Pengertian Bioma

Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu atau daerah habitat darat yang memiliki vegetasi khas terhadap iklim utama sehingga tidak ditemukan di daerah lain.

Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan oleh iklim, letak geografis, curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.

Istilah Bioma berhubungan dengan kumpulan species (terutama tumbuhan) yang dapat hidup di tempat tertentu di muka bumi, tergantung pada iklim regionalnya.

Jadi Bioma adalah kumpulan species (terutama tumbuhan) yang mendiami tempat tertentu di bumi yang dicirikan oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsung terlihat jelas di tempat tersebut.

Oleh karena itu biasanya Bioma diberi nama berdasarkan tumbuhan yang dominan di daerah tersebut.

Di permukaan bumi ini terdapat 7 macam bioma, dan mengapa bioma ini hanya disebutkan berada di belahan bumi utara , ini yang harus kita tahu , karena belahan utaralah yang bisa kita dapatkan daratan dari tropis hingga kutub, untuk bumi selatan hanya berujung Australia yang belum berada pada zona kutub 'sisanya ada;ah aquatika.
      

Tundra Taiga Gurun (padang pasir) Padang rumput savana Padang Rumput stepa Hutan hujan tropis Hutan deciduous (hutan gugur)

Kecepatan angin yang tinggi dan suhu yang dingin menciptakan komunitas tumbuhan yang sama.    Bioma ini terdapat di sekitar lingkar Artik . 7. Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang. Ciri-ciri Bioma Tundra : 1. Suhu yang sangat dingin. Pada bioma ini tidak terdapat pepohonan yang dapat tumbuh. yang ada hanya tumbuhan kecil sejenis rumput dan lumut. Tundra menutupi luas yang sangat besar di Arktik. 1. yang disebut tundra alpine 6.Marilah kita pelajari bagaimana ciri atau karakteristik dari tiap-tiap jenis bioma tersebut. Greenland di wilayah kutub utara. Bioma tundra berdasarkan pembagian iklim terdapat di daerah beriklim es abadi ( ET) dan iklim Tundra (ET). air tidak dapat menembus permafrost di bawahnya dan akan menumpuk di dalam kolam di atas bunga tanah yang dangkal selama musim panas yang pendek.5° LU/LS. . 3. yang mencapai 20 % permukaan tanah Bumi. Sangat sedikit curah hujan tahunan. 2. Peristiwa ini terjadi karena gerak semu matahari hanya sampai di posisi 23. 5. Tundra Bioma tundra merupakan bioma yang terdapat di daerah lingkar kutub utara dan sebagian kecil di selatan . Hampir semua wilayahnya tertutup oleh salju/es mudahnya gurun es . Di wilayah kutub selatan terdapat di Antartikaa dan pulau-pulau kecil disekitar Antartika. Permafrost (tanah bagian bawah yang membeku secara permanen) 4.

NOTE  Secara altituda bentang alam vertikal (berdasarkan ketinggian-altimeter) sebenarnya Negara kita Indonesia bisa juga didapatkan Bioma Tundra meskipun di daerah tropis . Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut. teki-tekian. rumput dan tumbuhan pendek lainnya yang biasanya hanya berumur 4 bulan. bryophuta (lumut) rerumputan. rumput kapas dan gundukan gambut (Hylock Tundra )   Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.  Pada area ini. lumut dan alga. lumut Sphagnum. yang disebut Bioma Tundra ( datanglah ke Pegunungan Jaya Wijaya Irian Jaya Indonesia ) Jenis-jenis vegetasi yang dapat hidup di bioma tundra misalnya lumut kerak. Ericeceae. . caranya mudah kita cari tempat / pegunungan yang sangat tinggi pada semua garis lintang. kemudian diakhiri dengan hamparan lichenes yang tertutup padang . mengingat interval matahari muncul hanya 4 bulan selebihnya 8 bulan dingin.  Di lereng-lereng batu terdapat kerak. mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut kerak . VEGETASI / FLORA TUNDRA Ini Deskripsi vegetasi pada bioma tundra yang variasi profil buminya berbeda beda yang membuat perbedaan pula pada vegerasinya  Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki. dan pohon dari bangsa conifer. dan beberapa tumbuhan yang berdaun agak lebar.

Paus Beluga Karakter yang bisa digunakan sebagai penanda tundra pada burung yang ada di tundra . Alasan muncul warna . Mamalia darat berkaki empat yang berbulu tebal dan besar misalnya MuscoX. dan beruang kutub. walrus . Fauna khas yang hidup di air misalnya paus Beluga (paus putih) dan paus Narwhal (paus bertanduk). Contoh fauna di bioma tundra misalnya rus. di utara bioma tundra juga mempunyai fauna khas yang lain misalnya penguin . Burung Hantu . rubah. burung elang dan burung hantu. rumput teki. maka wilayah bioma tundra selalu bersuhu dingin sehingga fauna yang terdapat di wilayah ini memiliki bulu dan lapisan lemak yang tebal untuk tetap membuat tubuhnya hangat. Narwhal .mamalia darat berbulu lebat di bioma Tundra Selain beberapa jenis di atas.Searah jarum jam : Alga. Muskox .Penguin . kelinci salju.Burung Elang dan Beruang Kutub Jenis-jenis burung yang hidup di bioma tundra misalnya : itik. kerak. angsa. rumput kapas. hantu elang. hewan-hewan pengerat. terna dan ericcaceae FAUNA TUNDRA Karena memiliki iklim es abadi dan iklim tundra. punya deskripsi pada kulitnya / bulu yang berwarna putih dan hitam.

biasanya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis tumbuhan. Selama musim dingin. pohon-pohon konifer yang tumbuh di bioma taiga  Pohon-pohon di hutan konifer mempunyai daun yang berbentuk seperti jarum dan mempunyai zat lilin dibagian luarnya sehingga tahan terhadap kekeringan. Jenis tumbuhan yang hidup sangat sedikit. birch.  Kondisi tersebut menyebabkan hanya sedikit hewan yang dapat hidup di daerah bioma Taiga. rubah dan serigala. air tanah berubah menjadi es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah 3. misalnya di wilayah negara Rusia danKanada. dan juniper dan spruce. misalnya beruang. Pohon-pohon utama yang tumbuh di daerah ini adalah jenis konifer. Bioma Taiga (Coniferus) Ciri-ciri bioma taiga : 1. Contoh jenis-jenis tumbuhan konifer tersebut adalah alder. Mempunyai musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang panas dan sangat singkat 2. beruang hitam.ajax.ini juga menunjukkan cara adaptasi Warna putih untuk menahan panas dari tubuh ketika musim dingin dan hitam untuk meneruskan panas ketika musim panas 2 Bioma Taiga (Coniferus) Bioma Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara. sehingga hutan yang ada di wilayah bioma taiga sering juga disebut dengan hutan konifer. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi. . Alder Juniper dan Spruce.

Bioma ini disebut pula bioma dengan hutan berawa atau hutan boreal.   Taiga mengalami hujan salju yang lebat selama musim dingin. Padang pasir atau Gurun Bioma Gurun merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang.  Pekerjaan manusia yang kurang tepat dengan Hutan conifer ditebangi dengan laju yang sangat menghawatirkan. mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. . 3. gurun Arab dan gurun Gobi dengan luas mencapai 10 juta km persegi. akan membawa pohon tua yang berdiri di antara pohon-pohon yang ada mungkin akan segera menghilang.Beruang Rubah dan Serigala contoh Fauna Taiga Hewan-hewan yang hidup di bioma Taiga Terletak di selatan tundra. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks gurun Sahara. yaitu di antara daerah beriklim sedang dengan kutub.  Taiga adalah bioma terestrial terbesar di atas bumi yang meluas dalam suatu berkas yang lebar melintasi Amerika Utara bagian utara dan Eurasia hingga perbatasan selatan tundra arktik. Bioma ini paling luas terpust di sekitar 20 derajat LU. Bentuk konikal (kerucut) pada banyak pohon conifer mencegah terkumpulnya salju pada cabang-cabang pohon yang kemudian mamatahkan cabang-cabang pohon tersebut.

yang menyimpan banyak air pada batangnya dan Daunnya menyempit menjadi duri Kaktus yamh nerkemampuan menyerap air selama periode basah. kalajengking. seperti duri pada kaktus dan racun pada daun semak FAUNA Adaptasi    Aktifitas malam hari . dan semut. kurang dari 25 cm / tahun 2. Beberapa tikus/mencit gurun tidak pernah minum. siang membuat lubang mempunyai cadangan penyimpan air Hewan yang hidup unta. Kurang lebih sepertiga wilayah bumi adalah berbentuk gurun. kadal. dan mengandalkan fotosintesis CAM. Tumbuhan yang hidup di daerah gurun umumnya tumbuhan yang mempunyai daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang. Curah hujan sangat rendah. . 5. 3. tetapi mendapatkan semua kebutuhan airnya dari perombakan metabolic biji-bijian yang dimakannya.  Bukit pasir yang disebut erg dan permukaan berbatu merupakan bagian pembentuk lain dari gurun. tikus. Air tanah cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah baik karena pencucian oleh air maupun drainase 4.Bioma gurun memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. suatu adaptasi metabolic untuk menghemat air dalam lingkungan kering juga terdapat Adaptasi protektif yang menghalangi pemakanan oleh mamalia dan serangga.  Keringnya wilayah gurun menjadikannya tempat yang ideal untuk pengawetan bendabenda peninggalan sejarah serta fosil.  Gurun kadang memiliki kandungan cadangan mineral berharga yang terbentuk di lingkungan kering (Inggris: 'arid') atau terpapar oleh erosi. Bentang gurun memiliki beberapa ciri umum.ular. Tingkat penguapan (evaporasi) lebih tinggi dari curah hujan. interval suhu siang malam tinggi suhu permukaan tanah di atas 60°C selama siang hari FLORA (Xerophyt ) Adapatasi      Daun ditutupi oleh kutikula yang tebal Akar yang panjang. Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan batu karang. Sukulen atau kaktus.

3. Bioma Stepa : Padang rumput tanpa diselingi kumpulan pepohonan Ciri -ciri bioma Stepa antara lain : 1. Curah hujan tidak teratur. Tanah pada umumnya tidak mampu menyimpan air yang disebabkan oleh rendahnyatingkat porositas tanah dan sistem penyaluran yang kurang baik sehingga menyebabkan rumput-rumput tumbuh dengan subur. Memiliki pohon yang khas. Pohon Akasia dan Semak Belukar diantara rumput membentuk savana . Padang rumput Bioma Stepa (Padang Rumput) terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika yang curah hujannya tidak cukup untuk perkembangan hutan. antara 250 – 500 mm/tahun 2. Wilayah persebaran bioma Stepa meliputi Afrika.5 m 4.4. Amerika Selatan. Amerika Serikat bagian barat. yaitu akasia 5. Argentina dan Australia. Beberapa jenis rumput mempunyai ketinggian hingga 3.

Karena merupakan daerah padang rumput maka bioma ini bayak dihuni oleh beberapa herbifora dan karnifora. Tumbuhan dominannya adalah rumput.  Padang rumput seperti praire rumput tinggi di Kansas sekali waktu menutupi sebagian besar Amerika Utara bagian tengah.  Yang penting bagi padang rumput adalah pada musim kemarau. prairi rumput tinggi dan padang rumput tropis. Contohnya: Padang rumput abadi antara lain 1. sedangkan pohon dan semak terdapat di sepanjang sungai di daerah tersebut.Harimau . Karena tanah padang rumput sangat kaya akan nutrient. hal ini cukup jelas alasannya karena situasi ekstremlah yang membantu daratan itu hanya bisa ditumbuhi oleh rumput. Semuanya itu akan mencegah pembentukan semak berkayu dan pohon-pohon. 2.Singa .  Macam padang rumput adalah prairi rumput pendek. Padang rumput Alpen tumbuh di dataran tinggi dan dijaga oleh kondisi iklim ekstrim / keras. Padang rumput pantai dijaga oleh semburan garam. dan prairie di Amerika Utara bagian tengah semuanya adalah padang rumput. Sebuah padang rumput merupakan lapangan yang dipenuhi oleh rumput dan tanaman tak berkayu.Antelop . dan makanan rumput oleh mamalia besar.  Prairie adalah padang rumput yang luas tanpa pohon. contohnya antara lain : Rusa . tetapi tidak cukup untuk menumbuhkan hutan.   Dipotong untuk jerami atau dimakan oleh ternak.Kerbau Kanguru .Ular Pada bioma Padang Rumput ini terdapat cukup curah hujan. puszta di Hungaria. Padang rumput abadi adalah salah satu faktor lingkungan yang melarang pertumbuhan tanaman berkayu. steppe di Rusia.  Padang rumput yang tersebar di bentang bumi yang bisa dijumpai adalah Padang atau veldt di Afrika Selatan. pampas di Argentina. kebakaran yang kadangkadang terjadi. . domba atau kambing. habitat ini menyediakan lahan subur bagi pertanian.

biri-biri. 5. gajah. Savana dibedakan menjadi dua. dan spesies tumbuhan yang dominan adalah spesies yang sudah beradaptasi dengan kebakaran. jerapah. Bioma Stepa berbeda dengan Bioma Sabana. Sabana campuran: sabana yang pepohonan penyusunnya terdiri dari berbagai jenis tumbuhan. . herbivore yang dominan di sini dan pada savana lain adalah serangga. Perbedaan yang cukup antara Stepa dengan Sabana adalah :  Pada bioma Sabana merupakan padang rumput yang diselingi oleh kumpulan pepohonan besar. Hewan yang hidup pada bioma padang rumput dan savana adalah bison. Padang rumput gurun terjadi karena kelembaban rendah.  Sesungguhnya. 2. serigala dan ular. Padang rumput basah adalah wilayah semi-tanah basah yang dihujani sepanjang tahun.  Savana merupakan tempat di mana herbivore besar dan predator (pemangsa)-nya terlihat dengan jelas.  Pertumbuhan rumput-rumputan dan forb (tumbuhan kecil berdaun lebar) yang sangat cepat selama musim hujan menyediakan banyak sumber makanan yang banyak bagi hewan. Savana Padang rumput yang diselingi dengan sebaran pohon yang tumbuh jarang. Kebakaran merupakan komponen abiotik penting. Prairie dijaga oleh tahapan kemarau sedang dan dapat mengalami kebakaran liar. domba. kalaupun ada hanya sedikit saja pepohonan yang ada. khususnya semut dan rayap.   Rumput dan pohon yang terpencar-pencar merupakan tumbuhan yang dominan. 4. sedangkan pada bioma Stepa merupakan padang rumput yang tidak di selingi oleh kumpulan-kumpulan pepohonan.  Akan tetapi. Sabana murni: sabana yang pepohonan penyusunnya hanya terdiri dari satu jenis tumbuhan aja. cheetah. zebra. harimau. mamalia pemakan rumput besar harus bermigrasi ke padang rumput yang lebih hijau dan menyebar mencari sumber air selama periode musim kemarau. yaitu: 1. 5.3.

Di hutan ini terdapat beraneka jenis tumbuhan yang dapat hidup karena mendapat sinar matahari dan curah hujan yang cukup. Australia Bagian Utara. Pohon-pohon utama memiliki ketinggian antara 20 – 40 m. Hutan Basah Ciri-ciri bioma hutan basah antara lain : 1. Indonesia dan Malaysia. Amerika Selatan. Curah hujan sangat tinggi. Hutan hujan tropis (hutan basah) Hutan basah terdapat di daerah tropika meliputi semenanjung Amerika Tengah. Afrika. Cabang pohon berdaun lebat dan lebar serta selalu hijau sepanjang tahun 4. 5. lebih dari 2. Madagaskar. tetapi sinar matahari tersebut tidak mampu menembus dasar hutan. 3.000 mm/tahun 2.6. Mempunyai iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah/di bawah kanopi (daun pada pohon-pohon besar yang membentuk tudung) Jenis tumbuhan yang hidup di daeran hutan basah antara lain : . Mendapat sinar matahari yang cukup.

 Juga ada tumbuhan epifit (tumbuhan yang tumbuh pada pohon yang mempunyai naungan/kanopi. Pohon-pohon pada kanopi (bagian dedaunan paling atas yang saling bersambungan dalam lingkungan hutan yang dibentuk oleh tajuk pepohonan) membentuk lapisan yang paling atas. maka hewan yang banyak hidup di daerah hutan basah ini adalah hewan-hewan pemanjat sejenis primata. macan kumbang. dan bermacam-macam burung. harimau.   Hutan hujan tropis memiliki stratifikasi vertical yang sangat jelas. Jenis tumbuhan pada bioma ini sangat beraneka ragam/heterogen. mulai dari tumbuhan pendek yang hidup di dasar hutan hingga tumbuhan yang berukuran tinggi. seperti : Sebaran hutan tropis   Vegetasinya tumbuh sangat rapat.  Hewan-hewan yang hidup pada hutan ini antara lain monyet. seperti rotan). . tapir. gajah.Karena pohon-pohon yang terdapat di hutan tropis rata-rata tinggi dan permukaan tanahnya relatif sering tergenang oleh air. seperti anggrek) dan liana (tumbuhan yang memanjat pada tumbuhan lain.

  Bersaing untuk mendapatkan cahaya dan ruang ketika mengisis celah tersebut. merupakan penentu utama vegetasi yang tumbuh dalam suatu wilayah. . pohon gugur tropis menjadi dominan. seperti anggrek dan bromelia. Pohon-pohon gugur yang padat dan tegak berdiri merupakan cirri khas hutan gugur.  Pada daerah dataran rendah yang memiliki musim kering yang lama atau curah hujannya jarang. di bawahnya terdapat semak. Kanopi itu sering kali rapat.  Tumbuhan yang ditemukan disini merupakan campuran pohon dan semak berduri banyak serta tumbuhan berair banyak (sukulen). pohon lain dan tanaman merambat yang berkayu akan tumbuh secara cepat. hutan kering tropis akan dominan.  Ketika suatu pembukaan terjadi pada kanopi. bukan di atas tanah).  Curah hujan yang sangat bervariasi di daerah tropis. 7. barangkali karena pohon tumbang. Banyak pohon ditutupi oleh epifit (tumbuhan yang tumbuh di atas tumbuhan lain. dan di bagian dasar terdapat tumbuhan herba. seperti hutan di Great Smoky Mountains National Park di North Carolina.  Pada wilayah dengan musim kemarau dan musim hujan yang luas. Decidious Forest / Hutan Gugur Terdapat di daerah yang memilki 4 musim (musim semi. panas. sehingga hanya sedikit sekali cahaya yang dapat mencapai tanah di bawahnya. yang meliputi satu atau dua strata pohon.   Hutan gugur lebih terbuka dibandingkan hutan hujan.  Hutan gugur ditemukan di seluruh garis lintang pertengahan di mana terdapat cukup air untuk menyokong pertumbuhan pohon-pohon besar. gugur dan dingin). Hutan gugur memiliki lapisan vertical yang jelas.

 Pohon-pohon di hutan ini menghijau pada musim panas. dan saat ini kita melihat pohon-pohon gugur mendominasi daerah yang kurang dikembangkan jauh di atas kisaran sebelumnya. seperti pohon oak.  Memasuki musim semi pohon-pohon tersebut mulai menumbuhkan daunnya. Note EKOSISTEM AQUATIKA Estuaria  Estuaria merupakan perairan yang semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut.  Hampir semua hutan gugur asli di Amerika Utara dirusak oleh penebangan hutan untuk mendapatkan kayu dan penebangan untuk lahan pertanian serta pembangunan kota. dan menggugurkan daunnya pada musim gugur. dan beberapa spesies burung melakukan migrasi ke wilayah dengan iklim yang lebih hangat. elm. maple dan beech. dan pada musim dingin daunnya ‘habis’. Pohon-pohon hutan gugur menggugurkan daunnya sebelum musim dingin.  Berlawanan dengan bioma yang lebih kering. hutan-hutan ini cenderung pulih setelah gangguan. ketika suhu yang ada terlalu rendah untuk terjadi fotosintesis yang efektif dan kehilangan air melalui transpirasi tidak dengan mudah digantikan dari tanah yang beku.  Tumbuhan yang dominan adalah tumbuhan berdaun lebar.  Banyak hewan mamalia hutan gugur juga memasuki keadaan dorman musim dingin yang disebut hibernasi. dengan lingkungan yang bervariasi . sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar  Kombinasi pengaruh air laut dan air tawar akan menghasilkan suatu komunitas yang khas.

Estuaria dapat dikelompokkan atas empat tipe. Laguna (Gobah) atau teluk semi tertutup.  Spesies ikan yang menggunakan estuaria sebagai jalur imigrasi dari laut ke sungai dan sebaliknya seperti sidat dan ikan salmon. Fjords. pengaruh pasang surut sangat dominant dan kuat sehingga air bercampur sempurna dan tidak membentuk stratifikasi 3. terbentuk akibat aktivitas tektonik (gempa bumi atau letusan gunung berapi) yang mengakibatkan turunnya permukaan tanah yang kemudian digenangi oleh air laut pada saat pasang  Klasifikasi berdasarkan hidrografi 1. Karakteristik estuaria . paling umum dijumpai. Estuaria berstratifikasi nyata atau bajigaram dicirikan oleh adanya batas yang jelas antara air tawar dan air laut. merupakan estuaria yang dalam. Aliran air tawar seimbang dengan masuknya air laut bersama arus pasang.  Spesies yang tinggal di estuaria untuk sementara seperti larva. Estuaria tektonik. beberapa spesies udang dan ikan yang setelah dewasa berimigrasi ke laut. Estuaria daratan pesisir. didapatkan dilokasi dimana aliran air tawar lebih dominant ketimbang penyusupan air laut 2. Tumbuhan    Tumbuhan Lamun (sea grass) Algae makro (sea weeds) yang tumbuh di dasar perairan. paling umum dijumpai. berdasarkan karakteristik geomorfologinya sebagai berikut: 1. Algae mikro yang hidup sebagai plankton nabati atau hidup melekat pada daun lamun. terbentuk oleh adanya beting pasir yang terletak sejajar dengan garis pantai sehingga menghalangi interaksi langsung dan terbuka dengan perairan laut 3. Estuaria berstratifikasi sebagian (moderat). dimana pembentukannya terjadi akibat penaikan permukaan air laut yang menggenangi sungai di bagian pantai yang landai 2. terbentuk oleh aktivitas glesier yang mengakibatkan tergenangnya lembah es oleh air laut 4. Estuaria bercampur sempurna atau estuaria homogen vertical. Biota estuaria Hewan  Spesies endemik (seluruh hidupnya tinggal di estuaria) seperti berbagai macam kerang dan kepiting serta berbagai macam ikan.

 Keterlindungan: karena estuaria merupakan perairan semi tertutup sehingga biota akan terlindung dari gelombang laut yang memungkinkan tumbuh mengakar di dasar estuaria dan memungkinkan larva kerang-kerangan menetap di dasar perairan. Berikut ini pola pencampuran air laut dan air tawar 1. 4.  Kedalaman: relativ dangkal→ memungkinkan cahaya matahari mencapai dasar perairan→ tumbuhan akuatik dapat berkembang di seluruh dasar perairan.  Sirkulasi air: perpaduan antara air tawar dari daratan. karena dangkal memungkinkan penggelontoran (flushing) dengan lebih baik dan cepat serta menangkal masuknya predator dari laut terbuka (tidak suka perairan dangkal). peran ekologi estuaria yang penting adalah : 1. Memenuhi kebutuhan bermacam spesies ikan dan udang yang hidup dilepas pantai.  Pasang: energinya merupakan tenega penngerak yang penting. tetapi bermigrasi keperairan dangkal dan berlindung untuk memproduksi dan/atau sebagai tempat tumbuh besar (nursery ground) anak mereka. Salinitas air dari estuaria ini sangat berbeda antara lapisan atas air dengan salinitas yang lebih rendah di banding lapisan bawah yang lebih tinggi 2.  Penyimpanan dan pendauran zat hara: kemampuan menyimpan energi. pasang surut dan salinitas menciptakan suatu system gerakan dan transport air yang bermanfaat bagi biota yang hidup tersuspensi dalam air. antara lain mengangkut zat hara dan plangton serta mengencerkan dan meggelontorkan limbah. Peran Ekologis Estuaria Secara singkat.aliran yang berlapis juga menguntungkan. yaitu plangton. Pola percampuran merata antara air laut dan air sungai (well mixed estuary). Pola dengan dominasi air laut (Salt wedge estuary) yang ditandai dengan desakan dari air laut pada lapisan bawah permukaan air saat terjadi pertemuan antara air sungai dan air laut. Sebagai potensi produksi makanan laut di estuaria yang sedikit banyak didiamkan dalam keadaan alami. Pola ini ditandai dengan pencampuran yang merata antara air laut dan air tawar sehingga tidak . Menyediakan habitat bagi sejumlah spesies ikan yang ekonomis penting sebagai tempat berlindung dan tempat mencari makan (feeding ground) 3. lewat sirkulasi pasang surut (tidal circulation) 2.  Salinitas air: air tawar menurunkan salinitas estuaria dan mendukung biota yang padat. Kijing yang bernilai komersial (Rangia euneata) memproduksi 2900 kg daging per ha dan 13. Merupakan sumber zat hara dan bahan organik bagi bagian estuari yang jauh dari garis pantai maupun yang berdekatan denganya. daun pohon mangrove dan lamun serta alga mengkonversi zat hara dan menyimpanyasebagai bahan organik untuk nantinya dimanfaatkan oleh organisme hewani.900 kg cangkang per ha pada perairan tertentu di texas.

Tonjolan permukaan yang mencuat ini dapat menstagnankan lapisan air pada dasar perairan sehingga. Oleh karena itu. yang didominasi oleh beberapa spesies pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Hutan Mangrove  Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis.terbentuk stratifikasi secara vertikal. Umumnya mangrove mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar nafas (pneumatofor). dan terlindung dari gelombang besar dan arus pasang-surut yang kuat. Komunitas vegetasi ini umumnya tumbuh pada daerah intertidal dan supratidal yang cukup mendapat aliran air. kadang terjadi pola tersendiri yang lebih unik. delta. Pola dominasi air laut dan pola percampuran merata atau pola percampuran tidak merata (Partially mixed estuary). tetapi stratifikasinya dapat secara horizontal yang derajat salinitasnya akan meningkat pada daerah dekat laut.  Tumbuhan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Pola ini cenderung ada jika pada daerah muara sungai tersebut mempunyai topografi dengan bentukan yang menonjol membetuk semacam lekukan pada dasar estuaria. dan daerah pantai yang terlindung. Pola ini akan sangat labil atau sangat tergantung pada desakan air sungai dan air laut. Sistem perakaran ini merupakan suatu . hutan mangrove banyak ditemukan di pantai-pantai teluk dangkal. Pada beberapa daerah estuaria yang mempunyai topografi unik. Pola ini menghambat turbulensi dasar yang hingga salinitas dasar perairan cenderung tetap dengan salinitas yang lebih tinggi. terjadi stratifikasi salinitas secara vertikal. estuaria. 3. Pada pola ini terjadi percampuran air laut yang tidak merata sehingga hampir tidak terbentuk stratifikasi salinitas baik itu secara horizontal maupun secara vertikal 4.

Disamping itu juga hutan mangrove dimanfaatkan sebagai pemasok larva ikan dan udang alam.  Zona berikutnya didominasi oleh Bruguiera spp. Di zona ini juga dijumpai Bruguiera dan Xylocarpus. dengan sirkulasi air yang baik. Zonasi hutan mangrove adalah :  Daerah yang paling dekat dengan laut sering ditumbuhi Avicennia dan Sonneratia. bahan baku untuk membuat arang. serta mengangkut hasil metabolism eke luar daerah padang lamun. Lamun umumnya membentuk padang lamun yang luas di dasar laut yang masih dapat dijangkau oleh sinar matahari yang memadai bagi pertumbuhannya.cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob. daun dan akar sejati yang hidup terendam di dalam laut. baik yang hidup di perairan pantai atau perairan lepas pantai. dan tempat persinggahan bagi burung-burung migran. Air yang bersirkulasi diperlukan untuk menghantarkan zat-zat hara dan oksigen. penahan Lumpur dan perangkap sediment yang diangkut oleh aliran permukaan  Hutan mangrove dimanfaatkan terutama sebagai penghasil kayu untuk bahan konstruksi. dan bangau tongtong (Leptoptilus javanicus. seperti harimau sumatera (Panthera tigris sumatranensis). hutan mangrove umumnya didominasi oleh Rhozophora spp. Produsen dentrius dan zat hara . Sonneratia biasa tumbuh pada lumpur dalam yang kaya bahan organic  Lebih kearah darat. Padang lamun  Lamun (seagrass) merupakan satu-satunya tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang memiliki rhizome.  Sebagai daerah asuhan (nursery ground). dan juga untuk dibuat bubur kertas (pulp). wilwo (Mycteria cinerea). Lamun mengkolonisasi suatu daerah melalui penyebaran buah (propagule) yang dihasilkan secara seksual (dioecious). Lamun hidup di perairan yang dangkal dan jernih pada kedalaman berkisar antara 2 -12 meter. bubut hitam (Centropus nigrorufus). Fungsi ekologis padang lamun : 1. bekantan (Nasalis larvatus). kayu baker. daerah pencarian makanan (feeding ground) dan daerah pemijahan (spawning ground) bermacam biota perairan seperti ikan udang.  Hutan mangrove juga merupakan habitat bagi beberapa satwa liar yang diantaranya terancam punah. dan kerang-kerangan. pelindung pantai dari abrasi. selanjutnya terdapat zona transisi antara hutan mangrove dan hutan dataran rendah yang biasa ditumbuhi oleh nipah (nypa fruticans) dan pandan laut (pandanus spp). Fungsi ekologis hutan mangrove :  Sebagai peredam gelombang dan angin badai.

dengan system parakaran yang pada dan saling mengikat 3. kerang-kerangan dan tiram. dan memijah bagi beberapa jenis biota laut. tumbuh besar. Wilayah padang lamun dimanfaatkan oleh manusia sebagai tempat kegiatan budidaya laut berbagai jenis ikan. 5. dimana kulit luar yang dinamakan epidermis dipisahkan oleh lapisan jaringan mati (mesoglea) dari kulit dalamnya yang disebut gastrodermis . Terumbu karang  Pada dasarnya terumbu terbentuk dari endapan-endapan masif kalsium karbonat (CaCO3). yang dihasilkan oleh organisme karang pembentuk terumbu (karang hermatipik) dari filum Cnidaria. dan sedikit tambahan dari algae berkapur serta organisme lain yang menyekresi kalsium karbonat. mencari makan. dimana septa ini merupakan dasar penentuan spesies karang. Sebagai tudung pelindung yang melindungi penghuni padang lamun dari sengatan matahari.  Tiap polip adalah hewan berkulit ganda. dan tiap individu karang yang disebut polip menempati mangkuk kecil yang dinamakan koralit.  Tiap mangkuk koralit mempunyai beberapa septa yang tajam dan berbentuk daun yang tumbuh keluar dari dasar koralit.2. Mengikat sediment dan menstabilkan substrat yang lunak. dan tempat rekereasi atau pariwisata. ordo Scleractinia yang hidup bersimbiosis dengan zooxantellae. terutama yang melewati masa dewasanya di lingkungan ini. Sebagai tempat berlindung.  Karang pembentuk terumbu (karang hermatipik) hidup berkoloni. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful