P. 1
Barisan & Deret Punya Ika

Barisan & Deret Punya Ika

|Views: 109|Likes:
Published by likha_ika

More info:

Published by: likha_ika on Apr 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2014

pdf

text

original

BARISAN & DERET

Dipersembahkan oleh :
LOADING…
BARISAN
&
DERET
petunjuk SK & KD Materi
Kuis Daftar pustaka Penulis Aplikasi
PETUNJUK
Berfungsi untuk mengakses halaman utama
yang memuat tentang petunjuk, SK & KD,
Materi, Kuis, Daftar pustaka, aPenulis.
Tombol next (selanjutnya)
Tombol Preview (kembali)
PETUNJUK
Berfungsi untuk mengakses tentang
Standar Kompetensi & Kompetensi
Dasar materi barisan & deret
Berfungsi untuk mengakses tentang
materi barisan & deret
Berfungsi untuk mengakses soal-
soal latihan beserta
pembahasannya.
PETUNJUK
Berfungsi untuk mengakses daftar
pustaka dari materi barisan dan
deret dalam CD pembelajaran ini.
Berfungsi untuk mengakses
mengenai profil penulis.
Standar Kompetensi &
Kompetensi Dasar (SK & KD)
STANDAR KOMPETENSI
Menggunakan konsep barisan dan deret dalam pemecahan
masalah.
KOMPETENSI DASAR
Menentukan suku ke-n barisan dan jumlah n suku deret
aritmatika dan geometri
Menentukan notasi sigma dalam deret dan induksi
matematika dalam pembuktian
Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan
dengan derat
Menyelesaikan model matematika dari masalah yang
berkaitan dengan deret dan menafsirkan solusinya

Click
DERET
ARITMETIKA
BARISAN
GEOMETRI
DERET
GEOMETRI
NOTASI
SIGMA
DERET
GEOMETRI
TAK HINGGA
INDUKSI
MATEMATIKA
BARISAN
ARITMETIKA
1
2
3
4
5
6
7

Urutan bunyi bel
pintu
Banyak tamu yang
masuk
Jumlah tamu seluruhnya
Jumlah tamu seluruhnya untuk bunyi bel yang
Pertama ialah 1
Kedua ialah 1+3
Ketiga ialah 1+3+5 Keempat ialah 1+3+5+7
:
Ke-13 ialah 1+3+5+7+…+25
Pola bilangan seperti1+3+5+7+… merupakan salah satu contoh
deret aritmetika. Sedangkan pola bilangan 1, 3, 5, 7, … ialah
contoh barisan aritmetika.
Barisan aritmetika ialah suatu barisan bilangan
dimana selisih diantara setiap suku dengan suku
sebelumnya adalah bilangan tetap (konstan).
jadi, dari ilustrasi diatas dapat disimpulkan
bahwa :

Beda suku barisan aritmetika, ditentukan oleh :


b =
+1

, dimana :

+1
= suku ke (n + 1)

= suku ke-n
Suku ke-n Barisan Aritmetika
b n a u
n
) 1 ( ÷ + =
Rumus suku ke-n barisan aritmetika :
Contoh :
Tentukan suku-suku yang diberikan dalam barisan
aritmetika 2, 5, 8, 11,…
a. Suku ke-8 b. suku ke-n
U
8
= a + (8 – 1)b
= 2 + 7∙3 = 23
U
n
= a + (n – 1)b
= 2+ (n – 1)3 = 2 + 3n – 3 = 3n – 1
Jawab :

Definisi :
jika diketahui U
1
, U
2
, U
3
, … ,U
n
merupakan suku-suku dari suatu
barisan aritmetika maka
U
1
+ U
2
+ U
3
+ … + U
n
disebut deret aritmetika , dengan
U
n
= a + (n – 1)b.

rumus umum jumlah n suku pertama deret aritmetika
adalah
S
n
= 1/2n[2a + (n – 1)b]
Atau
S
n
= 1/2n(a + U
n
)
Contoh :
Carilah jumlah 100 suku pertama deret 1 + 3 + 5 + …
Jawab :
a = 1 , b = 3 – 1 = 2, n = 100
S
100
=1/2 ∙ 100[2∙ 1 +(100 – 1)2]
= 50 (2 + 99 ∙ 2)
= 50 (200) = 10.000
Barisan geometri adalah suatu barisan dengan
pembanding (rasio) antara dua suku yang
berurutan selalu tetap. Bilangan tetap itu disebut
“rasio”.
rasio
u
u
u
u
u
u
u
u
n
n
= = = = =
÷1 3
4
2
3
1
2
...
Rumus umum suku ke-n barisan geometri dengan
suku pertama a dan rasio r adalah
U
n
= ar
n – 1

Contoh :
Diketahui barisan 27, 9, 3, 1, . . . Tentukanlah
suku ke-8
Jawab :
r = 1/3
Suku ke-8 barisan geometri tersebut adalah U8 = 27 (1/3)
7

= 3
3
(3
-1
)
7

= 3
3
∙ 3
-7

= 3
-4
= 1/81

Definisi : Jika U
1
, U
2
, U
3
, … , U
n
merupakan suku-suku dari
suatu barisan geometri, maka U
1
+ U
2
+ U
3
+ … + U
n
disebut
deret geometri, dengan
U
n
= ar
n-1


S
n
= r < 1 atau S
n
= untuk r > 1
Rumus umum jumlah n suku pertama deret geometri
adalah
Contoh :
Dalam deret geometri diketahui suku ke-2 = 10 dan
suku ke-5 = 1250. Jumlah n suku pertama deret
tersebut adalah ….
r
r a
n
÷
÷
1
) 1 (
r
r a
n
÷
÷
1
) 1 (
Jawab :
U2 = 10 = ar
U5 = 1250 = ar4
125 = r3
r = 5

S
n
=
1
) 1 (
÷
÷
r
r a
n
( ) 1
2
1
1 5
) 1 5 (
5
÷ =
÷
÷
=
n
n
a
Rumus Deret Geometri Tak Hingga
r
U
S S
n
n
n
÷
= =
· ÷
1
1
lim
Notasi sigma diambil dari huruf yunani, yaitu Σ.
untuk menyatakan jumlah dari bilangan-bilangan
yang beraturan.
Hukum-hukum notasi sigma
¿ ¿
= =
=
k
n
k
p
p n
1 1
1.
2.
¿
=
· =
k
n
a k a
1
(a konstanta)
¿ ¿
= =
=
k
n
k
n
n a an
1 1
(a konstanta)
3.
¿ ¿
+
+ = =
÷ =
x k
x m n
k
n
n
x n m ) (
1
4. (x bilangan bulat)
5.
¿ ¿ ¿
= =
÷
=
= +
k
n
k
m n
m
n
n n n
1
1
1
¿ ¿ ¿
= = =
+ = +
k
m n
k
m n
k
m n
n g n f n g n f )) ( ) ( ( ) ( ) (
6.
Tentukan
Contoh :
¿
=
5
1
2
n
n
Jawab :
¿
=
= · + · + · + · + · =
5
1
30 5 2 4 2 3 2 2 2 1 2 2
n
n
Menyatakan suatu deret kedalam
notasi sigma
menentukan rumus suku ke-n (U
n
) dari deret itu;
menentukan batas bawah (biasa diambil n=1) dan
batas atas penjumlahan (biasanya diambil n =
banyak suku deret itu)
Contoh :
Nyatakan deret berikut kedalam notasi sigma :
2 + 5 + 8 + 11 + 14
Jawab :
Deret adalah deret aritmetika dengan
a = 2 dan b = 3
U
n
= a + (n – 1)b = 2 + (n – 1)3 = 2 + 3n – 3 = 3n – 1
Diambil dari batas bawah penjumlahan n= 1 dan
batas atas n = 5 maka :
2 + 5 + 8 + 11 + 14 = ¿
=
÷
5
1
) 1 3 (
n
n
7. INDUKSI MATEMATIKA
Pembuktian induksi matematika ada 3 tahap yaitu :
1. P(n) benar untuk n = 1
2. Asumsikan benar untuk n = k
3. Akan dibuktikan benar untuk n = k + 1
Contoh :
Buktikan bahwa 1 + 2 + 4 + … + = 1 2 2
1
÷ =
÷ n n
Jawab :
Bukti :
1. P(n) benar untuk n = 1
2
1-1
= 2
1
– 1
2
0
= 1
1 = 1 (benar)
2. Asumsikan benar untuk n = k
1 + 2 + 4 + … + = (dianggap benar)
3. Akan dibuktikan benar untuk n = k + 1
1 + 2 + 4 + … +


1 2 2
1
÷ =
÷ k k
k k k k
2 1 2 2 2
1
+ ÷ = +
÷
1 2 2 ÷ · =
k
1 2
1
÷ =
+ k
APLIKASI
Banyak permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang bisa
diselesaikan dengan menggunakan konsep barisan dan deret
aritmetika. Dalam menyelesaikan suatu masalah yang ada dalam
keseharian kita, langkah pertama yang harus dilakukan adalah
mengubah masalah nyata tersebut ke dalam model matematika,
setelah itu dicari solusinya.
Cont oh Apl i kasi Bar i san & Der e t Ar i tme ti ka
Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapat gaji
pertama Rp2.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp500.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima PNS tersebut dalam waktu
10 bulan.
Jawab :
U
1
= 2.000.000
2.000.000 + 2.500.000 + ... + U
10

Suku ke-10 dari deret tersebut adalah
U
10
= a + 9b
= 2.000.000 + 9 (500.000) = 6.500.000
Barisan & deret
sehingga jumlah pendapatan yang diterima pegawai
tersebut S
10
= 10/2 (a + U
10
)
= 5 (2.000.000 + 6.500.000)
= 5 (8.500.000) = 42.500.000
Jadi, jumlah pendapatan yang diterima pegawai tersebut
selama kurun waktu 10 bulan adalah Rp42.500.000,00.
Cont oh Apl i kasi Bar i san & Der e t Geome tr i
Seutas tali dipotong menjadi 4
bagiansedemikian sehingga
panjang dari potongan tali tersebut
membentuk barisan geometri. Jika
potongan tali yang terpendek
adalah 0,5 cm dan yang paling
panjang 108 cm, tentukan panjang
tali semula.
n = 4, U
1
= a = 0,5 cm, dan U
4
= 108 cm.
U
4
= ar
4
– 1 = 108
0,5r
3
= 108
r
3
= 216
r = 6
selanjutnya carilah jumlah dari potongan-potongan
tali tersebut yaitu S
4

Jawab :
1
) 1 (
4
4
÷
÷
=
r
r a
S
1 6
) 1 6 ( 5 , 0
4
÷
÷
=
= 0,1 (1295)
= 129,5
Saatnya ……
Kuis….”
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
Coba lagi….
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
1. Suku ke-n dari barisan aritmetika dinyatakan dengan
U
n
= 5n – 7
Besarnya perbedaan antara suku ke-10 dan suku ke-9
adalah…
5 1

3 5

1
A
B
C
D
E
Yeee…. Benar
Pe mbahas an :
38 7 ) 9 ( 5
43 7 ) 10 ( 5
7 5
9
10
= ÷ =
= ÷ =
÷ =
u
u
n u
n
Jadi bedanya yaitu
5 38 43
9 10
= ÷ = ÷ = u u b
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
Benar….. !
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
2. Suku ke-2 deret aritmetika adalah 6 dan suku ke-
10 adalah 22. Jumlah dua puluh suku pertama
deret itu adalah …
420 480
440 920
460
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
Pe mbahas an :
22 9
6
1 10
1 2
= + =
= + =
b u u
b u u
-
16 8 ÷ = ÷ b
2 = b
Jadi
| |
| | 460 2 ) 1 20 ( ) 4 ( 2
2
20
) 1 ( 2
2
20
1
= ÷ + =
÷ + =
S
b n u
n
S
n
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
Benar
3. Seorang pegawai mendapat gaji pertama
Rp1.000.000,00. Setiap ia mendapatkan
kenaikan gaji Rp100.000,00. Berapakah jumlah
pendapatan yang diterima pegawai tersebut
dalam waktu 10 bulan.
Rp15.000.000,00 Rp14.500.000,00
Rp10.000.000,00 Rp16.500.000,00
Rp20.500.000,00
A
B
C
D
E
Yah… sayang sekali
jawabannya salah
Pe mbahas an :
U
1
= 1.000.000
1.000.000 + 1.100.000 + ... + U
10

Suku ke-10 dari deret tersebut adalah
U
10
= a + 9b
= 1.000.000 + 9 (100.000) = 1.900.000
sehingga jumlah pendapatan yang diterima pegawai tersebut

S
10
=10/2(a + U
10
)
= 5 (1.000.000 + 1.900.000)
= 5 (2.900.000) = 14.500.000
Jadi, jumlah pendapatan yang diterima pegawai tersebut
selama kurun
waktu 10 bulan adalah Rp14.500.000,00.
DAFTAR PUSTAKA
Noormandiri B.K,. 2008. Matematika SMA. Jakarta:
Erlangga.

Kurnianingsih Sri. 2008. Matematika SMA dan MA
Program IPS. Jakarta: Esis.

Susila Tri. 1995. Penuntun Belajar Matematika untuk
Sekolah Menengah Umum. Jakarta: Grasindo.

Nama : Nursholikhah
NPM : 110070183
Kelas : 3A
Universitas Swadaya
Gunungjati
(UNSWAGATI) Cirebon

Profil Penulis
Nama : Dodi
Iskandar
NPM : 110070114
Kelas : 3A
Universitas Swadaya
Gunungjati
(UNSWAGATI)
Cirebon

Nama : Ida Meida
NPM : 110070069
Kelas : 3A
FKIP Matematika
Universitas Swadaya
Gunungjati
(UNSWAGATI)
Cirebon
Nama : Putri Maofuri
NPM : 110070107
Kelas : 3A
Universitas Swadaya
Gunungjati
(UNSWAGATI) Cirebon

PENUTUP
Kesempurnaan
memang tak akan pernah
Kami miliki
Tapi
Kami akan selalu berusaha
untuk jadi yang
sempurna ….”

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->