P. 1
Abstrak Karil 2013

Abstrak Karil 2013

|Views: 96|Likes:
Published by YulliAn ThUu YEye

More info:

Published by: YulliAn ThUu YEye on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/03/2015

pdf

text

original

Sections

  • Penguasaan Tingkat Perubahan
  • A.2. Analisis Masalah
  • B.Perumusan Masalah
  • C.Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran
  • B.Manfaat Penelitian Perbaikan Pembelajaran
  • BAB II
  • KAJIAN PUSTAKA
  • A.Kajian Pustaka
  • 1.Pembelajaran IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial )
  • 2. Pemahaman Siswa
  • 3.Pengertian Metode Diskusi
  • 4.Motivasi dan Evaluasi
  • Motivasi
  • Evaluasi
  • B.Kerangka Berpikir
  • Confusius berkata :
  • C.Hipotesis Tindakan
  • D.Indikator dan Kriteria keberhasilan
  • E. Data, Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data
  • BAB III
  • PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
  • A.Tempat dan waktu Pelaksanaan
  • B.Deskripsi Per Siklus
  • Daur PTK ( Rusna Ristasa dan Prayitno, 2006 : 46 )
  • INDIKATOR BAIK CUKUP KURANG
  • Berdasarkan hasil pengamatan, maka dapat dijelaskan :
  • DATA HASIL OBSERVASI
  • Keterangan :
  • Respon siswa dinyatakan :
  • 2.Refleksi
  • C.Pembahasan
  • BAB V
  • KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT
  • A.Kesimpulan
  • DAFTAR PUSTAKA
  • 2.Unsus Pembentuk Struktur Sosial :
  • Stratifikasi sosial :
  • Contoh :
  • LEMBAR KERJA SISWA
  • Tempat Mengerjakan :
  • RENCANA PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPPP SIKLUS II )
  • Pertemuan Pertama
  • Pertemuan Kedua
  • 1.Bentuk – Bentuk Konflik Sosial :
  • SURAT PERNYATAAN
  • THERESIA ENI WIDIASTUTI, S. Pd DHIAN NATARINI

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ( IPS ) POKOK BAHASAN ” BENTUK – BENTUK

STRUKTUR SOSIAL DALAM FENOMENA KEHIDUPAN ” MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK Oleh : DHIAN NATARINI Guru SMK Bina Bhakti Cilacap

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru adalah mendidik, mengajar, dan melatih agar anak didiknya kelak menjadi menjadi manusia yang terampil, cerdas, pandai dan berbudi luhur. penelitian perbaikan pembelajaran ini memiliki arah yang jelas, yaitu untuk meningkatkan motivasi,perhatian serta pemahaman siswa kelas XI Akuntansi dalam pelajaran IPS dengan menggunakan metode Diskusi Kelompok pada materi Pokok Bahasan ” Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan ” tempat penelitian Tindakan kelas adalah di SMK Bina Bhakti Cilacap. Metode Diskusi Kelompok merupakan cara penyampaian bahan pelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengumpulkan pendapat atau menyusun berbagai aternatif pemecahan masalah. Hal tersebut memotivasi siswa agar tidak malas belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua ) siklus, per siklus terdiri dari 4 (empat) tahap: perencanaan,pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil Observasi dan perenungan diskusi kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar dan peningkatan penguasaan materi, Lebih lanjut dapat dicermati pada tabel berikut : No 1 2 3 Kegiatan Pembelajaran Studi Awal Siklus I Siklus II Siswa Tuntas 9 18 28 Tingkat Penguasaan 30% 70% 95% Tingkat Perubahan

30% 30%

Penyajian materi yang sistematis dan penggunaan metode diskusi yang di ikuti dengan memperkecil jumlah anggota kelompok yang tadinya di siklus I belum menampakan hasil yang di harapkan pada siklus II tingkat penguasaan materi dan keterlibatan semua siswa terlihat jelas, terbukti dengan tingkat penguasaan materi mencapai 95% walaupun tidak mencapai batas kriteria yang di syaratkan. Kata Kunci : ” Bentuk – Bentuk Struktur Sosial, Diskusi, Peningkatan Motivasi

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Untuk melaksanakan tugas tersebut guru seyogyanya menguasai kemampuan mengajar, pengetahuan ketrampilan hidup, mendidik siswanya agar menjadi manusi yang berakhlak dan melatih siswanya agar mampu memanfaatkan pengetahuanya dan ketrampilan bagi hidupnya kelak atau dapat memberikan pengalaman belajar yang sejalan dengan prinsip belajar sepanjang sepanjang hayat, yaitu : Belajar mengetahui ( Learning To Know ) Belajar melakukan ( Learning To do) Belajar menjadi diri sendiri ( Learning To Be ) Belajar hidup dalam kebersamaan ( Learning To Life Together )

Selanjutnya guru harus mampu menilai kinerjanya sebagai pengajar dalam mengajar di kelas, selain itu guru juga harus mampu mengukur dan menilai hasil pekerjaan siswa terutama yang menyangkut ( KBM ) A.1 Identifikasi Masalah

Berdasarkan studi pendahuluan dengan materi “ Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan “ di kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap, pada saat pembelajaran berlangsung terlihat :

1. Siswa kurang memperhatikan pelajaran 2. Kelas Gaduh dan kurang aktif dalam menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan tugas pokok bahasan. 3. Siswa jika diberi pertanyaan terpaksa menjawab dengan pertanyaan yang menyimpang 4. Pemahaman siswa terhadap pelajaran rendah. 2

Hal ini berakibat rendahnya prestasi belajar siswa dibuktikan dengan nilai hasil Tes Evaluasi Belajar Siswa yang masih rendah. Dari hasil tes formatif yang diberikan oleh peneliti, pada waktu itu menunjukan hasil yang kurang memuaskan hanya 18 siswa dari 30 siswa yang mencapai penguasaan materi 70 %. Berdasarkan hasil tersebut diatas, penelitian meminta observer untuk membantu mengidentivikasi masalah dengan yang terjadi dalam pembelajaran antara lain : 1. Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru, nampak dari kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pelajaran. 2. Siswa tidak mau bertanya, apabila ada kesulitan pada proses pembelajaran. 3. Rendahnya nilai Evaluasi Hasil Belajar A.2. Analisis Masalah Setelah masalah teridentifikasi maka langkah selanjutnya penulis menganalisis masalah kurangnya keterlibatan siswa secara aktif dan rendahnya motivasi serta hasil Evaluasi Hasil Belajar dan prestasi belajar siswa, maka peneliti perlu melakukan : 1. 2. 3. Menganalisis respon siswa terhadap materi pelajaran yang diberikan Menganalisis metode yang digunakan dalam proses pembelajaran. Melakukan refleksi dengan merenungkan kembali kebiasaan mengajar.

Berdasarkan analisis diatas dan juga atas saran supervisor maka dapat dirumuskan suatu masalah yaitu bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan untuk perbaikan pembelajaran sehingga dapat membangkitkan motivasi dan interaksi belajar siswa dalam upaya meningkatkan nilai hasil tes evaluasi dan prestasi belajar siswa. B. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah, maka pada penelitian perbaikan pembelajaran ini dibuatlah rumusan masalah sebagai berikut : ” Sejauh mana penerapan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI Akuntansi SMK Bina

3

Bhakti Cilacap pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok ” Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan ” C. Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran Berdasarkan rumusan masalah diatas dan agar maka ditetapkan tujuan perbaikan pembelajaran sebagai berikut : 1. Menerapkan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap mata pelajaran IPS dengan materi Dengan menerapkan metode diskusi kelompok dilengkapi teknik yang bervariatif yang dilakukan oleh guru di setiap kegiatan pembelajaran siswa diharapkan : a. b. c. Dapat meningkatkan motivasi dan perhatian Lebih memahami batas tugasnya Mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapai.

