MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah.BAB II PEMBAHASAN 1. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. mental. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. fungsi serta prosesnya. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. mental. 1996) 1. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. (UU Kesehatan No. dan sosial yang utuh. jiwa. (WHO. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. spiritual memiliki hubungan yang serasi. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. dan sosial secara utuh. (Depkes. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. selaras. (BKKBN. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. serta fungsi dan prosesnya. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi.

1999 . Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. prilaku praktikyang berbahaya. Kesehatan (mencakup fisik. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. mental dan psikososial) 4. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. rentan kekerasan. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Hak Asasi Manusia 9. keterbatasan SDM) 8. kurangnya perlindungan hukum. ICPD+5. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak.

termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. klimakterium. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 3. misalnya kanker serviks. 7. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. pelayanan kebidanan. pemeriksaan secara sukarela. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. mutilasi genital. hingga meninggal. 5. 4. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . PSIR. remaja. wanita usia subur.1. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. menopause. 6. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. bayi. 2. konseling dan tindak lanjut 1. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. fistula dll.

seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. termasuk HIV/AIDS. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .penyakit hubungan seksual.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. baik kesehatan jasmani maupun rohani. dan terbebas dari paksaan. 1. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman.

Menurut BKKBN 2000. tokoh masyarakat. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. dan swasta. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. kekerasan. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan pelecehan seksual. . Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. penyiksaan. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. LSM/LSOM.

SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.000 e. bukan karena adanya hormone esterogen. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Masa menaupose : semua hilang. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Menurut umur wanita. Oogonia b. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Pematangan pertama ovum . Primary ovarian fillicel d.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Umur 16-25 tahun : 159. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Umur 6-15 tahun : 439. jumlah oorganisme adalah : a. <Bahankuliahkesehatan> 1. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.000 d.000 b. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Bayi baru : 750. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Umur 35-45 tahun: 34. Oosit pertama (Primary Oocyte) c.000 c. Liquor folliculi e.

Setelah bayi laki-laki lahir. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. kemudian tumbuh menjadi e. Spermatozoon (sperma) 3. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. 3. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Setelah itu. Spermatogenium. 2. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Secara embrional. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Spermatosid pertama. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. 4. Spermatosid kedua. terdiri atas kepala. membelah dua c. membelah dua d. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. membelah dua b. . Konsepsi dapat terjadi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum.f. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Spermatid. dan ekor. Pada masa pubertas. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong.

sekitar waktu ovulasi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Begitu sperma telah memasuki ovum. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. serviks memendek. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. 1992). lender kembali menjadi kental. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. yang meningkat sebesar 0. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. licin. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. melunak dan sedikit berdilatasi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. dan jumlahnya menurun (Norman. Setelah ovulasi. dan banyak (Flynn. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Misalnya. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. . jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. perubahan kimia terjadi. lengket. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). 1986). Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam.

Walaupun demikian. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. 2. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan.5 derajat Celsius. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. 3. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin.

o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. pembentukan alur. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Hari ke 4-5 blatokista bebas. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Minggu keempat : .

75-1 mm . o o o  Jantung mengalami rudimeter. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. usia 31-35 hari. telinga dan hidung mengalami rudimenten. usia 37-42 hari. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Terbentuk tepek telingga. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. bumbung saraf menutup. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. telapak kaki samara-samar.o Perkembagan bentuk badan. Sinus serviklis menutup. peredaran darah berfungsi. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Telapak tangan amat jelas. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. usia 35-38 hari. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. .

5 cm . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. Pengolahan bertahap pada kepala. Gambaran wajah dapat dilihat. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Panjang 7-9 cm .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. .  Minggu ke 12 : . .Berat 45 gram . Ekstremitas terbentuk. organogenesis telah lengkap.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Pembentukan lempeng osifikasi.Terjadi gerakan janin spontan.Reflek babinski positif. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. . . .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. Diakhir minggu ke 8 gestasi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. . .o o o Stadium 23 : histologi. Ekor mengalami retrogesi.

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Alfeolus paru matang .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Terdapat simpanan lemak subkutan .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Berat 1200 gram . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Berat 1600 gram .Panjang 35-38 cm .Panjang 38-43 cm .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Terbentuk surfaktan dicairan amnion . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. atau beratnya mencapai 601 gram. . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .

Simpanan lemaksubkutan meningkat .Berat 1900-2700 gram .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Berat 3000 gram . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. besi. karbohidrat dan kalsium .Panjang 48-52 cm .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Ginjal janin aktif .Reflek moro aktif .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Terdapat simpanan glikogen. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1..Plantar mulai banyak .Panjang 42-49 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Laguno menghilang .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Terbentuk cadangan zat besi .

atau kombinasi keduanya.yang meliputi DM. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Misalnya kista atau tumor ovarium. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. kelenjar hipofisis. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Oleh karena itu. Penyakit sistematik. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Lebih lanjut lagi. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. penyebeb infertilitas pada wanita. 1.ovum yang sudah di buahi. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. yang dapat disebabkan oleh faktor. Dari perspektif psikologi. psikologis. Bayi dan Anak . Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. 2.

kesehatan lingkungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. 1. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. ASI Eksklusif 2. persalinan. menyusui serta pemberian suplemen. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. pelayanan antenatal. kurang gizi (malnutrisi). penyakit lain disemua usia dan kekerasan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. sunat perempuan. kesakitan dan kematian BBLR. Remaja . pelayanan kesehatan primer. dll. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. postnatal. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. imunisasi.

Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Secara tradisi. dan siap dinikahkan. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Perubahan fisik 1. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Tanda-tanda primer .

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

ISR/IMS/HIV/AIDS. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. gangguan mobilitas dan osteoporosis. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Asuhan apa yang diberikan 6. 5. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. termasuk rabun. 1. 3. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. payudara/kanker prostat. 2. Kadar estrogen yang cukup. Penyakit jantung koroner 9. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. kanker saluran reproduksi. termasuk rabun. kekerasan. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada problem menopause 7. informasi dan pengobatan dini. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. prolaps/osteoporosis.17. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. diagnosis.

Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Osteoporosis 11. 10. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. 14. yang dipengaruhi factor keturunan. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. kesempatan memperoleh pendidikan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). sukar tidur. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. 15. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. 12. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Gangguan mata 13. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. 17. gelisah. . misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. kecacatan dan kematian. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Deteksi dini kanker rahim. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. misalnya keadaan sosial ekonomi. antara lain: 1. kerja dan kedudukan.

misalnya dalam ber-KB. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Beban ganda. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Seperti diketahui. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Keterbatasan biaya 4. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. 3. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. d.2. 18. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. antara lain karena: 1. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. 2.

Sikap orang tua 4. Kondisi ibu 3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Keadaan hormonal tubuh 4. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Lingkungan 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Diskriminasi social 4. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Kemampuan intelektual 3. Gizi 3. Budaya setempat 4.3. faktor luar 1. Keluarga 2. Sistem reproduksi 23. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . faktor dalam 1. Emosi dan sifat 2.

Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. menunjukkan 13. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.1 Defenisi Remaja a. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Sementara 82% lainnya.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. . menggunakan alat kontrasepsi. Survei dilakukan kepada 33. Masa usia lanjut (klimakterium. 3.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. b. menopause.

Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). f.. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. b. e. d. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. 2. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. d. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence).2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.c. c. DeBrun (dalam Rice. e. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. . Perubahan yang terjadi. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. g. Perubahan tersebut ialah : a. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. 3. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama.

otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. 2.1. termasuk HIV/AIDS. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. cemas. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. sehingga remaja menjadi : a. antara lain : a. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Jaringan selain tulang. Ingin mengetahui hal-hal baru. Perkembangan intelegensia. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. senang memberikan kritik b. Status remaja tidak jelas. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). b. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. keadaan ini . pada usia tujuh belas atau delapan belas. 3. 4. Perubahan emosi. khususnya bagi perkembangan otot. Masa remaja sebagai periode pelatihan. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Mampu berpikir abstrak. sehingga misalnya mudah berkelahi. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. 2. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. frustasi dan tertawa ) b. usus bertambah panjang dan bertambah besar. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. sensitif ( mudah menangis. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. sehingga remaja menjadi: a. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun .

Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. f. serta keinginan akan kebebasan. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. remaja sangat perlu . Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Pengenalan mengenai sistem. g. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. d. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Masa remaja sebagai masa dewasa. c.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. maka pada masa seperti ini. e. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. minum-minuman keras. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. 3. yaitu dengan merokok. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Masa remaja sebagai periode perubahan. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Hak-hak reproduksi 9. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. cenderung berperilaku yang kurang baik.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

rasio 2 berbanding 1. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. 5. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. Media massa hiburan (radio. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. kekerasan substansial. televisi. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. fil. efek samping. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. kerja dan rekreasi. sikap dan perilaku. . Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. musik.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. 6. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. video. 7. 8.

Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 9. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Beberapa budaya. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 4. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Infertilitas primer . Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. 10.

faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Dari testis kiri dan kanan. Di dalam duktus ejakulatorius. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.2 Penyebab a.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Dari epididimis. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. 4. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33.

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Kekurangan hormon 4. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. spironolakton dan nitrofurantoin). Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Impotensi 3. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Polusi lingkungan. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. 2. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. 5.

risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. d) Kekurangan gizi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Selama fase folikuler. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus.mengalami menstruasi (amenore). c) Kelainan hormon. f) Tumor. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). d) Kista ovarium. Penyakit menular seksual 3. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . i) Kelainan pada tuba falopii. e) Infeksi panggul. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2.

10-15% wanita menjadi mandul) 4. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. lendir tampak seperti pohon pakis. 4. jika terjadi peningkatan sebesar 0. pergerakan. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. lendir menjadi basah. Pada fase ovulatoir. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. . Endometriosis 10. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. 4. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. Bila dilihat dengan mikroskop. Pengukuran suhu tubuh basal. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Varikokel (pria) 7. Postcoital test (PCT). sebelum beranjak dari tempat tidur. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Dalam keadaan normal. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita.6-10 cm tanpa terputus. 3. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. 2. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. elastis dan licin. Setiap pagi. Gondongan (pria) 6.ini.

13. Kadar hormon pada suami dan istri. Kadar progesteron serum. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Tanpa pengobatan. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Progestin challenge 10. 11. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 4. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual.5. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Biopsi endometrium 7. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 6. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 9. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 14. . Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Histeroskopi. 12.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual.

Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. .kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. b. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope.

Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. e. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. PSK (Pekerja Seks Komersial). seperti : anak-anak usia remaja. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Dengan teknik ini.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.c. Lalu setelah terjadi pembuahan. 4.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). . IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung.

keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Vaginosis Bakterial b. lemah. Infeksi yang menyebar 5. Urethritis. Kanker leher rahim pada wanita 3. menggunakan kondom setiap hubungan seks b.2. Pedikulosis Pubis 4. Kemandulan baik pria atau wanita 2.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.2. demam. berbau dan gatal 9. tidak berganti-ganti pasangan. 4.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Hepatitis B. berat badan lahir rendah. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. Sifilis. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.2. yaitu: a. dll. 4. 4. seperti lahir sebelum cukup umur. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. kaum homoseksual. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. diantaranya : 1.2. atau terinfeksi PMS . Herpes Genitalis.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua.pecandu narkotika. Kehamilan di luar rahim 4.2. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. diare dan keringat malam hari 8. kehilangan berat badan. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Tidak melakukan hubungan seks.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2. Disebabkan Virus : AIDS. Kondiloma Akuminata c. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.

Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. nyeri rectum. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. vesikula seminalis. dan testis pada pria. endometrim. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Jika perempuan terinfeksi PMS. Pada pemeriksaan.2. demam. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. infeksi dapat menyebar ke prostat. didikuti oleh sekret yang purulen. Untuk dapat menular. Setelah terinokulasi. Infeksi ekstra genital di faring. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. anus. gatal. vas deferens. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. dia tidak selalu menunjukkan gejala. tuba fallopi . Alasan utamanya adalah: 1. Saat berhubungan seks. dan tenesmus. Pemeriksaan diagnostik . dan limfodenopati leher. uertra. sering berkemih dan malaise. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. 4. dan rongga peritonium pada perempuan. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. epydydymis. nyeri abdomen.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. disuria.

leher rahim. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. tenggorokan. bibir. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Dalam beberapa jam. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. juga tanpa disertai nyeri. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. kerusakan otak maupun kematian. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. lidah. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. rata-rara 3-4 minggu. Cangker juga bisa ditemukan di anus. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. vulva atau vagina. rektum. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. tanpa disertai nyeri. . Fase Primer. yang tersering adalah pada penis. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular.

Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. . Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Fase Laten. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). gagal jantung atau kematian. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. mual. 3. demam dan anemia. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Sifilis kardiovaskuler. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Meskipun tidak diobati. 4. ruam ini akan menghilang.2. batang tubuh bagian atas. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Pada saat ini jarang ditemukan. tumbuhnya perlahan. Tulang juga bisa terkena. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Fase Sekunder. lelah. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. kaku kuduk dan ketulian. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. wajah dan kulit kepala. kehilangan nafsu makan. yang menyebabkan sakit kepala. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Fase Tersier. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu.

diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). sekunder dan fase laten adalah baik. prognosis untuk sifilis fase primer. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Gejala awal biasanya . Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Pada fase tersier. Pada sifilis fase sekunder. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. 2. Untuk neurosifilis. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Pemeriksaan ini lebih akurat. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada sifilis fase primer. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Pada fase primer atau sekunder. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. mereka perlu menjalani pengobatan. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. 3. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Prognosis Setelah menjalani pengobatan.

Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. kesemutann dan sakit. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Pada wanita. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Pada pria. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. luka herpes bisa sangat berat. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin.berupa gatal. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Untuk memperkuat diagnosa.

Biasanya akan keluar nanah dari penis. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Pada pria dan wanita. Pria. bisa menyebabkan demam dan batuk. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebabkan nyeri. Infeksi saluran telur. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. maka diagnosis . a. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. rasa nyeri ketika berkemih. Pada pagi hari. b. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. bakteri yang menyebabkan gonore. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. 2. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Wanita. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Komplikasi 1. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Konjungtivitis. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Pneumonia. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Pada bayi baru lahir. Timbul rasa sakit waktu berkemih.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Striktur uretra : penyempitan uretra. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. nyeri di perut bagian bawah.

e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Melalui ASI.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada sekitar 20% penderita. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. penurunan berat badan. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Pada 10-20% kasus. yaitu sebanyak 5500 anak. diare yang menetap atau berulang. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. tidak langsung menampakkan gejala. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. jika tidak diobati. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. pembesaran hati dan limpa. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Pertumbuhan yang jelek. pembengkakan kelenjar getah bening. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. demam yang berlangsung lama atau berulang. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. sedangkan pada 80-90% kasus. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun.

Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Herpes zoster k. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. a. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. biasanya pada tahun-tahun pertama. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. misalnya berjalan dan berbicara. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Herpes j. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot.2. Infeksi jamur f. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Dalam waktu 2-3 bulan. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. tergantung kepada beratnya penyakit. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Meningitis e. Infeksi oportunistik virus. Infeksi bakteri d. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pneumonia pneumokistik b. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. penambahan berat badannya juga jelek. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Kandidiasis (infeksi jamur) h. pneumonia dan meningitis) 4. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi parasit. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. jamur dan parasit 5. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi virus i.

Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. maka setelah berumur 18 bulan. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. ddI. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. ddI bisa merusak pankreas. diare dan gangguan perut. polymerase chain reaction). AZT. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Diagnosa Pada bayi baru lahir. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. tetapi jika bayi terinfeksi. Dalam kelompok nucleoside. antibodi ini akan menghilang. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Jika bayi tidak terinfeksi. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. ddI.

pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Pada awal penemuan virus HIV. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. dari 25% menjadi 8%.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. kemungkinan penularan HIV lebih besar. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Tanpa pengobatan. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Pada persalinan normal. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS.

Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron.50 tahun. 5. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. lelah dan tubuh agak membengkak. H.kekurangan gizi. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. meledak-ledak.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. 5. Para peneliti melaporkan. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. seperti mudah marah. wajah terlihat sembab. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. 5. C. Perubahan perubahan mood.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. menurut suatu penelitian. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Abraham. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Teori lain bilang. Sekitar 40% wanita berusia 14 . pusing. depresi. Guy E. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Penderita tipe H sekitar . ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. ukuran panggul bertambah besar. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. dan nyeri di bagian perut. Kemungkinan lain. perasaan sensitif. Selain itu. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. karena hormon estrogen yang berlebihan. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Dr. sakit kepala. AS. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. masalah sosial. faktor kejiwaan. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. dan D.

timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan.b) c) d) e) 60%. nyeri pada buah dada. PMS C 40%. dan PMS D 20%. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula).3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. Bila saja Anda perhatikan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). atau kurangnya magnesium. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. tinggi garam dalam diet makanan. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. pembengkakan tangan dan kaki. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. jantung berdebar. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. saraf tegang. bingung. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. perasaan labil. 5. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. sensitif. . Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. pelupa. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. perut kembung. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. gangguan tidur. peningkatan berat badan sebelum haid. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. lemah. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. ingin menangis. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium.

nyeri sendi dan otot. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Secara rata-rata. secara umum. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. lelah. tubuh dan payudara membengkak. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. 6. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. banyak makan. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. payudara sakit. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. dan mood yang tidak menentu. berat badan bertambah. Namun. . e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis.1. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. itu belum tergolong masalah besar.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. seperti sakit kepala. 6. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. PID.

Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. 4. Pernah menderita penyakit menular seksual 5.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. gonore. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. setelah menopause maupun selama kehamilan. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. keguguran. Berganti-ganti pasangan seksual 3. aborsi dan biopsi endometrium). perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.3. Di dalam tuba. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. 6. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. mikoplasma. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. 6. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Pernah menderita PID 4. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. persalinan. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. gejalanya segera memburuk dan . streptokokus). Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Tuberkulosis. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual.1. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1.1. stafilokokus. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun.

pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. mungkin perlu dilakukan pembedahan.1. 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). 6.1. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. .penderita bisa mengalami syok.

sekitar 750. psikis. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.edukasi dan penyediaan pelayanan.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Di .2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.antara lain : a. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.seni dan keagamaan 3.3 juta pertahun. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.yaitu : 1. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.6. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). 6. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Kehamilan karena incest 6.2.2. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.000 dilakukan oleh remaja.2. sosial dan ekonomi.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.

Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. dan keluarga berencana d. bila ada risiko tinggi kehamilan. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi .Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. panuk. rujuk kepsikiater f. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. persalinan. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri.2. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. 3. rujuk ke SpOG g. segera menikah c. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. 1. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. konseling kehamilan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. psikis. tertekan atau setres. bersikap bersahabat dengan remaja 2.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. 6. bila ada gangguan kejiwaan. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. 2. pernah mengalami KTD atau aborsi . diselesaikan secara kekeluargaan b. 4. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. sebagai petugas kesehatan harus : 1.

6. inkompletus.2.000 – 1. Etika ditinjau dari segi Etika. 2001).5 juta dilakukan di Indonesia. padahal penduduk kota 1. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. 750. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. yaitu fetus belum viable by llaous. iminen dan sebagainya. Agama dan Hukum.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.2 juta aborsi dilakukan per tahun. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.000 gram. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. . karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.2. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. WHO memperkirakan ada 4.6. Dari 46 juta aborsi/tahun.

Alasan terjadinya Aborsi 1. ini terbagi menjadi dua: a. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . membatasi jumlah anak. b. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan.2. panas tinggi. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. adalah abortus yang disertai infeksi genital. 6.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Abortus infeksious dan abortus septic. 3.6. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Missed abortion. TBC. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. b. 2. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a.2. Wanita selalu disalahkan. Abortus iminen. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. jarak kehamilan yang terlalu pendek. e. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. ginjal. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. f. Sipilis atau karena kesalahan genetik.

misal SMA. Bayi tabung 3. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. 5. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Suatu contoh konflik moral : 1. Aborsi 2. Untuk mencegah penurunan moral etik. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Batasan ini sering menakutkan. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Karena merasa malu. 6. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . dengan teman-temannya. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. 7. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. 6. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan.2. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 4. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. 6. Sewa rahim 4.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Bank sperma 5. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah.tersebut akan melakukan aborsi.

cincin vagina . sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. tablet. troches. cepat dan tidak terkendali. Sebuah metode alternatif. Terkadang sebuah androgen . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. serangan jantung dan stroke . redistribusi lemak dll). umumnya testosteron. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Dosis sering bervariasi siklis. yang disebut progestin. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. lebih jarang. dengan suntikan. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. haid tidak teratur. Sebagai hasil dari temuan ini. gel atau. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . krim. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . IUD . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . progesteron atau progestin . Testosteron juga dapat dimasukkan. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". dan merupakan inovasi yang lebih baru. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. dan kadang-kadang testosteron . Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Sebagai hasil dari temuan ini. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . 7. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta .

.multiparitas . fibroadenoma. 7. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. risiko meningkat 1 . 6. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Pemakaian obat-obatan. 4. K. menarche pada umur muda.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. 5.1.1 KANKER SERVIKS . tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . 7. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. dan fibrosis. 3. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder.2. Suheimi ).5 x. dan kehamilan pertama pada umur tua. . 8. Riwayat keluarga dan faktor genetic .perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. H. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. .2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. 2. riwayat PHS.2. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. menopause pada umur lebih tua.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17.

1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Riwayat menstruasi c. . Gambar hiperplasia endometrium 7. 7. Hipertensi e.3. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Diabetes mellitus (DM) d.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Pemakaian estrogen g.2. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Riwayat infertilitas f. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.3. Obesitas b.

Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita.3. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. psikososial dan sosial spiritual. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. .2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. g. Membantu melindungi kesehatan individual e. 7. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk.3. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. b.

2. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. organ reproduksi lain dan rektum). Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).1.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Ketika sampel sampai ke laboratorium. perdagangan adalah dunia laki- . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. politik. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.1 Status Sosial 8. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. 8. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . ekonomi.1.kalau fasilitas tersedia lebih.kalau fasilitas tersedia.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. uterus. ovarium.ideal atau optimal. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.

b. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. c. 8. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. khususnya dibidang politik. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Perlindungan hukum. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Terutama dibidang politik. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah.1. kembali mengurus keluarga. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga.laki.3 Dampak Status Sosial Wanita .

Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.1.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. . psiko.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.

Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. . 8. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. b. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar.1. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. a. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. masyarakat dan Negara.

8. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.b. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. kecintaan. 8.2. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. .2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. bebas. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. hangat.2. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.2 Peran Wanita 8.

Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. b. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. tidak hiperseksual dan tidak kurang. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan.Selain berperan sebagi ibu. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.

Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. 8. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. b.2. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.4. karena kurang gizi.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.2. atau karena kelelahan. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. 8. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .

maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. mncuci pakaian. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. c. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. 8. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita.5. b. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.2.

9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. termasuk ancaman tindakan tertentu.1.Dibeberapa wilayah. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. seksual atau psikologis.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. c. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.

melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). 9.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.1.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).

9. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. lemah. malu.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.2.2. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. yang berkaitan langsung . melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. kebingungan.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. terhina. mual. ketakutan. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. disorganisasi.

Pelecehan seksual mental. Pelecehan seksual dengan ketakutan. malu 3).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). 9. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Anger rape. 5). Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9.3. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa.3. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5).1 Kategori pelecehan seksual a. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4).

menunduk dan lembut) 3. malu dan perasaan bersalah 2. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. sakit kepala. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5.3. kehilangan kontrol diri. respon emosi korban terbagi menjadi dua. mimpi buruk. mual. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. menyalahkan diri sendiri.3. 9. gelisah. respon atau dampak jangka panjang : gelisah.3. merasa terhina. phobia sendirian. yang paling sering adalah ketidakberdayaan.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. takut. nyeri lambung.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. tegang. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.3.9. gangguan pola tidur. kemarahan. nyeri pada daerah pacinela. tampil tenang.4 Respon korban pelecehan seksual 1. yaitu respon ekspresif (ketakutan.3. menambah pengamanan. lelah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. pindah rumah. muntah. gatal dan keluar darah pada vagina. ingin balas dendam. depresi. marah.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf .

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. . Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. B. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. c.5. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. 9. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. e. seks dg lawan jenisx. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. d. Hal ni b’tentangn dgn UU. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. seks. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Selain itu.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.No. eksploitasi & diskriminasi. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. Dampak biologis Scr biologis.

Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.6 PERKWINAN USIA TUA 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Pengertian .4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Oleh karena itu patut ditentang.6. 9. 9.1 INCEST 10.1.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.5.

1. Dengan melakukan incest c. Kurang pendidikan agama f. Kejiwaan atau truma c. Orang yg lebih berkuasa b. b.1.5.1.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Empati dan penguatan terhadap korban b. Faktor usia b.4 Akibat Incest a. Tidak main hakim sendiri .3 Pelaku dan Korban a. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Unwanted pregnancy b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Sosialisasi incest d. Kurang perhatian dari orang tua 10. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Abortus 10. Pergaulan d. Pencegahan a.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.a.6 Penyelesaian a. Kurang iman e. Perlu adanya perhatian.1. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Jenis kelamin c. Dengan memberikan pendidikan b. Orang2 yang lebih lemah 10. pengetahuan dan pendidikan 10.

4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a.1 Pengertian a. b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. c. Melaporkan kasus ke polisi 10.2 HOMELESS 10. Pelecehan seksual b. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.2. Tindak kekerasan c. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . ISPA. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. 10.2.c. Pemerkosaan d. Perbudakan g.2 Masalah Yang Timbul a. berharap mendapatkan perlindungan. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. c.2. Kehilangn rumah b. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Komplikasi berbagai penyakit 10. b. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.2. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Wanita yang diperjual belikan f. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.

psikolog. bahan audiovisual dan alat peraga c. Pribadi korban narkoba b. Gembong dan pengedar narkoba 10. 10.e.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).3.3. Lingkungan yg sangat padat f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3. ahli kerohanian.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. psikiater. Tersedia dukungan . Jadwal harian atau program kegiatan f.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Perpustakaan dan buku.3. pertolongan dan harapan b. Masyarakt sekitar dan umum d. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. sosiolog. Tenaga professional sprt dokter. fisioterapi 10. Sarana rekreasi e. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. mental (perilaku salah). Orang2 terdekat c. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.1 Pengertian a. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.2 Subyek Rehabilitasi a. TOGA.

c. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup).5 Jenjang Proses Kesembuhan a. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. b. c. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.b. d. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. hidup normal dalam hati kecil. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. menguasai ketrampilan kerja.3. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). 10.

Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. penularan. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. keyakinan dan kepercayaan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. f. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. kekuatan dan harapan dr Tuhan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. d. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A.

Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). (http://id. digunakan istilah gigolo.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. seorang bapak gereja.wikipedia.dimana menurut para ahli.org) B. pelacuran dipandang negatif. tanpa penyaluran itu. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. wanita tuna susila. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Khusus laki-laki. Di kalangan masyarakat Indonesia." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. malah jahat. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. C. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. namun toh dibutuhkan (evil necessity).

seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. dan harga diri selayaknya orang dewasa. rasa aman. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. misalnya karena terlanjur berbuat. . tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. penerimaan. menginginkan hubungan seks ini. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya.

Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. semua menyedihkan. b.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.ac.univrab. Penipuan . (http://www. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. c. dan sekaligus berbahaya. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak.id) A. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. guru dan sebagainya. yang salah satunya dalam masalah seks. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. paman.

B. . Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. video. tulisan. d. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Persoalan – persoalan psikologis a. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. foto. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. C. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a.Faktor lain yaitu. c. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. b. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. film atau yang dipersamakan dengan film. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan.

Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. hepatitis B. prostitusi dibagi dalam : 1. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. klamdia. 3. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Bantuan organisasi dan sindikat b. 2.sifilis. d. c. Klasifikasi : 1.herpes kelamin. a. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. dan HIV/AIDS. Menurut jumlahnya. seperti gonore. Rumah panggilan ‘call house” 3. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Individual 2. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. perempuan pendamping. b. Menurut lokasinya : 1. 2. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . c. club malam. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Sektor formal (kompleks lokalisasi.b. penyedia perempuan panggilan) 2. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Segregasi/lokalisasi 2. panti pijat. Keluarga 1. D. Penanganan masalah PSK: a. Pemerintah 1.

Represif dan kuratif (menekan. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. manis. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. ayu. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik.d. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Penanggulangan prostitusi 1. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. beraneka warna. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. atraktif. cepat. rupawan.

7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. gambar. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.

HIV/AIDS. kehamilan. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. siphilis. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS.

PENGERTIAN a. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. hilangnya rasa.5 DRUG ABUSE A. terbaru. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. 10. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. .

Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. B. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.NO. ganja. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.d. NO.2 TAHUN 1997 a. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. missal : Codein C. metilfenidad c. rokok. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. 05 TAHUN 1995 a. hipnotik. Zat adiktif lainnya adalah . missal : LSD b. mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. kokain b. serta mempunyai potensi sedang. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. morfin c. misal : ampetamiin. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). misal : barbiturate . depresan. missal . Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.

sebagai lambing kemoderan. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . kokain. kafein. selalu menuntut. E. codein. Misal : opium. memiliki gangguan jiwa (cemas. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. bahkan tertidur. b.kurang PD. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. misal : Diazepam D. dan sedative b. dan mendapat pengalaman baru. mescalin dan LSD. agar diterima kelompok ttn. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. EFEK YANG DITIMBULKAN a. tidak sadar diri. penilaian diri negative. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan.d. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. heroin. amfetamin c. cenderung agresif. morfin. misal : ganja. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. sifat antisocial. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. depresi. melarikan diri dr sesuatu. kurang religious. memuaskan rasa ingin tahu. apatis).

e. Lingkungan teman sebaya . rekreasi atau santai. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. kecewa. impotensi. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. TINGKAT PEMAKAIAN a. ortu otoriter.c. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. sakit . DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. opioida : kemandulan. G. c. d. adanya murid pengguna. gangguan haid. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. F. Abuse . social yg kurang mendukung. keluarga terlalu permisisf. Kafein : gastritis. kehilangan BB. ekonomi. malnutrisi. ancaman fisik sgt kuat. Recreation use : hanya untuk bersenang2. b. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ancaman fisik dr teman pengedar. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya.

Dalam hal ini (Cholil. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. konseling bagi mahasiswa bermasalh. beri informasi yg benar. bronkiektosis). menjadi contoh yg baik. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . luangkan waktu bersama. akibat cara hidup kurang bersih. ciptakan suasan yg hangat. UPAYA PENCEGAHAN a. Akibat gangguan mental emosional c. Melalui keluaga .1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. memperkuat kehidupan agama.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Memburuknya kehidupan sosial H. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri.jantung dan hipertensi. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. akibat pertolongan yg salah. disiplin. hubungan guru murid baik. Nikotin : kanker paru. b. bronchitis. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. sikap positif ortu. b.

berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Upah Nominal. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. 10. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. 2. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi.4. mental. Upah Riil . sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. penjarakan anak. dan menentukan kelahiran anak mereka. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Teori ini menerangkan: . Teori Upah Tenaga Kerja. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo.

Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja.

. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. dan pengendalian jumlah penduduk. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. 4. Oleh sebab itu wanita. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. 3. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). juga harus memberikan tunjangan keluarga. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2.

bukan karena perbedaan biologis (WHO. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . fungsi. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 1998). 2.11. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. hak. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Seksualitas a. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2. 3. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Pengertian Gender a. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 2003) c. 2002 :4) d. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 2002:2) b. 1998) B. 2003) c.

menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Ke-berlaku-an Dapat berubah. kedamaian dll. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan.4. Sepanjang masa dimana saja. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. tidak mengenal pembedaan kelas. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Sifat Harkat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. kenikmatan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Tidak dapat dipertukarkan. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah.

melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak.Berlaku dimana saja. merawat anak-anak dan suami. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. dikantor dan dimanapun berada. wanita Buatan manusia. 3. suku dan umurnya. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Ciptaan Tuhan. dan kepala desa bahkan presiden. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. 2. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya perempuan bisa haid. C. tergantung pada kebiasaan. 4. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. contohnya : di dalam suatu masyarakat. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. hamil. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya di rumah. 5. RW. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. membawa air dan kayu bakar. guru TK. tergantung pada tingkat pendidikan. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT.

pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. keyakinan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. 6. hak kawin . keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. permohonan kredit harus seijin suami. E. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. wanita sebagai konco wingking. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah.Contoh . pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Sejak anak berusia muda. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. tafsiran agama. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan.

Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. 4. wanita jadi obyek iklan. dan paksaan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Wanita macak-masak-manak. istri menghina/mencela kemampuan seksual. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Eksploitsi terhadap wanita. janda mudah dirayu. perkosaan. dan penyiksaan. Kekerasan fisik : perkosaan. karir dan pendidikan. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Laki-laki mata keranjang. jabatan. bagian warisan wanita lebih sedikit. pelecehan terhadap wanita. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. social atau politik. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. ancaman. jantan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. cantik dan keibuan.wanita dinomor duakan. laki-laki sebagai pencari nafkah. Non fisik : pelecehan seksual. rasional. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. laki-laki tlang punggung keluarga. 5. 3. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Contoh . perkasa. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. pemukulan. sehingga dinamakan pelabelan negative.

pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Contonya sebagai berikut : a. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. 2. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. F. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). wanita sebagai perawat. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi.yang cukup cepat. metode yang digunakan. b. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. atau analisa data. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1.

Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. 2. G. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Keluarga Berencana 3. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. psikologi dan social). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan.a. masalah pergaulan bebas . b. kehamilan remaja. melahirkan. Infeksi Menular Seksual H. 1. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. .

Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. HIV. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. khusunya berkaitan dengan IMS. 5. dan AIDS. Namun keterlibatan . 4. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis).3. 6.

Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. d. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Olah raga secara teratur f. Perbaikan dan peningkatan gizi b. bahan racun maupun alergi e. Isolasi terhadap penyakit menular c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. TBC .

b. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Misal . Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. 4. e. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980.7 tahun pada 1990. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. 13. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. dan korban narkoba b. kemudian 64. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. dan 70 tahun pada 2000. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. . d. rehabilitasi PSK. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c.d.

Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Dr. Dr. Ir. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. jantung koroner. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Penyebab panjangnya umur manusia. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Ali Khomsan. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. 1. tergantung dari beberapa faktor. . seperti penyakit kanker. diabetes dan stroke.Pola Makan . wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Lingkungan Tempat Tinggal .Strees Atau Tekanan C. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . diluar soal takdir tentunya. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. diluar soal takdir tentunya. Menurut Prof. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. . Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. Ali Khomsan.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Ir. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Berdasarkan data. 1.

“Bahkan setelah 20 tahun.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. . Sir Richard Peto. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. 1. . Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. dsb. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Banyak orang yang . yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Masalahnya adalah begitu orang merokok. . mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. keju. daging. . Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. bila anda berhenti merokok. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. selain juga mengurangi porsi makan seharihari.Pada awal usia 50 tahunan. seperti telor. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. susu.. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun.

“Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Pada usia 50 tahun.Wajah kemerahan .6% dari total penduduk. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Di negara berkembang dewasa ini.5% dari total penduduk. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. dan berbagai penyakit kronis lain”. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. semakin banyak orang merokok. 1. stroke. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Sejak penelitian ini dilakukan.5 juta orang atau 7. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. kanker paru.” katanya. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok.mengaku tak bisa berhenti merokok. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. antara lain penyakit jantung. dan berbagai macam kanker. stroke. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.0 juta atau 11.

Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. Mengatasi menopause..Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Kekeringan didaerah vagina . stroke. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. jantung koroner.Emosi yang mudah berubah-rubah .Kulit kering .Gangguan tidur . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Masalah kandung kemih .Sakit kepala . .Depresi . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Keringat pada malamm hari . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. Olahraga merupakan hal yang penting.Mudah pingsan . kanker usus besar.Sulit konsentrasi .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Daya ingat menurun . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Diet Asia ini: .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).

masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. Semakin tua seseorang. .. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Alkohol. . . sayur serta kacang-kacangan . preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.Membatasi masukan daging .Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Namun demikian. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang..Kaya akan berbagai macam buah. untuk mengurangi rasa sakit 1.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. semakin mudah terserang osteoporosis. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.

3. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. termasuk kehidupan seksualitasnya. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak.Kesehatan. 2. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 4.1 KESIMPULAN 1. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Misalnya program KB.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Dampak pembangunan ekonomi. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. . 5.BAB III PENUTUP 3. 3. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. dan lain sebagainya. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. nilai anak dan keluarga. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.

Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. www. 1998. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Anna Marie.Daftar pustaka 1.Si. 1996. S. 1995. Seksualitas. 6. 8. www. Wattie. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Midwiferysite.info/hak-hakreproduksi . Wahid. 1996. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.blogspot. 2. Yogyakarta.kespro. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. PPK-UGM. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio.T 9. dan Ford Foundation. 1998. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 5. 1996. 3. Pusat penelitian Kependudukan UGM.Jakarta. Abdurrahman. Manuaba. Pustaka Sinar Harapan. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Anna Marie. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta. pengertian dan implikasi. Kartono. 7. Wattie. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 4. Jakarta.com/Endah Purnasari. Yogyakarta. Yogyakarta. EGC. Jakarta. dkk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful