P. 1
Peran Orangtua Dalam Pendidikan Anak Di Era Globalisasi

Peran Orangtua Dalam Pendidikan Anak Di Era Globalisasi

4.83

|Views: 22,941|Likes:
Published by Kaji Adeka Samawa
mudah-mudahan berguna buat kita semua
mudah-mudahan berguna buat kita semua

More info:

Published by: Kaji Adeka Samawa on Mar 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2013

pdf

text

original

[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN

ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dewasa ini, peran orang tua dalam pendidikan anak sangatlah
kurang. Kita bisa lihat dalam kahidupan sehari-hari, tetangga kita
misalnya. Orang tua cenderung melepas anaknya pada dunia
pendidikan sekolahnya saja tanpa memperhatikan pendidikan dari
lingkungan keluarganya itu sendiri. Dengan kurangnya perhatian
dari orang tua terhadap anak, anak akan cenderung bebas untuk
bergaul. Biasanya pergaulan yang semacam itu akan menjurus ke
hal-hal yang negatif. Dari itu, maka kita sebagai generasi muda
harus mampu untuk merubah paradigma berfikir seperti ini. Karena
juga merupakan calon orang tua masa depan yang diharapkan
mampu lebih baik daripada orang tua saat ini. Baik dalam hal
keimanan, moral, bahkan finansial sekali pun untuk membentuk
anak sebagai pribadi yang mampu bersaing di era globalisasi saat
ini dan masa yang lebih maju akan datang.
B. Masalah
1. Konsep anak di Era Globalisasi
2. Dampak Globalisasi pada Keluarga
3. Pendidikan Anak
4. Peran orang Tua dalam Mendidik Anak
C. Tujuan
1. Mengubah paradigma berfikir orang tua terhadap pendidikan
anak.
2. Menciptakan hubungan baik antara orang tua dan anak melalui
dunia pendidikan.
3. Mencegah dan atau mengurangi penyimpangan anak akibat
pengaruh globalisasi.
4. Mengetahui dampak globalisasi pada anak.
adekasamawa Page 1
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
BAB II
PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI
A. Konsep Anak di Era Globalisasi
1. Globalisasi
Berbagai definisi tentang globalisasi bisa ditemukan di berbagai
tulisan tentang globalisasi. Tetapi, berbagai definisi tersebut pada
dasarnya melihat globalisasi sebagai sebuah proses ke arah
globalitas, yakni‚... a social condition characterized by the
existence of global economic, political, cultural, and
environmental interconnections and flows that make many of the
currently existing borders and boundaries irrelevant’ (Steger,
2003, p. 7) yang artinya satu kondisi sosial yang ditandai oleh
keberadaan dari budaya, politis, ekonomi global, dan
interkoneksi-interkoneksi lingkungan dan arus-arus yang
membuat banyak dari batasan-batasan dan perbatasan-
perbatasan sekarang ini ada tidak relevan.
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan
dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan
antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-
bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara
menjadi bias.
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik
yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini
sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah
globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara
atau batas-batas negara.
adekasamawa Page 2
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
2. Karakteristik Globalisasi
Sebagai sebuah rangkaian proses sosial globalisasi bisa dikenali
melalui empat karakteristik yang berbeda. Pembedaan ini
sebenarnya lebih berkaitan dengan kebutuhan analisis daripada
sebagai refleksi dari realitas globalisasi, karena keempat
karakteristik tersebut mungkin sangat terkait satu sama lain.
a) Penciptaan dan penggandaan
Berbagai aspek kehidupan, seperti produk, gaya hidup ataupun
praktek-praktek politik saat ini cenderung tidak lagi dibatasi oleh
kaidah-kaidah atau batasan-batasan geografis ataupun kultural.
Globalisasi bisa muncul dalam bentuk penggandaan praktek
ataupun produk yang telah ada sebelumnya, tetapi bisa juga
muncul dari hal-hal yang baru. Berbagai produk, seperti McDonald,
Coca Cola atau Jean’s misalnya, saat ini tersedia di seluruh belahan
bumi dan bisa dinikmati oleh hampir semua orang di seluruh dunia.
Pada saat yang sama, demokrasi telah berkembang menjadi sebuah
praktek politik yang diidealkan.
b) Perluasan dan pemekaran hubungan sosial, aktivitas dan saling-
ketergantungan
Globalisasi juga ditandai dengan perluasan dan pemekaran dalam
artian spatial dan temporal. Semua kegiatan, hubungan dan proses
berlangsung pada saat yang bersamaan dalam skala global dan
berlangsung selama 24 jam. Perluasan dan pemekaran temporan
dan spatial ini terlihat misalnya dengan operasi kegiatan finansial
global, chain stores, kelompok teroris ataupun gerakan-gerakan sipil
global.
c) Intensifikasi dan akselerasi
Proses intensifikasi dan akselerasi terjadi dalam kaitannya dengan
pertukaran data dan informasi maupun dalam kaitannya dengan
hubungan sosial. Dalam kaitan ini, Anthony Giddens melihat
globalisasi pada dasarnya adalah lokalisasi. Jika selama ini lokal
dan global dipahami sebagai dua kutub ekstrim dari sebuah
kontinuum, globalisasi menjadikan lokal dan global sekaligus
sebagai awal dan akhir.
d) Kesadaran manusia
adekasamawa Page 3
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
Globalisasi juga ditandai dengan karakter yang berupa kesadaran
manusia sebagai bagian dari globalitas. Manusia menjadi semakin
sadar terhadap proses yang berlangsung ini. Sebagai bagian dari
rangkaian proses ke arah globalitas, kesadaran ini merupakan
aspek non material atau non obyektif. Proses ini berlangsung baik
pada tingkat individual maupun pada tingkat kolektif, seperti
negara.
3. Anak di Era Globalisasi
Anak merupakan anugerah dari Allah SWT kepada semua orang
tua. Anak sebagai titipan Ilahi ini, harus dijaga dan dididik sebaik
mungkin, dan hal itu dapat dilakukan dengan berbagai cara,
salah satunya adalah dengan cara memilih tempat tingggal yang
bernuansa islami dan relatife aman bagi anak-anak, karena
faktor lingkungan sangat berpengaruh besar dalam
perkembangan jiwa dan spiritual anak. seperti kenyataannya
akhir-akhir ini, banyak dari kalangan anak-anak yang terjerat dan
terjerumus di dunia narkoba, serta tindakan kriminal lainnya,
sebagian besar yang mendorong hal-hal itu terjadi adalah factor
lingkungan dan pergaulan dari anak itu sendiri, jika seorang anak
ditempatkan didaerah yang mayoritas pengangguran, maka
seorang anak akan terbawa-bawa oleh sifat orang ditempat itu,
seperti anak menjadi malas ke sekolah, sering bergadang dan
duduk-duduk menghabiskan waktu sambil merokok. Dan yang
paling mencengangkan adalah, dunia pendidikan sekolah yang
seharusnya menjadi tempat untuk menuntut ilmu malah menjadi
ajang kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan seksual,
seperti akhir-akhir ini banyak tersebar video-video mesum yang
dilakukan oleh pelajar dengan pelajar, maupun pelajar dengan
oknum guru, yang kebanyakan mereka lakukan di sekolahnya
masing-masing.
B. Dampak Globalisasi pada Keluarga
adekasamawa Page 4
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
Pengaruh globalisasi sekarang ini tidak dapat dipungkiri lagi oleh
kita semua, karena, akibat globalisasi, banyak kemajuan teknologi
yang masuk kedalam kehidupan kita, dan memberi dampak kepada
kita semua, baik dampak positif maupun dampak negative, seperti
dengan masuknya teknologi computer, membuat pekerjaan-
pekerjaan yang sulit menjadi sangat mudah dan simple, apalagi jika
computer yang sudah terhubung dengan internet, maka dengan
mudah kita mendapatkan informasi-informasi yang terbaru, seperti
makalah yang kami sajikan ini, kami mendapatkan bahan serta
informasi dari internet, jadi dengan internet, sangat membantu kita
dalam setiap pekerjaan. serta dengan internet juga, kita dapat
mementau kondisi serta situasi yang sedang bergejolak di berbagai
Negara, namun sebaiknya para orangtua harus lebih waspada
dengan adanya internet yang ada di rumah, karena kemungkinan
besar anak-anak akan menyalahgunakan jaringan internet tersebut
untuk melakukan hal-hal yang tidak baik dan merugikan diri
mereka, seperti menonton video-video porno serta foto porno yang
ada di internet. Dengan demikian, orang tua harus berperan aktif
dalam mendidik dan mengawasi tingkah laku dan perbuatan anak-
anaknya setiap saat, tapi bukan berarti, orang tua harus membatasi
ruang gerak anak, sebab, pada masa anak-anak adalah masa untuk
mengembangkan kreatifitasnya serta imajinasinya. Dan yang paling
marak beredar di Indonesia saat ini adalah teknologi yang mutakhir
adalah handphone(hp), dengan adanya alat ini kita dapat
berkomunikasi dengan keluarga kita kapanpun, serta para orangtua
dapat memantau anak-anaknya dengan mudah, namun, hp juga
dapat member dampak negative pada anak-anak, dengan adanya
hp, biasanya anak-anak menyimpan video-video porno di dalamnya,
dan hal itu dapat merusak akhlak dari anak itu sendiri. Dengan
demikian, di era globalisasi ini sangat dituntut kerjasama dari setiap
kalangan, untuk menangkal efek negatif dari globalisasi.
adekasamawa Page 5
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
C. Pendidikan Anak
Kata education (pendidikan) berasal dari kata bahasa Latin educare,
yang berarti “mengeluarkan”.
Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan
masyarakat. Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan
juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu
pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah
satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan
melewati generasi.
Pendidikan yang harus didapatkan oleh anak antara lain:
1. Pendidikan iman
2. Pendidikan moral
3. Pendidikan fisik
4. Pendidikan intelektual
5. Pendidikan psikologis
6. Pendidikan sosial
7. Pendidikan seks
8. Pendidikan finansial
D. Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak
1. Tanggung Jawab Pendidikan Iman
Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah (2): 132-133.
´ ` ´
± ´ · ·
` (
` ´ · . ´ ( .
adekasamawa Page 6
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
· ( ´ . . ´ ´ .
` ´
` (
132. Dan Ibrahim Telah mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-
anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-
anakku! Sesungguhnya Allah Telah memilih agama Ini bagimu,
Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama
Islam".
133. Adakah kamu hadir ketika Ya'qub kedatangan (tanda-
tanda) maut, ketika ia Berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang
kamu sembah sepeninggalku?" mereka menjawab: "Kami akan
menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim,
Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan kami Hanya
tunduk patuh kepada-Nya".
Allah berfirman dalam Surah Luqman (31) ayat 17
´ ` ´ ( ´
± ´ ´ · ( . . ´
( (
17. Hai anakku, Dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia)
mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan
yang mungkar dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpa
kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang
diwajibkan (oleh Allah).
Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim (66) ayat 6
( ± ± `
´ ' ` ±
` ( ( (
` (
6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan
keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah
adekasamawa Page 7
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar,
keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang
diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa
yang diperintahkan.
Mulailah menddidik bayi-bayi kalian dengan kalimat la ilaha
ilallah. (HR. Hakim dan Abbas).
Pendidikan Iman adalah mengikat anak dengan dasar-dasar
iman, membiasakan anak sejak mulai paham melaksanakan
rukun-rukun islam, dan mengajarinya sejak mumayyiz dasar-
dasar syariat islam yang agung. Pendidikan iman ini merupakan
salah satu tanggung jawab orang tua kepada anak-anaknya.
Pendidikan iman adalah dasar-dasar iman setiap hakikat
keimanan dan persoalan gaib yang secara mantap datang
melalui berita yang benar, seperti iman kepada Allah SWT, iman
kepada Malaikat, iman kepada kitab-kitab samawi, iman kepada
Rasul, iman kepada pertanyaan Munkar-Nakir, iman kepada siksa
kubur, hari kebangkitan, hati hisab, surga, neraka, dan semua
hal-hal yang gaib lainnya.
2. Tanggung jawab Pendidikan Moral
` ´
' ´ f ±
' `
f · ± ` (
· . ´ . ´ f `

78. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya
memberikan Keputusan mengenai tanaman, Karena tanaman itu
adekasamawa Page 8
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. dan adalah
kami menyaksikan Keputusan yang diberikan oleh mereka itu,
79. Maka kami Telah memberikan pengertian kepada Sulaiman
tentang hukum (yang lebih tepat)[966]; dan kepada masing-
masing mereka Telah kami berikan hikmah dan ilmu dan Telah
kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua
bertasbih bersama Daud. dan kamilah yang melakukannya.
[966] menurut riwayat ibnu Abbas bahwa sekelompok kambing Telah merusak
tanaman di waktu malam. Maka yang Empunya tanaman mengadukan hal Ini
kepada nabi Daud a.s. nabi Daud memutuskan bahwa kambing-kambing itu
harus diserahkan kepada yang Empunya tanaman sebagai ganti tanam-
tanaman yang rusak. tetapi nabi Sulaiman a.s. memutuskan supaya kambing-
kambing itu diserahkan sementara kepada yang Empunya tanaman untuk
diambil manfaatnya. dan prang yang Empunya kambing diharuskan
mengganti tanaman itu dengan tanam-tanaman yang baru. apabila tanaman
yang baru Telah dapat diambil hasilnya, mereka yang mepunyai kambing itu
boleh mengambil kambingnya kembali. putusan nabi Sulaiman a.s. Ini adalah
Keputusan yang tepat.
Pendidikan moral adalah serangkaian sendi moral, keutamaan
tingkah laku dan naluri yang wajib dilakukan anak, diusahakan
dan dibiasakan sejak anak masih mumayyiz, dan mampu berfikir
hingga menjasi mukallaf, berangdsur memasuki usia pemuda
dan siap menyongsong kehidupan.
Satu hal yang tidak diragkan bahwa keutamaan akhlak,
keutamaan tingkah laku, dan naluri merupakan salah satu buah
iman yang meresap dalam pertumbuhan keberagamaan yang
sehat.
3. Tanggung jawab pendidikan fisik
Pendidikan fisik adalah pendidikan yang juga mendukung dalam
perkembangan anak, seorang anak juga harus memiliki fisik yang
kuat dan tegar, apalagi di era globalisasi yang semakin keras.
adekasamawa Page 9
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
Salah satu yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah
mengajarkan kepada anak sejak dini usia tentang pentingnya
menjaga kesehatan, seperti olahraga teratur dan dari hal-hal
yang dapat memberikan efek negatif seperti rokok, minuman
keras dan narkoba.
4. Tanggung jawab pendidikan intelektual
Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.(Hadits)
Dari hadits nabi ini, orang tua
Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan
diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada
orang yang tidak mengetahui adalah sadakah. Seseungguhnya
ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kehidupan
terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah
keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat. (HR. Ar-rabii’)
Dari hadits nabi di atas, jelas sekali bahwa menuntut ilmu itu
sangat penting.
5. Tanggung jawab pendidikan psikologis
Secara etimologis, psikologi berasal dari kata “psyche” yang berarti jiwa atau
nafas hidup, dan “logos” atau ilmu. Dilihat dari arti kata tersebut seolah-olah
psikologi merupakan ilmu jiwa atau ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Jika kita
mengacu pada salah satu syarat ilmu yakni adanya obyek yang dipelajari, maka
tidaklah tepat jika kita mengartikan psikologi sebagai ilmu jiwa atau ilmu yang
mempelajari tentang jiwa, karena jiwa merupakan sesuatu yang bersifat abstrak
dan tidak bisa diamati secara langsung.
Berkenaan dengan obyek psikologi ini, maka yang paling mungkin untuk diamati
dan dikaji adalah manifestasi dari jiwa itu sendiri yakni dalam bentuk perilaku
individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Dengan demikian, psikologi
kiranya dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari tentang perilaku
individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Keberhasilan pendidikan yang dijalani seorang anak, menurut
Psikolog, Bibiana Dyah Cahyani, tidak terlepas dari peran orang
adekasamawa Page 10
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
tua. Orang tua memiliki peranan yang penting dalam
menentukan dan mengarahkan sekolah yang tepat buat
anaknya. Tapi bukan suatu hal yang bijak jika pendidikan
sepenuhnya diserahkan hanya pada pihak sekolah saja.
”Sebagus apapun kualitas tempat anak menuntut ilmu secara
formal, orang tua tetap memiliki andil yang besar apakah
pendidikan yang dijalaninya berhasil atau tidak.”
6. Tanggung jawab pendidikan sosial
Diantara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik,
mendengarkan pembicaraan dengan tekun, bila berjumpa orang
dia menyambut dengan wajah ceria dan bila berjanji dia
menepati. (HR. Adailami).
Dalam pendidikan sosial, orang tua sangat berperan untuk
mengajarkan anak betapa pentingnya hidup dalam
bermasyarakat dan menjadikan anak itu adalah anak yang
berjiwa sosial.
7. Tanggung jawab pendidikan seks
Yang kita ketahui bahwa pendidikan seks cenderung untuk orang
dewasa saja tapi pendidikan seks harus kita ajarkan juga mulai
anak itu dini usia (dalam taraf positif). Contoh pada anak baru
mengalami mimpi basah, orang tua harus membaritahukan
bahwa dia telah dewasa.
8. Tanggung jawab pendidikan finansial
Pendidkan finansial adalah pendidikan yang dibutuhkan untuk
mengubah uang yang kita peroleh dari profesi anda menjadi
kemakmuran dan keterjaminan finansial seumur hidup.
Pendidikan finansial yang tidak dimiliki oleh jutaan orang tua.
Pendidikan finansial yang akan membantu memastikan bahwa
anak anda tidak akan berakhir dengan kegagalan finansial dalam
adekasamawa Page 11
[PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
ANAK
DI ERA GLOBALISASI] 11 maret 2009
hidupnya atau kekurangan secara finansial dan sendirian setelah
sepanjang hidup mengurus keluarga dan bekerja keras.
Bab III
Penutup
Globalisasi merupakan suatu dampak akibat semakin majunya
teknologi serta cara berfikir manusia, yang dapat memberi kontribusi
positif maupun negatif bagi setiap kalangan. Dengan demikian, dewasa
ini sangat dituntut untuk pandai-pandai memilah dan memilih informasi
maupun budaya yang datang dari luar. Agar kita tidak kena dampak
dari globalisasi, dengan demikian kita dapat menguasai dunia
globalisasi. Sebaliknya jika kita tidak dapat memilah dan memilih, maka
dunia globalisasi akan menguasai dan menghantui kita setiap saat.
Daftar Pustaka
Al-Qur’an Al-Karim.
Ulwan, Abdullah Nasihah. Dr., 1996, Pemeliharaan Kesehatan Jiwa Anak,
Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Kiyosaki, Robert T and Lechter, Sharon L., Rich Kid smart Kid, PT.
Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Almath, Muhammad Faiz, Dr., 1991, 1100 Hadits Terpilih, Gema Insani
Press, Jakarta.
www.wikipedia.com
http://joksarsmagna.blogspot.com/2006/09/peran-orang-tua-terhadap-
pendidikan.html
http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/02/psikologi-pendidikan-
dan-guru/
adekasamawa Page 12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->