P. 1
Makalah bioakustik

Makalah bioakustik

|Views: 37|Likes:
Published by Alfiana Nur Sahri

More info:

Published by: Alfiana Nur Sahri on Apr 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Bioakustik adalah ilmu yang mempelajari tentang suara yang diproduksi oleh binatang, manusia maupun benda lainnya. Didalam materi bioakustik ini terdapat adanya getaran, gelombang, dan bunyi. B. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini yaitu sebagai tugas mata kuliah Fisika. C. Metode Penulisan Metode penulisan makalah ini yaitu metode studi pustaka, dimana kami mencari dan mengumpulkan bahan-bahan dari berbagai sumber buku.

BAB II PEMBAHASAN A. Getaran 1. Definisi Getaran Getaran adalah gerak bolak - balik atau gerak priodik di sekitar titik tertentu secara periodik. Penyebab gerak bolak - balik tersebut adalah gaya. Getaran harmonis ( selaras ) adalah getaran yang jika kita ukur banyak getaran dalam tiap detiknya tetap. Getaran dibagi menjadi : a. Amplitudo getaran ( A ) Amplitudo adalah simpangan maksimum dari benda yang melakukan getaran, diukur dari titik kesetimbangannya. b. Periode getaran ( T ) Periode adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali getaran penuh. c. Frekuensi getaran ( f ) Frekuensi adalah banyaknya getaran penuh yang dapat dilakukan dalam waktu satu detik. Contah getaran dapat di lihat pada ayunan sederhana dan pada pegas. 2. Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Getaran Besarnya energi mekanik dari suatu benda yang bergetar secara periodik adalah tetap. Energi mekanik adalah jumlah dari energi potensial ditambah dengan energi kinetik. Di dalam setiap getaran energi potensial dan energi kinetik besarnya selalu berubah-ubah tetapi memiliki jumlah yang tetap.

gelombang dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu : • Gelombang transversal Gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah perambatannya/ penjalaran. Jenis-jenis Gelombang a.koil – koil pada pegas tersebut bergetar bolak – balik di dalam arah di dalam mana gangguan berjalan sepanjang pegas. gelombang bunyi ini analog dengan pulsa longitudinal dalam suatu pegas vertikal di bawah tegangan dibuat berosilasi ke atas dan ke bawah disebuah ujung. Contoh gelombang longitudinal adalah gelombang bunyi. maka sebuah gelombang longitudinal berjalan sepanjang pegas tersebut . Gelombang 1. • Gelombang longitudinal Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya searah atau berimpit dengan arah rambat gelombang. Misalnya gelombang cahaya dimana gelombang listrik dan gelombang medan magnetnya tegak lurus kepada arah penjalarannya. Berdasarkan arah getarnya. 2.B. . Definisi Gelombang Gelombang adalah getaran yang merambat gerak gelombang dapat dipandang sebagai perpindahan momentum dari suatu titik di dalam ruang ke titik lain tanpa perpindahan materi.

gelombang dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu : • Gelombang mekanik Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium tempat merambat. b. Rambatan getaran pegas yang terjadi terhadap gelombang pada tali yang dihasilkan oleh pegas di sebut gelombnag berjalan. Gelombang stasioner adalah gelombang sebagai hasil super posisi dari dua gelombang yang menjalar pada suatu medium yang sama tetapi dengan arah yang berlawanan. gelombang pada permukaan air. Gelombang stasioner terjadi karena adanya perpaduan antara gelombang datang dan gelombang pantul yang frekuensi dan panjang gelombangnya sama. Contoh gelombang mekanik gelombang pada tali. • Gelombang diam (stasioner) Gelombang diam adalah gelombang yamg amplitudonya berubah. Berdasarkan mediumnya. gelombang bunyi.Sebuah gelombang longitudinal merambat dalam medium pegas yang diregangkan dimana arah gangguaan searah dengan arah penjalaran gelombang • Gelombang berjalan Gelombang berjalan adalah gelombang yang memiliki amplitudo tetap. Gelombang stasioner di sebut juga sebagai gelombang tegak atau berdiri. • Gelombang elektromagnetik .

o Lampu merkuri menghasilkan ultra violet. C.Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang energi dan momentumnya dibawa oleh medan listrik (E) dan medan magnet (B) yang dapat menjalar melalui vakum atau tanpa membutuhkan medium dalam perambatan gelombangnya. o Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam menghasilkan sinar X (digunakan untuk rontgen). Persamaan Maxwell merupakan hukum yang mendasari teori medan elektromagnetik. jika y(t) menyatakan gerakn .Ternyata seperti yang diperlihatkan oleh ahli matematika Perancis J. Superposisi Merupakan proses penambahan vector dari pergeseran – pergeseran yang akan diberikan oleh masing – masing gelombang. o Inti atom yang tidak stabil ® menghasilkan sinar gamma. maka kita mungkin menganalisa sebuah gerak gelombang yang rumit sebagai gabungan gelombang – gelombang sederhana. ditempat dimana prinsip superposisi itu berlaku. o Sinar matahari menghasilkan sinar infra merah. Misalnya. Interferensi dan Difraksi 1. Sumber gelombang elektromagnetik : o Osilasi listrik. Fourier. Fourier memperlihatkan bahwa setiap gerak periodic darisebuah partikel dapat dinyatakan sebagai sebuah gabungan gerak – gerak harmonic yang sederhana. Superposisi. Contoh dari gelombang elektromagnetik : Gelombang cahaya. gelombang radio. Keterkaitan antara medan listrik (E) dan medan magnet (B) diungkapkan dengan persamaan Maxwell. Pentingnya prinsip superposisi secar fisis adalah bahwa. Apa yang kita perlukan untuk membangun bentuk yang paling umum dari gelombang periodik adalah gelombang – gelombang adalah Gelombang – gelombang harmonic sederhana.

3 . melewati sebuah celah kecil menimbullkan muka gelombang baru. hasilnya berupa pola gelap jika difokuskan pada layer. Interferensi Interferensi dan difraksi merupakan sifat khusus dari gelombang. hal ini membuktikan bahwa pulsa atau gelombang itu membawa energi. hasilnya berupa pola terang jika di fokuskan pada layar. Bukti gelombang membawa energi Salah satu fenomena yang menunjukkkan bahwa gelombang itu membawa energi tanpa adanya transfer massa adalah gelombang pada tali.. yang amplitude sesaatnya merupakan jumlah amplitude sesaat gelombang D.  Interferensi Destruktif adalah interferensi saling melemahkan.sebuah sumber gelombang yang mempunyai perioda. 2.n ) dengan n= bilangan bulat. Energi Gelombang Energi gelombang adalah energi yang dipindahkan oleh gelombang. ternyata . Interferensi ada 2 jenis:  Interferensi konstruktif adalah interferensi yang saling menguatkan. Secara matematis dituliskan berikut ( . setelah diberi gangguan telihat pada tali tersebut puncak – puncak dan lembah – lembah atau pulsa.. Inteferensi adalah bergabungnya dua atau lebih deretan gelombang yang memilili frekuensi dan amplitude yang sama tapi memiliki fase yang berbeda dalam suatu daerah menghasilkan gelombang baru semula. energi tersebut diperoleh dari energi potensial maksimum.. Difraksi Peristiwa difraksi adalah peristiwa dimana suatu muka gelombang primer. 3. Beri gangguan pada ujung tali dititik A. pulsa itu bergerak dati titik ujung A ketitik ujung B dan ketika pulsa sampai pada titik B terlihat beban yang mulanya dalam keadaan seimbang terlihat naik. 2 ..

Sinar tampak (visible light) mempunyai panjang gelombang antara 400 -700nm 4 3. Aplikasi Gelombang 1. Hubungan Gelombang Cahaya dengan Gelombang Elektromagnetik Secara garis besar gelombang cahaya ini dibagi atas 3 bagian yaitu: 1.3  m 33 . Sinar ini dibagi dalam : o Near infra red o Middle infra red o Far infrared F.10 nm lebih.energi yang dihasilkan pada ujung titik B sama dengan energi yang dihasilkan pada ujung titik A hal ini membuktikan bahwa adanya transfer energi tanpa transfer massa. E. Ultra ungu yang mempunyai panjang gelombang antara 100-400nm. terhadap organ mata dan kulit maka ultra ungu dibagi menjadi: Daerah Ultra ungu Ultra ungu A Ultra ungu B Ultra ungu C Panjang gelombang (nm) 320 – 400 290 – 320 100 – 290 Efek Fluoresen Erithema (kemerahan kulit) Germisidal Membunuh kuman 2. Pemanfaatan sinar X 0.30  m 30-103 m . Sinra merah infra dengan panjang gelombang antara 700 . Ulta ungu ini dapat dibagi menjadi sub bagian berdasarkan efek radiasi dan berdasarkan efek biologis Berdasarkan efek radiasi ultar ungu dibagi menjadi : Daerah Ultra ungu Panjang gelombang (nm) Vacuum 100 – 200 Far 100 – 280 Middle 280 – 320 Near 315 – 400 Actinic 200 -320 Berdasarkan efek biologis.75 .

Radiasi yang digunakan dalam pemeriksaan kesehatan (radiodiagnosis) dan pengobatan (radioterapi) pertama kali ditemukan oleh Prof. Kusuma. Tanpa disadari tubuh memiliki respon bawaan yang otomatis terhadap warna dan cahaya. Hal itu dapat terjadi karena pada dasarnya warna merupakan unsur dari cahaya. Dalam hal ini gelombang ultrasonik merupakan gelombang diatas frekuensi suara. Radiasi ini berasal dari sinar X. dan cahaya adalah salah satu bentuk energi. warna memiliki karakteristik energi tersendiri. bersifat langsung dan mudah difokuskan. Reflektifitas dari gelombang ultrasonik ini dipermukaan cairan hampir sama dengan permukaan padat. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat. yang karena sifat-sifatnya mampu menembus jaringan tubuh manusia untuk mendeteksi kelainan dan menimbulkan efek biologi menghentikan pertumbuhan sehingga mematikan sel. Erwin Tb. bersifat langsung dan mudah difokuskan. tetapi pada tekstil dan busa dapat didengar. Sebelum membahas lebih jauh tentang USG. • Pemanfaatan perbedaan frekuensi gelombang pada warna Dalam bidang kedokteran. Kelebihan gelombang ultrsonik yang tidak dapat didengar. cair dan gas. Gelombang ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bias didengar oleh mausia. Bila diaplikasikan ke tubuh. Proses Diagnosis menggunakan USG USG merupakan suatu metode diagnosis dengan menggunakan gelombang ultrasonik yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. kata Dr. Sp. WC. Jarak suatu benda yang memanfaatkan delay gelombang pantul dan gelombang datang seperti pada sistem radar dan deteksi gerakan oleh sensor pada robot . yaitu kira-kira diatas 20 kilohertz. 2. sebelumnya kita perlu mengetahui definisi dari gelombang ultrasonic itu sendiri. terapi warna digolongkan sebagai electromagnetic medicine atau pengobatan dengan gelombang elektromagnetik.KJ. Pemanfaatan warna tergantung pada permasalahan masing-masing yang dialami seseorang. Pemberian energi pada tubuh akan menimbulkan efek positif. Roentgen pada bulan Nopember 1895.

3. Gelombang yang diterima masih dalam bentuk gelombang akusitik (gelombang pantulan) sehingga fungsi kristal disini adalah untuk mengubah gelombang tersebut menjadi gelombang elektronik yang dapat dibaca oleh komputer sehingga dapat diterjemahkan dalam bentuk gambar. seperti dinding perut atau dinding poros usus besar pada pemeriksaan prostat. USG 2 Dimensi Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang). Adapun skema cara kerja dari USG yang memanfaatkan gelombang ultrasonik adalah sebagai berikut. cara pemakaian dan cara pemeriksaan alat USG Untuk membuat interprestasi gambaran USG dan mengenal berbagai gambaran artefak yang ditimbulkan Untuk memahami efek biologik dan segi keamanan dalam penggunaan alat diagnostik USG yang dewasa ini masih perlu dipantau . Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat ditampilkan. Untuk mengetahui prinsip kerja. 2. 2. Mesin USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponenkomponen yang sama seperti pada CPU pada PC cara USG merubah gelombang menjadi gambar. Monitor yang digunakan dalam USG 3. antara lain : 1. 1. Di dalam transduser terdapat kristal yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transduser. . Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Sifat fisik gelombang ultrasonik sangat diperlukan di dalam pemeriksaan USG. Transduser adalah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa. Adapun jenis pemeriksaan USG ada 4 jenis yaitu sebagai berikut : 1.atau hewan ultrasonik.

3.2. USG menerima data berupa gelombang sedangkan scanner menerima data berupa barang. gambar janinnya dapat “bergerak”. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi: .Gerak napas janin (minimal 2x/10 menit). Kalau gambar yang diambil dari USG 3 Dimensi statis. . USG Doppler Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat. dapat dikatakan bahwa kinerja USG identik dengan scanner secara umum yang membedakan hanyalah data yang diterima. USG 3 Dimensi Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang disebut koronal. . Permukaan suatu benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. bagian tali yang dekat dengan tiang memberikan gaya tarik pada tiang (bagian tali yang dekat dengan tiang menarik tiang ke atas). 3. Melihat fungsi dan cara kerja USG. Eyang Newton menyatakan bahwa jika ada gaya aksi maka ada gaya reaksi (hukum III Newton).Doppler arteri umbilikalis. Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam rahim. . Pemantulan gelombang satu dimensi Ketika pulsa menapai ting. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan/kesejahteraan janin. sementara pada USG 4 Dimensi.Indeks cairan ketuban (normalnya 10-20 cm).Tonus (gerak janin). Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar). 4. Pengertian Pulsa menurut Pemantulan Gelombang 1. Karena tali . . Begitupun keadaan janin dari posisi yang berbeda.Reaktivitas denyut jantung janin. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. USG 4 Dimensi Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat bergerak (live 3D).

semakin sedikit pulsa yang diteruskan. Perhatikan bahwa selama pulsa merambat sepanjang tali. Demikian seterusnya… akibatnya lekukan tali alias pulsa yang semula menonjol ke atas kini menonjol ke bawah dan dipantulkan kembali ke kiri dengan posisi terbalik. Ketika cincin dan ujung tali mencapai ketinggian maksimum. Karena ditarik ke atas maka ujung tali dan cincin akan bergerak ke atas. semakin besar massa . Ya iyalah. Adanya gaya tarik yang diberikan oleh tiang pada tali menyebabkan bagian tali yang ditarik bergerak ke bawah… bagian tali yang ditarik oleh tiang selanjutnya menarik temannya yang ada di samping kiri. Selanjutnya tali yang tegang tersebut menarik ujung tali dan cincin ke bawah sehingga timbul lekukan alias pulsa yang dipantulkan kembali ke kiri. sebagian energi diserap oleh tiang sedangkan sebagian lagi dipantulkan kembali. kita andaikan pulsa merambat melalui seutas tali yang terdiri dari bagian tali yang massanya kecil dan bagian tali yang massanya besar. Ketika pulsa mencapai tiang. Semakin besar massa tali.menarik tiang ke atas maka tiang juga menarik tali ke bawah. Kita andaikan ujung tali diikat pada sebuah cincin yang bisa digerakkan naik turun. Ketika pulsa mencapai batas. Dengan kata lain. cincin dan ujung tali tersebut akan terus bergerak ke atas hingga mencapai ketinggian maksimum. masa bergerak ke bawah ketika pulsa semakin mendekati tiang. Untuk membantumu lebih memahami hal ini. sebagian pulsa akan dipantulkan sedangkan sebagian pulsa akan diteruskan. tali akan teregang. sebagian lagi terus merambat melalui tiang. pada saat yang sama energi dipindahkan dari satu bagian tali ke bagian tali yang lain. Energi yang diserap oleh tiang sebagiannya diubah menjadi kalor alias panas. Temannya juga ikut-ikutan menarik temannya di samping kiri. sebagaimana ditunjukkan pada video di bawah. bagian tali yang lebih dekat dengan tiang menarik cincin ke atas. Ketika pulsa mencapai tiang. Anggap saja cincin sangat ringan sehingga massanya diabaikan. Pulsa yang diteruskan tergantung dari massa tali tersebut.

tali maka amplitudo pulsa yang diteruskan semakin kecil. Jika tali yang massanya besar kita gantikan dengan tiang atau penghalang maka pulsa yang diteruskan amat sangat sedikit. Suatu perubahan mekanik terhadap zat gas. Sebaliknya semakin banyak pulsa yang dipantulkan (semakin besar amplitudo pulsa yang dipantulkan) maka semakin banyak energi yang dipantulkan. Gelombang bunyi tidak dapat merambat tanpa zat perantara. sedangkan frekuensi di atas daerah pendengaran di sebut ultrasonik. 2. Gambar di bawah menjelaskan pulsa yang merambat dari tali yang massanya besar ke tali yang massanya kecil. Pemantulan gelombang dua atau tiga dimensi 1) Gelombang Bunyi Bunyi adalah perambatan gelombang dengan membentuk rapatan-rapatan dan regangan-regangan oleh partikel perantara bunyi. jadi bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa udara karena tidak terdapat partikel-pertikel perantaranya. Berbicara. tergantung pada substansi yang menjalar apabila suara mencapai tapal batas maka suara tersebut akan . Gelombang bunyi ini merupakan vibrasi/getaran dari molekul – molekul zat dan saling beradu sama lain namun demikian zat tersebut terkoordinasi menghasilkan gelombang serta mentransimikan energi bahkan tidak pernah terjadi perpindahan partikel. Semakin banyak pulsa yang diteruskan (semakin besar amplitudo pulsa yang diteruskan) maka semakin banyak energi yang diteruskan. zat cair atau zat padat sering menimbulkan gelombang bunyi.000 Hz. Frekuensi gelombang di bawah daerah pendengaran di sebut infrasonik. Frekuensi gelombang bunyi yang terdapat terdengar oleh telinga manusia ialah 20 Hz dan 20. Banyak atau sedikitnya pulsa yang diteruskan atau pulsa yang dipantulkan mewakili banyak atau sedikitnya energi yang diteruskan atau dipantulkan.

Pada suatu percobaan. Gelombang bunyi ini menjalar secara transversal atau longitudinal. peningkatan tekanan ini disebut kompresi sedangkan penurunan tekanan disebut rarefaksi (peregangan). dan kecepatan (V)  Sumber Bunyi Sumber bunyi dapat berupa benda-benda yang bergetar sedangkan setiap benda yang bergetar belum tentu merupakan sumber bunyi. panjang gelombang (λ). Bunyi mempunyai hubungan antara frekuensi vivrasi (f). lain dengan cahaya hanya menjalar secara transversal saja. apabila terjadi vibrasi dari suatu bunyi maka akan terjadi suatu peningkatan tekanan dan penurunan tekanan pada tekanan atmosfir.terbagi dua yaitu sebagian energi ditransmisikan/diteruskan dan sebagian direfleksikan (dipantulkan). Frekuensi senar yang kedua ujungnya terikat adalah : − Berbanding terbalik dengan panjang senar − Berbanding lurus dengan akar kuadrat tegangan senar − Berbanding terbalik dengan akar kuadrat massa jenis bahan senar . • Senar ( dawai / tai ) Getaran yang terjadi pada senar yangt kedua ujungnya terikat merupakan sumber bunyi.  Gelombang Bunyi dan Kecepatan Gelombang bunyi timbul akibat terjadi perubahan mekanik pada gas. Sumber bunyi yang jumlah getarannya sama untuk tiap satuan waktu akan menghasilkan nada. pipa organa dan garpu tala. zat cair atau gas yang merambat kedepan dengan kecepatan tertentu. Terdapat beberapa sumber bunyi diantaranya adalah : senar.

Dalam pipa organa tertutup. Untuk perubahan ini diperlukan . • Pipa organa ( kolom udara ) Di dalam kolom udara terdapat molekul-molekul udara yang merupakan sumber bunyi. Kolom udara yang paling sederhana adalah pipa organa. maka garpu tala tersebut akan bergetar dan menghasilkan bunyi. − Pipa organa terbuka adalah sebuah kolom udara yang kedua ujung penampangnya terbuka.  Mendeteksi Bunyi Untuk mendeteksi bunyi perlu mengkonversikan gelombang bunyi bentuk vibrasi sehingga dapat dianalisa frekuensi dan intensitasnya. udara bebas bergerak sehingga pada ujung pipa selalu terjadi perut. besarnya dan bahan garpu tala tersebut.− Berbanding terbalik dengan akar kuadrat luas penampang senar Perbandingan frekuensi nada dasar dan nada-nada atas suatu senar yang kedua ujungnya terikat merupakan perbandingan bilangan-bilangan bulat positif. Frekuensi bunyi dihasilkan oleh garpu tala tergantung dari : bentuknya. banyak perut sama dengan banyak simpul. Di dalam pipa organa terbuka. banyak perut sama dengan banyak simpul ditambah satu. − Pipa organa tertutup adalah sebuah kolom udara yang salah satu ujungnya tertutup dan ujung lainnya terbuka. Pada ujung pipa yang selalu tertutup. • Garpu tala Jika garpu tala dipukul. Untuk ujung pipa terbuka. udara tidak bebas bergerak sehingga pada ujung pipa selalu terjadi simpul. Pipa orgaan dibagi menjadi pipa organa terbuka dan pipa organa tertutup.

0 – 16 Hz (20 Hz) 16 – 20. Di atas 20. yaitu daerah frekuensi yang dapat didengar . Mikrofon yang banyak digunakan adalah mikrofon kondensor karena berguna untuk mendeteksi kebisingan lingkungan perusahaan. termasuk (audiofrekuensi). adalah penemu telpon tahun 1876.  Pembagian Frekuensi Bunyi Berdasarkan frekuensi maka bunyi dibedakan dalam 3 daerah frekuensi yaitu : a. f = frekuensi W = 2πf I = Po2/ 2 z Po = perubahan tekanan maksimum (N/m2)  Skala Desibel (Nineau Bunyi) Alexander Graham Bell (1847-1922) guru besar fisiologi di boston. Apabila dinyatakan dalam rumus : I = ½ ρv A2 (2 π f)2 = ½ Z (A)2 ρ = massa jenis medium (Kg/m3) v = kecepatan bunyi (m/detik) ρv = Z = impedansi Akustik A = maksimum amplitudo atom – atom/molekul. yang termasuk disini adalah getaran tanah.alat mikrofon dan telinga manusia.000 Hz : Daerah ultrasonik.  Intensitas Bunyi Energi gelombang bunyi ada 2 yaitu : energi potensial dan energi kinetic. Intensitas gelombang bunyi (I) yaitu energi yang melewati medium 1 m2/detik atau watt/m2.000 Hz yang c. Alat mikrofon merupakan transduser yang memberi respon terhadap tekanan bunyi dan menghasilkan isyarat/signal listrik. b. gempa bumi. : Daerah sonik. = frekuensi sudut Intensitas (I) dapat pula dinyatakan sebagai berikut : : Daerah infrasonic.

