Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Wilhelem ten Rhyne. introvert. dan sebaliknya. akut dan sejenisnya. gelap. 44. tulang. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. seperti Ultrasound. Dr. parasimpatis. Laser. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum. Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. seorang Jerman. Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang. seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. terang. walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. Jepang dan negara-negara lain. dingin. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. di dalam unsur Yang terdapat Yin. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. regresif. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. atas. progresif. 1987 3 . perunggu. panas. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. Cipto Mangunkusumo. ekstrovert. malam. bawah. Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. dan logam-logam lainnya. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. siang. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. dan lain-lain. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. Dharma K. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase. Yang melambangkan sesuatu yang positif. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine". Yin dan Yang membentuk keseimbangan. Satrio. kronis dan sejenisnya. Engelbert Kampfer.Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. Prof. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. simpatis.

Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. kerusakan saraf. mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. peningkatan gamma globulin. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. Efek samping yang umum adalah sincope. daya hantar listrik lebih tinggi. susunan saraf otonom. • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. terlalu lemah). Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. lokasi kelainan. teori Gate Control dan lain-lain. serta tuli neurogenik. hematom. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. teori stres dan adaptasi. asma bronkiale. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat. seperti potensial listrik lebih tinggi. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. 1987 rangsangan titik akupunktur. kebiasaan makanminum yang salah. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . pelepasan zat-zat neurohumoral. Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. bronkitis kronis. paralisis (pasca cardio-vascular accidents). Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. trauma dan sebagainya. perangsangan saraf. sakit kepala (migraine dan tension). cara hidup yang keliru. gangguan emosi. spasme otot visera seperti dismenore dan diare. artritis (khususnya osteoartritis).sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. Terdapat 12 meridian umum. hipotensi. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. keadaan yang memerlukan tindakan operatif. tahanan listrik lebih rendah. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. infeksi akut/aktif. keganasan. percepatan masa persalinan. penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut.dengan unsur lainnya secara khusus. makanan dan sebagainya. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. insomnia. Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. tinitus. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. diajukan oleh The WHO Inter- . mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. hipertensi. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. dan neuralgia post-herpetica. 44. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda). 12 meridian cabang. konstipasi. daya hantar gelombang suara lebih tinggi. dan menguasai anatomi dan neurologi. atau sebaliknya.

frozen shoulder. neuralgia interkostal. common cold. — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). migraine. akupunktur kulit kepala. tonsilitis akut. neuropati perifer. gastritis akut dan kronis. ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. akupunktur kaki. nyeri pinggang bawah. miopia (pada anak-anak). Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. faringitis akut dan kronis. yaitu dalam tiga sampai enam bulan). gingivitis.osteoartritis. skiatika. hiccough. antara lain: — Akupunktur telinga.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. retinitis sentralis. rinitis akut. hiperasiditas gaster. kolitis akut dan kronis. sekuele poliomielitis (stadium awal. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979. kelumpuhan muka (stadium awal. — Kelainan mata: konjungtivitis akut. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian. — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur). — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. 1987 5 . murah dan efektif. disentri basiler akut. katarak (tanpa komplikasi). 44. yaitu dalam enam bulan). Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). penyakit Meniere. ileus paralitik. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. akupunktur hidung. — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi. asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri). — Sistem pernapasan: bronkitis akut. — Kelainan mulut nyeri gigi. gastroptosis. konstipasi. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu). akupunktur muka. neuralgia trigeminal. disfungsi kandung kemih neurogenik. tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. paresis pasca stroke. enuresis nokturnal. akupunktur tangan. sindroma servikobrakial. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. tennis elbow. Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. diare. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). nyeri pasca pencabutan.

Oei Eng Tie. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. juga kepada Dr. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. Sejak tahun 1969. Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. Pada tahun 1966. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Erastus Wangsa Saputra. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur. Stefanus Wiran dan Dr. Tse Ching San. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. Pada tahun 1973. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. Pada tahun 1970. 44.I. Dr. yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. Vienna. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Menjelang akhir masa jabatan Dr. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina. Dr. Pada tahun 1972. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963. Juliar Sihlman. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . antara lain kepada Dr. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain. yaitu pada tahun 1971. Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. Juliar Sihlman. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM. bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. Dr. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Tse Ching San. Dr.I. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Pada tahun 1967. di bawah pimpinan Dr. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. Cipto Mangunkusumo. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur.

Petancis dan Indonesia. kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. dan berhasil-guna. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI). bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur. Biolaser. kalangan dokter pada umumnya. penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan. tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. Jerman. Namun. bagai stimulator listrik. alat Voll dan MDA IDI. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri. 1987 7 . Direksi RSCM. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. Ultrasound. ber. Cermin Dunia Kedokteran No. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. dalam bahasa lnggris . ceramah. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. 44.dimungkinkan dengan adanya bantuan.binaan dari Departemen Kesehatan. FKUI. Sebagai sarana penunjang. diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur.pengobatan akupunktur. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. serta Pada tahun 1976. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain.

Selain itu. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik. 44.H. Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur. Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1). Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter. Laser. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya. Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan). Perlu dikemukakan. untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu. jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum. Acupoint Detector Oleh Volt. akan tetapi tidak terlalu besar.6 . 1987 . Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Sedangkan pada Ampermeter. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. L.5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4.6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. Gambar 1. Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika. pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur). Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. atau dengan arus listrik (elektroakupunktur).Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. yang mengukur besar kuat arus. rematik dan lain-lain. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 . Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi. Cipto Mangunkusumo. Menurut Nakatani. Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut. Pada tahun 1825.8 .4. Nakatani menyatakan.

Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. arus searah tetap (D. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu. Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu. 2) Kehamilan trimester pertama.) atau arus searah pulsasi (Pulsating D.C. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit. kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. gelombang segi (Spike wave). Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. Bila melalui jarum.). Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 . Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks. Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 .C. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku.C. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point).mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif.C.). 1987 9 . Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum.C. Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No.) atau arus bolak-balik (A. Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave). Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4. Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan. frekuensi serta lama perangsangannya. 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz. Bila tidak digunakan jarum. gelombang sinusoid dan lain-lain. suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan. 44. Menurut Gambar 2. Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 . Dengan demikian terjadilah penyembuhan.) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja. Dalam teori Ryodoraku. karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa. sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik. disesuaikan dengan maksud perangsangan.

Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. Diagram yang diberikan (positif). Sebaliknya bila arus terlalu tinggi. Di antara semua alat-alat akupunktur. Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil. bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4. dengan meminjam istilah potensial. sehingga kerjanya seperti baterai. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan. • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur. Fritz Werner (seorang insinyur).10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut.C. Neurometer Yang. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia. Menurut Becker.10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . Alat ini terdiri atas dua bagian. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. dibuat alat yang disebut Diatherapuncture.5. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks.87 Volt). dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh. disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4.Gambar 3.) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur. dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. 44. 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh).10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4).5.4. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi. Pada percobaan-percobaan selanjutnya. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur. sehingga terjadi Indicator Drop. Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan.

Gambar 5. dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. misalnya dengan a. tenosinovitis. Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik. Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : . Negative saw tooth (spike —) c.lingkaran kecil setiap dua detik. Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit.8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. Penggunaannya harus memakai media. Jarak dan ketetapan pembacaan b. miofasitis dan miositis.Dermatron a. secara stationer atau bergerak. Lama tiap terapi berkisar antara 6 . sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik.10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. Juga dapat digunakan untuk discharging. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik). yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Untuk daerah yang luas. dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. 1987 11 . Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas. yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 . Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari. 44. Bila dilakukan secara bergerak. periartritis. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran . Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit. fibrositis. Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. 2) Terapi Frekuensi rendah 0. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati.Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif.Sumber ultrasound . Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali.Stimulator . Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama. skiatika dan nyeri pasca amputasi. EAV . Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis. Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya.

Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. Pada manusia.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11. Gambar 6. 44. bedah. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. Laser Krypton. 3) Laser gas : Laser HeNe. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. termolisis dan penguapan. 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein.12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. 1987 . 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit. 11 11. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi). Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut. neurologi. penyerapan. terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi. otorinolaringologi. psikiatri. terjadilah fenomena fisika yang umum. dan pemancaran. obstetri. dermatologi. 11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. interna dan terapi akupunktur. 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. Laser Argon.8 mm dan tak langsung 8—10 mm. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. antara lain : pemantulan.

Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. 13. pp 17—61. 11. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. hal 1. Tanny M. 4: 5-12. Caspers KH. 12: 51-6. Kusuma A dan Kiswoyo. Jakarta: PT Gramedia 1978. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a. 1977. 18: 42645. Stimulation Therapy with Laser Beam. 9. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll. Ueizen. pp 8—15. 44. vol 1. Lee JF and Cheung CS. Makatani Y and Yamashita K. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. 2. 1978. pengobatan harus dihentikan.Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. Acupuncture. OConnor J and Bensku D. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. 3. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. Beijing: Foreign Language Press. 1st ed. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. Kenyon JN. pp 431—3. karena dapat mengurangi spasme. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. A Comprehensive Text. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy. Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. Kao FF and Kao JJ. Cermin Dunia Kedokteran No. Am J Acupunct.p 63-5. Lindquist Minisound. English. Menurut penelitian. 1980. 1st ed. 1987 13 . 5. 1981. 1977. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. 1979.p5. 6. Wernwe FM. c. Leonhardt H and Schuldt H. b. KEPUSTAKAAN 1. 1st ed. 1983. 1979. Essentials of Chinese Acupuncture. 12. 1976. 8. Recent Advances in Acupuncture Research. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. pp 41-56. 4. 7. 1984. Am J Acupunc. Kleinkort JA and Foley RA. 1977. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. Current Acupuncture Therapy 1st ed. 10. Chicago: Eastland Press. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc. Modern Techniques of Acupuncture. New York: Thornsons Publishers Inc. Minisound Instruction Manual.

12. KLASIFIKASI VITILIGO 1. 3) Hipotesis neural. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. Menurut Koga 3 : a. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. Autoimun atau vitiligo progresif b. terhadap perubahan warna. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid.Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. 1987 . Segmental (dermatomal) c. 3. 44. dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. antara lain serotonin. Jakarta.8 . histamin. Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . Lokalisata b. seperti diajukan oleh Koga. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. Menurut lokalisasi : a. 2) Hipotesis imun. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase. vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. selama 20 menit. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. 2. namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. umur dan lama menderita sakit. Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l . Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. Cipto Mangunkusumo. 18 dan 24. b. frekuensi 2 Hertz. 14 Cermin Dunia Kedokteran No.

1 buatan Cina.39 th 40th . — Stimulator listrik tipe 71. dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo. 1987 15 . 11 orang mengalami perbaikan. Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata. Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo. yaitu setelah penusukan ke 6. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart. Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata.59th 60 th .6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II. penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua. dengan jadwal 3 kali seminggu. Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata. topikal maupun parenteral. Jarum ditusukkan tegak lurus. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . Cermin Dunia Kedokteran No.15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982. KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali. sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan. Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri.49th 50th . Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II. 12. Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th . lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman).19th 20 th . dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan.2) dan San Yin Ciao (IV. Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24. Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku. Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. Tabel III.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.11) — Sing Cien (XII. Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang. Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak. HASIL Tabel I.69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita. Lamanya penyakit diderita bervariasi.11) pada sisi tubuh yang sama.6).2) — San Yin Ciao (IV. 18 dan 24. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral. 44. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur. Tabel II. Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan. — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya.4) dan Ci Ce (II.10 .4) — Ci Ce (II. 32 dengan panjang 1 inci. Setelah seri pengobatan pertama.5 . semua mengalami perbaikan. dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita.

Arch Dermatol. Acupuncture mode of action in migraine headache. Am. Sablovic D. 8 : 251 . maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0. Mosher DB. Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo. Premaratne ADV. 511. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1. tidak bermakna (P > 0. 1987 . 1977. timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. 1971. 11. Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. + 2 adalah 2 buah. Graw Hill Book Co. sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0. 1978. Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna. Artone JP. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Lerner A. 568 . Br J Dermatol. Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. 1978.05 Pengecilan tepi bercak: – 0. Michon C. Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. 239: 1183. In: Fitzpatrick. 1980. Tabel VIII.Tabel IV. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. New York : M.111. 1975. Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. Ristoivo. Fitzpatrick TB.107. in: Dermatology in general medicine . yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%. Chong H. 8.05). P <0.J Acup. 2. Beijing: 1979. Beijing: 1979. 7.2:167-174. 3 : 97 . 9. 113 : 765 . Chao JZ.05). Morohashi M. Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. Vitiligo a new classification and therapy. Jan ZX. 005). 6. 1591 . 3 : 110 . 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata.620. lebih nyata. Am J Acup. namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan.03.05). dan + 3 adalah 3 buah. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata. Chao R. tidak bermakna (P > 0.231. Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. Res Int J. Kim SS. Nordlus J. Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. Hashimoto K.C. pp. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi). Tabel VI.766. Disorders of melanocyter. Perubahan warna : 77 <M <1. Am J Acup.006 <M<0. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No. Ultrastructural.512. 1979. 97 : 255 . 3. 10.05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. studies of vitiligo. 1974. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi. Vitiligo what is it? Is it important? JAMA. Platt HV. P <0. 1977. P>0. Dermatologi in General Medicine. Abnormalities of the melanin pigmentary system.261.306. Acupuncture and electro-therapeut. Newton DE. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes. Koga M. 5.1637. New York : Mc Graw Hill Book Company. Fitzpatrick TB. 44.05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0. Distribusi Jenis Kelamin. Tabel V. Ma ZY. Wang ZH. 4.05). bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits.

Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF. 44. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr. yaitu Ig A.5 Volt selama 15 menit. Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X).4) dan Cu San Li (III. Jakarta Tabel 1. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin. Secara umum. Ig D. dan Ig M. Ig E. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas. Cipto Mangunkusumo. Dari hasil penelitian. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. 1987 17 .2. tegangan 0. yaitu 27. yang satu dengan lain bekerja sama.3 — 0.6 g%. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. yang sama pada semua kelas imunoglobulin.36) dengan frekuensi 15 Hertz.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat. Kadar dalam serum adalah 0. kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya.6 g% — 1.68% setelah 6 kali penjaruman dan 44. Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh.64% setelah 12 kali penjaruman. Ig G. traktus gastro intestinal. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II.05). imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light). PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1. traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No.

03 150. Penderita pada awal penelitian 50 orang. parasit dan fungus1. hal. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II. 10. Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal.36) dipakai jarum no. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal.36).5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali. Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0. 14 890.4) dipakai jarum buatan Cina no. .000 196.8 1.5 V selama 15 menit. Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan . Pada titik He Ku (II. virus. 102 1 traktus urinarius. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah.4) Cu San Li (1II. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 . yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali. di antaranya penderita rinitis alergika. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang.36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi.Tabel II. Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin. 32 sepanjang 1 h inci. 44. urtikaria alergika.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7. atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan. 1987 ratorium. Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci). Sablovic dan Michon mendapatkan. Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri.000 19 170. Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen. w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150. asma bronkial.2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya. Peneliti lain.3 — 0.000 7 8 2. Penderita datang dalam keadaan puasa. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 .000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20.

35 1. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.4) dan Cu San Li (III. Omura Y. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas.10 1.39 1.45 1.68 1.421.60 1. 4.59 1.07 2.86 1.62 1. London: The CV Mosby CO.37 1.59 1.24 1. Aloisi RM.17 1. Principle of Imunodiagnostic. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1. Hitorical Aspect of Acupuncture.60 1.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1.12 1.68 1.11 1.49 0.36 1.68 1. 1971. pp 55-119.49 0.04 1.72 1.31 1.62 1.45 1.46 1.37 1.39 1.91 1.20 1.80 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No. Basic Imunology and Its Medical Application.39 1. 22 kasus nilai gamaglobulin naik. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.28 1. pp 1-27.pp 111-4.67 1.64% 1. 3.39 1.31 1.38 0. 1987 19 . dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun.56 1. California.68 Q34.31 1.45 1.00 1. 1978. 7 th ed.68 2.06 1. Acupuncture Institute.68 1.56 1.68 2.36 1. 1975.51 1. P < 0.12 1.28 1. 6.64% setelah 6 kali penusukan dan 41.74 1. 7. Immunology.17 1.26 0.66 = 41. Review of Medical Physiology.60 1.22 1.49 gr% = 41.4) dan Cu San Li (III.49 2. 44.34 1.04 1. Los Altos: Lange Medical Publ.42 1.10 1. 3 : 97-107.48 1.75 X38.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0.49 2.34 1.36 1. 2. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1.26 1.25 1.85 1.24 1. 1975.60 1.91 1.20 1.97 0.51 1.11 1.80 1. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh.39 1.37 1.68 1.02 1.05). Untuk segala surat-surat. Acupuncture Electro-therapeutics Res. Sabolovic D Michon C.17 1.68 1. London: The CV Mosby Co.28 1. Congress Proceedings.37 1. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0.74 1.35 1.60 1.HASIL Tabel III. pp 380-3. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.86 1. db = 23..25 1. Acupuncture Electro-therapeutics research.76 Q 1.56 1.30 gr% yaitu 25.42 1.35 1.30 1.05 1.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1.02 1.37 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.38 0.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV.68 1.72 1.1 : 51-141.60 2. 1980. Bellanti JA.05 1. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis.42 1.85 1.37 1.45 1. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes.05. Viena. Dari 1.4) dan Cu San Li (III.51 1.31 1.39 1.60 1. Int J.35 1.O.39 1. Rogora GA et at.88%.30 1. Peningkatan tersebut adalah 25.46 1.60 1.67 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut. Tokyo: Igaku Shoin Ltd.77 1. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.97 0.39 1.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1.4T= 25.68 1. pp 21-46.68 1. Int J 1976.48 1.17 Σ = Σ = 1. Asian ed.39 1.20 1.26 0.45 1.26 1.28 1.51 Y29. 1979.42 1.88% setelah 12 kali penusukan. Ganong WE.33 Y 1.68 1.67 X 1.00 1.35 1.77 1. t = 4. Barrett JT. 5.56 1.17 1.

6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya. Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus.05) yaitu 4. yaitu serotonin.6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya. Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No.6) dan titik kontrol. Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV. Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Dijelaskan. 1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial. < 10%/naik pada 1 kasus. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. 44.001) yaitu 19. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. Cipto Mangunkusumo.6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu.6) pada penderita NIDDM dan IDDM. nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri.6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom. dan ser. penusukan titik San Yin Ciao (IV. (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV. sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0.5 mg%).9% yaitu dari 201.6).2 mg% menjadi 150. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes. Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.20%. akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus". titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus. > 10% pada 5 kasus.90%.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman. salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin.6) terhadap . maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV. kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 . Dari hasil penelitian didapatkan. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22. 15—20% pada 15 kasus.2 .

Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. b. Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru.4. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. soleus dan bagian dalamnya berada di m. Titik San Yin Ciao (IV. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n.00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama. diperdarahi oleh a. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b. limpa dan ginjal. tibialis posterior dan v. 4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV. DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n. pukul 08. antara tepi posterior tibia dan m. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6. Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM.9 Cun.6) < 140 mg%. dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. Cipto Mangunkusumo. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain. Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. C. Cara penusukan tegak lurus sedalam 0. III dan IV). tibialis. (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan.00 dengan porsi yang biasa dimakan. bukan titik akupunktur.6). ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No. • Kriteria Penderita a. 44. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. II. Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. c. yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol. dan v.6) pada NIDDM dan IDDM.6) . lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit. kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%.5—0.7 . penderita makan terakhir pukul 22. panjang 1. safena magna. 1987 21 • Alat a.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus". adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan. b. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. (Lihat Tabel I. buatan Cina.6) Titik San Yin Ciao (IV. Dari jumlah tersebut. Titik Kontrol — Titik. Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua.5 inci. Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari. sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol.6) dan Titik Kontrol. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. fleksor digitorum longus pedis. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. Ginjal dan Hati).

(mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12.08 28.70 22.31 21. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No.91 17.80 — 0. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4.34 — 7.86 9. 15.25 1.9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus. 2. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%.50 mg%. 1987 . 18. 13. 15.22 23.88 14.55 10. 4. 20. 4.75 mg%. 18.88 0. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No. 1l.77 14. 10.75 41.9%.33 1.85 16. 7.25 mg%.00 10. 9.96 15. dan naik pada 2 kasus (10%). tetap pada 1 kasus (5%). sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik.50 19. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1.20 No.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195. 17. 3. Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa. 3655 182.11 22.74 14. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%).50 11. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II. 5. 9.81 27. 13. 11. 9. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No. 7. 2.00 10. 7.00 28.Tabel I. 11. 14.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%). jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat. 44. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19.86 10. 16. 12.14 4. 19. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1. 8. 8. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20.52 12. dengan maksud penusukan cukup dalam.20%.6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. 6. Tabel III. 16.58 11. 3.50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33. 13. 3. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242. naik pada 6 kasus (30%). Σd 1015 106425 Tabel IV. 12.18 — 17. 14.87 — 6. 8.79 18.57 27. dan sesudah penusukan 182. 18.20 — 17. 2. 10. 19. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci). 14. 5.29 31.57 23. 17. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. 20. 19.93 21.25 X2 = 1 95.25 37. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191. <10% atau naik pada 2 kasus. 17.82 1. 20. 15.67 — 12. 4. Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191. 10. 6. 16. 6. 5. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci.

6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. Essentials of Chinese Acupuncture. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV.6) dan kontrol. Anonim. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191.05). Sumionescu L. 1 . Jakarta 1981. Mincu. 1982. 1st. China: Shandong Science and Technology Press. Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1. dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus. • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV.25 mg%.darah yang menyolok. Ionescu-Tirgoviste C. 1982.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol.101. Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.25 mg% dan sesudah penusukan 195.6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus. 44.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula.� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4.90%.6) dan titik kontrol. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus. maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. ed. 153.5.001). sedangkan pada titik kontrol sebesar 4. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV. Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.75 mg%.25 mg%.20%. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol. Tabel IV.6) sebesar 19. Junan.001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0. Dari Tabel I.25 mg% dan sesudah penusukan 195. Tabel III. 3. Omura Y. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191. Am J Acup 1974. 4. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0.50 mg% dan sesudah penusukan 182.23. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6. 3 : 18. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Japan Publication Inc. tampak : 245. di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points. Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV. Dari Tabel II.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. 227. 2 : 95 .50 mg% dan sesudah penusukan 182. Anonim. Mincu I. 1980. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19. Jakarta 1981. Ionescu-Tirgoviste C. Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV.001). Beijing Foreign Language Press. 6.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No. Utoyo Sukaton. 2. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus.001). Mihalache NE.18. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV. 1987 23 .6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna. 5. 6 . Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background.20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet. Am J Acup 1975. Supartondo.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0.05).75 mg%. 7.

Terdapatnya hiperlipidemia. ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . Berdasarkan faktor risiko di atas. merokok dan Diabetes 2 Mellitus . Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. faktor metabolik dan genetik. harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. prognosis dan respons terhadap pengobatan. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. Dari beberapa penelitian di luar negeri. misal : infark miokard. Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. atau trigliserida > 140 mg/dl. antara lain : suku bangsa. antara lain melalui pemberian obat-obatan. laki-laki. diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . Danciu dkk. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. Hiperlipidemia. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer. manifestasi klinik. seperti halnya demam.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. 44. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. ahli gizi dan penderita. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. murah dan tanpa efek samping. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. hipertensi. umur. .

Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%. Ionescu-Tirgoviste dkk. kembung dan peninggian trigliserida. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Am J Acupunct 1976. • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. Kung Sun (IV. pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34. Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris. Diet7. vomitus. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan.02%. Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi.4) dan Cung Wan (XIII. Efek samping berupa diare dan kejang perut.8). tapi tidak bermakna. Efek samping banyak. Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. 2 tipe V). nausea. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. tukak lambung. hiperurikemia.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk.12). alternatif praktis hanyalah diet. tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. 4 tipe III. serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal. kemerahan kulit. Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. 4 berhubungan dengan obesitas. (diambil dari Danciu A. 1987 25 . tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik.3%). 44. diet harus tetap dilaksanakan. • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal. erupsi santoma primer. 18 tipe IIb. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. Cermin Dunia Kedokteran No. 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII. Efek samping antara lain : diare. 3 tipe IV. 3 tipe IIb.• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. Titik-titik yang dipakai sama. Bila obat-obat perlu diberikan. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari.6). Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan. Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia). Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan. anoreksia.09%. arus bolak balik). Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja . • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. San Yin Ciao (IV. antara lain : gatal-gatal. nyeri perut. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus). Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat. Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan. 4 : 337 343). diare. yang merupakan kasus hiper- Gambar 2.

Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol. — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang. kontrasepsi.47%. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang. sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. yaitu sebesar 30—60%. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina. kortikosteroid. 44. trigliserida . tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme.59%. Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. jarum diangkat. minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat.12) mempengaruhi digesti. hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia.8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985.6). di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. Dari 72 kasus tersebut. Lama penusukan 20 menit. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75. Titik San Yin Ciao (IV. Menurut para peneliti ini. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. dan diputar selama 2 menit. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus. Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman). absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik. Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol. — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun). Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid. Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan.4) dan San Yin Ciao (IV.36) pada 206 penderita.4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali. 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit. Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. Titik Kung Sun (IV. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut.001). Penurunan tersebut bermakna (P < 0. Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr. III dan IV. ginjal. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb. RSCM. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic. Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis. Pada setiap kasus.12) : Terletak di garis tengah perut.6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin.6). dilakukan manipulasi yang sama 2 kali.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX. alkohol dan rokok. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa. lalu istirahat 3—5 hari.6 . Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. Titik Ci Cuen (XII. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%. akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 . dengan menusuk titik Cu San Li (III. • Kung Sun (IV.92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai. dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah. 1987 . Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan. Zhao Hexi dkk. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5. Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan). trigliserida dan fosfolipid. Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX.

Lokasi titik di Cuen (XII. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis. fleksor digitorum longus. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Gambar 2. titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea. arteri dan vena tibialis posterior.8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik San Yin Ciao (IV. Vaskularisasi oleh vena safena magna.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol. c. Lokasi titik Kung Sun (IV. 44. Inervasi oleh cabang nervus safenus. 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Evaluasi dilakukan terhadap : a. Bila lutut dalam keadaan fleksi. pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus. di antara tepi posterior tibia dan m. Lokasi titik Cung Wan (XIII. kolesterol menurun dan trigliserida meningkat. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). bagian yang lebih dalam terletak pada m. Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior. • San Yin Ciao (IV.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis. Gambar 1. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No. Gambar 3. soleus. Gambar 4. Trigliserida saja. Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). • Ci Cuen (XII. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida.8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. dalam perjalanan arteri genu suprema. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. Kolesterol saja.4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). b. 1987 27 .6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture).

2. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat. baik pada 1 kasus (12. 6.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida. 2. 5. 4. Tabel III. 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap. 3. sesudah akp. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No.75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. 14. 2. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. Hasil evaluasi penelitian 1.5%).25%) 3 (18. 2. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. 6.5%) 2 (25%) 5 (62. 44. Tabel V. 3. 7. gagal 1 kasus.5%) dan gagal pada 2 kasus (25%). 8. terdapat penurunan sampai nilai normal. 8. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1. HASIL PENELITIAN Tabel I. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. 8.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No. Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal. baik pada 3 kasus.5%) 0 (0%) 5 (31. 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan.75% (3 kasus). Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp. 1.5%) 8 (50%) 3 (37. 3 (37. 5. Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus. 13. dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56. baik 31. 8. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81.25%). Tabel II. 4. 1. 4. 3 masih di atas normal). pada 3 kasus masih di atas nilai normal. 6. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. 3. 1987 . • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal. Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. pada 5 kasus sampai nilai normal.25%). akp. 7. baik pada 6 kasus (37. Tabel IV.25% (5 kasus) dan gagal 18. 5. 5. 15. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus. 11. 10. Trigliserida meningkat pada 5 kasus. 4.5%) 2. 6. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37. 3. 7.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. 9. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp. 12. 7. 16.

rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16.5 — 2.5 174.5 kg).88%) dan gagal 43.5 24.75% dengan perincian sangat baik 56.5 72 60 67. sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81. Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69. 44.5 65.75% (tabel III).25 10.02%. 4. 12. penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 .25%) dan gagal 18.25% (tabel I V). tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang.5 58 67 151.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12.408). dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik.5% dan baik 12. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas.97% (sangat baik 22. 15.19 dan t tabel 5.5%. Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No.5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur. 9. Tabel VI.5 47.03% dengan P <0. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp. Seperti diketahui. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62. 10.5 160/90 160/90 162. DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama. gagal 6. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0. 2. berkurang terasa berat.44 dan t tabel antara 2. 5. t tabel 5.87% dengan P < 0. berkurang bahu pegal sakit dada. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293.16% dengan P 0.Tabel VI.001 (t hitung 19. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10.58 dan t tabel 5. 6.02 (t hitung 3. 2.23%.5 52 47 64 66 70.25% dan baik 37.998 dan 3. 13. dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi.13.03 49.87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.23 161. 11. 1987 29 .5 72. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet. P/L Umur (th) 1. 1. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi.6 27. 14.5 193.25% (sangat baik 50% dan baik 31.5 66 66. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16.5 154 145.01 <P <0.408).0 12.5 49. terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93.001 (t hitung 9.7 70.8 16. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56.5 78 45 69 50 49 77 71. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12.001 (t hitung 11.7 289. gagal 25% (tabel V).6 179.408). 7. 3.5 49 79.5 62. Dengan tindakan akupunktur. tinggi badan.2 239.499).16% (Tabel VI).5 130/90 130/90 166. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada. Dengan akupunktur dan diet.5%.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. Gambaran berat badan. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas.23% dengan 0. serta selisihnya No. 8.09% dan baik 34. 16.5 210/100 150/85 154.87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda.25 18. berkurang lekas capai. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24.5 223.5 65 52.

1987 . Zhao Hexi. Grune & Stratton Inc. dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Hyperlipidemia.. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM.001) dan 10. 276 : 1 (34 . The Heart. 100 : 573 .001) dengan hasil penurunan 24. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism.44). baik 12. Stamoran M. Current concepts in prevention and treatment.25%. 44. Levy RI. Spritz N.yang dilakukan. Georgescu M. 951 957.39. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81. Am Heart J 1980.23% sesudah akupunktur (P < 0. 4. Ionescu-Tirgiviste C. Scott PJ. Lange Med Publ. 9. Connor JO & Bensky D. 4 (215 .). 13. 2 (94 .41. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH. : 406 . McGraw Hill Book Co. 547 .274. Phleck-Chhayan. Diet in the treatment of hyperlipidemia. Leonhardt H.16% sesudah akupunktur dan diet (0. The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr. Visinescu R.25% dari 16 kasus (sangat baik 50%. 16. Cheta D. China. Index of Acupuncture. 15. • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0.416. 2nd ed.577. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture. 1981. 11.75%).5% dan gagal 6.559.87% sesudah akupunktur dan diet. 1 : 51 . dan gagal 25%). Chang Xingguo.03% sesudah akupunktur dan 16. 51 . Beijing.. 2. 6. Mcdika 1983. baik 31. A Comprehensive text. Zhang Ren Li Huanbin. Foreign Languages Press. 10. Clinical Cardiology. Bonoell M. Rifkind BM.129. Burhanuddin Nasution. 9 : 57 . akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12. Danciu A. 1981.75% (sangat baik 56. Am J Acupunct 1976. 1977. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases.224).141.103). 7. 3. 1982. Hyperlipidemia. Lees RS. sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62. Omura Y. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia. 126 . 188.927. 13 . Anonim. 8.. Acupunct & El Their Research 1975. hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. 30 Cermin Dunia Kedokteran No.5%.58 . An integrated approach to mechanism and disorders. • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut. KEPUSTAKAAN 1.25% dan gagal 18. MOD Co. Ahli laboratorium RSCM.343. Ernst ND. Sokolow M. Adi Kusuma Aman. 19.01 < P < 0. New England J Med 1967. 3 : 267 . 14.141. 1981.25%). Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia.14. Danciu A. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini. Brown MS. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system.5%. Hurst JW. Am J Acupunct 1981. Omura Y. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. New Mexico 1980 : 61. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut.62. baik 37. Fundamentals of electroacupuncture according to Voll. Medical Progress 1983. Eastland Press. Acupunct & El Ther Research 1975. 5. Frederickson DS. Ahli Gizi RSCM. Acupuncture. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus. 3 (148 156). Fat transport in lipoproteinemia. • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain. th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. 1983. 18. 4th ed. Meeker LA. 4 : 337 . Historical Aspect of Acupuncture.. Levy RI. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein. • Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93. Levy RI. 5th ed. 1 .02). • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. 100 : 924 . dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. 1980. Chicago. Diagnosis and Therapy. Goldstein JL. 17. 5 (273 . 2 : 36 . 12. Beijing. Ionescu-Tirgoviste C. In : Principles of Internal Medicine. 1984.281). Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971. Am Heart J 1980. Essencials of Chinese Acupuncture.

MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan.2 dan Matsui. Akupunktur analgesi aman. pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga.4. **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. Induksi dilakukan selama 20 menit. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi . Th € Akib *. Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan. juga orang tua berumur 90 tahun 5. Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi. Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. Husniah R. penderita sadar sepenuh2. Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi. Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV. Cermin Dunia Kedokteran No.11 .000 penderita8 . Pada saat ini. Dr. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo. Metode ini sangat berguna di daerah perang rural. pada penderita penyakit jantung. Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari.000. Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz. ginjal. Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 . kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. 1987 31 . dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa. XIV.9. Penamaan ini kurang tepat. ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. 3 .10 . Ciptomangunkusumo. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll . hati. VII.32. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo. Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 . Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2.7. sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan. 44. nya dan semua sensasi tetap utuh.2. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang. Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . paru. XIII. dan lainlain 6. Jakarta Dr.Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan. Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan.

Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. Sebelum dianalgesi. Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. teori susunan saraf otonom. Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci). 17 . disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. Sampai saat ini. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. 4 dan XIV. 4 dengan kelompok A. kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat. akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. Sakralis 2.3 dan 4. mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor. Titik-titik akupunktur yang digunakan 1. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol.3 dan 4. Spinalis yang keluar. dimulai perangsangan dengan arus listrik. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. Yao Su (XIV. BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. 4). 2. Titik ini terletak pada ramus posterior N. Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. dan lain-lain. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). 44. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. beku di daerah penis. 1987 . leher dan dada 15 . 2). dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. Ci Ku (XIII. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. 2. dalam hiatus sakralis.Beberapa pendapat mengatakan. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan. Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. terletak di bawah vertebra sakralis 4. 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan. 2 dan XIV. Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin. yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. kecuali untuk titik XIX. Sedangkan menurut Two Gate Control. Penjaruman titik VII. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh.2 subkutis. pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak. 4. kecuali untuk titik XIV. 5. Matsui. 4 tegak lurus. Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. teori reflexotherapeutical Head. sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan. terletap pada batas atas simfisis pubis. Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16. Penjaruman titik XIV. 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. 32). Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control. Modified Ce Liao (VII. Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. Penjaruman dilakukan bilateral. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. Ming Men (XIV. 3. Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita. 2).) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester.C. Sebelum setiap penjaruman. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan.

Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. Sedangkan titik XIV. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. pp 171-82. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. maka induksi dapat diperpanjang. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control.2. 1973. Lu WJ. 1978. 1973. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. . Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Man PL and Chen CH. Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. 2. 44.gelombang bifase segi (spike). sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Namun demikian. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. 10. Acupuncture for Physicians. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. 2 intra meatal. Asian J Med. Berdasarkan penelitian. glans dan Tabel I. KEPUSTAKAAN 1. Yu AL. Lee F and Cheung CS. Anonim. Wexu M. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan. Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. New York : ASI publ Inc. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. Cai D. 5. dan tindakan ini diulang 2 kali). Theory and Potential Clinical Application. tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. Hongkong: Medical book Publ. Introduction to Acupuncture. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function. 9:138-41. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul.4. Nose and Throat. 1 di corpus dan 1 di preputium. Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. Beijing: Foreign languages press. pp 197-8. Venice: International Congress series. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. Acupuncture Analgesia. Xu GH.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . Medical Progress 1975. p 759. Lowe WC.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. Essentialas of Chinese Acupuncture. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. pp 211-6. 1979. 8. 1974. Matsuto. terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan. 1975. 9. Current Acupuncture Therapy. Lokasi tumor berbeda-beda. pp 306-7. 7. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan. p 416. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. Springfield. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. 3. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu. Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. 2:87-98. I memuaskan 4 31 4 bl tk. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk. Illinois: Charles C Thomas publ. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. XIII. 6. Wen HL and Cheung SYC. 4. maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. Beijing: The Peoples Medical Publ. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. USA: Medical Examination publ. Beijing: Peoples Medical publ house.2. 1980. penjaruman pada titik VII. 1973. Cermin Dunia Kedokteran No. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Mayer EH and Bischko J. 1979. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. XIV. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. Induksi dilakukan selama 20 menit.

Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. 44. 229:1371-5. 12. Arch Surg 1977. 16. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation.11. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. The Magazine of The World Health Organization. Anonim. 17. Melzack R. Mao S. Pauser G. Victoria. 1979. Benner H. Thomas H. Yang H. pp 96-235. 14. 1987 . 112:896-902. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. 13. Beijing: Peoples medical publ. Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. Australia: Penguin Books. JAMA 1974. 15. p 39. Li G. The Role of Endogenous Ligands. Vienna 1975. Peng C. 1973. Murphy TM and Binica JJ. The WHO view. 18. Endorphins. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. pp 197-8. The Puzzle of Pain. in the second French. Acupuncture. Bonica JJ. Bannerman RH. 24-9. in Advances in Acupuncture Anaesthesia. abstract. Dec 1979. Yang MMP. The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. Weng J.

hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 . KASUS Seorang wanita. dan Laroxyl. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf. Diperkirakan. sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. Dr. Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). lalu diberi obat. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. Pengobatan diberikan dua kali seminggu. dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. Pada pemeriksaan fisik. pasien tampak sakit. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. Cipto Mangunkusumo. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. Widya Unit Akupunktur RS. Setelah pengobatan pertama. dengan hasil yang baik 2 . Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 . dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. Dharma K. Lexotan. Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. dan pada pemeriksaan neurologis. 1987 35 . Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat. Baik kelainan di dalam otak. berdenyut-denyut. tubuh dan anggota gerak. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. 44. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. Dari jumlah itu.

Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. kecelakaan. tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II. Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil . Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. Pada pemeriksaan akupunktur. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. namun hanya sebentar dan ringan.14) dan Fu Liu (VIII. HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama. Yeou Cheng Hwang. 3. Titik He Ku (I1. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. ekspresi umum tampak sakit. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. Chen dkk 3 menyimpulkan. 6.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 . 1977. Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi. Am J Acup 1978. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si). Sebagai kesimpulan. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang. 5 : 151. lokasinya kadang-kadang tidak jelas. O'Connor J. Am J Acup 1977. tekanan darah 90/50. KEPUSTAKAAN 1. 32. Diagnosis kerja : Sefalgia. 4. 3. 5.baik. Pai Hui (XIV. Khoe WH. 44. Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi. atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala. Chen GS. di Nyeri kepala menahun.Jaw Song. di Nyeri kepala menahun. yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus. Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. Sidiarto Kusumoputro. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna. 6 : 23. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. Kho Hing Gwan. treatment with acupuncture and nutrition.4). Tay Yang (M.14) dan Fu Liu (VIII. 1987 . Chicago: Easland Press.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala. Acupuncture a comprehensive text. Lain-lain tidak didapatkan kelainan. Headache. Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali. Ci Cie (XIII. 1981. pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung.1⁄2 kiri dan kanan. 36 Cermin Dunia Kedokteran No. Jakarta 1981. makanan. Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot.7). He Ku (II.4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. Fu Liu (VIII. Ditinjau dari gejalanya. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya. Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. faktor lingkungan dan sebagainya. Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi. Penerbit Universitas Indonesia. infeksi dan sebagainya. Jakarta 1981: hal. Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. Pada kasus di atas. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. Ci Cie (XIII. Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . trauma. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. tampak semangat agak kurang. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi. keracunan. 5 : 169.7). limpa. yang segera hilang setelah diakupunktur. 6. He Ku (II. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional. Penerbit Universitas Indonesia. Titik Ci Cie (XIII. 2.20). 2. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam. Bensku D. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. Longterm effect of acupuncture therapy on headache. Menurut ilmu akupunktur. suhu afebril. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala.HN. — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati.HN. nadi 84.14). 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi. ginjal. 23. hal. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot. Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. Am J Acup. yang terletak di antara os metakarpal I dan II. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. terapi medikamentosa dan psikoterapi.9). Hal ini berlangsung beberapa kali. 4.20). Tay Yang (M-HN-9). Treatment of cluster headache by acupuncture. 5. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan.20) dan Tay Yang (M. Seng . — Titik yang dipilih : 1. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia. dapat disertai mual dan vertigo. yang segera hilang setelah beristirahat. tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali. Titik Pai Hui (XIV.4).

Karena itu. Karena karakteristiknya. dan efek biologis. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. antara lain diabsorbsi. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan. medium kontak. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan. hanya 0. Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat. Pada jaringan. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. direfleksi dan ditransmisi. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. Dengan memperhatikan hal tersebut. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai. efek mekanis. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur. alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. Makin tinggi frekuensi. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan. Jakarta. 1987 37 . dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. Dalam praktek. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan.Sonopunktur Dr. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut.1% dari udara ke jaringan. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. Cermin Dunia Kedokteran No. PENDAHULUAN Gelombang suara. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. ultrasound mempunyai efek panas. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama. Cipto Mangunkusumo. Ketika gelombang suara melewati medium. Sebaliknya. Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur.01% dari Quartz ke udara dan 0. 44. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu. feeder cell dipersiapkan.glikol. Selanjutnya dilakukan fusi. DMSO(dimetil sulfoksida) . sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 . Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. 44. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. foetal bovine serum. Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1. Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. Sel positif kemudian diperbanyak. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain.5 cell/well. 8 azaguanine. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. 1987 41 . Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. Gambar 3. Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi. Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam. 1 cell/well dan 0. Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa. disuntikkan secara intravena. lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm.

CRC Press. Fisiologi Kedokteran. 5. pada tanggal 17-19 Februari 1987. Manual Clinical Laboratory Immunology. pp 263 . pp 1 . Hurrell JGR. 1985). KEPUSTAKAAN 1. pp 351 . Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 . Sel hibrid yang didapat tidak stabil. 1980.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa. 5. sesudah 68 jam = 13. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. Voss EW. Yogyakarta. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. 1985. 8. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. Academic Press. 3.Selected Methods in Cellular Immunology. 44. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. Immunochemistry. Kloning juga sudah berhasil dilakukan.7 hari setelah fusi.307.6 x. 5. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa. monoklonal biasa nya bulat dan simetris.95. pp 137 52. 3. Voller. Jumlah sampel kurang banyak. 4. 1980. p 1710. didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4.125. 2. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5.109. Washington DC: American Society for Microbiology. Techomic Publishing Co. San Francisco: WH Freeman and Co. 2. 2. Rose. 1986. pp 294 . 10. Methods for Production of Monoclonal Antibodies.72. HASIL 1. Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. 1982. US$ 150/100 ug. Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat. 1979. Merck Sharp and Dohme Research Lab. Teknik pelaksanaan agak kasar. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal.57. p 50. University of Illinois. 1983. Monoclonal Hybridoma Antibodies. pp 360 . pp 99 . 7. 3. Agricultural Res Service 1984. pp 1 . KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning. 1985. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application. Appleton JA. Mishell & Shiibi SM. 9. Chang TW. Secara mikroskopis. Chereminisoff & Quellette RP. Biotechnology.4 x. Berkow R. 1976.81. 4. Ganong WF. 6. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. 1987 .

atau menahan aliran darah. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. Dasar pemikirannya adalah. Sel tujuan adalah makrofag. Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. ragi juga dengan sel kanker. Berbeda dengan hewan kontrol. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas. limfosit T dan B. Mathilda B. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan. kasein dan otolisat bakteri. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. Penanganan yang dulu sering dilakukan. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1). membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. susu. 1987 43 . Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri.Imunomodulator DR. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". granulosit. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. 44. Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. pun humoral. Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No. dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas.

— Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah. maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen. Efek samping dapat ditolerir. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. protein dan hasil urai protein. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri.KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. hormon dan senyawa yang mirip hormon. Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida). Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. efek non spesifik akan lebih menonjol. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen. ribosom bakteri. terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. Tabel 1. Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . Dasar fungsional paramunitas (menurut A. Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. — Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. terapi ini tak berhasil. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen. ekstrak tanaman. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. infeksi kronis. dekstran. — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu). — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. lipida. jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. kalau tidak. ekstrak embrio). 1987 . — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. endotoksin. racun dari hewan). 44. — Terapi penyakit ganas. Jika BCG digunakan IV. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. 44 Cermin Dunia Kedokteran No. senyawa anorganik. seperti pada BCG misalnya.

BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. leukopenia serta trombositopenia. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. 44. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. Q. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. 1 mg dapat melindungi 10 15 sel.000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. sulit diobati (misal virus ensefalitis. zat ini berbahaya. Iipida (ubikhinon. Pada percobaan dengan hewan. mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. sarkoma dan leukemia akut.diblokir. Solidago. nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. anetol). Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin. gangguan saluran cerna (5%). Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia. virus papiloma dan sebagainya). yang mempengaruhi m—RNA. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. muntah. Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain. Aktivitas interferon sangat tinggi. Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". sarkoma osteogenik dan tbc. pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran. Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. 1987 45 . herpes zoster generalisatus. Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. 2. asam ferulat. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. seskuiterpenlakton tertentu). pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. Pada sistem imun normal. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. hidup hewan bersangkutan. Trifolium pratense. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. terpen (ester diterpen. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. Dari tanaman tinggi. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. Ini dicoba pada melanoma. Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. alkillisofosfolipida). reaksi hipersensitif (3%). kadang-kadang nausea. jenis Bryonia dan lain-lain. sindrom Reiter dan multipel sklerosis. Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. sedikit dalam algea dan Lichenes. dan y. senyawa fenolik (kleistantin. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis. 3 dihidroksibenzoat. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. tiloforin). interferon atau sistem komplemen. Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%). asam klorogenat. Viscum album. Senyawa ini menstimulasi fagositosis. Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich.000 dan 450. levamizol tak bekerja.

J Am Med Assoc. 8: 16. yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. 1985. 5 Aufi. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan. 8. 5. keadaan pasien dan sebagainya. 7. Chattopadhyay U. 9. 4. Hansel R. Biswas K. 1981. 3. 29: 234. 1983. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. 17: 689-694. Dtsch Ap Ztng. Dysch Ap Ztng. 1985. 1982. 2. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Cjaudhuri L. 44. Scott GM. et al. Fischer TJ. dosis. 6. Arzneimittelwirkungen. 1983. 1984. 6: 279-282. 1978. 13. 1986. Canada: John Wiley sons. Batsford S. 1987 . baik tentang cara aplikasi. Pharm Reserarch. 1. 1963. Ghosal S. 1984. Boston: Little Brown Co. 124: 54-9.obatan masih banyak dipertentangkan. Mose JR. Pharm Research. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. Phytochem. Planta Med. 1. Ghosal S. 1980. 12. Planta Med. Dtsch Ap Ztng. Chattopadhyay BK. Hansel R. Bahr V. Lawlor GJ. 122: 843-9. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. 123: 821-2. 1982. 11. Von Bruchhausen. Chattopadhyay S. Clajk WR. The Experimental Foundations of Modern Immunology. Mutschler E. Wagner H. 10. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. 11: 72-91.44: 32-3. Vogt A. 2 nd ed. Manual of Allergy and Immunology. Kluthc R. Planta Med.

1987 47 . Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika. Setelah diklasifikasi .0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi . Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. Salah satu anggota kelompok ini. Cermin Dunia Kedokteran No. Sampel diambil secara purposive stratified random sampling. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C. yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas. ketegangan. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. yaitu RSU Tasik. Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980). Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer. Nani Sukasediati *. Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis.7%) seperti pada tabel II. dan psikoleptika. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut.3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. * Penyaji makalah Koja. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. khususnya yang mengandung benzodiazepin. 4 4.Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya. Dari seluruh resep benzodiazepin ini.1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. agitasi. Bila dirinci lebih lanjut. diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka.

6 1. dicatat juga dalam survei ini. Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah.3 1. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis.3 -- 50.5 100.7 17.0 42. 2.9 1.9% seperti terlihat pada tabel IV.1 42.7%).0 91. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari.0 84.5 -2.4 4. Tabel VI.5 6. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8.1 46.3 85.9 9. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta.1 0. sebanyak 66. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14. 1987 .8 B.6%).0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III.6 9.0 48. Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V). % PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%). Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.1%) adalah golongan benzodiazepin.5 73.6 14.4 100.8 100. Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73. 3.0 31.0 A. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 . 5.4 71. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah.9 26.0 45. 4.5 3.0 Tabel IV.3 5.6 8.2 11. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan.9 1.4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa. di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C.1 1.6 27.8 5.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7.9 13.2 0.64.2 0.2 6.1 65.6 12. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal.6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12. dan sebagian besar adalah diazepam (60. 64.5 26.8 10.0 80.7 100 50. 6.1 4. dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 . Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf.7 60. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18. Namun kenyataannya tidak demikian. ahli kebidanan dan kandungan. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita. Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan.9 0. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta.9 2.3 53. dan 6. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi. 44. Tabel I.4 0.7 Tabel II. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah.0 55.0 66.4 21.0 12. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42.4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No. ahli penyakit mata.

Nani S dkk. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Komunikasi pribadi. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. KEPUSTAKAAN 1. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa. Puslitbang Farmasi. 5—30 mg/hari.Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. 5. Santosa OS. Meskipun demikian. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. Retno Gitawati dkk. Reverger R. Disajikan pada Konas IKAFI VI. Majalah Psikiatri. Meskipun demikian. Rahardjo K. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. Demikian pula halnya klordiazepoksid. 3. Cermin Dunia Kedokteran No. Darmansyah I. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu. 1980. Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama. Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. 1987 49 . 4. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. Desember 1980. Bila ditinjau dari lama pemberian obat. dosis harian rata-rata sebesar 14. Namun masih ada kemungkinan lain. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. Psikotropika. B. Manado Oktober 1986. Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. Bagian Anestesi FKUI/RSCM. 2.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. C dan puskesmas di Jawa. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. Datten Bangun dkk. di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. Dalam Gan S (ed). tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. di Jawa 6 . Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. 6.7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. Farmakologi dan Terapi Ed 2. Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s . Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. abuse dan overuse. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa. diteliti melalui resep dokter. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. 44. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64.

4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. Sehubungan dengan ini. seleksi dan pengelolaan. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. specified pathogen free dan gnotobiotic. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. blood product. reagen diagnosa. jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula. PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu. Oleh karenanya. Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. Dari keadaan tersebut di atas. antibiotik dan beberapa enzim). dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. tikus (laboratory rat). Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . Untuk pemeriksaan tersebut di atas. Oleh karenanya. antara lain : sehat. hormon dan vitamin). antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. berat tertentu. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. sterilitas. Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. misalnya penyakit.Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi. kelinci dan marmut. Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi. antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. 1987 dengan sifat genetiknya. hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). 44. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. 2) Pemeriksaan potensi. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. lingkungan. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik.

Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. jenis kelamin dan data fisiologisnya. 4. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi. sirkulasi udara. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. bedding (alas kandang). Dari beberapa penjelasan tersebut di atas. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia.77°C. manajemen pemeliharaan. agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. Cermin Dunia Kedokteran No. hingga variasi individuil tidak banyak. umur yang dikaitkan dengan berat badannya. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit).tentang sifat-sifat khasnya.P (1963) dalam bukunya The IAT. 5. Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. maka faktor pembiayaan. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. berat badan. Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. Dapat diambil contoh. marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22.5°C dan 12. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol). D. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. tekanan udara. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. 2. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. antara lain faktor strain hewan dan makanan. kelinci 15 strain lokal. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan. 44. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. kelembaban ruangan. segera dilakukan . Demikian pula di Australia. Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat.J dan WOODNOTT. jenis-jenis hewan percobaan mencit. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya). Di sini harus dicari sebab-sebabnya. Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. 3. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin. Menurut SHORT. MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas. 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. bahan maupun bentuknya. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. kebisingan suara dan personil yang menangani. makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis.2°C. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar. 15. sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. D. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa).

1970. 1976. WHO Expert Committee on Biological Standardization. New York: Churchill Livingstone. 52 Cermin Dunia Kedokteran No. 44. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. Maddalena. 1979. Geneva. baik dalam pengawasan penyakit. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya. The John Curtin School of Medical Research. kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan. 3. 1987 . 1963. 4. 2. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas. twenty second report. KEPUSTAKAAN 1. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. Sutherland: AAEC Research Establishment. Philadelphia: Lea dan Febiger. fifth ed. London: Crosby Lockwood Son. Oleh karenanya. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. Hafez ESE. Ufaw. The IAT.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. 1970. 5. Short DJ and Woodnott DP. 1st ed. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals.

Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat. atau Tc—99m d. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator. 44. 1 hexamethyl-propylene amineoxime. masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. serta peralatan yang diperlukan. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. Walaupun demikian. • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat.T. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. VSR F:I.S. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. 1 HM—PAO. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat.R. efisiensi penandaan yang tinggi. stabil in vitro. metastasis otak. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. tidak bermuatan. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. migraine. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. yaitu Tc—99m d. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop. Dengan ditemukannya Ceretec ini. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. epilepsi. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. serebral pada luka kepala akut. dan perdarahan otak sepintas. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. demensia. Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. Reactions No 8. atau Ceretec. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. kemurnian. Pada pengembangan selanjutnya. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban. Sebagai contoh. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. 1987 53 . seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas.

Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. sekantor saya. kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya. hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter. namun dari segi etik kedokteran. mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab.U. Jakarta. Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami.U. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter. sarjana. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya.H. Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K. sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. Dari pihak dokter. H. (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. baik yang sekarang maupun yang dahulu. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata. mengganti kerugian tertersebut. atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien. Pertanyaan (A). TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu. Pertanyaan : A. 1987 .TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". kiranya mudah dapat dijawab. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. ibu rumah tangga. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". yaitu membuka " rahasia jabatan dokter". maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya. Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr. 44. dia dapat menarik kesimpulan sendiri. Sebagai seorang sarjana. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). yaitu yang diatur dalam K. Di samping sanksi menurut hukum pidana.H. 54 Cermin Dunia Kedokteran No.

Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya. Dr. 1987 55 . Hal ini diatur oleh K. yang menderita TBC terbuka. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. Dalam persoalan yang kita hadapi. sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. karena pasien mengatakan.0 Cermin Dunia Kedokteran No.H. 'It . bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya.Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum". antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht). mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang. 44. tidak dipidana. dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain. Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa.D. Kalau kita gegabah menuduh seseorang. jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien. misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. karena bersetubuh dengan dia. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman. Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense).U. bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis. Jakarta. tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar.

" Ny...." "Lho bagaimana to. apa tidak terasa ?" "Ya terasa.... 44. pernah dibuat bingung oleh pasiennya. uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak.. Akhirnya setelah panen cengkeh. Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi. Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya.. BUTA HURUF..."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu. mencari apakah sebabnya .... Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri. Drg. apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest. kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut. orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun.. Sang dokter termenungmenung kebingungan. kok dapat kecopetan... bahwa pasien tersebut memang ." ???????????????????? Juvelin . HING'S atau CROCODILE. (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan. Tetapi.. dia sama sekali tidak dapat baca.... tapi aku kira tanganku sendiri.. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur. dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut. Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan... walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No.. Dan kalau tidak memakai kaca mata. Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng.Akhirnya ketahuan.. Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya... 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga. dia dapat baca. sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai.. dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam.... ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku... kan dompetmu begitu besar. pasien itu memeriksakan matanya." Ny.. Habis pulang dari kantor. Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu......

Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. Gadis II : Biasa-biasa saja.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. gerah dengan rambut yang kusam. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. . Oh. 44. Polisi : "Hormat pak. Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. tidak ada persiapan khusus. bu?????. Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. Gadis III : Bawa kondom. 1987 57 . tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan. maaf kami mau melihat SIM-nya. Dr." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. Wanita tersebut tampak berkeringat.

Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. merupakan 7. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. Pada sonopunktur. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor.1. 1987 . Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas. Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. 5. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. 44. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. 3. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9.

Presentasi makalah-makalah bebas. Juanda 248. Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". Ir. H. 3. Juanda 4. H. Registrasi peserta II. IV. Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. 5. V. Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". II. 3. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. Pembicara : 1.Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". Sambutan-sambutan dan peresmian. Rapat Organisasi PANDI. 4. 1987 Bali Beach Hotel. Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". 1987 59 Sekretariat : . — Hari Kedua Registrasi peserta baru. Sambutan-sambutan dan peresmian III. Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2. Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika". 2. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. Rapat Organisasi PGMI. Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". III. MIPA Jl. Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. V. Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. 6. 4. Pembicara : 1. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". Ir. Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". IV. I. 5. 700 participants are expected from 22 countries. Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. 44. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". Prof.

cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. Di Amerika misalnya. gangguan psikologi dan perubahan metabolik.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. Selama satu dekade terakhir. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. atropi urogenitalia. Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. VSR FDA Consumer. ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. dan tidak perlu pengawasan dokter. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu.18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. punggung atau di perut. Dengan bentuk sediaan plester ini. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. Walaupun demikian. cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. 1062. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. kanker. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir. 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . terutama ibu-ibu. Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. 1987 . tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. (SCRIP No. Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). Pada periode 1980-1982. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). p. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang. bunuh diri. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut. May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur. Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. dan "The New York Times" (5 Januari 1986). kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. pe- nyakit jantung. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. Dari segi pembeli. Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali. tersebar luas di seluruh dunia. 44. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. Dalam tahun 1984. efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari.