P. 1
1 Jelaskan Keterkaitan Anjtara Pengajaran Dan Pendidikan

1 Jelaskan Keterkaitan Anjtara Pengajaran Dan Pendidikan

|Views: 517|Likes:
Published by Rifko Samadin
gj
gj

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Rifko Samadin on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/29/2014

pdf

text

original

1 Jelaskan keterkaitan antara pengajaran dan pendidikan ???

Para ahli pendidikan menemui kesultan dalam merumuskan definisi pendidikan. Kesulitan itu antara lain disebabkan oleh banyaknya jenis kegiatan serta aspek kepribadian yang dibina dalam kegiatan itu, masing-masing kegiatan tersebut disebut pendidikan 1. menurut Rupert C. Lodge dalam philosophiy of education menyatakan bahwa dalam pegertian yang luas pendidikan itu menyangkut seluruh pengalaman. 2. joe park merumuskan pendidikan sebagai the art or process of importing or acquiring knowledge and habit through instructional as strudy. Dalam definisi ini ditekankan kegiatan pendidikan diletakkan pada pengajaran ( instruction ) sedangkan segi kepribadian yang dibina adalah aspek kognitif dan kebiasaan. 3. Theodore mayor greene mengajukan definisi yang sangat umum pendidikan adalah usaha manusia untuk menyiapkan dirinya untuk suatu kehidupan yang bermakna. Dalam definisi ini aspek pendidikan luas sekali 4. alfed nort whitehead menyusun definisi pandidikan yang menekankan segi keterampilan menggunakan pengetahuan sehingga cakupan pendidika sempit. Konperensi international tentang pendidikan islam yang pertama ( 1977) tenyata tidak juga berhasil menyusun suatu definisi pendidikan yang dapat mereka sepakati ( al-athas, 1979 : 157 ). Kesulitan yang mereka hadapi pada dasarnya sama dengan kesulitan yang dihadapi para ahli yang disebutkan tadi : banyaknya segi kepribadian yang dibina. Jadi, sanagt tidak mengkin mmbuat definisi pendidikan yang sangat singkat tetapi mencakupdaerah binaan yang luas itu. Seandainya definisi pendidikan yang ,encakup itu diperlikan agaknya rumusan ini dapat ditawarka. Pendidika adalah meningkatkan diri dalam sega;la aspeknya. Definisi ini mencakup kgioatan penidika yang melibatakan guru aupun yag tidak melibatkan guru (pendidk). Mencakup pendidikan formal mau[un non formal sta informal. Segi yang dibina oleh pendidikan dalam definisi ini adalah selurh aspek kepribadian. B. Pengertian Pengajaran Para ahli berpendapat bahwa pendidikan tidk sana dengan pengajaran. Ada yang berpendpat bahwa pendidika lebih luas dari pada pengarajaran ada juga yang menagtkan pendidikan adalah uasaha pengembangan aspek rohani manusia, sedangkan pengajaran aspek jasmani dan akal saja. Bagaimana duduk persoalannya? Sikun pribadi, guru besar IKIp BAndung, pernah menjelaskan msalah ini dalam tulisannya. Mneurut pendapatnya, mendiidk dalam arti pedagogis tidak dapt disamakan denganpengertian mengajar. Pengajaran meurut pendapatnya adalah suatu kegiatan yang menyangkut pembinaan anak, mengenai segi kognitif dan psikomotor semata-mata, yait supaya anak lebih banyak pengetahuaany, lebih cakap berpikir kritis, sistematis da obyektif serta trampil dalam mengerjakan sesuatu. Tujuan pengajaran lebih mudah dari pada tujuan pendidikan.

3. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri. Peserta Didik Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. latihan. metode. lingkungan sekolah. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. 5. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom. Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah: a. d. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkunga yaitu lingkungankeluarga. . Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas.unsurdalam system pendidikan ???  UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu: 1. 3. dan masyarakat. serta alat-alat pendidikan. 2. pemimpin program pembelajaran. sehingga merupakan insan yang unik. guru. yang ingin diakui keberadaannya. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua. c. 6. 7. dan lingkungan masayarakat. Orang yang membimbing (pendidik) Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. 2. 4. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi. Individu yang sedang berkembang.2 Tuliskan apa saja yang menjadi unsur . Subjek yang dibimbing (peserta didik). b. Orang yang membimbing (pendidik) Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan) Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode) Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan) Penjelasan: 1.

Sementara itu. Gambarkan peta kensep hubungan mulai dari tiap tiap landasan pendidikan .4. b. KEPUTUSAN MENDIKNAS nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil belajar Mahasiswa menjabarkan kurikulum pendidikan tinggi sebagai berikut: seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi.232/U/2000. isi.045/U/2002 menambah rambu-rambu penyusunan kurikulum inti sebagaimana diaturdalam KEPMENDIKNAS no. Keputusan tersebut dikenal sebagai tonggak diberlakukannya kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Sementara itu. Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan) Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga. kurikulum pendidikan sampai pada tujuan pendidikan nasional ???? Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU SISDIKNAS No. Pasal 1 butir 19). a. . Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) Alat dan Metode Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif. KEPMENDIKNAS NO. sekolah dan masyarakat.20 Tahun 2003. 3. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya.

. 5 . begitu juga di sekolah dan perguruan tinggi. Pendidikan luar sekolah yang dilembagakan (non formal) adalah semua bentuk pendidikan yang diselenggarakan dengan sengaja. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 10 ayat 1. pantas. tenaga. Tujuan pendidikan memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik. Tujuan antara berfungsi untuk menjembatani pencapaian tujuan umum dari sejumlah tujuan rincian khusus. pengajar. tujuan instruksional. Didalam praktek pendidikan khususnya pada sistem persekolahan. benar. dan tujuan instruksional. tujuan pokok bahasan dan sub pokok bahasan disebut tujuan instruksional.??? Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan yang sekaligus membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. tujuan kurikuler. yaitu penguasaan materi pokok bahasan/sub pokok bahasan. Umumnya ada 4 jenjang tujuan di dalamnya terdapat tujuan antara .  Tujuan instruksional . tertib. cara penyampaian.  Tujuan kurikuler. Choombs ialah pendidikan luar sekolah yang dilembagakan dan istilah ini yang digunakan dalam UU Sistem Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 4 . Karena itu tujuan pendidikan memiliki dua fungsi yaitu memberikan arah kepada segenap kegiatan pendidikan dan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh segenap kegiatan pendidikan. Anak-anak menerima pendidikan dari orang tuanya dan manakala anak-anak ini sudah dewasa dan berkeluarga mereka akan mendidik anak-anaknya. fasilitas. dan berencana di luar kegiatan persekolahan. Perbedaan pelanggaraan scara pendidikan formal dan pendidikan non formal ???? A SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL Pendidikan non formal menurut Philip H. yaitu tujuan bidang studi atau tujuan mata pelajaran.. jelaskan tiap tiap alur hubungan dari peta konsep yang telah anda gambarkan pada no 3 . Hewan juga “belajar” tetapi lebih ditentukan oleh instinknya. yaitu tujuan umum. dan waktu yang dipakai serta komponen- . terarah. di dalam rentangan antara tujuan umum dan tujuan yang sangat khusus terdapat sejumlah tujuan antara.Tujuan pendidikan nasional . sedangkan manusia belajar berarti merupakan rangkaian kegiatan menuju pendewasaan guna menuju kehidupan yang lebih berarti. Dalam hal ini. dan indah untuk kehidupan. luhur.  Tujuan institusional yaitu tujuan yang menjadi tugas dari lembaga pendidikan tertentu untuk mencapainya. para siswa dan mahasiswa diajar oleh guru dan dosen.  Tujuan umum pendidikan nasional Indonesia adalah Pancasila.

penduduk usia sekolah yang tidak pernah mendapat keuntungan/kesempatan memasuki sekolah. Dalam hal ini psikiater kalau menemukan penyimpangan dari kehidupan seseorang akan mencari sebab-sebabnya pada masa kanak-kanak seseorang itu. PERBEDAAN SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL Perbedaan sistem antara pendidikan non formal dan informal dapat dilihat dari tabel di bawah ini: Keterangan. baik dari pendidikan dasar. menengah. pekerjaan.Ada jenjang yang .Pendidikan Sekolah.Metode mengajar. KONSEP SISTEM PENDIDIKAN INFORMAL Pendidikan informal (pendidikan luar sekolah yang tidak dilembagakan) adalah proses pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar.Penyelenggaraan. Pendidikan dalam keluarga adalah pendidikan yang pertama dan utama bagi setiap manusia. Di samping pendidikan yang fleksibel. Calon peserta didik (raw-input) pendidikan luar sekolah dilembagakan yaitu: a. Bagi masyarakat Indonesia yang dipengaruhi sistem pendidikan tradisional. Orang dewasa yang tidak pernah bersekolah. Pada umumnya tidak teratur dan tidak sistematis sejak seorang lahir sampai mati. hendaknya dapat pula digunakan pendekatan yang luas dan terintegrasi agar siapa saja dapat belajar lebih lanjut berdasarkan keterampilan pertama yang telah mereka peroleh. Orang yang telah bekerja.Administrasi.Usia dan tingkat pendidikan yang tertentu (ijazah). pengaruhnya sangat besar dalam kehidupan seseorang karena dalam kebanyakan masyarakat pendidikan luar sekolah yang tidak dilembagakan berperan penting melalui keluarga. Pendidikan luar sekolah yang dilembagakan bersifat fungsional dan praktis serta pendekatannya lebih fleksibel. atau dalam pergaulan sehari-hari.komponen lainnya disesuaikan dengan keadaan peserta atau peserta didik supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. tetapi ingin menambah keterampilan lain. Peserta didik yang telah lulus satu sistem pendidikan sekolah tetapi tidak melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. tetangga.Tenaga pengajar. pendidikan luar sekolah yang dilembagakan dapat memperkuat pendidikan luar sekolah yang tidak dilembagakan. B.Ditinjau sejarah.Penilaian. cara seperti ini lebih mudah dalam daya tangkap masyarakat dan mendorong rakyat untuk belajar karena keadaan ini sesuai dengan keadaan lingkungan.Bahan pelajaran. Dengan kata lain.Syarat untuk mengikuti. c. seseorang akan selalu berada di rumah tangga.Program. d. hiburan. Serta mengisi segala kekuangan yang menghambat usaha mereka ke arah hidup yang lebih baik.Pendidikan Luar Sekolah yang Tidak Dilembagakan (informal): Tempat berlangsung.Pendidikan Luar Sekolah yang Dilembagakan (non formal. Sampai umur 3 tahun. dan pendidikan tinggi. Pada masa itulah diletakkan dasar-dasar kepribadian seseorang. masyarakat. e.Lama pendidikan. Walaupun demikian. Seseorang lebih banyak berada dalam rumah tangga dibandingkan dengan di tempat-tempat lain. dan pengusaha. seperti dalam keluarga.Usia yang menjalani.Jenjang pendidikan. Di gedung sekolah. Peserta didik yang putus sekolah (drop out). b. pasar.

Masalah mutu pendidikan 3.Semua umur.Biasanya tidak ada.Ada walaupun tidak begitu uniform.Tidak ada. 4 Masalah pendidikan nasional dan contohnya !!!!! Permasalahan Pokok Pendidikan Ada empat macam masalah pokok pendidikan yang telah menjadi kesepakatan nasional yang perlu diprioritaskan penanggulangannya yaitu . Masalah relevansi pendidikan Keempat masalah pendidikan ini akan di jelaskan sebagai berikut : 1.Tidak ada.ketat.Ada juga.Lebih tua dari pendidikan formal. Masalah Pemerataan Pendidikan Masalah pemertaan pendidikan adalah persoalan bagaimana sistem pendidikan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh warga negara untuk memperoleh pendidikan. walaupun tidak selalu.Tidak perlu sama.Tidak ada.Tidak ada badan tertentu.Sepanjang hidup.Dapat mengikuti metode tertentu.Sejak ada manusia di dunia ini. 6 .Tidak ada. menyiapkan masyarakat untuk dapat berfartisipasi dalam pembangunan .Harus mempunyai wewenang berdasarkan ijazah dan diangkat untuk itu.Tidak ada ujian atau penilaian sistematis. Sehingga pendidikan itu menjadi wahana bagi pembangunan sumber daya manusia untuk menunjang pembangunan.Relatif berusia sama Ada ujian secara formal dengan pemberian ijazah. 1.Sistematis dan uniform untuk tiap tingkat sekolah.Paling akhir. Sehingga mereka dapat mengikuti perkembangan kemajuan melalui berbagai media masa dan sumber belajar yang tesedia. Masalah Pemerataan Pendidikan 2. mereka nantinya berperan sebagai produser dan konsumen.Tidak ada. Dengan demikian merka tidak terbelakang dan menjadi penghambat derap pembangunan Tujuan yang terkandung dalam upaya pemerataan pendidikan tersebut yaitu.Tidak ada.Praktis dan khusus.Tidak selalu mempunyai ijazah untuk pengajar. baik. Masalah pemerataan memperoleh pendidikan dipandang penting sebab jika anak-anak usia sekolah memperoleh kesempatan belajar pada SD.Pemerintah atau swasta.Menurut metodologi tertentu.Memakan waktu yang panjang.Kadang-kadang ada namun tidak memegang peranan yang penting.pemerintah atau swasta.Ditentukan secara teliti di setiap jenjang dalam bentuk tertulis.Tidak ada yang ditentukan.Relatif singkat. Dapat di luar dan di dalam sekolah. Di mana saja seseorang berada. Maka mereka memiliki bekal dasar berupa kemampuan membaca menulis.Ada program tertentu.Akademis dan bersifat umum. Masalah pemerataan pendidikan timbul apabila masih banyak warga negara khususnya anak usia sekolah yang tidak dapat ditampung di dalam sistem aatau lembaga pendidikan karena kurangnya fasilitas pendidikan yang tersedia. biasanya diberi ijazah atau keterangan. dan berhitung. Masalah efesiensi pendidikan 4.

maka hampir dapat di pastikan bahwa hasil belajar tersebut adlah semu. Kebijakan pemerataan di dasarkan atas pertimbangan kualitatif dan relevsi. SD keall pada daerah terpencil` c. pada jenjeang pendidikan dasar. Kejar PAKET A dan B f. dan tiap jenjang memiliki fungsinya masing-masing maupun kebijaksanaan memperoleh kesempatan pendidikan pada tiap jenjang di atur dengan memperhitungkan faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif serta relevansi yang selalu di tentukan froyeksinya secara terus menerus dengan seksama. membangun gedung sekolah seperti SD inpres dan atau ruangan belajar b. Belajar jarak jauh seperti universitaas terbuka. SMP Terbuka (isosa –in school out off school approach) e. Masalah Mutu Pendidikan Jika hasil pendidikan belum tercapai. jika terjadibelajar yang tidak optimal menghasilkan skor hasil ujian yang baik . taraf seperti yang di harapkan penetapan mutu hasil pendidikan pertama di lakukan oleh lembaga penghasil pertama di lakukan oleh lembaga penghasil sebagai produsen tenaga kerja terhadap calon luaran. mengunakan gedung sekolah untuk double shift (system pergantian pagi dan sore) untuk pendidikan dasar ialah membangkitkan kemauan belejar bagi Masyarakat atau keluarga yang kurang mampu agr mau menyekolahkan anaknya Cara Inovatif a. yaitu minat dan kemampuan anak.Khususnya pendidikan formal atau pendidikan persekolahan yang berjenjang.orng tua dan guru ) b. Sistem guru kunjung d. . 2.selanjutnya jika lauaran tersebut terjun ke lapangan karja penilain di lakukan oleh lembaga pemakai sebagai konsumen tenaga dengan system tes untuk kerja (performance test ) hasil belajar yang bermutu jika proses belajar tidak optimal sangat sulit di harakan terjadinya hasil belajar yang bermutu . kebudayaan dan ilmu teknologi. menawarkan beraneka ragam alternative model pendidikan yang dapat memperluas pelayanan kesempatan belajr Pemecahan Masalah Pemerataan Pendidikan Banyak masalah pemecahan masalah yang telah dan sedang di lakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Karna pada seluruh warga negara perlu di berikan bekal dasar yang sama sedangkan pendidikan meneganh dan terutama pada jenjang perguruan tinggi.degan system sertipikasi. dan keperluan pengembangan masyarakat. Sistem pamong (pendidkan oleh masyarakat . Langkah-langkah yang di tempuh melalui cara konversional dan cara inovatif Cara Konversional a. Khusus melalui jalur pendidikan di luar sekolah usaha pemerintahan pendidikan mengalami perkembangan pesat ada dua faktor yang menunjang yaitu perkemabngan IPTEK yang menawarkan berbagai macam alternatif perkembangan IPTEK. keperluan tenaga kerja. kebijakan pengertian memperoleh kes4empatan pendidikan di dasarkan atas pertimbangan faktor kuantitatif.

Kegiatan pengendalian mutu yang berupa kegiatan – kegiatan 1. kondisi mutu pendidikan di seluruh tanah air menunjukan bahwa di daerah pedesaan utamanya di daerah terpencil lebih rendah dari pada di daerah perkotaan . Bagaimana prasarana dan sarana pendidikan digunakan c.Masalah mutu pendidikan juga mencakup masalahn pemerataan mutu. Masalah efisiensi dalam memfungsikan tenaga Masalah pengangkatan terletak pada kesenjangan antara stok tenaga yang tersedia dengan jatah pengangkatan yang sangat terbatas. Penyempurnaan kurikulum d. laporan-laporan penyelengaraan pendidikan oleh semua lembaga pendidikan 2. tidak disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Penggunaan persarana dan sarana pendidikan yang tidak efisiensien bisa terjadi antara lain sebagai akibat kurang matangnya perencanaan dan sering juga karena perubahan kurikulum. Masalah penempatan studi sering mengalai kepincangan. Pengembangan kemampuan tenaga kependidikan melalui stdy lanjut c. Jika terjadi sebaliknya efisiensinya berarti rendah Beberapa masalah efisiensi pendidikan yang penting adalah : a. sistem pendidikan nasional atau negara seperti EBTANAS sipamaru atau UMPTN 4.personalia dan menejemen sebagai berikut a. Peningkatan administrasi manajemen khsusnya yangb mengenai angaran f. Bagaimana tenaga pendidikan difungsikan b. Bagaimana pendidikan diselenggarakan d. . Jika penggunaannya hemat dan tepat sasaran dikatakan efisisennya tinggi. supervisi dan monitoring pendidikan oleh pemilik dan pengawas 3. Gejala lain tentang tidak adanya efisiensi dalam penggunaan sarana pendidikan yaitu diadakannya dan didistribusikannya sarana pembelajaran tanpa dibarengi dengan pembekalan kemampuan sikap dan keterampilan calon pemakai ataupun tanpa dilandasi oleh konsep yang jelas. Masalah Efisiensi Pendidikan a) Masalah efisiensi pendidikan mempersoalkan bagaimana suatu sistem pendidikan menggunakan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan pendidikan. acuan usuha pemerataan mutu pendidikan barmaksud agar system pendidikan khususnya system persekolahan dengn segala jenis dan jenjangnya di seluruh pelosok tanahn air (kota atau desa ) mengalami peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan situasi dan kondisinya masing-masing Pemecahan masalah mutu pendidikan Upaya pemecahan masalah mutu pndidikan dalam garis basarnya meliputi hal . Penympurnaan sarana belejar e. akreditasi terhadap lembaga pendidikan untuk menetapkan status suatu lembagan 3. Menyeleksi lebih rasional terhdap masukan mentah untuk SLTA dan PT b. b) Masalah efisiensi dalam penggunaan prasarana dan sarana.hal yang bersipat fisik dan prangkat lunak .

Ada dua faktor yang dapat dikemukakan sebagai penyebab mengapa pendidikan yang bermutu belum dapat di usahakan pada saat demikian. Pendidikan tenaga kependidikan (perjabatan dan jabatan) perlu diberi perhatian khusus. contohnya : a. Relevansi merupakan masalah berat untuk dipecahkan. Produk yang bermutu tersdont relevan. artinya hasil pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan. Untuk pembangunan relevansi pendidikan mencakup sejauh mana sistem pendidikan dapat menghasilkan luaran yang sesuai. utamanya masalah-masalah relevansi kualitas. Dll. Luaran pendidikan diharapkan dapat mengisi semua sector pembangunan yang beraneka ragam seperti sector produksi sector jasa. 3. artinya semua warga negara yang butuh pendidikan dapat ditampung dalam satuan pendidikan. tenaga kerja pendidik yang tidak memadai dan seterusnya. . Dapat terlaksana secara efisien artinya pemerosesan pendidikan sesuai dengan rancangan dan tujuan yang ditulis dalam rancangan dan tujuan yang ditulis dalam rancangan. perlu dikaitkan dengan pemberian insentif oleh guru. dengan kebutuhan pembangunan. 4. 2. Dapat mencapai hasil yang bermutu artinya.4. d. 1. Dapat menyediakan kesempatan pemerataan belajar. 1. Pemilihan siswa kelas atas kelompok yang akan melanjutkan belajr keperguruan tinggi dengan yang akan tertuju kepada masyarakat merupakan hal yang prinsip. Pelaksanaan KO dan ekstrakurikuler dikerjakan dengan penuh kesungguhan dan hasilnya diperhitungkan dalam menetapkan nilai akhir ataupun perlurusan untuk itu. b. Pendidikan efektif perlu ditingkatkan secara terprogram tidak cukup berlangsung hanya secara incidental. oleh karena itu. karena pada dasarnya tidak semua siswa secara personal maupun belajar diperguruan tinggi. c. Posisi satuan-satuan pendidikan pada saat demikian mempersulit upaya peningkatan mutu karena. jumlah murid dalam kelas terlalu banyak. 2. tenaga kependidikan khususnya guru menjadi penyebab lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas untuk pembangunan. perencanaan pemrosesan pendidikan dapat mencapai hasil sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan. Gerakan perluasan pendidikan untuk melayani pemerataan kesempatan pendidikan bagi rakyat banyak memerlkukan peghimpunan dan pengarahan dana dan daya. Dari keempat pendidikan tersebut dikatakan teratasi jika pendidikan. Masalah Relevansi Pendidikan Tugas pendidikan ialah menyiapkan sumber daya manusia. pengarahan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->