UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP AKADEMI KEBIDANAN PAYUNG NEGERI PEKANBARU T.

A 2005 / 2006 Mata kuliah Tingkat Semester : Askeb V (Komunitas ) : II ( Dua ) : IV Dosen : tim Hari/Tanggal : Waktu :

PETUNJUK SOAL 1. Pilihlah jawaban yang anda anggap paling benar ! 2. Pilihlah jawaban : A. Bila 1, 2, 3 benar B. Bila 1 dan 3 benar C. Bila 2 dan 4 benar D. Bila hanya 4 yang benar E. Bila semuanya benar 1. Pelayanan kebidanan yang diberikan kepada keluarga dan masyarakat di wilayah tertentu disebut….. a. Kebidanan keluarga c. Kebidanan komunitas b. Pelayanan kebidanan d. Bidan komunitas Berikut ini adalah alasan mengapa diperlukan pelayanan kebidanan di komunitas, kecuali… a. AKI dan AKB di Indonesia masih cukup tinggi b. 30 % persalinan masih ditolong dukun c. Keseimbangan status sosial dan peran gender d. Masih kurang fasilitas dan nakes di tingkat pelayanan dasar dan daerah terpencil Bidan yang memberikan pelayanan kebidanan di komunitas disebut…. a. Community midwife c. Midwife b. Community midwivery d. Midwivery care a. b. c. d. 5. 1. 2. 3. 4. 6. a. b. c. d. 7. 1. 2. 3. 4. Prinsip dasar bekerja di komunitas adalah berikut ini, kecuali… Hakekatnya merupakan penerapan ilmu kebidanan di lingkungan masyarakat di wilayah tertentu Mempunyai wilayah kerja dan tanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah kerja Memberikan pelayanan kebidanan untuk pasien di klinik saja Tidak memandang individu dari segi biologis saja, tapi juga sebagai unsur sosial dan budaya tertentu Berikut ini adalah unsur-unsur kebidanan komunitas Bidan Sasaran pelayanan Lingkungan Ekonomi Peran fungsi bidan di masyarakat salah satunya sebagai pelaksana, kecuali…. Melakukan pertolongan persalinan di rumah Pelayanan keluarga berencana Imunisasi pada ibu dan anak Memberikan pendidikan dan penyuluhan pada masyarakat Berikut ini adalah unsur komunitas Individu Keluarga Kelompok khusus Masyarakat

2.

3.

4.

9. kecuali…. Dalam menjalankan pelayanan kebidanan di komunitas. mengajak dan memberi kesempatan serta melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk berkiprah dalam pembangunan kesehatan d. 3. 12.. d. Tenaga sukarela dari masyarakat Diterima dan dipilih masyarakat menjadi kader kesehatan Dapat membaca. a. c. Wanita dalam kurun waktu reproduksi Bayi Anak balita Pemerintah Upaya memberikan pengetahuan kepada anggota masyarakat tentang kesehatan sehingga terjadi perubahan perilaku positif terhadap kesehatan diri. 2. a. Peran serta masyarakat a. 11. Strategi dasar peningkatan Peran Serta Masyarakat (PSM)…. c. bidan harus mampu memanfaatkan sumber daya / potensi masyarakat antara lain : 1. 4.8. Menghasilkan seorang atau sejumlah orang yang mempunyai keterampilan tertentu Mendidik seseorang dalam jangka waktu yang lama untuk meningkatkan pengetahuan Menghasilkan dukun yang mampu bekerja di masyarakat seperti halnya bidan Tidak ada yang benar Pernyataan yang benar mengenai kader kesehatan adalah….. 3. Bentuk-bentuk kegiatan / wadah PSM… Ambulan desa Dasa wisma Tabulin Donor darah berjalan 13. Penyuluhan kesehatan masyarakat b. 16. dll c. Tenaga 2. Benar semua 1. Mematangkan kesiapan masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan kesehatan b.. . 15.. keluarga dan masyarakat adalah pengertian dari…. Sasaran utama pelayanan kebidanan komunitas adalah…. 2. Lebih baik menggunakan metode demonstrasi dan simulasi b. a. pamflet. Fasilitas 3. Mengenal. 4. Pendidikan kesehatan masyarakat c. Tujuan pelatihan adalah…. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti Pernyataan berikut adalah benar mengenai penyuluhan. Cukup diberikan sekali saja d. menseleksi. d. 1. b. b. Dana Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan bidan dalam memberikan pelatihan terhadap dukun. a. kecuali…. Mewujudkan pemimpin dan perintis kesehatan dalam masyarakat melalui pendekatan formal dan informal c. Manajemen 4. Pelatihan kesehatan masyarakat d. menulis dan berbahasa Indonesia Benar semua 10. 14. Menggunakan alat bantu belajar seperti poster.

24. merupakan standar. Kegiatan yang berlandaskan prinsip belajar dan pemberian informasi pada individu. 7. Tujuan untuk merubah perilaku dan berperan aktif dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal 17. 71 dan 72 4. 5. 4. 7 d. menentukan HPHT. menentukan bagian terbawah sudah masuk PAP atau belum. UUD 1945 21. memberikan TT dsb. 2... 3. TP. Standar II d.. 4. Standar 6 Bidan harus melaksanakan palpasi abdomenal setiap kunjungan antenatal. Standar 4. 3. Asuhan kebidanan dilaksanakan dengan metode manajemen kebidanan dengan langkah: pengumpulan data. Standar 3 c. 2. Standar VI Bidan dalam melaksanakan asuhan antenatal harus sesuai dengan standar asuhan kebidanan yaitu..a. Standar 4 d. penentuan diagnosa. 20. 3.. Permenkes 900 tahun 2002 3. merupakan standar. mencari kelainan dalam masa kehamilan ibu. 7. 8. a. 9 Memberikan pelayanan antenatal berkualitas dan deteksi dini komplikasi kehamilan.. b. 18. 5.. UU no 23 tahun 1992 tentang kesehatan pasal 5. 1. Ada demonstrasi dan simulasi bagi peserta c. a. 3. .. 2. Standar 2. menentukan letak janin. 5. kelompok dan masyarakat tentang bagaimana hidup sehat b. Standar 6 Selama saudara melaksanakan dinas di BPS pastinya saudara telah melakukan anamnesa mengisi KMS/kartu berobat.. perencanaan. menentukan bagian bawah janin dan mendengarkan DJJ. Standar 5 b. Standar 4 d. evaluasi dan dokumentasi. Standar III b. 4. Meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap obat dan upaya pengobatan sederhana Tersedianya obat yang bermutu dan harga terjangkau bagi masyarakat Menjangkau kelompok masyarakat yang masih rendah aksesnya terhadap obat dan pengobatan Benar semua Berikut ini adalah persyaratan POLINDES Bidan desa Memenuhi persyaratan rumah sehat Lokasi mudah dicapai Ada tempat untuk melakukan pertolongan persalinan Landasan dalam pengembangan wahana / forum PSM antara lain terdapat pada …. 1. Standar 5 b. 1... 6 b. berarti saudara telah memberikan asuhan sesuai dengan standar . 5.. Program POSYANDU mencakup kegiatan…… KIA – KB Gizi Imunisasi Penanggulangan diare Tujuan diadakannya Pos Obat Desa (POD) antara lain…. Standar 3.. d. Standar I c. analisa data. GBHN tahun 1993 2. 4. Standar 6 22. a.. 8.. 6. a. 4. a. Standar 4 d. 25.. c. 8 c. Disampaikan melalui ceramah atau dialog d. 23. merupakan standar praktek kebidanan. a. memperkirakan usia kehamialn. 19. Standar 3 c. 6. Standar 5 b. Standar 3 c. 6. Standar 1.

a.. Pada standar 9 yaitu Asuhan persalinan kala satu mempunyai hasil. a.. 28. Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 9 Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 10 Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 11 Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 12 Saat dinas di BPS . Standar V Tindakan d. Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 9 b. SPK pada standar VI sesuai dengan perundangan-undangan.. Mengelola dan memberikan pengobatan pada masy sesuai dengan wewenangnya b. Rencana asuhan kebidanan dibuat berdasarkan diagnosa kebidanan c. 3.. apa yang telah ia lakukan.. Cara menyusui 29. Permenkes Pasal 13 c... Yang dimaksud dengan SPK VI adalah...... 4. Permenkes Pasal 15 . Permenkes Pasal 3 d. apa yang telah ia lakukan. Mengumpulkan ibu-ibu dengankeluhan yang sama dan sama masa nifas Dalam memberi asuhan ibu post partum ia telah membuat post partum group. Tindakan kebidanan dilaksanakan bersama-sama/partisipasi klien dan keluarga dalam rangka peningkatan pemeliharaan dan pemulihan kesehatan. 6 menit kemudian plasenta lahir lengkap. 30.... Permenkes Pasal 2 c.26. 27.. Permenkes Pasal 4 b. Kecuali a... a. c.... SPK pada standar II sesuai dengan perundangan-undangan.. b.. Standar 4.. Permenkes Pasal 14-21 b.. Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 12 Dalam melaksanakan tugas ia sesuai dengan standar pelayanan kebidanan yaitu standar 9. Permenkes Pasal 22 d. Ada format tindakan kebidanan dan evaluasi. saudara bekerja sesuai dengan . Bulin mendapat pertolongan darurat yang memadai dan tepat waktu bila diperlukan Menanyakan riwayat kehamilan ibu secara lengkap Meningkatkan cakupan persalinan dan komplikasi lainnya yang ditolong tenaga kesehatan terlatih Berkurangnya kematian/kesakitan ibu/bayi akibat partus lama Melakukan pertolongan persalinan yang bersih dan aman sesuai dengan . Permenkes Pasal 12 5. Standar III b. Diagnosa kebidanan dirumuskan berdasarkan analisis data yang telah dikumpulkan... 2. Melakukan perawatan episiotomi b. Bidan dalam melaksanakan praktek harus berdasarkan SPK antaranya. Melakukan kunjungan rumah untuk ANC d. d.. Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 11 d. a... 2. a. 3.... Mengizikkan ibu untuk memilih pendampingnya c. Mengumpulkan ibu-ibu dengankeluhan yang sama dan sama nmasa nifas c. 1... d. a. Mengajarkan ibu-ibu senam nifas d. saudara menolong melahirkan plasenta saudara melakukan manajemen aktif kala III. Standar pelayanan kebidanan yaitu standar 10 c.. a. b.. Standar IV Rencana asuhan c.

Hiperemesis gravidarum III h. Standar praktek kebidanan .. UU Kesehatan no 23 tahun 1996 c.6. Tugas Rutin bidan 2.. 3. 2. 5. Mengobatan kasus Infertil dimasyarakat 4.. Wewenang bidan dalam pelayanan kontrasepsi adalah kecuali : b. laktasi. Melaksanakan pelatihan 13. Melakukan pemantauan KIA dengan menggunakan PWS KIA 6. Hiperemesis gravidarum II 8. Wewenang bidan dalam pelayanan kebidanan adalah : a.. d.. Abortus komplitus b. Suatu tanda pengakuan yang diberikan kepada bidan yang telah memenuhi persyaratan menyelesaikan pendidikan non formal dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guna mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme. Permenkes no 900 / Menkes / SK / VII / 2002 b.. 1. Tugas utama bidan dikomunitas adalah 2.Dalam melakukan tugas dan tanggung jawab bidan dikomunitas diatur oleh. nifas.. Lisensi 11. Akreditasi d.. Menggunakan teknologi kebidanan tepat guna 3. Abortus habitualis 7. merupakan pengertian dari : a. Memberi kontrasepsi pil Memasang dan mencabut AKDR Memberi kontrasepsi suntikan Mencabut AKDR dengan kelainan letak g. Melakukan pengelolaan pelayanan bumil. Hiperemesis gravidarum IV 9. bayi balita dan KB dimasyarakat 3.. Tugas utama 14. 16. Standar pelayanan kebidanan d. Sertifikasi c.. 1... Abortus imminens d. Tugas sebagai pengelola 7. e. Wewenang bidan dalam pelayanan kebidanan adalah : e. Mengelolaan polindes 5.Mengidentifikasi status kesehatan ibu dan anak merupakan tugas bidan.Hiperemesis gravidarum I f. Tugas tambahan bidan dikomunitas adalah. a. Mengelola dan memberikan obat-obatan sesuai dengan kewenangannya 8. c. Abortus inkomplitus c. Tugas tambahan 4. Standar alat dalam asuhan antenatal harus sesuai dengan. UU kesehatan no 23 tahun 1996 Permenkes no 900/Menkes/Sk/VII/2002 UU kesehatan no 22 tahun 1996 Kompentensi Bidan DiIndonesia 12... Registrasi b. 4. Melaksanakan pencatatan dan pelaporan 15.

1. Yang termasuk data sasaran dalam PWS-KIA adalah… 1. Kasus : Bidan Y bertugas di desa suka makmur. 3.. dalam menolong persalinan ia mengizinkan ibu untuk memilih pendampingnya. 4. b.. Mengumpulkan ibu-ibu dengankeluhan yang sama dan sama masa nifas 29... Dari tugas tambahan bidan dikomunitas apa juga yang telah ia lakukan. a. Mengelola dan memberi pengobatan pada masy sesuai wewenangnya.. Standat praktek kebidanan 24.. 4.. d.. Standar pelayanan kebidanan Kompetensi Bidan DiIndonesia Permenkes UU kesehatan no. Mengumpulkan ibu-ibu dengankeluhan yang sama dan sama masa nifas 28. Jumlah K1 2. Fisiologi persalinan Melaksanakan manajemen aktif kala III Indikator tanda-tanda dan mulai persalinan Penilaian kesejahteraan janin dalam masa persalinan 25. UU Kesehatan no 23 tahun 1996 c. 1. Permenkes no 900 / Menkes / SK / VII / 2002 b. Jumlah seluruh persalinan 30.. Dari kasus diatas bidan Y telah melaksanakan tugas nya sesuai dengan... Yang termasuk data sasaran dalam PWS KIA adalah… 1.. persalinan Jumlah K4 Jumlah seluruh . a. Standar pelayanan kebidanan d. 3. Mengizikkan ibu untuk memilih pendampingnya c.. Jumlah Seluruh bumil 3.23 Melaksanakan pemeriksaan fisik yang terfokus Mencatat waktu dan mengkaji kontraksi uterus Melakukan pemantauan kemajuan persalinan dengan portograf Pelakukan manajemen aktif kala III 27. 4.. c. Dari tugas utama bidan dikomunitas apa yang telah ia lakukan. Mengizikkan ibu untuk memilih pendampingnya c. 2. Dalam melaksanakan manajemen ibu antenatal bidan harus sesuai dengan .. 26. dia mengumpulkan ibu-ibu dengan keluhan yang sama dan sama masa nifas. 2. Jumlah K1 2. Pengetahuan dasar bidan adalah kecuali.17.Mengelola dan memberikan pengobatan pada masy sesuai dengan wewenangnya b. dia menempati polindes dekat kelurahan. melakukan kunjungan rumah untuk melakukan ANC bagi bumil yang tidak sempat datang kepolindesnya. a.. Melakukan kunjungan rumah untuk ANC d. Keterampilan dasar bidan adalah.Melakukan kunjungan rumah untuk ANC d. Jumlah Seluruh bumil 3.. Jumlah K4 4. a. Mengelola dan memberikan pengobatan pada masy sesuai dengan wewenangnya b...

. Indikator pemantauan PWS – KIA terdiri dari…indikator. Suatu tempat yang didirikan oleh masyarakat atas dasar musyawarah. 1. laporan dokter/BPS 4. Kabupaten/Dati II d. Fungsi kegiatan dasa wisma adalah.. AMP 42. 1. Data sasaran diperoleh dari laporan. 1. Indikator Neonatal 35. 4. 4. 6 d. Bentuk kegiatan dasa wisma adalah. AMP 38. a. sebagai kelengkapan pembangunan kesehatan masyarakat desa. Data sasaran diperoleh dari laporan. Minimal terdapat 100 balita dalam 1 RW Terdiri dari 120 KK Jarak antara rumah tidak terlalu jauh Pelaksana kegiatan posyandu adalah masyarakat c. laporan persalinan 3.31. untuk memberikan pelyanan KIA dan KB adalah defenisi. MTBS b. 2. a. 2. MTBS b.. Forum komunikasi. Polindes 39. 4 c. Kecamatan b... Gotong royong Membuat apotik hidup Arisan Membantu puskesmas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat c. Mini lokakarya biasanya dilakukan di tingkat… a.. 1. . a. Register kohort ibu dan bayi 2.. 2... 3. laporan dokter/BPS 4. hasil pencacahan jiwa setempat 3. Gotong royong Membuat apotik hidup Arisan Membantu puskesmas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat 43. Indikator K1 2.. Polindes 37. Puskesmas c.. laporan persalinan 32. Manfaat dari kohort ibu antara lain. hasil pencacahan jiwa setempat 33. alih teknologi dan pelayanan kesehatan masyarakat yang mempunyai nilai strategis dalam mengembangkan SDM sejak dini adalah defenisi. 2 b.. Register kohort ibu dan bayi 2. Persyaratan didirikannya posyandu adalah. 8 34. Yang termasuk indiktor pemantauan non-teknis dalam PWS-KIA adalah… 1. Propinsi/Dati I 3. Indikator K4 4. 3... 3. 1. Posyandu d. Indikator Persalinan oleh tenkes 36. 4. Posyandu d...

Sasaran pos yandu terdapat dibawah ini. Manfaat dari kohort bayi antara lain. Tatacara pencatatan dan pelaporan Membaiknya kemitraan antara fasilitas kesehatan dan masyarakat yang dilayani Menerapkan mutu pelayanan KIA diseluruh wilayah kotamadya Promosi yang terintegrasi dan adopsi dari praktek kunci keluarga yang amat penting untuk gizi dan kesehatan anak. kampung siaga c. dengan menggunakan barbagai informasi dan pengalaman dari suatu kelompok terkait.. 5 b. Komunikasi c.. a. 3. b.. a. Yang termasuk elemen MTBS adalah. Bidan siaga b. Puskesmas 48. Untuk mengetahui penyebab kematian bayi Untuk mengetahui biodata/identitas Untuk mengetahui BB bayi waktu lahir Untuk mengetahui apakah pendeteksian dilakukan oleh tenkes atau non-tenkes 44. c.Desa d.Propinsi b. Melakukan pelacakan otopsi verbal paling lambat dilakukan . d. Untuk mengetahui penyebab kematian bayi Untuk mengetahui biodata/identitas Untuk mengetahui BB bayi waktu lahir Untuk mengetahui apakah pendeteksian dilakukan oleh tenkes atau non-tenkes 45.. a. Rubella 46. Proses penelaahan bersama kasus kesakitan dan kematian ibu dan perinatal serta penatalaksanaannya..hari setelah menerima laporan. a.. Abortus b. c.. Klamidia d. warga siaga d. Suatu forum komunikasi. keluarga siaga 50... 7 d.. Pos yandu b. Balai rakyat . 8 51... kecuali : a. 2. alih tehnologi dan pelayanan kesehatan masyarakat oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategi dalam mengembangkan sumber daya manusia sejak dini disebut: a. MTBS b.. pelatihan 52. yang termasuk kriteria Desa Siaga adalah. a. Kotamadya c. Pos pelayanan masyarakat e. Yang termasuk jenis infeksi dalam kehamilan. Toksoplasmosis c. kecuali: d.. d. 4. c. 6 49. a. AMP 47. Posyandu d. b.. Polindes c. untuk mendapatkan masukan mengenai intervensi yang paling tepat dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan KIA disuatu daerah dalah defenisi..1. Pelaksanaan Audit Maternal-Perinatal ( AMP ) dilakukan di tingkat.

kecuali: a. kecuali: a. c. Memecahkan masalah yang dihadapi masyarkat c. Peningkatan gizi c. Pembinan PSK e. Pengembangan provider. pendekatan interaksi berlangsung secara: a. Kurang dan lebih b. Anak balita usia sampai 5 tahun c. Terencana dan terarah dengan partisipasi aktif individu. kecuali: a. Perencanaan terpadu 58. Lembaga masyarkat d. vaktor sosio 57. Provider mengetahui dan melaksanakan pendekatan edukatif 59. Adanya wadah forum antar sektor e.Faktor – factor yang mempengaruhi terciptanya kerja sama antar sector. Bayi kurang dari 1 tahun b. Provider menayadari perlunya dukungan secara politis terhadap pendekatan yang dilaksanakan d. Mengembangkan provider b.a. Dibawah ini kegiatan pos yandu. Imunisasi MMR c. Anak Batita 53. Pemeliharaan kesehatan bayi dan balita di pos yandu dapat berupa. 54. kecuali: a. e. Pemberian oralit untuk menanggulangi diare d. Imunisasi bayi 3 S/d 14 bulan b. ibu menyusui dan Ibu nifas d. Bukan salah satu diatas. Budaya setempat. Horisontal dan vertical d. Naik dan turun c. Ibu hamil. Pengobatan penyakit sebagai pertolongan pertama 55. Tujuan dari pendekatan indukatif atur peran serta masyarakat : a. kecuali: a. Provider memahami apa yang dimaksud dengan pendekatan edukasi b. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sistematis. Saling menunjang c. Provider mengenal situasi dan masalah yang dihadapi masyarakat e. Keterbukaan b. Imunisasi b. Dibawah ini rangkaian definisi secara umum. pendekatan edukatif. Pendekatan provider e. Penimbangan bulanan e. Kesehatan ibu dan anak. b. 56. Keluarga berencana d. Provider menyadari pentingnya peran serta masyarakat secara aktif. Kelompok – kelompok masyarakat dengan mempertimbangkan ekonomi. d. c. Didalam langkah-langkah pengembangan provider. Tujuan – tujuan yang ingin dicapai dalam persiapan pengembangan provider terdapat dibawah ini. Wanita usia subur e. Seadanya . Pendekatan indukatif d. Kuat dan lemah e.

e. Yang perlu diajarkan kepada dukun dalam pemberian kapsul Vit A. b. Seminar c. Kapan diberikan pada ibu bersalin d. kecuali: a. Seadanya. c. 65.60. Cara pemberian Vit A c. Bidan desa Dukun bayi Pamong desa Paranormal Dokter umum Yang perlu diajarkan kepada dukun dalam hal pemeriksaan kehamilan adalah sebagai berikut. 66. … a. Pendekatan terhadap pelaksana sektor-sektor. b. Seadanya. 64. Kepada siapa obat tersebut diberikan Cara pemberian Komplikasi pemberian zat besi. d. Lokakarya b. e. Kurang lebih d. kecuali: a. d. 62. d. Seorang agnggota masyarakat. c. kecuali: a. Kecuali. d. Manfaat Pada siapa obat-obatan tersebut dapat diminta. Cara penangan pada ibu bersalin yang terserang penyakit akibat Vit A 67. kecuali: a. c. Horizontal c. Mengejan Menahan perineum Menjaga kebersihan dalam persalinan Mengepisiotomi perinieum Bukan salah satu diatas. Pendekatan interaksi di dalam pengembangan provider yaitu antar sector ditingkat administrasi yang berbeda diatas dan dibawahnya disebut: a. Pertemuan kerja d. Vertikal b. diber agai tingkat administrasi dari pusat sampai dengan tingkat kecamatan / desa dilakukan dalam bentukdibawah ini. Penyakit akibat kekurangan Vit A b. b. Mengenali tanda – tanda kehamilan Anamnesa Periksa pandang Periksa raba Periksa dalam. pada umumnya seorang wanita yang mendapat kepercayaan serta memiliki keterampilan menolong persalinan secara tradisional disebut a. 61. Yang perlu diajarkan kepada dukun dalam memimpin persalinan normal dengan tehnik sederhana. b. c. 63. Musyawarah e. e. Naik dan turun e. Menunjukan model Vit A e. Yang perlu diajarkan kepada dukun dalam hal pemberian tablet zat besi yaitu. e. Yang perlu diajarkan pada dukun tentang penanganan ibu bersalin adalah: .

d. e. Mepersiapkan alat – alat pertolongan persalinan Cara pemberian oksitosin Cara menghekting perineum Cara manual plasenta Cara menangani bayi asphiksia 68. Panas Oedem Muntah – muntah Payudara bengkak Cara pengobatan dan penanganan muntah-muntah 69. kecuali: a.Dalam perawatan ibu nifas yang perlu diperhatikan oleh dukun dibawah ini. c.Buatlah cara pembinaan dukun dengan kemampuan mempersiapkan pertolongan persalinan ! . b. e. b.a. c. kecuali: a. d. c. dukun diharapkan. Dalam melaksanakan penyuluhan kepada ibu hamil. b. d. Mampu memberi penyuluhan KB Mampu memberi penyuluhan imunisasi Mampu memberi penyuluhan pentingnya ASI Mampu memberi penyuluhan hygiene perseorangan e. Mampu memberi penyuluhan cara pengobatan koplikasi KB 70. ibu bersalin dan ibu nifas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful