P. 1
127553381-gg-kespro

127553381-gg-kespro

|Views: 29|Likes:

More info:

Published by: Wardiati Yusuf Abdullah on Apr 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. fungsi serta prosesnya.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. 1996) 1. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.BAB II PEMBAHASAN 1. selaras. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) .1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. dan sosial yang utuh. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. mental. (UU Kesehatan No. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. dan sosial secara utuh. jiwa. (Depkes. mental. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. serta fungsi dan prosesnya. (BKKBN. spiritual memiliki hubungan yang serasi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. (WHO.

prilaku praktikyang berbahaya. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. rentan kekerasan. ICPD+5. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. keterbatasan SDM) 8. 1999 . mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Kesehatan (mencakup fisik. Hak Asasi Manusia 9. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. mental dan psikososial) 4. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. kurangnya perlindungan hukum. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan.

Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. pelayanan kebidanan. bayi. PSIR. wanita usia subur. 4. 3. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. klimakterium. konseling dan tindak lanjut 1. hingga meninggal. misalnya kanker serviks.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. menopause. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. remaja. 7. 6. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. 2. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . 5. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. fistula dll. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan.1. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. mutilasi genital. pemeriksaan secara sukarela.

selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .penyakit hubungan seksual. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. 1.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. termasuk HIV/AIDS. dan terbebas dari paksaan. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. baik kesehatan jasmani maupun rohani. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. kekerasan.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. dan pelecehan seksual. Menurut BKKBN 2000. tokoh agama. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. dan swasta. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. penyiksaan. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. LSM/LSOM. . kebijakan teknis operasional di Indonesia. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. tokoh masyarakat.

kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.000 c.000 b. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Masa menaupose : semua hilang.000 e. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 35-45 tahun: 34. <Bahankuliahkesehatan> 1. Pematangan pertama ovum .000 d. Umur 6-15 tahun : 439. Oogonia b.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Primary ovarian fillicel d. jumlah oorganisme adalah : a. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. bukan karena adanya hormone esterogen. Menurut umur wanita. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Liquor folliculi e. Bayi baru : 750. Umur 16-25 tahun : 159. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.

zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Pada masa pubertas. Spermatogenium. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Spermatosid pertama. Konsepsi dapat terjadi. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Setelah itu. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. dan ekor. membelah dua b. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Secara embrional. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Spermatozoon (sperma) 3. membelah dua c. . terdiri atas kepala. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Spermatosid kedua. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. 4. Spermatid. membelah dua d. Setelah bayi laki-laki lahir. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. 2. kemudian tumbuh menjadi e.f. 3. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala.

Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. melunak dan sedikit berdilatasi. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). dan banyak (Flynn. . sekitar waktu ovulasi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. 1992). Misalnya. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. 1986). hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. yang meningkat sebesar 0. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). lengket.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Setelah ovulasi. lender kembali menjadi kental. dan jumlahnya menurun (Norman. suatu materi yang disebut spinnbarkeit.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. serviks memendek. licin. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Begitu sperma telah memasuki ovum. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. perubahan kimia terjadi.

Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . 3.5 derajat Celsius. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Walaupun demikian. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Apabila mensttruasinya tidak teratur. 2. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Minggu keempat : . Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. pembentukan alur. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu.

o Diakhir minggu ke 4 gestasi. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Terbentuk tepek telingga.75-1 mm . bumbung saraf menutup. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. ectoderm menutup diatas gelembung lensa.o Perkembagan bentuk badan. usia 35-38 hari. telinga dan hidung mengalami rudimenten. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. usia 37-42 hari. Telapak tangan amat jelas. Sinus serviklis menutup. . o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. telapak kaki samara-samar. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. peredaran darah berfungsi. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. usia 31-35 hari. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0.

.Panjang 7-9 cm . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. organogenesis telah lengkap. . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Terjadi gerakan janin spontan. . . Pengolahan bertahap pada kepala. .  Minggu ke 12 : . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Ekstremitas terbentuk.Pembentukan lempeng osifikasi. Gambaran wajah dapat dilihat.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Reflek babinski positif.o o o Stadium 23 : histologi. . Ekor mengalami retrogesi.Berat 45 gram .5 cm .

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Panjang 35-38 cm .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Terbentuk surfaktan dicairan amnion . atau beratnya mencapai 601 gram.Panjang 38-43 cm .Berat 1600 gram .Alfeolus paru matang .Terdapat simpanan lemak subkutan .Berat 1200 gram .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.

Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Laguno menghilang .Plantar mulai banyak . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Simpanan lemaksubkutan meningkat .Lipatan plantar terbentuk 1-2 ..Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Berat 3000 gram .Reflek moro aktif . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . besi.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Terdapat simpanan glikogen.Panjang 42-49 cm . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Terbentuk cadangan zat besi . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Berat 1900-2700 gram .Verniks kaseosa terbentuk lengkap . karbohidrat dan kalsium .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Panjang 48-52 cm . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Ginjal janin aktif .

atau kombinasi keduanya. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Lebih lanjut lagi. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut.ovum yang sudah di buahi. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Misalnya kista atau tumor ovarium. yang dapat disebabkan oleh faktor. Bayi dan Anak . Penyakit sistematik. Dari perspektif psikologi. 2. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi.yang meliputi DM. Oleh karena itu. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. 1. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. kelenjar hipofisis. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. psikologis. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. penyebeb infertilitas pada wanita.

Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. kesakitan dan kematian BBLR. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. pelayanan antenatal. Remaja . kurang gizi (malnutrisi). sunat perempuan. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. 1. pelayanan kesehatan primer. menyusui serta pemberian suplemen. ASI Eksklusif 2. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. dll. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. postnatal. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. kesehatan lingkungan. persalinan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. imunisasi. penyakit lain disemua usia dan kekerasan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak.

Tanda-tanda primer . dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Perubahan fisik 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Secara tradisi. dan siap dinikahkan. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

5. Penyakit jantung koroner 9. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. informasi dan pengobatan dini. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. diagnosis. ISR/IMS/HIV/AIDS. termasuk rabun. Perhatian pada penyakit utama degenerative. kanker saluran reproduksi. payudara/kanker prostat. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. 1.17. gangguan mobilitas dan osteoporosis. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. kekerasan. Kadar estrogen yang cukup. 3. Perhatian pada problem menopause 7. 2. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. prolaps/osteoporosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. termasuk rabun. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. gangguan mobilitas dan osteoporosis. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Asuhan apa yang diberikan 6.

14. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. antara lain: 1. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. kesempatan memperoleh pendidikan. gelisah. 12. misalnya keadaan sosial ekonomi. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. kerja dan kedudukan. Deteksi dini kanker rahim. sukar tidur. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. 15. 17. Osteoporosis 11. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Gangguan mata 13. yang dipengaruhi factor keturunan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. 10. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. kecacatan dan kematian. . depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer.

Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. d. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Keterbatasan biaya 4. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. 18. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Seperti diketahui. misalnya dalam ber-KB. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. 3. 2. Beban ganda. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi .2.

Keluarga 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Emosi dan sifat 2. Budaya setempat 4. faktor dalam 1. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Kondisi ibu 3. Diskriminasi social 4. Gizi 3. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . faktor luar 1. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Lingkungan 2. Sistem reproduksi 23. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Kemampuan intelektual 3.3. Keadaan hormonal tubuh 4. Sikap orang tua 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24.

Survei dilakukan kepada 33. menopause. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Sementara 82% lainnya. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.1 Defenisi Remaja a.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. b. menggunakan alat kontrasepsi. .943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. 3. Masa usia lanjut (klimakterium. menunjukkan 13. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.

Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). 2. g. c. 3. e. . f.c. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. e. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. b. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. d. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. d. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Perubahan tersebut ialah : a. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja.. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. DeBrun (dalam Rice. Perubahan yang terjadi.

otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. sensitif ( mudah menangis. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . cemas. 2. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. sehingga misalnya mudah berkelahi. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian.1. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. keadaan ini . Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. 4. Masa remaja sebagai periode pelatihan. usus bertambah panjang dan bertambah besar. frustasi dan tertawa ) b. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. sehingga remaja menjadi : a. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Status remaja tidak jelas. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. 2. khususnya bagi perkembangan otot. Perubahan emosi. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Perkembangan intelegensia. Mampu berpikir abstrak. Ingin mengetahui hal-hal baru. termasuk HIV/AIDS. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. senang memberikan kritik b. b. Jaringan selain tulang. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. sehingga remaja menjadi: a. antara lain : a. 3. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir.

proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. e. cenderung berperilaku yang kurang baik. minum-minuman keras. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Pengenalan mengenai sistem. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. yaitu dengan merokok. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. 3. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Hak-hak reproduksi 9. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. serta keinginan akan kebebasan. f. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. remaja sangat perlu . d. Masa remaja sebagai periode perubahan. c. Manakala tubuh juga mengalami transisi. g. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). maka pada masa seperti ini. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

7. . buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. musik. sikap dan perilaku. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. video. 5. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Media massa hiburan (radio. kerja dan rekreasi. kekerasan substansial. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. televisi. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. fil. 8. rasio 2 berbanding 1. efek samping. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. 6.

4. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 10. Infertilitas primer . Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Beberapa budaya. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 9.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara.

Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan).2 Penyebab a. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. 4. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Dari epididimis. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Di dalam duktus ejakulatorius. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Dari testis kiri dan kanan. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.

b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. 2. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Impotensi 3. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Kekurangan hormon 4. spironolakton dan nitrofurantoin). Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. 5. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Polusi lingkungan. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius.

i) Kelainan pada tuba falopii. f) Tumor. d) Kista ovarium. Penyakit menular seksual 3. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. d) Kekurangan gizi. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. c) Kelainan hormon. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit .mengalami menstruasi (amenore). Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. e) Infeksi panggul. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Selama fase folikuler.

elastis dan licin. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. . 4. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Varikokel (pria) 7.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. 2. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. 3. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. pergerakan. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual.6-10 cm tanpa terputus. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. jika terjadi peningkatan sebesar 0. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 4.ini. Gondongan (pria) 6. lendir tampak seperti pohon pakis. Setiap pagi. Endometriosis 10. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Postcoital test (PCT). Bila dilihat dengan mikroskop. lendir menjadi basah. sebelum beranjak dari tempat tidur. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Dalam keadaan normal. Pada fase ovulatoir.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Pengukuran suhu tubuh basal. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.

Kadar progesteron serum. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Biopsi endometrium 7. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Progestin challenge 10. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis.5. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 6. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 11.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Histeroskopi. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Kadar hormon pada suami dan istri. 13. 12. . 14. 4. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Tanpa pengobatan. 9. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia.

Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. b. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). . Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984.

Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Kemudian setelah sel telur dibuahi.c. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Lalu setelah terjadi pembuahan. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. PSK (Pekerja Seks Komersial). ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Dengan teknik ini.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. 4. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. seperti : anak-anak usia remaja. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. e. . Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.

tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Sifilis.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Kehamilan di luar rahim 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. kehilangan berat badan.pecandu narkotika. diantaranya : 1.2.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a.2. 4. demam. Herpes Genitalis.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Urethritis. diare dan keringat malam hari 8.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. atau terinfeksi PMS . Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. lemah. Vaginosis Bakterial b. berbau dan gatal 9. Disebabkan Virus : AIDS. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Hepatitis B. 4. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Tidak melakukan hubungan seks. seperti lahir sebelum cukup umur. yaitu: a. berat badan lahir rendah. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Infeksi yang menyebar 5. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Kanker leher rahim pada wanita 3.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Kondiloma Akuminata c. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Pedikulosis Pubis 4.2. tidak berganti-ganti pasangan. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.2. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. dll. 4. kaum homoseksual.2.

demam. Jika perempuan terinfeksi PMS. anus. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. dia tidak selalu menunjukkan gejala. gatal. dan rongga peritonium pada perempuan. disuria. tuba fallopi . Infeksi ekstra genital di faring. nyeri rectum. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Setelah terinokulasi.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. vas deferens. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Untuk dapat menular. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. dan testis pada pria. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2.2. dan limfodenopati leher. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. dan tenesmus. sering berkemih dan malaise. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. didikuti oleh sekret yang purulen. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. infeksi dapat menyebar ke prostat. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. epydydymis. Pemeriksaan diagnostik . Pada pemeriksaan. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. nyeri abdomen. 4. vesikula seminalis. uertra. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Alasan utamanya adalah: 1. endometrim. Saat berhubungan seks.

tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. rektum. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Dalam beberapa jam. . Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. lidah. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. tanpa disertai nyeri. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. bibir. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. kerusakan otak maupun kematian. yang tersering adalah pada penis. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. vulva atau vagina. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . rata-rara 3-4 minggu. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. leher rahim. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. juga tanpa disertai nyeri. tenggorokan. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Fase Primer.

Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. . wajah dan kulit kepala. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. batang tubuh bagian atas. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Sifilis kardiovaskuler. kehilangan nafsu makan. Meskipun tidak diobati. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. 4. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Tulang juga bisa terkena. gagal jantung atau kematian. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. demam dan anemia. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. ruam ini akan menghilang. Pada saat ini jarang ditemukan. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. mual. 3. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. lelah. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. yang menyebabkan sakit kepala. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Fase Laten. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan.2. Fase Tersier. kaku kuduk dan ketulian. Fase Sekunder. tumbuhnya perlahan. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat.

Pemeriksaan ini lebih akurat. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Pada sifilis fase primer. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. sekunder dan fase laten adalah baik. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Untuk neurosifilis. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. mereka perlu menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. 3. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. prognosis untuk sifilis fase primer. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Pada sifilis fase sekunder. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. 2. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Pada fase tersier. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Gejala awal biasanya . Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pada fase primer atau sekunder. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut.

menyebar ke bagian tubuh lainnya. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis.berupa gatal. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Pada pria. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. luka herpes bisa sangat berat. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Untuk memperkuat diagnosa. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Pada wanita. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. kesemutann dan sakit. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat.

rasa nyeri ketika berkemih. Pada bayi baru lahir. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Pada pria dan wanita. Konjungtivitis. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. bisa menyebabkan nyeri. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Wanita. nyeri di perut bagian bawah. b. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. maka diagnosis . seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Infeksi saluran telur. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. a. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Striktur uretra : penyempitan uretra. bisa menyebabkan demam dan batuk. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. bakteri yang menyebabkan gonore. Timbul rasa sakit waktu berkemih. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Pneumonia. 2. Pria.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Komplikasi 1. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Pada pagi hari. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3.

tidak langsung menampakkan gejala. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Melalui ASI. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. pembesaran hati dan limpa. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. demam yang berlangsung lama atau berulang. Pada 10-20% kasus. penurunan berat badan. Pertumbuhan yang jelek. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. sedangkan pada 80-90% kasus. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. pembengkakan kelenjar getah bening. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. jika tidak diobati. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. yaitu sebanyak 5500 anak. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada sekitar 20% penderita. diare yang menetap atau berulang. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir.

Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Infeksi virus i. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. biasanya pada tahun-tahun pertama. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi jamur f. jamur dan parasit 5. Infeksi bakteri d. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Kandidiasis (infeksi jamur) h. Herpes zoster k. Meningitis e. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. tergantung kepada beratnya penyakit. misalnya berjalan dan berbicara. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. penambahan berat badannya juga jelek. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan.2. Herpes j. Infeksi parasit. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Pneumonia pneumokistik b. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Infeksi oportunistik virus. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. pneumonia dan meningitis) 4. a.

mual dan sakit kepala (terutama AZT). AZT. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Dalam kelompok nucleoside. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. tetapi jika bayi terinfeksi. polymerase chain reaction). d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. ddI. antibodi ini akan menghilang. Jika bayi tidak terinfeksi. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. diare dan gangguan perut. ddI bisa merusak pankreas. maka setelah berumur 18 bulan. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. ddI. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan.

Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. dari 25% menjadi 8%. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada persalinan normal. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Tanpa pengobatan. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Pada awal penemuan virus HIV. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi.

atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Guy E. Teori lain bilang. sakit kepala. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. AS. 5. 5. Abraham. ukuran panggul bertambah besar. wajah terlihat sembab. meledak-ledak. Kemungkinan lain. Perubahan perubahan mood. karena hormon estrogen yang berlebihan. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. C. dan nyeri di bagian perut. menurut suatu penelitian.kekurangan gizi.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. seperti mudah marah. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. dan D. depresi.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. perasaan sensitif. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Penderita tipe H sekitar .50 tahun. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. faktor kejiwaan. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. pusing. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. H. Para peneliti melaporkan. lelah dan tubuh agak membengkak. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Dr. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Selain itu. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. 5. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. masalah sosial.

5. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. tinggi garam dalam diet makanan. . Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. PMS C 40%. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. lemah. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). bingung. atau kurangnya magnesium. saraf tegang. pelupa. Bila saja Anda perhatikan. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. dan PMS D 20%. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. nyeri pada buah dada. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. pembengkakan tangan dan kaki. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda.b) c) d) e) 60%. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. ingin menangis. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. jantung berdebar. gangguan tidur. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. peningkatan berat badan sebelum haid. sensitif. tetapi beberapa peneliti mengatakan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). perut kembung. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. perasaan labil. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.

Secara rata-rata. tubuh dan payudara membengkak. 6. dan mood yang tidak menentu. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. PID. . berat badan bertambah.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. secara umum. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. itu belum tergolong masalah besar.1. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. nyeri sendi dan otot. Namun.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. banyak makan. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. payudara sakit. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). 6. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. seperti sakit kepala. lelah.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari.

keguguran. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. mikoplasma. 4. stafilokokus. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Di dalam tuba. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. 6. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. 6. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. streptokokus). GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Pernah menderita PID 4.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Pernah menderita penyakit menular seksual 5.3. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. setelah menopause maupun selama kehamilan. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. persalinan. gonore. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). aborsi dan biopsi endometrium).1. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. gejalanya segera memburuk dan . Faktor resiko terjadinya PID: 1.1. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Tuberkulosis. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1.

1.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. mungkin perlu dilakukan pembedahan. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.penderita bisa mengalami syok. 6.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. 6.1. .

psikis.2. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.antara lain : a. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. sekitar 750.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. sosial dan ekonomi. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. 6. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.seni dan keagamaan 3. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. Di .edukasi dan penyediaan pelayanan.2. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).2.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Kehamilan karena incest 6.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.000 dilakukan oleh remaja.3 juta pertahun.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.6.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.yaitu : 1. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.

Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. 6. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi .4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. konseling kehamilan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. 2. 3. tertekan atau setres. 4. rujuk kepsikiater f. dan keluarga berencana d. bila ada risiko tinggi kehamilan. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. panuk. diselesaikan secara kekeluargaan b. persalinan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. 1. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a.2. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. psikis. bila ada gangguan kejiwaan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. pernah mengalami KTD atau aborsi . bersikap bersahabat dengan remaja 2. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. segera menikah c. sebagai petugas kesehatan harus : 1. rujuk ke SpOG g. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut.

WHO memperkirakan ada 4.2 juta aborsi dilakukan per tahun. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. 6. yaitu fetus belum viable by llaous. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.6. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Etika ditinjau dari segi Etika. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup.2. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. iminen dan sebagainya. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. 2001). 750. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.5 juta dilakukan di Indonesia. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.2. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Dari 46 juta aborsi/tahun. Agama dan Hukum. .36 kali lebih kecil dari pedesaan.000 – 1. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. padahal penduduk kota 1.000 gram. inkompletus.

Abortus iminen. 2. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. adalah abortus yang disertai infeksi genital. 3. b. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Abortus infeksious dan abortus septic. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan).8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. membatasi jumlah anak. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Wanita selalu disalahkan. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. 6. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Missed abortion. ini terbagi menjadi dua: a.2. Sipilis atau karena kesalahan genetik. panas tinggi. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. e. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. ginjal. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. TBC. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c.6.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. b. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh.2. f. Alasan terjadinya Aborsi 1. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB.

perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Sewa rahim 4. Karena merasa malu. misal SMA. Bank sperma 5. 4.tersebut akan melakukan aborsi. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 5. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 7. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Bayi tabung 3. 6. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Batasan ini sering menakutkan. Aborsi 2.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause.2. 6. 6. dengan teman-temannya. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Untuk mencegah penurunan moral etik. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Suatu contoh konflik moral : 1. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi.

terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. redistribusi lemak dll). disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. dan kadang-kadang testosteron . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . cepat dan tidak terkendali. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . progesteron atau progestin . menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. haid tidak teratur. Testosteron juga dapat dimasukkan. Sebagai hasil dari temuan ini.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. dan merupakan inovasi yang lebih baru. serangan jantung dan stroke . Sebuah metode alternatif. krim. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. 7. lebih jarang. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Terkadang sebuah androgen . tablet. dengan suntikan. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Dosis sering bervariasi siklis. IUD . gel atau. umumnya testosteron. cincin vagina . Sebagai hasil dari temuan ini. yang disebut progestin. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. troches. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia.

3.2. H. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. fibroadenoma.1. Suheimi ). 8.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . . K.1 KANKER SERVIKS . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. riwayat PHS. 7. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.2.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. . . Riwayat keluarga dan faktor genetic .5 x. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. 6. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 7.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. dan fibrosis. 5.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara.multiparitas . 2. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. dan kehamilan pertama pada umur tua. menarche pada umur muda. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. 4. Pemakaian obat-obatan. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. menopause pada umur lebih tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. risiko meningkat 1 .perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.

2.3. 7. Obesitas b.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.3. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat infertilitas f.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Hipertensi e. Riwayat menstruasi c. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Pemakaian estrogen g. Gambar hiperplasia endometrium 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. .3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.

dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. b.3. psikososial dan sosial spiritual. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. . Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. 7. g. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Membantu melindungi kesehatan individual e.

8. ovarium.1. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .kalau fasilitas tersedia lebih. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. perdagangan adalah dunia laki- . Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. uterus. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. organ reproduksi lain dan rektum).skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. 2.1. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.ideal atau optimal. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.1 Status Sosial 8.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. politik.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Ketika sampel sampai ke laboratorium. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .kalau fasilitas tersedia. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. ekonomi. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional.

laki. b. c. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Terutama dibidang politik. 8.3 Dampak Status Sosial Wanita .1. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Perlindungan hukum. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. khususnya dibidang politik. kembali mengurus keluarga.

4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. . ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. psiko. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.1. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.

masyarakat dan Negara. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. b. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. a.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. 8. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas.1.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. . Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak.

8. bebas. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. 8. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.2. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. kecintaan. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. hangat. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.2.2 Peran Wanita 8. . menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.b.

Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. b. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour).Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah.

Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . 8.4. karena kurang gizi. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.2. b. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.2. atau karena kelelahan. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.

Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. c. b. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. 8.5. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) .2. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. mncuci pakaian. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.

seksual atau psikologis. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).1. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. termasuk ancaman tindakan tertentu. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. c. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .Dibeberapa wilayah.

FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).2. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.1.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. 9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.

 Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. lemah. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. ketakutan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. 9.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.2. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. terhina.2. yang berkaitan langsung . mual. malu. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. kebingungan. disorganisasi.

Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Pelecehan seksual mental. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.1 Kategori pelecehan seksual a. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. malu 3). Pelecehan seksual dengan ketakutan. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan.3.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Anger rape. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. 9. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.3. 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .

takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. respon emosi korban terbagi menjadi dua. menambah pengamanan. ingin balas dendam.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. mimpi buruk. lelah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.9. menyalahkan diri sendiri. merasa terhina. mual.3. yaitu respon ekspresif (ketakutan. tegang. takut. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. nyeri lambung. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. depresi. marah. phobia sendirian. menunduk dan lembut) 3. muntah. gangguan pola tidur. sakit kepala.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. tampil tenang. gelisah. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. 9. pindah rumah. kemarahan. malu dan perasaan bersalah 2. nyeri pada daerah pacinela.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.3. kehilangan kontrol diri.3.4 Respon korban pelecehan seksual 1.3.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. gatal dan keluar darah pada vagina.3. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

9. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Selain itu. . Hal ni b’tentangn dgn UU. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.No. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. d.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. eksploitasi & diskriminasi. seks dg lawan jenisx. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. B.5. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. e. Dampak biologis Scr biologis. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. c.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. seks.

6.1 INCEST 10. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.1.1 Pengertian . (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.5. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. 9.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. Oleh karena itu patut ditentang. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. 9.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.6 PERKWINAN USIA TUA 9.6.

Abortus 10. Faktor usia b.1. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Kurang pendidikan agama f.1. Empati dan penguatan terhadap korban b.1. Orang yg lebih berkuasa b. Kurang iman e. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. pengetahuan dan pendidikan 10. Kurang perhatian dari orang tua 10.1. Sosialisasi incest d.1. Pencegahan a. Perlu adanya perhatian. b. Dengan memberikan pendidikan b. Pergaulan d. Jenis kelamin c.4 Akibat Incest a.a.6 Penyelesaian a. Dengan melakukan incest c.5. Unwanted pregnancy b. Tidak main hakim sendiri . Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Orang2 yang lebih lemah 10.3 Pelaku dan Korban a. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Kejiwaan atau truma c.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.

b. Pemerkosaan d.2. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. berharap mendapatkan perlindungan. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah.2. Melaporkan kasus ke polisi 10. Tindak kekerasan c. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.1 Pengertian a. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.2 Masalah Yang Timbul a.2. Pelecehan seksual b. 10.2. ISPA. c.2 HOMELESS 10. c. Komplikasi berbagai penyakit 10. b. Perbudakan g. Kehilangn rumah b.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Wanita yang diperjual belikan f. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d.c. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.

Tersedia dukungan .3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a.e. Sarana rekreasi e. Pribadi korban narkoba b. Orang2 terdekat c. Lingkungan yg sangat padat f. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Perpustakaan dan buku.3. psikiater. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. bahan audiovisual dan alat peraga c.3. TOGA. psikolog. pertolongan dan harapan b. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Jadwal harian atau program kegiatan f. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.3. Gembong dan pengedar narkoba 10. Masyarakt sekitar dan umum d. fisioterapi 10. 10. ahli kerohanian. sosiolog. mental (perilaku salah). spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Tenaga professional sprt dokter.2 Subyek Rehabilitasi a.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.1 Pengertian a.

melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . hidup normal dalam hati kecil. c. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri.3. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. 10. d. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan.b. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. menguasai ketrampilan kerja. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. c. b. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain.

d. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. keyakinan dan kepercayaan. f. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. kekuatan dan harapan dr Tuhan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. penularan.

Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. malah jahat. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. (http://id.dimana menurut para ahli.wikipedia. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Sundal selain meresahkan juga mematikan." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. pelacuran dipandang negatif. tanpa penyaluran itu. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki).mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum.org) B. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. wanita tuna susila. C. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. namun toh dibutuhkan (evil necessity). seorang bapak gereja. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. digunakan istilah gigolo. Khusus laki-laki. Di kalangan masyarakat Indonesia.

dan harga diri selayaknya orang dewasa. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. misalnya karena terlanjur berbuat.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. rasa aman. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. penerimaan. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. . menginginkan hubungan seks ini. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya.

dan sekaligus berbahaya. c. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. (http://www. Penipuan .Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.univrab. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. guru dan sebagainya.ac. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. b. paman. semua menyedihkan. yang salah satunya dalam masalah seks. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.id) A. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung.

Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. B. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. film atau yang dipersamakan dengan film. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. C. tulisan. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. foto. Persoalan – persoalan psikologis a. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. b. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas.Faktor lain yaitu. video. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. c. d. .

Menurut lokasinya : 1. c. penyedia perempuan panggilan) 2. Memberikan citra buruk bagi keluarga. b. panti pijat. D. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Pemerintah 1. Keluarga 1. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. club malam. Menurut jumlahnya. 3.herpes kelamin. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. perempuan pendamping. c. Segregasi/lokalisasi 2. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. seperti gonore. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. prostitusi dibagi dalam : 1. Penanganan masalah PSK: a. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. a. Bantuan organisasi dan sindikat b. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Klasifikasi : 1. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya.sifilis. Rumah panggilan ‘call house” 3.b. d. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. hepatitis B. klamdia. 2. dan HIV/AIDS. 2. Individual 2.

Represif dan kuratif (menekan. rupawan. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Penanggulangan prostitusi 1. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . cepat. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. ayu. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. atraktif.d. beraneka warna. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. manis. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. gambar. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .

infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. HIV/AIDS. siphilis. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK.

10.5 DRUG ABUSE A. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. . mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. terbaru. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. hilangnya rasa. PENGERTIAN a. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.

metilfenidad c. depresan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. 05 TAHUN 1995 a. NO. missal : LSD b. hipnotik. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.NO. rokok. missal . mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. morfin c. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi sedang.d. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. B. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. kokain b. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a. Zat adiktif lainnya adalah . Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : Codein C. ganja. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. misal : barbiturate . serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. misal : ampetamiin.

tidak sadar diri. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. kafein. agar diterima kelompok ttn. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . dan mendapat pengalaman baru. selalu menuntut. memiliki gangguan jiwa (cemas. b. penilaian diri negative.d. memuaskan rasa ingin tahu. EFEK YANG DITIMBULKAN a. morfin. heroin. mescalin dan LSD. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Misal : opium. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. amfetamin c. depresi.kurang PD. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. dan sedative b. codein. kokain. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. cenderung agresif. E. apatis). melarikan diri dr sesuatu. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. bahkan tertidur. misal : Diazepam D. misal : ganja. sifat antisocial. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. kurang religious. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. sebagai lambing kemoderan.

komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. adanya murid pengguna. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Abuse . Kafein : gastritis. ancaman fisik dr teman pengedar. d. TINGKAT PEMAKAIAN a. rekreasi atau santai. G. F. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya.c. Lingkungan teman sebaya . terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. c. Recreation use : hanya untuk bersenang2. malnutrisi. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ekonomi. ortu otoriter. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. opioida : kemandulan. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. keluarga terlalu permisisf. gangguan haid. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. impotensi. kehilangan BB. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. ancaman fisik sgt kuat. sakit . social yg kurang mendukung. kecewa. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. e. b.

akibat pertolongan yg salah. Melalui keluaga . memperkuat kehidupan agama. b. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. beri informasi yg benar.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Akibat gangguan mental emosional c.jantung dan hipertensi. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Dalam hal ini (Cholil. menjadi contoh yg baik. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Memburuknya kehidupan sosial H. bronkiektosis). Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. disiplin. akibat cara hidup kurang bersih. luangkan waktu bersama. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. b. UPAYA PENCEGAHAN a. ciptakan suasan yg hangat.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Nikotin : kanker paru. bronchitis. konseling bagi mahasiswa bermasalh. sikap positif ortu. hubungan guru murid baik.

dan menentukan kelahiran anak mereka. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori Upah Tenaga Kerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. mental.4. Upah Riil . Teori ini menerangkan: . Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. penjarakan anak. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. 2.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. 10. Upah Nominal.

Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun.

Oleh sebab itu wanita. dan pengendalian jumlah penduduk.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. juga harus memberikan tunjangan keluarga. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. 3. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. . Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1.

Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 2003) c. 1998). Pengertian Gender a. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. 2. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 2002:2) b. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Seksualitas a. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 3. 1998) B. 2002 :4) d. 2. 2003) c. hak. fungsi.11. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat.

Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . tidak mengenal pembedaan kelas. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. kenikmatan. Sepanjang masa dimana saja. Ke-berlaku-an Dapat berubah. kedamaian dll. perempuan “pantas’ dipimpin dll.4. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Sifat Harkat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6.

contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. RW. C. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. guru TK. contohnya perempuan bisa haid. merawat anak-anak dan suami. dan kepala desa bahkan presiden. membawa air dan kayu bakar. tergantung pada kebiasaan. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. contohnya di rumah. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. hamil. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. suku dan umurnya. tergantung pada tingkat pendidikan. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. dikantor dan dimanapun berada. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. 2. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 5. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. 3.Berlaku dimana saja. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. Ciptaan Tuhan. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. wanita Buatan manusia. contohnya : di dalam suatu masyarakat. 4. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak.

Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. E.Contoh . Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. permohonan kredit harus seijin suami. hak kawin . Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. keyakinan. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. tafsiran agama. wanita sebagai konco wingking. 6. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Sejak anak berusia muda.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga.

karir dan pendidikan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. maka peran perempuan mengalami perkembangan . perkosaan.wanita dinomor duakan. pelecehan terhadap wanita. Eksploitsi terhadap wanita. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. pemukulan. perkasa. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. laki-laki tlang punggung keluarga. Kekerasan fisik : perkosaan. laki-laki sebagai pencari nafkah. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. rasional. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. 5. social atau politik. jantan. jabatan. Non fisik : pelecehan seksual. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. istri menghina/mencela kemampuan seksual. cantik dan keibuan. janda mudah dirayu. bagian warisan wanita lebih sedikit. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. dan paksaan. wanita jadi obyek iklan. Contoh . 3. Laki-laki mata keranjang. dan penyiksaan. sehingga dinamakan pelabelan negative. ancaman.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Wanita macak-masak-manak. 4.

laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. wanita sebagai perawat. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Contonya sebagai berikut : a. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. atau analisa data. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya.yang cukup cepat. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. 2. F. metode yang digunakan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. b. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan.

Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). G. masalah pergaulan bebas . melahirkan. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan.a. 1. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. b. psikologi dan social). Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. 2. . Infeksi Menular Seksual H. kehamilan remaja. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Keluarga Berencana 3.

6. 5. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). HIV. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. 4. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. khusunya berkaitan dengan IMS. Namun keterlibatan . Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. dan AIDS.3. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan.

Olah raga secara teratur f.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. d. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. bahan racun maupun alergi e. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. TBC . Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Isolasi terhadap penyakit menular c. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2.

Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c.7 tahun pada 1990. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. d. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. 13. rehabilitasi PSK. Misal .d. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. dan korban narkoba b. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. kemudian 64. b. . Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. e. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. 4. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. dan 70 tahun pada 2000.

terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. diabetes dan stroke. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. jantung koroner.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. 1. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Ali Khomsan. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. diluar soal takdir tentunya. Menurut Prof. Dr. Ir. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Ali Khomsan.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. . Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Berdasarkan data.Lingkungan Tempat Tinggal . Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. . Dr. .Pola Makan . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. 1. seperti penyakit kanker. Ir. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Strees Atau Tekanan C. tergantung dari beberapa faktor.

Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. . anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. susah untuk menghentikan kebiasaan itu.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. . Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Masalahnya adalah begitu orang merokok. seperti telor. Sir Richard Peto. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Banyak orang yang . . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. 1. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. dsb..Pada awal usia 50 tahunan. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. “Bahkan setelah 20 tahun. bila anda berhenti merokok. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. daging. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. keju. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. susu.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.

1. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000.0 juta atau 11.Wajah kemerahan . Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . stroke. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. dan berbagai penyakit kronis lain”. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Pada usia 50 tahun. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. kanker paru. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh.5 juta orang atau 7. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun.mengaku tak bisa berhenti merokok.6% dari total penduduk. Sejak penelitian ini dilakukan. dan berbagai macam kanker. semakin banyak orang merokok. stroke.5% dari total penduduk. antara lain penyakit jantung. Di negara berkembang dewasa ini.” katanya.

Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Sulit konsentrasi . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. Mengatasi menopause.Mudah pingsan .Sakit kepala .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. tidak saja untuk kesehatan umum anda. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Kulit kering .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Kekeringan didaerah vagina .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Keringat pada malamm hari ..Daya ingat menurun .Emosi yang mudah berubah-rubah . jantung koroner.Masalah kandung kemih .Gangguan tidur .Depresi . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . . Olahraga merupakan hal yang penting. stroke. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Diet Asia ini: . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. kanker usus besar.

preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.Kaya akan berbagai macam buah.Membatasi masukan daging . semakin mudah terserang osteoporosis. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. .. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. untuk mengurangi rasa sakit 1. sayur serta kacang-kacangan . Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.. Semakin tua seseorang. Alkohol. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. . (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Namun demikian.

nilai anak dan keluarga. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi.BAB III PENUTUP 3. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. . tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. 5. termasuk kehidupan seksualitasnya. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. 3.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. 2.Kesehatan. dan lain sebagainya. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun.1 KESIMPULAN 1. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Dampak pembangunan ekonomi. Misalnya program KB. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. 4. 3. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.

Jakarta. dkk.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial.blogspot. 1996.kespro.Si. Yogyakarta. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Jakarta. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. EGC. www. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 5. 6. pengertian dan implikasi. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio.Daftar pustaka 1.T 9. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.info/hak-hakreproduksi . S. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Yogyakarta. Jakarta. Pusat penelitian Kependudukan UGM. 7. Manuaba. 1998. dan Ford Foundation. Midwiferysite. Abdurrahman. Wattie. 1996. Wahid. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. 1995. Seksualitas. 1996. www. 3.com/Endah Purnasari. 1998. Anna Marie. 8. 2. PPK-UGM. Wattie. Pustaka Sinar Harapan. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Jakarta. Kartono. Anna Marie. 4. Pustaka Sinar Harapan. Yogyakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->