BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam suatu industri terdapat satu atau beberapa tahap proses pengolahan produk hasil pertanian. Diantaranya adalah proses pengecilan ukuran, pemisahan, pencampuran, pengeringan dan proses-proses lainnya. Dengan perkembangan teknologi, proses pengolahan produk hasil pertanian seperti pengecilan ukuran, pemisahan, pencampuran dan proses lainnya dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan industri dengan demikian efisiensinya dapat ditingkatkan dalam hal tenaga kerja maupun biaya produksi lainnya. Proses penacampuran atau yang biasa kita kenal dengan mixing bertujuan untuk menggabungkan bahan menjadi suatu campuran yang menyebar secara sempurna. Secara fisik bahan – bahan yang ada dialam terdiri dari berbagai bentuk dan fase, oleh karena itu proses pencampuranpun terdiri dari berbagai variasi sesuai dengan jenis bahan yang akan dicampur. Jenis atau bentuk bahan yang akan dicampur menentukan jenis blade atau impeler yang akan digunakan. Ada bermacam-macam blade dengan bentuk yang beragam sesuai bentuk bahan. Pengadukan bahan cair pada umumnya dilakukan dalam suatu bejana, biasa berbentuk silinder yang memiliki sumbu vertikal. Bagian atas dari bejana dapat terbuka terhadap udara atau boleh juga ditutup. Selain dari bentuk bejana tersebut, perlu ditambahkan perlengkapan-perlengkapan yang mendukung proses pengadukan, seperti impeler dimana Ada bermacam-macam impler dengan bentuk yang beraneka ragam sesuai dengan pola pengadukan yang dibutuhkan. B. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah mempelajari peralatan pencampur yaitu , mengetahui bagian – bagiannya, mengetahui fungsi dan spesifikasi peralatan pencampur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful