Konsep Bisnis Islam

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam jual beli yang sehat dan menyenangkan. Oleh karena itu, tidaklah cukup mengetahui hukum jual beli tanpa adanya pengetahuan tentang konsep pelaksanaan transaksi jual beli tersebut. Sebenarnya, konsep yang penulis tawarkan tidaklah sulit melainkan konsep yang sering ditemui di kalangan masyarakat. Hanya saja, dalam hal ini, penulis ingin memperkenalkan konsep “JARAS” dalam transaksi jual beli yang mengacu pada Fiqh Islam. Hal ini dimaksudkan agar transaksi tersebut jauh dari perbuatan keji, kotor dan bahkan merugikan. Banyak para penjual dan pembeli tidak menghiraukan konsep di atas padahal konsep tersebut merupakan awal untuk bangkit dan menguntungkan. Di samping itu, konsep tersebut juga merupakan komponen dalam konsep jual beli dalam fiqh Islam. Jika diperhatikan secara global, memang perilaku tersebut kelihatan remeh, tetapi sebaliknya, jika benar-benar diperhatikan, maka akan dapat membuat pola transaksi jual beli yang sehat, menyenangkan dan bahkan menguntungkan. Konsep tersebut adalah sebagai berikut: a) Jujur Sifat jujur merupakan sifat Rasulullah saw. yang patut ditiru. Rasulullah saw dalam berbisnis selalu mengedepankan sifat jujur. Beliau selalu menjelaskan kualitas sebenarnya dari barang yang dijual serta tidak pernah berbuat curang bahkan mempermainkan timbangan. Maka, latihlah kejujuran dalam pola transaksi jual beli karena kejujuran dapat membawa keberuntungan. Sebagaimana penjelasan dalam Hadits; Artinya: Dari Abdullah bin Harits. Ia mengadu kepada Hakim bin Hazim ra. Dan beliau berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “penjual dan pembeli dapat melakukan khiyar (memilih) selagi belum berpisah atau sampai keduanya berpisah. Apabila keduanya telah setuju dan jelas maka jual belinya mendapatkan berkah. Dan apabila keduanya saling menekan dan berdusta maka dihapus keberkahan yang ada pada jual belinya (tidak mendapatkan keberkahan)”. (HR. AlBukhari) b) Amanah Amanah dalam bahasa Indonesia adalah dapat dipercaya. Dalam transaksi jual beli, sifat amanah sangatlah diperlukan karena dengan amanah maka semua akan berjalan dengan lancar. Dengan sifat amanah, para penjual dan pembeli akan memiliki sifat tidak saling mencurigai bahkan tidak khawatir walau barangnya di tangan orang. Memulai bisnis biasanya atas dasar kepercayaan. Oleh karena itu, amanah adalah komponen penting dalam transaksi jual beli. Sebagaimana dalam Alquran; Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya,..(QS. An-Nisa, 58) Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (QS. Al-Anfaal, 27) c) Ramah Banyak orang yang susah untuk berperilaku ramah antar sesama. Sering kali bermuka masam ketika bertemu dengan orang atau bahkan memilah milih untuk berperilaku ramah. Padahal, ramah merupakan sifat terpuji yang dianjurkan oleh agama Islam untuk siapa saja dan kepada siapa saja. Dengan ramah, maka banyak orang yang suka, dengan ramah banyak pula orang yang senang. Karena sifat ramah merupakan bentuk aplikasi dari kerendahan hati seseorang. Murah hati, tidak merasa sombong, mau menghormati dan menyayangi merupakan inti dari sifat ramah.

sifat sabar harus ditanamkan jika ingin mendapatkan produk yang memiliki kualitas bagus plus harga murah dan tidak kena tipu. Artinya:…. karena Islam menganjurkan umatnya untuk melakukan kegiatan bisnis. jika kamu bersabar dan bertakwa. bagi para penjual semestinya bersikap adil dalam transaksi jual beli karena akan berdampak kepada hasil jualannya. Artinya: Jika kamu memperoleh kebaikan. 58) e) Sabar Sabar merupakan sikap terakhir ketika sudah berusaha dan bertawakal. Al Quran mengandung prinsip-prinsip dan petunjuk-petunjuk yang fundamental untuk setiap permasalahan manusia. Sebagaimana keterangan dalam Alquran. Begitu pula dengan pembeli. Sebagaimana keterangan dalam Hadits. (QS. An-Nisa. Al-Bukhari) d) Adil Adil merupakan sifat Allah swt. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. Ali Imran. 120) lam jual beli sehingga dapat membawa pada pola transaksi KONSEP BISNIS DALAM AL QUR'AN Bisnis selalu memegang peranan vital di dalam kehidupan sosial dan ekonomi manusia sepanjang masa. Rasulullah Shallullahu Alaihi wa Sallam sendiri terlibat di dalam kegiatan bisnis selaku pedagang bersama istrinya Khadijah.dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Umat Islam telah lama terlibat dalam dunia bisnis. yakni sejak empat belas abad yang silam. Bagi penjual hendaklah bersabar atas semua sikap pembeli yang selalu menawar dan komplain. bersikap ramahlah dalam transaksi jual beli karena dapat membuat konsumen senang sehingga betah atau bahkan merasa tentram jika bertransaksi. mereka bergembira karenanya. tidak ada yang dirugikan. regional. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. niscaya mereka bersedih hati. Hal ini dilakukan agar si pembeli merasa puas dan senang jika bertransaksi. dan internasional. tetapi jika kamu mendapat bencana. termasuk masalah-masalah yang berhubungan . sosial. sifat sabar sangatlah diperlukan karena dapat membawa keberuntungan. nasional. niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Para konsumen akan merasakan kenyamanan karena merasa tidak ada yang dilebihkan dan dikurangkan.Oleh karena itu. Artinya: Dari Jabir Bin Abdullah ra. Sebagaimana keterangan dalam Alquran. Bersikap tidak membeda-bedakan kepada semua konsumen merupakan salah satu bentuk aplikasi dari sifat adil. Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: Allah swt akan mengasihi seseorang yang murah hati ketika menjual. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. (QS. (HR. sehingga kepentingan bisnis akan mempengaruhi tingkah laku bagi semua tingkat individu. Dengan adil. tetapi juga memberikan petunjuk yang sempurna (komprehensif) dan abadi (universal) bagi seluruh umat manusia. Dan Rasulullah saw merupakan contoh sosok manusia yang berlaku adil. membeli dan meminta. Oleh karena itu. Dalam jual beli. Al Quran sebagai Kitab Suci Umat Islam bukan hanya mengatur masalah ibadah yang bersifat ritual. Fenomena tersebut bukanlah suatu hal yang aneh.

yang kemudian dikenal dengan Yaumil Hisaab (Hari Perhitungan) dan Yaum al-Diin (hari Pembalasan). Penggunaan terminology bisnis yang sedemikian banyak itu. namun juga kesuksesan di akhirat. Kitab suci umat Islam ini dengan tandas mendorong para pedagang untuk melakukan sebuah perjalanan yang jauh dan melakukan bisnis dengan para penduduk di negeri asing. C. adalah sebuah keimanan yang sangat vital dan esensial. dan kemudian mengalami kebangkrutan atau kerugian yang diderita melampaui .C. Al Quran sangat menghargai aktivitas bisnis yang selalu menekankan kejujuran dalam hal bargaining sebagaimana yang diatur dalam Surah Al An’aam ayat 152. Ia menemukan 20 (dua puluh) macam terminology bisnis dalam Al Quran dan diulang sebanyak 370 kali dalam berbagai ayat.dengan dunia bisnis Seorang ilmuwan dari Barat. kehidupan manusia dimulai sejak kelahiran dan tidak berhenti pada saat kematian. perlu kiranya kita bahas lebih lanjut. Al Quran juga seringkali membicarakan makna kejujuran dan keadilan dalam perdagangan. Seorang penganut agama Islam harus bertanggungjawab dan memikul semua konsekuensi aksi dan transaksinya selama di dunia pada saat nanti di akhirat. Dalam pandangan Al Quran. dapat kita lihat. Semua hasil pekerjaan seseorang akan mengalami efek yang sedemikian besar pada diri seseorang. maka semua struktur dari system keimanan Al Quran akan rusak dan berantakan. Hal itu berarti bahwa perdagangan lintas batas atau globalisasi bukanlah sesuatu yang aneh dalam Al Quran. Surah Al Israa’ ayat 35. Al Quran memandang bisnis sebagai pekerjaan yang menguntungkan dan menyenangkan. jika hanya membawa keuntungan pada waktu tertentu saja. dan Surah Ar Rahmaan ayat 9. Al Quran memandang kehidupan manusia sebagai sebuah proses yang berkelanjutan. Hidup setelah mati. Di samping penghormatannya terhadap bisnis. Dengan demikian. tetapi juga mendorong dan memotivasi hal tersebut. sikap Al Quran bukan saja mengizinkan transaksi bisnis. baik efek positif maupun negatif. Tanpa keimanan pada hal yang sangat vital dan esensial. menunjukkan sebuah manifestasi adanya spirit yang bersifat komersial dalam Al Quran. Al Quran mengatur kegiatan bisnis secara eksplisit dengan banyaknya instruksi yang sangat detail tentang hal yang dibolehkan dan tidak dibolehkan dalam menjalankan praktek bisnis. Berdasarkan uraian di atas. Manusia harus bekerja bukan hanya untuk meraih sukses di dunia. Namun untuk memberikan penjelasan yang lebih akurat dan jelas untuk membedakan antara bisnis yang menguntungkan dan bisnis yang menjerumuskan. Torrey dalam disertasinya yang berjudul “The Commercial Theological Terms in the Koran” menyatakan bahwa Al Quran menggunakan terminology bisnis sedemikian ekstensif. konsep Al Quran tentang bisnis dilihat dari seluruh aspek perjalanan hidup manusia. Suatu bisnis tidak dianggap berhasil. Para peneliti yang meneliti tentang hal-hal yang ada dalam Al Quran mengakui bahwa praktek perundang-undangan Al Quran selalu berhubungan dengan transaksi. Hal ini menandakan bahwa betapa aktivitas bisnis itu sangat penting menurut Al Quran.

Dengan kata lain bisnis dalam Islam tidak semata mata merupakan manifestasi hubungan sesama manusia yang bersifat pragmatis. . Tetapi studi empiris ini bukannya sama sekali tak bermasalah. sebut saja Misalnya. dalam setiap gerak langkah kehidupan manusia adalah konsepi hubungan manusia dengan mansuia. Apalagi ada satu pandangan bahwa masalah etika bisnis seringkali muncul berkaitan dengan hidup matinya bisnis tertentu. Menarik untuk di soroti adalah bagaimana dan adakah konsep Islam menawarkan etika bisnis bagi pendorong bangkitnya roda ekonomi. studi empiris tentang etika usaha (bisnis) itu akan banyak membawa manfaat: yang bisa dijadikan faktor pendorong bagi tumbuhnya ekonomi. mana mungkin ada bisnis yang bersih. Orang boleh saja berbeda pendapat mengenai kondisi moral lingkungan bisnis tertentu dari waktu ke waktu. Tetapi agaknya kontroversi ini bukanya berkembang ke arah yang produktif. istilah itu di Amerika Serikat menjadi bahan controversial. Weber mengatakan bahwa etika konfusius adalah salah satu faktor yang menghambat tumbuhnya kapitalisme nasional yang tumbuh di China. Disebagian masyarakat yang nir normative dan hedonistik materialistk. Begitu kuatnya oxymoron itu. jika apa yang didapat oleh seorang pelaku bisnis melebihi ongkos yang dikeluarkan atau melampaui kerugian yang diderita serta mempunyai manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. tapi malah semakin menjurus ke suasana debat kusir. Dalam karyanya The Religion Of China: Confucianism and Taoism. dalam bukunya China and The Chinese Overseas. terkadang. The Religion Ethic and the Spirit Capitaism. Di sisi lain dalam tingkatan praktis tertentu. yang apabila "beretika" maka bisnisnya terancam pailit. Wacana tentang nilai-nilai moral (keagamaan) tertentu ikut berperan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat tertentu. Skala perhitungan semacam bisnis ini akan ditentukan pula di hari akhir nanti. telah banyak digulirkan dalam masyarakat ekonomi sejak memasauki abad modern. Atau yang lebih menarik barangkali adalah Studi Wang Gung Wu. pandangan ini tampkanya bukan merupakan rahasia lagi karena dalam banyak hal ada konotasi yang melekat bahwa dunia bisnis dengan berbagai lingkupnya dipenuhi dengan praktik-praktik yang tidak sejalan dengan etika itu sendiri.keuntungan yang pernah dicapai. Sekitar dasawarsa 1960-an. yang merupakan revisi terbaik bagi tesisnya weber yang terakhir. Wacana Etika dalam Bisnis Perbincangan tentang "etika bisnis" di sebagian besar paradigma pemikiran pebisnis terasa kontradiksi interminis (bertentangan dalam dirinya sendiri) atau oxymoron . Bisnis akan dianggap berhasil dan menguntungkan. akan tetapi lebih jauh adalah manifestasi dari ibadah secara total kepada sang Pencipta. Walaupun di kawasan Asia (terutama Cina) justru terjadi sebaliknya sebagaimana yang ditulis Weber. bukankah setiap orang yang berani memasuki wilayah bisnis berarti ia harus berani (paling tidak) "bertangan kotor". maka temuan hasil setudi netral itu sepertinya kebal terhadap penilaian-penilaian etis. Max weber dalam karyanya yang terkenal. meneliti tentang bagaimana nilai-nilai protestan telah menjadi kekuatan pendorong bagi tumbuhnya kapitalisme di dunia Eropa barat dan kemudian Amerika. karena etika dalam ilmu ini mengambil posisi netral (bertolak dalam pijakan metodologi positivistis). Filosofi dasar yang menjadi catatan penting bagi bisnis Islami adalah bahwa. lingkungannya serta manusai dengan Tuhan (Hablum minallah dan hablum minannas). taruhlah dalam hal ini di masyarakat Islam. muncul istilah business ethics atau ethics in business.

Dengan kerangka pemikiran seperti itulah maka persoalan etika dalam bisnis menjadi sorotan penting dalam ekonomi Islam. dalam sebuah pernyataannya. Dalam ekonomi Islam. Gagal mengetahui pengetahuan tentang etika maupun prosedur bisnis yang benar secara Islam maka akan gagal memperoleh tujuan. pengertian bisnis itu sendiri tidak dibatasi urusan dunia. niscaya mereka akan mendapat makna dari atas mereka (akhirat) dan dari bawah kaki mereka (dunia). dan barangsiapa yang menghendaki keduanya maka hendaknya dia berilmu. Injil dan Al-Qur'an yang diterapkan kepada mereka dari Tuhannya. tetapi mencakup pula seluruh kegiatan kita didunia yang "dibisniskan" (diniatkan sebagai ibadah) untuk meraih keuntungan atau pahala akhirat. setidaknya mendapatkan penguatan baik dari hadits maupun duinia ekonomi. Bahkan dalam Islam. jika oreientasi bisnis dan upaya investasi akhirat (diniatkan sebagai ibadah dan merupakan totalitas kepatuhan kepada Tuhan). Dalam konsep Islam. Jika ilmu . Artinya. maka bisnis dengan sendirinya harus sejalan dengan kaidah-kaidah moral yang berlandaskan keimanan kepada akhirat. pandangan ini tentu saja keliru. "Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat. bisnis yang merupakan symbol dari urusan duniawi juga dianggap sebagai bagian integral dari hal-hal yang bersifat investasi akherat. sekilas nilai Islam ini seolah menundukkan urusan duniawi kepada akhirat sehingga mendorong komunitas muslim untuk berorientasi akhirat dan mengabaikan jatah dunianya. seringkali terjadi interpretasi yang keluru terhadap teks al-Qur'an tersebut. yaitu skill dan pengetahuantentang etika itu sendiri. maka ia tercatat sebagai hamba Tuhan dengan memiliki keseimbangan tinggi. yang dalam bahasa agama dikenal dengan istilah (hablum minallah wa hablumminannas). sebagaimana Nabi SAW bersabda : Barangsiapa yang menginginkan dunia. sebenarnya Allah telah menjamin bahwa orang yang bekerja keras mencari jatah dunianya dengan tetap mengindahkan kaidah-kaidah akhirat untuk memperoleh kemenangan duniawi. dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaknya dia berilmu. Sinyalemen ini pernah menjadi kajian serius dari salah seorang tokoh Islam seperti Ibnu Arabi. serta hubungan manusia dengan Tuhannya.Etika Islam Tentang Bisnis Dalam kaitannya dengan paradigma Islam tetntang etika bisnis. maka hendaknya dia berilmu. sukakah kamu aku tunjukkan pada suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab pedih ? yaitu beriman kepada allah & Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan hartamu. Wahai Orang-orang yang beriman." Logika Ibn Arabi itu. bisnis dan etika tidak harus dipandang sebagai dua hal yang bertentangan. itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui Di sebagian masyarakat kita. Hal ini karena Bisnis dalam Islam tisak semata mata orientasi dunia tetapi harus punya visi akhirat yang jelas. Keyakinan ini harus menjadi bagian integral dari setiap muslim dalam berbisnis. Stetemen ini secara tegas di sebut dalam salah satu ayat Al-Qur'an." Pernyataan Nabi tersebut mengisaratkan dan mengafirmasikan bahwa dismping persoalan etika yang menjadi tumpuan kesuksesan dalam bisnis juga ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya. Dengan berpegang pada landasan ini maka setiap muslim yang berbisnis atau beraktifitas apapun akan merasa ada kehadiran "pihak ketiga" (Tuhan) di setiap aspek hidupnya. sebab. maka landasan filosofis yang harus dibangun dalam pribadi Muslim adalah adanya konsepsi hubungan manusia dengan manusia dan lingkungannya.

karena hal itu dianggap sepele. tapi bukankah logika ilmu ekonomi tentang teori keseimbanganpun sebenarnya mengimplikasikan akan niscayanya sebuah "keseimbangan" (apapun bentuknya bagi kehidupan ini). suatu yang sifatnya debatable. itulah sebabnya barangkali kenapa perusahaanperusahaan besar yang dahulunya tidak punya skil khusus. barangsiapa membunuh satu jiwa maka seolah dia membunuh semua manusia (kemanusiaan)" Sekali lagi anggaplah ini sebagai falsafah moral Islam jenis kedua yang didasarkan pada tatanan kosmis alam. Seringkali ada anggapan bahwa jika sekedar berlaku curang dipasar tidak turut merusak keseimbangan alam. maka jelas kelumrahan perilaku orang itu akan merusak alam. dalam sebuah penelitian yang dilakukan pengamat Islam. Ilmu dan etika yang dimiliki oleh sipapun dalam melakukakan aktifitas apapun ( termasuk bisnis) maka ia akan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat sekaligus. Apalagi dengan mendzhalimi atau membunuh orang lain merampas hak kemanusiaan orang lain dalam sektor ekonomi) Firman Allah : "janganlah kamu membunuh jiwa.yang dibangun untuk mendapat kebehagiaan akhirat juga harus berbasis etika. Akhirnya. maka dengan sendirinya ilmu yang dibangun untuk duniapun harus berbasis etika. sebab tak ada yang bisa diharapkan kecuali dengan itu. yang diharapkan dapat mendorong prilaku positif di dunia. ternyata telah mampu mengungguli pencapaian ekonomi Barat (seperti Amerika) yang hampir semata-mata didasarkan pada kepentingan diri dan materialisme serta menafikan aspek spiritulualisme. Mungkin kata hukum kodrat atau tatanan kosmis itu terkesan bersifat metafisik. Dari sudut pandang dunia bisnis kasus Jepang setidaknya telah membuktikan keyakinan ini. apalagi jika yang terlibat adalah orang-orang yang punya peran tanggung jawab yang amat luas menyangkut nasib hidup banyak orang dan juga alam keseluruhan. atau logika ekonomi diatas. Jika fakta empiris ini masih bisa diperdebatkan dalam penafsirannya." Jadi bagi Al-Qur'an curang dalam hal timbangan saja sudah dianggap sama dengan merusak keseimbangan tatanan kosmis. Al-Qur'an sebagaimana Adam Smith mengkaitkan system ekonomi pasar bebas dengan "hukum Kodrat tentang tatanan kosmis yang harmonis". jelas ada. tetapi jika kita percaya Sabda Nabi SAW. Mengaitkan kecurangan mengurangi timbangan dengan kerusakan tatanan kosmis. kini memiliki kekuatan manajemen dan prospek yang lebih tangguh dengan dasar komitmen pada akar etika yang dibangunnya Demikianlah. satu ilustrasi komperatif tentang prinsip moral Islam yang didasarkan pada keimanan kepada akhirat. bahwa tidak semua pengusaha China perantauan mempunyai hubungan pribadi dengan pejabat pemerintah yang berpeluang KKN. maka percayalah. kita bisa mendapatkan bukti lain dari logika ekonomi lain di negara China. saya ingin mengatakan bahwa dalam kehidupan ini setiap manusia memang seringkali mengalami ketegangan atau dilema etis antara harus memilih keputusan etis dan keputusan bisnis sempit semata sesuai dengan lingkup dan peran tanggung jawabnya. jika kita memilih keputusan etis . tetapi jika itu telah berlaku umum dan lumrah dimana-mana dan lama kelamaan berubah menjadi semacam norma juga. bahwa motivasi prilaku ekonomi yang memiliki tujuan lebih besar dan tinggi (kesetiaan pada norma dan nilai etika yang baik) ketimbang bisnis semata. anggaplah ini sebagai prinsip atau filsafah moral Islam yang bersifat eskatologis. Firman-Nya : "Kami telah menciptakan langit dan bumi dengan keseimbangan. maka janganlah mengurangi timbangan tadi. pada kenyataannya ini malah mendorong mereka untuk bekerja lebih keras lagi untuk menjalankan bisnisnya secara professional dan etis. lalu pertanyaan lebih lanjut apakah ada falsafah moral Islam yang diharapkan dapat mencegah prilaku curang muslim.

penyebab utama krisis yang terjadi saat ini adalah (satanic trinity).(Washington Post) Sementara itu. ekonomi dunia akan mengalami resesi dalam kurun waktu yang lama. Soros menegaskan yang terancam resesi bukan hanya perekonomian Amerika Serikat saja. George Soros. Sistem ini terbukti. Bahaya transaksi derivatif Sepanjang 1 abad belakangan ini. Sistem dan pasar keuangan dan capital market di Amerika telah didominir oleh setan tiga serangkai atau trinitas setan (satanic trinity) yang terdiri dari (1) bunga (riba) dalam transaksi keuangan.maka pada hakikatnya kita juga sedang meraih bisnis. yaitu trinitas setan yang terdiri dari riba. Pernyataan senada diungkapkan Investor dunia. Sebagai negara adi daya dengan gross domestic bruto (GDP) terbesar di dunia. Produk gharar ini disamarkan dengan istilah produk hybrids dan derivatives yang dibungkus dan dikemas dengan mekanisme securitisation insurance atau guarantee. . karena akan berdampak besar bagi negaranegara lain. Praktek riba terlihat jelas pada bisnis derivatif yang sangat laris di pasar uang dan pasar modal AS. krisis keuangan global dapat dibedakan kepada dua macam krisis. (3) Peri laku dan praktek spekulatif atau untung-untungan (maisir) yang juga tanpa dilandasi transaksi riil. Wallahu 'A'lam. Keduanya menggunakan bunga sebagai instrumen. Amerka Serikat seharusnya mempunyai tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kestabilan dan kesehatan sistem dan pasar keuangan di negaranya. maysir dan gharar menjadi kebiasaan. tapi juga Eropa. Menurut Stiglitz. Pertama krisis di pasar modal (capital market) dan kedua krisis di pasar uang (money market). Krisis ini. menurut Krugman. Keduanya juga memisahkan sektor moneter . Bermula dari subprime mortgage crisis di Amerika Serikat (A. Sebenarnya. pada akhirnya hanya membuat mereka yang menganutnya menjadi sengsara dan menderita . Kedua bentuk financial market itu membuka peluang kepada transaksi dengan tingkat spekulasi yang tinggi. Dalam sistem ekonomi konvensional kapitalisme yang anutnya.) tahun 2007 yang lalu. ekonomi dunia tak pernah sepi dari krisis yang kekerapannya lebih dari 20 kali krisis.S. krisis keuangan di AS yang menjalar menjadi krisis keuangan global saat ini lebih buruk dari Great Depression pada era 1930-an. Praktek bunga. krisis keuangan terus terjadi dan berulang.. tak terkecuali pasar keuangan Indonesia. dalam waktu relatif singkat kemudian dalam tahun 2008 berubah menjadi tsunami keuangan yang melanda sistem dan pasar keuangan global. maysir dan gharar. Menurut perspektif ekonomi syariah. Setelah didera krisis hebat sejak tahun 1929. peraih Nobel Ekonomi 2008. Kini di tahun 2008 perekonomian global kembali mengalami goncangan dahsyat. Krisis ini telah membuka mata masyarakat internasional akan rapuhnya sistem kapitalisme yang dianut Negeri Paman Sam. (2) Produk derivatif yang tak jelas underline transactionnya itu disebut juga dengan gharar. dihalalkan kegiatan bisnis derivatif dan spekulatif di pasar uang dan pasar modal. karena ketidak jelasan produk riilnya. lebih hebat dibanding krisis finansial lainnya sejak berakhirnya Perang Dunia kedua. Dia mengakui bahwa krisis ini memang menakutkan. menurutnya. Dia menilai krisis yang menerjang pasar finansial saat ini sangat serius. Tetapi justru Amerika Serikat yang tersungkur jatuh ke jurang krisis keuangan yang sangat dalam.

diperkirakan rata-rata beredar sekitar 2-3 triliun dolar AS atau dalam satu tahun sekitar 700 triliun dolar AS. dana yang gentayangan dalam transaksi maya di pasar modal dan pasar uang dunia. sedangkan dalam sistem ekonomi kapitalisme keduanya terpisah secara diametral. futures. Dalam tulisan Agustianto di sebuah seminar Nasional tahun 2007 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. bublle economy adalah sebuah ekonomi yang besar dalam perhitungan kuantitas moneternya. namun tak diimbangi oleh sektor riel. Sekedar ilustrasi dari fenomena decoupling tersebut. sementara arus barang di sektor riil semakin jauh tertinggal. disebutkan bahwa volume transaksi yang terjadi di pasar uang (currency speculation and derivative market) dunia berjumlah US$ 1. Akibat keterpisahan itu.5 trillion hanya dalam sehari. dalam satu hari. maka terjadilah krisis seperti yang sering kita saksikan di muka bumi ini. Ketika balon itu meletus. sebagaimana digambarkan di atas. Meskipun bisa berlaku mengalami kerugian milyaran dollar AS. seperti forward. disebabkan. yakni fenomena keterputusan antara maraknya arus uang (moneter) dengan arus barang dan jasa.3 triliun dalam setahun. Berdasarkan realitas itulah. sangat dimungkinkan terjadinya short selling dan margin trading . Sektor moneter dan sektor riil menjadi sangat tidak seimbang. Menurut ekonomi Islam. yang spot. Di capital market konvensional. Islam yang berdasarkan wahyu yang diturunkan Allah dari langit tentu memiliki ajaran yang unggul. Dengan demikian balonnya semakin besar dan semakin rawan mengalami letupan. Padahal arus perdagangan barang secara international dalam satu tahunnya hanya berkisar 7 triliun dolar AS. menyebut gejala ketidakseimbangan antara arus moneter dan arus barang/jasa sebagai adanya decopling. karena fungsi uang bukan lagi sekedar menjadi alat tukar dan penyimpanan kekayaan. Celakanya lagi. Oktober 1998 yang membahas masalah krisis ekonomi Asia dalam perspektif ekonomi . yaitu di pasar modal dan pasar valas (money market) sehingga ekonomi dunia terjangkit penyakit yang bernama balon economy (bubble economy). Fenomena ketidakseimbangan itu dipicu oleh maraknya bisnis spekulasi pada kedua pasar keuangan di atas. Data ini menunjukkan bahwa perkembangan cepat sektor keuangan semakin melejit meningalkan sektor riel. karena secara lahir tampak besar. Jadi. arus uang 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan arus barang (Republika. ternyata ia kosong. Kedua bahwa yang menjadi standar keuangan international adalah fiat money. Pakar manajamen tingkat dunia. rasional dan ilmiah dan empiris. Ketika ditusuk. Disebut ekonomi balon. Sementara itu menurut Kompas September 2007. selebihnya adalah forward. 18-8-2000). bahkan sektor riel tersebut amat jauh ketinggalan perkembangannya. Jadi.dan sektor riel sebagaimana diajarkan sistem ekonomi kapitalisme.dan options. tetapi telah menjadi komoditas yang diperjualbelikan dan sangat menguntungkan bagi mereka yang memperoleh gain. tetapi ternyata tidak berisi apa-apa kecuali udara. Jadi sekitar 1-an %. Gejala decoupling. Kegiatan bisnis tersebut sangat sarat dengan motif spekulasi. sektor moneter dan sektor riil tidak boleh terpisah. baik spot maupun bukan. options dan swaps transaction. pertama. maka Konferensi Tahunan Association of Muslim Scientist di Chicago. uang yang beredar dalam ransaksi valas sudah mencapai 1. Sementara di pasar uang terdapat dua kesalahan besar yang berakibat kepada krisis. kegiatan transaksi valas yang bermotif spekulasi. hanya 45 persen dari transaksi di pasar. maka arus uang (moneter) berkembang dengan cepat sekali. misalnya sebelum krisis moneter Asia. Peter Drucker. sedangkan volume transaksi pada perdagangan dunia di sektor riil hanya US$ 6 trillion setiap tahunnya (Rasio 500 : 6 ).

Kegiatan bisnis yang memisahkan sektor moneter dan riil. ambruknya bank dagang tertua Inggris. menyepakati bahwa akar persoalan krisis adalah perkembangan sektor finansial yang berjalan sendiri. options on options. dan lain-lain. maka pertumbuhan pasar derivatif jauh lebih cepat dari barang dan jasa riil. Istilah kontemporer menyebutnya derivatif. maysir dan gharar (derivative) jugalah yang berada di belakang crash pasar saham Wall Street tahun 2001 yang dikenal sebagai Black Monday. ketika regulasi tidak menyentuh pembatasan kemampuan bermutasi dan bermetamorfosis derivatif. Karena sektor riil jauh lebih kompleks dan dihadapkan pada berbagai kendala. Dalam transaksi derivatif saat ini. juga krisis keuangan dan perbankan di tahun 1987 Bisnis derivative ini jugalah menjadi penyebab terjadinya krisis finansial Asia 1997/1998. sementara Warren Buffett menjulukinya sebagai financial weapons of mass destruction Transkasi derivatif telah menjelma menjadi bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan menciptakan mega-catastrophic yang dapat meluluhlantakkan sistem finansial global. tidak ada batasan jenis risiko yang bisa ditransaksikan. transaksi derivatif yang awalnya digunakan untuk mengurangi risiko (hedging) akibat pergerakan harga tidak lagi wujud. Namun. Hal ini. Ketika risiko terpisah dari sektor riil. Menurut Aziz Setiawan. valuta. Metamorfosis dan mutasi derivatif berkembang ketika terjadi pemisahan risiko dari aktivitas ekonomi riil. berapa milyard umat manusia yang menjadi sengsara dan makin miskin akibat sistem yang salah. maysir dan gharar. Upaya saat ini yang banyak dibahas untuk mengurangi dampak buruk derivatif adalah membuat regulasi dan supervisi yang sophisticated (Bisnis. sehingga risiko bertransformasi menjadi "komoditas" dan membuatnya dapat ditransaksikan secara terpisah. menurut Kavaljit Singh (2000). pakar ekonomi Islam Paramadina. maysir dan gharar. cuaca serta risiko lainnya. Dampaknya bisa menghangcurkan ekonomi banyak negara sebagai mana yang kita rasakan dan saksikan saat ini. 20 Maret). obligasi. derivatif dapat diturunkan dari derivatif lainnya. malahan menjadi instrumen spekulasi. membuat volume dan pertumbuhan derivatif terpisah dari sektor riil. maka George Soros menyebutnya sebagai hydrogen bombs. pemicu krisis ekonomi Argentina. Oleh karena jahatnya transaksi derivatif.Islam. Bayangkan jika 10. Jika sebuah negara terjun ke jurang krisis. sesungguhnya telah menyatu tiga serangkai riba. Hal ini terjadi karena. indeks. 20 atau 30 negara diterpa krisis. merupakan sebuah kejahatan besar. Sistem bisnis derivatif dalam pandangan Islam. serta menjadi pemantik krisis keuangan dan ekonomi global saat ini. sistem yang menghalalkan riba. rating perusahaan. Barrings Bank. maka ratusan juta bisa menderita. sehinga pelakunya abadi di neraka (2:275). ancaman krisis sistemik akan selalu ada. karena dosanya tak termaafkan. komoditas. Lebih jauh lagi bahkan. Komoditisasi risiko membuat risiko menjadi semakin berbiak. Para ekonom dan pakar keuangan telah mengidentifikasi dan berkonklusi bahwa transaksi derivatif menjadi punca dan penyebab utama semua bencana ekonomi besar yang terjadi sejak tahun 1929 di Amerika Serikat. penyebab kolapsnya hedge fund raksasa Long Term Capital Management (LTCM) tahun 1998. Hal ini disebabkan ekspansi derivatif telah menciptakan bubble yang sangat besar dalam ekonomi dunia. tanpa terkait dengan sektor riel. sehingga lahirlah options on futures. Sistem riba. futures on options. penyelesaian takeover. Maka tak mengherankan bila volume derivatif telah berbiak lebih sepuluh kali lipat dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) seluruh . tidak lain adalah praktek riba. mulai dari saham. kolapsnya Enron.

maka dampaknya luar biasa jahat bagi pembangunan ekonomi. tidak ada sektor riel (barang dan jasa) yang diperjualbelikan. seperti membandingkan harga jual beli murabahah dengan bunga bank konvesnional. sebagaimana daging babi yang sedikit dengan yang banyak. maka hal itu tidak bertambah di sisi Allah” (QS. Tak diragukan sedikitpun bahwa akar masalah yang paling utama adalah sistem riba yang menjadi instrumen dan jantung kapitalisme dalam seluruh transaksi keuangan. yakni tanpa ada sektor riel yang dipertukarkan. karena ulah tangan manusia. Mereka hanya memperjualbelikan kertas berharga dan mata uang untuk tujuan spekulasi. Alquran dan transaksi derivatif Pelarangan riba yang secara tegas terdapat dalam Al-Qur’an (QS: 2 :275-279).30 : 39 -41) . tetapi malah merusak perekonomian.dunia yang hanya US$60 triliun. Bunga. Tambahan (gain) yang diperoleh dari jual beli itu termasuk kepada riba. yakni 1 banding 3000. Ini Artinya. jika transaksi bisnis riil hanya 1 triliun US dolar seathaun. Bunga bank konvensional bagi banyak orang tak begitu terasa bagi kerusakan ekonomi. yakni sebanyak 3000 triliun US dollar dalam setahun. dari sekitar US$100 triliun menjadi US$683 triliun tahun 2008. Dalam sebuah seminar di STAN Jakarta. sedikit atau banyak tetap disebut riba. maka transaksi derivative di sector keuangan 3000 kali lipatnya. tetapi ketika bunga sudah menjadi sistem finansial global dan nasional. Transaski inilah yang dilarang Alquran dan hadits dengan istilah riba dan gharar. kecuali mata uang atau kertas-kertas itu sendiri. Dalam surah Ar-Rum ayat 41 Allah berfirman. Firman Allah. Dalam semua Kitab suci yang diturunkanya Taurat dan Injil. supaya kami timpakan kepada mereka akibat dari sebagian perilaku mereka. Dialah yang paling dan Maha pintar dari siapapun. :”Telah nyata kerusakan di darat dan di laut. beliau mengatakan. tidak akan terlalu membantu meredam daya ledak bom waktu ini. di mana saya dan Aviliani ketika itu sebagai pembicara. Ayat sebelumnya yakni ayat 39 berbicara dengan jelas bahwa sistem riba tidak akan menumbuhkan ekonomi masyarakat. “Allah menghalalkan jual-beli (sektor riel) dan mengharamkan riba (tranksaksi maya)”. Akhirnya regulasi tanpa menyentuh aspek pembatasan kemampuan bermutasi dan bermetamorfosis derivatif. yang sedikit tetap . Dalam transaski derivatif juga tidak ada ma’kud ’alaih.Mudah-mudahan mereka kembali ke jalan Allah” Konteks ayat ini sebenarnya berkaitan dengan dampak sistem moneter ribawi yang dijalankan oleh manusia. karena gain itu diperoleh bighairi wadhin. bahwa perbandingan transaksi sector riil dan sector keuangan telah membengkak secara spektakuler. pendekarnya adalah Amerika dan Eropa dan selanjutnya diikuti oleh Indonesia dan negara lainnya. Firman Allah “Apa yang kamu berikan (pinjaman) dalam bentuk riba agar harta manusia betambah. Pencipta alam semesta dan pencipta manusia. volume transaksi derivatif dalam 6 tahun terakhir telah membengkak lebih dari enam kali lipat. bukan secara mikro. Berdasarkan data Bank for International Settlements (BIS). Dia sudah memberikan jawaban dalam kitabnya Alquran bahwa akar masalah kerusakan ekonomi adalah riba (QS. pada hakikatnya merupakan pelarangan terhadap transaksi maya atau derivatif . Dialah Allah Rabbbul ‘Alamin. Walaupun harus diakui bukan riba satu-satunya yang menjadi akar terjadinya krisis finansial tersebut. Percepatan ini terjadi dalam 6 tahun belakangan ini. artinya menganalisis ekonomi secara agregat.ar-Rum : 39) Ayat Alquran tersebut berbicara dalam konteks ekonomi makro. dia juga telah mengharamkan riba. Dalam transaksi maya. berupa barang/jasa yang menjadi rukun dalam transaksi bisnis.

“Riba has a great contribution to the current crisis but it is alone not the sole element in it.S.Monzer Kahf mengatakan. termasuk originators. selain dengan cepat menggoyahkan sendi-sendi sistem dan pasar keuangan--akibat asset write down yang menggerus aset dan modal serta bad debt yang menggerus laba. credit rating agencies. Keenam hal tersebut di atas yang menurut Poulson marak terjadi sejak tahun 2004. Hindari Maghrib Perlu ditegaskan kembali bahwa ekonomi kapitalisme yang rawan krisis itu. Lebih buruk lagi. dan (6) kelemahan regulasi termasuk mengenai persyaratan modal dan keterbukaan informasi (disclosure) yang gagal dalam memitigasi kelemahan manajemen risiko. secara sengaja atau tidak sengaja. telah ikut menyuburkan transaksi yang bersifat gharar dan maisir sehingga transaksi keuangan yang seharusnya didasarkan kepada underline asset. (4) kelemahan yang mencolok (significant flaws) pada perusahaan pemeringkat kredit. Dalam laporannya sebagai Ketua President’s Working Group(PWG) on Financial Markets (April 2008). “Sedikit dan banyaknya hukumnya haram”.” Jadi menurutnya. of course Riba contributed through creating layers of financial transactions that resulted in a domino effect of institutions and the economy at large. dan Eropa. (5) kelemahan manajemen risiko pada sejumlah institusi keuangan besar di A. (3) kegagalan dalam menyediakan dan memperoleh informasi risiko (risk disclosures) yang memadai. Penyebab lainnya ialah hawa nafsu serakah mencari keuntungan dari mereka yang tidak berdaya meneruskan pembayaran hutang. bertepatan dengan masa jabatan kedua Presiden Bush. Pakar Ekonomi Islam asal USA. etc. adalah: (1) merosotnya mutu/standar penjaminan bagi subprime mortgages. Sikap ini juga adalah gejala dari expanded consumerism dalam masyarakat Amerika itu sendiri. tidak melarang . Poulson dengan tegas menyatakan bahwa penyebab utama terjadinya krisis subprime mortgages di A.daging babi juga. dan global investors. keterbukaan dan fairness berubah menjadi transaksi keuangan yang bersifat sangat spekulatif dan juga addictive yang sangat berbahaya dan sulit dihentikan. secara implisit diakui oleh Henry Poulson. underwriters. juga semakin menjauhkan kegiatan sektor keuangan dari sektor riil. Interaksi pasar modal yang penuh gharar dan maisir dengan perbankan yang ribawi.S. baik diterapkan dalam ekonomi mikro maupun makro tetap haram. (2) erosi yang signifikan terhadap disiplin pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait dengan proses sekuritisasi. khususnya dalam menilai: a) subprime residential mortgage backed securities (RMBS) dan b) collateralized debt obligations (CDOs)yang dikaitkan dengan RMBS dan asset backed securities (ABS) lainnya.Dr. their also the expanded consumerism in the American society that shares in creating unbearable debt burdens. Riba memberikan konstribusi melalui transaksi-transaski derivative dan spekulatif pada institusi institusi keuangan. Menteri Keuangan A. Kegagalan sistem keuangan sebagai akibat dari trinitas setan itu. Demikian pula riba.S. dengan bahasa yang berbeda. but there is the lust for profit that caused over stretching of finance to persons who cannot continue paying their debts. dampak negatif tersebut juga harus dirasakan oleh perusahaan dan negara yang sebelumnya tak ada permasalahan serius. Hadits Nabi Saw. riba’ telah memberikan kontribusi yang besar kepada krisis ini meskipun ia mengakui bahwa riba’ itu sendiri bukanlah satu-satunya elemen penyebab krisis. Prof. Kerusakan ekonomi dunia dan Indonesia berupa krisis saat ini adalah akibat ulah tangan manusia yang menerapkan riba yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Yang jelas tidak boleh ada tambahan (keuntungan) tanpa adanya transaksi bisnis riel. tafsir dan hadits). musyarakah mutanaqishah dan muzara’ah. Iwadh ialah transaksi bisnis riel yang terdiri dari 3 macam. amat dilarang dalam . Maysir adalah kegiatan bisnis yang berbentuk judi dan spekulasi. IMBT. Kegiatan spekuasi valas dengan motif untuk spekulasi. Kegitan traksaksi derivatif di bursa berjangka dan bursa komoditi semuanya adalah riba. Riba adalah punca dari segala macam krisis. Dalam ekonomi Islam. Sedangkan ijarah diwujudkan dengan ijarah biasa. tetapi semata untuk meraih gain melalui praktik margin trading. salam. Tiga macam praktik terlarang inilah yang menjadi faktor dan biang utama krisis. bagi hasil dan ijarah. forward dan options selalu terjadi. uang tidak boleh dijadian sebagai komoditas sebagaimana yang banyak dipraktikkan dewasa ini dalam kegiatan transaksi bisnis valuta asing.praktik maghrib. Dalam kerangka itulah Ekonomi Islam mengajarkan kegiatan bisnis riel melalui jual beli. Seorang spekulan mata uang. sedangkan ekonomi Islam sangat keras mengecamnya. Sedangkan gharar ialah transaksi maya. Spekulasi selalu terjadi di pasar modal dalam bentuk short selling dan margin trading. Begitu pula dengan perbankan Islam yang pertumbuhan pembiayaannya tidak dapat terlepas dari pertumbuhan sektor riel yang dibiayainya. Artinya ekonomi yang mengkaitkan secara ketat antara sektor moneter dan sektor reil. transaksi valas hanya dibenarkan apabila digunakan untuk kebutuhan transaksi di sektor riel. Tegasnya. mudharabah musytarakah. ekonomi syariah adalah ekonomi yang berusaha menempatkan keseimbangan antara sektor keuangan dan sektor riil (atau bisa disebut economy 1 on 1). Riba ialah pencarian keuntungan tanpa dilandasi kegiatan transaksi bisnis riel. Oleh karena itu pula salah satu rukun jual beli ialah ada uang ada barang (ma’kud ‘alaihi). Dengan demikian. atau sektor riel yang melandasinya. Sedangkan untuk jaga-jaga (preceutionary) hukumnya makruh. Selain itu harus diketahui bahwa di dalam financial market. seperti membeli barang untuk kebutuhan import. Jual-beli valas untuk kepentingan spekulasi. Kegiatan spekulasi dalam bentuk margin trading dan short selleing di pasar modal adalah riba. Magrib adalah akronim dari maysir.. gharar dan riba. Di pasar uang kegiatan transaksi spekulasi valas semacam transaksi swap. Menurut Ekonomi Islam. istisna’ dan ijarah (leasing). berbelanja atau membayar jasa di luar negeri dan sebagainya. Jelasnya bahwa konsep ekonomi Islam menjaga keseimbangan sektor riel dan sektor moneter. Bagi hasil diwujudkan dengan konsep mudharabah. riba adalah tambahan yang diperoleh tanpa didasarkan adanya ‘iwadh. salam. Sementara itu. bagi hasil dan ijarah Jantung dari sistem ekonomi kapitalisme adalah riba. Dari ratusan definisi riba itu disimpulkan. Di pasar modal seringkali para investor meraup keuntungan tanpa adanya underlying asset. lalu lihat dan analisis-lah definisi riba. adalah pelaku riba. karena mengandung riba. Artinya riba adalah biang utama terjadimya krisis. Transaksi bisnis riel juga dapat diwujudkan dengan bagi hasil dan ijarah. yang maraup keuntungan dari selisih harga beli dollar dan jualnya. drivatif dan karena itu ia menjadi bisnis resiko tinggi). margin trading dan fiat standart ditetapkan berdasarkan instrumen bunga. one monetery unit for one real asset. memastikan keterkaitan sektor moneter dan sektor riel. bahwa riba ialah az-ziyadah lam yuqabilha ‘iwadh. future trading dan margin trading yang tidak diikuti dengan pengiriman barang adalah tidak sah. karena tanpa dilandasari oleh underlying transaction yang riel. artinya. Semua transaksi tersebut bertentangan dengan syariah. bukan untuk transaksi adalah kegiatan ribawi. yaitu jual beli. Transaksi mudharabah dan musyarakah serta transaksi jual beli murabahah. ijarah muwazy (paralel). Tujuan investor bukan untuk menanam saham secara riil di sebuah emiten. syirkah. Ambillah 100-an buku-buku Islam (fiqh. istisna). Jual beli contohnya ialah seperti jual beli dengan segala macamnya (jual beli murabahah.

Inilah perbedaan konsep ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. seorang spekulan saham di pasar modal juga telah melakukan praktik riba. Di pasar uang tersebut. yaitu ekonomi konvensional. Demikian kata Ibnu Taymiyah di buku Majmu’ Fatawa pada abad pertengahan Islm Dalam ekonomi Islam. sektor finansial mengikti pertumbuhan sektor riel.bahkan lebih jauh ia telah masuk kepada praktik gharar dan maysir. Spekulasi mata uang yang mengganggu ekonomi dunia. tetapi untuk kepentingan spekulasi mata uang. Pasar uang di dunia ini saat ini. Mengambil gain dan keuntungan tanpa didasarkan pada kegiatan bisnis sektor riil adalah riba. baik di pasar uang maupun di pasar modal. Dampak spekulasi valas ialah nilai suatu mata uang dapat berfluktuasi secara liar. Makin besar selisihnya. Bila momentumnya muncul dan ketidakpastian mulai merebak. jelas memisahkan antara sektor finansial dan sektor riel. dikuasai oleh enam pusat keuangan dunia (London. Pasar akan kebanjiran rupiah dan tentunya nilai rupiah akan anjlok.apalagi negara yang kondisi politiknya tidak stabil. Maka. secara perlahan-lahan mereka membeli rupiah. ekonomi dunia rawan krisis. sehingga permintaan akan rupiah meningkat. makin menarik bagi para spekulan untuk bermain. Solusinya adalah mengatur sektor finansial agar menjauhi dari segala transaksi yang mengandung riba. Lihatlah Inggris. maka jumlah uang yang beredar menurut Islam. Kesadaran ekonom dan negara maju Sebenarnya. jumlah uang yang beredar sangat tidak seimbang dengan jumlah barang di sektor riel. Demikian pula seorang yang ikut dalam transaksi bursa berjangka juga telah melakukan transaksi ribawi. Lihat saja nasib rupiah semakin hari semakin merosot dan nilainya tidak menentu. Tokyo. Sebab. New York. Demikian pula ulah George Soros di Asia Tenggara tahun 1997. Tidak jarang mereka melakukan rekayasa untuk menciptakan fluktuasi bila ada momen yang tepat. sebagian pakar ekonomi dunia telah menyadari kerapuhan sistem moneter kapitalisme seperti itu. tidak penting apakah nilai menguat atau melemah. ternyata pernah sempoyongan gara-gara ulah spekulan di pasar uang. Akibat spekulasi itu. Nilai mata uang negara lain. umumnya dilakukan di pasar-pasar uang. ditentukan oleh banyaknya permintaan uang di sektor riel atau dengan kata lain. Teori Bubble growth dan random walk telah memberikan penjelasan yang meyakinkan tentang bahaya transaksi maya (bisnis dan spekulasi mata uang dan bisnis . seperti transaksi-transaksi maya di pasar uang. Akibat pemisahan itu.Islam. mereka akan melepas secara sekaligus dalam jumlah besar. Hongkong dan Singapura). Spekulasi inilah yang dapat menggoncang ekonomi berbagai negara. Bagi spekulan. bisa saja tibatiba menguat atau sebaliknya. Jual-beli valas untuk kepentingan spekulatif menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian. Bagi mereka yang penting adalah mata uang selalu berfluktuasi. jelas menjadi bulanbulanan para spekulan. Karena ekonomi Islam tidak memisahkan sektor moneter dan sektor riil. apalagi kondisinya seperti Indonesia. jumlah uang yang beredar sama banyaknya dengan nilai barang dan jasa dalam perekonomian. peran spekulan cukup signifikan untuk menggoncang ekonomi suatu negara. biasanya satu peristiwa politik yang menimbulkan ketidakpastian. Ini akan mendorong nilai rupiah secara semu ini. Para spekulan meraup keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. akan menjadi makanan empuk para spekulan. Chicago.. Menjelang momentum tersebut. pelaku ekonomi tidak lagi menggunakan uang untuk kepentingan sektor riel. sebagai negara yang kuat ekonominya.

Pertemuan itu mengusulkan pembentukan Bretton Woods II. yang juga dihadiri pemimpin China. Ben Bernake. Krisis ini. Soros menegaskan yang terancam resesi bukan hanya perekonomian Amerika Serikat saja. pemenang Hadiah Nobel 2002 dari Harvard University mengatakan. tapi juga Eropa. mengapa Indonesia masih belum melihat dampak negatifnya bagi perekonomian dan segera mendorong konsep dan blueprint ekonomi Islam. seperti usulan Perancis. Meskipun kedua pernyataan ini terdengar berlawanan dengan semangat kapitalisme AS. Christian de Boissieu. Jadi.(spekulasi) saham di pasar modal). pada akhirnya hanya membuat mereka yang menganutnya menjadi sengsara dan menderita . peraih Nobel Ekonomi 2008. George Soros. Bagi Eropa. Dia menilai krisis yang menerjang pasar finansial saat ini sangat serius. untuk meminimalisir kegiatan spekulasi dan bubble economy para ekonom Barat mengusulkan untuk mengetatkan regulasi investasi. mendapat kritikan tajam setelah AS sendiri tidak mampu membuktikan bahwa model ekonomi yang dianutnya adalah model ekonomi yang bisa mensejahterakan umat manusia”. bila negara-negara G7 telah menyadari bahaya transaksi maya. Menurut Stiglitz. Selanjutnya. Negara AS yang selama ini membangga-banggakan sistem kapitalisme yang dianutnya ke berbagai negara di dunia. Pendapat senada juga diutarakan oleh Direktur IMF Strauss-Kahn mengenai perlunya penambahan aturan dan transparansi untuk menghidari krisis yang lebih parah. negara-negara kaya dan berkembang yang tergabung dalam Kelompok 20 (G20) yang menguasai 85 persen perekonomian dunia.. untuk menjamin stabilitas dan berfungsinya dengan baik pasar financial. Sementara itu. menyatakan.(Washington Post) Sementara itu. Para pemimpin Asia dan Eropa yang bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi Ke-7 Asem di . Joseph Stiglitz. krisis keuangan di AS yang menjalar menjadi krisis keuangan global bahkan lebih buruk dari Great Depression pada era 1930-an. Karena kegawatan sistem moneter global tersebut. PernyAtaan senada diungkapkan Investor dunia. Pada tahun 1998 mereka menyepakati bahwa perlu adanya pengaturan di pasar uang sehingga tidak menimbulkan krisis yang berkepanjangan. bahwa mereka bertekad akan menggunakan segala cara untuk mengatasi krisis finansial yang mengguncang pasar dunia. dan India di New York. Dia mengakui bahwa krisis ini memang menakutkan. Kanselir Jerman Angela Merkel mendukung pertemuan G-8. Para pemimpin negara-negara G7 pun. telah membuka mata masyarakat internasional akan rapuhnya sistem kapitalisme yang dianut Negeri Paman Sam. “Pada akhirnya. lebih hebat dibanding krisis finansial lainnya sejak berakhirnya Perang Dunia kedua. krisis ini begitu dalam. Chairman of Federal Reserve bahkan sampai meminta kepada konggres AS untuk menyetujui penambahan regulasi bagi bank investasi agar tidak terjadi spekulasi yang berlebihan di pasar aset keuangan. ekonom dan penasihat Presiden Sarkozy. ekonomi dunia akan mengalami resesi dalam kurun waktu yang lama. mengatakan pembentukan sistem itu kemudian harus melibatkan pengganti Presiden Bush. Sistem ini terbukti. menurut Krugman. namun akhirnya sebagian ekonom dan pengamat pasar keuangan sepakat bahwa liberalisasi pasar keuangan cenderung mendorong kepada ketidakstabilan ekonomi. Di samping itu. PM Inggris Gordon Brown mengatakan agar dibentuk arsitektur keuangan dunia baru menyerupai Bretton Woods yang muncul setelah Perang Dunia II. telah menyadari bahaya dan keburukan transaksi maya dalam perekonomian.. AS harus siap dengan sistem baru itu. Brasil. menurutnya.

Eropa dan Asia memiliki banyak hal yang bisa dilakukan bersama. dewasa ini sudah meningkat dua kali lipat. Jika pada tahun 1970-an hanya 20 persen emerging market countries yang tergolong liberal dalam lalu lintas modal mereka. makin banyak saja negara berkembang yang mengikuti jejak meliberalisasikan lalu lintas modal. China. sistem kapitalisme belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat banyak Kegagalan ekonomi kapitalisme seharusnya dijadikan momentum dan pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk melakukan reformasi sistem moneter secara bertahap Sudah saatnya pemerintah mengubah paradigma kebijakan pembangunan ekonomi nasional dari orientasi akumulasi kapital kepada orientasi keadilan sesuai dengan prinsip syariah Islam dan realitas sosial masyarakat yang bersumber dari akar sejarah bangsa. karena khawatir akan mengganggu asas perdagangan bebas. Mereka juga menyerukan kepada Dana Moneter Internasional (IMF) agar segera mengambil peran utama dalam membantu negara-negara yang kesulitan keuangan. Transaksi di sektor keuangan meroket ratusan kali lipat dibandingkan dengan nilai perdagangan dunia . lalu lintas modal bebas bergerak praktis tanpa pembatasan. Kini suara itu makin menguat dengan dukungan dari negara-negara Asia melalui KTT Asem yang dihadiri para pemimpin dari 43 negara itu. diternakkan beranak pinak berlipat ganda dalam waktu singkat. Ini adalah pertemuan tingkat tinggi yang sangat bermanfaat dan menjanjikan. pada 25 Oktober 2008 telah mnyepakati untuk segera melakukan perombakan sistem moneter dan finansial internasional secara menyeluruh dan efektif. Alasannya. Sistem kapitalisme senantiasa mengancam krisis demi krisis. melainkan telah menjelma sebagai komoditas perdagangan. Usulan perombakan sistem moneter dan finansial internasional sebelumnya keras disuarakan Eropa. Di negara-negara maju. Reformasi Moneter Indonesia Sudah menjadi keniscayaan bagi Indonesia untuk meredisign kebijakan ekonomi moneter Indonesia karena sistem kapitalisme yang diterapkan saat ini bila diteruskan sangat berbahaya bagi kesejahteraan Indonesia di masa depan. Sementara itu. Presiden Perancis Nicolas Sarkozy menyatakan. tinggal Amerika Serikat yang masih harus menetapkan pendirian.Beijing. Tidak ada satu pihak pun yang memiliki akal sehat. AS selama ini diketahui enggan merombak sistem finansialnya yang memiliki banyak kelemahan dalam hal kontrol. Ekonom Universitas Indonesia. Faisal Basri. pernah mengungkapkan. Dengan menyatunya suara Eropa dan Asia itu. Uang dan instrumen keuangan lainnya tak lagi sekadar sebagai penopang sektor produksi riil. Produk-produk keuangan dengan berbagai macam turunannya menghasilkan ekspansi kapitalisme dunia yang semu. Selain itu. Sistem kapitalisme itu sangat rawan dan gampang menciptakan krisis. kapitalisme mutakhir yang digerakkan sektor keuangan (financially-driven capitalism) tumbuh pesat luar biasa sejak awal dasawarsa 1980-an. yang menolak urgensinya pendekatan makro . sistem kapitalisme akan menciptakan kesenjangan pendapatan dan ketidak-adilan ekonomi. ”Eropa berusaha menawarkan untuk keluar dari krisis keuangan yang di luar perkiraan.

Kebijakan pemerintah baru-baru ini (Kontan. Sistem ekonomi islami telah secara tepat dijadikan acuan oleh para pendiri atau founding fathers kita sebagaimana tercantum dalam Mukadimah dan sejumlah pasal UUD 1945 yang pada pokoknya mengimpikan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. . hal ini dikarenakan ekonomi syariah memiliki konsep yang unggul dalam mewujudkan stabilitas. Indonesia. Selanjutnya. pasar modal syariah. Misalnya. leasing. mengapa harga-harga saham berjatuhan. Selama ini sudah memang ada perbankan dan LKS. Pendekatan makro diperlukan untuk menganalisis perilaku ekonomi masyarakat. tercatat bahwa selama 4000an tahun ekonomi dunia mengalami stabilitas. Inilah makna firman Allah Luyuziiqahum ba’dhal lazi ‘amiluu la’allahum yarj’iuun.30 : 41) Maksudnya. juga belum dan masih perlu dilengkapi dengan nilai-nilai ekonomi islami lainnya. kesejahteraan. perlu segera disertai dengan langkah-langkah untuk membasmi dan meninggalkan sistem dan praktek trinitas setan sebagaimana diutarakan sebelumnya. 25 April 2009). Itulah ekonomi syariah. (QS. Oleh karena itu. supaya mereka kembali kepada sistem yang benar. Dampak ke sektor perbankan memang perlu diantisipasi secara prioritas. dsb. pegadaian syariah dan lembaga keuangan mikro syariah yang pro kepada sektor riil dan kemaslahatan ekonomi rakyat. pemerintah belum menjadikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi andalan. dunia parawisata. asuransi syariah. Tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia juga masih cukup besar termasuk masih adanya tekanan inflasi dan nilai tukar (Indonesia adalah satu-satunya negara menaikkan suku bunga!!) serta masih tingginya tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan. mengapa banyak pengangguran dan kemiskinan ? Mengapa inflasi tinggi? Mengapa nilai kurs berfluktuasi. gharar dan maisir sebagaimana dimaksud dalam UU Perbankan Syariah yang telah diundangkan baru-baru ini. sebuah sistem ilahiyah yang berasal dari Tuhan Allah. yang tidak menggunakan dollar dalam transaksi di Departemen Perhubugan patut diacungi jempol dan hendaknya regulasi ini diterapkan secara bertahap ke berbagai macam transkasi lainnya.dalam pembangunan ekonomi untuk keselamatan Negara di masa depan. Sistem keuangan dan perbankan syariah yang bebas dari riba. dan inflasi serta keadilan / pemerataan. Dengan krisis ini sesungguhnya Allah hendak mengingatkan betapa sistem ribawi itu ternyata merusak dan menghancurkan perekonomian umat manusia. langkah-langkah jangka pendek di atas. perlu segera dikembangkan secara serius. dan sebagainya. Allahu Akbar. surat berharga syariah negara. krisis itu Kami timpakan kepada mereka (akibat ulah tangan mereka). maka yakinlah Indonesia pasti akan terancam krisis terus-menerus sepanjang sejarah. pemerintah jangan setengah hati menerapkan bank-bank syariah. Namun sistem keuangan tanpa trinitas setan itu. Selanjutnya. apalagi bagi Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Bahkan jika kita menarik sejarah ke masa yang lebih lampau. namun dalam skala yang lebih luas dan makro. Pemerintah diharapkan (didsak) agar lebih akomodatif terhadap sistem ekonomi syariah yang telah terbukti selama 40 tahun berkembang dengan pesat di saat krisis global datang mnelanda secara bertubi-tubi. Jika Indonesia masih berkiblat ke Barat (Amerika dan Eropa) yang memiliki sistem ekonomi yang rapuh. Kestabilan ekonomi termasuk kestabilan sektor keuangan merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. termasuk dampak psikologis. Perlu ditambahkan bahwa target-target ekonomi makro yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) belum ada yang tercapai sesuai yang direncanankan. mengingat peranan sektor perbankan yang lebih besar serta trauma krisis moneter tahun 1997-1998. harus dengan cepat dan cerdas mengambil langkah-langkah drastis untuk mengatasi crisis global.

perintah untuk membantu fakir miskin. pada dasarnya kedudukan bisnis dan perdagangan dalam Islam sangat penting. Dikaitkan dengan kegagalan kapitalisme Barat di negara-negara Muslim tersebut. Kapitalisme modern yang walaupun akhirnya mampu membuktikan kelebihannya dari sosialisme. bahkan jauh sebelum Adam Smith menulis buku monumentalnya The Wealth of Nations. Keberhasilan tersebut ditunjang oleh kemampuan skill maupun akumulasi modal yang dikembangkan. Di samping itu. seperti perintah untuk berlaku adil khususnya bagi para penguasa atau umara. jelas sangat sarat dengan nilai-nilai keadilan (justice) termasuk keadilan distributif (distributive justice) dan nilai-nilai kemakmuran bersama (social welfare) Kegagalan yang paling terasa dari modernisasi yang merupakan akibat langsung dari era globalisasi adalah dalam bidang ekonomi. infak dan sedekah bagi orang yang berada.Ajaran-ajaran Islam. Kondisi tersebut mendapatkan legitimasi ayat al-Qur’an maupun sunnah dalam mengumpulkan harta dari sebuah usaha secara maksimal. Iklim perdagangan yang akrab dengan munculnya Islam. hukum waris. Dalam pengertiannya yang sangat umum. kenyataannya justru melahirkan berbagai persoalan. maka bisa dikatakan bahwa dunia kapitalis sudah begitu akrab dengan ajaran Islam maupun para tokohnya. terutama bagi negara-negara Dunia Ketiga (termasuk negara-negara Muslim) yang cenderung menjadi obyek daripada menjadi subyek kapitalisme. telah menempatkan beberapa tokoh dalam sejarah sebagai pedagang yang berhasil. Prinsip-prinsip dasar dalam perdagangan tersebut dijadikan referensi utama dalam pembahasan-pembahasan kegiatan ekonomi lainnya dalam Islam sebagai mana pada mekanisme kontrak dan perjanjian baru yang berkaitan dengan negara non-muslim yang tunduk pada hukum perjanjian barat. Dengan banyaknya ayat al-Qur’an dan Hadist yang memberi pengajaran cara bisnis yang benar dan praktek bisnis yang salah bahkan menyangkut hal-hal yang sangat kecil. telah pula dilakukan oleh para ulama Islam. penyelenggaraan baitul maal oleh negara dan lainnya. Pada dasarnya etika (nilai-nilai dasar) dalam bisnis berfungsi untuk menolong pebisnis (dalam hal ini pedagang) untuk memecahkan problem-problem (moral) dalam praktek bisnis . Apalagi sejarah memperlihatkan bahwa pemikiran ekonomi. kesadaran bahwa akar kapitalisme bukanlah dari Islam kemudian membangkitkan keinginan untuk merekonstruksi sistem ekonomi yang dianggap “otentik” berasal dari Islam. anjuran untuk hidup sederhana serta larangan hidup mewah dan berlebihan (prohibition of extravagance). perintah untuk membayar zakat.

dalam rangka mengembangkan sistem ekonomi Islam khususnya dalam upaya revitalisasi perdagangan Islam sebagai jawaban bagi kegagalan sistem ekonomi –baik kapitalisme maupun sosialisme-. menggali nilai-nilai dasar Islam tentang aturan perdagangan (bisnis) dari al-Qur’an maupun Hadist. merupakan suatu hal yang niscaya untuk dilakukan.mereka. . yang akan dikaitkan dengan pengembangan sektor riil. Oleh karena itu. Dengan kerangka berpikir demikian. tulisan ini akan mengkaji permasalahan revitalisasi perdagangan Islam.