Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. 1987 3 . walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. Cipto Mangunkusumo. Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. dan lain-lain. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. Laser. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. Yang melambangkan sesuatu yang positif. siang. dan sebaliknya. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. di dalam unsur Yang terdapat Yin. Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. terang. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase. seperti Ultrasound. perunggu. Engelbert Kampfer. akut dan sejenisnya. bawah. panas. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. dan logam-logam lainnya. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. Wilhelem ten Rhyne. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. gelap. tulang. progresif. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine".Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. simpatis. regresif. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. kronis dan sejenisnya. parasimpatis. Satrio. Yin dan Yang membentuk keseimbangan. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. Dr. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. dingin. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit. Dharma K. seorang Jerman. ekstrovert. malam. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. Prof. 44. atas. Jepang dan negara-negara lain. introvert. Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang.

hematom. Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. hipertensi. artritis (khususnya osteoartritis). teori Gate Control dan lain-lain. dan menguasai anatomi dan neurologi. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. perangsangan saraf. tinitus. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. teori stres dan adaptasi. MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur. Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. asma bronkiale. daya hantar listrik lebih tinggi. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. peningkatan gamma globulin. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. gangguan emosi. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. trauma dan sebagainya. hipotensi. infeksi akut/aktif. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. susunan saraf otonom. atau sebaliknya. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. terlalu lemah). INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. diajukan oleh The WHO Inter- . paralisis (pasca cardio-vascular accidents). 12 meridian cabang. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. sakit kepala (migraine dan tension). Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. daya hantar gelombang suara lebih tinggi. 1987 rangsangan titik akupunktur. Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. tahanan listrik lebih rendah. percepatan masa persalinan. pelepasan zat-zat neurohumoral. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. Efek samping yang umum adalah sincope. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . keadaan yang memerlukan tindakan operatif. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi. Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. spasme otot visera seperti dismenore dan diare. makanan dan sebagainya. Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. serta tuli neurogenik. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal.sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda). kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. seperti potensial listrik lebih tinggi. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat.dengan unsur lainnya secara khusus. bronkitis kronis. konstipasi. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks. • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain. selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. 44. penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. keganasan. lokasi kelainan. kebiasaan makanminum yang salah. cara hidup yang keliru. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. insomnia. Terdapat 12 meridian umum. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. kerusakan saraf. gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. dan neuralgia post-herpetica.

tennis elbow. paresis pasca stroke. retinitis sentralis. migraine. hiperasiditas gaster. — Kelainan mulut nyeri gigi. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). sindroma servikobrakial. gingivitis. 1987 5 . konstipasi. neuropati perifer. — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia. — Sistem pernapasan: bronkitis akut. hiccough. ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). gastroptosis. nyeri pinggang bawah. katarak (tanpa komplikasi). akupunktur hidung. — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. tonsilitis akut. common cold. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". 44. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian. diare. faringitis akut dan kronis. neuralgia interkostal. Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. antara lain: — Akupunktur telinga. yaitu dalam tiga sampai enam bulan). kolitis akut dan kronis. — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi. sekuele poliomielitis (stadium awal. rinitis akut. akupunktur kaki. disfungsi kandung kemih neurogenik. akupunktur kulit kepala. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang.osteoartritis. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu). neuralgia trigeminal. disentri basiler akut. nyeri pasca pencabutan. asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). penyakit Meniere.frozen shoulder. skiatika. akupunktur muka. — Kelainan mata: konjungtivitis akut. miopia (pada anak-anak). ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri). gastritis akut dan kronis. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. enuresis nokturnal.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. kelumpuhan muka (stadium awal. akupunktur tangan. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur). tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. murah dan efektif. ileus paralitik. yaitu dalam enam bulan).

bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. Cipto Mangunkusumo. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Pada tahun 1972. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963. juga kepada Dr. di bawah pimpinan Dr. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. Juliar Sihlman. 44. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur. Pada tahun 1970.I. Dr. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain. Tse Ching San. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. Oei Eng Tie. yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. antara lain kepada Dr. yaitu pada tahun 1971. Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. Tse Ching San. Pada tahun 1967.I. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Dr. Dr. Pada tahun 1966. Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM. Menjelang akhir masa jabatan Dr. Pada tahun 1973. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM. Sejak tahun 1969. Stefanus Wiran dan Dr. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. Juliar Sihlman. Vienna. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur. Dr. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . Erastus Wangsa Saputra. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat.

Sebagai sarana penunjang. Namun. Ultrasound. 44. 1987 7 . ceramah. kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. alat Voll dan MDA IDI. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. dan berhasil-guna. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Jerman. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI).binaan dari Departemen Kesehatan. kalangan dokter pada umumnya. bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur. Cermin Dunia Kedokteran No. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. Petancis dan Indonesia. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri. ber. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan. bagai stimulator listrik.pengobatan akupunktur. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. dalam bahasa lnggris . penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri. serta Pada tahun 1976. FKUI.dimungkinkan dengan adanya bantuan. Direksi RSCM. tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain. diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran. Biolaser.

Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik. yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan). jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur. Acupoint Detector Oleh Volt. Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika. akan tetapi tidak terlalu besar. Nakatani menyatakan. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 .6 . Selain itu.H. Pada tahun 1825. yang mengukur besar kuat arus. Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Menurut Nakatani. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr.6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter.4. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya. Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. atau dengan arus listrik (elektroakupunktur). sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut. sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . Cipto Mangunkusumo. 1987 . L. Gambar 1.Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr. untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. Sedangkan pada Ampermeter. Perlu dikemukakan.5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4. 44. Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout.8 . pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur). Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1). Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian. Laser. rematik dan lain-lain.

C. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif.mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper. biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks. Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 . Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave). suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan.C.C. Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu. Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 .) atau arus searah pulsasi (Pulsating D. gelombang sinusoid dan lain-lain. 44. Bila tidak digunakan jarum. sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik. Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No.C. karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Dengan demikian terjadilah penyembuhan. Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu. Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa. Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit.). Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan. Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. Bila melalui jarum. Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum. 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi. disesuaikan dengan maksud perangsangan. 1987 9 . 2) Kehamilan trimester pertama. Dalam teori Ryodoraku.) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point). kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya. frekuensi serta lama perangsangannya. Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. arus searah tetap (D.) atau arus bolak-balik (A. Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 . terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera. gelombang segi (Spike wave).C. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku. Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. Menurut Gambar 2.).

Di antara semua alat-alat akupunktur. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur. Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia. Menurut Becker. dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks. Sebaliknya bila arus terlalu tinggi. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan. Alat ini terdiri atas dua bagian. Neurometer Yang. Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi.10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. Fritz Werner (seorang insinyur).C. sehingga terjadi Indicator Drop. titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh. disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4.Gambar 3. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit.10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur. sehingga kerjanya seperti baterai.87 Volt).5. Diagram yang diberikan (positif). kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. dengan meminjam istilah potensial. 44. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3. dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. Pada percobaan-percobaan selanjutnya.10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut. keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4). dibuat alat yang disebut Diatherapuncture.) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh). Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi.5. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil.4. bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4.

Untuk daerah yang luas. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit. Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas. tenosinovitis.10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien. Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Penggunaannya harus memakai media. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati. dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali. miofasitis dan miositis. periartritis. Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari. 2) Terapi Frekuensi rendah 0.Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif. dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik. Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : . Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal. Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik). Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya. secara stationer atau bergerak. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran . bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi. 44.Sumber ultrasound . Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. Negative saw tooth (spike —) c. sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik.8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. 1987 11 . skiatika dan nyeri pasca amputasi. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis. fibrositis.Dermatron a. yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit. Juga dapat digunakan untuk discharging. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b.Gambar 5. yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 .Stimulator . EAV . Jarak dan ketetapan pembacaan b.lingkaran kecil setiap dua detik. Bila dilakukan secara bergerak. misalnya dengan a. Lama tiap terapi berkisar antara 6 .

antara lain : pemantulan. psikiatri. Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas. Laser Krypton. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. interna dan terapi akupunktur. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel. penyerapan.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. Pada manusia. Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. otorinolaringologi. dermatologi.8 mm dan tak langsung 8—10 mm. terjadilah fenomena fisika yang umum. 44. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11. Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz. bedah. 3) Laser gas : Laser HeNe. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi).12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein. 11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0. Laser Argon.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain. neurologi. 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. termolisis dan penguapan. dan pemancaran. 1987 . terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. obstetri. Gambar 6. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut. 11 11.

Recent Advances in Acupuncture Research. 1981. Chicago: Eastland Press. 1st ed. Stimulation Therapy with Laser Beam. KEPUSTAKAAN 1. 1977. 1980.Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri. 44. Jakarta: PT Gramedia 1978. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. c. pp 17—61. 1983. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. 13. b. Modern Techniques of Acupuncture. 4: 5-12. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. A Comprehensive Text. Kleinkort JA and Foley RA. pp 8—15. 1978. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a.p 63-5. Am J Acupunct. 1977. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. Beijing: Foreign Language Press. Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. 6. 5. Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. 12. 1st ed. Lee JF and Cheung CS. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. Cermin Dunia Kedokteran No. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. 4. Tanny M. pp 431—3. Current Acupuncture Therapy 1st ed. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. 2. 1987 13 . 8. 1984. Lindquist Minisound. English. 1977. OConnor J and Bensku D. 3. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. 1976. pengobatan harus dihentikan. 1979. 1979. 10. New York: Thornsons Publishers Inc. 11. vol 1. Caspers KH. Essentials of Chinese Acupuncture. Makatani Y and Yamashita K. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll. 12: 51-6. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy. Kusuma A dan Kiswoyo. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. Ueizen. Kenyon JN. 18: 42645. Minisound Instruction Manual. Menurut penelitian. 7. Acupuncture. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc. pp 41-56. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. Wernwe FM. hal 1. 1st ed. Leonhardt H and Schuldt H. Am J Acupunc. Kao FF and Kao JJ.p5. karena dapat mengurangi spasme. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. 9.

CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu. Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. Jakarta. 2) Hipotesis imun. yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . Lokalisata b. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. b. 44. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. histamin. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. 2. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat. 18 dan 24. seperti diajukan oleh Koga. Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. selama 20 menit.Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. frekuensi 2 Hertz. diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. umur dan lama menderita sakit. Cipto Mangunkusumo. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. Segmental (dermatomal) c. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l . antara lain serotonin.8 . Menurut lokalisasi : a. vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis. 3. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . 3) Hipotesis neural. KLASIFIKASI VITILIGO 1. Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan. Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. Menurut Koga 3 : a. Autoimun atau vitiligo progresif b. 1987 . 12. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid. terhadap perubahan warna.

KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali.69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita.2) dan San Yin Ciao (IV. dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita. Jarum ditusukkan tegak lurus. semua mengalami perbaikan.15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun.10 . Setelah seri pengobatan pertama. Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata. 12. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. Lamanya penyakit diderita bervariasi. Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo.2) — San Yin Ciao (IV. Cermin Dunia Kedokteran No.49th 50th . Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II. penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua. 18 dan 24. Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri. Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan.5 . 11 orang mengalami perbaikan.59th 60 th .19th 20 th . — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya. yaitu setelah penusukan ke 6. HASIL Tabel I.11) — Sing Cien (XII. Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. topikal maupun parenteral. Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo. dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart.39 th 40th . Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata. Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th .6). 1987 15 . sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan. lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman).4) — Ci Ce (II. Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral.4) dan Ci Ce (II. — Stimulator listrik tipe 71.6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II. Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no. 44. 32 dengan panjang 1 inci. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur. Tabel III. — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak. dengan jadwal 3 kali seminggu.11) pada sisi tubuh yang sama. Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24. Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. Tabel II. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.1 buatan Cina.

44. 7.107. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. Vitiligo what is it? Is it important? JAMA. in: Dermatology in general medicine .05 Pengecilan tepi bercak: – 0. 3. 113 : 765 . 6. Abnormalities of the melanin pigmentary system. Beijing: 1979. P <0. Fitzpatrick TB. 511. 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Wang ZH. pp. Arch Dermatol. 4. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata. studies of vitiligo. Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. 1975.231. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1.03. Distribusi Jenis Kelamin. Mosher DB. Tabel VI. Tabel V. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. + 2 adalah 2 buah. Am. Nordlus J. Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna. timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. Michon C. Dermatologi in General Medicine. 5.261. 1591 . bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita. Morohashi M. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No.J Acup. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah. Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi).05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. 2. 3 : 110 . Acupuncture and electro-therapeut. 11. Chao R. Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo. Fitzpatrick TB. Koga M.05). 568 . Br J Dermatol. 1977. Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. Tabel VIII. Disorders of melanocyter. New York : M. Lerner A. 1971. Kim SS. Chao JZ.Tabel IV. Artone JP.05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0.C. 1978.620. 97 : 255 . namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan. Vitiligo a new classification and therapy. 8. dan + 3 adalah 3 buah.512. In: Fitzpatrick. Sablovic D. 1979. Perubahan warna : 77 <M <1. Acupuncture mode of action in migraine headache.2:167-174. sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0.05). Beijing: 1979.05). Graw Hill Book Co. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata. P <0.306. 239: 1183. 3 : 97 . Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. P>0. maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0.1637. Am J Acup. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits. Ultrastructural. 1974. 10. Ma ZY. 005). 1977. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory. 1987 . tidak bermakna (P > 0. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes. tidak bermakna (P > 0. Am J Acup. 1980. 8 : 251 .006 <M<0.111. Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. Ristoivo. Platt HV. Chong H. Res Int J.766. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. Newton DE. lebih nyata.05). Hashimoto K. New York : Mc Graw Hill Book Company. Premaratne ADV. Jan ZX. 1978. 9. Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%.

tegangan 0.6 g%. Secara umum. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. yang sama pada semua kelas imunoglobulin. kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya.4) dan Cu San Li (III. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat. Ig G. dan Ig M. yaitu Ig A. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II.64% setelah 12 kali penjaruman. Ig D. traktus gastro intestinal. Dari hasil penelitian.2. Kadar dalam serum adalah 0. Cipto Mangunkusumo. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light). 44. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.5 Volt selama 15 menit. Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X). Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin.3 — 0. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr. Ig E. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin. 1987 17 . Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh. yang satu dengan lain bekerja sama. imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. Jakarta Tabel 1. yaitu 27. PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1. Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF.05). traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No.6 g% — 1. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr.68% setelah 6 kali penjaruman dan 44.36) dengan frekuensi 15 Hertz.

000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7. Peneliti lain.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. 1987 ratorium. urtikaria alergika.5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA.8 1. 44. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci). Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri.000 19 170.2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen. w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150. di antaranya penderita rinitis alergika. Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. asma bronkial. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II.5 V selama 15 menit. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 . 102 1 traktus urinarius.36). Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin.3 — 0. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali. Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal. yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi. Sablovic dan Michon mendapatkan. Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0. Penderita datang dalam keadaan puasa.000 7 8 2.000 196. Pada titik He Ku (II. 32 sepanjang 1 h inci.4) Cu San Li (1II. 10.03 150. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 . Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan .36) dipakai jarum no. atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.4) dipakai jarum buatan Cina no. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No. hal. Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. virus.36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi.Tabel II. Penderita pada awal penelitian 50 orang. parasit dan fungus1. 14 890. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher. Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal. .

35 1. 5.46 1.4) dan Cu San Li (III.17 1.20 1.26 1. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.45 1.76 Q 1.39 1.66 = 41.75 X38. Ganong WE. P < 0.67 1.48 1.17 1. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1.30 1.64% 1. Aloisi RM.36 1. 1975.11 1.24 1.35 1. pp 1-27.4) dan Cu San Li (III.36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No.39 1. 1979. Principle of Imunodiagnostic.77 1.4) dan Cu San Li (III.05).68 1.91 1. pp 21-46.10 1. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.42 1. pp 380-3.62 1.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.26 0. Barrett JT.34 1. Acupuncture Electro-therapeutics Res.42 1.74 1. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.68 2. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0.35 1.45 1.68 2. 4. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%. 1980.25 1. Int J.31 1.49 gr% = 41.17 Σ = Σ = 1.04 1.37 1.05 1. Congress Proceedings.86 1.68 1.68 1. 6. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis.68 1.46 1.42 1.88% setelah 12 kali penusukan. Dari 1. dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun.42 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.45 1.49 0.39 1.00 1.68 1.72 1.62 1.67 X 1.77 1. t = 4.80 1.68 1.31 1.39 1.60 1.68 1.26 1.20 1.12 1. Omura Y. Immunology.80 1. Untuk segala surat-surat.88%.35 1.85 1.36 1.49 2.85 1.37 1. db = 23.pp 111-4.20 1.51 Y29.51 1. 1978.60 2.38 0.45 1.60 1.O.37 1.421.39 1.28 1.56 1.97 0. California.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1.22 1. 44.02 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV.02 1.00 1. London: The CV Mosby Co.1 : 51-141..60 1.68 1. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.28 1. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas.72 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut.60 1. 2.39 1.26 0. Peningkatan tersebut adalah 25.49 0.4T= 25.59 1.04 1.91 1.31 1. Review of Medical Physiology. 7. Viena.60 1. 22 kasus nilai gamaglobulin naik.59 1. Tokyo: Igaku Shoin Ltd.17 1.86 1.51 1.25 1.60 1. 1987 19 .68 1.56 1. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0.30 1. Asian ed. 3 : 97-107. Bellanti JA.68 1.51 1. Basic Imunology and Its Medical Application.11 1.30 gr% yaitu 25.24 1.37 1. London: The CV Mosby CO.28 1.39 1. 1975.34 1. Acupuncture Institute.68 Q34. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1.05 1.HASIL Tabel III.05.07 2.31 1.60 1.97 0.38 0.28 1. Los Altos: Lange Medical Publ.06 1. pp 55-119.39 1. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1. Rogora GA et at.56 1. 3.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1.17 1. Sabolovic D Michon C.49 2. Acupuncture Electro-therapeutics research.36 1.48 1.37 1.10 1.37 1. Int J 1976.56 1.35 1. 1971. Hitorical Aspect of Acupuncture.45 1.74 1. 7 th ed.64% setelah 6 kali penusukan dan 41.67 1.39 1.33 Y 1.12 1.

1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial. Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus. Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22.6). nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui. > 10% pada 5 kasus. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit. penusukan titik San Yin Ciao (IV. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus.6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV. maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV.6) terhadap .6) dan titik kontrol. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman. Cipto Mangunkusumo.20%. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus".6) pada penderita NIDDM dan IDDM. Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun. akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV. sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0. Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin. (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV.001) yaitu 19. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri.5 mg%).6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom. yaitu serotonin.90%.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin. 15—20% pada 15 kasus.2 mg% menjadi 150.6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya.6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr. Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM. 44. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya. Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. Dari hasil penelitian didapatkan. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes.9% yaitu dari 201. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr. dan ser.2 . kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 . Dijelaskan. < 10%/naik pada 1 kasus. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri.05) yaitu 4.

Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru. • Kriteria Penderita a. penderita makan terakhir pukul 22. Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. Cipto Mangunkusumo. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%. Titik San Yin Ciao (IV. Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32. diperdarahi oleh a. ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus".5—0. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain.9 Cun. b. dan v. tibialis posterior dan v.6) pada NIDDM dan IDDM. yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. C. DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. tibialis. III dan IV). Dari jumlah tersebut. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. 44. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM.00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n. panjang 1. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol. Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. Titik Kontrol — Titik.4. Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari. Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol.6) < 140 mg%. soleus dan bagian dalamnya berada di m.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa.5 inci. buatan Cina. fleksor digitorum longus pedis. Cara penusukan tegak lurus sedalam 0. limpa dan ginjal.6). adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan.00 dengan porsi yang biasa dimakan. 4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV.6) dan Titik Kontrol. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b.6) Titik San Yin Ciao (IV.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3.7 . c. safena magna. Ginjal dan Hati). kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. bukan titik akupunktur. 1987 21 • Alat a. Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. (Lihat Tabel I. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.6) . (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan. b. II. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. pukul 08.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV. antara tepi posterior tibia dan m. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV.

6.80 — 0. 12. 10. 16. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191. 7. 20. 2. dan sesudah penusukan 182.77 14.11 22.00 10. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20. 3. 6. Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa. (mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12.20 — 17. 5. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%.22 23.58 11.81 27. 9. 15.74 14. naik pada 6 kasus (30%). Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191.34 — 7. 12. 9.88 0. 6. 17. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%). dengan maksud penusukan cukup dalam. 3655 182. 15.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195.93 21. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci.29 31. 9. 3. 18.88 14.96 15.52 12.25 1. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No.87 — 6. 4.50 mg%. 5. 19.50 11. 16.6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. 13. 7.57 23.86 9.75 41. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No. jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat. Σd 1015 106425 Tabel IV. 11. 17. sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik. 13. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II. 20. 18. 10. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19. 20.20%. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. 19. 14. 8. 14. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No.86 10.31 21. 8.82 1. 1987 .9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus. 14.Tabel I. 1l. 5.91 17. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1. 4.9%.67 — 12.00 10.50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci).25 X2 = 1 95.33 1. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4.25 mg%. 11. 19. 44.00 28.57 27. 18. 15.75 mg%.25 37. 16.20 No.55 10. 8. tetap pada 1 kasus (5%). 13. 17. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%).08 28. 2.14 4. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1.50 19. 4.79 18. dan naik pada 2 kasus (10%).85 16. 2. <10% atau naik pada 2 kasus. 3.70 22. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242. 10. Tabel III. 7.18 — 17.

20%. 3. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet.6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol. Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points.25 mg%. Mihalache NE. Japan Publication Inc.6) dan kontrol.20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191. Essentials of Chinese Acupuncture.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus.6) sebesar 19. Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil. 1 . Mincu I. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191. 5.001).50 mg% dan sesudah penusukan 182. Am J Acup 1975. Junan. Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia.25 mg% dan sesudah penusukan 195.75 mg%. 6. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture.darah yang menyolok. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol.001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0. Anonim. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. 1982. • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV. Sumionescu L. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se.6) dan titik kontrol. 1987 23 . maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Dari Tabel I. 44. 7. 227. Jakarta 1981. 1st. Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. Omura Y. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1. 1982. Beijing Foreign Language Press. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. Tabel IV. Anonim. Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background. Utoyo Sukaton.50 mg% dan sesudah penusukan 182.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Am J Acup 1974.001). China: Shandong Science and Technology Press.18. tampak : 245. 2.6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna. 1980. 6 .101. Dari Tabel II.23. 4. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. 3 : 18. Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Supartondo.5. ed. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV. Jakarta 1981. Ionescu-Tirgoviste C. Mincu. 2 : 95 . sedangkan pada titik kontrol sebesar 4.90%.05).001). 153.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao.05). Ionescu-Tirgoviste C.25 mg% dan sesudah penusukan 195. di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama.25 mg%.75 mg%. Tabel III. dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus. Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus.

Danciu dkk. manifestasi klinik. Terdapatnya hiperlipidemia. antara lain melalui pemberian obat-obatan. hipertensi. 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. antara lain : suku bangsa. hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . misal : infark miokard. laki-laki. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. faktor metabolik dan genetik. harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. 44. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. Dari beberapa penelitian di luar negeri. di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . Hiperlipidemia. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. merokok dan Diabetes 2 Mellitus . keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . prognosis dan respons terhadap pengobatan. Berdasarkan faktor risiko di atas.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. murah dan tanpa efek samping. . karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. umur. atau trigliserida > 140 mg/dl. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. seperti halnya demam. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. ahli gizi dan penderita. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer. ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi.

nausea. 2 tipe V). • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi. diet harus tetap dilaksanakan.• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. tukak lambung. baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci. kemerahan kulit. hiperurikemia. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus. • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. antara lain : gatal-gatal. • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. 3 tipe IIb. Ionescu-Tirgoviste dkk. serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal. nyeri perut. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik. 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. Bila obat-obat perlu diberikan. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus). tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan. Am J Acupunct 1976.4) dan Cung Wan (XIII. Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris. Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat.8). Diet7. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. 4 berhubungan dengan obesitas. Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan. 4 : 337 343). Cermin Dunia Kedokteran No. Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. yang merupakan kasus hiper- Gambar 2. sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz. 44.09%. lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia). 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. Kung Sun (IV. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk. pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. Efek samping antara lain : diare. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. erupsi santoma primer. 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII. San Yin Ciao (IV. 4 tipe III. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33. Efek samping banyak.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan. Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. 18 tipe IIb. Titik-titik yang dipakai sama. anoreksia. alternatif praktis hanyalah diet. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah. Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%. arus bolak balik). 3 tipe IV. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja .3%).6). (diambil dari Danciu A.12). Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22. Efek samping berupa diare dan kejang perut. tapi tidak bermakna. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. kembung dan peninggian trigliserida.02%. BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. 1987 25 . Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi. vomitus. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. diare.

Titik Ci Cuen (XII. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%. RSCM. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik. dan diputar selama 2 menit.001). akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan.4) dan San Yin Ciao (IV. Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX. • Kung Sun (IV. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet. III dan IV. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat.6). 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75. Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman). Zhao Hexi dkk. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. Penurunan tersebut bermakna (P < 0. alkohol dan rokok. Titik Kung Sun (IV. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV.12) mempengaruhi digesti. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. trigliserida dan fosfolipid. Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa. Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam. 1987 . lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma. jarum diangkat.6).4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih. kontrasepsi. — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur.92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas. 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic. lalu istirahat 3—5 hari. yaitu sebesar 30—60%. Dari 72 kasus tersebut.59%. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. trigliserida . hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang. dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5.6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX.36) pada 206 penderita. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan.12) : Terletak di garis tengah perut.6 . Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr. Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan). 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai. dilakukan manipulasi yang sama 2 kali. Menurut para peneliti ini. Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb. di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. Titik San Yin Ciao (IV. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi. — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun). tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 . dengan menusuk titik Cu San Li (III.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya. 44. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina. sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan.47%. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid. ginjal. kortikosteroid. Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan.8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati. Lama penusukan 20 menit.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII. Pada setiap kasus. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol.

Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No. Lokasi titik Cung Wan (XIII. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). • Ci Cuen (XII. Gambar 4. Gambar 3.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Bila lutut dalam keadaan fleksi. Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). Evaluasi dilakukan terhadap : a. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). soleus. dalam perjalanan arteri genu suprema. 44. fleksor digitorum longus. bagian yang lebih dalam terletak pada m. Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior. Inervasi oleh cabang nervus safenus. • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. 1987 27 . Lokasi titik di Cuen (XII. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. Gambar 2. Lokasi titik Kung Sun (IV. Gambar 1. arteri dan vena tibialis posterior.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis.8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea. pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus. Lokasi titik San Yin Ciao (IV.8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture).4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya.6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Trigliserida saja. • San Yin Ciao (IV. Vaskularisasi oleh vena safena magna. b. di antara tepi posterior tibia dan m. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. c. kolesterol menurun dan trigliserida meningkat.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal. Kolesterol saja.

Trigliserida meningkat pada 5 kasus.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). 4. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus. 10. 6. Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus. 9. 7. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. 5. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp. 16.5%) 0 (0%) 5 (31. Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida. 5. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal. baik pada 1 kasus (12. 7. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No. 11. Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida.5%) 2 (25%) 5 (62. pada 5 kasus sampai nilai normal. dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56. 7. 8. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81. 3 (37. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat. 8. baik pada 6 kasus (37.5%) 8 (50%) 3 (37. 44.5%) 2. 6. 2. 12.25% (5 kasus) dan gagal 18. 5. Tabel V. gagal 1 kasus. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37.75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. 6. 2. 14.5%). 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan. 7. 4. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. baik 31. baik pada 3 kasus. Hasil evaluasi penelitian 1. Tabel IV. 3. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus.5%) dan gagal pada 2 kasus (25%). 2. 4.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). 8.25%). 13. 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap.25%). Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. terdapat penurunan sampai nilai normal. 3. 5. 8. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. 3.75% (3 kasus).25%) 3 (18. pada 3 kasus masih di atas nilai normal. Tabel III. 6. 4. sesudah akp. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No. 1987 . 2. 1. HASIL PENELITIAN Tabel I. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. 15. 3. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. 3 masih di atas normal). Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. akp. Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No. 1. Tabel II.

75% (tabel III).5 49 79.001 (t hitung 11.87% dengan P < 0.25%) dan gagal 18. 12.09% dan baik 34. Tabel VI.5 72.75% dengan perincian sangat baik 56.5 223.5 193. Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No.5 154 145.7 70.408). 13. terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93. 6.Tabel VI. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet.5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur. 9. 5.5 72 60 67.03% dengan P <0. 10.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12.97% (sangat baik 22.19 dan t tabel 5. Dengan akupunktur dan diet. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas. 3.5 58 67 151. 44.5%. 15.5 210/100 150/85 154. tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang. P/L Umur (th) 1. 16.5 78 45 69 50 49 77 71. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No.5 66 66. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16. Seperti diketahui. dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56.5 47. Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. 14.5 24. berkurang bahu pegal sakit dada. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan.5 65. dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik. 11.5 52 47 64 66 70. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda.25% dan baik 37.998 dan 3.499).5%.23% dengan 0. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12. 8. 1. 2. 1987 29 .44 dan t tabel antara 2. 7. 4.02 (t hitung 3.5 174.87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.16% (Tabel VI). rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. 2.23 161. Dengan tindakan akupunktur. gagal 25% (tabel V).001 (t hitung 19.25% (sangat baik 50% dan baik 31. sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16. t tabel 5. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada.5 49.16% dengan P 0. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0.5% dan baik 12. gagal 6. berkurang lekas capai.6 27.13.8 16.25 10.5 62. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293.5 kg).5 65 52.02%.5 160/90 160/90 162.25% (tabel I V). berkurang terasa berat.5 — 2.23%. tinggi badan.001 (t hitung 9.01 <P <0. Gambaran berat badan.25 18. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10.87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220. penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 .408). DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama.408).0 12.58 dan t tabel 5.2 239. serta selisihnya No. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62.03 49. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp.88%) dan gagal 43.7 289.5 130/90 130/90 166.6 179.

• Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93. 9 : 57 . 1981. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein.25% dari 16 kasus (sangat baik 50%.02). akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12. McGraw Hill Book Co.75%). Omura Y. dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. 16. New England J Med 1967.577.416. Brown MS. Sokolow M. 13. • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. 5th ed. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia.5%. 8. Clinical Cardiology. 188.).25% dan gagal 18.23% sesudah akupunktur (P < 0. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system. 14. Rifkind BM. Lange Med Publ. Chicago. 17. Danciu A. 19. Am J Acupunct 1981.87% sesudah akupunktur dan diet. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture. Fat transport in lipoproteinemia. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini. Phleck-Chhayan.129. Lees RS. Ionescu-Tirgoviste C. New Mexico 1980 : 61. 276 : 1 (34 . Levy RI. Cheta D.001) dan 10. 18. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism.62. Beijing.927. 5. An integrated approach to mechanism and disorders. Burhanuddin Nasution. Diagnosis and Therapy. Acupuncture. Medical Progress 1983. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH. The Heart. Omura Y. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut. Stamoran M.5% dan gagal 6. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. Current concepts in prevention and treatment. Hurst JW. baik 37. Meeker LA. Ernst ND.75% (sangat baik 56. 1981. 1977.141. Acupunct & El Ther Research 1975. Diet in the treatment of hyperlipidemia. 3. 11. 13 . 3 : 267 . sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62. 1982. Hyperlipidemia. 4 : 337 . 9. Bonoell M. China. KEPUSTAKAAN 1.01 < P < 0.14.224).141. Spritz N. Mcdika 1983. 1983. Frederickson DS. Historical Aspect of Acupuncture. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases. 4. 10. Levy RI.25%). Acupunct & El Their Research 1975. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81.44). hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. Eastland Press.39. Foreign Languages Press. Zhang Ren Li Huanbin. Ahli Gizi RSCM.03% sesudah akupunktur dan 16.yang dilakukan. 1980. 15. 6. Am Heart J 1980. 1 : 51 .001) dengan hasil penurunan 24.. Ahli laboratorium RSCM. : 406 .. In : Principles of Internal Medicine. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus. • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut. Adi Kusuma Aman. Georgescu M.281). 30 Cermin Dunia Kedokteran No.16% sesudah akupunktur dan diet (0. 1987 . 1984.559. Ionescu-Tirgiviste C. A Comprehensive text. 1 . 1981. 547 . Levy RI. 2 (94 .. 44. Am J Acupunct 1976. Fundamentals of electroacupuncture according to Voll.58 .5%. 100 : 573 .25%. Zhao Hexi. MOD Co. 2. 12. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM. Leonhardt H.343. Anonim. dan gagal 25%).41. Goldstein JL. 5 (273 . 951 957. baik 31. th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. 51 .103). Connor JO & Bensky D. Danciu A. Grune & Stratton Inc. 3 (148 156). baik 12. 7. Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971. 2 : 36 . Scott PJ. 4 (215 . • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain.. Beijing. Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia. dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. 100 : 924 . Hyperlipidemia. Essencials of Chinese Acupuncture. Visinescu R. Index of Acupuncture. 126 . Am Heart J 1980. 4th ed.274. 2nd ed. • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0. Chang Xingguo. The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr.

Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi.10 .000. Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV. paru. dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . Pada saat ini. Cermin Dunia Kedokteran No. Husniah R. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga. Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi. Induksi dilakukan selama 20 menit. juga orang tua berumur 90 tahun 5. ginjal. Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz.11 . Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan. 3 . Metode ini sangat berguna di daerah perang rural.2 dan Matsui. ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. dan lainlain 6. Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll . hati. Jakarta Dr. MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan. nya dan semua sensasi tetap utuh. Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari.Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr.2.7. Th € Akib *. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. XIV.4. **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. pada penderita penyakit jantung. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi . Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya. Dr. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan. Ciptomangunkusumo. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. penderita sadar sepenuh2. 1987 31 . Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo. VII. 44.32. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang. Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan. Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo. Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 . pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia.000 penderita8 . XIII.9. Penamaan ini kurang tepat. Akupunktur analgesi aman. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 .

dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. 1987 . pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan.) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol. terletak di bawah vertebra sakralis 4. Sakralis 2.3 dan 4. 4 dengan kelompok A. 5. Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita.2 subkutis. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. 2 dan XIV. BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik.Beberapa pendapat mengatakan. Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. Titik ini terletak pada ramus posterior N. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. 3. Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. 44. saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. leher dan dada 15 . Titik-titik akupunktur yang digunakan 1. 2). dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci). Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control. 2. Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh. Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester. Ming Men (XIV. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan. nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. Penjaruman dilakukan bilateral. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. beku di daerah penis. teori reflexotherapeutical Head. 4 dan XIV. Sampai saat ini. Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. 4).3 dan 4. dalam hiatus sakralis. Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan. Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16. Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. 17 . Spinalis yang keluar. Yao Su (XIV. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . kecuali untuk titik XIV. terletap pada batas atas simfisis pubis. 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. dan lain-lain. 2. teori susunan saraf otonom. kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat. 2). 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV. Matsui. disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . Penjaruman titik VII. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. Penjaruman titik XIV. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. Sebelum setiap penjaruman. penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. 32). 4. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor. Modified Ce Liao (VII. Sebelum dianalgesi. Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin.C. kecuali untuk titik XIX. dimulai perangsangan dengan arus listrik. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. 4 tegak lurus. Ci Ku (XIII. Sedangkan menurut Two Gate Control. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus.

Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. Cai D. Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif. 2:87-98. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul.2. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan.2. Hongkong: Medical book Publ. Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. 8. 2. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. 9:138-41. Berdasarkan penelitian. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. XIV. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. p 416. pp 197-8. Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. Lokasi tumor berbeda-beda. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Introduction to Acupuncture. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. Lowe WC. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control. maka induksi dapat diperpanjang. 2 intra meatal. 5. Sedangkan titik XIV. I memuaskan 4 31 4 bl tk. p 759. 44. XIII. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. . pp 306-7. Yu AL. 1978. Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. Cermin Dunia Kedokteran No. 1973. Matsuto. 4. Induksi dilakukan selama 20 menit. Theory and Potential Clinical Application. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Essentialas of Chinese Acupuncture. New York : ASI publ Inc. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. 1973. Anonim.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. dan tindakan ini diulang 2 kali). The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. 3. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. Xu GH. 6. Illinois: Charles C Thomas publ. tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. Man PL and Chen CH. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. Wexu M.4. Current Acupuncture Therapy. Beijing: Peoples Medical publ house. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . 1979. 1 di corpus dan 1 di preputium. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif. pp 171-82. 7. Namun demikian. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. KEPUSTAKAAN 1. Asian J Med. Beijing: The Peoples Medical Publ. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu. Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. glans dan Tabel I. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. penjaruman pada titik VII. 1974. 1975. USA: Medical Examination publ. 1979. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Lu WJ. sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. Nose and Throat. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai.gelombang bifase segi (spike). Medical Progress 1975. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. Lee F and Cheung CS. maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. 1980. 10. 9. Venice: International Congress series. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function. Wen HL and Cheung SYC. Acupuncture for Physicians. Beijing: Foreign languages press. pp 211-6. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. Springfield. Acupuncture Analgesia. Mayer EH and Bischko J. 1973. terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan.

abstract. 229:1371-5. 12. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. Victoria. pp 197-8. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. in the second French. Dec 1979. p 39. 112:896-902. 17. Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. Weng J. Anonim. Pauser G. 1987 . The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. Melzack R. Benner H.11. Acupuncture. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. Yang H. Yang MMP. 24-9. The Role of Endogenous Ligands. pp 96-235. Murphy TM and Binica JJ. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation. Beijing: Peoples medical publ. 15. Li G. Bonica JJ. 18. JAMA 1974. Mao S. 44. Bannerman RH. The Puzzle of Pain. The WHO view. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. 1979. in Advances in Acupuncture Anaesthesia. Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. Peng C. Endorphins. Vienna 1975. 16. Thomas H. 13. 1973. The Magazine of The World Health Organization. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Arch Surg 1977. Australia: Penguin Books. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. 14.

lalu diberi obat. 1987 35 . setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 . Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. Dharma K. Cipto Mangunkusumo. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 . dan pada pemeriksaan neurologis. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Setelah pengobatan pertama. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf. Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. Lexotan. berdenyut-denyut. tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. dengan hasil yang baik 2 . Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. tubuh dan anggota gerak. Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. 44. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . Pengobatan diberikan dua kali seminggu. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. Pada pemeriksaan fisik. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. Dr. dan Laroxyl. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). Dari jumlah itu. Baik kelainan di dalam otak. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. Widya Unit Akupunktur RS. Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. Diperkirakan. pasien tampak sakit. KASUS Seorang wanita. sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala.

7). 2. yang segera hilang setelah beristirahat. 5. Jakarta 1981. suhu afebril. Pada kasus di atas. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. — Titik yang dipilih : 1. Titik Ci Cie (XIII. Longterm effect of acupuncture therapy on headache. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. Kho Hing Gwan. Jakarta 1981: hal. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya. Chicago: Easland Press. Penerbit Universitas Indonesia. Fu Liu (VIII. Titik He Ku (I1. 5 : 169.20). 5 : 151. Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil . Am J Acup. ginjal. Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si). 32. Am J Acup 1977. namun hanya sebentar dan ringan. 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi.Jaw Song. Yeou Cheng Hwang. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna. 1981. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan. dapat disertai mual dan vertigo. 36 Cermin Dunia Kedokteran No.4). KEPUSTAKAAN 1. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional. 44. Chen dkk 3 menyimpulkan. keracunan. faktor lingkungan dan sebagainya. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. nadi 84. hal. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang.baik. Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. Seng . tekanan darah 90/50. Ci Cie (XIII. treatment with acupuncture and nutrition. Ditinjau dari gejalanya. makanan.1⁄2 kiri dan kanan. Tay Yang (M-HN-9). yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus. Lain-lain tidak didapatkan kelainan. 3. Hal ini berlangsung beberapa kali. HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama.14) dan Fu Liu (VIII.14). Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali.HN. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung. di Nyeri kepala menahun. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 . 2. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. tampak semangat agak kurang. Am J Acup 1978. 1977. Diagnosis kerja : Sefalgia. keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala.4). Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi. 4. di Nyeri kepala menahun. Chen GS. Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi.20). Sidiarto Kusumoputro.4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. infeksi dan sebagainya. kecelakaan. 4. Pai Hui (XIV. 3. yang segera hilang setelah diakupunktur. Acupuncture a comprehensive text. terapi medikamentosa dan psikoterapi.HN. — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati. Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi. 6. limpa.20) dan Tay Yang (M. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia. Ci Cie (XIII. Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV. Bensku D. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. ekspresi umum tampak sakit. Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . Titik Pai Hui (XIV. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot.9). Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali.7). atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). Menurut ilmu akupunktur. Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. Penerbit Universitas Indonesia. 6 : 23. 6. Khoe WH. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. trauma. tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam. 23. Treatment of cluster headache by acupuncture. Tay Yang (M. Headache. O'Connor J. Pada pemeriksaan akupunktur. Sebagai kesimpulan. Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. 5.14) dan Fu Liu (VIII. 1987 . lokasinya kadang-kadang tidak jelas. yang terletak di antara os metakarpal I dan II. He Ku (II. He Ku (II.

alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. Pada jaringan. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. medium kontak. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. Jakarta. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut. PENDAHULUAN Gelombang suara. 44. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan. Karena karakteristiknya. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. antara lain diabsorbsi. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik. Cermin Dunia Kedokteran No. hanya 0. Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur. dan efek biologis.Sonopunktur Dr. Dengan memperhatikan hal tersebut. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. Cipto Mangunkusumo.1% dari udara ke jaringan. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. ultrasound mempunyai efek panas. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. 1987 37 . Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama. EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan.01% dari Quartz ke udara dan 0. efek mekanis. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan. Dalam praktek. Sebaliknya. Ketika gelombang suara melewati medium. makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat. Makin tinggi frekuensi. dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. Karena itu. direfleksi dan ditransmisi.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa.glikol. Sel positif kemudian diperbanyak. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm. 8 azaguanine. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 . Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan. disuntikkan secara intravena.5 cell/well. Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain. lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. Selanjutnya dilakukan fusi. Gambar 3. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. foetal bovine serum. DMSO(dimetil sulfoksida) . Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1. 1 cell/well dan 0. Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640. 44. Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu. 1987 41 . feeder cell dipersiapkan. Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well.

pp 263 . 1979. 10.72. didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4. 5. Berkow R. pp 351 . Jumlah sampel kurang banyak. 8. p 1710. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. 3. 2. Sel hibrid yang didapat tidak stabil.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa. Appleton JA. 2. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application. University of Illinois. Methods for Production of Monoclonal Antibodies. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal.125. Immunochemistry. Chang TW. 2. 5. CRC Press. 7. HASIL 1. Kloning juga sudah berhasil dilakukan. Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. Mishell & Shiibi SM. Agricultural Res Service 1984. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. 4. 1985. Manual Clinical Laboratory Immunology. Techomic Publishing Co. pp 294 . Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat.6 x. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair. Washington DC: American Society for Microbiology.95. pp 99 . 44. Merck Sharp and Dohme Research Lab. 1976. 1982.4 x. 1983. Monoclonal Hybridoma Antibodies. Rose. Secara mikroskopis. 4. 3. 1980. Voller. Teknik pelaksanaan agak kasar. 9. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa. San Francisco: WH Freeman and Co. Chereminisoff & Quellette RP. Academic Press.7 hari setelah fusi. sesudah 68 jam = 13.Selected Methods in Cellular Immunology. 1985). p 50. 5. US$ 150/100 ug.109. Yogyakarta. pp 1 . 1985. monoklonal biasa nya bulat dan simetris. 1986. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 . Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. pp 1 . Biotechnology. pada tanggal 17-19 Februari 1987. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. Voss EW. KEPUSTAKAAN 1. Fisiologi Kedokteran.57. 3. pp 137 52. 1987 . Hurrell JGR. pp 360 . KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning.307. Ganong WF. 6. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5. 1980.81.

hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. limfosit T dan B. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas. 44. Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. ragi juga dengan sel kanker. susu. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. Mathilda B. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No. Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. Berbeda dengan hewan kontrol. Sel tujuan adalah makrofag. membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan. Dasar pemikirannya adalah. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. pun humoral. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1). Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri. Penanganan yang dulu sering dilakukan. kasein dan otolisat bakteri. 1987 43 . APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen.Imunomodulator DR. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas. granulosit. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. atau menahan aliran darah.

44 Cermin Dunia Kedokteran No. Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. Dasar fungsional paramunitas (menurut A. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen. Efek samping dapat ditolerir. efek non spesifik akan lebih menonjol. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida). merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. hormon dan senyawa yang mirip hormon. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. lipida. ekstrak tanaman. Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. endotoksin. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. — Terapi penyakit ganas. Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. 44. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. 1987 . infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. protein dan hasil urai protein. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. — Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. racun dari hewan). — Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . dekstran. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu).KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. Tabel 1. Jika BCG digunakan IV. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini. Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. seperti pada BCG misalnya. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. terapi ini tak berhasil. "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah. kalau tidak. jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. ribosom bakteri. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. ekstrak embrio). senyawa anorganik. infeksi kronis.

Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. hidup hewan bersangkutan. Dari tanaman tinggi. BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia. Iipida (ubikhinon. Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. Q. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. zat ini berbahaya. 3 dihidroksibenzoat. 2. Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. yang mempengaruhi m—RNA. sarkoma osteogenik dan tbc. reaksi hipersensitif (3%). Pada sistem imun normal. sindrom Reiter dan multipel sklerosis. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. jenis Bryonia dan lain-lain. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli.000 dan 450. sulit diobati (misal virus ensefalitis. Viscum album. Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich. asam klorogenat. anetol). Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran.diblokir. Solidago. Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. Senyawa ini menstimulasi fagositosis. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. interferon atau sistem komplemen. asam ferulat. terpen (ester diterpen. senyawa fenolik (kleistantin. leukopenia serta trombositopenia. tiloforin). Ini dicoba pada melanoma. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. 44. herpes zoster generalisatus. Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. virus papiloma dan sebagainya). 1987 45 . Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%). alkillisofosfolipida). efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. levamizol tak bekerja. Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin. Aktivitas interferon sangat tinggi. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. dan y. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. Pada percobaan dengan hewan.000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. Trifolium pratense. gangguan saluran cerna (5%). 1 mg dapat melindungi 10 15 sel. muntah. pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. sedikit dalam algea dan Lichenes. pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. kadang-kadang nausea. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis. seskuiterpenlakton tertentu). sarkoma dan leukemia akut.

yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 1985. 7. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan. 6.44: 32-3. 44. 1978. Boston: Little Brown Co. 6: 279-282. 1963. Hansel R. 5. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. 1982. Biswas K. Ghosal S. 11. Mose JR. 2 nd ed. Dtsch Ap Ztng. Phytochem. Chattopadhyay BK. 1984. Mutschler E. 5 Aufi. 12. 29: 234. Hansel R. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. Wagner H. 1981. 124: 54-9. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. Fischer TJ. 123: 821-2. Scott GM. Bahr V. 4. Canada: John Wiley sons. J Am Med Assoc. Chattopadhyay U. Vogt A. 122: 843-9. Pharm Research. Planta Med. Clajk WR. Dysch Ap Ztng. 1. Kluthc R. keadaan pasien dan sebagainya. dosis. 8. 3. 1980. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. 1983. Von Bruchhausen. 2. Pharm Reserarch. 1987 . 10. Arzneimittelwirkungen. 8: 16. Dtsch Ap Ztng. 1982. Manual of Allergy and Immunology. Lawlor GJ. Planta Med. 1983. 9. 13. 1. Ghosal S. Planta Med. baik tentang cara aplikasi. Chattopadhyay S. 1984. Cjaudhuri L. 1985.obatan masih banyak dipertentangkan. 11: 72-91. The Experimental Foundations of Modern Immunology. Batsford S. 1986. et al. KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. 17: 689-694.

Dari seluruh resep benzodiazepin ini. Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. Cermin Dunia Kedokteran No. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka. Salah satu anggota kelompok ini. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit. Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut. Setelah diklasifikasi . Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. 1987 47 . Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika. dan psikoleptika. 4 4.0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. Sampel diambil secara purposive stratified random sampling.7%) seperti pada tabel II. Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. agitasi. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat.Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya. Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan. RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980). diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. khususnya yang mengandung benzodiazepin. yaitu RSU Tasik. yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas.3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. * Penyaji makalah Koja. Nani Sukasediati *. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi . ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. ketegangan. Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis. Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. Bila dirinci lebih lanjut.1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian.

7%). Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah.0 31.3 53.9 26.1 46. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan.9 1.6 27. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14.6 9.6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12.0 66.6 1.0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III. ahli kebidanan dan kandungan. dan sebagian besar adalah diazepam (60.9 1.9 0. Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85. % PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%).9 2. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1.4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No.5 26. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18. 5.4 0.1%) adalah golongan benzodiazepin.2 6. sebanyak 66.0 48.8 5. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari.4 4. Tabel I. ahli penyakit mata. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 . Tabel VI. 4.7 Tabel II.6 12.8 B.4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa.4 21.0 A. 64. Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.1 0.4 71. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan.5 3.0 55.0 80.7 17. dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun.9 9. 1987 . Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V).0 84. 3.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2.6%).1 4.9% seperti terlihat pada tabel IV. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah.0 45.3 5.0 91.2 0.5 73. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah. Namun kenyataannya tidak demikian.2 11.3 1. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi. di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C.9 13.1 65.64. 44.1 42.7 60. Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73. dicatat juga dalam survei ini.0 Tabel IV. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 . Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep.5 100.5 6. 6.0 12.7 100 50. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7.4 100.6 8. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita.0 42. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan.5 -2.1 1. 2. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8.3 85.6 14.8 10. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta. dan 6.2 0. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal.8 100.3 -- 50.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. C dan puskesmas di Jawa. Dalam Gan S (ed). dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Puslitbang Farmasi. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. Demikian pula halnya klordiazepoksid. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. 6. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam. Darmansyah I. 1980. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa. 3. Namun masih ada kemungkinan lain. Farmakologi dan Terapi Ed 2. Retno Gitawati dkk. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. Desember 1980. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. Disajikan pada Konas IKAFI VI. 4. 2. Bila ditinjau dari lama pemberian obat. Reverger R. Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. dosis harian rata-rata sebesar 14. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64. tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. Rahardjo K. 5. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985. Meskipun demikian. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. Psikotropika. 1987 49 . sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. Datten Bangun dkk. Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s . Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama. Manado Oktober 1986. 5—30 mg/hari. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. Komunikasi pribadi. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. Santosa OS. Majalah Psikiatri. Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. diteliti melalui resep dokter. KEPUSTAKAAN 1. Nani S dkk. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. Cermin Dunia Kedokteran No. Bagian Anestesi FKUI/RSCM.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu.7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. 44. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. B. Meskipun demikian.Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini. Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa. di Jawa 6 . abuse dan overuse. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas.

Sehubungan dengan ini. Oleh karenanya. Untuk pemeriksaan tersebut di atas. misalnya penyakit. PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu. 4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. 2) Pemeriksaan potensi. WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. 1987 dengan sifat genetiknya. berat tertentu. seleksi dan pengelolaan. Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen. antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. 44. Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. reagen diagnosa. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. hormon dan vitamin). Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). Oleh karenanya. antibiotik dan beberapa enzim). 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. blood product. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. antara lain : sehat. sterilitas. lingkungan. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. specified pathogen free dan gnotobiotic. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi.Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. Dari keadaan tersebut di atas. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis. kelinci dan marmut. dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . tikus (laboratory rat). jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula.

tentang sifat-sifat khasnya. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut. Cermin Dunia Kedokteran No. Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. Di sini harus dicari sebab-sebabnya. MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. kelinci 15 strain lokal. 15. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. D. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin. Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit). sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). umur yang dikaitkan dengan berat badannya. D. Dapat diambil contoh.P (1963) dalam bukunya The IAT. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol). sirkulasi udara. tekanan udara. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas.2°C. Demikian pula di Australia. segera dilakukan . agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat. Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa). 4. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis. 2. kelembaban ruangan.5°C dan 12. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya). 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. jenis kelamin dan data fisiologisnya. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. hingga variasi individuil tidak banyak. bahan maupun bentuknya. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula.J dan WOODNOTT. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar. Menurut SHORT. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. jenis-jenis hewan percobaan mencit. makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. 3. antara lain faktor strain hewan dan makanan. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. Dari beberapa penjelasan tersebut di atas. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. manajemen pemeliharaan. 5. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. maka faktor pembiayaan. Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan.77°C. kebisingan suara dan personil yang menangani. berat badan. yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. bedding (alas kandang). 44. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan.

Hafez ESE. 4. Short DJ and Woodnott DP. 1976. Sutherland: AAEC Research Establishment. twenty second report. Ufaw. Philadelphia: Lea dan Febiger. Maddalena. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals. 44. 1970. The John Curtin School of Medical Research. 5. KEPUSTAKAAN 1. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. Geneva. 3. 1970. 52 Cermin Dunia Kedokteran No. kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan. 1963. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. New York: Churchill Livingstone. 2. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. WHO Expert Committee on Biological Standardization. 1987 . fifth ed. 1979. London: Crosby Lockwood Son. 1st ed. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. baik dalam pengawasan penyakit. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. Oleh karenanya. The IAT. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya.

masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. Reactions No 8. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. epilepsi. kemurnian. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. demensia. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh. yaitu Tc—99m d. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas. migraine. 1987 53 . • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. atau Ceretec. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. serebral pada luka kepala akut. Dengan ditemukannya Ceretec ini.T. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. 44. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. serta peralatan yang diperlukan. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. dan perdarahan otak sepintas.S. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. efisiensi penandaan yang tinggi. Sebagai contoh. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban. metastasis otak. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan. Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. stabil in vitro. Pada pengembangan selanjutnya. atau Tc—99m d. 1 hexamethyl-propylene amineoxime.R. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun demikian. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat. seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. tidak bermuatan. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. 1 HM—PAO. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi. VSR F:I. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita.

atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien. 54 Cermin Dunia Kedokteran No. TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu. namun dari segi etik kedokteran. sekantor saya. Sebagai seorang sarjana. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. mengganti kerugian tertersebut. Dari pihak dokter. H. Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. yaitu membuka " rahasia jabatan dokter".H. (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. sarjana. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata. Pertanyaan : A. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami. Jakarta. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya.U. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter.H. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). yaitu yang diatur dalam K. Di samping sanksi menurut hukum pidana. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr.TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. ibu rumah tangga. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. 44. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya. dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. 1987 .U. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. dia dapat menarik kesimpulan sendiri. Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter. Pertanyaan (A). kiranya mudah dapat dijawab. Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. baik yang sekarang maupun yang dahulu. maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya. hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur.

0 Cermin Dunia Kedokteran No. antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht). Dalam persoalan yang kita hadapi. karena bersetubuh dengan dia. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar. Kalau kita gegabah menuduh seseorang.D. Dr. tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar.U. tidak dipidana. karena pasien mengatakan. Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman. Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense). karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum".Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. Hal ini diatur oleh K. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain. misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. 1987 55 . dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa. sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. yang menderita TBC terbuka. Jakarta. bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis. 'It . 44.H. bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya. mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang. Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya. jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien.

tapi aku kira tanganku sendiri. orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun. HING'S atau CROCODILE.. Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu. mencari apakah sebabnya ...... Drg. pasien itu memeriksakan matanya. Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya. dia sama sekali tidak dapat baca. kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu." Ny. (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan. apa tidak terasa ?" "Ya terasa.. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan..." Ny. bahwa pasien tersebut memang .Akhirnya ketahuan.. kok dapat kecopetan.... dia dapat baca. Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng. Habis pulang dari kantor... Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya... 44...... 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga... uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak. ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku.. kan dompetmu begitu besar. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No.... Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya.. pernah dibuat bingung oleh pasiennya. Dan kalau tidak memakai kaca mata... Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi.. Akhirnya setelah panen cengkeh. apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest. BUTA HURUF... walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar.. sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai." "Lho bagaimana to... Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya. dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam. Tetapi." ???????????????????? Juvelin .. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur. Sang dokter termenungmenung kebingungan.. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri. dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut.

Gadis II : Biasa-biasa saja. Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. Gadis III : Bawa kondom.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan. Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan. Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. Dr. Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Wanita tersebut tampak berkeringat. Polisi : "Hormat pak. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. tidak ada persiapan khusus." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. gerah dengan rambut yang kusam. Oh. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. bu?????. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. . Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang. 1987 57 . 44. tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan. maaf kami mau melihat SIM-nya.

Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. Pada sonopunktur. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9. efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas. 3. Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4.1. 5. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor. 1987 . 44. merupakan 7.

700 participants are expected from 22 countries. Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. Rapat Organisasi PANDI. MIPA Jl. Pembicara : 1. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. Registrasi peserta II. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". Juanda 4. Rapat Organisasi PGMI. — Hari Kedua Registrasi peserta baru. Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". 6. Sambutan-sambutan dan peresmian. III. Pembicara : 1. Prof. Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". 1987 59 Sekretariat : . Sambutan-sambutan dan peresmian III. Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2.Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . Presentasi makalah-makalah bebas. 5. 1987 Bali Beach Hotel. V. 3. Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. I. 44. V. 3. Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. IV. Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika". Ir. Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. 5. H. H. IV. II. 2. 4. 4. Juanda 248. Ir.

terutama ibu-ibu. justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. Walaupun demikian. kanker. Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. Di Amerika misalnya. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). tersebar luas di seluruh dunia. bunuh diri. dan "The New York Times" (5 Januari 1986). Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir. cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. 1987 . Dalam tahun 1984. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang. 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. dan tidak perlu pengawasan dokter. cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. punggung atau di perut. VSR FDA Consumer. p. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. (SCRIP No. pe- nyakit jantung. Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. atropi urogenitalia. Pada periode 1980-1982. Dari segi pembeli. 44. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No.18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. Dengan bentuk sediaan plester ini. Selama satu dekade terakhir.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut. Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali. gangguan psikologi dan perubahan metabolik. 1062. ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful