P. 1
Pakan Sapi Bali

Pakan Sapi Bali

|Views: 60|Likes:
Published by Adrin Ma'ruf
ransum
ransum

More info:

Published by: Adrin Ma'ruf on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

PAKAN SAPI BALI

Oleh I Putu Sampurna

UNIVERSITAS UDAYANA 2009

pada musim kemarau pertumbuhannya atau bobot badannya dapat menurun secara dratis. mineral. sebab selama musim kemarau persediaan pakan dan daya cerna sapi akan hijauan menjadi berkurang. peternak harus berusaha memberi pakan yang cukup dan memenuhi syarat sesuai dengan kebutuhan sapi. tetapi pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat pasti akan dapat menunculkan sifat bawaannya yang baik. baik sapi potong maupun sapi perah harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga pertumbuhannya tidak terganggu. persentase karkasnya juga sangat rendah. berproduksi (misalnya pada sapi dewasa) dan diubah mnjadi energi (misalnya pada sapi kerja). Protein. daerah NTT dan lai-lain. sapi kerja. Keadaan ini sering ditemukan pada sapi Bali yang dipelihara di daerah pegunungan / daerah dataran tinggi yang pengairannya tergantung dari air hujan. seperti di daerah Bukit Jimbaran. mineral dan protein yang terkandung dalam hijauan/rerumputan akibat kekurangan air. pembentukan se-sel baru dari tubuhnya (misalnya pada pedet). oleh karena itu sapi harus diberi pakan yang cukup mengandung protein. Besar tubuh sapi Bali tidak dapat diubah menyerupai sapi Hereford. Ransum sapi yang memenuhi syarat ialah ransom yang mengandung : protein. karbohidrat. Protein lebih banyak dibutuhkan oleh sapi muda yang sedang tumbuh dibandingkan sapi dewasa. dan air dalam jumlah yang cukup. Oleh karena itu. Pada musim hujan. Hal ini tyerutama disebabkan oleh hilangnya energi. Protein berfungsi untuk memperbaiki dan menggantikan sel tubuh yang rusak. sapi yang sudah dewasa berat badannya menurun/kurus. Kesemuanya dapat disediakan dalam bentuk hijauhan dan konsentrat. Perkembangbiakannya terhambat karena fertilitasnya menurun. Kebutuhan sap[I akan Gizi a. Akan tetapi. sapi bali yang dipelihara di daerah tersebut tumbuh dan bertambah bobot dengan sangat cepat karena sapi mendapat pakan dalam jumlah yang cukup dan memenuhi syarat. Pemberian pakan pada ternak sapi. baik itu sapi potong. Sebagai akibatnya ialah : pertumbuhan terhambat. bahkan jumlahnyapun tidak mencukupi kebutuhan sapi. Pemberian pakan yang tidak berkesinambungan akan menimbulkan goncangan pertumbuhan sapi. vitamin. lemak. . maupun sapi perah sangat tergantung dari pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat. daerah Kubu Karang Asem. Namun perlu disadari bahwa pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat syarat ini tidak akan dapat mengubah sifat genetik sapi. mislanya pertumbuhannya menjadi lebih sempurna dan lebih cepat.II. Dengan demikian. PAKAN SAPI BALI Keberhasilan usaha peternakan sapi. hijauan/rerumputan yang yang diberikan kepada ternak tidak lagi memenuhi syarat. sehingga tidak memenuhi syarat sebagai sapi potong. (misalnya pada sapi lanjut usia). dan lebih tahan terhadap penyakit. dan persentase karkasnya menjadi lebih tinggi. padahal sangat mutlak diperlukan. Karena unsure protein tidak dapat di bentuk dalam tubuh.

Oleh karena itu. E dan K dalam tubuh. jika sapi hanya diberi pakan berupa jerami. maka kekurangan unsure protein/asam-asam amino dan unsr lainya dapat ditutupi dengan pemberian pakan tambahan yang banyak mengandung protein. domba ekor gemuk pada ekornya dan lain sebagainya. karbohidrat diserap oleh darah berupa glukosa dan langsung dioksidasi menjadi energi atau lemak cadangan. lemak mempunyai sifat yang berbeda. Pada ternak sapi potong yang digemukkan. b. selaput penggantung usus dan diantara otot-otot. Kandungan lemak dalam tubuh berbeda-beda antara jaringan satu dan jaringan lainnya. sebab kandungan asam amino essensial dan nilai gizinya lebih tinggi. daun turi. c. maka protein atau sam-asam amino dalam pakan harus ditingkatkan pula. seperti pada sapi kereman. Lemak berfungsi sebagai sumber energi (tenaga) dan sebagai pelarut vitamin A. lemak dalam bahan pakan dapat diubah menjadi pati dan gula. tepung daging dan lain-lain. Dalam tubuh. Namun. Hewan ternak yang hanya diberi pakan berupa hijauan dari rumput akan memperoleh kadar lemak yang sangat rendah sebab kandungan lemak kasar pada rumput hanya sekitar 1%. lantoro dan pakan tambahan berupa penguat seperti bungkil kelapa. Di dalam tubuh. Ternak rumenansia. apalagi bila sapi itu dipekerjakan terlalu berat dan diberi pakan yang tidak memenuhi syarat. lemak dan karbohidrat dalam jerami menyulitkan pencernaan. Disamping itu. termasuk sapi. Lemak. Protein hewani dapat diproses kembali kembali menjadi protein jaringan dengan resiko kerugian yang sangat kecil bila dibandingkan dengan pengolahan protein nabati seperti jagung dan jerami.Sumber protein bagi sapi adalah hijauan dari jenis leguminosa seperti Centrosema pubescens. Bahan pakan ternak yang banyak mengandung lemak adalah : bungkil kacang tanah. lemak dan karbohidrat. sebab di dalam rumen dan ususnya yang panjang itu. Protein asal hewan (hewani) lebih baik ketimbang protein asal tanaman (nabati). tepung darah. pakan diolah oleh jasad renik. lemak yang berlebihan juga dapat disimpan disekitar buah pinggang. lemak yang disimpan menyelubungi serabut otot sehingga atau daging sapi menjadi lebih lembut. dapat digunakan sebagai sumber tenaga. kelebihan lemak akan disimpan di bawah kulit sebagai lemak cadangan. atau dapat disimpan di dalam jaringan atau sel sebagai lemak cadangan. Karbohidrat Karbohidrat berfungsi sebagai sumber tenaga (energi) dan sebagai pembentuk lemak cadangan di dalam tubuh. khususnya sapi penggemukan. bungkil kacang tanah. Suber karbohidrat yang . Bahan pakan yang berkadar protein tinggi ialah yang susunan proteinnyamendekati susunan protein tubuhnya. Kadar serat kasar tinggi dan kekurangan unsure protein. jika protein yang diberikan adalah protein yang telah usang dan terurai. bungkil kelapa dan bungkil kedelai. Setiap jenis ternak memiliki alat atau tempet khusus untuk menyimpan lemak. jaringan nlemak terbentuk paling akhir. tidak membutuhkan protein yang bermutu tinggi di dalam pakannya. Tubuh hewn terdiri atas tiga jenis jaringan. yang didak langsung digunakan. D. tepung ikan. Setelah dicerna. Sapi yang dipotong pada usia lanjut akan memiliki daging yang liat. katul. yaitu tulang otot dan lemak. misalnya sapi pada punuknya. Di antara ketiga jenis jaringan tersebut. Dalam tubuh hewan. Lemak tubuh biasanya dibentuk dari karbohidrat dan lemak makanan.

penting ialah serat kasar dan BETN (bahan ekstrak tanpa nitrogen) yaitu bagian dari bahan makan yang banyak mengandung karbohidrat. khlor. Kekurangan mineral dapat menimbulkan penyakit tulang atau fertilitasnya (kesuburan) ternak menjadi rendah. dan kambing selama tiga bulan. . Bagain hijauan tanaman yang sedang tumbuh. Namun mineral tertentu seperti garam dapur (NaCl). sedangkan makanan kasar lainnya banyak mengandung Ca. vitamin berfungsi untuk mempertahankan kekuatan tubuh dan memprimakan kesehatan dalam berproduksi. mineral diperlukan untuk memperbarui sel-sel yang mati. mineral berperan amat penting dalam kehidupan hewan ternak. dan vitamin D dibentuk oleh tubuh hewan dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari. Selain itu. penggantian mineral tubuh yang hilang. Beberapa jenis mineral penting yang diperlukan tubuh ialah : natrium.ah hijauan. ransumnya perlu ditambahkan vitamin A. Selain itu. d. selenium. sumber mineral utama ada. Sementara vitamin A dapat dibentuk dari karoten. bagi ternak sapi yang dipelihara secara intensif. pada musim kemarau yang panjang. Jika kadar vitamin A dalam tubuh berlebihan. kalium. terutama vitamin B kompleks. Pada sapi. Pada sapi vitamin A yang disimpan dapat bertahan sampai enam bulan. Kebutuhan ternak akan vitamin sering tidak menjadi perhatian peternak karena unsure tersebut biasanya tersedia dalam jumlah yang cukup dalam pakan. atau pada bagian pucuknya banyak mengandung karoten. Akan tetapi. janin hanya dapat tumbuhdengan baik bila tersedia mineral dalam jumlah yang cukup. yang dalam tubuh hewn dapat diubah menjadi vitamin A. magnesium. kalsium. sering masih perlu ditambahkan dalam ransum. Jagung dan pakan butiran lainnya juga sebagai sumber karbohofrat. pati dan gula. proses produksi. Mineral Mineral berguna dalam pembentukan jaringan tulang dan otot. Mineral fosfor banyak ditemukan pada padi-padian. fosfor. maka vitamin tersebut akan disimpan dalam waktu yang lama dalam hati. calsium (Ca) dan fosfor. Kebutuhan sapi akan karbohidrat juga dapat dipenuhi dari bahan hijauan. pada anak hewan yang sedang tumbuh atau yang sudah dewasa. sulfur. Meskipun diperlikan hanya dalam jumlah yang kecil dan terdapat dalam jumlah banyak dalam jaringan tulang. Vitamin Dalam tubuh. tembaga. bahan pakan sapimengandung vitamin A dengan kadar yang tidak cukup. hewan memamah biak seperti sapi dapat membentuk vitamin tertentu dalam ususnya. dan pemeliharaan kesehatan. seng. Yaitu : mineral mempermudah proses pencernaan dan penyerapan zat makanan. sehingga kebutuhan ternak akan karbohidrat tidak banyak mengalami kesulitan. vitamin B dapat dibentuk sepenuhnya di dalam tubuh hewan. atau yang ruang geraknya dibatasi. Tanda bahwa ternak sapi kekurangan mineral ialah : sapi suka makan tanah. sedangkan vitamin C dapat dibentuk sendiri oleh semua jenis hewan yang telah dewasa. Oleh karena itu. dan pakan tambahan berupa mineral (feed supplement-mineral) e. Pada umumnya unsure tersebut banyak terdapat dalam pakan.

iklim dan waktu dan cara penyimpanan hijauan. lemak dan protein. batang pisang (1%) dan lainnya (1%). secara persentase lebih banyak memakan semak dan pohon. Pada sapi muda. Kebutuhan tubuh sapi akan air dapat dipengaruhi dari air minum. jenis bahan makanan. mengelauarkan bahan yang tidak berguna dari dalam tubuh seperti keringat. Keragaman ini dipengaruhi olah berbagai faktor. Komposisi Bahan (%) Pakan Sapi Bali di Bali No Jenis Pakan Musim Pemantaatan Lahan Klasifikasi Sapi Hu Kema Sa Tega Ke Pe Ke In Pejan jan rau wah lan bun det biri duk tan 1 Rumput 79 49 85 70 80 78 78 72 80 2 Leguminosa 2 1 0 2 0 2 0 0 0 3 Semak dan 14 32 6 23 15 11 17 20 9 Pohon 4 Jerami 2 6 3 1 1 5 2 2 3 5 Batang Pisang 1 9 2 2 1 0 1 2 3 6 Lainnya 2 3 4 2 2 4 2 4 5 Sumber : Nitis. air seni. serta aktifitas sapi yang bersangkutan. 2001 . dan membantu pengpenglihatan. sedangkan sapi yang tidak bekerja memerlukan air sekitar 25 liter. melumasi persendian. sedangkan yang dipelihara di lahan kering. leguminosa (3%). umur. air dalam bahan makanan. dan sapi yang diberi pakan jerami dalam jumlah yang besar. dan air metabolic yang berasal dari glukosa.Sumber utama vitamin tubuh pada sapi adalah hijauan. Air merupakan unsure terbesar dalam tubuh hewan karena lebih dari 50% komposisi tubuh terdiri atas air. Sapi bali pejantan jika dibandingkan dengan yang betina. Air Air berfungsi mengatur suhu tubuh. Begitu pula pada musim hujan sapi bali lebih banyak makan rumput. seperti : jenis sapi. jerami (2%).1. Akan tetapi. suhu lingkungan. Tabel 2. beberapa factor seperti jenis tanah. Secara umum apabila dilihat komposisi pakan sapi Bali. Sebagai pedoman bagi penyediaan air minumadalah : sapi dewasa yang bekerja memerlukan air sekitar 35 liter air dalam sehari. Hewan yang kekurangan air biasanya lebih cepat mati daripada yang kekurangan makanan yang sekali gus membuktikan bahwa air mempunyai fungsi yang sangat penting bagi ternak. I yang sedang bekerja. Kebanyakan jaringan dalam tubuh hewan mengandung 70-90% air. dapat berpengaruh terhadap kandungan vitamin dalam hijauan itu f. Bahan Pakan Sapi Sapi bali yang dilahan persawaan dalam kehidupannya lebih banyak memakan rumput dibandingkan semak dan pohon. terdiri atas rumput (78%). dan kotoran (80% air). para peternak harus sungguh-sungguh memperhatikan kebuituhan ternaknya akan air. dan volume makan yang masuk dalam tubuh. Kebutuhan ternak akan air minum sangat beragam di antara ternak yang satu dengan yang lainnya. kebutuhan akan air minum lebih tinggi jika dibandingkan dengan sapi pada keadaaan normal. membantu proses pencernaan. sapi yang berada pada lingkungan suhu yang tinggi. Oleh karena itu. sedangkan semak dan pohon konsumsinya meningkat pada musim kemarau. semak dan pohon (15%).. lebih banyak memakan rumput.

daun lantoro. Dedaunan yang sering diberikan pada sapi Bali antara lain daun dadap. Pakan itu akan lebih diminati sapi bila sebelumnya telah dilayukan. Pakan jenis jenis rerumputan dapat berupa rumput lapangan (lokal) dan rumput unggul seperti rumput gajah. Rerumputan umumnya mengandung banyak karbohidrat tinggi. Kebiasaan memberikan pakan dua kali ini akan membuat peternak lebih sering bertemu dengan sapinya. daun nangka dan lain-lainnya. daun turi. pada pagi dan sore hari. Bahan hijauan dapat diberikan pada sapi Bali dalam bentuk segar dan kering atau dikeringkan. Untuk mengurangi pakan yang tercemar akibat ulah sapi yang kerap memilih pakan. dan jagung yang berupa batang. Sedangkan hijauan kering adalah hijauan . Jumlah pakan hijauan segar yang diberikan pada sapi. daun kaliandra. daun kayu santen. Bahan Pakan Hijauan. daun gamal. Untuk itu pakan mesti dikumpulkan sehari sebelumnya (sore) untuk diberikan keesokan harinya. Pakan jenis dedaunan yang yang berasal dari leguminosa umumnya lebih disukai olah sapid an juga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan pakan yang berasal dari nonleguminosa maupun dari rerumputan. Dalam pemilihan pakan ternak sapi. kedelai. Demikain pula bahan pakan kasar seperti jerami akan sulit dicerna oleh sapi sebab zat makanan dalam jerami tertutup oleh dinding sel yang sukar dicerna oleh sapi. baik baik berupa rerumputan maupun dedaunan. kalori dan energi metaboliknya dapat terpenuhi sehingga sapi dapat tumbuh dengan baik. kacang tanah. sehingga kebutuhan sapi akan zat makanan dapat terpenuhi. pakan konsentrat (penguat).Pakan untuk sapi Bali yang dikandangkan mesti selalu terseia sepanjang hari. tetapi mengandung sedikit protein. birahi atau beranak peternak akan segera mengetahiu. perlu juga dipartimbangkan sifat biologi bahan pakan yang akan diberikan seperti : tekstur. rumput setaris. Pakan hijauan kering atau dikeringkan dapat berupa jerami dan dedaunan yang dikeringkan. dan pakan tambahan. tengik ataupun kurang enak tentu akan disisihkan oleh sapi atau terbuang percuma karena sapi tidak mau makan bahan pakan yang telah rusak. karena pakan yang memiliki aroma yang membuat selera makan sapi turun telah menguap. tergantung dari bobot sapi. Sebagai contoh sapi Bali dengan berat 250 kg yang diberikan hijauan dengan komposisi 70% rumput gajah dan 30% daun gamal kebutuhan akan protein. daun dan ranting. Bahan pakan yang rusak. Pakan jenis dedaunan dapat berasal dari kacang-kacangan (leguminosa) dan nonleguminosa. selain zat yang terkabdung di dalammnya. sebaiknya diberikan dua kali. palatibilitas (enak tidaknya) dan daya cernanya. Bahan pakan hijauan juga dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu rerumputan dan jenis daun-daunan. daun bunut. Bahan pakan yang sukar dicerna sebaiknya diberi perlakuan khusus sebelum diberikan kepada sapi. Jerami ialah hasil ikutan pertanian seperti padi. Hijauan segar sebaiknya berasal dari berbagai jenis hijauan. Sapi bali dengan bobot 300 kg biasanya diberikan pakan hijauan dalam bentuk segar sebanyak 30 kg/hari atau 10% daribobot badannya. rumput benggala dan lain sebagainya. daun waru. karena bila terjadi perubahan prilaku ternak akibat sakit. Sapi Bali dapat diberikan pakan dalam tiga jenis yaitu : pakan hijauan. daun belalu/albezia. Sebagai contoh jagung giling yang kasar relative lebih sukar dicerna oleh sapi jika dibandinghkan dengan jagung giling yang lebih halus.

Kekurangan protein sering terjadi bila sapi Bali hanya diberi pakan berupa jerami atau atau rumput kering yang berkadar protein rendah.jenis rerumputan yang sengaja ditanam dan dipanen saat menjelang berbunga dan langsung dikeringkan. sapi Bali mampu mengubah sumber nitrogen nonprotein menjadi protein. pemberian urea pada sapi Bali perlu kehati-hatian sebab pemberian urea yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan. tepung kapur (CaCO3) dan garam dapur (NaCl). Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih baik. khususnya Ca. Dengan pemberian pakan kosentrat. yaitu pada musim hujan dapat mempercepat pertumbuhan sapi Bali dengan tambhan bobot badan selama fase penggemukan bias mencapai 600-800 kg/ekor/hari. Walaupun telah diberi pakan berupa hijauan dan/atau kosentrat yang telah mengandung zat makanan yang memenuhi kebutuhannya. Pada sapi Bali. pakan kosentrat biasanya berupa dedak padi. Bahan Pakan Konsentrat (Penguat) Sapi Bali Sebagai ternak perintis. dapat dipenuhi dengan pemberian tepung tulang. nilai gizi pakan dapat diperbaiki. Bahan Pakan Tambahan. seperti jerami padi dan rumput kering. maka untuk memenuhinya ke dalam pakan perlu ditambahkan urea. Meskipun tidak mencapai maksimal. Pemberian urea dapat menguntungkan karena sebagi hewan rumenansia. Pemberian konsentrat pada saat persediaan hijauan berlimpah. bungkil kelapa. tepung ikan harganya cukup mahal. bungkil kacang tanah. Harga bahan pakan kesentrat relative lebih mahal dibandingkan harga bahan hijauan. karena pemberian kosentrat yang terlalu tinggi secara ekonimi sering tidak menguntungkan. sehingga lebih mudah dicerna dibandingkan hijauan. dan nilai gizi hijauan menjadi sangat rendah. Selai itu. Akan tetapi. sapi Bali masih sering menderita kekurangan vitamin. sapi Bali perlu diberi pakan penguat terutama pada musim kemarau ketika persediaan hijauan berkurang. . Kosentrat atau pakan penguat merupakan jenis pakan bergizi tinggi dengan kandungan serat kasar yang relative rendah. mineral dan bahkan protein. gaplek (ketela pohon) dan sebagainya. Vitamin biasanya diberikan dalam bentuk pakan tambahan/feed supplement berupa minyak ikan yaitu untuk memenuhi kekurangan vitamin A dan Vitamin D. Kekurangan mineral. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan atau kesehatan sapi Bali sehingga untuk mengatasinya sapi dapat diberikan pakan tambahan. bahan pakan berprotein tinggi seperti tepung daging. sapi Bali mampu beradaptasi dengan berbagai jenis pakan kasar yang bergizi rendah. Pada saat hijauan tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Keadaan ini secara ekonomis sangat menguntungkan peternak. sapi Bali dapat tumbuh dengan baik jika sapi ini hanya diberi rerumputan dan dedaunan terutama pada musim hujan ketika hijauan tersedia dalam jumlah yang berlimpah. pemberian kosentrat perlu dipertimbangkan secara ekonomis. Sebagai pedoman kadar urea dalam pakan tidak boleh melebihi 1% dari jumlah pakan atau 20 gram per 100 kg bobot badan sapi Bali. P dan NaCl pada pakan ternak .

23 0.0 21. total Digestible nutrient (TDN).18 P (%) 0.7 75 150 Betina 0. metabolic energy (ME).31 0 3 Jerami Padi 40. umur ternak.0 14.1 23.2 0. Nama Bahan BK PK TDN ME Ca P (%) (%) (%) (Mcal/kg (%) (%) ) 1 Jerami Kacang Tanah 38. protein kasar (PK).1 1.36 0.18 .3 2. Kebutuhan Nutrisi Sapi Bali Bobot Sapi Tamba Makan Makan Bali han -an an Bobot BK Kasar 150 Jantan 0.6 3.80 0 9 Bungkil Kelapa 86. dan tujuan pemeliharaan dan contoh terlihat pada Tabel 2.18 0.0 4.26 5 8 Dedak Padi 86.7 5.0 Ca (%) 0.8 100 0.5 1.3.0 2.2 0.2 63.1 0.18 0.5 8.40 0 Rumput Panicum maxsimum 7 40.6 78.89 0.6 56. A.53 4 Daun Lantoro 29.7 10. Ca dan P tergantung dari jenis kelamin ternak. Sapi Bali yang dilepas di padang penggembalaan secara selektif dapat memilih jenis pakan yang secara alamiah dapat memenuhi kebutuhan akan zat gizi.2. Contoh komposisi bahan pakan seperti Tabel 2.72 6 Sumber : Tellman.2 0.6 8.18 0.0 2.1 15.0 87. dan pakan kasar.7 11.3 39. calsium (Ca) dan phosphor (P).7 12.0 4.8 100 0.0 2.3 2.1 2.0 2.3 4.32 0.85 0.1 0.4 53. kebutuhan ternak akan bahan kering.61 0.7 TDN (%) 55 70 55 64 55 ME Mca k/kg 2.0 16.7 3.28 0.18 0.9 55 200 Jantan 0.2 0.3. sapi Bali yang dikandangkan komposissi pakan perlu diatur agar memenuhi nilai gizi yang diperlukan.26 5 6 Rumput Gajah 15.37 1. menyusui dan bunting harus disesuaikan dengan kebutuhan ternak itu akan bahan kering (BK).8 100 PK (%) 8.9 45.5 2.03 1. Penyusunan ranrum sapi Bali baik untuk penggemukan.0 2.70 2.9 45.61 0.4 0.0 2.Penyusunan Ransum Sapi Bali Pemberian pakan pada sapi Bali oleh peternak tradisional biasanya hanya memperhatikan jumlah atau volume pakan tanpa banyak memperhatikan kandungan zat makanan pakan yang diperlukan sapi.20 0 2 Jerami Kedelai 86.0 4.31 0 5 Rumput Benggala 40. Akan tetapi.0 2. Komposisi Bahan Pakan Ternak N0.2. pertumbuhan.2 63. ME.46 0. Tabel 2. Sementara itu.7 0.3 1.D dkk Ilmu Pakan Ternak Dasar Tabel 2.

kg tepat sama dengan yang dibutuhkan yaitu 1.35 kg .4.0 8.0098 0.0 0.0877/10.9 2.339/10.0191 0.9%. No.200 300400 300400 Betina Bunting Menyusui 0.5 kg Perhitungan BK : Rumput benggala = 70/100 x 10. Jika 15% daun lantoro diganti dengan dedak padi dan bungkil kelapa.90% 56.7% 1.5 1.0289 0.35 kg Daun Lantoro = 30/100 x 10.7% lebih rendah dari yang dibutuhkan yaitu 56%.2 5.29 0. Nama Berat BK PK TDN ME Bahan Bahan (kg) (kg) (kg) (Mcal) (kg) 1 Rumput 18.15 kg Perhitungan Berat Basah Rumput benggala = 100/40 x 7.32 20. Untuk memperbaiki susunan ransom di atas.0193 0.0 2. Dalam hal ini. Susunan Ransum sapi Bali Bunting Bertat 300 Kg.18 0.33 11.38 Misalnya.2 2. tetapi ME yang diperoleh : 20.825 kg Tabel 2. sehingga porsi daun lantoro diturunkan menjadi 15%.9 61 55 64 56 55 2.40 lebih tinggi dari standar 5.24 0.36 3.825 3.5 x 100% = 0.18 0.5 - 4.15 0. maka susunan ransom kita adalah : Sapi Bali bunting memerlukan pakan dalam bentuk BK sebanyak = 10.5 = 1.0 10. Kadar TDN yag diperoleh : 5.2).339 Yang Diperoleh 10.1 3. demikian juga Ca yang diperoleh : 0. maka bahan kasar pakan menjadi 85% TDN yang diperlukan dari dedak padi dan bungkil kelapa = 15/100 x 10.28% 0. kadar PK lantoro cukup tinggi yaitu 23.40% 50.5 10. Bila sapi itu diberikan pakan yang terdiri atas 70% rumput benggala dan 30% daun lantoro.375 7.5 10.32 0.32/10.3 1.9 Mcal.5 = 1.0877 0.83% lebih tinggi dari yang dibutuhkan yaitu 0.5 5.5 x 100% = 50.9 10.5 10. yang perlu dilakukan adalah menurunkan PK dan Ca.0% 1.8 75 100 75 85 85 11.0 0.2% (Tabel 2.200 10.21%.505 Lantoro Total 29.83% 0.73 1.9 Mcal/kg.99 8.30% Susunan ransom sapi Bali bunting yang beratnya badanya 300 kg dengan komposisi pakan rumput benggala 70% dan daun lantoro 30% telah mendekati standar gizi ternak itu. dan meningkatkan TDN dengan pemberian pakan kosentrat.0184 0.5 = 3.35 = 18.5 x 100% = 10.27 0.21 0.35 0.5 = 7.09/10.9Mcal/kg Standar Gizi 10.34 0.575 Jadi : BK rumput benggala = 7.20 0.5 0.21% P (kg) 0. jika di kebun tersedia rumput Benggala dan daun lantoro dan saat itu terdapat sapi bunting dengan berat 300 kg. Kadar protein : 1.9Mcal/kg Ca (kg) 0.5 6.09 5.15 = 10.375kg Daun Lantoro = 100/29 x 3.834 Benggala 2 Daun 10.

52% 0.551 = 0.651 21.191 kg = 100/80 x 0.79% TDN bungkil kelapa 78.365 0.0010 0. Nama Berat BK PK TDN ME Ca P Bahan Bahan (kg) (kg) (kg) (Mcal) (kg) (kg) (kg) 1 Rumput 18.98% BK dedak padi BK bungkil kelapa Jadi dibutuhkan : Dedak padi Bungkil kelapa = 20.79% 98.0361 Yang Diperoleh 10.BK daun lantoro TDN rumput benggala TND daun lantoro Kekurangan TDN = 3.430 1.8% 2.119 0.024 = 1.024 kg = 11.9Mcal/kg 0.33 11.15 – 1.98 x 1.556/1.19% 31.575 = 0.575 = 1.055 0.6% 20. Susunan Ransum Sapi Bali Bunting dengan Empat Bahan Baku Pakan No.055 0.994 4.34% Standar Gizi 10.412 1.994) = 5.79/31.98 x 1.551 kg = 100/80 x 1.5.0191 Benggala 2 Daun 5.5 9.5 5.575 0.0% Total 11.30% Berdasarkan pakan baku yang tersedia baik itu berupa hijauan maupun kesentrat dalam memberikan pakan ternak sapi Bali kita harus susun ransom sedemikian rupa.834 0.575 = 0.191 1.19/31.575 = 1.4% 53.325 0.324 = 1.004 Kelapa Total 25.0% 1.21% 0.5 –(3.570 0.008 Padi 4 Bungkil 0. Pemilihan .575 x 100% = 98.79% TDN dedak padi 87.987 5.143 0.575 kg = 3.055 0. sehingga terpenuhinya standar gizi yang diperlukan oleh ternak tersebut.0034 0.3997 0.897 3.005 Lantoro 6 3 Dedak 1.375 7.90% 56.994 kg = (56/100 x 10.5 0.0Mcal/kg 0.33 kg = 53.36 3.641 kg Tabel 2.33 + 0.88 – 4.350 0.1/100 x 1.024 0.619 10.556 kg Persentase kekurangan = 1.0184 0.551 0.641 0.

Potensi.K Nuraini. LPM Unud. baik itu brupa hijauan segar maupun jerami. sebaiknya dipilih jerami kacang kedelai. Sebagai contoh bila tersedia 2 jenis jerami di pasaran yaitu jerami kacang kedelai dan jerami padi. Agro Media Pustaka Jakarta Bandani. 2001. W Arga. Kanisius Yogyakarta. Lana. Petunjuk Praktis Tata Laksana Sistem Tiga Strata. karena jerami kacang kedelai nilai gizinya mendekati 2 kali lipat dibandingkan jerami padi. Produktifitas. 1998. Edisi 4. dan Nilai Ekonomi. Penerbit Swadaya Jakarta Gunawan. N. 1990.B sutrisna. Pemilihan pakan sapi Bali di musim kemarau perlu mendapat perhatian khusus. D Pamungkas dan L. Pengembangan sapi potong.pakan ternak disamping berdasarkan harga pakan atau kemudahan mendapatkan pakan tersebut. IM. W Suarna. W Sukanten. Denpasar. 1998. Sapi Bali Cetakan III. Affandhy. Sapi Bali. S Putra. Penerbit Kanisius Yogyakarta Nitis. Daftar Pustaka Abidin. Bewternak sapi Potong . K Lana. Z 2002. B. maka sangat perlu diperhatikan nilai gizi dari pakan tersebut. .. Makana dan Penampilan Ternak STS Dalam Peningkatan Produktifitas Peternakan dan Kelestarian Lingkungan Pertanian Lahan Kering dengan Sistem Tiga Strata. K. sehingga peternak harus membeli bahan pakan ternak dari daerah lain.A. dan I. Y 2001. karena pada saat musim kemarau pakan ternak sapi sering habis persediaannya. Penerbit UPT Penerbit Universitas Udayana Denpasar Murtidjo.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->