P. 1
Laporan Survey Rekayasa

Laporan Survey Rekayasa

5.0

|Views: 3,188|Likes:
Published by Vikky Ardhianto

More info:

Published by: Vikky Ardhianto on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2014

pdf

text

original

Tujuan dari pengukuran sipat datar profil melintang adalah untuk
menentukan elevasi titik-titik dengan bantuan tinggi garis bidik yang diketahui
dari keadaan beda tinggi tanah yang tegak lurus di suatu titik tertentu terhadap
garis rencana (sumbu proyek) yang didapat dari hasil pengukuran sipat datar profil
memanjang.

Profil melintang dibuat tegak lurus dengan sumbu proyek dan pada
tempat-tempat penting. Jarak antara profil melintang pada garis proyek
melengkung atau belokan, maka jaraknya dibuat lebih rapat daripada jarak
terhadap garis proyek yang lurus. Profil melintang harus dibuat di titik awal dan
akhir garis proyek melengkung, dan untuk profil ke kiri dan ke kanannya dibuat
lebih panjang dari profil yang lain.

Keterangan gambar :
A

: Titik-titikpatok pada jalur poligon
1, 2, 3,… : Titik-titik profil melintang di sebelah kiri sumbu proyek
a, b, c,… : Titik-titik profil melintang di sebelah kanan sumbu proyek

LAPORAN PRAKTIKUM SURVEI REKAYASA

Jurusan Teknik Geodesi Geoinformatika

11

Rumus perhitungan yang berlaku untuk pengukuran waterpass profil

melintang adalah:

Beda tinggi ( hn) = TI - btn
Elevasi (Hn) = Hawal +
hn

Keterangan rumus:
hn : beda tinggi titik ke-n
Hn

: elevasi titik ke-n

TI

: tinggi instrumen
btn : bacaan benang tengah rambu ukur
Hawal : elevasi awal

2.3. Lengkungan (Kurva)

Pemanfatan garis lengkung (kurva) di lapangan sering kali dijumpai pada
proyek-proyek pembangunan jalan raya, jalan baja (rel kereta api), saluran irigasi,
perencanaan jalur pipa dan lain-lain.
Garis tersebut digunakan untuk menghubungkan dua arah atau dua garis
lurus yang saling berpotongan agar perpindahan dari arah yang satu ke arah yang
lainnya diharapkan sama. Untuk pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini terdapat
dua jenis lengkungan yang memiliki dasar penyelesaian dan penyelenggaraan
yang berbeda yaitu : kurva vertikal dan kurva horizontal.
Kurva horizontal berkaitan dengan belokan maupun saluran yang
memakai bidang lengkung sebagai basis penyelenggaraan, sedangkan untuk kurva
vertikal berkaitan dengan daerah yang menanjak ataupun menurun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->