B.

Manfaat Penelitian Perbaikan Pembelajaran Diharapkan penelitian ini juga dapt memberikan manfaat bagi : 1. Guru dapat memperbaiki kinerjanya secara profesional dan meningkatkan rasa percaya diri. 2. Siswa dapat meningkatkan prestasi belajarnya, memperluas wawasan dan kreatifitas serta memunculkan rasa kritisnya. 3. Sekolah dapat mengembangkan kendali mutu dan citra kelulusannya karena adanya peningkatan kemampuan pada diri guru dan pendidikan di sekolah pada umumnya.

4

Memahami konsep–konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya. Guru dan cara mengajarnya.G. kecerdasan dan motivasi individu 2. fakta konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Pembelajaran IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Penulis menyusun kajian ini dalam rangka memperkuat PTK ( Penelitian Tindakan Kelas ) sebagai acuan dalam mengadakan perbaikan pembelajaran seperti pendapat Hargreaves ( 2002 : 23 ) dalam Wardani I. Individual ( dalam diri sendiri ) Kematangan . Berkomitmen terhadap nilai – nilai sosial dalam kemanusiaan 5 . rasa ingin tahu dalam memecahkan masalah dan ketrampilan dalam kehidupan sosial 3. Belajar : Suatu Proses dimana suatu organisme berupa perilakunya sebagai akibat pengalaman ( Wilis Dahar 1989 : 11 ) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar ada 2 : 1.A K dkk ” Sekolah yang berhasil mendorong terjadi inovasi pada diri para guru telah berhasil pula meningkatkan kualitas pendidikan para siswa . Kajian Pustaka 1. Dari Luar Individu Keluarga.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Berfikir logis dan kritis. Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan : 1. 2. alat yang digunakan dalam belajar mengajar Mata pelajaran IPS : mengkaji tentang seperangkat peristiwa.

b. Meningkatkan pembelajar aktif yang tergugat untuk berpikir belajar. Pembelajaran secara klasikal Pembelajaran secara kelompok Pembelajaran secara perseorangan penggunaan metode yang inovatik disesuaikan dengan materi Dimana pembelajaran untuk materi ” Bentuk – Bentuk struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan ” digunakan Metode diskusi dalam meningkatkan prestasi dan pemahaman siswa. menciptakan dan tumbuh 6 . Pengertian Metode Diskusi Metode Diskusi adalah : Metode yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan pembelajaran dengan cara diskusi kelompok. Hal tersebut memotivasi siswa agar tidak malas belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.2. Merangsang minat dan rasa ingin tahu pembelajaran d. maka guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran antara lain : a. 3. Dengan adanya metode diskusi maka perlu adanya persiapan pembelajaran yang bertujuan untuk : a. c. Menyingkirkan rintangan belajar c. Berkaitan dengan Metode Diskusi yang digunakan dalam melakukan pembelajaran sehingga terjadi peningkatan keaktifan siswa dalam proses penemuan informasi. Mengajak pembelajaran untuk keluar dari keadaan mental yang pasif b. Pemahaman Siswa Untuk memudahkan pemahaman siswa dalam kegiatan pembelajaran.

sehingga mereka akan mencapi hasil belajar yang optimal Evaluasi ( Situmorang . observasi / pengamatan dan wawancara. B. hal ini menurut berbagai kajian teori. Kerangka Berpikir Dari kajian teori dan masalah yang ada akan memunculkan suatu gagasan untuk memecahkan masalah. lulus atau tidak lulus Tujuan Evaluasi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran Adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapaian tujuan pembelajaran siswa sehingga dapat diupayakan tindak lanjutnya ( Situmorang. dkk : 2004 ) yang juga menyebutkan teknik dan alternatif evaluasi dapat berupa tes tertulis .dkk : 2004 ) menyebutkan bahwa dalam evaluasi mengandung makna beberapa skor yang diperoleh siswa . lebih mengarah kepada suatu semangat belajar dimana siswa dibawa kesituasi yang menyenangkan. Motivasi dan Evaluasi Motivasi ( Situmorang. Mengajak pembelajar keluar dari keterasingan dan masuk ke dalam komonite belajar 4. dkk : 2004 ) berpendapat bahwa motivasi merupakan salah satu yang mempengaruhi keberhasilan belajar.e. kemudian mengkajinya dan menjadikan hasil kajian sebagai suatu kesimpulan apakah memuaskan atau tidak . baik atau kurang baik. Rasa suka dan 7 . Dalam memecahkan masalah ini peneliti menerapkan strategi yang mungkin tepat. lisan dan pembuatan . Motivasi tidak saja berpengaruh terhadap hasil belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan terlibat aktif dalam pembelajaran. tetapi juga terhadap proses belajar.

Kriteria yang digunakan untuk mngukur tingkat keberhasilan perbaikan pembelajaran sebagai berikut : a. 8 . 1. berkaitan dengan hasil tes evaluasi dan prestasi belajar siswa adalah : Ketuntasan siswa dalam belajar. Hipotesis Tindakan Hipotesis tindakan untuk penelitian : ” Penerapan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap materi pokok lembaga keuangan. Antusiasme siswa dalam mencari informasi. Saya melakukan maka saya memahami C. oleh karena itu informasi tentang materi pembelajaran langsung diperoleh oleh siswa itu sendiri Hal ini akan menyebabkan siswa merasa paham. Indikator dan Kriteria keberhasilan Indikator yang digunakan untuk mengukur respon siswa terhadap metode yang adalah. Saya melihat maka saya ingat 3.senang tersebut akan memotivasi siswa untuk lebih giat belajar dalam proses pembelajaran. D. Keaktifan siswa dalam diskusi kelompok 3. Respon siswa terhadap metode yang digunakan dalam pembelajaran dinyatakan positif jika semua siswa aktif tingkat dalam kegiatan pembelajaran. Unjuk kerja dan respon siswa terhadap penjelasan dan pertanyaan guru Sedangkan untuk mengukur tingkat penguasaan siswa. Confusius berkata : 1. Saya mendengar maka saya lupa 2. Siswa diinyatakan tuntas jika telah mencapai tingkat penguasaan materi 70 % ke atas. 2.

Prestasi siswa dinyatakan positif jika siswa mampu menunjukan 3 indikator dari 4 indikator yang diperyaratkan sekaligus dibuktikan dengan hasil tes yang mencapai lebih dari 70 % dari soal yag diberikan baik pada waktu itu. Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data Data yang akan dikumpulkan dalam PTK ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif . 9 . untuk mengetahui tingkat penugasan siswa terhadap materi berdasarkan metode yang digunakan oleh peneliti selama PTK. Data kualitatif akan diolah dalam bentuk pemaparan narasi yang menggambarkan kualitas pembelajaran. E. Data.b. Data kualitatif berupa proses pembelajaran dan rekaman aktivitas siswa Data kuantitatif berupa hasil pembelajaran berbentuk nilai tes formatif Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa : a. Observasi. untuk mengamati aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran b. Nilai hasil tes sebagai wujud dari tingkat penguasaan materi pembelajaran dinyatakan maksimal jika 75 % dari jumlah siswa tuntas dalam belajar. Tes tertulis. sedangkan data kuantitatif akan diolah dalam bentuk analisis deskriptif. c.

Tahap Pelaksanaan ( Action ) 3. Tahap Perencanaan ( Plan ) 2. Tahap Refleksi ( Refleksi ) : Sabtu. Tempat dan waktu Pelaksanaan 1. 12 September 2009 Hasil refleksi terhadap tindakan yang dilaksanakan akan digunakan kembali merevisi rencana jika ternyata tindakan yang dilakukan belum berhasil memecahkan masalah seperti tampak pada gambar dibawah ini : 10 . Deskripsi Per Siklus 1. Tahap Observasi ( Observasi ) 4. 05 September 2009 : Sabtu. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas Perbaikan pembelajaran dilaksanakan melalui proses pengajian berdaur.BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN A. Tempat Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilaksanakan di SMK Bina Bhakti Cilacap Kelas Mata Pelajaran Konsep : XI Akuntansi : Ilmu Pengetahuan Sosial : Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan 2. yang terdiri dari 4 ( Empat ) tahap yaitu : 1. Waktu Pelaksanaan Penelitian dilaksanakan dalam bulan September 2009 dengan rincian per siklusnya sebagai berikut : Siklus Pertama Siklus Kedua B.

Pelaksanaan perbaikan 3. Observasi 4. Refleksi Studi awal 4. Wawancara dengan siswa 2. Penyusunan format Tingkat siklus I 1. kemungkinan perbaikan yang dinginkan sudah berakhir.Daur PTK ( Rusna Ristasa dan Prayitno. Perecanaan perbaikan 2. 2006 : 46 ) Refleksi Perencanaan Evaluasi Pelaksanaan Setelah siklus ini berlangsung beberapa kali. penggunaan alat peraga antara peneliti dan pengamat 2. Pelaksanaan perbaikan 3. Analisa Dokumen Persiapan Penelitian ( Studi Literatur dan Diskusi ) : 1. Penyusunan lembar observasi 3. Diskusi dengan pengamat 5. Refleksi siklus II Belum Berhasil Berhasil 6. 11 . Namun biasanya akan muncul masalah ini akan kembali dipecahkan melalui daur PTK . Observasi 4. Refleksi siklus I 6. Diskusi dengan pengamat 5. Perecanaan perbaikan 2. Tindak lanjut . Secara rinci daur PTK dapat dilihat pada gambar dibawah : Ide Awal Studi Pendahuluan : 1. Tindak lanjut Berhasil Simpulan Tingkat siklus II 1. Penyamaan konsep. Tes Diacnotic ( Data Awal ) 3.

Perkantoran Menghasilkan Dokumen Sederhana (Word Processed Documents) 3. menganalisis masalah. Nama Pekerjaan Tugas : : : Theresia Eni. • Menemukan cara – cara pemecahan masalah atau tindakan perbaikan • Merancang skenario tindakan perbaikan yang dikemas dalam Rencana Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran ( RPPP ) • Mendiskusikan aspek – aspek yang diamati dengan teman sejawat yang ditugasi sebagai pengamat ( Observer ) • Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah dirancang dan diamati oleh teman sejawat ( observer ) • Mendiskusikan hasil pengamatan dengan teman sejawat ( observer ) • Melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan • Konsultasi dengan Supervisor 12 . Selama proses pengambilan data. Informasi Observer Prosedur pelaksanaan PTK dilakukan dalam 2 (dua) siklus perbaikan pembelajaran. Widiastuti. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran Langkah – Langkah Pelaksanaan perbaikan Pembelajaran yang peneliti gunakan sebagai berikut : • Mengidentifikasi masalah. peneliti dibantu oleh teman sejawat ( surat keterangan terlampir).2. Pd Guru Produktif Adm. merumuskan masalah dan menyususn hipotesis tindakan. S.

13 . 12 September 2009 Tujuan Pembelajaran : a. 05 September 2009 : Sabtu. Pelaksanaan Setelah Bel tanda masuk berbunyi. peneliti menyususn Rencana Perbaikan Pembelajaran ( RPP ) beserta skenario tindakan. Perencanaan Berdasarkan rumusan hipotesis yang telah dibuat.• Merancang tindak lanjut Mata Pelajaran Konsep : : IPS ( Ilmi Pengetahuan Sosial ) Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan Waktu Pelaksanaan Siklus Pertama Siklus Kedua : Sabtu. siswa masuk ruang kelas dan siap mengikuti pelajaran akuntansi. Meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan penemuan informasi sehingga dapat meningkatkan nilai hasil tes evaluasi dan prestasi belajar siswa SIKLUS PERTAMA 1. Skenario tindakan mencakup langkah – langkah yang akan dilakukan oleh guru dan siswa dalam kegiatan tindakan atau perbaikan bersama rekan sejawat sebagai observer 2. Membangkitkan motivasi belajar siswa b.

. 14 . kalau contoh dari Assigned status bu yaitu Gelar kepahlawanan. maka akan terjadi benturan atau konflik status sosial. status tersebut diperoleh melalui penghargaan atau pemberian pihak lain atas jasa perjuangannya untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat...Achieved status : status sosial yang diperoleh dengan cara diperjuangkan. dan pelajar teladan ” Ya benar karena perbedaan status sosial inilah maka terjadi Pelapisan sosial ( Stratifikasi sosial dan perbedaan sosial ( diferensiasi sosial ). Bu ” Jawab mereka serempak . sehingga membentuk struktur sosial. guru. Assigned status: kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Achieved status : Status sosial sebagai pelajar.. tentara.” Pada pertemuan kali ini kita akan belajar mengenai Struktur sosial apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan Struktur Sosial ? ” Tahu bu. Apabila status – status ini berlawanan . sebutkan salah satu contoh dari ketiga status tersebut ? Totok menjawab : ” ascriebet status : Kedudukan sebagai laki – laki atau perempuan.Coba Totok. status sosial ini diperoleh sejak lahir. Bagus. tanpa diperjuangkan. ” Anak – anak apakah kalian bisa menyebutkan contoh – contoh dari masing –masing status tersebut ? ” Bisa. Status sosial seseorang individu diperoleh melalui cara – cara sebagai berikut : Yaitu : Ascriebet status : status sosial yang diperoleh secara alami atau secara langsung. Jawab siswa serempak ” Baik ” Unsur pembentuk struktur sosial yaitu status dan peran sosial.

” Sekarang kita lanjutkan mengenai Konflik Status Sosial. misalnya konflik antara kakak dan adik karena rebutan harta warisan. Konflik status antar individu : konflik status yang terjadi antara individu satu dengan individu yang lain akibat status yang dimiliki. 15 . ” Coba siapa yang bisa menyebutkan salah satu contoh saja konflik yang terjadi antara kelompok satu dengan kelompok lain ” Misalnya begini bu.jadi akibat yang ditimbulkan dari beberapa macam status sosial ialah konflik sosial . Jawab Titis ” Konflik Status antar Kelompok. Andina ” Masih berhubungan dengan unsur pembentuk struktur sosial kalian tahu apa yang dimaksud dengan peran sosial ? Peran Sosial merupakan pola sikap dan perilaku yang harus diperbuat seseorang sesuai dengan status sosial yang disandangnya dalam masyarakat. jawab Nur Zalika ” Ya benar. DPU (Dinas Pekerjaan Umum) yang mempunyai tanggung jawab terhadap perbaikan jalan raya berkonflik dengan PLN (Perusahaan Listrik Negara) yang melubangi jalan ketika membuat jaringan listrik baru ”. Jawab : Andina ” Ya benar sekali. Coba sebutkan bentuk – bentuk konflik status sosial yang kalian ketahui ? ” Konflik status yang bersifat individual ” Jawab Itsna ” Konflik status antar individu. Sedangkan konflik status antar kelompok adalah pertengkaran yang terjadi antara kelompok satu dengan kelompok lain. konfik status individu yaitu konflik status yang dirasakan oleh seseorang dalam batinya sendiri Contohnya : seorang wanita harus memilih sebagai wanita karier atau ibu rumah tangga.

” Peran sosial tersebut memiliki beberapa fungsi salah satunya : Peran yang dijalankan oleh seorang dpat mempertahankan kelangsungan sistem dan struktur sosial.ibu dan anak – anak sangat penting dalam mempertahankan kelangsungan keluarga. ” Apakah kalian paham dengan penjelasan tadi ? ” ” Paham Bu ?” Jawab semua siswa serentak ” ” Ya.. Observasi Observer melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran dengan menggunakan format observasi yang telah disiapkan. Angka tersebut belum melampaui batas kriteria yang ditetapkan. ”Coba menurut kalian. saya akhiri sampai disini. terima kasih dan wasalamualaikum ....Peran sosial erat hubungannya dengan status sosial. Bu. 3... bukan seperti guru... Pelaksanaan observasi ini berlangsung selama proses pembelajaran. Refleksi Berdasarkan hasil analisis data diketahui pembelajaran IPS untuk konsep Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupanbelum berhasil . 16 .. Jawab Evit Kemudian penjelasan materi dilanjutkan sampai waktu pelajaran hampir habis.. Keterlibatan siswa sebagai ukuran motivasi dalam pembelajaran baru menunjukan 60 % atau 18 siswa dn tingkat penguasaan materi bru mencapai 70 %. kalau sudah paham semua.. 4. Misalnya status siswa harus perperilaku selayaknya seorang siswa. contoh peran yang seperti apa yang terjadi ? ” Peran sosial sebagai ayah.

Jawab : Rizky ” Bentuk – bentuk stratifikasi sosial yaitu: Stratifikasi sosial berdasarkan status ekonomi dan berdasarkan status sosial. Peneliti menyiapkan berbagai alat dan bahan yang diperlukan. Anak – anak . sedangkan 17 . Pelaksanaan Bel Tanda masuk berbunyi. sementara siswa masuk dan siswa siap untuk mengikuti pelajaran IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) ” Asalamualaikum.. baik pada pertemuan kali ini kita akan belajar mengenai bentuk – bentuk struktur sosial beserta fungsinya. meliputi lembar observasi dan tes formatif Setelah semua komponen yang di perlukan lengkap.SIKLUS KEDUA 1... Perencanaan Berdasarkan hasil refleksi pada siklus pertama. peneliti merevisi Rencana Perbaikan Pembelajaran ( RPP ) Beserta skenario tindakan. 2. ” Ok. sebelumnya saya akan menanyakan struktur sosial dianalisis secara vertikal dan horisontal . Terkait dengan RPP.. peneliti bersama teman sejawat menstimulasikan langkah – langkah perbaikan pembelajaran. kalian tau jika dilihat secara vertikal akan menghasilkan apa kalau horisontal akan menghasilkan bagaimana ? ” Jika Secara Vertikal ( dari atas kebawah ) akan menghasilkan Stratifikasi sosial dan Horisontal akan menghasilkan deferensiasi sosial....

bentuk – bentuk Diferensiasi sosial banyak sekali bentuknya antara lain Diferensiasi Ras. maka kita akhiri saja pelajaran kali ini....Jawab siswa semua serempak ” Baiklah kalau begitu..Klan. Bu... Refleksi Berdasarkan hasil pengamatan dan juga hasil analisis data diketahui bahwa semua tujuan perbaikan pembelajaran telah tercapai... asal daerah.. pakaian adat bu. Suku Bangsa. ” Apakah klian sudah mengerti dan Paham dengan penjelasan tadi. Pelaksanaan observasi berlangsung selama proses pembelajaran. 4.. dan Diferensiasi partai politik.Jawab Erna Kemudian dilanjutkan dengan materi Pengaruh Diferensiasi sosial terhadap Interseksi dan konsolidasi sosial disertai dengan pembahasannya dan diselingi dengan tanya jawab dengan siswa sampai akhir waktu pelajaran. ” Kalau ciri – ciri budaya contohnya apa saja Erna ? ” Agama..” 3. Hasil pembelajaran menunjukan siswa yang terlibat dengan bik mencapai 18 kelas XI Akuntansi .. Sosial dan Ciri Budaya....... Gender. Profesi. ” Coba Lina.? ” Paham. Kepercayaan. diferensiasi sosial ditandai oleh ciri – ciri apa saja ? ” Ciri Fisik.. bahasa kesenian arsitektur. terima kasih dan wasalamualaikum . Bu ..... Observasi Observer mengamati proses pembelajaran dengan menggunakan format observasi yang telah disiapkan..

terutama untuk mengetahui kelemahan – kelemahan yang maih ada untuk menjadikan masukan pada perbaikan pembelajaran berikutnya. 19 . hasil tes formatif mencapai 28 siswa atau 95 % tuntas belajar> Berarti upaya perbaikan pembelajran untuk ”Bentuk . Refleksi masih tetap dilakukan.100 % atau keseluruhan siswa .Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan ” telah berhasil dan berakhir di sklus Kedua.

Dari 30 orang siswa yang terlibat hanya 18 orang siswa yang aktif dengan kata lain baru 60 % siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Hasil Pengolahan Data 1. Tabel 4. maka dapat dijelaskan : Penggunaan metode diskusi dalam kegiatan pembelajaran dengan jumlah masing – masing kelompok anggota 5 orang siswa .2 Hasil Pengamatan Respon siswa terhadap Metode pada siklus Kedua 20 BAIK CUKUP KURANG . Respon siswa terhadap metode diskusi. Tabel : 4.BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A.1 Hasil Pengamatan Respon Siswa Terhadap Metode Pada Siklus Pertama INDIKATOR Memberikan tugas diskusi kelompok dengan jumlah √ masing – masing kelompok 5 oarang siswa Berdasarkan hasil pengamatan. sedangkan siswa yang lain terlihat diam dan kurang memperhatikan. ternyata hanya dapat respon cukup.

INDIKATOR Respon siswa ketika penulis menggunakan diskusi dengan metode jumlah BAIK CUKUP KURANG √ anggota kelompok sebanyak 3 orang siswa Berdasarkan hasil pengamatan. 05 September 2009 Sabtu. dapat dijelaskan bahwa : Respon siswa ketika penulis melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi dengan jumlah 3 orang siswa tiap kelompok. Dengan kata lain 100 % siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. ternyata baik sekali. DATA HASIL OBSERVASI Mata Pelajaran Pokok Bahasan : : Akuntansi Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan Kelas / Semester Hari / Tanggal Siklus Pertama Siklus Kedua Fokus Observasi : : : : : XI Akuntansi / Gasal Sabtu. 12 September 2009 Respon siswa terhadap implementasi teknik pengajian materi pembelajaran IPS dengan Metode Diskusi dalam pembelajaran Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan 21 . hal ini terlihat dari semua siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Tabel 4.3 Hasil Evaluasi Keterlibatan Siswa atau Motivasi siswa Hasil Evaluasi Keterlibatan Siswa atau Motivasi siswa INDIKATOR PENILAIAN NO NAMA SISWA SIKLUS I SIKLUS II A B C D JMH A B C D 1 Andina Wati Yunita v v v v 4 v v v v 2 Dewi Sri Rahayu v v v v 4 v v v v 3 Dina Ayu Febiyana v 1 v v 4 Dwi Oktavia v v v 3 v v v 5 Eni v v v 3 v v v v 6 Eria Anggraeni v v v 3 v v v 7 Erna Milawati v v 2 v v v 8 Evit Andri Yani v v v 3 v v v v 9 Febriyanti v 1 v v v 10 Fina Sintia Mayang S v v 2 v v 11 Itsna Sulistya A v v v 2 v v v v 12 Jatu Tia Ningrum v v v 3 v v v 13 Kasmiyati v v v 3 v v v v 14 Kerren Rahayu N v v v 3 v v v 15 Lina Uji Astuti v v v v 4 v v v v 16 Neni Purwati Sari v v 2 v v v 17 Niah Ambarwati v v v 3 v v v 18 Nur Fitriyani v v 2 v v v v 19 Nur Zalika v v v 3 v v v 20 Pipit Sulistyowati v v 2 v v v 21 Rahayu Isah Wati v 1 v v v 22 Rizqi Saroh K v v v 3 v v v v 23 Santi Meylani E v v v 3 v v v 24 Santi O v 1 v v v 25 Suko Listiovtami v v 2 v v v 26 Titis Tribuana Sari v v v v 4 v v v v 27 Totok Sutiyo v v v v 4 v v v v 28 Tusinah v 1 v v v 29 Yanti Suhartini v v v 3 v v v v 30 Yunita Soka Wati v v v 3 v v v Keterangan : Keaktifan siswa dalam kerja kelompok Keaktifan siswa dalam pencarian informasi Keaktifan kerja dalam diskusi Daya serap siswa dalam merespon penjelasan atau pertanyaan peneliti JMH 4 4 2 3 4 3 3 4 3 2 4 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 4 3 A B C D 22 .

4 Nilai hasil tes evaluasi Mata pelajaran IPS sebelum PTK dan Selama PTK siklus I dan II NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NAMA SISWA Andina Wati Yunita Dewi Sri Rahayu Dina Ayu Febiyana Dwi Oktavia Eni Eria Anggraeni Erna Milawati Evit Andri Yani Febriyanti Fina Sintia Mayang S Itsna Sulistya A Jatu Tia Ningrum Kasmiyati Kerren Rahayu N Lina Uji Astuti Neni Purwati Sari Niah Ambarwati Nur Fitriyani Nur Zalika Pipit Sulistyowati Rahayu Isah Wati Rizqi Saroh K Santi Meylani E Santi O Suko Listiovtami Titis Tribuana Sari Totok Sutiyo Tusinah Yanti Suhartini Yunita Soka Wati STUDI I 75 81 60 63 75 60 65 75 60 60 65 65 81 60 80 63 65 63 75 65 60 75 60 67 63 65 80 60 60 65 v v v v SIKLUS I 79 v 85 v 65 75 v 80 v 70 75 v 80 v 70 65 75 v 78 v 85 v 67 85 v 70 78 v 70 80 v 75 v 65 80 v 65 78 v 67 75 v 85 v 70 65 75 v SIKLUS II 82 87 70 80 85 75 78 82 75 70 78 80 87 78 90 75 80 75 85 78 75 82 75 80 78 78 90 75 75 78 v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v 23 v v v v v .Respon siswa dinyatakan : • • • Rendah . Tabel 4. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh metode yang digunakan selama penelitian dalam upaya untuk mencapai tujuan yakni meningkatkan motivasi dan hasil prestasi siswa. Sebagaimana tercantum dalam tabel dibawah ini. jika muncul 2 ( dua ) indikator Baik. jika muncul 3 indikator atau lebih Nilai hasil tes evaluasi Prestasi siswa terhadap Materi Ajar selain mengadakan tes evaluasi yang dilakukan sebelum dan selama penelitian . jika hanya 1 ( satu ) indikator atau kurang yang muncul Sedang.

Pada siklus Pertama.Perubahan Siklius II Siklus I B.4 diperoleh keterangan sebagi berikut : siswa = 30 % 28 1. Pada studi pendahuluan. tingkat penguasaan ( daya serap ) naik 30 %.5 tersebut. siswa yang tuntas belajar sebanyak 28 siswa dari jumlah 30 siswa = 95 % Dari keterangan tersebut diketahui ada perubahan angka yang menunjukan kenaikan tingkat penguasaan ( daya serap ) siswa terhadap materi ajar pada setiap siklus.5 Dari tabel 4. terlihat bahwa dari pendahuluan ke siklus pertama. Deskripsi Temuan 24 .Kegagalan Studi Awal T. Lebih lanjut dapat dicermati pada tabel 4.Tuntas Belajar 9 18 Dari tabel 4. Pada siklus kedua. Dari siklus Pertama ke siklus kedua meningkat lebih besar lagi yaitu 30 % Grafik Perubahan Tingkat Penguasaan Materi 100 80 60 40 20 0 TPenguasaan T. siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa dari 30 2. Deskripsi Temuan dan Refleksi 1. siswa yang tuntas belajar sebanyak 18 siswa dari jumlah 30 siswa = 70 % 3.

sedangkan yang lainnya masih pasif. menjadi 3 orang siswa saja dalam setiap kelompok diskusi. yang semula tiap kelompok beranggotakan 5 orang siswa pada siklus kedua. ternyata rata – rata nilai hasil tes semakin tinggi dan tingkat penguasaan ( daya serap ) siswa terhadap materi ajr mencapai 95 % 2. Berdasarkan hasilpengamatan dan diskusi dengan teman sejawat. Bisa saja keberhasilan di atas bukan hanya akibat perlakuan.Pada siklus pertama belum menunjukan perbaikan yang berarti karena tingkat penguasaan ( daya serap ) baru naik 30 % dan siswa kurang merespon ( Tabel 4. Ketika siswa diberi tugas PR. Pada sata tes evaluasi. ketika peoses pembelajaran berlangsung . hal tersebut terjadi kemungkinan karena metode diskusi yang digunakan kurang efekti. tetapi akibat pengulangan pelajaran. Pembahasan 25 . sehingga hanya sebagian siswa yang aktif. juga mendapatkan respon baik hal ini terbukti keaktifan siwa dalam mencatat tugas yang diberikan oleh guru. Hal ini terbukti dari keaktifan semua siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. karena jumlah anggota kelompok terlalu besar. mendapatkan respon yang sangat baik. Refleksi Walaupun angka – angka diatas menunjukan keberhasilan yang signifikan tetapi ada beberapa faktor yang mengurangi validitas dan rehabilitas temuan seperti kemungkinan adanya variabel extra. Pada siklus kedua penggunaan diskusi dengan memperkecil jumlah anggota kelompok diskusi.4 ) terhadap metode yang dilakukan peneliti pada siklus paertama ini. proses pembelajaran yang berulang dapat saja memberikan konstribusi terhadap peningkatan keberhasilan pembelajaran . C. Oleh karena itu masih perlu dilanjutkan pada siklus kedua.

yaitu siklus kedua. Selanjutnya berdasarkan hasil pengamatan pada siklus tersebut maka peneliti memerlukan perbaikan lebih lanjut pada siklus berikutnya.Berdasarkan hasil pengamatan dan perenungan pelaksanaan PTK. Yaitu peningkatan interaksi dan nilai tes evaluasi siswa. Terbukti dengan respon siswa yang sangat baik ( Tabel 4. 26 . Tindakan perbaikan pada siklus kedua yang dilakukan peneliti adalah menyempurnakan metode yang sudah digunakan pada siklus sebelumnya yaitu menggunakan metode diskusi dengan memperkecil jumlah anggota kelompok untuk dapat melibatkan semua siswa dalam kegiatan pembelajaran. dapat diketahui bahwa siklus pertama dari pelaksanaan PTK belum menampakan hasil yang diharapkan.3 ) dan tingkat penguasaan materi mencapai 95 % melampaui batas kriteria yang disyaratkan.

interaksi dan prestasi siswa 3. 27 . 2. Metode diskusi dengan melibatkan semua siswa untuk berperan aktif dapat meningkatkan keberhasilan pembelajaran. yaitu faktor pengulangan pembelajaran. interaksi dan prestasi belajar siswa. B. Saran untu penelitian tindak lanjut Dalam penelitian ini ada variable ekstra yang terkontrol yang mungkin berpengaruh kedalam validitas hasil. Saran a. Kesimpulan Berdasarkan temuan dan hasil yang diperoleh dapat ditarik keimpulan sebagai berikut : 1. Saran dan Tindak Lanjut 1. Saran untuk penerapan hasil Metode diskusi merupakan metode yang terbukti efektif dapat meningkatkan pembelajaran sehingga dapat membangkitkan motivasi.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT A. Melalui metode diskusi kelompok terbukti meningkatkan motivasi siswa pada mata pelajaran IPS dengan pokok bahasan Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan. Dalam penelitian lebih lanjut sebaiknya evek variabel ini diminimalkan. sehingga metode ini perlu diterapkan untuk mata pelajaran yang lain. Keberhasilan mengemukanan pendapat di dalam proses pembelajaran merupakan salah satu cara meningkatkan motivasi. b.

Selain itu metode ini juga akan dicoba untuk diterapkan pada materi atau bidang studi yang lain.2. Tindak lanjut Hasil dari penelitian ini akan dicoba ditindaklanjuti kembali dengan meminimalkan variabel ekstra berupa pengulangan pembelajaran. 28 .

Jakarta: Universitas Terbuka. IGAK. Wardani. Jakarta: Universitas Terbuka. Belajar dan Pembelajaran. Suparman dan Susila . (2004). Wilis.DAFTAR PUSTAKA Situmorang. 29 . (2004) Desain Pembelajaran . (1989). Dahar. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.

Dari segi pengajar ( Guru ) dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membimbing siswa 2. Armico Bandung III Metode Ceramah Penugasan dan diskusi kelompok 30 : XI Akuntansi / Gasal : 2 x 80 menit ( 2x pertemuan ) Standar Kompetensi : . Tujuan Perbaikan 1. Melalui diskusi siswa aktif dalam pembelajaran dan dapat mempresentasikan dengan benar. Tujuan A. II. Sumber Bahan Ajar Buku Memahami IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Jilid 2 SMK. Siswa mampu mengidentifikasi Struktur Sosial berdasarkan pengertian dan ciri –ciri nya selain itu siswa mampu mendeskripsikan struktur sosial menurut fungsi dan bentuk-bentuknya 2. Dari segi siswa meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Tujuan Pembelajaran 1.Lampiran 1 RENCANA PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPPP SIKLUS I ) Mata Pelajaran : IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar : Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan Kelas Waktu I. B.

tiap –tiap kelompok mempresentasikan . B. diteruskan kegiatan apresiasi dengan tanya jawab untuk memotivasi siswa dan menarik perhatian siswa dalam belajar. Sebelum bekerja setiap kelompok memilih seorang ketua. prosedur dan tugas pada lembar kerja. Membagi siswa menjadi 6 kelompok yang masing – masing kelompok terdiri dari 6 siswa. 6. 3. Setelah berakhir waktu diskusi kelompok. Kegiatan Awal ( 10 Menit ) 1. Guru menyampaikan materi sampai pada pengertian. Setelah siswa dan sarana pembelajaran dinyatakan siap. sekertaris dan pelapor. 2. peneliti berkeliling dari kelompok satu ke kelompok yang lain untuk memberikan bimbingan dan motivasi 7. Saat kerja kelompok. Tiap kelompok bekerja sesuai dengan petunjuk. 31 . Pernahkah kalian mengalami konflik sosial ? Menyampaikan Tujuan Pembelajaran Kegiatan Inti 1. Setelah terbentuk siswa diberi penjelasan cara bekerja dalam menyelesaikan tugas kelompok 4.IV. Setelah semua kelompok menerima lembar kerja dari peneliti. kemudian siswa atau kelompok diberikan kesempatanuntuk menanyakan tugas – tugasyang akan dilaksanakan 5. bentuk – bentuk serta fungsinya 2. ciri – ciri. Skenario Pembelajaran Pertemuan Pertama A.

Setelah berakhir waktu diskusi kelompok. Kegiatan Awal ( 5 Menit ) 1. Membimbing siswa untuk membuat kesimpulan 2. Memberikan tugas sebagai post tes untuk evaluasi 32 . 3. Kegiatan Akhir ( 15 Menit ) 1. Setelah siswa dan sarana dan prasarana pembelajaran dinyatakan siap. Kegiatan inti ( 75 Menit ) 1. 2. seperti pada pertemuan yang lalu 4. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) 1. Memberikan pengukuhan. peneliti berkeliling dari kelompok 1 ke kelompok yang lain untuk memberikan bimbingan 6. C. Guru menjelaskan materi lanjutan 2. diteruskan dengan membahas soal pekerjaan rumah sebagai kegiatan apresepsi B.8. prosedur dan tugas pada lembar kerja 5. Siswa kembali berdiskusi. Guru memberitahukan bahwa materi akan diselesaikan pada pertemuan yang akan datang. baik dalam proses diskusi kelompok maupun proses diskusi kelas C. Tiap kelompok bekerja sesuai dengan petunjuk. Meminta siswa untu membentuk 10 kelompok seperti yang lalu. mempresentasi hasil kerja kelompok diskusi dilanjutkan dengan kelompok yang lain yang belum mempresentasikan hasil diskusinya 7. Saat kerja kelompok. penilaian dan komentar terhadap kinerja siswa. Membimbing siswa untuk membuat kesimpulan Memberikan tugas untuk dikerjakan dirumah Pertemuan Kedua A.

Evaluasi dan Tindak Lanjut A. Butir – Butir Soal Uraian 1. Jelaskan pengertian dan sebutkan contoh interaksi sosial antara suku bangsa dengan partai politik? 5. Tes tertulis : Tanya jawab dalam proses pembelajaran : pada kegiatan formatif C. Apakah yang dimaksud dengan konsolidasi antara suku bangsa dengan klan dengan profesi dan partai politik. B. Sebutkan 2 ( dua ) unsur pembentuk struktur sosial. 33 . Struktur sosial adalah : Susunan masyarakat secara hierarkis. Tes Lisan 2. 4. Antusias siswa dalam pencarian informasi Unjuk kerja dalam pencarian informasi Respon siswa terhadap penjelasan dan pertanyaan Penilaian untuk mengukur penguasaan materi ajar 1. Penilaian aktivitas siswa dalam merespon materi ajar didasarkan pada aspek berikut ini : 1. 3. Jelaskan pengertian dari masing – masing unsur ? 3. Sebutkan pengertian Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial ? 4. D. Kunci Jawaban 1. Tes Uraian. dan buatkanlah contoh skema dari konsolidasi tersebut ? E. baik vertikal maupun horisontal. Unjuk kerja dalam kelompok 2. Alat Tes 1.V. Lembar Observasi 2. Apakah arti struktur sosial ? 2.

2. ras. Status Sosial : Posisi atau kedudukan yang disandang seseorang dalam mayarakat. jenis kelamin. 3. Stratifikasi sosial : pelapisan masyarakat berdasarkan tingkatan atau kelas sosial. agama. Diferensiasi Sosial : Penggolongan masyarakat berdasarkan perbedaan sosial tertentu. seperti perbedaan suku bangsa. Unsus Pembentuk Struktur Sosial : 1. Interaksi sosial antara suku bangsa dengan partai politik : Proses persilangan keanggotaan masyarakat berdasarkan suku bangsa dan partai politik Contoh : Keanggotaan Golkar atau PDI-P atau PKB ternyata dari berbagai suku bangsa di Indonesia Contoh : Gambar Interaksi sosial antara suku bangsa dengan partai politik Suku Sunda Partai Golkar Suku Jawa Demokrat Suku Batak PDI P Suku Minang Suku Ambon Suku Madura Suku Dani Suku Dayak 34 . profesi dan sebagainya.bahasa. 4. Peran Sosial : Pola sikap dan perilaku yang harus diperbuat seseorang sesuai dengan status sosial yang disandangnya dalam masyarakat. khan. 2.

Skema : Konsolidasi antara suku bangsa dengan klan dengan profesi dan partai politik Suku Bantak Suku Jawa Suku Dayak Suku Dani Suku Minang Golkar Parental Patrilineal Matrilineal Perajin Padagang Petani PDI PPP PKB PKS Kepala SMK Bina Bhakti Cilacap Cilacap. Konsolidasi antara suku bangsa dengan klan dengan profesi dan partai politik : Keadaan tumpang tindih keanggotaan kelompok masyarakat atas dasar suku bangsa . klan dan profesi. 05 September 2009 Guru Mata Pelajaran Monang Sugihartono. SE NIP : - Dhian Natarini 35 .5.

................................................................................................. ........................................ ........................................LEMBAR KERJA SISWA Mata Pelajaran : IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar : Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan Kelas Waktu : XI Akuntansi / Gasal : 40 Menit Sabtu.................................................. Petunjuk Kegiatan Pernahkah anda mengalami konflik peran sosial ? misalnya..................................... ............................................................................. Tulislah semua anggota kelompok B................................................................................................................. ketikaanda harus melaksanakan peran sosial sebagai sebagai anak dirumah dan siswa di sekolah dalam waktu yang bersama........... ...................................................................................................................................................... ................ 12 September 2009 A.............................................................................. 05 September 2009 Sabtu...................................... . Petunjuk Umum 1.................................................................. ............................................................... 36 Standar Kompetensi : . ......................................................................................................................................... Diskusikan bersama teman dikelas Tempat Mengerjakan : ...................................................................................... Diskusikan bercama dengan teman kelompok 2.................................

Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu mengidentifikasi Struktur Sosial berdasarkan pengertian dan ciri –ciri nya selain itu siswa mampu mendeskripsikan struktur sosial menurut fungsi dan bentuk-bentuknya 2. Armico Bandung III Metode Ceramah Penugasan dan diskusi kelompok 37 : XI Akuntansi / Gasal : 2 x 80 menit ( 2x pertemuan ) Standar Kompetensi : .RENCANA PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPPP SIKLUS II ) Mata Pelajaran : IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar : Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan Kelas Waktu I. Dari segi siswa meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Tujuan Perbaikan 1. Tujuan A. Melalui diskusi siswa aktif dalam pembelajaran dan dapat mempresentasikan dengan benar. B. Dari segi pengajar ( Guru ) dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membimbing siswa 2. II. Sumber Bahan Ajar Buku Memahami IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Jilid 2 SMK.

Membimbing siswa untuk membuat kesimpulan 38 . diteruskan kegiatan apresiasi dengan tanya jawab untuk memotivasi siswa dan menarik perhatian siswa dalam belajar. Membagi siswa menjadi 10 kelompok yang masing – masing kelompok terdiri dari 3 siswa. 2. Kegiatan Awal ( 10 Menit ) 1. Setelah terbentuk siswa diberi penjelasan cara bekerja dalam menyelesaikan tugas kelompok 4. C. Setelah semua kelompok menerima lembar kerja dari peneliti. kemudian siswa atau kelompok diberikan kesempatanuntuk menanyakan tugas – tugasyang akan dilaksanakan 5. Guru menyampaikan materi sampai pada pengertian. Tiap kelompok bekerja sesuai dengan petunjuk. Setelah siswa dan sarana pembelajaran dinyatakan siap. 3. prosedur dan tugas pada lembar kerja. Saat kerja kelompok. Sebelum bekerja setiap kelompok memilih seorang ketua. bentuk – bentuk serta fungsinya 2.IV. Menyampaikan Tujuan Pembelajaran Kegiatan Inti ( 55 Menit ) 1. tiap –tiap kelompok mempresentasikan . Skenario Pembelajaran Pertemuan Pertama A. B. Kegiatan Akhir ( 15 Menit ) 1. peneliti berkeliling dari kelompok satu ke kelompok yang lain untuk memberikan bimbingan dan motivasi 7. 6. Setelah berakhir waktu diskusi kelompok. ciri – ciri. sekertaris dan pelapor.

Kegiatan Awal ( 5 Menit ) Setelah siswa dan sarana dan prasarana pembelajaran dinyatakan siap. 3.2. seperti pada pertemuan yang lalu Tiap kelompok bekerja sesuai dengan petunjuk. Memberikan pengukuhan. diteruskan dengan membahas soal pekerjaan rumah sebagai kegiatan apresepsi B. Saat kerja kelompok. Kegiatan inti ( 75 Menit ) 1. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) 1. 4. penilaian dan komentar terhadap kinerja siswa. baik dalam proses diskusi kelompok maupun proses diskusi kelas C. 2. Memberikan tugas untuk dikerjakan dirumah Pertemuan Kedua A. prosedur dan tugas pada lembar kerja 5. Siswa kembali berdiskusi. mempresentasi hasil kerja kelompok diskusi dilanjutkan dengan kelompok yang lain yang belum mempresentasikan hasil diskusinya 7. 2. peneliti berkeliling dari kelompok 1 ke kelompok yang lain untuk memberikan bimbingan 6. Setelah berakhir waktu diskusi kelompok. Guru menyampaikan materi lanjutan Siswa membentuk kelompok seperti pada pertemuan pertama menjadi 10 kelompok yang masing – masing kelompok terdiri dari 3 orang siswa seperti yang lalu. Membimbing siswa untuk membuat kesimpulan Memberikan tugas sebagai post tes untuk evaluasi 39 .

Tes Uraian. Unjuk kerja dalam kelompok 2. Bentuk – Bentuk Konflik Sosial : a. Penilaian aktivitas siswa dalam merespon materi ajar didasarkan pada aspek berikut ini : 1. Sifat Stratifikasi sosial ada 3 ( Tiga ) menurut Surjono Sukanto. Jelaskan masing – masing pengertian tersebut ? E. Konflik status sosial yang bersifat Individu : Konflik status yang dirasakan oleh seseorang pada batin nya b. Penilaian untuk mengukur penguasaan materi ajar 1. Lembar Observasi 2. D. Tes tertulis : C. Unjuk kerja dalam pencarian informasi 4. Tes Lisan : Tanya jawab dalam proses pembelajaran Pada kegiatan formatif 2. Alat Tes 1. Butir – Butir Tes Uraian : 1. Respon siswa terhadap penjelasan dan pertanyaan B. Kunci Jawaban 1. 40 . Antusias siswa dalam pencarian informasi 3. Konflik antarindividu : Konflik status yang terjadi antara individu satu dengan individu yang lain akibat dari status yang dimiliki. Sebutkan bentuk – bentuk konflik sosial dan Jelaskan pengertiannya ? 2.V Evaluasi dan Tindak Lanjut A.

Stratifikasi sosial ( Closed Social Stratification ): Pelapisan sosial yang anggota dari setiap stratanya sulit untuk mengadakan mobilitas Vertikal. Konflik status antar kelompok : Pertengkaran yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. 2. SE NIP : - Dhian Natarini 41 . Kepala SMK Bina Bhakti Cilacap Cilacap. Stratifikasi Terbuka ( Opened Sosial Stratification ): Pelapisan sosial yangbersifat dinamiskarena mobilitasnya yang sangat tinggi.c. 12 September 2009 Guru Mata Pelajaran Monang Sugihartono. 2. 3. Stratifikasi sosial Campuran : Kombinasi dari Stratifikasi sosial tertutup dan terbuka. 3 Sifat Stratifikasi sosial menurut (Surjono Sukanto ) : 1.

. ................................................................................................................ b.............LEMBAR KERJA SISWA Mata Pelajaran : IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar : Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan Kelas Waktu Pelaksanaan : XI Akuntansi / Gasal : 40 Menit : Sabtu...... .................................................................... ............... Petunjuk Umum 1.............................................................................. Tulislah semua anggota kelompok B........................ e..................................................................................................................................... 12 September 2009 A............................................... .. .......................................................................................... Diskusikan bersama dengan teman kelompok 2....................................... Struktur Sosial Stratifikasi Sosial Diferensiasi Sosial Interaksi Sosial Konsilidasi Sosial Standar Kompetensi : Tempat Mengerjakan : ................ d. 05 September 2009 Sabtu.......................................................................... c.................... 42 .................. Petunjuk Kegiatan Diskusikan dengan kelompokmu dan Jelaskan istilah – istilah dibawah ini : Jelaskan istilah – istilah berikut ini : a.....

May. Sutoyo NO. May. SE Theresia Eni Widiastuti. 48 Cilacap (0282) 534494 081. Sutoyo NO. Pd SMK Bina Bhakti Cilacap Jl. menerangkan bahwa : Nama NIP Tempat Mengajar Alamat Sekolah Telepon Sekolah No HP : : : : : : THERESIA ENI WIDIASTUTI.842 Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh rasa tanggung jawab. S.578189519 Menyatakan bersedia sebagai teman sejawat untuk mendampingi dalam pelaksanaan PKP atas nama : Nama NIM Program Studi Tempat Mengajar Alamat Sekolah Telepon Sekolah No Hp : : : : : : : DHIAN NATARINI 015020762 Pendidikan Ekonomi dan Koperasi SMK Bina Bhakti Jl. S. 48 Cilacap (0282) 534494 081. Mengetahui . agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pd 43 . Kepala SMK Bina Bhakti Cilacap Cilacap.227.493. Jend . Jend .Kepada Kepala UPBJJ Universitas Terbuka Di – Purwokerto Yang bertanda tangan dibawah ini. 5 September 2009 Teman Sejawat Monang Sugihartono.

05 September 2009 Teman Sejawat Yang menyatakan THERESIA ENI WIDIASTUTI. S. Perkantoran : : : : : DHIAN NATARINI 015020762 76 / Pendidikan Ekonomi dan Koperasi – S1 2009. Pd SMK Bina Bhakti Cilacap Produktif Adm.SURAT PERNYATAAN Yang bertandatangan dibawah ini : Nama NIM Program Studi Masa Studi UPBJJ Dengan ini menyatakan : Nama Tempat Mengajar Guru Mata Diklat : : : THERESIA ENI WIDIASTUTI. Pd NIP : - DHIAN NATARINI NIM : 015020762 44 . S.2 Purwokerto Adalah teman sejawat yang akan membantu dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang merupakan tugas mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional ( PKP ) Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh rasa tanggung jawab Cilacap.

mengajar. Latar Belakang Salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru dalah mendidik. Berdasarkan studi pendahuluan dengan materi “ Konflik Sosial “ di kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap. selain itu guru juga harus mampu mengukur dan menilai hasil pekerjaan siswa terutama yang menyangkut ( KBM ) Kegiatan Belajar Mengajar baik proses maupun pada kegiatan belajarnya. yaitu : Belajar mengetahui ( Learning To Know ) Belajar melakukan ( Learning To do) Belajar menjadi diri sendiri ( Learning To Be ) Belajar hidup dalam kebersamaan ( Learning To Life Together ) Selanjutnya guru harus mampu menilai kinerjanya sebagai pengajar dalam mengajar di kelas. lepas dari tugas pokok seorang guru harus juga dapat meneliti dan menelaah hasil evaluasi para siswa. Untuk melaksanakan tugas tersebut guru seyogyanya menguasai kemampuan mengajar. pandai dan berbudi luhur. cerdas.BAB I PENDAHULUAN D. Kelas Gaduh dan kurang aktif dalam menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan tugas pokok bahasan. 45 . pada saat pembelajaran berlangsung terlihat : 5. mendidik siswanya agar menjadi manusi yang berakhlak dan melatih siswanya agar mampu memanfaatkan pengetahuanya dan ketrampilan bagi hidupnya kelak atau dapat memberikan pengalaman belajar yang sejalan dengan prinsip belajar sepanjang sepanjang hayat. kemudian menentukan perbaikan dan menyempurnakan program belajar mengajar. pengetahuan ketrampilan hidup. Siswa kurang memperhatikan pelajaran 6. dan melatih agar anak didiknya kelak menjadi menjadi manusia yang terampil.

5. Rendahnya nilai Evaluasi Hasil Belajar Setelah masalah teridentifikasi maka langkah selanjutnya penulis menganalisis masalah kurangnya keterlibatan siswa secara aktif dan rendahnya motivasi serta hasil Evaluasi Hasil Belajar dan prestasi belajar siswa. Siswa tidak mau bertanya. Hal ini berakibat rendahnya prestasi belajar siswa dibuktikan dengan nilai hasil Tes Evaluasi Belajar Siswa yang masih rendah. Siswa jika diberi pertanyaan terpaksa menjawab dengan pertanyaan yang menyimpang 8. Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru. Menganalisis respon siswa terhadap materi pelajaran yang diberikan Menganalisis metode yang digunakan dalam proses pembelajaran. apabila ada kesulitan pada proses pembelajaran.7. Berdasarkan hasil tersebut diatas. 5. pada waktu itu menunjukan hasil yang kurang memuaskan hanya 18 siswa dari 30 siswa yang mencapai penguasaan materi 70 %. 6. Melakukan refleksi dengan merenungkan kembali kebiasaan mengajar. penelitian meminta observer untuk membantu mengidentivikasi masalah dengan yang terjadi dalam pembelajaran antara lain : 4. nampak dari kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pelajaran. 6. maka pada penelitian perbaikan pembelajaran ini dibuatlah rumusan masalah sebagai berikut : ” Sejauh mana penerapan metode diskusi 46 . Berdasarkan analisis diatas dan juga atas saran supervisor maka dapat dirumuskan suatu masalah yaitu bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan untuk perbaikan pembelajaran sehingga dapat membangkitkan motivasi dan interaksi belajar siswa dalam upaya meningkatkan nilai hasil tes evaluasi dan prestasi belajar siswa. Pemahaman siswa terhadap pelajaran rendah. E. maka peneliti perlu melakukan : 4. Dari hasil tes formatif yang diberikan oleh peneliti. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah.

47 . Dapat meningkatkan motivasi dan perhatian Lebih memahami batas tugasnya Mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapai. memperluas wawasan dan kreatifitas serta memunculkan rasa kritisnya. maka ditetapkan tujuan perbaikan pembelajaran sebagai berikut : 2. Siswa dapat meningkatkan prestasi belajarnya.kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok ” Bentuk – Bentuk Struktur Sosial Dalam Fenomena Kehidupan ” F. 3. Menerapkan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas XI Akuntansi SMK Bina Bhakti Cilacap mata pelajaran IPS dengan materi ” Bentuk – Bentuk Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan ” 3. Guru dapat memperbaiki kinerjanya secara profesional dan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan menerapkan metode diskusi kelompok dilengkapi teknik yang bervariatif yang dilakukan oleh guru di setiap kegiatan pembelajaran siswa diharapkan : a. C. Sekolah dapat mengembangkan kendali mutu dan citra kelulusannya karena adanya peningkatan kemampuan pada diri guru dan pendidikan di sekolah pada umumnya. Manfaat Penelitian Perbaikan Pembelajaran Diharapkan penelitian ini juga dapt memberikan manfaat bagi : 1. 2. c. Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran Berdasarkan rumusan masalah diatas dan agar penelitian perbaikan pembelajaran ini memiliki arah yang jelas. b.

48 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->