MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

dan sosial secara utuh. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. selaras. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. mental. (UU Kesehatan No. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan.BAB II PEMBAHASAN 1. (WHO. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. spiritual memiliki hubungan yang serasi. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. mental. serta fungsi dan prosesnya. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . (BKKBN. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. 1996) 1. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. fungsi serta prosesnya. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. dan sosial yang utuh. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. (Depkes. jiwa.

Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. ICPD+5. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. 1999 . Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Kesehatan (mencakup fisik. kurangnya perlindungan hukum. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. mental dan psikososial) 4. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. rentan kekerasan. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. keterbatasan SDM) 8. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. Hak Asasi Manusia 9. prilaku praktikyang berbahaya. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak.

menopause. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. misalnya kanker serviks. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. PSIR. 7. 3. fistula dll. pemeriksaan secara sukarela. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. klimakterium. wanita usia subur. pelayanan kebidanan.1. konseling dan tindak lanjut 1.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. mutilasi genital. 2. 4. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. bayi. 5. remaja. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 6. hingga meninggal. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular .

termasuk HIV/AIDS. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. dan terbebas dari paksaan. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.penyakit hubungan seksual. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. 1. baik kesehatan jasmani maupun rohani.

Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. LSM/LSOM. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. kebijakan teknis operasional di Indonesia. dan swasta. penyiksaan. tokoh agama. dan pelecehan seksual. . i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. Menurut BKKBN 2000. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. kekerasan. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. tokoh masyarakat. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi.

jumlah oorganisme adalah : a. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Masa menaupose : semua hilang. Umur 35-45 tahun: 34. Primary ovarian fillicel d. Pematangan pertama ovum . Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Menurut umur wanita. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Liquor folliculi e. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Umur 6-15 tahun : 439. Oogonia b.000 d. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. bukan karena adanya hormone esterogen.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.000 b.000 e.000 c. Bayi baru : 750. <Bahankuliahkesehatan> 1. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 16-25 tahun : 159. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.

Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. 4. terdiri atas kepala. Spermatozoon (sperma) 3. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Konsepsi dapat terjadi.f. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. 2. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. . berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. membelah dua b. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Spermatosid pertama. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Secara embrional. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Spermatid. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. membelah dua c. dan ekor. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. kemudian tumbuh menjadi e. Spermatosid kedua. Setelah itu. membelah dua d. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Setelah bayi laki-laki lahir. Spermatogenium. 3. Pada masa pubertas. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi.

Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Misalnya. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. melunak dan sedikit berdilatasi. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. 1986). dan banyak (Flynn.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Begitu sperma telah memasuki ovum. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). perubahan kimia terjadi. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. licin. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. yang meningkat sebesar 0. dan jumlahnya menurun (Norman. Setelah ovulasi. serviks memendek. 1992). sekitar waktu ovulasi. . lengket. lender kembali menjadi kental.

Apabila mensttruasinya tidak teratur.5 derajat Celsius.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Walaupun demikian. 3. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. 2. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi.

bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu keempat : . pembentukan alur. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.

Telapak tangan amat jelas. peredaran darah berfungsi. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Sinus serviklis menutup. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. telinga dan hidung mengalami rudimenten. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor).75-1 mm . Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. bumbung saraf menutup.o Perkembagan bentuk badan. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. telapak kaki samara-samar. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. . Terbentuk tepek telingga. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. usia 31-35 hari. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. usia 35-38 hari. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o o o  Jantung mengalami rudimeter. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. usia 37-42 hari.

. .  Minggu ke 12 : . organogenesis telah lengkap.Reflek babinski positif.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Pembentukan lempeng osifikasi. Ekstremitas terbentuk. .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. Pengolahan bertahap pada kepala. .5 cm . Gambaran wajah dapat dilihat. Diakhir minggu ke 8 gestasi. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Terjadi gerakan janin spontan.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Ekor mengalami retrogesi. .Panjang 7-9 cm .o o o Stadium 23 : histologi.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Berat 45 gram . . . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.

Berat 1200 gram . atau beratnya mencapai 601 gram. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Panjang 38-43 cm .Berat 1600 gram .Alfeolus paru matang . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Panjang 35-38 cm .Terdapat simpanan lemak subkutan .

Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Panjang 48-52 cm .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Berat 3000 gram . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Laguno menghilang .Ginjal janin aktif . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Simpanan lemaksubkutan meningkat . besi. karbohidrat dan kalsium .Terbentuk cadangan zat besi .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : ..Panjang 42-49 cm .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Berat 1900-2700 gram . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Reflek moro aktif . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Terdapat simpanan glikogen.Plantar mulai banyak . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .

Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. kelenjar hipofisis. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Dari perspektif psikologi. penyebeb infertilitas pada wanita. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. yang dapat disebabkan oleh faktor. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. menyebabkan pelepasan FSH dan LH.yang meliputi DM. Lebih lanjut lagi. 2. Penyakit sistematik. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. 1. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Oleh karena itu. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal.ovum yang sudah di buahi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. atau kombinasi keduanya. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Bayi dan Anak . psikologis. Misalnya kista atau tumor ovarium. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi.

 Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. menyusui serta pemberian suplemen. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. pelayanan kesehatan primer. dll.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. persalinan. sunat perempuan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. 1. kesehatan lingkungan. postnatal. kesakitan dan kematian BBLR. Remaja . pelayanan antenatal. kurang gizi (malnutrisi). Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. imunisasi. ASI Eksklusif 2. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4.

Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. dan siap dinikahkan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Perubahan fisik 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Tanda-tanda primer . Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

ISR/IMS/HIV/AIDS. termasuk rabun. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 5. 3. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Perhatian pada problem menopause 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Kadar estrogen yang cukup. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar.17. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 1. kanker saluran reproduksi. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Penyakit jantung koroner 9. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 2. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. kekerasan. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. payudara/kanker prostat. informasi dan pengobatan dini. Asuhan apa yang diberikan 6. diagnosis. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. prolaps/osteoporosis. gangguan mobilitas dan osteoporosis. termasuk rabun. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Perhatian pada penyakit utama degeneratif.

10. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. antara lain: 1. kesempatan memperoleh pendidikan. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. sukar tidur. Osteoporosis 11. 14. Deteksi dini kanker rahim. kecacatan dan kematian. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. yang dipengaruhi factor keturunan. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. misalnya keadaan sosial ekonomi. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. gelisah. Gangguan mata 13. . 17. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. kerja dan kedudukan. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. 15. 12.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner.

termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Beban ganda. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Seperti diketahui. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. 18. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. misalnya dalam ber-KB. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan biaya 4. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. d. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. 3.2. antara lain karena: 1. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. 2. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1.

Diskriminasi social 4. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Budaya setempat 4. Keluarga 2. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. faktor luar 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Kondisi ibu 3. Kemampuan intelektual 3. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Emosi dan sifat 2. Sistem reproduksi 23. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Sikap orang tua 4. Keadaan hormonal tubuh 4. Aspek psikologi pada masa bayi 5.3. Gizi 3. Lingkungan 2. faktor dalam 1.

1 Defenisi Remaja a. b. Sementara 82% lainnya. Survei dilakukan kepada 33. menunjukkan 13. Masa usia lanjut (klimakterium. menopause. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. .2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. menggunakan alat kontrasepsi. 3.

Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. d. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Perubahan yang terjadi. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. b.c. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. e. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. . Perubahan tersebut ialah : a. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). f. d. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. c.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.. 2. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. 3. e. DeBrun (dalam Rice. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. g.

otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. senang memberikan kritik b. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. 2. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Mampu berpikir abstrak. b. keadaan ini . Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. frustasi dan tertawa ) b. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Perubahan emosi. sehingga remaja menjadi : a. termasuk HIV/AIDS. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). sehingga remaja menjadi: a. Perkembangan intelegensia. 3. Ingin mengetahui hal-hal baru. antara lain : a.1. usus bertambah panjang dan bertambah besar. khususnya bagi perkembangan otot. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Status remaja tidak jelas. cemas. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. 4. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. 2. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Jaringan selain tulang. Masa remaja sebagai periode pelatihan. sensitif ( mudah menangis. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. sehingga misalnya mudah berkelahi. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1.

memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. serta keinginan akan kebebasan. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. maka pada masa seperti ini. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. remaja sangat perlu . yaitu dengan merokok. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. g. Hak-hak reproduksi 9. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. 3. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Dikatakan demikian karena sulit diatur. minum-minuman keras. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja sebagai periode perubahan. d. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Masa remaja sebagai masa dewasa. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. e. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. c. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. f. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. cenderung berperilaku yang kurang baik. Pengenalan mengenai sistem.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. efek samping. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. sikap dan perilaku. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. . buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. musik. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. rasio 2 berbanding 1. kekerasan substansial. televisi. 5. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. video. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. 8. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 7. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Media massa hiburan (radio. fil. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. 6. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). kerja dan rekreasi. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya.

9. 10. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Beberapa budaya. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. 4. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas primer . pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten.

Dari testis kiri dan kanan.5 (lebih rendah dari suhu tubuh).adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai.2 Penyebab a. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Di dalam duktus ejakulatorius. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . 4. Dari epididimis.

Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. 2. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. spironolakton dan nitrofurantoin). Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Polusi lingkungan.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. 5. Kekurangan hormon 4. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Impotensi 3.

Penyakit menular seksual 3. e) Infeksi panggul. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . c) Kelainan hormon.mengalami menstruasi (amenore). i) Kelainan pada tuba falopii. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Selama fase folikuler. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. f) Tumor. d) Kekurangan gizi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. d) Kista ovarium.

Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Varikokel (pria) 7. pergerakan. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pada fase ovulatoir. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Bila dilihat dengan mikroskop. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. sebelum beranjak dari tempat tidur. jika terjadi peningkatan sebesar 0. lendir menjadi basah. Gondongan (pria) 6. Pengukuran suhu tubuh basal. Setiap pagi. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. 4. Siklus menstruasi anovulatoir 9. lendir tampak seperti pohon pakis.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi.ini. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. 2. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. Endometriosis 10. 4. Dalam keadaan normal.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. . 3. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. elastis dan licin. Postcoital test (PCT).6-10 cm tanpa terputus.

9. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 11. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. . 14. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 6. Biopsi endometrium 7. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Tanpa pengobatan. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Histeroskopi. 12. Kadar progesteron serum. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Progestin challenge 10. 13. Kadar hormon pada suami dan istri. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. 4.5. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual.

IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. b. . Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik.

2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. seperti : anak-anak usia remaja. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. Dengan teknik ini. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. e. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d.c. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. PSK (Pekerja Seks Komersial).Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. 4. . Kemudian setelah sel telur dibuahi. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Lalu setelah terjadi pembuahan.

Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. atau terinfeksi PMS . Herpes Genitalis. berat badan lahir rendah. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2. Tidak melakukan hubungan seks. Kanker leher rahim pada wanita 3. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Sifilis. Pedikulosis Pubis 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Disebabkan Virus : AIDS.2. Kondiloma Akuminata c. Infeksi yang menyebar 5. kaum homoseksual. 4. diantaranya : 1. Urethritis. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. dll.2. lemah.2. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. yaitu: a. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Kehamilan di luar rahim 4.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Vaginosis Bakterial b. seperti lahir sebelum cukup umur.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.2. demam. 4. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. 4. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. diare dan keringat malam hari 8. kehilangan berat badan. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Hepatitis B.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.pecandu narkotika. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. berbau dan gatal 9.2. tidak berganti-ganti pasangan. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa.

dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. sering berkemih dan malaise. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. Alasan utamanya adalah: 1. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. didikuti oleh sekret yang purulen. endometrim. nyeri rectum. infeksi dapat menyebar ke prostat. dia tidak selalu menunjukkan gejala. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. dan tenesmus. demam. dan rongga peritonium pada perempuan. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. uertra. anus. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. nyeri abdomen. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. tuba fallopi . Setelah terinokulasi. epydydymis. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. 4.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. vesikula seminalis. Pemeriksaan diagnostik . Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan limfodenopati leher. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. gatal. Infeksi ekstra genital di faring. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis.2. Jika perempuan terinfeksi PMS. Pada pemeriksaan. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. dan testis pada pria. Saat berhubungan seks. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. disuria. Untuk dapat menular. vas deferens. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa.

Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. tanpa disertai nyeri. . vulva atau vagina. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . leher rahim. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. rata-rara 3-4 minggu. rektum. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Dalam beberapa jam. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. juga tanpa disertai nyeri. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. kerusakan otak maupun kematian. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). tenggorokan. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Fase Primer. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. yang tersering adalah pada penis. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Cangker juga bisa ditemukan di anus. bibir. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. lidah. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus.

Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Fase Laten. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. tumbuhnya perlahan. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Pada saat ini jarang ditemukan. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. 3. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Sifilis kardiovaskuler. demam dan anemia. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Fase Sekunder. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. kaku kuduk dan ketulian. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. ruam ini akan menghilang. mual. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. batang tubuh bagian atas. lelah. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Fase Tersier. kehilangan nafsu makan. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). . Meskipun tidak diobati. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Tulang juga bisa terkena. gagal jantung atau kematian.2. 4. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. wajah dan kulit kepala. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. yang menyebabkan sakit kepala. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih.

Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Gejala awal biasanya . Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Pada sifilis fase primer. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Pemeriksaan ini lebih akurat. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. 2. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. prognosis untuk sifilis fase primer. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. mereka perlu menjalani pengobatan. sekunder dan fase laten adalah baik. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Pada fase tersier.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Prognosis Setelah menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pada sifilis fase sekunder. Pada fase primer atau sekunder. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). 3. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Untuk neurosifilis. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.

Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng.berupa gatal. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pada wanita. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Untuk memperkuat diagnosa. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. kesemutann dan sakit. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Pada pria. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. luka herpes bisa sangat berat. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya.

kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. a. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. bisa menyebabkan demam dan batuk. Wanita. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. 2. maka diagnosis . Pada pagi hari. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Infeksi saluran telur. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. b. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Komplikasi 1. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Konjungtivitis. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Biasanya akan keluar nanah dari penis. rasa nyeri ketika berkemih. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Pneumonia. Pada bayi baru lahir. bisa menyebabkan nyeri. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Pada pria dan wanita. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Striktur uretra : penyempitan uretra. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. nyeri di perut bagian bawah. Pria. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. bakteri yang menyebabkan gonore. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih.

Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Pada sekitar 20% penderita. pembengkakan kelenjar getah bening. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. jika tidak diobati. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. tidak langsung menampakkan gejala. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. demam yang berlangsung lama atau berulang. penurunan berat badan. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Pada 10-20% kasus. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). sedangkan pada 80-90% kasus. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. pembesaran hati dan limpa. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pertumbuhan yang jelek. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. diare yang menetap atau berulang. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Melalui ASI. yaitu sebanyak 5500 anak. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak.

a. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Kandidiasis (infeksi jamur) h. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. biasanya pada tahun-tahun pertama. penambahan berat badannya juga jelek. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Dalam waktu 2-3 bulan. Herpes zoster k. pneumonia dan meningitis) 4. Infeksi jamur f. misalnya berjalan dan berbicara. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Infeksi parasit. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. tergantung kepada beratnya penyakit.2. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Infeksi oportunistik virus. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Infeksi virus i. jamur dan parasit 5. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Infeksi bakteri d. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Herpes j. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Pneumonia pneumokistik b. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Meningitis e.

maka setelah berumur 18 bulan. AZT. ddI. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Dalam kelompok nucleoside. antibodi ini akan menghilang. diare dan gangguan perut. ddI bisa merusak pankreas. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. ddI. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. polymerase chain reaction). Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. tetapi jika bayi terinfeksi. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Jika bayi tidak terinfeksi. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal.

Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Pada awal penemuan virus HIV. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. dari 25% menjadi 8%. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Tanpa pengobatan.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Pada persalinan normal. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma.

H.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Penderita tipe H sekitar . biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. perasaan sensitif. 5. menurut suatu penelitian. dan nyeri di bagian perut. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. sakit kepala. C. pusing. Sekitar 40% wanita berusia 14 . dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. AS. wajah terlihat sembab. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. seperti mudah marah. Teori lain bilang. 5. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. karena hormon estrogen yang berlebihan. Guy E. Dr. Para peneliti melaporkan. Abraham. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Perubahan perubahan mood. ukuran panggul bertambah besar. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome).kekurangan gizi. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. faktor kejiwaan. dan D.50 tahun. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. 5. Selain itu. meledak-ledak. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. lelah dan tubuh agak membengkak. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. depresi. Kemungkinan lain. masalah sosial.

ingin menangis. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. lemah. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. gangguan tidur. 5. saraf tegang. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. pembengkakan tangan dan kaki. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. tetapi beberapa peneliti mengatakan. tinggi garam dalam diet makanan. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. sensitif. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. pelupa. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. dan PMS D 20%. atau kurangnya magnesium. Bila saja Anda perhatikan.b) c) d) e) 60%. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. nyeri pada buah dada. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. perasaan labil. jantung berdebar. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). . Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. peningkatan berat badan sebelum haid. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. perut kembung. bingung. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. PMS C 40%.

6. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. PID. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. itu belum tergolong masalah besar. banyak makan. Namun. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah.1. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. lelah. tubuh dan payudara membengkak. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Secara rata-rata. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. 6. seperti sakit kepala. dan mood yang tidak menentu. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. secara umum. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. nyeri sendi dan otot. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. . berat badan bertambah. payudara sakit.

Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Pernah menderita PID 4. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. 4. keguguran. gejalanya segera memburuk dan . Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. setelah menopause maupun selama kehamilan. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. mikoplasma. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. aborsi dan biopsi endometrium). Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Tuberkulosis. persalinan. streptokokus). tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. stafilokokus. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. 6.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Pernah menderita penyakit menular seksual 5.1. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Berganti-ganti pasangan seksual 3. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Faktor resiko terjadinya PID: 1. gonore.1. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. 6. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah).3. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Di dalam tuba. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3.

Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. . konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.1.1. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. 6. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. mungkin perlu dilakukan pembedahan.penderita bisa mengalami syok. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.

antara lain : a.2.3 juta pertahun. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.6.2. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .yaitu : 1. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.edukasi dan penyediaan pelayanan. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. 6.000 dilakukan oleh remaja. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. sosial dan ekonomi. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. psikis.2. Di . Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Kehamilan karena incest 6. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. sekitar 750.seni dan keagamaan 3. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.

segera menikah c. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. 4. 1. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. rujuk kepsikiater f. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. diselesaikan secara kekeluargaan b. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. bila ada gangguan kejiwaan. 3.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. dan keluarga berencana d. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri.2. bila ada risiko tinggi kehamilan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. sebagai petugas kesehatan harus : 1. psikis. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. tertekan atau setres. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. 6. 2. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. konseling kehamilan. pernah mengalami KTD atau aborsi . bersikap bersahabat dengan remaja 2. rujuk ke SpOG g.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. persalinan. panuk.

5 juta dilakukan di Indonesia. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Agama dan Hukum.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. inkompletus. yaitu fetus belum viable by llaous. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 750. WHO memperkirakan ada 4. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan.2. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. 6.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. padahal penduduk kota 1. . Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.36 kali lebih kecil dari pedesaan. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).000 gram.2. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Dari 46 juta aborsi/tahun.6.2 juta aborsi dilakukan per tahun.000 – 1. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Etika ditinjau dari segi Etika. iminen dan sebagainya. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. 2001).

2. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. f. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Missed abortion. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. jarak kehamilan yang terlalu pendek. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. TBC. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. 6. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Alasan terjadinya Aborsi 1. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. 3. b. panas tinggi. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB.2. 2. e. membatasi jumlah anak. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis.6. Abortus infeksious dan abortus septic. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Wanita selalu disalahkan. Abortus iminen. Sipilis atau karena kesalahan genetik. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . b. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. ini terbagi menjadi dua: a. ginjal. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat.

2. Suatu contoh konflik moral : 1. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Sewa rahim 4. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Bank sperma 5. 5.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. 6. Batasan ini sering menakutkan. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 6. dengan teman-temannya. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Untuk mencegah penurunan moral etik.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Aborsi 2. Bayi tabung 3. 4. Karena merasa malu.tersebut akan melakukan aborsi. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. misal SMA. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 7. 6.

serangan jantung dan stroke . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. progesteron atau progestin . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. Testosteron juga dapat dimasukkan. cincin vagina . 7. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. dan kadang-kadang testosteron . disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. redistribusi lemak dll). sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Terkadang sebuah androgen . Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Sebuah metode alternatif. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). tablet. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. krim. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan merupakan inovasi yang lebih baru. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. cepat dan tidak terkendali. dengan suntikan. Sebagai hasil dari temuan ini. yang disebut progestin. IUD .disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . haid tidak teratur. lebih jarang. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Dosis sering bervariasi siklis. troches. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. gel atau. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Sebagai hasil dari temuan ini. umumnya testosteron.

Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara.2. H.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Pemakaian obat-obatan. 2.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. 7.multiparitas . fibroadenoma.5 x. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. 3. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. .1. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 8.nutrisi : defisiensi antioksidan 7.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). menarche pada umur muda. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. 7. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. dan fibrosis. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Suheimi ). 6. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. dan kehamilan pertama pada umur tua. riwayat PHS. risiko meningkat 1 .1 KANKER SERVIKS . Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. K.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Riwayat keluarga dan faktor genetic . 5. 4.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. menopause pada umur lebih tua.2. . .

Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. 7. Obesitas b. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.3. Pemakaian estrogen g. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat menstruasi c. Riwayat infertilitas f. Gambar hiperplasia endometrium 7. Hipertensi e.3. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. .2.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.

Membantu melindungi kesehatan individual e. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. psikososial dan sosial spiritual.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit.3.3. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. b. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. 7. . Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. g.

bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. Ketika sampel sampai ke laboratorium.1. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.1. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.kalau fasilitas tersedia. uterus. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. 2. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . ovarium. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal.ideal atau optimal. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1 Status Sosial 8. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. ekonomi. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. organ reproduksi lain dan rektum). 8. politik. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . perdagangan adalah dunia laki- .kalau fasilitas tersedia lebih. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.

bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah.laki. Terutama dibidang politik.3 Dampak Status Sosial Wanita . hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. 8. Perlindungan hukum. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. c. khususnya dibidang politik. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. b. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. kembali mengurus keluarga.1.

social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. psiko. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. . Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.1. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.

Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. 8. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi.1. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. b. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. masyarakat dan Negara. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. . termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. a. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan.

menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. . Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. 8. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. kecintaan.2 Peran Wanita 8.2. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.b. bebas.2. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. 8.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. hangat. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.

Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah.Selain berperan sebagi ibu. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . b. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.

2. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. karena kurang gizi. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.2. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. b. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . 8. atau karena kelelahan. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.4.

Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. c.2. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. 8.5. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. b. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. mncuci pakaian. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1. termasuk ancaman tindakan tertentu.Dibeberapa wilayah. c. seksual atau psikologis.

9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.2. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). FAKTOR INDIVIDU      wanita single.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.1. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .

lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.2. ketakutan. lemah. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. yang berkaitan langsung . melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. 9. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. malu.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. terhina. kebingungan. mual. disorganisasi. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.

dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). 9. Pelecehan seksual mental. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. 5). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). malu 3). dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4).1 Kategori pelecehan seksual a.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Anger rape.3. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).3.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.

sakit kepala.4 Respon korban pelecehan seksual 1. respon emosi korban terbagi menjadi dua. lelah. gangguan pola tidur. nyeri pada daerah pacinela. nyeri lambung. ingin balas dendam. gatal dan keluar darah pada vagina. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. phobia sendirian. depresi.3.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.3. takut. menyalahkan diri sendiri. kemarahan. 9.3. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. pindah rumah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. kehilangan kontrol diri. mual.9. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. marah.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . gelisah. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. tegang. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. menambah pengamanan. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. merasa terhina. yaitu respon ekspresif (ketakutan. menunduk dan lembut) 3.3. tampil tenang. malu dan perasaan bersalah 2. mimpi buruk. muntah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.3. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. Hal ni b’tentangn dgn UU. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.5. . Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. e.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. seks dg lawan jenisx. B. c. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Selain itu. d. 9. seks. Dampak biologis Scr biologis. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. eksploitasi & diskriminasi. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup.No. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.

(melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.6.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1 INCEST 10.1 Pengertian .2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.5. 9. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. Oleh karena itu patut ditentang. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.1.6. 9.

Unwanted pregnancy b.4 Akibat Incest a.1. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. b. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Tidak main hakim sendiri . Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. pengetahuan dan pendidikan 10. Perlu adanya perhatian.1. Kurang pendidikan agama f. Pencegahan a. Kurang iman e.1.1. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Empati dan penguatan terhadap korban b.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Kejiwaan atau truma c. Pergaulan d. Jenis kelamin c. Dengan melakukan incest c.3 Pelaku dan Korban a.5. Dengan memberikan pendidikan b. Kurang perhatian dari orang tua 10. Sosialisasi incest d. Faktor usia b. Abortus 10.6 Penyelesaian a. Orang2 yang lebih lemah 10. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Orang yg lebih berkuasa b.a.1.

Pemerkosaan d. Wanita yang diperjual belikan f. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a.2.2. Tindak kekerasan c. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. c.2 HOMELESS 10.2. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . c. b. ISPA. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.1 Pengertian a. Pelecehan seksual b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. 10. Komplikasi berbagai penyakit 10.c. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Melaporkan kasus ke polisi 10.2 Masalah Yang Timbul a.2. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Kehilangn rumah b. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. b. Perbudakan g. berharap mendapatkan perlindungan.

3. Tenaga professional sprt dokter. bahan audiovisual dan alat peraga c. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. psikiater. Tersedia dukungan . psikolog. Jadwal harian atau program kegiatan f. TOGA.e. sosiolog.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Gembong dan pengedar narkoba 10. Lingkungan yg sangat padat f. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. 10. ahli kerohanian. Pribadi korban narkoba b. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Perpustakaan dan buku.2 Subyek Rehabilitasi a. Masyarakt sekitar dan umum d.3.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Sarana rekreasi e. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. fisioterapi 10.3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. mental (perilaku salah).1 Pengertian a. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Orang2 terdekat c. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b.3. pertolongan dan harapan b.

dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. c. 10. hidup normal dalam hati kecil. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. c. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya.b. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. menguasai ketrampilan kerja. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. b. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). d.3. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : .

Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan. d. penularan. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. keyakinan dan kepercayaan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . f. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.

Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki).org) B. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. pelacuran dipandang negatif. C. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. Di kalangan masyarakat Indonesia. wanita tuna susila. Khusus laki-laki.dimana menurut para ahli. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Sundal selain meresahkan juga mematikan. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. seorang bapak gereja. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. namun toh dibutuhkan (evil necessity). malah jahat. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya.wikipedia. digunakan istilah gigolo.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). (http://id. tanpa penyaluran itu.

Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. dan harga diri selayaknya orang dewasa. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. . sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. misalnya karena terlanjur berbuat. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. menginginkan hubungan seks ini. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. rasa aman. penerimaan. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan.

paman.ac. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Penipuan . Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. (http://www.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. c. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. dan sekaligus berbahaya. semua menyedihkan. yang salah satunya dalam masalah seks. guru dan sebagainya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.univrab. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. b.id) A.

. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. C. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. B.Faktor lain yaitu. foto. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. video. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. d. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. tulisan. c. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. b. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. film atau yang dipersamakan dengan film. Persoalan – persoalan psikologis a. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK.

club malam. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Individual 2.b. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. dan HIV/AIDS. penyedia perempuan panggilan) 2. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Penanganan masalah PSK: a. 3.sifilis. prostitusi dibagi dalam : 1. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. perempuan pendamping. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Rumah panggilan ‘call house” 3. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. D. Bantuan organisasi dan sindikat b. hepatitis B. c. b. c. panti pijat. klamdia. d. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat.herpes kelamin. Klasifikasi : 1. 2. Menurut jumlahnya. Pemerintah 1. seperti gonore. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. a. Menurut lokasinya : 1. Keluarga 1. 2. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Segregasi/lokalisasi 2. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual.

Represif dan kuratif (menekan. beraneka warna. manis. cepat. atraktif. ayu. Penanggulangan prostitusi 1. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik.d. rupawan. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. tidak hadir secara psikis 6) Mobile .

Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B.

antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. kehamilan. siphilis. HIV/AIDS. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F.

4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. terbaru. 10. hilangnya rasa. PENGERTIAN a. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan.5 DRUG ABUSE A. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. . perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.

hipnotik. morfin c. 05 TAHUN 1995 a. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. metilfenidad c. Zat adiktif lainnya adalah . mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.2 TAHUN 1997 a. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. missal . serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. B. missal : LSD b. ganja. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). misal : barbiturate . misal : ampetamiin. kokain b. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. NO. serta mempunyai potensi sedang. depresan. rokok.d. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. missal : Codein C. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan.NO.

sebagai lambing kemoderan. Misal : opium. dan mendapat pengalaman baru. agar diterima kelompok ttn. penilaian diri negative. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. E. dan sedative b. cenderung agresif. kurang religious. heroin. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. kafein. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. depresi. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . apatis). misal : Diazepam D. EFEK YANG DITIMBULKAN a. misal : ganja. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. melarikan diri dr sesuatu.kurang PD. tidak sadar diri. memuaskan rasa ingin tahu. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. sifat antisocial.d. kokain. codein. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. selalu menuntut. bahkan tertidur. amfetamin c. morfin. mescalin dan LSD. memiliki gangguan jiwa (cemas. b.

b. Kafein : gastritis. Abuse . G. tekanan kelompok sebaya sgt kuat.c. ancaman fisik dr teman pengedar. sakit . Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. impotensi. malnutrisi. social yg kurang mendukung. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. keluarga terlalu permisisf. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. d. rekreasi atau santai. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. F. ortu otoriter. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. opioida : kemandulan. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. c. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. kecewa. TINGKAT PEMAKAIAN a. ancaman fisik sgt kuat. ekonomi. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. gangguan haid. Recreation use : hanya untuk bersenang2. adanya murid pengguna. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. kehilangan BB. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. e. Lingkungan teman sebaya .

luangkan waktu bersama. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. b. Melalui keluaga . beri informasi yg benar.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Nikotin : kanker paru. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Akibat gangguan mental emosional c. konseling bagi mahasiswa bermasalh. bronkiektosis). akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. akibat cara hidup kurang bersih. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. UPAYA PENCEGAHAN a. ciptakan suasan yg hangat. sikap positif ortu. hubungan guru murid baik. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . menjadi contoh yg baik.jantung dan hipertensi. disiplin. Memburuknya kehidupan sosial H. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Dalam hal ini (Cholil. bronchitis. memperkuat kehidupan agama. b.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. akibat pertolongan yg salah.

Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. 2.4. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Upah Riil . Upah Nominal. mental. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Teori ini menerangkan: . sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Teori Upah Tenaga Kerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. penjarakan anak. dan menentukan kelahiran anak mereka. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. 10. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.

Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.

juga harus memberikan tunjangan keluarga. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. 3. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). 4.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. . dan pengendalian jumlah penduduk. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Oleh sebab itu wanita. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2.

Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Pengertian Seksualitas a. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 3. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social.11. hak. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2003) c. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. bukan karena perbedaan biologis (WHO. fungsi. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. 2002:2) b. 2. 2002 :4) d. 1998). 2. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Pengertian Gender a. 1998) B. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat.

contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. kenikmatan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. kedamaian dll. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6.4. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . tidak mengenal pembedaan kelas. Sepanjang masa dimana saja. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Sifat Harkat. Tidak dapat dipertukarkan. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin.

pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. 5. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. wanita Buatan manusia. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. 4. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. guru TK.Berlaku dimana saja. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . membawa air dan kayu bakar. tergantung pada tingkat pendidikan. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. tergantung pada kebiasaan. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. C. merawat anak-anak dan suami. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Ciptaan Tuhan. contohnya : di dalam suatu masyarakat. contohnya perempuan bisa haid. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. hamil. dikantor dan dimanapun berada. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. RW. suku dan umurnya. 2. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. contohnya di rumah. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. dan kepala desa bahkan presiden. 3. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”.

Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. E. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. keyakinan. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. permohonan kredit harus seijin suami. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. tafsiran agama. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. wanita sebagai konco wingking.Contoh . pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. hak kawin . contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Sejak anak berusia muda. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. 6. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang.

Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Non fisik : pelecehan seksual. laki-laki tlang punggung keluarga. jabatan. Laki-laki mata keranjang. laki-laki sebagai pencari nafkah. Kekerasan fisik : perkosaan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. jantan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Wanita macak-masak-manak. janda mudah dirayu. perkasa. 5. Eksploitsi terhadap wanita. wanita jadi obyek iklan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. rasional. perkosaan. dan penyiksaan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. maka peran perempuan mengalami perkembangan . istri menghina/mencela kemampuan seksual. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. karir dan pendidikan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. 3. pemukulan.wanita dinomor duakan. social atau politik. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. bagian warisan wanita lebih sedikit. Contoh . cantik dan keibuan. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. 4. dan paksaan. kehebatan pada kemampuan seksualnya. sehingga dinamakan pelabelan negative. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. pelecehan terhadap wanita. ancaman. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik.

Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. atau analisa data. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. wanita sebagai perawat. metode yang digunakan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. F. b. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah.yang cukup cepat. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. 2. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Contonya sebagai berikut : a. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : .

Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. . Kesehatan Reproduksi Remaja 4. psikologi dan social). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. 2. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). 1. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. kehamilan remaja.a. Keluarga Berencana 3. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. G. masalah pergaulan bebas . b. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Infeksi Menular Seksual H. melahirkan.

motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Namun keterlibatan . Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier.3. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . 5. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. 6. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. HIV. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. dan AIDS. 4. khusunya berkaitan dengan IMS. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3.

d. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Olah raga secara teratur f. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Isolasi terhadap penyakit menular c. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. TBC . Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. bahan racun maupun alergi e.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1.

13. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. rehabilitasi PSK. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. dan 70 tahun pada 2000. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. . 4. dan korban narkoba b. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. e. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. kemudian 64. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. b.d. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a.7 tahun pada 1990. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. d. Misal . Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia.

Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. diluar soal takdir tentunya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. seperti penyakit kanker. Dr. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. tergantung dari beberapa faktor. Berdasarkan data. Penyebab panjangnya umur manusia. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Pola Makan . Ir.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. diluar soal takdir tentunya. Menurut Prof. jantung koroner. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. .Lingkungan Tempat Tinggal . Ali Khomsan. Ali Khomsan.Strees Atau Tekanan C. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. . Dr. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Ir. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). diabetes dan stroke. 1. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. 1.

mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. dsb. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. daging. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. 1. . Banyak orang yang . Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Masalahnya adalah begitu orang merokok. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. seperti telor. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian.Pada awal usia 50 tahunan.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. . Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. . Sir Richard Peto. “Bahkan setelah 20 tahun. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. keju. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. bila anda berhenti merokok. susu. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi..

Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Di negara berkembang dewasa ini. 1. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. semakin banyak orang merokok. stroke. Sejak penelitian ini dilakukan. antara lain penyakit jantung.0 juta atau 11. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. stroke. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan.5% dari total penduduk. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.6% dari total penduduk. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5 juta orang atau 7. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.Wajah kemerahan . Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.mengaku tak bisa berhenti merokok.” katanya. dan berbagai penyakit kronis lain”. Pada usia 50 tahun. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. dan berbagai macam kanker. kanker paru.

Sakit kepala . .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Gangguan tidur . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. jantung koroner.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . stroke. kanker usus besar. Mengatasi menopause.Kekeringan didaerah vagina .Sulit konsentrasi .Mudah pingsan . Olahraga merupakan hal yang penting. tidak saja untuk kesehatan umum anda.Masalah kandung kemih . Diet Asia ini: .Daya ingat menurun .Depresi .Keringat pada malamm hari .Emosi yang mudah berubah-rubah .Kulit kering . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).

semakin mudah terserang osteoporosis. . Semakin tua seseorang. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.Kaya akan berbagai macam buah. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Alkohol. sayur serta kacang-kacangan .Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Namun demikian.Membatasi masukan daging . ..kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. untuk mengurangi rasa sakit 1..Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.

2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 5. 3. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.BAB III PENUTUP 3. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. 2.1 KESIMPULAN 1. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. 4. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. termasuk kehidupan seksualitasnya. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. nilai anak dan keluarga. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Dampak pembangunan ekonomi. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. dan lain sebagainya. Misalnya program KB.Kesehatan. 3. . serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak.

2.T 9. 7. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”.Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. www. Manuaba. Anna Marie. 1995.com/Endah Purnasari.kespro. 8. Yogyakarta. Abdurrahman. Anna Marie. 5. Yogyakarta. pengertian dan implikasi. Wattie. Jakarta. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. PPK-UGM. dkk. dan Ford Foundation. Midwiferysite. 1996. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. 1996. Pustaka Sinar Harapan. www. EGC. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. S.info/hak-hakreproduksi . Yogyakarta. 1998.blogspot.Daftar pustaka 1. 6.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Seksualitas. 1996. Kartono. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Pustaka Sinar Harapan. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.Si. Jakarta. Wattie. 4. 1998. Wahid. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful