MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

(UU Kesehatan No. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. 1996) 1. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. (Depkes. selaras. dan sosial secara utuh. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. (WHO. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. mental. serta fungsi dan prosesnya.BAB II PEMBAHASAN 1. (BKKBN.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. jiwa. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. spiritual memiliki hubungan yang serasi. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. fungsi serta prosesnya. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. mental. dan sosial yang utuh. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan.

rentan kekerasan. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. mental dan psikososial) 4. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Hak Asasi Manusia 9. kurangnya perlindungan hukum. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. 1999 .Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. keterbatasan SDM) 8. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. prilaku praktikyang berbahaya. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kesehatan (mencakup fisik. ICPD+5. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya.

5. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. konseling dan tindak lanjut 1. mutilasi genital. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. fistula dll. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. menopause. hingga meninggal. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . bayi.1. 4. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 2. 6. pelayanan kebidanan. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. PSIR. misalnya kanker serviks. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. pemeriksaan secara sukarela. remaja. 7. klimakterium. 3. wanita usia subur.

termasuk HIV/AIDS. dan terbebas dari paksaan. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. 1. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. baik kesehatan jasmani maupun rohani.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh.penyakit hubungan seksual.

e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. dan swasta. dan pelecehan seksual. Menurut BKKBN 2000. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. kebijakan teknis operasional di Indonesia. tokoh agama. penyiksaan. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. LSM/LSOM. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. tokoh masyarakat. kekerasan. .

Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Masa menaupose : semua hilang. jumlah oorganisme adalah : a. <Bahankuliahkesehatan> 1. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Bayi baru : 750. Liquor folliculi e.000 d. Menurut umur wanita. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Oogonia b. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.000 c.000 b. Umur 16-25 tahun : 159. Umur 6-15 tahun : 439. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron.000 e. Primary ovarian fillicel d. bukan karena adanya hormone esterogen. Umur 35-45 tahun: 34. Pematangan pertama ovum .

Setelah itu. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. . jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Secara embrional. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Spermatosid pertama. Spermatid. 3. Setelah bayi laki-laki lahir. Spermatogenium. membelah dua d. membelah dua b. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Spermatozoon (sperma) 3. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. 2. Konsepsi dapat terjadi. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum.f. kemudian tumbuh menjadi e. Pada masa pubertas. Spermatosid kedua. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. terdiri atas kepala. dan ekor. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. 4. membelah dua c. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus).

yang meningkat sebesar 0. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. serviks memendek. lengket. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Misalnya. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. perubahan kimia terjadi. 1986). sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. dan banyak (Flynn. Setelah ovulasi.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Begitu sperma telah memasuki ovum. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). lender kembali menjadi kental. 1992). sekitar waktu ovulasi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. licin. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. . Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. dan jumlahnya menurun (Norman. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. melunak dan sedikit berdilatasi.

Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Walaupun demikian. 2. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut.5 derajat Celsius. 3.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu keempat : . Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. pembentukan alur. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Hari ke 4-5 blatokista bebas.

usia 31-35 hari. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. . Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. bumbung saraf menutup. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Sinus serviklis menutup. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. usia 35-38 hari. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. telapak kaki samara-samar. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. telinga dan hidung mengalami rudimenten. peredaran darah berfungsi. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Telapak tangan amat jelas. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. usia 37-42 hari.75-1 mm . Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Terbentuk tepek telingga. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon.o Perkembagan bentuk badan. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Kerangka tulang rawan dan susunan otot.

Gambaran wajah dapat dilihat.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. . . Ekstremitas terbentuk. Ekor mengalami retrogesi. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.5 cm . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Panjang 7-9 cm . .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. Pengolahan bertahap pada kepala. . . organogenesis telah lengkap. . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Berat 45 gram . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Reflek babinski positif.  Minggu ke 12 : .Terjadi gerakan janin spontan. .Pembentukan lempeng osifikasi.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.o o o Stadium 23 : histologi.

Berat 1200 gram . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Terdapat simpanan lemak subkutan .Berat 1600 gram . .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Alfeolus paru matang .Panjang 35-38 cm .Panjang 38-43 cm . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. atau beratnya mencapai 601 gram.

Lipatan plantar terbentuk 1-2 . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Panjang 42-49 cm .Ginjal janin aktif . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Terbentuk cadangan zat besi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. karbohidrat dan kalsium .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari. besi.Berat 1900-2700 gram . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Simpanan lemaksubkutan meningkat .Terdapat simpanan glikogen..Plantar mulai banyak . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Laguno menghilang .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Panjang 48-52 cm .Berat 3000 gram .Reflek moro aktif .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .

FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen.ovum yang sudah di buahi. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. yang dapat disebabkan oleh faktor. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. kelenjar hipofisis. 1. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Lebih lanjut lagi. Misalnya kista atau tumor ovarium. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. psikologis. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Bayi dan Anak . terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone.yang meliputi DM. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Dari perspektif psikologi. atau kombinasi keduanya. 2. Oleh karena itu. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. penyebeb infertilitas pada wanita. Penyakit sistematik. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus.

bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. kesehatan lingkungan. kurang gizi (malnutrisi). kesakitan dan kematian BBLR. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. persalinan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. imunisasi. pelayanan antenatal. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. 1. sunat perempuan. postnatal. Remaja . pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. menyusui serta pemberian suplemen.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. pelayanan kesehatan primer. dll. ASI Eksklusif 2.

Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. dan siap dinikahkan. Perubahan fisik 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Tanda-tanda primer . Secara tradisi.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. gangguan mobilitas dan osteoporosis. prolaps/osteoporosis. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. ISR/IMS/HIV/AIDS. payudara/kanker prostat. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Penyakit jantung koroner 9. diagnosis. informasi dan pengobatan dini. kanker saluran reproduksi. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Perhatian pada problem menopause 7.17. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. termasuk rabun. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. kekerasan. Kadar estrogen yang cukup. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. 2. 3. termasuk rabun. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Asuhan apa yang diberikan 6. Pencegahan dan manajemen infertilitas. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 5. 1.

misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. kecacatan dan kematian. kerja dan kedudukan. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. 10.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. antara lain: 1. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. . sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. gelisah. 17. 12. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 14. 15. sukar tidur. kesempatan memperoleh pendidikan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. misalnya keadaan sosial ekonomi. yang dipengaruhi factor keturunan. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Osteoporosis 11. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Deteksi dini kanker rahim. Gangguan mata 13. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat.

karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. d. Keterbatasan biaya 4. antara lain karena: 1. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2.2. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Beban ganda. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. 3. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Seperti diketahui. 18. misalnya dalam ber-KB. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . 2. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21.

Kondisi ibu 3. faktor dalam 1. Sistem reproduksi 23. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Keluarga 2. Diskriminasi social 4. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Sikap orang tua 4. Keadaan hormonal tubuh 4. Kemampuan intelektual 3. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Budaya setempat 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Emosi dan sifat 2. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Gizi 3.3. Lingkungan 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. faktor luar 1.

menopause. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. 3. . Sementara 82% lainnya. menggunakan alat kontrasepsi.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Survei dilakukan kepada 33. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. b. menunjukkan 13. Masa usia lanjut (klimakterium. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.

tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. d. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. d. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. f. 2. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. 3. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Perubahan yang terjadi. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. e. g. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya.. e. b. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. DeBrun (dalam Rice. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.c. c. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. . Perubahan tersebut ialah : a. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama.

Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. khususnya bagi perkembangan otot. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Ingin mengetahui hal-hal baru. sensitif ( mudah menangis. sehingga remaja menjadi : a. 2. frustasi dan tertawa ) b. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. sehingga remaja menjadi: a. usus bertambah panjang dan bertambah besar. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. cemas. senang memberikan kritik b. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. 4. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. 3. Masa remaja sebagai periode pelatihan. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. 2. Mampu berpikir abstrak. sehingga misalnya mudah berkelahi. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. keadaan ini . Perubahan emosi. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. antara lain : a. Perkembangan intelegensia. b. Jaringan selain tulang. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang.1. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. termasuk HIV/AIDS. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Status remaja tidak jelas. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat.

remaja sangat perlu . Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Masa remaja sebagai periode perubahan. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Manakala tubuh juga mengalami transisi. cenderung berperilaku yang kurang baik. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. d. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. yaitu dengan merokok. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Hak-hak reproduksi 9. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. minum-minuman keras. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. c. serta keinginan akan kebebasan. g. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. 3. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Masa remaja sebagai masa dewasa. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. e. Pengenalan mengenai sistem. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. maka pada masa seperti ini. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. f. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Dikatakan demikian karena sulit diatur.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. fil. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. efek samping.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. . buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. 5. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. kerja dan rekreasi. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. 6. Media massa hiburan (radio. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. musik. kekerasan substansial. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. rasio 2 berbanding 1. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 8. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. sikap dan perilaku. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. televisi. 7. video. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan.

9. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. 4. Beberapa budaya. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. 10.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Infertilitas primer . Untuk para remaja yang aktif secara seksual. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan.

Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan).5 (lebih rendah dari suhu tubuh). sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Di dalam duktus ejakulatorius.2 Penyebab a.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . 4. Dari testis kiri dan kanan. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Dari epididimis. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita.

spironolakton dan nitrofurantoin). yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Kekurangan hormon 4. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Impotensi 3. 2. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Polusi lingkungan.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 5. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria.

c) Kelainan hormon. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. d) Kista ovarium. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. e) Infeksi panggul. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Penyakit menular seksual 3. d) Kekurangan gizi. Selama fase folikuler. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. i) Kelainan pada tuba falopii.mengalami menstruasi (amenore). risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. f) Tumor. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii.

2. elastis dan licin. Siklus menstruasi anovulatoir 9. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. 3. Pengukuran suhu tubuh basal. 4. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. 4.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Endometriosis 10. Pada fase ovulatoir. Varikokel (pria) 7. lendir tampak seperti pohon pakis. Gondongan (pria) 6. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. lendir menjadi basah. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Setiap pagi. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. pergerakan.6-10 cm tanpa terputus. Postcoital test (PCT). Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.ini. Bila dilihat dengan mikroskop. . Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Dalam keadaan normal. sebelum beranjak dari tempat tidur.

. Kadar progesteron serum. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 13. 11. 6. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Histeroskopi. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Tanpa pengobatan. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Biopsi endometrium 7. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 9. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual.5. 12. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 14. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 4. Progestin challenge 10. Kadar hormon pada suami dan istri.

Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. b. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. . sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan.

Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Kemudian setelah sel telur dibuahi. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Dengan teknik ini. PSK (Pekerja Seks Komersial). e. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. 4. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat.c. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. seperti : anak-anak usia remaja. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. . ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Lalu setelah terjadi pembuahan. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS.

pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4.2. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2. Disebabkan Virus : AIDS. Urethritis. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Kanker leher rahim pada wanita 3. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Sifilis. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. kehilangan berat badan. lemah. diare dan keringat malam hari 8. Kondiloma Akuminata c. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.2. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. berbau dan gatal 9. tidak berganti-ganti pasangan. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Pedikulosis Pubis 4. 4. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Herpes Genitalis. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. yaitu: a.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.2. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Tidak melakukan hubungan seks. Hepatitis B.pecandu narkotika. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. berat badan lahir rendah.2. diantaranya : 1. 4. Vaginosis Bakterial b.2.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Kehamilan di luar rahim 4. dll. 4. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. seperti lahir sebelum cukup umur.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. demam. atau terinfeksi PMS . Infeksi yang menyebar 5. kaum homoseksual.

Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. infeksi dapat menyebar ke prostat. vas deferens. 4. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. sering berkemih dan malaise. Setelah terinokulasi. endometrim. epydydymis. Infeksi ekstra genital di faring. anus. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dan limfodenopati leher. dan rongga peritonium pada perempuan. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Jika sperma terinfeksi oleh PMS.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. nyeri abdomen. Pemeriksaan diagnostik . Untuk dapat menular. dan tenesmus. Jika perempuan terinfeksi PMS. Alasan utamanya adalah: 1.2. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Saat berhubungan seks. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. uertra. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. gatal. demam. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. dan testis pada pria. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. vesikula seminalis. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. disuria. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Pada pemeriksaan. tuba fallopi . maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. nyeri rectum. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. didikuti oleh sekret yang purulen.

Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. kerusakan otak maupun kematian. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. .Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. bibir. lidah. rata-rara 3-4 minggu. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. tenggorokan. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). tanpa disertai nyeri. rektum. vulva atau vagina. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. yang tersering adalah pada penis. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. leher rahim. juga tanpa disertai nyeri. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Fase Primer. Cangker juga bisa ditemukan di anus. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Dalam beberapa jam. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan.

Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). . Fase Tersier. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Pada saat ini jarang ditemukan. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). 4. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. 3. tumbuhnya perlahan.2. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. wajah dan kulit kepala. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. kehilangan nafsu makan. ruam ini akan menghilang. gagal jantung atau kematian. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. demam dan anemia. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. yang menyebabkan sakit kepala. mual. Tulang juga bisa terkena. kaku kuduk dan ketulian. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Meskipun tidak diobati. lelah. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Fase Sekunder. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Sifilis kardiovaskuler. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. batang tubuh bagian atas. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Fase Laten. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu.

Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Pada sifilis fase sekunder. sekunder dan fase laten adalah baik. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). 2. Gejala awal biasanya . yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pada fase tersier. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Untuk neurosifilis. Pada fase primer atau sekunder. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Pada sifilis fase primer. Pemeriksaan ini lebih akurat.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. prognosis untuk sifilis fase primer. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. mereka perlu menjalani pengobatan. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. 3. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis.

diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Pada pria. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks.berupa gatal. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pada wanita. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Untuk memperkuat diagnosa. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. kesemutann dan sakit. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. luka herpes bisa sangat berat. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis.

rasa nyeri ketika berkemih. 2. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Pneumonia. nyeri di perut bagian bawah. b. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Infeksi saluran telur. Pada pria dan wanita. Komplikasi 1. Epididimitis : infeksi pada epididimis. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Wanita. bisa menyebabkan nyeri. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. bisa menyebabkan demam dan batuk. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Striktur uretra : penyempitan uretra. Biasanya akan keluar nanah dari penis. a. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Pada pagi hari. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Pria. Konjungtivitis. maka diagnosis . kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. bakteri yang menyebabkan gonore. Pada bayi baru lahir. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Timbul rasa sakit waktu berkemih. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata.

Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. tidak langsung menampakkan gejala. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. sedangkan pada 80-90% kasus. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. jika tidak diobati. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. diare yang menetap atau berulang. penurunan berat badan. pembengkakan kelenjar getah bening. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. demam yang berlangsung lama atau berulang. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Pertumbuhan yang jelek. Melalui ASI. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Pada 10-20% kasus. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. yaitu sebanyak 5500 anak. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut).infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Pada sekitar 20% penderita. pembesaran hati dan limpa.

Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Herpes j. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Infeksi bakteri d. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Meningitis e. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Infeksi virus i. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak.2. misalnya berjalan dan berbicara. Herpes zoster k. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. pneumonia dan meningitis) 4. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik b. jamur dan parasit 5. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. biasanya pada tahun-tahun pertama. Infeksi oportunistik virus. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi jamur f. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. a. penambahan berat badannya juga jelek. tergantung kepada beratnya penyakit. Infeksi parasit. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Kanker jarang terjadi pada anak-anak.

Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. antibodi ini akan menghilang. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. tetapi jika bayi terinfeksi. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. ddI. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. AZT. Dalam kelompok nucleoside. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Jika bayi tidak terinfeksi. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. diare dan gangguan perut. Diagnosa Pada bayi baru lahir. ddI. mual dan sakit kepala (terutama AZT). maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. maka setelah berumur 18 bulan. polymerase chain reaction). Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. ddI bisa merusak pankreas. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau .

Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut).terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Pada awal penemuan virus HIV. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. dari 25% menjadi 8%. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Tanpa pengobatan. Pada persalinan normal.

biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. 5. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. menurut suatu penelitian.kekurangan gizi. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. karena hormon estrogen yang berlebihan. 5. Para peneliti melaporkan. seperti mudah marah. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Guy E. Kemungkinan lain. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. pusing. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Perubahan perubahan mood. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. sakit kepala.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Abraham. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. 5. masalah sosial. faktor kejiwaan. C. lelah dan tubuh agak membengkak. perasaan sensitif. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. H. dan D. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. wajah terlihat sembab.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. ukuran panggul bertambah besar. Selain itu. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Teori lain bilang. depresi. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Dr. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. dan nyeri di bagian perut. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Penderita tipe H sekitar . Sekitar 40% wanita berusia 14 . meledak-ledak. AS. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya.50 tahun.

bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. saraf tegang. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. gangguan tidur. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. . perasaan labil. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. dan PMS D 20%. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. PMS C 40%. pelupa. tinggi garam dalam diet makanan. sensitif. ingin menangis. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. atau kurangnya magnesium. 5. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. jantung berdebar. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. lemah. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. tetapi beberapa peneliti mengatakan.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. bingung. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. peningkatan berat badan sebelum haid. pembengkakan tangan dan kaki. Bila saja Anda perhatikan. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. perut kembung.b) c) d) e) 60%. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. nyeri pada buah dada. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain.

Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Secara rata-rata. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. PID. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. seperti sakit kepala.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. dan mood yang tidak menentu. secara umum. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. 6. nyeri sendi dan otot. banyak makan. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. . sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. payudara sakit. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. tubuh dan payudara membengkak. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD).1. lelah. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. 6. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). berat badan bertambah.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. itu belum tergolong masalah besar. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Namun.

Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah).2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Faktor resiko terjadinya PID: 1. stafilokokus. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan.1.3. Pernah menderita PID 4.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. 6. persalinan. 4. setelah menopause maupun selama kehamilan. keguguran. Di dalam tuba. mikoplasma. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. gonore. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. 6. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Tuberkulosis. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Aktivitas seksual pada masa remaja 2.1. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. streptokokus). Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. gejalanya segera memburuk dan . tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. aborsi dan biopsi endometrium). menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3.

5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.1.penderita bisa mengalami syok. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. . 6. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.1. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. 6. mungkin perlu dilakukan pembedahan.

6.6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).2. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Kehamilan karena incest 6. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. psikis. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.antara lain : a. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. sosial dan ekonomi.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.2. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .seni dan keagamaan 3. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Di .2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.000 dilakukan oleh remaja.yaitu : 1.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.edukasi dan penyediaan pelayanan. sekitar 750. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .3 juta pertahun. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.

bersikap bersahabat dengan remaja 2. rujuk ke SpOG g.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. bila ada risiko tinggi kehamilan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. diselesaikan secara kekeluargaan b. 6. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. 4. rujuk kepsikiater f.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. 1. dan keluarga berencana d. 2.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. sebagai petugas kesehatan harus : 1. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. konseling kehamilan. bila ada gangguan kejiwaan. segera menikah c.2. psikis. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. pernah mengalami KTD atau aborsi . bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. panuk. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. persalinan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. tertekan atau setres. 3. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama.

dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.6. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.000 – 1.5 juta dilakukan di Indonesia. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Dari 46 juta aborsi/tahun. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. yaitu fetus belum viable by llaous. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 750. 6. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).36 kali lebih kecil dari pedesaan.2. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.000 gram. inkompletus. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. 2001). . iminen dan sebagainya.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.2.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Agama dan Hukum. padahal penduduk kota 1. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Etika ditinjau dari segi Etika. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. WHO memperkirakan ada 4.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.

Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Sipilis atau karena kesalahan genetik. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. b. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. adalah abortus yang disertai infeksi genital. b. 3. ini terbagi menjadi dua: a.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. e. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Abortus infeksious dan abortus septic. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Missed abortion. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan.2. ginjal. jarak kehamilan yang terlalu pendek. f.6. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah.2. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Alasan terjadinya Aborsi 1. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Wanita selalu disalahkan. membatasi jumlah anak. Abortus iminen. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. 6. TBC. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. 2. panas tinggi. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih.

6. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat.tersebut akan melakukan aborsi. 7. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. 6. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. dengan teman-temannya. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. 6. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 5. Aborsi 2. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. misal SMA.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Bayi tabung 3. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Karena merasa malu. Batasan ini sering menakutkan.2. Sewa rahim 4. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. 4.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Untuk mencegah penurunan moral etik. Suatu contoh konflik moral : 1. Bank sperma 5. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan.

Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. dan kadang-kadang testosteron . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Sebagai hasil dari temuan ini. haid tidak teratur. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . troches. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. redistribusi lemak dll). tablet. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . gel atau. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Sebagai hasil dari temuan ini. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Testosteron juga dapat dimasukkan. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. lebih jarang. IUD . HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. dengan suntikan. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Terkadang sebuah androgen . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . cepat dan tidak terkendali. Sebuah metode alternatif. cincin vagina . serangan jantung dan stroke . 7. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. yang disebut progestin. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Dosis sering bervariasi siklis. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". krim. progesteron atau progestin . menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. umumnya testosteron. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV).

1. dan fibrosis. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. dan kehamilan pertama pada umur tua. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. 3.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . . 5.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). 4. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. H.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim.multiparitas .1 KANKER SERVIKS . 2. 8.5 x.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. K. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). riwayat PHS. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. . Suheimi ). Riwayat keluarga dan faktor genetic .nutrisi : defisiensi antioksidan 7. risiko meningkat 1 . Pemakaian obat-obatan. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. 7. 6. fibroadenoma. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.2. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. . walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. menopause pada umur lebih tua. menarche pada umur muda. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. 7. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.2. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.

7.2. . Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3. Riwayat menstruasi c. Gambar hiperplasia endometrium 7.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Hipertensi e. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Riwayat infertilitas f.3. Pemakaian estrogen g. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Diabetes mellitus (DM) d. Obesitas b.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak.

Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. psikososial dan sosial spiritual. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. . 7. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. g. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. b.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Membantu melindungi kesehatan individual e.3. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita.

Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.1 Status Sosial 8. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. perdagangan adalah dunia laki- .kalau fasilitas tersedia. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. ovarium.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).1. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.1. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Ketika sampel sampai ke laboratorium. 8.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.ideal atau optimal. organ reproduksi lain dan rektum). ekonomi. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. uterus.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.kalau fasilitas tersedia lebih. politik. 2. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.

1. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Perlindungan hukum. khususnya dibidang politik.3 Dampak Status Sosial Wanita . karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria.laki. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. kembali mengurus keluarga. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Terutama dibidang politik. b. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. 8. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. c. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah.

dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. . social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. psiko. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.1.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.

bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.1. masyarakat dan Negara. 8. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. b.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. .Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. a. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.

8. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. 8. kecintaan. .b. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. hangat. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. bebas. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.2 Peran Wanita 8.2. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2.

istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. tidak hiperseksual dan tidak kurang.Selain berperan sebagi ibu. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). b. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam.

Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.2. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. atau karena kelelahan. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. 8. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.4. 8. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.2. karena kurang gizi. b.

Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. b. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. mncuci pakaian. c. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita.2. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman.5. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. 8. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa.

2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. seksual atau psikologis. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. termasuk ancaman tindakan tertentu.Dibeberapa wilayah. c. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.

1. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).2. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . 9.

melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.2. ketakutan. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. mual. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. disorganisasi. lemah.2. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. 9. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. yang berkaitan langsung . kebingungan. malu. terhina. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.

dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). 9. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.1 Kategori pelecehan seksual a. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Anger rape. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Pelecehan seksual mental.3. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Pelecehan seksual dengan ketakutan.2 Macam-macam pelecehan seksual 1).3. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). malu 3). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal.

4 Respon korban pelecehan seksual 1. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. mimpi buruk. menambah pengamanan. merasa terhina.3.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. phobia sendirian. yaitu respon ekspresif (ketakutan. gangguan pola tidur. gelisah.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. pindah rumah. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5.9.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . tampil tenang. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. sakit kepala. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. nyeri lambung. kehilangan kontrol diri. respon emosi korban terbagi menjadi dua. 9. muntah. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. marah. menunduk dan lembut) 3. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. nyeri pada daerah pacinela. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.3.3. menyalahkan diri sendiri. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. gatal dan keluar darah pada vagina.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. tegang. takut. mual. ingin balas dendam. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. depresi. kemarahan.3.3. malu dan perasaan bersalah 2. lelah.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. seks dg lawan jenisx. B. c. eksploitasi & diskriminasi. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Selain itu. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. seks. d. . menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Dampak biologis Scr biologis. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Hal ni b’tentangn dgn UU. 9. e.5. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx.No. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.

9.1. Oleh karena itu patut ditentang.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.1 INCEST 10. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.5. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Pengertian . lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. 9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6.6. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.

Unwanted pregnancy b.6 Penyelesaian a. Tidak main hakim sendiri .2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.1.3 Pelaku dan Korban a. Faktor usia b. Kejiwaan atau truma c. Kurang iman e. Perlu adanya perhatian. Sosialisasi incest d. b. Pencegahan a.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Orang yg lebih berkuasa b. Pergaulan d. Abortus 10.a. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Orang2 yang lebih lemah 10. pengetahuan dan pendidikan 10.1. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Kurang perhatian dari orang tua 10. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Dengan melakukan incest c.5. Empati dan penguatan terhadap korban b.4 Akibat Incest a.1. Jenis kelamin c. Dengan memberikan pendidikan b. Kurang pendidikan agama f.1.

Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.2. c. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. b. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kehilangn rumah b. Pemerkosaan d.2 Masalah Yang Timbul a. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. 10. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.c. Melaporkan kasus ke polisi 10. Wanita yang diperjual belikan f. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Pelecehan seksual b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.2. c. ISPA. Perbudakan g.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Komplikasi berbagai penyakit 10.1 Pengertian a.2 HOMELESS 10.2. b. berharap mendapatkan perlindungan. Tindak kekerasan c.2. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.

3. Tersedia dukungan . Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Masyarakt sekitar dan umum d.3. Pribadi korban narkoba b. TOGA. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.1 Pengertian a.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. sosiolog.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Perpustakaan dan buku.3. Gembong dan pengedar narkoba 10. 10. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.3. Jadwal harian atau program kegiatan f. pertolongan dan harapan b.e. ahli kerohanian. bahan audiovisual dan alat peraga c. fisioterapi 10. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). mental (perilaku salah). psikiater. Tenaga professional sprt dokter. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Orang2 terdekat c. psikolog. Sarana rekreasi e.2 Subyek Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Lingkungan yg sangat padat f. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba.

c. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). b. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . c. hidup normal dalam hati kecil. 10. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.3. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. d. menguasai ketrampilan kerja.b.

kekuatan dan harapan dr Tuhan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. d. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. penularan. f. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. keyakinan dan kepercayaan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan .

org) B. Di kalangan masyarakat Indonesia. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. wanita tuna susila. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . digunakan istilah gigolo. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. pelacuran dipandang negatif.wikipedia. C. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya.dimana menurut para ahli. seorang bapak gereja. (http://id. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. malah jahat. Khusus laki-laki. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). namun toh dibutuhkan (evil necessity). tanpa penyaluran itu. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan.

menginginkan hubungan seks ini.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. . 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. dan harga diri selayaknya orang dewasa. rasa aman. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. misalnya karena terlanjur berbuat. penerimaan. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya.

Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. yang salah satunya dalam masalah seks. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak.id) A. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. c. paman. Penipuan . Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. b. dan sekaligus berbahaya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. semua menyedihkan.ac.univrab. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. guru dan sebagainya. (http://www. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak).

penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. video. Persoalan – persoalan psikologis a. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. B. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. C. foto. d. . Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. b. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. tulisan. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain.Faktor lain yaitu. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. film atau yang dipersamakan dengan film. c.

Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi.herpes kelamin. c. perempuan pendamping. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. panti pijat. penyedia perempuan panggilan) 2. klamdia.b. Bantuan organisasi dan sindikat b. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. D. Menurut lokasinya : 1. a. Rumah panggilan ‘call house” 3. Sektor formal (kompleks lokalisasi. dan HIV/AIDS. 3. Penanganan masalah PSK: a. d. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. club malam. Klasifikasi : 1. 2. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya.sifilis. prostitusi dibagi dalam : 1. seperti gonore. Segregasi/lokalisasi 2. 2. Menurut jumlahnya. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. b. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Memberikan citra buruk bagi keluarga. hepatitis B. Individual 2. Pemerintah 1. c. Keluarga 1.

ayu. beraneka warna. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. rupawan. atraktif. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2.d. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Represif dan kuratif (menekan. Penanggulangan prostitusi 1. cepat. manis. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik.

Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.

HIV/AIDS. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. kehamilan. siphilis. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D.

3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. . hilangnya rasa. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c.5 DRUG ABUSE A. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. terbaru. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. 10. PENGERTIAN a.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.

ganja. depresan. missal : LSD b. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. morfin c.2 TAHUN 1997 a. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. serta mempunyai potensi sedang. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. rokok. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. kokain b. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. 05 TAHUN 1995 a. hipnotik. NO. metilfenidad c. missal . missal : Codein C. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. misal : barbiturate . B. misal : ampetamiin. minuman berakohol bersifat sedative (penenang).d.

sifat antisocial. depresi. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. amfetamin c. memuaskan rasa ingin tahu. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Misal : opium. agar diterima kelompok ttn. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. misal : ganja. bahkan tertidur. mescalin dan LSD. E. penilaian diri negative. dan sedative b. heroin. tidak sadar diri. selalu menuntut. kafein. kurang religious. apatis). Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. kokain.d. sebagai lambing kemoderan. misal : Diazepam D. b.kurang PD. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. morfin. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. dan mendapat pengalaman baru. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. codein. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . cenderung agresif. memiliki gangguan jiwa (cemas. melarikan diri dr sesuatu.

TINGKAT PEMAKAIAN a. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. G. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. ancaman fisik sgt kuat. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. rekreasi atau santai. kecewa. adanya murid pengguna. ortu otoriter. ekonomi. Kafein : gastritis. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. F. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. keluarga terlalu permisisf. ancaman fisik dr teman pengedar. e. gangguan haid. c. b. impotensi. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. Lingkungan teman sebaya . tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. social yg kurang mendukung. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif.c. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. d. opioida : kemandulan. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Abuse . malnutrisi. kehilangan BB. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. sakit .

konseling bagi mahasiswa bermasalh. Melalui keluaga . bronkiektosis). ciptakan suasan yg hangat. menjadi contoh yg baik.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Nikotin : kanker paru. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. disiplin. akibat pertolongan yg salah.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. UPAYA PENCEGAHAN a. akibat cara hidup kurang bersih. Memburuknya kehidupan sosial H. beri informasi yg benar. sikap positif ortu. b.jantung dan hipertensi. b. luangkan waktu bersama. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . memperkuat kehidupan agama. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. Akibat gangguan mental emosional c. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Dalam hal ini (Cholil. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. hubungan guru murid baik. bronchitis.

sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.4. Teori Upah Tenaga Kerja. mental. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Upah Nominal. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. 10. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. penjarakan anak. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Upah Riil . berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Teori ini menerangkan: . 2.

merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat.

Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. dan pengendalian jumlah penduduk. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. 3. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). juga harus memberikan tunjangan keluarga. 4. . Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Oleh sebab itu wanita. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.

Pengertian Gender a. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2. 3. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. 2003) c. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2002:2) b. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. fungsi. hak. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Seksualitas a. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 2002 :4) d. 1998) B. 1998). Pengertian Gender dan Seksualitas 1. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat.11. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A.

Sepanjang masa dimana saja. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah.4. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. perempuan “pantas’ dipimpin dll. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. kedamaian dll. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. tidak mengenal pembedaan kelas. Tidak dapat dipertukarkan. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. kenikmatan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Sifat Harkat. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan.

semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. dan kepala desa bahkan presiden. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. 2. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. guru TK. 4. 3. contohnya : di dalam suatu masyarakat. tergantung pada kebiasaan. membawa air dan kayu bakar. dikantor dan dimanapun berada. wanita Buatan manusia. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. suku dan umurnya. merawat anak-anak dan suami. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. C. Ciptaan Tuhan.Berlaku dimana saja. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. contohnya perempuan bisa haid. hamil. contohnya di rumah. 5. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . tergantung pada tingkat pendidikan. RW. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”.

Contoh . Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. 6.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. wanita sebagai konco wingking. permohonan kredit harus seijin suami. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. E. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. hak kawin . Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. tafsiran agama. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. keyakinan. Sejak anak berusia muda.

wanita dinomor duakan. dan paksaan. janda mudah dirayu. Non fisik : pelecehan seksual. 5. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. ancaman. Wanita macak-masak-manak. Eksploitsi terhadap wanita. perkosaan. rasional. wanita jadi obyek iklan. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. 4. Contoh . laki-laki sebagai pencari nafkah. sehingga dinamakan pelabelan negative.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. 3.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. maka peran perempuan mengalami perkembangan . wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. pemukulan. pelecehan terhadap wanita. Kekerasan fisik : perkosaan. Laki-laki mata keranjang. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. kehebatan pada kemampuan seksualnya. karir dan pendidikan. dan penyiksaan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. laki-laki tlang punggung keluarga. istri menghina/mencela kemampuan seksual. bagian warisan wanita lebih sedikit. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. perkasa. cantik dan keibuan. jantan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. social atau politik. jabatan. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan.

atau analisa data. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. metode yang digunakan. wanita sebagai perawat.yang cukup cepat. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Contonya sebagai berikut : a. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . 2. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. F. b. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah.

Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. psikologi dan social). G. b. kehamilan remaja. Keluarga Berencana 3. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. masalah pergaulan bebas . melahirkan. 1. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. . Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. 2. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Infeksi Menular Seksual H.a.

5. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . khusunya berkaitan dengan IMS. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3.3. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. HIV. 6. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. 4. Namun keterlibatan . Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. dan AIDS. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4.

Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Pengendalian sumber2 pencemaran 3.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Isolasi terhadap penyakit menular c.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. bahan racun maupun alergi e. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. TBC . Olah raga secara teratur f. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. d. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c.

Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. rehabilitasi PSK. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. e. 13. d. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Misal . Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. dan korban narkoba b. .7 tahun pada 1990.d. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. kemudian 64. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. b. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. dan 70 tahun pada 2000. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. 4.

diluar soal takdir tentunya.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Penyebab panjangnya umur manusia.Strees Atau Tekanan C. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Berdasarkan data. Dr.Lingkungan Tempat Tinggal . makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Dr. seperti penyakit kanker. diabetes dan stroke. Ir. .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. tergantung dari beberapa faktor. Menurut Prof. Ir.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Ali Khomsan. diluar soal takdir tentunya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Pola Makan . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . 1. Ali Khomsan. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. jantung koroner. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. . Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. 1.

Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. dsb. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Banyak orang yang . selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. . seperti telor.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. susu.. bila anda berhenti merokok. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. keju. Masalahnya adalah begitu orang merokok.Pada awal usia 50 tahunan. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. 1. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. daging. . Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. . Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. “Bahkan setelah 20 tahun. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. . Sir Richard Peto. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani.

dan berbagai macam kanker.5% dari total penduduk. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. stroke.Wajah kemerahan . kanker paru. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.” katanya. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15.0 juta atau 11.6% dari total penduduk. dan berbagai penyakit kronis lain”. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Sejak penelitian ini dilakukan. 1. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. antara lain penyakit jantung. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Di negara berkembang dewasa ini. Pada usia 50 tahun. stroke. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30.5 juta orang atau 7.mengaku tak bisa berhenti merokok. semakin banyak orang merokok.

Sakit kepala .Sulit konsentrasi . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . tidak saja untuk kesehatan umum anda. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. Mengatasi menopause. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Depresi .Keringat pada malamm hari . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Gangguan tidur .Mudah pingsan . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Masalah kandung kemih .. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. jantung koroner.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Kekeringan didaerah vagina .Emosi yang mudah berubah-rubah . Diet Asia ini: .Kulit kering . stroke. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . Olahraga merupakan hal yang penting.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Daya ingat menurun . kanker usus besar.

Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis.Membatasi masukan daging ..Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.Kaya akan berbagai macam buah. semakin mudah terserang osteoporosis.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. sayur serta kacang-kacangan . Semakin tua seseorang.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. untuk mengurangi rasa sakit 1. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. . masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Namun demikian.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. . Alkohol. . ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.

sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. termasuk kehidupan seksualitasnya.1 KESIMPULAN 1. 3. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. dan lain sebagainya. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 3. 4. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.BAB III PENUTUP 3. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. . undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. 2. 5.Kesehatan. Dampak pembangunan ekonomi. nilai anak dan keluarga. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. Misalnya program KB. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.

Pustaka Sinar Harapan. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender.Daftar pustaka 1. pengertian dan implikasi. Midwiferysite. Wahid. 1996. Jakarta. 5.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Anna Marie. 1995. 1998. 8. Jakarta.kespro.info/hak-hakreproduksi . Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. 1996. Pustaka Sinar Harapan.T 9. www. www. EGC. Yogyakarta. S. Seksualitas. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. dkk.blogspot. PPK-UGM. Abdurrahman.com/Endah Purnasari. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Jakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Wattie. Manuaba. 1996. 3.Si. 1998. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Kartono. Yogyakarta. 6. Wattie.Jakarta. 2. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 7. 4. Pusat penelitian Kependudukan UGM. dan Ford Foundation. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Yogyakarta. Anna Marie.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful