Diterbitkan oleh :
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma

Daftar Isi :
2. Editorial Artikel : 3. Akupunktur dan Perkembangannya 6. Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 8. Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur 14. Pengobatan Vitiligo dengan Akupuntur 17. Pengaruh Akupunktur terhadap Nilai Gama Globulin 20. Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV, 6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM 24. Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia 31. Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis 35. Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur 37. Sonopunktur Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" dengan Metoda Hibridoma 43. Imunmodulator 47. Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa 50. Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis 40. 53. Perkembangan : Aplikasi Ceretec pada Scanning Perfusi Serebral 54. 56. 58. 59. 60. Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Kalender Kegiatan Ilmiah Abstrak-abstrak

Karya Sriwidodo

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempat kerja si penulis

Entah benar tidak, konon pada laman dahulu ada seorang prajurit yang kebetulan sedang sakit, terkena panah dalam suatu pertempuran. Yang aneh adalah, memang ia luka karena anak panah itu, tetapi penyakit yang sedang dideritanya malah sembuh. Maka, dimulailah era pengobatan akupunktur. Walaupun mekanisme kerja akupunktur itu sampai kini masih membingungkan, tapi mau tidak mau kita akan tercengang dan percaya, bahwa efek penyembuhan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum jarum halus pada titiktitik tertentu di kulit dengan kedalaman hanya beberapa milimeter - itu ada dan terbukti. Bahkan, indikasi penggunaannya demikian banyak dan luas, jauh melebihi yang dapat kita bayangkan semula! Ada sekian ratus titik pada tubuh kita, yang tercakup dalam 12 meridian umum, 12 meridian cabang, dan 8 meridian istimewa, ditambah lagi titik-titik "ah se", yaitu titik lokal di mana tempat nyeri berada; sehingga dalam menentukan titik-titik penusukan, seorang ahli akupunktur harus juga mempunyai jiwa seni. Walaupun memang ada patokan titik-titik tertentu untuk suatu penyakit, tetapi seorang ahli yang berpengalaman akan menentukan sendiri titik-titik pilihannya berdasarkan hasil. pemeriksaannya dan pengetahuannya mengenai ilmu akupunktur. Anehnva lagi, walaupun ilmu ini berasal dari dunia bagian Timur, namun nyatanya ia menjadi populer lewat dunia Barat. Ini mungkin sekali karena publikasi baik melalui tulisan atau cara-cara lain, dunia Timur tertinggal dari dunia Barat. Kini, bermacam peralatan canggih telah diciptakan, sehingga pengobatan secara akupunktur semakin canggih pula dan modern. Ada elektrostimulator, neurometer, dermatron, ultrasound, alat laser; sampai -sampai kepada vulpen akupunktur yang menggunakan baterei dan dapat digunakan sendiri dengan hanya menempelkan pada kulit. Alat yang praktis dan sederhana ini, katanya akan dapat menggantikan kedudukan Aspirin, karena ia bebas dari efek samping! Redaksi

2

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

malam. bawah. Engelbert Kampfer. ekstrovert. Wilhelem ten Rhyne. Cara pengobatan ini berkembang ke Korea. Hilangnya kesei mbangan antara Yin dan Yang akan menyebabkan timbulnya keadaan abnormal/patologis. Dharma K. Jakarta PENDAHULUAN Istilah akupunktur berasal dari kata acus yang berarti jarum dan punctura yang berarti menusuk atau menembus. seperti Ultrasound.Artikel Akupunktur dan Perkembangannya Dr. Pada abad XX ini akupunktur menarik minat kalangan medis di Amerika Serikat. Jepang dan negara-negara lain. Bahan jarum yang digunakan mula-mula adalah dari batu. maka digolongkanlah bendabenda dalam Lima Unsur atau Lima Fase. progresif. atas. Kelima unsur/fase tersebut adalah: Kayu—Api—Tanah—Logam—Air. Ia merupakan bagian dari Ilmu Pengobatan Cina dan telah dikenal sejak kira-kira empat-lima ribu tahun yang lalu. di dalam unsur Yang terdapat Yin. tulang. suatu ensiklopedi Ilmu Pengobatan Cina yang diterbitkan sekitar tahun 770—221 sebelum Masehi. Widya Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. gelap. Dan mulai saat itu pengobatan akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. Dengan menilai sifat-sifat khusus dari suatu benda dan kuat lemahnya unsur Yin dan Yang di dalamnya. introvert. Panilaian Yin dan Yang tidaklah mutlak. Kelimanya membentuk suatu siklus yang saling berhubungan satu sama lain dan tiap unsur mempunyai hubungan tertentu Cermin Dunia Kedokteran No. regresif. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai teknik untuk perangsangan titik akupunktur sebagai pengganti jarum. dan sebaliknya. Laser. di Jepang mempelajari Ilmu Akupunktur dan menulis tentang akupunktur dalam bukunya yang terbit pada tahun 1712. Yang melambangkan sesuatu yang positif. dan lain-lain. Dr. walaupun sebelumnya telah dikenal dalam kalangan terbatas. Hal itu diungkapkan dalam buku "The Yellow Emperors Classic of Internal Medicine". Di Indonesia sendiri pada tahun 1963 dibentuk Team Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur termasuk akupunktur atas instruksi Menteri Kesehatan saat itu. Prof. siang. Disebut Lima Fase karena melambangkan proses alamiah yang dialami oleh sesuatu benda sejak awal terciptanya sampai termusnah. Yin dan Yang membentuk keseimbangan. panas. Cipto Mangunkusumo. Di dalam unsur Yin terdapat Yang. 1987 3 . terang. perunggu. seorang dokter VOC dalam bukunya mengenai rematik yang diterbitkannya di London pada tahun 1683 mengungkapkan pengobatan rematik dengan akupunktur. Di Perancis dan di Inggris akupunktur dikenal pula sejak abad XVIII. • Lima Unsur/Lima Fase Teori ini berkembang dari Teori Yin Yang. dan logam-logam lainnya. KONSEP DASAR Di dalam sejarah perkembangan akupunktur dikenal beberapa konsep dasar sebagai berikut: • Yin Yang Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dapat dibagi dan mempunyai dua aspek yang saling bertentangan tapi saling membentuk. kemudian berubah dengan digunakannya bahan dari bambu. Sesuatu yang bersifat Yang akan menjadi bersifat Yin bila dibandingkan dengan sesuatu yang lebih Yang. 44. Sedangkan Yin melambangkan sesuatu yang negatif. bagaikan dua sisi mata uang yang paling bertolak belakang tetapi keduanya membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan. kronis dan sejenisnya. parasimpatis. dingin. Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan dengan penusukan titik-titik tertentu di permukaan tubuh untuk mengobati suatu penyakit. seorang Jerman. akut dan sejenisnya. tiada sesuatu yang bersifat Yin mutlak atau Yang mutlak. simpatis. Satrio.

bronkitis kronis. makanan dan sebagainya. Hal tersebut menyebabkan ambang rangsang nyeri meninggi dan menimbulkan efek analgesi . mempunyai hubungan dengan saraf otonom (titik akupunktur disebut pula zone of autonomic concentration) dan sebagainya. Berbagai teori telah dikemukakan untuk mencoba menjelaskan hal itu. Terdapat berbagai titik akupunktur yang mempunyai indikasi khusus untuk maksud tersebut. kerusakan saraf. Ketidakseimbangan itu dapat berupa suatu ekses (hiperfungsi. Dinyatakan pula bahwa akupunktur paling efektif untuk pengobatan spasme otot rangka. selain dikenal pula titik simtomatik untuk menghilangkan keluhan tertentu. Masalah sterilisasi dan tindakan aseptik pun harus mendapat perhatian untuk mencegah bahaya infeksi. gangguan emosi. terlalu lemah). kelainan dengan komponen fungsional yang menonjol. Dengan pemeriksaan akupunktur dapat ditentukan diagnosis. Atau pasien yang diobati untuk nyeri pinggang bawah mendapat perbaikan dalam kebiasaan defekasi atau inkontinensia urin. Keadaan yang defisien harus diperkuat dengan stimulasi ringan dan keadaan yang ekses harus dilemahkan dengan stimulasi kuat. anestesi dan gangguan keseimbangan dan eksaserbasi gejala yang ada atau nyeri yang diobati. susunan saraf otonom. hematom. selain itu dapat terjadi pneumotoraks. dan neuralgia post-herpetica. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab penyakit seperti keadaan cuaca/udara. pasien yang belum diperiksa secara medis dengan teliti. Dikemukakan pula adanya berbagai efek akupunktur yang menarik. • Ci dan Meridian Yang dimaksud dengan Ci (pada manusia) adalah energi yang terdapat dalam tubuh manusia yang memberikan "kehidupan" pada seluruh bagian tubuh tersebut. Efek samping yang umum adalah sincope. Terdapat titik-titik yang telarang untuk ditusuk atau harus ditusuk dengan sangat hati-hati. Di dalam majalah WHO Edisi Desember 1979. kebiasaan makanminum yang salah. Penerapan teori ini dalam pengobatan merupakan suatu hal yang agak kompleks. penyebab penyakit dan dengan demikian dapat pula ditentukan titik-titik dan cara stimulasi yang diperlukan untuk memulihkan keseimbangan yang terganggu itu. atau sebaliknya. trauma dan sebagainya. spasme otot visera seperti dismenore dan diare.sifat yang berbeda dengan daerah kulit di sekitarnya. Keadaan lain yang seringkali dapat diobati dengan akupunktur adalah neuralgia trigeminal. 12 meridian cabang. teori Gate Control dan lain-lain. dan menguasai anatomi dan neurologi. artritis (khususnya osteoartritis). 44. lokasi kelainan. tahanan listrik lebih rendah. Namun ada pula efek samping yang menguntungkan. Ci mengalir dalam saluran tertentu dalam tubuh manusia yang tersusun teratur secara membujur dan melintang yang disebut meridian. terlalu kuat) atau defisien (hipofungsi. keadaan di mana akupunktur diketahui tidak akan efektif. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam kalangan kedokteran modern untuk menyelidiki akupunktur dalam berbagai aspeknya. refleks kutaneoviseral/visero-kutaneal. mobilisi pertahanan dan regenerasi jaringan. asma bronkiale. gejala putus obat dari penderita ketagihan obat. seperti potensial listrik lebih tinggi. Adanya titik akupunktur dapat diperlihatkan dengan point detector dari alat akupunktur listrik. terdapat daftar dari penyakit-penyakit yang memungkinkan untuk diobati dengan akupunktur. Antara lain dikemukakan bahwa akupunktur bekerja melalui susunan saraf pusat. teori stres dan adaptasi. Selanjutnya laporan itu menyatakan pula bahwa apabila akupunktur dilakukan oleh seorang dokter atau akupunkturis yang terlatih dengan baik. serta tuli neurogenik. 8 meridian istimewa dan sebagainya yang kesemuanya membentuk suatu sistem saluran tersendiri dalam tubuh bagaikan jala yang terjalin erat. Akhir-akhir ini dikemukakan pula teori adanya perangsangan pelepasan senyawa morfin endogen dalam tubuh sebagai akibat pe4 Cermin Dunia Kedokteran No. Tidak jarang seorang pasien wanita yang berobat untuk migraine melaporkan adanya perbaikan dalam kelainan menstruasinya. Laporan "The New York State Commision on Acupuncture" (1974) menyatakan bahwa akupunktur telah digunakan untuk analgesi dalam berbagai bidang pembedahan dan untuk mengobati berbagai penyakit. Kini telah diketahui bahwa titik akupunktur mempunyai sifat . penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. cara hidup yang keliru. paralisis (pasca cardio-vascular accidents). sakit kepala (migraine dan tension). Misalnya peningkatan sel darah putih dalam sirkulasi darah. MEKANISME KERJA Di dalam il mu Akupunktur. infeksi akut/aktif. diajukan oleh The WHO Inter- . daya hantar gelombang suara lebih tinggi. percepatan masa persalinan. 1987 rangsangan titik akupunktur. keganasan. pelepasan zat-zat neurohumoral. Selain itu dikenal pula adanya Ci yang terdapat dalam udara. hipertensi. Dengan adanya sistem meridian ini maka perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. perangsangan saraf. efek normalisasi pada tekanan darah dan denyut jantung. maka tindakan penusukan akupunktur adalah sangat aman. Namun sampai saat ini belum didapatkan keterangan yang memuaskan mengenai mekanisme kerja akupunktur secara menyeluruh. keadaan sakit terjadi apabila timbul ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh. hipotensi. Hal itu menunjukkan adanya efek normalisasi dari fungsi organ pada penusukan akupunktur. yang kesemuanya memerlukan penelitian lebih lanjut. Kontra indikasi akupunktur adalah: kehamilan (dapat menyebabkan abortus pada kehamilan muda). konstipasi. peningkatan gamma globulin. insomnia. Terdapat 12 meridian umum. daya hantar listrik lebih tinggi. Yang terakhir ini biasanya mereda dalam satu atau dua hari dengan pengobatan tambahan. INDIKASI DAN KONTRA INDIKASI Akupunktur telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. baik secara tersendiri ataupun bersama cara pengobatan lain.dengan unsur lainnya secara khusus. tinitus. keadaan yang memerlukan tindakan operatif.

tetapi ' How can acupuncture best applied to serve humanity?" Cermin Dunia Kedokteran No. 44. Pada sat ini terdapat berbagai teknik baru dan alatalat listrik yang membantu dalam diagnosis dan terapi. tennis elbow. — Aquapunktur (injeksi titik akupunktur dengan zat tertentu). neuralgia trigeminal. hiccough. yaitu dalam enam bulan). ketidakseimbangan yang besar antara kiri dan kanan menyatakan adanya ketidakseimbangan meridian/organ yang bersangkutan. akupunktur kulit kepala. — Kelainan neurologik dan muskulo-skeletal: nyeri kepala. gastritis akut dan kronis. diare. tonsilitis akut. disfungsi kandung kemih neurogenik. Sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana. konstipasi. paresis pasca stroke. titik tolak masalahnya kini bukanlah: "Does acupuncture work?". rinitis akut. neuropati perifer. elektroakupunktur rangsangan/getaran listrik pada jarum akupunktur/titik akupunktur). — Kelainan mata: konjungtivitis akut. ulkus duodenum kronis (penyembuhan nyeri). kolitis akut dan kronis. penyakit Meniere.frozen shoulder. — Sistem pernapasan: bronkitis akut. PENUTUP Akupunktur yang dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu ternyata merupakan salah satu cara pengobatan yang terbukti efektif sampai sekarang. Dinyatakan dalam majalah WHO 1979. nyeri pasca pencabutan. enuresis nokturnal. migraine. murah dan efektif. — Ryodoraku (Nakatani): melihat kelainan pada meridian dengan pengukuran hantaran listrik pada titik tertentu di kulit. akupunktur kaki. katarak (tanpa komplikasi). — Electro-acupuncture According to Voll (EAV): suatu alat untuk mengetahui kadaan patologis organ-organ dalam tubuh dengan pengukuran pada titik-titik tertentu dan dapat pula digunakan untuk terapi. kelumpuhan muka (stadium awal. faringitis akut dan kronis. retinitis sentralis. skiatika. nyeri pinggang bawah. common cold. neuralgia interkostal. Laserpunktur (stimulasi titik akupunktur dengan sinar Laser). akupunktur muka. ileus paralitik.regional Seminar sebagai berikut : — Saluran pernapasan atas : sinusitis akut. akupunktur hidung. sindroma servikobrakial. akupunktur tangan. antara lain: — Akupunktur telinga. sekuele poliomielitis (stadium awal. akupunktur diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. miopia (pada anak-anak). disentri basiler akut. hiperasiditas gaster. asma bronkiale (paling efektif pada anak-anak dan penderita tanpa komplikasi). Berbagai penemuan dan penelitian yang berhubungan dengan akupunktur telah dikembangkan. yaitu dalam tiga sampai enam bulan). — Kelainan mulut nyeri gigi. juga dapat untuk terapi dengan stimulasi listrik pada reactive electro-permeable point. gingivitis.osteoartritis. — Fotografi Kirlian Kirlian : teknik fotografi yang memperlihatkan adanya emisi panas dari titik akupunktur/ meridian. — Akabane: pemeriksaan sensitivitas panas pada titik yang terdapat di ujung jari yang merupakan titik akhir meridian. Sonopunktur (stimulasi titik akupunktur dengan ultrasound). gastroptosis. 1987 5 . ulkus duodenum akut (tanpa komplikasi). — Kelainan gastro-intestinal spasme esofagus dan kardia.

yang mengirimkan 3 orang dokter untuk dididik menjadi dokter ahli dalam bidang Ilmu Akupunktur.I. dibentuk team riset Ilmu Pengobatan Timur. Menjelang akhir masa jabatan Dr. yaitu pada tahun 1971. yang merupakan buku akupunktur pertama dalam bahasa Indonesia. Jakarta Akupunktur merupakan salah satu cabang Ilmu Kedokteran Timur yang telah lama dikenal di Indonesia. Oei Eng Tie. Juliar Sihlman. Poliklinik Akupunktur saat itu memiliki 9 tempat tidur untuk penderita rawat jalan dan dikelola oleh 5 orang dokter. untuk pertama kalinya Bagian Akupunktur RSCM memberikan keterangan keahlian dalam bidang Ilmu Akupunktur kepada beberapa dokter yang sudah cukup lama belajar dan bekerja di Bagian Akupunktur RSCM. Ditetapkan Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta sebagai pilot proyek dalam bidang akupunktur. Klinik Akupunktur RSCM ini kemudian berkembang menjadi Sub-bagian Akupunktur dari bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Vienna. Menyadari akan minat penderita untuk berobat akupunktur yang meningkat serta timbulnya minat para dokter untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Pada tahun 1973. di bawah pimpinan Dr. Pada tahun 1972. Pada tahun itu oleh Menteri Kesehatan R. dengan tujuan meneliti dan mengembangkan pengobatan Timur. Haryanto Budi yang sampai saat ini semua masih bertugas membina Unit Akupunktur RSCM. Dr. juga kepada Dr. Bagian Akupunktur RSCM dengan bantuan Departemen Sosial menerbitkan buku tentang llmu Akupunktur yang pert ama di Indonesia. Bagian Akupunktur menyiapkan diri dengan menyusun kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Sub-bagian Akupunktur FKUI/RSCM berkembang menjadi Bagian Akupunktur RSCM dengan bertempat di sudut gedung Eykman di sayap kanan kompleks RSCM. Tse Ching San. Sejak itu hampir setiap tahun Bagian Akupunktur RSCM menerima tugas dari Departemen Kesehatan RI untuk mendidik 3 — 4 orang dokter menjadi dokter ahli akupunktur. Juliar Sihlman. Dr. Ilmu Akupunktur menarik perhatian ilmu Kedokteran Barat setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat ke RRC. di samping kesempatan untuk melamar sebagai asisten ahli Pulmonologi dan Kardiologi. Pada tahun 1967. serta melengkapinya dengan buku-buku ilmiah tentang Ilmu Akupunktur. Tse Ching San. bersama dengan datangnya perantau Cina ke Indonesia. Dr. Kiswojo yang kemudian pindah tugas ke ternpat lain. Huang Sien Ming yang datang ke Indonesia atas undangan Pemerintah R. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Juga dibuat peta akupunktur dalam tulisan latin dan disusun status poliklinik khusus . Direktur RSCM memberi kesempatan bagi calon dokter lulusan FKUI untuk melamar menjadi asisten ahli Akupunktur. Poliklinik pada saat itu bertempat di barak 2 RSCM dengan 3 tempat tidur untuk penderita rawat jalan. Stefanus Wiran dan Dr. Untuk pertama-kalinya pendidikan tersebut diberikan oleh team dokter dari Republik Rakyat Cina.I. Pada tahun 1966. Pada tahun 1970. Erastus Wangsa Saputra. Sejak tahun 1969. Haryanto Budi Unit Akupunktur RS. setelah beliau mem6 Cermin Dunia Kedokteran No. Dr. antara lain tentang penggunaan jamu dan akupunktur sebagai sarana peningkatan kesehatan masyarakat. Kepala Sub-bagian ini adalah Prof. Cipto Mangunkusumo. Pada tahun itu pula Bagian Akupunktur RSCM untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. pimpinan Bagian Akupunktur RSCM dipercayakan kepada Dr. Dalam pengamatan klinik telah dilihat manfaat pengobatan akupunktur dan ternyata sambutan masyarakat cukup besar. Beberapa dokter dari berbagai bidang keahlian di lingkungan FKUI/RSCM mengikuti pendidikan Ilmu Akupunktur di RSCM.Sejarah Perkembangan Unit Akupunktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. 1987 perdalam Ilmu Akupunktur selama setahun lebih pada Ludwig Boltzmann Acupuncture Institute. Namun suatu lembaga pengobatan akupunktur resmi di Indonesia baru muncul pada tahun 1963. antara lain kepada Dr. 44. Beliau menyusun buku sederhana yang memberi petunjuk tentang titik-titik akupunktur.

alat Voll dan MDA IDI. Biolaser. Jerman. nunjang usaha kesehatan masyarakat sesuai dengan Sistem penataran. diri dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dari Timur maupun dari Barat dalam bidang Ilmu Akupunktur. Sarana pelayanan telah pula melayani konsultasi kedokteran lainnya. Ultrasound. Bagian Akupunktur RSCM pindah ke 80 jilid majalah akupunktur terbitan luar negeri. 1987 7 . kiranya perlu lebih ditingkatkan untuk memelalui keikutsertaan dalam seminar/simposium. Pada saat ini Unit Akupunktur RSCM terus melengkapi (MDA IDI). bagai stimulator listrik. ber. FKUI. serta Pada tahun 1976. tersedia lebih dari 200 judul buku ilmiah Ilmu Akupunktur dan dengan kurikulum ini masa pendidikan adalah 3 tahun. Direksi RSCM. serta melalui penulisan dalam majalah-majalah Kesehatan Nasional. Namun. Petancis dan Indonesia. serta kerja sama dengan sejawat dari disiplin ilmu lain-lain. Berbagai kegiatan ilmiah dilakukan. dan berhasil-guna. bimbingan serta pemalat mutakhir berupa berbagai jenis jarum akupunktur. 44. Pada tahun 1978 pendidikan keahlian dalam bidang akupunktur telah gedung poliklinik baru di lantai III sayap kanan dengan 11 diakui oleh Majelis Dokter Ahli Ikatan Dokter Indonesia tempat tidur untuk penderita rawat jalan.binaan dari Departemen Kesehatan.dimungkinkan dengan adanya bantuan. Mengingat Akupunktur baik berupa penelitian di dalam unit sendiri.pengobatan akupunktur. Perkembangan Unit Akupunktur RSCM sampai saat ini Sarana pelayanan masyarakat telah dilengkapi dengan alat. dalam bahasa lnggris . ceramah. Sebagai sarana penunjang. penelitian bermerupakan salah satu cara pengobatan yang berdaya-guna sama dengan sejawat disiplin ilmu kedokteran yang lain. sejauh ini dirasakan bahwa Ilmu sejawat dari disiplin keahlian lain di lingkungan FKUI/RSCM Akupunktur Kedokteran masih belum banyak dikenal oleh maupun dari luar RSCM. pada saat ini lakukan revisi kurikulum pendidikan dokter ahli akupunktur. Cermin Dunia Kedokteran No. kalangan dokter pada umumnya. Pada tahun 1974 dan 1982 telah diilmiah kedokteran.

atau dengan arus listrik (elektroakupunktur).Beberapa Alat Elektronik Yang Dipakai dalam Akupunktur Dr. Pada tahun 1825. Perkembangan alat-alat elektronik dalam akupunktur dimulai sejak tahun 1816 di Perancis oleh Louis Berlioz. yaitu : Acupoint Detector (untuk mencari lokasi titik akupunktur) dan Stimulator (untuk perangsangan). Acupoint Detector Oleh Volt. yang mengukur besar kuat arus. Nakatani menyatakan. Shinta S Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Sedangkan pada Ampermeter. Di sini untuk membedakan titik akupunktur dengan jaringan sekitarnya diperlukan kuat arus tertentu yang mampu menembus tahanan listrik keduanya. Jadi bila titik akupunktur dialiri listrik. Pada tahun 1953 Reinholdt Voll mengembangkan alat yang disebut EAV (Electroacupuncture According to Voll) yang berguna untuk diagnosis dan terapi 3. kuat arus listrik yang dialirkan untuk 8 Cermin Dunia Kedokteran No. 44. Prinsip kerja Ohmmeter : Telah diketahui bahwa tahanan arus listrik suatu benda baru dapat diukur bila dialirkan arus listrik ke benda tersebut.5 ELEKTROAKUPUNKTUR Definisi : Penggunaan arus listrik untuk menstimulasi jarum akupunktur4. Prinsip pengukuraan titik akupunktur : Titik akupunktur mempunyai tahanan listrik kulit yang lebih rendah dibanding jaringan sekitarnya 3 ' 6 ' 8 . sehingga dapat menentukan letak titik akupunktur secara tepat. Perlu dikemukakan. di Perancis elektroakupunktur dipakai untuk pengobatan gout. Ohmmeter Pada dasarnya alat ini terdiri atas dua bagian.6 • STIMULATOR LISTRIK ("ELECTRICAL ACUPUNCTURE APPARATUS") Berdasarkan hal-hal tersebut di atas.8 . Gambar 1. bagian ini mempunyai prinsip yang sama dengan Ohmmeter atau Ampermeter. rematik dan lain-lain. sekaligus mengukur besar tahanan listrik dan kekuatan arus listriknya4. Cipto Mangunkusumo. Pada Ohmmeter prinsipnya adalah benda dialiri listrik dan diukur tahanan listriknya (Gambar 1). jadi pada dasarnya alat yang dipakai terutama adalah jarum.6 . 1987 . Cohen (1875) mulai memakai elektroakupunktur untuk anestesi operasi tumor kelenjar di Amerika. pada masa sekarang ini perangsangan dapat pula diberikan secara efektif dengan berbagai alat seperti Ultrasound (Sonopunktur). akan tetapi tidak terlalu besar. titik akupunktur merupakan tempat terbaik untuk menghantarkan arus listrik oleh karena mempunyai sifat konduksi yang baik7. Menurut Nakatani. Jarum dipakai untuk perangsangan titik-titik akupunktur. L. tidak diperlukan sumber arus listrik karena sumbernya adalah benda yang diukur tersebut. Nakatani (1950) menemukan alat Neurometer yang digunakan untuk mencari lokasi titik akupunktur dan untuk terapi.4.H. Jakarta PENDAHULUAN lstilah akupunktur berasal dari kata acus dan punctura yang berarti jarum dan tusuk l ' 2 . Laser. Selain itu. akan terjadi penyimpangan pada skala Ohmmeter yang lebih kecil bila dibandingkan dengan penyimpangan yang ditimbulkan oleh jaringan yang bukan titik akupunktur. Niboyet dan Nogier telah didapatkan bahwa titik akupunktur mempunyai tahanan listrik yang lebih rendah daripada tempat lainnya di kulit. untuk menentukan tahanan listrik suatu benda diperlukan kuat arus listrik tertentu.

Menurut Gambar 2. terdapat impuls aferen melalui saraf simpatis dan terjadilah regulasi saraf otonom dari visera. rangsang dense disperse dan rangsang diskontinyu. Cara merangsang titik akupunktur dapat dilakukan melalui elektroda atau dengan melalui jarum. Dalam teori Ryodoraku. Pada keadaan normal nilai dari hantaran listrik kanan dan kiri kurang lebih sama. Gelombang sinusoid kurang dianjurkan karena dapat menimbulkan panas di jaringan sehingga membakar daerah hersangkutan 8 .C.) atau arus bolak-balik (A. gelombang sinusoid dan lain-lain. • NEUROMETER ("RYODORAKU NAKATANI") Ryodoraku merupakan fenomena patologis. Selama perangsangan pasien tidak akan merasa apa-apa.C. Bila diberikan stimulasi yang cukup (biasanya dipakai arus sebesar 200mAmp dan tegangan sebesar 21 Volt) pada titiktitik ukur (REPP = Reactive electro -permeable point). suatu lempengan elektroda yang berbeda-beda diameternya tergantung kebutuhan. harus diperhatikan mana jarum yang dihubungkan dengan elektroda positif dan mana yang dengan elektroda negatif.C.mencari titik akupunktur tidak boleh lebih dari 200 U Amper. 44. frekuensi serta lama perangsangannya. Arus listrik yang digunakan dapat arus searah (D. 2) Kehamilan trimester pertama. Indikasi Elektroakupunktur 4 1) Untuk menghasilkan analgesia untuk operasi 2) Pengobatan kelumpuhan 3) Pengobatan kerusakan saraf karena berbagai sebab 4) Pengobatan pada keadaan-keadaan lain seperti ketergantungan obat dan sebagainya. Dengan demikian terjadilah penyembuhan. kusus pada titik-titik tertentu oleh karena dapat mengakibatkan abortus. Arus bolak-balik merupakan arus yang berpulsasi dan memiliki gelombang positif dan negatif 4 ' 6 .). Bila melalui jarum. disesuaikan dengan maksud perangsangan. Arus searah dapat dibedakan menjadi arus searah tetap (Smooth D. Kontra Indikasi Elektroakupunktur 4. Ryodoraku abnormal bila terdapat peninggian/penurunan hantaran listrik dibandingkan nilai ratarata dari ke-24 Ryodoraku.C. arus searah tetap (D. 6 1) Terutama penderita gangguan impuls jantung karena di sini kepekaan jantung terhadap rangsang meninggi. Pada arus searah pulsasi dan arus bolak-balik dikenal adanya pembagian jenis gelombang listrik seperti gelombang siku (square wave). gelombang segi (Spike wave). karena bila lebih besar akan merusak jaringan 9 . Dalam penggunaannya dikenal bentuk rangsang kontinyu.C.) hanya dirasakan pasien pada waktu arus masuk dan keluar tubuh saja.) atau arus searah pulsasi (Pulsating D. Hal ini disebabkan karena sebagian energi arus diubah menjadi panas 6 ' 8 ' 9 . 1987 9 . sehingga kemungkinan timbulnya fibrilasi jantung akan meninggi bila diberikan rangsang listrik. Elektrostimlator type DZ--22 Secara garis besar dapat dikatakan. Dengan alat ini keadaan abnormal pada tiap meridian (=ryodoraku) dapat diketahui secara obyektif dengan pengukuran hantaran listrik pada titik-titik di kulit. Adanya perbedaan yang bermakna menandakan adanya keadaan abnormal yaitu adanya keadaan sakit sesuai dengan teori Yin Cermin Dunia Kedokteran No. Stimulator Bagian ini digunakan untuk perangsangan titik akupunktur dan dapat diatur kekuatan.). biasanya digunakan Nakatani mekanismenya dapat diterangkan dengan simpatikoviserokutaneo refleks. Dalam pengobatan akupunktur dianjurkan untuk memakai gelombang siku dan gelombang segi. Bila tidak digunakan jarum. Arus bolak-balik dan arus searah pulsasi ternyata memberikan rangsangan yang cukup dalam tubuh manusia sehingga jenis arus ini sering dipakai untuk dalam elektroakupunktur. Frekuensi yang digunakan berkisar antara beberapa Herts (Hz) sampai dengan 10 Khz.

Hal ini penting diperhatikan karena bila arus terlalu rendah. Dengan demikian alat ini dapat dipergunakan untuk diagnosis dan terapi. Kapasitor merupakan alat listrik untuk menyimpan muatan dan mempunyai banyak jalan. Di antara semua alat-alat akupunktur.5. Neurometer Yang.Gambar 3. Pada titik akupunktur yang normal akan didapatkan deviasi indikator 50 yang kurang lebih sama dengan energi titik akupunktur (± 0. semua titik akupunktur akan menunjukkan angka yang patologis. Kemudian dibuat alat yang lebih kompak oleh Pitterling Electronic di Munich yang disebut sebagai Dermatron. Prinsip umum Tubuh manusia pada umumnya berlaku seperti resistor (alat tahanan listrik) yang dihubungkan secara paralel pada sebuah kapasitor (sumber tenaga yaitu organ dalam tubuh).4. dibuat alat yang disebut Diatherapuncture. titik yang patologis pun menunjukkan angka yang stabil. EAV merupakan alat yang mempunyai ketepatan tertinggi 3. Bila suatu titik lemah (hantaran menurun) maka dapat diperkuat dan demikian sebaliknya sehingga terjadi kesei mbangan kembali antara kiri dan kanan. 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Alat ini merupakan tabung hampa udara yang mempergunakan arus searah (D. Diagram yang diberikan (positif). Alat ini terdiri atas dua bagian. hanya ada hal yang menghalangi yaitu tahanan kulit. Alat ini dikembangkan oleh Reinholdt Voll. disimpulkan bahwa daerah anatomis yang diwakili oleh titik akupunktur dihubungkan oleh meridian ke titik akupunktur yang diukur dan meridian di sini bertindak sebagai kabel yang mengandung listrik4.C. Di sin yang bertindak sebagai tahanan adalah kulit manusia.87 Volt). dengan meminjam istilah potensial. Pada tahun 1955 dengan kerjasamanya dengan Dr. Pada dasarnya kerja alat ini sama dengan potensiometer dan dapat juga memberikan arus searah yang khas pada titik akupunktur. Berdasarkan hal ini alat pengukur dari Dermatron dihubungkan dengan kutub positif dari alat dan aliran listrik untuk pengukuran berlawanan polaritasnya dengan titik akupunktur. Pada percobaan-percobaan selanjutnya. Menurut Becker. Fritz Werner (seorang insinyur). 44.) yang kecil ± 1 Volt pada titik akupunktur yang diukur.10 Pengukuran dasarnya adalah parameter listrik pada titik akupunktur yang dikaitkan dengan diagnosis dan terapi. Sebaliknya bila arus terlalu tinggi.10 Penggunaan 1) Diagnosis Dibuat berdasarkan : . sehingga kerjanya seperti baterai.5. Titik akupunktur dapat dianggap diwakili oleh kapasitor pada diagram dan bila titik akupunktur dialiri listrik. dengan arus searah 8—10 U Amper dan tegangan ± 1 Volt. dan dasar-dasar pemikiran metode ini dibuat pada tahun 1953. 2) Titik akupunktur sedapat mungkin diukur secara langsung. Pada titik akupunktur hal ini dapat juga terjadi. kemampuan titik tersebut menahan arus inilah yang diukur.10 Prinsip dasar 1) Titik-titik tertentu pada meridian tertentu mewakili organorgan tertentu yang sesuai dengan meridian tersebut. Alat ini merupakan sistem diagnostik dan terapi yang kompleks. • ELECTROACUPUNCTURE ACCORDING TO VOLL (EAV) Alat ini mungkin merupakan perkembangan yang terbaru dalam akupunktur. keadaan ini sangat mirip dengan baterai (Gambar 4). bagian yang pertama merupakan bagian untuk diagnosis dan bagian yang kedua untuk pengobatan4. Kekuatan arus (Watt = Amp X Volt) diatur sedemikian rupa sehingga titik akupunktur yang normal dapat menahan arus ini dan mempertahankan voltase yang berlawanan (negatif) terhadap arus kapasitor berhubungan secara paralel resistor berhubungan secara seri Gambar 4. Hal ini didapatkan bila ada tahanan antara alat pengukur dan elektrode tanah (arde) ± 95 K Ohm. sehingga terjadi Indicator Drop. titik akupunktur merupakan titik di mana muatan listriknya lebih negatif dibanding kulit dan keadaan sekitarnya dalam tubuh. 1987 Dikatakan baterai abnormal bila muatannya berlebihan atau kurang.

Di sini biasanya dipakai gelombang spike + (Positive saw tooth) 4 ALAT ULTRASOUND (MINISOUND LINDQUIST) Alat ini terdiri atas : .Stimulator . Pada waktu terapi pasien tidak boleh merasa sakit. 2) Rematoid artritis dan osteoartritis. 2) Terapi Frekuensi rendah 0.10 menit disesuaikan dengan keadaan pasien.lingkaran kecil setiap dua detik. Pulsa yang dipakai adalah pulsa bifasik dengan lama U detik dengan frekuensi 1—100 Hz. Untuk daerah yang luas. Kontra Indikasi 1) Proses infeksi akut Cermin Dunia Kedokteran No. Lama tiap terapi berkisar antara 6 . yaitu : nilai antara 100 — 90 : terdapat peradangan total 50 : keadaan normal 28 — 20 : terdapat degenerasi yang kuat Bila angka mula-mula 80 kemudian drop sampai 30 : kemungkinan ada keganasan 3 '4 . Kecepatan dan arah dari Indicator Drop Menurut Voll tiap faktor ini berhubungan dengan keadaan patologis yang spesifik. Dosis yang dipakai sebaiknya dosis rendah. secara stationer atau bergerak. Lebih baik memakai dosis rendah dengan waktu terapi yang lebih lama daripada sebaliknya. Dalam alat ini energi suara ini dibuat sebagai pulsa intermittent 60 X/ detik dengan masa istirahat dan pulsasi yang kira-kira sama. periartritis. dan pengulangan gerakan dilakukan setiap 60 detik. Selanjutnya Voll mengklasifikasikan faktor-faktor ini ke dalam sub unit. Sedangkan pada keadaan kronis diperlukan 10—15 kali terapi dengan frekuensi 1—2 hari sekali. soundhead digerakkan sepanjang daerah yang diobati. skiatika dan nyeri pasca amputasi. fibrositis. Indikasi Terutama untuk nyeri dan pegal yang berhubungan dengan : 1) Bursitis non spesifik. Penggunaannya harus memakai media. 1987 11 . dilanjutkan dengan 2—3 minggu kemudian bila terapi berhasil.Sumber ultrasound . Untuk tiap titik dilakukan pengobatan selama 15 detik sampai 60 detik. Dosis dihitung berdasarkan Watt dan waktu. Negative saw tooth (spike —) c. Bila dilakukan secara bergerak. EAV . Juga dapat digunakan untuk discharging. Energi ini merupakan energi mekanis yang terdiri atas suara frekuensi tinggi yang tidak dapat dideteksi dengan telinga (frekuensi 1 juta Siklus/detik). Hal ini berdasarkan bahwa pengobatan dengan pulsa intermittent dapat dilakukan lebih lama tanpa mengganggu pasien meskipun timbul panas.Dermatron a. Jarak dan ketetapan pembacaan b. Gelombang alternating (Alternating relaxation impulse + diikuti —) b. 44. soundhead digerakkan perlahan membentuk lingkaran . tenosinovitis.Soundhead yang dapat diganti ukurannya sesuai dengan daerah yang diobati Prinsip sumber "ultrasound" Pengobatan dengan ultrasound berdasarkan sifat khas dari energi yang penetratif. miofasitis dan miositis.8—10 Hz selama ± 1 menit dapat digunakan untuk men-charge titik akupunktur. yang masing-masing berhubungan pada gejala tertentu. Pada keadaan akut diperlukan ± 5 kali terapi dengan frekuensi 1—2 X/hari. Cara Pemakaian Soundhead diletakkan pada daerah yang dituju. bila terdapat perasaan sakit/tidak enak berarti intensitas yang diberikan terlalu tinggi.Gambar 5. misalnya dengan a. 3) Neuritis jenis non paralitik seperti brakial neuralgia. Stimulator Menghasilkan aliran kontraktil yang tidak berpolarisasi untuk menstimulasi otot-otot dengan persarafan normal. sebab ultrasound tidak dapat menembus udara/hampa udara tetapi dapat melalui benda padat/cair.

44.12 rendah telah diperdalam di Eropa sejak 15 tahun terakhir ini Gambar 7. obstetri. termolisis dan penguapan. terjadilah fenomena fisika yang umum. Gambar 6. Efek radiasi ini terhadap jaringan dapat dibagi dalam beberapa tingkat : 1) Tingkat I dan II : bersifat reversibel. Marah Biolaser 12 Cermin Dunia Kedokteran No. 3) Laser gas : Laser HeNe. 2) Koheren : terdapat hubungan fase gelombang yang tetap antara bagian-bagiannya sehingga sangat tahan terhadap gangguan. Pemakaian Laser HeNe 1 mW untuk terapi selama 15—20 detik hanya akan menyebabkan pemanasan saja. yaitu : — — — — perangsangan lemah akan memacu aktifitas fisiologi perangsangan sedang membawa efek yang menguntungkan perangsangan kuat akan menghambat aktifitas fisiologis perangsangan kuat akan menghentikan aktifitas tersebut.12 Jenis Sinar Laser Berdasarkan jenis zat antara yang digunakan. 99% dari radiasi Laser ini diabsorbsi kulit. Diketahui bahwa Laser HeNe menembus jaringan secara langsung sedalam 0.2) Lesi ganas 3) Sirkulasi yang kurang baik Sifat Sinar Laser 1) Monokromatis : suatu sinar dengan panjang gelombang tunggal sehingga memberi warna murni dan hal ini tidak didapatkan pada sumber sinar lain. 3) Paralel : titik sumber sinar kecil dan sinarnya sangat paralel. 2) Laser cair : sebagian besar menggunakan cairan berwarna. penyerapan. 11 Sinar ini pada masa sekarang sudah digunakan dalam berbagai bidang klinik seperti oftalmologi. bedah. 2) Tingkat berikutnya : bersifat irreversibel yaitu berupa penggumpalan protein. Minisound ALAT LASER Laser merupakan singkatan dari Light Amplification by Stimulated Radiation (penguatan sinar oleh emisi radiasi yang distimulasi).8 mm dan tak langsung 8—10 mm. 11 11. 3) Penghambatan atau perangsangan lokal maupun sistemis. terbagi atas : 1) Laser padat : Laser mirah dan Laser Nd : mempunyai sifat yang kompak dan efisiensi yang tinggi. interna dan terapi akupunktur. terdiri atas pemanasan lokal dan dehidrasi jaringan. dermatologi. antara lain : pemantulan. 1987 . Sebagian besar radiasi Laser setelah diabsorbsi diubah menjadi getaran panas. psikiatri. neurologi. Efek terhadap manusia Bila radiasi Laser menyentuh permukaan kulit. Hal ini berhubungan dengan hukum biologi Arndt — Schulz. Pada manusia. Penggunaan dalam terapi akupunktur dengan output 11. Laser Argon. dan pemancaran. Laser Krypton. otorinolaringologi.

Tokyo—Osaka: Ryodoraku Research Institute. 1977. Depolarisasi dan repolarisasi serabut-serabut otot yang berkontraksi abnormal. pp 8—15. 1976. Lee JF and Cheung CS. Kenyon JN. Berkurangnya spasme otot arteriole pada daerah yang diradiasi sehingga terjadi vasodilatasi. A Practical Scientific Guide to Electro Acupuncture. New York: Thornsons Publishers Inc. Tanny M. 1984. 1978. Am J Acupunct.Penggunaan Laser dalam akupunktur terutama untuk mengurangi nyeri. pengobatan harus dihentikan. pp 41-56. pp 17—61. Stimulation Therapy with Laser Beam. Menurut penelitian. Makatani Y and Yamashita K. Perangsangan elektron pada membrana mitokondria sehingga mempengaruhi proses metabolisme dan transportasi. Ueizen. Bila keadaan menetap selama 5—10 menit. 3. Caspers KH. Kleinkort JA and Foley RA. Pada 2% penderita ditemui rasa pusing dan mual sesudah pengobatan. Wernwe FM. 12: 51-6. 11. vol 1. pp 431—3. New York: Institute for Advanced Research in Asian Science and Medicine. Leonhardt H and Schuldt H. OConnor J and Bensku D. c. 1980. 1979. Beijing College of Traditional Chinese Medicine etc. 1977.p5. Current Acupuncture Therapy 1st ed. 9. Ryodoraku Acupuncture 1st ed. Essentials of Chinese Acupuncture. 1983. b. 12. Kusuma A dan Kiswoyo. Acupuncture. 6. 4: 5-12. Hal ini mungkin berhubungan dengan11: a. Modern Techniques of Acupuncture. 1979. 13. 1st ed. Am J Acupunc. 1981. 10. English. Electro Acupuncture Primer on Electro Acupuncture According to Voll. Cermin Dunia Kedokteran No. Teori dan Praktek Ilmu Akupunktur. umumnya penderita sudah merasakan adanya perbaikan pada 3x pengobatan yang pertama. karena dapat mengurangi spasme. 1977. 4. A Comprehensive Text. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH. Minisound Instruction Manual. Jakarta: PT Gramedia 1978. 1st ed. 18: 42645.p 63-5. KEPUSTAKAAN 1. Hongkong: Medical Interflow Publishing House. Mediainisch Literarische Verlagsgesellschaft mbH—Helzen. Translated from Physikalische Medizin and Rehabilitation. 8. 1987 13 . 44. 5. Recent Advances in Acupuncture Research. Kao FF and Kao JJ. Chicago: Eastland Press. An Introduction to Electro Acupuncture According to Voll. hal 1. Pengobatan dengan Laser maksimal sebanyak 8—10 kali. Lindquist Minisound. Beijing: Foreign Language Press. 7. 1st ed. 2. Electrical Stimulation Acupuncture Therapy. Laser Acupuncture: Its Use in Physical Therapy.

Pengobatan Vitiligo dengan Akupunktur Dr. 14 Cermin Dunia Kedokteran No. timbulnya pulau-pulau repigmentasi dan pengecilan tepi bercak. Menurut etiopatologi dan pemeriksaan imunologis 2 : a. Menurut lokalisasi : a.8 . 2) Hipotesis imun. PENDAHULUAN Vitiligo merupakan kelainan kulit yang sudah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi l . frekuensi 2 Hertz. Penelitian lain melaporkan bahwa pada keadaan sistem imunologis yang terganggu. Jakarta. Generalisata Dunia kedokteran Barat telah berusaha mencari pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. selama 20 menit. Tipe A yang penyebarannya non dermatomal dan ada kemungkinan penyembuhan dengan pengobatan kortikosteroid. Hipotesis yang mengatakan bahwa akupunktur dapat merangsang pelepasan kortikosteroid ini sesuai untuk menanggulangi salah satu jenis vitiligo yang memberi respon terhadap kortikosteroid. penusukan akupunktur dapat mempengaruhi susunan sel limfosit B dan T dari susunan yang tidak seimbang menjadi seimbang 9-11 Mengingat salah satu hipotesis vitiligo berhubungan dengan gangguan sistem imunologik. disfungsi melanosit atau kedua proses tersebut terjadi bersama-sama. 18 dan 24. Obat yang biasa diberikan adalah derivat metoksi psoralen. yang ditandai dengan adanya bercak putih berbatas tegas yang meluas secara sentrifugal 2 . dan sering merupakan penyakit keturunan yang bersifat Autosomal Dominant. antara lain serotonin. histamin. CRF dan zat-zat lain itu dialirkan melalui pembuluh darah balik ke adenohipofisis . Salah satu penelitian tentang efek akupunktur terhadap vitiligo dilakukan pada tahun 1980 oleh Premaratne dengan hasil yang memuaskan 6 . 1987 . KLASIFIKASI VITILIGO 1. 3) Hipotesis neural. seperti diajukan oleh Koga. terhadap perubahan warna. sehingga mengakibatkan kerusakan sel melanosit. Mosher dan kawan-kawan mengatakan. menduga telah terjadi kehilangan pengawasan terhadap sistem imun. 12. Zat-zat ini merangsang pelepasan faktor kortikotropin (Corticotropin Releasing Factor = CRF) dan mungkin lain-lain Hypophysis Releasing Factor. Hipotesis terjadinya vitiligo adalah 3-5 1) Hipotesis autodestruktif. Tipe B yang penyebarannya dermatomal dengan kemungkinan faktor simpatis memegang peranan penting. yang mengatakan bahwa bahan atau hasil sampingan pada waktu pembentukan melanin dapat merusak atau menyebabkan sel melanosit tidak dapat berfungsi. Kemikal (kontak) *) Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Persahabatan. Hasil yang didapat adalah perbaikan 90% dan gagal 10%. Autoimun atau vitiligo progresif b. namun hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. Cipto Mangunkusumo. kiranya dapat dijelaskan efek pengobatan vitiligo dengan akupunktur. diduga terdapat suatu mediator saraf yang dapat merusak melanosit atau menghambat produksi melanin. 44. Penilaian hasil dilakukan setelah penusukan ke 6. Bradykinin Slow Reacting Substances (SRS) dan mungkin zat-zat lain yang belum diketahui. Segmental (dermatomal) c. umur dan lama menderita sakit. Akupunktur dilakukan dengan jarum yang diberi rangsang listrik dengan jenis gelombang bifasik siku. Lokalisata b. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada 20 kasus vitiligo dari berbagai jenis lesi. 2. Menurut Koga 3 : a. 3. CRF ini selanjutnya akan merangsang dibentuknya ACTH dan kortikosteroid lainnya7. vitiligo merupakan penyakit kulit yang tergolong pada kelompok hipomelanosis. Firdaus Slamat *) Unit Akupunktur RS Dr. b. Dikemukakan bahwa dengan akupunktur akan terjadi pelepasan beberapa zat. Tipe ini memberi respon terhadap inhibitor monoamin oksidase.

2) — San Yin Ciao (IV.5 . — Perbaikan : Bila pada bercak-bercak vitiligo terjadi perubahan warna atau timbulnya pulau-pulau repigmentasi atau terdapat pengecilan dari tepi bercak. lalu dimanipulasi sampai penderita merasa te ci (sensasi penjaruman). Jenis gelombang listrik adalah bifasik siku. — Stimulator listrik tipe 71. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Chart.15 Jumlah th 4 17 7 5 7 40 th th th th 4 penderita yaitu 10% menderita sakit kurang dari 1 tahun sedangkan selebihnya yaitu 36 penderita (90%) menderita sakit antara 1 tahun sampai lebih dari 15 tahun. Masing-masing seri pengobatan terdiri dari 12 kali kunjungan. 18 dan 24. 32 dengan panjang 1 inci. 12. 1987 15 . KRITERIA PENILAIAN HASIL Penilaian dilakukan 4 kali. Distribusi Umur dan Jenis Kelamin Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 10th . Alat yang digunakan adalah : — Jarum akupunktur dari baja tahan karat no. Jarum ditusukkan tegak lurus. Untuk menilai kemaknaan dari pada perubahan-perubahan setelah penusukan yang ke 24. semua mengalami perbaikan.BAHAN DAN CARA Penelitian terhadap penderita vitiligo ini dilakukan di Unit Akupunktur RSCM Jakarta. dengan frekuensi 2 Hertz dan intensitas sekecil mungkin yang masih dapat dirasa oleh penderita. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda dari stimulator listrik selama 20 menit. topikal maupun parenteral. sisanya tidak menyelesaikan seri terapi yang telah ditentukan.1 buatan Cina. Masa penelitian adalah 2 tahun terhitung sejak Januari 1982.2) dan San Yin Ciao (IV. penderita diistirahatkan selama 2 minggu untuk kemudian dimulai dengan seri kedua.59th 60 th . dengan kriteria sebagai berikut : — Baik : Bila tidak terdapat lagi bercak vitiligo. Penderita sudah atau belum pernah diobati dengan tipe vitiligo generalisata atau lokalisata. Sedangkan dari 13 penderita Vitiligo Generalisata. Elektroda yang lain dihubungkan dengan titik Sing Cien (XII. Tabel II. HASIL Tabel I. Pada awal penelitian jumlah penderita 40 orang.10 . Yang dimasukkan dalam penelitian adalah 20 orang. Titik-titik akupunktur yang dipergunakan sesuai dengan penelitian Premaratne yaitu 6 : — He Ku (II. Hubungan Antara Jenis Vitiligo dengan Hasil Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Baik — — — Perbaikan Gagal Jumlah 7 11 18 — 2 2 7 13 20 Dari 7 penderita Vitiligo Lokalisata. — Gagal : Bila tidak terdapat perubahan sama sekali atau bercak-bercak bertambah dalam jumlah maupun luasnya. Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu setelah penusukan ke 6. Selama penelitian kepada penderita tidak diberikan obat-obatan baik per oral. 44. 11 orang mengalami perbaikan.11) — Sing Cien (XII. Tabel III. Setelah seri pengobatan pertama. Penderita dikirim dari Bagian Kulit FKUI/RSCM dengan diagnosis vitiligo. dan dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur pada titik-titik akupunktur yang telah ditentukan. dengan jadwal 3 kali seminggu.4) — Ci Ce (II.39 th 40th . Penderita dibaringkan dengan posisi terlentang. atau tidak menjalani pengobatan secara teratur.11) pada sisi tubuh yang sama.49th 50th .6) Sepasang elektroda dihubungkan dengan titik He Ku (II.6).69 th Jumlah 1 3 1 5 4 3 3 3 2 15 5 6 4 3 2 20 Penderita perempuan adalah 15 orang yang merupakan 75% dari seluruh penderita.4) dan Ci Ce (II. Lamanya Penyakit diderita Sebelum Pengobatan Lamanya sakit Jumlah 1 5 10 15 1 . Lamanya penyakit diderita bervariasi. Penusukan dilakukan sebanyak 2 seri.19th 20 th .

766. Sedangkan perubahan yang berbentuk pengecilan tepi bercak. maka akupunktur dapat dipikirkan sebagai suatu cara pengobatan alternatif KESIMPULAN Pengobatan akupunktur pada vitiligo sebanyak 24 kali memberi perbaikan berupa perubahan warna dan timbulnya pulau-pulau yang bermakna (P < 0. Ultrastructural.05). studies of vitiligo. Br J Dermatol. 1975. P>0. Arch Dermatol. Chao JZ. 44. 16 Cermin Dunia Kedokteran No. 7. lebih nyata. Vitiligo a new classification and therapy. yaitu berupa perbaikan sebanyak 90% dan kegagalan sebanyak 10%.107. Jenis Vitiligo dan Perbaikan Jenis kelamin No. sedangkan perbaikan yang berupa pengecilan tepi bercak tidak bermakna (P > 0. 1974. Distribusi Jenis Kelamin. 1979. Pada penelitian ini evaluasi dilakukan sampai penusukan ke-24 (2 seri terapi). in: Dermatology in general medicine . Hashimoto K.J Acup. 8. tidak bermakna (P > 0. Acupuncture therapy in the treatment of leukoderma. Vitiligo what is it? Is it important? JAMA. Lk 1 2 3 4 5 Lk 6Lk 7 8 9 Lk 10 11 Lk 12 13 14 Lk 15 16 17 18 Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr Pr L G G G L G L L L L L G G G G G G G G G Perubahan warna + + + + + + + + + + + – + + + + + – Timbulnya pulau + 3 +2 – +2 +3 +2 +2 +3 +3 – +1 +2 – +2 – – Pengecilan tepi bercak – _ +2mm +6mm – – – +2mm – _ – – – – Jenis vitiligo Perbaikan KEPUSTAKAAN 1. Tabel VI. 1978.05). 97 : 255 .006 <M<0. Koga M. Sehubungan dengan hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut apakah penambahan seri akan juga memperbaiki hasil pengobatan. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. Am J Acup. Res Int J. 2. Pengecilan tepi bercak : dihitung penambahan pigmentasi pada jarak terpendek bercak vitiligo.111. Disorders of melanocyter. 3 : 97 . Graw Hill Book Co.1637. Acupuncture a new national defence mobilization and tissue regeneration and tissue regeneration theory.2:167-174. 1978. Tabel V.05 Pada penelitian ini ternyata perubahan dalam wama dan timbulnya pulau repigmentasi baru adalah bermakna (P <0.05 Pengecilan tepi bercak: – 0. Mengingat cara pengobatan konvensional pun tidak dapat mengobati vitiligo dengan memuaskan. Newton DE. 1591 . 1977. Experiment study of effects of electro acupuncture on cell mediated immune respone of rabbits.05). In: Fitzpatrick. Hubungan Antara Jenis Perbaikan Dibandingkan Jumlah Penusukan Jumlah penusukan Jenis Perbaikan 6x Perubahan warna Timbul pulau-pulau Pengecilan tepi bercak 2 – (%) (10%) 12x (%) 14 3 18x (%) 24x (%) (90%) (55%) (15%) (70%) 17 (15%) 8 – 1 (85%) 18 (40%) 11 ( 5%) 3 Pada penusukan ke 24 terlihat hasil perbaikan yang berupa perubahan warna. Experimental observation of cellular immunological function under the influence of acupuncture. 511.306.231. pp. dan + 3 adalah 3 buah. 3 : 110 . 1987 . 3. Beijing: 1979. Am. Acupuncture and electro-therapeut. Beijing: 1979. Platt HV. Kim SS. Hubungan antara Jenis Vitiligo dengan Jenis Perbaikan yang Terjadi. Lerner A. Pada penusukan ke 24 hasil lebih nyata.C. timbul pulau-pulau repigmentasi maupun pengecilan tepi bercak. Chao R. 1971. P <0. 4. Mosher DB. 005). Premaratne ADV. namun adanya perbaikan yang terlihat menunjukkan harapan kemungkinan kesembuhan. Michon C.512. + 2 adalah 2 buah. Artone JP. Chong H. Effect of acupuncture on human peripheral T and B lymphocytes.03. 6. Wang ZH. 568 . Acupuncture mode of action in migraine headache. 9. Morohashi M. Abnormalities of the melanin pigmentary system.05). Vogt Koyanagi Syndrome and incontinentia pigmenti achromias. New York : Mc Graw Hill Book Company. Sablovic D. Am J Acup. 5. New York : M. In: Advances in acupuncture and acupuncture anaesthesia. 8 : 251 .261. 239: 1183. 1980.620. Dermatologi in General Medicine. Ma ZY. Nordlus J. Tabel VIII. 11.05 Timbulnya pulau repigmentasi baru : 33 <M <77. 10. Ristoivo. bertambah sesuai dengan meningkatnya jumlah penusukan yang dialami penderita.Tabel IV. Hubungan Antara Jumlah Penusukan Dengan Hasil Jumlah penusukan Hasil 6x Baltic Perbaikan Gagal Jumlah 2 18 20 (%) – ( 10%) ( 90%) (100%) 12x (%) 14 6 20 – ( 70%) ( 30%) (100%) 18x (%) 17 3 20 – ( 85%) ( 15%) (100%) 24x (%) 18 2 20 – ( 90%) ( 10%) (100%) DISKUSI Dari penelitian didapat bahwa perbaikan yang terjadi baik pada vitiligo lokalisata maupun generalisata. Jenis Vitiligo Lokalisata Generalisata Jumlah Perubahan warna 7 11 18 Timbul pulau 5 6 11 Pengecilan Tepi bercak 2 1 3 19 20 Jm1 5 Pr Pr 15 L G 7 13 + + 18 – 11 _ – 3 Perubahan warna + : artinya ada perubahan warna. 113 : 765 . Meskipun dalam penelitian ini pengobatan akupunktur belum dapat memberikan penyembuhan sempurna. Fitzpatrick TB. Fitzpatrick TB. P <0. 1977. tidak bermakna (P > 0. Perubahan warna : 77 <M <1. Timbulnya pulau-pulau : + 1 artinya timbul pulau repigmentasi baru sebanyak 1 buah. Jan ZX.

Ig G. Cipto Mangunkusumo. 44. terutama diproduksi oleh jaringan limfoid di timus. Rantai H untuk tiap-tiap kelas berbeda dan menentukan karakteristik masing-masing kelas.Pengaruh Akupunktur Terhadap Nilai Gamaglobulin Dr.3 — 0. PENDAHULUAN Gamaglobulin adalah bagian dari sistem protein yang terdapat di dalam Imunoglobulin dalam sistem imunitas tubuh1.36) dengan frekuensi 15 Hertz. Srikandi Dja'far Said * Unit Akupunktur RS Dr. Jakarta Tabel 1. kuat dan tepat terhadap antigen berikutnya. * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Pusat Pertamina. didapat bahwa akupunktur meninggikan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.6 g% — 1. imunoglobulin terbentuk dari variasi empat rantai dasar polipeptida yang masing-masing mengandung ikatan disulfida. Ada lima tipe imunoglobulin tubuh manusia yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh. yang sama pada semua kelas imunoglobulin. tegangan 0. Ig G merupakan I munoglobulin yang dominan di dalam tubuh. Pola Dasar Molekul Imunoglobulin Dan Ganong WF. dan Ig M. Kadar dalam serum adalah 0. (Lihat Tabel II) Ig G sering disebut sebagai Gamaglobulin. Ig D. hal 382 4 Empat rantai polipeptida terdiri dari sepasang rantai H (heavy) dan sepasang rantai L (light). traktus respiratorius dan Cermin Dunia Kedokteran No. traktus gastro intestinal. yaitu 27.5 Volt selama 15 menit. 1987 17 .68% setelah 6 kali penjaruman dan 44. jumlahnya 80% dari total imunoglobulin.64% setelah 12 kali penjaruman. Rantai L sendiri dari komponen kappa (K) dan lamda (X). Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 24 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap nilai gamaglobulin. Akupunktur dilakukan dengan stimulasi listrik pada titik He Ku (II. Kelompok sel tersebut terdiri dari sel limfoid dan sel pembantu. yaitu Ig A. yang satu dengan lain bekerja sama.6 g%.05). Secara umum. Dari hasil penelitian.2. Ig E.3 Fungsi imunologik di dalam tubuh diperankan oleh kelompok sel yang mempunyai kemampuan untuk : 1) mengenal antigen 2) memberi respon yang spesifik terhadap antigen 3) membentuk Immunological Memory yang mampu memberi respon yang cepat.4) dan Cu San Li (III.

hal. Penderita datang dalam keadaan puasa. 1987 ratorium. Sebelum diakupunktur dilakukan pengambilan darah sebanyak 5 cc di labo18 Cermin Dunia Kedokteran No.5 — tak diketahui — — — antibodi reagenik — antibodi homocytotropic dari Bellanti JA. pada akupunktur dengan atau tanpa perangsangan listrik dapat mempengaruhi komposisi sel limfoid B dan T dari komposisi yang tidak normal menjadi normal. untuk melihat pengaruh akupunktur terhadap peningkatan nilai gamaglobulin. Ig G dapat melalui plasenta dan mempunyai kemampuan untuk mengikat komplemen.mendapatkan bahwa penusukan pada titik He Ku (II. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher. Sablovic dan Michon mendapatkan. atau selama penelitian penderita minum obat atau tidak mengikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.36). Kemudian dalam keadaan berbaring dilakukan penusukan dengan jarum baja tahan karat pada titik He Ku (1L4) dan Cu San Li (1II. melalui peningkatan nilai gamaglobulin5 . Kemudian diberikan rangsang listrik dengan stimulator tipe 711 dengan frekuensi 15 Hertz dan tegangan 0. 102 1 traktus urinarius. dengan jadwal kunjungan dua hari sekali.000 7 — ikatan komplemen melalui plasenta antibodi heterocytotropic γ 4 Ig A Ig M 280 120 7.000 6 5 — antibodi dan sekresi eksternal α л δ ε 2 — ikatan komplemen aglutinasi yang efisien 2 Ig D Ig E 3 0. 10. yaitu Rogora juga mendapatkan peningkatan nilai gamaglobulin yang bermakna dengan akupunktur yang menggunakan rangsang listrik pada titik yang sama. w Jenis rata survival T/2 (hari) 23 Fungsi biologis Rantai Jumlah H subjenis Ig G 1240 150. Sifat Fisik dan Biologi dari Jenis Imunoglobulin Manusia Rata-rata konsentrasi dalam serum (mg/100 ml) RataBerat S Molekul 20. urtikaria alergika.8 1. di antaranya penderita rinitis alergika. Peneliti lain. Penderita yang diteliti adalah penderita dewasa yang pada awal pemeriksaan nilai gamaglobulinnya tidak di atas nilai normal. 32 dengan panjang 1 inci dan titik Cu San Li (1II.4) dipakai jarum buatan Cina no.000 7 8 2.Tabel II. Pada titik He Ku (II. 44.000 196. Kasus adalah penderita yang dikirim oleh dokter poliklinik setempat dengan gejala daya tahan tubuh melemah. virus. parasit dan fungus1. Darah dikirim dan diperiksa di laboratorium Mikrobiologi FKUI. Namun mekanisine terjadinya peningkatan nilai gamaglobulin dengan 6 akupunktur belum dapat dijelaskan . 14 890. . asma bronkial. Pada saat yang sama juga terjadi perbaikan gejala klinis 7 .3 — 0. Selama pengobatan dengan akupunktur penderita dilarang minum obat/vitamin. Yang dimasukkan penilaian sebanyak 24 orang. Pengambilan darah diulang setelah kunjungan ke enam dan ke duabelas. 32 sepanjang 1 h inci.5 V selama 15 menit.4) Cu San Li (1II.03 150. BAHAN DAN CARA Telah dilakukan penelitian selama 6 bulan terhitung tanggal 1 Februari 1983 di Poliklinik Pertamina Jasa-Jasa Jakarta. sisanya tidak dinilai karena nilai awal gamaglobulin sudah tinggi. Akupunktur dilakukan sebanyak dua belas kali.36) dapat meninggikan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Penderita pada awal penelitian 50 orang. Penusukan dilakukan sampai terasa sensasi penjaruman (te ci).2 PENGARUH AKUPUNKTUR TERHADAP SISTEM IMUN Omura berdasarkan penelitiannya.000 19 170.36) dipakai jarum no. Ig G berperan dalam i munitas terhadap sebagian besar organisme yang dapat menimbulkan infeksi termasuk bakteri.

Omura Y.02 1.60 1.05.05).60 1. 3 : 97-107.28 1. Untuk segala surat-surat.37 1. Aloisi RM.02 1.39 1.56 1. London: The CV Mosby Co.24 1.88%.4) dan Cu San Li (III. Immunology.48 1.4T= 25.04 1. Hitorical Aspect of Acupuncture. 44. P < 0.36 1.34 1.26 0. serta meninjau kemungkinan mekanisme kerja akupunktur pada sistem imun tubuh.10 1. California.36 1.88% setelah 12 kali penusukan.68 1. Review of Medical Physiology.37 1.60 1. (Lihat Tabel I V) Dari 24 tabel di atas. pp 55-119.39 1.42 1.37 1.75 33 95 3 1 40 108 55 85 70 20 14 64 72 13 45 25 35 18 33 64 60 17 Jumlah Σ = 1.49 0.97 0.68 1.04 1. Dari 1.59 1.35 1. Congress Proceedings.37 1.51 1.11 1. KESIMPULAN • Akupunktur pada titik He Ku (I1. Asian ed.17 1. 6.60 2. 2. 7 th ed.28 1. Rogora GA et at.62 1.60 1.26 1.64% dan setelah tusukan ke duabelas kali kenaikan nilai gamaglobulin adalah 0.45 1.49 0.38 0.91 1.35 1.49 2.05 1. 1975.77 1.42 1.12 1.51 1.75 X38. Acupuncture Electro-therapeutics research.00 1.31 1. 1978. P/L Umur Sebelum (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur (g%) Sesudah 12 kali Akupunktur Nilai Gamaglobulin (th) Akupunktur (g%) Sesudah 6 kali Akupunktur g% % Sesudah 12 kali Akupunktur g% % (g%) Naik Turun + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 P L L L P P P P P L L P L P L L L L P P P L L P Jumlah 16 40 35 37 28 18 58 40 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 38 20 43 37 35 25 1. Los Altos: Lange Medical Publ. Basic Imunology and Its Medical Application. Acupuncture Electro-therapeutics Res. Effect of Acupuncture on Human Peripheral T and B Lymphocytes.68 2.76 Q 1.72 1. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P. 4.22 1.36 1.46 1.74 1.46 1.20 1.36) dapat meningkatkan nilai gamaglobulin secara bermakna (P < 0.68 Q34.20 1.42 1.68 1.39 1.72 1. Viena.10 1.49 2. 5.25 1. db = 23.1 : 51-141.45 1.37 1.64% setelah 6 kali penusukan dan 41.24 1. Peningkatan Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II. pp 1-27. 1979. Bellanti JA. • Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh mana akupunktur dapat mempengaruhi sistem imunologik tersebut.36) sebanyak 6 dan 12 kali No P/L Umur Sebelum di No. Ganong WE.07 2.68 1.26 1.11 1.68 gr% 9 5 3 1 30 89 30 67 45 20 8 45 28 13 27 13 20 5 16 30 40 12 1.86 1.68 1. 1971.37 1.O.56 1.88% 2 KEPUSTAKAAN kasus.45 1.39 1. • Pada evaluasi terlihat perbaikan daripada keluhan subyektif maupun gejala -gejala klinis.25 1.17 1. Box 3105 Jakarta 10002 Cermin Dunia Kedokteran No.86 1. Int J 1976.00 1.66 = 41.68 1.30 gr% yaitu 25.12 1.pp 111-4. 1975.06 1.74 1. 22 kasus nilai gamaglobulin naik.42 1.17 1. Int J.45 1.60 1. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan khusus terhadap hal-hal tersebut. Tokyo: Igaku Shoin Ltd.39 1.39 1. London: The CV Mosby CO.31 1.35 1.39 1. 3.45 1.80 1.17 Σ = Σ = 1.26 0.31 1.64% 1.34 1.39 1.51 1.33 Y 1.61 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + 22 + 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 P L L P P P P P L P L P L L L L P P P L L P 16 40 37 28 18 58 45 50 19 18 60 45 38 22 20 62 30 20 43 35 35 25 1.60 1.56 1.31 1.28 1.20 1.36) sebanyak 6 dan 12 kali Tabel IV.56 1.39 1.4) dan Cu San Li (III.85 1.68 1.30 1.68 2. Kenaikan nilai gamaglobulin : Untuk tingkat kepastian 95%. Barrett JT.91 1.38 0.67 X 1.68 1. pp 380-3.68 1.62 1.35 1.30 1.28 1..67 1.80 1.85 1. pp 21-46. tampak kenaikan nilai gamaglobulin sesudah tusukan ke enam adalah 0. Acupuncture Institute.59 1. 1980.49 gr% = 41.97 0. Peningkatan tersebut adalah 25. dan 2 kasus nilai gamaglobulin turun. Sabolovic D Michon C.68 1.77 1. t = 4. 7.05 1. Nilai Gamaglobulin sebelum dan sesudah penusukan titik He Ku (II.HASIL Tabel III.60 1. 1987 19 . Principle of Imunodiagnostic.67 1.4) dan Cu San Li (III.17 1.421.51 Y29.35 1.48 1.

9% yaitu dari 201. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek pengobatan akupunktur pada penderita diabetes pada umumnya.001) yaitu 19. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pada 20 kasus mengenai pengaruh akupunktur terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita NIDDM.2 . akupunktur pada titik San Yin Ciao (IV.20%. Cipto Mangunkusumo. Diduga bahwa penusukan titik San Yin Ciao (IV.6) terhadap hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" pada khususnya. titik ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0.6). Akupunktur dilakukan pada titik San Yin Ciao (IV. salah satu penelitian yang menarik adalah yang dilakukan oleh C. Didapatkan bahwa pada penderita NIDDM penurunan kadar gula darah 20 Cermin Dunia Kedokteran No.6) dan titik kontrol. diabetes melitus menurut WHO dibagi menjadi : — Tipe I : "Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) — Tipe II : "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" (NIDDM) — Tipe lain: — Penyakit pankreas — Penyakit hormon — Karena obat/kimia — Kelainan reseptor insulin — Sindrom genetik — Lain-lain Dari beberapa penelitian di luar negeri. bahwa terdapat perbedaan efek akupunktur pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus" dengan penderita "Insulin Dependent Diabetes Mellitus". sedangkan akupunktur pada titik kontrol tidak menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p > 0. di mama i mpuls melalui serabut aferen ke pusat susunan saraf pusat yang mungkin terletak di nuklei hipotalamus atau korteks serebri. dan ser. > 10% pada 5 kasus. Ratnawati Latief Unit Akupunktur RS Dr. dan sering digunakan untuk penyakit dengan kelainan pankreas. selain itu serotonin yang dihasilkan tidak cukup untuk merangsang sekresi insulin.6) akan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu dalam sel B pankreas yang menimbulkan suatu refleks otonom. penusukan titik San Yin Ciao (IV. Dari 47 kasus NIDDM didapatkan penurunan kadar gula darah > 20% pada 26 kasus.90%.6) menyebabkan dilepaskannya suatu substansi yang merangsang sekresi insulin. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan.5 mg%).6) pada penelitian ini karena San Yin Ciao terletak pada Meridian Limpapankreas. PENDAHULUAN Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun. yaitu serotonin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek penusukan titik San Yin Ciao (IV. ternyata akupunktur juga berkhasiat mengobati diabetes. 15—20% pada 15 kasus. dan juga merupakan titik yang berfungsi di bidang endokrin. Dalam penelitiannya dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.2 mg% menjadi 150. (Lihat lampiran) Dijelaskan juga bahwa titik San Yin Ciao (IV. < 10%/naik pada 1 kasus. nantiasa merupakan suatu problema kesehatan yang besar Seperti diketahui.6) terhadap . Dari hasil penelitian didapatkan.6) terhadap Hiperglikemia pada NIDDM Dr.05) yaitu 4. maupun penelitian mengenai efek titik San Yin Ciao (IV. karena terjadi pula pada penusukan titik akupunktur lain. dan mengaktifkan serabut saraf otonom tertentu.6) pada penderita NIDDM dan IDDM. Sedangkan pada penderita IDDM penurunan kadar gula darah < 10%/menetap/meninggi pada 83% dari 30 kasus. dengan angka keberhasilan 94% dari 47 kasus (penurunan kadar gula darah sebesar 22. Walaupun dijelaskan pula bahwa serotonin yang dihasilkan tidak khusus hanya pada penusukan San Yin Ciao (IV. 44.Efek Penusukan Titik San Yin Ciao (IV. Dijelaskan. 1987 2 jam sesudah penusukan > 10% dari kadar gula darah inisial. kemudian melalui serabut eferen otonom menghambat tonus alfa adrenergik dan merangsang tonus ß adrenergik sehingga menimbulkan sekresi insulin 3 . dengan manipulasi manual sampai didapatkan sensasi penjaruman.

DISKUSI Di dalam Ilmu Kedokteran Cina pada umumnya dan Ilmu Akupunktur pada khususnya. Dua jam sesudah penusukan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa kedua. Jarum akupunktur dari baja tahan karat nomor 32.6) . fleksor digitorum longus pedis. Kriteria Penolakan — Penderita perlu pengobatan dengan insulin — Penderita dengan komplikasi. • Kriteria Penderita a.6) Titik San Yin Ciao (IV. ternyata penurunan kadar gula darah seCermin Dunia Kedokteran No.6). 4 penderita hasil kadar gula darah puasa I pada titik San Yin Ciao (IV. Titik Kontrol — Titik. Multipurpose Electro-acupuncture Apparatus tipe DZ-22 buatan Cina. Ionescu Tirgoviste dan kawan-kawan. yang dimasukkan dalam penelitian berjumlah 7 orang disebabkan 2 penderita tidak kembali untuk tindakan pada titik kontrol. antara tepi posterior tibia dan m. dan v. dan dipersarafi di bagian permukaan oleh n.6) < 140 mg%. infeksi atau gangren — Penderita dengan kadar gula darah puasa > 400 mg% c. b.6) merupakan titik nomor 6 pada Meridian Limpa-pankreas 3.5 merupakan perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki (Limpa. bukan titik akupunktur. jumlah semua 20 + 35% X 20 = 27 orang — Asal sampel : penderita dikirim oleh Bagian Penyakit Dalam FKUI/RSCM dengan diagnosis NIDDM — Penderita dengan kadar gula darah puasa I ≥ 140 mg% — Umur penderita di atas 40 tahun — Jenis kelamin : laki-laki atau perempuan — Penderita tidak ada keluhan penyakit lain.5 inci. (Lihat Tabel I. b.9 Cun. lama penusukan 30 menit dan dilakukan manipulasi setiap 5 menit. penderita makan terakhir pukul 22. diperdarahi oleh a. III dan IV). dalam penelitiannya melakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV. kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh n. Jarak waktu penusukan pertama dan kedua 7 hari. Terletak pada 4 jari atau 3 inci di atas maleolus internus. 1 penderita dengan kadar gula darah puasa I pada titik kontrol <140mg%.00 dilakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa pertama.00 dengan porsi yang biasa dimakan. safena magna.6) pada NIDDM dan IDDM. Masa penelitian adalah dari bulan April 1985 sampai dengan Oktober 1985. limpa dan ginjal. panjang 1. (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture) Cara Kerja Sehari sebelum dilakukan penusukan. HASIL Pada penelitian ini telah dilakukan penusukan pada 27 penderita diabetes melitus dari Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Dari jumlah tersebut.6) dan Titik Kontrol. Ginjal dan Hati). Pada umumnya pengobatan dilakukan dengan pemulihan fungsi organ paru-paru. BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr.5—0. Titik San Yin Ciao (IV. soleus dan bagian dalamnya berada di m. diabetes melitus disebut sebagai "Siao He". tibialis. sedangkan pada kunjungan kedua dilakukan penusukan pada titik kontrol. Kriteria Putus Uji Klinik — Bila hasil kadar gula darah puasa I < 140 mg% — Bila penderita tidak menyelesaikan program penusukan untuk titik San Yin Ciao (IV.7 . Cara penusukan tegak lurus sedalam 0. adanya panas dalam menimbulkan gangguan keseimbangan cairan. dan tekanan darah normal — Penderita tidak makan obat antidiabetik paling sedikit 36 jam atau belum diobati dengan obat antidiabetik b. dan apakah penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diteliti bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. c.4. Timer merek Memetic Straigner • Titik yang dipilih a. Cipto Mangunkusumo. Pada kunjungan pertama dilakukan penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. buatan Cina. terletak 1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao (IV. pukul 08.hiperglikemia pada penderita "Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus". 1987 21 • Alat a. II.6) dan titik kontrol — Penderita tidak mematuhi aturan persiapan yang dianjurkan Gambar lokasi titik San Yin Ciao (IV. sebaiknya arah jarum menuju ke tibia 6. Kriteria Penerimaan — Jumlah sampel 20 orang — Diperkirakan putus uji klinik 35%. Keesokan harinya penderita hanya boleh minum air putih satu gelas. C. kemudian dilakukan penusukan pada penderita yang masih dalam keadaan puasa. dengan gejalanya diterangkan sebagai suatu keadaan di mana San Ciao terserang oleh panas dalam. tibialis posterior dan v. 44.

55 10. 17.85 16. sedangkan pada IDDM penurunan kadar gula darah kurang dari 10% atau naik.9 Dari tabel di atas tampak bahwa : — Pada penusukan titik San Yin Ciao dengan penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus.50 11.50 19. 13. 2. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan sebesar 19. 14.18 — 17.67 — 12.79 18. 19.25 37. Pada penelitian ini dilakukan penusukan titik San Yin Ciao (IV.87 — 6.75 mg%. 19. 9. Alasan dipilihnya titik San Yin Ciao adalah : — Terletak pada meridian limpa-pankreas — Banyak digunakan dalam bidang endokrin — Merupakan titik perpotongan dari 3 Meridian Yin Kaki yaitu limpa.50 + + ++ — + — — + + — + + — — ++ — — + — + + + — + + + + + — 13 — — + 6 Tetap = 1 5 — 33. tetap pada 1 kasus (5%).6) dan kontrol (1 inci ke atas dan lateral dari titik San Yin Ciao) pada penderita NIDDM. 20.33 1. 9.57 23.74 14. 6. 9. Σd 1015 106425 Tabel IV. 3. 10. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik kontrol Kadar gula darah puasa Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan >20% San Yin Ciao Kontrol 15—20% 2 kasus 2 kasus > 10% Naik/ <10% No.34 — 7.88 0.86 10. 1l. dan naik pada 2 kasus (10%). <10% atau naik pada 2 kasus.00 10. 7. 12. naik pada 6 kasus (30%). 11.00 28. 14.25 mg% dan kadar gula darah sesudah penusukan 195. Jml (mg%) 190 200 250 160 130 100 305 125 260 205 160 230 165 190 210 150 135 135 130 225 Y —2 Y2 = = 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 Y1 = 3830 — Y1 = 191. 11. 4. Tabel III. 18.75 41.75 Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan turun pada 13 kasus (65%).25 1. 15. 8.86 9. Jml 215 230 275 189 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 X1 = 4845 + + + + + + + + + + + + — + + + + + + 18 — — — — — — — + + -— — — — 2 20. 5.96 15.14 4. 10.20 No.25 X2 = 1 95. dengan maksud penusukan cukup dalam. 13. 15. Titik San Yin Ciao Titik kontrol d 215 230 275 185 180 240 270 180 260 350 215 280 220 270 250 350 335 140 160 240 200 150 255 190 160 170 260 160 260 230 150 205 140 210 240 170 175 150 145 210 15 80 20 5 20 70 10 20 0 120 65 75 80 60 10 180 160 10 15 30 = d2 225 6400 400 25 400 4900 100 400 0 14400 4225 5625 6400 3600 100 32400 25600 100 225 900 d2 = — X 1 = 245. 1987 .29 31. Perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao dan kontrol Kadar gula darah puasa I (mg%) (mg%) 1. Nilai rata-rata kadargula darah sebelum penusukan 242.08 28. Sesudah didapatkan sensasi penjaruman (te-ci). 8. Dan tabel di atas tampak kadar gula darah sebelum penusukan dan sesudah penusukan turun pada 18 kasus (90%). 5. 5. 2. (mg%) 170 180 235 165 130 205 240 140 200 250 155 230 235 275 210 250 255 120 110 150 X2 = 3905 — 12. 18.91 17. 16. 6. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur 11 kasus 3 kasus 5 kasus 4 kasus 2 kasus 11 kasus (mg%) 1. Nilai rata-rata kadar gula darah sebelum penusukan sudah penusukan titik tersebut pada NIDDM lebih dari 10%. dan sesudah penusukan 182. 2. 17.20%.77 14. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao Kadar gula darah puasa No. 3655 182.93 21.88 14. 18. 4.25 mg%. 20.31 21. 16.00 10. 19.81 27. 16. 20.52 12. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao dan titik kontrol Persentase penurunan kadar gula darah Titik Tabel II. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik kontrol sebesar 4. 3. 15.58 11. 12. 4.50 mg%.80 — 0.20 — 17. 13.22 23. 7. ginjal dan hati — Pada penelitian Tirgoviste penusukan pada titik ini berhasil menurunkan kadar gula darah Pada penelitian ini jarum yang dipakai adalah jarum baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 inci.Tabel I.11 22. 3. 6.70 22.9%. 44. 14. Sebelum diakupunktur Sesudah diakupunktur Nilai gula darah Turun Naik Persentase penurunan 191. 17. jarum ditinggal selama 30 menit dan dimanipulasi setiap 5 menit untuk mempertahankan rasa sensasi penjaruman agar didapatkan rangsangan sedang sampai kuat. 7. 8.57 27. 10.82 1. karena 22 Cermin Dunia Kedokteran No.

6) dan kontrol.25 mg%. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 19. • Besarnya penurunan kadar gula darah tersebut adalah : pada titik San Yin Ciao (IV.6) dan titik kontrol. sedangkan pada titik kontrol sebesar 4.05).05).75 mg%. Tabel IV. Jakarta 1981. Ionescu-Tirgoviste C. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.6) : > 20% pada 11 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 5 kasus naik/ < 10% pada 2 kasus Kontrol : > 20% pada 3 kasus 15—20% pada 2 kasus > 10% pada 4 kasus naik/ < 10% pada 11 kasus • pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik kontrol. 153. 6.6) dan titik kontrol dapat disebabkan karena : kadar gula darah sendiri sudah tidak stabil. Sedangkan kadar gula darah pada titik kontrol sebelum penusukan 191. Acupuncture Medicine Its Historical and Clinical Background.101. Nilai rata-rata kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. Ionescu-Tirgoviste C. Am J Acup 1975. Pada penusukan titik San Yin Ciao (IV. China: Shandong Science and Technology Press.5. 227.75 mg%. 2 : 95 . Terdapatnya perbedaan kadar gula darah puasa sebelum penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara sangat bermakna (P < 0. Mincu. Sedangkan penusukan pada titik kontrol yang terletak 1 inci ke atas dan ke samping dari titik San Yin Ciao (IV. tampak kadar gula darah rata-rata sebelum penusukan 245. Kemungkinan lain perbedaan kadar gula puasa pada penderita penelitian dan kontrol karena terdapat jarak waktu antara penusukan I dan II selama 1 minggu dan penderita sudah mendapat diet. 1982. Dari Tabel I.6) sebelum penusukan Cermin Dunia Kedokteran No. Am J Acup 1974. 3. Persentase penurunan kadar gula darah adalah 4.23. The Hypoglycemia Mechanism of the Acupuncture Point Spleen-Pancreas 6. sedangkan Tirgoviste mendapatkan bahwa penusukan titik San Yin Ciao dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 10% pada 94% dari 47 kasus. Maka kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik San Yin Ciao (IV. 3 : 18. Tabel III. Dari Tabel II.6) : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 11 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 2 kasus KEPUSTAKAAN 1. 2.9% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara tidak bertnakna (P > 0. tampak : 245. Penanggulangan Diabetes Melitus sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia.6) dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (p < 0. 1980. Junan. ed. Jadi pada penelitian ini hanya dapat dinilai bahwa : penusukan titik San Yin Ciao (IV.25 mg% dan sesudah penusukan 195. Omura Y.6) tidak dapat dibandingkan dengan kemaknaan penurunan kadar gula darah pada titik kontrol. 44. maka pada penelitian ini dilakukan disain bersilang. Japan Publication Inc. 7. Tapi ternyata masih didapatkan perbedaan kadar gula. KESIMPULAN • Penusukan pada titik San Yin Ciao (IV. Mincu I.90%.25 mg% dan sesudah penusukan 195. 5. Mihalache NE. 1987 23 .darah yang menyolok. • Persentase penurunan kadar gula darah pada titik : San Yin Ciao (IV. 4.001) dan penurunan kadar gula darah pada titik keontrol tidak dapat menurunkan kadar gula darah secara bermakna (P > 0. Perbandingan kadar gula darah puasa sebelum penusukan titik San Yin Ciao (IV.� pada penderita diabetes melitus limpa dalam keadaan Se.001). 1st. dan pada penusukan titik kontrol didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 45% dari 20 kasus. Supartondo.6) dalam penelitian ini didapatkan penurunan kadar gula darah lebih dari 10% pada 90% dari 20 kasus. di mana kasus penelitian dan kontrol adalah sama. 6 . Sumionescu L.6) penurunan kadar gula darahnya tidak bermakna.50 mg% dan sesudah penusukan 182. Gambaran kadar gula darah sebelum dan sesudah penusukan titik San Yin Ciao. Essentials of Chinese Acupuncture. Jakarta 1981. 1 .20% dan didapatkan penurunan kadar gula darah secara bermakna (P < 0.001).6) sebesar 19. tampak kadar gula darah ratarata setelah penusukan 191. 1982. Anonim. Testing the Pancreatic Reserve by Acupuncture. Anonim. Utoyo Sukaton. Kriteria Diagnostik Baru untuk Diabetes Melitus. Persentase penurunan kadar gula darah sesudah penusukan pada titik San Yin Ciao (IV.001).20%. Dalam : Simposium Berkala Diabetes Melitus Bagian/Unit Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Beijing Foreign Language Press.25 mg%. ternyata didapatkan perbedaan secara bermakna (P > 0. • pada penusukan titik kontrol : — penurunan kadar gula darah > 20% pada 3 kasus — penurunan kadar gula darah < 10%/naik pada 11 kasus.18.50 mg% dan sesudah penusukan 182. Anatomical Atlas of Chinese Acupuncture Points.

sedangkan tujuan penelitian khusus adalah untuk mengetahui berapa besar penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah tersebut serta melihat 24 Cermin Dunia Kedokteran No. PENATALAKSANAAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena merupakan salah satu usaha menanggulangi faktor risiko penyakit jantung koroner. atau trigliserida > 140 mg/dl. dan pada umur > 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 240 mg/dl atau trigliserida > 200 mg/dl 8 . hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia tidak dapat memastikan suatu penyakit tertentu. 1987 besarnya keberhasilan akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia. Hiperlipoproteinemia dijumpai pada 10% — 20% masyarakat industri dan masyarakat westernized di kota-kota besar . Frederickson membuat definisi hiperlipidemia bila kadar kolesterol 250 mg/dl dan trigliserida 200 mg/dl . Diet dan latihan jasmani membutuhkan disiplin diri yang cukup berat. karena dihubungkan dengan korelasinya terhadap penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah perifer. penurunan kadar serum kolesterol sebanyak 15% — 20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebanyak 35% — 60% 5 . antara lain : suku bangsa. 44.Efek Akupunktur pada Hiperlipoproteinemia Dr. Terdapatnya hiperlipidemia. Beberapa keuntungan pengobatan secara akupunktur yaitu mudah. Banyak usaha dilakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. Keberhasilan sangat tergantung pada kerja sama yang baik antara dokter. merokok dan Diabetes 2 Mellitus . seperti halnya demam. HIPERLIPIDEMIA DAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Hiperlipidemia adalah peninggian kadar lemak di dalam plasma. faktor metabolik dan genetik. Untuk kepentingan diagnosis dan terapi. Sedangkan pada hiperlipoproteinemia primer. Di Indonesia sendiri belum ada penelitian tentang efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efek akupunktur terhadap penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah. Dari beberapa penelitian di luar negeri. misal : infark miokard. murah dan tanpa efek samping. keadaan hiperlipidemia harus diterjemahkan sebagai hiperlipoproteinemia 7 . di mana disebut hiperlipidemia jika individu berumur < 20 tahun dengan kadar kolesterol total > 200 mg/dl. yaitu : • Pengobatan akan memperlambat timbulnya aterosklerosis dan mengurangi komplikasi. antara lain melalui pemberian obat-obatan. manifestasi klinik. ahli gizi dan penderita. ` Nilai lemak plasma dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor. Bila hiperlipoproteinemia terjadi sekunder akibat penyakit lain. Faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner yang terutama adalah hiperlipoproteinemia. prognosis dan respons terhadap pengobatan. ternyata akupunktur juga berkhasiat menurunkan beberapa fraksi lemak secara bermakna5 . diet maupun dengan meningkatkan latihan jasmani. Untuk pedoman kerja dapat dipakai nilai berdasarkan umur. laki-laki. Pemberian obat-obatan biasanya membutuhkan waktu cukup lama. tindakan utama adalah pengobatan penyakit tersebut. tampak bahwa pengenalan lebih awal akan adanya suatu hiperlipoproteinemia sangat penting untuk mencegah 3 ' dan menghambat sklerosis ' pembuluh jantung dan perifer Menurut penelitian. . harus dilaksanakan serempak dengan penanggulangan faktor-faktor risiko yang lain. hanya merupakan suatu gejala dari kelainan yang dapat berbeda-beda mekanisme dasar. terdapat 2 indikasi utama untuk ikut sertanya suatu pengobatan. Berdasarkan faktor risiko di atas. Jakarta PENDAHULUAN Beberapa tahun belakangan ini penelitian-penelitian mengenai komponen lipid sangat menonjol. Danciu dkk. Syartina Sofyan Iskandar Unit Akupunktur RS Dr Cipto Mangunkusumo. harganya mahal dan efisiensinya pun masih diperdebatkan . umur. melakukan akupunktur tanpa diet spesifik ataupun pengobatan hipolipemik 6 . hipertensi. Hiperlipidemia.

2 tipe V). Pengobatan perlu diberikan bila kadar kolesterol dan atau trigliserida lebih dari normal berdasarkan umur 9 . 4 berhubungan dengan obesitas. pada 71 kasus dilakukan akupunktur biasa dan pada 15 kasus dilakukan elektroakupunktur selama 15 menit (frekuensi 8—10 Hz. Diet harus dijalankan terlebih dahulu sebelum dipergunakan obat-obat. • Neomycin Dapat menurunkan kadar plasma kolesterol sebesar 20—30%. • Probucol Menurunkan kadar kolesterol sebesar 10—15% dan pengaruh pada trigliserida bervariasi. anoreksia. 17 sekunder karena Diabeies Mellitus). diare. 2 hiperlipoproteinemia primer) dengan menusuk titik-titik : Ci Cuen (XII.12). Kemungkinan mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan penusukan titik-titik akupunktur yang digunakan. 4 : 337 343). • Bile acid sequestrants (Cholestyramine. 3 tipe IIb. Penderita-penderita ini telah mendapatkan diet khusus selama kurang lebih setahun untuk masing-masing jenis hiperlipoproteinemia (32 tipe IIa. Efek samping banyak.4) dan Cung Wan (XIII. intoleransi glukosa dan fungsi hati terganggu. 4 tipe III. tanpa anjuran diet khusus ataupun obat-obat hipolipemik. hiperurikemia. Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut : sangat baik (kadar lipid normal) 22. Am J Acupunct 1976. kembung dan peninggian trigliserida. 5 melanjutkan penelitian Danciu dkk. Jarum ditinggal selama 15 menit setelah memperoleh sensasi penjaruman te-ci. 5 melakukan penelitian efek akupunktur pada Danciu dkk. Bila obat-obat perlu diberikan. • Clofibrate Dapat menurunkan kolesterol 5—15% dan trigliserida 30—40%. antara lain : gatal-gatal. Mereka memakai kelompok lain (11 kasus). Efek sampingnya antara lain adalah konstipasi.10 Karena lipoprotein plasma secara langsung maupun tak langsung berasal dari apa yang kita makan. Efek samping antara lain : diare. arus bolak balik). tidaklah mengherankan bila diet akan sangat mempengaruhi kadar lipoprotein. vomitus. yang merupakan kasus hiper- Gambar 2. 1987 25 . Diet tetap seperti semula dan tidak diberi obat-obatan. nyeri perut. San Yin Ciao (IV. BEBERAPA PENELITIAN AKUPUNKTUR DALAM PENGOBATAN HIPERLIPOPROTEINEMIA Karena efisiensi pengobatan hiperlipoproteinemia masih diperdebatkan. 18 tipe IIb. Mereka juga melakukan pemeriksaan ulangan setelah 6—18 bulan akupunktur pada 19 kasus. Efek samping berupa diare dan kejang perut. 44. pada 86 penderita (69 hiperlipoproteinemia primer. Pada saat ini dapat ditambahkan akupunktur sehingga hasilnya akan lebih 4 nyata dibandingkan hanya diet saja . diet harus tetap dilaksanakan. Pada dasarnya sasaran diet adalah menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk. tapi pada titik-titik yang berbeda (pseudoakupunktur). baik (penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida yang bermakna (34. tapi tidak bermakna. 3 tipe IV. Hasil yang didapat adalah juga penurunan kadar kolesterol dan atau trigliserida darah. Akupunktur diberikan sebanyak 3—5 kali dengan interval 3—7 hari. Kung Sun (IV. Ionescu-Tirgoviste dkk. Diet7. Hal ini mungkin disebabkan karena penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah ini tidak saling berhubungan yang dapat disebabkan karena efek masing-masing titik akupunktur yang berlainan.88%) dan gagal (tanpa perubahan atau penurunan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar trigliserida atau sebaliknya) 43. tukak lambung. (diambil dari Danciu A. Titik-titik yang dipakai sama.• Indikasi lain yang agak jarang yaitu menghilangkan komplikasi hipertrigliseridemia yang berat. 12 kasus hiperlipoproteinemia (6 sekunder karena Diabetes Mellitus. dan mempertahankannya dalam berat badan ideal. Cermin Dunia Kedokteran No. erupsi santoma primer. kemerahan kulit. Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan jumlah sterol fekal yang berhubungan dengan kolelitiasis dan penyakit traktus biliaris. Diet adalah pengobatan yang terpenting pada hiperlipiproteinemia primer. Jenis hiperlipoproteinemia terdiri dari 6 tipe IIa. pada 17 kasus hasilnya dapat dipertahankan. di mana jumlah jarum dan cara penusukan sama. alternatif praktis hanyalah diet. kadang-kadang bersama pankreatitis dan hepatosplenomegali. Interval 3—4 hari sebanyak 8—10 kali penusukan. nausea. lipoproteinemia yang banyak dijumpai_ (90% dari ke-5 jenis hiperlipoproteinemia).09%. Akupunktur menormalkan kadar lemak plasma pada 4 kasus (33. Colestipol) Menurunkan kolesterol sebanyak 20—30% dan meningkatkan trigliserida. Tidak jelas perbedaan hasil yang diberikan oleh akupunktur biasa atau elektroakupunktur. sedangkan pada kasus-kasus lainnya terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida yang juga bermakna walaupun tetap di atas nilai normal.6). Pada 4 kasus tampak penurunan kadar kolesterol sedangkan trigliserida meningkat.02%.3%).8). serta menurunkan kadar lemak darah dan mempertahankannya agar tetap dalam batas-batas normal. Obat-obatan11 • Nicotinic acid Dapat menurunkan kadar kolesterol 8—16% dan trigliserida 20—30%.

hati dan lain-lain yang berhubungan dengan terjadinya keadaan hiperlipoproteinemia. ≥ 110 mg% dan beta-lipoproteinemia ≥ 530 mg%.47%. mekanisme kerja akupunktur di sini mungkin meregulasi fungsi endokrin dan berbagai jenis ensim. Vaskularisasi oleh arteri dan vena epigastrika superior. kontrasepsi. jarum diangkat. 3) Cara penusukan Penderita berbaring dalam keadaan terlentang. Batasan hiperlipoproteinemia ditetapkan bila kadar kolesterol ≥ 200 mg%. Daerah di sekitar titik akupunktur yang ditentukan dibersihkan dengan kapas alkohol. yaitu sebesar 30—60%.6). Menurut para peneliti ini. Zhao Hexi dkk. Keadaan ini dapat menjelaskan hasil akupunktur yang baik pada hiperlipoproteinemia tipe IIb. Pada setiap kasus.12) : Terletak di garis tengah perut. Masa penelitian adalah dari bulan Maret 1985 sampai dengan Oktober 1985. dilakukan manipulasi yang sama 2 kali. dengan menusuk titik Cu San Li (III. kemudian jarum ditinggal selama 15 menit. Didapatkan penurunan kadar lemak darah yang terutama bermakna pada trigliserida dan fosfolipid. minimal satu dari fraksi tersebut yang meningkat. Penurunan tersebut bermakna (P < 0. alkohol dan rokok. Penjaruman ini juga akan mempengaruhi sintesis. sedangkan tipe ini paling resisten terhadap cara penanggulangan yang lain. Titik Ci Cuen (XII. Alokasi penderita dilakukan secara acak dengan block simple random sampling. dipakai untuk menguji produksi ensim-ensim untuk metabolisme lemak (esterase dan lipase) 12 . Inervasi oleh nervus sa- BAHAN DAN CARA KERJA Bahan Penelitian dilakukan di Unit Akupunktur RS Dr.92% dan 63 kasus dengan peningkatan beta-lipoprotein berhasil 70. RSCM. Omura 14 juga meneliti efek akupunktur pada kadar kolesterol.12) mempengaruhi digesti. yang memenuhi persyaratan penelitian 16 orang. di mana penurunan kolesterol diikuti peningkatan trigliserida atau sebaliknya.6) dilakukan setiap 2 hari sampai 10 kali. Jumlah penderita yang dikirim untuk penelitian adalah 17 orang. — Penderita harus menyelesaikan 10 kali kunjungan. 1987 . — Dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah sebelum dan sesudah akupunktur. 52 kasus dengan peningkatan kolesterol berhasil pada 75.4) dan San Yin Ciao (IV. 13 melakukan penelitian pada 72 kasus hiperlipoproteinemia dengan memakai satu titik yaitu Nei Kuan (IX. — Penderita adalah dewasa laki-laki atau perempuan (lebih dari 20 tahun). di pertengahan fara prosesus xifoideus dan umbilikus. 65 kasus dengan peningkatan trigliserida berhasil pada 76. Dari 72 kasus tersebut. Titik Kung Sun (IV. Cipto Mangunkusumo atas kerja sama dengan Bagian Kardiologi FKUI/ 26 Cermin Dunia Kedokteran No. tanpa kelainan kardiologis atau dengan kelainan kardiologis ringan.6). 1 orang hanya datang 1 kali saja karena penderita sangat takut dan menolak diakupunktur. 4) Titik-titik yang dipilih • Cung Wan (XIII. Mekanisme ini diduga mungkin berpengaruh pada hiperlipoproteinemia tipe IIa. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan rumus t dari Fisher untuk melihat penurunan kadar lipoprotein darah. lalu dilakukan penusukan dengan jarum akupunktur steril pada titik-titik tersebut. Penusukan diberikan 2 kali seminggu sampai mencapai 1 seri (10 kali kunjungan). Kriteria penderita yang diteliti : — Penderita dikirim oleh Bagian Kardiologi FKUI/RSCM dengan diagnosis hiperlipoproteinemia (kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dl dan atau kadar trigliserida lebih dari 200 mg/dl). dibuat catatan data biokimiawi kadar kolesterol total dan trigliserida darah.Mekanisme penurunan kadar kolesterol dan trigliserida darah dengan akupunktur masih merupakan hipotesis5. kemudian dilanjutkan 10 kali penusukan lagi. 2) Alat yang dipakai Jarum akupunktur yang terbuat dari baja tahan karat nomor 32 ukuran 1 cun (inci) buatan Cina. absorbsi dan eliminasi lemak dan karbohidrat yang berasal dari makanan. ginjal.59%. kortikosteroid.6) bersama-sama dengan titik Cung Wan (XIII.6) yang diketahui berpengaruh pada sekresi insulin. Hal ini terjadi sebagian dengan perantaraan stimulasi sekresi pankreas akibat penusukan titik Kung Sun (IV. Cara kerja 1) Pemeriksaan Sebelum akupunktur dimulai. Inervasi oleh nervus interkostalis VII cabang kutaneus anterior. absorpsi dan ekskresi kolesterol dan trigliserida di hati dan saluran pencernaan sehingga menurunkan kadar lemak darah tersebut.4) dalam "Electroacupuncture according to Voll" disebut sebagai titik ukur pankreas atau titik li mpa-pankreas. III dan IV. Ini menunjukkan penghambatan pada sintesis kolesterol akan meningkatkan sintesis trigliserida atau sebaliknya. di mana tampak hasil yang cukup memuaskan.36) pada 206 penderita.001). Pemeriksaan lemak darah penderita dilakukan setelah puasa selama 12—16 jam. 44. Jarum ditusukkan perpendikular sampai mendapat te-ci (sensasi penjaruman). Titik San Yin Ciao (IV. trigliserida . Penderita yang termasuk kelompok akupunktur dan diet dikirim ke Bagian Gizi RSCM untuk memperoleh penerangan mengenai diet yang harus dilakukan. Penurunan sekresi insulin terutama pada penderita obesitas dapat menyebabkan penurunan sintesis trigliserida endogen sehingga terjadi penurunan kadarnya dalam plasma.8) yang dikenal sebagai regulator fungsi hati.4) : Terletak di tepi medial kaki pada lekuk anterior dan inferior dari basis os metatarsal I di kulit pada batas warna merah dan putih. Kadar kolesterol diukur dengan metoda Chod-Pap dan trigliserida dengan metoda fully -enzymatic.6 . Lama penusukan 20 menit. akan mempengaruhi sintesis kolesterol dan trigliserida endogen di hati. lalu istirahat 3—5 hari. Vaskularisasi oleh arteri tarsalis medialis dan jala vena dorsalis kaki. • Kung Sun (IV. tidak menderita penyakit-penyakit antara lain : metabolisme. Penusukan kedua titik Nei Kuan (IX. Pada 8 kasus dilakukan akupunktur dan pada 8 kasus lagi dilakukan akupunktur dan diet. Manipulasi dilakukan sebagai berikut : setelah jarum ditusukkan. dan diputar selama 2 menit. — Selama penelitian dan sebulan sebelumnya tidak memakan obat-obatan hipolipemik. trigliserida dan fosfolipid. Penurunan sintesis trigliserida endogen mungkin berhubungan dengan titik San Yin Ciao (IV. Efek seimbang didapati pada kira-kira 25% kasus.

Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar kolesterol sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). Evaluasi dilakukan terhadap : a. • San Yin Ciao (IV. pada tepi posterior kondilus medialis tibia dan pada tepi anterior insersio muskulus semimembranosus dan muskulus semitendinosus.8) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Lokasi titik San Yin Ciao (IV.fenus dan cabang nervus peroneus superfisialis. Trigliserida saja. c. trigliserida menurun dan kolesterol meningkat. Kolesterol saja. Gambar 4. bagian yang lebih dalam terletak pada m. 44. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida tapi masih di atas nilai normal. b. 5) Evaluasi Pada akhir penelitian diadakan evaluasi dengan pemeriksaan kimia darah kembali dengan cara yang sama seperti sebelumnya.4) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat peningkatan kadar kolesterol. Lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). Bila lutut dalam keadaan fleksi. • baik : terdapat penurunan kadar kolesterol tapi masih di atas nilai normal. Inervasi oleh cabang nervus safenus. Vaskularisasi oleh vena safena magna di bagian anterior. Gambar 1. • Ci Cuen (XII. Lokasi titik di Cuen (XII. Vaskularisasi oleh vena safena magna. 1987 27 . titik ini terletak di ujung lekuk transversal poplitea. arteri dan vena tibialis posterior. Hasil penelitian • sangat baik terdapat penurunan kadar kolesterol dan trigliserida sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). soleus. dalam perjalanan arteri genu suprema. Gambar 3. kolesterol menurun dan trigliserida meningkat. fleksor digitorum longus. Hasil penelitian • sangat baik : terdapat penurunan kadar trigliserida Cermin Dunia Kedokteran No.8) : Terletak di bagian medial sendi lutut. di antara tepi posterior tibia dan m. Lokasi titik Kung Sun (IV.12) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture).6) (Diambil dari Essentials of Chinese Acupuncture). Gambar 2. • gagal : tidak terdapat penurunan yang berarti (tetap) atau terdapat peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. Lokasi titik Cung Wan (XIII. Inervasi di bagian permukaan oleh nervus kutaneus kruris medialis dan di sebelah dalam pada bagian posterior oleh nervus tibialis.6) : Terletak 3 cun tepat di atas puncak maleolus medialis.

8.5%). gagal 1 kasus.5%) 8 (50%) 3 (37. 2. baik pada 1 kasus (12. 44. Penelitian dianggap berhasil bila penderita termasuk dalam penilaian sangat baik dan baik. 1 masih di atas nilai normal dan pada 2 kasus terjadi peningkatan. Juga dilakukan perhitungan statistik dengan rumus t Fisher untuk melihat efek akupunktur terhadap kadar kolesterol dan trigliserida. Trigliserida meningkat pada 5 kasus. 3. 274 308 270 278 300 273 337 276 218 230 268 198 268 250 232 254 164 180 214 105 237 128 240 168 162 165 197 87 199 124 194 162 sangat baik sangat baik gagal sangat baik baik baik sangat baik baik 356 214 214 237 224 240 236 220 274 270 197 199 145 194 182 300 Dan tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar trigliserida pada 6 kasus. 3. 16. baik 31. terdapat penurunan sampai nilai normal. dengan evaluasi sangat baik pada 5 kasus (62. Jenis lipoprotein yang meningkat Jumlah kasus sangat baik 1. Hasil evaluasi penelitian adalah sangat baik pada 4 kasus. Sebelum akupunktur (mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi baik gagal sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal No. 8. 12. Tabel III.75% (3 kasus). 1987 .5%) dan gagal pada 2 kasus (25%). Efek akupunktur pada kadar trigliserida yang meningkat dan hasil evaluasinya Dari tabel di atas tam pak penurunan kadar kolesterol pada 8 kasus.5%) 2 (25%) 5 (62. Sebelum akupunktur ( mg/dl) Sesudah akupunktur (mg/dl) Hasil evaluasi sangat baik baik sangat baik baik sangat baik gagal sangat baik baik baik baik sangat baik sangat baik sangat baik baik sangat baik sangat baik sesudah akupunktur serta hasil evaluasi penelitian No. • baik : terdapat penurunan kadar trigliserida tapi masih di atas nilai normal. 2. 1. 3. pada 3 kasus masih di atas nilai normal.25%). 6. kolesterol & trigliserida kolesterol Jumlah Hasil penelitian baik gagal 8 8 16 3 (37. Hasil evaluasi sebelum sesudah sebelum akp + diet akp + diet akp + diet 1.75%) 28 Cermin Dunia Kedokteran No. 5. 6.25%) 3 (18. 5. 8. 2. Tabel V. 15. Kolesterol total ( mg/dl) sebelum akp. 7. 10.5%) dan gagal pada 1 kasus (6. 8. 3 (37. baik pada 2 kasus dan gagal 2 kasus. pada 1 kasus tetap (4 sampai nilai normal. Hasil penelitian menurut jenis lipoprotein yang meningkat pada masing-masing kasus No. 3 masih di atas normal). 307 290 327 72 280 268 322 284 243 197 267 248 177 235 234 196 356 165 214 172 224 178 236 220 274 104 270 152 145 112 182 300 baik sangat baik gagal baik sangat baik sangat baik sangat baik gagal 274 307 290 327 308 270 278 272 300 273 280 337 268 276 322 284 218 243 197 267 230 268 198 248 268 250 224 232 235 254 234 196 Dari tabel di atas tampak akupunktur berhasil menurunkan kadar kolesterol pada 15 kasus dan pada 1 kasus tetap. Pada 3 kasus dengan trigliserida yang meningkat. Tabel IV. Hasil evaluasi penelitian : sangat baik pada 4 kasus. 4.sampai nilai normal (di bawah batas maksimum). 11. Hasil evaluasi penelitian 1. baik pada 3 kasus. 1. Trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah akp. 4. 9. • gagal : tidak terdapat penurunan atau terdapat pening- Dari tabel di atas tampak penelitian berhasil pada 81. 7. Gambaran kadar kolesterol total dan trigliserida sebelum dan No. 14.25% (5 kasus) dan gagal 18. sesudah akp. baik pada 6 kasus (37. Efek akupunktur pada kadar kolesterol yang meningkat dengan hasil evaluasirya katan kadar trigliserida. Tabel II. HASIL PENELITIAN Tabel I.25%). dengan evaluasi sangat baik pada 9 kasus (56.25% dari 16 kasus hiperlipoproteinemia dengan perincian sebagai berikut : sangat baik 50% (8 kasus). 4. 6.5%) 0 (0%) 5 (31. 7. 3.5%) 2. akp. Gambaran kadar kolesterol dan trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur dan diet serta hasil evaluasi penelitian Kolesterol total ( mg/dl) Trigliserida ( mg/dl) sesudah akp + diet No. Dari tabel di atas tampak penurunan kadar kolesterol yang meningkat pada 7 kasus. 7. pada 5 kasus sampai nilai normal. 5. 13. 6. 5. 2. 4.

5 47. 2.499). dapat disimpulkan bahwa akupunktur pada keadaan hiperlipoproteinemia dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik. 9. 8.23% dengan 0.25 18.16% (Tabel VI).88%) dan gagal 43. pegal-pegal tidakjelas nyeri dada. 6.03% dan ratarata penurunan trigliserida adalah 12.44 dan t tabel antara 2.998 dan 3. 16. Tindakan Akupunktur Akp + diet Nilai rata-rata kolesterol total (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 293.7 289.87 Nilai rata-rata trigliserida (mg/dl) sebelum sesudah selisih % 220. gagal 25% (tabel V). penurunan kadar serum kolesterol sebesar 15%—20% dapat menurunkan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 35%—60% 5 .5 193.5 223. berkurang terasa berat. Rata-rata penurunan kadar trigliserida sesudah akupunktur adalah 12.16% dengan P 0. 13. dan ini akan mempengaruhi hasil evaluasi. 15. 4.5 kg).5 160/90 160/90 162. 10.5 72. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 16.5% dan baik 12.2 239.25%) dan gagal 18.19 dan t tabel 5. terhadap kolesterol saja keberhasilan yang diperoleh adalah 93.5 174.5 49 79.25% (tabel I V).5 — 2.02%.5 62. tensi menurun sedikit dan gejala subyektif sebagian berkurang sampai hilang.5 78 45 69 50 49 77 71.7 70.Tabel VI.408).97% (sangat baik 22. gagal 6.5 160 160 165 154 163 130/90 150/90 120/80 140/85 130/90 140/95 120/80 135/85 130/80 130/80 165/100 160/90 145/85 140/80 130/85 145/85 130/80 130/85 sukar tidur.25 10. perut pedih dada & badan dosis obat kurang dada berat hilang tidak jelas lemas.408). P/L Umur (th) 1.16 Dari tabel di atas tampak rata-rata penurunan kadar kolesterol sesudah akupunktur sebesar 24. 11.25% dan baik 37.02 (t hitung 3. DISKUSI Dengan pemakaian titik-titik akupunktur yang sama. hasil penelitian Ionescu-Tirgoviste dkk terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 56.001 (t hitung 11.6 27.03% dengan P <0. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 24. 1.5 58 67 151. 44. tinggi badan.0 12. Seperti diketahui.75% dengan perincian sangat baik 56. Nilai rata-rata kolesterol total trigliserida sebelum dan sesudah akupunktur.5 66 66. berkurang lekas capai nyeri dada berkurang sakit dada berkurang — Dari tabel di atas tampak beberapa kasus berat badan yang lebih dari normal menurun (0.5%.5 154 145. 3. 7. Berdasarkan hasil penelitian di atas dan tulisan yang disajikan. P L P L P L P L L P P L L L P L 60 39 52 58 70 28 48 61 72 65 51 50 43 62 54 56 Berat badan (kg) Sebelum Sesudah Tinggi badan Tensi (mmHg) Keluhan subyektif Sebelum Sesudah Tindakan Akp.87% dan rata-rata penurunan trigliserida adalah 10.09% dan baik 34. tensi sebelum dan sesudah akupunktur No.5%. sesudah akupunktur dan diet rata-rata penurunan sebesar 10.5 52 47 64 66 70.5 65 52. sehingga bila Diabetesnya sendiri belum teratasi maka kadar trigliserida akan tetap tinggi.03 49. Pada penelitian ini dicoba untuk memisahkan tindakan Cermin Dunia Kedokteran No. 2.5 72 60 67.58 dan t tabel 5. Dengan tindakan akupunktur. sebelum dan sesudah akupunktur dan diet. Perbedaan hasil ini mungkin disebabkan karena adanya variabel yang berbeda. berkurang lekas capai. 1987 29 . berkurang bahu pegal sakit dada.25% (sangat baik 50% dan baik 31. terhadap trigliserida keberhasilan 75% dengan perincian sangat baik 62.001 (t hitung 19.5 24. Peneliti yang terdahulu juga mengikutsertakan beberapa kasus hiperlipoproteinemia sekunder ka- rena Diabetes Mellitus. 5.13. Dengan akupunktur dan diet. berhilang debar-debar lekas capai berkurang sesak nafas berkurang nyeri dada hilang berkurang nyeri dada tangan semutan nyeri dada berkurang sesak nafas. rata-rata penurunan kolesterol total adalah 16.5 130/90 130/90 166.23 161.5 210/100 150/85 154.75% (tabel III).5 49.6 179.23%.5 65.001 (t hitung 9.408). Akp + Diet — + + + — — — + + + + — + — — + + — — — + + + — + — — + — + + (cm) Sebelum Sesudah 143 170 155 169 170/90 125/85 130/90 170/80 160/95 125/85 125/90 170/80 65 79 45 69. Tabel VI. 14.8 16. t tabel 5. Gambaran berat badan.01 <P <0. sedangkan hasil penelitian di RSCM terhadap hiperlipoproteinemia adalah berhasil sebesar 81. 12. serta selisihnya No.87% dengan P < 0.

1983. Current concepts in prevention and treatment. New Mexico 1980 : 61.. 1981. 126 . Ernst ND. 9 : 57 . Diagnosis and Therapy. Essencials of Chinese Acupuncture. Am Heart J 1980. Medizinisch Literarische Verlagsgesellschaft mBH.416. Am J Acupunct 1976. Historical Aspect of Acupuncture. 4 (215 . Omura Y. 17. Acupuncture. KEPUSTAKAAN 1. MOD Co. KESIMPULAN DAN SARAN • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah pada hiperlipoproteinema dengan keberhasilan 81. Brown MS.58 . 15. Meeker LA. Levy RI. 547 . Danciu A. 10.5% dan gagal 6. Mcdika 1983. In : Principles of Internal Medicine. 1982. Index of Acupuncture. 11. Hyperlipidemia. • Keberhasilan akupunktur untuk menurunkan kadar kolesterol adalah 93.14. 100 : 924 . Zhang Ren Li Huanbin.). Foreign Languages Press. 2.141. 6.141. Lange Med Publ. Spritz N. Dietary management of hyperlipoproteinemia J A Diet Ass 1971. Visinescu R.001) dan 10. Acupuncture effects on cardiovascular and nervous system. Danciu A. baik 12. yaitu sebagian dengan akupunktur saja dan sebagian dengan akupunktur dan diet khusus.274. 4. Beijing. meskipun pada penelitian ini belum dilakukan pengamatan yang khusus terhadap hal-hal tersebut. 18.25%). Zhao Hexi. Omura Y. atas kerja sama dan bantuannya dalam penelitian ini.5%. 1980.25%. Acupuncture and electroacupuncture therapy in the treatment of hyperlipoproteinemia. Chicago.927.87% sesudah akupunktur dan diet. Medical Progress 1983.129. Connor JO & Bensky D. 19. 5. Beijing. 2 : 36 .281).25% dan gagal 18.5%. A Comprehensive text.. Scott PJ. Chang Xingguo.39.. The Heart. Georgescu M. 1977. Rifkind BM. 276 : 1 (34 . 1 . Leonhardt H.23% sesudah akupunktur (P < 0.44).yang dilakukan. Ahli Gizi RSCM. Hurst JW.16% sesudah akupunktur dan diet (0.25% dari 16 kasus (sangat baik 50%.75%). • Pada evaluasi terlihat perbaikan dari keluhan subyektif maupun gejala klinis (tabel VIII) pada beberapa kasus. 1981. hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah akupunktur tanpa diet khusus juga mempunyai efek hipolipemik yang bermakna. Sokolow M. 14.03% sesudah akupunktur dan 16. 1984. Levy RI.224). 1 : 51 . • Melihat hasil penelitian efek akupunktur pada hiperlipoproteinemia tersebut. th ed McGraw Hill Book€ Kogakusha Ltd. dapat disimpulkan bahwa akupunktur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Karena itu dianjurkan untuk memasukkan akupunktur sebagai salah satu cara penanggulangan keadaan hiperlipoproteinemia. Ionescu-Tirgiviste C. Diet in the treatment of hyperlipidemia. Adi Kusuma Aman. Phleck-Chhayan. 2 (94 . 12. 51 . Fat transport in lipoproteinemia. 13. 4th ed. New England J Med 1967. 8.577. • Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk melihat sejauh manakah akupunktur dapat mempengaruhi fraksi -fraksi lemak darah yang lain. 7. Samuel P : Drug treatment of hyperlipidemia. The treatment of hyperlipoproteinemia by acupuncture. 951 957. Metabolisme dan arti klinis lipiprotein. sedangkan kadar trigliserida menurun dengan keberhasilan sebesar 75% (sangat baik 62. 100 : 573 . Lees RS. 3 : 267 .01 < P < 0. 16. Anonim. 3. 44. akupunktur juga mempunyai efek menurunkan kadar trigliserida secara bermakna dengan hasil penurunan 12.62. Grune & Stratton Inc. Acupunct & El Ther Research 1975. 188. : 406 .559. 9.75% (sangat baik 56. Clinical Cardiology. 3 (148 156).103). 5th ed. The second national symposium on acupuncture and mox bastion and acupuncture anesthesia (abstr.02). 13 . An integrated approach to mechanism and disorders. Goldstein JL. 1987 . Cheta D.41.343. Levy RI. Fundamentals of electroacupuncture according to Voll. Frederickson DS. Stamoran M. Ucapan terima kasih Pada para dokter Bagian Kardiologi FKU1/RSCM. Acupunct & El Their Research 1975. baik 31. McGraw Hill Book Co. Burhanuddin Nasution. The hyperlipoproteinemias and other disorders of lipid metabolism.. dan titik akupunktur yang mana yang paling mempengaruhi kadar lemak darah. 1981. 4 : 337 . Eastland Press. 30 Cermin Dunia Kedokteran No. dan gagal 25%). 2nd ed. baik 37. Am Heart J 1980. 5 (273 . Am J Acupunct 1981. • Akupunktur mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah secara bermakna (P < 0. Ionescu-Tirgoviste C. Bonoell M. Ahli laboratorium RSCM. Hyperlipidemia. Influence on hyperlipidemia by needling Neiguan : Clinical analysis of 72 cases.001) dengan hasil penurunan 24. China.

Analgesi dilakukan dengan akupunktur listrik pada titik XIV.11 . paru. kecuali nyeri Sejak dahulu telah diketahui bahwa akupuktur dapat menanggulangi nyeri. Gatut Suprodjo Bagian Ilmu Penvakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Dr. ekonomis dan tidak memerlukan alat-alat yang rumit. Jakarta ABSTRAK Akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap penderita kondiloma akuminata telah dilakukan dengan hasil memuaskan. Akupunktur analgesi sangat sederhana pelaksanaannya. *) Penulis saat ini bertugas di Farmakologi klinik RS Dr Citpmangunkusumo. sehingga pada tahun 1958 untuk pertama kali dapat digunakan sebagai analgesi pada pembedahan. XIV. Akupunktur analgesi terutama bernilai untuk digunakan pada keadaankeadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Akupunktur analgesi aman.32. Angka keberhasilan secara umum adalah 90% 5. hati. Petrus Tarusarya ** Unit Akupunktur RS Dr Ciptomangunkusumo. Pada umumnya di luar Cina akupunktur analgesi hanya dilakukan pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak dapat dilakukan 6 . XIII.7. **) Penulis saat ini bertugas di RS Sintanala. sebab pada pembedahan dengan akupunktur analgesi. dan lainlain 6. juga orang tua berumur 90 tahun 5. Para pengamat di luar Cina pada umumnya memandang akupunktur analgesi sebagai suatu variasi dari metode anestesi 12 . Jakarta Dr. tidak ada efek samping dan lain-lain reaksi yang tidak terduga. penderita sadar sepenuh2. 1987 31 . Pelaksanaan akupunktur analgesi di luar Cina biasanya disertai dengan pemberian obat-obat tambahan ll . Husniah R. MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR ANALGESI Banyak pendapat maupun hipotesis yang dikemukakan. Di Cina sampai tahun 1979 telah dilakukan 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi pada 2. Misalnya pada keadaan alergi terhadap obat-obat anestesi. Pada saat ini. Berdasarkan pengamatan dari jutaan pembedahan.2.000. Induksi dilakukan selama 20 menit. Penamaan ini kurang tepat. Sedangkan rasio akupunktur analgesi di Cina adalah 10% — 30% 2. Di Australia sejak 1972 telah dilakukan kira-kira 200 jenis pembedahan dengan akupunktur analgesi6 .4. PENDAHULUAN Akupunktur analgesi pada pembedahan adalah teknik akupunktur yang diterapkan selama masa prabedah atau masa bedah untuk mencapai keadaan analgesi . Cermin Dunia Kedokteran No. 44.000 penderita8 . Akupunktur analgesi telah pula dilakukan pada neonatus berumur 2 hari. Dr. Metode ini sangat berguna di daerah perang rural. 3 .9. Akupunktur analgesi sering disebut dengan nama akupunktur anestesi.10 . Th € Akib *. nya dan semua sensasi tetap utuh. daerah yang komunikasinya sulit dan dalam keadaan perang. VII.6 Salah satu keuntungan yang nyata dari penggunaan akupunktur analgesi adalah pengurangan penggunaan narkotika sebanyak 80% 2 .Akupunktur Analgesi pada Bedah Beku di Daerah Penis Dr. pada penderita penyakit jantung. dilaporkan bahwa tidak ada kematian yang disebabkan oleh akupunktur analgesinya 4 . Stimulator listrik yang digunakan adalah type DZ 22 dengan frekuensi 200Hz dan 2000 Hz. pembedahan dengan akupunktur analgesi telah diterapkan di seluruh dunia. Efek penanggulangan nyeri ini akhirnya dikembangkan sedemikian rupa.2 dan Matsui. ginjal. Akupunktur analgesi ini terutama bermanfaat pada keadaan-keadaan di mana analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. Ciptomangunkusumo.

mekanisme kerja akupunktur analgesi masih dianggap melalui multifaktor. terletak di bawah vertebra sakralis 4. Titik akupunktur ditentukan secara anatomis dan ditegaskan dengan alat pencari titik dari stimulator DZ 22. Ming Men (XIV.C. dua buah alat Stimulator listrik tipe DZ 22. namun belum ada satu pun yang dapat menerangkan mekanisme akupunktur analgesi secara menyeluruh. 32 dilakukan dengan jarum 4 inci bersudut 15° dengan kulit. saat ini dihitung sebagai awal waktu induksi. Jarum kemudian dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B . 44. Meskipun telah banyak hipotesis dikemukakan. Terakhir penjaruman titik Matsui dilakukan tegak lurus dengan permukaan tubuh. akupunktur pada titik-titik tersebut dapat digunakan juga untuk pembedahan lain di daerah ini. Sedangkan analgesi untuk pembedahan abdomen dikatakan lebih sulit dari pada untuk pembedahan di daerah lain16.3 dan 4. Pendapat ini berkaitan antara lain teori Gate Control & Two Gate Control. Sakralis 2. Bila rangsang spesifik akupunktur dapat menyaingi nyeri yang timbul karena pembedahan. dilakukan atas kerjasama dengan bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI/RSCM. 4 tegak lurus. terletak 1 inci medial tuberositas ischii. Pada tahun 1979 dalam seminar interregional WHO mengenai akupunktur di Beijing disimpulkan secara umum. 28 dengan panjang 2 inci dan 4 inci. Teori Gate Control secara singkat mengemukakan bahwa perangsangan titik akupunktur yang berarti perangsangan serabut besar (yang bermyelin. terletap pada batas atas simfisis pubis. beku di daerah penis. Tindakan bedah beku dan akupunktur analgesi dilakukan di Unit Akupunktur RSCM. kecuali untuk titik XIX. penderita diperiksa dan didiagnosis terlebih dahulu di bagian Kulit dan Kelamin. Penjaruman titik XIV. 2). BAHAN DAN CARA: Penelitian akupunktur analgesi pada tindakan bedah Setelah penjaruman melesai. Titik ini di lapisan dalam terletak pada cabang posterior N. 4 dan XIV. Sedangkan menurut Two Gate Control. dalam hiatus sakralis. 5. 17 . 2. Semua jarum dihubungkan dengan elektroda DZ 22 kelompok B. yang mengatakan bahwa perangsangan titik akupunktur dapat merangsang pelepasan suatu substansi morfin endogen (endorfin) yang mempunyai sifat anti nyeri 14 . Mula-mula dilakukan penjaruman titik XIV. yang berlangsung sampai kira-kira 10 — 15 menit setelah tindakan selesai. 2. 1987 .) dengan jenis 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Matsui.Beberapa pendapat mengatakan. 3. Posisi penderita dialhkan menjadi supinasi. Penjaruman dilakukan bilateral. dari L3 dan di lapisan superfisial pada cabang kutaneus dari ramus dorsalis N torakalis l2 . Bila analgesi berhasil dengan memuaskan. 4. terletak 1 jari medial spina Iliaka posterior superior. teori reflexotherapeutical Head. kecuali untuk titik XIV. 2 dan XIV. Mengenai analgesi untuk pembedahan di daerah penis tidak ada laporan khusus.3 dan 4. akan menimbulkan rangsang bukan nyeri yang menghambat rangsang nyeri yang timbul akibat pembedahan. selain gerbang di medula spinalis tersebut masih ada lagi gerbang utama yang terletak di hipotalamus. Alat yang digunakan Jarum akupunktur : dari baja tahan karat no. Sebelum setiap penjaruman.2 subkutis. Titik ini terletak pada tabang N sakro-koksigeus. sehingga menyentuh foramina sakralis posterior 2. nyeri akan dihambat dan terjadi analgesi. kecuali mengenai titik-titik yang digunakan 16 Tindakan bedah beku di daerah penis dikatakan menimbulkan nyeri yang panas dan menyengat. 2 dilakukan dengan jarum 2 inci. Karena itu peran serta sistem meridian tidak dapat diabaikan. Jarum diisolasi dan direkat pada kulit dngan plester. disuatu gerbang yang terletak di substansia gelatinosa medula spinalis 13 . Akhir-akhir ini dikemukakan teori endorfin. akupunktur analgesi lebih efektif untuk pembedahan di daerah kepala. dimulai perangsangan dengan arus listrik. 2). Sebelum dianalgesi. sejajar dengan permukaan tubuh sedangkan XIV. dan lain-lain. Ci Ku (XIII. berdaya konduksi cepat dan menghantarkan rangsang bukan nyeri). teori susunan saraf otonom. terutama bila analgesi dengan obat-obatan tidak dapat dilakukan. leher dan dada 15 . 32). Penelitian akupunktur analgesi di daerah penis ini dilakukan untuk melihat apakah titik-titik yang dipilih dapat menimbulkan analgesi dengan hasil yang memuaskan. titik akupunktur dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas alkohol. Yao Su (XIV. Penjaruman titik VII. Titik ini terletak pada ramus posterior N. Titik ini di lapisan superfisial terletak pada cabang kutaneus N iliohipogastrika dan di lapisan dalam pada N iliohipogastrika. yang dapat menghambat nyeri bila titik-titik akupunktur tertentu di daerah muka dan kepala dirangsang 8 . terletak di antara prosesus spinosus vertebra lumbal 2 dan lumbal 3 pada garis median. Arus listrik yang digunakan adalah bolak balik (A. Selain teori-teori ini masih banyak hipotesis lain yang dikemukakan antara lain teori biolistrik. Diamati bahwa daerah analgesi yang ditimbulkan oleh akupunktur bersifat unik dan berbeda dengan analgesi yang timbul pada anestesi regional/blok. Penelitian dilakukan antara bulan Januari sampai Maret 1983 pada 4 orang penderita. pada prinsipnya terjadi persaingan antara impuls spesifik yang timbul akibat rangsang akupunktur dan impuls nyeri yang timbul karena pembedahan. pada suatu sistem proyeksi non spesifik di otak. Sampai saat ini. Mula-mula penderita dibaringkan dalam sikap pronasi untuk dilakukan penjaruman pada titik yang terletak di belakang tubuh. 4 dengan kelompok A. Spinalis yang keluar. 4). Modified Ce Liao (VII. Penjaruman dilakukan sampai tercapai sensasi penjaruman (te ci). Titik-titik akupunktur yang digunakan 1.

Selain itu efek endorfm yang dikatakan dapat dirangsang dengan akupunktur tidak dapat pula diabaikan. Lee F and Cheung CS. 1973. 2:87-98. 2. 1979. HASIL DAN PEMBICARAAN Telah dilakukan akupunktur analgesi untuk tindakan bedah beku di daerah penis terhadap 4 penderita kondiloma akuminata. Penatalaksanaan akupunktur analgesi meskipun mudah. 1978. Venice: International Congress series. pp 197-8. USA: Medical Examination publ. Pengukuran nyeri dilakukan secara subyektif.4. Intensitas dinaikkan bertahap semaksimal yang dapat ditahan penderita. Acupuncture Analgesia. The Influence of Different Parameters and Methods of Stimulation on The Effect of Electric Needling of The Same Nerve. 6.Hasil longan tingkat nyeri papel verukosa lentikuler yang multipel papel verukosa miller yang multipc papel verukosa lentikuler yang multipel papel miller yang multipel tk_ I memuaskan corona. Jumlah tumor multiple dan pada kasus terakhir membentuk plakat. 1979. Karakteristik Penderita dan Keberhasilan Lokasi Tumor Efloresensi Penggo. Tingkat II bila nyeri singkat dan ringan sekali. Pada semua penderita masa induksi adalah 20 menit dan analgesi dipertahankan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai.gelombang bifase segi (spike). Penderita digolongkan ke dalam tingkat I bila tidak ada nyeri sama sekali. 3. dan tindakan ini diulang 2 kali). maka nyeri yang timbul karena tindakan ternyata dapat diatasi oleh sensasi akupunktur. maka induksi dapat diperpanjang. Matsui dan daerah tindakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/ berdekatan dengan segmen saraf yang mempersarafi daerah pembedahan. Illinois: Charles C Thomas publ. 9. KESIMPULAN Telah dilakukan akupunktur analgesi pada bedah beku terhadap 4 penderita dengan kondiloma akuminata di daerah penis. Lokasi tumor berbeda-beda. akupunktur analgesi masih merupakan suatu metoda alternatif. 10. Lowe WC. Mayer EH and Bischko J. Beijing: The Peoples Medical Publ. Matsuto. I memuaskan 4 31 4 bl tk. 8. 5. Beijing: Peoples Medical publ house. . Hongkong: Medical book Publ. pp 171-82. Treatment of Drug Addiction by Acupuncture and Electrical Stimulation. Keberhasilan akupunktur analgesi dinilai dengan mengukur nyeri yang timbul. 44. Induksi dimulai dengan frekuensi rendah. Experiences with Acupuncture Analgesia in the Fiels of the Ear. Current Acupuncture Therapy. Perangsangan listrik terus dilakukan sampai 15 menit setelah tindakan bedah beku selesai. Man PL and Chen CH. Pathway of Acupuncture at Zusanli upon The Gastrointestinal Function.2. Tindakan bedah beku (cryo surgery) dilakukan dengan menggunakan cairan nitrogen yang disemprotkan 2 siklus (cairan nitrogen disemprotkan dengan cone pada lesi sampai daerah freezing 1 mm di luar lesi. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. 1980. 1973. Yu AL. terlihat karena daerah tindakan dan titik-titik akupunktur yang digunakan dipersarafi oleh segmen saraf yang sama/berdekatan. Wexu M. tetapi memerlukan waktu induksi yang cukup lama bila dibandingkan dengan analgesi obatobatan. in Advances in Acupuncture and Acupuncture Anaesthesia. p 416. 1973. Theory and Potential Clinical Application. Anonim. 1974. 2 intra meatal. terutama pada keadaan di mana anestesi obat-obatan tidak mungkin dilakukan. Beijing: Foreign languages press. 1987 33 No Umur Lama (th) sakit 1 22 1 th corpus penis 2 31 1 bl intra meatal tk. pp 211-6. dan bentuk frekuensi rangsang kontinyu. Essentialas of Chinese Acupuncture. Tindakan bedah beku dimulai bila pada akhir masa induksi penderita telah merasa analgesi. penjaruman pada titik VII. yang dinaikkan perlahan-lahan sehingga akhirnya mencapai frekuensi 200 Hz untuk elektroda kelompok A dan 2000 Hz untuk elektroda kelompok B. Springfield. Berdasarkan penelitian. Pada semua kasus akupunktur analgesi berhasil dilakukan dengan hasil memuaskan. 7. Bila perasaan ini belum ada/belum kuat. Asian J Med. Xu GH. Medical Progress 1975. Tingkat IV bila nyeri tidak tertahankan lagi. KEPUSTAKAAN 1. Namun demikian. 4.32 berarti merangsang saraf parasimpatis yang mempersarafi organorgan pelvis sehingga dapat menimbulkan efek analgesi di 18 daerah pelvis . New York : ASI publ Inc. 9:138-41. p 759. Lu WJ. glans dan Tabel I. Introduction to Acupuncture. Nose and Throat. Acupuncture for Physicians.2. Cermin Dunia Kedokteran No. Sedangkan titik XIV. berhasil baik bila termasuk tingkat II dan gagal bila termasuk tingkat III dan IV. pp 306-7. I memuaskan 3 23 1 bl glans penis corona glandis intra meatal tk. Tingkat III bila nyeri jelas tapi masih dapat ditahan. Wen HL and Cheung SYC. Cai D. 1975. sehingga mungkin kurang praktis untuk dilaksanakan secara rutin di poliklinik. The Ear Getaway to Balancing the Body a Modern Guide to Ear Acupuncture. Shanghai Acupuncture Anaesthesia Coordinating Group. I memuaskan Pada keempat penderita tindakan dapat dilakukan tanpa nyeri sehingga akupunktur analgesi herhasil dengan memuaskan. 1 di corpus dan 1 di preputium. Akupunktur analgesi dinyatakan berhasil dengan memuaskan bila penderita termasuk tingkat I. XIII. Bila ditinjau hipotesis timbulnya analgesi pada akupunktur antara lain teori Gate Control. XIV. Induksi dilakukan selama 20 menit.

1979. The Principle and Practical Use of Acupuncture Anaesthesia. Symposium on Pain: Acupuncture Analgesia and Anaesthesia. Acupuncture. 1973. 17. Weng J. The Application of Modified Ci Liao Point in Acupuncture Anaesthesia for Gynecological and Obstetrical Operation. Acupuncture Analgesia Clinical Experimental Results of the Vienna School. 13. pp 96-235. 229:1371-5. Pauser G. Acupuncture Anaesthesia in The Peoples Republic of China: Implication for American Medicine. 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Anonim. in the Mechanism of Acupuncture Analgesia. Benner H. Murphy TM and Binica JJ. Italian Austrian Congress for Information on Acupuncutre and Auricular therapy. Endorphins. Department of Physiology Faculty of Medicine University of Hongkong. 12. Melzack R. 44. p 39. pp 197-8. The Puzzle of Pain. 18. Beijing: Peoples medical publ. The WHO view. Arch Surg 1977. The Magazine of The World Health Organization. 1987 . Victoria. Thomas H. abstract. Yang H. Mao S. Yang MMP. 14. Australia: Penguin Books. Bannerman RH. JAMA 1974. Dec 1979.11. 16. Peng C. 112:896-902. 15. Hongkong: Medicine and Health pubL 1974. Li G. in the second French. Vienna 1975. 24-9. in Advances in Acupuncture Anaesthesia. Bonica JJ. The Role of Endogenous Ligands.

Lexotan. Ternyata pula pengobatan akupunktur memberikan efek jangka panjang dan lebih dari sekedar plasebo 3 . Pengobatan akupunktur dilakukan dengan penusukan pada titik-titik di kepala. Pasien lalu dirujuk ke Bagian Saraf. Nyeri kepala seperti itu telah sering diderita selama dua tahun terakhir ini. tetapi setelah obat habis keluhan timbul lagi (obat yang diberikan pada kunjungan pertama adalah Nelstan. Telah berobat ke dokter dan dikatakan masuk angin. karena hampir semua orang pernah mengalaminya. KASUS Seorang wanita. 44. Selalu merasa sakit pada waktu menstruasi (dismenorea) sejak menarche. Setiap tahun lebih dari 42 juta orang menderita nyeri kepala. Dua tahun yang lalu pernah menderita sakit panas selama 3 minggu dan dikatakan dokter sebagai gejala tifoid. kesadaran Cermin Dunia Kedokteran No. akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. Pada saat datang pasien menyatakan merasa nyeri kepala hebat mual-mual. tanpa dapat dibuatkan definisinya yang tepat. Setelah pengobatan pertama. tengkorak maupun di luar struktur tersebut1 Seorang ahli nyeri kepala di Amerika Serikat pernah menyatakan. Pengobatan diberikan dua kali seminggu. Dharma K. Keluhan tersebut diderita setiap hari sejak 2 minggu sebelumnya. tubuh dan anggota gerak. Pasien diberi obat dan keluhan hilang setelah makan obat. PENDAHULUAN Sefalgia atau nyeri kepala merupakan suatu keluhan yang subyektif. untuk kemudian timbul lagi setelah 1 — 2 minggu. Pada pemeriksaan fisik. Cipto Mangunkusumo. lama serangan kurang lebih 1 jam dan waktu timbulnya tidak menentu serta letak nyerinya tidak dapat ditentukan karena terasa menyeluruh. hanya sekitar 10% yang disebabkan oleh penyakit organis yang serius 2 . dan berjuta-juta di antaranya menderita nyeri yang begitu hebat sehingga tidak dapat bekerja. Baik kelainan di dalam otak.Pengobatan Nyeri Kepala dengan Akupunktur Dr. umur 20 tahun dirujuk dari Bagian Saraf ke Poli Akupunktur dengan diagnosis sefalgia. Dr. Dari jumlah itu. Penelitian akhir-akhir ini menyatakan. lalu diberi obat. Kho pernah melaporkan kesembuhan seorang pasien cluster head- ache dengan pengobatan akupunktur. Selama ini pasien sering merasa kunang-kunang bila bangkit sesudah jongkok. pasien tampak sakit. pada kunjungan kedua adalah Optalidon dan Tolvon). 1987 35 . sehingga mempunyai efek penyembuhan nyeri. foto kepala dan fundus okuli tidak ditemukan kelainan. Diperkirakan. dengan hasil yang baik 2 . Khoe mengobati lebih dari 1000 penderita nyeri kepala tanpa kelainan organis/ penyakit serius dengan akupunktur dan perbaikan nutrisi. gejala mereda dan menghilang sesudah pengobatan yang keenam. Widya Unit Akupunktur RS. penggunaan akupunktur dalam pengobatan nyeri kepala memberi hasil yang memuaskan. Walaupun demikian sefalgia mudah dimengerti. dan pada pemeriksaan neurologis. dan telah diobati dengan obat-obatan tanpa hasil yang memuaskan. Jakarta ABSTRAK Telah dilakukan pengobatan akupunktur pada seorang wanita umur 20 tahun yang menderita nyeri kepala. dan Laroxyl. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan utama dari banyak penduduk. Keluhan mual hilang tetapi nyeri kepala tidak berkurang. Gejala yang banyak dijumpai dalam kehidupan dan praktek kedokteran sehari-hari ini dapat disebabkan oleh banyak jenis penyakit dan kelainan. Pada waktu timbul kepala terasa nyeri hebat. Akhirnya pasien dirujuk ke Poll Akupunktur. sekitar 85% penduduk pernah menderita nyeri kepala. Keluhan hilang bila berobat ke dokter. Pasien kemudian berobat ke Bagian Penyakit Dalam dan diberi obat tetapi keluhan tetap. berdenyut-denyut. setelah cara-cara pengobatan lainnya mengalami kegagalan4 .

32. yang segera hilang setelah diakupunktur. Rasa nyeri tersebut biasanya bilateral. tampak semangat agak kurang. Ci Cie (XIII. yang terletak pada garis tengah kepala 5 inci dari garis batas rambut depan. Yeou Cheng Hwang. kecelakaan. 23. Menegangnya otot sering kali menunjukkan adanya ketegangan jiwa. makanan. Bioenergi tersebut dapat dalam keadaan ekses (se) atau defisien (si). Akupunktur termasuk salah satu cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut 5 . Pasien memakai kacamata yang menurut keterangannya berukuran Sph -1 dan Sil . 36 Cermin Dunia Kedokteran No. akupunktur merupakan salah satu cara pengobatan yang efektif pada keluhan nyeri kepala yang fungsional.14) dan Fu Liu (VIII. Pada kasus di atas. 44. yang terletak 2 inci di atas titik yang terletak pertengahan tendo achilles dengan maleolus interna. yaitu 2 : — Faktor luar : cuaca. yang terletak di antara os metakarpal I dan II. 1977. lokasinya kadang-kadang tidak jelas. Fu Liu (VIII. Bensku D.1⁄2 kiri dan kanan. Selama itu di rumah keluhan kadang-kadang timbul bila banyak membaca/belajar. 2. 2 jam kemudian timbul nyeri kepala lagi. Am J Acup 1978. Menurut ilmu akupunktur. Tujuan pengobatan akupunktur adalah menyeimbangkan kembali keadaan ekses atau defisien tersebut menjadi normal. 1981.20). Terapi direncanakan diberikan 2x/minggu sampai 1 seri yang terdiri 12 kali terapi. PEMBICARAAN Nyeri kepala merupakan suatu keadaan yang dapat timbul karena berbagai sebab. Chen GS. Diagnosis kerja : Sefalgia. 5 : 151. Pada kunjungankunjungan berikutnya tidak didapati keluhan-keluhan lagi. Pada pasien ini terapi akupunktur diberikan dengan penusukan pada titik-titik Pai Hui (XIV. Ci Cie (XIII.9) dipilih karena kedua titik yang terletak di kepala ini mempunyai khasiat untuk nyeri kepala. 5 : 169. hingga dengan demikian keluhan nyeri kepala akan menghilang. Am J Acup. Chicago: Easland Press. Titik Pai Hui (XIV. yang segera hilang setelah beristirahat.HN. Chen dkk 3 menyimpulkan. 3. Hal tersebut dicapai dengan penusukan/stimulasi pada titik-titik akupunktur tertentu yang mempunyai efek pada aliran bioenergi di daerah kepala. He Ku (II. Diagnosis diferensial dan tatalaksana sefalgia.20) dan Tay Yang (M. di Nyeri kepala menahun. maka diperkirakan bahwa nyeri kepala tersebut bersifat fungsional dan tidak mempunyai dasar kelainan organis. hal. nadi 84. Pada pemeriksaan fisik lainnya tidak didapatkan kelainan. Acupuncture a comprehensive text. kemungkinan besar keluhan pasien ini dapat digolongkan dalam nyeri kepala tegang otot. Khoe WH. 5. mengingat pasien dirujuk dari Bagian Saraf dan telah pula diperiksa di Bagian Penyakit Dalam. Jakarta 1981. Terapi yang diberikan pada keadaan ini adalah fisioterapi. 6. di Nyeri kepala menahun.7) merupakan titik yang mempunyai efek mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal 6 . tapi jauh lebih ringan yang segera hilang kembali. trauma. mempunyai efek vasodilatasi dan memperbaiki supply oksigen ke dalam jaringan. Namun untuk mencegah penyakit tersebut kumat kembali. He Ku (II. 5. 3. Longterm effect of acupuncture therapy on headache. namun hanya sebentar dan ringan. terapi medikamentosa dan psikoterapi. Penerbit Universitas Indonesia.baik. ginjal. Tay Yang (M-HN-9). Tay Yang (M. Kho Hing Gwan. Pengobatan akupunktur pada pasien ini berhasil cukup baik. treatment with acupuncture and nutrition.Jaw Song. Teknik manipulasi penguatan dengan waktu 20 menit. — Faktor dalam : kelainan pada organ dalam seperti kelainan pada hati. tepat di pertengahan sisi radial os metakarpal II. — Titik yang dipilih : 1. limpa. 6 : 23. Sebagai kesimpulan. Pada kunjungan kedua pasien merasa sakit kepala ringan. tekanan darah 90/50. 6. yang terletak dalam sebuah lekukan di dahi yang didapat pada perpotongan garis perpanjangan lengkung alis mata dan garis mendatar dari sudut mata. yang terletak pada linea mediana anterior 6 inci di atas umbilikus.4). pada perabaan nadi didapatkan kelemahan pada nadi ginjal dan jantung. Seng . Pada perabaan daerah kepala tidak ditemukan nyeri tekan pada tempat yang spesifik karena nyeri kepala bersifat menyeluruh. Terapi yang diberikan adalah : — Alat : jarum baja tahan karat buatan Cina ukuran 1 inci no. faktor lingkungan dan sebagainya. 4.20). Soemarmo Markam : Nyeri kepala tegang otot. Keadaan tidak seimbang dapat terjadi karena berbagai faktor. Titik Ci Cie (XIII. Penerbit Universitas Indonesia.7).4) yang terletak di punggung tangan merupakan titik yang berkhasiat untuk kelainan di daerah muka kepala termasuk nyeri kepala. Hal ini berlangsung beberapa kali. keracunan.14). HASIL Setelah dilakukan akupunktur pada kunjungan pertama. Pada kunjungankunjungan selanjutnya s/d kunjungan keenam tidak ada keluhan. pengobatan akupunktur mungkin merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen. O'Connor J. atau kelainan pada darah (misalnya anemia dan sebagainya). Pai Hui (XIV. KEPUSTAKAAN 1.14) dan Fu Liu (VIII. 1987 . Lain-lain tidak didapatkan kelainan. suhu afebril. perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti faktor emosi. mengingat pasien adalah seorang remaja yang baru lulus SLA dan harus memikirkan masa depannya. Headache. Sidiarto Kusumoputro.7). dapat disertai mual dan vertigo. Pada pemeriksaan akupunktur. 4. Jakarta 1981: hal. keadaan nyeri kepala terjadi karena adanya ketidak-seimbangan bioenergi (ci) di daerah kepala.4). Treatment of cluster headache by acupuncture. Ditinjau dari gejalanya. Titik He Ku (I1.9). 2.HN. ekspresi umum tampak sakit. oleh karena itu dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif pengobatan nyeri kepala. infeksi dan sebagainya. Am J Acup 1977. nyeri kepala mualnya hilang dan penderita tidak tampak sakit lagi.

Karena itu. makin besar daya absorpsi dan makin rendah penetrasinya. Jakarta ABSTRAK Ultrasound merupakan gelombang suara frekuensi tinggi yang kini banyak digunakan dalam kedokteran. Cipto Mangunkusumo. Pada jaringan. Dalam praktek. yang merupakan suatu bentuk gabungan antara frekuensi rendah dengan daya penetrasi yang baik serta frekuensi tinggi dengan daya absorpsi yang besar. Terdapat peninggian suhu jaringan yang berbanding lurus dengan tenaga dan waktu yang dipakai. Penggunaan ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut sonopunktur. Disajikan pula dua buah ilustrasi kasus pengobatan dengan sonopunktur. Kira-kira 40% dari energi ultrasound dalam kristal Quartz diteruskan ke air atau ke jaringan. dan berbanding terbalik dengan besarnya jaringan yang di-ultrasound. Cermin Dunia Kedokteran No. hanya 0. direfleksi dan ditransmisi. medium kontak. dan dikarakteristikkan secara pasti oleh koefisien absorpsi atau dapat terjadi secara lebih rumit karena adanya bidang batas yang dapat ditemukan pada jaringan atau kumpulan jaringan. Ketika gelombang suara melewati medium. yaitu merupakan gelombang horisontal yang terjadi atas pergantian pemampatan dan peregangan dalam medium yang dilaluinya. Besarnya absorpsi tergantung pada koefisien absorpsi tiap-tiap medium. Absorpsi otot kira-kira 2 kali dari lemak. 44. dan untuk itu biasanya suatu substansi khusus digunakan sebagai * Penulis saat ini bertugas di Rumah Sakit Fatmawati. sebagian energinya diubah menjadi panas pada setiap tempat. Transmisi pada suatu medium ditentukan oleh tahanan dari medium tersebut. sehingga dalam penggunaannya dapat disamakan dengan jarum akupunktur. makin rendah frekuensi makin besar daya penetrasi dan makin rendah absorpsinya. alat ultrasound untuk kedokteran harus mempunyai frekuensi antara 800 — 1000 kilo hertz. ultrasound mempunyai efek panas. Bila gelombang suara melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Jakarta. Ultrasound pada frekuensi tinggi mempunyai sifat yang hampir sama dengan cahaya dan mengikuti hukum-hukum optik. Karena karakteristiknya.Sonopunktur Dr. baik yang merambat di udara pada frekuensi yang dapat didengar oleh manusia maupun yang merambat di jaringan tubuh pada frekuensi yang sangat tinggi mempunyai sifat-sifat dasar yang sama. Timbulnya panas pada jaringan tersebut dapat terjadi pada seluruh volume jaringan. Efek spesifik yang bermanfaat tersebut antara lain : • Efek panas Ketika gelombang suara melewati suatu medium. Untojo Wibowo * Unit Akupunktur RS Dr. dan efek biologis. Dengan memperhatikan hal tersebut. lapisan udara antara sumber tenaga dan jaringan harus dihindarkan agar terjadi penerusan energi ultrasound ke dalam jaringan secara lebih baik. dapat dianggap sebagai berkas rangsang mekanis yang dapat dengan aman mencapai setiap daerah sasaran dalam tubuh pada intensitas terapi l . sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian lagi direfleksikan. gelombang suara dari frekuensi yang dipakai untuk pengobatan dibangkitkan oleh kristal piezoelectric atau keramik yang bergerak bila diberikan medan listrik. Sebaliknya. sebagian dari energinya diabsorpsi menjadi panas di setiap tempat.1% dari udara ke jaringan.01% dari Quartz ke udara dan 0. Seluruh energi ultrasound yang keluar dari soundhead jenis multikristal adalah sejajar. efek mekanis. 1987 37 . EFEK "ULTRASOUND" PADA JARINGAN Energi ultrasound yang dipergunakan dalam pengobatan. Absorpsi dan penetrasi dari gelombang suara dalam jaringan tergantung juga pada besarnya frekuensi. PENDAHULUAN Gelombang suara. Keuntungan terapi ultrasound dalam pengobatan adalah pengaruh spesifik yang ditimbulkan oleh ultrasound pada jaringan hidup. ultrasound dapat dianggap menggantikan jarum akupunktur. antara lain diabsorbsi. Makin tinggi frekuensi.

Dalam proses pemanasan jaringan harus diperhitungkan pula efek pendinginan dari aliran darah. Ultrasound diabsorpsi dalam otot 2 kali lebih besar dari pada dalam lemak. Pemanasan yang tinggi timbul pada tulang, otot, tendon, saraf dan bidang batas antara otot dan lemak. Oleh karena itu, penyakit yang mengenai jaringan-jaringan tersebut dan bereaksi terhadap panas akan memberikan respon yang baik terhadap ultrasound.

efek : — menaikkan aktifitas enzim — menaikkan aktifitas metabolik — merangsang sintesis protein — merangsang pertumbuhan jaringan granulasi — mempercepat penyembuhan luka. PENGGUNAAN "ULTRASOUND" DALAM AKUPUNKTUR Penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur disebut Sonopunktur. Karakteristik ultrasound yang berupa berkas dan kemampuannya untuk menembus benda padat dan cair memungkinkan penggunaan energi ultrasound untuk merangsang titik akupunktur 2 . Penggunaan ultrasound dalam akupunktur memberikan beberapa keuntungan, antara lain : 1) Penerimaan penderita lebih mudah, karena tidak adanya sensasi seperti yang ditimbulkan oleh penusukan jarum. 2) Ultrasound memungkinkan hasil yang lebih baik untuk yang kurang berpengalaman, karena luas permukaan soundhead lebih besar dari jarum akupunktur schingga memperkecil kemungkinan salah lokasi titik akupunktur 3,4 . Khoe menggunakan ultrasound untuk akupunktur selama bertahun-tahun dengan soundhead yang dirancang khusus.

• E fek mekanis
Efek mekanis yang terjadi disebabkan oleh tekanan suara, dan reaksi mekanis selanjutnya dari jaringan, yaitu kompresi dan dilatasi, sehingga terjadi reduksi volume dan pergerakan sel-sel jaringan. Efek ini tidak tergantung pada frekuensi, tetapi tergantung pada intensitas. Kekuatan tekanan suara pada jaringan akan menimbulkan pola tekanan yang mengakibatkan pergerakan bolak balik dari sel. Arah pergerakan berubah 2 kali pada setiap frekuensi, sehingga pada frekuensi 1 juta hertz terdapat 2 juta pergantian arah setiap detik. Perubahan siklus tekanan dari positif ke negatif tersebut terjadi pada seluruh jaringan yang di-ultrasound, sehingga mengakibatkan terjadinya efek mekanis yang disebut micro massage. Getaran mekanis merangsang aliran darah dan kimia darah, menimbulkan analgesi, mempengaruhi susunan saraf autonom, serta meninggikan permeabilitas membran sel.

-

• Efek biologis
Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil reaksi jaringan yang di-ultrasound, yaitu frekuensi, karakteristik dari medan energi ultrasonik (pulsasi atau kontinyu), intensitas (Watt/cm 2 ), anatomi dan fungsi jaringan yang meliputi ketebalan kulit, lemak, subkutis, jaringan otot, dan struktur tulang. Efek terhadap sirkulasi perifer tergantung pada dosis energi ultrasound. Pada dosis rendah terjadi hiperemi karena stimulasi dari vasodilator. Bila dosis dinaikkan, terjadi anemi karena stimulasi dari vasokonstriktor. Bila dosis dinaikkan lagi terjadi stasis karena paralisis. Koeppen berpendapat, dosis terapi ultrasound adalah pada batas di mana terjadi vasodilatasi dengan hiperemi, sehingga dapat memperbaiki peredaran darah lokal. Efek selanjutnya yaitu vasokonstriksi hanya terjadi pada dosis yang berlebihan. Sedangkan derajat ketiga yang menyebabkan paralisis sirkulasi tidak mungkin terjadi dalam praktek, karena dosis yang berlebihan akan menimbulkan nyeri hebat. Ultrasound berpengaruh terhadap keseimbangan susunan saraf autonom dengan sedikit menurunkan tonus simpatis dan menaikkan tonus parasimpatis. Gejala klinis utama dari reaksi ini adalah relaksasi otot, kelelahan umum dan pusing. Aktifitas susunan saraf autonom dan saraf serebrospinalis sebelum di-ultrasound merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pengobatan. Selain itu, karakteristik anatomi jaringan yang dikenai oleh energi ultrasound juga memegang peranan penting, terutama pada ganglia serebrospinalis dan ganglia autonom. Efek ultrasound terhadap susunan saraf yaitu mempengaruhi susunan saraf autonom, lewat refleks yang disebabkan oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pada daerah yang dikenal ultrasound, dan direkam sebagai isyarat saraf ke pusat saraf yang lebih tinggi. Selain hal-hal tersebut di atas, ultrasound juga mempunyai
38 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Energi ultrasound yang diberikan pada titik akupunktur menembus tubuh sepanjang tempat yang biasanya ditembus oleh jarum akupunktur. Reaksi jaringan yang terjadi dapat dengan tepat dikontrol oleh besarnya intensitas dan lamanya waktu pemakaian. Pada banyak kasus, terdapat hubungan langsung antara besarnya energi dengan efek terapi. Intensitas rendah digunakan untuk mengobati daerah teriritasi. Intensitas biasanya antara 0,25 — 0,5 watt/cm 2 dengan waktu terapi antara 30 detik — 2 menit untuk tiap titik akupunktur. Soundhead diletakkan pada titik akupunktur yang dipilih dengan tekanan yang ringan tapi mantap. Sekarang telah tersedia soundhead dengan bermacam-macam ukuran untuk variasi penggunaan yang luas, misalnya untuk akupunktur tubuh dan akupunktur telinga. Khoe telah melakukan lebih dari 15.000 kali terapi sonopunktur dan tidak mendapatkan akibat sampingan yang timbul bila digunakan dengan dosis yang telah dianjurkan. Rossman dan kawan-kawan telah menggunakan rangsang ultrasound pada sistem meridian yang dibandingkan dengan hasil terapi yang menggunakan jarum akupunktur. Mereka menyatakan, kedua cara tersebut memberikan hasil yang sama efektifnya. Wong dan Ching, berdasarkan pengalamannya juga mendapatkan bahwa penggunaan jarum akupunktur maupun ultrasound memberikan hasil yang sama. Ultrasound dengan dosis rendah merupakan alat pengobatan yang efektif dan aman sehingga tidak ada kontra indikasi absolut. Namun perlu diperhatikan beberapa kontra indikasi khusus, yaitu : 1. Proses keganasan 2. Bila terdapat kelainan jantung, ganglion stellatum tidak boleh dikenai langsung dengan ultrasound karena dapat mengakibatkan terjadinya angina pektoris. 3. Bayi, karena dapat terjadi gangguan pertumbuhan tulang. 4. Uterus gravid, meskipun tidak mengakibatkan abortus, tetapi dapat mengakibatkan deformitas tulang janin.

sejak 4 bulan yang lalu. Leher terasa tertarik yang menjalar sampai ke bahu dan kepala, bila kepala digelengkan. Sudah berobat tetapi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan. Pemeriksaan akupunktur : teraba tegangan otot dan nyeri tekan pada daerah titik XI.20 dan XI.21. Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis, terlihat penyempitan foramina intervertebra C 4 C6 . Diagnosis : Stiff neck karena kelainan Meridian Kandung Empedu. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead type 61 berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Kuang Ming (XI.37) Cu Lin Ci (XI.41) Titik nyeri (ahse point) XI.20 dan XI.21. terapi diberikan 3 kali seminggu. Setelah terapi ke 12 keluhan hilang.

KESIMPULAN Dalam beberapa tahun belakangan ini ultrasound mulai dipergunakan secara luas dalam bidang akupunktur. Untuk menanggulangi penyakit dengan sonopunktur dapat dipergunakan 2 macam cara, yaitu pertama dengan memperhatikan adanya absorpsi panas pada jaringan tertentu dan efek mekanis seperti micro massage; maka dapat dipergunakan formula yang terdiri dari titik-titik akupunktur dekat dan jauh menurut letak kelainan. Kedua dengan menganggap bahwa energi ultrasonik dapat menggantikan jarum akupunktur, dapat dipergunakan cara dialektik dalam memilih titik-titik akupunktur dengan pemeriksaan akupunktur lengkap.
KEPUSTAKAAN

ILUSTRASI KASUS
• Penderita laki-laki 25 th. Keluhan utama : nyeri pinggang bagian bawah yang terusmenerus sejak 2 bulan yang lalu. Sudah berobat ke dokter, sakit berkurang bila makan, tetapi kambuh lagi bila obat habis. Pemeriksaan akupunktur : nyeri tekan pada daerah lateral garis median setinggi vertebra L 4 — S 1 sampai S 4 — S 5 . Pemeriksaan lain tidak menunjukkan kelainan. Radiologis : vertebra lumbosacral dan articulatio Coxae : tak ada kelainan. Diagnosis akupunktur : Lumbago karena kelainan Meridian Kandung Kemih. Terapi dengan minisound 600 dengan soundhead berdiameter 0,1 cm 2 . Titik : Fei Yang (VII.58) Su Ku (VII.65) Titik nyeri (ahse point) VII.25, VII.32, VII.33, VII.34, VII.35. Teknik perangsangan : waktu 1⁄2 menit setiap detik, dengan intensitas 1⁄2 watt. terapi diberikan 3 kali seminggu. setelah terapi yang ke 6 keluhan hilang.

• Penderita wanita 65 th.
Keluhan utama : nyeri dan kaku leher yang terus-menerus

1. Zach FS, Boynton B, Phillips K, Smith E. Lokalized application of ultrasound energy. Br J Phys Med 1957; 20 : 175 – 176. 2. Buchtala V. The present state of ultrasonic therapy. Br J Phys Med. 1952; 15 : 3 – 6. 3. Phillips K, Harriss RR, Robinson LF, Carter EF Sr. Therapeutic application of ultrasound energy. J Florida M.A. 1956; 43 : 341 – 346. 4. Baner AW. The present position of ultrasonics. Br J Phys Med. 1954; 17 : 97 – 101. 5. Friedland F. Present status of ultrasound in medicine. JAMA. 1976; 163 : 799 – 276. 6. Schwann HP, Carstensen EL. Advantages and limitations of ultrasound in medicine. JAMA. 1952; 149 : 121 – 125. 7. Summer W, Patrick MK. Ultrasonic therapy. A text book for physiotherapists. London : Elsevier, 1964. 8. Stuhlfauth K. Neural effects of ultrasonic waves. Br J Phys Med. 1952;15:10–14. 9. Phillips K, Smith EM, Biro LP, Boynton BL, Zach FS. Technical and clinical application of ultrasound energy. Br J Phys Med. 1954; 17 : 103 – 108. 10. Dyson M, Frank C, Suckling J. Stimulation of healing of varicose ulcers by ultrasound. Ultrasonic. 1976; 14 : 232 – 276. 11. Harvey W, Dyson M, Pond JB, Grahame R. The in vitro stimulation of protein synthesis in human fibroblasts by therapeutic levels of ultrasound. Proc 2nd. Eur Congr on Ultrasonic in Med. Excerpta Medica International Congress Series. 1975; 363 : 10– 21. 12. Webster DF, Dyson M, Harvey M. Ultrasonically induced stimulation of collagen synthesis in vivo. In Proc 45 h. Ultrasound in Biol. and Med Sympt. Edited by P. Greguss Visegard, Hungary, 1979; 1 : 135 – 140.

Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

39

Percobaan Awal Pembuatan Antibodi Monoklonal Terhadap "Human Chorionic Gonadotropin" Dengan Metoda Hibridoma
Drh. Francisca Nasution
Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Kalbe Farma, Jakarta

PENDAHULUAN Salah satu aplikasi antibodi monoklonal adalah untuk diagnostik. HCG (Human Chorionic Gonadotropin) adalah hormon yang dalam jumlah besar terdapat dalam air seni wanita hamil, terutama dalam 3 bulan pertama kehamilan. HCG berasal dari jaringan trofoblas yang diekskresikan ke dalam air seni, dan dapat diisolasi dari plasenta atau air seni wanita hamil1,2. Mencit balb C diimunisasi dengan Antigen HCG, sehingga hibrid yang terbentuk dari limfosit B mencit dan sel mieloma (NS 1 ), dengan bantuan PEG (polietilen glikol) dapat mempertahankan sifat dari keduanya, yaitu: kemampuan sel-sel B untuk menghasilkan antibodi spesifik — dalam hal ini HCG — dan imortalitas se] mieloma3,4 Mieloma tersebut harus bersifat non secretors, resisten terhadap 8 azaguanine, dan dapat diterima HAT3,4 (hipoksantin aminoptcrin timidin). Hasil fusi dari NS 1 dan sel imun limpa adalah campuran sel NS 1NS 1 , sel NS 1 -limpa, sel limpa-limpa.

Aminopterin memblokir biosintesa dari purin, pirimidin dan glisin. Yang terakhir disebutkan dapat diatasi dengan memakai media RPMI 1640. Hipoksantin dan timidin membantu sel hasil fusi dalam sintesa nukleotida. (Lihat Gambar 1) Sel NS 1 resisten terhadap 8 azaguanin. Oleh karena itu, sel tersebut kekurangan enzim hipoksantin guanin fosforibosetransferase (HGPRTase) yang sebenarnya dibutuhkan untuk biosintesa nukleotida. Sel NS 1 -NS 1 serta sel mieloma NS 1 itu tidak dapat tumbuh karena biosintesa diblokir dengan HAT medium. Sel limpa normal dan sel limpa-limpa hasil fusi bersifat pasif, dan langsung akan terseleksi karena mempunyai potensial tumbuh yang terbatas dalam kultur. Dalam waktu 2 minggu umumnya mereka akan mati. Dalam hal sel NS 1 limpa (normal antibody producing cell), maka normal cell akan menyediakan suatu enzim yaitu HGPRTase yang dibutuhkan oleh fuse partner NS 1 . Selanjutnya sel hibrid akan menggunakan hipoksantin dari luar (dari medium HAT) untuk kemudian mensintesa nukleotida. Ini berarti sel dapat tumbuh terus dalam medium HAT.

METODA & MATERI PERCOBAAN Alat
Tissue culture hood, inkubator CO 2 kultur jaringan, autoklaf, mikroskop, mikroskop inversi, timbangan analitik, alat pemusing, penangas air, pH meter, tempat penyimpan nitrogen cair, Elisa reader, stop watch, pendingin -70°C, multi well plate, micro titer plate, drummond pipet aid dan peralatan kultur jaringan lainnya.

Bahan dan Reagen
Mencit balb C, sel mieloma NS 1 , feeder cell, human chorionic gonadotropin, PBS tween, dapar penyalut, peroksidase konyugat (ortofenilen-diamine), stopping solution, rabbit anti mouse lg G, media RPMI 1640; complete Freund adjuvant, media hipoksantin aminopterin timidine, 50% polietilen
40 Cermin Dunia Kedokteran No. 44, 1987

Selanjutnya dilakukan fusi. Tahap terakhir yaitu beberapa hari sebelum fusi.5 cell/well. DMSO(dimetil sulfoksida) . Dengan menggunakan media pertumbuhan RPMI 1640. Mencit yang tidak distimulasi dan diimunisasikan diambil sel limpanya untuk ditambahkan sebanyak 1 x 10 c/well dan sebelum hibrid diletakkan di plate. Pada tahap ini terjadi proses seleksi sel NS 1 — NS 1. yaitu dengan 50% polietilen glikol antara sel mieloma dan sel imun limpa mencit balb C yang sudah disuntik dengan antigen HCG tadi. Sel positif kemudian diperbanyak. disuntikkan secara intravena. Di samping itu dikerjakan juga imunisasi mencit dengan antigen HCG (1000 IU/kg BB) yang telah diemulsikan dengan Gambar 2. Wells yang mengandung lebih dari satu koloni akan dibuang Cermin Dunia Kedokteran No. Biasanya mempunyai waktu ganda sesudah 16 — 24 jam. 1 cell/well dan 0. Pengenceran yang dipakai untuk kloning adalah 5 cell/well. Prosedur Persiapan pertama adalah menumbuhkan dan memelihara mieloma. lalu sebagian disimpan untuk dibekukan dalam nitrogen cair dengan memakai 10% DMSO dan sebagian lagi untuk dikloningkan. 8 azaguanine. Sebelum pengenceran untuk kloning dilakukan. Gambar 3. Pembacaan dilakukan dengan Elisa reader pada panjang gelombang 490 nm. Kemudian tambahkan media HAT ke dalam kultur jaringan. feeder cell dipersiapkan. foetal bovine serum. Mekanisme Seleksi tes Elisa yang dipakai untuk mengindentifikasi kultur yang menghasilkan antibodi itu secara metoda tidak langsung. 44. Serum hasil imunisasi diencerkan l : 200 dengan PBS Tween. 1987 41 . Banyaknya sel dihitung dengan hemacytometer dengan memakai vital stain. yaitu dengan memakai orthofenilen diamin sebagai substrat dan rabbit anti mouse Ig G peroxidasc conjugate 1 : 1000. sel mieloma disimpan dalam inkubator 37°C dengan 5% CO 2 .glikol. Cara : Antigen dan imunisasi _ complete Frcund adjuvant secara intraperitoneal sebanyak 3 x suntikan dengan selang waktu 2 minggu. sel NS 1 — limpa dan sel li mpa — limpa. Sesudah 7 hari koloni akan dilihat dengan mikroskop inversi. Untuk proses ini diperlukan waktu ± 2 minggu.

San Francisco: WH Freeman and Co. Biotechnology. 1976. 5. 1980. University of Illinois. Secara mikroskopis. The Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA): A Guide with Abstracts of Microplate Application. 1986. Immunochemistry. 1987 . pp 294 . HASIL 1. sesudah 68 jam = 13. 1983. Kloning juga sudah berhasil dilakukan. 4.95. p 50. CRC Press.57. 2.4 x. pada tanggal 17-19 Februari 1987. Mishell & Shiibi SM. pp 1 . Ganong WF.307. 2. 6. 2. 1985). 42 Cermin Dunia Kedokteran No. 1982. Antigen yang dipakai kurang murni (purified Beta HCG sangat mahal. Chereminisoff & Quellette RP. Hurrell JGR. Merck Sharp and Dohme Research Lab. 1985. Setelah dilakukan 2 x fusi dan dites dengan Elisa.81. supernatan kuning yang diduga mengandung antibodi yang didapat dari monoklonal tidak/ belum memberi hasil positif dengan tes Elisa.dan supernatan yang menghasilkan satu koloni dites kembali dengan Elisa.Selected Methods in Cellular Immunology. pp 360 . KEPUSTAKAAN 1. Methods for Production of Monoclonal Antibodies. Pertumbuhan sel mieloma NS 1 sesudah 44 jam rata-rata berlipat ganda 5. Agricultural Res Service 1984.7 hari setelah fusi. Appleton JA. 8. Monoclonal Hybridoma Antibodies. 10. Teknik pelaksanaan agak kasar.6 x. pp 137 52. p 1710. monoklonal biasa nya bulat dan simetris.109. hibridoma mulai kelihatan kira-kira 6 . Rose.72. didapat hibridoma seperti berikut pada fusi pertama : 2 well positif kedua : 10 well positif 4. 44. Ini mungkin disebabkan oleh : 1. Techomic Publishing Co.125. Waktu tes Elisa kurang tepat dan cepat. 9. Monoclonal Antibodies: Preparation by Hybridoma Method and Application in Biological Research. 1980. tetapi monoklonal yang dihasilkan tersebut tidak/ belum spesifik terhadap HCG. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. Yogyakarta. Academic Press. Dua di antaranya sudah dicairkan kembali dan sudah dikloning. Hibrid kemudian disimpan di nitrogen cair. Voller. KESIMPULAN DAN DISKUSI Dari hasil percobaan telah didapat hasil sampai tahap kloning. 7. 1979. Voss EW. Washington DC: American Society for Microbiology. pp 351 . Manual Clinical Laboratory Immunology. Berkow R. Sel hibrid yang didapat tidak stabil. pp 263 . US$ 150/100 ug. Jumlah sampel kurang banyak. 4. pp 1 . Fisiologi Kedokteran. 3. Chang TW. 3. pp 99 . 3. Dibawakan pada Simposium Bioteknologi Indonesia di Universitas Gajah Mada. 1985. 5. 5.

Tampaknya rangsang radang lokal dapat meningkatkan keseluruhan pertahanan tubuh terhadap penyakit. Sejak zaman dulu sampai zaman modern saat inf. senyawa semacam ini dapat digunakan untuk meningkatkan respon imun pasien yang menderita berbagai bentuk penyakit imunodefisiensi baik yang umum maupun yang selektif. Berbeda dengan hewan kontrol. pertahanan terhadap infeksi dapat ditingkatkan. Beberapa hari kemudian hewan tersebut diinfeksi dengan berbagai kuman patogen antara lain bakteri. limfosit T dan B. Yang terutama terjadi adalah induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler mau - Cermin Dunia Kedokteran No. membuat radang korosif lokal dengan cara dibakar. Dasar pemikirannya adalah. Mekanisme pertahanan spesifik maupun non spesifik umumnya saling berpengaruh. susu. 1987 43 . dan zat bersangkutan disebut penginduksi paraimunitas. misalnya membuat abses buatan dengan minyak terpentin. granulosit. karena induktor paramunitas ini terutama menstimulasi mekanisme pertahanan seluler. Sel tujuan adalah makrofag. melalui produksi interferon atau enzim lisosomal) untuk meningkatkan fagositosis mikro dan makro (lihat gambar 1). Abadabad berikutnya disadari bahwa dengan menyuntikkan berbagai "zat perangsang". malahan sebagian bekerja sebagai mitogen yaitu menaikkan proliferasi sel yang berperan pada imunitas. pun humoral.Imunomodulator DR. Induktor semacam ini biasanya tidak atau sedikit sekali kerja antigennya. Sebagai contoh disuntikkan darah sendiri. Dalam hal ini pengaruh pada beberapa sistem pertahanan mungkin terjadi. hewan yang diberi granuloma dapat bertahan hidup. Mathilda B. Penanganan yang dulu sering dilakukan. APA YANG DIMAKSUD DENGAN IMUNOMODULATOR? Imunomodulator adalah senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik. Mitogen ini dapat bekerja langsung maupun tak langsung (misalnya melalui sistem komplemen atau limfosit. atau menahan aliran darah. Widianto Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung. Pertahanan non spesifik terhadap antigen ini disebut paramunitas. sudah dilakukan usaha medis yang disebut terapi stimulasi non spesifik. ragi juga dengan sel kanker. 44. Bandung PENDAHULUAN Suatu bidang baru farmakologi yang masih dalam taraf penggalian serta pertentangan adalah pengembangan senyawa yang dapat menstimulasi respon imun. suatu iritansia yang tak bertindak sebagai antigen. hingga mempersulit penggunaan imunomodulator ini dalam praktek. Apakah hal ini dapat dibuktikan dengan uji eksperimental pada hewan percobaan? Fauve melakukan percobaan sebagai berikut: mencit disuntik secara dorsal dengan magnesiumsilikat. kasein dan otolisat bakteri.

kalau tidak. — Dalam batas tertentu untuk terapi penyakit autoimun . Metode uji yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel 1. Efek transplantasi timus fetus pada sindom DiGeorge mungkin disebabkan timosin ini. dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor atau mencegah perbanyakan bakteri dan virus. 44 Cermin Dunia Kedokteran No. hormon dan senyawa yang mirip hormon. ekstrak bakteri dan jamur (misal lipopolisakarida). — Menstimulasi limfosit (yang berperan pada imunitas tetapi belum spesifik terhadap antigen tertentu). Variabel penentu lainnya adalah dosis dan cara applikasi. efek non spesifik akan lebih menonjol. seperti pada BCG misalnya. lipida. Timosin Peptida dengan 28 asam amino ini diisolasi dari kelenjar timus. Pada uji in vitro limfosit yang diberi timosin ternyata jumlah sel akan bertambah. merupakan ukuran besarnya stimulasi yang dicapai. Termasuk di sini adalah metode in vitro dan in vivo. Karena itu usaha untuk mencari senyawa semacam ini hanya dapat dilakukan dengan metode uji imunbiologi saja. terutama mempotensiasi proliferasi dan aktivitas limfosit. Ini merupakan ukuran aktivitas fagositosis. Sel T penting untuk kerja antikanker BCG ini.KARAKTERISTIKA IMUNOMODULATOR DAN METODE PENGUJI Aktivitas suatu senyawa yang dapat merangsang sistem imun tidak tergantung pada ukuran molekul tertentu. mulai turun pada usia 30—40 tahun dan rendah pada usia lanjut. Dasar fungsional paramunitas (menurut A. Imunomodulator digunakan path: — Terapi infeksi campuran. — Secara biologik dapat diuraikan dengan cepat. racun dari hewan). protein dan hasil urai protein. dekstran. Tempat kerja bersama efek spesifik dan non spesifik adalah makrofag. Beberapa imunomodulator yang sudah diteliti antara lain ekstrak organ atau darah (misal dari timus dan limpa. — Mengaktifkan sitotoksisitas spontan. maka sistem imunitas spesifik terhadap mikobakteri akan meningkat. — Baik secara akut maupun kronis tidak toksik dan tidak mempunyai efek samping farmakologik yang merugikan. ekstrak embrio). Metode uji aktivitas imunomodulator Metode bersihan karbon ("Carbon—Clearance") Pengukuran secara spektrofluorometrik laju eliminasi partikel karbon dari daerah hewan. Mayr) — Terjadinya peningkatan kerja mikrofag dan makrofag serta pembebasan mediator. Uji transformasi limfosit T Suatu populasi limfosit T diinkubasi dengan suatu mitogen. — Tidak bersifat kanserogenik atau ko-kanserogenik. Timidin bertanda ( 3 H) akan masuk ke dalam asam nukleat limfosit 1. jadi memperkuat reaksi perlawanan yang spesifik. Efek ini dapat diberikan baik oleh senyawa dengan berat molekul yang kecil maupun oleh senyawa polimer. — Terapi penyakit ganas. ribosom bakteri. infeksi kronis. — Memperkuat kerja regulasi prostaglandin. Efek samping dapat ditolerir. Tabel 1. Jika pada saat bersamaan dan kalau mungkin pada tempat yang sama disuntikkan antigen + adjuvan misal secara SC atau IM. Bioluminisensi radikal 0 2 Jumlah radikal 0 2 yang dibebaskan akibat kontak mitogen dengan granulosit atau makrofag. Pada anak-anak serta awal masa dewasa kadar timosin tinggi. senyawa anorganik. Induktor paramunitas ini hendaknya dibedakan dari adjuvan yang sering ditambahkan pada antigen. stimulasi efek spesifik dan non spefisik sulit dibedakan. — Pembebasan ataupun peningkatan reaktivitas limfokin dan mediator atau aktivator lain. Dengan mengukur laju permbentukan dapat ditentukan besarnya stimulasi dibandingkan dengan fitohemaglutinin A (PHA) atau konkanavalin A (Con A). "Timing" atau saat yang tepat pada pemberian imunomodulator ini penting untuk diperhatikan. — Kadang-kadang untuk kompensasi pengobatan dengan sitostatika. 44. Aktivasi makrofag oleh BCG juga akan meningkatkan laju bersihan (clearance rate) kompleks imun dari darah. sedangkan pada kasus yang berat efek tak terlihat. walaupun kadang-kadang pada sekitar tempat penyuntikan terjadi reaksi kulit. Hasil yang didapat cukup memuaskan jika defisiensi sel T ringan. di mana dapat diukur pengaruh senyawa bersangkutan pada fungsi dan kemampuan sistem mononuklear. Percobaan ini dilakukan di bawah mikroskop. — Mengaktifkan faktor pertahanan humoral non spesifik (misalnya sistem komplemen properdin-opsonin). endotoksin. Jika BCG digunakan IV. BCG Pada beberapa zat dengan karakteristika antigen. demikian pula kemampuan terstimulasi dari limfosit B dan T. Pada hewan yang diberi serum anti T efek imunoterapi BCG PERSYARATAN IMUNOMODULATOR Menurut WHO. Kadar serum pada defisiensi sel T (sindrom Di George) rendah. 1987 . ekstrak tanaman. — Induksi pembentukan interferon tubuh sendiri. Uji granulosit Percobaan in vitro dengan mengukur jumlah sel ragi atau bakteri yang difagositir oleh fraksi granulosit yang diperoleh dari serum manusia. — Tidak menyebabkan stimulasi yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. imunomodulator haruslah memenuhi persyaratan berikut: — Secara kimiawi murni atau dapat didefinisikan secara kimia. barulah penggunaannya dalam terapi maupun sebagai profilaksis dapat dipertimbangkan. infeksi yang sudah resisten terhadap khemoterapetika terutama infeksi yang disebabkan virus dan bakteri. Hanyalah jika kriteria ini dipenuhi dengah hasil positif. terapi ini tak berhasil. Penambahan adjuvan dimaksudkan untuk memperkuat kerja imunogen dari antigen.

Ada sekitar 10 macam a interferon yang telah ditemukan. nausea (13%) dan kadang-kadang agranulositosis. Interferon dapat mengaktifkan enzim sitoplasma. herpes zoster generalisatus. sarkoma osteogenik dan tbc. alkillisofosfolipida).diblokir. Solidago. 3 dihidroksibenzoat. Pada pemakaian kronis efek samping yang ditimbulkannya cukup berat yaitu gangguan neurologis (6%).000) yang kemungkinan bekerja sebagai imunomodulator. Sudah ada beberapa penelitian tentang uji aktivitas biologik. Hasil yang baik diperoleh pada penanganan poliartritis. muntah. Kerjanya yaitu pada aktivasi makrofag. 44. senyawa ini jarang digunakan untuk maksud Senyawa yang berasal dari tanaman Asam aristolokhat: pada penelitian ternyata asam ini dapat meningkatkan aktivitas fagositosis serta dapat pula mengkompensasi pengurangan aktivitas fagositosis akibat kloramfenikol dan tetrasiklin. Diduga terjadi hal berikut: interferon akan berikatan dengan reseptor spesifik yang terdapat pada permukaan sel dan dapat menginduksi TIP (transfer inhibiting protein) yang bersifat antivirus. Jika diberikan bersama senyawa sitotoksik. Senyawa yang kompleks dengan berat molekul yang tinggi lebih berkhasiat daripada senyawa dengan berat molekul yang rendah dan bangun yang linier. jenis Bryonia dan lain-lain. mekanisme kerjanya serta cara pemurnian zat ini. juga senyawa ini merangsang sistem imun non spesifik dengan mekanisme yang belum jelas. Alfa interferon (yang dulu disebut interferon leukosit) dibentuk oleh linfosit dan sel lain sistem limfatik. Gama interferon (yang disebut interferon imun) terbentuk dalam limfoblas setelah adanya pembebasan interleukin 2 akibat eksposisi antigen. Levamizol Senyawa ini merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang. asam ferulat. Pada percobaan dengan hewan. 2. Alfa interferon dapat digunakan pada kasus infeksi virus pada mata dan hidung. seskuiterpenlakton tertentu). virus papiloma dan sebagainya). Disamping itu interferon berperan meninggikan aktivitas sitotoksik limfosit T juga menghambat pembelahan sel seperti sel tumor. dan y. Beta interferon (dulu disebut interferon fibroblas) diproduksi oleh fibroblas. BCG ternyata juga meningkatkan interferon serum. Senyawa dengan BM tinggi Lektin: lektin tanaman dapat terikat pada limfosit T dan menyebabkan mitosis limfosit. Beberapa lektin bekerja spesifik sitotoksik dengan menginhibisi sintesis protein intraseluler atau dengan mengaktivasi sel "pembunuh". anetol). yang mempengaruhi m—RNA. bekerja kuat pada limfosit T dan menginduksi produksi interferon. Pada sistem imun normal. Dari kelompok ini konkavalin A mempunyai aktivitas mitogen yang tinggi dan biasanya digunakan sebagai pembanding pada berbagai uji. yang dibentuk oleh sel tubuh karena berbagai rangsang. Beta interferon (Fiblaferon R ) digunakan untuk menanggulangi infeksi virus yang KESIMPULAN Sampai saat ini penggunaan imunomodulator dalam pengCermin Dunia Kedokteran No. kadang-kadang nausea. 1 mg dapat melindungi 10 15 sel. Disamping meningkatkan respon sel T terhadap antigen. Trifolium pratense. gangguan saluran cerna (5%). Viscum album. fraksi polisakarida yang telah diteliti yaitu dari jenis Calendula. Keduanya terdiri dari berbagai gula dalam perbandingan dan ikatan tertentu. Transfer factor Zat ini merupakan molekul RNA kecil atau peptida (BM sekitar 5000) yang berasal dari sel limfoid manusia. reaksi hipersensitif (3%). Senyawa ini menstimulasi fagositosis. Hubungan struktur-aktivitas polisakarida juga sedang diteliti oleh para ahli. sedangkan penanganan tumor dalam bentuk monoterapi tak bermanfaat. Iipida (ubikhinon. sulit diobati (misal virus ensefalitis. pemberiannya harus sedini mungkin pada fase remisi. efek sampingnya antara lain gejala yang mirip flu. sindrom Reiter dan multipel sklerosis. Interferon Glikoprotein ini berasal dari leukosit manusia. 1987 45 . tiloforin).000 dan 450. hidup hewan bersangkutan. sedikit dalam algea dan Lichenes. terpen (ester diterpen. Beberapa tanaman yang sering digunakan untuk maksud ini antara lain: — Chamomilla recutita — Arnica montana — Baptisia tinctoria — Mangifera indica — Aconitum napelus — Eupatorium perfoliatum — Solanum nigrum dan lain-lain. Q. Saat ini telah dikenal 3 jenis utama interferon yaitu a. interferon atau sistem komplemen. Baru-baru ini berhasil diisolasi dua heteroglikan asam yang larut air dari Echinacea purpurea (BM 35. asam klorogenat. Karena saat pemilihan waktu pengobatan yang tepat cukup problematik srta karena efek sampingnya. Polisakarida: polisakarida yang dapat menstimulasi sistem i mun ditemukan baik pada tanaman rendah maupun pada tanaman tinggi. sarkoma dan leukemia akut. leukopenia serta trombositopenia. Ini dicoba pada melanoma. senyawa fenolik (kleistantin. Dari tanaman tinggi. Efeknya dapat sangat berhasil pada beberapa kasus kandidiasis kronis mukokutan tetapi tak berhasil pada pasien yang menderita imunodefisiensi berat campuran. levamizol tak bekerja. Aktivitas interferon sangat tinggi. Banyak yang mengatakan bahwa mungkin juga dapat digunakan pada penanganan sindrom Wiskott—Aldrich. zat ini berbahaya. Dosis TF didasarkan pada jumlah 9 limfosit yang ada dalam preparat (sekurang-kurangnya 10 limfosit). pemberian polisakarida ini sebagai profilaksis terhadap infeksi Pseudomonas atau Staphylococcus ternyata memperbesar kemungkinan ini. Senyawa dengan BM rendah lainnya yang juga mempunyai efek pada mekanisme pertahanan tubuh adalah N-alkaloida (sefarantin.

The Experimental Foundations of Modern Immunology. baik tentang cara aplikasi. 1. 5. kayu guayak dan sebagainya ? Apakah kerja imunologik saponin ? Terapi dengan imunomudulator mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut asal saja ada kriteria yang jelas. Ghosal S. 6: 279-282. 10. 44. 8: 16. Manual of Allergy and Immunology.obatan masih banyak dipertentangkan. Chattopadhyay U. ini tentu merupakan syarat bagi perkembangan lebih lanjut. 1982. Ghosal S. 11. 1978. Chattopadhyay S. 3. Planta Med.44: 32-3. 1983. 2. Dysch Ap Ztng. J Am Med Assoc. 2 nd ed. Dtsch Ap Ztng. 17: 689-694. Mungkinkah pula bahwa obat tradisional yang banyak digunakan. Dtsch Ap Ztng. 124: 54-9. Fischer TJ. Mutschler E. 8. 1. 7. 4. 1984. Chattopadhyay BK. Clajk WR. et al. 1980. 12. 13. yang kerjanya belum dapat dijelaskan didasarkan pada dasar kerja i munologik ini ? Bagaimana kita menjelaskan kerja akar ginseng. Von Bruchhausen. Canada: John Wiley sons. 29: 234. 1985. Arzneimittelwirkungen. 11: 72-91. Hansel R. 122: 843-9. Lawlor GJ. 1963. 1985. Batsford S. Boston: Little Brown Co. Hansel R. keadaan pasien dan sebagainya. Kemajuan yang sudah dicapai saat ini adalah bahwa dengan suatu konsep modern tentang paramunitas telah berhasil dilakukan alih bahasa pemikiran tradisional ke bahasa ilmiah modern. Stuttgart: Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft mbH. Biswas K. Mose JR. 1986. 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Vogt A. dosis. 9. 123: 821-2. 1983. Phytochem. Pharm Reserarch. 1981. Planta Med. Bahr V. Planta Med. 1984. 1987 . Pharm Research. 5 Aufi. Cjaudhuri L. Wagner H. Scott GM. 1982. Kluthc R. KEPUSTAKAAN 3 : 307-308. 6.

3%) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal. Salah satu anggota kelompok ini.Gambaran Preskripsi Obat-obat Benzodiazepin Pada Tiga Rumah Sakit Kelas C di Jawa Ellen Wijaya. Sediaan tunggal benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42. Pola penulisan resep benzodiazepin pun dapat berbeda. sedangkan resep diambil secara stratified random sampling. agitasi. Bila dirinci lebih lanjut. dihitung prosentasenya dan dianalisa untuk mendapatkan gambaran preskripsi benzodiazepin dari tabel univariat. karena perbedaan tingkat kehidupan sosial dan ekonomi para pengunjung pelayanan kesehatan tersebut. mendapatkan ± 10% dari resep apotek swasta mengandung benzodiazepin2 . * Penyaji makalah Koja. Cermin Dunia Kedokteran No. dosis dan bentuk sediaan Penelitian ini berupa survei retrospektif. bertujuan mencari gambaran preskripsi benzodiazepin dari apotek rumah sakit kelas C. tanpa mempengaruhi fungsi kognitif dan proses persepsi . Indikasi kelompok ini antara lain untuk mengurangi ansietas yang patologis. dan psikoleptika. 1987 47 . Tabel III adalah prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin. Resep apotek swasta umumnya ditulis oleh dokter praktek swasta yang pola preskripsinya mungkin berbeda dengan dokter rumah sakit atau puskesmas. ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60. Setelah diklasifikasi . diazepam memiliki efek pelemas otot yang seringkali digunakan untuk keadaan kejang yang memerlukan pelemas otot rangka. Resep diambil pada 4 bulan musim 1983 yaitu : — Januari : musim penghujan — April : peralihan musim penghujan dan kemarau — Juli : musim kemarau — Oktober : peralihan musim kemarau dan penghujan Dari resep-resep tersebut dipisahkan resep yang mengandung psikotropika.7%) seperti pada tabel II.1% dari jumlah item psikotropika (tabel I). Hertiana Ayati Puslitbang Farmasi BPPK DepKes RI PENDAHULUAN Benzodiasepin adalah sekelompok obat golongan psikotropika yang mempunyai efek antiansietas atau dikenal sebagai minor tranquilizer.0%) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18. Dari seluruh resep benzodiazepin ini. Penderita yang mengunjungi rumah sakit ini diandaikan berasal dari masyarakat m enengah bawah yang tingkat kehidupan mungkin berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. Sampel diambil secara purposive stratified random sampling. Data yang dicatat meliputi : — jenis dan jumlah benzodiazepin yang dipreskripsi — jenis dokter penulis resep (dokter umum atau dokter ahli) — usia penderita — rejimen terapi yang meliputi lama pemberian. HASIL Pengumpulan sampel pada waktu tersebut mendapatkan 5225 lembar resep rawat jalan. khususnya yang mengandung benzodiazepin. yang antara lain merupakan rujukan penderita puskesmas. Data yang telah dicatat kemudian ditabulasi. Pada keadaan tertentu masih digunakan sebagai premedikasi anestesi sebelum pembedahan. 4 4. Apotek rumah sakit dan waktu ditetapkan secara purposif. RSU Serang dan RSU Disajikan pada Kongres Nasional XII/Kongres Ilmiah VI ISFI di Yogyakarta 10—13 November 1986. Penelitian ini yang dilakukan di apotek rumah sakit. ketegangan. diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30. Penggunaan benzodiazepin dalam pelayanan kesehatan jiwa belum banyak diungkapkan. Survei pola preskripsi benzodiazepin di Jakarta (1980). yaitu RSU Tasik. BAHAN DAN CARA Sampel adalah resep penderita rawat jalan dari apotek rumah sakit kelas C. Nani Sukasediati *.

Usia para penderita yang menerima obat benzodiazepin diperoleh dari usia yang ditulis oleh dokter pada resep.64.1 42. Tabel VI.9 1.8 5.4 100. Distribusi frekuensi dan prosentase preskripsi benzodiazepin berdasarkan lama pemberian (1983) lama pemberian dan % * Jenis benzodiazepin 1-3 hari % 4-5 hari % > 6 hari % klordiazepoksid diazepam klobazam lorazepam klorazepat prazepam temazepam bromazepam keseluruhan benzodiazepin 73. Lama pemberian benzodiazepin yang tercatat paling banyak berkisar antara 1-3 hari.0 91.3 53.9% seperti terlihat pada tabel IV.8 100.5 3. dan 6.4 71. 4.0 48.6 27. dicatat juga dalam survei ini. sebanyak 66. ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi.2 11. 1987 .0 80. Padahal asumsi sebelumnya dikatakan.4 4. Sedangkan dosis harian rata-rata masih berada dalam batas dosis lazim (tabel V). Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah. 44.0 A.7 Tabel II.9 9.4 21.7%). di 3 RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin < 12 th > 12 th % n klordiazepoksid n 81 242 57 407 % C. Distribusi prosentase preskripsi jenis benzodiazepin menurut usia penderita. Inipun sesuai dengan survei di Medan bahwa diazepam adalah obat yang paling dipreskripsi di antara golongan obat sedativa 3 .0 12. Dosis harian rata-rata preskripsi benzodiazepin sediaan tunggal. 6.9 13. 3.6 8.0 Tabel IV. sekitar 17% dari resep umum adalah resep yang mengandung sedativa 3 .1 65. % PEMBICARAAN Pada survei ini diperoleh prosentase resep psikotropika yang lebih tinggi dari hasil survei sebelumnya (10%).1 46.3% ditulis oleh ahli penyakit saraf.6 14.6 12.4 0. Neuroleptika turunan fenotiazin turunan butirofenon Anxiolitika turunan meprobamat turunan benzodiazepin turunan barbiturat Antidepresan Trisiklik klordiazepoksid diazepam klorazepat klobazam prazepam temazepam bromazepam 14. 2.9 1.9 26.0 84.9 2.3 -- 50. Tabel VI memperlihatkan bahwa sebagian besar resep benzodiazepin ditujukan pada penderita di alas usia 12 tahun (85.3 5.5 6.2 6.0 Diazepam Klobazam Klorazepat Lorazepam Prazepam Temazepam Bromazepam 475 Tabel III.0 55.9 n 90 13 1 475 528 20 Jumlah % 7. 5.0 45.5 -2. Namun kenyataannya tidak demikian.1 0. dan sebagian besar adalah diazepam (60.5 26.4 * Prosentase dihitung dari jumlah masing-masing kelompok 48 Cermin Dunia Kedokteran No. Distribusi prosentase jenis keahlian dokter penulis resep ben- zodiazepin di 3 RS kelas C (1983) Jenis keahlian dokter 1.5 100.7 100 50. berdasarkan bentuk sediaan (1983) Jenis benzodiazepin dosis harian rata-rata (mg) tablet/kapsul puyer 8. Survei serupa terhadap obat-obat sedativa pada beberapa apotek swasta di Medan mengungkapkan. diazepam klobazam keseluruhan jenis benzodiazepin 1127 2 20 2 24 2.5 73.2 0.3 1.0 31.2 0.9 0.1 1. Dokter umum Dokter ahli kesehatan jiwa Dokter ahli kesehatan anak Dokter ahli penyakit dalam Dokter ahli penyakit saraf Lain-lain keahlian Jumlah Beberapa unsur rejimen terapi antara lain lama pemberian dosis dan bentuk sediaan.8 B. dan diharapkan penggunaan psikotropika yang lebih rendah.1%) adalah golongan benzodiazepin. dan hanya sebagian kecil ditujukan untuk anak di bawah usia 12 tahun. 64.6 9. Hasil survei ini menjadi semakin menarik karena hampir setengah dari`seluruh item psikotropika (42. Di samping itu kemajuan tingkat pengetahuan masyarakat semakin menyadarkan mereka akan pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat dan mungkin disertai dengan semakin baiknya pelayanan kesehatan pemerintah.0 42.6%).8 10.7 17.3 85.6 1.7 60.4% ditulis oleh ahli kesehatan jiwa. ahli kebidanan dan kandungan. Distribusi frekuensi 1127 item obat psikotropika yang dipreskripsi pada 3 RS kelas C (1983) Kelompok psikotropika Tabel V.0 66. sehingga tidak ada perbedaan kelas sosial pengunjung rumah sakit atau praktek dokter swasta. Distribusi frekuensi preskripsi 475 item turunan benzodiazepin yang dipreskripsi di RS kelas C (1983) Jenis benzodiazepin Klorodiazepoksid * Prosentase dihitung dari Jumlah masing-masing kelompok Jenis. n 89 288 71 2 17 5 1 2 Jumlah % 18.1 4. Tabel I.6% ditulis oleh dokter umum dan hanya 12. pengunjung rumah sakit kelas C berbeda dengan pengunjung praktek dokter swasta. ahli penyakit mata. Faktor perkembangan waktu yang diikuti perkembangan tingkat hidup masyarakat mungkin merupakan salah satu penyebab meningkatnya penggunaan psikotropika.

abuse dan overuse. Santosa OS. Dari rejimen terapi ini agaknya yang diharapkan adalah efek sedasi atau ansietas ringan pada penderita biasa. Meskipun demikian. Bagian Anestesi FKUI/RSCM.6%) nampaknya mendukung kemungkinan di atas. 3. Reverger R. 5. Sedangkan sebagian kecil yang ditulis oleh ahli penyakit saraf mungkin juga dimaksudkan untuk hal yang sama. Bagian Farmakologi FK-USU Medan. Survei serupa ini yang dihubungkan dengan pola penyakit setempat pada saat itu dapat menjadi indikator kemungkinan penggunaan yang tidak rasional. Survei penggunaan obat ini yang dikaitkan langsung dengan diagnosa akan memberikan gambaran yang lebih nyata akan kemungkinan penyalahgunaan atau penggunasalahan. meskipun fenitoin masih merupakan obat pilihan utama untuk kasus epilepsi l Sedangkan yang dipreskripsi oleh dokter ahli lain seperti ahli bedah atau ahli penyakit anak. sehingga tidak dapat diketahui adanya misuse. di mana preskripsi tersebut ditujukan pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. diteliti melalui resep dokter. 1987 49 . Data tambahan yang menggembirakan adalah bahwa rumah sakit kelas C yang terpilih. Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI 1985. Dugaan ini ditarik dari kenyataan di atas bahwa benzodiazepin sebagian besar dipreskripsi oleh dokter umum. — penggunaan benzodiazepin dan psikotropika umumnya perlu dimonitor dari waktu ke waktu. 6. 1980. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI 1984. tidak dapat dipastikan untuk keadaan atau indikasi apa. Puslitbang Farmasi. Survei pola penulisan resep benzodiazepin di Jakarta. Majalah Psikiatri. Dalam Gan S (ed). 2. 4. Cermin Dunia Kedokteran No. Komunikasi pribadi. Adanya kenyataan bahwa penulis resep sebagian besar adalah dokter umum (64. Dari survei pola penggunaan obat di beberapa puskesmas dan rumah sakit. Klordiazepoksid adalah benzodiazepin yang banyak dipreskripsi setelah diazepam. abuse ataupun overuse tidak dapat terlihat karena data diagnosa tidak tercakup. paling banyak hanya diberikan selama 5 hari. Darmansyah I. dosis harian rata-rata sebesar 14. seperti umumnya diberikan pada penderita gangguan jiwa. Retno Gitawati dkk. dalam batas dosis terapi yang lazim dan diberikan dalam waktu tidak lebih dari 5 hari. Psikotropika. Desember 1980. Bila ditinjau dari lama pemberian obat. dapat disimpulkan : — benzodiazepin yang dipreskripsi mencapai hampir setengah dari resep psikotropika — Diazepam dan klordiazepoksid merupakan benzodiazepin yang paling banyak dipreskripsi indikasi benzodiazepin lebih mungkin sebagai ansietas ringan dan sedativa pada penderita bukan akibat gangguan jiwa. Kenyataan inipun sejalan dengan hasil survei penggunaan obat esensial di 5 rumah sakit kelas C lainnya. Bagian Farmakologi FKUI Jakarta. Diazepam dengan dosis harian rata-rata 17. 5—30 mg/hari. Resep yang ditulis oleh ahli kesehatan jiwa mungkin ditujukan untuk menatasi ansietas pada penderita gangguan jiwa.9 mg masih ada dalam batas dosis yang lazim. terungkap bahwa diazepam seringkali dikom4 binasikan dengan beberapa obat untuk mengatasi gejala flu . Datten Bangun dkk. penggunaan oleh dokter umum bukan berarti tidak rasional. telah memiliki keahlian lebih dari yang diharuskan. berdasarkan analisa terhadap rejimen terapi — kemungkinan adanya misuse. Demikian pula halnya klordiazepoksid. Pada premedikasi anestesi sebelum pembedahan diazepam hanya digunakan pada keada- an-keadaan tertentu s . KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembicaraan di atas. Rahardjo K. Penelitian pola penggunaan obat di rumah sakit kelas C dan D serta beberapa puskesmas. KEPUSTAKAAN 1.Dosis benzodiazepin yang diberikan masih berada dalam batas dosis lazim yang wajar. B. Data diagnosa tidak dicakup pada survei ini. golongan obat ini hendaknya diperhatikan dengan serius. Farmakologi dan Terapi Ed 2. 44. Data ini agaknya sejalan dengan yang didapat pada penelitian ini. Penggunaan obat esensial beberapa rumah sakit kelas A. Namun masih ada kemungkinan lain. Nani S dkk. Penggunaan oleh ahli kesehatan jiwa justru tidak banyak. Manado Oktober 1986. Meskipun demikian.7 mg mendekati dosis yang dianjurkan untuk antiansietas antara 15—25 mg/hari. di Jawa 6 . Disajikan pada Konas IKAFI VI. C dan puskesmas di Jawa. yaitu sebagai terapi alternatif pada kasus epilepsi — karena diazepam khususnya — memiliki efek pelemas otot rangka. Di sini tampaknya benzodiazepin tidak dipreskripsi untuk jangka waktu lama. Penggunaan obat-obat sedativa di kodya Medan.

Dari keadaan tersebut di atas. yaitu yang berasal dari mikroba (vaksin. 3) Kepekaan terhadap sesuatu penyakit. 2) Mempunyai kemampuan dalam memberikan reaksi imunitas yang baik. misalnya penyakit. lingkungan. yang tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bahan tersebut mengandung substansi pirogen atau tidak. Prosedur pemeriksaan untuk masing-masing negara dapat berbeda satu sama lainnya. antara lain : 1) Pemeriksaan toksisitas (keracunan) atau safety. berat tertentu. Untuk pemeriksaan tersebut di atas. Oleh karenanya. Dua pemeriksaan terakhir ini (pemeriksaan toksisitas dan potensi) biasanya melibatkan atau menggunakan hewan percobaan. 3) Pemeriksaan atau percobaan terhadap adanya substansi pirogen di dalam bahan biologis (misalnya : cairan infus). Edhie Sulaksono Pusat Penelitian Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI PENDAHULUAN Produk biologis atau tepatnya bahan biologis menurut WHO dibedakan sesuai dengan asalnya. hewan percobaan yang digunakan harus memenuhi beberapa persyaratan. 2) Pemeriksaan potensi. antibiotik dan beberapa enzim). Penggunaan hewan percobaan di sini mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan data secara in-vivo terhadap efek yang akan terjadi. 4) Performan atau prestasi hewan percobaan yang dikaitkan 50 Cermin Dunia Kedokteran No. dan setiap obat atau bahan yang akan disuntikkan seharusnya telah diperiksa dengan teliti agar aman dan memberikan khasiat. kelinci dan marmut. WHO menganjurkan dengan persyaratan minimum. karena adanya kuman patogen pada tubuh hewan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan tadi. dilakukan untuk menentukan kekuatan atau kemampuan atau potensi suatu produk biologis. antara lain : 1) Sedapat mungkin hewan percobaan yang akan digunakan bebas dari kuman patogen. berdasarkan tingkatan kontaminasi kuman patogen. Oleh karenanya diperlukan beberapa pemeriksaan atau pengamatan terlebih dahulu terhadap : 1) Hewan percobaan : yaitu meliputi strain yang menyangkut . tikus (laboratory rat). Bahan-bahan biologis tersebut di atas biasanya digunakan untuk manusia melalui suntikan. seleksi dan pengelolaan. 1987 dengan sifat genetiknya. sterilitas. 44. di bawah ini akan diuraikan beberapa pemeriksaan yang menggunakan hewan percobaan. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. toksisitas (keamanan) maupun potensinya. antara lain : sehat. Hal ini ada hubungannya dengan persyaratan pertama. Hal ini menunjukkan tingkat suseptibilitas hewan terhadap penyakit. hewan percobaan digolongkan menjadi hewan percobaan konvensional. Oleh karenanya. yang tujuannya adalah untuk mengetahui komponen racun atau batasbatas yang dapat diterima. specified pathogen free dan gnotobiotic. dan yang berasal dari hewan atau manusia (sera. Syarat-syarat tersebut memiliki pengertian yang luas dan tidak mudah dipenuhi. timbul beberapa dilema dalam hal penyediaan hewan percobaan. reagen diagnosa. hormon dan vitamin). Adapun hewan percobaan yang sering digunakan untuk pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah : mencit (laboratory mouse). Hewan-hewan ini biasanya dipilih berdasarkan beberapa persyaratan. blood product. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap semua jenis bahan biologis.Dilema pada Hewan Percobaan untuk Pemeriksaan Produk Biologis M. jenis kelamin tertentu dan digunakan dalam jumlah tertentu pula. serta kekuatan yang dimiliki dari bahan biologis yang diperiksa. Sehubungan dengan ini. terhadap bahan-bahan tersebut banyak dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap sifat-sifat fisik maupun kimia. Bahan-bahan tersebut meliputi pula bahan seperti alergen yang digunakan untuk diagnosa dan terapi. PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN UNTUK PEMERIKSAAN BAHAN BIOLOGIS Karena luasnya penggunaan hewan percobaan yang dapat melibatkan berbagai disiplin ilmu.

hingga variasi individuil tidak banyak. Tiap negara terutama negara maju biasanya mengembangkan strain hewan sendiri. berat badan. Setiap hewan percobaan yang berasal dari luar terlebih dahulu harus dikarantinakan. sedapat mungkin terhindar dari penyakit. sangat baik untuk pemeriksaan yang tolok ukurnya adalah pertambahan berat badan. tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Bagi strain hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat. terdapat mencit jenis outbred ada 12 strain lokal. 44. D. MASALAH "STRAIN" HEWAN PERCOBAAN DAN PERTUMBUHAN BERAT BADAN Di dunia ini telah terbentuk ratusan strain hewan percobaan yang telah memiliki sifat genetik yang khas. maka dengan sendirinya perubahan pola oleh suatu perlakuan menunjukkan besarnya pengaruh perlakuan. 4.J dan WOODNOTT. bedding (alas kandang). segera dilakukan . manajemen pemeliharaan. Sifat ini terus dikembangkan sehingga hewan tersebut telah menjadi model yang baik untuk kepentingan kesejahteraan manusia. 2. 3) Uji performan atau prestasi hewan percobaan : yaitu untuk menentukan kemampuan hewan percobaan dalam memberikan suatu reaksi atau mempertahankan sifat khas dari populasinya. Bagi hewan yang tidak mendapat perlakuan (hewan kontrol).tentang sifat-sifat khasnya. Pertambahan berat badan sendiri secara sempit dapat digunakan sebagai indikator bagi hewan yang sehat.2°C. Cermin Dunia Kedokteran No. SELEKSI HEWAN PERCOBAAN Seleksi pada hewan percobaan dilakukan terhadap jenis kelamin.P (1963) dalam bukunya The IAT. bahan maupun bentuknya. Pertambahan berat badan suatu hewan percobaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. yaitu antara keadaan di tempat percobaan dan tempat asal hewan. marmut dan kelinci temperatur ruangan yang direkomendasikan adalah : 22. D. tekanan udara. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. Di sini harus dicari sebab-sebabnya. tenaga maupun waktu tersebut bukan lagi merupakan masalah. Untuk itu diperlukan usaha yang dapat menjamin kualitas hewan percobaan. sedangkan kelembaban relatif bervariasi antara 45—55% untuk semua hewan tersebut.77°C. Untuk mengatasi ini biasanya pemakai hewan paling tidak harus membuat lingkungan yang sama atau lebih baik dari keadaan semula. Melakukan pencatatan rutin untuk setiap kejadian pada hewan percobaan dengan baik. pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan (menyimpang dari pola populasinya).5°C dan 12. lebih sederhana sifatnya daripada memaksakan hewan untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi yang kurang baik. keadaan nutrisinya (makanan dan minuman). Menangkap dan memeriksa hewan yang ada di luar koloni (misalnya karena lepas). 15. makanan hewan memegang peranan penting khususnya dalam pemeriksaan ini. loyal terhadap pekerjaannya dan jujur dalam melakukan tugasnya. umur yang dikaitkan dengan berat badannya. antara lain faktor strain hewan dan makanan. tetap akan mempersulit dalam memperoleh dipping atau dicelupkan ke dalam larutan anti parasit). Segera melakukan tindakan pencegahan apabila dijumpai kasus penyakit pada hewan percobaan (misalnya hewan percobaan yang terkena ekto parasit. sirkulasi udara. Pengawasan terhadap penyakit secara periodik terhadap koloni hewan yang ada. tetapi juga pertambahan berat setiap harinya. Dengan terciptanya suatu lingkungan yang baik. jenis kelamin dan data fisiologisnya. tempat hidupnya (kandang) baik mengenai ukuran. kelinci 15 strain lokal. jenis-jenis hewan percobaan mencit. Untuk pemeriksaan ini diperlukan kepastian kelompok hewan atau keseragaman genetik. 3. Menurut SHORT. Oleh karenanya hewan percobaan yang akan digunakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan tadi. Membuat lingkungan dan manajemen yang baik di tempat percobaan. sehingga dari segi ilmiah hasilnya kurang dapat dipertanggungjawabkan. misalnya apakah ada perbedaan antara faktor lingkungan hewan tempat percobaan (pemeriksaan) dengan tempat hewan diproduksikan. 1987 51 kesimpulan dalam pemeriksaan suatu bahan biologis. Dapat diambil contoh. kebisingan suara dan personil yang menangani. Apabila pola pertumbuhan berat badan sudah dapat diketahui untuk suatu strain hewan. Dalam kegiatan seleksi ini diperlukan personil yang benar-benar menguasai bidangnya. 2) Lingkungan : yaitu meliputi temperatur ruangan. maka faktor pembiayaan. MASALAH PENYAKIT Pada pendahuluan telah dijelaskan bahwa adanya penyakit hewan percobaan sangat mengganggu jalannya reaksi pada pemeriksaan bahan biologis. di Jepang telah dikembangkan strain lokal di samping memelihara strain dari luar negeri. kelembaban ruangan. Dari beberapa penjelasan tersebut di atas. Namun karena dampak terhadap hasil yang diperoleh sangat besar. sehingga dalam hal ini diperlukan adanya sistem pencatatan yang baik. akan memberikan kesempatan pada hewan percobaan untuk hidup dan bertumbuh sesuai dengan bakat atau sifat-sifat genetik yang dimilikinya. Usaha-usaha yang harus dilakukan adalah : 1. 5. Makanan di samping harus mengandung nilai gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berproduksi. Keadaan semacam ini sukar dicapai terutama untuk daerah dataran rendah. Demikian pula di Australia. Berat badan tidak cukup dipakai sebagai kriteria bahwa hewan tersebut bisa digunakan untuk pemeriksaan bahan biologis. dapat ditarik kesi mpulan bahwa penggunaan hewan yang tidak jelas sumbernya atau sistem pemeliharaannya tidak mengikuti aturanaturan tertentu. physical appearance dan sifat keturunan agar memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan bahan biologis. agar dapat menemukan hewan yang baik untuk kondisi negara tersebut. Dengan demikian jelas bahwa strain hewan percobaan harus sesuai atau cocok dengan tujuan pemeriksaan. Dalam melakukan seleksi ini harus benar-benar terencana untuk jangka panjang menurut aturan yang tertentu dan pengawasan yang ketat. Pekerjaan ini sebenarnya memakan waktu. NUTRISI Di samping faktor hewan percobaan dan lingkungan. harus pula dibuat agar hewan menyukai makanan tersebut (ditinjau dari segi rasa).

Hafez ESE. 5. Philadelphia: Lea dan Febiger. 1970. 1979. 44. fifth ed. baik dalam pengawasan penyakit. Oleh karenanya. The Ufaw Handbook on the Care and Management of Laboratory Animals. 2. The IAT. 1970. menghasilkan hewan percobaan yang baik merupakan kegiatan yang mempunyai aspek tersendiri dan cakupan yang luas. 52 Cermin Dunia Kedokteran No. 1963. KEPUSTAKAAN 1.PENUTUP Untuk dapat menghasilkan hewan yang berkualitas tinggi diperlukan kegiatan yang terus menerus. New York: Churchill Livingstone. Development of a National Control Laboratory for Biological Substances. The Australian National University Survey of Laboratory Animals Being Maintained in Australia. twenty second report. 1st ed. 4. Manual of Laboratory Animal Practice and Techniques. WHO Expert Committee on Biological Standardization. Reproduction and Breeding Techniques for Laboratory Animals. Ufaw. 1976. The John Curtin School of Medical Research. kegiatan reproduksi maupun pengawasan terhadap lingkungan. Maddalena. 1987 . London: Crosby Lockwood Son. Short DJ and Woodnott DP. Sutherland: AAEC Research Establishment. 3. baik dalam bentuk konsepsional maupun teknologi praktisnya. Geneva.

serta peralatan yang diperlukan. Penderita harus didampingi oleh dokter dan perawat. 1987 harga yang mahal dan kontinuitas produksi. sedangkan penggunaan Ceretec lebih sensitif dibandingkan X-ray CT. Semuanya ini memungkinkan prediksi prognosis yang lebih baik dan lebih cepat.APLIKASI SEREBAL CERETEC PADA "SCANNING" PERFUSI Dalam dua dekade terakhir ini. 2) Radiofarmasi harus memenuhi beberapa persyaratan: berat molekul rendah. kemurnian. metastasis otak. mampu berdifusi dengan mudah melalui sawar darah otak. banyak dilakukan studi mengenai perubahan perfusi serebral pada berbagai keadaan neurologik dengan menggunakan radio isotop. menggunakan peralatan kedokteran nuklir yang canggih. Pada saat penderita kecelakaan dibawa ke bagian gawat darurat. Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat di berbagai negara dan telah memakan banyak korban. 1987 53 . atau Tc—99m d. karakteristik fisika dari radio isotop yang digunakan. sehingga penggambaran yang diinginkan tidak diperoleh. dan dikoneksi dengan peralatan monitoring jantung-pernafasan dan peralatan resusitasi. • Pengiriman penderita ke bagian kedokteran nuklir harus dilakukan dengan perawatan khusus dengan fasilitas resusitasi yang adekuat. seperti : • Penderita yang dalam keadaan koma. tetapi tidak dapat dipakai secara luas karena waktu paruh yang pendek. diharapkan waktu yang diperlukan pada pemeriksaan akan lebih pendek. Adanya lesi serebral dapat dideteksi lebih cepat dengan gambaran yang lebih jelas. dan efisiensi ekstraksi yang tinggi. Pada pengembangan selanjutnya. Terutama pada pemeriksaan segera setelah kecelakaan dan memberikan gambaran prognosis penderita yang reliabel. Reactions No 8. yaitu dalam waktu 10 menit sudah diperoleh data dan gambaran perfusi serebral penderita. tetapi masih saja tidak dapat mengatasi masalah. Beberapa pendekatan dengan menggunakan radionuklida telah dicoba dengan. 44. studi mengenai perubahan perfusi serebral sangat penting dilakukan pada luka kepala akut. yaitu : 1) Tersedianya alat SPECT (Single Photon Emission Tomography). serebral pada luka kepala akut. masih banyak ditemukan berbagai masalah dalam perilaku senyawa bertanda. Walaupun demikian. Dua hal yang harus dipenuhi suatu radionuklida agar dapat dipakai pada scanning serebral. VSR F:I. epilepsi. 1 hexamethyl-propylene amineoxime. tidak bermuatan. Ceretec sedang dikembangkan aplikasinya pada stroke. Kedua persyaratan di atas dipenuhi oleh suatu senyawa radionuklida baru. Penggunaan Ceretec pada Luka Kepala Akut Ceretec telah digunakan untuk meneliti perubahan perfusi Cermin Dunia Kedokteran No. atau penderita memerlukan sedasi yang cukup. Kegunaan X-ray CT hanya terbatas selama 24 jam dan kurang sensitif. misalnya akibat kecelakaan lalu lintas. penggunaan radionuklida dalam penelitian serebral mulai ditinggalkan. • Peralatan monitoring pada sisi tempat pembaringan menggunakan alat eksternal telah dicoba. demensia. peranan kedokteran nuklir di masa mendatang akan semakin besar dalam memprediksi prognosis luka kepala akut. efisiensi penandaan yang tinggi. atau Ceretec.R. stabil in vitro. Dengan ditemukannya X-ray Computerized Tomography. dan perdarahan otak sepintas. 1 HM—PAO. Sebagai contoh. yaitu Tc—99m d. Penemuan Iodine—123 dan Iodoamfetamin pada mulanya menguak harapan baru.T. • Tidak tersedianya radiofarmasi yang diperlukan untuk penelitian perfusi serebral setiap saat. Dengan ditemukannya Ceretec ini. perhatian utama dari keluarga korban adalah mengenai prognosis dan tingkat kerusakan intrakranial. akan tetapi timbul masalah baru dalam pengaturan posisi yang tergantung pada operator. migraine.S.

Perdata pasal 1365 : Tiap perbuatan melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain. Pertanyaan : A. Pemeriksaan fisik dan laboratorium menyatakan vesikel tersebut adalah akibat herpes genitalis. kiranya tetap perlu adanya sikap reserved terhadap kejujuran pasien apa benar affairnya cuma dengan seorang teman sekantor saja. apakah tindakan saudara? OLH "Dokter. mengganti kerugian tertersebut. Jakarta. bahwa nyonya itu terkena herpes genitalis sebagai persetubuhan dengannya. hal itu tidak dibenarkan apalagi si nyonya telah mengaku pada dokter tentang affair-nya dengan teman sekerja dan penularan bukan dari suami yang sudah lama tidak campur. yaitu membuka " rahasia jabatan dokter". bahwa dokter tidak boleh memberi tahu suami tentang herpes yang diderita istrinya. baik yang sekarang maupun yang dahulu. dan bekerja sebagai staf dari suatu perusahaan datang berkonsultasi. Di samping sanksi menurut hukum pidana. Lebih lanjut rahasia pekerjaan ini dikukuhkan dengan adanya sanksi menurut K.U. yaitu yang diatur dalam K. maka ditanya apakah suaminya pernah sakit serupa di alat kemaluannya.TEPATKAH TINDAKAN SAUDARA ??? Seorang pasien lama. Disinilah saya kira-clue-nya kenapa dia membuka rahasia pribadi dan kenapa dia tidak mau berterus terang pada kekasih gelapnya? Bagaimana komentar pembaca ? Dr.U. Pidana pasal 322 : (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. mewajibkan orang yang karena kesalahannya menyebabkan kerugian itu. namun dari segi etik kedokteran. 44. sejenis penyakit virus yang ditularkan melalui hubungan seksual. 1987 . sarjana. Tentang pertanyaan (B) pasien minta tolong dokter menceritakan penyakitnya pada "pacarnya". Dari pihak dokter. yaitu : Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter. atas kemauan dokter sendiri (mungkin untuk pencegahan penularan) dan atas permintaan pasien. Tapi kelihatannya ia "bersih" kok!" Oleh dokter dijelaskan selanjutnya bahwa tampang bersih saja bukan jaminan tidak adanya virus herpes di dalam tubuhnya. mungkin sekedar pemberitahuan agar si pacar juga berobat atau mungkin juga untuk menagih tanggung jawab. Sebelum mengabulkan permintaan tersebut (yang mungkin bisa dikabulkan). (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. Perlukah dokter tersebut memberitahu suami nyonya itu tentang penyakit herpes yang diderita istrinya? B. H. Sebab bila benar demikian tentunya dia tidak perlu ragu memberitahukan sendiri. Pertanyaan (A). dia dapat menarik kesimpulan sendiri. Tapi saya memang mempunyai "affair" dengan seorang pria kan pada "pacarnya". 54 Cermin Dunia Kedokteran No. barangkali juga dia tidak perlu membuka rahasia pribadinya pada dokter. Setelah diterangkan kepada nyonya tersebut bahwa penyakit ini adalah herpes genitalis. diancam dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Bila nyonya itu meminta dokter untuk menyatakan kepada "pacar"nya. Mungkin dari segi pencegahan dirasakan perlunya memberitahu suaminya. kiranya mudah dapat dijawab. Keluhannya berupa bintik -bintik berisi air di sekitar kemaluan. akan lebih baik bila ditanyakan balik kepada pasien ini. Masri Rustam Direktorat Transfusi Darah PMI Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat. Kenapa tidak dia sendiri yang mencerita- Profesi dokter adalah salah satu profesi yang diwajibkan menyimpan rahasia pekerjaan yang antara lain tercermin dalam salah satu kalimat lafal sumpah dokter. maka dapat dikenakan sanksi menurut hukum perdata. tentunya setelah mendapat penjelasan tentang penyakitnya serta jalur penularannya. saya sudah lama tidak bersetubuh dengan suami. ibu rumah tangga. Sebagai seorang sarjana. TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIKA Masalah yang diajukan masih mirip kasus yang lalu.H. sekantor saya.H.

sehingga dapat dibuka tanpa dikenakan sanksi hukuman. karena mungkin saja pasien itu mendapat penyakitnya dari pacar yang lain. yang menderita TBC terbuka. Dalam persoalan yang kita hadapi. dokter tetap terikat oleh rahasia pekerjaannya dan di sini juga tidak tampak adanya unsur dayapaksa. 44. Mengatakan ini berarti kita tidak menghormati "azas praduga tak bersalah" (presumption of innocense). Dr. Jakarta. Selanjutnya dokter juga tidak dapat mengatakan kepada si pacar. Kalau kita gegabah menuduh seseorang. Hal ini diatur oleh K. jika membuka rahasia pekerjaan itu dilakukan dengan persetujuan si pasien. bahwa ia sudah lama tidak bersetubuh dengan suaminya. mungkin bahkan kita sendiri yang dituntut dengan melakukan fitnah atau setidak-tidaknya mencemarkan nama baik seseorang. Handoko Tjondroputranto Lembaga Kriminologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. karena pasien mengatakan.H. antara lain jika ada suatu dayapaksa (overmacht).0 Cermin Dunia Kedokteran No.Namun kewajiban menyimpan rahasia pekerjaan ini sifatnya tidak mutlak. bahwa pasiennya telah terkena herpes genitalis. Jadi dokter tidak dapat memberi tahu si suami tentang penyakit isterinya.D. sehingga si suami juga tidak mungkin telah ditulari penyakit herpes genitalis itu. 1987 55 . misalnya ditemukan seorang pilot yang menderita epilepsi atau seorang guru S. tapi malu mengaku kepada dokter bahwa ia mempunyai banyak pacar. Pidana pasal 48 : Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. karena bersetubuh dengan dia. karena dengan sendirinya tidak terdapat unsur "me- langgar hukum". tidak dipidana. 'It .U. Juga tidak dapat dikenakan sanksi hukuman.

dengan maksud supaya dapat membaca seperti temannya tersebut... Akhirnya setelah panen cengkeh..... (Kedua -duanya adalah merek celana dalam untuk pria) OLH BAGAIKAN SUAMI ISTRI Di sebuah rumah sakit pendidikan. uang saya tadi kecopetan di bus yang penuh sesak.. apa bahasa Inggerisnya sarang burung ?????? Ibu B : Birds nest.. Dokter mata mencobakan bermacam-macam ukuran lensa dengan sabarnya. pernah dibuat bingung oleh pasiennya. Ceritanya begini : Seorang pasien laki-laki tua dari lereng gunung Merbabu diberitahu oleh sahabatnya. Bambang 56 Cermin Dunia Kedokteran No. mencari apakah sebabnya . tapi aku kira tanganku sendiri. Sang dokter termenungmenung kebingungan..Akhirnya ketahuan.."AKU MASIH SEPERTI DULU" Salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah dinyatakan sembuh ternyata belum diperkenankan pulang oleh petugas rumah sakit karena waktu acara perpisahan pasien tersebut menyanyi "Aku masih seperti dulu. ada tangan merogoh-rogoh saku celanaku...." Ny.. 1987 INGIN BISA BACA Dokter spesialis mata yang praktek di PURI DHENTA NIRMALA Salatiga... dengan loyo ia memberitahukan pada istrinya: "Waduh mam. pasien itu memeriksakan matanya........ kalau dia pakai kaca-mata yang didapatnya setelah memeriksakan dari dokter mata tersebut.. Drg. kan dompetmu begitu besar. dia sama sekali tidak dapat baca. BUTA HURUF.. orang tersebut masih juga belum dapat membaca satu huruf pun. sekitar jam 2 malam dokter Badut masuk ke kamar dokter jaga dengan badan gontai. Pasien tersebut sangat tertarik akan cerita itu. Dokter Badut langsung saja menggeser tempat tidur yang masih kosong ke sebelah dokter Dewi. Haryono Salatiga DIKIRA Seorang dokter yang sudah terkenal sangat berhati-hati dalam "mengelola anggaran uang" rumah tangganya (pelit bercampur devaluasi?) tiap pergi uang gajinya selalu dibawanya dalam sebuah kantong uang di sakunya. Sehingga berpuluh-puluh ukuran lensa telah dikuras habis untuk dicobakannya.." Ny." "Lho bagaimana to. Dan kalau tidak memakai kaca mata.. bukan? Ibu A : (sambil tertawa) : Bukan...... kok dapat kecopetan. Di dalam ruangan itu ada 2 dokter pria yang sedang berbincang-bincang dan dokter Dewi yang cantik kelihatan tertidur di tempat tidur." ???????????????????? Juvelin . dia dapat baca... 44. Bambang SARANG BURUNG Ibu A : Jeng.. lalu dia naik ke ranjang dan merebahkan diri sambil berkata: "Bagaikan suami istri.. walaupun ukuran hurufnya sudah relatif sangat besar.. HING'S atau CROCODILE.. Tetapi. apa tidak terasa ?" "Ya terasa. Habis pulang dari kantor. bahwa pasien tersebut memang ..

Akan tetapi ia rela memberi tempat duduknya dengan berkata : Kapan akan melahirkan. 44. maaf kami mau melihat SIM-nya. nanti sembilan bulan lagi dan sekarang saya cape sekali????????? OLH SEMINAR MUDA MUDI Dalam suatu seminar muda-mudi. Oleh karena tidak ada tempat duduk kosong lagi maka ia memohon kepada seorang pria yang duduk apakah bersedia menyerahkan tempat duduknya oleh karena ia akan melahirkan. bu?????. 1987 57 . Dr. tadi tergesa berangkat mau menguji mahasiswa dan SIM-nya ketinggalan. Oh.PROFESOR DAN TILANG Pada suatu ketika seorang profesor dengan Mercy-birunya mulus meluncur di sebuah jalanan yang padat dengan kendaraan. tidak ada persiapan khusus. Gadis III : Bawa kondom. Pria tersebut agak heran oleh karena tak terlihat tanda-tanda sama sekali bahwa wanita itu hamil. gerah dengan rambut yang kusam. dimintakan pendapat para gadis mengenai persiapan apa yang dilakukan bila akan diajak kencan oleh pacarpacar mereka. Polisi : "Hormat pak. Hendra Jakarta Cermin Dunia Kedokteran No. ." Polisi senyum sambil menanyakan : "Kalau begitu siapa nama Profesor ?" Profesor : "Nama saya ? Nama saya ya ada di SIM saya yang ketinggalan itu!" ???????????? Juvelin SEMBILAN BULAN LAGI!! Ke dalam sebuah bis kota yang sudah penuh masuklah seorang wanita. Gadis II : Biasa-biasa saja. Tapi tiba-tiba seorang Polisi Lalulintas yang waktu itu kebetulan sedang parkir di pinggir jalan meniup peluit panjang." Profesor merogoh sakunya sambil mengatakan : "Saya profesor. Pilih pakaian yang sesuai dengan tempat tujuan. Gadis I : Lihat-lihat dulu perginya ke mana. Wanita tersebut tampak berkeringat.

1. Pada pengobatan vitiligo dengan akupunktur. kecuali : a) uji kebersihan karbon b) uji granulosit c) uji hematokrit d) uji bioluminisensi radikal 0 2 e) uji transformasi limfosit T 10. 3. Perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh dapat disalurkan ke tempat-tempat yang dituju. Efek ini terutama disebabkan karena : a) pelepasan serotonin b) pengaktifan serat saraf otonom sel B pankreas c) mempengaruhi digesti dan absorpsi karbohidrat d) mempengaruhi sintesis trigliserida endogen 8. 44. 5. merupakan 7. dilepaskan autokoid yang merangsang penglepasan corticotropin releasing factor. kecuali : a) pengobatan kelumpuhan b) pengobatan kerusakan saraf c) pengobatan rematik pada penderita yang juga mengalami gangguan impuls jantung d) pengobatan ketergantungan obat e) untuk menghasilkan analgesia pada operasi" 2. Pada sonopunktur. senyawa autokoid tersebut adalah : a) serotonin b) histamin c) bradikinin d) slow reacting substances e) semua benar 6. Pengobatan nyeri kepala dengan akupunktur berdasarkan pada prinsip berikut. Imunomodulator yang merangsang pematangan sel T pada kondisi respon imun yang berkurang : a) timosin b) α —interferon c) β —interferon d) γ —interferon e) levamizol konsep dasar dari : a) lima unsur yang terdiri dari kayu-api-tanah-logam-air b) c) d) 58 Yin Yang ci dan meridian zone of autonomic concentration Cermin Dunia Kedokteran No. Berikut ini adalah indikasi elektroakupunktur. efek spesifik gelombang ultrasound yang bermanfaat dapat berupa : a) efek panas b) efek mekanis c) efek biologis d) semua benar e) bukan salah satu di atas. kecuali : a) akupunktur menimbulkan efek vasokonstriksi b) akupunktur menyeimbangkan kembali ketidak seimbangan bioenergi di daerah kepala c) akupunktur merangsang pelepasan senyawa yang mirip morfin endogen d) akupunktur memperbaiki suplai oksigen ke dalam jaringan. Persyaratan yang harus dipenuhi hewan percobaan pada pemeriksaan produk biologis adalah : a) bebas kuman patogen b) memberi respon imunitas yang baik c) peka terhadap suatu penyakit d) variasi individual minimal e) semua benar 9. Metoda berikut ini digunakan untuk menguji aktivitas imunomodulator. 1987 . Penusukan titik San Yin Ciao merangsang sekresi insulin. Akupunktur dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi melalui peningkatan : a) Ig A b) Ig D c) Ig E d) Ig G e) Ig M 4.

Dr MK Tadjudin: "Genetika" 2.Kalender Kegiatan Ilmiah 7th ASIAN AND OCEANIAN CONGRESS OF NEUROLOGY September 20—24. Presentasi makalah-makalah bebas. H. 1987 Bali Beach Hotel. Ir. Pertemuan Ilmiah Tahunan: Presentasi makalah-makalah bebas. 5. Pembicara : 1. — Hari Kedua Registrasi peserta baru. Pembicara : 1. 2. Drs Wildan Yatim: "Kemungkinan Epididimis Sasaran Kontrasepsi Pria Masa Depan". V. Rapat Organisasi PGMI. 1987 59 Sekretariat : . 3. Dr Arif Adimoeljo: "Prospek Penelitian dalam Bidang Andrologi dalam Menunjang NKKBS". 3. 4. Simposium: "Peranan Andrologi dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". 44. succeeded by a Regional Symposium on Evoked Potentials and Clinical Neurophysiology (RSECN) from 25 thru 26 September 1987. 4. Ir. Prof Dr HHB Saanin Dt T Patiaman: "Kelainan Kejiwaan dan Genetika". Registrasi peserta II. Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Jl. Sambutan-sambutan dan peresmian. Prof Dr IGB Amitaba: "Peran Genetika Manusia dalam Membentuk NKKBS " . III. Prof. MIPA Jl. Prof Dr Sulaiman Sastrawinata: "Andrologi". 700 participants are expected from 22 countries. Simposium "Peranan Genetika dalam Melaksanakan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera". II. Bandung : 24—25 Agustus 1987 : — Hari Pertama I. H. 6. Dr Nukman Moeloek: "Kontrasepsi Pria: Masa Kini dan Masa Akan Datang". Prof DR Sumiati Achmad: "Genetika dan lnferilitas". Bali Indonesia The 7 th AOCN will be held in Bali Beach Hotel from 20 thru 24 September 1987. IV. IV. Dr Pratiwi Soedarmono PhD: "Metoda Hibridasi sebagai Diagnosa Dini Kelainan Genetik pada Janin". Dr Sudradji Sumapradja: "Memasyarakatkan Pemeriksaan Air Mani". Rapat Organisasi PANDI. 5. Bandung Cermin Dunia Kedokteran No. V. Panitia PIT PANDI—PGMI Lab. Juanda 248. Prof Dr Nagar Rasyid: "Manifestasi Klinis Cacad Genetik di YPAC". Secretariat of the Congress will be RSCM FKUI Dep Neurology Salemba 6 Jakarta 10430 Indonesia PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN PERHIMPUNAN GENETIKA MANUSIA INDONESIA (PGMI) — PERKUMPULAN ANDROLOGI INDONESIA (PANDI) Tempat Tanggal Acara : Ruang Sidang F. Juanda 4. Sambutan-sambutan dan peresmian III. I.

karena mortalitas bayi akibat penyebab kematian lainnya menurun. 1062. Tetapi tidak boleh ditempelkan pada daerah payudara dan juga tidak boleh ditempelkan pada daerah yang sama dua kali berturut-turut. Plester tersebur harus diganti tiap 3 hari atau 4 hari sekali. 44. (SCRIP No. 1987 . cacat lahir berperan sebesar 6% pada mortalitas prematur. tetapi dilain pihak terjadi peningkatan frekuensi cacat jantung. gangguan psikologi dan perubahan metabolik. 50 dan 100 yang masing-masing akan melepaskan 25 ug. ditemukan penurunan frekuensi cacat susunan saraf seperti anensefali dan spina bifida. 50 ug dan 100 ug oestradiol per hari selama 4 hari . efek samping yang biasanya muncul pada pemberian oestrogen per oral seperti retensi natrium dan air serta oedema dan naiknya tekanan darah dapat dihindari. Plester Estraderm TTS (Transdermal Therapeutic System) tersedia dalam 3 macam kadar yaitu Estraderm TTS 25. terutama ibu-ibu. dan "The New York Times" (5 Januari 1986). justru kaum wanita yang mengalami peningkatan. Selama satu dekade terakhir. atropi urogenitalia. Penurunan ini disebabkan perbaikan dan peningkatan perawatan bayi cacat lahir secara 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun demikian.18) efek samping • Efektif sebagai pencegahan berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual • Mudah didapat. Mortalitas yang prematur diukur berdasarkan berkurangnya umur (tahun) dari kemampuan hidup potensial sebelum umur 65. kaum wanita membeli kondom dengan alasan-alasan berikut : • Tidak seperti beberapa bentuk kontrasepsi lainnya. Menurut majalah "Working Women" (Oktober 1985). dan tidak perlu pengawasan dokter. punggung atau di perut. Bagaimana di Indonesia? Apakah kaum wanitanya. Dengan bentuk sediaan plester ini. kanker. cacat susunan saraf dan jantung merupakan penyebab utama kematian karena cacat lahir. May 1986 TRANSDERMAL OESTROGEN Sediaan transdermal oestrogen dari Ciba-Geigy yang diberi nama Estraderm TTS telah dipasarkan di Swiss untuk pengobatan defisiensi oestrogen waktu menopause dan gejala-gejalanya seperti gangguan tidur.ABSTRAK -ABSTRAK MENINGKATNYA POPULARITAS KONDOM Penjualan kondom di seluruh dunia meningkat dengan pesat. Cara pemakaiannya yaitu dengan cara menempelkan plester tersebut di bawah pinggang. Ini disebabkan semakin majunya perkembangan peralatan medis untuk perawatan intensif bagi bayi lahir cacat. cacat lahir menurun sebesar 19% pada penduduk kulit putih. bayi yang lahir cacat dapat hidup lebih lama dibandingkan keadaan pada satu dekade yang lalu. Menurut "Centers for Disease Control" (CDC) di Amerika Serikat. VSR FDA Consumer. p. para wanitanya menghamburkan 100 juta dolar setiap tahun untuk membeli kondom (kira-kira 40% dari total 400 juta kondom yang terjual pertahunnya di sana). pe- nyakit jantung. bunuh diri. Menurut data survailans cacat lahir yang dilakukan CDC. Pada periode 1980-1982. cacat lahir menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi. tidak malu-malu lagi membeli kondom di toko obat? CACAT LAHIR: PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI DAN MORTALITAS PREMATUR Saat ini. Dalam tahun 1984. tersebar luas di seluruh dunia. Ini meningkatkan kesempatan Survival bagi bayi cacat lahir tersebut. kondom itu aman dan tidak mempunyai intensif. Di Amerika misalnya. cacat lahir berada pada urutan ke lima dari penyebab mortalitas yang prematur. Penyebab mortalitas prematur lainnya yaitu kecelakaan. Estraderm TTS yang mengandung hormon fisiologis 17-Q-oestradiol memungkinkan pemberian obat dengan dosis serendah mungkin. Dari segi pembeli.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful