‫بسم اهلل الرحمن الرحيم‬

A. LATAR BELAKANG MASALAH Pada dasarnya, kita sebagai manusia, tidak tahu apa-apa. Kita lahir atau dilahirkan dalam kondisi nol dari pengetahuan. Sesuai dengan Firman Allah dalam Al-quran

‫األية‬............‫واهلل أخرجكم من بطون أمهاتكم التعلمون شيئا‬
Artinya: Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak tahu. (QS: An-Nahlu: 78) Dalam ayat ayat ini dijelaskan bahwa kita dilahirkan dalam kondisi tidak tahu apaapa. Kemudian, karena kondisi kita tiak tahu, Allah memerintahkan kita belajar atau mencari ilmu. Secara implisit, dalam Al-Quran tidak ada teks jelas (Nash Sharih) yang memerintahkan kita secara langsung untuk mencari ilmu. Namun kalau kita teliti secara seksama, kita akan menemukan beberapa ayat yang sangat menganjurkan kita untuk mencari ilmu. Salah satu dari beberapa ayat yang menganjurkan mencari Ilmu, seperti:

‫األية‬....... ‫يرفع اهلل الذين أمنوا منكم والذين أوتواالعلم درجات‬
Artinya: Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang ysng beriman dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (QS: Al-Mujadalah: 11) Menurut Ibnu Abbas: Ulama berada seratus derajat di atas orang-orang Mu‟min, dan di antara dua derajat seratus tahun1

‫……األية‬.‫شهد اهلل أنو الإلو إالىو واملالئكة وأولوالعلم قائما بالقسط‬
Artinya: Allah menyatakan bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu( juga menyatakan yang demikian itu). (QS: Ali Imran: 18)

1

Badruddin, Tadzkiratussami‟ wal Mutakallim fi Adabil „Alim wal Muta‟allim,(Darul Kutubil Ilmiyah, Tanpa Tahun). Hal. 5

1

(QS: An-Nisa‟: 09) Dan juga dalam Hadits Nabi dijelaskan: ‫ رواه الرتمذي‬. tentunya kewajiban ini tidak hanya pada seorang ‫( طالب العلم‬orang yang mencari Ilmu).2 Adapun Hadits Nabi yang menjelaskan tentang kewajiban mencari Ilmu. (Jombang: Atturatsul Islami. dan orang yang mencari ilmu dimohonkan ampun oleh segala sesuatu sampai ikan yang ada di air. tanpa tahun). Rasulullah bersabda: 2 3 Ibid Hasyim Asy‟ari. baik laki-laki atau perempuan. seperti Dalam Hadits: ‫ وطالب العلم يستغفر لو كل شيئ حىت احلوت يف البحر‬.Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang berilmu berada pada urutan ketiga setelah Allah dan Malaikat yang menyatakan kesaan Allah. maka terjadi proses Ta‟lim dan Ta‟allum di dalamnya. tentang kewajiban mencari Ilmu. (HR: Turmudzi) Dan dalam Hadits lain. yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. 14 2 .3 Dari dalil-dalil di atas. Hal.‫من سئل عن علم فكتمو أجلم بلجام من نار‬ Artinya: Barang siapa ditanya tentang ilmu kemudian dia menyimpannya.‫طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة‬ Artinya: mencari ilmu adalah wajib bagi orang Islam. kewajiban ini juga mencakup pada seorang ‫( العالم‬orang yang punya ilmu) untuk mentransformasikan ilmunya pada Thalib al-ilmi sebagai penerus dari ilmu yang ia miliki. maka dia akan dikekang dengan tali kekang neraka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. Adabul „Alim wal Muta‟allim. Sehingga dari transformasi Ilmu dari seorang „Alim pada Muta‟allim ini. Dalam al-Quran dijelaskan: ‫كوا من خلفهم ذرية ضعافا خافواعليهم فليتقوااهلل وليقولوا قوالسديدا‬ ‫وليخش الذين لو تر‬ Artinya: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah.

Karena orang yang hanya berilmu dan tidak mendapatkan Hidayah dari-Nya. (Jombang: Atturatsul Islami. 5 3 .‫الناس كلهم موتى إال العاملون‬ ‫على خطرعظيم‬ Artinya: Manusi semua mati kecuali mereka yang Alim. maka ilmu sudah tidak bermanfaat bagi pemiliknya. maka dia bukan semakin dekat dengan Allah akan tetapi malah semakin jauh dari-Nya.‫مل يزدد ىدى مل يزدد من اهلل إال بعدا‬ ‫من ازداد علما و‬ Dengan ini (ilmu yang tidak diamalkan dan hanya membuat orang yang punya semakin jauh dari Allah). dan mereka yang alim akan hancur kecuali mereka yang mengamalkan terhadap Ilmunya. tanpa adanya pengamalan. Artinya: Yang dimaksud ‫ العامل‬adalah orang yang berfikir tentang Allah dan mengamalkan taat kepada-Nya dan menjauhi kemarahn-Nya 5 Untuk dapat mengamalkan semua ilmu yang kita miliki. ilmu tidak akan berguna apa-apa pada seseorang. dan orang yang mengamalkan Ilmunya akan tenggelam kecuali mereka yang ikhlash dan mereka yang Ikhlash dalam bahaya yang besar. kita juga harus dapat hidayah dari Allah SWT.‫ والعاملون كلهم ىلكى إال العاملون‬.(Darul Kutubil Ilmiyah. tanpa tahun). bahwa Nabi membaca ayat ini dan Beliau bersabda: ‫العامل من عقل عن اهلل فعمل بطاعتو‬ ‫واجتنب سخطو‬. 15 Catatan kaki dari kitab Tadzkiratussami‟ wal Mutakallim fi Adabil „Alim wal Muta‟allim . Hal. Dalam Hadits Rasulullah bersabda: .‫تعلموا العلم وعلّموه الناس‬ Artinya: pelajarilah Ilmu dan ajarkanlah pada manusia4 Tujuan yang sangat penting dari mencari Ilmu adalah pengamalan dari Ilmu itu sendiri. Tanpa Tahun). Dan juga seperti yang diriwayatkan oleh Jabir Ibnu Abdillah tentang ayat ‫وما يعقلها إال‬ ‫ العلمون‬. Hal. 4 5 Hasyim Asy‟ari. Adabul „Alim wal Muta‟allim. Dalam hal ini Rasulullah memperingatkan pada kita: ‫ والعاملون كلهم غرقى إال املخلصون واملخلصون‬.

yang harus dilakukan oleh seorang Muta‟allim sebagai orang yang menerima ilmu dan „Alim sebagai orang yang memberikan ilmu saat proses ta‟lim dan ta‟allum. Ada banyak cara dan etika. harus tunduk dan tidak boleh bertanya apa-apa pada Nabi Khadir sampai Nabi Khadir menjelaskannya. mereka semua bukan orang yang tidak berilmu. namun kelakuannya tidak mencerminkan bahwa dia berilmu. maka janganlah kamu menanyakan tentang sesuatu apapun. Seorang Ibnu Abbas tidak segan-segan membawakan kendaraan Zaid Bin Tsabit. Tanpa Tahun). Kita tahu para pejabat yang koruptor. Namun contoh atau tamtsil tentang keharusan tunduk dan patuh ini bisa kita lihat dalam beberapa ayat dalam al-quran. Nabi Isa sebagai sorang Rasul. (QS: Al-Kahfi: 71)6 Begitu juga pada masa Sahabat. sampai aku sendiri menerangkan kepadamu”. 88 7 Badruddin. agar ilmu bermanfaat. karena ilmu dapat diperoleh lewat proses belajar. 87 4 . dalam kisah nabi Isa dan Nabi Khadir.Ilmu sebagai sesuatu yang mulya. (Darul Kutubil Ilmiyah. 6 Badruddin. dimana tidak ada pangkat yang lebih tinggi lagi selain kerasulan.juga harus dengan cara yang mulya. Hal. Padahal Beliau adalah salah satu dari para pembesar Sahabat. tadak membuat orang itu menjadi baik. kemudian Beliau berkata: “Beginilah caranya kita diperintahkan untuk memperlakukan Ulama”7 Dewasa ini. Cit. Beberapa ulama sudah banyak yang menjelaskan tentang etika dan adab saat mecari dan mengajarkan ilmu. sering kita temukan orang-orang yang sudah beilmu pengetahuan namun dari ilmu yang dia miliki. Hal. Salah satunya. tentunya dalam proses untuk mendapatkannyadalam hal ini ketika proeses belajar mengajar. Op. agar ilmu yang didapat bermanfaat pada yang punya dan dapat mendekatkannya pada Allah. Tadzkiratussami‟ wal Mutakallimfi Adabil „Alim wal Muta‟allim. Sebagai salah satu contoh dari etika saat mencari ilmu. seorang Muta‟allim harus tunduk dan patuh pada gurunya. Dalam al-quran perintah langsung untuk menghormati guru mungkin tidak kita temukan. Allah berfirman: ‫قال فإن اتبعتين فالتسئلين عن شيئ حىت أحدث لك منو ذكرا‬ Artinya: Dia berkata: “ Jika kamu mengikutiku.

Berkaitan dengan hal ini.(Darul Fikri: 1993). pada ilmu dan pada muridnya. Tidak jarang kita dengar ada mahasiswa mendemo dosennya. Hal. dan seorang „Alim. Mukhtashor Ihya‟ „Ulumiddin.(Surabaya: Tanpa tahun. Padahal rasulullah sudah memperingatkan: ‫أشدالناس عذابا يوم القيامة عامل الينفعو اهلل بعلمو‬ Artinya: Manusia yang paling sangat siksanya nanti pada hari kiamat adalah orang alim yang ilmunya tidak manfaat. 16 Al-Ghazali. Mereka tidak dapat mengambil manfaat dari ilmunya. Mungkin inilah yang menurut Imam Ghazali dikatakan ‫علماء السوء‬.Dan kalau kita lihat pelaksanaan pendidikan di sekitar kita akhir-akhir ini. karena sebuah kesalahan yang memang sudah seharusnya dikerasi. Mereka sudah keluar dari kondisi mereka sebagai orang yang alim. Ta‟limul Muta‟allim. “‫” أداب العالم والمتعلم فيما يحتاج اليه المتعلم في احوال تعلمه ومايتوقف المعلم في مقامات تعليمه‬ Menerangkan secara rinci. tentang etika dan hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang Muta‟allim. Sering kita temukan kasus seorang murid yang melaporkan gurunya melakukan kekerasan. KH. Padahal Imam Ali ra. Hal.8 Dan juga. baik etika pada dirinya. orang-orang alim (orang yang berilmu) sekarang sudah banyak yang menyimpang. semua sudah menjauh dari norma-norma yang sudah digariskan oleh agama lewat para ulama salfusshalih. hanya karena sebuah kesalahan yang kadang memang tidak disengaja. namun tetap mereka lakukan. 8 9 Azzarnuji. kalau dia mau memerdekakanku (silahkan)”. Kalau dia mau menjualku (silahkan). Nurul Huda). 27 5 . 9 Dapat disimpulkan dari uraian di atas. Tidak jarang juga oranng alim sekarang menjual akhirat demi kepentingan dinia. baik etika pada ilmu yang dicari atau pada guru yang mengajarkan ilmu. Hasyim Asy‟ari dalam salah satu karya Beliau. Tidak jarang kita temukan seorang kiayi yang sudah tahu bahwa ini haram. ada etika dan norma-norma yang harus diikuti saat proses Ta‟lim dan Ta‟allum baik oleh Muta‟allim sebagai orang yang mencari Ilmu dan oleh seorang Alim sebagai orang yang sudah berilmu. bahwa agar ilmu bermanfaat. Berkata: “Aku adalah hamba sahaya dari orang yang telah mengajariku satu huruf.

Untuk mengetahui konsep Pembelajaran menurut KH.10 Adapun manfaat dan kegunaan dari kajian ini adalah: 10 Sugiyono. sebagi bahan kajian dalam Skripsi. maka tujuan yang ingin dicapai dalam kajian ini adalah: 1. Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta’allim D. Memahami Penelitian Kualitatif. Apa Esensi Etika Pembelajaran menurut Syaikh Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta’allim 2. B. memprediksikan dan mengendalikan suatu gejala. Bila peneliti kualitatif dapat menemukan teori. 2010) Hal. Tujuan Kajian Berangkat dari rumusan masalah di atas. maka akan berguna untuk menjelaskan. Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta’allim 2. namun juga tidak menolak manfaat prktisnya untuk memecahkan masalah. manfaat penelitian lebih bersifat teoritis.Berangkat dari latar belakang permasalahan di atas inilah. Hasyim Asy’ari (Telaah terhadap Kitab Adabul Alim wal Muta’allim”. penulis tertarik untuk mengkaji secara teoritis. Bagaimana Konsep Pembelajaran menurut Syaikh Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta’allim C. Manfaat Kajian Setiap Penelitian diharapkan memiliki manfaat. tentang konsep Etika Pembelajaran menurut KH. perlu penulis rumuskan beberapa rumusan masalah yang akan menjadi bahan pembahasan. Untuk mengetahui Esensi Etika Pembelajaran menurut KH. yaitu: 1. Rumusan Masalah Untuk memudahkan dalam kajian ini. Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta‟allim fi Ma Yahtaju ilaihil Muta‟allimu fi Ahwali Ta‟allumihi wa Ma Yatawaqqafu „alaihil Mu‟allimu fi Maqamaati Ta‟limihi dengan mengambil judul : “Etika Pembelajaran menurut KH. Untuk penelitian kualitatif. (Bandung: Alfabeta. yaitu untuk pengembangan ilmu. Manfaat tersebut bisa bersifat teoritis dan praktis. 143 6 .

Riwayat Hidup Nama lengkapnya adalah Muhammad Hasyim ibn Asya‟ari ibn „Abd. khususnya yang ada di pulau 11 12 Hasyim Asy‟ari. Rahman yang dikenal dengan nama Jaka Tingkir. 03 Ibid. di antaranya Pengeran Bona ibn Abd.1. Pada Kampus: untuk menambah dan memberikan kontribusi keilmuan dalam khazanah pendidikan Islam dan sebagai salah satu bahan rujukan pada teman-teman mahasiswa di STAI Al-Khairat 3. 13 Latiful Khuluq. Biografi K. Biografi Syaikh Hasyim Asy‟ari a. (Yogyakarta: LKiS.12 b. baik pada guru atau pada murid yang ada dalam Kitab Adabul Alim wal Muta‟allim 2. Karena perang dan prestasi yang dicapainya ia mempunyai banyak gelar. Pada penulis: untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang bagaimana Etika dalam proses Belajar Mengajar. Beliau wafat pada tanggal 25 Juli 1947 pukul 03:45 dini hari bertepatan dengan tanggal 7 Ramadhan 1366 pada usia 77 tahun. Sultan Hadi Wijaya ibn „Abdullah ibn „Abd. bertepatan dengan tanggal 14 Pebruari 1871 M.. Riwayat Pendidikan beliau dimulai dari mempelajari ilmu-ilmu Al-Quran dan dasar-dasar ilmu agama pada orang tuanya sendiri. Pada Aktivis Pendidikan: untuk memberi penyadaran tentang pentingnya beretika yang baik dalam proses Ta‟lim dan Ta‟allum E. ayah dari Raden „Ainul Yaqin atau lebih dikenal dengan Sunan Giri11 Ia lahir di desa Gedang. Riwayat Pendidikan Karena ia lahir di lingkungan Pesantren. Fajar Kabangunan Ulam. Adabul „Alim wal Muta‟allim. Hasyim Asy‟ari. Hal. sebuah desa di sebelah utara Kota Jombang pada hari Selasa tanggal 24 Dzul Qa‟dah 1287 H. Halim. Fattah ibn Maulana Ishaq.H. ayah beliau adalah pendiri Pesantren di Jombang13. tanpa tahun). (Jombang: Atturatsul Islami. Wahid ibn „Abd. Tinjauan Pustaka 1. 2001)Hal. 14 7 . Aziz ibn „Abd. Setelah itu ia melenjutkan pendidikannya pada beberapa pada berbagai pondok pesantren.

Risalah untuk memperkuat pegangan atas madzhab empat. Dan setelah selang empat puluh hari dari wafat istrinya. ia bersama adik kandungnya yang bernama Anis berangkat lagi ke Mekah untuk menuntut ilmu di sana. Karya-karya Beliau Di tengah-tengah kesibukan Beliau sebagai pipmpinan Pondok Pesantren dan Pimpinan Organisasi besar NU. Mukaddimah al-Qanun al-Asasy Li Jam’iyyah Nahdhatul Ulama. pergi ke Mekah untuh menuntut ilmu. tepatnya pada tahun 1892. Kiai Ya‟qub. putranya. Pembukaan undang-undang dasar (landasan pokok) organisasi Nahdhatul Ulama‟ (1971 M). 14 Pada tahun berikutnya. Siwalan Buduran. 16 d. Khadijah meninggal dunia. 15 c. seperti Pondok Pesantren Shona. 2. 3. Mendirikan Pesantren Mendirikan Organisasi. Peran Beliau dalam Bidang Pendidikan Banyak aktivitas yang dilakukan Syaikh Hasyim Asy‟ari dalam hubunygannya dengan bidang pendidikan Islam. Aktivitas Beliau tersebut antara lain: Mengajar. istrinya melahirkan seorang putra dan diberi nama Abdullah. yaitu tahun 1983. bahaya dan pentingnya interaksi sosial (1360H). Demangan. 114 15 16 Ibid Ibid 8 . 2005) Ha. dan Sidoarjo. Di antaranya: 1. Di usia 21 tahun. gagasan dan ide-ide beliau yang tertuang dalam beberpa karya Beliau. berjuang melawan Belanda. Toko-tokoh Pembaruab Pendidikan Islam di Indonesia. dan aktif di masyumi. (Jakarta: Rajawli Pers. Bangkalan. ia bersama istri dan mertuanya. Al-Tibyan fi al-Nahy ‘an Muqatha’ah al-Arham wa al-Aqarib wa alIkhwan. Berisi tentang tata cara menjalin silaturrahim. Beliau juga banyak menyumbangkan pemikiran. Akan tetapi beberapa seteah melahirkan istrinya.jawa. 14 Abuddin Nata. Akhirnya ia bersama mertuanya pulang ke Indonesia. Tuban. Abdullah juga meninggal dunia. Langitan. Namun ketika baru tujuh tahun di Mekah. Risalah fi Ta’kid al-Akhdz bi Madzhab al-A’immah al-Arba’ah.

9. 12. diterbitkan oleh percetakan Menara Kudus. Al-Nur al-Mubin fi Mahabbah Sayyid al-Mursalin (Cahaya pada Rasul). rukun. Berisi 40 hadis Nabi yang terkait dengan dasar-dasar pembentukan Nahdhatul Ulama‟. 10. Risalah Ahl Sunnah Wal Jama‟ah tentang hadis-hadis yang menjelaskan kematian. berisi kajian tauhid. Cahayanya lampu yang benderang menerangkan hukum-hukum nikah. 7. syariat. thariqah. At-Tanbihat al-Wajibat liman Yashna’ al-Maulid bi al-Munkarat. ditulis tahun 1346 H. Berisi tata cara nikah secara syar‟i. Dhau’ul Misbah fi Bayan Ahkam al-Nikah. Tahun 1970-an kitab ini diterjemahkan oleh KH Tholhah Mansoer atas perintah KH M Yusuf Hasyim. 6. serta menjelaskan sunnah dan bid‟ah. Mawaidz (Beberapa Nasihat). Peringatan-peringatan wajib bagi penyelenggara kegiatan maulid yang dicampuri dengan kemungkaran. Risalah Ahli Sunnah Wal Jama’ah fi Hadits al-Mauta wa Syarat asSa’ah wa Bayan Mafhum al-Sunnah wa al-Bid’ah. 13. pernah dicetak oleh Maktabah an-Nabhaniyah al-Kubra Surabaya. Berbahasa Jawa. Arba’in Haditsan Tata’allaq bi Mabadi’ Jam’lyah Nahdhatul Ulama’. hukum-hukum.4. Ad-Durrah al Muntasyiroh Fi Masail Tis’a ‘Asyarah. Menerangkan tentang tashawuf. tahun 1355 H. 11. Ziyadat Ta’liqat a’la Mandzumah as-Syekh ‘Abdullah bin Yasin alFasuruani. Ditulis dengan bahasa Jawa. Mutiara yang memancar dalam menerangkan 19 masalah. Al-Risalah fi al-’Aqaid. Al-Risalah fi at-Tasawwuf. dan haqiqat. 5. Berisi tentang fatwa dan peringatan bagi umat (1935). 9 . Berisi polemik antara Kiai Hasyim dan Syeikh Abdullah bin Yasir. Catatan seputar nazam Syeikh Abdullah bin Yasin Pasuruan. syarat. penjelasan tentang ma‟rifat. bekerja sama dengan percetakan Musthafa al-Babi al-Halabi Mesir tahun 1356 H/1937 M. tandatanda hari kiamat. 8. dan hak-hak dalam perkawinan.

merupakan resume dari Adab al-Mu‟allim karya Syekh Muhammad bin Sahnun (w. Cet. Berisi tentang etika bagi para pelajar dan pendidik.com Achmad Charrs Zubair. Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin. 19 17 18 19 republika online---posted by: pkspiyungan. berasal dari kata Yunani “Ethos”. IV. Ta‟lim al-Muta‟allim fi Thariq at-Ta‟allum karya Syeikh Burhanuddin al-Zarnuji (w. Tinjauan tentang Etika Pembelajaran Pengertian Etika (Etimologik). (Jakarta: Balai Pustaka.14. 1995) Hal. Selain kitab-kitab tersebut di atas. Tatakrama pengajar dan pelajar. yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup. 2. yang dianut suatu golongan atau masyarakat. 18 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Al-Qala‟id fi Bayan ma Yajib min al-Aqa‟id 4. yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”. dan Tadzkirat al-Saml wa al-Mutakallim fi Adab al-„Alim wa al-Muta‟allim karya Syeikh Ibn Jama‟ah. yang berarti watak kesusilaan atau adat. 1990) Hal. Hasyiyah „ala Fath ar-Rahman bi Syarh Risalah al-Wali Ruslan li yeikh al-Islam Zakariya al-Anshari. 13 Tim Penyusun Kamus. terdapat beberapa naskah manuskrip karya KH Hasyim Asy'ari yang hingga kini belum diterbitkan. Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq).blogspot.591 H). Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim fima Yahtaju ilaih al-Muta’allim fi Ahwal Ta’limih wama Yatawaqqaf ‘alaih al-Muallim fi Maqat Ta’limih. Tamyiz al-Haqq min al-Bathil 6. Manasik Shughra17 2.Ar-Risalahat-Tawhidiyah 3. al-Jasus fi Ahkam al-Nuqus 7. Al-Risalah al-Jama‟ah 5. nilai mengenai nilai benar dan salah. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq. 271 10 . Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kuliah Etika. Yaitu: 1.256 H/871 M). (Jakarta: Rajawali Pers.

com/pengertian_definisi_pembelajaran_menurut_para_ahli_info507. menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang seharusnya diperbuat. (Jakarta: Rajawali Pers.. etika guru pada muridnya. Sesuai dengan judulnya. menerangkan apa yang harus dilakukan oleh manusia. serta berusaha mempelajari nila-nilai dan merupakan juga pengetahuan tentang nilai-nilai itu sendiri. Kesusilaan tentang baik buruk. baik etika murid pada gurunya. sebagaimana dikutip oleh Achmad Charris Zubair menggartikan Etika dengan: “Ilmu yang mempelajari segala soal kebaikan (dan keburukan) di dalam hidup manusia semuanya. Akhlaq Tasawuf (2010). Tinjauan tentang kitab Adabul „Alim wal Muta‟allim Kitab Adabul „Alim wal Muta‟allim adalah salah satu dari sekian banyak karya KH.Adapun menurut para pakar terdapat perbedaan dalam mengartikan dan mendefinisikan Etika. 22 Achmad Charrs Zubair. mengutip dari Ahmad Amin mengartikan Etika sebagai: Ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk. 20 Sementara itu. dalam salah satu bukunya.cit. etika murid pada dirinya sendiri. tetap menurut Abudin Nata yang dikutip dari Soegarda Poerbakawatja mengartikan Etika sebagai Filsafat Ilmu. Akhlaq Tasawuf. Hal. Pembelajaran menurut Munif Chatib adalah proses transfer ilmu dua arah. sampai mengenai tujuannya yang dapat merupakan perbuatan”22 Sementara itu. Hasyim „Asy‟ari. 15 23 http://carapedia. kitab ini mengupas tuntas tentang semua Etika dan Adab dalam Proses Ta‟lim dan Ta‟allum. teristimewa yang mengenai gerak-gerik fikiran dan rasa yang dapat merupakan pertimbangan dan perasaan. Abudin Nata. etika murid pada kitabnya atau etika guru pada dirinya. 21 Ki Hajar Dewantara. 2010) Hal. 90 Ibid.html 11 . Kitab 20 21 Abuddin Nata. antara guru sebagai pemberi informasi dan siswa sebagai penerima informasi adalah Kalau menurut Achjar Chalil Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar 23 3. op.

Bab keempat :Menjelaskan beberapa Etika Murid terhadap pelajaran dan teman belajarnya. Ulama. Pada Bab ini dijelaskan tentang Dalil-dalil yang menjelaskan keutamaan Ilmu. Sebagai gambaran dari kitab ini. Oleh cucu pengarangnya. mengajar dan belajar Bab kedua :Menjelaskan beberapa Etika Muta‟allim pada dirinya sendiri. Bab ketiga :Menjelaskan beberapa Etika Murid pada gurunya. Muhammad „Isham Hadziq. dan pada setiap Babnya terdiri dari beberapa macam penjelasan tentang Etika dalam Ta‟lim dan Ta‟allum. ulama dan keutaman mengajar dan belajar. Pada Bab ini terdapat tiga belas macam etika Bab kelima :Menjelaskan Etika seorang „Alim pada dirinya sendiri. Bab kedelapan :Menjelaskan beberpa Etika terhadap kitab. Pada Bab ini terdapat empat belas macam etika. Bab ketujuh :Menjelaskan beberapa Etika seorang „Alim pada muridnya. Hasyim „Asy‟ari sebagai pengarang. Pada Bab ini terdapat dua belas macam etika. Pada bab ini ada dua puluh macam Etika. 12 . Kitab ini oleh pengarangnya dibagi menjadi delapan Bab dan ada satu Fashal setelah Bab pertama. Pada bab ini tidak dijelaskan tentang macam-macam etikanya.ini selesai dikarang oleh beliau pada Ahad pagi tanggal 22 Jumadits Tsaniyah tahun1343 H. Pada Bab ini terdapat lima macam etika. penulis perlu menuliskan beberapa bab dari kitab Adabul „Alim wal Muta‟allim. Bab keenam :Menjelaskan beberapa Etika seorang „Alim pada pelajarannya. Bab Pertama :Tentang keutamaan Ilmu. Pada Bab ini terdapat sepuluh macam Etika. pada awal kitab ini ditambah sedikit Biografi dari KH. kitab ini disusun dengan sistematis.

2007) Hal. Karena dua bab ini menurut penulis adalah hal sangat penting dalam kaitannya dengan Etika dalam Proses Belajar Mengajar. Kitab Tadzkiratussami‟ wal Mutakallim fi Adabil „Alim wal Muta‟allim karya Syaikh Badruddin. yaitu studi literature dari berbagai rujukan seperti buku. dalam kajian ini penulis hanya akan membahas dua Bab saja dari delapan Bab yang ada. tentu saja penulis menggunakan penelitian pustaka. Ph. Isi dari studi kepustakaan ini dapat berbentuk kajian teoritis yang pembahasannya hanya difokuskan pada informasi di sekitar permasalahan yang akan di teliti atau di pecahkan melalui penelitian tersebut. dilampirkan beberap komentar para ulama tentang Kitab ini. b. karena keterbatasan waktu. Sukardi. Tokoh-tokoh pembaruan Pendidikan Islam di Indonesi karya Abuddin Nata. Menurut Prof. yang akan dijadikan rujukan. 24 2. primer dan sekunder. Sumber Data Ada dua macam sumber data yang penulis gunakan dalam kajian ini. Ta‟limul Muta‟allim karya Syaikh Azzarnuji. Sumber data Primer: Adapun sumber data Primer dalam kajian ini adalah: Kitab Adabul „Alim wal Muta‟allim karya Syaikh Hasyim „Asy‟ari. Namun. Metode Kajian 1. Pendekatan ini penulis lakukan mengingat obyek atau fokus yang dikaji adalah suatu konseptual. a. 38 13 .Pada bagian akhir kitab ini. Inilah beberpa Bab yang ada dalam kitab Adabul „Alim wal Muta‟allim. Sumber Data sekunder: Adapun data Sekunder dari kajian ini adalah: Mukhtashar Ihya‟ „Ulumiddin karya Imam al-Ghazali. Metode Penelitian Pendidikan Kompetensi dan raktiknya. (Jakarta: Bumi Aksara. D. Pendekatan dan jenis kajian Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan kualitatif. F. inseklopedi dan lain sebagainya. 24 Sukardi. makalah. yaitu Bab tiga dan Bab tujuh sebagai bahan kajian dalam Skripsi ini.

3. Metode Penelitian Kualitatif. majalah ilmiah dan sebagainya. Suharsimi Arikunto. sedangkan tehnik dokomenter Menurut Prof. akan tetapi hal itu tidak bisa diabaikan. Dokumen tidak sukar diperoleh. buku. karena mempunyai alasan-alasan yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai barikut: Dokumen digunakan karena merupakan sumber yang stabil. agenda. prasasasti.. Berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian. Revisi (Bandung: Remaja Rosdakarya. dan sebagainya. notulen rapat. Moleong. 159 26 Suharsimi Arikunto. 25 Lexi J. tehnik dokumenter digunakan untuk keperluan penelitian. lexy J. Prosedur Penelitian. (Jakarta: Rineka Cipta. 2006). Suatu Pendekatan Praktik. Juga berguna dan sesuai dengan penelitian kualitatif karena sifatnya yang ilmiah. dan mendorong. 25 Tehnik sumber tertulis adalah merupakan sumber yang berbentuk buku. Ed.2005) Hal. b. Teknik pengumpulan data Dalam pengumpulan data penulis menggunakan tehnik sumber tertulis dan tehnik dokumenter. 231 14 . Revesi VI. Dr. surat kabar. lahir dan berada dalam konteks. transkrip. kaya.26 Menurut Guba dan Lincoln. karena tehnik sumber tertulis dan dokomenter merupakan suatu tehnik dengan cara memanfaatkan sebanyak-banyaknya buku-buku atau literature yang sudah ada sebelumnya dan bisa dipertanggung jawabkan. akan tetapi harus mencari dan ditemukan. legger. c. A. Moleong. M. Dr. sesuai dengan konteks. dikatakan bahwa sumber data selain kata-kata dan tindakan merupakan sumber data kedua. Walaupun menurut Prof. majalah. a.Ed. Tehnik sumber tertulis dan tehnik documenter merupakan dua tehnik yang sangat berkaitan satu sama lain. Hal. adalah metode yang tak kalah penting dibanding metode-metode yang lain yaitu dengan cara mencari data-data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan.

Moleong. ( Jakarta: Rajawali Pers. puisi. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. melainkan jug aide. gambar (misalnya film. surat kabar. foto. dalam penelitian kualitatif. tema. pesan. Cit. maupun symbol-simbol yang terdapat dalam teks.d. teknik analisis data lebih banyak dilakukan bersamaan dengan pengumpulan datanya. 165 15 . 28 Pada penulisan kajian ini. Hasyim „Asy‟ari b. arti. 30 Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah. Dokumen juga tidak reaktif sehingga sukar ditemukan dengan tehnik kajian isi. 147 Ibid. Op. 30 G. penulis menggunakan dua metode analisis data sebagaimana berikut: a. 217 Sugiono. Metode Content Analysis Kontent Analysis adalah suatu teknik untuk menganalisis isi dari sebuah teks. lukisan). majalah. surat resmi. baik dalam bentuk tulisan )seperti buku.2005) Hal. Analisis data Menurut Prof. iklan. 29 Metode ini akan penulis pergunakan untuk memperoleh gambaran umum tentang suatu obyek penelitian. Hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tubuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki. Etika 27 28 29 Lexi J.27 4. e. Pengertian “isi dari teks” di sini bukan hanya tulisan atau gambar saja. (Jakarta: Alfabeta. Sugiyono. Definisi Istilah 1. Hal. dalam hal ini tentang Etika Pembelajaran menurut KH. Metode Deskriptif Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau bersifat menyeluruh. 2011) Hal. Dr. atau pidato. lirik lagu. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. dan sebagainya).

KH. nilai mengenai nilai benar dan salah. Aziz ibn „Abd. 113 Tim Penyusun Kamus. Karena perang dan prestasi yang dicapainya ia mempunyai banyak gelar. sebuah desa di sebelah utara Kota Jombang pada hari Selasa tanggal 24 Dzul Qa‟dah 1287 H. bertepatan dengan tanggal 14 Pebruari 1871 M. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka. Cet. Wahid ibn „Abd. Hal. penelitian.. (Jombang: Atturatsul Islami. Hal. Sultan Hadi Wijaya ibn „Abdullah ibn „Abd. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq. Telaah Dalam kamus besar Indonesia kata Telaah mempunyai arti Penyelidikan.33 3. Hal. Adabul „Alim wal Muta‟allim.34 31 Tim Penyusun Kamus. Halim. tanpa tahun). 271 32 Hasyim Asy‟ari. Fattah ibn Maulana Ishaq. kata Etika adalah: “ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq). 1995) Hal. 03 33 34 Abuddin Nata. di antaranya Pengeran Bona ibn Abd. yang dianut suatu golongan atau masyarakat. (Jakarta: Balai Pustaka. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 31 Pembelajaran Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar 2. (Jakarta: Rajawali Pers.Menurut Kamus Besar Indonesia. Tokoh-tokoh Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Hasyim Asy‟ari Nama lengkapnya adalah Muhammad Hasyim ibn Asya‟ari ibn „Abd. ayah dari Raden „Ainul Yaqin atau lebih dikenal dengan Sunan Giri32 Ia lahir di desa Gedang. Rahman yang dikenal dengan nama Jaka Tingkir. Beliau wafat pada tanggal 25 Juli 1947 pukul 03:45 dini hari bertepatan dengan tanggal 7 Ramadhan 1366 pada usia 77 tahun. 1025 16 . kajian: Pemeriksaan. 2005). 1995). IV.

Bandung. 1990 J. 2007 Tim Penyusun. Lina Miftahul. Mukhtashar Ihya' Ulumiddin. Bumi Aksara. 2011 Sukardi. 2005 Khuluq. Jakarta. Bandung. Bandung. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. 2006 Asy'ari. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Darul Fikri. LKiS.blogspot. Jombang. Revisi. 2005 ------------------.H. Remaja Rosdakarya. Revisi. 2010 ----------. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Tanpa Tahun Badruddin. Atturatsul Islami. Rineka Cipta. Memahami Penelitian Kualitatif. Darul Kutubil 'Ilmiyah. Akhlak Tasawuf. 1995 http://carapedia. Rajawali Pers. Achmad. Metodologi Penelitian Pendidikan. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Jakarta. Alfabeta. 2001 Nata. Balai Pustaka. Tanpa Kota.com/pengertian_definisi_pembelajaran_menurut_para_ahli_info507. Metode Penelitian Kualitatif. Hasyim.Daftar Pustaka Al-Quran dan Terjermahannya Al-Ghazali. Abuddin. Tokoh-tokoh Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Fajar Kebangunan Ulama Biografi K. Ed.html republika online---posted by: pkspiyungan. Rajawli Pers. Adabul 'Alim wal Muta'allim fi Ma Yahatju ilaihil Muta'allimu fi Ahwali Ta'allumihi wa Ma Yatawaqqafu 'alaihil Mu'allimu fi Maqamati Ta'limihi. Jakarta. Jakarta. Lathiful. Lexi. Alfabeta. Jakarta. Jakarta. Ed. Tadzkiratussami' wal Mutakallim fi Adabil 'Alim wal Muta'allim. Moleong. Jakarta. Rajawali Pers. 2010 Prasetyo. Bambang & Jannah. Kompetensi dan Praktiknya. Suharsimi. Yogyakarta.com 17 . Rajawali Pers. 1993 Arikunto. Hasyim Asy‟ari. Kuliah Etika. 2005 Sugiono. Tanpa Kota Charris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.