P. 1
Penyakit Tiroid

Penyakit Tiroid

|Views: 62|Likes:

More info:

Published by: Fajar Maulidan Al'amin on Apr 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

Penyakit Tiroid

 Hipertiroidisme
Adalah kelainan atau penyakit dari kelenjar tiroid yang disebabkan karenapeningkatan hormon tiroid tetapi TSH turun. Gejala dari hipertiroidisme ini adalahintoleransi terhadap panas, keringat berlebih, penurunan berat badan, tremor,palpitasi, emosi tidak stabil, bergerak aktif, diare, dan dapat insomnia.Penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan hipertiroidisme adalah Grave’s Disease, nodul toksik, goiter multinoduler toksik, badai tiroid. 1).Grave’s Disease

Karakteristik dari Grave’s disease ini adalah tirotoksikosis, goiter difus,oftalmopati, dermopati (miksedema pretibial). Penyakit ini dapat merupakan penyakitkeluarga atau keturunan, perempuan lebih banyak dari lelaki (5:1), dan puncak kejadian antara usia 40 dan 60 tahun.Penyebab pastinya masih belum diketahui, diduga adanya faktor autoimun.Namun, kondisi seperti masa postpartum, kelebihan iodin, terapi litium, infeksi virus dan bakteri diduga merupakan pencetus dari Grave’s disease ini. Menurut penelitian,faktor genetik juga ikut berperan sebagai penyebab Grave’s disease, karena berhubungan dengan human leukocyte antigen (HLA) haplotypes.Thyroid-stimulating antibodies menstimulus tirosit untuk pertumbuhan danmensintesis hormon tiroid berlebihan.Manifestasi klinik dari penyakit ini adalah intoleransi terhadap panas, peningkatanrasa lapar dan haus, turunnya berat badan walaupun intake kalori sudah mencukupi.Peningkatan rangsangan adrenergik dapat memberikan gambaran berupa palpitasi,gugup, kelelahan, emosi tidak stabil, hiperkinesis, dan tremor. Gejala dari sistemgastrointestinal, yaitu peningkatan frekuensi defekasi dan diare. Pada wanita dapatmenjadi amenore, dan infertilitas. Pada anak-anak dapat mempercepat kematangandari tulang, sedangkan pada lansia dapat berkomplikasi ke sistem kardiovaskuler,yaitu atrial fibrilasi dan gagal jantung kongestif Sekitar 50%, pasien Grave’s disease tampak adanya oftalmopati , pada mata juga dapat ditemukan lid lag (von Graefe’s sign), kelopak mata tidak da pat menutup (Dalrymple’s sign). Selain itu, terdapat edema periorbital, edema dan kongesti konjungtiva (kemosis), proptosis, keratitis, dan bahkan kebutaan yang disebabkanadanya gangguan pada nervus optikus.Oftalmopati yang terjadi disebabkan oleh pengeluaran sitokin dari limfosit Tkiller sensitized dan antibodi sititoksik. Dan dermopati disebabkan oleh depositglikosaminoglikan pada kulit yang tebal di regio pretibial dan dorsum pedisPada pemeriksaan fisik ditemukan berat badan turun, wajah kemerahan, kulitteraba lembut dan halus, takikardi, tremor, otot-otot yang mengecil, dan kelemahanotot-otot proximal dengan reflex temdon yang meningkat juga sering ditemukan.Tiroid yang membesar biasanya difus dan simetris karena lobus pyramidal yangmembesar. Adapula bruit,thrill , dan detakan vena yang kencang yang dapatditemukan pada pemeriksaan fisik.Diagnosis dapat ditegakkan melalui tanda dan gejala klinis yang didapatkan.Adapun pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah dengan

susah untuk bernapas. disfungsi kardiovaskular yang dapat dicetuskan oleh infeksi. empat kalisehari. derajat keparahan penyakit. Indikasi terapi ini.menghambat fungsi tiroid fetus.Pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu. Biasanya terjadipada usia di atas 50 tahun yang memiliki riwayat goiter multinodular nontoksik.memeriksakadar TSH. yaitu lobektomipada satu sisi. Biasanya gejala dapat berkurang setelah pengobatan selama 2 minggu dan menjadi eutiroid setelah 6minggu. Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaanantiTg dan anti-TPO antibodi. pasien yang kambuhsetelah minum obat antitiroid atau operasi. usia muda. keinginanpasien. Didapatkan TSH menurun dengan FT4 atau FT3 yangnormal atau meningkat. Penatalaksanaan Grave’s disease ini terdiri dari tiga pengobatan. FT4. maka dari itu diperlukanperawatan yang lebih intensif di ICU . 2). dan dapat mengalir melalui ASI. obat yang dipakai adalah propanolol dengan dosis 20-40 mg.dan trauma.Operasi adalah terapi untuk multinodular toksik ini. subtotal tiroidektomi pada sisi kontralateral lobus dengan menyisakankira-kira 4 g jaringan. Dosis I yaitu 8-12 mCi. yaitu obat antitiroid. Indikasi dilakukannyaoperasi bila RAI dikontraindikasikan pada pasien. adanya oftalmopati. Selain obat antitiroid. Kadar TSH akanmenurun dengan FT4 dan FT3 dapat normal. dan tiroidektomi. dan tiroidektomi total atau tiroidektomi hampir total. dan didapatkan meningkatpada 90% pasien. metode yang digunakanadalah tiroidektomi subtotal yang merupakan standar prosedur. Kontaindikasi dari terapi ini adalah wanitahamil dan menyusui. dan FT3. konversi perifer T4 menjadi T3. Pengobatan dengan radioaktif atau radioterapi ( I) dapat menghindari tindakanoperasi dan mengecilkan risiko. agitasi ataudepresi (SSP).Goiter Multinodular Toksik Pada pasien biasanya didapatkan beberapa nodul yang dipalpasi. yaitupasien yang lebih tua dengan ukuran goiter kecil atau moderat. Obat ini juga dapat menembus plasenta. TSH.dan FT3. namun pemeriksaan ini tidak spesifik. Kondisiini besar kemungkinan untuk terjadi mortalitas yang tinggi. pemeriksaan ini dapat merupakan salah satu diagnosis. ukuran kelenjar. alergi pada obat antitiroid.Pengobatan selanjutnya adalah operasi. susah menelan. Badai tiroid biasanya disebabkan karena konsumsi amiodaron. FT4. yaitu tiroidektomi. kanker tiroid atau yang dicurigaikanker. Tiroidektomi terdiri dari tiga macam. goiter yang besar hinggamenekan organ disekitarnya. juga memakai beta blocker untuk menghambat responkatekolamin. Pemeriksaanthyroidstimulating hormone receptor (TSH-R) atau TSAb. radioterapi (I). Pemilihan terapi bergantung pada usiapasien.Thyroid Storm (Badai Tiroid) Ini merupakan keadaaan hipertiroidisme disertai dengan demam.Gejala lokal yang didapatkan yaitu. 3). RAI dilakukan untuk pasien yang berusia tua. wanita hamil. operasi.

yaitu E.  Hipotiroidisme Adalah suatu keadaan kurangnya atau defisiensi dari kadar hormone tiroid. odinofagi. Corynebacterium . (1) melalui jalurhematogen dan limfogen. maka anak yanglahir dapat menjadi kreatinisme dan muka terlihat sama dengan anak Down syndromedan dwarfisme.Coccidiomycosis .kardiomegali. bahkan sampai mudahrontok. menorragia.P. Kortikosteroiddapat diberikan untuk mencegah gangguan pada adrenal dan juga menghambatkonversi hormon tiroid di hepar. beratbadan bertambah.Diagnosis dapat ditegakkan dengan . kulit kasar dan kering. subakut. demam. rupture trakeal atau esophagus. Hipotiroidismeyang terjadi pada anak-anak dan remaja dapat menyebabkan delay development. dan kronik (Hashimoto’s thyroiditis). Pada sistem kardiovaskular akan didapatkan adanya bradikardi.Apabila perkembangan dan fungsi dari kelenjar tiroid ini gagal. konstipasi.Manifestasi klinik dari hipotiroidisme pada dewasa adalah tidak tahan panas. subakut. Sepsissistemik. hernia umbilikalis. bahkan sampaiberwarna kekuningan.dan kronik). menggigil. Rambut menjadi kering dan rapuh. (4) imunosupresi. yaitu tiroiditis (akut. tergantung dari ukurandan kondisi pasien. kandungan iodida yang banyak. Sekitar70% bakteri yang sering menyebabkan adalah Streptococcus dan anaerob.Tiroiditis Tiroiditis merupakan penyakit inflamasi pada kelenjar tiroid dan diklasifikasikan menjadi akut. (3) adanya trauma tajam pada kelenjar tiroid. dan kapsula fibrosa. kemudian status hemodinamik harusdiperhatikan. sedangkan untuk pasien yang lebihtua dan memiliki riwayat penyakit jantung dosis dimulai dari 25-50 µg.Pengobatan dari hipotiroidisme ini adalah tiroksin. dan paralisis simpatik merupakan komplikasi yang jarang terjadi.coli . H. thrombosis vena jugular. dan efusi pulmonal.Pemeriksaan laboratorium yang didapat yaitu.aeruginosa. PTU dan beta blocker diberikan pada badai tiroid ini. sebagai pengobatan pilihan(treatment of choice).Tiroiditis supuratif akut sering menyerang anak-anak dan dapat didahului denganISPA atau otitis media. Gejala-gejala yang ditemukan. (2) melalui fistula sinus piriform persisten dan kista duktustiroglossus. efusi perikardial. berkurangnya kardiak output. Eikenella corrodens . 1). Dosis awal mulai dari 100 µg. rendahnya kadar T4 dan T3.Gambaran klinik lain yang didapatkan adalah libido dan fertilitas menurun padakedua jenis kelamin. Bakterilain yang didapat dari kultur.Oksigen diperlukan dalam hal ini.distensi abdomen. Namunmikroorganisme tetap dapat menembus kelenjar tiroid. Gagal tumbuh dan retardasi mental juga dapat terjadi. dan prolapsus rekti.Penyakit yang dapat menyebabkan hipotiroidisme. dengan cara. dan disfoni. nyeri leher hebat yangmenyebar ke dagu atau telinga. Tiroiditis Akut (Supuratif) Kelenjar tiroid sangat susah untuk terjadi infeksi karena aliran darah dan limfatik yang banyak. TSHmeningkat.influenza . Dosis yang dipakai 50-200 µg per hari. kondritis laryngealatau perikondritis.

T4 dan T3 meningkat karenafolikel yang rusak dan LED meningkat lebih dari 100 mm/jam.dihubungkan dengan HLA-B35 haplotipe. merangsang limfosit T sitotoksik dan akhirnyamerusak sel-sel folikel tiroid. nodul menekan organ-organ di sekitarnya. Hipotiroidisme yang terjadi bukan hanyatirosit yang rusak karena sel T sitotoksik. peningkatan TSH. oleh karena itu terapi bersifatsimptomatik. Operasi dan radioterapi dilakukan pada pasien dengan kekambuhan. iniditemukan pada pemeriksaan fisik. tapi juga karena autoantibodi yang terjadidari komplemen yang terrangsang dan aktivasi dari natural killer cell atau memblok reseptor TSH. adanya nyeri tekan dankeras.Patogenesis terjadinya tiroiditis ini adalah adanya infeksi virus atau antigenlainnya difagosit oleh makrofag. kultur.Tiroiditis yang bersifat nyeri ini sering terjadi pada wanita usia 30-40 tahundengan gejala nyeri leher yang tiba-tiba pada leher yang menyebar ke mandibula atau telinga.Kelenjar tiroid yang membesar dapat difus. turunnya kadar T4 dan T3. kelenjar berkonsistensi keras. FNAB diindikasikan pada pasien dengan nodul soliter ataupembesaran goiter yang cepat. Hashimoto’s thyroiditis sering pada wanita dengan rasio lelaki: wanita 1:10-20. Tiroiditis yangbersifat nyeri merupakan self-limited disease . konsistensisedikit keras. tidak ada nyeri tekan. namun LED normal. Tiroiditis Kronik (Hashimoto’s Thyroiditis) Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh proses autoimun yangmengaktivasi limfosit CD4+ (T helper). Hasil laboratorium sama dengan tiroiditis yangbersifat nyeri.pemeriksaan laboratorium darah dandidapatkan leukositosis dan FNAB (fine needle aspiration biopsy) untuk pewarnaanGram. Operasi dilakukan apabila dicurigai nodul tersebut adalah suatukeganasan. maka pemeriksaanyang didapat yaitu.Fase pertama dari penyakit ini. Pengobatan yang dianjurkan untuk penyakit ini adalah terapi penggantianhormone tiroid. Pemeriksaan fisik yangditemukan adalah adanya sedikit pembesaran kelenjar tiroid atau normal.Pengobatan yang dilakukan dapat berupa hormon replacement terapi.Sedangkan tiroiditis yang bersifat tidak nyeri lebih sering ditemukan pada wanitausia 30-60 tahun. Penyebabnya diduga karena autoimun. Tiroiditis Subakut Gejala yang didapatkan dapat nyeri ataupun tidak. Antibiotik adalah pengobatan yang terpilih.dan di antara usia 30 dan 50 tahun. Kelenjar tiroid yang meradang ini akan membesar. Ketika Hashimoto’s thyroiditis sudah ditegakkan diagnosis. Apoptosis (kematian sel terprogram) juga berpengaruh padapathogenesis pada penyakit ini. betablocker. dan sitologi. Penyebab pasti dari penyakitini tidak diketahui. tiroiditis yang nyeri disebabkan oleh infeksi virus yang diawalioleh respon inflamasi postvirus. Operasi dilakukan apabila tidak sembuh dan selalu kambuh. serta ditemukanautoantibodi tiroid. Untuk menghilangkan nyeri dengan aspirin atau golongan NSAIDlainnya. Genetik juga dapat berperan sebagai penyebab. atau untuk keperluan kosmetik. . TSH menurun.

(3) prognosis jauh lebih baik. FNAB dilakukan pada pasien dengan nodul yang dominan atau satunodul yang nyeri atau membesar. M= metastasis). (3) mengurangi 1% risiko untuk menjadi kankertiroid undifferentiated atau anaplastik. 4. Pasien dengan goiter kadar TSH dapat normal. Bila karsinoma papiller bersifatminimal.Goiter sering menyebabkan gejala kompresi lokal.3. Goiter Goiter merupakan suatu pembesaran jinak (benign) pada kelenjar tiroid. dengan rasio wanita : lelaki2:1.Lobektomi diindikasikan bila. (1) total tiroidektomi risiko komplikasi lebih tinggidibandingkan dengan lobektomi. Rata-rata usia kejadian pada usia 30-40 tahun. prognosisnya akan bagus. Totaltiroidektomi dilakukan bila.Untuk menentukan stadium pada karsinoma papiller ini dapat digunakan denganklasifikasi sistem TNM (T= tumor. (2)mengeliminasi adanya kekambuhan.Kebanyakan pasien dengan karsinoma papiller kadar hormonnya eutiroid danbenjolan di leher tersebut perkembangannya lambat tanpa nyeri. (4) pasien yang dilakukan minimalprosedur seperti lobektomi.Pengobatan dengan radioaktif iodine (I) tidak efektif pada goiter yang eutiroid.Penyebab dari goiter ini adalah multifaktorial atau kemungkinan karena pengaruh genetik dan lingkungan. begitpundengan kadar FT4. (4) mengurangi untuk operasi kembali bila adakomplikasi. dandisfoni berhubungan dengan masa yang invasive. Metastasis limfonodus seringmenjadi manifestasi klinik yang didapatkan. Tiroidektomi subtotal merupakan terapipilihan dan pasien dengan terapi hormon selama hidupnya untuk mencegah kekambuhan. CT scan dapat dilakukanuntuk mengevaluasi kompresi saluran pernapasan. N= nodus limfe. Diagnosis pasti dari kanker ini adalah dengan FNAB dari masa tiroid atau limfenodi. Defisiensi iodin menyebabkan terjadinya goiter. nuklei yang ramai. dengan total Pengobatan atau hampir total tiroidektomi. terutama pada anak-anak dan remaja. . maka dapat dilakukan lobektomi tiroid unilateral dan isthmusektomi. (1) Tidak dapat menggunakan radioaktif iodine. dengan operasi dilakukan bila tumor dengan risiko tinggi dan tumorbilateral.Keganasan Karsinoma Papiller Karsinoma papiller terjadi sekitar 80% dari semua keganasan pada tiroid dananak-anak sering terkena kanker jenis ini dan juga sering pada orang setelah terkenaradiasi. maka dapat ditentukan pula tindakan atau tatalaksana yang harusdilakukan. Setelahditentukan stadium. (2) untuk terjadi kekambuhan itu kecilkemungkinannya.Indikasi operasi dilakukan bila ada kompresi lokal. Disfagi. Obstruksi venous return pada toraks dari goiter substernal yang merupakan Pemberton’s sign. Goiter dapatdifus . gejala yang dirasakan adalah susahbernapas dan sulit menelan. dispnea. uninoduler atau multinoduler.inklusi sitoplasma intranuklear. yang dicurigai suatu karsinoma. Secara mikroskopik ditemukan sel epitel kuboid yang pucat. Karsinoma papiller banyak terjadi pada wanita.

dan goiter yang lama. Wanita lebih banyak terkenadengan rasio wanita:laki-laki 3:1 dan rata-rata usia terkena karsinoma folikuler 50tahun. Oleh karena itu. kecualibila sudah ada perdarahan di dalam nodul. dengan riwayat nodulyang membesar dengan cepat. (1) Tidak dapat menggunakan radioaktif iodine.Karsinoma Folikuler Karsinoma folikuler sekitar 10% kasus yang terjadi. Secarahistologi. (4) pasien yang dilakukan minimalprosedur seperti lobektomi. walaupun metastase sudah jauh. folikel terlihat.Keganasan ditandai dengan adanya kapsula dan invasi vaskuler Pengobatan dengan operasi dilakukan bila tumor dengan risiko tinggi dan tumorbilateral. (4) mengurangi untuk operasi kembali bila adakomplikasi. (3) prognosis jauh lebih baik. Bila karsinoma papiller bersifatminimal. Kurang dari 1%kasus. sehingga gejala dan tandadari penyakit ini adalah tirotoksikosis. . kanker ini jarang ditemukan adanyalimfadenopati servikal (sekitar 5%).Tidak seperti kanker tiroid papiller. Karsinoma ini biasanya ditemukan nodul yang soliter. Totaltiroidektomi dilakukan bila. Tidak biasa ada nyeri.Lobektomi diindikasikan bila. FNAB tidak dapat menjadi patokan apakah inikanker jinak yang dapat menjadi ganas atau malignansi. (2)mengeliminasi adanya kekambuhan.Karsinoma folikuler biasanya lesi soliter yang dilapisi oleh kapsul. (2) untuk terjadi kekambuhan itu kecilkemungkinannya. kecuali sudah sampai metastasis. dengan total atau hampir total tiroidektomi. karsinoma folikuler dapat menjadi hiperfungsional. (1) total tiroidektomi risiko komplikasi lebih tinggidibandingkan dengan lobektomi. prognosisnya akan bagus. (3) mengurangi 1% risiko untuk menjadi kankertiroid undifferentiated atau anaplastik. Tumorfolikel besar (> 4 cm) pada lelaki usia tua biasanya merupakan suatu keganasan ataumalignansi. maka dapat dilakukan lobektomi tiroid unilateral dan isthmusektomi. namun lumen folikel sedikit yang mengandung koloid. diagnosiskanker preoperatif itu sulit ditegakkan.

Keganasan ditandai dengan adanya kapsula dan invasi vaskuler Pasien yang telah didiagnosa dengan karsinoma folikuler dengan FNABdilakukan lobektomi tiroid karena kurang lebih 80% pasien ini akan mengalamiadenoma jinak. Pasien dengankarsinoma meduler biasanya terdapat adanya masa pada leher dengan adanyalimfadenopati servikal (15-20%).Rasio wanita:lelaki sebesar 1. namun lumen folikel sedikit yang mengandung koloid. sehingga gejala dan tandadari penyakit ini adalah tirotoksikosis. Tumor meduler tiroid ini tidak hanya mensekresi kalsitonin dancarcinoembryogenic antigen (CEA). Wanita lebih banyak terkenadengan rasio wanita:laki-laki 3:1 dan rata-rata usia terkena karsinoma folikuler 50tahun. Secarahistologi. dimana karsinoma meduler ini biasanya berkembang. FNAB tidak dapat menjadi patokan apakah inikanker jinak yang dapat menjadi ganas atau malignansi. histaminadases. Sel ini ditemukan di superolateral dari lobustiroid. kecualibila sudah ada perdarahan di dalam nodul. walaupun metastase sudah jauh. dan goiter yang lama. Pemeriksaan frozensection intraoperatif tidak efektif dilakukan. diagnosiskanker preoperatif itu sulit ditegakkan. dengan riwayat nodulyang membesar dengan cepat. suatu polipeptida 32-asam-amino yang dapat membuat kadar serumkalsium rendah Kebanyakan karsinoma meduler ini terjadi secara sporadik. Tiroidektomi total dapatdilakukan apabila sudah didiagnosis kanker. kecuali sudah sampai metastasis. Karsinoma ini biasanya ditemukan nodul yang soliter. dan invasi lokal menimbulkan gejaladisfagi. ukurantumor lebih dari 4 cm. karsinoma folikuler dapat menjadi hiperfungsional.Karsinoma meduler . Metastasis jauh ke hepar. Oleh karena itu. folikel terlihat. Pasien yang sudah metastase dapat timbul gejala diare.Karsinoma folikuler biasanya lesi soliter yang dilapisi oleh kapsul. stadium tinggi. danmetastasis jauh. Kurang dari 1%kasus. Karsinoma Meduler Karsinoma meduler terjadi sekitar 5% dari semua kanker tiroid dan berkembangdari parafolikuler atau sel C tiroid. invasi ekstratiroidal. prostaglandin E2dan F 2 . tetapi juga peptide lainnya seperti calcitoningene-related peptide (CGRP). danserotonin. atau disfoni. namun apabila ada kapsula atau ada invasi vaskuler atau adanyalimfadenopati maka dapat dilakukan frozen-section. Nyeri lokal merupakan gambaran sering yangdidapatkan pada pasien dengan kanker ini. kebanyakan pasien berusia antara 50 dan 60tahun. kanker ini jarang ditemukan adanyalimfadenopati servikal (sekitar 5%). Tidak biasa ada nyeri.Mortalitas dari karsinoma folikuler ini kirakira sebesar 15% pada usia 10 tahundan 30% pada usia 20 tahun. tulang. dan paru biasanyaterjadi kemudian pada penyakit ini.5:1. dispnea. Beberapa ahli bedah merekomendasikan untuk dilakukannya totaltiroidektomi pada pasien yang lebih tua dengan lesi lebih dari 4 cm karena berisikountuk terkena kanker (50%). Sel C ini menghasilkankalsitonin.Tidak seperti kanker tiroid papiller.Karsinoma Folikuler Karsinoma folikuler sekitar 10% kasus yang terjadi. Tumorfolikel besar (> 4 cm) pada lelaki usia tua biasanya merupakan suatu keganasan ataumalignansi. Prognosis buruk bila usia lebih dari 50 tahun. invasi ke vaskuler.

yang merupakan suatu lesi premalignansi. Pasien dengan tumor lebih dari 1. karena lebih dari 60% pasien ini sudah metastase ke nodus. Adanya amiloid inimerupakan suatu temuan diagnosis. namun immunohistochemistry untuk kalsitoninlebih umum dipakai sebagai penanda tumor (tumor marker). namun CEA merupakan prediksi yang bagus untuk menentukan prognosis.Untuk menentukan stadium dapat digunakan klasifikasi sistem TNM sepertikarsinoma papiller dan folikuler. Kalsitonin merupakan penanda tumor yang lebihsensitif. ipsilateral atau bilateral.dapat unilateral (80%) pada pasien dengan penyakit sporadik.tumor terdiri dari sel-sel neoplastik infiltrate yang dipisahkan oleh kolagen danamiloid. Diagnosis untuk menentukan karsinoma meduler ini dengan anamnesis.Tiroidektomi total merupakan pilihan terapi untuk karsinoma meduler karenainsidennya tinggi terhadap multisenter. dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yangditemukan adalah meningkatnya serum kalsitonin atau CEA.dan multisenter pada kasus keluarga.Dan sekitar 30% juga bermetastasis ke nodus kontralateral. Riwayat penyakit keluarga penting untuk ditanyakanmengingat sekitat 25% pasien karsinoma meduler memiliki riwayat keluarga yangterkena penyakit yang sama.5 cm harusnya dilakukan diseksi leher radikalmodifikasi profilaksis.pemeriksaan fisik. Pada pasien dengan nodus servikal yang terpalpasi atau nodus di tengahleher. diseksi leher radikal modifikasi direkomendasikan. dan dilakukan FNAsitologi pada masa tiroid. dan terapi I biasanya tidak efektif. Secara mikroskopik. Riwayat keluarga dapat berhubungan denganhiperplasia sel C. . lebih agresif. Sel tampak poligonal atau seperti berbentuk spindle.

Karsinoma Anaplastik Dari semua keganasan tiroid. yang mana pembesarannya cepat dan dapat bersifat nyeri.Kombinasi terapi radioaktif dengan kemoterapi sebagai terapi adjuvant. masa di leher yang lama. Gejala yang biasanyamuncul seperti. sel berbentuk spindle. disfoni. Karakteristik pasiennya yaitu. maka dapat dilakukan tiroidektomi.Tumor ini adalah salah satu keganasan tiroid. ataumembesar. Secara mikroskopik. disfagia. Bilakarsinoma anaplastik dapat direseksi. sekitar 1% merupakan karsinoma anaplastik diAmerika Serikat.Pengobatan pada karsinoma anaplastik ini kebanyakan mengecewakan. Nodus limfebiasanya terpalpasi.Tumor berukuran besar dan terfiksir pada organ-organ sekitar. Perempuan lebih banyak terkena dan kebanyakan tumor terjadi padadekade 7 dan 8 usia kehidupan. Trakeostomi dapat dilakukan apabila ada obstruksi saluran napas . dengan 6 bulan bertahan hidup. sel yang bermultinukleasi. poligonal. dan dispnea.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->