MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

dan sosial yang utuh. mental. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak.BAB II PEMBAHASAN 1. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (BKKBN. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. (Depkes. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. spiritual memiliki hubungan yang serasi. jiwa. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. selaras. (UU Kesehatan No. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . fungsi serta prosesnya. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. dan sosial secara utuh. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. mental. serta fungsi dan prosesnya.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. 1996) 1. (WHO. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan.

Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. mental dan psikososial) 4. Hak Asasi Manusia 9. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. keterbatasan SDM) 8.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. rentan kekerasan. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Kesehatan (mencakup fisik. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. kurangnya perlindungan hukum. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. 1999 . Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. ICPD+5. prilaku praktikyang berbahaya. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam.

5. menopause. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 7. pelayanan kebidanan. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. 6. konseling dan tindak lanjut 1. misalnya kanker serviks. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. hingga meninggal. pemeriksaan secara sukarela. klimakterium. PSIR. bayi. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . fistula dll. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. wanita usia subur. remaja. mutilasi genital. 2. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. 4. 3.1. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan.

termasuk HIV/AIDS. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. dan terbebas dari paksaan.penyakit hubungan seksual. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. baik kesehatan jasmani maupun rohani. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. 1. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. kekerasan. dan pelecehan seksual. dan swasta.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. penyiksaan. LSM/LSOM. kebijakan teknis operasional di Indonesia. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. . tokoh masyarakat. Menurut BKKBN 2000. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama.

Bayi baru : 750. Pematangan pertama ovum . organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.000 d. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Umur 35-45 tahun: 34. Liquor folliculi e. jumlah oorganisme adalah : a. <Bahankuliahkesehatan> 1. bukan karena adanya hormone esterogen. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.000 b. Masa menaupose : semua hilang. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Oogonia b.000 e. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Umur 6-15 tahun : 439. Primary ovarian fillicel d. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron.000 c. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Menurut umur wanita. Umur 16-25 tahun : 159.

Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. 3. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Spermatogenium. . 2. membelah dua c. membelah dua d. Spermatosid pertama. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Pada masa pubertas. Secara embrional. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Setelah itu. 4. Spermatosid kedua. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. kemudian tumbuh menjadi e. Setelah bayi laki-laki lahir. Konsepsi dapat terjadi. dan ekor. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi.f. terdiri atas kepala. membelah dua b. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Spermatid. Spermatozoon (sperma) 3. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis.

karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. lender kembali menjadi kental.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Misalnya. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. dan jumlahnya menurun (Norman. melunak dan sedikit berdilatasi. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. sekitar waktu ovulasi. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. 1992). lengket. 1986). Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. .2 derajat celcius segera setelah ovulasi. yang meningkat sebesar 0. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Setelah ovulasi. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. licin. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Begitu sperma telah memasuki ovum. dan banyak (Flynn. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. serviks memendek. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. perubahan kimia terjadi.

Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. 3. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Walaupun demikian. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Apabila mensttruasinya tidak teratur.5 derajat Celsius. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. 2. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi.

pembentukan alur. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu keempat : . o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu.

Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Terbentuk tepek telingga. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Telapak tangan amat jelas. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. usia 37-42 hari. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut.o Perkembagan bentuk badan. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. usia 35-38 hari. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o o o  Jantung mengalami rudimeter. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. bumbung saraf menutup. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. peredaran darah berfungsi. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. . Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol.75-1 mm . Sinus serviklis menutup. usia 31-35 hari. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). o Diakhir minggu ke 4 gestasi. telinga dan hidung mengalami rudimenten. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. telapak kaki samara-samar. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil.

Reflek babinski positif.  Minggu ke 12 : . . .Pembentukan lempeng osifikasi. .o o o Stadium 23 : histologi. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Panjang 7-9 cm . Ekstremitas terbentuk. . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Pengolahan bertahap pada kepala.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Terjadi gerakan janin spontan. . . . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. Ekor mengalami retrogesi.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.5 cm .Berat 45 gram . organogenesis telah lengkap. Gambaran wajah dapat dilihat.

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Berat 1200 gram . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Alfeolus paru matang .Panjang 38-43 cm . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Berat 1600 gram .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Terdapat simpanan lemak subkutan . atau beratnya mencapai 601 gram. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Panjang 35-38 cm .

.Terbentuk cadangan zat besi .Laguno menghilang . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Berat 3000 gram .Panjang 48-52 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Simpanan lemaksubkutan meningkat .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Berat 1900-2700 gram .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Ginjal janin aktif . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Verniks kaseosa terbentuk lengkap . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Panjang 42-49 cm .Plantar mulai banyak . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai. karbohidrat dan kalsium .Reflek moro aktif . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. besi.Terdapat simpanan glikogen.

Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi.yang meliputi DM. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Misalnya kista atau tumor ovarium. 2. Penyakit sistematik. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. penyebeb infertilitas pada wanita. Oleh karena itu. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. 1. atau kombinasi keduanya. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Lebih lanjut lagi. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. psikologis. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas).ovum yang sudah di buahi. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Dari perspektif psikologi. yang dapat disebabkan oleh faktor. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Bayi dan Anak . kelenjar hipofisis. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis.

sunat perempuan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. pelayanan antenatal. imunisasi. kesakitan dan kematian BBLR. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. postnatal. persalinan. Remaja . penyakit lain disemua usia dan kekerasan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. ASI Eksklusif 2. menyusui serta pemberian suplemen. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. pelayanan kesehatan primer. 1. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. kesehatan lingkungan. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. dll. kurang gizi (malnutrisi).

dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Secara tradisi. dan siap dinikahkan. Tanda-tanda primer . Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Perubahan fisik 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. informasi dan pengobatan dini. termasuk rabun. diagnosis. prolaps/osteoporosis.17. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. gangguan mobilitas dan osteoporosis. kanker saluran reproduksi. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. 5. ISR/IMS/HIV/AIDS. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Penyakit jantung koroner 9. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada problem menopause 7. kekerasan. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Asuhan apa yang diberikan 6. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. 1. payudara/kanker prostat. Kadar estrogen yang cukup. 2. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . termasuk rabun. 3.

baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. 15. 14. kerja dan kedudukan. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Deteksi dini kanker rahim. 10. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. kecacatan dan kematian. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. . Gangguan mata 13. 12. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. kesempatan memperoleh pendidikan. 17. sukar tidur. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. misalnya keadaan sosial ekonomi. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). yang dipengaruhi factor keturunan. gelisah. Osteoporosis 11. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. antara lain: 1.

dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. d. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Seperti diketahui. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. 3. antara lain karena: 1. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. 2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi.2. Beban ganda. 18. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Keterbatasan biaya 4. misalnya dalam ber-KB.

Gizi 3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Lingkungan 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Diskriminasi social 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Emosi dan sifat 2. Kondisi ibu 3. Keadaan hormonal tubuh 4. faktor dalam 1. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5.3. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Sistem reproduksi 23. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Budaya setempat 4. faktor luar 1. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Keluarga 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Kemampuan intelektual 3. Sikap orang tua 4.

menopause. menunjukkan 13. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. b.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. Masa usia lanjut (klimakterium. Survei dilakukan kepada 33.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.1 Defenisi Remaja a. menggunakan alat kontrasepsi. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. . Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Sementara 82% lainnya.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 3.

Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. 3. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. 2. e. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. b. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. f. DeBrun (dalam Rice.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.c. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. d. Perubahan tersebut ialah : a. g. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. e. c. . Perubahan yang terjadi. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. d. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah.. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja.

antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Status remaja tidak jelas. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. cemas. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. 4. sehingga remaja menjadi: a. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. antara lain : a. Perubahan emosi. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. b. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. usus bertambah panjang dan bertambah besar. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Mampu berpikir abstrak. Ingin mengetahui hal-hal baru. 3. senang memberikan kritik b. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. frustasi dan tertawa ) b. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . 2. termasuk HIV/AIDS. khususnya bagi perkembangan otot. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Perkembangan intelegensia.1. Jaringan selain tulang. sehingga misalnya mudah berkelahi. sensitif ( mudah menangis. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. 2. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. keadaan ini . Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. sehingga remaja menjadi : a. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir.

yaitu dengan merokok. g. 3. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. f. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. serta keinginan akan kebebasan. maka pada masa seperti ini. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. cenderung berperilaku yang kurang baik. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. d. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. remaja sangat perlu . e. Pengenalan mengenai sistem.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Masa remaja sebagai periode perubahan. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. minum-minuman keras. Manakala tubuh juga mengalami transisi. c. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri).3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Masa remaja sebagai masa dewasa. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Hak-hak reproduksi 9. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Media massa hiburan (radio. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. efek samping. 7. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. sikap dan perilaku. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. musik.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. rasio 2 berbanding 1. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. fil. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. kekerasan substansial. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. 6. 8. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. video. 5. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. . Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. kerja dan rekreasi. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. televisi.

9. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Infertilitas primer . perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Beberapa budaya. 4. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Untuk para remaja yang aktif secara seksual.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. 10. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan.

adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. 4. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Dari testis kiri dan kanan. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Dari epididimis. Di dalam duktus ejakulatorius.2 Penyebab a. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang.5 (lebih rendah dari suhu tubuh).

2. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Polusi lingkungan. 5. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Kekurangan hormon 4. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Impotensi 3. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. spironolakton dan nitrofurantoin). Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.

Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. c) Kelainan hormon. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. e) Infeksi panggul. d) Kista ovarium. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi.mengalami menstruasi (amenore). Penyakit menular seksual 3. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Selama fase folikuler. d) Kekurangan gizi. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . i) Kelainan pada tuba falopii. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. f) Tumor.

2. Siklus menstruasi anovulatoir 9. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. 4. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Postcoital test (PCT).6-10 cm tanpa terputus. Bila dilihat dengan mikroskop. 4.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Pada fase ovulatoir. elastis dan licin.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Endometriosis 10. Pengukuran suhu tubuh basal. lendir tampak seperti pohon pakis. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. sebelum beranjak dari tempat tidur. . Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Varikokel (pria) 7. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. jika terjadi peningkatan sebesar 0. pergerakan. Setiap pagi.ini. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Gondongan (pria) 6. 3. Dalam keadaan normal. lendir menjadi basah.

13. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Histeroskopi. 11. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 9. . 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Kadar progesteron serum. Tanpa pengobatan. Biopsi endometrium 7.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Progestin challenge 10. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 12. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 6.5. Kadar hormon pada suami dan istri. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. 4. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 14.

Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD).kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. b. . Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.

hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. . ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). 4. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Dengan teknik ini. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.c. e. Kemudian setelah sel telur dibuahi. seperti : anak-anak usia remaja. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Lalu setelah terjadi pembuahan. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. PSK (Pekerja Seks Komersial).

Sifilis. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Kanker leher rahim pada wanita 3. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. 4. Hepatitis B. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. 4.2. Urethritis.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Herpes Genitalis. Disebabkan Virus : AIDS. atau terinfeksi PMS . gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. 4. dll.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4.2. Infeksi yang menyebar 5. berat badan lahir rendah.2. diantaranya : 1. Pedikulosis Pubis 4. kaum homoseksual.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual.2. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. menggunakan kondom setiap hubungan seks b.pecandu narkotika. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Kehamilan di luar rahim 4. Tidak melakukan hubungan seks. demam. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Vaginosis Bakterial b.2. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. tidak berganti-ganti pasangan. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. berbau dan gatal 9. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Kondiloma Akuminata c. diare dan keringat malam hari 8.2.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. lemah. kehilangan berat badan. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Kemandulan baik pria atau wanita 2.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. yaitu: a. seperti lahir sebelum cukup umur.

dan tenesmus. dia tidak selalu menunjukkan gejala. vesikula seminalis. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dan limfodenopati leher. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. nyeri rectum. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Pada pemeriksaan. Alasan utamanya adalah: 1. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. tuba fallopi .Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Setelah terinokulasi. Pemeriksaan diagnostik . sering berkemih dan malaise. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. demam. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. gatal. Saat berhubungan seks. anus. infeksi dapat menyebar ke prostat. didikuti oleh sekret yang purulen. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Infeksi ekstra genital di faring. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. endometrim. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. epydydymis. nyeri abdomen. dan rongga peritonium pada perempuan. disuria. dan testis pada pria.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa.2. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Untuk dapat menular. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. uertra. vas deferens. Jika perempuan terinfeksi PMS. 4.

tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. rata-rara 3-4 minggu. bibir. yang tersering adalah pada penis. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Fase Primer. Dalam beberapa jam. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. kerusakan otak maupun kematian. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. lidah. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. tenggorokan. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. rektum. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). juga tanpa disertai nyeri. leher rahim. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. vulva atau vagina. tanpa disertai nyeri. . Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan.

Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). . Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Pada saat ini jarang ditemukan. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. yang menyebabkan sakit kepala. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. batang tubuh bagian atas. wajah dan kulit kepala. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. 4. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Fase Laten. Fase Tersier. lelah. Meskipun tidak diobati. mual. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. demam dan anemia. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Sifilis kardiovaskuler. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. 3. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. kaku kuduk dan ketulian. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. tumbuhnya perlahan.2. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Tulang juga bisa terkena. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Fase Sekunder. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. ruam ini akan menghilang. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. gagal jantung atau kematian. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. kehilangan nafsu makan.

tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. sekunder dan fase laten adalah baik. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pada fase primer atau sekunder. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Untuk neurosifilis. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). mereka perlu menjalani pengobatan. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. 2. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Pemeriksaan ini lebih akurat. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Pada sifilis fase primer. Pada sifilis fase sekunder. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. 3. prognosis untuk sifilis fase primer. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Gejala awal biasanya . semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Pada fase tersier.

Pada pria. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Pada wanita. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.berupa gatal. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . menyebar ke bagian tubuh lainnya. luka herpes bisa sangat berat. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Untuk memperkuat diagnosa. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. kesemutann dan sakit. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.

Striktur uretra : penyempitan uretra. 2. bisa menyebabkan nyeri. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. bisa menyebabkan demam dan batuk.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Pada pagi hari. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Pada pria dan wanita. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. a. Komplikasi 1. Pria. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Pneumonia. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Pada bayi baru lahir. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. nyeri di perut bagian bawah. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Wanita. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. rasa nyeri ketika berkemih. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. bakteri yang menyebabkan gonore. Konjungtivitis. Infeksi saluran telur. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Timbul rasa sakit waktu berkemih. b. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. maka diagnosis . Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Epididimitis : infeksi pada epididimis.

minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). tidak langsung menampakkan gejala. yaitu sebanyak 5500 anak. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. sedangkan pada 80-90% kasus. diare yang menetap atau berulang. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Melalui ASI. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada 10-20% kasus. pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). pembesaran hati dan limpa. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. penurunan berat badan. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Pertumbuhan yang jelek. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. jika tidak diobati. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Pada sekitar 20% penderita. demam yang berlangsung lama atau berulang. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu.

Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Herpes j. jamur dan parasit 5. tergantung kepada beratnya penyakit. Herpes zoster k. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Pneumonia pneumokistik b. Infeksi jamur f. Infeksi parasit. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. penambahan berat badannya juga jelek. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi virus i. Infeksi oportunistik virus. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Dalam waktu 2-3 bulan. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. a. biasanya pada tahun-tahun pertama. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. pneumonia dan meningitis) 4. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3.2. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. misalnya berjalan dan berbicara. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Infeksi bakteri d. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Meningitis e. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.

ddI bisa merusak pankreas. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. antibodi ini akan menghilang. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. ddI. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. tetapi jika bayi terinfeksi. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. diare dan gangguan perut. ddI. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Dalam kelompok nucleoside. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Jika bayi tidak terinfeksi. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. polymerase chain reaction).anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. maka setelah berumur 18 bulan. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. AZT. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan.

pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Pada persalinan normal. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Pada awal penemuan virus HIV. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. dari 25% menjadi 8%. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Tanpa pengobatan. kemungkinan penularan HIV lebih besar.

dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. pusing. Guy E. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. meledak-ledak. masalah sosial. Penderita tipe H sekitar . perasaan sensitif. menurut suatu penelitian. ukuran panggul bertambah besar. 5. depresi. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. karena hormon estrogen yang berlebihan.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Teori lain bilang.kekurangan gizi. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Kemungkinan lain. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. H. Para peneliti melaporkan. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. faktor kejiwaan. sakit kepala. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. wajah terlihat sembab. AS. C. seperti mudah marah. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. dan nyeri di bagian perut. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Abraham. Selain itu. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. 5. dan D. Perubahan perubahan mood. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak.50 tahun. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. 5. lelah dan tubuh agak membengkak. Dr.

dan PMS D 20%. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. peningkatan berat badan sebelum haid. nyeri pada buah dada. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). perasaan labil. pembengkakan tangan dan kaki. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. 5. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. PMS C 40%. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. tinggi garam dalam diet makanan. pelupa. Bila saja Anda perhatikan. bingung.b) c) d) e) 60%. perut kembung. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. misalnya tipe A dan D secara bersamaan.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. jantung berdebar. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. gangguan tidur. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. ingin menangis. saraf tegang. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. lemah. atau kurangnya magnesium. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. . pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. sensitif. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita.

dan mood yang tidak menentu. berat badan bertambah. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. . payudara sakit. banyak makan. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. Secara rata-rata. secara umum. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. lelah. tubuh dan payudara membengkak. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi.1. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Namun.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. nyeri sendi dan otot. seperti sakit kepala. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. 6. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). PID. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. 6. itu belum tergolong masalah besar. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh.

Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Tuberkulosis. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. setelah menopause maupun selama kehamilan. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD.3. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Berganti-ganti pasangan seksual 3. mikoplasma. aborsi dan biopsi endometrium). Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. gejalanya segera memburuk dan .1. stafilokokus. persalinan. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah).1. Pernah menderita PID 4. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Faktor resiko terjadinya PID: 1. streptokokus). Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. 6. gonore. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Di dalam tuba. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Aktivitas seksual pada masa remaja 2.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. keguguran. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. 4. 6. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.1. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom.penderita bisa mengalami syok.1. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. 6. . Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). 6. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.

6. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. sekitar 750.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.seni dan keagamaan 3.6. Di . Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.antara lain : a. psikis.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.3 juta pertahun.2. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.2. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. sosial dan ekonomi. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.yaitu : 1.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.edukasi dan penyediaan pelayanan. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.2.000 dilakukan oleh remaja. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Kehamilan karena incest 6. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.

dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. bila ada risiko tinggi kehamilan.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. persalinan.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. sebagai petugas kesehatan harus : 1. dan keluarga berencana d. bersikap bersahabat dengan remaja 2. rujuk ke SpOG g. panuk. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. bila ada gangguan kejiwaan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. 1. rujuk kepsikiater f. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. 4. psikis. 2. 6. pernah mengalami KTD atau aborsi .2. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. 3.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. tertekan atau setres. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . segera menikah c. diselesaikan secara kekeluargaan b. konseling kehamilan.

2. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.5 juta dilakukan di Indonesia. 6. yaitu fetus belum viable by llaous. 2001). Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.2. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan.6. 750. 20 juta dilakukan dengan tidak aman.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Agama dan Hukum.000 – 1. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.2 juta aborsi dilakukan per tahun.000 gram. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Dari 46 juta aborsi/tahun. inkompletus. padahal penduduk kota 1. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. iminen dan sebagainya. Etika ditinjau dari segi Etika. WHO memperkirakan ada 4. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. . karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.

Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. membatasi jumlah anak. e. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus iminen. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Missed abortion. Wanita selalu disalahkan. jarak kehamilan yang terlalu pendek. ginjal. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan.6. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Alasan terjadinya Aborsi 1.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d.2. Abortus infeksious dan abortus septic. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih.2. 6. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. TBC. b. f. 2. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. ini terbagi menjadi dua: a. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. panas tinggi. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. 3. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. adalah abortus yang disertai infeksi genital. b. Sipilis atau karena kesalahan genetik.

6. 5. Bank sperma 5. 6. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. 4.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.tersebut akan melakukan aborsi. Bayi tabung 3. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Aborsi 2. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. misal SMA. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Untuk mencegah penurunan moral etik. 6. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Suatu contoh konflik moral : 1. dengan teman-temannya. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. 7. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Sewa rahim 4. Batasan ini sering menakutkan.2. Karena merasa malu.

sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. Sebagai hasil dari temuan ini. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Sebagai hasil dari temuan ini. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . redistribusi lemak dll). Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). cepat dan tidak terkendali. 7. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. cincin vagina . yang disebut progestin. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. lebih jarang. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Terkadang sebuah androgen . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. dengan suntikan. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. serangan jantung dan stroke . gel atau. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. haid tidak teratur. krim. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. dan merupakan inovasi yang lebih baru. umumnya testosteron. troches. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Dosis sering bervariasi siklis. Testosteron juga dapat dimasukkan. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Sebuah metode alternatif. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. tablet. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. IUD . dan kadang-kadang testosteron . progesteron atau progestin . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut.

Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. . Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 3. Suheimi ).2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. dan fibrosis. 5.1 KANKER SERVIKS . Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. 7. . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. menopause pada umur lebih tua. 6. K.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. menarche pada umur muda. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. 2. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. . Riwayat keluarga dan faktor genetic . tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. fibroadenoma.multiparitas . H. 7. dan kehamilan pertama pada umur tua. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.2.1.2. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. risiko meningkat 1 . penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Pemakaian obat-obatan.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .nutrisi : defisiensi antioksidan 7. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 4. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. 8.5 x. riwayat PHS.

2.3. Pemakaian estrogen g. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Gambar hiperplasia endometrium 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hipertensi e. Diabetes mellitus (DM) d.3. . Riwayat menstruasi c. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Riwayat infertilitas f. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Obesitas b.

2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. 7. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. g. psikososial dan sosial spiritual.3. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Membantu melindungi kesehatan individual e.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. . permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.3. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. b. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups.

kalau fasilitas tersedia lebih. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . organ reproduksi lain dan rektum). Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. Ketika sampel sampai ke laboratorium. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.1. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . perdagangan adalah dunia laki- . ekonomi. 2.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .1. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.kalau fasilitas tersedia. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. ovarium. politik. 8.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.1 Status Sosial 8. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.ideal atau optimal. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. uterus.

8. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. Perlindungan hukum. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. b. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja.laki. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik.1. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Terutama dibidang politik. kembali mengurus keluarga. c. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik.3 Dampak Status Sosial Wanita . khususnya dibidang politik.

Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. .Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.1. psiko.

maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi.1. masyarakat dan Negara. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. . Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. 8. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. b. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. a.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.

2. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. .2 Peran Wanita 8. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. 8. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.b. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. kecintaan.2. hangat. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. 8. bebas. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.

Selain berperan sebagi ibu. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. tidak hiperseksual dan tidak kurang. b. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.

Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .2. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.4. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.2. atau karena kelelahan. karena kurang gizi. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. b. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. 8. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.

maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. 8. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.5.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. mncuci pakaian. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. c. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) .2. b. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.

1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. seksual atau psikologis. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.Dibeberapa wilayah. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. termasuk ancaman tindakan tertentu. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1. c. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.

melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). 9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.1. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).

yang berkaitan langsung . dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. kebingungan. malu. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. terhina.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. 9. disorganisasi. lemah.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. ketakutan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. mual. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.2.2.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.

malu 3). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b.3. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). 9.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4).3.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. 5). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Anger rape. Pelecehan seksual mental.1 Kategori pelecehan seksual a. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.

malu dan perasaan bersalah 2. nyeri pada daerah pacinela. depresi. ingin balas dendam. takut. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. yaitu respon ekspresif (ketakutan. tampil tenang. gangguan pola tidur. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. pindah rumah.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. respon emosi korban terbagi menjadi dua. marah. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. lelah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.3. gatal dan keluar darah pada vagina. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. gelisah.3. kemarahan. menambah pengamanan. respon atau dampak jangka panjang : gelisah.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. kehilangan kontrol diri.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . tegang.3. sakit kepala. 9. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. mimpi buruk. menunduk dan lembut) 3.9. muntah. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. nyeri lambung. menyalahkan diri sendiri.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. phobia sendirian.3.3. merasa terhina.4 Respon korban pelecehan seksual 1. mual.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan.No. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. B. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. c. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. seks.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. seks dg lawan jenisx.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. d. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Hal ni b’tentangn dgn UU. eksploitasi & diskriminasi. e. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Selain itu. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. 9. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan.5. Dampak biologis Scr biologis. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. .

9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. 9.6.1 Pengertian .6 PERKWINAN USIA TUA 9.1.5. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.1 INCEST 10. Oleh karena itu patut ditentang.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.

1. Dengan melakukan incest c. Orang yg lebih berkuasa b. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Faktor usia b.1. Kejiwaan atau truma c. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Kurang pendidikan agama f. Pergaulan d.1.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Empati dan penguatan terhadap korban b.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Orang2 yang lebih lemah 10. Sosialisasi incest d. b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.a.1. Kurang perhatian dari orang tua 10. Abortus 10. Unwanted pregnancy b. Pencegahan a.6 Penyelesaian a. Dengan memberikan pendidikan b. pengetahuan dan pendidikan 10.4 Akibat Incest a.3 Pelaku dan Korban a. Jenis kelamin c. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Perlu adanya perhatian.5. Tidak main hakim sendiri . Kurang iman e.

Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . c. Perbudakan g. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. b.2. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. berharap mendapatkan perlindungan. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Pelecehan seksual b. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Kehilangn rumah b.2 Masalah Yang Timbul a.2. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.1 Pengertian a. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. ISPA. Melaporkan kasus ke polisi 10. Komplikasi berbagai penyakit 10. Wanita yang diperjual belikan f. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Pemerkosaan d.2.2 HOMELESS 10. Tindak kekerasan c.2. 10.c. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . b. c.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a.

Gembong dan pengedar narkoba 10. fisioterapi 10. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). 10. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Orang2 terdekat c. pertolongan dan harapan b. Tenaga professional sprt dokter.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. TOGA. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. bahan audiovisual dan alat peraga c. mental (perilaku salah).2 Subyek Rehabilitasi a. Lingkungan yg sangat padat f. psikiater. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.3.1 Pengertian a.3. Sarana rekreasi e.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. psikolog. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3. Tersedia dukungan .3. Perpustakaan dan buku.e. Pribadi korban narkoba b. sosiolog. ahli kerohanian. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Masyarakt sekitar dan umum d.

melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. c. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . hidup normal dalam hati kecil. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. menguasai ketrampilan kerja. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.3. 10. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. c. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. b. d. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi.b.5 Jenjang Proses Kesembuhan a.

d. f. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan .4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. keyakinan dan kepercayaan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. penularan. kekuatan dan harapan dr Tuhan.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.

alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . (http://id. tanpa penyaluran itu. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. digunakan istilah gigolo. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). pelacuran dipandang negatif. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Khusus laki-laki. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. namun toh dibutuhkan (evil necessity).mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan.wikipedia. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Di kalangan masyarakat Indonesia. wanita tuna susila.dimana menurut para ahli. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas.org) B. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. malah jahat. C. seorang bapak gereja.

4) Rasa penasaran Pada usia remaja. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. . seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. misalnya karena terlanjur berbuat. menginginkan hubungan seks ini. penerimaan. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. dan harga diri selayaknya orang dewasa. rasa aman. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. keingintahuannya begitu besar terhadap seks.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.ac.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. guru dan sebagainya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Penipuan . bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). semua menyedihkan. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak.id) A. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. c. dan sekaligus berbahaya. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. yang salah satunya dalam masalah seks.univrab. b. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. paman. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. (http://www.

Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. film atau yang dipersamakan dengan film. b. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. d. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. c. video. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. B. . tulisan.Faktor lain yaitu. C. Persoalan – persoalan psikologis a. foto. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar.

club malam. Penanganan masalah PSK: a. klamdia. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Menurut jumlahnya. 2. d. c. Rumah panggilan ‘call house” 3. Klasifikasi : 1. Keluarga 1. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. 3. dan HIV/AIDS. penyedia perempuan panggilan) 2.sifilis. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Memberikan citra buruk bagi keluarga. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Menurut lokasinya : 1. c. D. Individual 2. b. panti pijat. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Pemerintah 1. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual.b. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Segregasi/lokalisasi 2. a.herpes kelamin. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Bantuan organisasi dan sindikat b. hepatitis B. perempuan pendamping. 2. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. prostitusi dibagi dalam : 1. seperti gonore.

d. atraktif. Represif dan kuratif (menekan. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. beraneka warna. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. cepat. manis. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. rupawan. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Penanggulangan prostitusi 1. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . ayu.

bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. gambar.

Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. siphilis. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . HIV/AIDS. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe.

Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. hilangnya rasa.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. . Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. PENGERTIAN a. 10. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat.5 DRUG ABUSE A. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. terbaru. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.

ganja. missal . Zat adiktif lainnya adalah . Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : Codein C. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.d.NO. 05 TAHUN 1995 a. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. serta mempunyai potensi sedang. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. metilfenidad c. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. misal : ampetamiin. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. rokok. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). morfin c. mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. B. depresan. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. missal : LSD b. NO. misal : barbiturate . kokain b. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. hipnotik. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.

memuaskan rasa ingin tahu. amfetamin c. morfin. heroin. depresi. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. selalu menuntut. agar diterima kelompok ttn. codein. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. bahkan tertidur. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . tidak sadar diri. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh.d. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. kurang religious. cenderung agresif. sebagai lambing kemoderan. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. misal : Diazepam D. kokain. EFEK YANG DITIMBULKAN a. mescalin dan LSD. apatis). dan mendapat pengalaman baru. b.kurang PD. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. misal : ganja. Misal : opium. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. sifat antisocial. melarikan diri dr sesuatu. kafein. penilaian diri negative. E. dan sedative b. memiliki gangguan jiwa (cemas.

Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. TINGKAT PEMAKAIAN a. kehilangan BB. ancaman fisik sgt kuat. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. rekreasi atau santai. G. malnutrisi. impotensi. Abuse . tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Kafein : gastritis. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. sakit . F. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. ortu otoriter. gangguan haid. ancaman fisik dr teman pengedar. social yg kurang mendukung. keluarga terlalu permisisf. e. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. b. kecewa. adanya murid pengguna. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik.c. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. c. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. opioida : kemandulan. ekonomi. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. d. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Lingkungan teman sebaya . Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia.

Memburuknya kehidupan sosial H. beri informasi yg benar. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . sikap positif ortu. b. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Dalam hal ini (Cholil. UPAYA PENCEGAHAN a. ciptakan suasan yg hangat. bronkiektosis). konseling bagi mahasiswa bermasalh. b.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Melalui keluaga . Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. menjadi contoh yg baik. akibat cara hidup kurang bersih.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. disiplin. akibat pertolongan yg salah. memperkuat kehidupan agama. luangkan waktu bersama. Akibat gangguan mental emosional c. Nikotin : kanker paru. hubungan guru murid baik. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. bronchitis. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri.jantung dan hipertensi.

Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Teori Upah Tenaga Kerja. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Teori ini menerangkan: . Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Upah Riil . Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1.4. mental. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. 10. Upah Nominal. penjarakan anak. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. 2. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. dan menentukan kelahiran anak mereka.

Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat.

Oleh sebab itu wanita. . Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. 4. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. 3. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). maka wanita sebagai penerima kesehatan. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. dan pengendalian jumlah penduduk. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.

Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Pengertian Seksualitas a. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2002 :4) d. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Gender a. 1998) B. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 1998). 2. hak. 2. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2003) c. fungsi. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 3. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) .11. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2003) c. 2002:2) b.

Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin.4. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Sepanjang masa dimana saja. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. perempuan “pantas’ dipimpin dll. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. kenikmatan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Sifat Harkat. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. kedamaian dll. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. tidak mengenal pembedaan kelas. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Tidak dapat dipertukarkan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah.

Ciptaan Tuhan. RW. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. suku dan umurnya. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. 4. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. tergantung pada kebiasaan. 2. contohnya di rumah. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. 5. dan kepala desa bahkan presiden. wanita Buatan manusia. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dikantor dan dimanapun berada. hamil. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. contohnya perempuan bisa haid. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria.Berlaku dimana saja. contohnya : di dalam suatu masyarakat. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . guru TK. C. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. membawa air dan kayu bakar. merawat anak-anak dan suami. tergantung pada tingkat pendidikan. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. 3. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita.

E. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. tafsiran agama. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan.Contoh . hak kawin . Sejak anak berusia muda. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. keyakinan. 6. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. permohonan kredit harus seijin suami. wanita sebagai konco wingking.

perkasa. maka peran perempuan mengalami perkembangan . wanita jadi obyek iklan. dan penyiksaan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Wanita macak-masak-manak.wanita dinomor duakan. cantik dan keibuan. jabatan. Laki-laki mata keranjang. istri menghina/mencela kemampuan seksual. karir dan pendidikan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Eksploitsi terhadap wanita. kehebatan pada kemampuan seksualnya. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. sehingga dinamakan pelabelan negative. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. pelecehan terhadap wanita. 4. ancaman.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. janda mudah dirayu. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. dan paksaan. laki-laki tlang punggung keluarga. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. bagian warisan wanita lebih sedikit. 5. Non fisik : pelecehan seksual. jantan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Kekerasan fisik : perkosaan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. laki-laki sebagai pencari nafkah. pemukulan. perkosaan. social atau politik. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. rasional. Contoh . 3.

pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. atau analisa data. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif).yang cukup cepat. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . F. Contonya sebagai berikut : a. wanita sebagai perawat. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. metode yang digunakan. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. b. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. 2. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1.

. Keluarga Berencana 3. melahirkan. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). kehamilan remaja. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Infeksi Menular Seksual H. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. G. b. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. psikologi dan social). Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1.a. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. 1. masalah pergaulan bebas . 2.

Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. HIV. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Namun keterlibatan . Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. 6. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. dan AIDS.3. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. 5. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. khusunya berkaitan dengan IMS. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. 4. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara.

Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Olah raga secara teratur f. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. bahan racun maupun alergi e. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. TBC . Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. d. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Isolasi terhadap penyakit menular c. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta.

d. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. 13. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. e. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Misal . Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. b. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. rehabilitasi PSK. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. kemudian 64. . Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. dan 70 tahun pada 2000. dan korban narkoba b. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.7 tahun pada 1990. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas.d. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. 4.

Dr. .Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. diluar soal takdir tentunya.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Dr.Lingkungan Tempat Tinggal . . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. Ali Khomsan.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai).Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. diluar soal takdir tentunya. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. 1. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Ali Khomsan. Berdasarkan data. . tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Menurut Prof. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. seperti penyakit kanker. Ir. Ir. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Strees Atau Tekanan C. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. diabetes dan stroke. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . 1. tergantung dari beberapa faktor. jantung koroner. Penyebab panjangnya umur manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Pola Makan .

“Bahkan setelah 20 tahun. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. .Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. susu.. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. 1. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Banyak orang yang . Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. keju. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Masalahnya adalah begitu orang merokok. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. daging. . seperti telor. Sir Richard Peto. dsb. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun.Pada awal usia 50 tahunan. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. . bila anda berhenti merokok. .

6% dari total penduduk.” katanya.0 juta atau 11. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.mengaku tak bisa berhenti merokok. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. antara lain penyakit jantung. dan berbagai penyakit kronis lain”. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. stroke. dan berbagai macam kanker.Wajah kemerahan . bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. 1.5% dari total penduduk. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. semakin banyak orang merokok. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Pada usia 50 tahun. Di negara berkembang dewasa ini. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Sejak penelitian ini dilakukan. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. kanker paru. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. stroke. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5 juta orang atau 7. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun.

stroke.Mudah pingsan .Sulit konsentrasi . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. tidak saja untuk kesehatan umum anda.Daya ingat menurun .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . jantung koroner. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Depresi . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Kekeringan didaerah vagina . kanker usus besar.Emosi yang mudah berubah-rubah . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. ..Kulit kering .Masalah kandung kemih .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Sakit kepala . Diet Asia ini: .Gangguan tidur . Olahraga merupakan hal yang penting. Mengatasi menopause. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Keringat pada malamm hari .

yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. . Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun..Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. sayur serta kacang-kacangan .kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. Alkohol. Semakin tua seseorang.. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius.Membatasi masukan daging . . Namun demikian. untuk mengurangi rasa sakit 1.Kaya akan berbagai macam buah. . semakin mudah terserang osteoporosis. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.

tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. termasuk kehidupan seksualitasnya. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. nilai anak dan keluarga. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.1 KESIMPULAN 1. . sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. 3. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 2. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Misalnya program KB.BAB III PENUTUP 3. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 5.Kesehatan. 4. 3. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. dan lain sebagainya. Dampak pembangunan ekonomi. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan.

6. dkk. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Yogyakarta. www. Anna Marie. Wattie. 4.Si. 1998. Abdurrahman. 3.Daftar pustaka 1. Seksualitas. 2. Jakarta. pengertian dan implikasi. Yogyakarta. Anna Marie.com/Endah Purnasari. www. Manuaba.Jakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Wahid.T 9. 1996. Yogyakarta. Midwiferysite. 1996.blogspot. Jakarta. Kartono. PPK-UGM. Wattie. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. S. 8. EGC. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta. 1998.kespro. 7. 1995. 5. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Pustaka Sinar Harapan. 1996. dan Ford Foundation. Memahami Kesehatan reproduksi wanita.info/hak-hakreproduksi . Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Pusat penelitian Kependudukan UGM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful