Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase. simpatis. Laser. parasimpatis. seorang Jerman. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. 44. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. perunggu.Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. atas. kronis dan sejenisnya. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. Engelbert Kampfer. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. regresif. seperti Ultrasound. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit. Yang melambangkan sesuatu yang positif. akut dan sejenisnya. Jepang dan negara-negara lain. terang. dingin. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. Dharma K. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. di dalam unsur Yang terdapat Yin. tulang. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. Wilhelem ten Rhyne. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. dan lain-lain. Yin dan Yang membentuk keseimbangan. bawah. Satrio. dan sebaliknya. ekstrovert. Dr. dan logam-logam lainnya. panas. Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. siang. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus. introvert. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. malam. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine". Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang. gelap. Prof. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. 1987 3 . Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. Cipto Mangunkusumo. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. progresif.

infeksi akut/aktif. tahanan listrik lebih rendah. tinitus. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. keadaan yang memerlukan tindakan operatif. dan menguasai anatomi dan neurologi. artritis (khususnya osteoartritis). mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. diajukan oleh The WHO Inter- . trauma dan sebagainya. serta tuli neurogenik. Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. Terdapat 12 meridian umum. INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. pelepasan zat-zat neurohumoral. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. konstipasi. yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. percepatan masa persalinan. 12 meridian cabang. mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. keganasan. teori Gate Control dan lain-lain. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. seperti potensial listrik lebih tinggi. gangguan emosi. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. atau sebaliknya. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. spasme otot visera seperti dismenore dan diare. gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. insomnia. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda).dengan unsur lainnya secara khusus. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. lokasi kelainan. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. kerusakan saraf. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . paralisis (pasca cardio-vascular accidents). peningkatan gamma globulin. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat. penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. teori stres dan adaptasi. Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. makanan dan sebagainya. Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. hipertensi. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. hematom. dan neuralgia post-herpetica. 44. selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. perangsangan saraf. daya hantar listrik lebih tinggi. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal. bronkitis kronis. susunan saraf otonom. 1987 rangsangan titik akupunktur. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. Efek samping yang umum adalah sincope. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. terlalu lemah). Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain. Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. daya hantar gelombang suara lebih tinggi. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . cara hidup yang keliru. sakit kepala (migraine dan tension). Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. hipotensi. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. kebiasaan makanminum yang salah. Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. asma bronkiale.sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur.

akupunktur tangan. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. sekuele poliomielitis (stadium awal. hiperasiditas gaster.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. 1987 5 . kelumpuhan muka (stadium awal. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. neuralgia interkostal. gastritis akut dan kronis. yaitu dalam enam bulan). juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. neuropati perifer. nyeri pinggang bawah. diare. ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri).frozen shoulder. akupunktur hidung. Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. konstipasi. faringitis akut dan kronis. disfungsi kandung kemih neurogenik. akupunktur muka. ileus paralitik. akupunktur kulit kepala. ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). retinitis sentralis. Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. enuresis nokturnal. tonsilitis akut. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. skiatika. gastroptosis. — Sistem pernapasan: bronkitis akut. neuralgia trigeminal. tennis elbow. katarak (tanpa komplikasi). murah dan efektif. common cold. paresis pasca stroke. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur). migraine. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979. — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia. ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. 44. antara lain: — Akupunktur telinga. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". yaitu dalam tiga sampai enam bulan). nyeri pasca pencabutan. — Kelainan mulut nyeri gigi. sindroma servikobrakial. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian.osteoartritis. — Kelainan mata: konjungtivitis akut. disentri basiler akut. gingivitis. — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi. miopia (pada anak-anak). hiccough. asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. kolitis akut dan kronis. Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. akupunktur kaki. penyakit Meniere. Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. rinitis akut. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu).

yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur. Pada tahun 1966. Pada tahun 1967. Stefanus Wiran dan Dr. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Tse Ching San.I. Vienna. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. Dr. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . Dr. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Sejak tahun 1969. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. yaitu pada tahun 1971. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM. yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia. Pada tahun 1972. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. di bawah pimpinan Dr. Pada tahun 1973. Erastus Wangsa Saputra. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. juga kepada Dr. Menjelang akhir masa jabatan Dr. Oei Eng Tie. bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. 44. Tse Ching San. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. Dr.I. Pada tahun 1970. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. Juliar Sihlman. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina. Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM. antara lain kepada Dr. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Juliar Sihlman.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. Cipto Mangunkusumo. Dr.

FKUI. Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran. alat Voll dan MDA IDI. Petancis dan Indonesia. Cermin Dunia Kedokteran No. dalam bahasa lnggris . Sebagai sarana penunjang. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. 1987 7 . Namun. ber. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri. bagai stimulator listrik. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. Direksi RSCM.dimungkinkan dengan adanya bantuan. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI). ceramah. tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. Ultrasound. Biolaser. serta Pada tahun 1976. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran. kalangan dokter pada umumnya.binaan dari Departemen Kesehatan. 44. Jerman.pengobatan akupunktur. kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri. penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. dan berhasil-guna. bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur.

yang mengukur besar kuat arus. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik.6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas.4. jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum.5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4. Sedangkan pada Ampermeter. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 . 44. Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian. kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. Laser. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. Selain itu.Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter. Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . Perlu dikemukakan. Nakatani menyatakan. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1). yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan). untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu. sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur. Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut. Gambar 1. atau dengan arus listrik (elektroakupunktur). L. Menurut Nakatani.8 . Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi. Pada tahun 1825. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout. akan tetapi tidak terlalu besar. pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur). Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. 1987 . Cipto Mangunkusumo.6 . Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. rematik dan lain-lain. Acupoint Detector Oleh Volt. Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya.H. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut.

44.C. karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. arus searah tetap (D. Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit. Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 .) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja. Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa. Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No. suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point).C. 2) Kehamilan trimester pertama. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu. Menurut Gambar 2. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif. Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 . Dalam teori Ryodoraku. kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave). Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4. Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. Bila melalui jarum.) atau arus searah pulsasi (Pulsating D. Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. Dengan demikian terjadilah penyembuhan.) atau arus bolak-balik (A. gelombang segi (Spike wave).).C.). biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks.C. Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum. 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. disesuaikan dengan maksud perangsangan. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera. Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 . Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. 1987 9 . Bila tidak digunakan jarum. Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan. Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu. gelombang sinusoid dan lain-lain. sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya.C.mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz. frekuensi serta lama perangsangannya.

dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh).) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur.10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan. Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D.10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh. 10 Cermin Dunia Kedokteran No.5. • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur.10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut. bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi.Gambar 3. Menurut Becker. Neurometer Yang. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang. kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur.87 Volt). keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4). semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. Diagram yang diberikan (positif). Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan. Fritz Werner (seorang insinyur). dibuat alat yang disebut Diatherapuncture. Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks. sehingga terjadi Indicator Drop. Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi. 44. dengan meminjam istilah potensial.4. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3.5.C. Pada percobaan-percobaan selanjutnya. Di antara semua alat-alat akupunktur. disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4. Sebaliknya bila arus terlalu tinggi. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. sehingga kerjanya seperti baterai. Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. Alat ini terdiri atas dua bagian. dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil.

dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil. Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya. Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik). Juga dapat digunakan untuk discharging. Penggunaannya harus memakai media. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b. EAV . fibrositis. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran . periartritis. Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas. misalnya dengan a. yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 . Untuk daerah yang luas. skiatika dan nyeri pasca amputasi. Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal. Jarak dan ketetapan pembacaan b. Lama tiap terapi berkisar antara 6 . dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama.Gambar 5. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik.Stimulator .Sumber ultrasound . tenosinovitis. Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari. 1987 11 .Dermatron a.Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif. Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. 2) Terapi Frekuensi rendah 0. Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : . 44. Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali. Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik.8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. secara stationer atau bergerak.lingkaran kecil setiap dua detik. miofasitis dan miositis. Bila dilakukan secara bergerak.10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati. Negative saw tooth (spike —) c.

8 mm dan tak langsung 8—10 mm. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. termolisis dan penguapan. Gambar 6. neurologi. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel. penyerapan. otorinolaringologi. 3) Laser gas : Laser HeNe. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi). terjadilah fenomena fisika yang umum. dan pemancaran. 1987 . 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein. Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. Pada manusia. Laser Argon. 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain. Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0. Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. Laser Krypton. terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi. psikiatri. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. interna dan terapi akupunktur. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut. dermatologi. bedah. 44. antara lain : pemantulan. 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11.12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. obstetri. 11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. 11 11.

Tanny M. 11. Minisound Instruction Manual. 1984. Am J Acupunc. Makatani Y and Yamashita K. Chicago: Eastland Press. Ueizen. 9. 18: 42645. 4: 5-12. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. hal 1. Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. 7. Jakarta: PT Gramedia 1978. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. b. A Comprehensive Text. 8. Menurut penelitian. Kenyon JN. 1987 13 . 1978. 12. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll. 1st ed. 1983. 1st ed. c. 1976. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. Lee JF and Cheung CS. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. Kao FF and Kao JJ. Leonhardt H and Schuldt H. 1981. Cermin Dunia Kedokteran No. OConnor J and Bensku D. Wernwe FM. pp 17—61. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a. Current Acupuncture Therapy 1st ed. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. 1977.p 63-5. pp 41-56. karena dapat mengurangi spasme. 5.Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri. New York: Thornsons Publishers Inc. 10. 2. pp 8—15. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. 3. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. pp 431—3. 1979. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. pengobatan harus dihentikan. 13. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy. vol 1. 6. Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. 12: 51-6. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. 1st ed. KEPUSTAKAAN 1. 4. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. Kleinkort JA and Foley RA. Kusuma A dan Kiswoyo. Recent Advances in Acupuncture Research. 1980. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. English. Modern Techniques of Acupuncture. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc. 1977. 44.p5. 1979. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Lindquist Minisound. Stimulation Therapy with Laser Beam. Acupuncture. 1977. Caspers KH. Am J Acupunct. Essentials of Chinese Acupuncture. Beijing: Foreign Language Press.

b. Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. antara lain serotonin. histamin. Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . 1987 .8 . vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis. CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. 12. KLASIFIKASI VITILIGO 1. Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. Cipto Mangunkusumo. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. selama 20 menit. Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. Menurut lokalisasi : a. seperti diajukan oleh Koga. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. 18 dan 24. umur dan lama menderita sakit. Menurut Koga 3 : a. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . Segmental (dermatomal) c. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. 3. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat.Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin. frekuensi 2 Hertz. terhadap perubahan warna. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. Lokalisata b. 44. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. Autoimun atau vitiligo progresif b. 3) Hipotesis neural. Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l . Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. Jakarta. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid. 2) Hipotesis imun. Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. 2. 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini.

59th 60 th .6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur. — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya. Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan. — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak.11) — Sing Cien (XII. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral. penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua. Lamanya penyakit diderita bervariasi. dengan jadwal 3 kali seminggu. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.19th 20 th .15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun.4) — Ci Ce (II. topikal maupun parenteral. Cermin Dunia Kedokteran No. 18 dan 24. — Stimulator listrik tipe 71. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982. Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku.69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita. HASIL Tabel I. 32 dengan panjang 1 inci. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata. Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no. Tabel III. sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan.4) dan Ci Ce (II.39 th 40th .2) dan San Yin Ciao (IV. 44. Jarum ditusukkan tegak lurus. Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. semua mengalami perbaikan.10 . KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali. 11 orang mengalami perbaikan.11) pada sisi tubuh yang sama. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart. Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang. Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II.1 buatan Cina. dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita.2) — San Yin Ciao (IV. Tabel II.49th 50th . dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo.5 . Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24. Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo. lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman). Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata. Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri. yaitu setelah penusukan ke 6.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta. Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th . 1987 15 . Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. 12. Setelah seri pengobatan pertama. Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata.6).

111. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. Perubahan warna : 77 <M <1. 44. 9. Fitzpatrick TB. 568 . 1987 .Tabel IV.1637.512. P>0. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%. maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0.05). 97 : 255 . Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo. Disorders of melanocyter. 5. Tabel V. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1. New York : M. Beijing: 1979. Acupuncture and electro-therapeut. 1980. Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. Arch Dermatol.05 Pengecilan tepi bercak: – 0. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata. 11. In: Fitzpatrick. 1977. Premaratne ADV. 239: 1183. 2. Koga M. Chao R. 8. 3. Am. Kim SS. Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. Newton DE. Artone JP. Mosher DB. namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia.2:167-174. 1978.766. sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0. Br J Dermatol. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi.620.C.231. + 2 adalah 2 buah.261. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi). Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. pp. Nordlus J.03. Graw Hill Book Co. 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Am J Acup. Michon C. 10. 005). Vitiligo a new classification and therapy.J Acup. Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. Ma ZY. tidak bermakna (P > 0. 6. Distribusi Jenis Kelamin. Hashimoto K. 8 : 251 .05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0. Wang ZH.306. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits. Jan ZX. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory. 511. Platt HV. 1979. bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No. Lerner A. Tabel VI. Acupuncture mode of action in migraine headache. tidak bermakna (P > 0. 1974. Ristoivo. Ultrastructural. 1591 . New York : Mc Graw Hill Book Company. Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan. Dermatologi in General Medicine.107. 1971. Tabel VIII. 4. Beijing: 1979. 1978. Res Int J. Vitiligo what is it? Is it important? JAMA. timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. 113 : 765 . Abnormalities of the melanin pigmentary system. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah. 1975.006 <M<0. 3 : 110 . 3 : 97 . in: Dermatology in general medicine . Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna.05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. Chao JZ. Morohashi M. Am J Acup. lebih nyata. studies of vitiligo. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata. 7. 1977.05). Chong H. P <0. P <0. dan + 3 adalah 3 buah.05). Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes. Fitzpatrick TB.05). Sablovic D.

traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. yang sama pada semua kelas imunoglobulin. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin. imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida. Ig E.68% setelah 6 kali penjaruman dan 44. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II. tegangan 0. Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF. Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X).5 Volt selama 15 menit. Dari hasil penelitian.6 g%. yaitu 27. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas. Kadar dalam serum adalah 0. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. dan Ig M.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat. Ig G.6 g% — 1. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr. 1987 17 . Cipto Mangunkusumo.3 — 0. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. Secara umum. Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh. Jakarta Tabel 1. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. traktus gastro intestinal. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light).4) dan Cu San Li (III.05). 44.64% setelah 12 kali penjaruman.36) dengan frekuensi 15 Hertz. kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya. yaitu Ig A. Ig D.2. yang satu dengan lain bekerja sama. PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1.

Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali.36) dipakai jarum no. asma bronkial. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta. di antaranya penderita rinitis alergika. Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan . atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci). Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal.5 V selama 15 menit. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang.000 196.000 7 8 2. 10. urtikaria alergika.8 1. Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri. virus.03 150.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7. Penderita pada awal penelitian 50 orang. sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi. 32 sepanjang 1 h inci. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 .36).36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi.000 19 170. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II.4) dipakai jarum buatan Cina no. Pada titik He Ku (II. 44. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher.3 — 0. 14 890. Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No. . parasit dan fungus1. Penderita datang dalam keadaan puasa. 1987 ratorium. hal. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 . 102 1 traktus urinarius.4) Cu San Li (1II. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20. Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin. Sablovic dan Michon mendapatkan.000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen.2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya.5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA. Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin. Peneliti lain.Tabel II. w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150. yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal.

California.74 1.67 1.25 1.68 1.26 1.56 1.24 1.60 2.76 Q 1.25 1.07 2. Barrett JT.31 1.56 1. 1971.37 1.00 1. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.28 1.06 1.10 1.39 1.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh. 6.39 1. 44.67 1.39 1.28 1.30 1.26 0.O.4) dan Cu San Li (III.36 1.10 1.35 1.67 X 1.75 X38. 1975.59 1.68 1.30 1. 1979. Untuk segala surat-surat. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.86 1.46 1.00 1.48 1.42 1. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes. Hitorical Aspect of Acupuncture. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas.42 1.37 1.39 1.39 1.77 1.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus. Asian ed.88%.31 1.28 1.. London: The CV Mosby Co.28 1.68 1.17 1. dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun.37 1.26 1.4) dan Cu San Li (III.80 1.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1.24 1.64% 1.51 Y29.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1.91 1. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV. Int J.17 Σ = Σ = 1.35 1.421.68 1.pp 111-4.64% setelah 6 kali penusukan dan 41. t = 4.36 1.30 gr% yaitu 25.60 1.37 1.74 1.1 : 51-141. pp 21-46. Ganong WE. Acupuncture Electro-therapeutics Res. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0. London: The CV Mosby CO.39 1. 3 : 97-107.60 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No.51 1. Acupuncture Electro-therapeutics research. Congress Proceedings. Bellanti JA.35 1. pp 55-119.20 1.42 1.80 1.60 1.12 1. Immunology.4) dan Cu San Li (III.17 1.42 1.20 1.85 1.49 2.60 1.68 1.45 1. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1.02 1.17 1.34 1.49 2.66 = 41. pp 1-27.86 1.56 1.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0.11 1.39 1. 1987 19 .59 1. Rogora GA et at. 7 th ed.60 1.04 1.68 1.97 0.38 0.45 1.37 1. Basic Imunology and Its Medical Application.39 1.34 1.11 1.85 1.4T= 25.72 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut.35 1. 5.62 1.20 1.38 0. Acupuncture Institute. db = 23.36 1. Int J 1976. Omura Y.77 1.45 1. Review of Medical Physiology.60 1.68 Q34.17 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.05 1.33 Y 1.48 1. P < 0.05 1.45 1.91 1. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%.68 1.HASIL Tabel III.31 1. 1980.35 1.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1. 7.97 0.22 1.68 1.39 1.46 1.49 0.51 1. pp 380-3. 2.02 1.68 2.37 1.05. Tokyo: Igaku Shoin Ltd.68 2.49 gr% = 41.72 1. 22 kasus nilai gamaglobulin naik.26 0.60 1.51 1. Peningkatan tersebut adalah 25. 4. Viena.62 1.31 1. 1978.45 1.56 1.04 1.88% setelah 12 kali penusukan.68 1.49 0. 1975. Sabolovic D Michon C. Aloisi RM. 3. Principle of Imunodiagnostic.68 1. Dari 1.12 1. Los Altos: Lange Medical Publ. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.05).

akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV. kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 .6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. 44. 15—20% pada 15 kasus.001) yaitu 19. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22.2 mg% menjadi 150.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun. dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman. maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV. yaitu serotonin. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr.6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin. < 10%/naik pada 1 kasus. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu. titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0.6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV. Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV.9% yaitu dari 201.20%. Dari hasil penelitian didapatkan. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM.90%. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya. Cipto Mangunkusumo. Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus.6) terhadap . (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV. Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.05) yaitu 4. Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus". salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C.6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr. nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin.6) pada penderita NIDDM dan IDDM. dan ser.6). 1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial.6) dan titik kontrol. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri. > 10% pada 5 kasus. penusukan titik San Yin Ciao (IV. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. Dijelaskan.5 mg%).2 .

00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama. kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV. pukul 08. Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru. DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya. diperdarahi oleh a. Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. Titik Kontrol — Titik. soleus dan bagian dalamnya berada di m. Cara penusukan tegak lurus sedalam 0. Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus".00 dengan porsi yang biasa dimakan. limpa dan ginjal. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan. fleksor digitorum longus pedis. III dan IV). sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n.4. buatan Cina.7 . Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. 1987 21 • Alat a. Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. dan v. II. penderita makan terakhir pukul 22.6) < 140 mg%. Cipto Mangunkusumo. b.6) . yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol.6) Titik San Yin Ciao (IV. dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. Dari jumlah tersebut. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV. • Kriteria Penderita a. ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No. Titik San Yin Ciao (IV.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa. 44.6) dan Titik Kontrol. adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain. antara tepi posterior tibia dan m. b. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%. Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32.6).6) pada NIDDM dan IDDM.5—0. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. tibialis posterior dan v. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. c. panjang 1.9 Cun. safena magna. C. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. bukan titik akupunktur. (Lihat Tabel I. Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n. Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit. Ginjal dan Hati).5 inci. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. tibialis. 4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV.

00 10.75 mg%.00 28. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%. 18.25 1.91 17. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1. 15.85 16. 4. 5. 18. 9.22 23. 9. dan naik pada 2 kasus (10%). 7.Tabel I. 17. 1987 . dengan maksud penusukan cukup dalam.52 12. 15. 2.87 — 6. 14. 12.08 28. 1l. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci.96 15. 7.57 23.57 27.88 14. 6. 11.18 — 17.50 11. 4.11 22.25 X2 = 1 95.25 37.31 21.20%.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%). 16. naik pada 6 kasus (30%). 12. Tabel III.86 9. 3. 8. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19. 3. jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat. Σd 1015 106425 Tabel IV. 2.93 21. 10. 20. 10. 16. <10% atau naik pada 2 kasus. 10. (mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12. 3.88 0. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%).80 — 0. tetap pada 1 kasus (5%). 14.81 27. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci). Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4. 19.50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33.29 31.55 10. 14. Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191.67 — 12.77 14. 15. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II.9%. 11.14 4. 5. 4. 9.50 mg%.00 10. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. 20. Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa. 17.20 No. 44. 6.70 22. 13.34 — 7. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1. 19. 8. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191. sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik.9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus.75 41. 7. 13. 5.20 — 17. dan sesudah penusukan 182. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195.33 1.6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No. 2.74 14.86 10. 19. 13.50 19. 8.79 18. 18.82 1. 3655 182. 20. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20.25 mg%. 6. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No. 16.58 11. 17.

6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil.20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19.25 mg%. Mincu.001). Japan Publication Inc.25 mg% dan sesudah penusukan 195. 1982. di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191. 6 . • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV.05). Beijing Foreign Language Press.50 mg% dan sesudah penusukan 182.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV.6) dan titik kontrol. Tabel III. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. 3 : 18. Am J Acup 1974. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus. maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.25 mg% dan sesudah penusukan 195. Essentials of Chinese Acupuncture. tampak : 245. Sumionescu L. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0. Mihalache NE. Jakarta 1981. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus. Tabel IV. ed. 1982. 4. Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No. Utoyo Sukaton.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0. Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6.001).001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0.25 mg%. 6. 44. 2 : 95 .101. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula.23.darah yang menyolok. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV.50 mg% dan sesudah penusukan 182.6) dan kontrol. Mincu I. China: Shandong Science and Technology Press. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. 227. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points. Am J Acup 1975.05). Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol. 3. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.90%. 153. Anonim. Jakarta 1981.001).6) sebesar 19. Dari Tabel I.18. 2. sedangkan pada titik kontrol sebesar 4. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4. 1987 23 . Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV.� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0.5. Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. 5. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture. Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV. 1st.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet. dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol. Ionescu-Tirgoviste C. Supartondo.75 mg%. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao. Junan. 7.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1. Dari Tabel II. Ionescu-Tirgoviste C. 1 . Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV.20%.75 mg%. Anonim. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Omura Y. 1980.6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna.

ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . manifestasi klinik. Dari beberapa penelitian di luar negeri. 44. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. antara lain : suku bangsa. Hiperlipidemia. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. seperti halnya demam. umur. penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . faktor metabolik dan genetik. harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl. Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. Terdapatnya hiperlipidemia. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. murah dan tanpa efek samping. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. antara lain melalui pemberian obat-obatan. atau trigliserida > 140 mg/dl. Berdasarkan faktor risiko di atas. . hipertensi. melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . prognosis dan respons terhadap pengobatan. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. laki-laki. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi. Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. Danciu dkk. sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. ahli gizi dan penderita. misal : infark miokard. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. merokok dan Diabetes 2 Mellitus .

yang merupakan kasus hiper- Gambar 2. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci. Cermin Dunia Kedokteran No. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. Diet7. Titik-titik yang dipakai sama. tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus).02%. lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia). 3 tipe IIb. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus. 4 : 337 343). Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%.09%. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. 2 tipe V). serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal. erupsi santoma primer. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah. intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. diet harus tetap dilaksanakan. Am J Acupunct 1976. Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi.6). San Yin Ciao (IV. 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari. pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). tapi tidak bermakna. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Efek samping antara lain : diare. nausea. (diambil dari Danciu A. nyeri perut. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal. tukak lambung. Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi.12). Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan.8). anoreksia. BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan.• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. kembung dan peninggian trigliserida. vomitus. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. alternatif praktis hanyalah diet. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. diare. Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris. 4 tipe III. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33.3%). antara lain : gatal-gatal. 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz. 44. • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. 1987 25 . Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan. Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat. 18 tipe IIb. tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan. Efek samping banyak. Efek samping berupa diare dan kejang perut. Ionescu-Tirgoviste dkk. Kung Sun (IV.4) dan Cung Wan (XIII. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja . 4 berhubungan dengan obesitas.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. Bila obat-obat perlu diberikan. • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. 3 tipe IV. kemerahan kulit. hiperurikemia. arus bolak balik).

Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol. Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya.6).6 .6). yaitu sebesar 30—60%. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan.001). 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali.47%. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan.6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin. kontrasepsi. Pada setiap kasus. Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. dilakukan manipulasi yang sama 2 kali. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. kortikosteroid. ginjal. dengan menusuk titik Cu San Li (III. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki.92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70. III dan IV. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang. hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis.12) mempengaruhi digesti. Titik Ci Cuen (XII. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid. trigliserida dan fosfolipid. 1987 . lalu istirahat 3—5 hari. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol. Titik San Yin Ciao (IV. dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah.4) dan San Yin Ciao (IV. absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb. Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang.59%. akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus. Titik Kung Sun (IV. — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic.4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih. Lama penusukan 20 menit. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII. jarum diangkat. — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun). di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. RSCM.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas. 44. alkohol dan rokok. 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX. Menurut para peneliti ini. Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. Zhao Hexi dkk. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5. • Kung Sun (IV. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet.12) : Terletak di garis tengah perut. trigliserida . Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman). Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr. dan diputar selama 2 menit. Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 .36) pada 206 penderita. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut. 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme. Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. Penurunan tersebut bermakna (P < 0. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985. Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan). sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai.8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. Dari 72 kasus tersebut.

Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior.4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). dalam perjalanan arteri genu suprema. Vaskularisasi oleh vena safena magna. fleksor digitorum longus. c. Trigliserida saja. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis. b.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis. 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya.6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik Cung Wan (XIII. soleus. Lokasi titik Kung Sun (IV. Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). bagian yang lebih dalam terletak pada m. 44.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal. Evaluasi dilakukan terhadap : a. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. Gambar 1. Gambar 2. titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea. Gambar 4. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum).8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. di antara tepi posterior tibia dan m. arteri dan vena tibialis posterior.8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). 1987 27 . kolesterol menurun dan trigliserida meningkat. Gambar 3. • Ci Cuen (XII. Inervasi oleh cabang nervus safenus. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Bila lutut dalam keadaan fleksi. Kolesterol saja. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No. Lokasi titik di Cuen (XII. Lokasi titik San Yin Ciao (IV. • San Yin Ciao (IV.

5. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp.5%) 8 (50%) 3 (37. 44.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. 8. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. baik pada 3 kasus. baik pada 6 kasus (37. 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan. Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida.5%) 2. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No. Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida. 8. 5. 3. 6. 13. 2. dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56. pada 3 kasus masih di atas nilai normal. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. 6. 4. 5.25%).5%) 0 (0%) 5 (31. baik 31. 7. Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus.5%) 2 (25%) 5 (62. 3 (37. 3 masih di atas normal). 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap. Tabel III. 4. 16. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus. gagal 1 kasus. 12. 1. 11.5%) dan gagal pada 2 kasus (25%).75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. baik pada 1 kasus (12. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. 6. 7. 7. 6. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1. 10. sesudah akp. 15. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81.25%) 3 (18. 7. akp. 4. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus. 3. terdapat penurunan sampai nilai normal. 9. Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. Trigliserida meningkat pada 5 kasus. 2. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. 1987 . 4.25%). 1.5%). Tabel II. Hasil evaluasi penelitian 1. HASIL PENELITIAN Tabel I. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp. 3.75% (3 kasus). 14. Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No. Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. 2. Tabel IV. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37. pada 5 kasus sampai nilai normal. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. 3. Tabel V. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. 5. 8. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). 8.25% (5 kasus) dan gagal 18. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat. • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). 2.

6. Dengan tindakan akupunktur. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16. 3.5 kg). sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81.5 49.13. berkurang lekas capai.25 10. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24.25% (sangat baik 50% dan baik 31.16% dengan P 0.408). Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda.5 58 67 151.5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur. gagal 25% (tabel V). Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No.44 dan t tabel antara 2. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas.19 dan t tabel 5. 8.5 72.25% dan baik 37.87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220.88%) dan gagal 43.87% dengan P < 0. 44.5 160/90 160/90 162.6 27.97% (sangat baik 22. dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik.5 174. Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69. DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56.23% dengan 0.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas. 4. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62.5 78 45 69 50 49 77 71.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293. Dengan akupunktur dan diet. 16.5 210/100 150/85 154. 14. 13.5 62.5%.5 49 79.001 (t hitung 11.5 65.01 <P <0.7 289.001 (t hitung 9.5 — 2. serta selisihnya No. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada. 11. t tabel 5. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan. Tabel VI.499). 15.09% dan baik 34. tinggi badan.25% (tabel I V).408). terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93.6 179.25%) dan gagal 18. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. P/L Umur (th) 1. 10.02%.5 193. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur.5 130/90 130/90 166. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp.0 12.5 66 66.25 18. berkurang terasa berat.2 239. dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No. tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang.5 24.8 16. gagal 6. 7.23 161.23%. 5.58 dan t tabel 5.02 (t hitung 3. 12. Seperti diketahui. 9.03 49. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16.998 dan 3. 2.5 223. 1987 29 .5 154 145.001 (t hitung 19. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12.5 65 52. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi.Tabel VI.5% dan baik 12. penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 . 1.75% (tabel III).5 47. Gambaran berat badan.5 52 47 64 66 70.7 70.5%. berkurang bahu pegal sakit dada.5 72 60 67.87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.75% dengan perincian sangat baik 56.408). 2.03% dengan P <0. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10.16% (Tabel VI).

Sokolow M. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture. 17.02). Am Heart J 1980. The Heart. 4. Am J Acupunct 1981. Spritz N. dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. Cheta D. 2 (94 . baik 31. • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62. Scott PJ. 3. Rifkind BM. Index of Acupuncture. 126 .yang dilakukan. Adi Kusuma Aman. New Mexico 1980 : 61. Mcdika 1983. Levy RI. Grune & Stratton Inc.75% (sangat baik 56. 8. MOD Co. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases. 16. 1983. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH. Zhao Hexi.25%). 1982.. Omura Y. Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971. 951 957. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini. 13.001) dengan hasil penurunan 24. Essencials of Chinese Acupuncture.343.281). McGraw Hill Book Co. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism. Goldstein JL. In : Principles of Internal Medicine. Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia. 12. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system. 100 : 573 .25%. Burhanuddin Nasution. • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut.58 . 2nd ed. Omura Y. The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr. 188. 3 : 267 .62. 5 (273 . : 406 . Diet in the treatment of hyperlipidemia. 276 : 1 (34 . 1981. baik 37. 1 . 1980. Current concepts in prevention and treatment.274. Chang Xingguo. Ahli Gizi RSCM. 100 : 924 . Medical Progress 1983.39.87% sesudah akupunktur dan diet. Acupunct & El Their Research 1975. 18.). 4th ed.5%.. Diagnosis and Therapy. 10. Phleck-Chhayan. Levy RI. 19. • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0.5%. An integrated approach to mechanism and disorders. Hurst JW. 51 . • Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93.25% dari 16 kasus (sangat baik 50%. Danciu A. Levy RI. Brown MS. Leonhardt H. Danciu A. 9 : 57 . 13 . 44.16% sesudah akupunktur dan diet (0. Hyperlipidemia. 1984.141. • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain. 1977. Ernst ND.5% dan gagal 6. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia. Ahli laboratorium RSCM.103). 3 (148 156). Clinical Cardiology. Foreign Languages Press.141. Anonim. 9. 5. Beijing. 1987 . 1981.577. baik 12. Eastland Press. Lange Med Publ. 4 (215 . Acupunct & El Ther Research 1975. Beijing.75%).224).927. A Comprehensive text.559.01 < P < 0. Frederickson DS.. 1 : 51 . Fundamentals of electroacupuncture according to Voll.129. Am Heart J 1980. Chicago. 2 : 36 . th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. Am J Acupunct 1976. Fat transport in lipoproteinemia. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM. New England J Med 1967.03% sesudah akupunktur dan 16. Ionescu-Tirgiviste C. 4 : 337 .. KEPUSTAKAAN 1. 15. Hyperlipidemia. Lees RS. 1981. Stamoran M. Historical Aspect of Acupuncture. 7.25% dan gagal 18. Acupuncture. Ionescu-Tirgoviste C. Meeker LA. 14. dan gagal 25%). 5th ed.001) dan 10. Connor JO & Bensky D. akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12. 2. Visinescu R. Bonoell M. 11.14. 30 Cermin Dunia Kedokteran No. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81.23% sesudah akupunktur (P < 0. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. Zhang Ren Li Huanbin.44). Georgescu M.416. China.41. dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. 547 . 6.

4. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang.2 dan Matsui.2. juga orang tua berumur 90 tahun 5. MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan.11 . nya dan semua sensasi tetap utuh. 3 . Penamaan ini kurang tepat. Ciptomangunkusumo. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga. XIII.000 penderita8 .Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr.32. Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. Dr. ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi.7. Husniah R. pada penderita penyakit jantung. Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan.000. ginjal. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa.10 . paru. Induksi dilakukan selama 20 menit. VII. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi . Cermin Dunia Kedokteran No.9.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 . Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi. Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll . Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo. pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia. hati. 1987 31 . Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari. Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 . Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya. Th € Akib *. dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan. Metode ini sangat berguna di daerah perang rural. 44. Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . Akupunktur analgesi aman. Jakarta Dr. penderita sadar sepenuh2. Pada saat ini. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. dan lainlain 6. Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo. Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz. XIV. Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV. kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan.

terletak di bawah vertebra sakralis 4. dan lain-lain. Yao Su (XIV.2 subkutis. penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16. kecuali untuk titik XIV. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. teori susunan saraf otonom. 2. 17 . Ci Ku (XIII. Sedangkan menurut Two Gate Control. terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. Spinalis yang keluar. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol. 4. Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. Sebelum dianalgesi. Modified Ce Liao (VII. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. beku di daerah penis. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV. Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester. 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. 2 dan XIV. kecuali untuk titik XIX. 4). Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. 3. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. Matsui. 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. Titik ini terletak pada ramus posterior N. Penjaruman titik XIV. disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . dalam hiatus sakralis. sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. 2). yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. Sampai saat ini. Sakralis 2. saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. 44. 5. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan. Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control.C. Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita. Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh. 4 tegak lurus. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus. dimulai perangsangan dengan arus listrik. kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat. Penjaruman titik VII. pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak. 4 dan XIV. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. terletap pada batas atas simfisis pubis. Ming Men (XIV. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor.3 dan 4.Beberapa pendapat mengatakan. 2. Sebelum setiap penjaruman. leher dan dada 15 . Titik-titik akupunktur yang digunakan 1. Penjaruman dilakukan bilateral. dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. 1987 . Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . 2). 4 dengan kelompok A.3 dan 4. Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. teori reflexotherapeutical Head. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan.) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci). 32).

Acupuncture Analgesia. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. Medical Progress 1975. 2. 6. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. Venice: International Congress series. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. Cermin Dunia Kedokteran No. 1973. 7. dan tindakan ini diulang 2 kali). terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. 1973. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Lokasi tumor berbeda-beda. pp 306-7. Introduction to Acupuncture. Beijing: Foreign languages press. Yu AL. Lowe WC. Xu GH. 3. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk. Wen HL and Cheung SYC. Matsuto. glans dan Tabel I. Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. 1979. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. 1975. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Cai D. Acupuncture for Physicians. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. 2:87-98. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. penjaruman pada titik VII.2. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. 9. Beijing: Peoples Medical publ house. 1978. 10. p 759. Beijing: The Peoples Medical Publ. USA: Medical Examination publ. I memuaskan 4 31 4 bl tk. XIV. pp 197-8. Anonim. Sedangkan titik XIV. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. Lu WJ. Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Man PL and Chen CH. Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif. Wexu M. Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. Springfield. . tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. KEPUSTAKAAN 1. 44. Namun demikian. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. 1979. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif.gelombang bifase segi (spike). 4. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. p 416. pp 211-6. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. 1974. Nose and Throat.2. Lee F and Cheung CS. 1 di corpus dan 1 di preputium. 5. maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. Current Acupuncture Therapy. Asian J Med. 1980. XIII. Illinois: Charles C Thomas publ. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. 8. 9:138-41. Mayer EH and Bischko J. Induksi dilakukan selama 20 menit. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. Hongkong: Medical book Publ. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . maka induksi dapat diperpanjang. Berdasarkan penelitian. Essentialas of Chinese Acupuncture. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan. Theory and Potential Clinical Application. 1973. 2 intra meatal.4. New York : ASI publ Inc. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. pp 171-82. Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan.

Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. 1987 . abstract. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. Anonim. Endorphins. Benner H. in the second French. 14. The Puzzle of Pain. Murphy TM and Binica JJ. Thomas H. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. 44. in Advances in Acupuncture Anaesthesia.11. 18. 24-9. Melzack R. Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. Yang MMP. 12. Yang H. Weng J. Acupuncture. 1979. The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. Victoria. JAMA 1974. 229:1371-5. Bonica JJ. The Role of Endogenous Ligands. 13. Li G. 1973. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. Mao S. p 39. 15. 112:896-902. Arch Surg 1977. Peng C. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. 16. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. pp 96-235. Beijing: Peoples medical publ. 17. The Magazine of The World Health Organization. The WHO view. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Dec 1979. Vienna 1975. Pauser G. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation. Bannerman RH. Australia: Penguin Books. pp 197-8.

pasien tampak sakit. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. dan Laroxyl. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. berdenyut-denyut. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 . Dharma K. 44. Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. Dr. tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat. KASUS Seorang wanita. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. Setelah pengobatan pertama. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. Diperkirakan. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. Pengobatan diberikan dua kali seminggu. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. Dari jumlah itu. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. 1987 35 . Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. Cipto Mangunkusumo.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. dengan hasil yang baik 2 . Baik kelainan di dalam otak. dan pada pemeriksaan neurologis. Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. Pada pemeriksaan fisik. tubuh dan anggota gerak. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 . dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. Lexotan. Widya Unit Akupunktur RS. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. lalu diberi obat.

Bensku D. tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II.20). hal. Menurut ilmu akupunktur. Seng . 4.14). Kho Hing Gwan. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional. namun hanya sebentar dan ringan. Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi. He Ku (II. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam. 1987 . Tay Yang (M-HN-9). Diagnosis kerja : Sefalgia. Lain-lain tidak didapatkan kelainan. yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus. kecelakaan. ekspresi umum tampak sakit. — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati. yang segera hilang setelah diakupunktur. He Ku (II. 6. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. Am J Acup. Hal ini berlangsung beberapa kali.4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. 6. Fu Liu (VIII. Am J Acup 1978.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala. Yeou Cheng Hwang. Acupuncture a comprehensive text.HN.4). Khoe WH. Penerbit Universitas Indonesia.Jaw Song. Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot. Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. faktor lingkungan dan sebagainya. terapi medikamentosa dan psikoterapi. yang segera hilang setelah beristirahat. — Titik yang dipilih : 1. Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali. Sebagai kesimpulan. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi. keracunan.20). limpa. atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). trauma. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna.20) dan Tay Yang (M. HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama. Ci Cie (XIII. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. Treatment of cluster headache by acupuncture. 23. Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi. 36 Cermin Dunia Kedokteran No. Penerbit Universitas Indonesia. 4. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. Jakarta 1981: hal. Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot. di Nyeri kepala menahun. tampak semangat agak kurang. 2. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi.1⁄2 kiri dan kanan.14) dan Fu Liu (VIII. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan. Chen GS. infeksi dan sebagainya. tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali. Sidiarto Kusumoputro. 5 : 169. Pada pemeriksaan akupunktur. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. Titik Pai Hui (XIV. Jakarta 1981. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si).9).baik. keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan. pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung. 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi. Pai Hui (XIV.4). Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia. 1981. O'Connor J. KEPUSTAKAAN 1. Am J Acup 1977. Ci Cie (XIII. Titik Ci Cie (XIII.14) dan Fu Liu (VIII. tekanan darah 90/50. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. lokasinya kadang-kadang tidak jelas. nadi 84. 3. Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. 2. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. Pada kasus di atas. Ditinjau dari gejalanya.HN. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. treatment with acupuncture and nutrition. Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV. suhu afebril. Longterm effect of acupuncture therapy on headache.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 . 5. yang terletak di antara os metakarpal I dan II. makanan. ginjal. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang. Tay Yang (M. 3. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. 6 : 23. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala. 44. 1977. dapat disertai mual dan vertigo. 32. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. 5. Chen dkk 3 menyimpulkan. Titik He Ku (I1. Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil .7). Headache. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. di Nyeri kepala menahun. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya.7). Chicago: Easland Press. 5 : 151.

Makin tinggi frekuensi. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan. Ketika gelombang suara melewati medium. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat. efek mekanis. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur.01% dari Quartz ke udara dan 0. Sebaliknya. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur. Dalam praktek. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. 44. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. 1987 37 . Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. medium kontak. Pada jaringan.Sonopunktur Dr. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai. sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan. alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut. Cipto Mangunkusumo. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan. Karena itu. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan. ultrasound mempunyai efek panas. Karena karakteristiknya. dan efek biologis.1% dari udara ke jaringan. antara lain diabsorbsi. direfleksi dan ditransmisi. Jakarta. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. hanya 0. PENDAHULUAN Gelombang suara. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Dengan memperhatikan hal tersebut. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. Cermin Dunia Kedokteran No.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well. 1987 41 . sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 . lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. Selanjutnya dilakukan fusi. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. Gambar 3. DMSO(dimetil sulfoksida) . foetal bovine serum. Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1. Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain. 8 azaguanine.5 cell/well. Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640. Sel positif kemudian diperbanyak. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. disuntikkan secara intravena. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. 44. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. 1 cell/well dan 0. feeder cell dipersiapkan. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa. Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm. Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi. Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu.glikol. Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan.

1986. 1987 . 3.307. Washington DC: American Society for Microbiology. Ganong WF. 8. 1985. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa. 3.Selected Methods in Cellular Immunology. 10. Teknik pelaksanaan agak kasar. Voss EW. US$ 150/100 ug. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal. 9. CRC Press. Berkow R. Hurrell JGR. 1979. KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning. Fisiologi Kedokteran. Jumlah sampel kurang banyak. 7. 2. pp 294 . 1983. 44.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa. Biotechnology. Academic Press. Yogyakarta. pp 263 . HASIL 1. 1985). Chereminisoff & Quellette RP.4 x. pp 99 . Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. 2.125.6 x.95. pp 351 . KEPUSTAKAAN 1. 1982. pp 137 52. 1976. p 1710. Manual Clinical Laboratory Immunology. Kloning juga sudah berhasil dilakukan. 1980.81. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application. Mishell & Shiibi SM. University of Illinois. pada tanggal 17-19 Februari 1987. Secara mikroskopis.109. didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4. Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. Merck Sharp and Dohme Research Lab. 4. p 50. Methods for Production of Monoclonal Antibodies. 3. Techomic Publishing Co. Monoclonal Hybridoma Antibodies. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. 5. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa. Sel hibrid yang didapat tidak stabil. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 . 4. sesudah 68 jam = 13. 1980. Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. Chang TW. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair. 5. pp 1 . Agricultural Res Service 1984.57. 2. Immunochemistry. Voller. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. monoklonal biasa nya bulat dan simetris. Appleton JA. Rose. 5. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5.72. 6. San Francisco: WH Freeman and Co. 1985. pp 1 . pp 360 .7 hari setelah fusi.

susu. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas.Imunomodulator DR. limfosit T dan B. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No. karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1). pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan. kasein dan otolisat bakteri. APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. Penanganan yang dulu sering dilakukan. hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. 1987 43 . Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. atau menahan aliran darah. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. ragi juga dengan sel kanker. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. Mathilda B. 44. Dasar pemikirannya adalah. dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri. membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. Sel tujuan adalah makrofag. Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. pun humoral. granulosit. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. Berbeda dengan hewan kontrol.

maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. 44. — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. seperti pada BCG misalnya. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. terapi ini tak berhasil. ekstrak tanaman. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . Dasar fungsional paramunitas (menurut A. ekstrak embrio). Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri. Jika BCG digunakan IV. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. Efek samping dapat ditolerir. — Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. dekstran. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. kalau tidak. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. racun dari hewan). efek non spesifik akan lebih menonjol. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. — Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. 1987 . terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen. — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu). mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. ribosom bakteri. 44 Cermin Dunia Kedokteran No. infeksi kronis. hormon dan senyawa yang mirip hormon. protein dan hasil urai protein. merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. lipida. senyawa anorganik. — Terapi penyakit ganas. endotoksin. ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida).KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. Tabel 1. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen.

efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. Viscum album. Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. Iipida (ubikhinon. Dari tanaman tinggi. Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. terpen (ester diterpen.diblokir. sarkoma dan leukemia akut. Solidago. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. tiloforin). Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain. 1987 45 . reaksi hipersensitif (3%). kadang-kadang nausea. anetol). Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. levamizol tak bekerja. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. jenis Bryonia dan lain-lain. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%). 1 mg dapat melindungi 10 15 sel. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). senyawa fenolik (kleistantin. asam klorogenat. alkillisofosfolipida).000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. 2. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. sedikit dalam algea dan Lichenes. seskuiterpenlakton tertentu). Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. gangguan saluran cerna (5%). BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. herpes zoster generalisatus. Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. Q. virus papiloma dan sebagainya). Pada percobaan dengan hewan.000 dan 450. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli. pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. muntah. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. Senyawa ini menstimulasi fagositosis. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. 3 dihidroksibenzoat. juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. yang mempengaruhi m—RNA. dan y. pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin. interferon atau sistem komplemen. Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. Trifolium pratense. hidup hewan bersangkutan. Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. Ini dicoba pada melanoma. Aktivitas interferon sangat tinggi. zat ini berbahaya. Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran. sulit diobati (misal virus ensefalitis. 44. leukopenia serta trombositopenia. Pada sistem imun normal. bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. sindrom Reiter dan multipel sklerosis. asam ferulat. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. sarkoma osteogenik dan tbc. Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis.

Canada: John Wiley sons. keadaan pasien dan sebagainya. yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. Ghosal S. 1963. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. 9. Fischer TJ. Chattopadhyay BK. KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. 7. The Experimental Foundations of Modern Immunology. 1978. 8: 16. 6. 10. Manual of Allergy and Immunology. 1985. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. Clajk WR. Arzneimittelwirkungen. 8. 11. Planta Med. Hansel R. dosis. Dtsch Ap Ztng. 1984. Wagner H. 5 Aufi. 1980.44: 32-3. 1983. 123: 821-2. Lawlor GJ. Mose JR. Scott GM. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. 44. 2. 1982. 6: 279-282. Biswas K. 1982. Planta Med. 1987 . Ghosal S. Mutschler E. Bahr V. 1984. Pharm Research. Chattopadhyay S. Boston: Little Brown Co. 1986. J Am Med Assoc. 1981. 3. Kluthc R. 5. Planta Med. baik tentang cara aplikasi. Vogt A. Cjaudhuri L. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. 1983. 124: 54-9. 17: 689-694. Hansel R. Dysch Ap Ztng. et al. 12. 11: 72-91. Pharm Reserarch. 13. 1985. 2 nd ed.obatan masih banyak dipertentangkan. 29: 234. 1. Phytochem. 1. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 122: 843-9. Dtsch Ap Ztng. 4. Batsford S. Von Bruchhausen. Chattopadhyay U. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan.

Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer. dan psikoleptika. Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit. Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. ketegangan. ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis.Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya. Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika. diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. Cermin Dunia Kedokteran No. Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. Nani Sukasediati *. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. Salah satu anggota kelompok ini. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . agitasi. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi . yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut.0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. 4 4. * Penyaji makalah Koja. Setelah diklasifikasi . Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. Bila dirinci lebih lanjut. 1987 47 .3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat. Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980).1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C. Sampel diambil secara purposive stratified random sampling. khususnya yang mengandung benzodiazepin.7%) seperti pada tabel II. Dari seluruh resep benzodiazepin ini. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. yaitu RSU Tasik. Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan.

% PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%).0 55.5 -2.4 21.0 A.3 -- 50. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1.1 65.8 B.7%). 6. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42.7 60.2 6. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2.6 1. Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah. 64.7 Tabel II. Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.0 48. Tabel I. Namun kenyataannya tidak demikian. dan sebagian besar adalah diazepam (60.7 17.9 2.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf.9 1.9 13.8 100.3 53.0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III. 1987 . di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C. ahli penyakit mata. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18.7 100 50. 4. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis.1 4. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita. Tabel VI.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7.4 100. dan 6.4 71. 2.0 42.1 0.9 26.0 12. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan.1 1.9 9.9 0.2 11.5 100.0 45. 44. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi. dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun.9% seperti terlihat pada tabel IV.0 31.4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika. sebanyak 66.2 0.3 1.3 85.5 6. Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V).1 42. 5. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8.4 0.6 9. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta.5 3. ahli kebidanan dan kandungan. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal.64. Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah. Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85.6 14.8 5. Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73.3 5.4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 .6%).6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12.0 84.5 73.6 8. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan.0 80.0 66.2 0.4 4. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 . dicatat juga dalam survei ini.6 27.1%) adalah golongan benzodiazepin. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan. 3.6 12.8 10.0 91. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14.5 26.9 1.0 Tabel IV.1 46.

Meskipun demikian. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. Psikotropika. Namun masih ada kemungkinan lain. Disajikan pada Konas IKAFI VI. Nani S dkk. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa. 4. tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. 5—30 mg/hari. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam. dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. 44. Dalam Gan S (ed). dosis harian rata-rata sebesar 14. Puslitbang Farmasi. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. Retno Gitawati dkk. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. 6. Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s .7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. Desember 1980. Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. B. Manado Oktober 1986.Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. Cermin Dunia Kedokteran No. Bila ditinjau dari lama pemberian obat. Komunikasi pribadi. Datten Bangun dkk. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. 1987 49 . Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. Farmakologi dan Terapi Ed 2. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. C dan puskesmas di Jawa. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. Demikian pula halnya klordiazepoksid. 3. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. Majalah Psikiatri. 1980. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. Bagian Anestesi FKUI/RSCM. Darmansyah I. Reverger R. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64. — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. Meskipun demikian. KEPUSTAKAAN 1. Santosa OS. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. Rahardjo K. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. abuse dan overuse. 2. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama. di Jawa 6 . diteliti melalui resep dokter. 5.

Sehubungan dengan ini. misalnya penyakit. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. kelinci dan marmut. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. reagen diagnosa. berat tertentu. lingkungan. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik. Oleh karenanya. hormon dan vitamin). PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi. terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. seleksi dan pengelolaan. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. Dari keadaan tersebut di atas. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. 44. Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi. Untuk pemeriksaan tersebut di atas. hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. 4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. 1987 dengan sifat genetiknya. specified pathogen free dan gnotobiotic. jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula. 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. tikus (laboratory rat). 2) Pemeriksaan potensi. sterilitas. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. blood product.Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. antara lain : sehat. antibiotik dan beberapa enzim). WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis. Oleh karenanya. dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen.

maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan. maka faktor pembiayaan. NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan. Menurut SHORT. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. D. Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. Demikian pula di Australia.J dan WOODNOTT. Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol). sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). Dapat diambil contoh. umur yang dikaitkan dengan berat badannya. 4. Cermin Dunia Kedokteran No. kelinci 15 strain lokal. Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat. antara lain faktor strain hewan dan makanan. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. 5. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit). MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas. berat badan. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya).5°C dan 12. hingga variasi individuil tidak banyak. 15. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa). agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat. Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. tekanan udara. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut.2°C. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). bahan maupun bentuknya. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin. manajemen pemeliharaan. kelembaban ruangan. makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. kebisingan suara dan personil yang menangani.P (1963) dalam bukunya The IAT. Dari beberapa penjelasan tersebut di atas. MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. bedding (alas kandang). 2. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. jenis-jenis hewan percobaan mencit. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis. 3. sirkulasi udara. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. D.77°C. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. Di sini harus dicari sebab-sebabnya. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. jenis kelamin dan data fisiologisnya.tentang sifat-sifat khasnya. 44. segera dilakukan .

Short DJ and Woodnott DP. Oleh karenanya. 1963. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. fifth ed. 5. The IAT. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya. Geneva. twenty second report. 2. 4. baik dalam pengawasan penyakit. KEPUSTAKAAN 1. 1976. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. New York: Churchill Livingstone. 1979. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. 3. 1st ed. London: Crosby Lockwood Son. Ufaw. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals. 44.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. 1970. Maddalena. WHO Expert Committee on Biological Standardization. 1987 . 1970. The John Curtin School of Medical Research. 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Sutherland: AAEC Research Establishment. Philadelphia: Lea dan Febiger. Hafez ESE. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas. kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan.

Sebagai contoh. Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. serebral pada luka kepala akut. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. 1987 53 .S. diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. 1 HM—PAO. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. yaitu Tc—99m d. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru. 1 hexamethyl-propylene amineoxime. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat. serta peralatan yang diperlukan.T. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. migraine. 44. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. metastasis otak. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh. atau Tc—99m d. Reactions No 8. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. Walaupun demikian. epilepsi. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas.R. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. atau Ceretec. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. dan perdarahan otak sepintas. kemurnian. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. tidak bermuatan. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. Pada pengembangan selanjutnya. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator. efisiensi penandaan yang tinggi. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. Dengan ditemukannya Ceretec ini. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. VSR F:I. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. demensia. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat. stabil in vitro. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke.

Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K. Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu. mengganti kerugian tertersebut. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata.U.H. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. baik yang sekarang maupun yang dahulu. H. Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr.H. bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. 1987 . kiranya mudah dapat dijawab.TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami. Pertanyaan : A. Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. namun dari segi etik kedokteran. 54 Cermin Dunia Kedokteran No. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. Pertanyaan (A). Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. yaitu yang diatur dalam K. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. sekantor saya. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya. (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur. dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. yaitu membuka " rahasia jabatan dokter". Sebagai seorang sarjana. sarjana. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter. bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. Jakarta. dia dapat menarik kesimpulan sendiri. Dari pihak dokter. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya. yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter. Di samping sanksi menurut hukum pidana. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien. ibu rumah tangga. maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. 44.U.

Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman. Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense). 44. karena bersetubuh dengan dia. yang menderita TBC terbuka. dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa.U. 1987 55 . Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. karena pasien mengatakan. antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht). tidak dipidana. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum". bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain.Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. Dalam persoalan yang kita hadapi.D.H. Dr. tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar. Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar. 'It . bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya. Hal ini diatur oleh K. sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. Jakarta. jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien. Kalau kita gegabah menuduh seseorang. misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang.0 Cermin Dunia Kedokteran No.

mencari apakah sebabnya ." Ny... Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng.. Drg." "Lho bagaimana to. kan dompetmu begitu besar.. uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak. Tetapi.. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur.. tapi aku kira tanganku sendiri.. (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan.. pasien itu memeriksakan matanya. Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi.. HING'S atau CROCODILE. Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No. Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu." Ny. apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest... bahwa pasien tersebut memang ... dia sama sekali tidak dapat baca. apa tidak terasa ?" "Ya terasa. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan. BUTA HURUF. 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu. Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya. pernah dibuat bingung oleh pasiennya. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri. ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku.. Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya..Akhirnya ketahuan. Dan kalau tidak memakai kaca mata.... dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut. 44. Sang dokter termenungmenung kebingungan.... Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya... dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam. dia dapat baca...... walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar... Akhirnya setelah panen cengkeh." ???????????????????? Juvelin . Habis pulang dari kantor. kok dapat kecopetan.. orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun. sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai........ kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut..

gerah dengan rambut yang kusam. 44. . Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang. Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. maaf kami mau melihat SIM-nya. Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan. Gadis III : Bawa kondom." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. Dr. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka. 1987 57 . Polisi : "Hormat pak. Oh. Gadis II : Biasa-biasa saja. tidak ada persiapan khusus.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan. Wanita tersebut tampak berkeringat. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. bu?????.

Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4.1. Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor. 44. Pada sonopunktur. 5. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. 3. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. 1987 . efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas. merupakan 7. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8.

Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2. Juanda 248. Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". 3. Sambutan-sambutan dan peresmian III. Ir. 1987 59 Sekretariat : . MIPA Jl. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". 5. Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". 6. IV. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. Pembicara : 1. Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika".Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. — Hari Kedua Registrasi peserta baru. 700 participants are expected from 22 countries. Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". 3. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. I. 5. Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. V. 4. Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". Prof. IV. Sambutan-sambutan dan peresmian. Pembicara : 1. Juanda 4. H. V. H. Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . Presentasi makalah-makalah bebas. 1987 Bali Beach Hotel. Rapat Organisasi PGMI. Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". Ir. Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". 4. Rapat Organisasi PANDI. Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". Registrasi peserta II. 2. III. Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. 44. II.

Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. Pada periode 1980-1982. bunuh diri. 1987 . 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. dan "The New York Times" (5 Januari 1986). Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. Dari segi pembeli. kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. pe- nyakit jantung. atropi urogenitalia. Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali. (SCRIP No. 1062. VSR FDA Consumer. Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. gangguan psikologi dan perubahan metabolik. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). tersebar luas di seluruh dunia. punggung atau di perut.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. terutama ibu-ibu. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang.18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut. ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur. Dalam tahun 1984. kanker. 44. Di Amerika misalnya. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari. tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. p. dan tidak perlu pengawasan dokter. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Dengan bentuk sediaan plester ini. cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu. Selama satu dekade terakhir. karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. Walaupun demikian.