MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

spiritual memiliki hubungan yang serasi. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak.BAB II PEMBAHASAN 1. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. (WHO. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. jiwa. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 1996) 1. (Depkes. serta fungsi dan prosesnya. fungsi serta prosesnya. (BKKBN. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. dan sosial yang utuh.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. mental. selaras. (UU Kesehatan No. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . mental. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. dan sosial secara utuh. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi.

pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. prilaku praktikyang berbahaya. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Kesehatan (mencakup fisik. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. mental dan psikososial) 4. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. keterbatasan SDM) 8. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. ICPD+5. 1999 . kurangnya perlindungan hukum. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. rentan kekerasan. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Hak Asasi Manusia 9.

pelayanan kebidanan. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. 3. remaja. wanita usia subur. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular .3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 5. menopause. klimakterium. misalnya kanker serviks. 6. fistula dll. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. PSIR. 7. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. pemeriksaan secara sukarela. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia.1. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. bayi. konseling dan tindak lanjut 1. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 4. mutilasi genital. 2. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. hingga meninggal.

remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman.penyakit hubungan seksual. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. 1. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS. dan terbebas dari paksaan. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. baik kesehatan jasmani maupun rohani.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan.

LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. kekerasan. penyiksaan. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. tokoh masyarakat. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. dan swasta. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. dan pelecehan seksual. Menurut BKKBN 2000. kebijakan teknis operasional di Indonesia. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. tokoh agama. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. . LSM/LSOM.

Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. <Bahankuliahkesehatan> 1. Menurut umur wanita. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Pematangan pertama ovum . Oogonia b. Bayi baru : 750. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Umur 16-25 tahun : 159.000 e.000 b. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. bukan karena adanya hormone esterogen. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Primary ovarian fillicel d. Masa menaupose : semua hilang. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.000 d. jumlah oorganisme adalah : a.000 c. Umur 35-45 tahun: 34. Umur 6-15 tahun : 439. Liquor folliculi e.

dan ekor. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. membelah dua d. Secara embrional. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. terdiri atas kepala. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Spermatozoon (sperma) 3. Konsepsi dapat terjadi. Spermatid. membelah dua c. 4. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Spermatosid pertama. . 2. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Spermatogenium. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. kemudian tumbuh menjadi e. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. 3. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. membelah dua b. Setelah itu. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Spermatosid kedua.f. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Setelah bayi laki-laki lahir. Pada masa pubertas. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis.

hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. melunak dan sedikit berdilatasi. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. sekitar waktu ovulasi. lengket.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. 1986). 1992). Misalnya. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. lender kembali menjadi kental. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. yang meningkat sebesar 0. Begitu sperma telah memasuki ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. serviks memendek. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. dan banyak (Flynn. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. licin. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. dan jumlahnya menurun (Norman. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma).Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. . suatu materi yang disebut spinnbarkeit.

5 derajat Celsius. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. 2. 3. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Walaupun demikian.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi.

jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. pembentukan alur. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Minggu keempat : . Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk.

berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). telinga dan hidung mengalami rudimenten. usia 35-38 hari.o Perkembagan bentuk badan. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. usia 37-42 hari. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. peredaran darah berfungsi. bumbung saraf menutup. usia 31-35 hari. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Telapak tangan amat jelas. o o o  Jantung mengalami rudimeter. telapak kaki samara-samar. Terbentuk tepek telingga. . tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0.75-1 mm . Sinus serviklis menutup. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga.

o o o Stadium 23 : histologi. Ekor mengalami retrogesi.Terjadi gerakan janin spontan. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Reflek babinski positif. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. . Gambaran wajah dapat dilihat. . Pengolahan bertahap pada kepala. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.Panjang 7-9 cm .Pembentukan lempeng osifikasi. .  Minggu ke 12 : . .Berat 45 gram .Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. . organogenesis telah lengkap. Diakhir minggu ke 8 gestasi. Ekstremitas terbentuk. .5 cm .

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Panjang 35-38 cm .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Panjang 38-43 cm .Berat 1200 gram .Alfeolus paru matang .Berat 1600 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan . atau beratnya mencapai 601 gram.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.

Terbentuk cadangan zat besi .Reflek moro aktif .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Ginjal janin aktif .Simpanan lemaksubkutan meningkat ..Terdapat simpanan glikogen.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . besi.Panjang 48-52 cm .Berat 3000 gram . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Berat 1900-2700 gram .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Laguno menghilang .Panjang 42-49 cm . karbohidrat dan kalsium . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Plantar mulai banyak . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Lipatan plantar terbentuk 1-2 . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.

Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. atau kombinasi keduanya. 1. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. psikologis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas.ovum yang sudah di buahi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Oleh karena itu. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid).yang meliputi DM. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Penyakit sistematik. Lebih lanjut lagi. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Dari perspektif psikologi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. penyebeb infertilitas pada wanita. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. yang dapat disebabkan oleh faktor. Bayi dan Anak . dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya kista atau tumor ovarium. kelenjar hipofisis. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. 2.

kesakitan dan kematian BBLR. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. ASI Eksklusif 2. menyusui serta pemberian suplemen. pelayanan antenatal. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. kesehatan lingkungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. persalinan. postnatal. imunisasi. Remaja .  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kurang gizi (malnutrisi). sunat perempuan. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. pelayanan kesehatan primer. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. 1. dll.

menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Tanda-tanda primer . dan siap dinikahkan. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Secara tradisi. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Perubahan fisik 1. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

kanker saluran reproduksi. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner 9. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. diagnosis. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. 3. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. 2. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Perhatian pada problem menopause 7. Pencegahan dan manajemen infertilitas. gangguan mobilitas dan osteoporosis. termasuk rabun.17. prolaps/osteoporosis. ISR/IMS/HIV/AIDS. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. kekerasan. 5. payudara/kanker prostat. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Kadar estrogen yang cukup. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Asuhan apa yang diberikan 6. 1. informasi dan pengobatan dini. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. termasuk rabun.

Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. antara lain: 1. . 15. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. gelisah. 10. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. kecacatan dan kematian. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. kerja dan kedudukan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. 14. misalnya keadaan sosial ekonomi. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. yang dipengaruhi factor keturunan. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. 17.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Deteksi dini kanker rahim. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. 12. kesempatan memperoleh pendidikan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Osteoporosis 11. sukar tidur. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Gangguan mata 13.

3. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. d. 2. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Keterbatasan biaya 4. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah.2. misalnya dalam ber-KB. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. Beban ganda. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. 18. Seperti diketahui.

faktor luar 1. Budaya setempat 4. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keluarga 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Emosi dan sifat 2. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Kondisi ibu 3. Keadaan hormonal tubuh 4.3. Lingkungan 2. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Gizi 3. Diskriminasi social 4. faktor dalam 1. Kemampuan intelektual 3. Sikap orang tua 4. Sistem reproduksi 23.

menggunakan alat kontrasepsi. Survei dilakukan kepada 33. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menopause. 3. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. . Sementara 82% lainnya.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. b.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. menunjukkan 13. Masa usia lanjut (klimakterium. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.1 Defenisi Remaja a.

d.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. d. e. 3. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. c. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. e. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.. 2. DeBrun (dalam Rice. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. g. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). b. Perubahan tersebut ialah : a. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. . Perubahan yang terjadi. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence).c. f. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun.

pada usia tujuh belas atau delapan belas. Mampu berpikir abstrak. 2. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. usus bertambah panjang dan bertambah besar.1. cemas. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Perkembangan intelegensia. termasuk HIV/AIDS. sehingga misalnya mudah berkelahi. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. khususnya bagi perkembangan otot. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. 4. 2. 3. frustasi dan tertawa ) b. b. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. sensitif ( mudah menangis. Masa remaja sebagai periode pelatihan. sehingga remaja menjadi: a. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Status remaja tidak jelas. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. keadaan ini . antara lain : a. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. sehingga remaja menjadi : a. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Perubahan emosi. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Ingin mengetahui hal-hal baru. Jaringan selain tulang. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. senang memberikan kritik b.

f. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Masa remaja sebagai masa dewasa. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. maka pada masa seperti ini. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. remaja sangat perlu . proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Dikatakan demikian karena sulit diatur. cenderung berperilaku yang kurang baik. 3. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. serta keinginan akan kebebasan. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. g.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. yaitu dengan merokok. e. c. minum-minuman keras. Masa remaja sebagai periode perubahan. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Hak-hak reproduksi 9. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Pengenalan mengenai sistem.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. d. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. musik. efek samping. kekerasan substansial. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. sikap dan perilaku. Media massa hiburan (radio. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 7. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. kerja dan rekreasi. 6. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. televisi. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. . Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. rasio 2 berbanding 1. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. 5. video. 8. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. fil. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual).

Infertilitas primer . Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 10. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. 9.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. 4. Masalah Gender Spesifik Generasi muda.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Beberapa budaya.

Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Dari epididimis. Di dalam duktus ejakulatorius. 4. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis.2 Penyebab a. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Dari testis kiri dan kanan. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa.

c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). 5. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Kekurangan hormon 4. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Polusi lingkungan. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. 2. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Impotensi 3. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. spironolakton dan nitrofurantoin). Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.

Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. i) Kelainan pada tuba falopii. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. d) Kista ovarium. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii.mengalami menstruasi (amenore). g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. c) Kelainan hormon. f) Tumor. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. d) Kekurangan gizi. Selama fase folikuler. e) Infeksi panggul. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Penyakit menular seksual 3. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii.

Endometriosis 10. 4.6-10 cm tanpa terputus. sebelum beranjak dari tempat tidur. Varikokel (pria) 7. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 3. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7.ini. .3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Postcoital test (PCT). pergerakan. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Bila dilihat dengan mikroskop. Gondongan (pria) 6. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Dalam keadaan normal. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. lendir tampak seperti pohon pakis. Pengukuran suhu tubuh basal. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Pada fase ovulatoir. lendir menjadi basah. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Setiap pagi. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. elastis dan licin. 2. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. 4. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah.

12. . Biopsi testis (jarang dilakukan) 8.5. Histeroskopi. 14. 13. Kadar hormon pada suami dan istri. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 4. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Progestin challenge 10. 9. Biopsi endometrium 7. 6. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Kadar progesteron serum. 11. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Tanpa pengobatan. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang.

Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. b. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. . Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.

PSK (Pekerja Seks Komersial). . ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d.c. 4. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. seperti : anak-anak usia remaja. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. e.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Lalu setelah terjadi pembuahan. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Dengan teknik ini.

rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. berbau dan gatal 9. yaitu: a. Pedikulosis Pubis 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. seperti lahir sebelum cukup umur. 4. kehilangan berat badan. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Infeksi yang menyebar 5. tidak berganti-ganti pasangan. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Herpes Genitalis. Sifilis. atau terinfeksi PMS .6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Kanker leher rahim pada wanita 3. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. kaum homoseksual. diantaranya : 1. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. berat badan lahir rendah.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Hepatitis B. 4.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua.2. Vaginosis Bakterial b. Kondiloma Akuminata c.2. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Urethritis. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Disebabkan Virus : AIDS. Tidak melakukan hubungan seks. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Kehamilan di luar rahim 4. dll. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. diare dan keringat malam hari 8. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b.2. 4. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. lemah.pecandu narkotika.2. demam.

Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. sering berkemih dan malaise. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Alasan utamanya adalah: 1. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Saat berhubungan seks. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dan testis pada pria. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. disuria. vesikula seminalis. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. demam. infeksi dapat menyebar ke prostat. endometrim. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2.2. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. epydydymis. vas deferens. dan rongga peritonium pada perempuan. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. nyeri abdomen. didikuti oleh sekret yang purulen. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Setelah terinokulasi. Jika perempuan terinfeksi PMS. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Pada pemeriksaan. Pemeriksaan diagnostik . Jika sperma terinfeksi oleh PMS. nyeri rectum. Untuk dapat menular. dan limfodenopati leher.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. anus. dan tenesmus. Infeksi ekstra genital di faring. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. gatal. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. tuba fallopi . uertra. 4.

. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Dalam beberapa jam. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. bibir. kerusakan otak maupun kematian. vulva atau vagina. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. lidah. tanpa disertai nyeri. Fase Primer. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. leher rahim. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. juga tanpa disertai nyeri. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. rata-rara 3-4 minggu. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. rektum. Cangker juga bisa ditemukan di anus. tenggorokan. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. yang tersering adalah pada penis.

Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. 3. Sifilis kardiovaskuler. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. mual. ruam ini akan menghilang. Pada saat ini jarang ditemukan. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. gagal jantung atau kematian. kehilangan nafsu makan. kaku kuduk dan ketulian. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. tumbuhnya perlahan. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). yang menyebabkan sakit kepala. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. demam dan anemia. wajah dan kulit kepala. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise).2. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Fase Sekunder. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. . penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. lelah. Meskipun tidak diobati. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Tulang juga bisa terkena. 4. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. batang tubuh bagian atas. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Fase Laten. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Fase Tersier.

Pada sifilis fase sekunder. Pada fase primer atau sekunder. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. 2. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Gejala awal biasanya . tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). mereka perlu menjalani pengobatan. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. 3. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Pada sifilis fase primer. Pada fase tersier. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Untuk neurosifilis. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. sekunder dan fase laten adalah baik. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Pemeriksaan ini lebih akurat. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). prognosis untuk sifilis fase primer. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif.

Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Untuk memperkuat diagnosa. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). luka herpes bisa sangat berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pada wanita. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. kesemutann dan sakit. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat.berupa gatal. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pada pria. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis.

Komplikasi 1. Wanita. Konjungtivitis. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Pada pria dan wanita. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. bisa menyebabkan nyeri. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Striktur uretra : penyempitan uretra. maka diagnosis . Infeksi saluran telur. bisa menyebabkan demam dan batuk. bakteri yang menyebabkan gonore. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. a. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Pneumonia. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. 2. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Pada pagi hari. rasa nyeri ketika berkemih. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Pada bayi baru lahir. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. nyeri di perut bagian bawah. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Epididimitis : infeksi pada epididimis. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Pria. b. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar.

Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). diare yang menetap atau berulang. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. sedangkan pada 80-90% kasus. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). yaitu sebanyak 5500 anak. Pada sekitar 20% penderita. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Pada 10-20% kasus.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Melalui ASI. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. penurunan berat badan. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. pembesaran hati dan limpa. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. pembengkakan kelenjar getah bening. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. tidak langsung menampakkan gejala. demam yang berlangsung lama atau berulang. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Pertumbuhan yang jelek. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. jika tidak diobati. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS.

2. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Infeksi virus i. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Kandidiasis (infeksi jamur) h. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi parasit. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Infeksi jamur f. Pneumonia pneumokistik b. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Meningitis e. Herpes j. a. misalnya berjalan dan berbicara. tergantung kepada beratnya penyakit. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. biasanya pada tahun-tahun pertama. Herpes zoster k. pneumonia dan meningitis) 4. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Infeksi oportunistik virus. jamur dan parasit 5. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. penambahan berat badannya juga jelek. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Infeksi bakteri d. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c.

ddI. diare dan gangguan perut. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. ddI. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. polymerase chain reaction). Jika bayi tidak terinfeksi. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. mual dan sakit kepala (terutama AZT). pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. AZT. Dalam kelompok nucleoside. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Diagnosa Pada bayi baru lahir. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. ddI bisa merusak pankreas. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. antibodi ini akan menghilang. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. maka setelah berumur 18 bulan. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. tetapi jika bayi terinfeksi. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak.

kemungkinan penularan HIV lebih besar. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. dari 25% menjadi 8%. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Tanpa pengobatan. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Pada persalinan normal. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Pada awal penemuan virus HIV. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV.

ukuran panggul bertambah besar. dan nyeri di bagian perut. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. C. AS. seperti mudah marah. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. dan D. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Abraham. H. pusing. Sekitar 40% wanita berusia 14 .kekurangan gizi. perasaan sensitif. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. masalah sosial. wajah terlihat sembab. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. sakit kepala. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi.50 tahun. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Guy E. Kemungkinan lain. depresi. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Penderita tipe H sekitar . 5. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. 5. lelah dan tubuh agak membengkak. Dr. 5. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. karena hormon estrogen yang berlebihan. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. Perubahan perubahan mood. menurut suatu penelitian.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Teori lain bilang. faktor kejiwaan. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). itu berhubungan dengan gangguan perasaan.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Selain itu. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. Para peneliti melaporkan. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. meledak-ledak.

Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. tinggi garam dalam diet makanan.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. perasaan labil. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. 5. nyeri pada buah dada. tetapi beberapa peneliti mengatakan. . bingung. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. gangguan tidur. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). pembengkakan tangan dan kaki. lemah. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. perut kembung. ingin menangis. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. peningkatan berat badan sebelum haid. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. PMS C 40%. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. dan PMS D 20%. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Bila saja Anda perhatikan. saraf tegang. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. atau kurangnya magnesium. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada.b) c) d) e) 60%. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. pelupa. jantung berdebar. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. sensitif.

akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. tubuh dan payudara membengkak. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. dan mood yang tidak menentu. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). nyeri sendi dan otot. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Secara rata-rata.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. seperti sakit kepala. 6. Namun. Gejala-gejala yang secara umum terjadi.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. berat badan bertambah. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda.1.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. PID. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. banyak makan. . b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. payudara sakit. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. 6. lelah. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. itu belum tergolong masalah besar. secara umum. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.

tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. stafilokokus. persalinan. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. setelah menopause maupun selama kehamilan. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. keguguran. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. 6. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. gejalanya segera memburuk dan .Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD.1. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun.1. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Pernah menderita PID 4. gonore. 4. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. aborsi dan biopsi endometrium). Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Di dalam tuba. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. streptokokus).3. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Tuberkulosis. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. mikoplasma. 6.

Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.1.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. mungkin perlu dilakukan pembedahan.penderita bisa mengalami syok. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). .1. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. 6. 6. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul.

Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.000 dilakukan oleh remaja. sekitar 750. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. sosial dan ekonomi. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.2.seni dan keagamaan 3. psikis.yaitu : 1.antara lain : a. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Kehamilan karena incest 6.2. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.edukasi dan penyediaan pelayanan. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.6. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. 6. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .3 juta pertahun. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.2. Di .

rujuk ke SpOG g. 1. tertekan atau setres. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. panuk. diselesaikan secara kekeluargaan b. persalinan.2. 2. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. bila ada risiko tinggi kehamilan. sebagai petugas kesehatan harus : 1.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. bersikap bersahabat dengan remaja 2. 4. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. segera menikah c. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. rujuk kepsikiater f. 3. psikis. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. konseling kehamilan. 6. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. dan keluarga berencana d.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. bila ada gangguan kejiwaan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. pernah mengalami KTD atau aborsi . bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi .

atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). . 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.5 juta dilakukan di Indonesia. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.2. 6.000 – 1. 2001). inkompletus. Agama dan Hukum. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. padahal penduduk kota 1.6. Etika ditinjau dari segi Etika. iminen dan sebagainya.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. Dari 46 juta aborsi/tahun.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. yaitu fetus belum viable by llaous. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. 750. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.2. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. WHO memperkirakan ada 4.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.000 gram.

6. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. e. ginjal. panas tinggi.2. 2. Wanita selalu disalahkan.2.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). jarak kehamilan yang terlalu pendek.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. f. Sipilis atau karena kesalahan genetik. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. Abortus iminen. 6. membatasi jumlah anak. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Alasan terjadinya Aborsi 1. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus infeksious dan abortus septic. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . adalah abortus yang disertai infeksi genital. TBC. 3. ini terbagi menjadi dua: a. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. b. b. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Missed abortion. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis.

5.2.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Suatu contoh konflik moral : 1. dengan teman-temannya. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.tersebut akan melakukan aborsi. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 6. 4. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. 6. Untuk mencegah penurunan moral etik. 6. Bayi tabung 3. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 7. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Karena merasa malu. Batasan ini sering menakutkan. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Aborsi 2. Sewa rahim 4. misal SMA. Bank sperma 5. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat.

1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. cepat dan tidak terkendali. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. yang disebut progestin. redistribusi lemak dll). Dosis sering bervariasi siklis. Terkadang sebuah androgen . progesteron atau progestin . disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. IUD . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Sebagai hasil dari temuan ini. gel atau. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. tablet. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Sebagai hasil dari temuan ini. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Testosteron juga dapat dimasukkan. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. serangan jantung dan stroke . Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". 7.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. troches. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). cincin vagina . Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. umumnya testosteron. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. krim. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. lebih jarang. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. haid tidak teratur. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . dan kadang-kadang testosteron . menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. Sebuah metode alternatif. dengan suntikan. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch.

dan fibrosis. 4. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1.5 x. 6. Suheimi ).2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. 3.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. H. Riwayat keluarga dan faktor genetic . 5. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.2. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. .2.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.multiparitas . Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. menarche pada umur muda. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . menopause pada umur lebih tua. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. riwayat PHS. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 2. Pemakaian obat-obatan. . .perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). dan kehamilan pertama pada umur tua. 7. 7.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.1. risiko meningkat 1 .1 KANKER SERVIKS . 8. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. fibroadenoma. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. K.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.

. Pemakaian estrogen g. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. 7. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat menstruasi c. Gambar hiperplasia endometrium 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.2.3. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hipertensi e. Obesitas b.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Riwayat infertilitas f.3.

Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. 7. b. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3.3. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. psikososial dan sosial spiritual. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. g. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. . Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Membantu melindungi kesehatan individual e. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis.

Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. uterus. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini.1. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. 2. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.1. organ reproduksi lain dan rektum).ideal atau optimal.kalau fasilitas tersedia lebih. Ketika sampel sampai ke laboratorium.kalau fasilitas tersedia. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional.1 Status Sosial 8. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . ovarium. 8.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. perdagangan adalah dunia laki- . Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . ekonomi. politik. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.

3 Dampak Status Sosial Wanita .laki. b. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Perlindungan hukum. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. c. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. kembali mengurus keluarga. 8. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Terutama dibidang politik. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik.1. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. khususnya dibidang politik.

psiko. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. . dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.1. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.

Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. a. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. b. 8. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. masyarakat dan Negara. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.1. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. .

Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu.b. kecintaan.2. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. 8. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2.2. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.2 Peran Wanita 8. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. hangat. 8. . juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. bebas. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.

Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. tidak hiperseksual dan tidak kurang. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. b. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga.

karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. atau karena kelelahan. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.2. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.4. b. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. 8.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. karena kurang gizi. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.2. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. 8. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.

b. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. mncuci pakaian.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.5. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. c. 8.2. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari.

termasuk ancaman tindakan tertentu.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.1.1. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. seksual atau psikologis. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.Dibeberapa wilayah. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. c. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .

agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.2.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.1. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. 9.

disorganisasi. lemah. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. malu.2.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. kebingungan.2. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. 9. terhina.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. ketakutan. yang berkaitan langsung . mual.

Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.1 Kategori pelecehan seksual a. 9. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2).2 Macam-macam pelecehan seksual 1).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). malu 3). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Pelecehan seksual dengan ketakutan. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. 5). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Anger rape. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .3. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Pelecehan seksual mental. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.3. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).

depresi. sakit kepala.4 Respon korban pelecehan seksual 1. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. mual.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.3. yaitu respon ekspresif (ketakutan.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. muntah.3. marah. respon emosi korban terbagi menjadi dua. 9. malu dan perasaan bersalah 2. gangguan pola tidur. ingin balas dendam. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. phobia sendirian. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. tegang.3. mimpi buruk. pindah rumah. lelah. kehilangan kontrol diri. nyeri pada daerah pacinela. gelisah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. menyalahkan diri sendiri. nyeri lambung. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.3. tampil tenang. menambah pengamanan. kemarahan. gatal dan keluar darah pada vagina. yang paling sering adalah ketidakberdayaan.9. merasa terhina. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.3. takut.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . menunduk dan lembut) 3.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. c. 9. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. B.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. e. seks. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. seks dg lawan jenisx. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Dampak biologis Scr biologis.No. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Selain itu. d. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. eksploitasi & diskriminasi.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.5. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. . ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Hal ni b’tentangn dgn UU.

6.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.1. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. 9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Oleh karena itu patut ditentang.5.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6 PERKWINAN USIA TUA 9.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. 9. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.6. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.1 INCEST 10.1 Pengertian .

Kurang pendidikan agama f.1.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Unwanted pregnancy b.3 Pelaku dan Korban a. Tidak main hakim sendiri .1. Pergaulan d. Kurang iman e. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.a. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Dengan melakukan incest c. Jenis kelamin c. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Orang2 yang lebih lemah 10. Kurang perhatian dari orang tua 10. pengetahuan dan pendidikan 10.5. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.1. Orang yg lebih berkuasa b. Perlu adanya perhatian. Dengan memberikan pendidikan b. Pencegahan a. b. Abortus 10.1. Empati dan penguatan terhadap korban b. Sosialisasi incest d.6 Penyelesaian a. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Kejiwaan atau truma c.4 Akibat Incest a. Faktor usia b.1.

Pemerkosaan d. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah.2 HOMELESS 10. Kehilangn rumah b. b.2.2. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. ISPA. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Perbudakan g.2. Wanita yang diperjual belikan f. b. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.c. 10.2. c. Pelecehan seksual b. Komplikasi berbagai penyakit 10. berharap mendapatkan perlindungan. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Melaporkan kasus ke polisi 10. c.2 Masalah Yang Timbul a. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Peperangan untuk menyelamatkan diri. Tindak kekerasan c. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .1 Pengertian a.

3. Lingkungan yg sangat padat f. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. mental (perilaku salah). Perpustakaan dan buku. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Orang2 terdekat c. Jadwal harian atau program kegiatan f.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.2 Subyek Rehabilitasi a.3.3. TOGA. psikiater. 10.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. ahli kerohanian. Pribadi korban narkoba b.1 Pengertian a. Sarana rekreasi e. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Tenaga professional sprt dokter. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . pertolongan dan harapan b. sosiolog. Gembong dan pengedar narkoba 10. bahan audiovisual dan alat peraga c.3. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. psikolog. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Tersedia dukungan .3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10.e. fisioterapi 10. Masyarakt sekitar dan umum d. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.

Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). c. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. 10. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. hidup normal dalam hati kecil. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. c. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.3. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. menguasai ketrampilan kerja. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia.b. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. d. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. b.

Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. d.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. f. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. keyakinan dan kepercayaan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. penularan.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. kekuatan dan harapan dr Tuhan.

org) B." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. seorang bapak gereja. wanita tuna susila. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. tanpa penyaluran itu. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya.dimana menurut para ahli. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Khusus laki-laki. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). pelacuran dipandang negatif.wikipedia. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Di kalangan masyarakat Indonesia.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. C. digunakan istilah gigolo. malah jahat. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. namun toh dibutuhkan (evil necessity). (http://id. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk.

ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. misalnya karena terlanjur berbuat. penerimaan. menginginkan hubungan seks ini. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. rasa aman. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. . keingintahuannya begitu besar terhadap seks. dan harga diri selayaknya orang dewasa. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri.

paman. semua menyedihkan. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. guru dan sebagainya. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. c.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Penipuan . (http://www.univrab.id) A. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. yang salah satunya dalam masalah seks. dan sekaligus berbahaya.ac. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. b. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.

Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. tulisan. c. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. B. film atau yang dipersamakan dengan film. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. C. Persoalan – persoalan psikologis a. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. b. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. video. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. d. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya.Faktor lain yaitu. foto. . penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi.

prostitusi dibagi dalam : 1. perempuan pendamping. penyedia perempuan panggilan) 2. club malam. Menurut jumlahnya. c. dan HIV/AIDS.b. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. d. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Pemerintah 1. Bantuan organisasi dan sindikat b. c. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. a. seperti gonore. 3.sifilis. b. 2. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Klasifikasi : 1. hepatitis B. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. klamdia. Menurut lokasinya : 1. Segregasi/lokalisasi 2. Keluarga 1. Penanganan masalah PSK: a. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Rumah panggilan ‘call house” 3.herpes kelamin. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. 2. panti pijat. D. Individual 2.

Represif dan kuratif (menekan. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. beraneka warna.d. manis. Penanggulangan prostitusi 1. rupawan. atraktif. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . cepat. ayu. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. gambar. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .

14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. siphilis. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. HIV/AIDS.

Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. terbaru. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 10. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.5 DRUG ABUSE A. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. hilangnya rasa. . PENGERTIAN a. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan.

depresan. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. 05 TAHUN 1995 a. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). hipnotik. misal : ampetamiin. metilfenidad c. NO. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : LSD b. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. missal : Codein C. missal . Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a.d. morfin c. B. rokok. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. ganja. kokain b.NO. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sedang. misal : barbiturate . Zat adiktif lainnya adalah .

Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . selalu menuntut. heroin. cenderung agresif. kafein. Misal : opium. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. mescalin dan LSD. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. amfetamin c. depresi. b. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. misal : Diazepam D.d. dan mendapat pengalaman baru. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. codein. sebagai lambing kemoderan. memiliki gangguan jiwa (cemas. penilaian diri negative. kurang religious. misal : ganja. melarikan diri dr sesuatu. morfin. E. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. agar diterima kelompok ttn. EFEK YANG DITIMBULKAN a. apatis). bahkan tertidur. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. kokain. tidak sadar diri.kurang PD. dan sedative b. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. memuaskan rasa ingin tahu. sifat antisocial. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh.

pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. ancaman fisik dr teman pengedar. adanya murid pengguna. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. rekreasi atau santai.c. keluarga terlalu permisisf. d. Lingkungan teman sebaya . bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. ekonomi. ortu otoriter. kecewa. opioida : kemandulan. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. G. Kafein : gastritis. b. gangguan haid. ancaman fisik sgt kuat. F. kehilangan BB. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. e. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. impotensi. c. Abuse . Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. malnutrisi. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. TINGKAT PEMAKAIAN a. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. social yg kurang mendukung. sakit .

beri informasi yg benar. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. disiplin. ciptakan suasan yg hangat. Memburuknya kehidupan sosial H. Akibat gangguan mental emosional c. sikap positif ortu.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Nikotin : kanker paru. Melalui keluaga . Dalam hal ini (Cholil.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri.jantung dan hipertensi. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. bronkiektosis). Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. luangkan waktu bersama. UPAYA PENCEGAHAN a. b. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . hubungan guru murid baik. menjadi contoh yg baik. konseling bagi mahasiswa bermasalh. memperkuat kehidupan agama. bronchitis. akibat pertolongan yg salah. b. akibat cara hidup kurang bersih.

Upah Nominal. Upah Riil . fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. mental. 10. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. dan menentukan kelahiran anak mereka. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja.4.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Teori Upah Tenaga Kerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. 2. Teori ini menerangkan: . Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. penjarakan anak. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa.

Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat.

seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. . dan pengendalian jumlah penduduk. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu wanita. 4. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. juga harus memberikan tunjangan keluarga. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula.

2. 2. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Pengertian Seksualitas a. hak. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. 3. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 1998). Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1.11. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 1998) B. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. 2003) c. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 2003) c. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Pengertian Gender a. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2002 :4) d. fungsi. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Karakteristik Sumber pembeda Visi. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2002:2) b.

musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. kenikmatan. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah.4. tidak mengenal pembedaan kelas. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Tidak dapat dipertukarkan. Sepanjang masa dimana saja. kedamaian dll. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . Sifat Harkat. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki.

3. suku dan umurnya. guru TK. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . C. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 5. merawat anak-anak dan suami. 4. Ciptaan Tuhan. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. contohnya di rumah. hamil. dan kepala desa bahkan presiden. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. contohnya : di dalam suatu masyarakat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. wanita Buatan manusia. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. tergantung pada kebiasaan. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. tergantung pada tingkat pendidikan. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. dikantor dan dimanapun berada. RW. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. contohnya perempuan bisa haid. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat.Berlaku dimana saja. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. 2. membawa air dan kayu bakar. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT.

6. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. hak kawin .dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik.Contoh . Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. permohonan kredit harus seijin suami. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. keyakinan. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Sejak anak berusia muda. E. wanita sebagai konco wingking. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. tafsiran agama. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah.

suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. ancaman.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. laki-laki tlang punggung keluarga. perkasa. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. istri menghina/mencela kemampuan seksual. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Kekerasan fisik : perkosaan. perkosaan. Laki-laki mata keranjang. Eksploitsi terhadap wanita. karir dan pendidikan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. dan penyiksaan. jantan. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. laki-laki sebagai pencari nafkah. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. kehebatan pada kemampuan seksualnya. jabatan. social atau politik. 4.wanita dinomor duakan. Contoh . cantik dan keibuan. 5. sehingga dinamakan pelabelan negative. pelecehan terhadap wanita. janda mudah dirayu. pemukulan. rasional. bagian warisan wanita lebih sedikit. 3. Non fisik : pelecehan seksual. wanita jadi obyek iklan. dan paksaan. Wanita macak-masak-manak.

laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. wanita sebagai perawat. Contonya sebagai berikut : a. b. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. 2. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan.yang cukup cepat. atau analisa data. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. F. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). metode yang digunakan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil.

Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan.a. melahirkan. Keluarga Berencana 3. b. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. G. 1. . 2. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. psikologi dan social). Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. kehamilan remaja. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Infeksi Menular Seksual H. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). masalah pergaulan bebas .

Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I.3. 6. Namun keterlibatan . 4. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. khusunya berkaitan dengan IMS. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. dan AIDS. HIV. 5. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki.

Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Olah raga secara teratur f. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Isolasi terhadap penyakit menular c. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. bahan racun maupun alergi e. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. d. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. TBC . Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS.

rehabilitasi PSK. d. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. e. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.7 tahun pada 1990.d. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. dan korban narkoba b. dan 70 tahun pada 2000. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Misal . Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. b. 4. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. 13. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. . kemudian 64.

Berdasarkan data. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. 1.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Dr. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Ir. . Penyebab panjangnya umur manusia. 1. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Dr. jantung koroner. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. tergantung dari beberapa faktor.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Lingkungan Tempat Tinggal . Ir. Menurut Prof.Pola Makan . Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya.Strees Atau Tekanan C. . Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Ali Khomsan. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. . seperti penyakit kanker. diluar soal takdir tentunya. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. diabetes dan stroke. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Ali Khomsan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan.

dsb. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. keju. . . Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. daging. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. “Bahkan setelah 20 tahun. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada.. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. Sir Richard Peto.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. . temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. .Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. seperti telor. Masalahnya adalah begitu orang merokok. susu. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Pada awal usia 50 tahunan. 1. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Banyak orang yang . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. bila anda berhenti merokok.

Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. dan berbagai penyakit kronis lain”.5% dari total penduduk. stroke. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. dan berbagai macam kanker. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. semakin banyak orang merokok. antara lain penyakit jantung. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.5 juta orang atau 7. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. 1. Di negara berkembang dewasa ini.” katanya. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. kanker paru. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok.0 juta atau 11. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Pada usia 50 tahun. Sejak penelitian ini dilakukan.Wajah kemerahan .6% dari total penduduk. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. stroke. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung.mengaku tak bisa berhenti merokok. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .

Mudah pingsan . Mengatasi menopause. stroke.Kekeringan didaerah vagina . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Masalah kandung kemih . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. tidak saja untuk kesehatan umum anda. Olahraga merupakan hal yang penting. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Gangguan tidur .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Daya ingat menurun . kanker usus besar.. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Keringat pada malamm hari . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. jantung koroner. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Diet Asia ini: .Sulit konsentrasi .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Depresi . .Sakit kepala .Emosi yang mudah berubah-rubah .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Kulit kering .

. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. sayur serta kacang-kacangan .Membatasi masukan daging . ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. semakin mudah terserang osteoporosis..Kaya akan berbagai macam buah.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. Semakin tua seseorang. Namun demikian. . untuk mengurangi rasa sakit 1.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Alkohol.

4. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil.BAB III PENUTUP 3. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi.1 KESIMPULAN 1. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Dampak pembangunan ekonomi. Misalnya program KB. 5. dan lain sebagainya. termasuk kehidupan seksualitasnya. . yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 2. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 3.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun.Kesehatan. nilai anak dan keluarga. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. 3.

Jakarta. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.T 9. PPK-UGM. 6. Kartono. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 3. S. dkk. Yogyakarta.Jakarta. Pustaka Sinar Harapan. 2. Wattie.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. 1996. EGC. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Anna Marie. pengertian dan implikasi. Seksualitas.kespro. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 7.blogspot. 1998. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.Daftar pustaka 1. Pustaka Sinar Harapan. 1995. Wattie. Yogyakarta. www. Yogyakarta. dan Ford Foundation. 1998. Pusat penelitian Kependudukan UGM.Si. Anna Marie. 1996. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Manuaba. 4. Jakarta. Abdurrahman. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Wahid. www. Midwiferysite.com/Endah Purnasari. Jakarta. 8. 5.info/hak-hakreproduksi . Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 1996.