Mula – mula gelombang bunyidengan amplitudo tertentu mengenai dinding. Intensitas yang lainnya maka 1/Io = 10 Oleh karena bell merupakan unit yang besar sehingga dipakai decibel (dB). Hubungannbell dengan decibel dinyatakan 1 bell = 10 dB. beliau mengatakan suatu bell (nineau suara) = yang lainnya. apabila diperoleh intensitas suatu bunyi adalah 10 kali intensitas . Telah diketahui bahwa intensitas (I) berbanding langsung dengan P2 maka perbandingan antara tekanan dari dua bunyi dapat dinyatakan sebagai berikut : 10 10 Log P22/P12 = 2010 Log P2/P1 Rumus ini menunjukkan nilai decibel (dB) yang dipergunakan untuk membandingkan dua tekanan bunyi dalam medium yang sama. kenyataan 30 Hz mempunyai kekerasan sama dengan 4.  Sifat Gelombang Bunyi Gelombang bunyi mempunyai sifat memantul.000 atau 60 dB.melakukan penelitian terhadap suara dan pendengaran. Apabila gelombang suara mengenai tubuh manusia (dinding) maka bagian dari gelombang akan dipantulkan dan bagian lain akan diteruskan/ditransmisi kedalam tubuh.000 Hz bahkan mempunyai perbedaan intensitas dengan faktor 1.  Kekerasan Bunyi/Nyaring Bunyi Kekerasan bunyi/nyaring bunyi merupakan bagian dari ukuran bunyi yang merupakan perbandingan kasar dari logaritma intensitas efektifnya jarak penekanan bunyi yang mengakibatkan respon pendengaran. Kenyaringan bunyi tidak berkaitan dengan frekuensi . diteruskan dan diserap oleh benda.000. maka IIo = 10. gelombang bunyi tersebut 10 Log I.

Demikian pula apabila batang ferromagnet dilingkari dengan kawat kemudian dialiri listrik akan timbul gelombang ultranik pada ujung batang ferromagnet v = kecepatan suara . sudut ө dari arah sumber bunyi dan perubahan frekuensi (fd) maka : fd = 2 fo Vd/Vs Cos ө v = kecepatan darah 4. Pernyataan itu ditulis sebagai berikut : R/Ao = Z1-Z2/Z1+Z2 Z1. Sedangkan efek yang timbul akibat bergeraknya sumber bunyi atau bergeraknya pendengar disebut efek Doppler. pantulkan tersebut tergantung akan impedansi akustik. Demikian pula apabila pendengar mendekati sumber bunyi akan memperoleh frekuensi bunyi dengan derajad tinggi. Sifat-sifat umum yang dimiliki oleh gelombang bunyi adalah :     Dapat mengalami pemantulan ( refleksi ) Dapat mengalami pembiasan ( reflaksi ) Dapat dijumlahkan ( interferensi ) Dapat mengalami lenturan ( difraksi )  Azas Doppler Apabila sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar akan terdapat frekuensi dengan derajad rendah. Ultrasonik dalam Bidang Kedokteran  Magnet Listrik Batang ferromagnet diletakkan pada medan magnet listrik maka akan timbul gelombang bunyiultra pada ujung batang ferromagnet.dipantulkan (R). Apabila diketahui fo = frekuensi mula – mula.2 = impedansi akustik (V) dari kedua media. percobaan ini disebut Doppler shift.

 Prinsip Penggunaan Ultrasonik Efek Doppler merupakan dasar pengunaan ultrasonic yaitu terjadi perubahan frekuensi akibat adanya pergerakan pendengaran atau sebaliknya. • Hal – Hal Yang Didiagnosis Dengan Ultrasonik . • Ultrasonik Sebagai Pelengkap Diagnosis Kristal piezo electrik yang bertindak sebagai transduser mengirim gelombang ultrasonik mencapai pada dinding berlawanan.  Penggunaan Dalam Bidang Kedokteran Berkaitan dengan efek yang ditimbulkan gelombang ultrasonik dan sifat gelombang bunyi maka gelombang ultrasonik dipergunakan sebagai diagnosis dan pengobatan. sedangkan untuk merusakkan jaringan kanker dipakai gaya 103 W/cm2.  Daya Ultrasonik Apabila ultrasonik yang digunakan untuk diagnostik maka frekuensi yang digunakan sebesar 1 MHz sampai 5 MHz dengan daya 0. Apabila daya ultrasonic ditingkatkan sampai 1 W/cm 2 akan dipakai sebagai pengobatan. demikian pula vibrasi Kristal akan menimbulkan listrik. b skaining dan m skaining. kimia dan efek biologis. panas. kemudian gelombang bunyi dipantulkan dan diterima oleh transduser tersebut pula.01 W/cm2. Ultrasonic sama dengan gelombang bunyi hanya saja frekuensi yang sangat tinggi dan mempunyai efek : mekanik. Gambaran yang diperoleh CRT tergantung tehnik yang dipergunakan. Piezo Elektrik Apabila Kristal piezo elektrik dialiri tegangan listrik maka lempengan Kristal akan mengalami vibrasi sehingga timbul frekuensi ultra. Ada 3 macam metode dalam memperoleh gambaran yaitu : a skaining.

• Penggunaan Ultrasonik Dalam Pengobatan Sebagaimana telah diketahui bhwa ultrasonic mempunyai efek kimia dan biologi maka ultrasonic dapat dipergunakan dalam pengobatan. Ultrasonic member efek kenaikan temperature dan peningkatan tekanan. lambung. Memberi informasi tentang jantung.Sesuai dengan metode skaining yang dipakai maka ultrasonik dapat dipergunakan untuk diagnosis : 1. misalnya hati. tingkat bunyi dan tenaga bunyi maka bising dibagi dalam 3 kategori : 1. b. mata dan jantung janin. a. M skaining mempunyai kelebihan yaitu dapat dikerjakan sembari pengobatan berlangsung untuk menunjukkan kemajuan dalam pengobatan. Lebih banyak memberi informasi dari pada X-ray dan sedikit resiko yang terjadi. b. valvula jantung. kelainan dari uterus/kandung peranakan dan kasus – kasus perdarahan yang abnormal. Bising  PEMBAGIAN KEBISINGAN Berdasarkan frekuensi. Untuk mendeteksikehamilan sekitar 6 minggu.000 . 3. pericardical effusion. tingkat tekanan bunyi. c. usus. Audible noise (bising pendengaran) Bising ini disebabkan oleh frekuensi bunyi antara 31.5 – 8. Hz. 5. B skaining informasi : tentang penyakit – penyakit mata Untuk memperoleh informasi struktur dalam dari tubuh manusia. member 2. M skaining : a. A skaining : Mendiagnosis tumor otak.

Membuat tembok pemisah antara sumber bising dengan tempat kerja. dinyatakan dalam mikropal (uPa). Pekerja – pekerja diharapkan memakai pelindung telinga seperti ear muff/penutup telinga. Untuk tujuan itu dapat dilakukan dengan cara : 1.  PENCEGAHAN KETULIAN DARI PROSES BISING Prinsi pencegahan ketulian dari proses bising adalah menjauhi dari sumber bising. Tekanan bunyi. Impuls noise (impact noise = bising impuls) Bising yang terjadi akibat adanya bunyi yang menyentak. Tingkat bunyi Sama dengan dB yang mana menunjukkan tingkat linieritas. Tekanan bunyi dinyatakan dalam watt yaitu energy pancaran bunyi total. 2. Mesin atau alat – alat yang menghasilkanbising diberikan cairan pelumas. yaitu intensitas sebagai akar dari kuadrat amplitudo. b.Parameter turunan : a.  PENGARUH BISING TERHADAP KESEHATAN Pengaruh utama dari kebisingan adalah kerusakan pada indera pendengar dan akibat ini telah diketahui dan diterima umum. Tingkat tekanan bunyi Dinyatakan dalam dB. b.Parameter dasar : a. Occupational noise (bising yang berhubungan dengan pekerjaan) Bising ini disebabkan oleh bunyi mesin ditempat kerja. yang menyatakan tingkat dalam frekuensi yang berkaitan dengan tekanan bunyi.  PARAMETER KEBISINGAN Macam – macam bising mencakup parameter dasar dan parameter turunan yaitu : . c. Frekuensi.2. dinyatakan dalam hertz yaitu siklus perdetik. . . bising dari mesin ketik. 3. 3.

getaran dengan frekuensi1-20 Hz tidak akan ini untuk mengukur kebisingan antara 30-130 dB dari frekuensi 20-20. Vibrasi karena getaran udara yang pengaruhnya terutama pada akustik. Memperoleh data kebisingan dimana saja.Real time analyser . Alat utama dalam pengukuran kebisingan adalah sound level. • Peralatan Salah satu alat – alat yang dipakai dalam labolatorium dan kegunaan dalam survey kebisingan adalah : . untuk mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan perlu mengetahui peralatan yang berkaitan dalam menentukan kebisingan. Alat 6.000 Hz. b. .Tape recorder . Untuk mengurangi tingkat kebisingan agar tidak menimbulkan gangguan. Vibrasi karena getaran mekanis mengakibatkan timbulnya reonansi/turut bergetarnya alat – alat tubuh dan berpengaruh terhadap alat – alat tubuh yang sifatnya mekanis pula.Impulse noise meter . • Penjalaran Vibrasi Udara Dan Efek Yang Timbul Vibrasi udara karena benda bergetar dan diteruskan melalui udara akan mencapai telinga. PERALATAN DAN METODOLOGI DALAM MENDETEKSI BISING Peralatan dan metodologi yang dipergunakan dalam menentukan tingkat kebisingan sangat erat kaitannya. Vibrasi dapat dibedakan dalam dua bentuk : a.Noise dose meter • Metode pengukuran bising a. Vibrasi Vibrasi adalah getaran dapat disebabkan oleh getaran udara atau getaran mekanis. b.

 EFEK VIBRASI TERHADAP TANGAN Alat –alat yang dipakai akan bergetar dan getaran tersebut disalurkan pada tangan.  MENCEGAH GETARAN MEKANIS Getaran suatu benda dapat dihindari dengan meletakkan bahan peredam dibawah benda yang bergetar. Tebal tempat duduk dan alas kaki sangat menentukanbesar redaman. lama akan  SIKAP TUBUH TERHADAP TEKANAN MEKANIS Badan merupakan susunan elastis yang kompleks dengan tulang sebagai penyokong alat – alat dan landasan kekuatan serta kerja otot. b. • Penjalaran Vibrasi Udara Dan Efek Yang timbul. Getaran – getaran pada waktu singkat tidak berpengaruh pada tangan tetapi dalam jangka waktu cukup menimbulkan kelainan pada tangan berupa : a. alat – alat urat dan otot memiliki sifat elastis yang bekerja secara serentak sebagai peredam dan penghantar getaran. Kerusakan – kerusakan pada persendian tulang. Bahan peredam harus jauh lebih rendah frekuensinya dari frekuensi getaran benda. Kerangka. Penjalaran vibrasi mekanik melalui sentuhan/kontak dengan permukaan benda yang bergerak. Kelainan pada syaraf dan peredaran darah. Sentuhan ini melalui daerah yang terlokalisasi(tool-hand vibration) atau mengenai seluruh tubuh (whole body vibration). Frekuensi dari bahan peredam sebaiknya 1 Hz.terjadi gangguan pengurangan pendengaran tetapi pada intensitas lebih dari 140 dB akan terjadi gangguan vestibuler yaitu gangguan orientasi. Selain itu tempat duduk atau alas kaki diletakkan bahan peredam. .

alat pendengaran. Bioakustik ini meliputi suara dan suatu getaran B. bising dan vibrasi merupakan dari bioakustik. . SARAN Saran yang dapat penulis tuliskan disini semoga makalah mengenai bioakustik ini dapat bermanfaat dalam pembelajaran mahasiswa. suara.BAB III PENUTUP A. ultrasonic dalam bidang kedokteran. Kesimpulan Bunyi.

Jakarta : Penerbit Erlangga Tipler. 1991. Denpasar Giancoli. Jakarta : Penebit Erlangga ... Fisika Jilid I (terjemahan). J. P.A. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan). 2001. Fisika Jilid I. Douglas C.1998. F. Jakarta : Penerbit Erlangga Halliday dan Resnick. Gabriel 1988 Fisika Kedokteran. Terjemahan.DAFTAR PUSTAKA Dr.

............. Getaran B.........Young..... 2002...................... & Freedman........... Tujuan Penulisan C................. Metode Penulisan BAB II PEMBAHASAN A........ Latar Belakang B................... DAFTAR ISI.. BAB I PENDAHULUAN A........................ Hugh D.... Gelombang i ii ......... Roger A............. Fisika Universitas (terjemahan)... Jakarta : Penerbit Erlangga DAFTAR ISI KATA PNGANTAR......................

Hubungan Gelombang Cahaya dengan Gelombang Elektromagnetik F. Kita menyadari bahwa di dalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Saran DAFTAR PUSTAKA KATA PENGANTAR Puji dan Syukur kami ucapkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini yang berjudul “Bioakustik” tepat pada waktunya. . Aplikasi Gelombang BAB III PENUTUP A.C. Kesimpulan B. untuk itu dalam kesempatan ini kami menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dosen Pembimbing dan semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Superposisi. Energi Gelombang E. Interferensi dan Difraksi D.

kami mengucapkan terima kasih. Mataram.Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca. untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. 08 April 2013 Penulis . atas kritik dan sarannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->