P. 1
7538059-Cdk-044-Akupunktur2

7538059-Cdk-044-Akupunktur2

|Views: 72|Likes:
Published by Iwan Kurniawan
oke
oke

More info:

Published by: Iwan Kurniawan on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2013

pdf

text

original

Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Prof. dan logam-logam lainnya. Yang melambangkan sesuatu yang positif. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. tulang. progresif. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine". Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. siang. dan lain-lain. bawah. Jepang dan negara-negara lain. terang. Cipto Mangunkusumo. Wilhelem ten Rhyne. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. atas. akut dan sejenisnya. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit.Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. 44. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. dingin. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. Engelbert Kampfer. 1987 3 . simpatis. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. Satrio. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. dan sebaliknya. seorang Jerman. regresif. seperti Ultrasound. Dr. Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. perunggu. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang. malam. kronis dan sejenisnya. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. Yin dan Yang membentuk keseimbangan. Laser. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. panas. ekstrovert. gelap. parasimpatis. di dalam unsur Yang terdapat Yin. Dharma K. introvert. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum.

44. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. bronkitis kronis. Efek samping yang umum adalah sincope. kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. insomnia. lokasi kelainan. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. makanan dan sebagainya. mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. teori stres dan adaptasi. dan menguasai anatomi dan neurologi. 1987 rangsangan titik akupunktur. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . serta tuli neurogenik. perangsangan saraf. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks. infeksi akut/aktif. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda). Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. Terdapat 12 meridian umum. kebiasaan makanminum yang salah. mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. tahanan listrik lebih rendah. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur. 12 meridian cabang. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. percepatan masa persalinan. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. keganasan. peningkatan gamma globulin. hematom. atau sebaliknya. asma bronkiale. gangguan emosi. hipertensi. terlalu lemah). selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. teori Gate Control dan lain-lain.sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. tinitus. spasme otot visera seperti dismenore dan diare. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. seperti potensial listrik lebih tinggi. trauma dan sebagainya. Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. daya hantar gelombang suara lebih tinggi. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju.dengan unsur lainnya secara khusus. yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. sakit kepala (migraine dan tension). Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat. susunan saraf otonom. kerusakan saraf. daya hantar listrik lebih tinggi. Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. diajukan oleh The WHO Inter- . gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. dan neuralgia post-herpetica. hipotensi. cara hidup yang keliru. keadaan yang memerlukan tindakan operatif. Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. artritis (khususnya osteoartritis). • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi. pelepasan zat-zat neurohumoral. Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. konstipasi. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. paralisis (pasca cardio-vascular accidents).

akupunktur hidung. akupunktur kulit kepala. Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. akupunktur tangan. Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). ileus paralitik. juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. diare. — Kelainan mata: konjungtivitis akut. miopia (pada anak-anak). — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi. gingivitis. Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). neuralgia trigeminal. — Kelainan mulut nyeri gigi. tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. retinitis sentralis. yaitu dalam enam bulan). hiccough. akupunktur kaki. disentri basiler akut. ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). sindroma servikobrakial. 44. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. — Sistem pernapasan: bronkitis akut. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu). asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. gastroptosis. ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri). nyeri pinggang bawah. tennis elbow. enuresis nokturnal. 1987 5 . katarak (tanpa komplikasi). Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia. yaitu dalam tiga sampai enam bulan). — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur).frozen shoulder. paresis pasca stroke. gastritis akut dan kronis. tonsilitis akut. akupunktur muka. hiperasiditas gaster. migraine. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. nyeri pasca pencabutan. penyakit Meniere. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian. skiatika. faringitis akut dan kronis. antara lain: — Akupunktur telinga. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". kolitis akut dan kronis. disfungsi kandung kemih neurogenik. konstipasi. common cold. neuropati perifer. sekuele poliomielitis (stadium awal. rinitis akut. murah dan efektif. neuralgia interkostal.osteoartritis. kelumpuhan muka (stadium awal.

Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. 44. yaitu pada tahun 1971. juga kepada Dr. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia.I. antara lain kepada Dr. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. Vienna. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . Dr. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. Stefanus Wiran dan Dr. Tse Ching San. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina. Dr. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur. Menjelang akhir masa jabatan Dr. Pada tahun 1972. Tse Ching San. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. Pada tahun 1973. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. Erastus Wangsa Saputra. Pada tahun 1970. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur. di bawah pimpinan Dr. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Pada tahun 1967.I. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Sejak tahun 1969. bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. Dr. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM. Dr. Juliar Sihlman. Juliar Sihlman. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. Cipto Mangunkusumo. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. Oei Eng Tie. yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia. Pada tahun 1966. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi.

Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran. bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. 1987 7 . Namun. dan berhasil-guna. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. bagai stimulator listrik. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain.dimungkinkan dengan adanya bantuan. Cermin Dunia Kedokteran No. kalangan dokter pada umumnya. diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur. ceramah. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI). Petancis dan Indonesia. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri. 44.binaan dari Departemen Kesehatan. Ultrasound. Sebagai sarana penunjang. serta Pada tahun 1976. tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. Jerman. kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. ber. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. FKUI. Biolaser. alat Voll dan MDA IDI. dalam bahasa lnggris . Direksi RSCM. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran.pengobatan akupunktur. penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan.

Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 . Menurut Nakatani.6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout.8 . Acupoint Detector Oleh Volt. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1). Pada tahun 1825. Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian. Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut.6 . 1987 . Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. Gambar 1. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya. Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi. sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. rematik dan lain-lain. Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika.5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4. atau dengan arus listrik (elektroakupunktur). L. Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur. Cipto Mangunkusumo. jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum. Perlu dikemukakan. Nakatani menyatakan. pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur). untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu. yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan). Laser.4. akan tetapi tidak terlalu besar. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. Sedangkan pada Ampermeter.H. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik. kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No.Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter. Selain itu. yang mengukur besar kuat arus. 44. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur.

Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 . 44. biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks. Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa. disesuaikan dengan maksud perangsangan. Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum.). 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi. Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. Dalam teori Ryodoraku. gelombang segi (Spike wave). Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No.mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper.C. frekuensi serta lama perangsangannya. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit. karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Menurut Gambar 2.) atau arus bolak-balik (A. Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. 1987 9 . Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4. Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. 2) Kehamilan trimester pertama.C. gelombang sinusoid dan lain-lain. Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 . Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan. Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave). terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera.C. arus searah tetap (D. Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu.). Bila melalui jarum. Bila tidak digunakan jarum.C. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya. suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point).) atau arus searah pulsasi (Pulsating D. Dengan demikian terjadilah penyembuhan. sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik. Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 .) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku.C. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz.

10 Cermin Dunia Kedokteran No. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan.87 Volt).5. Di antara semua alat-alat akupunktur. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil. Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. Pada percobaan-percobaan selanjutnya. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi.10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh).5. keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4). Fritz Werner (seorang insinyur).Gambar 3. titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh.C. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks.10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4. dibuat alat yang disebut Diatherapuncture. Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4.10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan.) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur. Menurut Becker. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur. Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. Diagram yang diberikan (positif). disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit. • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur. dengan meminjam istilah potensial. dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. 44.4. sehingga terjadi Indicator Drop. sehingga kerjanya seperti baterai. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D. Neurometer Yang. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang. Alat ini terdiri atas dua bagian. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. Sebaliknya bila arus terlalu tinggi. kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur. dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3.

Negative saw tooth (spike —) c. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik).Stimulator . Jarak dan ketetapan pembacaan b. Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik.10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien.Dermatron a. EAV . 1987 11 . fibrositis. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis. sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati. Bila dilakukan secara bergerak. Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya. Juga dapat digunakan untuk discharging. yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 .8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal. dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama. Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : . Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit.lingkaran kecil setiap dua detik. Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit. miofasitis dan miositis. secara stationer atau bergerak. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran . periartritis. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b. 44. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. skiatika dan nyeri pasca amputasi. dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil. yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. Penggunaannya harus memakai media. bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi. Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik. Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. tenosinovitis.Sumber ultrasound . Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik.Gambar 5. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. Lama tiap terapi berkisar antara 6 . Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari.Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif. Untuk daerah yang luas. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali. 2) Terapi Frekuensi rendah 0. misalnya dengan a.

8 mm dan tak langsung 8—10 mm. Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0. penyerapan. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. 11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi). dermatologi. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut. neurologi. Laser Krypton. 1987 . termolisis dan penguapan.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan. 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz. terjadilah fenomena fisika yang umum. Laser Argon. interna dan terapi akupunktur. Gambar 6. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel. obstetri. antara lain : pemantulan. otorinolaringologi.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. 44. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. dan pemancaran. Pada manusia. bedah. 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein. 3) Laser gas : Laser HeNe. 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit. psikiatri. terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi.12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. 11 11.

karena dapat mengurangi spasme. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. 11. 44. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. 1981. Modern Techniques of Acupuncture. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. b. 1977. Recent Advances in Acupuncture Research. Menurut penelitian. 1978. Lee JF and Cheung CS. 2. Kleinkort JA and Foley RA. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll.p 63-5. Am J Acupunct. Makatani Y and Yamashita K. pp 41-56. pengobatan harus dihentikan. Cermin Dunia Kedokteran No. Leonhardt H and Schuldt H. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a. 1st ed. 18: 42645. Chicago: Eastland Press. Stimulation Therapy with Laser Beam. 1st ed. Minisound Instruction Manual. 1987 13 . 1983. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. 12: 51-6. Caspers KH. 1984. Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy. Kusuma A dan Kiswoyo. Kao FF and Kao JJ. 8. 6. 13. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc.Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri.p5. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. 1977. English. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. 1980. Kenyon JN. 9. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. Lindquist Minisound. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. pp 17—61. A Comprehensive Text. 1st ed. Acupuncture. 4. 1979. OConnor J and Bensku D. New York: Thornsons Publishers Inc. 7. Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. 3. 4: 5-12. 1976. pp 431—3. hal 1. Am J Acupunc. Ueizen. 10. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. 1977. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. KEPUSTAKAAN 1. Essentials of Chinese Acupuncture. 1979. Beijing: Foreign Language Press. vol 1. pp 8—15. c. Current Acupuncture Therapy 1st ed. 12. Wernwe FM. Jakarta: PT Gramedia 1978. 5. Tanny M.

Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. 14 Cermin Dunia Kedokteran No. umur dan lama menderita sakit. Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. 12. terhadap perubahan warna. Jakarta. Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. selama 20 menit. Segmental (dermatomal) c. Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. b. Menurut Koga 3 : a. 2. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. 2) Hipotesis imun. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. Lokalisata b. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. 18 dan 24. 1987 . yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . Menurut lokalisasi : a. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. antara lain serotonin. seperti diajukan oleh Koga. Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. KLASIFIKASI VITILIGO 1. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. Cipto Mangunkusumo. Autoimun atau vitiligo progresif b. 3. Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis.8 . namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l . Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. 44. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat. histamin. 3) Hipotesis neural. frekuensi 2 Hertz. Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan.

sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan. dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita. Tabel III. Setelah seri pengobatan pertama. 44. dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no. semua mengalami perbaikan.4) — Ci Ce (II. Jarum ditusukkan tegak lurus. Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.39 th 40th .19th 20 th .5 . topikal maupun parenteral. 32 dengan panjang 1 inci. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart.4) dan Ci Ce (II. Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman). 18 dan 24. Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata. — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya. Tabel II. Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th .2) dan San Yin Ciao (IV.2) — San Yin Ciao (IV.10 . Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali. 11 orang mengalami perbaikan. Lamanya penyakit diderita bervariasi. Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata.1 buatan Cina. Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang.6). Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II. Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri. penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua.11) — Sing Cien (XII. Cermin Dunia Kedokteran No. dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan.11) pada sisi tubuh yang sama.6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II. — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak. 1987 15 . Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku. Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24.69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita. dengan jadwal 3 kali seminggu. yaitu setelah penusukan ke 6. HASIL Tabel I.49th 50th . Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan.59th 60 th . — Stimulator listrik tipe 71.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta. 12. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur.15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun.

1977.05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0. 1978. pp. Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata. Chao R. 005). lebih nyata. Tabel VIII. Beijing: 1979. Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. tidak bermakna (P > 0. Sablovic D. 8 : 251 .111. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory. Hashimoto K. 1975. Lerner A. 1977.C.03. Morohashi M. Acupuncture mode of action in migraine headache. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi. + 2 adalah 2 buah. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi). Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata. In: Fitzpatrick. Mosher DB. Disorders of melanocyter. tidak bermakna (P > 0. 2.05). timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. Am J Acup. namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan. 1987 . 113 : 765 . Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. Beijing: 1979.05). Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan. Acupuncture and electro-therapeut.05). 9. Dermatologi in General Medicine. Koga M. Platt HV. 97 : 255 .2:167-174. Ristoivo. Perubahan warna : 77 <M <1. Arch Dermatol. Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo. Kim SS. 11. Vitiligo a new classification and therapy.231. yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%. Res Int J. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah. Michon C. 511. studies of vitiligo. New York : Mc Graw Hill Book Company. Nordlus J. Jan ZX. 8. Premaratne ADV. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits. 1980. 239: 1183. 1971. in: Dermatology in general medicine . 568 . dan + 3 adalah 3 buah. Am J Acup. P>0. Fitzpatrick TB.107. bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita. 1978. 5. 3 : 97 . sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0. Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. 44. P <0.261.Tabel IV.766. 6. Am. Vitiligo what is it? Is it important? JAMA.05 Pengecilan tepi bercak: – 0. Chong H. 4. Graw Hill Book Co. 1974. maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0. 7. Br J Dermatol. Abnormalities of the melanin pigmentary system. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. Fitzpatrick TB.J Acup. P <0. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No.306. 1979.1637.006 <M<0.05).05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. New York : M. 16 Cermin Dunia Kedokteran No.512. 3. Tabel VI. Wang ZH. Ultrastructural. Newton DE. Tabel V. Distribusi Jenis Kelamin. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes. 1591 . 3 : 110 . 10. Ma ZY. Chao JZ.620. Artone JP.

kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya. 1987 17 .64% setelah 12 kali penjaruman. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X).36) dengan frekuensi 15 Hertz. tegangan 0. Jakarta Tabel 1. yaitu 27. Dari hasil penelitian.05). traktus gastro intestinal.5 Volt selama 15 menit. Ig G. Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin.6 g%. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr. Ig E. Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light). yang satu dengan lain bekerja sama.2. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas.68% setelah 6 kali penjaruman dan 44. traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No. imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida.6 g% — 1. Secara umum.4) dan Cu San Li (III. yang sama pada semua kelas imunoglobulin.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat. yaitu Ig A.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr. Cipto Mangunkusumo. Ig D. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin. Kadar dalam serum adalah 0. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. 44. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II.3 — 0. dan Ig M.

Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan . Penderita pada awal penelitian 50 orang. asma bronkial. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal.8 1.03 150. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin.2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya.36) dipakai jarum no. 102 1 traktus urinarius. Penderita datang dalam keadaan puasa. Peneliti lain.36). 1987 ratorium. virus. .36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi. sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi.Tabel II. w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7.3 — 0. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 . di antaranya penderita rinitis alergika. Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. hal.000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 . Pada titik He Ku (II. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang. Sablovic dan Michon mendapatkan. Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin. urtikaria alergika. 32 sepanjang 1 h inci. 44. parasit dan fungus1. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No.4) Cu San Li (1II. Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali.000 7 8 2.000 196.000 19 170. Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0.5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA.4) dipakai jarum buatan Cina no. atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.5 V selama 15 menit. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci). Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20. yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah. Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. 10. 14 890.

62 1.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1. Sabolovic D Michon C. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.45 1.67 1.17 1.pp 111-4. 7 th ed. Asian ed. 7.68 1.60 1. Int J. 3.42 1.4T= 25.48 1.67 1.11 1.28 1. Immunology. t = 4. 4.02 1.51 1. Rogora GA et at.80 1. P < 0.37 1.68 1. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis.28 1.4) dan Cu San Li (III.88%.35 1. Basic Imunology and Its Medical Application.77 1.12 1.74 1. dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun.39 1.07 2. 5.4) dan Cu San Li (III.49 2. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes. 3 : 97-107. Acupuncture Institute.36 1.68 1.86 1. Ganong WE. pp 21-46.74 1.97 0.88% setelah 12 kali penusukan.46 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut. 6. Untuk segala surat-surat.35 1. Acupuncture Electro-therapeutics Res.05 1.72 1.33 Y 1.02 1. London: The CV Mosby Co.00 1.30 gr% yaitu 25.25 1.22 1.30 1.421.68 2.17 1.97 0. Aloisi RM.60 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV.59 1.64% 1.31 1. pp 55-119.68 2.60 1.59 1.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.04 1.30 1.31 1.85 1.38 0. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1.04 1.25 1.56 1. 1980.39 1. Omura Y. Viena.60 1.05 1.72 1. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh.86 1.05.26 0. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.20 1. pp 1-27.77 1.45 1. 1987 19 . Peningkatan tersebut adalah 25.31 1. Los Altos: Lange Medical Publ.10 1.37 1.85 1.26 1.00 1.06 1. 1979. Dari 1.34 1.39 1.60 1.37 1.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.60 1.12 1.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus. Hitorical Aspect of Acupuncture.37 1.66 = 41.91 1.17 1.91 1.68 1.11 1. 1978.17 1.26 0.17 Σ = Σ = 1.68 1.51 Y29.39 1.68 1. Bellanti JA.67 X 1.49 0.37 1.49 0.05).36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No.42 1.20 1. 2.75 X38.46 1. Acupuncture Electro-therapeutics research.10 1.37 1. 1975. Review of Medical Physiology.28 1.68 1. Int J 1976.60 2.24 1.68 Q34.51 1.O.42 1.60 1.28 1. California.45 1.42 1.68 1. Tokyo: Igaku Shoin Ltd. 1975.36 1. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas. Principle of Imunodiagnostic.35 1.45 1.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1.62 1. Congress Proceedings. 44.35 1.45 1.4) dan Cu San Li (III.48 1. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.56 1.1 : 51-141.56 1.80 1.68 1.31 1. db = 23.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0.76 Q 1.39 1. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0.34 1. pp 380-3.24 1.39 1.56 1.49 2.26 1. London: The CV Mosby CO.49 gr% = 41.38 0.51 1. 1971.64% setelah 6 kali penusukan dan 41.39 1.39 1. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II..20 1. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1.68 1.36 1.39 1. Barrett JT.HASIL Tabel III. 22 kasus nilai gamaglobulin naik.35 1.

Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV. 1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes. nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui.6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu. salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C. kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 . Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya.001) yaitu 19. akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin.9% yaitu dari 201. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin. dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman.6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr. Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus.90%.2 . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus. > 10% pada 5 kasus. penusukan titik San Yin Ciao (IV.6) terhadap . Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit.05) yaitu 4. < 10%/naik pada 1 kasus. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri. maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV. 15—20% pada 15 kasus.6). Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. Dari hasil penelitian didapatkan. yaitu serotonin. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus".20%. dan ser.6) dan titik kontrol.6) pada penderita NIDDM dan IDDM. Cipto Mangunkusumo. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr.2 mg% menjadi 150. sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0. Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. 44.6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya.5 mg%). Dijelaskan. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM.6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.

Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya. Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n. III dan IV). Ginjal dan Hati). Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32. ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. 4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV. dan v. bukan titik akupunktur. Cara penusukan tegak lurus sedalam 0.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus". Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV.6) Titik San Yin Ciao (IV. Dari jumlah tersebut. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. c.6) . • Kriteria Penderita a. diperdarahi oleh a. kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa. yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol. II. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain. 44. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b. panjang 1.5—0. lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit. antara tepi posterior tibia dan m.7 .6) pada NIDDM dan IDDM. safena magna.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3. soleus dan bagian dalamnya berada di m. penderita makan terakhir pukul 22.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa. 1987 21 • Alat a. adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan.6). sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM. limpa dan ginjal.00 dengan porsi yang biasa dimakan.00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama. Cipto Mangunkusumo. fleksor digitorum longus pedis. tibialis. Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. (Lihat Tabel I.9 Cun. b. buatan Cina. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. Titik Kontrol — Titik. b. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%. C. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. tibialis posterior dan v.5 inci. pukul 08. Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. Titik San Yin Ciao (IV. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6.6) dan Titik Kontrol.6) < 140 mg%. Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari.4. Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan.

Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20.20%. 5.86 9.11 22. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. 9. 2. 3655 182. 20. 3.6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. 16. 4.22 23. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1. 7. 1l. 16. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%.34 — 7.88 14.14 4. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4.81 27. sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik. 10. dan naik pada 2 kasus (10%). Tabel III. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19.88 0. 6. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242.50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33.9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus. 8.58 11. 11.87 — 6.85 16. jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat. 18. 5. 17. 2.74 14. 17.50 mg%. 17.08 28. 13. 9.20 — 17.57 23. naik pada 6 kasus (30%).52 12. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No.55 10. 9. 10. 19.93 21.18 — 17. 14. tetap pada 1 kasus (5%).25 37. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II. 19. 1987 . 4. 12. 3.79 18. 7.00 10.82 1. 11.Tabel I.31 21. 4. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci).20 No.29 31.91 17. 15. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1. 10. 19. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%). 14.33 1. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No. 20.50 19.9%.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%). Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191.50 11. 8.00 10. 6. 14. 3.25 X2 = 1 95.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195. 12.67 — 12. 15. <10% atau naik pada 2 kasus. 18.25 1.25 mg%. 44. (mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12.77 14. 20. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191.96 15. 15. 2. dan sesudah penusukan 182. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. 16.80 — 0. 18.70 22. 5.75 mg%.57 27. 13. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci. Σd 1015 106425 Tabel IV.00 28. 13.75 41. dengan maksud penusukan cukup dalam. 8. 7. 6.86 10.

dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus.001). Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19.20%. 1 . Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV. • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV.25 mg% dan sesudah penusukan 195. 1st. Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. China: Shandong Science and Technology Press. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture.75 mg%. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0. Tabel III.25 mg%.6) sebesar 19. Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. Supartondo. Anonim. Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus. Am J Acup 1974. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV. 1987 23 . Jakarta 1981. Omura Y. Beijing Foreign Language Press.001).90%. Essentials of Chinese Acupuncture. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6.� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0. 4.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0. Dari Tabel I. Tabel IV.001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0.5. 2. Sumionescu L.25 mg% dan sesudah penusukan 195. Ionescu-Tirgoviste C. Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background. 5. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4.23.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1.50 mg% dan sesudah penusukan 182. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191. Japan Publication Inc. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.18. 1982. Utoyo Sukaton.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol.001). Jakarta 1981. 3 : 18. 3. 7.50 mg% dan sesudah penusukan 182.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No.25 mg%. 227. Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. 1980. Dari Tabel II. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus.75 mg%. 2 : 95 .6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna. 1982. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula.6) dan titik kontrol. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points. Mincu I.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil.6) dan kontrol. sedangkan pada titik kontrol sebesar 4. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol. tampak : 245. 44.05). Am J Acup 1975. Mincu. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191. Mihalache NE. Anonim.6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Ionescu-Tirgoviste C. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus. 153.101.05). di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama. maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia.20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. 6 . ed. 6.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV.darah yang menyolok. Junan.

merokok dan Diabetes 2 Mellitus . yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . Hiperlipidemia. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . atau trigliserida > 140 mg/dl. manifestasi klinik. murah dan tanpa efek samping. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. Danciu dkk. Berdasarkan faktor risiko di atas. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl. umur. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. antara lain : suku bangsa. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer. misal : infark miokard. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. Dari beberapa penelitian di luar negeri. . ahli gizi dan penderita. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. prognosis dan respons terhadap pengobatan. melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . 44. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. Terdapatnya hiperlipidemia. ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. laki-laki. hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. hipertensi. harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. antara lain melalui pemberian obat-obatan. faktor metabolik dan genetik. seperti halnya demam. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah.

Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk. Titik-titik yang dipakai sama. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Efek samping antara lain : diare. (diambil dari Danciu A. Cermin Dunia Kedokteran No. • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan. hiperurikemia. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33. serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal.09%. 2 tipe V). Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris.4) dan Cung Wan (XIII. diare. Diet7. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus). • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. nyeri perut. Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. 4 : 337 343). diet harus tetap dilaksanakan. vomitus. 3 tipe IIb. Efek samping berupa diare dan kejang perut. Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat. 44. 4 berhubungan dengan obesitas. San Yin Ciao (IV. arus bolak balik). sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia). tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik. Ionescu-Tirgoviste dkk. Kung Sun (IV. Bila obat-obat perlu diberikan. tapi tidak bermakna.3%). baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34. Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. 3 tipe IV. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah.02%. antara lain : gatal-gatal.12). yang merupakan kasus hiper- Gambar 2. • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi. • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja . Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%. Am J Acupunct 1976. 1987 25 . 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. erupsi santoma primer.8). tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. 4 tipe III. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. kembung dan peninggian trigliserida. Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . nausea.6). Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. tukak lambung. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII.• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz. alternatif praktis hanyalah diet.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan. 18 tipe IIb. Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. kemerahan kulit. Efek samping banyak. 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). anoreksia. Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22.

Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII. 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur. 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX.47%. 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. alkohol dan rokok. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet.36) pada 206 penderita. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan. sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. Penurunan tersebut bermakna (P < 0. Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan. dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah. dilakukan manipulasi yang sama 2 kali. • Kung Sun (IV. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina. jarum diangkat. Titik San Yin Ciao (IV. absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan. tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. dengan menusuk titik Cu San Li (III. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV. dan diputar selama 2 menit. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai.6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin. Menurut para peneliti ini. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya. Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr. Lama penusukan 20 menit.59%. lalu istirahat 3—5 hari.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas. trigliserida .92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali. ginjal.4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih. RSCM. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang.12) : Terletak di garis tengah perut. Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan).6). kontrasepsi. Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit. Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic.12) mempengaruhi digesti. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 . III dan IV.001).6 . Zhao Hexi dkk. Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb.4) dan San Yin Ciao (IV. Dari 72 kasus tersebut. minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat. Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun). Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. 44. 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid.6). trigliserida dan fosfolipid. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. Titik Kung Sun (IV. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan. 1987 . Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki. Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. yaitu sebesar 30—60%.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5. di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman).8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati. kortikosteroid. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia. — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur. lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. Pada setiap kasus. Titik Ci Cuen (XII. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa.

• baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal. Lokasi titik San Yin Ciao (IV.6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Gambar 2. 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis. • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. 1987 27 . soleus. • Ci Cuen (XII. di antara tepi posterior tibia dan m. Lokasi titik Kung Sun (IV. 44.8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. dalam perjalanan arteri genu suprema. Kolesterol saja. b. fleksor digitorum longus. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior. Gambar 3. Vaskularisasi oleh vena safena magna. Gambar 4. kolesterol menurun dan trigliserida meningkat. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum).4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture).8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). arteri dan vena tibialis posterior. Inervasi oleh cabang nervus safenus. Gambar 1. Lokasi titik Cung Wan (XIII. Trigliserida saja.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No. Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea. Lokasi titik di Cuen (XII. bagian yang lebih dalam terletak pada m. • San Yin Ciao (IV.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis. Evaluasi dilakukan terhadap : a.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis. c. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. Bila lutut dalam keadaan fleksi.

5. Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. 8.5%). 13. sesudah akp. pada 5 kasus sampai nilai normal. 3.25% (5 kasus) dan gagal 18.5%) 2 (25%) 5 (62. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp. Tabel II.75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. 8. 12. Tabel V. 7. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No. 1987 .25%) 3 (18. 10. baik pada 1 kasus (12. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). 6. 14. Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat. 11. 7. 5. 15. 2. Tabel IV. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. 3. Trigliserida meningkat pada 5 kasus. 44. akp. Hasil evaluasi penelitian 1. pada 3 kasus masih di atas nilai normal. 16. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81. 4. 3 (37. 3 masih di atas normal). 2. 7. 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37.5%) dan gagal pada 2 kasus (25%). gagal 1 kasus. 7.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No.5%) 2. 4. Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida.5%) 8 (50%) 3 (37. baik pada 3 kasus. 6. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp. 8. 4. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. 3. 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan. 1. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. 6. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. 2. baik pada 6 kasus (37. 6. • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal.75% (3 kasus). 2. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No. terdapat penurunan sampai nilai normal. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus. Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus. 5. 4.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Tabel III.25%). dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56. 5.5%) 0 (0%) 5 (31. 3.25%). baik 31. 1. 8. HASIL PENELITIAN Tabel I. 9.

DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama.5 62.87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220.5 — 2.25 18. 15. 9. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet.5 72.25% (sangat baik 50% dan baik 31.6 27.5 65.97% (sangat baik 22.408).5%. gagal 6.499).87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.5 223.75% dengan perincian sangat baik 56. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62.01 <P <0.5 24.998 dan 3. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16.001 (t hitung 19.25 10. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas. terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93.25% dan baik 37. t tabel 5.408).5 210/100 150/85 154. 7.09% dan baik 34.25%) dan gagal 18.5 kg).5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur. 6. serta selisihnya No.001 (t hitung 9. berkurang terasa berat.7 289.87% dengan P < 0. tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang.5 47.5 49.03% dengan P <0. Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No.75% (tabel III). 14. gagal 25% (tabel V).Tabel VI.8 16.5 78 45 69 50 49 77 71.5 174. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0.6 179.2 239.5 130/90 130/90 166.44 dan t tabel antara 2. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16.13. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. 1987 29 .25% (tabel I V).02%. Dengan akupunktur dan diet. Dengan tindakan akupunktur. P/L Umur (th) 1.16% dengan P 0. Tabel VI. 16.58 dan t tabel 5. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan.03 49. 8. 2. 13. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293.5 49 79.5 154 145.5 193. dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12.5 65 52.19 dan t tabel 5.5 58 67 151. 11. 10.23% dengan 0. 1. 4.23 161. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda.23%.7 70.0 12. Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69.5 52 47 64 66 70. 5. penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 .5% dan baik 12. 2.02 (t hitung 3. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56. Gambaran berat badan. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas. sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81. 12. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No.5%.5 160/90 160/90 162. tinggi badan. berkurang lekas capai. 3. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24.408).001 (t hitung 11. dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10. berkurang bahu pegal sakit dada.5 72 60 67.5 66 66. 44. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur. Seperti diketahui.88%) dan gagal 43.16% (Tabel VI).

4. 19. 3 (148 156). 1982.23% sesudah akupunktur (P < 0.001) dan 10. 9. Acupunct & El Ther Research 1975. A Comprehensive text. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut. 1977. 5.5%. 16. baik 12. 2nd ed. MOD Co. Grune & Stratton Inc. In : Principles of Internal Medicine.103). Ernst ND.58 . Diet in the treatment of hyperlipidemia. Am J Acupunct 1976. Frederickson DS. 5th ed. 1 : 51 .41.25% dari 16 kasus (sangat baik 50%. Eastland Press. 276 : 1 (34 . 2 (94 . sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM. Diagnosis and Therapy. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system. Hyperlipidemia.14. Levy RI. Hyperlipidemia. Fundamentals of electroacupuncture according to Voll. Beijing. China. New Mexico 1980 : 61. Am Heart J 1980. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81. New England J Med 1967.5% dan gagal 6. Visinescu R. 6. Danciu A. 1 . 7. Lees RS.. Rifkind BM. McGraw Hill Book Co. Sokolow M. baik 31.75%).). dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. • Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93. Burhanuddin Nasution. An integrated approach to mechanism and disorders. akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12.. 3 : 267 . Adi Kusuma Aman. 2. Essencials of Chinese Acupuncture.25%). The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr.25% dan gagal 18.927.274. 10. 4 (215 . Meeker LA.5%. Zhang Ren Li Huanbin. Acupunct & El Their Research 1975. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia. Levy RI.577. Chicago. The Heart. Scott PJ. Mcdika 1983. Anonim. Zhao Hexi. Medical Progress 1983. KEPUSTAKAAN 1. 547 . Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH. Danciu A.62. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. Cheta D. 15. 12. 30 Cermin Dunia Kedokteran No. 2 : 36 . 1987 . 1981.559.03% sesudah akupunktur dan 16. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus. 1980. Goldstein JL. 9 : 57 . Phleck-Chhayan.416.141. th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. 126 ..224). Bonoell M. 44. hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. Am Heart J 1980. Historical Aspect of Acupuncture. 17.001) dengan hasil penurunan 24.. 5 (273 .39. Hurst JW. 1981. Beijing. Brown MS. 188. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism. 100 : 573 . Leonhardt H. dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. Foreign Languages Press. 13.281). 1983.129. Ionescu-Tirgiviste C. 13 . 1981. Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia. Stamoran M. 18.01 < P < 0. Fat transport in lipoproteinemia. Levy RI. Georgescu M. Index of Acupuncture.343. 3. • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut. 100 : 924 . Clinical Cardiology. • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain.87% sesudah akupunktur dan diet.75% (sangat baik 56. Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971.141. Current concepts in prevention and treatment. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein. Connor JO & Bensky D. 11. 51 . 4th ed. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture. Ahli Gizi RSCM. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini. Am J Acupunct 1981. 951 957. 8. 1984.44).yang dilakukan. Ahli laboratorium RSCM. 4 : 337 . • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. Spritz N. Lange Med Publ.02). Omura Y. Omura Y. 14. : 406 . • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0.16% sesudah akupunktur dan diet (0. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases. Acupuncture. Ionescu-Tirgoviste C. Chang Xingguo. dan gagal 25%). baik 37.25%.

Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . 3 .2. **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. Ciptomangunkusumo. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo.32. Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz. Metode ini sangat berguna di daerah perang rural. Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 . Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan. Induksi dilakukan selama 20 menit. penderita sadar sepenuh2. Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. Jakarta Dr. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 . Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari. dan lainlain 6. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga. Husniah R. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi . Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll .7. Penamaan ini kurang tepat.11 . Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo.000. hati. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang.4. Dr. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi. Pada saat ini. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia. Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi. nya dan semua sensasi tetap utuh.2 dan Matsui. kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya. Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa. VII. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. XIII. Cermin Dunia Kedokteran No. pada penderita penyakit jantung. Th € Akib *. sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan.9. 44. Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. paru.000 penderita8 . Akupunktur analgesi aman. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan. XIV. Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2. ginjal.Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr. dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. 1987 31 . juga orang tua berumur 90 tahun 5.10 .

Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. Sakralis 2. Yao Su (XIV. Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak. 2).) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. Sebelum dianalgesi. terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. kecuali untuk titik XIX. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. Sampai saat ini. teori susunan saraf otonom. 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. Titik-titik akupunktur yang digunakan 1. Sebelum setiap penjaruman. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan. 32). Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. Spinalis yang keluar. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . 4 dengan kelompok A. dalam hiatus sakralis. Modified Ce Liao (VII. Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci). akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. 2. Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik. leher dan dada 15 . 2). Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. 5. 4 tegak lurus. dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin. 4. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16. Titik ini terletak pada ramus posterior N. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. beku di daerah penis. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita.3 dan 4. Penjaruman titik XIV. Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV.2 subkutis. Penjaruman titik VII. terletap pada batas atas simfisis pubis. Penjaruman dilakukan bilateral. 17 . kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat.3 dan 4. penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester. nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. 1987 . terletak di bawah vertebra sakralis 4. teori reflexotherapeutical Head. 3. Ci Ku (XIII. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh. BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. 4). 44. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol. Ming Men (XIV. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. Matsui.C. 2 dan XIV. 2. dimulai perangsangan dengan arus listrik. Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control. Sedangkan menurut Two Gate Control. yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . 4 dan XIV. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. kecuali untuk titik XIV. Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. dan lain-lain.Beberapa pendapat mengatakan. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan.

Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. Wexu M. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Venice: International Congress series. glans dan Tabel I. XIII. 6. maka induksi dapat diperpanjang. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu.2. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. Lee F and Cheung CS. 5. . Illinois: Charles C Thomas publ.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. Man PL and Chen CH.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. Springfield. Lowe WC. Cai D. 1980. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. Lu WJ. Acupuncture for Physicians.gelombang bifase segi (spike). Xu GH. Cermin Dunia Kedokteran No. 1974. 2. 1973. Acupuncture Analgesia. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. KEPUSTAKAAN 1. Nose and Throat. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. dan tindakan ini diulang 2 kali). Medical Progress 1975.2. sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. 1979. pp 306-7. Berdasarkan penelitian. Hongkong: Medical book Publ. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control. Introduction to Acupuncture. Yu AL. 2:87-98. p 759. Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. Anonim. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan. 8. Lokasi tumor berbeda-beda. Matsuto. pp 197-8. Namun demikian. 1978. Essentialas of Chinese Acupuncture. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif. Beijing: Peoples Medical publ house.4. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. 1 di corpus dan 1 di preputium. pp 211-6. maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. New York : ASI publ Inc. 7. 2 intra meatal. I memuaskan 4 31 4 bl tk. USA: Medical Examination publ. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. Beijing: Foreign languages press. penjaruman pada titik VII. Wen HL and Cheung SYC. Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. Current Acupuncture Therapy. XIV. pp 171-82. 10. Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. Theory and Potential Clinical Application. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Mayer EH and Bischko J. p 416. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. Sedangkan titik XIV. 1973. 1973. Asian J Med. Induksi dilakukan selama 20 menit. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. 1979. 1975. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. 44. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan. 9. The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk. Beijing: The Peoples Medical Publ. 4. terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan. 9:138-41. 3.

Li G. 112:896-902. in Advances in Acupuncture Anaesthesia. Murphy TM and Binica JJ. 15. The WHO view. 13. 1979. Arch Surg 1977. abstract. 24-9. 1973. Pauser G. The Magazine of The World Health Organization. pp 197-8. 44. 1987 . 16. Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. Benner H. Australia: Penguin Books. Weng J. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. 17.11. Bonica JJ. in the second French. Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. Vienna 1975. JAMA 1974. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. Bannerman RH. The Puzzle of Pain. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. Beijing: Peoples medical publ. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation. Melzack R. 18. Thomas H. 229:1371-5. Endorphins. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. Mao S. Victoria. Anonim. 14. pp 96-235. Acupuncture. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. Yang H. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. The Role of Endogenous Ligands. Yang MMP. Dec 1979. Peng C. p 39. 12.

dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. dengan hasil yang baik 2 . Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. 1987 35 . lalu diberi obat. Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. dan pada pemeriksaan neurologis. Pengobatan diberikan dua kali seminggu. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. berdenyut-denyut. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. dan Laroxyl. Setelah pengobatan pertama. Dari jumlah itu.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. Baik kelainan di dalam otak. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). 44. Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. Widya Unit Akupunktur RS. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. Dr. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. tubuh dan anggota gerak. Lexotan. Cipto Mangunkusumo. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. pasien tampak sakit. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. Dharma K. tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. Diperkirakan. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. KASUS Seorang wanita. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 . hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 .

Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. Jakarta 1981.4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot. Sidiarto Kusumoputro. Tay Yang (M.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 .7).4).4). tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II. Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. 1987 . mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. yang segera hilang setelah beristirahat. Acupuncture a comprehensive text. tekanan darah 90/50. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. Kho Hing Gwan. Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya. Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . Pai Hui (XIV. infeksi dan sebagainya. Diagnosis kerja : Sefalgia. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam.20). Ci Cie (XIII. 4. 6.20). Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali. Fu Liu (VIII. Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil . 1981. Am J Acup 1978. Am J Acup 1977. lokasinya kadang-kadang tidak jelas. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi.20) dan Tay Yang (M. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala. Treatment of cluster headache by acupuncture. Am J Acup. namun hanya sebentar dan ringan. hal. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. KEPUSTAKAAN 1. 6 : 23. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot. di Nyeri kepala menahun. Pada pemeriksaan akupunktur. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna.14).7). 3. di Nyeri kepala menahun. nadi 84. Titik Pai Hui (XIV. suhu afebril. Titik He Ku (I1.9). He Ku (II. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. 23. He Ku (II. Ditinjau dari gejalanya. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia. pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung. Khoe WH.1⁄2 kiri dan kanan. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. Ci Cie (XIII. Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi. yang terletak di antara os metakarpal I dan II.HN. Jakarta 1981: hal. Penerbit Universitas Indonesia. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. 5. treatment with acupuncture and nutrition. — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi.baik. Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV. limpa. 32. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional. 5. Chen dkk 3 menyimpulkan. Lain-lain tidak didapatkan kelainan. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. Sebagai kesimpulan. 2. Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. 3. HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama. terapi medikamentosa dan psikoterapi. 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi. tampak semangat agak kurang. 5 : 169. faktor lingkungan dan sebagainya. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. ginjal. dapat disertai mual dan vertigo.14) dan Fu Liu (VIII. Headache. keracunan. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. O'Connor J.14) dan Fu Liu (VIII. Chicago: Easland Press. Bensku D. yang segera hilang setelah diakupunktur. trauma. Seng . Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. Pada kasus di atas. 36 Cermin Dunia Kedokteran No. 1977. ekspresi umum tampak sakit. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan. tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali. 5 : 151. Yeou Cheng Hwang. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si). makanan. Tay Yang (M-HN-9).HN. 2. atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). Menurut ilmu akupunktur. 6. Hal ini berlangsung beberapa kali. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang.Jaw Song. Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus. keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. Penerbit Universitas Indonesia. Chen GS. Titik Ci Cie (XIII. 4. — Titik yang dipilih : 1. Longterm effect of acupuncture therapy on headache. 44. kecelakaan.

Jakarta. Makin tinggi frekuensi. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. Cipto Mangunkusumo. hanya 0. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. Ketika gelombang suara melewati medium. Sebaliknya. EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan. PENDAHULUAN Gelombang suara. medium kontak. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. efek mekanis. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan.Sonopunktur Dr. sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan. direfleksi dan ditransmisi. ultrasound mempunyai efek panas. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama.1% dari udara ke jaringan. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. Dalam praktek. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. Karena karakteristiknya. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat. Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. Karena itu. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut. 44. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik. Cermin Dunia Kedokteran No. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. Dengan memperhatikan hal tersebut. Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. antara lain diabsorbsi. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. 1987 37 . Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur. Pada jaringan. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai.01% dari Quartz ke udara dan 0. dan efek biologis.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

5 cell/well. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 . Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi. foetal bovine serum. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. 8 azaguanine. feeder cell dipersiapkan. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan. 1987 41 . Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu. lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. DMSO(dimetil sulfoksida) . Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm. disuntikkan secara intravena. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. Gambar 3. 44. Selanjutnya dilakukan fusi. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain. Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640.glikol. Sel positif kemudian diperbanyak. Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well. Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam. Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. 1 cell/well dan 0. Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1.

1986. Hurrell JGR. 8. Techomic Publishing Co. pp 351 . 5. Merck Sharp and Dohme Research Lab.109. 1982.81. US$ 150/100 ug. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. 6. pp 1 . Washington DC: American Society for Microbiology. 4. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair. Mishell & Shiibi SM.95. Voss EW. pada tanggal 17-19 Februari 1987. pp 360 .57. p 50. 1983. Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat.4 x. Manual Clinical Laboratory Immunology.307. 42 Cermin Dunia Kedokteran No. HASIL 1. Fisiologi Kedokteran. 2. CRC Press. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa. Agricultural Res Service 1984. 1985). 2. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. Jumlah sampel kurang banyak. Academic Press. 5. 2. 1985. Chang TW. pp 137 52. KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning. 44. Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. 3. didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4. Rose.6 x. Sel hibrid yang didapat tidak stabil. 1987 . San Francisco: WH Freeman and Co. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. 4. Monoclonal Hybridoma Antibodies. monoklonal biasa nya bulat dan simetris. Yogyakarta. 1976. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5. Biotechnology. sesudah 68 jam = 13. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal. KEPUSTAKAAN 1. 3. pp 263 . Kloning juga sudah berhasil dilakukan. Secara mikroskopis. 1980.125. Voller. Appleton JA. p 1710. 10. pp 1 . Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. 9. 1980. 1985.72. pp 294 . pp 99 . Berkow R. 3. 1979. Chereminisoff & Quellette RP. Methods for Production of Monoclonal Antibodies. 5.7 hari setelah fusi. 7. Teknik pelaksanaan agak kasar. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 . Ganong WF. University of Illinois. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa. Immunochemistry.Selected Methods in Cellular Immunology.

atau menahan aliran darah. Sel tujuan adalah makrofag. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. kasein dan otolisat bakteri. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. ragi juga dengan sel kanker. granulosit. dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas. 44. susu. pun humoral. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. limfosit T dan B. APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No.Imunomodulator DR. membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri. Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". Mathilda B. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. 1987 43 . Berbeda dengan hewan kontrol. Dasar pemikirannya adalah. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1). Penanganan yang dulu sering dilakukan. karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan.

— Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. lipida. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. — Terapi penyakit ganas. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. endotoksin. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. ekstrak tanaman. ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida). Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. kalau tidak. 44. — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. seperti pada BCG misalnya. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen. Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. hormon dan senyawa yang mirip hormon. Efek samping dapat ditolerir. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. 1987 .KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. senyawa anorganik. Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. dekstran. — Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. efek non spesifik akan lebih menonjol. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). terapi ini tak berhasil. Dasar fungsional paramunitas (menurut A. infeksi kronis. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. Jika BCG digunakan IV. — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. Tabel 1. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen. — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu). — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. 44 Cermin Dunia Kedokteran No. racun dari hewan). ekstrak embrio). maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. protein dan hasil urai protein. ribosom bakteri. Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah.

BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. asam ferulat. Viscum album. zat ini berbahaya. leukopenia serta trombositopenia. Trifolium pratense. mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. 44. Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. alkillisofosfolipida). juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. 3 dihidroksibenzoat. nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. interferon atau sistem komplemen. Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. yang mempengaruhi m—RNA. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran. reaksi hipersensitif (3%).000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. Solidago. pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. Dari tanaman tinggi.000 dan 450. Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia. Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. anetol). gangguan saluran cerna (5%). sindrom Reiter dan multipel sklerosis. terpen (ester diterpen. asam klorogenat. Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. dan y. efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. 2. sarkoma dan leukemia akut. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. muntah. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. 1 mg dapat melindungi 10 15 sel. bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. herpes zoster generalisatus. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. Pada percobaan dengan hewan. sedikit dalam algea dan Lichenes. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich. pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. Q. virus papiloma dan sebagainya). 1987 45 . jenis Bryonia dan lain-lain. Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. sulit diobati (misal virus ensefalitis. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. seskuiterpenlakton tertentu). Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. Senyawa ini menstimulasi fagositosis. tiloforin). sarkoma osteogenik dan tbc. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%). Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. Pada sistem imun normal. Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli. levamizol tak bekerja. Ini dicoba pada melanoma. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. hidup hewan bersangkutan. Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain.diblokir. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. Aktivitas interferon sangat tinggi. Iipida (ubikhinon. kadang-kadang nausea. senyawa fenolik (kleistantin.

KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. Dtsch Ap Ztng. Scott GM. The Experimental Foundations of Modern Immunology. 8: 16. 1987 . 1982. Biswas K. 1980. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. Fischer TJ. 122: 843-9. Manual of Allergy and Immunology. 1986. 1963. Planta Med. Bahr V. 1985. 1. Mose JR. 6: 279-282. 1978. 29: 234. 10. Pharm Reserarch. Chattopadhyay BK. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. Hansel R. Canada: John Wiley sons. 12. baik tentang cara aplikasi. Chattopadhyay U. 13. 6. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. 8. Pharm Research. 123: 821-2. 3. yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. Wagner H. 2. 5 Aufi. Phytochem. 11: 72-91. Cjaudhuri L. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. 1983. Clajk WR. Planta Med. Chattopadhyay S. Hansel R.44: 32-3. Planta Med. 44. Dysch Ap Ztng. et al. Kluthc R. dosis. keadaan pasien dan sebagainya. Ghosal S. Ghosal S. J Am Med Assoc. 11. 17: 689-694. Dtsch Ap Ztng. 1983. 9. 1984. 2 nd ed.obatan masih banyak dipertentangkan. Lawlor GJ. Arzneimittelwirkungen. 4. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. 5. Boston: Little Brown Co. Batsford S. 1. 124: 54-9. Vogt A. 7. 1982. Mutschler E. 1984. 1985. Von Bruchhausen. 1981.

Bila dirinci lebih lanjut. Cermin Dunia Kedokteran No. Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. dan psikoleptika. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C. Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer. Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi .Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya.3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. Salah satu anggota kelompok ini.0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan. diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka. Setelah diklasifikasi . Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980). Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. 1987 47 .1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). Sampel diambil secara purposive stratified random sampling. Nani Sukasediati *. yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas. 4 4. diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut. ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . agitasi. Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis. Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit.7%) seperti pada tabel II. Dari seluruh resep benzodiazepin ini. ketegangan. Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat. * Penyaji makalah Koja. yaitu RSU Tasik. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. khususnya yang mengandung benzodiazepin.

1 4.6 27.0 55.6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12.8 10.5 100. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan. Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan. ahli kebidanan dan kandungan.1 42.0 12. 64. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2.2 0.7 100 50.1 65. dan 6. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah.0 80. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari. 3.1 0.8 5.6 14.0 66. 1987 .7 17.5 6. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal.9 1.6 8.6 12.3 -- 50.64.1 1.9 1. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan.1 46.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7.5 -2.4 0.0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III.4 4.3 5.8 B.4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa. ahli penyakit mata.0 45. Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73. Tabel I. Namun kenyataannya tidak demikian. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14.7%).6 9.3 85. Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85.0 31. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf.4 21. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis.0 42.0 A.5 73.6 1.4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita. di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C. % PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%). Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.5 3.2 11.7 Tabel II.5 26. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika.3 53.4 71. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta.9 13. Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V).0 84.3 1.9% seperti terlihat pada tabel IV.0 Tabel IV. dicatat juga dalam survei ini.0 48. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah. Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 . dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun.0 91.8 100.4 100. 44.2 0. dan sebagian besar adalah diazepam (60. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 .1%) adalah golongan benzodiazepin. 6.7 60.6%). sebanyak 66.9 2. 2.9 26.9 9. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. Tabel VI.9 0. 4.2 6. 5. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18.

di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Komunikasi pribadi. Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. Reverger R. KEPUSTAKAAN 1. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. 4. Darmansyah I. C dan puskesmas di Jawa. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. Meskipun demikian. 44. dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Dalam Gan S (ed). Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s . 1987 49 . Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. Bila ditinjau dari lama pemberian obat. Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. Namun masih ada kemungkinan lain. Puslitbang Farmasi. Meskipun demikian. Retno Gitawati dkk. Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. Bagian Anestesi FKUI/RSCM. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . Datten Bangun dkk. Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. diteliti melalui resep dokter. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. Santosa OS. dosis harian rata-rata sebesar 14. B. Disajikan pada Konas IKAFI VI. tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. 1980. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. Manado Oktober 1986. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. Majalah Psikiatri. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini. Nani S dkk. di Jawa 6 . 2. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985. Rahardjo K. 5. dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. 3. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa.7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. 6. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak. Demikian pula halnya klordiazepoksid. 5—30 mg/hari. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam.Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. Farmakologi dan Terapi Ed 2. abuse dan overuse. Psikotropika. Cermin Dunia Kedokteran No. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan. Desember 1980.

Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . Oleh karenanya. Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. blood product. WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen. reagen diagnosa. PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. hormon dan vitamin). 1987 dengan sifat genetiknya. Untuk pemeriksaan tersebut di atas. antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. 2) Pemeriksaan potensi. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. Dari keadaan tersebut di atas. kelinci dan marmut. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. Sehubungan dengan ini. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. antibiotik dan beberapa enzim). Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). lingkungan. 44. Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi. Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. Oleh karenanya. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. berat tertentu. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. antara lain : sehat. jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula. seleksi dan pengelolaan. tikus (laboratory rat).Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. misalnya penyakit. sterilitas. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. 4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi. specified pathogen free dan gnotobiotic.

makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. Menurut SHORT. bedding (alas kandang). Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis. 44. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula. Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. berat badan. kebisingan suara dan personil yang menangani. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan.J dan WOODNOTT. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. bahan maupun bentuknya. D.2°C. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar.tentang sifat-sifat khasnya. segera dilakukan .77°C. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit). Demikian pula di Australia. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa). marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22. jenis kelamin dan data fisiologisnya. jenis-jenis hewan percobaan mencit. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol). tekanan udara. kelembaban ruangan. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. 4. hingga variasi individuil tidak banyak. maka faktor pembiayaan. antara lain faktor strain hewan dan makanan. tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat.P (1963) dalam bukunya The IAT. MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. sirkulasi udara. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. Dapat diambil contoh. 5. 2. Cermin Dunia Kedokteran No. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. manajemen pemeliharaan. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan. Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya). D. 15. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. Dari beberapa penjelasan tersebut di atas. umur yang dikaitkan dengan berat badannya. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia. MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas.5°C dan 12. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. kelinci 15 strain lokal. 3. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. Di sini harus dicari sebab-sebabnya. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi.

52 Cermin Dunia Kedokteran No. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas. 4. 1st ed. twenty second report. The John Curtin School of Medical Research. 44. baik dalam pengawasan penyakit. 1987 . KEPUSTAKAAN 1. The IAT. London: Crosby Lockwood Son. 1970. 2. 3. Hafez ESE. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. WHO Expert Committee on Biological Standardization. 1979. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya. Philadelphia: Lea dan Febiger. 1970. 1976. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. New York: Churchill Livingstone. 1963. Sutherland: AAEC Research Establishment. Ufaw. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. 5. Maddalena. Geneva. fifth ed. Short DJ and Woodnott DP.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. Oleh karenanya. kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan.

mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. yaitu Tc—99m d. Walaupun demikian. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi. serta peralatan yang diperlukan. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. atau Tc—99m d. Dengan ditemukannya Ceretec ini. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat. masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. dan perdarahan otak sepintas. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru.R. kemurnian. Pada pengembangan selanjutnya. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. 1 hexamethyl-propylene amineoxime. Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. 1987 53 . efisiensi penandaan yang tinggi. epilepsi. seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. serebral pada luka kepala akut. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh.T. VSR F:I.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. migraine. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban. metastasis otak. Reactions No 8. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. 44. atau Ceretec. tidak bermuatan. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). 1 HM—PAO. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop.S. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator. stabil in vitro. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita. Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. demensia. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat. diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. Sebagai contoh. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat.

(2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya. 54 Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu membuka " rahasia jabatan dokter". Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. sekantor saya.U. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K. bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. yaitu yang diatur dalam K. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. namun dari segi etik kedokteran. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. Di samping sanksi menurut hukum pidana. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata. atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien.H. Pertanyaan : A. hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur. sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter.H. baik yang sekarang maupun yang dahulu. maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya. mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr. Sebagai seorang sarjana. sarjana. dia dapat menarik kesimpulan sendiri. kiranya mudah dapat dijawab. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter. Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. mengganti kerugian tertersebut. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu.U. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. Dari pihak dokter. H.TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. 44. dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. Pertanyaan (A). Jakarta. 1987 . ibu rumah tangga. Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya.

jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien. Dr. tidak dipidana. Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya. bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya. Jakarta.U. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar.Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa. 'It . tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar. 44. Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. Dalam persoalan yang kita hadapi. karena pasien mengatakan. 1987 55 . Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense). karena bersetubuh dengan dia. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain. yang menderita TBC terbuka. misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. Kalau kita gegabah menuduh seseorang. bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis.H. mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang. karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum".D. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman. Hal ini diatur oleh K. antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht).0 Cermin Dunia Kedokteran No.

Drg. pasien itu memeriksakan matanya..Akhirnya ketahuan..." ???????????????????? Juvelin . Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya." "Lho bagaimana to.. ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku...... Sang dokter termenungmenung kebingungan. Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi..." Ny. HING'S atau CROCODILE. apa tidak terasa ?" "Ya terasa.. bahwa pasien tersebut memang .. kok dapat kecopetan.. uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak. mencari apakah sebabnya .. dia sama sekali tidak dapat baca. orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun.. dia dapat baca. Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya. pernah dibuat bingung oleh pasiennya."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan... Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng... tapi aku kira tanganku sendiri.. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur.. 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga.... dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No. kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut.. Dan kalau tidak memakai kaca mata. Habis pulang dari kantor. sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai.... Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu.. apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest.. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri.... Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya. walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar. (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan. Tetapi... Akhirnya setelah panen cengkeh. kan dompetmu begitu besar. BUTA HURUF." Ny. Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya. 44. dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam....

1987 57 . Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan. tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan. gerah dengan rambut yang kusam. Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang. maaf kami mau melihat SIM-nya. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. Gadis II : Biasa-biasa saja. Wanita tersebut tampak berkeringat. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. Oh." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. Gadis III : Bawa kondom. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. Dr. Polisi : "Hormat pak. . Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. 44. tidak ada persiapan khusus. bu?????.

Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. 5. 3. merupakan 7. Pada sonopunktur. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. 1987 . Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor. 44. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No.1. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9. Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8.

IV. II. Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". 700 participants are expected from 22 countries. Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika". 5. Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2. Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". Registrasi peserta II. — Hari Kedua Registrasi peserta baru. Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". 44. Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". Presentasi makalah-makalah bebas. I. Rapat Organisasi PANDI. V. Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". 4. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. Pembicara : 1. III. Juanda 248. V. Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". H. 4. Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. 3.Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. 2. Pembicara : 1. IV. 3. 1987 59 Sekretariat : . 6. Rapat Organisasi PGMI. 5. Sambutan-sambutan dan peresmian III. Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". Ir. Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". MIPA Jl. Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. Sambutan-sambutan dan peresmian. Prof. 1987 Bali Beach Hotel. H. Juanda 4. Ir.

Pada periode 1980-1982. tersebar luas di seluruh dunia. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. Dari segi pembeli. Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). Walaupun demikian. gangguan psikologi dan perubahan metabolik. Selama satu dekade terakhir. efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari. cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. pe- nyakit jantung. justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). VSR FDA Consumer. 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. kanker. terutama ibu-ibu. Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. p. bunuh diri. May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. atropi urogenitalia. Dengan bentuk sediaan plester ini. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. punggung atau di perut. Dalam tahun 1984. 44. Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. 1987 . dan "The New York Times" (5 Januari 1986).18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. (SCRIP No. 1062. Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. Di Amerika misalnya. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang. Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali. karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. dan tidak perlu pengawasan dokter. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->