P. 1
101 Model Pembelajaran

101 Model Pembelajaran

|Views: 67|Likes:
Published by Siti Munawaroh

More info:

Published by: Siti Munawaroh on Apr 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

101 MODEL PEMBELAJARAN (Part 7

)
91. Learning contract Dikembangkan guru untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan siswa dalam pembelajaran dan aktivitas yang hendak dikerjakan siswa untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Langkah pembelajaran : a. Mintalah setiap peserta didik untuk memilih tugas yang ia inginkan untuk dipelajari dan dikerjakan secara independent b. Doronglah setiap peserta didik untuk memikirkan secara hati-hati melalui rencana studi c. Berikan waktu yang cukup untuk konsultasi dalam menyusun rencana d. Mintalah kontrak yang ditulis peserta didik yang mencakup topik, tujuan pembelajaran, pengetahuan khusus, strategi pembelajaran, serta tanggal penyelesaian. 92. Learning journal Model dengan membuat catatan reflektif atau diari yang dibuat oleh siswa dari hari ke hari dalam hal aktivitas belajarnya Langkah pembelajaran : a. Jelaskan kepada peserta didik bahwa pembelajaran tidak mesti merupakan guru terbaik, sangatlah pnting untuk merenungkan kembali pengalaman guna menyadari pelajaran apa yang kita dpatkan dari pengalaman itu. b. Perintahkan peserta didik untuk membuat jurnal tentang refleksi dan pembelajaran mereka c. Sarankan agar mereka menulis, 2 kali seminggu, sebagian dari apa yang mereka pikirkan dan rasakan tentang apa yang mereka pelajari. Katakan pada mereka untuk mencatat semua komentar itu sebagai cacatan pribadi. (tanpa takut dalam salah penulisan, tata bahasa ataupun tanda baca) d. Perintahkan siswa untuk berfokus pada beberapa atau semua kategori berikut : Apa yang belum jelas atau tidak mereka setujui Bagaiman akaitan pengalaman belajar dengan kehidupan sehari-hari Bagaimana pengalaman belajar terrefleksikan dalam hal yang dapat merka baca, lihat, kerjakan Apa yang telah mereka amati tentang diri sendiri dan orang lain semenjak merasakan pengalaman belajar. Apa yang mereka petik dari pengalaman belajar Apa yang hendak mereka kerjakan sebagai hasil dari pengalaman belajar e. Kumpulkan, baca, dan komentari jurnal tersebut secara berkala agar siswa menjadi merasa bertanggung jawab untuk menyimpannya dan agar dapat menerima umpan balik tentang hasil belajar mnereka. 93. Giving question and getting answer Langkah pembelajaran : a. Membagi 2 potong kertas pada peserta didik. Selanjutnya peserta didik menulis pada kartu : 1. Kartu menjawab. 2. Kartu bertanya b. Mulai pembelajaran dengan pertanyaan. Baik dari guru maupun dari peserta didik. c. Jika pertanyaan berasal dari peserta didik , maka peserta didik ini diminta menyerahkan kartu bertuliskan “kartu bertanya”

94. c. True or false? (Benar atau Salah) Langkah pembelajaran : a. 95. Bentuk pasangan-pasangan. Jika sampai akhir sesi ada peserta didik yang masih memiliki 2 potong kertas atau salah satu potong kertas. Setelah pertanyaan diajukan. Tulis tiap pertanyaan pada kartu indeks yang terpisah. Mintalah kepada peserta didik untuk menulis kata-kata kunci apa saja yang diprediksikan muncul dari materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Proses diteruskan sampai semua ketrampilan atau prosedur dapat dikuasai. mintalah peserta didik menjawab. Pilih satu ketrampilan yang akan dipelajri peserta didik b. Pastikan jumlah kartu sesuai dengan jumlah peserta didik yang hadir. e. Selama proses pembelajran peserta didik diminta menandai hasil prediksi mereka yang sesuai dengan materi yang disampaikan oleh guru e. Katakan kepada peserta didik bahwa misi mereka adalah menentukan kartu mana yag benar(berisi pernyataan benar) dan kartu mana yang salah c. Bila sudah selesai. yang setengahnya benar dan setengahnya salah. Pemerhati bertugas mengamati dan menilai penjelasan atau demonstrasi yang dilakukan temannya. Tentu keputusan ini harus disepakati dari awal. maka mereka diminta membuat resume ataiu proses tanya jawab yang sudah berlangsung. Di akhi pelajaran tanyakan berapa jumlah teakan mereka yang benar. Berikan umpan balik tentang masing-masing kartu. buat dua peran yaitu pnjelas atau pendemonstrasi dan pemerhati c. Setiap pesert adidik yang menjawab harus menyerahkan kartu bertuliskan “kartu menjawab”. Bagikan kartu untuk masimg-masing peserta didik. Tunjukkan bahwa dalam pembelajaran ini diperlukan ketrampilan tim yang positif karena hal ini menunjukkan kegiatan belajar yang sifatnya aktif.d. Practice-Rehears Pairs Langkah pembelajaran : a. Tebak Pelajaran Langkah pembelajaran : a. Susunlah daftar pertanyaan yang terkait dengan materi pelajaran. Demonstrator kedua diberi ketrampilan yang lain e. Orang yang bertugas sebagai penjelas menjelaskan atau mendemonstrasikan cara mengerjakan ketrampilan yang telah ditentukan. Beri kesempatan peserta didik berpendapat d. 96. Pasangan bertukar peran. (jika jumlahnya ganjil. d. Question Student Have Langkah pembelajaran : . Dalam pasangan. pilih satu kartu untuk anda sendiri) b. 97. Sampaikan materi pelajaran secara interaktif d. dan catat cara-cara peserta didik dalam bekerja sama menyelesaikan tugas ini. perintahkan agar setiap kartu dibaca dan dimintakan pendapat peserta didik tentang benar atau salahkah pernyataan tersebut. Jadi setiap menjawab atau bertnya peserta didik harus menyerahkan kartu itu pada guru e. Tulislah atau tayangkan melalui LCD subjek matter dari pelajaran yang akan disampaikan b.

Kemudian perintahkan mereka untuk membuat sebuah daftar pada kertas lembar berisi hasil pembelajaran. Perintahkan tiap peserta didik untuk menuliskan dua atau tiga pertanyaan yang terkait dengan mata pelajaran. Kumpulkan petanyaan. d.. tambahkan beberapa pertanyaan dari anda sendiri c. b. Perintahkan peserta didik membuat tanda centang di dekat hasil belajar yang juga dia dapatkan pada daftar selain dari daftarnya sendiri.. g. Setiap kelompok melaporkan secara tertulis pernyataan yang menjadi milik kelompok. Perputaran berhenti sampai kartu kembali pada pemiliknya masing-masing. f. ketrampilan baru. c. Simulasikan format tayangan permaian tic-tac-toe yang digunakan dalam Hollywood Squares. minat baru dibidang. b. Perintahkan tiga peserta didik untuk duduk dilantai di depan kursi. Ketika kartu diedarkan pada anggota. Jika anda menghendaki. tiga duduk dikursi dan tiga lagi berdiri dibelakangnya. g. cermati hasil pembelajaran yang paling umum didapatkan. benar salah. d. Kontestan menjawab dengan setuju atau tidak setuju kepada tanggapan panel manakala mereka berusaha membentuk tic-tac-toe. f. Jelaskan sebagiab hasil pembelajaran yang tidak biasa atau tidak diduga-duga. d. 98. Perintahkan peserta didik untuk berjalan melewati tiap daftar. Guru memeriksa pertanyaandari masing-masing kelompok. Setiap pemilik kartu harus memeriksa pertanyaan mana yang mendapat suara terbanyak kemudian bandingkan dengan perolehan anggota lain dalam kelompok. Ajukan pertanyaan kontestan secara bergiliran. 99. h. peningkatan dalam didang. Pertanyaannya bisa dalam format pilihan ganda. Perintahkan dua peserta didik untuk bertugas selaku kontestan. Tinjauan Ala Hollywood Squares Langkah pembelajaran : a.. Berikan kepada sembilan “selebriti” itu sebuah kartu dengan tanda X tercetak di satu sisi dan sisi lain untuk ditempelkan ke tubuh mereka bila pertanyaannya berhasil dijawab e.a.. Galeri Belajar Langkah pembelajaran : a. percaya diri dalam hal. e. Kontestan memilih anggota dari “celebrity square” untuk menjawab pertanyaan permainan. atau isian b. anggota tersebut harus membacanya dan memberikan tanda (v) jika pertaanyaan dianggap penting. Tatalah kursi didepan kelas. Perintahkan tiap kelompok untuk mendiskusikan apa yang didapat oleh para anggotanya dari pelajarn yang mereka ikuti. Bagilah peserta didik menjadi beberapa kelompok beranggotakan dua hingga empat orang. Pengetahuan baru. Pembelajaran diawali dengan membagi kelas ke dalam 4 kelompok atau lebih Bagikan kartu kosong terhadaop semua peserta didik Mintalah peserta didik menuliskan beberapa pertanyaan tentang materi Dalam tiap kelompok putar kartu searah jarum jam. Pertanyaan yang sudah diseleksi dikembalikan untuk dijawab secara individu ataupun kelompok peserta didik. Survei hasilnya. f. Beri judul yang menari misal : Hal Yang kita Dapatkan e. . Tempelkan daftar tersebut pada dinding. Hal ini bisa mencakup : c.

Berbagai penulis . 100. Karakteristik Pembelajaran Terpadu Sebagai suatu proses. Perintahkan sub-sub kelompok yang telah terbentuk untuk mendiskusikan alasan mereka menempatkan diri pada tnda yang mereka pilih.  Integrasi materi/mata pelajaran . Misalnya kelas 1 dan kelas 2 SD diajar matematika bersama-sama.Solusi persoalan .Kutipan. peribahasa. Perintahkan peserta didik melihat tanda tersebut dan memilih salah satunya. Lakukan rotasi pada para selebriti. h. Kembali ke Tempat Semula Langkah pembelajaran : a. dll c. sedangkan siswa yang lebih tua (kelas 2) dapat mengajarkan pengetahuannya kepada siswa yang lebih muda.Pertanyaan tentang materi .Karakteristik atau gaya kepribadian yang berbeda. pembelajaran terpadu memiliki karakteristik sebagai berikut :  Pembalajaran terpusat pada anak  Menekankan pembentukan pemahaman dan kebermaknaan  Belajar melalui proses pengalaman langsung  Lebih memperhatikan proses daripada hasil semata  Sarat dengan muatan keterkaitan Cara/Strategi Pembalajaran Terpadu Pembelajaran terpadu dapat dilaksanakan dengan dua cara yaitu memadukan siswa dan memadukan materi-materidari matapelajaran-matapelajaran.Topik atau ketrampilan yang menarik . Tanda-tanda ini bisa menunjukkan beragam preferensi : . Peserta didik lain yang tidak terlibat dalam permainan diberi kartu yang menyatakan setuju dan tidak setuju di satu sisi dan tidak setuju disisi lain untuk diberikan kepada kontestan untuk membantu meraka dalam membuat keputusan. b. Anda dapat menggunakan dua tanda untuk menciptakan pilihan dikotomis atau beberapa tanda untuk menyediakan lebih banyak pilihan. . Suruh mereka menunjukakan kelebihsukaannya dengan beranjak menuju tempat diruang kelas dimana tanda pilihan mereka ditempelkan d. Pembelajaran Terpadu Pembelajaran terpadu adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intramata pelajaran maupun antarmata pelajaran.Nilai-nilai yang berbeda .g. sehingga 1 pembelajaran kelas diikuti oleh lebih dari satu tungkat usia siswa. Tempelkan sejumlah tanda di seluruh dinding kelas. Siswa kelas 1 dapat belajar dari siswa yang lebih tua dan lebih pengetahuannya. Cara ini tentunya memerlukan keahlian guru untuk memberikan tugas yang bertingkat sehingga siswa belajar dari yang mudah menuju tingkat yang lebih sulit.  Integrasi melalui pemaduan siswa Cara ini memadukan beberapa kelas menjadi satu kelas. Minta perwakilan untuk menyimpulkan alasan mereka 101.

Bahasa Indonesia. mengarah pada pengulangan. kontent tetap terfokus pada satu disiplin ilmu belum memberikan gambaran yang menyeluruh Guru menghubungkan/ menggabungkan konsep matematika tentang uang dengan konsep jual beli. Connected (Keterkaitan / Keterhubungan) Dalam setiap mata pelajaran berisi konten yang berkaitan antara topik dengan topik dan konsep dengan konsep. Tematik unit merupakan rangkaian tema yang dikembangkan dari suatu tema dasar.gagasan dalam suatu disiplin. simpan pinjam. Apabila tanpa perencanaan yang matang memadukan Kegiatan pembelajaran pada pemahaman tata bentuk kata. IPA. R (1991: 61-65) yaitu sebanyak sepuluh model pembelajaran terpadu. Selanjutnya tema dasar tersebut dikembangkan menjadi banyak tema yang disebut unit tema (subtema). Bahasa. dan lain-lain. dan IPS. 3. Matemaatika. 2. ide dengan ide dalam satu mata pelajaran. Nama Model / Gambar Fragmented (Terpisah / Penggalan) Deskripsi Berbagai disiplin ilmu yang berbeda dan saling terpisah secara mata pelajaran Kelebihan Adanya kejelasan dan pandangan yang terpisah dalam suatu mata pelajaran Kelemahan Keterhubungan menjadi tidak jelas. Model-model pembelajaran terpadu Adapun model-model pembelajaran terpadu sebagaimana yang dikemukakan oleh Fogarty. IPS. dan bunga.Cara ini memadukan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu kesatuan kegiatan pembelajaran. dan asimilasi gagasan. Guru dapat memadukan beberapa keterampilan Disiplin-disiplin ilmu tidak berkaitan. Nested (Sarang) Memasukkan keterampilan belajar yang ingin dilatihkan guru Konsep–konsep utama saling terhubung sehingga memperoleh gambaran yang lebih jelas dan luas. makna . lebih sedikit transfer pembelajaran Contoh Adanya mata pelajaran IPA. Cara ini biasanya dilakukan dengan memadukan topik-topik (tema-tema) menjadi satu kesatuan tema yang disebut tematik unit. Dalam 1 kegiatan pembelajaran siswa belajar berbagai mata pelajaran misal matematika. untung rugi. rekonseptualisasi. Kesepuluh model pembelajaran terpadu tersebut adalah : No 1. Sedangkan tema dasar merupakan pilihan atau kesepakatan antara guru dengan siswa berdasarkan kajian keseharian yang dialami siswa dengan penyesuaian dari materi-materi yang ada pada kurikulum.

Isi cerita dalam roman sejarah misalnya.4. karakteristik kehidupan sosial masyarakat pada periode tertentu maupun topik menyangkut perubahan makna kata. beberapa keterampilan yang menjadi target dalam pembelajaran akan berdampak buruk pada siswa dimana prioritas pelajaran menjadi kabur. topik pembahasannya secara paralel atau dalam jam yang sama dapat dipadukan dengan ikhwal sejarah perjuangan bangsa. dan ungkapan dengan saran pembuahan keterampilan dalam mengembangkan daya imajinasi. keterampilan. menentukan ciri bentuk dan makna kata-kata dalam puisi. bagian dari unit. guru dapat mengutamakan prioritas kurikulum daripada hanya mengikuti urutan yang dibuat penulis dalam buku teks. memberikan perhatian pada berbagai bidang penting dalam satu saat sehingga tidak memerlukan penambahan waktu dan guru dapat memadukan kurikulum secara luas. untuk menemukan konsep kurikula yang tumpang tindih secara . Memerlukan komitmen pasangan untuk bekerjasama dalam fase awal. Sequenced (Terurut / Rangkaian) kepada siswa dalam satu unit pembelajaran untuk ketercapaian materi pelajaran (content) yang meliputi keterampilan berfikir. keterampilan sosial. Dengan menyusun kembali urutan topik. kata. dan sikap-sikap yang sama Dengan menggabungkan disiplin ilmu serupa yang saling tumpang tindih akan memungkinkan mempelajari konsep yang lebih dalam. Shared (Terbagi) Perencanaan tim dan atau pengajaran yang melibatkan dua disiplin difokuskan pada konsep. 5. daya berpikir logis. membuat ungkapan dan menulis puisi. Model pembelajaran dimana saat guru mengajarkan suatu mata pelajaran guru dapat menyusun kembali topik mata pelajaran lain dalam urutan pengajaran itu dalam topik yang sama atau relevan. sekaligus dalam pembelajaran satu mata pelajaran. Misalnya pada konsep alur tanaman dengan konsep alur air terdapat keterpaduan berupa konsep alur. dan keterampilan mengorganisir. Diperlukkan kolaborasi berkelanjutan dan fleksibilitas semua orang yang terlibat dalam content area dalam mengurutkan sesuai peristiwa terkini. membantu siswa memahami isi pembelajaran dengan lebih kuat dan bermakna.

terfokus pada kegiatan sehingga materi atau konsep menjadi terabaikan. Satu tema yang subur dijaring laba-labakan untuk isi kurikulum dan mata pelajaran. dan guru yang didasarkan seringkali pada minat siswa. ramalan terhadap kejadian-kejadian. nyata diperlukan dialog dan percakapan yang mendalam. melakukan prediksi dan estimasi dalam matematika. bentuk seleksi tema Mereka yang menarik cenderung perhatian paling menyediakan besar. Hubungan isi antar materi pelajaran tidak terlalu ditunjukkan sehingga secara eksplisit siswa kurang dapat memahami keterkaitan konten antara mata pelajaran satu dengan yang lainnya. Faktor motivasi Banyak guru sulit sebagai hasil memilih tema. Konsep berputar sekitar metakurikulum yang menekankan pada perilaku metakognitif. maka guru-guru mata pelajaran dapat mengajarkan tema air itu ke dalam sub-sub tema misalnya siklus air. kincir angin. air sungai. dan siswa dapat belajar bagaimana seharusnya belajar di masa yang akan datang sesuai dengan laju perkembangan era globalisasi.laba) “Model Pembelajaran Tematik” Pembelajaran Terpadu Webbed menyajikan pendekatan tematik untuk mengintegrasikan mata pelajaran. air waduk. Threaded (Pasang Benang / Galur) Menfokuskan pada metakurikulum yang menggantikan atau yang berpotongan dengan inti materi. Webbed (Jaring Laba . materi untuk tiap mata pelajaran tetap murni. antisipasi terhadap cerita dalam novel . IPS. Memasukkan softskill ke dalam 1-5 mata pelajaran. faktor tema yang motivasi siswa juga dangkal sehingga dapat berkembang kurang karena adanya bermanfaat bagi pemilihan tema siswa. IPA. bisnis air dari PDAM yang tergabung dalam mata pelajaran Matematika.6. Siswa dan guru menentukan tema misalnya air. 7. Pemaduan bentuk keterampilan berpikir misalnya. dan Bahasa.

percaya diri dalam prioritas konsep. Immersed (Terbenam / Celupan) Pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran dalam satu proyek dengan cara memandang seluruh pengajaran melalui perspektif bidang yang disukai (area of interest) Siswa yang tidak senang membaca akan mendapat kesulitan untuk mengerjakan proyek ini. konsep dan sikap yang saling berhubungan di dalam beberapa bidang studi. keterampilan dan sikap yang menembus secara urut dari mata pelajaran. ia juga harus mempelajari fisika dan setiap mata pelajaran tersebut ada kesatuannya. Mereka terpacu untuk dapat menghubungkan mata pelajaran yang satu dengan yang lainnya. ips. membutuhkan keterampilan tinggi. saling menghubungkan diantara macammacam bagian dari mata pelajaran. 9. Keterpaduan secara sukses diimplementasikan. keterampilan dan nilai sikap yang memiliki keterhubungan yang erat dan tumpang tindih di antara beberapa mata pelajaran. ipa dan bahasa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antar bidang studi. Pada awalnya guru menyeleksi dalam satu semester dari beberapa mata pelajaran misalnya: matematika. Integrated (Integrasi / Terpadu) Menggabungkan bidang studi denggan cara menemukan keterampilan. sehingga siswa menjadi kehilangan minat belajar. dan membutuhkan model tim ahli pada bidang dan merencanakan dan mengajar bersama. Selanjutnya dipilih beberapa konsep.8. Siswa memperluas wawasan pengetahuan pada Model ini sulit dilaksanakan secara penuh. Setiap siswa mempunyai ketertarikan mata pelajaran yang berbeda maka secara tidak langsung siswa yang lain akan belajar dari siswa lainnya. Selain itu model ini juga mendorong motivasi murid. kimia. pendekatan belajar yang lingkungan belajar yang ideal untuk hari terpadu (integrated day) secara eksternal dan untuk keterpaduan belajar untuk fokus internal. 10 Networked (Jaringan) Pelajar melakukan proses pemaduan topik Kemungkinan motivasi siswa akan berubah Pelajar belajar mengenai topik kebudayaan dengan . Seorang mahasiswa yang memperdalam ilmu kedokteran maka selain biologi. Siswa saling mengaitkan. komputer.

yang dipelajari melalui pemilihan jejaring pakar dan sumber daya. kedalaman materi pelajaran menjadi dangkal secara tidak sengaja karena mendapat hambatan dalam mencari sumber pemaduan topik yang dipelajari melalui berbagai jejaring pakar. dll . Merupakan perpaduan berbagai model immersed satu atau dua mata pelajaran secara mendalam dan sempit sasarannya. . pakar sejarah. Misal pakar budaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->