PAKAN SAPI BALI

Oleh I Putu Sampurna

UNIVERSITAS UDAYANA 2009

mineral. berproduksi (misalnya pada sapi dewasa) dan diubah mnjadi energi (misalnya pada sapi kerja). mineral dan protein yang terkandung dalam hijauan/rerumputan akibat kekurangan air. tetapi pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat pasti akan dapat menunculkan sifat bawaannya yang baik. Keadaan ini sering ditemukan pada sapi Bali yang dipelihara di daerah pegunungan / daerah dataran tinggi yang pengairannya tergantung dari air hujan.II. Ransum sapi yang memenuhi syarat ialah ransom yang mengandung : protein. Karena unsure protein tidak dapat di bentuk dalam tubuh. Perkembangbiakannya terhambat karena fertilitasnya menurun. karbohidrat. Kesemuanya dapat disediakan dalam bentuk hijauhan dan konsentrat. Kebutuhan sap[I akan Gizi a. . hijauan/rerumputan yang yang diberikan kepada ternak tidak lagi memenuhi syarat. pembentukan se-sel baru dari tubuhnya (misalnya pada pedet). persentase karkasnya juga sangat rendah. seperti di daerah Bukit Jimbaran. sapi bali yang dipelihara di daerah tersebut tumbuh dan bertambah bobot dengan sangat cepat karena sapi mendapat pakan dalam jumlah yang cukup dan memenuhi syarat. Oleh karena itu. (misalnya pada sapi lanjut usia). dan persentase karkasnya menjadi lebih tinggi. lemak. baik sapi potong maupun sapi perah harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga pertumbuhannya tidak terganggu. oleh karena itu sapi harus diberi pakan yang cukup mengandung protein. sapi yang sudah dewasa berat badannya menurun/kurus. dan lebih tahan terhadap penyakit. mislanya pertumbuhannya menjadi lebih sempurna dan lebih cepat. bahkan jumlahnyapun tidak mencukupi kebutuhan sapi. vitamin. sebab selama musim kemarau persediaan pakan dan daya cerna sapi akan hijauan menjadi berkurang. Sebagai akibatnya ialah : pertumbuhan terhambat. Protein lebih banyak dibutuhkan oleh sapi muda yang sedang tumbuh dibandingkan sapi dewasa. dan air dalam jumlah yang cukup. padahal sangat mutlak diperlukan. Akan tetapi. Pemberian pakan pada ternak sapi. Protein berfungsi untuk memperbaiki dan menggantikan sel tubuh yang rusak. sehingga tidak memenuhi syarat sebagai sapi potong. maupun sapi perah sangat tergantung dari pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat. Namun perlu disadari bahwa pemberian pakan yang cukup dan memenuhi syarat syarat ini tidak akan dapat mengubah sifat genetik sapi. baik itu sapi potong. Pemberian pakan yang tidak berkesinambungan akan menimbulkan goncangan pertumbuhan sapi. Pada musim hujan. Dengan demikian. pada musim kemarau pertumbuhannya atau bobot badannya dapat menurun secara dratis. peternak harus berusaha memberi pakan yang cukup dan memenuhi syarat sesuai dengan kebutuhan sapi. daerah Kubu Karang Asem. Besar tubuh sapi Bali tidak dapat diubah menyerupai sapi Hereford. Hal ini tyerutama disebabkan oleh hilangnya energi. Protein. sapi kerja. daerah NTT dan lai-lain. PAKAN SAPI BALI Keberhasilan usaha peternakan sapi.

D. katul. sebab kandungan asam amino essensial dan nilai gizinya lebih tinggi. Di dalam tubuh. dapat digunakan sebagai sumber tenaga. apalagi bila sapi itu dipekerjakan terlalu berat dan diberi pakan yang tidak memenuhi syarat. Bahan pakan ternak yang banyak mengandung lemak adalah : bungkil kacang tanah. lemak yang disimpan menyelubungi serabut otot sehingga atau daging sapi menjadi lebih lembut. termasuk sapi. maka protein atau sam-asam amino dalam pakan harus ditingkatkan pula. Disamping itu. khususnya sapi penggemukan. lantoro dan pakan tambahan berupa penguat seperti bungkil kelapa. Oleh karena itu. Ternak rumenansia. karbohidrat diserap oleh darah berupa glukosa dan langsung dioksidasi menjadi energi atau lemak cadangan. Namun. jaringan nlemak terbentuk paling akhir. yang didak langsung digunakan. sebab di dalam rumen dan ususnya yang panjang itu. Protein asal hewan (hewani) lebih baik ketimbang protein asal tanaman (nabati). Kadar serat kasar tinggi dan kekurangan unsure protein. jika protein yang diberikan adalah protein yang telah usang dan terurai. maka kekurangan unsure protein/asam-asam amino dan unsr lainya dapat ditutupi dengan pemberian pakan tambahan yang banyak mengandung protein. Karbohidrat Karbohidrat berfungsi sebagai sumber tenaga (energi) dan sebagai pembentuk lemak cadangan di dalam tubuh. pakan diolah oleh jasad renik. Setelah dicerna. jika sapi hanya diberi pakan berupa jerami. Lemak. Sapi yang dipotong pada usia lanjut akan memiliki daging yang liat. lemak dan karbohidrat. selaput penggantung usus dan diantara otot-otot. domba ekor gemuk pada ekornya dan lain sebagainya. seperti pada sapi kereman. Hewan ternak yang hanya diberi pakan berupa hijauan dari rumput akan memperoleh kadar lemak yang sangat rendah sebab kandungan lemak kasar pada rumput hanya sekitar 1%. Setiap jenis ternak memiliki alat atau tempet khusus untuk menyimpan lemak. tidak membutuhkan protein yang bermutu tinggi di dalam pakannya. Protein hewani dapat diproses kembali kembali menjadi protein jaringan dengan resiko kerugian yang sangat kecil bila dibandingkan dengan pengolahan protein nabati seperti jagung dan jerami. tepung ikan. b. daun turi. E dan K dalam tubuh. Suber karbohidrat yang . lemak mempunyai sifat yang berbeda. Dalam tubuh hewan. atau dapat disimpan di dalam jaringan atau sel sebagai lemak cadangan.Sumber protein bagi sapi adalah hijauan dari jenis leguminosa seperti Centrosema pubescens. Pada ternak sapi potong yang digemukkan. Kandungan lemak dalam tubuh berbeda-beda antara jaringan satu dan jaringan lainnya. bungkil kacang tanah. misalnya sapi pada punuknya. lemak dan karbohidrat dalam jerami menyulitkan pencernaan. Dalam tubuh. tepung darah. Lemak tubuh biasanya dibentuk dari karbohidrat dan lemak makanan. Tubuh hewn terdiri atas tiga jenis jaringan. Lemak berfungsi sebagai sumber energi (tenaga) dan sebagai pelarut vitamin A. lemak yang berlebihan juga dapat disimpan disekitar buah pinggang. lemak dalam bahan pakan dapat diubah menjadi pati dan gula. tepung daging dan lain-lain. Di antara ketiga jenis jaringan tersebut. yaitu tulang otot dan lemak. bungkil kelapa dan bungkil kedelai. c. Bahan pakan yang berkadar protein tinggi ialah yang susunan proteinnyamendekati susunan protein tubuhnya. kelebihan lemak akan disimpan di bawah kulit sebagai lemak cadangan.

mineral diperlukan untuk memperbarui sel-sel yang mati. dan pemeliharaan kesehatan. Namun mineral tertentu seperti garam dapur (NaCl). pati dan gula. sehingga kebutuhan ternak akan karbohidrat tidak banyak mengalami kesulitan. janin hanya dapat tumbuhdengan baik bila tersedia mineral dalam jumlah yang cukup.ah hijauan. Jika kadar vitamin A dalam tubuh berlebihan. tembaga. sumber mineral utama ada. Sementara vitamin A dapat dibentuk dari karoten. terutama vitamin B kompleks. Bagain hijauan tanaman yang sedang tumbuh. vitamin B dapat dibentuk sepenuhnya di dalam tubuh hewan. Meskipun diperlikan hanya dalam jumlah yang kecil dan terdapat dalam jumlah banyak dalam jaringan tulang.penting ialah serat kasar dan BETN (bahan ekstrak tanpa nitrogen) yaitu bagian dari bahan makan yang banyak mengandung karbohidrat. khlor. magnesium. d. bagi ternak sapi yang dipelihara secara intensif. dan pakan tambahan berupa mineral (feed supplement-mineral) e. Tanda bahwa ternak sapi kekurangan mineral ialah : sapi suka makan tanah. Oleh karena itu. hewan memamah biak seperti sapi dapat membentuk vitamin tertentu dalam ususnya. Mineral fosfor banyak ditemukan pada padi-padian. seng. atau pada bagian pucuknya banyak mengandung karoten. sering masih perlu ditambahkan dalam ransum. Beberapa jenis mineral penting yang diperlukan tubuh ialah : natrium. Yaitu : mineral mempermudah proses pencernaan dan penyerapan zat makanan. calsium (Ca) dan fosfor. Jagung dan pakan butiran lainnya juga sebagai sumber karbohofrat. Akan tetapi. sulfur. kalium. sedangkan makanan kasar lainnya banyak mengandung Ca. proses produksi. penggantian mineral tubuh yang hilang. dan kambing selama tiga bulan. dan vitamin D dibentuk oleh tubuh hewan dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari. mineral berperan amat penting dalam kehidupan hewan ternak. Pada umumnya unsure tersebut banyak terdapat dalam pakan. pada anak hewan yang sedang tumbuh atau yang sudah dewasa. ransumnya perlu ditambahkan vitamin A. bahan pakan sapimengandung vitamin A dengan kadar yang tidak cukup. . vitamin berfungsi untuk mempertahankan kekuatan tubuh dan memprimakan kesehatan dalam berproduksi. Pada sapi vitamin A yang disimpan dapat bertahan sampai enam bulan. Selain itu. atau yang ruang geraknya dibatasi. kalsium. Vitamin Dalam tubuh. sedangkan vitamin C dapat dibentuk sendiri oleh semua jenis hewan yang telah dewasa. maka vitamin tersebut akan disimpan dalam waktu yang lama dalam hati. Mineral Mineral berguna dalam pembentukan jaringan tulang dan otot. Selain itu. selenium. yang dalam tubuh hewn dapat diubah menjadi vitamin A. Kekurangan mineral dapat menimbulkan penyakit tulang atau fertilitasnya (kesuburan) ternak menjadi rendah. fosfor. pada musim kemarau yang panjang. Kebutuhan ternak akan vitamin sering tidak menjadi perhatian peternak karena unsure tersebut biasanya tersedia dalam jumlah yang cukup dalam pakan. Kebutuhan sapi akan karbohidrat juga dapat dipenuhi dari bahan hijauan. Pada sapi.

melumasi persendian. air dalam bahan makanan. terdiri atas rumput (78%). secara persentase lebih banyak memakan semak dan pohon. jenis bahan makanan. Begitu pula pada musim hujan sapi bali lebih banyak makan rumput. I yang sedang bekerja. umur. Sapi bali pejantan jika dibandingkan dengan yang betina. semak dan pohon (15%). suhu lingkungan. 2001 .Sumber utama vitamin tubuh pada sapi adalah hijauan. dan volume makan yang masuk dalam tubuh. serta aktifitas sapi yang bersangkutan. kebutuhan akan air minum lebih tinggi jika dibandingkan dengan sapi pada keadaaan normal. dan membantu pengpenglihatan. Air merupakan unsure terbesar dalam tubuh hewan karena lebih dari 50% komposisi tubuh terdiri atas air. air seni. sedangkan yang dipelihara di lahan kering. dan sapi yang diberi pakan jerami dalam jumlah yang besar. Kebutuhan tubuh sapi akan air dapat dipengaruhi dari air minum. lemak dan protein. Kebutuhan ternak akan air minum sangat beragam di antara ternak yang satu dengan yang lainnya. jerami (2%). Secara umum apabila dilihat komposisi pakan sapi Bali. Sebagai pedoman bagi penyediaan air minumadalah : sapi dewasa yang bekerja memerlukan air sekitar 35 liter air dalam sehari. Hewan yang kekurangan air biasanya lebih cepat mati daripada yang kekurangan makanan yang sekali gus membuktikan bahwa air mempunyai fungsi yang sangat penting bagi ternak. mengelauarkan bahan yang tidak berguna dari dalam tubuh seperti keringat. iklim dan waktu dan cara penyimpanan hijauan. sedangkan sapi yang tidak bekerja memerlukan air sekitar 25 liter. sedangkan semak dan pohon konsumsinya meningkat pada musim kemarau. dan air metabolic yang berasal dari glukosa. lebih banyak memakan rumput. Air Air berfungsi mengatur suhu tubuh. membantu proses pencernaan. Oleh karena itu. Tabel 2. seperti : jenis sapi. Keragaman ini dipengaruhi olah berbagai faktor. beberapa factor seperti jenis tanah. dan kotoran (80% air). leguminosa (3%). Kebanyakan jaringan dalam tubuh hewan mengandung 70-90% air. batang pisang (1%) dan lainnya (1%). Komposisi Bahan (%) Pakan Sapi Bali di Bali No Jenis Pakan Musim Pemantaatan Lahan Klasifikasi Sapi Hu Kema Sa Tega Ke Pe Ke In Pejan jan rau wah lan bun det biri duk tan 1 Rumput 79 49 85 70 80 78 78 72 80 2 Leguminosa 2 1 0 2 0 2 0 0 0 3 Semak dan 14 32 6 23 15 11 17 20 9 Pohon 4 Jerami 2 6 3 1 1 5 2 2 3 5 Batang Pisang 1 9 2 2 1 0 1 2 3 6 Lainnya 2 3 4 2 2 4 2 4 5 Sumber : Nitis. Pada sapi muda. sapi yang berada pada lingkungan suhu yang tinggi. dapat berpengaruh terhadap kandungan vitamin dalam hijauan itu f. Akan tetapi.. para peternak harus sungguh-sungguh memperhatikan kebuituhan ternaknya akan air.1. Bahan Pakan Sapi Sapi bali yang dilahan persawaan dalam kehidupannya lebih banyak memakan rumput dibandingkan semak dan pohon.

dan jagung yang berupa batang. sehingga kebutuhan sapi akan zat makanan dapat terpenuhi. Bahan hijauan dapat diberikan pada sapi Bali dalam bentuk segar dan kering atau dikeringkan. Sebagai contoh jagung giling yang kasar relative lebih sukar dicerna oleh sapi jika dibandinghkan dengan jagung giling yang lebih halus. Bahan pakan hijauan juga dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu rerumputan dan jenis daun-daunan. karena bila terjadi perubahan prilaku ternak akibat sakit. Sapi Bali dapat diberikan pakan dalam tiga jenis yaitu : pakan hijauan. selain zat yang terkabdung di dalammnya. palatibilitas (enak tidaknya) dan daya cernanya. Untuk mengurangi pakan yang tercemar akibat ulah sapi yang kerap memilih pakan. Bahan Pakan Hijauan. rumput benggala dan lain sebagainya. daun belalu/albezia. karena pakan yang memiliki aroma yang membuat selera makan sapi turun telah menguap. daun kayu santen. pakan konsentrat (penguat). Bahan pakan yang rusak. Pakan itu akan lebih diminati sapi bila sebelumnya telah dilayukan. sebaiknya diberikan dua kali. daun bunut. Demikain pula bahan pakan kasar seperti jerami akan sulit dicerna oleh sapi sebab zat makanan dalam jerami tertutup oleh dinding sel yang sukar dicerna oleh sapi. daun kaliandra. Hijauan segar sebaiknya berasal dari berbagai jenis hijauan. rumput setaris. Pakan jenis jenis rerumputan dapat berupa rumput lapangan (lokal) dan rumput unggul seperti rumput gajah. perlu juga dipartimbangkan sifat biologi bahan pakan yang akan diberikan seperti : tekstur. daun dan ranting. tergantung dari bobot sapi. Bahan pakan yang sukar dicerna sebaiknya diberi perlakuan khusus sebelum diberikan kepada sapi. Pakan jenis dedaunan yang yang berasal dari leguminosa umumnya lebih disukai olah sapid an juga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan pakan yang berasal dari nonleguminosa maupun dari rerumputan. Pakan jenis dedaunan dapat berasal dari kacang-kacangan (leguminosa) dan nonleguminosa. dan pakan tambahan. Untuk itu pakan mesti dikumpulkan sehari sebelumnya (sore) untuk diberikan keesokan harinya. kedelai. daun lantoro. kacang tanah. Rerumputan umumnya mengandung banyak karbohidrat tinggi. Sapi bali dengan bobot 300 kg biasanya diberikan pakan hijauan dalam bentuk segar sebanyak 30 kg/hari atau 10% daribobot badannya. Pakan hijauan kering atau dikeringkan dapat berupa jerami dan dedaunan yang dikeringkan. birahi atau beranak peternak akan segera mengetahiu. Jerami ialah hasil ikutan pertanian seperti padi. daun turi. Sebagai contoh sapi Bali dengan berat 250 kg yang diberikan hijauan dengan komposisi 70% rumput gajah dan 30% daun gamal kebutuhan akan protein.Pakan untuk sapi Bali yang dikandangkan mesti selalu terseia sepanjang hari. Dedaunan yang sering diberikan pada sapi Bali antara lain daun dadap. daun nangka dan lain-lainnya. Dalam pemilihan pakan ternak sapi. daun gamal. pada pagi dan sore hari. baik baik berupa rerumputan maupun dedaunan. Kebiasaan memberikan pakan dua kali ini akan membuat peternak lebih sering bertemu dengan sapinya. Jumlah pakan hijauan segar yang diberikan pada sapi. tetapi mengandung sedikit protein. kalori dan energi metaboliknya dapat terpenuhi sehingga sapi dapat tumbuh dengan baik. Sedangkan hijauan kering adalah hijauan . tengik ataupun kurang enak tentu akan disisihkan oleh sapi atau terbuang percuma karena sapi tidak mau makan bahan pakan yang telah rusak. daun waru.

nilai gizi pakan dapat diperbaiki. gaplek (ketela pohon) dan sebagainya. Dengan pemberian pakan kosentrat. sehingga lebih mudah dicerna dibandingkan hijauan. Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih baik. bahan pakan berprotein tinggi seperti tepung daging. Pemberian urea dapat menguntungkan karena sebagi hewan rumenansia. sapi Bali masih sering menderita kekurangan vitamin. bungkil kacang tanah. Pemberian konsentrat pada saat persediaan hijauan berlimpah. karena pemberian kosentrat yang terlalu tinggi secara ekonimi sering tidak menguntungkan. Bahan Pakan Konsentrat (Penguat) Sapi Bali Sebagai ternak perintis. pemberian kosentrat perlu dipertimbangkan secara ekonomis. pemberian urea pada sapi Bali perlu kehati-hatian sebab pemberian urea yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan. sapi Bali mampu beradaptasi dengan berbagai jenis pakan kasar yang bergizi rendah. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan atau kesehatan sapi Bali sehingga untuk mengatasinya sapi dapat diberikan pakan tambahan. khususnya Ca. Walaupun telah diberi pakan berupa hijauan dan/atau kosentrat yang telah mengandung zat makanan yang memenuhi kebutuhannya. dapat dipenuhi dengan pemberian tepung tulang. Selai itu. mineral dan bahkan protein. Kekurangan protein sering terjadi bila sapi Bali hanya diberi pakan berupa jerami atau atau rumput kering yang berkadar protein rendah. bungkil kelapa. dan nilai gizi hijauan menjadi sangat rendah. Vitamin biasanya diberikan dalam bentuk pakan tambahan/feed supplement berupa minyak ikan yaitu untuk memenuhi kekurangan vitamin A dan Vitamin D. Kosentrat atau pakan penguat merupakan jenis pakan bergizi tinggi dengan kandungan serat kasar yang relative rendah. maka untuk memenuhinya ke dalam pakan perlu ditambahkan urea. Pada saat hijauan tersedia dalam jumlah yang berlimpah. . Bahan Pakan Tambahan. sapi Bali dapat tumbuh dengan baik jika sapi ini hanya diberi rerumputan dan dedaunan terutama pada musim hujan ketika hijauan tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Sebagai pedoman kadar urea dalam pakan tidak boleh melebihi 1% dari jumlah pakan atau 20 gram per 100 kg bobot badan sapi Bali. Meskipun tidak mencapai maksimal. sapi Bali perlu diberi pakan penguat terutama pada musim kemarau ketika persediaan hijauan berkurang.jenis rerumputan yang sengaja ditanam dan dipanen saat menjelang berbunga dan langsung dikeringkan. Harga bahan pakan kesentrat relative lebih mahal dibandingkan harga bahan hijauan. yaitu pada musim hujan dapat mempercepat pertumbuhan sapi Bali dengan tambhan bobot badan selama fase penggemukan bias mencapai 600-800 kg/ekor/hari. sapi Bali mampu mengubah sumber nitrogen nonprotein menjadi protein. Pada sapi Bali. tepung kapur (CaCO3) dan garam dapur (NaCl). Akan tetapi. tepung ikan harganya cukup mahal. Keadaan ini secara ekonomis sangat menguntungkan peternak. P dan NaCl pada pakan ternak . Kekurangan mineral. pakan kosentrat biasanya berupa dedak padi. seperti jerami padi dan rumput kering.

3.0 2.9 45.5 1. dan tujuan pemeliharaan dan contoh terlihat pada Tabel 2.0 2.0 4.7 5. calsium (Ca) dan phosphor (P).0 2.61 0. metabolic energy (ME).8 100 0.2 0.5 2.2 63.3 2.2.72 6 Sumber : Tellman.46 0.0 2.0 87. Sementara itu.2 63. dan pakan kasar.18 .0 Ca (%) 0.4 0.D dkk Ilmu Pakan Ternak Dasar Tabel 2.85 0.37 1.0 14. Contoh komposisi bahan pakan seperti Tabel 2. menyusui dan bunting harus disesuaikan dengan kebutuhan ternak itu akan bahan kering (BK).6 3.7 10.0 4.0 2. Ca dan P tergantung dari jenis kelamin ternak. Penyusunan ranrum sapi Bali baik untuk penggemukan. Sapi Bali yang dilepas di padang penggembalaan secara selektif dapat memilih jenis pakan yang secara alamiah dapat memenuhi kebutuhan akan zat gizi.3.1 0.61 0.3 2.3 39.6 56.28 0.0 16.3 4.23 0.70 2. total Digestible nutrient (TDN).2 0.7 3.8 100 0.0 2.18 0.53 4 Daun Lantoro 29.26 5 6 Rumput Gajah 15.0 21. pertumbuhan.89 0.20 0 2 Jerami Kedelai 86.8 100 PK (%) 8.5 8.1 23.7 12.7 11.80 0 9 Bungkil Kelapa 86.4 53. Kebutuhan Nutrisi Sapi Bali Bobot Sapi Tamba Makan Makan Bali han -an an Bobot BK Kasar 150 Jantan 0. protein kasar (PK). ME.Penyusunan Ransum Sapi Bali Pemberian pakan pada sapi Bali oleh peternak tradisional biasanya hanya memperhatikan jumlah atau volume pakan tanpa banyak memperhatikan kandungan zat makanan pakan yang diperlukan sapi.9 55 200 Jantan 0.31 0 3 Jerami Padi 40. sapi Bali yang dikandangkan komposissi pakan perlu diatur agar memenuhi nilai gizi yang diperlukan.9 45. A. umur ternak. Nama Bahan BK PK TDN ME Ca P (%) (%) (%) (Mcal/kg (%) (%) ) 1 Jerami Kacang Tanah 38.6 78.03 1. Akan tetapi.2.0 4.2 0.1 1.1 15.7 75 150 Betina 0.18 P (%) 0.0 2.6 8.2 0.7 TDN (%) 55 70 55 64 55 ME Mca k/kg 2.26 5 8 Dedak Padi 86.36 0.18 0.40 0 Rumput Panicum maxsimum 7 40. kebutuhan ternak akan bahan kering.18 0.3 1.7 0. Tabel 2.32 0.1 0.1 2. Komposisi Bahan Pakan Ternak N0.31 0 5 Rumput Benggala 40.18 0.

dan meningkatkan TDN dengan pemberian pakan kosentrat.2 5.5 5.5 = 1. Kadar protein : 1.15 = 10.36 3.0% 1.0098 0.7% lebih rendah dari yang dibutuhkan yaitu 56%.834 Benggala 2 Daun 10.21%. jika di kebun tersedia rumput Benggala dan daun lantoro dan saat itu terdapat sapi bunting dengan berat 300 kg.5 kg Perhitungan BK : Rumput benggala = 70/100 x 10.375 7.30% Susunan ransom sapi Bali bunting yang beratnya badanya 300 kg dengan komposisi pakan rumput benggala 70% dan daun lantoro 30% telah mendekati standar gizi ternak itu.9Mcal/kg Ca (kg) 0.09/10.0 0.5 = 3.32 0.0 10.99 8.0 8. yang perlu dilakukan adalah menurunkan PK dan Ca.kg tepat sama dengan yang dibutuhkan yaitu 1.21 0. maka susunan ransom kita adalah : Sapi Bali bunting memerlukan pakan dalam bentuk BK sebanyak = 10.0289 0. Kadar TDN yag diperoleh : 5.5 1.5 x 100% = 50.339 Yang Diperoleh 10.32 20.90% 56.825 kg Tabel 2.0877/10.5 = 1. No.09 5.5 6.35 kg .34 0.8 75 100 75 85 85 11.2).15 kg Perhitungan Berat Basah Rumput benggala = 100/40 x 7.0 0.5 10. Dalam hal ini. Nama Berat BK PK TDN ME Bahan Bahan (kg) (kg) (kg) (Mcal) (kg) 1 Rumput 18.9 61 55 64 56 55 2.28% 0. tetapi ME yang diperoleh : 20.9%.339/10.35 = 18.0184 0.0191 0.9 Mcal.5 x 100% = 0.83% 0.38 Misalnya.0 2.9 10. Untuk memperbaiki susunan ransom di atas.27 0.35 0.18 0.4.24 0.200 10.0193 0.29 0.1 3.200 300400 300400 Betina Bunting Menyusui 0.825 3.83% lebih tinggi dari yang dibutuhkan yaitu 0.575 Jadi : BK rumput benggala = 7. Bila sapi itu diberikan pakan yang terdiri atas 70% rumput benggala dan 30% daun lantoro.0877 0.9Mcal/kg Standar Gizi 10.15 0.2 2.33 11. Susunan Ransum sapi Bali Bunting Bertat 300 Kg.32/10.5 x 100% = 10.40% 50.18 0.2% (Tabel 2.3 1.20 0.9 Mcal/kg.5 10. sehingga porsi daun lantoro diturunkan menjadi 15%. maka bahan kasar pakan menjadi 85% TDN yang diperlukan dari dedak padi dan bungkil kelapa = 15/100 x 10.7% 1.40 lebih tinggi dari standar 5.9 2.5 10.21% P (kg) 0.5 - 4.73 1.505 Lantoro Total 29.5 = 7.5 0.375kg Daun Lantoro = 100/29 x 3. kadar PK lantoro cukup tinggi yaitu 23.35 kg Daun Lantoro = 30/100 x 10. Jika 15% daun lantoro diganti dengan dedak padi dan bungkil kelapa. demikian juga Ca yang diperoleh : 0.

365 0.556 kg Persentase kekurangan = 1.79% TDN dedak padi 87.834 0.15 – 1.30% Berdasarkan pakan baku yang tersedia baik itu berupa hijauan maupun kesentrat dalam memberikan pakan ternak sapi Bali kita harus susun ransom sedemikian rupa.551 = 0.575 kg = 3.0010 0.575 = 0.19% 31.004 Kelapa Total 25.024 = 1.055 0.551 kg = 100/80 x 1. Pemilihan .994 kg = (56/100 x 10.0Mcal/kg 0. Nama Berat BK PK TDN ME Ca P Bahan Bahan (kg) (kg) (kg) (Mcal) (kg) (kg) (kg) 1 Rumput 18.024 0.52% 0.375 7.5 0.430 1.BK daun lantoro TDN rumput benggala TND daun lantoro Kekurangan TDN = 3.575 0.19/31.5.575 = 0.897 3.79% TDN bungkil kelapa 78.556/1.994) = 5.651 21.5 –(3.143 0.0% Total 11.98 x 1. Susunan Ransum Sapi Bali Bunting dengan Empat Bahan Baku Pakan No.79/31.6% 20.79% 98.21% 0.34% Standar Gizi 10. sehingga terpenuhinya standar gizi yang diperlukan oleh ternak tersebut.412 1.3997 0.90% 56.5 9.88 – 4.8% 2.33 11.98% BK dedak padi BK bungkil kelapa Jadi dibutuhkan : Dedak padi Bungkil kelapa = 20.324 = 1.005 Lantoro 6 3 Dedak 1.619 10.350 0.987 5.0191 Benggala 2 Daun 5.9Mcal/kg 0.575 = 1.0361 Yang Diperoleh 10.191 kg = 100/80 x 0.119 0.575 x 100% = 98.641 0.191 1.575 = 1.33 + 0.1/100 x 1.0034 0.325 0.4% 53.0184 0.5 5.008 Padi 4 Bungkil 0.024 kg = 11.641 kg Tabel 2.33 kg = 53.0% 1.570 0.055 0.98 x 1.055 0.36 3.551 0.994 4.

Sapi Bali. Z 2002. W Suarna. Agro Media Pustaka Jakarta Bandani. Penerbit Swadaya Jakarta Gunawan. N. 1998. karena jerami kacang kedelai nilai gizinya mendekati 2 kali lipat dibandingkan jerami padi. Pemilihan pakan sapi Bali di musim kemarau perlu mendapat perhatian khusus. sebaiknya dipilih jerami kacang kedelai. D Pamungkas dan L. W Sukanten. dan I. Denpasar.A. Bewternak sapi Potong . Sapi Bali Cetakan III. K Lana.B sutrisna. 2001. Pengembangan sapi potong. karena pada saat musim kemarau pakan ternak sapi sering habis persediaannya. Sebagai contoh bila tersedia 2 jenis jerami di pasaran yaitu jerami kacang kedelai dan jerami padi. Y 2001. Kanisius Yogyakarta. maka sangat perlu diperhatikan nilai gizi dari pakan tersebut. K. LPM Unud.pakan ternak disamping berdasarkan harga pakan atau kemudahan mendapatkan pakan tersebut. Makana dan Penampilan Ternak STS Dalam Peningkatan Produktifitas Peternakan dan Kelestarian Lingkungan Pertanian Lahan Kering dengan Sistem Tiga Strata. Affandhy. IM. B. 1990. baik itu brupa hijauan segar maupun jerami. sehingga peternak harus membeli bahan pakan ternak dari daerah lain. S Putra. Lana. Penerbit Kanisius Yogyakarta Nitis. Edisi 4. Penerbit UPT Penerbit Universitas Udayana Denpasar Murtidjo.K Nuraini. Produktifitas. W Arga. . Petunjuk Praktis Tata Laksana Sistem Tiga Strata. 1998. dan Nilai Ekonomi.. Potensi. Daftar Pustaka Abidin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful