qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq Makalah Kewarganegaraan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui Jakarta

opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbn mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas
1/18/2010 Puspita Sari / 109070000189

Maksudnya baik yaitu pemerintahan negara yang berkaitan dengan sumber social. pembangunan dilaksanakan secara efektif dan efisien dalam hal biaya dan waktu. good governance dapat diartikan sebagai pemerintahan yang baik. yaitu : 1. atau memengaruhi urusan public untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam khidupan sehari-hari. dan bertnggung jawab.TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH (GOOD & CLEAN GOVERNANCE) A. Di Indonesia. efesien. Prinsip-prinsip Pokok Good & Clean Governance Dalam Good and Clean Governance. bersih. B. transparan. Syarat atau ketentuan agar pemerintahan bisa berjalan dengan baik yaitu : bisa bergerak secara sinergis. tidak saling berbenturan atau berlawanan dan mendapat dukungan dari rakyat. jujur. mengendalikan. Realisasi wujud pemerintahan yang baik dan bersih harus juga diimbangii dengan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum yang mengandung unsur-unsur berikut : . Bentuk partisipasi menyeluruh ini dibangun berdasarkan prinsip demokrasi yakni kebebasan berkumpul dan mengungkapkan pendapat secara konstruktif. budaya. dan berwibawa. Penegakan Hukum Asas ini merupakan keharusan pengelolaan pemerintahan secara professional yang didukung oleh penegakan hokum yang berwibawa. terdapat asas-asas yang perlu diperhatikan. Pengertian Good Governance Good and clean governance memiliki pengertian segala hal yang berkaitan dengan tindakan atau tingkah laku yang bersifat mengarahkan. sedangkan pemerintahan yang bersih adalah pemerintahan yang efektif. baik secara langsung maupun lewat lembaga perwakilan sah yang mewakili aspirasi mereka. Partisipasi Asas Partisipasi adalah bentuk keikutsertaan warga masyarakat dalam pengambilan keputusan. politik. 2. serta ekonomi diatur sesuai dengan kekuasaan yang dilaksanakan masyarakat. Good and clean governance dapat terwujud secara maksimal apabila unsur negara dan masyarakat madani (yang di dalamnya terdapat sector swasta) saling terkait.

harus memhami kebutuhan masyarakat. Independensi Peradialn : yakni perdilan yang independen. Konsensus Asas konsensus adalah bahwa keputusan apapun harus dilakukan melalui proses musyawarah melalui konsensus. bebas dari pengaruh kekuasaan atau kekuatan lainnya. serta kebijakan strategis untuk pencerahan kehidupan masyarakat. penetapan kebijakan. kesehatan. moralitas pejabat dan aparatur pelayanan masyarakat. keyakinan. bisa menimbulkan tindakan korupsi. Menurut para ahli. 5. serta mengikat sebagian besar komponen yang bermusyawarah. Penegakan hokum yang konsisten dan non-diskriminatif. Efektivitas dan Efisiensi . 7. Ada 8 unsur yang harus diterpkan transparansi yaitu : penetapan posisi/jabatan/kedudukan. pemberian penghargaan. Transparansi Asas ini merupakan unsur lain yang menopang terwujudnya good and clean governance. jika tidak ada prinsip ini. Kesetaraan Asas kesetaraan adalah kesamaan dalam perlakuan dan pelayanan publik. dan peluang partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara didasarkan pada hokum dan aturan yang jelas dan tegas. jenis kelamin. Hukum yang responsif: aturan hukum diatur berdasarkan aspirasi masyarakat luas dan mampu menyediakan berbagai kebutuhan public secara adil. 4. keamanan dan ketertiban. jenis. 6. Responsif Asas responsif adalah dalam pelaksanaannya pemerintah harus tanggap terhadap persoalan-persoalan masyarakat. 3. dijamin pelaksanaannyasecara benar serta independen. kekayaan pejabat public. dan tidak bertentangan satu sama lainnya. tidak duplikatif.     Supremasi Hukum : setiap tindakan unsur-unsur kekuasaan negara. harus proaktif mempelajari dan menganalisa kebutuhan masyarakat. dan kelas social. Cara pengambilan keputusan consensus memiliki kekuatan memaksa terhadap semua yang terlibat untuk melaksanakan keputusan tersebut dan memuskan semua atau sebagian pihak. Asas ini mengharuskan setiap pelaksanaan pemerintah bersikap dan berperilaku adil dalam hal pelayanan publik tanpa membedakan suku. Kepastian Hukum : setiap kehidupan berbangsa dan bernegara diatur oleh hukum yang jelas dan pasti.

setidaknya dapat dilakukan melalui prioritas program: (a) penguatan fungsi dan peran lembaga perwakilan. D. Efektivitas dapat diukur dari seberapa besar produk yang dapat menjangkau kepentingan masyarakat dari berbagai kelompok. GERAKAN ANTI KORUPSI . kebijakan apapun yang akan diambil saat ini. Dengan kata lain. moral. Dengan pelaksanaan otonomi daerah. merugikan kepentingan umum dan negara secara spesifik. perbuatan. Good and Clean Governance dan Gerakan Antikorupsi Korupsi merupakan permasalahan besar yang merusak keberhasilan pembangunan nasional. politik yang tidak sehat. (c) profesionalitas dan integritas aparatur pemerinrtah. 9. dan kemerosotan moral bangsa yang terus menerus merosot. dan (e) peningkatan kesejahteraan rakyat dalam kerangka otonomi daerah. Good and Clean Governance dan Kontrol Sosial Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih berdasarkan prinsip-prinsip pokok good and clean governance. maupun netralitas sikapnya terhadap masyarakat. Korupsi adalah tingkah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatn guna meraih keuntungan pribadi. Akuntabilitas Asas akuntabilitas adalah pertanggungjawaban pejabat public terhadap msyarakat yang memberinya wewenang untuk mengurusi kepentingan mereka. Setiap pejabat public dituntut untuk mempertanggungjawabkan semua kebijakan. Korupsi menyebabkan ekonomi menjadi labil. C. Visi Strategis Visi strategis adalah pandangan-pandangan strategis untuk menghadapi masa yang akan dating. Kualifikasi ini menjadi penting dalam rangka realisasi good and clen governance. (b) kemandirian lembaga peradian. harus diperhitungkan akibatnya untuk sepuluh atau duapuluh tahun ke depan. Efesiensi umumnya diukur dengan rasionalisitas biaya pembangunan untuk memenuhi kebutuhan semua masyarakat. (d) penguatan partisipasi masyarakat madani. 8.Pemerintahan yang baik dan bersih harus memenuhi criteria efektif (berdaya guna) dan efesien ( berhasil guna). pencapaian tingkat kesejahteran dapat diwujudkan secara lebih tepat yang pada akhirnya akan mendorong kemandirian masyarakat.

Peluang dapat dikurangi dengan cara mengadakan perubahan secara sistematis. E. memberikan pendidikan antikorupsi. pelayanan melibatkan semua kepentingan unsur governance. Sedangkan keinginan dapat dikurangi denagn cara membalikkan siasat “laba tinggi. pelayanan public menjadi area dimana negara yang diwakili pemerintah berinteraksi dengan lembaga nonpemerintah. Tata Kelola Pemerintah yang Baik dan Kinerja Birokrasi Pelayanan Publik Public pelayanan umum atau pelayanan publik adalah pemberian jasa baik oleh pemerintah. membangun lembaga-lembaga yang mendukung upaya pemberantasan korupsi. 2. pelayanan public adalah wilayah di mana berbagai aspek good and clean governance bisa diartikulasikan secara lebih mudah. 4. resiko rendah” menjadi “laba rendah. Beberapa alasan mengapa pelayanan publik menjadi titik strategis untuk memulai pengembangan dan penerapan good and clean governance di Indonesia. 5. masyarakat. Pertama. Ketiga. 6. dengan atau tanpa pembayaran guna memenuhi kebutuhan dan/ atau kepentingan masyarakat. membangun mekanisme penyelenggaran pemerintahan yang menjamin terlaksankannya praktik good and clean governance. baik dari pendidikan formal atau informal.Jeremy Pope mengemukakan bahwa korupsi terjadi jika peluang dan keinginan berada dalam waktu yang bersamaan. adanya political will dan political action dari pejabat negara dan pimpinan lembaga pemerintahan pada setiap satuan kerja organisasi untuk melakukan langkah proaktif pencegahan dan pemberantasan tindakan korupsi. gerakan agama anti korupsi yaitu gerakan membangun kesadaran keagamaan dan mengembangkan spiritual antikorupsi. pihak swasta atas nama pemerintah ataupun pihak swasta kepada masyarakat. yaitu pemerintah. resiko tinggi”: dengan cara menegakkan hukum dan menakuti secara efektif. Kedua. Kinerja birokrasi adalah ukuran kuantitatif dan kulitatif yang menggarkan tingkat pencapaian sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan dengan memperhitungkan elemenelemen indicator sbb: . Eksekusi mati bagi para koruptor) 3. dan menegakkan mekanisme akuntabilitas. Penanggulangan korupsi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. penegakan hukum secara tegas dan berat ( mis. dan mekanisme pasar.

Sumber daya manusia. sasaran. yang berkaitan dengan kualitas kerja dan kapasitas diri untuk bekerja dan bekarya secara optimal. yang berhubungan dengan pengelolaan database dalam kerangka mmpertinggi kinerja birokrasi. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Birokrasi Faktor-faktor yang mempengaruhi birokrasi antara lain: manajemen organisasi dalam menerjemahkan dan menyelaraskan birokrasi. . dan tujuan dalam perencanaa strategis pada birokrasi. Sarana dan prasarana yang dimliki. yang berhubungan dengan penggunaan teknologi bagi penyelenggaraan birokrasi pada setiap aktivitas birokrasi. c. kinerja birokrasi di masa depan akan dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini: a. budaya kerja. dan organisasi pada birokrasi. Idikator manfaat (benefit) 6. berupa visi. misi. tujuan. Indikator masukan (inputs) 2. System informasi manajemen. Struktur birokrasi sebagai hubungan internal yang berkaitan dengan fungsi yang menjalankan aktivitas birokrasi. Indikator proses (process) 3. b. Indikator dampak (impacts) F.1. Indikator hasil (outcomes) 5. kualitas SDM yang dimiliki birokrasi. e.. Kebijakan pengelolaan. Indikator produk (outputs) 4. Selain itu. d.