakter. memberikan nilai label variabel data. Untuk tipe data numerik. Apabila akan menambah atau mengurangi angka desimal dapat dilakukan dengan mengarahkan kursor dan klik pada baris dan kolom data yang akan didefinisikan. Jika lebar ditambah. Adapun angka desimal maksimal dapat diisi sampai dengan 16 angka desimal di belakang koma. menunjukkan lebar kolom.27. untuk mengurangi angka desimal. arahkan kursor dan klik pada baris dan kolom data yang . • Width. Decimals. klik panah ke bawah. klik tanda panah ke atas. sedangkan tipe data string lebar maksimal 32767 digit. Sebaliknya.

left menunjukkan posisi data sebelah kiri.27: Kotak dialog Value Labels • Missing. Namun. merupakan kolom yang menunjukkan data yang hilang (apabila ada). Untuk mengubah posisi data. Gambar 1.28: Kotak dialog Missing Values • • Column. menujukkan posisi data. maka kolom ini dapat diabaikan. Gambar 1.29.Gambar 1. Baik tipe data numerik maupun string. klik pada baris dan kolom data yang akan didefinisikan sehingga muncul tampilan seperti Gambar 1.29: Pilihan Align 16 . lebar maksimal adalah 255 digit. right kanan. dan center di tengah. Align. jika data lengkap.28. Pengisian data hilang dapat dilakukan dengan mengarahkan kursor dan klik pada baris dan kolom data yang akan didefinisikan sehingga muncul tampilan seperti Gambar 1. dalam artian tidak ada data yang hilang. arahkan kursor. menunjukkan lebar kolom.

pendefinisian dan penyimpanan data menggunakan contoh sebagai berikut. Untuk data string dapat dipilih ukuran ordinal atau nominal.3. Tampilan Data View seperti Gambar 1. Gambar 1. menunjukkan tipe ukuran data yang digunakan. Untuk mengubah ukuran data. Pengisian dilakukan dengan mengarahkan kursor pada baris dan kolom data yang telah didefinisikan.3. 1. arahkan kursor. Tekan Enter untuk pengisian selanjutnya.11. klik pada baris dan kolom data yang akan didefinisikan sehingga muncul tampilan seperti berikut.2 Data View Setelah pendefinisian data.• Measure. dapat dimulai pengisian data pada kotak Data View.30: Pilihan Measure 1. Untuk bagian entri. Nama Andari Nia Kurniawati Priyatmoko Daru Kurnia Alfiansyah Masruroh Zafian Ratih Sayian Mimo har Yayang Nilai 75 60 70 65 80 95 60 85 70 90 Jenis Kelamin Perempuan Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Laki-laki 17 .3 Contoh Kasus Daftar Nilai Tabel di bawah ini adalah daftar nilai Ujian Tengah semester matakuliah Pengantar Matematika dan Statistik 10 mahasiswa AKFAR Surakarta. begitu seterusnya sampai data terakhir.

• Kolom Values: Data terdiri atas perempuan dan laki-laki. Untuk pendefinisian. pengisian. Pendefinisian data Pendefinisian data dapat dimulai dengan terlebih dahulu dengan mengaktifkan kotak Variable View. Variabel data: Jenis Kelamin Definisi data: • Kolom Name: Jenis_Kelamin. 1. Akan diberi nilai label pada data ini dengan cara: Arahkan kursor dan klik pada baris 3 kolom Values. • Kolom Width: 12. pemberian tanda _ dimaksudkan karena pemberian nama tidak bisa diberi spasi. yaitu Nama. • Abaikan kolom selainnya Variabel data: Nilai Definisi data: • Kolom Name: Nilai. sehingga muncul kotak dialog value Labels. • Kolom Type: Numeric karena data terdiri atas angka. Isi kotak dialog: 18 . Isi kotak Variable View sebagai berikut. • Kolom Type: String karena data terdiri atas karakter. dan penyimpanan data dilakukan dengan langkah-langkah berikut. Variabel data: Nama Definisi data: • Kolom Name: Nama. • Abaikan kolom selainnya. • Kolom Type: Numeric karena data berupa angka. Nilai. dan Jenis Kelamin. Perhatikan bahwa nama terpanjang adalah Ratih Sayian yang terdiri atas 11 karakter sehingga diperlukan lebar kolom yang lebih dari 8 (default).Dari tabel diketahui bahwa contoh kasus di atas mempunyai 3 variabel data.

aktifkan terlebih dahulu kotak Data View. Pendefinisian data telah selesai. Label: Perempuan. klik OK. klik Add. Gambar 1.32. 1.32: Kotak Variable View Daftar Nilai 2. Yayang. Enter. begitu seterusnya sampai dengan data terakhir 2. Kolom Nilai Isian data: 75. begitu seterusnya sampai dengan data terakhir 90. Tampilan kotak dialog Value Labels seperti Gambar 1. Enter. Pengisian Data Untuk mengisi data. Kolom Jenis_Kelamin Isian data: 1. Enter.Value: 1. Value: 2.31: Kotak dialog Value Labels • Abaikan kolom selainnya. Enter. Label: Laki-laki.31. Kolom Nama Isian data: Andari Nia. begitu seterusnya sampai dengan data terakhir. klik Add. 60. Enter. Gambar 1. tampilan kotak Variable View nampak seperti Gambar 1. Enter. arahkan 19 . Kurniawati. Pengisian kolom ini dapat pula dengan klik tanda . Langkah berikutnya pengisian data.

• Klik Save. arahkan kursor dan klik pada baris 1 dan kolom Jenis_Kelamin sehingga muncul tampilan Gambar 1.kursor dan klik pada data yang akan didefinisikan. tampilan SPSS Data Editor seperti Gambar 1. sehingga muncul tampilan Gambar 1.34. • Klik Save As…. (Input data dapat dibuka pada CD penyerta buku ini dengan nama Daftar Nilai. Oleh karena data berjenis kelamin perempuan.34: Kotak dialog Save Data As • Isi File Name: Daftar Nilai. Gambar 1.33: Pilihan Jenis Kelamin 3. Misal data pertama.) Penyimpanan data dapat dilakukan dengan langkah-langkah: • Klik File.33. maka pilih Perempuan. Gambar 1.sav. Penyimpanan Data Simpan contoh kasus di atas dengan nama Daftar Nilai.35. 20 . Pilih nilai label sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya.

Gambar 1.35: SPSS Data Editor–Daftar Nilai 21 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful