P. 1
BSO Setengah Padat

BSO Setengah Padat

|Views: 24|Likes:
padat
padat

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Priyanka Dyah Setiorini on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2013

pdf

text

original

BSO Setengah Padat

Dr. Hj. Rika Yuliwulandari, PhD

pasta – Bersifat padat: sapo medicatus.• Konsistensi obat: – Cairan kental/encer: Linimentum – Setengah padat: Unguentum. cream. emplastrum • Campuran 3 bahan pokok dengan berbagai komposisi Lemak/minyak Dasar salep Bahan padat .

kulit muka. kulit bayi – Penetrasi obat lebih baik dari unguentum • Contoh: – Minyak gandapura .perasaan sejuk • Advantage: – Mudah dicuci di kulit --.Linimentum • Linimentum ~ linere (gosokkan) • Bentuk sediaan kental yang dioleskan pada kulit – Larutan zat berkhasiat dalam minyak/lemak – Berupa emulsi yang mengalami proses penyabunan yang banyak mengandung air --.baik untuk kulit berambut.

mudah dioleskan pada kulit.Unguentum • = Salep – Sediaan setengah padat yang digunakan sebagai obat luar. 1g = 105-110 cm2 area kulit • Syarat: – Bhn obat terdispersi merata ke seluruh vehikulum . tanpa perlu penekanan atau pemanasan – Dioleskan tipis2 pada daerah luka.

kering. m. kulit bersisik dan berambut – Tidak untuk lesi luas seluruh tubuh – Penyimpanan: tempat tertutup. stabil pada penyimpanan. %) – Vehikulum atau dasar salep • Syarat: tidak iritatif thd kulit. pH netral.• Sifat: – – – – Penetrasi paling kuat Obat kontak dengan kulit cukup lama Stabil dalam penyimpanan dan transportasi Cocok untuk dermatosis kering dan kronik. tidak meninggalkan bekas atau bercak pada kulit . sejuk dan terlindung sinar matahari • Komposisi: – Zat berkhasiat: tunggal atau campuran (mg. g. tidak bau.

absorb watery discharge – Water soluble bases • Non greasy. Polyethylene glycol ointment . menolak air dan tdk bisa dicuci dg air Lubricating effect – long time effect Ex. Anhydrous lanolin. water washablem • No fat.• Primary types of unguentum: – Oleaginous or hydrocarbon bases: • • • • • • • • Melembutkan kulit dan membran mukosa Hidrofobik. contain water. non greasy. absroption bases – Emulsion bases: • o/w. greasy. absorb water • o/w: water-washable. Vaseline petroleum jelly No water too Mengabsorpsi air ---. don’t contain water • Ex. cold cream – Anhydrous. w/o • w/o: emolient.w/o Menghaluskan kulit lebih kurang dp oleaginous Ex.

sulit dicuci air. oleum olivarum (minyak zaitun).• Klasifikasi vehikulum: – Kelompok hidrokarbon (hidrofobik. tidak larut air.dasar salep putin – Cream atau dasar salep emulsi • o/w atau w/o . oleum amygdalarum (minyak amandel). oleum cocos (minyak kelapa) • Untuk tambahan melunakkan konsistensi salep • Mudah tengik dan iritatif pada kulit • Hydrogenated oil: setengah padat dan warna putih – Lemak/lilin asal hewani • Adeps lanae (=lanolinum anhydricum) – – – – Lemak bulu domba (mirip sekresi sebaceous kulit manusia) Cocok untuk endodermis: adeps lanae+ minyak nabati/vaseline/vehikulum lain Untuk salep mukosa: adeps lanae 10-20% Cocok untuk emulsi w/o (menyerap air 30%) • Adeps lanae-cum-aqua = lanolinum – Adeps lanae 75%. oleum arachidis (minyak kacang). air 25% • Cera flava = lilin kuning = malam ---. cocok untuk salep epidermik • • • • Vaseline album (obat warna putih) Vaseline flavum ( obat berwarna) Paraffinum liquidum ( encer) Paraffinum solidum (keras) – Minyak nabati • Oleum sesami (minyak wijen). tidk dapat dikombinasi dg bahan mengandung air.untuk bhn emulsi w/o • Cera alba= lilin putih ---.

– Vehikulum cream: • • • • • • • • • • Cetyl alkohol Stearyl alkohol Acidum stearinicum polyethilen glycol Glyceryl monostearat Isopropil myristas Ester asam lemak isopropyl Adeps lanae Spermacety Kelompok polysorbate .

lanoline. vaseline album) – Cream • • • • Mengandung banyak air Sejuk pada kulit Vehikulum: emulsi o/w atau w/o Lebih mudah dibersihkan dp unguentum dg vehikulum vaseline – Jelly • Salep encer • Vehikulum: gom acacia. tx epitel • Vehikulum: vaseline atau campuran hidrokarbon – Salep mukosa • • • • Pelindung.• Pengelompokan unguentum berdsr kegunaan dalam terapi – Salep epidermis • Pelindung. carboxymethylcellulosa.hidung. cholesterol +stearyl alcohol. tx mukosa (rectum. cera alba. mata) Vehikulum: vaseline + adeps lanae 10-20% Pengenceran: + paraffinum liquideum atau minyak Sterilitas untuk tujuan ttt – Salep endodermis • Bekerja lebih di endodermis • Vehikulum: lemak atau bahan mirip lemak kulit manusia ( adeps lanae. mucilagenis • Co: vaginal jelly .

Salep epidermik R/ Zinci Oxyd 3 Vaseline ad 30 MDS Zinkzalf R/ Ung Zinci Oxydi 10% 30 S Zinkzalf .

6 Sulfur ppt 1.R/ Acid Salicyl 0.2 Vaseline flav. ad 30 Sue R/ Ung 2-4 Sue 30 .

Pasta • Konsistensi lebih kenyal dari unguentum • Tidak memberi rasa berminyak • Mengikat cairan sekret.athlete’s foot . mengurangi rasa gatal lokal • Lebih melekat pada kulit • Ex. bagus untuk lesi akut yang mengeluarkan cairan/sekret • Tidak berpenetrasi. Pasta Lassari ---.

Sapo. emplastrum • Tugas baca .

awas obat keras. antibiotika. Benadryl tab. awas obat keras. local anesthetic. penekan SSP . hanya untuk kumur. tidak boleh ditelan (ex. dll – Daftar W: obat bebas terbatas • • • • • • • • • Dijual dalam bungkusan asli pabrik Ada etiket peringatan ‘awas obat keras’ Ex. tranquilizer. marihuana. awas obat keras. pethidin. Morphin. hashish. Codein. obat bius • Opium. awas obat keras. Opial. cocain. heroin. jangan ditelah – Obat psikotropik • Halusinogen. aphomorphin HCL. jangan ditelan P3. perangsang SSP. semua obat baru – Obat suntik. paracetamol P1. methadon – Daftar G: Obat keras • Hanya boleh dg resep dokter • Semua sediaan obat/obat paten. digitalis. DMP. Nallorphin. Sulfanilamide puyer steril 5 g) P6. antihistamin. baca aturan pakai P2. Papaverin. TCA. zat radioaktif.• Penggolongan obat: – Daftar O: narkotika. hanya untuk bagian luar badan P4. amphetamin. awas obat keras. Obat wasir. dramamin. awas obat keras. preparat hormon. hanya untuk dibakar P5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->