Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Dr. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. kronis dan sejenisnya. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. 1987 3 . seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. seorang Jerman. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. Cipto Mangunkusumo. Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. terang. dan sebaliknya. gelap. parasimpatis. Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. panas. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. atas. Dharma K. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. di dalam unsur Yang terdapat Yin. ekstrovert. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. Laser. regresif. Prof. progresif. tulang. dingin. Satrio. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. Engelbert Kampfer. Jepang dan negara-negara lain. dan lain-lain. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine". Wilhelem ten Rhyne. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. malam. perunggu. 44. Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. akut dan sejenisnya. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum. Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. Yang melambangkan sesuatu yang positif. simpatis. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. siang. walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. Yin dan Yang membentuk keseimbangan. seperti Ultrasound. bawah. introvert. dan logam-logam lainnya. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus.Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase.

konstipasi. tahanan listrik lebih rendah. percepatan masa persalinan. 1987 rangsangan titik akupunktur. Terdapat 12 meridian umum. hipotensi. kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. serta tuli neurogenik. yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. 12 meridian cabang. bronkitis kronis. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat. Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. asma bronkiale. mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. tinitus. penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. spasme otot visera seperti dismenore dan diare. sakit kepala (migraine dan tension). gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. hematom. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. 44. dan neuralgia post-herpetica. artritis (khususnya osteoartritis). Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. keganasan. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. insomnia. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. terlalu lemah). Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. gangguan emosi. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. seperti potensial listrik lebih tinggi. Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju.dengan unsur lainnya secara khusus. diajukan oleh The WHO Inter- . daya hantar listrik lebih tinggi. susunan saraf otonom. infeksi akut/aktif. peningkatan gamma globulin. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. lokasi kelainan. kerusakan saraf. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. paralisis (pasca cardio-vascular accidents). Efek samping yang umum adalah sincope. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. daya hantar gelombang suara lebih tinggi. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi.sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. atau sebaliknya. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda). cara hidup yang keliru. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . perangsangan saraf. trauma dan sebagainya. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. dan menguasai anatomi dan neurologi. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. hipertensi. teori Gate Control dan lain-lain. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. pelepasan zat-zat neurohumoral. teori stres dan adaptasi. keadaan yang memerlukan tindakan operatif. Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. kebiasaan makanminum yang salah. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur. makanan dan sebagainya. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks.

miopia (pada anak-anak). disentri basiler akut. neuralgia interkostal. ileus paralitik. yaitu dalam tiga sampai enam bulan). neuralgia trigeminal. tonsilitis akut.osteoartritis. hiperasiditas gaster. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu). gastritis akut dan kronis. Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). gastroptosis. 44. kelumpuhan muka (stadium awal. diare. neuropati perifer. konstipasi. Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. nyeri pinggang bawah. akupunktur muka. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi.frozen shoulder. katarak (tanpa komplikasi). — Kelainan mulut nyeri gigi. Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. sekuele poliomielitis (stadium awal.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. murah dan efektif. ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri). retinitis sentralis. antara lain: — Akupunktur telinga. tennis elbow. akupunktur hidung. ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). hiccough. disfungsi kandung kemih neurogenik. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". 1987 5 . — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. common cold. — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia. skiatika. enuresis nokturnal. — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. akupunktur kulit kepala. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979. akupunktur kaki. yaitu dalam enam bulan). kolitis akut dan kronis. ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. rinitis akut. faringitis akut dan kronis. migraine. akupunktur tangan. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur). Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). — Sistem pernapasan: bronkitis akut. penyakit Meniere. Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. gingivitis. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). — Kelainan mata: konjungtivitis akut. sindroma servikobrakial. nyeri pasca pencabutan. paresis pasca stroke.

Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur.I. Juliar Sihlman. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Pada tahun 1967. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. 44. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur. Juliar Sihlman. Pada tahun 1973. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. Dr. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. antara lain kepada Dr. yaitu pada tahun 1971. yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur. Pada tahun 1970. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. juga kepada Dr. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Tse Ching San. Sejak tahun 1969. Dr. Tse Ching San. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Vienna. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Dr. Menjelang akhir masa jabatan Dr. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM.I. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina. Dr. Erastus Wangsa Saputra. Oei Eng Tie. Stefanus Wiran dan Dr. Pada tahun 1972. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. di bawah pimpinan Dr. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. Cipto Mangunkusumo. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM. Pada tahun 1966. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia.

diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran. Biolaser. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain. 44. 1987 7 . tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. dan berhasil-guna. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. ceramah. Jerman. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI). alat Voll dan MDA IDI. bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. serta Pada tahun 1976. bagai stimulator listrik. ber. penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. kalangan dokter pada umumnya. Ultrasound. dalam bahasa lnggris . Namun. Petancis dan Indonesia.dimungkinkan dengan adanya bantuan. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur.binaan dari Departemen Kesehatan. Sebagai sarana penunjang. Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan. FKUI. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. Direksi RSCM.pengobatan akupunktur. kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. Cermin Dunia Kedokteran No. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri.

44. atau dengan arus listrik (elektroakupunktur). Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut. jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum. Menurut Nakatani. Sedangkan pada Ampermeter. rematik dan lain-lain. pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur).4. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 . kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Acupoint Detector Oleh Volt. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur.8 . Selain itu. Nakatani menyatakan. Gambar 1. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur. yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan).5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4. Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. L. Perlu dikemukakan. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout. Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian. Pada tahun 1825. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik.H.6 . Cipto Mangunkusumo. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. Laser. Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya. untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu. Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. yang mengukur besar kuat arus. akan tetapi tidak terlalu besar. 1987 . Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1).6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter.Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr.

Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku.C. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit. Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 . Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. Menurut Gambar 2. Bila tidak digunakan jarum. Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum. Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu.C.C. Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4.C.) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja. terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera. kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. disesuaikan dengan maksud perangsangan. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz.C. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point). Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa. suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif. Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 . frekuensi serta lama perangsangannya. biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks.). Dalam teori Ryodoraku. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya. 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi.mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper. gelombang segi (Spike wave). Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 . 1987 9 . Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave).) atau arus bolak-balik (A.). gelombang sinusoid dan lain-lain. Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No. Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan. Dengan demikian terjadilah penyembuhan. Bila melalui jarum. sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik.) atau arus searah pulsasi (Pulsating D. arus searah tetap (D. 44. Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu. 2) Kehamilan trimester pertama.

keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4).10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . 44. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi.C. dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi. Di antara semua alat-alat akupunktur.10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan. dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3.Gambar 3. Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. Fritz Werner (seorang insinyur). Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4. bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4. Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. sehingga terjadi Indicator Drop. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia.5. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh). • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur.) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur. Diagram yang diberikan (positif). Neurometer Yang. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil. titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh. Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. dibuat alat yang disebut Diatherapuncture. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur.87 Volt). dengan meminjam istilah potensial. sehingga kerjanya seperti baterai. Sebaliknya bila arus terlalu tinggi. disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4. Alat ini terdiri atas dua bagian. semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks.10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan. 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Menurut Becker.5. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. Pada percobaan-percobaan selanjutnya.4.

yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik. 1987 11 .Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b.8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati. Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : .10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien. fibrositis. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. miofasitis dan miositis. Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas. Bila dilakukan secara bergerak. yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 . tenosinovitis. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali. Untuk daerah yang luas. periartritis. misalnya dengan a. Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari. Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal.Dermatron a. bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi. Penggunaannya harus memakai media. Lama tiap terapi berkisar antara 6 . EAV . Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya. Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik. 44. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran .Gambar 5. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama. 2) Terapi Frekuensi rendah 0.Sumber ultrasound . Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik).Stimulator . sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair. dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik. Jarak dan ketetapan pembacaan b.lingkaran kecil setiap dua detik. secara stationer atau bergerak. dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil. Negative saw tooth (spike —) c. Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. skiatika dan nyeri pasca amputasi. Juga dapat digunakan untuk discharging. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis.

11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. otorinolaringologi. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi). 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. psikiatri. 1987 . Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. antara lain : pemantulan. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0. Pada manusia. 3) Laser gas : Laser HeNe. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan.8 mm dan tak langsung 8—10 mm. terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. interna dan terapi akupunktur. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. bedah. terjadilah fenomena fisika yang umum. Gambar 6. dan pemancaran. Laser Argon. 11 11. obstetri. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit. Laser Krypton. 44. dermatologi. Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz. 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein. neurologi.12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. termolisis dan penguapan. Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas. penyerapan.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain.

Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri. 1977. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. 1981. New York: Thornsons Publishers Inc. 1st ed. hal 1. Kao FF and Kao JJ. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. 1984. Stimulation Therapy with Laser Beam. Leonhardt H and Schuldt H. vol 1. Current Acupuncture Therapy 1st ed. Chicago: Eastland Press. Cermin Dunia Kedokteran No. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. 11. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. 1st ed. Kenyon JN. Caspers KH. English. Tanny M. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. 1978. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. 12. Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. Acupuncture. Menurut penelitian. 5. 1987 13 .p5. 13. 7. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. 18: 42645. Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. 8. 10. b. Lindquist Minisound. 1977. 4: 5-12. pp 17—61. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. 4. Kleinkort JA and Foley RA. 1976. pp 41-56. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. Essentials of Chinese Acupuncture. karena dapat mengurangi spasme. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a. Jakarta: PT Gramedia 1978. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. KEPUSTAKAAN 1. c. 1983. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. Modern Techniques of Acupuncture. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy. Minisound Instruction Manual.p 63-5. 1977. pengobatan harus dihentikan. 12: 51-6. A Comprehensive Text. Kusuma A dan Kiswoyo. 6. 44. 1980. 1979. Lee JF and Cheung CS. Recent Advances in Acupuncture Research. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll. Wernwe FM. OConnor J and Bensku D. Beijing: Foreign Language Press. Am J Acupunct. 3. Makatani Y and Yamashita K. pp 8—15. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc. pp 431—3. 1st ed. 2. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. Am J Acupunc. 9. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. Ueizen. 1979.

diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin.8 . Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. umur dan lama menderita sakit. 1987 . 12. 3. Lokalisata b. histamin. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. Menurut lokalisasi : a. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat. 2. Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. 3) Hipotesis neural. frekuensi 2 Hertz. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. Jakarta. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. Segmental (dermatomal) c. b. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. Autoimun atau vitiligo progresif b. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. Menurut Koga 3 : a. terhadap perubahan warna. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu.Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. 44. dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. seperti diajukan oleh Koga. vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. 2) Hipotesis imun. 14 Cermin Dunia Kedokteran No. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. selama 20 menit. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. 18 dan 24. antara lain serotonin. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. Cipto Mangunkusumo. KLASIFIKASI VITILIGO 1. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l .

penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua.10 . dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo.69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita.15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun. Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24. 32 dengan panjang 1 inci.1 buatan Cina. lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman). dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta.11) pada sisi tubuh yang sama. HASIL Tabel I. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982.49th 50th . Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th . 44. semua mengalami perbaikan. — Stimulator listrik tipe 71.6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II. Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo. Jarum ditusukkan tegak lurus. dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan. dengan jadwal 3 kali seminggu. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. 11 orang mengalami perbaikan. Cermin Dunia Kedokteran No. Tabel II. sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan. Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. yaitu setelah penusukan ke 6. Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II. Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata.2) dan San Yin Ciao (IV.19th 20 th . Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no.11) — Sing Cien (XII.2) — San Yin Ciao (IV.4) — Ci Ce (II. — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak. Setelah seri pengobatan pertama. — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya.59th 60 th . Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.6). Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata.4) dan Ci Ce (II. Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan. KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali. Tabel III. Lamanya penyakit diderita bervariasi. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral. 1987 15 . Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart. topikal maupun parenteral.5 . 12. 18 dan 24. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur.39 th 40th .

620. 11. Michon C.05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0. Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. 10. Acupuncture and electro-therapeut. 97 : 255 . 6. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. 8. 239: 1183. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits.306. 3 : 97 . 3. Chong H. 4. 1971. Am J Acup. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi). Vitiligo what is it? Is it important? JAMA. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi.766.05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. 005). Chao R. 1978. Mosher DB. + 2 adalah 2 buah. Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. Am J Acup. Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. Dermatologi in General Medicine. Beijing: 1979. Ma ZY. Artone JP. Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. 3 : 110 . 16 Cermin Dunia Kedokteran No.05). 2. Nordlus J. 1979. Lerner A. Perubahan warna : 77 <M <1. pp. Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna. tidak bermakna (P > 0.006 <M<0. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory. timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. Sablovic D. Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. 7. New York : M.05). tidak bermakna (P > 0. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%. P <0. Vitiligo a new classification and therapy. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah.03.111. Morohashi M.2:167-174. Jan ZX. in: Dermatology in general medicine . sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1. 1978. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia.05). 1975. Res Int J. Beijing: 1979. Distribusi Jenis Kelamin. Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo.231.J Acup. Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. Tabel V. Br J Dermatol. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes. Chao JZ. 1977. 5. New York : Mc Graw Hill Book Company. 113 : 765 . 511. Hashimoto K. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata.261. In: Fitzpatrick. bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita.05). Premaratne ADV. Am. 568 . Kim SS.C. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No. Acupuncture mode of action in migraine headache. Tabel VI. Koga M. 1980. 8 : 251 . P <0. Fitzpatrick TB. Arch Dermatol. Graw Hill Book Co. Ultrastructural. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata. Tabel VIII. 9. dan + 3 adalah 3 buah. Fitzpatrick TB. Disorders of melanocyter. namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan. Platt HV. Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan.1637. Ristoivo. Wang ZH. 1591 . 1977. Newton DE. maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0. 1987 . P>0.107. Abnormalities of the melanin pigmentary system.05 Pengecilan tepi bercak: – 0. studies of vitiligo.Tabel IV. 44.512. 1974. lebih nyata.

64% setelah 12 kali penjaruman.4) dan Cu San Li (III. kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya. 44.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.36) dengan frekuensi 15 Hertz. imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida. Ig D. Ig G.6 g%. Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin. Jakarta Tabel 1. yaitu Ig A. Kadar dalam serum adalah 0.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. 1987 17 . yang satu dengan lain bekerja sama. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. Dari hasil penelitian. traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No.5 Volt selama 15 menit.2. PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr. Cipto Mangunkusumo. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light). Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X). Ig E. Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh. traktus gastro intestinal. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina.6 g% — 1. yaitu 27. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. dan Ig M.05).3 — 0. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin. tegangan 0.68% setelah 6 kali penjaruman dan 44. Secara umum. yang sama pada semua kelas imunoglobulin.

sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi.000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0. 32 sepanjang 1 h inci. 1987 ratorium.000 196. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci).03 150. asma bronkial.Tabel II. Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 . atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II.000 7 8 2. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher. hal.4) dipakai jarum buatan Cina no. 14 890.36) dipakai jarum no. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal. 102 1 traktus urinarius. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20. Peneliti lain. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin.36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Pada titik He Ku (II.000 19 170. virus. Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 . Sablovic dan Michon mendapatkan.5 V selama 15 menit. . w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150.36). Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal. di antaranya penderita rinitis alergika.8 1.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali. Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0. 10. Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan . Penderita pada awal penelitian 50 orang. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta.4) Cu San Li (1II. Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah. Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang.5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA. 44. Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. urtikaria alergika.3 — 0. parasit dan fungus1. yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. Penderita datang dalam keadaan puasa.

2.39 1.68 2.35 1. 3 : 97-107. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas.76 Q 1.39 1. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1.22 1. Barrett JT.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV.72 1. Int J.77 1.36 1.67 X 1.42 1.59 1. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0. Congress Proceedings. Tokyo: Igaku Shoin Ltd.49 0.05).30 1. Viena.35 1.10 1. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.HASIL Tabel III.51 Y29.35 1.05.85 1.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1.67 1.64% setelah 6 kali penusukan dan 41.4) dan Cu San Li (III.28 1. London: The CV Mosby CO.68 1.80 1.20 1.45 1.91 1.56 1. t = 4. 22 kasus nilai gamaglobulin naik. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1.30 1.10 1.86 1.37 1. Los Altos: Lange Medical Publ. 6.12 1.60 1.77 1.17 1.49 2.42 1. 1979. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0.45 1. 7 th ed.26 1.25 1.60 1.05 1.46 1.pp 111-4. pp 1-27. 3.26 0. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.37 1. 1975. Aloisi RM.11 1.31 1.60 2.68 1.68 2.37 1.26 1. Hitorical Aspect of Acupuncture.00 1.02 1.05 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.68 1.59 1.39 1.45 1.34 1. Ganong WE. Acupuncture Electro-therapeutics research. 1971. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis.60 1.68 1. dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun.06 1. P < 0. Sabolovic D Michon C. 1987 19 . pp 21-46.37 1.48 1.39 1.68 Q34.04 1.17 1.51 1.91 1. California.36 1. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh. pp 380-3.68 1.28 1. Acupuncture Institute.28 1.07 2. Rogora GA et at.4) dan Cu San Li (III. 5..46 1.97 0.80 1.48 1.35 1.86 1. Asian ed.49 gr% = 41. 4.88%.04 1.26 0.68 1. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. 1980.66 = 41.60 1.O.85 1.68 1.17 1.62 1. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.31 1.56 1.24 1.42 1.33 Y 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No.42 1.25 1.56 1.34 1.62 1.74 1. pp 55-119. 1978.17 1.68 1.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1. London: The CV Mosby Co.88% setelah 12 kali penusukan. Principle of Imunodiagnostic. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes.68 1.74 1.60 1.17 Σ = Σ = 1.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1. Basic Imunology and Its Medical Application.37 1.36 1.51 1.4T= 25. Dari 1. Omura Y.51 1.24 1.68 1. 7. Peningkatan tersebut adalah 25.75 X38. Untuk segala surat-surat.60 1.49 0. 1975.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus.1 : 51-141.49 2.31 1.20 1. db = 23.12 1.72 1.97 0.00 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut.45 1.38 0.39 1.39 1. Int J 1976.421. Review of Medical Physiology.45 1.67 1. Acupuncture Electro-therapeutics Res.30 gr% yaitu 25.60 1. 44.11 1. Immunology.39 1.20 1.28 1.02 1.37 1.4) dan Cu San Li (III.64% 1.31 1.39 1.38 0. Bellanti JA.35 1.39 1.56 1.

Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus". Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus. penusukan titik San Yin Ciao (IV.20%.6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom. maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV.6) terhadap .2 . Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22. sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM. dan ser. 44.001) yaitu 19. 1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. Cipto Mangunkusumo.6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun.05) yaitu 4. salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes. < 10%/naik pada 1 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr. Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri. Dijelaskan. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus. (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV.2 mg% menjadi 150.6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr.6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya.5 mg%). akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya. 15—20% pada 15 kasus. Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV. > 10% pada 5 kasus. Dari hasil penelitian didapatkan. Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV.90%. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.6) dan titik kontrol.6).9% yaitu dari 201.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin.6) pada penderita NIDDM dan IDDM. titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit. nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui. yaitu serotonin. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 .

4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV. Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM.9 Cun.5—0.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV. (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan. Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n.6) Titik San Yin Ciao (IV. Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. dan v. Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. b.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa. Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru.6) . dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. II. c. buatan Cina. Dari jumlah tersebut.00 dengan porsi yang biasa dimakan. b. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. III dan IV). tibialis. ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No.6) pada NIDDM dan IDDM. penderita makan terakhir pukul 22. Ginjal dan Hati).00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama. bukan titik akupunktur. adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan. diperdarahi oleh a. Cipto Mangunkusumo. soleus dan bagian dalamnya berada di m. tibialis posterior dan v. yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n. lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit.6) dan Titik Kontrol.6). Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. antara tepi posterior tibia dan m. fleksor digitorum longus pedis. safena magna. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. 44.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3.6) < 140 mg%.5 inci.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus". • Kriteria Penderita a. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". Cara penusukan tegak lurus sedalam 0. Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari. kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa. Titik Kontrol — Titik. sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol.7 . Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua. panjang 1. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. limpa dan ginjal. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. pukul 08. DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya. (Lihat Tabel I. Titik San Yin Ciao (IV. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain.4. 1987 21 • Alat a. C.

77 14.57 27. 7. 2.50 11. 13.88 0. 11. 15. 6.34 — 7.25 mg%. 15. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%.93 21. dan naik pada 2 kasus (10%). 18.50 19. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1.55 10.88 14. jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat.58 11. 3. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci. 4. 17.75 41. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No.67 — 12.81 27. 9.18 — 17. 16. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191.25 1.50 mg%. 5. 8. <10% atau naik pada 2 kasus. 20. 4. 19.Tabel I.22 23. 18. 1l. (mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12. 4. 14.00 10.20 — 17. tetap pada 1 kasus (5%). dan sesudah penusukan 182. 2. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%). Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No.87 — 6. naik pada 6 kasus (30%). 15.52 12.31 21.85 16.6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. 13. 19.25 X2 = 1 95.14 4. 9. 18. 3. 6.33 1.20%. sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik. 10.82 1. 1987 .50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195.9%. 6. Σd 1015 106425 Tabel IV. 3655 182. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242. 12. 17.70 22.29 31. 8.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%).9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus.57 23. Tabel III. dengan maksud penusukan cukup dalam.25 37.96 15. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20.20 No. 5. 16.00 10.86 10. 13.75 mg%. 20. 12.08 28. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV.80 — 0. 11. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4.86 9. 16. 14. 7. 44. 3. Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa. 7. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19.11 22. 9. 10. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. 14.00 28. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci). Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191. 20. 2. 19.79 18. 5.74 14. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II.91 17. 10. 8. 17. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1.

23. • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. 6. Japan Publication Inc. Sumionescu L.6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1.90%. Tabel III. Essentials of Chinese Acupuncture.75 mg%.25 mg%. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. 2. Junan. Beijing Foreign Language Press. Am J Acup 1975.darah yang menyolok. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV. 1980.5.20%.001).101. Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. 3.25 mg% dan sesudah penusukan 195.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Omura Y. Jakarta 1981. 44. 1982. tampak : 245. dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus.05). Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV. 5. Jakarta 1981. 1987 23 . di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama. sedangkan pada titik kontrol sebesar 4. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4. China: Shandong Science and Technology Press. 1982. Utoyo Sukaton. 1 . 2 : 95 . Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao. 227. Dari Tabel II. 3 : 18. Anonim. Tabel IV.6) dan titik kontrol.001).� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus.001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0. Anonim. 1st. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Dari Tabel I. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture. Mihalache NE. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191.25 mg%. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet. ed. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19.20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0.18. Mincu.6) sebesar 19.25 mg% dan sesudah penusukan 195. 6 . 153.50 mg% dan sesudah penusukan 182. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. 7.6) dan kontrol.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No.50 mg% dan sesudah penusukan 182.6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula.75 mg%. Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. Supartondo.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. Mincu I.001). Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0. Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. Ionescu-Tirgoviste C.05). 4.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0. Am J Acup 1974. Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Ionescu-Tirgoviste C. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191.

atau trigliserida > 140 mg/dl. hipertensi. Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. Danciu dkk. prognosis dan respons terhadap pengobatan. harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. Dari beberapa penelitian di luar negeri. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . Terdapatnya hiperlipidemia. antara lain melalui pemberian obat-obatan. harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . . 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. merokok dan Diabetes 2 Mellitus . keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . 44. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. manifestasi klinik. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. ahli gizi dan penderita. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. murah dan tanpa efek samping. hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi. Berdasarkan faktor risiko di atas. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . antara lain : suku bangsa. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. laki-laki. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. seperti halnya demam. faktor metabolik dan genetik. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. misal : infark miokard.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. Hiperlipidemia. umur. karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl.

Efek samping banyak. tukak lambung. 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. anoreksia. Efek samping antara lain : diare.09%. BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan. kembung dan peninggian trigliserida.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan. pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci.6). lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia). Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. antara lain : gatal-gatal. erupsi santoma primer. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. 4 berhubungan dengan obesitas. hiperurikemia. Am J Acupunct 1976. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz.8). 4 tipe III. San Yin Ciao (IV.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. arus bolak balik). Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris. 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus). Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat.4) dan Cung Wan (XIII. Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. Ionescu-Tirgoviste dkk. diare. vomitus. nausea.02%. diet harus tetap dilaksanakan. • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33. 4 : 337 343).3%). intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. Efek samping berupa diare dan kejang perut. tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal. 2 tipe V). serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Kung Sun (IV. 1987 25 . • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. 18 tipe IIb. Titik-titik yang dipakai sama. Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). kemerahan kulit. Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34.12).• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus. Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. (diambil dari Danciu A. Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%. 3 tipe IV. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja . 3 tipe IIb. tapi tidak bermakna. Cermin Dunia Kedokteran No. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk. Bila obat-obat perlu diberikan. Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan. Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. nyeri perut. Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. 44. alternatif praktis hanyalah diet. yang merupakan kasus hiper- Gambar 2. Diet7. tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik.

Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan).6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin. yaitu sebesar 30—60%. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang. Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman). Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet. kortikosteroid. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. • Kung Sun (IV. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. alkohol dan rokok. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid. di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa. akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. Titik Kung Sun (IV. absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat. Penurunan tersebut bermakna (P < 0.6). 1987 . 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. trigliserida dan fosfolipid. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan. Pada setiap kasus.001).6). Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan. tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme. Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan. Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi.4) dan San Yin Ciao (IV. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali. Titik Ci Cuen (XII.8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX.12) mempengaruhi digesti. Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr. dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah. RSCM. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. dilakukan manipulasi yang sama 2 kali. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang. Menurut para peneliti ini. hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. lalu istirahat 3—5 hari.36) pada 206 penderita. III dan IV.92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70.6 . — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun).59%. Dari 72 kasus tersebut.47%. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai.4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic. jarum diangkat. dan diputar selama 2 menit. Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). Titik San Yin Ciao (IV. — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur. Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur. 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75.12) : Terletak di garis tengah perut. Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma. sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII. ginjal. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. Lama penusukan 20 menit. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan. trigliserida . lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 . Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol. Zhao Hexi dkk. 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX. dengan menusuk titik Cu San Li (III. kontrasepsi. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit. 44. Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis.

1987 27 . Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior. fleksor digitorum longus. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal. • San Yin Ciao (IV. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis. Vaskularisasi oleh vena safena magna. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No.6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik Cung Wan (XIII. Bila lutut dalam keadaan fleksi. di antara tepi posterior tibia dan m. Inervasi oleh cabang nervus safenus. Gambar 4. Gambar 2. arteri dan vena tibialis posterior. soleus.8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus. Lokasi titik San Yin Ciao (IV. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). 44. kolesterol menurun dan trigliserida meningkat.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis.8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik Kung Sun (IV.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Kolesterol saja. Evaluasi dilakukan terhadap : a. c. • Ci Cuen (XII. b. bagian yang lebih dalam terletak pada m. Gambar 3. Gambar 1. Trigliserida saja. titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea.4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik di Cuen (XII. dalam perjalanan arteri genu suprema.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol.

8. 6. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1. 11. 9. Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. gagal 1 kasus. 12. Tabel IV.5%) dan gagal pada 2 kasus (25%). pada 3 kasus masih di atas nilai normal. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp.75% (3 kasus). Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida. 5. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus.25%) 3 (18. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus. Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. HASIL PENELITIAN Tabel I.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap. 5.25%). 8. 4. 2. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. 3. Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida. baik 31. 6. 16.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). 1. sesudah akp. 3 masih di atas normal). baik pada 6 kasus (37. 4. 7.5%) 2. 1987 . 4. 3. 3. 7. 15. 44. • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal. baik pada 3 kasus. Tabel II. 4.5%) 0 (0%) 5 (31. Hasil evaluasi penelitian 1.25%). akp. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No.5%) 2 (25%) 5 (62. Tabel V. 1.5%). 14. baik pada 1 kasus (12.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum).25% (5 kasus) dan gagal 18. Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No. 5. 5. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. 2. 3. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37. 3 (37. 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81. 7. 2. 8.75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56. 6. terdapat penurunan sampai nilai normal. 7. pada 5 kasus sampai nilai normal. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp.5%) 8 (50%) 3 (37. Tabel III. 13. Trigliserida meningkat pada 5 kasus. 2. 6. 8. 10. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat.

12. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12.25% (tabel I V).001 (t hitung 19.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12.7 70. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. Tabel VI.5 47.58 dan t tabel 5.5 130/90 130/90 166.5 — 2. tinggi badan.25% dan baik 37.01 <P <0.25 10. 15.5 78 45 69 50 49 77 71.499).5 52 47 64 66 70.5 223.5 154 145.03% dengan P <0. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10.5%.5 160/90 160/90 162.Tabel VI. 1987 29 . 16. Seperti diketahui. sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81. 4.7 289.5 193.001 (t hitung 11. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16. P/L Umur (th) 1.25%) dan gagal 18. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293.44 dan t tabel antara 2. 5. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24. DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama.02%. berkurang bahu pegal sakit dada. t tabel 5. terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93.8 16. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas. 10. Dengan akupunktur dan diet. 2. Dengan tindakan akupunktur. berkurang terasa berat.23 161.0 12.23% dengan 0. Gambaran berat badan. gagal 6.75% dengan perincian sangat baik 56.19 dan t tabel 5.5 58 67 151.5 65 52. 11.16% dengan P 0.5 72 60 67. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. 44. 3. 6.25 18.23%. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62. serta selisihnya No. Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No.001 (t hitung 9.5 49 79. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda.408). penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 .87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan.5 62.5 174. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi. 9. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur. 14. 2.87% dengan P < 0.5 72.97% (sangat baik 22. Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0.408).5 kg).88%) dan gagal 43. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16.09% dan baik 34.6 179.2 239. 7. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp.5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet.5%.03 49. 8.25% (sangat baik 50% dan baik 31. dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik.6 27.5 24.5% dan baik 12.5 210/100 150/85 154. 13. berkurang lekas capai. tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang.998 dan 3.5 49.5 65.408). dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi.5 66 66.16% (Tabel VI).87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.02 (t hitung 3.75% (tabel III).13. gagal 25% (tabel V). 1. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No.

3 : 267 .416. Am Heart J 1980. Acupuncture. 3.001) dengan hasil penurunan 24.03% sesudah akupunktur dan 16. Brown MS. 951 957.281). Ionescu-Tirgiviste C. Bonoell M. 2. 5th ed. 8.. An integrated approach to mechanism and disorders. The Heart.02). Stamoran M. 1977. Georgescu M. New Mexico 1980 : 61.5%. KEPUSTAKAAN 1. 4 : 337 . Danciu A. 2 (94 . 2nd ed.41. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture.224). sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62.927. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut. Ionescu-Tirgoviste C.16% sesudah akupunktur dan diet (0. 17. Rifkind BM. MOD Co. Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971. 126 .343. 13. 1983. 12. Visinescu R. Ahli laboratorium RSCM. Phleck-Chhayan. Historical Aspect of Acupuncture. Ahli Gizi RSCM.yang dilakukan. hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12. Ernst ND. 1987 .001) dan 10. Diet in the treatment of hyperlipidemia. 3 (148 156). 1982. • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut. McGraw Hill Book Co. 10. A Comprehensive text. Frederickson DS. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81. Beijing. Zhang Ren Li Huanbin.25% dan gagal 18. 51 . 276 : 1 (34 . Omura Y. • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. 1980. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein.62. Lees RS.75% (sangat baik 56.01 < P < 0. 19. 1981.14. 7. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia. 4th ed. Leonhardt H.. 14.44). Levy RI. • Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93. 4.5% dan gagal 6. 2 : 36 .25%. The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr. Current concepts in prevention and treatment. 100 : 573 . Hyperlipidemia. Grune & Stratton Inc. New England J Med 1967.129. Beijing. 188. Acupunct & El Ther Research 1975. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system. 5. Cheta D. Chang Xingguo. Burhanuddin Nasution.141. Connor JO & Bensky D. 15.75%). Diagnosis and Therapy. Meeker LA.58 . Zhao Hexi.559. 1 : 51 . 9.141. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases.274. 1 . 6. Acupunct & El Their Research 1975. Hyperlipidemia. 13 .). Sokolow M. 5 (273 . • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism. Foreign Languages Press. : 406 . Clinical Cardiology. Eastland Press.577. dan gagal 25%). Levy RI. baik 12. Essencials of Chinese Acupuncture. Levy RI. • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain. 30 Cermin Dunia Kedokteran No.. Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia.87% sesudah akupunktur dan diet. baik 37. 18. 1984. Index of Acupuncture. Fat transport in lipoproteinemia. China. th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. Am J Acupunct 1976. 9 : 57 .103). Danciu A. 547 .25% dari 16 kasus (sangat baik 50%. Omura Y. Anonim. dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner.39. 1981. Fundamentals of electroacupuncture according to Voll. Scott PJ. Mcdika 1983. Medical Progress 1983. In : Principles of Internal Medicine. 44. 1981. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus. Am J Acupunct 1981. 16. 11.25%). Adi Kusuma Aman. Chicago. Am Heart J 1980. 100 : 924 . baik 31. Lange Med Publ.23% sesudah akupunktur (P < 0. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM. 4 (215 . Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH. Spritz N. Hurst JW.5%.. Goldstein JL.

Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari. 1987 31 . **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. Induksi dilakukan selama 20 menit.7.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 . Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 . pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia. XIV. kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. pada penderita penyakit jantung. Th € Akib *. Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz. Metode ini sangat berguna di daerah perang rural. Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo. Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2. Dr. Penamaan ini kurang tepat.4. ginjal. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang.Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr. XIII. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. hati. Akupunktur analgesi aman. Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya. Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. dan lainlain 6. ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. 44. VII. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi .9. Jakarta Dr.11 . Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi. Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan.32.10 . Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi. 3 . sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga. Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. Cermin Dunia Kedokteran No. Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll . Ciptomangunkusumo. penderita sadar sepenuh2. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan.2.2 dan Matsui.000 penderita8 . paru. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa. Husniah R. Pada saat ini. Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo.000. nya dan semua sensasi tetap utuh. dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . juga orang tua berumur 90 tahun 5.

Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester. 44. Sakralis 2.) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. 17 . Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16. penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. dan lain-lain. BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. 4 dengan kelompok A. nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. 2). 2. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat.C. terletap pada batas atas simfisis pubis. Sedangkan menurut Two Gate Control. 2. sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. beku di daerah penis. dimulai perangsangan dengan arus listrik. Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol. Penjaruman titik XIV. akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik. Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . Ming Men (XIV. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. Yao Su (XIV. 4 dan XIV. Penjaruman dilakukan bilateral. Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh.Beberapa pendapat mengatakan. Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). 4 tegak lurus. kecuali untuk titik XIV. 4). Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. teori susunan saraf otonom. Sebelum setiap penjaruman. Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan. Titik ini terletak pada ramus posterior N. teori reflexotherapeutical Head.3 dan 4. Spinalis yang keluar. Sampai saat ini. kecuali untuk titik XIX. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor. 1987 . 4. Titik-titik akupunktur yang digunakan 1. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan. Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. 3. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. Ci Ku (XIII. dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. Sebelum dianalgesi. 32). Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. leher dan dada 15 . Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. 5. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. Modified Ce Liao (VII. 2). terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. terletak di bawah vertebra sakralis 4. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. 2 dan XIV. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak.2 subkutis. dalam hiatus sakralis. Matsui. 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus. Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control. Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci).3 dan 4. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan. Penjaruman titik VII.

. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. Beijing: Foreign languages press. Acupuncture for Physicians. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. New York : ASI publ Inc. pp 171-82. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Introduction to Acupuncture. glans dan Tabel I. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan. Lowe WC. maka induksi dapat diperpanjang. 1978.2. Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. 8. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. Beijing: The Peoples Medical Publ. 1973. 1979. Nose and Throat. I memuaskan 4 31 4 bl tk. 6. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan. Wen HL and Cheung SYC. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. 5. terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan. 1974. XIV. Cai D. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Lokasi tumor berbeda-beda. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function. Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. 4. Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. Man PL and Chen CH. Mayer EH and Bischko J. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. 9:138-41. KEPUSTAKAAN 1. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Springfield. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. Lee F and Cheung CS. p 759. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. p 416. 2 intra meatal. 1 di corpus dan 1 di preputium. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul. 3.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . Hongkong: Medical book Publ. Venice: International Congress series. dan tindakan ini diulang 2 kali). Anonim.4. Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif. pp 197-8. maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif.gelombang bifase segi (spike). Berdasarkan penelitian. 1979. Theory and Potential Clinical Application. 44. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. Namun demikian. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. 7. 1980. USA: Medical Examination publ. Essentialas of Chinese Acupuncture. Asian J Med. Acupuncture Analgesia. 10. Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. 9.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. pp 306-7. tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. 2:87-98. 1975. Xu GH. Induksi dilakukan selama 20 menit. The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. 2. sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Cermin Dunia Kedokteran No. Yu AL. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Matsuto. 1973. Wexu M. 1973. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. Beijing: Peoples Medical publ house. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Lu WJ. XIII. Illinois: Charles C Thomas publ. penjaruman pada titik VII. Sedangkan titik XIV. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. Medical Progress 1975.2. Current Acupuncture Therapy. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk. Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. pp 211-6.

The Magazine of The World Health Organization. 1979. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation. in Advances in Acupuncture Anaesthesia. Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. 16.11. abstract. The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. 15. pp 96-235. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Yang H. 13. Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. JAMA 1974. 44. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. p 39. 12. pp 197-8. Bonica JJ. Anonim. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. Acupuncture. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. The Role of Endogenous Ligands. 229:1371-5. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. The Puzzle of Pain. Bannerman RH. 1973. Pauser G. 1987 . Thomas H. in the second French. Australia: Penguin Books. Endorphins. Melzack R. Arch Surg 1977. 24-9. 17. Murphy TM and Binica JJ. 14. 112:896-902. Victoria. Benner H. The WHO view. Vienna 1975. Weng J. Mao S. Li G. 18. Beijing: Peoples medical publ. Peng C. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. Dec 1979. Yang MMP.

1987 35 . Dr. Dharma K. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala. dengan hasil yang baik 2 . Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 . Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. Cipto Mangunkusumo.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. Diperkirakan. Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. Baik kelainan di dalam otak. Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur. hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 . Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. Setelah pengobatan pertama. dan Laroxyl. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. Widya Unit Akupunktur RS. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat. Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. berdenyut-denyut. Dari jumlah itu. 44. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. Pada pemeriksaan fisik. Lexotan. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. lalu diberi obat. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. dan pada pemeriksaan neurologis. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. KASUS Seorang wanita. tubuh dan anggota gerak. Pengobatan diberikan dua kali seminggu. Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. pasien tampak sakit. dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf.

Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV.4).9). — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna.7). tekanan darah 90/50. Headache. Diagnosis kerja : Sefalgia. yang segera hilang setelah diakupunktur. Am J Acup 1978. 6. infeksi dan sebagainya.Jaw Song. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si). Ci Cie (XIII. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan.4). 1981. Penerbit Universitas Indonesia. Pada pemeriksaan akupunktur. di Nyeri kepala menahun. 6 : 23. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. Penerbit Universitas Indonesia. Khoe WH. — Titik yang dipilih : 1. 3. Fu Liu (VIII. Jakarta 1981: hal.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 . Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot. Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali.baik. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. 5. Am J Acup 1977. Titik Pai Hui (XIV. Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. 2.14) dan Fu Liu (VIII. tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali.4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. Treatment of cluster headache by acupuncture. Ci Cie (XIII. Jakarta 1981. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala. Seng . Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. Chicago: Easland Press. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala. limpa. Sebagai kesimpulan. KEPUSTAKAAN 1. Tay Yang (M. 44. Sidiarto Kusumoputro. Yeou Cheng Hwang. pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung. Acupuncture a comprehensive text.20) dan Tay Yang (M. Kho Hing Gwan. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. dapat disertai mual dan vertigo. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. lokasinya kadang-kadang tidak jelas. Titik Ci Cie (XIII. Bensku D. Lain-lain tidak didapatkan kelainan. terapi medikamentosa dan psikoterapi. yang terletak di antara os metakarpal I dan II. nadi 84. Pada kasus di atas. suhu afebril. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. Hal ini berlangsung beberapa kali. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. kecelakaan. Pai Hui (XIV. 36 Cermin Dunia Kedokteran No. Tay Yang (M-HN-9). Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi.14) dan Fu Liu (VIII. Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. 23. trauma. 1987 . 4. Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi.14). He Ku (II. 32.1⁄2 kiri dan kanan. keracunan. 1977. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. O'Connor J. Ditinjau dari gejalanya. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. treatment with acupuncture and nutrition. Chen GS. makanan. 5 : 169. keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala. Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia. faktor lingkungan dan sebagainya. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. di Nyeri kepala menahun. ginjal. ekspresi umum tampak sakit. yang segera hilang setelah beristirahat. tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II. 2.20). He Ku (II.HN. 5. Menurut ilmu akupunktur. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang. yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan.HN. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot. 5 : 151.20). Longterm effect of acupuncture therapy on headache. 6. Chen dkk 3 menyimpulkan. 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama.7). Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil . 4. hal. Am J Acup. Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi. tampak semangat agak kurang. 3. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). Titik He Ku (I1. namun hanya sebentar dan ringan.

Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. Sebaliknya. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. antara lain diabsorbsi. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. efek mekanis. Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur. alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. direfleksi dan ditransmisi.Sonopunktur Dr. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan. PENDAHULUAN Gelombang suara. Karena karakteristiknya. Cipto Mangunkusumo. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. Pada jaringan. Karena itu. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. Dengan memperhatikan hal tersebut. dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. Ketika gelombang suara melewati medium. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan.01% dari Quartz ke udara dan 0.1% dari udara ke jaringan. 1987 37 . hanya 0. medium kontak. dan efek biologis. Cermin Dunia Kedokteran No. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai. Makin tinggi frekuensi. Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik. ultrasound mempunyai efek panas. Dalam praktek. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Jakarta. 44.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

feeder cell dipersiapkan. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well. Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu. Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1. lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. foetal bovine serum. Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm.glikol. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. 1987 41 . Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain. 1 cell/well dan 0. DMSO(dimetil sulfoksida) . disuntikkan secara intravena. Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan. Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640. Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. Gambar 3. Sel positif kemudian diperbanyak. 8 azaguanine. Selanjutnya dilakukan fusi. sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 . Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam.5 cell/well. 44.

Appleton JA. monoklonal biasa nya bulat dan simetris. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal. Mishell & Shiibi SM.307. HASIL 1. 5.125. pp 360 .72. 10. Teknik pelaksanaan agak kasar. US$ 150/100 ug. Yogyakarta. 2. pp 137 52. pp 351 . 1985). Washington DC: American Society for Microbiology. San Francisco: WH Freeman and Co. Methods for Production of Monoclonal Antibodies.81. pada tanggal 17-19 Februari 1987. Monoclonal Hybridoma Antibodies. 2. pp 99 . didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4. 1980. pp 294 . pp 1 . Hurrell JGR. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application. Voss EW.95. pp 1 . sesudah 68 jam = 13. 3. University of Illinois. Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. 3.6 x. pp 263 . Manual Clinical Laboratory Immunology. 4.57. Agricultural Res Service 1984. Voller. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. 4. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. 1985. Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair.Selected Methods in Cellular Immunology. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. Chereminisoff & Quellette RP. 1980. 1982. Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. Secara mikroskopis. 1976. KEPUSTAKAAN 1. 1983. Techomic Publishing Co. 5. 1987 .4 x. 3. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5. Rose. Berkow R. Ganong WF. Jumlah sampel kurang banyak. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa. Academic Press. 1979. 6. Chang TW. 1986. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. 5.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa. 2. p 50. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa. Immunochemistry. Biotechnology. 9. Merck Sharp and Dohme Research Lab. CRC Press. 8. 44. Kloning juga sudah berhasil dilakukan. 7. KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning.109.7 hari setelah fusi. Fisiologi Kedokteran. Sel hibrid yang didapat tidak stabil. p 1710. 1985. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 .

Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. atau menahan aliran darah. ragi juga dengan sel kanker. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan. Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. Mathilda B. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No. granulosit. Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. pun humoral. Penanganan yang dulu sering dilakukan. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. Berbeda dengan hewan kontrol. APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". Sel tujuan adalah makrofag. dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas. Dasar pemikirannya adalah. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. limfosit T dan B. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. kasein dan otolisat bakteri. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. 44. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1).Imunomodulator DR. susu. Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri. 1987 43 .

Efek samping dapat ditolerir. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. — Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen. merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. ribosom bakteri. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. Jika BCG digunakan IV. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. endotoksin. Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. ekstrak embrio). Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. Dasar fungsional paramunitas (menurut A. Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. terapi ini tak berhasil. Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. hormon dan senyawa yang mirip hormon. dekstran. Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. — Terapi penyakit ganas. Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu). "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. efek non spesifik akan lebih menonjol. Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen. — Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri. senyawa anorganik. Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. ekstrak tanaman. lipida. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. infeksi kronis. seperti pada BCG misalnya. racun dari hewan).KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. 44 Cermin Dunia Kedokteran No. 1987 . — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. kalau tidak. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. protein dan hasil urai protein. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. Tabel 1. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida). Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. 44. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen.

gangguan saluran cerna (5%). Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli. Solidago. Trifolium pratense. virus papiloma dan sebagainya). Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich. levamizol tak bekerja. 1 mg dapat melindungi 10 15 sel. Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis. pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. sarkoma dan leukemia akut. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. Q. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. zat ini berbahaya. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. Iipida (ubikhinon. Senyawa ini menstimulasi fagositosis. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. Dari tanaman tinggi. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%). Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. dan y. herpes zoster generalisatus. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". Pada sistem imun normal. sindrom Reiter dan multipel sklerosis. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran. leukopenia serta trombositopenia. senyawa fenolik (kleistantin.000 dan 450. Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. Ini dicoba pada melanoma. 3 dihidroksibenzoat. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. 1987 45 . Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia.diblokir. muntah. Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin. alkillisofosfolipida). Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain. 44. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. asam klorogenat. mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. kadang-kadang nausea. asam ferulat. yang mempengaruhi m—RNA. hidup hewan bersangkutan. interferon atau sistem komplemen. tiloforin). Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. sarkoma osteogenik dan tbc. reaksi hipersensitif (3%). sedikit dalam algea dan Lichenes. efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. Pada percobaan dengan hewan. jenis Bryonia dan lain-lain. Aktivitas interferon sangat tinggi. Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. 2. BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. terpen (ester diterpen.000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. sulit diobati (misal virus ensefalitis. anetol). juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. Viscum album. bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. seskuiterpenlakton tertentu).

Von Bruchhausen. 1985. 29: 234. Clajk WR. Pharm Reserarch. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 2. 6. Phytochem. Dysch Ap Ztng. Boston: Little Brown Co. yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. Lawlor GJ. 1981. Hansel R. Cjaudhuri L. Arzneimittelwirkungen. 1984. 17: 689-694. 5 Aufi. J Am Med Assoc. 1987 . 44. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. 5. 1978. 8. Planta Med. Chattopadhyay U. Mutschler E. Chattopadhyay BK. et al. 1963. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. 1985. 10. 6: 279-282. 4. Mose JR.44: 32-3. keadaan pasien dan sebagainya. 2 nd ed. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan. 122: 843-9. Wagner H. Kluthc R. Hansel R. 9. Manual of Allergy and Immunology. 1983.obatan masih banyak dipertentangkan. Planta Med. Fischer TJ. dosis. 11: 72-91. 8: 16. 7. Batsford S. Ghosal S. 1. 3. 1980. Dtsch Ap Ztng. 1. KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. baik tentang cara aplikasi. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. 13. Vogt A. Ghosal S. Chattopadhyay S. 1982. 11. 1982. 1984. Canada: John Wiley sons. Bahr V. Pharm Research. 123: 821-2. 1983. The Experimental Foundations of Modern Immunology. Dtsch Ap Ztng. Biswas K. Planta Med. 1986. 124: 54-9. 12. Scott GM.

yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas. Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980). ketegangan. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C.3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis. ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka. yaitu RSU Tasik. agitasi. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. * Penyaji makalah Koja.0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian. Salah satu anggota kelompok ini. Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer.Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya. Sampel diambil secara purposive stratified random sampling. khususnya yang mengandung benzodiazepin. Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi .1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). Dari seluruh resep benzodiazepin ini. Bila dirinci lebih lanjut. Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat. 1987 47 . Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. Setelah diklasifikasi . Cermin Dunia Kedokteran No. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . dan psikoleptika. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut. Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. 4 4. Nani Sukasediati *. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit.7%) seperti pada tabel II. Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan.

Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73.2 0. di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C.6 1. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 .0 84.9 13.0 42. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14.3 85. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan.6%).0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 .0 91. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42.3 53.7 Tabel II.1 65.3 1.0 A.4 4. Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85.6 14.4 100.5 26. Tabel I.6 27.4 21.2 11.7%).4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No.0 55.0 66. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah.2 0. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi.6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12.8 B. Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V).4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta.7 17. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8.1 42. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta.0 80. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal. 3. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita.8 10. Tabel VI. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan.3 -- 50. Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep. Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.1 1.9% seperti terlihat pada tabel IV. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan.1 4. sebanyak 66.2 6. 44.64.0 12. 64.6 9.5 -2.0 48.0 Tabel IV. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18. dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun. 6. ahli kebidanan dan kandungan. Namun kenyataannya tidak demikian.9 1.5 6.9 0.8 100. 1987 .9 26. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika. dan 6. dicatat juga dalam survei ini.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf.1 46.0 45.4 0. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis.8 5.4 71.7 100 50. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari.5 100.0 31.6 8.1 0. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2.5 3. 2.7 60.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7.9 2. Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah. % PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%).1%) adalah golongan benzodiazepin.5 73.6 12.9 1. dan sebagian besar adalah diazepam (60. 5. 4. ahli penyakit mata.9 9.3 5.

Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. Komunikasi pribadi. Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa. Psikotropika. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini. Disajikan pada Konas IKAFI VI. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. dosis harian rata-rata sebesar 14. Majalah Psikiatri. Farmakologi dan Terapi Ed 2. 6. B. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. 5. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. Bagian Anestesi FKUI/RSCM. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. Desember 1980. dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. Cermin Dunia Kedokteran No. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985. 2. 5—30 mg/hari.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. Meskipun demikian. Datten Bangun dkk. diteliti melalui resep dokter. KEPUSTAKAAN 1. 1987 49 . 1980. Manado Oktober 1986. Rahardjo K. Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s . abuse dan overuse. — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu. Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. Namun masih ada kemungkinan lain. di Jawa 6 . Bila ditinjau dari lama pemberian obat.7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. Puslitbang Farmasi. tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama. 44. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. Reverger R. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. Meskipun demikian. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam. 3. Demikian pula halnya klordiazepoksid. Retno Gitawati dkk. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. C dan puskesmas di Jawa. di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . Santosa OS. sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Dalam Gan S (ed). Darmansyah I. 4. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. Nani S dkk.

Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. Oleh karenanya. dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. 2) Pemeriksaan potensi. Oleh karenanya. jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula. antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). seleksi dan pengelolaan. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu. Untuk pemeriksaan tersebut di atas. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi. kelinci dan marmut. Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . Sehubungan dengan ini. tikus (laboratory rat). Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. antara lain : sehat. blood product. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. 1987 dengan sifat genetiknya. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. misalnya penyakit. specified pathogen free dan gnotobiotic. berat tertentu. Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. antibiotik dan beberapa enzim). terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. hormon dan vitamin). reagen diagnosa.Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. sterilitas. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). Dari keadaan tersebut di atas. 44. lingkungan. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. 4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi.

kebisingan suara dan personil yang menangani. Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. Di sini harus dicari sebab-sebabnya. berat badan. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat. 44. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. antara lain faktor strain hewan dan makanan. Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan. maka faktor pembiayaan. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. umur yang dikaitkan dengan berat badannya.77°C. tekanan udara. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. Cermin Dunia Kedokteran No. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut.J dan WOODNOTT. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia. Dapat diambil contoh. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas. Demikian pula di Australia. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. jenis kelamin dan data fisiologisnya.5°C dan 12. hingga variasi individuil tidak banyak. makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. D. Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. bedding (alas kandang). MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. sirkulasi udara. manajemen pemeliharaan. Dari beberapa penjelasan tersebut di atas.2°C. Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat. agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. 5. segera dilakukan . yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. D. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. Menurut SHORT. kelinci 15 strain lokal. 2. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya). Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan. tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. kelembaban ruangan. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. jenis-jenis hewan percobaan mencit. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa). bahan maupun bentuknya. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol). sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. 4. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi. tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit). Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. 15.tentang sifat-sifat khasnya. 3. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin.P (1963) dalam bukunya The IAT.

2. London: Crosby Lockwood Son. 1st ed.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. 1970. 3. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. baik dalam pengawasan penyakit. 1970. Maddalena. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. Sutherland: AAEC Research Establishment. Oleh karenanya. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas. New York: Churchill Livingstone. Hafez ESE. 5. Ufaw. 1976. Philadelphia: Lea dan Febiger. WHO Expert Committee on Biological Standardization. 1963. twenty second report. 1987 . kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan. 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Geneva. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. fifth ed. The IAT. KEPUSTAKAAN 1. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. 4. 1979. Short DJ and Woodnott DP. The John Curtin School of Medical Research. 44. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya.

1 hexamethyl-propylene amineoxime. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat. mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. Reactions No 8.S. VSR F:I. yaitu Tc—99m d. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. Pada pengembangan selanjutnya. Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. epilepsi. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. efisiensi penandaan yang tinggi. kemurnian. Dengan ditemukannya Ceretec ini. diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator.T. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). atau Ceretec. 44. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi. tidak bermuatan. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat. dan perdarahan otak sepintas. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. 1 HM—PAO. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan. migraine. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. demensia. Walaupun demikian. masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. metastasis otak. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban.R. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat. 1987 53 . stabil in vitro. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. atau Tc—99m d. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh. Sebagai contoh. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. serebral pada luka kepala akut. serta peralatan yang diperlukan.

Dari pihak dokter.U. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. dia dapat menarik kesimpulan sendiri. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter. kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya. Di samping sanksi menurut hukum pidana. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami. Pertanyaan (A). bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. namun dari segi etik kedokteran. yaitu membuka " rahasia jabatan dokter". dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya. yaitu yang diatur dalam K. 44.U. Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. ibu rumah tangga. kiranya mudah dapat dijawab. 1987 .H. Jakarta. atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien.H. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. H. mengganti kerugian tertersebut. Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr. Pertanyaan : A. Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K. sarjana. maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. 54 Cermin Dunia Kedokteran No. Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. Sebagai seorang sarjana.TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. sekantor saya. TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu. Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab. baik yang sekarang maupun yang dahulu. (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu.

'It . bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya. yang menderita TBC terbuka. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. 44. tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar. jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain. Kalau kita gegabah menuduh seseorang. karena bersetubuh dengan dia. antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht).Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. tidak dipidana. Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya. Dalam persoalan yang kita hadapi. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar. karena pasien mengatakan. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman. sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. Jakarta. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis. Dr. Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. 1987 55 . misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. Hal ini diatur oleh K.0 Cermin Dunia Kedokteran No.D. dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa. Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense).U. mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang.H. karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum".

. Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya.... pasien itu memeriksakan matanya. tapi aku kira tanganku sendiri.. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri. bahwa pasien tersebut memang . kok dapat kecopetan. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur.. Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya. Habis pulang dari kantor. Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No. apa tidak terasa ?" "Ya terasa.. Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi. mencari apakah sebabnya . dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut. Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya. kan dompetmu begitu besar..... ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku. dia dapat baca.. Tetapi.. walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar. dia sama sekali tidak dapat baca. (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan..." Ny. Dan kalau tidak memakai kaca mata."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu. 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga.." ???????????????????? Juvelin . Drg. 44. BUTA HURUF.....Akhirnya ketahuan. dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam. Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya. HING'S atau CROCODILE. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan.. pernah dibuat bingung oleh pasiennya. Sang dokter termenungmenung kebingungan.. uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak..... apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest.. kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut..... Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng." Ny." "Lho bagaimana to...... sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai.... orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun. Akhirnya setelah panen cengkeh.

Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan. Wanita tersebut tampak berkeringat. 44. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang. Polisi : "Hormat pak. tidak ada persiapan khusus. Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. maaf kami mau melihat SIM-nya. gerah dengan rambut yang kusam. 1987 57 . . Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Gadis III : Bawa kondom. Dr." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. Gadis II : Biasa-biasa saja. bu?????." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka. Oh.

44. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. 1987 . Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. Pada sonopunktur. 5. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No. merupakan 7. Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9. 3. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8. efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas.1. Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur.

Juanda 248. Pembicara : 1. Registrasi peserta II. Prof. 700 participants are expected from 22 countries. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". H. 44. V. Pembicara : 1. Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. Juanda 4. 1987 Bali Beach Hotel. MIPA Jl. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. V. 3.Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. Presentasi makalah-makalah bebas. IV. I. Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. 2. H. Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. Rapat Organisasi PANDI. Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2. II. Sambutan-sambutan dan peresmian III. — Hari Kedua Registrasi peserta baru. Rapat Organisasi PGMI. Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". Sambutan-sambutan dan peresmian. Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika". Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". 4. 5. 3. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". Ir. Ir. Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. IV. Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". 4. 5. Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. 6. 1987 59 Sekretariat : . III.

18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. dan "The New York Times" (5 Januari 1986). tersebar luas di seluruh dunia. Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. (SCRIP No. VSR FDA Consumer. justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. Selama satu dekade terakhir. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. p. 1062. Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. Di Amerika misalnya. kanker. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari. Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. 44. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang. punggung atau di perut. tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. Dari segi pembeli. 1987 . May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur. pe- nyakit jantung. Walaupun demikian. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. gangguan psikologi dan perubahan metabolik. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. dan tidak perlu pengawasan dokter. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. atropi urogenitalia. Pada periode 1980-1982. terutama ibu-ibu. Dengan bentuk sediaan plester ini. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No. bunuh diri. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir. Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. Dalam tahun 1984. cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful