PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Pembentukan Karakter (Character Building). Mewujudkan mahasiswa berkepribadian Ilahiyah ; berpikir paradigmais, bertindak rasional dan mampu melahirkan sains, teknologi dan seni yang bermanfaat bagi orang banyak

MODUL

Oleh : Dr. Asep Zaenal Ausop, M.Ag Diterbitkan oleh Jurusan Sosioteknologi Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung Bandung

1

1426 H. / 2005 M.

2

Daftar Isi
Nomor dan Judul Modul A. Pengantar :
(1). (2). (3). Metodologi Studi Islam ……………………………………………… Konsep Alam ; Relasi Hukum Alam dan Hukum AlQur’an ……… Sistimatika Dinul Islam………………………………………………

Hal.

B. Sumber Ajaran Islam : (4). (5). (6). Al-Qur’an : Pembuktian Al-Qur’an sebagai wahyu serta fungsifungsi Al-Qur’an ………………………………………………………… As-Sunnah ; Nabi Muhammad sebagai Whole Model (Uswah hasanah) dalam Pengamalan Pesan Al-Qur’an……………………… Ijtihad : Berfikir kreatif dalam menentukan hukum sesuatu yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara eksplisit. …………………..

C. Aplikasi Nilai-nilai Islam dalam Kehidupan. (7). (8). (9). (10). (11). (12). (13). (14). Konsep Tuhan ; Menghadirkan Tuhan dalam aktivitas kehidupan… Konsep Manusia ; Kunci Sukses manusia sebagai Khalifah di muka bumi…………………………………………… Essensi Akhlaq ; Fungsi Ritual dalam pembetukkan karajter (character building) ………………………………………………………………… Studi Kritis tentang Tasawuf dan Tarekat. ……………………… Etika Islam tentang pembinaan keluarga. ………………………….. Etika Islam dalam kegiatan Sosial Ekonomi dan Sosial Budaya. … Etika Islam dalam kegiatan Sosial Politik, HAM dan Penegakkan hukum……………………………………………………………………. Etika Islam dalam Pengembangan Sains, Teknologi dan Seni. …

3

Materi sumber Hukum Islam mengajak mahasiswa untuk memahami sumbersumber ajaran Islam yakni Al-Qur’an. aturan hidup yang masih bersifat global yang harus dijelaskan dengan sunnah Rasul. essensi dan tujuan pendidikan alIslam di ITB serta metodologi mempelajarinya. Selanjutnya mahasiswa diajak untuk memahami Islam secara holistik tetapi pada pengantar ini masih bersifat global. bertindak rasional dan mampu melahirkan sains. dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitar. maka ditetapkanlah melalui Ijtihad sebagai metode penetapan hukum sesuatu yang belum dijelaskan secara ekplisit oleh Al-Qur’an dan sunnah rasul. bukan sekadar transfer of knowledge atau transfer of values. Materi Aplikasi Nilai-nilai Islam dalam kehidupan berisi analisi seputar bagaimana menghadirkan Allah dalam aktivitas hidup. : Pendidikan Agama Islam : 2061 :2 Deskripsi Materi Kuliah Agama/ Etika Islam: Materi pengantar berisi tentang eksistensi. merumuskan kunci sukses manusia sebagai Khalifah di muka bumi.MODUL MATAKULIAH AGAMA ISLAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Matakuliah Kode Matakuliah Sks Tujuan Kurikuler : Pendidikan agama Islam di ITB pada dasarnya adalah pembentukan karakter (Character Building). berpikir paradigmais. baik dalam hubungannya dengan Allah. As-Sunnah dan Ijtihad. Termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui studi Islam yang lebih mendalami di luar kampus (afektif). Mampu mengaplikasikan pesan-pesan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. teknologi dan Seni (Psikomotor). termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam hal ini fungsi rasul adalah sebagai whole model (uswah hasanah) yang perlu dijadikan pusat identifikasi. Tujuannya adalah untuk mewujudkan mahasiswa berkepribadian Ilahiyah . memfungsikan riitual dalam 4 . Sedangkan dalam hal-hal kurang dijelaskan oleh Al-Qur’an dan sunnah rasul. teknologi dan seni yang bermanfaat bagi orang banyak Kompetensi yang diharapkan dari Pendidikan Agama Islam di ITB adalah agar mahasiswa memiliki paradigma berfikir yang benar dalam memahami ajaran Islam (kognitif). sehingga mereka mampu memahami dan meyakini bahwa terdapat relasi yang harmonis antara hukum Alam dengan hukum Agama karena kedua-duanya bersifat absolut yang tidak mungkin ada pertentangan. sehingga mereka meyakini bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang berfungsi sebagai aturan absolut tentang jalan hidup.

menyikapi ajaran tasawuf yang benar dan yang menyimpang.K. Yusuf Qardhawi. tekonologi dan seni. (6). Relasi Hukum Alam dan Hukum Agama Sistimatika Dinul Islam. Sumber Ajaran Islam : (4). Terjemahan dari : The Cultural Atlas of Islam. Ismail al-Faruqi. Fiqh Sunnah. 6. Ijtihad : Berfikir kreatif dalam menentukan hukum sesuatu yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara eksplisit. 5. Dr. Dr. Miftah Faridl. Metodologi Studi Islam Konsep Alam . Miftah Faridl. Penerbit Pustaka Salman. Halal dan Haram dalam Islam . As-Sunnah . Bandung : Penerbit Mizan. (5). Dr. 7.Perubahan Prilaku (behavior change).H. (2). Al-Qur’an : Pembuktian Al-Qur’an sebagai wahyu serta fungsi-fungsi AlQur’an.H. Hukum Zakat. Penerbit Litera Antar Nusa. 3. Jakarta. Yusuf Qardhawi. Menjelajah Khazanah Peradaban Gemilang. serta tentang etika Islam dalam pembinaan keluarga dan kegiatan sosial serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan. (3). Lois Lamaya Al-Faruqi. Nabi Muhammad sebagai Whole Model (Uswah hasanah) dalam Pengamalan Pesan Al-Qur’an. Etika Islam. Materi Pengantar : (1). 5 . Atlas Budaya. Sayyid Sabiq. B. Pustaka Salman. Sayyid Sabiq. 4. Jakarta. Dr. 2. Buku Wajib : 1. Pokok-pokok Ajaran Islam. K. Silabi Perkuliahan : A. Bimbingan Hidup Mukmin.

kepribadian) Tujuannya agar potensi yang dimiliki anak didik (potential capacity) menjadi kemampuan nyata (actual ability) dan tetap berada dalam posisi suci bersih (fitrah) dan lurus kepada Allah (hanief). maka seorang guru harus mengajarkan Islam ilmu (yang berdasarkan dalil). komprehensif dan. 6 . Tujuannya adalah agar anak memiliki kualitas kognitif (pengetahuan). Juga potensi bertuhan Allah dan potensi-potensi lainnya. 2. Integrated meliputi penajaman IQ. (pembentukan karakter. secara integrated.EQ dan SQ. Hakikat Pendidikan Al-Islam : Pada hakikatnya Pendidikan al-Islam adalah proses bimbingan terhadap anak didik (santri. Emotional Quotien (EQ) dan Spiritual Quotien (SQ). mahasiswa) untuk mengembangkan potensi (potential capasity) yang dimilikinya menjadi kemampuan nyata (actual ability) secara optimal sehingga tetap dalam kondisi fitrah dan hanief (lurus) sebagaimana keadaan ketika lahir. bukan Islam persepsi (yang berdasarkan kirakira).MODUL 1 METODOLOGI STUDI ISLAM Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa memahami metodologi untuk mempelajari al-Islam secara integrated. Untuk mencapai itu. Potensi yang dimiliki anak didik antara lain Intellegence Quotien (IQ). afektif (keimanan) dan psikomotor (amaliyah) yang lebih baik dengan target akhir adanya perubahan prilaku ( behavior change) yang lebih baik (taqwa. Mahasiswa dapat mengaplikasikan beberapa metoda dalam mendalami ajaran al-Islam. Mahasiswa mampu memilih secara tepat pendekatan tekstualis dan kontekstual rasional dalam memahami al-Islam Pokok-pokok Materi Prolog : Pendidikan Islam bukanlah sekedar transfer of knowledges atau transfer of values tetapi merupakan aktivitas character building. muttaqin). komprehensif dan filosofis : Tujuan Instruksional Khusus (TIK): 1. siswa.

mampu memenej emosinya secara benar. dan mampu mengahayati ajaran al-Islam sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya.dimensi akhlak yang meliputi hablum minallah. yakni pengetahuan yang benar dan pengetahuan yang belum pasti benar. Pengetahuan yang benar adalah al-ilmu atau alhaq. • Aspek Syari’ah adalah mengajarkan tentang kaifiyat (tatacara.Tujuan antara Pendidikan al-Islam adalah : • • Aspek Kognitif : Agar mahasiswa memahami al-Islam dengan paradigma yang benar (berfikir paradigmais). terdeteksi. atau manusia yang sanggup melaksanakan seluruh ayat Al-Qur'an tanpa kecuali. menekankan pembiasaan dan perlunya figur sebagai whole model (usawah hasanah). hablum minannas dan hablum minal ‘alam dengan parameter yang jelas. secara integratif dan komprehensif. baik dalam Hablum minallah. terukur. 7 . beserta falsafahnya sehingga setiap sendi syari'ah terasa mempunyai makna. dan hablum minal 'alam. Sedangkan tujuan akhir Pendidikan Agama adalah terwujudnya insan yang berperilaku Al-Qur'an. how to do) tentang ritual (ibadah mahdloh) dan mu’amalah (ibadah ghair mahdloh). Cara Mempelajari Islam : Pengetahuan terbagi dua. sedangkan pengetahuan yang salah atau belum pasti benar disebut persepsi. Asepk Afektif : Agar anak didik mampu mengapresiasi al-Islam secara mendalam sehingga mereka mampu mengimani kebenaran al-Islam. • Aspek psikomotor : Mampu mengamalkan al-Islam secara komprehensif. baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam bermasyarakat. hablum minannas. Mulkiyah dan Uluhiyah) seraya mencabut sikap syirik dengan akar-akarnya melalui analisis terhadap fenomena alam dan perilaku sosial masyarakat. • Materi Akhlak adalah memberikan pemahaman tentang dimensi. Materi Pendidikan Al-Islam : • Materi Aqidah adalah menanamkan ketauhidan (Tauhid Rubbubiyah.

Keempat : Beragama tidak atas dasar figur (QS. Perlu menjadi catatan penting bahwa kebenaran hanya ditentukan oleh kualitas argumentasi bukan oleh kuantitas penganutnya. dosen harus mengajarkan Islam Ilmu bukan Islam Persepsi. atau terikat dengan mayoritas. Lebih jelasnya sbb : Pertama : Dengan ilmu. Untuk memperoleh Islam ilmu.Seorang ustadz. dan tidak mendapat petunjuk (QS. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. mayoritas. bukan semata-mata perkiraan fikiran. terikat dengan figur َ ‫ك ا َت‬ ‫ن‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫د م‬ َ ‫ؤا َت‬ َ ‫ف َت‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ر َت‬ َ ‫ص َت‬ َ ‫ب َت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫س ُف‬ َّ ‫ن ال‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫م ع‬ ٌ ‫ل إ‬ ْ‫ع ُف‬ ِ ‫ه ع‬ ِ ‫ب ع‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫س َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ف َت‬ ُ ‫ق م‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫َت‬ 36)‫ال‬ ً‫ئلو ا‬ ُ ‫س م‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫) َت‬ Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. guru. walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun. 2 : 170).9 :31). "(Apakah mereka akan mengikuti juga). Ketiga: Beragama tidak boleh atas dasar keturunan atau warisan leluhur (QS. tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". 2 :170) : ْ‫ل ُف‬ ‫لو‬ َ ‫وَت‬ َ ‫أ َت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ء َت‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ي ع‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ع َت‬ ُ ‫ب م‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ن‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫للوا َت‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫ل ا م‬ َّ َ ‫ز َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫علوا َت‬ ُ ‫ب م‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫م ا‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫قي َت‬ ِ ‫ذا ع‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫وع‬ َ ‫َت‬ ( 170 ‫ن البقرة‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ت م‬ َ ‫ه َت‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ئ ا َت‬ ً‫ي ا‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫للو َت‬ ُ ‫قم‬ ِ ‫ع ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ؤ م‬ ُ ‫ب ا م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك ا َت‬ َ ‫َت‬ Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah. penglihatan dan hati. juga tidak terikat figur atau tradisi nenek moyang." mereka menjawab: "(Tidak). bukan dengan kira-kira Al-Qur'an QS 17 : 36 : manusia harus menemukan dasar hukum (rujukan) yang jelas. : 8 . Islam Ilmu adalah Islam yang berdasarkan dalil. sebab mayoritas tidak menjamin orsinalitas. Kedua : Beragama tidak atas dasar mayoritas . Sesungguhnya pendengaran. bukan karena pendapat.

9 . cari aman. • Radikal : Sampai kepada kesimpulan. Teologis. jelas rujukannya. Ekonomi. Rasional : Gampang difahami. Oleh karena itu penyajian materi pendidikan al-Islam harus sistimtis. dan tidak dogmatis. para tokoh pemikir Islam berbeda-beda corak pemikirannya. menggigit dan sangat menyentuh perasaan dan nurani. Dalam hal ini sangat baik menggunakan multi pendekatan. kira-kira atau dugaan – dugaan. Kesejarahan. bukan sekedar kata orang. antara lain Pendekatan Kebahasaan. Kesehatan. tajam. komprehensif dan radikal.(31)َ ‫لل َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ِ ‫دو ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ب ا ع‬ ً‫ب ا ا‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ه َت‬ ْ‫ر ُف‬ ُ ‫و م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ذوا َت‬ ُ ‫خ م‬ َ ‫ت َت‬ َّ ‫ا‬ Mereka menjadikan orang-orang alimnya. Tokoh ini sering tidak peduli kepada dalil dan ratio. terus ke mana dan bermuara di mana. Objektif : Berdasarkan dalil. Wangsit)  Cenderung mistik Tokoh Sinkretik : Sinkretik adalah percampuran antara budaya lokal dengan agama. 6 : 61). dll. Paling tidak ada empat corak : • • Tokoh Sufistik: Menerangkan agama dengan pendekatan sufistik (AlQur’an. objektif. Komprehensif : Yakni menganalisis Islam dari berbagai sisi. • • • • Sistimatis : Berurutan/ runtun.. Pemikiran mereka lebih didominasi oleh sikap sosiologis. (QS. Militer. Azas Filosofis dalam Pendidikan Islam : Islam ilmu yang disampaikan dengan pendekatan yang tepat akan mudah dicerna oleh peserta didik. Filosofis. Kedudukan Akal dalam memahami Al-Islam : Mengenai penggunaan akal / rasio dalam memahami al-Islam. Politis. sangat merangsang berfikir. Sosiologis. rasional. dari mana memulainya. mampu menjelaskan hubungan sebab akibat. Hadits. dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah.

PERBEDAAN ANTARA FAHAM DAN ALIRAN1 Faham 1. Kata faham lebih berkonotasi kepada suatu alur pemikiran yang menganut prinsip tertentu. sedangkan hasil pemikiran sangat tergantung kepada paradigma berfikir yang bersangkutan. 1 10 . terbuka dan menyambut adanya diolog. hal.• Tokoh Scripturalis /Tekstualis : terikat dengan teks kurang memperhatikan konteks. Aliran dan Faham Sesat di Indonesia. Para tokoh Sripturalis bukan tidak menggunakan ratio tetapi lebih terikat dengan teks Al-qur’an dan hadits apa adanya. Biasanya pengikut suatu faham tertentu adalah orang-orang yang kritis. senang berfikir. Aliran Kata aliran lebih berkonotasi kepada . tidak suka dialog. Perbedaannya dapat dirinci sebagaimana dijelaskan pada tabel di bawah ini. Tafsir Hermenetika dan pendekatan social kesejarahan. • Tokoh Rasional Liberal : Tidak terikat teks. dogmatis. 2. tetapi sebenarnya kedua kata itu memiliki perbedaan. Faham dan aliran adalah dua kata yang seakan-akan bermakna sama karena keduanya menggambarkan adanya suatu pemikiran yang kemudian jadi anutan bahkan pengamalan sebuah kelompok atau komunitas tertentu. 2002 ) . Diolah dari : Hartono Ahmad Azis.suatu hasil pemikiran yang eksklusif Terorganisir : ada ketua. pengurus dan anggotanya serta mempunyai aturan-aturan tertentu Biasanya para anggotanya tidak dibiarkan berfikir kritis tetapi bersifat taqlâd. Tidak terorganisir. walaupun tidak selalu demikian. Tokoh ini banyak menggunakan argumentasi rasio di samping melihat teks Al-Qur’an dan hadits. ( Jakarta : Pustaka al-Kautsar. Faham apapun sebenarnya merupakan hasil pemikiran. anti kritik dan cenderung merasa benar sendiri (truth claim). • Tokoh Rasional Kontekstual : Memperhatikan teks dan konteks. Beberapa metode pendekatannya adalah Tafsir Metaforis. tidak memiliki pemimpin pusat meskipun ia memiliki tokoh sentral yang menjadi figur faham tersebut 3. Dari sini kelak lahirlah faham dan aliran keagamaan. vii. Analisis terhadap ajaran islam yang dilakukan tokoh Rasional Liberal lebih didominasi oleh argumentasi akal.

Dengan kepercayaan kepada akal yang terlampau besar. Aliran filsafat Rasionalisme ini berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang memadai dan 11 . Masa Parsitik (abad 2 M).Dengan demikian. Masa Hellenika Romawi (abad 4 SM). Masa Skolastik (abad 8 M). Thomas Hobes (1588-1679). Kemudian muncul pula mazhab Rasionalisme dengan tokohnya Rene Descartes (1596-1650). Rasionalisme dianggap sebagai tonggak dimulainya pemikiran falsafati yang sebenarnya karena benar-benar menggunakan kemampuan ratio untuk memikirkan sesuatu secara mendalam. Mazhab ini menaruh kepercayaan kepada akal sangat besar sekali. atau memasuki periode Modern (abad 19) serta postmodernisme (abad 20). tidak terpengaruh oleh doktrin agama dan mitos. Masa Rennaissanse ( abad 14-16 M). Pemikiran Rasional dibawa oleh para sarjana Barat yang telah mempelajari berbagai ilmu pengetahuan termasuk filsafat dari universitas Cordova ketika Spanyol dikuasai pemerintahan Islam Bani Umayah di bawah pemerintahan Islam pertama yakni Abd ar-Rahmán ad-Dakhili. Walaupun asalnya Barat dipengaruhi pemikiran rasional Islam zaman Klasik. serta menyangkal setiap tatasusila yang bersifat tradisi dan terhadap keyakinan atau apa saja yang tidak masuk akal. mengetahui paradigma setiap tokoh pemikir adalah sesuatu yang amat penting. mereka menentang setiap kepercayaan yang bersifat dogmatis seperti terjadi pada abad Pertengahan. Mereka berkeyakinan bahwa dengan kemampuan akal. Sejarah Pemikiran di dunia Barat secara kronologis dimulai dengan Masa Yunani Kuno (6 abad sebelum Masehi). dan John Locke (1632-1704). Pada abad 17 muncul pemikiran falsafah Empirisme atau mazhab Empirisme dengan tokohnya antara lain Francis Bacon (1561-1626). akar pemikiran Rasional periode Modern di dunia Islam sebenarnya dipengaruhi oleh pemikiran rasional dari Barat. dan memahami serta me-mecahkan segala permasalahan manusia. yang kemudian memasuki masa Aufklaerung (abad 18). Apabila ditelusuri jauh ke belakang. dan Spinoza (1632-1677). Secara garis besar corak pemikiran tokoh Islam terbagi dua yakni pemikir Rasional dan Pemikir Tradisional. pasti manusia dapat menerangkan segala macam persoalan.

dapat dipercaya adalah akal (rasio). Metode yang digunakan oleh Rasio-nalisme ini adalah metode deduktif. Rene Descartes (1598-1650) sebagai tokoh rasionalisme, dengan berlandaskan kepada prinsip “a priori” meraguragukan segala macam pernyataan kecuali kepada satu pernyataan saja yaitu kegiatan meragu-ragukan itu sendiri. Itulah sebabnya ia menyatakan: ”saya berfikir jadi saya ada (Cogito ergo sum). Sedangkan mazhab Empirisme yang kemudian dikembangkan oleh David Hume (1611-1776), menyatakan bahwa sumber satu-satunya untuk memperoleh pengetahuan adalah pengalaman. Ia menentang kelompok rasionalisme yang berlandaskan kepada prinsip “a pripori:” tetapi mereka menggunakan prinsip “a posteriori”.2 Untuk menyelesaikan perbedaan antara Rasionalisme dan Empirisme, Iammnuel Kant mengajukan sintesis a pripori. Menurutnya, pengetahuan yang benar adalah yang sintesis a pripori, yakni pengetahuan yang bersumber dari rasio dan empiris yang sekaligus bersifat a pripori dan a posteriori. Immanuel Kant adalah pembawa mazhab Kritisisme atau Rasionalisme Kritis atau lebih dikenal dengan Modernisme. Kemudian pada abad 19 muncul pula Aguste Comte (1798-1857) membawa aliran filsafat Posistivisme yang pada hakikatnya sebagai Empirisme Kritis. Sedangkan aliran filsafat abad 20 atau masa Kontemporer antara lain muncul aliran filsafat Eksistensialisme, Strukturalisme, dan Poststrukturalisme, Postmodernisme. Dalam hal ini penulis tidak perlu membahas seluruh aliran filsafat tersebut karena persoalannya akan melebar tidak fokus. Dengan pergumulan dua induk aliran filsafat, yakni Rasionalisme dan Empirisme, maka pada ujungnya para pemikir Barat hanya mengakui dua
2

Ma]hab Empirisme kemudian berkembang ke arah Positivisme. Perkembangan ilmu pengetahuan termasuk ilmu sosial dianggap mencapai bentuknya secara definitif dengan kehadiran Aguste Comte (1798-1857) dengan grand - theory-nya yang digelar dalam kaya utamanya Courus de Philospphie Positive (1855). Comte menjelaskan bahwa tahap positive dicapai setelah manusia melampaui tahap theologik dan metafisik. Menurut madzhab Positivisme bahwa sesuatu benar dan nyata haruslah konkret, eksak, akurat dan memberi kemanfaatan. Dalam pandangan positivisme, Ilmu-ilmu kealaman memperoleh objektivitas yang khas semata-mata bersifat empiris – eksperimental. Filsafat Comte ini adalah anti-metafisis, ia hanya menerima fakta-fakta yang ditemukan secara positif- ilmiah.

12

macam ilmu yakni Empirical science dan Rational Science. Sedangkan di luar itu hanyalah beliefs atau kepercayaan, bukan ilmu. Mazhab pemikiran filsafat yang masuk dan mendominasi para pemikir muslim adalah mazhab Rasionalisme, sehingga para pemikir muslim Rasionalisme sangat memberikan penghargaan yang sangat tinggi kepada akal. Konsekuensinya, mereka menolak semua hadits yang bertentangan dengan akal, sehingga apabila ada hadits bertentangan dengan kesimpulan akal, maka yang dipakai adalah kesimpulan akal. Bahkan ayat-ayat al-Qur’an pun -- apabila secara literal (tekstual) isinya bertentangan dengan akal -- akan ditafsirkan sesuai dengan penerimaan akal melalui penafsiran metaforis. Para pemikir muslim Rasionalis yang terpengaruh oleh filsafat Barat secara diametral bertentangan dengan para pemikir muslim Tradisionalis yang bersikap sebaliknya, yakni mereka tetap menggunakan hadits Ahad walaupun bertentangan dengan akal bahkan mereka pun berpegang kepada makna hakiki dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an bukan dengan tafsir metaforis sebagaimana diketengahkan oleh para pemikir Rasionalis. Pemikir Tradisionalis banyak menghindari – kalau tidak dikatakan memusuhi -- filsafat Barat. Amin Abdullah yang mengutip pendapat Muhammad ‘Abid al-Jabiry menyatakan bahwa para tokoh Ilmu Kalam banyak yang memusuhi filsafat akibatnya antara filsasat dan Ilmu Kalam tidak ada titik temu. Abid al-Jabiry menyatakan bahwa di lingkungan generasi pertama Ahl as-Sunnah atau juga dengan Asy‘ariyah di mana terdapat tokoh-tokoh seperti al-Ghazali dan asySyahrastani (479-549 H), -- sangatlah menentang filsafat dan para ahli filsafat. Bahkan selanjutnya karya al-Ghazali Taháfut al-Falásifah dan karya asySyahrastanâ Musá‘arah al-Falásifah merupakan buku “wajib” yang harus diikuti oleh para penulis ilmu Kalam.3 Perbedaan pendekatan yang digunakan dalam filsafat dan ilmu kalam dapat dilihat pada tabel di bawah ini. PERBEDAAN PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILSAFAT DAN ILMU KALAM 4
3 Amin Abdullah, Pemikiran Filsafat Islam: Pentingnya Filsafat Dalam Memecahkan Persoalan-persoalan keagamaan, Makalah, disajikan dalam acara Internship Dosen-Dosen Filsafat Ilmu Pengetahuan se Indonesia, 22-29 Agustus 1999, hal.12. 4 Amin Abdullah, Pemikiran Filsafat Islam", hal.8

13

Filsafat Lebih menekankan dimensi keberagaman yang paling dalam-esoteris dan transendental. Lebih menekankan ketenangan ke dalam jiwa karena mendapat kepuasan pemikiran. Lebih menggarisbawahi comprhension (pemahaman akal). Lebih bercorak prophetic philosophy Lebih menekankan dimensi being religious.

Ilmu Kalam Seringkali menekankan dimensi lahiriyah eksoteris dan final konkret. Lebih menekankan keramaian (syi‘ar) yang bersifat ekspressif-keluar. Lebih menekankan transmission (pemindahan, pewarisan atau yang biasa disebut naql). Lebih bercorak priestly religion (keulamaan). Lebih menekankan dimensi having a religion.

• •

• •

Walaupun pada periode Pertengahan, filsafat dijauhi, maka mulai abad 18 (Periode Modern) filsafat mulai didekati lagi bahkan dijadikan kerangka berfikir oleh sebahagian pemikir muslim. Masalahnya sekarang adalah – demikian Amin ‘Abdullah -- bagaimana kita menyikapi filsafat dan ilmu Kalam lebih luas lagi doktrin agama, apakah mau bersifat Paralel, Linear atau Sirkular ? Kalau menggunakan pendekatan paralel maka metode berfikir yang digunakan akan berjalan masing-masing, tidak ada titik temu sehingga manfaat yang dicapainya pun akan sangat minim. Kalau menggunakan pendekatan linear maka pada ujungnya akan terjadi kebuntuan. Pola linear akan mengasumsikan bahwa salah satu dari keduanya akan menjadi primadona. Seorang ilmuwan agama akan menepikan masukan dari metode filsafat, karena pendekatan yang ia gunakan dianggap sebagai suatu pendekatan yang ideal dan final. Kebuntuan yang dialami oleh pemikir yang menggunakan pendekatan naqli semata adalah kesimpulan yang bersifat dogmatis – teologis, biasanya berujung pada truth claim yang ekslusif yang mencerminkan pola fikir “right or wrong is my caountry” atau juga kebuntuan historis empirik dalam bentuk pandangan yang skeptis, relativistik, dan nihilistik. Atau dapat juga kebuntuan filosofis tergantung kepada jenis tradisi atau aliran filosofis yang disukainya.

14

yakni Rasional Kontekstual dan Rasional – Liberal. Pemikir Tradisional yang Tekstual (Literal) adalah kelompok pemikir Tradisional yang memahami Al-Qur’an dan terutama hadits sangat terikat dengan teks tanpa melihat konteks. Corak kedua adalah Tradisional yang Kontekstual. yakni Pemikir Tradisional dan Rasional. baik hadits Ahad maupun ayat Al-Qur’an yang Dhanny dalálah-nya. Lasykar Jihad.dalam arti karena masing masing pendekatan memiliki keterbatasan dan kekurangan maka dilakukanlah pendekatan itu secara bersamaan (multi approach) yang di dalamnya saling menutupi kekurangan5. karena pendekatan paralel akan terhenti dan bertahan pada posisinya sendiri-sendiri dan itulah yang disebut “truth claim”. ialah pemikir yang tidak terikat dengan hal-hal Dhanny. 15 . hal 18-19. para pemikir muslim terbelah dua. Sedangkan pendekatan linear yang mengasumsikan adanya finalitas. Dalam menyikapi perlu tidaknya pola berfikir filsafat dalam pembahasan teologi dan hukum Islam. Misalnya mereka makan dengan tiga jari sebagaimana hadits nabi. Mungkin yang terbaik adalah yang bersifat sirkular. yaitu banyak mengacu kepada hasil Ijtihad Ulama Salaf serta banyak menggunakan hadits Ahad dengan pemahaman dan pendekatan rasio. Pemikiran Filsafat Islam. akan menjebak seseorang atau kelompok ke dalam situasi ekslusif – polemis. juga mereka memelihara jenggot karena nabi memerintahkan memelihara jenggot. Pemikir Rasional terbagi dua juga. Mereka dengan leluasa menggunakan pendekatan rasio dan memegang prinsip kausalitas dan kontekstual dengan kaidah “ al-hukm yaduru ma‘a al-‘illat” (Hukum bergantung kepada ‘illat). mereka memakai gamis dan sorban karena nabi pun berpakaian demikian. 5 Amin Abdullah. Pemikir Tradisional kemudian menjadi dua corak yakni Tradisional Literal (Tekstual) dan Tradisional Kontekstual. Para pemikir yang berada di lingkungan Front Pembela Islam (FPI). merupakan contoh-contoh Pemikir Tradisional yang Literal. mereka tidak memakai handuk setelah mandi janabat karena nabi pun demikian.Baik pendekatan paralel maupun linear bukan merupakan pilihan yang baik yang dapat memberikan guidance. sehingga para pemikir Islam dikelompokkan menjadi empat corak. Darul Arqam. Corak ketiga adalah Pemikir Rasional-Kontekstual. Jama’ah Tagligh.

Sumbernya adalah pancaindera. Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-isu Global (Jakrta : Penerbit Paramadina. (Jakarta : Penerbit Paramadina. pada hakikatnya akal dengan wahyu tidak boleh bertentangan. Dalam mempelajari Islam tidak bisa hanya menggunakan pendekatan emprik dan rasio biasa tetapi perlu ada keterlibatan iman. dikelompokkan demikian.7 Rasionalitas dalam Beragama : Dalam tataran realita. xii. terjadi tumpang tindih dan bahkan saling silang. dari Fundamentalisme. bilogi. xii-xiii. Pergolakan Politik Islam. Hingga Post Modernisme. editor buku “Wacana Islam Liberal” bahwa yang bersangkutan mungkin setuju dan mungkin tidak. Wacana Islam Liberal. Contoh pemikir tipe Rasional – Liberal ini antara lain Abdurrahman Wahid (Gusdur) dan Nurcholis Madjid (ini paling tidak menurut Charles Kurzman dalam bukunya “Wacana Islam Liberal”. Karena akal memiliki keterbatasan maka perlu bantuan wahyu. 2001). yakni ukuran benar tidaknya adalah dibuktikan secara empirik melalui eksperimen. yaitu pemikir yang pemikirannya sangat bebas merambah hal-hal yang oleh Tradisional dinilai “haram” untuk dijadikan objek ijtihad. Dalam hal ini paling tidak terdapat empat katagori ilmu yakni : • Empirical Science. 1996). maka disebutlah ainul yaqin . 6 Charles Kurzman (Ed. hal. Itu penilaian subjektif penuilis. pemikiran seorang tokoh tertentu kadang-kadang sangat kompleks tidak bisa lagi dijelaskan dalam satu kerangka atau tipologi tertentu. kimia. 16 . nalar. fisika. Modernisme. goelogi.6 Juga penting dicatat di sini sebagaimana dijelaskan oleh Azyumardi Azra. namun sangat mungkin – sebagaimana dikatakan oleh Charles Kurzman. Yang termasuk ke dalam empirical science antara lain kedokteran.Corak keempat adalah Pemikir Rasional yang Liberal. terutama mata. akal tidak selalu mampu mencari kebenaran karena akal. Mata itu bahasa Arabnya adalah ain.). hal. ratio adalah tergantung kepada biologis. 7 Azyumardi Azra. Dengan demikian.

17 . Pengamalan Al-Islam dengan pendekatan : • • Law Approach yakni pengamalan Islam sebatas haram – halal. Sumbernya adalah hati (qalbu). dan Sunni. Memahami al-Islam dengan hanya menggunakan katago Empirical science dan Rational Science akan mengalami kesulitan.• Rational Science . Islam Salafi. Akibatnya ayat-ayat AlQur'an yang dianggap kurang rasional dipaksakan haraus rasional. Love Aproach yakni lebih kepada target sempurna. • Suprarational Science . yang penting sah. Islam Kontemporer. Apakah anda meyadari bahwa otak manusia tanpa bimbingan wahyu Allah akan dapat mengungkap tabir segala hal termasuk persoalan ghaib ? Jawabannya : Tidak mungkin. Islam Radikal. Sumbernya adalah Ruh. Sumbernya adalah ratio. Jawabannya : Ya. yang penting tidak haram. filsafat. maka terjadilah rasionalisasi al-Qur'an. Kalau ada hubungan yang logis disebutlah rational. Beberapa istilah dalam studi Islam : Terdapat beberapa termonologi yang peting difahami adalam memahami Islam yakni Islam Simbolik dan Islam Substantif. Pertanyaan Renungan : • • • Apakah anda percaya bahwa Allahlah yang telah memberikan potensipotensi pada diri anda ? Jawabannya : Ya. Apakah anda sadar bahwa otak anda adalah karunia besar dari Allah ?.Syi'ah. • Metarational Science adalah Ilmu Ghaib. mukjizat. doa. dll. maka disebutlah ilmul yaqin. Yang termasuk ke dalam ilmu ini antara lain Isra Mi'raj. maka disebutlah Haqqul Yaqin. syurga neraka. termasuk ke dalam katagori ilmu ini antara lain bahasa. matematika. semacam siksa dan nikmat qubur. ialah ilmu yang kebenarannya ditentukan oleh hubungan sebab – akibat. ialah manakala kebenarannya ditentukan oleh hal-hal di luar ratio yang berkembang pada zaman itu. percaya sekali.

Kalau begitu. Kalau otak anda belum memahami pesan Al-Qur’an. • • Apakah anda mengakui bahwa otak anda tidak dapat mengetahui segala hal ? Jawabannya : ya.• • • • Manfaatkah apabila pendidikan al-Islam tidak menghasilkan perubahan prilaku ke arah yang lebih baik ? Jawabannya : sangat tidak berguna. mustahil. Apakah kebenaran ditentukan oleh suara mayoritas atau dalil ? Jawabannya : oleh dalil. Mana yang bisa menjamin keselamatan anda. apakah dari ilmu – ilmu alam atau dari Al-Qur’an ? Jawabannya : Dari Al-Qur’an. • • • Mungkinkah Allah sebagai Tuhan Yang Maha Tahu dan Maha Suci dari kealpaan berbuat salah ? Jawabannya : Tidak mungkin. mengikuti Islam sebagai ajaran Allah atau mengikuti ajaran hasil karya manusia ? Jawabannya : Ajaran Islam ciptaan Allah. Kalau begitu. yang salah AlQur’annya atau karena otak yang masih bodoh ? Jawabannya : Otak yang bodoh. mungkinkah Al-Qur’an yang diciptakan Allah mengandung kesalahan ? Jawabannya : Tidak mungkin. maukah anda yang masih belum tahu banyak hal mengikuti pemberitahuan dari Allah melalui al-Qur’annya ? Jawabannya : ????? 18 . Dari mana anda tahu tentang malaikat dan jin. yakin sekali. sia-sia.

segenap makluk Allah yang berada di langit dan di bumi. maupun social budaya termasuk cara berpakaian. secara fisik telah taat kepada hukum alam yang absolut ini. satu periode bisa mencapai 6 milyar tahun. pasti dan objektif). 8 19 .000 tahun. lantas memilih. terdapat tanda-tanda (bahan pemikiran) bagi orang yang beriman (QS. Pantaskah menyandingkan hukum alam yang absolut dengan hukum perilaku yang relatif ?. trial and error . Di dalam surat al-Hajj. termasuk dalam pengembangkan sains. satu hari menurut Allah sama dengan 1000 tahun hitungan manusia. Namun sayangnya sebahagian besar manusia telah mengesampingkan hukum absolut. 3 : 190).8 Supaya alam berjalan dengan tertib maka Allah membuat seperangkat aturan (law). 9 Salah satu aturan Allah tentang alam adalah terjadinya siang dan malam. Sedangkann di dalam QS. Allah menegaskan :”Sesungguhnuya dalam kejadian langit dan bumi. 9 Aturan Allah terbagi dua katagori yakni : Pertama : Hukum Alam (hukum Kauniyah. Menurut ahli geofisika (yang mendasarkan hidungannya kepada pemnbentukkan batu dan sungai). menggunakan dan menaati hukum produk akal manusia yang bersifat relatif. yakni din alIslam atau hukum Al-Qur’an. satu hari sama dengan 50. ghair Dan Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Al-Ma’arij. 11 : 7). comet). sedangkan menurut ahli astronomi (berdasarkan pergerakan bintang. Tujuan Intsruksional Khusus (TIK): • • Mahasiswa bisa menjelaskan hubungan antara hukum Alam dan hukum Agama (hukum Al-Qur’an). teknologi dan seni. serta pergantian malam dan siang. Mahasiswa termotivasi untuk secara konsisten menaati hukum alam dan hukum agama dalam segala aktivitas hidupnya. baik hukum Alam (hukum Kauniyah) maupun hukum agama (hukum Qur'aniyah) secara bersamaan. social politik. Pokok – Pokok Materi : Prolog : Allah telah menciptakan alam. (QS. baik perilaku sosial ekonomi. Allah pun telah menciptakan aturan tentang tata prilaku manusia. sekaligus dengan hukum alam yang absolut (tetap.MODUL 2 KONSEP ALAM (Relasi antara Hukum Alam dengan Hukum Al-Qur’an) Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa meyakini bahwa manusia hanya bisa selamat apabila menaati hukum Allah secara totalitas. Dalam hal ini. Hukum tentang tata perilaku ini pun bersifat absolut. termasuk manusia. baik secara terpaksa maupun sukarela (Thaw’an aw karhan). Dalam tempo enam hari. Eksistensi dan Relasi Hukum Alam dan Hukum Al-Qur’an : Allah telah menciptakan alam (mikro dan makro) dalam jumlah jenis dan items yang sangat sepktakuler. satu periode sama dengan 600 tahun.

mathluwwi = tidak tertulis) tetapi melekat pada alam itu sendiri. Tetap. Sikap percaya ini kemudian melahirkan sikap hati-hati menghadapi hukum alam. maka orang mudah meyakini (mengimani) kebenaran hukum alam. Beberapa contoh hukum alam adalah hukum gravitasi. yakni tidak berubah sepanjang waktu (QS. bahkan ada yang baru bisa dibuktikan di akhirat nanti. Apabila hukum berubah-ubah maka tidak mungkin bisa dibuat rumus-rumus hukum alam maupun rumus hukum Agama. 3 : 83). maka bisa dibuat rumus. seperti larangan berzina. Reaksi atau akibat hukum Alam jauh lebih cepat daripada hukum Agama. Karena akibatnya lambat maka manusia kurang percaya (kurang iman) terhadap hukum Al-Qur’an. Akibat pelanggaran hukum alam dapat cepat dibuktikan melalui pengamatan panca indera aatau bersifat empirik. reaksi akibat pelanggaran hukum Al-Qur’an tidak secepat hukum alam. Allah menjelaskan : "Sesungguhnya Aku menciptakan sesuatu menurut ketentuan yang pasti (QS. Demikian pula di dalam tubuh manusia sendiri hukum alam berjalan secara otomatis. riba. seperti hukum alam dalam tubuh tetap berlaku. baik disadari maupun tidak. Sikap hati-hati itu disebut taqwa. hukum daur. Manusia telah menaati hukum alam tersebut. objektif dan tetap. mengumpat dan perintahj berdzikir. Kedua : Hukum agama (hukum Qur'aniyah) yang tertulis (mathluwwi ) di dalam kitab-kitab Allah. sabar. Segenap alam baik yang ada di langit dan di bumi. hukum rotasi. dll. Lain dengan hukum Al-Qur’an. Kalau sesekali ada perubahan hukum Alam seperti nabi Ibrahim dibakar api tidak mati karena apinya menjadi dingin. Karena hukum Allah bersifat pasti. Pada kejadian berikutnya tetap mengikuti hukum alam murni. shalat. baik hukum Kauniyah maupun Qur'aniyah BERSIFAT ABSOLUT memiliki sifat yang sama yakni (1). Perbedaan hukum Alam dengan hukum Agama adalah dalam hal time respons (reaksi waktu). Akibatnya lebih jauh adalah manusia kurang 20 . (2). Objektif . sebagai upaya Allah SWT untuk memperlihatkan kekuasaan-Nya. baik diridhai (thau'an) maupun dibenci (karhan). tawakkal. itu adalah sunnatullah yang khusus yakni gabungan hukum alam (hukum fisika) dan hukum spiritual. Semua hukum Allah. Pasti (exact). dll. 15:21). yaitu berlaku kepada apa dan siapa saja (QS. secara fisik telah taat kepada hukum alam. 48 : 23). (QS. 54 : 49). Karena bersifat empirik. (3).

melarang poligami. dan paling cocok dengan sifat tabi'at manusia yang fitrah dan hanief (lurus). Dengan demikian dalam segala aktivitas manusia harus menyelaraskan dengan kedua hukum tersebut secara bersamaan. bahwa hukum Al-Qur'an adalah yang paling baik. kalau begitu. dll. Dalam hal ini. maka perilakunya pun harus diatur oleh hukum perilaku yang absolut pula. Inilah azas kesatuan atau disebut azas tauhidullah.berhati-hati (tidak taqwa) kalau berhadapan dengan hukum Al-Qur’an. sebaliknya apa-apa yang dilarang oleh Al-Qur’an pasti buruk menurut hukum Alam. Seharusnya. Sungguh banyak manusia di dunia ini yang membuat aturan menurut ratio yang dipandu oleh nafsu syaithaniyah. pasti dianjurkan oleh Al-Qur'an. Fisika. politik. Karena hukum Allah terbagi dua maka Ilmu-ilmu Allah pun terbagi dua yakni Ilmu Kauniyah seperti Matematika. Apa yang dianggap berbahaya menurut hukum Alam pasti oleh AlQur'an diharamkan. baik prilaku ritual maupun prilaku mu’amalah (ekonomi. Dalam skala kecil. Kedokteran 21 . selaras dengan hukum Alam. seorang mukmin wajib memiliki keyakinan tanpa sedikit pun ragu. membiarkan praktik riba. secara logika tidak mungkin kedua hukum itu bertentangan. Apa-apa yang dilarang oleh Al-Qur’an pasti bagus menurut hukum Alam. Sebaliknya apa-apa yang baik menurut hukum Alam. Segenap kegiatan manusia. hukum Al-Qur’an (Quraniyah) pun ciptaan Allah. Geologi. akibatnya banyak produk hukum/ aturan yang berbahaya bagi kehidupan manusia. Biologi. Kesalahan terbesar manusia adalah mengesampingkan hukum Absolut lantas mengambil hukum relatif produk akal manusia. Dalam keseharian terbukti bahwa orang lebih takut meminum racun daripada memakan uang riba. tetapi karena akibat makan riba sangat lambat maka orang kurang hati-hati terhadap uang riba. mentolelir minuman keras. dan sosial budayal) harus menggunakan hukum absolut (din al-Islam) bukan hukum relatif produk pemikiran filosofis manusia. Padahal memakan uang riba juga berbahaya. manusia sebagai bagian dari alam yang secara fisikal diatur oleh hukum alam yang absolut. yakni Al-Qur’an. berpakaian harus menggunakan hukum absolut. misalnya kebolehan aborsi. penegakkan HAM harus menggunakan hukum absolut Azas Kesatuan (Tauhidullah) antara aturan Agama dan Aturan Alam : Hukum alam adalah ciptaan Allah.

Hidayah Hawas (Pancaindera). Eksistensi Hukum Al-Qur’an bagi Manusia : Sejak manusia lahir. ilham). Apabila manusia berpaling dari hukum Allah yang absolut. maka akal manusia tidak sanggup menembus persoalan yang berada di luar jangkauan akal. neraka. lantas mengambil hukum produk berfikir filosofis manusia yang oleh Allah dikatagorikan sebagai hukum Jahiliyah. Akan tetapi pada kenyataannya karena daya nalar manusia sangat terbatas. mendengar.dan Syari'ah. bahwa orang yang sudah mengetahui ilmu agama pun banyak yang tidak mau mengamalkan ilmu yang dimilikinya. Ulumul Hadits. Oleh karena itu manusia memerlukan hidayah Taufiq. soal jin. Dengan demikian. gharizah. yang bersifat relatif (mudah berubah). sering terjadi pertentangan antara ilmu dengan amalnya. Dengan akalnya. Oleh karena itu. Hidayah Din (adfyan) (5). hidayah yang diperlukan manusia ada lima macam yakni (1). dan merasa. sehingga bayi bisa menete tanpa belajar lebih dahulu. Hidayah Aqli (4). Allah telah membekali manusia dengan petunjuk yang bersifat naluri (instinc. Kedua hidayah di atas tidak bisa membuat manusia lebih eksis. maka manusia memerlukan akal agar mampu memahami hukum-hukum alam dengan baik. Ini disebut hidayah ilham atau hidayah wizdan. dll.serta Ilmu-illmu Qur'aniyah seperti Ulumul Qur'an. Ini disebut hidayah aqli. Dengan petunjuk pancaindera manusia bisa melihat. maka pasti manusia akan mengalami kehidupan yang sempit dan menyesakkan (ma'isyatan dhanka). yakni petunjuk dari Allah SWT yang langsung masuk ke dalam hatinya agar seseorang mau melaksanakan ilmu agamanya. Selanjutnya kita melihat realita di lapangan. manusia memerlukan hidayah agama (din/ adyan). misalnya tentang hakikat hidup. Allah pun memberikan pancaindera. 22 . Kemauan untuk mengamalkan ilmu itu disebut hidayah Taufiq (cocok antara ilmu dan amalnya). mencium. (3). Kalau ada pertentangan antara keduanya pasti konklusi salah atau kedua ilmu itu ada yang salah. Kedua gugusan ilmu itu mustahil bertentangan. syurga. manusia bisa melahirkan saintek dan seni. Dengan demikian sebenarnya tidak ada dikhotimi ilmu. Ini disebut hidayah Hawas. Tidak cukup dengan naluri. Hidayah Ilhami (wizdan) (2). Hidayah Taufiq. meraba.

Salah satunya adanya aturan berdzikir. termasuk hukum qishash dan hudud. Jawabannya : Ya. (4).Hidayah Din (Adyan) yang terdapat di dalam Al-Qur’an bersifat absolut . membunuh. dan syukur nikmat. Fungsi hukum Al-Qur’an adalah untuk mengarur prilaku manusia. Menjaga keselamatan jasad (hifzdu al-jasad). (5). hukum relatif ciptaan manusia atau hukum Al-Qur’an yang absolut ciptaan Allah ? Jawabannya : Hukum absolut Al-Qur’an. 23 . soal kenegaraan dan hubungan antar negara. berdagang. larangan riba. Menjaga aqal (hifdzu 'aqli). dan larangan mencuri. • Mungkinkah terjadi pertentangan antara hukum Alam dengan hukum AlQur’an ? Jawabannya : Tidak mungkin. Pertanyaan Renungan : • • • • • Apakah anda percaya bahwa hukum alam secara factual bersifat absolut ? Jawabannya : ya Apakah anda menyadari bahwa manusia sebagai bagian dari alam. Lebih rinci lagi hukum Al-Qur’an (adyan) berfungsi untuk : (1). tawakkal. • Menurut anda. Bisakah manusia menghindari hukum Alam ? Jawabannya : Tidak bisa Ridakah fisik anda diatur oleh hukum Alam ? Jawabannya : Ridha tidak ridha tetap harus mau. baik dalam soal makan dan minum. rumah tangga. Menjaga keselamatan psikhis (hifzdu an-Nafs). lurus (shirat al-mustaqim) dan mustahil salah. Kalau fisik anda diatur oleh hukum Alam yang absolut. dan memerintah penegakkan hukum secara tegas dan adil. qanaah. Salah satunya adalah aturan pernikahan dan larangan berzina. secara fisik diatur oleh hukum alam. Untuk itu Allah melarang berkelahi. sangat menyadari. hukum apa yang paling tepat untuk mengatur perilaku manusia. sabar. Menjaga keselamatan harta (hifdzu al-mal). pantaskah perilaku anda diatur oleh hukum yang relatif buatan manusia ? Jawabannya : Sangat tidak pantas. Salah satunya adalah keharusan untuk terus menerus mencari ilmu dan larangan meminum khamr. Salah satunya adalah aturan jual beli. Menjaga keturunan (Hifdzu anNasal). (2). (3).

Mana yang lebih menjamin keselamatan anda. Jawabannya : ????? 24 .• • Mengapa tidak mungkin ? Jawabannya : Karena kedua-duanya ciptaan Allah. diatur oleh hukum AlQur’an yang absolut atau oleh hukum manusia yang relatif.

baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin. 2. religie) 25 . sebenarnya. Islam dan Ihsan. jalan hidup) ciptaan Allah untuk mengatur segenap aktivitas manusia di dunia. yakni : Pertama. sistem atau tatacara hidup. Tidak tepat apabila din diterjemahkan sebagai agama. bukan sekadar wajib dan haram. Meyakini kebenaran aturan al-Islam sebagai kebenaran yang absulut. hanya saja dilihatnya dari persepktif layak dan tidaknya suatu perbuatan dilakukan. dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar. dan (3). manusia hanya bisa selamat di dunia dan akhirat apabila ia mengamalkan Islam secara kaffah (totalitas). yakni aturan tentang tatacara menjalin hubungan dengan Allah.ah dan Akhlak serta hubungan antara ketiganya dalam tatanan ajaran Islam. Jadi Din al-Islám berarti tatacara hidup Islam. Kedua adalah aturan tentang tatacara beribadah. Pokok-pokok Materi Prolog : Din al-Islam merupakan tatanan hidup (syari’ah = aturan. Tujuan Instruksional Khusus : 1. (2). aturan tentang tata keyakinan disebut Aqidah (sistema credo). aturan Allah dibagi dua. Essensi Dinul Islam : Din berasal dari kata dana yadinu dinan berarti tatanan. Mahasiswa termotivasi untuk melaksanakan ajaran Islam yang bersumber dari dalil. dialog interaktif yang menarik ). Aqidah.dalil yang kokoh untuk mencapai predikat muslim yang benar. Syari. Aturan Allah yang terkandung dalam al-Islam ini bersifat absolut. sebab istilah agama (religion. Ada satu lagi yang disebut Akhlaq. Seorang mukmin memiliki keterikatan (commited) dengan al-Islam yakni : (1). Mengamalkan seluruh aturan Islam yang absout itu secara kaffah (menyeluruh). syari.ah dan akhlaq ini dalam terminology lain adalah Imam. adalah syari’ah ibadah juga. seminar. Mendakwahkan al-Islam melalui hikmah (pendalaman keilmuan). Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat Aqidah. Akhlaq ini. yang ditujukan kepada ke segenap manusia di dunia ini tanpa kecuali. mau’idlah (nasihat-nasihat) jadilhim billati hiya ahsan (diskusi. yang disebut syari’ah ibadah (sistema ritus).MODUL 3 ESSENSI DAN SISTIMATIKA DINUL ISLAM Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami aspek-aspek ajaran Islam secara menyeluruh serta mempunyai keyakinan bahwa. Selanjutnya.

Sedangkan di luar din al-Islam adalah din yang berisi aturan manusia sebagai produk akal. Budha. maka ia pasti akan terpental di akhirat sebagaimana diterangkan di dalam QS. yakni AlQur’an. maka yang dimaksud dengan istilah muslim adalah orang yang ber-din al-Islám. sedangkan istilah kafir adalah orang-orang yang ber-din ghair al-Islam. Din al-Islam sebagai tatanan hidup meliputi seluruh aspek hidup dan kehidupan. Kristen. Hindu. Seseorang yang mengaku muslim atau menganut din al-Islám harus mengikuti tatanan hidup Islam secara káffah . dan Kunghuchu padahal di Indonesia terdapat ratusan bahkan mungkin ribuan tatacara hidup. dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. integratif dan komprehensif apapun resikonya. bahkan sampai kepada masalah kenegaraan. Katolik. Dengan memaknai din sebagai tatan hidup. Apabila ia menolaknya. yakni Islam. 3 : 19 ) Barangsiapa mencari tatanan hidup selain Islam. Lebih dari itu apabila din diterjemahkan sebagai agama maka maknanya menjadi sempit. 3 : 85). Berdasarkan pengelompokkan din ini. maka manusia sebagai pemilih din.(QS. hasil angan-angan. dari mulai masalah ritual sampai kepada masalah mu‘ámalah termasuk masalah sosial budaya. yakni din al-haq dan din alBathil . Tatanan hidup yang demikian bukan saja tidak bisa menyelamatkan manusia tapi justeru mencelakakan.hanyalah merupakan alih bahasa saja yang tidak mengandung makna substantif dan essensil. Di Indonesia misalnya. 3 : 19 dan ayat 85 : َ ‫س‬ ( 19 : ‫ل) م )ال عمران‬ ِ ‫ن‬ ِ ّ ‫د الل‬ ّ ِ‫إ‬ َ ْ ‫عن‬ ّ ‫ن ال‬ ْ ِ ‫ه ا ْل‬ َ ‫دَني‬ ْ ‫را‬ َ ‫غ‬ ْ ُ ‫ن َني‬ َ ‫ن ا‬ َ َ ‫قب‬ ‫و‬ ُ ‫و‬ ً ‫دَني‬ ِ ‫ل‬ ِ ِ ‫سل َ) م‬ ْ ِ‫ل‬ ْ َ ‫فل‬ ْ ‫م‬ ُ ْ ‫من‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ َ ‫ه‬ َ ْ ‫غي‬ َ ِ َ ‫ن َني َب ْت‬ ْ ‫ف ي ا‬ (85 : ‫رَنين )ال عمران‬ َ ْ ‫ن ال‬ ِ ‫ل‬ ِ ِ ‫خ ا‬ ِ ‫ة‬ ِ ‫ر‬ َ ‫م‬ َ ‫خ‬ ِ ‫س‬ Sesungguhnya dân atau tatanan hidup (yang diriÜai) di sisi Allah hanyalah Islam (QS. hawa nafsu serta merupakan hasil kajian falsafahnya. sosial politik. otomatis hanya terbagi menjadi dua kelompok yang jelas-jelas berbeda 26 . Din terbagi dua yang sangat jelas bedanya. imajinasi. sosial ekonomi. agama yang diakui hanya ada enam . Aturan ini kemudian dituangkan di dalam kitab undang-undang Allah. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (dân itu) daripadanya. Yang dimaksud dengan din al-haq ialah din yang berisi aturan Allah yang telah didesain sedemikian rupa sehingga sesuai dengan fitrah manusia.

َ ّ ‫فروا وصدوا ع َن سبيل الل ّه أ َض‬ ‫ن‬ ِ ّ ‫وال‬ ِ ّ ‫ال‬ َ ِ ّ َ َ ْ ُ‫م ال َه‬ َ ْ ‫ل أع‬ َ ‫ذقي‬ َ (1)‫م‬ ِ ِ َ ْ ُ َ َ‫ن ك‬ َ ‫ذقي‬ َ َ‫ل ع‬ ُ ‫م‬ َ ‫ز‬ ‫نو‬ َ َ‫ت و‬ َ ُ ‫م‬ ِ ‫ح ا‬ ِ َ ‫ننوا وَع‬ ُ ‫م‬ َ ‫م‬ ّ ُ ‫م ا ن‬ َ ِ ‫ص ال‬ ّ ‫ح‬ ُ ‫ل ى‬ َ ِ ‫ننوا ب‬ َ ‫ءا‬ َ ‫ءا‬ ّ ‫لنوا ال‬ َ ُ‫مدٍ وَه‬ َ َ ‫(ذ َل‬2)‫ئ اتهم وأ َصل َح ب ال َهم‬ ‫ن‬ ّ َ‫م ك‬ ِ ِ ‫ق‬ ّ ‫ك ب ِأ‬ َ ْ ‫ال‬ َ ‫م‬ ْ ُ َ َ ْ َ ْ ِ ِ َ ّ ‫سي‬ ْ ُ‫ر ع َن ْه‬ ْ ِ‫رب ّه‬ ّ ‫ح‬ َ ‫ف‬ َ ‫ن‬ ْ ‫م‬ َ َ ‫فروا اتبعنوا ال ْب اط‬ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ِ ‫ق‬ ُ ‫م‬ ِ ّ ‫ن ال‬ ِ َ ِ ّ ‫ال‬ َ ْ ‫عنوا ال‬ ُ َ ‫ننوا ات ّب‬ ّ ‫ل وَأ‬ َُّ ّ ‫ح‬ َ ‫ءا‬ ْ ‫م‬ َ ‫ذقي‬ ُ َ َ‫ن ك‬ َ ‫ذقي‬ َ َ ِ ‫م ك َذ َل‬ َ ‫م‬ (3)‫م‬ ِ ‫ه‬ ّ ‫لل‬ ُ ِ‫ضر‬ ْ َ ‫ك قي‬ ْ ُ‫ث ال َه‬ ْ ‫سأ‬ ُ ّ ‫ب الل‬ ْ ِ‫رب ّه‬ َ ِ ‫ن ا‬ Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Sedangkan kelompok Dhalalah adalah orang-orang yang memilih din selain Islam. Ini berarti mereka telah mengikuti aturan yang salah dan telah menjadikan syetan sebagai pimpinan mereka. Kelompok Hudá adalah kelompok yang memilih din Islam sebagai tatanan hidupnya. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah. dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk. yakni kelompok Huda dan kelompok Dhallin (kelompok orang-orang yang tersesat). Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. Ini berarti bahwa mereka telah mengikuti jalan yang haq sehingga Allah akan menghapuskan segala kesalahannya.2.3 ُ ‫خق‬ ‫ذوا‬ ‫قق‬ ً‫رقي ا‬ ‫قق‬ ً‫رقي ا‬ َ ّ ‫م ات‬ ُ َ ‫ض قل َل‬ ّ ‫م ال‬ َ ‫ق ا‬ َ ‫ق ا هَ ق‬ ُ ‫ة إ ِن ّهُ ق‬ ُ ‫ق عَل َي ْهِ ق‬ ّ ‫حق‬ ِ َ‫د ى وَف‬ ِ َ‫ف‬ َ ‫ء من دون الل ّه وقيحسبنو‬ َ ‫شي اطي‬ )‫ن‬ َ ‫دو‬ ُ ‫مهْت َق‬ َ ُ َ ْ ََ ِ َ ِ ‫ن أوْل‬ ُ ‫م‬ ْ ‫ن أن ّهُق‬ ِ ُ ْ ِ َ ‫ي ا‬ َ ِ َ ّ ‫ال‬ ( 30 Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka. Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka.(furqán). Yang demikian adalah karena 27 . Mereka itulah orang-orang yang sesat sebagaimana ditegaskan oleh Allah di dalam Al-Qur’an surat 7 : 30 dan surat 47 : 1.

sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Tuhan mereka. (Beirut. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka. Materealisme yang bertitik tolak dari dan berorientasi kepada materi telah melahirkan orangorang yang serakah. Kapitalisme yang menitikberatkan kepada penguasaan Liberalisme yang kapital (modal) telah melahirkan terjadinya monopoli. Dalam pandangan Al-Qur’an. serta melahirkan kecemburuan sosial dan dekadensi moral. akidah adalah ‫م ا عقدعليه االقلب والض امر‬ 10 10 Luis Ma‘ruf. Sementara itu. dan Kolonialisme.2. 543. 1952). Al-Munjid. Semua ini sebagai akibat kesalahan manusia sendiri. Namun pada tataran realita sekarang ini Din al-Islam menjadi banyak ragam dan versinya. antara lain Materalisme. 28 . Liberalisme. Oleh karena tatanan hidup produk falsafah manusia itu telah terbukti tidak membawa keselamatan. QS. Aqidah : Secara bahasa.3. Kapitalisme. hal. menitikberatkan kebebasan dan menonjolkan hak individu telah melahirkan terjadinya jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin. Markisme. Nasionalisme. 47 : 1. Cetakan 13. imajinasi dan falsafah sebagaimana telah dikemukakan di atas telah melahirkan banyak din dan isme-isme lainnya. Segala macam aturan hasil manusia tersebut yang termasuk katagori din al-bathil telah terbukti gagal dalam mengatur umat manusia. Pilar-Pilar Islam : Islam sebagai din (tatanan hidup) sebagaimana dijelaskan oleh Muhammad Syaltout terdiri dari dua pilar yakni Aqidah dan Syari’ah. Sedangkan Komunisme telah melahirkan manusia yang tidak mengenal Tuhan dan tidak mengenal hak milik individu sehingga melahirkan ketidakpuasan. . din al-Islám adalah satu-satunya dân ciptaan Allah. dân yang satu ini adalah aturan untuk seluruh umat manusia tanpa kecuali. Komunisme. maka manusia harus segera hijrah kepada din al-Islám. din-din hasil ciptaan manusia berdasarkan akal.

1986). Ia mempunyai fungsi praktis untuk melahirkan perilaku dan keyakinan yang kuat untuk mentrans-formasikan kehidupan sehari-hari dan sistem sosialnya. Hasan al-Bana di dalam bukunya Al-Aqáid menyatakan bahwa akidah adalah “sesuatu yang harus diyakini oleh hati dan dipercaya oleh jiwa. Telaah Kritis antara Modernisme dan Postmodernisme. 13 Kazuo. Harun Nasution menegaskan bahwa setiap orang yang ingin menyelami seluk beluk suatu agama secara mendalam. 12 Harun Nasution. Akidah sangat mempengaruhi sikap (attitude) seseorang baik cara berbicara. perlu mempelajari teologi yang terdapat dalam agama yang dianutnya. sebagai titik dasar awal seseorang menjadi muslim. Untuk bisa membangun kembali peradaban Islam tak bisa tidak harus dengan membangun kembali semangat Tauhid itu. 17’ Lihat alMajmu‘. hal. 11 29 . ix. cara hidup dan cara mati. Teologi Islam. cara bertindak.12 Dilihat dari sisi kedudukan dan essensinya. 14 Karena begitu pentingnya kedudukan dan fungsi tauhid. Shimogaki. t. hal. dengan kekuatan pokok terletak pada tawhid atau dalam istilah lain disebut teologi. akidah merupakan fundamen agama yang sangat berperan sebagai motivator dan pewarna segala macam aktivitas. sehingga timbullah kesan di kalangan sementara umat Islam Indonesia. Ilmu Tauhid yang diajarkan dan dikenal di Indonesia umumnya ialah Ilmu Tauhid menurut aliran Asy’ariyah. Ilmu Tauhid yang diajarkan di kalangan Islam biasanya kurang mendalam dalam pembahasannya dan kurang filosofis. ajaran Islam yang paling inti adalah tauhid. 13 Oleh karena itu. hal. ix.11 Jadi akidah itu bukan berisi konsep sistem teologi semata tetapi berisi segala macam persoalan yang berkaitan dengan kepercayaan.t.yang mengandung arti. Teologi Islam. bahwa inilah satu-satunya teologi yang ada dalam Islam. dalam pandangan Hasan Hanafi.15 Akidah merupakan sesuatu yang fundamental dalam din al-Islám. Kiri Islam. 15 Harun Nasution. hal. Selanjutnya ilmu Tauhid bisanya memberi pembahasan sepihak dan tidak mengemukakan pendapat dari aliran-aliran atau golongan-golongan lain yang ada dalam teologi Islam. 10. ikatan yang terpatri di dalam hati. Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan. 292. Akidah merupakan sejumlah nilai yang diyakini. Akidah menjadi kekuatan dalam kehidupan di bumi ini. (Jakarta : Universitas Indonesia Press. baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin. Menurut Harun Nasution. hal 72. . tidak mengalami Al-Aqá‘id li al-Imám Asy-Syahâd |asan al-Bana. Kiri Islam. hal. sehingga menjadi keyakinan yang tak ada sedikitpun keraguan dan kebimbangan”. Akidah sebagai landasan din al-Islám merupakan ajaran yang universal yang abadi. Tauhid adalah basis Islam. Dár Asy-Syihab. 14 Kazuo Shimogaki. (Yogyakarta : LKiS 1994).

Dengan memahami munásabah ini akan sangat membantu memahami AlQur’an secara integral dan komprehensif. yakni membawa misi akidah yang sama yaitu monotheisme atau tauhid (QS.61. 30 . Demikian juga pada surat terakhir yakni surat an-Nás ada kalimat rabb an-nás.s hingga kerasulan Muhammad saw. yakni antar bagian Al-Qur’an saling terkait dan saling menafsirkan.50. Munásabah (interrelasi) 16 kedua surat itu menggambarkan secara jelas adanya tiga macam refleksi ketauhidan.perubahan sepanjang masa. málik an-nás dan iláh an-nás. terutama pada kalimat Rabbul ‘álamin. Untuk mengetahui taksonomi Tauhid bisa dilihat pada surat al-Fatihah dan nisbah (hubungan) –nya dengan surat An-Nas. Tawhid Mulkiyah dan Tawhid Uluhiyah. suatu tuntutan keyakinan bahwa Allah adalah ilah (Tuhan) yang mutlak. mengandung konsep tauhid yang lengkap dan kokoh. 48 surat 21 ayat 25 dan surat 16 ayat 36). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table di bawah ini. Dengan demikian AlQur’an dibingkai oleh dua surat (awal dan akhir) yang memuat pesan tauhid yang sangat kuat. Makna tauhid adalah mengesakan Tuhan dalam segala hal. 73 dan 85. Kedua surat itu mengandung konklusi pengesaan Allah yang luar biasa. Surat Al-Fátihah yang merupakan Umm al. Máliki Yaum ad-din dan Iyyáka na‘budu. surat 11 ayat 26. yakni Tawhid Rubbubiyah. Apalagi karena Al-Qur’an itu bersifat yufassir ba‘Üuhu ba‘Üá. 16 Munásabah adalah salah satu istilah dalam Ulum al-Qur’an yakni hubungan atau interrelasi antara ayat dengan ayat atau surat dengan surat.Qur’an atau umm al-kitáb berisi statement maha penting. sejak adanya misi risálah nabi Allah Adam a. 7 ayat 65.

(QS. QS. sehingga kata rabb sering diartikan tuan atau pemilik. 96 : 1 -5 . yang menciptakan.3. Melahirkan Tawhi Uluiyah.22 . 42 : 11-12. Maha Pemberi rizki. dan Maha Penjamin stabilitas keamanan.3 QS. Rabb mengandung dua pengertian. 6 : 144. 7 :2. dan pembuat undang-undang. pemilik hukum. 10 : 3. Secara terminologi. 32: 2.31. 31 . Sebagai Pencipta. 106 : 3 -4). 2 :21. QS.32. Di dalam surat Yusuf (12 : 14) terdapat kata udzkurnâ ‘inda rabbik yang artinya “Terangkanlah keadaanku kepada Tuanmu!”. yakni orang yang memelihara nabi Yusuf yaitu Suami Siti Zulaiha yang berada di Mesir. QS. QS 12 : 40). QS. misalnya kata rabb al-mál (pemilik benda) rabb ad-dár (pemilik rumah). Maha Pemelihara. ‫رب الع المين‬ Máliki dân yaum ad- ‫رب الن اس‬ Málik an-nás ‫م الك يلوم الدين‬ Iyyáka na’budu ‫م الك الن اس‬ Iláh an-nás ‫اي اك نعبد‬ ‫اله الن اس‬ Kata Rabb secara etimologi berarti seseorang yang menunjang dan menyediakan kebutuhan orang lain (termasuk hal-hal yang menyangkut pemeliha-raan dan pertumbuhannya). Sedangkan Rabb sebagai Pemilik mengandung maksud bahwa Allah adalah pemilik alam. 42 :10 QS. Hanya Allah-lah yang wajib disembah karena Allah adalah satu-satunya Tuhan manusia. Maha Pendidik.KONSEP TAUHID DALAM MUNASABAH SURAT AL-FATIHAH DAN AN-NAS Surat Al-Fáti\ah 1 Rabb al-‘alamin: Surat Al-Nás 2 Rabb an-nas Munásabah surat dan ayat 3 Melahirkan Tawhid Rubbãbiyah. Dia adalah Maha Pengatur segala urusan. QS. Dengan demikian yang dimaksud dengan Tauhid Rubbãbiyah adalah meyakini bahwa Allah-lah satu-satunya Rabb. QS. mengandung maksud bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta dengan segala isinya termasuk manusia. Hanya Allahlah satu-satu nya Rabb bagi alam termasuk manusia. Melahirkan Tawhid Mulkiyah Hanya Allah-lah satu-satunya Raja alam ini termasuk raja manusia. 10:37. ( QS. memelihara. yakni sebagai Pencipta dan sebagai Pemilik.

114 :2) berarti Allah-lah yang telah menata kehidupan manusia dengan wahyu Al-Qur’an (Rubbubiyah Allah). Seluruh aturan dan perundang-undangan yang merupakan produk akal manusia (di luar wahyu) harus dinyatakan gugur karena dinilai batil. Oleh karena itu. Apabila manusia mencoba membuat atau memproduksi hukum di luar hukum AlQur’an yang bertentangan dengan al-Qur’an. (QS. sesat. sehingga manusia wajib menaati Allah melebihi segalanya. (QS. dan mengatur manusia. jika tidak. fasik. manusia yang mengaku Allah sebagai Rabb an-Nás wajib melaksanakan undang-undangNya di muka bumi.memberi rizki. 32 . di tangan Allah-lah kewenangan secara absolut untuk membuat undang-undang atau hukum. Dengan demikian ia termasuk orang yang musyrik. 4 : 52). Orang yang berpegang kepada aturan produk akal dan mengingkari hukum Allah (Rubbubiyah Allah) dihukum zalim. dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya). dan Dia menetapkan ukuranukurannya dengan serapi-rapinya. 25 : 2). Allah dengan predikat sebagai Rabb al-‘álamin telah menata alam semesta ini dengan undang-undangNya yang disebut Sunnatullah (Sunnah Alláh). Tauhid Mulkiyah adalah pengakuan seorang hamba bahwa hanya Allahlah satu-satu málik (Raja) yang memiliki kerajaan langit dan bumi. maka pengakuan terhadap Allah sebagai rabb an-nás adalah dusta dan oleh karena itu ia dinyatakan “… sedikitpun mereka tidak beriman hingga menegakkan hukum wahyu’. Sedang-kan Allah dengan predikat Rabb an-nás (QS. dan Dia telah menciptakan segala sesuatu. maka sama saja dengan memproklamirkan diri sebagai Rabb. termasuk hukum jahiliyah yang tak lain merupakan hukum hawa nafsu. dan musyrik. dan Dia tidak mempunyai anak. Dihukum demikian karena ia telah mengingkari tauhid Rubbubiyah. Ini berdasarkan firman Allah di dalam surat 25 : 2 dan surat 17 : 111 : ‫ف ي‬ ِ ‫ك ع‬ ٌ ‫ري إ‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ل ا‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ذ َت‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ي‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ض َت‬ ِ ‫ر ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫وا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لوا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫س َت‬ َّ ‫ك ال‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ذ ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ا‬ (2)‫را‬ ً‫دي ا‬ ِ ‫ق ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫د َت‬ َّ ‫ق‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫ء َت‬ ٍ ‫ ي ف‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ل َت‬ َّ ‫ك‬ ُ ‫ق م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫خَت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫ا ُف‬ "(Allah) yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Selanjutnya.

17 : 111). dinyatakan bahwa tauhid dibagi ke dalam dua macam. al-Mamlukah al-‘Arabiyyah as-Su’udiyyah).(QS. Pengurus dan Pengatur) alam ini. yang disusun oleh ‘Abdurrahman ibn Hasan ‘Ali asy-Syaikh dan diteliti oleh ‘Abd al-‘Azâz ibn ‘Abdillah ibn Báz. Adapun penjelasan masing-masing tauhid itu adalah sebagai berikut di bawah ini. dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. syarah kitab Tauhid Muhammad Ibn ‘Abd al-Wahhab. Jadi tauhid Rubbubiyah adalah mengesakan Allah sebagai Rabb (Pencipta. Tawhid fi ath-Thaláb wa al-qaid yang meliputi tauhid Iláhiyyah (uluhiyyah) dan ‘Ibadah (‘Ubudiyah). tauhid Asmá’ wa as-Shifát. Lebih menaati. Fat\ al-Majâd Mu\ammad Ibn ‘Abd al-Wahháb. Dalam ma‘rifah ‘Abdurrahman ibn |asan ‘Ali Asy-Syaikh. (2). 1417 H/1996 M. lalu mereka merajalela di kampungkampung. Tauhid Rubbubiyah adalah: ”huwa I‘tiqádu anna Alláh wahdah khalaqa al-‘álam” ialah meyakini bahwa sesungguhnya Allah yang Maha Esa-lah yang telah menciptakan segenap alam. hal. dengan mengutip pendapat Ibn al-Qayyim. Masih ada lagi taksonomi Tauhid dalam pandangan ulama lain. Di dalam kitab “ Fath al-Majid. Dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya”. 17 33 . Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar. (Mekah al-Mukarramah: Maktabah Bazar Mu[tafa al-Báz.17 Dengan demikian tauhid terbagi empat bagian yakni tauhid Rububiyah. tauhid Uluhiyah dan tauhid Ubudiyah namun bisa diringkaskan menjadi dua saja yakni tauhid Rubbubiyah dan Uluhiyah sebab yang dua lagi hanyalah merupakan sub saja. َ ‫ع ِ َت‬ ‫ن‬ ‫ ي م‬ ٌّ ‫ل‬ ِ ‫وع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫ف ي ا ُف‬ ِ ‫ك ع‬ ٌ ‫ري إ‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ل ا‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ذ َت‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ي‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫ذ ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫لل ا‬ ِ ‫د ع‬ َّ ُ ‫م م‬ ْ‫ح ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ل ا ُف‬ ِ ‫ق ع‬ ُ ‫و م‬ َ ‫َت‬ (111)‫را‬ ً‫بي ا‬ ِ ‫ك ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ ُ ‫ر م‬ ‫ه‬ ْ‫ب ُف‬ ِّ ‫ك‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ل َت‬ ِّ ‫ذ‬ ُّ ‫ال‬ Dan katakanlah : Segala puji bagi Allah yang tiada mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan tidak mempunyai penolong (untuk menjaga-Nya) dari kehinaan.‫سلوا‬ ُ ‫ج ا م‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫د َت‬ ٍ ‫دي ف‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫س َت‬ ٍ ‫بأُفْ ف‬ َ ‫ل ي َت‬ ِ ‫أوع‬ ُ ‫ن ا م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ب ا ا‬ َ ‫ع َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ث َت‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ب َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ال م‬ َ ‫أو َت‬ ُ ‫د م‬ ُ ‫ع م‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ء َت‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ذا َت‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫فع‬ َ ‫َت‬ (5)‫ال‬ ً‫علو ا‬ ُ ‫ف م‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ع ا‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ِ ‫ي ا ع‬ َ ‫د َت‬ ِّ ‫ل ال‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫خ َت‬ ِ ‫ع‬ Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu. Tawhid fi alma‘rifah wa al-i`bat. yang meliputi tauhid Rubbubiyah dan tauhid Asmá’ ashShifát. yakni : (1). lebih takut dan lebih cinta kepada makhluk daripada Allah SWT adalah syrik Mulkiyah. 18.

Tauhid Uluhiyah adalah pengesaan Allah sebagai tuhan yang harus disembah (Uluhiyah) dan oleh karena itu melahirkan pengabdian hanya kepada Allah (‘Ubudiyah) sebagai simbol monoloyalitas. Manhaj al-Muslim. qadha dan qadar-Nya beserta hikmahhikmahnya.18 Pembagian tauhid yang dikemukakan oleh dua nara sumber di atas tidak mencantumkan adanya tawhid Mulkiyyah . hal. 1421 Hijriyah). Dár al’Ulãm wa alHakam. dan surat al-An‘ám. tiada memilih Wali (pelindung) kecuali Dia. Tawhid Rubbubiyah. Tawhid ‘Ubudiyah yang penjelasannya kurang lebih sama dengan penjelasan di atas. Tawhid Asmá’ wa ash-shifat dan (4). Tawhid Uluhiyah (3). 72. Al-Mu‘jam al-Mufa\rasy li al-faÜli alQur’án al-Karâm. bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat tidak kurang dari 50 kata málik. (2). Seseorang yang memiliki tauhid Uluhiyah dan Ubudiyah adalah mereka yang meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah. awal surat al-A’ráf. hal. Walaupun sebenarnya semua ayat al-Qur’an memuat ajaran tauhid. 18 34 . surat al-Mu‘min. 19 Muhammasd Fu’ad Abdul Baqy. Demikian juga Abu Bakar al-Jaziry membagi tauhid kepada empat macam yakni (1). 22.19 yang menunjukkan bahwa Allah adalah Syari’ah : Secara umum. 847-848. syari'ah didefinisikan sebagai : Abu Bakar Jabir al-Jazairy. hal itu sebenarnya tak jadi masalah sebab sebenarnya taksonomi tauhid bukanlah teks Al-Qur’an atau hadits tetapi merupakan kesimpulan hasil analisis para ulama. mulkiyyah atau malakãt Raja. al-Hasyr. termasuk pekerjaan-Nya. rujukan tentang tawhid Mulkiyah yang dikemukakan di atas. tidak beramal kecuali untuk keagungan-Nya. dan surat al-Ikhlásh. sebagaimana termaktub antara lain dalam surat al-Káfirun. 29. Thahá. (Beirut : Dár al-Ma’rifah. Dalam hal ini. 19. awal surat àli ‘Imrán. Bahkan bisa penulis tambahkan di sini. tidak beribadah kecuali kepada-Nya.kepada Allah sebagai Rabb. tidak bertawakkal kecuali kepadaNya. 1414 Hijriyah). (Madinah al-Munawwarah. manusia harus memahami asmá’ (nama-nama) dan Shifát Allah. memiliki rujukan ayat-ayat al-Qur’an yang sangat banyak jumlahnya sebagaimana telah diterangkan. sebagaimana termaktub antara lain pada awal surat al-Hadid.

(Beirut : Dar al-Fikr al-‘Arabi.) .23 Kalau digabungkan menjadi syari‘ah ibadah. Imam Muslim. (Beirut : Dar al-Ikhiya’ al-Arabi. Bahkan definisi ibadah bisa lebih simpel. Fat\ al-Majâd. Fat\ al-Majâd. t. U[ãl al-Fiqh. yakni hidup sesuai dengan aturan Al-Qur'an dan Sunnah Rasul. (RiyaÜ : Nazar Mu[tafá alBáz. baik wajib. sunat atau haram yang menyangkut tatacara mengabdi kepada Allah dalam rangka mencari keridaan-Nya. {ahâh Muslim (Syarah Nawawâ). 26. adalah untuk mencapai keridaan Allah SWT. 22 23 ‘Abd Rahman. 1958) . Jilid I. Baik akidah maupun syari‘ah kedua-duanya adalah aturan Allah.t. hal. 20 21 Muhammad Abu Zahrah. dan Maktabah al-Mu`anna. Jilid I. 21. hal. bedanya akidah merupakan aturan tentang keyakinan (sistema credo) sedangkan syari‘ah ibadah merupakan aturan tentang tata beramal (sistema ritus). Adapun tujuan ibadah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawy. Juz I. maka maksudnya adalah segala macam aturan. hal. sebab atau penghalang). Di sini lebih terbatas kepada ukuran haram halal. 22. 35 . baik yang tampak maupun tidak tampak. memilih atau menentukan sesuatu (sebagai syarat. hal. 1996). Definisi lain yang lebih luas adalah 22 : ‫اسم جامع لكل ما يحبه ويرضاه من الوقوال و العمل الظاهرة والباطنة‬ Ibadah adalah isim jami’ yang ditujukan kepada segala aktivitas yang disukai dan diridai Allah. Abd Rahman ibn Hasan Ali Syaikh.‫خططط اب الشطط ارع المتعلططق بأفعطط ال المتكلفيططن بطط ال قتضطط اء او التخييططر او‬ ‫اللوضع او الم انع‬ Syari'ah adalah ketentuan Allah yang berkaitan dengan perbuatan subjek hukum berupa melakukan suatu perbuatan. baik berupa perkataan maupun perbuatan.20 Sedangkan definisi ibadah sebagaimana dijelaskan oleh al-'Imad Ibn Ka`ir adalah 21: ‫ه ي ط اعته بفعل المأملور و ترك المخظلور‬ Ibadah adalah ketaatan kepada Allah SWT dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 157. Dari sisi fungsi.

saum. saum. 4. kecuali kalau ada dalil yang memerintahkan untuk mengerjakannya. Termasuk ke dalam ibadah mahdloh ini adalah salat. Jadi kalau akidah merupakan fondasi sedangkan syari‘ah ibadah merupakan bangunannya. Misalnya mengucapkan alaihis salam ketika mendengar nama nabi . maka fondasi akidah harus benarbenar kokoh. zakat dan haji. 2. Kadang-kadang sulit difahami akal misalnya 24 Ibadah Ghair Mahdloh Asal ibadah ghair mahdoh adalah Halal kecuali kalau ada dalil yang mengharamkannya. 5. misalnya doa ketika mau makan.akidah sebagai fondasi sedangkan syari'ah adalah bangunannya24 Supaya bangun-an syari‘ah ibadah bisa tegak berdiri. 3. ada salah satu syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu yakni memahami siapa itu al-ma‘bud. Ibadah mahdloh (mihadl = bersih).. Supaya ibadah seorang hamba dapat diterima oleh al-Ma‘bud (Yang disembah). Qiyas berlaku dalam menetapan hukum. adalah rangkaian ibadah yang bersih tidak bercampur dengan aturan dari luar. tidak boleh tercampur dengan aturan dari luar. salat. aktivitas ibadah ini terbagi dua katagori yakni ibadah mahdloh dan ibadah gair mahdloh. Aturannya khusus. yakni syahadat. secara garis besar. Hadis menyatakan bahwa Islam dibangun dengan lima hal. Asal ibadah mahdoh adalah haram. Sangat mustahil seseorang mau melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati kalau fondasi akidahnya lemah. Ini artinya seorang hamba harus terlebih dahulu mengenal Allah. Selanjutnya. Tidak berlaku qiyas. Pada umumnya tujuan dan hikmah ibadah ghair mahdoh mudah difahami akal. Misalnya ucapan ijab qabul. Redaksi bahasa tidak harus persis yang penting essensinya. Itu adalah aturan umum tetapi tidak boleh diterapkan dalam shalat. yang ditetapkan hanya prinsip-prinsipnya saja misalnya tentang cara berpakaian atau pernikahan. sebagai Málik maupun sebagai Iláh. Pada umurnya tidak diatur dengan detail. zakat dan haji. Perbedaan antara ibadah Mahdloh dan ghair mahdloh : Ibadah Mahdloh 1. 36 . Boleh menggunakan bahasa terjemahan. misalnya bacaan shalat dan doa-doa haji. baik sebagai Rabb. Bahasa harus asli (bukan terjemahan). Misalnya mengqiyaskan zakat profesi kepada zakat pertanian atau zakat mas.

mengapa harus mencium hajar aswad. 6. Akal tidak boleh ikut campur. Tidak ada kreativitas akal. Kreasi baru dalam ibadah mahdloh dianggap bid’ah. 7. Jumlahnya sedikit

Akal boleh ikut campur dalam pengembangan ibadah ghair mahdoh, karena setiap zaman memerlukan tatacara yang sesuai dengan zamannya. Misalnya cara ijab qabul dalam jual beli di zaman dahulu dengan di zaman modern, yang penting adalah siubstansinya. Jumlahnya sangat banyak

Akhlaq :
Apabila seseorang memiliki aqidah yang benar dan kokoh, maka ia akan mudah melaksanakan syari’ah secara konsisten. Selanjutnya, aqidah dan syari;ah akan membuahkan akhlaq. Akhlak adalah perilaku manusia yang nampak maupun yang tidak nampak

seperti kegiatan hati. Akhlak bukanlah sebatas sopan santun kepada sesama manusia tetapi lebih luas lagi, yakni meliputi hubungan dengan Allah ( Hablum minallah), hubungan dengan sesama manusia (Hablum minannas), dan hubungan dengan alam sekitar (Hablum minal ‘alam). Contoh akhlak hablum minallah adalah shalat, haji, doa, dzikir, syukur nikmat dll. Contoh akhlak hablum minannas adalah menjenguk orang yang sakit, saling tolong menolong, mengikis dendam dan saling memaafkan. Sedangkan contoh hablum minal ‘alam seperti tidak membuang sampah sembarangan, menyantuni hewan, bersikap hemat energi, memanfaatkan sumber daya alam sebaik mungkin, dll. Objek bahasan akhlak dengan syari’ah adalah sama, yang berbeda hanyalah sudut pandangnya. Contoh, Shalat. Dari perspektif syari’ah fiqih, shalat dipandang sebagai kegiatan ibadah mahdloh dengan tatacara tertentu, dari mulai takbiratul ihram sampai salam. Sedangkan shalat dalam perspektif akhlak adalah taqarrub kepada Allah, melalui jalan mahabbah (perasaam cinta) bukan sekadar karena suatu kewajiban.

37

Pandangan lain :
Bisa juga din al-Islam dipandang sebagai syari’ah dalam arti luas. Kemudian syariah terbagi tiga, yakni : 1. 2. 3. Syari’ah (aturan) tentang tata keyakinan disebut aqidah. Sasarannya adalah qalbu dalam hubungannya dengan kepercayaan. Syari;ah (aturan) tentang tata cara (how to do) beribadah, disebut syarilah ibadah. Sasarannya lebih kepada anggota badan. Syari’ah (atutan) yang mengatur bagaimana menjalin hubungan baik dengan Allah, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar, atau disebut akhlaq.

Pertanyaan Renungan :
• Apakah anda yakin bahwa ajaran Allah yang dahulu dibawa oleh nabi Musa a.s dan nabi Isa as, telah mengalami banyak perubahan fundamental ? Jawabannya : Ya, yakin sekali. • Apakah ada bukti ke arah itu ? Jawabannya : Satu bukti autentik adalah adanya • pergeseran dari konsep Tuhan yang monotheisme murni kepada monotheisme yang samar-samar. Mana yang paling rasional menurut anda, apakah konsep Tuhan yang monotheoisme murni sebagai dijelaskan oleh Al-Qur’an surat al-Ikhlas, atau monotheisme hasil falsafah manusia ? Jawabannya : Monotheisme murni sebagaimana dijelaskan oleh Alqur’an surat al-Ikhlas. • Di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 62 ada konsep amana billah (beriman kepada Allah). Apakah sekadar meyakini adanya Allah atau meyakini adanya Allah tanpa syirik ? Jawabannya : Meyakini adanya Allah tanpa syirik. • tidak etis. • Dosa syirik, apakah termasuk dosa ideology atau dosa kriminal ? Jawabannya : Dosa ideology. Bagaimana pandangan anda, apakah mengimani adanya Allah yang bercampur syirik adalah tindakan yang etis ? Jawabannya : Sangat

38

Jika seorang muslim meyakini bahwa Allah Maha Esa tetapi dilihat dari tauhid Rubbubiyah, Mukiyah dan Uluhiyanya ternyata tidak terealisasi, apakah yang demikian disebut tauhid yang benar ? Jawabannya : Salah. dan keliru.

Kalau begitu kepercayaan kepada Allah yang bagaimanakah yang dapat menyelamatkan manusia ? Jawabannya : Kepercayaan kepada Allah yang diikuti dengan ketaatan kepada Allah dengan segala aturannya, yakni hukum Al-Qur’an.

Apakah seorang muslim dinilai beriman kepada Allah, apabila ia mempercayai keesan Allah tetapi tidak melaksanakan ibadah ? Jawabannya : Tidak beriman, sebab beriman harus dibuktikan dengan ketaatan beribadah.

Apakah segala macam ritual akan bernilai manfaat apabila tidak membuahkan akhlak yang baik ? Jawabannya : Tidak bermanfaat, bahkan orang yang shalat tetapi tidak mau mencegah maksiat, maka ia akan ditempatkan di neraka Wail.

• •

Kakalu begitu di mana sebenarnya muara beragama itu ? Jawabannya : Ialah akhlaq yang baik sesuai petunjuk Al-Qiur’an. Apakah orang yang suka menolong orang lain tetapi tidak pernah shalat tergolong berakhlak baik ? Jawabannya : Tidak, karena akhlak harus meliputi tiga dimensi yakni hubungan dengan Allah, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar.

Kini, apakah anda memiliki tekad untuk menjadi muslim yang berakhlak baik dalam seluruh dimensinya ? Jawabannya : Ya, dan itu harus.

Amin.

39

kutiba ‘alaikum as-shiam. Mahasiswa termotivasi untuk seluruh ayat Al-Quran secara kaffah di dalam kehidupan sehari-hari. Penjelasan rasul itu disebut Sunnah Rasul. Cara menafsirkan Al-Qur’. Persoalan demikian belum terakomodir di dalam Al-Qur’an maupun hadits. Pokok-pokok Materi : Prolog : Al-Qur’an bersifat global (mujmal) yang memerlukan perincian. yang merupakan aturan absolut yang berfungsi sebagai pedoman hidup. Pendekatannya ada tiga yakni tafsir Mateforis. berrumah tangga. yang menafsirkan Al-Qur’an dengan dominasi akal. oleh karena itu memerlukan sumber hukum yang ketiga. Setelah Rasul wafat. euthanasia. Mahasiswa dapat menggunakan metode studi Al-Qur’an dengan tepat . sehingga termotivasi untuk mengamalkan seluruh ayat-ayatnya secara konsisten. yakni ijtihad. maka Al-Qur’an bukan saja perlu diterjemahkan tetapi perlu jiuga ditafsirkan. permasalahan umat tetap bermunculan misalnya persoalan bayi tabung. 40 . datanglah Rasulullah SAW memberikan penjelaskan. Misalnya perintah shalat. Untuk menjelaskannya. Al-Qur’an merupakan wahyu dari Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dengan menggunanakan bahasa Arab. yakni tafsir Tahlili dan tafsir Maudhu’i.an bisa menggunakan dua pendekatan. Tujuan Instruksional Khusus : • • • Mahasiswa dapat menjelaskan secara aqli dan naqli bahwa Al-Qur’an sebagai wahyu Allah. tafsir Hermenetika dan tafsir dengan pendekatan Sosial Kesejarahan. sedangkan tentang tatacara mengerjakannya tidak dijelaskan di dalam Al-Qur’an.MODUL 4 AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM PERTAMA Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa meyakini bahwa Al-Qur’an adalah benar-benar wahyu Allah. wa atimmu alhajj. Agar fungsi Al-Qur’an sebagai hidayah (guidance) atau way of life benar-benar efektif. dari mulai tatacara shalat. dll. berekonomi sampai urusan bernegara. inseminasi. Kini banyak tokoh-tokoh Islam aliran rasional Liberal. shaum maupun haji hanyalah dengan kalimat singkat : aqimis shalat.

sesungguhnya langit dan bumi dahulunya adalah satu yang padu. seandainya Al-Qur’an bukan karya Allah. Ini penegasan dari Allah SWT. • Tentang pergerakan gunung dam lempengan bumi. sehingga Muhammad berdarah Babylon.Pembuktian Al-Qur’an sebagai Wahyu dalam Persepketif Sains : Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur. Mana mungkin Al-qur’an mampu memberi informasi tentang alam yang menjadi ilmu pengetahuan modern. bukan berdarah Arab asli 41 . • “Nabi Yusuf berkata : Ya ayahku ada sebelas planet yang bersujud kepadaku”. Di dalam QS. QS :”Dan kamu melihat gunung. firman Tuhan bukan karya nba Muhammad SAW. maka kemudian kami lontarkan. beberapa di antaranya adalah : • Tentang awal kejadian langit dan bumi. bahasa yang dipakai oleh nabi Muhammad dan oleh masyarakat Arab. apakah mereka tidak mau beriman”. Baru pada tahun-tahun terakhir ini para ahli astronomi menemukan bahwa planet itu ada sebelas. Ayat-ayat di atas membuktikan bahwa dilihat dari perspektif sains. Allah sebagai pencipta alam ini menegaskan di dalam Al-Qur’an bahwa planet itu ada sebelas. Al-Qur’an bukan bahasa Arab tetapi bahasa wahyu. menurut Isa Bugis. Bahasa Al-Qur’an : Allah menegaskan “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa Arab”. Tujuannya sudah pasti agar Al-Qur’an mudah difahami. Al-Qur’an pasti karya Allah. Tidak gunung itu bergerak sebagaimana geraknya awan”. 21 : 30 Allah menegaskan : “Apakah orang-orang lafir tidak mengetahui. Siapa yang benar ? Allah sebagai penciptanya atau manusia yang hanya mencari dan menemukannya.an yang berisi informasi tentang alam semesta yang dapat dijadikan bukti bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah. kamu menyangka gunung itu diam. Pasti Allah yang benar. Alasannya adalah karena Muhammad adalah keturunan nabi Ismail dari isteri kedua. bahwa Al-Qur’an adalah bahasa Arab. Dan Kami jadikan semua makhluk hidup dari air. bukan karya manusia. Padahal para ahli astronomi berpendapat hanya ada sembilan planet. Akan tetapi.

Ibrani. Mandaera. Nabatea. Lantas datang pula suku Arab Musta‘ribah II (Pendatang II) yakni suku Fihr atau Quresy. bagian Timurnya berbahasa Akkad atau Babylon dan Assyiria. Hampir semua bahasa di atas telah punah . suku Arab asli (al-‘Aribah) ialah suku Qanaan. Mizan. Syiria Umum. dengan demikian maka bahasa dan tulisan Al-Qur'an memang mutlak bahasa Arab bukan bahasa yang Isma'il R. Atlas Budaya. Atlas Budaya. pendapat di atas tidak tepat. Aram Yahudi dan Palmyra. Ya‘rub. Alasan pertama. Menurut penulis. 63. bukan mempelajari bahasa Babylon. terjemahan Ilyas Hasan (Bandung. Alasan kedua. Yasyjub dan Saba'. Jadi suku Quresy adalah bagian dari Suku Arab. Kemudian datanglah suku Arab Musta‘ribah I (Pendatang I).26 Apakah ada bahasa selain Arab yang serumpun dengan bahasa arab dapat dilihat antara lain dari bentuk hurufnya. Kemudian di bagian Baratnya adalah Foenisia. 2001). 25 42 . Ibrani Injil. Ma’ad dan Nizar. hal. Dewasa ini yang disebut dikatagorikan bahasa Semit adalah setengah kawasan bagian Utara. itulah yang disebut " bilisáni qaumih" (berbicara dengan bahasa kaumnya).27 Al-Qur'an menggunakan huruf Arab bukan huruf lainnya. Kaldea dan Arab. Huruf Arab ternyata berbeda sekali dengan dengan huruf bahasa Foenesia. Menjelajah Khazanah Perdaban Gemilang.dengan demikian maka bahasa nabi Muhammad adalah bukan bahasa Arab tetapi serumpun dengan bahasa Arab. dan Geez atau Etiopik. yakni suku ‘Adnan. Atlas Budaya. bukan suku lain. Lois Lamya Al-Faruqi. sedangkan bagian Utara adalah bahasa Aram. 58 27 Isma'il Al-Faruqi. 45 -47 26 Isma'il Al-Faruqi. 25 Suku-suku pendatang lantas berbaur dan mempelajari bahasa yang ada yakni bahasa Arab. Para pembaca bisa melihat perbedaan huruf-huruf tersebut pada buku "Atlas Budaya" karya Ismail Al-Faruqi bersama isterinya. Bangsa Arab termasuk bangsa Semit. Aramaea. sebagaimana dijelaskan oleh Ismail al-Faruqi adalah bahwa. hal. hal. Di belahan Selatan. Al-Faruqi. hanya bahasa Arab yang masih hidup". yakni di bagian utaranya berbahasa Arab sedangkan sebelah selatan berbahasa Sabe atau Hymyari. judul asli : The Cultural Atlas of Islam). Syiria Kuno.

Kalau mau dikatakan serumpun maka harus dikatakan serumpun dengan bahasa Semit bukan serumpun bahasa Arab. Pada umumnya orang-orang Arab dalam percakapan mereka sehari-hari menggu-nakan bahasa Arab Yaumiyah sedangkan Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab Fushá. antara lain memahami substansi materi. kata ‘arabiyyan berarti bahasa yang dinisbahkan kepada orang Arab. Sebagai tambahan penjelasan. ini karena buku-buku sastera itu menggunakan bahasa Indonesia kelas tinggi.serumpun bahasa Arab. menurut Ismail Al-Faruqi. tetapi pada kenyataannya tidak semua orang Arab mengerti Al-Qur’an. bahasanya orang Arab bukan serumpun dengan bahasa Arab. Hujjah inipun lemah. atau bahasanya orang Arab. tidak otomatis dapat memahami teks buku-buku Ilmu Kimia. Sarjana sastera Indonesia misalnya. memiliki frame of reference yang teratur. Sepengetahuan penulis. Hujjah ketiga Isa Bugis adalah bahwa kata ‘Arabiyyan dengan doble ya merupakan ya nisbat yang menunjukkan serumpun dengan bahasa Arab tetapi bukan bahasa Arab. kalau begitu Al-Qur’an bukanlah bahasa Arab. Tidak semua orang Indonesia mampu memahami karya sastera berbahasa Indonesia. Begitu pun sarjana Kimia tidak otomatis memahami teks tentang filsafat. Untuk mampu memahami teks ilmu pengetahuan. Di samping itu untuk dapat memahami suatu teks tidak cukup dengan mengetahui kosa kata (mufradat) tetapi harus berbekal ilmu pengetahuan tentang isi teks. 43 . bahasa Semit yang masih hidup sampai saat ini adalah bahasa Arab. yakni bahasa Arab. Mengapa demikian? Keadaan ini sama saja dengan orang Indonesia. Ketidakmengertian sebahagian orang Arab terhadap teks-teks Al-Qur’an tidak menunjukkan bukti bahwa Al-Qur’an bukan bahasa Arab. Dengan demikian maka bahasa Al-Qur'an adalah bahasa Arab. serta memiliki paradigma berfikir yang menunjang. Hujjah lain dari kelompok Isa Bugis adalah bahwa jika Al-Qur’an berbahasa Arab maka semua orang Arab pasti mengerti Al-Qur’an. harus memiliki syarat-syarat.

al-Tafsâr al-Munâr. 1992 M/1412 H ). yaqra-u bi lugah al-‘arabi”. hal. 29 Maret 1994/16 Syawwal 1414 H. maka sudah pasti ia akan tersesat ( QS. Wahbah Zuhayly. Lihat pula M. artinya Al-Qur’an merupakan Kalau seseorang tidak mengetahui aturan yang harus diikuti arah jalan tetapi tanpa tawar justeru menawar sebagaimana papan petunjuk arah jalan yang dipasang di jalan-jalan. Syahbah 28 yang artinya al-Qur’an diturunkan dengan lisan orang Arab. Pendapat demikian ditentang oleh Ahmad Satori sebagai doktor dalam sastra Arab. LPPI. 13: 37). Juz 11. sikapnya mengabaikan petunjuk yang ada pada papan itu. (Beirut : Dar al-Ma’shir. 29 Muhammad Ibn Mu\ammad Abã Syahbah dalam bukunya :” AlMadkhal li Dirásah Al-Qur’án al-Karâm ” 1992 M/ 1412 H. bayyinát (penjelasan) dan furqán (pembeda). 2001 28 44 .. hal 9.(Mesir: Maktabah asSunnah. hal. 34. Amin Djamaluddin. Semua ayatnya harus menjadi rujukan termasuk dalam mengelola bumi. seluruhnya tertolak. 30 Koran Pelita :”Seminar Tafsir Alqur’an di IKIP Jakarta .30 Dengan demikian hujjah Isa Bugis yang menyatakan al-Qur'an bukan bahasa Arab. Petunjuk yang ada pada Al-Qur’an benar-benar sebagai ciptaan Allah bukan cerita yang dibuat-buat (QS. 12:111).29 Kelompok Isa Bugis pun lantas beralih dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an bahasa Quresy bukan bahasa Arab. di baca bukunya: ”Al-Madkhal li Dirásah Al-Qur’án al-Karâm” dengan bahasa Arab. ketika menafsirkan ayat tersebut menyataklan bahwa kata ‘arabiyyan bermakna “nuzila bilisánin ‘arabiyyin mubân.” Selasa. Muhammad Ibn Muhammad Abu dalam menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu adalah kitab ‘arabiyyah al-akbar atau kitab berbahasa Arab yang maha besar. Jakarta. Penyimpangan dan Kesesatan Ma‘had al-Zaytun. Fungsi Al-Qur’an Aturan Allah yang terdapat di dalam Al-Qur'an memiliki tiga fungsi utama. fâ al-‘Aqâdah wa asy-Syarâ‘ah wa al-Manhaj. yakni sebagai hudá (petunjuk). Ia menegaskan bahwa bahasa orang Arab adalah bahasa Arab. 202.Wahbah Zuhayly. Perbedaan bahasa Quresy dengan bahasa suku Tamim dan lain-lainnya hanyalah dalam dialek bukan dalam makna. Senada dengan itu. 1998 M/ 1418 H). Sebagai hudá.

17 : 105-106). pasien sering sulit membaca resep dokter apalagi memahaminya. Fungsi ketiga Al-Qur’an adalah sebagai furqán atau pembeda antara yang haq dan yang báthill. baik sebagai hudá. resep). Untuk bisa memahami dan menggali fungsi-fungsi Al-Qur’an. Dengan demikian walaupun ada beberapa ayat Al-Qur. Sedangkan Al-Qur’an sebagai bayyinát berfungsi memberikan penjelasan tentang apa-apa yang dipertanyakan oleh manusia. sebab kalau menunggu dapat memahaminya secara penuh bisa keburu mati. surat yang satu dengan surat yang lain. Dalam fungsinya sebagai bayyinát. maka Al-Qur’an perlu dipelajari bagian demi bagian secara cermat dan tidak tergesa-gesa (QS. Selanjutnya fungsi lain Al-Qur’an sebagai Syifa (obat. QS. ia a adalah resep dari Allah yang sudah pasti benar mustahil salah karena Allah adalah Maha Benar. jadi manusia tidak boleh membuat aturan sendiri sebab sistem aturan produk akal manusia sering hanya bersifat trial and error. antara muslim dan luar muslim. Al-Qur'an harus dijadikan rujukan semua peraturan yang dibuat oleh manusia. memahami munásabah atau hubungan ayat yang satu dengan yang lain. 45 . akan tetapi walaupun begitu. Ibarat resep dokter. bayyinát maupun furqán secara mendalam. 75 : 16-17.an yang untuk sementara waktu belum dapat difahami oleh ratio. Inilah kebenaran otoritas.Dengan menggunakan kedua macam hukum secara beriringan yakni hukum alam dan hukum Al-Qur’an. Supaya tujuan itu bisa dicapai maka hukum Allah (Al-Qur’an) harus benar-benar dijadikan undang-undang oleh para khalifah fil ardl dalam mengelola bumi. antara nilai yang diyakini benar oleh mukmin dan nilai yang dipegang oleh orang-orang kufurr. tak apa tetapi tetap harus dilaksanakan. ditujukan antara lain untuk menampakkan kejayaan Islam dan mengalahkan segenap tata aturan ciptaan manusia ( liyudlhirah ‘aláddini kullih) sebagaimana ditunjukkan oleh kemenangan negeri Madinah atas negeri Mekah yang Jahiliyah (futuh Mekah). Demikian pula dengan Al-Qur’an. pasien tetap percaya bahwa resep itu benar mustahil salah karena dokter diyakini tidak mungkin bohong.

Demikian pula dengan Al-Quran sebagai obat. Yang dimaksud Tafsir bi al-Ma’`tsur ialah menafsirkan ayat dengan ayat atau dengan hadits. dari mulai surat Al-Fátihah ayat pertama sampai surat An-Nás ayat terakhir. Dilihat dari caranya. penyakitnya tidak akan sembuh. tetapi perlu melakukan penafsiran terhadap ayat Al-Qur’an. tetapi dokter berpesan agar obat tersebut dimakan sesuai aturan dan sampai habis. maka seluruh ayat yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan masalah riba. Dilihat dari pendekatannya. tafsir terbagi dua. Misalnya pembahasan tentang Riba. Caranya semua ayat yang berkaitan dengan tema ( maudlu’i) yang dibahas diinventarisir tanpa terikat oleh urutan surat.an tidak cukup dengan terjemah. Pemilahan dan pemilihan ayat-ayat tertentu untuk diamalkan sedangkan ayat yang lainnya dibiarkan adalah sikap kufur (Nu’minu biba.Tafsir Tahili ialah menafsirkan Al-Qur’an secara runtut. tanpa terikat oleh tema. Tafsir kedua ini sering juga disebut tafsâr bi 46 . kemudian disistimatisir dan ditafsirkan sehingga antara ayat yang satu dengan ayat yang lain saling melengkapi pembahasan tema. dikenal dua macam penafsiran yakni tafsir tahlili dan tafsir maudhui. Allah menghendaki agar seorang mukmin mengamalkan seluruh ayat Al-Qur’an tanpa terkecuali. diinventarisir kemudian dibahas menurut sub-sub tema sehingga sampai kepada kesimpulan. judul atau pokok bahasan. tidak selalu harus sejalan dengan perasaan (feeling) kemauan (willing) dan ratio (thinking). Cara menafsirkan Al-Qur’an : Untuk memahami isi atau pesan Al-Qur’an yang terkandung dalam seluruh ayat Al-Qur. Sedangkan tafsir Maudlu‘i ialah penafsiran berdasarkan tema-tema yang dipilih sebelumnya. ayat perayat. sebab kalau tidak tepat aturan dan tidak sampai habis. sebab terjemah hanyalah alih bahasa. Sedangkan Tafsir bi al-ma‘qul adalah penafsirkan al-Qur’an dengan logika. yakni Tafsâr bi al-Ma’`tsur dan Tafsirr bi al-Ma‘qul.dlin wa nakfuru biba’dlin).Juga obat dari dokter kadang rasanya manis kadang pahit.

Tafsir Metaforis : Tafsir metaforis ialah mengambil makna kiasan misalnya ada pernyataan “Tikustikus dipenjara. Demikian pula pernyataan bahwa tongkat (asha) nabi Musa menjadi ular dianggap tidak rasional. sehingga agama Musa menang lantas menyebar cepat sekali. sosiologi. Penafsiran Al-Qur’an kelompok Rasional Liberal : Kini muncul kelompok orang yang menafsirkan Al-Qur’an dengan dominasi rasio yang biasa dikenal dengan sebutan kelompok rasional liberal. bagaikan api”. Biologi. Sedangkan apabila didekati dari perspektif tasawuf disebutlah tafsir Tasawuf . maka disebutlah tafsir ‘lmi. tafsir Al-Qur’an juga beragam corak Apabila penafsiran Al-Qur’an dilihat dari persepektif cabang ilmu pengetahuan tertentu seperti psikologi. Mereka menggunakan tiga pendekatan yakni tafsir Metaforis. Supaya rasional. Dengan demikian maka pernyataan menjadi :” Musa melemparkan pegangan (baca: agama Islam) ke tengah-tengah masyarakat .ar-Ra’yi. adalah pernyataan tidak rasional. menjalar-jalar bagaikan ular. Dari sisi perspektifnya.” Pernyataan ini tidak rasional. maka diambillah makna kedua dari kata ‘ asha yakni pegangan. maka pernyataan tersebut harus diitafsirkan sbb : “ Ibrahim dibakar oleh suasana masyarakat yang sangat panas 47 . sebab tidak mungkin api yang panas menjadi dingin. Agama Musa tersebut ternyata sanggup mengalahkan isme/ agama (ular-ular) ahli sihir. tafsir Hermenetika dan pendekatan sosial kesejarahan. karena kalau tongkat bisa menjadi ular berarti telah mengubah sunnatullah padahal sunnatullah tidak akan pernah berubah. dll. Karena kalau demikian berarti sunnatullah api berubah. Supaya rasional.s tidak mempan dibakar api. maka kata tikus dimaknai koruptor. Jadi yang dimaksud dengan tafsir bi ar-Ra’yi adalah menafsirkan AlQur’an dengan menggunakan dalil-dalil logika. Demikian pula pernyataan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa nabi Ibrahim a.

yakni harus memerdekakan seorang hamba sahaya (budak belian).Selintas upaya rasionalisasi Al-ur’an ini bagus sekali tetapi ketika ditanya. tiba-tiba mendapat bagian yang sama dengan pria. Padahal poligami dilaksanakan oleh nabi dan banyak para sahabat nabi. “Bagaimana tafsir bahwa nabi Isa lahir dari rahim Maryam yang perawan. Diatur demikian. Akan tetapi kemudian bergeser kepada persoslan poligami. karena apabila wanita yang semula tidak memperoleh warisan. Pendekatan Sosial Kesejarahan : Menurut kelompok Rasional Liberal. Bagaimana mungkin para sahabat tidak memahami pesan batini Al-Qur’an. lebih baik satu isteri saja. Kalau begitu pada hakikatnya. maka Islam mengatur bahwa wanita mendapatkan warisan tetapi setengah dari bagian pria. kaum wanita tidak mendapatkan harta pusaka (warisan). Islam memandang cara demikian sangat tidak adil. besar kemungkinan akan mengakibatkan heboh nasional. di akhirat kelak akan berjalan merangkak dengan lidah yang menjulur. Bahkan hadits nabi menjelaskan bahwa pria yang tidak bersikap adil dalam berpoligami. Sampai di sini dapat difahami. Akan tetapi Al-Qur’an sendiri langsung menjelaskan bahwa apabila kamu khawatir berbuat tidak adil. Contoh : Pada zaman jahiliyah. Datanglah Islam. 48 . Contoh : Tidak ada satu ayat pun bahkan satu hadits pun yang melarang perbudakan. Apakah rasional ?”. Tafsir Hermenetika : Ialah menafsirkan ayat al-Qur’an dari sisi batini. Akan tetapi banyak sekali ayat Al-Qur’an dan hadits yang menjelaskan bahwa apabila seorang muslim melakukan pelanggaran atas aturan tertentu. Menurut kelompok Rasional Liberal. hukum itu berkembang sesuai dengan perkembangan sosial. Pati kelompok ini tidak sangat sulit menjawab secara tepat dan rasional. Allah memang memerintahkan seorang pria muslim untuk menikah dengan perempuan yang baik akhlaqnya sampai batas maksimal empat orang isteri. Kalau begitu – demikian kelompok rasional Liberal – pada prinsipnya pernikahan dalam Islam adalah monogamy dan mengharamkan poligami. ia terkena finalti. Itu dulu. pada sisi batininya Al-Qur’an melarang perbudakan.

mengapa Allah tidak menurunkan nabi yang baru ?”.408. Kritik Terhadap Upaya Rasionalisasi dalam Menafsirkan Al-Qur’an : Sebenarnya upaya rasionalisasi tafsir Al-Qur’an bukanlah hal baru. Rasionalisasi Al-Qur’an dilakukan dengan pendekatan tafsir Metaforis. 31 Tetapi Muhammad Abduh dengan tafsir metaforis rasionalnya berpendapat lain. padahal sifat api sebagai sunnah Allah adalah panas. Menurut tafsir Ibn Abbas dan lain-lain. Tafsir Al-Munir. Demikian juga ketika nabi Ibrahim dibakar tetapi tidak mati gara-gara apinya menjadi dingin. misalnya penafsiran Muhammad Abduh tentang surat al-Fil yang berbeda dengan tafsiran terdahulu. Apakah warisan bagi perempuan sebesar setengah dari bagian laki-laki yang Allah tetapkan dinilai tidak adil sehingga perlu direvisi ? Bukankah aturan Islam itu telah sempurna ?”. Dengan demikian tidak mungkin api 31 Wahbah Zuhayly. Dengan serangan virus itulah tentara Abrahah menjadi sakit parah dan akhirnya mati. Pendapat-pendapat kelompok rasional liberal yang lebih didominasi oleh akal/ ratio telah mendapatkan penentangan hebat dari para pemikir Islam lain yang tafaqquh fiddin. Setiap burung membawa tiga butir batu. Batu tersebut adalah batu kecil dari tanah yang membara. dua butir di kedua kakinya dan satu butir di paruhnya. (Beirut . burung Abábil itu melempar pasukan gajah dengan batu dari neraka (sijjil). 49 . Sunnah Allah yang bergerak di dalam hukum kausalitas merupakan ketetapan yang pasti. menurutnya sijjil bukanlah batu dari neraka tetapi berupa virus. Nabi Musa memukulkan tongkat ke laut sehingga terbelah menjadi jalan. 1991) Juz 30. hal. Muncullah pertanyaan bagi kelompok Rasional Liberal :” Apakah adil itu adalah sama rata atau proporsional ?”. Oleh karena itu pula. tidak berubah. akan sangat memenuhi prinsip keadilan apabila bagian perempuan sama besar dengan bagian laki-laki. apalagi wanita zaman sekarang bukan lagi pihak yang tertanggung tetapi pihak yang menanggung. misalnya tentang mukjizat nabi Musa. oleh karena itu perlu ada reinterpretasi terhadap konsep adil. Kalau aturan Allah masih perlu revisi.empat belas abad yang silam. Sekarang zaman sudah berubah. Menurut kelompok rasional itu tidaklah mungkin sebab menyalahi sunnah Allah.

Kausality ternyata terlalu simplistik. umat Islam dihadapkan kepada problema yang menyangkut hubungan akal dengan wahyu. hal. Logos Wacana Ilmu. salah satu basic sains tentang kepastian hubungan sebab – akibat atau “if X. Jakarta: PT. tetapi ilmu pengetahuan alam yang ditemukan manusia bersifat relatif. Karena itu ilmu pengetahuan yang sekarang dianggap sebagai sesuatu yang relatif. umat Islam menghadapi dua problema intelektual. dalam mengkonseptualisasikan Islam.33 Bahkan menurut Thomas Kuhn. Islam dan Politik Era Orde Baru. 2001). 33 Herman Soewardi. yang akhirnya memperoleh rekognisi ilmiah. kalau hukum Alam berubah-ubah maka tidak dapat dibuat rumus-rumus ilmu Alam. Namun batasan rasional atau tidaknya. Pertama. Kedua. (Ciputat. ketika Islam diyakini sebagai kehidupan. 1.32 Upaya rasionalisasi ayat Al-Qur’an dalam batas-batas tertentu sah-sah saja karena Islam memang rasional sehingga Islam itu diperuntukkan bagi orangorang yang berakal (Ad-Din al-Aql). sedangkan yang terjadi ke arah itu bersifat nonrasional. Dalam hal ini Richard Thamas (1993) dalam bukunya berjudul “:The Passion of Western Mind” menulis sebuah judul “The Crisiss of Modern Science” menyatakan bahwa ilmu Barat yang spektakuler itu ternyata menghadapi krisis antara lain setelah sekian ratus tahun meyakini “ certainty principle”. Kini ditemukan bahwa partikel-partikel saling mempengaruhi tanpa dihayati bagaimana hubungan kausality di antara mereka. then Y” tetapi pada perkembangan berikutnya ternyata ada juga “Uncertainty principle”. 3. hal. Nalar. Menurut Din. logis atau tidaknya sesuatu kejadian sangat tergantung kepada kemajuan berfikir dan kebudayaan termasuk perkembangan sains teknologi yang berkembang saat itu. S Sebenarnya alam sebagai fakta dengan segala hukumnya adalah absolut. Din Syamsudin. Untuk mengomentari ini. umat Islam dihadapkan kepada persoalan hubungan antara agama dan persoalan kehidupan (sekuler). 32 50 . Kalau sunnah Allah berubah maka hukum alam pun berubah. dalam sains terdapat akumulasi data yang bertentangan yang akhirnya menimbulkan krisis paradigma dan setelah itu timbullah suatu sintesis yang imajinatif. kalau begitu ilmu Alam tidak lagi menjadi ilmu pasti. ada baiknya dikedepankan dulu pandangan Din Syamsudin. ketika Islam diyakini sebagai agama yang berlandaskan wahyu.yang panas menjadi dingin karena kalau begitu sunnah Allah tentang api telah berubah.

sedangkan pengetahuan yang salah disebut persepsi atau opini. Dalam proses menemukan kebenaran itu. Demikian puluhan tahun pendapat itu mendominasi. tetapi apakah kesimpulan itu sebagai ilmu atau hanya persepsi belumlah pasti. absolut. tetapi para ahli astronomi menyebutkan hanya sembilan. Wahyu memberikan informasi seputar masalah-masalah di atas yang tidak mungkin dapat ditemukan melalui penelitian empirik. al-‘ilmu) adalah mutlak. pada hakikatnya. atau bersifat trial and error. kini terakhir ditemukan satu planet lagi sehingga menjadi sebelas. apabila rasio dijadikan sebagai ukuran segenap kebenaran agaknya terlalu riskan. Dalam kesimpulan penulis. Untunglah turun wahyu. Kemudian ditemukan lagi satu planet sehingga berjumlah 10. misalnya apa arti hidup. karena rasio memiliki daya deteksi yang terbatas. Oleh karena itu. Dalam pandangan penulis. terutama dalam persoalan-persolan metafisika atau tentang hakikat sesuatu. Pengetahuan yang benar disebut al-‘ilmu atau haq. Caranya. kebenaran (al-haq. Pendek kata. setiap data yang masuk ke otak akan diolah dengan paradigma berfikirnya sehingga menjadi sebuah pengetahuan (kesimpulan).Sebagai contoh. sedangkan yang berbeda-beda adalah persepsi orang tentang kebenaran. pengetahuan itu bisa benar bisa salah. 51 . apa itu syetan dan bagaimana sikap manusia terhadap syetan. Jadi jumlah planet sebagai fakta adalah absolut namun pengetahuan manusia tentang planet bersifat relatif. terlalu banyak hal yang tak dapat ditemukannya padahal ilmu sangat penting dimiliki untuk bekal di dunia ini. manusia dengan rasio yang berfikir berlandaskan kausality.an menjelaskan bahwa planet itu ada sebelas (ihda ‘asyrata kaukaban). Di samping itu perlu difahami bahwa ada perbedaan antara pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science). Dan sangat mungkin kalau hanya mengandalkan kekuatan nalar semata. manusia sering harus menempuh kesalahankesalahan yang banyak tiada terhingga. Manusia dengan rasionya berusaha mencari kebenaran (ilmu). bahwa Al-Qur. bagaimana setelah mati. tidak dinilai serba mampu untuk mencapai segenap ilmu. Karena itu wajar kalau kesimpulan seseorang tentang sesuatu suka berubah-ubah. apa itu mati. Fungsi wahyu adalah untuk membantu manusia agar jangan terlalu lama atau jangan terlalu sulit menemukan kebenaran. Teori yang hari ini dianggap benar tetapi beberapa tahun kemudian direvisi bahkan dibuang.

Apabila terjadi hubungan sebab dan akibat yang jelas. titik. Hadits ini menyatakan : 52 . Biologi. berjudi. diobservasi atau dibuktikan melalui eksperimen. Apakah paradigma demikian bisa digunakan dalam memahami Islam?. Penetapan hukum haram atas arak sangat logis – rasional. Jika dalam uji coba tersebut tidak terbukti berarti teori itu salah. dengan kata lain dapat dilihat. Keharaman babi berbeda dengan keharaman arak (khamr). akan banyak ditemukan ilmu-ilmu yang mungkin dinilai tidak rasional karena antara sebab dan akibat hukum. Kalau kita menganalisis dengan teliti ilmu-ilmu atau aturan yang terdapat dalam Al-Qur’an. termasuk cerita tentang mukjizat. dll. Kimia. Paling-paling jawabannya adalah karena memang Allah telah menetapkan demikian. apa sebabnya. maka dinyatakan bukan ilmu melainkan sekadar kepercayaan. Sebagai contoh Allah mengharamkan babi. agak sulit mencari hubungan sebab – akibat. Benar tidaknya sesuatu diukur oleh signifikansi hubungan antara sebab dan akibat. maka itu dikatakan logis. Fisika. Di dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang agak sulit difahami. Lain lagi perihal air liur anjing. sering tidak terdeteksi. yakni Empirical Science (ilmu Empirik) dan Rational Science (ilmu rasional) Empirical science adalah manakala kebenarannya yang bersumber kepada indera terutama mata. rasional dan dianggap benar. Tetapi jika hubungan antara sebab dan akibat itu tidak nampak jelas maka dinilai tidak rasional dan salah. Demikian juga sebab-sebab haramnya zina. karena persoalan tersebut tak dapat dibuktikan dengan indera maupun dengan rasio. misalnya ilmu kedokteran. jin. Ini sangat sulit dijawab. di Barat hanya dikenal dua katagori ilmu. Jadi berita tentang bangkit dari kubur. Sedangkan Rational science ialah kebenaran yang bersumber kepada rasio (akal). malaikat. Ini nampaknya agak sulit. membunuh – walaupun AlQur’an tidak menjelaskan sebab akibatnya – tetapi akal/ rasio sudah bisa memahaminya. Pertanyaannya adalah mengapa babi itu diharamkan. Di luar Empirical science dan Rational science adalah belief (kepercayaan) semata-mata dan bukan ilmu. Haramnya arak mudah difahami oleh akal karena arak dapat mengakibatkan mabuk dan merusak otak.Dengan hubungan kausality sebagaimana dijelaskan di atas.

dari A‘masy. Sunan Nasái.65. jilid II. Pertanyaannya adalah mengapa harus dengan tanah bukan dengan sabun. Hadi` yang sama terdapat pada hadits nomor 422 dan 84. telah bersabda Rasulullah SAW. Sanad Hadi` berasal dari Juhair ibn |arb.10190. Sunan A\mad hadits nomor 9146. Apakah hal itu karena di zaman nabi belum mengenal sabun? Tentu tidak sesederhana itu jawabannya. Sunan Ad-Darâmy. halaman 186. Muncul lagi pertanyaan.a ia berkata. hadi` nomor 420. dari Abâ Hurairah. terus anjing ini menggigit kelinci.337. dari ‘Ali ibn Mushâr. hadits nomor 359. Shahâh Muslim bi Syarh al-Nawáwy. sedangkan sabun hanya mengandung beberapa karbon saja yang mustahil dapat membunuh virus rabies. mengapa kalau anjing menjilat bejana. tidak ada satu hadits pun yang mengharuskan mencuci leher kelinci bekas gigitan anjing itu dengan tanah. Juga dari Mu\ammad ibn Rafi’. dari Mu\ammad ibn Sirin. Namun untuk dapat memahami mengapa harus dicuci dengan tanah memang sangat sulit. Penjelasannya dapat dilihat pada : Al-Imam Muhyiddin Abâ Zakariya ibn Syarâf al-Nawáwy. 16190. dari Abd Razaq. 19657.‫لى الل عليططه و‬ ّ‫ ق ال رسلول الل صى‬: ‫عن أبى هريرة رض ي الل عنه ق ال‬ ‫طهلور إن اء أحدكم إذا ولغ فيططه الكلططب إن يغسططله سططبع مططرات‬: ‫لم‬ ّ‫سى‬ ‫اوال هن ب التراب‬ Dari Abâ Hurairah r. Menurut hadits di atas. Akan tetapi apabila ditanyakan kepada ahlinya.67. dari Hamam ibn Munabbah. dari ‘Ismail ibn Ibrahim. dari Abâ Hurairah. Multi karbon sangat efektif dalam menghilangkan racun termasuk virus rabies. Mengapa demikian?” Selintas pertanyaan ini menyudutkan dan sulit dijawab. Tetapi ketika berburu kelinci menggunakan anjing terlatih (mu‘allam). rahasianya dapat agak terbuka. 34 53 . dari Hisyám ibn Hasan. Muslim). hadits nomor 335.34 Hadits serupa berasal dari ‘Ali ibn Hujr al-Sa‘dy. Sunan Ibn Májah. kalau bejana dijilat anjing maka wajib dibasuh tujuh kali. hadits nomor 730. bejana itu harus dibasuh tujuh kali di antaranya satu kali dengan memakai tanah. Bab Çaharah. salah satunya dengan tanah (HR.336. dari Ma‘mar.66. satu kali menggunakan tanah. Shahâh Muslim. apabila dijilat anjing dengan membersihkan sebanyak tujuh kali. bersih-kanlah bejana salah seorang di antaramu. 2001. Asy-Syirkah ad-Dauliyah al-Çibá’ah. Hal ini besar kemungkinan berkaitan dengan unsur-unsur karbon yang sangat beragam dalam tanah. Juz 3. alQahirah. dari Abâ Razain dan Abâ Shálih dari Abâ Hurairah.

Air liur yang keluar ketika anjing menjilat dan ketika tetap dalam mulutnya. bahkan berkhasiat bagi penambahan kekuatan. maka darah akan mengalir ke lambung sebagai energi sehingga lambung bisa bekerja dengan baik. Dengan mengetengahkan contoh-contoh di atas. tetapi kalau perut lapar karena puasa justeru nikmat tidur. Mengapa hanya tiga kurma? Dengan kurma yang sedikit yang masuk ke dalam lambung. Dokter Junjunan. lambung (maag) itu kosong. Kalau perut sangat lapar dapat mengakibatkan tubuh berkeringat dingin. Jl. Dengan berbuka menggunakan kurma (manis) akan mempercepat pembakaran dan segera dapat mengganti glukosa (gula darah) yang berkurang selama puasa. maka lambung memerlukan banyak darah sehingga darah dari otak akan turun ke lambung. Contoh lain ialah tentang puasa.Dapat kita bandingkan dengan bisa ular. Apabila manusia digigit oleh ular kobra. lalu diperas. Mengapa demikian? Menurut ilmu kedokteran. Orang yang sering menahan lapar bisa terkena penyakit maag. Di restoran itu. Nabi ta‘jil (mempercepat buka puasa) hanya memakan tiga biji kurma bukan dengan makan yang banyak. Bandung. Mengapa demikian? Contoh lainnya masih tentang puasa adalah bahwa ketika Nabi berbuka puasa. kemudian diminum. pembaca bisa membuktikannya antara lain di Restoran Naya. ternyata tidak berbahaya bahkan justeru menjadi obat. 35 54 . maka kelaurlah bisanya beberapa cc. Setelah lambung memiliki energi yang cukup kuat barulah diisi dengan makanan yang banyak. penulis bermaksud meminta perhatian bahwa apa-apa yang dilakukan nabi yang menyangkut Kasus nyata tentang perbedaan bisa ular. ketika berpuasa. Berbeda jika lambung itu langsung diisi dengan makanan yang banyak tanpa “pemanasan”. sehingga lambung bisa menjalankan fungsinya dengan baik. maka dalam beberapa menit saja manusia bisa mati. tetapi tidak demikian kalau lapar karena puasa. Jawa Barat.35 Kasus ini kurang lebih sama dengan air liur anjing tadi. Lain halnya dengan bisa yang sengaja diperas dari mulut kobra itu. tetapi tidak demikian dengan menahan lapar karena puasa. kepada ular Kobra dimasukkan ke dalam gelas. Kalau perut sedang lapar akan sulit tidur. Apabila bisa ular itu diperas dari mulutnya kemudian ditampung pada gelas lantas diminum. terdapat perbedaan besar. akibatnya otak kekurangan darah. ini berarti otak kekurangan oksigen sehingga jadi mengantuk. Ternyata tidak berbahaya. padahal hanya sedikit saja bisa ular yang masuk melalui pagutan itu.

Seandainya semua hal harus rasional. al-Qa[a[ al-Anbiyá.37 Dan karena anggapannya itu.diniyah walaupun untuk sementara waktu dinilai kurang rasional namun jangan tergesa-gesa menolaknya. Dengan demikian. Bukan pula Ilmu Rasional karena interrelasi sebab – akibatnya sulit ditemukan. 37 Hartono Ahmad. Juz I. (Kairo: Maktabah alTura` al-Islamy. lantas dengan serta merta ajaran Islam (ayat AlQur’an) yang dianggap tidak rasional (untuk sementara waktu) itu ditafsirkan sesuai dengan selera penafsir. lantas bagaimana dengan Isa (Yesus) yang lahir dari rahim Maryam yang masih perawan. al . tanpa suami dan tanpa berbuat zina. Berdasarkan kajian-kajian yang penulis lakukan. Dalam paradigma Al-Qur’an disebut Ilmu Gaib. maka pasti akan dianggap irrasional dan kemudian ditolak. Sebab ukuran rasional dan tidaknya sesuatu sangat tergantung kepada ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. tidak ubah dongeng Lampu Aladin (fiktif). tetapi termasuk dalam katagori ilmu Suprarasional atau kejadian Supranatural.s dibakar tidak merasa panas.36 Tongkat Nabi Musa a. syurga dan neraka yang sama sekali tidak bisa dijangkau akal. Misalnya Nabi Ibrahim a. atau bisa disebut haqq al-yaqân. Tidak heran kalau kelompok pemikir Rasional menyatakan mukjizat seperti itu hanyalah mitos doktrinal. Apalagi kalau menyangkut persoalan siksa kubur. Kebenarannya hanya dicapai dengan hati (qalbu) yang percaya. tidak boleh hanya karena akal manusia belum bisa menemukan hubungan sebab akibatnya. Aliran dan Faham Sesat Indonesia. Ilmu yang demikian disebut dengan Metarasional. bahkan tak dapat dibayangkan. serta Nabi Muhammad SAW ber-Isra Mi’raj. 1416 H / 1996 M). Apakah ada tafsiran yang lain? Kejadian yang aneh di luar kebiasaan yang sulit difahami seperti mukjizat bukanlah ilmu Empirik karena tidak dapat diulang-ulang melalui kegiatan eksperimen. Muhammad al-Mutawalli. Apabila kejadian ini diukur dengan ilmu dalam batasan rasional. Sya’raq. mereka lebih suka melakukan reinterpretasi dengan pendekatan rasional metaforis. 36 55 . Kebenaran ilmu tersebut hanya dibuktikan dengan ruh yakni setelah manusia mati.s menjadi ular. penulis berkesimpulan bahwa sebenarnya ilmu itu ada empat macam bukan dua sebagaimana dalam pemikiran di Barat. alam Mahsyar. hal. 34. Keempat macam ilmu itu adalah ilmu Empirik ( ‘Ain al-yaqin). Kejadian yang lebih sulit lagi manakala kita ingin mengetahui logis tidaknya mukjizat.

Ilmu Suprarasional merupakan ilmu Burhány. Dalam terminologi lain. sedangkan Metarasional disebut ilmu ‘Irfány. misalnya dikatakan bahwa benda itu diam dan pada saat yang sama benda itu bergerak. yaitu jenis pengetahuan yang dibangun atas dasar kredibilitas seorang tokoh atau sekelompok orang yang dianggap profesional dalam bidangnya Soejono Sumargono. kimia. hal. Pengetahuan kepercayaan atau pengetahuan otoritatif. hal. Termasuk ke dalam irrasional adalah tahayyul. syurga dan neraka. Siksa kubur.12. farmasi. ‫اليقين‬ Sumber dan prosesnya Indrawi : melalui observasi. Contoh kajian Kedokteran. 38 56 . Pengetahuan akal budi. Ruh: yakni dapat diketahui oleh ruh setelah manusia wafat.12. Menurutnya ilmu pengetahuan dipandang atas dasar kriteria karakteristiknya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut: (1). kiamat. Hati. Ilmu Empirik dan ilmu Rasional dikatagorikan Ilmu Bayány. dan bahasa. alam Mahsyar. SUMBER DAN OBJEK KAJIAN 38 Klasifikasi Ilmu Empirik (‘Ain al-yaqin) Rasional (‘Ilmu al-yaqin) Suprarasional (Haqq al-yaqin). dll. karámah. filsafat. Suprarasional (Haqq al-yaqin) dan Metarasional (‘ilmu al-Ghaib). KLASIFIKASI ILMU. Irhas. Ini irrasional. yakni pengetahuan yang dihasilkan oleh kekuatan rasio. Lihat tabel di bawah ini. dan Ma‘unah. dalam : Berfikir Secara kefilsafatan. Misalnya soal mujizat termasuk peristiwa Isra’ mi’ráj nabi SAW. ‫عين اليقين‬ ‫علم اليقين‬ ‫حق‬ Metarasional (ilmu gaib) ‫علم الغ ي‬ Kesimpulan penulis dari hasil analisis dari berbagai sumber antara lain dari Soejono Sumargono. (2). Pengetahuan Indrawi yaitu jenis pengetahuan yang dihasilkan oleh indra. Qalbu : yakni dengan meyakini tanpa harus memahami. (Yogyakarta : Penerbit Nurcahaya. (Yoryakarta : Penerbit Nurcahaya. Pengetahuan Intuitif yakni jenis pengetahuan yang memuat pemahaman secara cepat berdasarkan intuisi dan (4). baa` (bangkit dari kubur). 1984). yakni manakala kejadian tersebut sangat mustahil menurut akal. Di luar yang empat itu ada yang disebut irrasional.Ilmu Rasional (‘Ilmu al-yaqin). (3). Termasuk Matematika. biologi. Berfikir Secara kefilsafatan. Irrasional bukanlah ilmu tetapi tahayyul (hayalan) atau kepercayaan tak berdasar. Akal (rasio) dengan menganalisis interelasi sebab-akibat. 1984). eksperimental.

Di dalam ajaran Islam.1990 M/1410 H). 135 40 Muhammad ibn Sulaiman: “At-Taysir fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr” . Untuk mengetahuinya sangat perlu terlebih dahulu memahami kriteria tafsir bi ar-Ra’yi yang diperbolehkan. dijelaskan bahwa para sahabat biasa menafsirkan AlQur’an dengan ra’yu. Menurut Muhammad ibn Sulaiman al-Kafiji di dalam buku : “ At-Tafsâr fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr”. 39 Muhammad ibn Sulaiman al-Kafiji di dalam buku : “At-Taysir fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr”. hal. Jadi pada dasarnya baik suprarasional maupun metarasional seluruhnya masih dalam koridor rasional. maka tafsâr bi ar-ra’yi NII KW IX secara akademis tidak dapat diterima. nanti di saat kemudian. Apabila mencermati tafsir Al-Qur’an yang dilakukan oleh NII KW IX. juga tidak terdapat dalam Ijma‘ ulama”. maka segera dapat diketahui bahwa penafsiran mereka tanpa mengikuti kaidah-kaidah baku penafsiran yang telah disepakati oleh para ulama. seorang professor doktor di bidang agama akan tetap menggunakan resep dari dokter walaupun tulisan pada resep itu tidak dapat dibaca dengan matanya dan tidak dapat difahami dengan otaknya. Lantas apakah sesuatu yang tidak dimengerti harus ditaati juga? Sebenarnya manusia banyak melakukan perbuatan bukan karena mengerti tetapi karena percaya. sekadar mengikuti selera. ( Damsyiq : Dar-Al-Qalam. Ia menaati resep dokter bukan karena mengerti tetapi karena percaya. Sebagai contoh. Begitupun dengan Al-Qur’an yang berfungsi sebagai resep. maka kalau sementara ini akal belum mampu menerima apa yang dikandung oleh Al-Qur’an. banyak sekali perintah dan larangan nabi yang seakan tidak masuk akal sehingga beberapa ulama melakukan rasionalisasi melalui penafsiran metaforis. hal ini dilakukan apabila mereka tidak menemukan tafsirnya dalam hadis mutawátir. 57 . hal. Tafsir ra’yu tidak boleh kalau 39 Adapun tafsâr bi ar-Ra’yi yang dilarang adalah min gair ‘ilm (tanpa imu) tetapi meninggalkan pemahaman yang sudah biasa difahami dari lafaÑ-lafaÑ Al-Qur’an 40 . sebaiknya diterima saja dahulu. apa-apa yang dianggap tidak rasional sangat mungkin menjadi rasional juga. Berdasarkan kriteria tafsir bi ar-ra’yi di atas. terutama ulama Salaf. Apakah tafsir Al-Qur’an yang dilakukan oleh NII KW IX termasuk kepada tafsir bi ar-Ra’yi yang diancam neraka?. obat (syifá).136.

sedangkan hadits (karena hanya berita) mungkin benar mungkin salah. tetapi hanya mendengar beritanya. baik tentang tatacara ritual maupun mu’amalah. Hakikat Sunnah Rasul Al-Qur’an berisi petunjuk-petunjuk yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani hidupnya. baik berupa perbuatan (Fi. Tanpa mengikuti Sunnah Rasul mustahil bisa sempurna dalam mengamalkan Al-Qur’an. aktivitas ekonomi.MODUL 5 SUNNAH RASUL Rasulullah sebagai Whole Model (Uswah Hasanah) Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa meyakini bahwa Sunnah Rasul adalah sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang berfungi sebagai penjelasan tentang pesan-pesan AlQur’an. Untuk itu. Akan tetapi bagaimana mungkin mengetahui sunnah rasul apabila tidak mempelajari haditsnya. Sebagai penjelas. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi-fungsi sunnah rasul dalam hubungannya dengan Al-Qur’an. berpakaian. Tujuan Instruksional Khusus : • • • Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara sunnah dan hadits. sampai kepada cara berumah tangga dan bernegara. Mahasiswa mengetahui dasar-dasar pemilihan hadits yang shahih dan hadits yang lemah serta cara mengamalkannya. dari mulai tatacara shalat. 58 . Pokok-pokok Materi Prolog : Isi Al-Qur’an bersifat global yang memerlukan banyak penjelasan. Semua mukmin diwajibkan mengikuti sunnah Rasul bukan diwajibkan mengikuti hadits. Jadi. Berita tentang sunnah rasul itu disebutlah hadits. Dalam hal ini tidak semua sahabat melihat langsung sunnah rasul. berumah tangga. Sunnah Rasul adalah faktanya sedangkan hadits hanyalah beritanya. apalagi orang-orang di bawah sahabat.liyah) perkataan (qauliyah) maupun sikap diam/ no coment (taqririyah) disebutlah Sunnah Rasul. Sunnah rasul pasti benar. namun petunjuk atau informasi itu masih bersifat global (mujmal). shaum (kutiba ‘alaikumus shiam). Misalnya perintah shalat (aqimish shalat). datanglah Rasulullah SAW menjelaskan pesan-pesan Al-Qur’an secara detail. haji (wa atimmu hajj). nabi adalah whole model (Uswah hasanah) yang ma’shum (terjaga dari kesalahan). Segala penjelasan rasulullah.

dari mulai persoalan etika makan sampai kepada soal bernegara dan mengadakan hubungan antar negara. yang hanya diketahui oleh isterinya. Bagi mukminin. orang yang bisa melihat perbuatan nabi sebagai model. Pendek kata. maupun sikap diamnya (taqiriyah). ucapan-ucapannya (qauliyah). Untuk itu. Oleh karena itu Al-Qur’an masih memerlukan penjelasan-penjelasan (bayan) yang lebih rinci (tafshil). pasti benar mustahil salah. Apa yang dijelaskan oleh Rasullah.42 Jadi hadits adalah berita tentang sunnah rasul. sedangkan hadits adalah beritanya. shaum. Sebahagian besar orang Islam pada saat itu hanya mendengat beritanya. yang menjelaskan dan memberi contoh tentang seluruh pesan-pesan Al-Qur’an. Sunnah menurut bahasa artinya perjalanan. ucapan dan sikap diam nabi.41 Kedudukan rasul adalah sebagai penjelas (bayin). berdagang. Rasullah lantas mendemonstrasikan tatacara shalat. mengetahui perilaku dan seluk beluk kehidupan seorang model (idola) sangat perlu. ucapan-ucapannya (qauliyah). baik melalui perbuatannya (fi’liyah). apalagi menyangkut tatacara berumah tangga dan hal-hal yang bersifat sangat pribadi. berumah tangga. perilaku. dll. Sedangkan secara istilah sunnah berarti perbuatan nabi ( fi’liyah). Sunnah rasul sebagai sebuah fakta. Sedangkan hadits hanyalah beritanya. Jadi sunnah rasul adalah setiap perilaku. sunnah rasul adalah faktanya. Berita itu bahasa Arabnya adalah khabar (akhbar) atau hadits. maupun sikap diamnya (taqiriyah).dll. ucapan dan sikap diam nabi. 41 Jadi sunnah rasul adalah setiap whole model (Uswah hasanah) 59 . 42 Hadits secara bahasa bisa berarti baru bisa juga berarti berita. Yang namanya berita sering bias. baik tatacara shalat. haji. how to do) perintah-perintah itu. Tetapi di dalam Al-Qur’an tidak menjelaskan secara operasional dan lebih rinci tentang tatacara (kaifiyat. Oleh karena itu rasul adalah sebagai yang ma’shum (terjaga dari kesalahan). pekerjaan atau cara. berpolitik. tatacara shaum. ada distorsi. disebut sunnah rasul. Akan tetapi pada kenyataannya. maupun tatacara haji hanya sebagian sahabat saja. new dan news. Allah mengutus rasul yang akan menjelaskan segenap aturan Al- Qur’an.

mungkin benar (shahih) bukan lemah (dhaif). Sumber hukum kita adalah sunnah bukan hadits. Akan tetapi bagaimana mungkin bisa mengetahui sunnah rasul kalau tidak membaca haditsnya.

Fungsi sunnah Rasul (hadits ) tehadap al-Qur’an :
Hadits / sunnah Rasul berfungsi sebagai bayan (penjelasan) terhadap Al-Qur’an, tanpa memahami hadits tidak akan mampu memahami Al-Qur’an dengan jelas. Bayan ada beberapa macam : 1. Bayan taukid (taukid = menguatkan).yakni menguatkan pernyataan AlQur’an, misalnya Al-Qur’an menyatakan bahwa berbohong itu adalah sebuah dosa, kemudian dikuatkan oleh hadits. 2. Bayan tafshil (tafshil = merinci), yakni merinci apa yang masih global di dalam 3. al-Qur’an, misalnya Al-Qur’an menegaskan aqimish shalat (tegakkanlah shalat) sedangkan tata cara shalat diuraikan oleh hadits. Bayan itsbat (itsbat = pengecualian). Misalnya Al-Qur’an surat 5 ayat 3 menegaskan bahwa bangkai dan darah haram dimakan. Kemudian datanglah hadits riwayat Ahmad, Ibn Majah, Baihaki dan Daruquthni, bahwa ada bangkai yang dihalalkan yakni ikan dan belalang. Juga ada darah yang dihalalkan yakni hati dan limpa.

Penelitian tentang kesahihan hadits :
Apabila anatomi hadits dibedah sebagaimana membedah anatomi berita, kita akan menemukan tiga unsur berita, yakni sumber berita, kredibiltas sumber berita dan isi berita itu sendiri. Demikian pula hadits terdiri dari tiga unsur yakni Sanad (sumber berita), Rawi (Kredibilitas kepribadian periwayatnya) dan Matan ( isi berita). Katagorisasi hadits, baik secara kuantitas maupun kualitas ditentukan oleh tiga unsur hadits tadi. Dari sisi kuantitas, hadits terbagi kepada tiga, yakni : (1). Hadits Mutawatir, ialah hadits yang diterima oleh orang banyak kemudian disampaikan lagi kepada orang banyak, demikian seterusnya. Secara adat, tidak mungkin orang banyak sepakat untuk berdusta. Oleh karena itu kedudukan hadits mutawatir sangat tinggi. (2). Hadits Masyhur ialah hadits yang diriwatkan oleh orang banyak tetapi tidak sebanyak mutawatir. (3). Hadits Ahad ialah hadits

60

yang diriwayatkan oleh satu orang, dua orang, tiga orang atau lebih tetapi tidak mencapai derajat masyhur. Dari sisi kualitasnya hadits terbagi dua yakni hadits Shahih dan hadits Dhaif. Hadits dinilai shahih apabila ketiga unsur hadits itu sah, yakni sanad). (2). Dari sisi kredibilitas Rawi, (1). Dari sisi Sanad, antara pembawa berita dan penerima berita harus bersambung ( muttasil harus kuat ingatan (dhabit) dan jujur (‘adalah). Kalau ia memiliki sifat dhabith dan ‘adalah maka rawi tersebut dianggap kuat (tsiqah). (3). Dari sisi Matan (isi berita), tidak ada cacat (ghair mu’allal ) dan tidak janggal (ghair syadz). Apabila tidak memenuhi syarat di atas maka hadts dinilai Hadits Dhaif.

Sikap Hati-hati dalam Menghadapi Hadts :
Karena tidak semua hadits itu shahih, maka seorang mukmin jangan tergesagesa meyakini keabsahan suatu hadits lantas mengamalkannya, sebelum meneliti kualitas hadits tersebut, paling tidak bertanya kepada ahlinya. Amal-amal ibadah yang bid’ah yang dilaksanakan oleh masyarakat pada umumnya disebabkan oleh kecerobohan menerima dan mengamalkan hadits. Apalagi kalau memiliki persepsi bahwa hadits dhaif boleh dijadikan landasan penambahan amal ibadah, itu sangat keliru dan menyesatkan. Padahal di tengah masyarakat sangat banyak amal ibadah yang berdasarkjan hadits dhaif, misalnya shaum nisfu sya’ban, shalat Tasbih, termasuk bacaan qunut di dalam shalat Subuh. Selain itu, kesalahan pun sering terjadi akibat misinterpretasi dalam memahami teks hadits yang sahih, misalnya hadits yang menyatakan bahwa nabi makan dengan tiga jari. Apabila hanya melihat teks hadits tanpa melihat konteksnya, akan lahir kesimpulan bahwa makan dengan tiga jari adalah sunnah rasul, padahal konteks hadits tersebut adalah makan kurma, bukan makan nasi.

61

MODUL 6 IJTIHAD Berfikir Kreatif dalam Menentukan Hukum yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara Eksplisit Tujuan Instruksional Umum:
Mahasiswa memahami Ijtihad sebagai suatu motode penetapan hukum, sebagai sumber hukum Islam ketiga setelah Al-Qur’an dan hadits. Kemudian mereka pun termotivasi untuk berfikir kreatif menjauhkan diri dari sikap taqlied.

Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa dapat : • Menjelaskan pengertian dan fungsi Ijtihad • Mengaplikasikan penggunaan metode Qiyas, istihsan mashalihul mursalah, dan ijmak dalam proses penetapan hukum. • Menjelaskan sebab-sebab terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para ulama, terjadinya madzhab dan bagaimana bersikap terhadap madzhab.

Pokok-pokok Materi :
Prolog : Setelah nabi Muhammad SAW wafat, persoalan syar’I terus bermunculan, baik dalam kaitannya dengan ibadah mahdloh maupun ibadah ghair mahdloh, di dalam semua lapangan kehidupan, baik ekonomi, politik, kesehatan, rumah tangga, dll. Akan tetapi AL-Qur’an ataupun hadits belum menjelaskan secara eksplisit hukum masalah tersebut, padahal tetap memerlukan solusi, agar segenap perilaku manusia tidak keluar dari syari’at Islam. Oleh karena itu diperlukan pemecahan masalah melalui cara yang lain, yakni dengan mengerahkan segenap kemampuan intelektual untuk menetapkan hukum sesuatu itu dengan melihat dalil-dalil yang memiliki hubungan tak langsung (implisit) dengan persoalan yang dibahas. Dalil-dalil tersebut dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik pendekatan tertentu, kemudian disimpulkan sehingga sampai kepada penetapan hukum yang dicari. Cara demikian disebut Ijtihad. Ijtihad ini bisa melalui teknik pendekatan istihsan, qiyas, mashalaihul mursalah maupun ijmak. Metode pendekatan ini dirumuskan oleh para imam Mujtahidin yang sampai saat ini diakui akurasinya. Walaupun menggunakan teknik pendekatan yang sama belum tentu dijamin akan menghasilkan kesimpulan yang sama. Hal ini karena banyak faktor penyebabnya, antara lain karena perbedaan kemampuan intelektual dan latarbelakang pengalamannya. Juga karena perbedaan jumlah hadits yang dijadikan reference, maklum ketika itu hadits belum ditulis secata lengkap. walaupun hasil ijtihad para imam mujtahid dalam suatu persoalan yang sama sering berbeda, namun semua imam mujtahid memiliki ketawadluan intelektual,

62

63 . berjudi.mereka semua berpesan. berzina. Lebih tegas lagi. mereka semua sepakat mengharamkan umat Islam bersikap taqlid kepadanya. Namun sayangnya.ing ringan buruknya. Penjelasannya sbb : 1. umat Islam banyak sekali yang taqkid buta sehingga fanatik madzhab. Contoh : bagaimana hukumnya apabila seorang anak mengatakan “ gila luh” kepada orangtuanya. Hakikat Ijtihad Ijtihad adalah mengerahkan segenap kemampuan fikiran (intellegence quotien) untuk menetapkan hukum sesuatu yang belum dijelaskan secara ekplisit di dalam AL-Qur’an maupun hadits. Mashalihul mursalah. dll. melalui analisis terhadap sjumlah (implisit) yang ada. agar apabila ia keliru. 2. hendaklah pendapatnya itu dibuang jauh-jauh. Tidak ada tempat untuk berijtihad dalam persoalan hukum yang telah dijelaskan secara eklplisit oleh Al-Qur’an dan hadits. Istihsan. Teknik Pendekatan Ijtihad Ijtihad bisa menggunakan berbagai macam teknik analisis. dan Ijmak. Jadi ijtihad Ijtihad hanya berlaku di dalam hal-hal yang belum jelas. “La masagha lil ijtihadi fi mauridin nash”. Qiyas (analogi) adalah menentukan hukum sesuatu yang belum jelas dengan cara membandingkan hukum sesuatu yang telah ada dengan hukum yang akan dicari dengan melihat ciri-ciri persamaamnya (‘illat). yakni dengan pendekatan Qiyas. seperti tentang keharaman babi. dalil Objek kajian Ijtihad Ialah segala hukum sesuatu (baik menyangkut ibadah Mahdloh maupun ghair Mahdloh) yang belum dijelaskan secara ekplisit di dalam Al-Qur’an maupun hadits. Apakah ia berdosa ? Perbuatan yang diharamkan dilakukan seorang anak kepada orangtua yang secara ekplisit disebutkan di dalam AlQur’an surat 17 ayat 23 adalah mengatakan “ah” ( wala taqul lahuma uff = “ Dan janganlah kami mengatakan ah kepada kedua orangtuamu !” ). Istihasan (stihsan = minta yang tertbaik) ialah menetapkan hukum sesuatu yang belum jelas dengan cara memilih satu diantara alternatif yang ada dengan pertimbangan mana yang pal.

Semua imam mujtahid berpesan. yakni keputusannya dihasilkan melalui adu pendapat dan penjelasan-penjelasan (bayan) para ulama dalam suatu forum musyawarah terbuka. maka akan mengakibatkan kekeringan ke wilayah kota yang datar. akibat perbuatannya itu. maka buanglah jauh-jauh ke luar pagar. kalau wilayah itu dijadikan lahan pembangunan. Misalnya : Larangan mendirikan bangunan / rumah di kawasan hutan serapan air. dengan pertimbangan bahwa. Untungnya. yaitu menetapkan hukum yang belum jelas melalui kesepakatan pemikiran para ulama. dengan dasar penetapannya adalah dampak baik dan buruk bagi orang banyak. Dalam dunia ilmu kejadian seperti ini sangat lumrah. ide. Pihak Pemrintah Daerah bnerhak melarang pembuatan rumah tersebut. para ulama mujtahid memiliki ketawadluan intelektual. dengan melihat eksistensi PBB yang apakah negara kita masih perlu menjadi Keputusannya segenap ulama ini anggota PBB atau lebih baik keluar ? dinamakan ijmak. Dalam hal ini para ulama tidak menerima jelas melainkan hanya diam ( sukut). Inilah yang disebut dengan Ijmak Bayany . apabila pendapatnya di kelak kemudian hari ternyata bertentangan dengan hadits shaih.3. hukum yang diketengahkamn oleh seorang ulama. Mashalihul mursalah : ialah menetapkan hukum sesuatu yang belum jelas. kadang terjadi perbedaan pendapat di antara mereka. Disebutlkan Menyikapi Perbedaan Hasil Ijtihad Hasil ijtihad para ulama besar dalam suatu persoalan tidaka selalu menghasilkan kesimpulan yang seragam. 64 . Ijmak. juga karena jumlah hadits yang dijadikan reference sangat berbeda. Jadi Ijmak merupakan ijtihad kolektif. didominasi oleh Amerika Serikat. Ada dua macam ijmak. Misalnya. pengalaman dan pengaruh lingkungan yang berbeda. Bisa jadi kesepakatan ini hanya bersikap no coment terhadap lontaran dan tidak menolak dengan Ijmak Sukuti. Terjadinya perbedaan pendapat di kalangan ulama mujtahid adalah karena banyak faktor antara lain karena tingkat kecerdasan yang berbeda. gagasan.

kikta akan sanggup berfikir ijtihadi dalam menetapkan hukum. terutama untuk dipakai pribadi. bukan mengambil hasilnya. Apabila seorang muslim tidak bermadzhab (non sektarian) dinilaI tidak benar. Dengan demikian. Sikap yang paling baik adalah mengambil dan menggunakan metode ijtihadnya. tidak sedikit para tokoh ulama yang justeru mewajibakan taqlid madzhab. umat Islam tidak boleh taqlid buta kepada ulama dengan mengambil seluruh hasil ijtihadnya secara Seputar Fanatik Madzhab Pada tataran realita di lapangan. Padahal tidak ada satu ayat Al-Qur’an maupun hadits pun yang mewajibkan bermadzhab. 65 .Sehubungan dengan itu.

Sikap tauhid ini merupakan fondasi beragama dan menjadi dasar nilai dalam semua aktivitas manusia.MODUL 7 KONSEP TUHAN Menghadirkan Allah dalam Aktivitas Kehidupan Sehari-hari Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa memahami dasar filosofis dan Qurani bagaimana menghadirkan Allah dalam kehidupan sehari-hari sehingga selalu merasa diawasi oleh-Nya (Ihsan). banyak lagi orang di luar itu yang tidak bertuhan (atheis). dll. Gudd (Swedia. Pengertian Tuhan Secara bahasa. Bukan hanya komunis. Pokok-pokok Materi Prolog : Manusia senantiasa mencari siapa penguasa tertingi (ultimate reality) di alam ini. Secara istilah Tuhan adalah segala sesuatu yang paling dicintai. Dia hanya satu. Allon (Phoenicians). Akan tetapi Al-Qur’an menegaskan bahwa semua manusia pasti bertuhan mustahil tidak. god. Di dalam Al-Qur’an tuhan itu adalah Allah. Got (Belanda). baik ritual maupun mu’amalah. The Lord God. Tuhan (Bahasa Indonesia) sinonim dengan kata God. Ekah. Eli (Yahudi). Itulah sikap tauhid (mengesakan tuhan). hyang. Apabila tauhid kokoh maka syirik akan lenyap. Norwegia). dengan menggunakan pendekatan diletika material sampai kepada kesimpulan bahwa tuhan itu tidak ada. Ado (Canaanites). satu dalam segala hal. Adonai. yakni tauhid Rubbubiyah. Deity (bahasa Inggris). Apabila seseoranjg lebih mencintai mobil barunya daripada segalanya maka mobil itu 66 . Selanjutnya tauhid dibagi tiga. Orang komunis. sebaliknya kemunculan syirik mengindikasikan lemahnya tauhid. Elohim. Golt (Jerman). Tujuan Intsruksional Khusus (TIK): Mahasiswa mampu menjelaskan secara aqli dan naqli mengapa tuhan harus satu Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian tawhid serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Yahuwa. paling tidak. Mulkiyah dan Uluhiyah. Almighty God. ely. Dalam bahasa lain istilah tuhan disebut ilah. Penguasa tertinggi itu kemudian disebutlah Tuhan. ia bertuhan kepada hawa nafsunya.

Allah menegaskan : "Maka pernahkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya ?" (QS. Tuhan yang telah menciptakan segala sesuatu (khaliqu kulla syaiin) QS. Di dunia ini ada manusia yang bertuhan satu (monotheisme) tetapi Tuhannya bukan Allah SWT. Muhammad / 47 : 19).menjadi Tuhan baginya. tiada tuhan melainkan Dia. Siapakah tuhan Allah itu ? Allah menegaskan : "Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa. Yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang". Dalam pandangan Al-Qur'an. 67 . sesungguhnya tidak tuhan selain Allah". tidak ada manusia pun yang atheis (tidak bertuhan). 6 : 95). Tuhan yang tak dapat digapai dengan panca indera tetapi Dia maha melihat segalanya (QS.6 : 103). Siapakah Tuhan yang Satu itu ? Akal manusia bisa sampai kepada kesimpulan bahwa tuhan itu satu. Bagaimana mungkin pemegang kekuasaan tertinggi lebih dari satu. kalau Tuhan dua niscaya Tuhan dengan ciptaannya masing-masing akan blok-blokkan dan berusaha saling mengalahkan (QS. 45 : 23). Menurut Al-Qur'an. Apabila jabatan lebih dicintai melebihi segalanya maka jabatan itu adalah tuhannya. tetapi akal manausia tidak mungkin dapat mengetahui siapakah tuhan itu. dll. 6 : 96). Juga sebahagian manusia lain mempunyai banyak tuhan (politheisme) Dalam hal ini Allah menegaskan : "Maka ketahuilah. Ini disebut Mulhid bukan atheis. niscara akan terjadi pertengkaran. Pendek kata banyak manusia yang telah menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan. hanya saja ada manusia yang mengingkari Allah lantas bertuhan kepada hawa nafsunya. Ini bisa berbahaya. QS. wanita. Tuhan yang menjadikan malam dan siang (Qs. 6 : 102. Tuhan yang menurunkan hujan (Al-Fathir / 35 : 27) Tuhan yang menumbuhkan biji-bijian (QS. (QS. 2 : 163). Mengapa Tuhan harus satu Menurut Rasio : akal manusia tidak mungkin dapat menerima kalau tuhan sebagai Ultimate Reality lebih dari satu. tahta. semua manusia pasti bertuhan. Dengan demikian ada orang yang menuhankan harta. 23 : 91).

Memilih dan menaati aturan selain Al-Qur'an .Pemahaman La ilaaha illaah : Keyakinan bahwa tiada tuhan selain Allah (la ilaha ilallah) adalah sikap Tauhid. Allah menegaskan :"Maha duci Allah yang di tanganNyalah segala kerajaan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu (QS 67 : 1). Apabila manusia lebih menaati makhluk daripada Allah. Manusia hanya mengabdi kepada Allah. setiap karya tulis terutama karya-karya ilmiah pasti terdapat hubungan yang erat antara bab pendahuluan dengan bab penutup. Tawhid Mulkiyyah ialah meyakini bahwa hanya Allahlah satu-satunya raja (malik) bagi manusia. Tauhid Mulkiyyah dan 68 . segenap aturan hasil karya manusia yang bertentangan dengan Al-Qur'an dianggap batil. Manusia wajib meyakini bahwa hanya Allah dengan AlQur'an-nyalah yang pantas mengatur hidup manusia.Ilahinnas. Allah-lah yang paling mengetahui karakter manusia dan hanya Allah-lah yang paling mengetahui bagaimana cara mengatur manusia. Iyyaka na'budu tauhid Uluhiyah. Karena Allah adalah raja maka Allahlah yang harus paling ditaati. Untuk itu kita bisa melihat relasi (nisbah) antara surat al-Fatiihah sebagai bab Pendahuluan dengan surat An-Nas sebagai bab Penutup Al-Qur'an. Tawhid Rubbubiyah ialah meyakini bahwa Allah sebagai satu-satunya Rabb ( Pencipta dan Pengatur) manusia. Penjabarannya harus berlandaskan ayat Al-Qur'an juga bukan kira-kira.yuwahhidu bermakna pengesaan Allah. termasuk syirik Rubbubiyah. . atau aturan yang bertentangan dengan Al-Qur’an. Rabbul 'alamin Rabbun nas (2). manusia harus memilih Al-Qur' an sebagai buku panduan hidupnya. karena pada lazimnya. Tawhid Uluhiyah ialah meyakini bahwa hanya Allah lah satu-satunya llah atau Tuhan yang wajib disembah. maka ia telah melakukan syirik Mulkiyyah. Dengan demikian. Tauhid (tawhidan) yang berasal dari kata wahhada . Oleh karena itu. Di dalam Al-Fatihah terdapat kalimat yang relevan dengan beberapa kalimat yang terdapat pada surat An-Nas yaitu sbb : (1). Pengesaan Allah yang di dalam Al-Qur’an dilambangkan dengan kalimat La ilaha illah perlu dijabarkan. paling dicintai dan paling ditakuti. Maliki Yaumiddin – Malikin nas (3). Ini melahirkan taksonomi tauhid yakni Tauhid Rubbubiyah.

Melakukan penyembelihan hewan untuk mengabdi kepada selain Allah. Syirik Rubbubiyah. karena tidak mungkin menomor satukan Allah berbarengan dengan sikap lebih mencintai isteri daripada segalanya. Allah telah menyiapkan aturan untuk manusia yakni Al-Qur’an. Meyakini adanya makhluk yang mengetahui hal-hal gaib mutlak (apa yang akan terjadi esok) selain Allah. Jangankan dalam takaran lebih walaupun hanya mempersamakan. Syirik Mulkiyah dan (3). Beribadah karena motivasi pujian manusia atau motive-motive duniawi. (b). (d). Pertanyaan Renungan : • • • Siapakah yang lebih mengetahui sifat-sifat manusia. Menjadikan makhluk sebagai tempat bergantung dalam soal nasib. (2). Allah atau manusia ? Jawabannya : Allah.manifsetasinya antara lain melakukan segala sesuatu semata-mata dengan niat beribadah kepada Allah. Termasuk ke dalam syirik Uluhiyah adalah (a). (d). Syirik tidak mungkin bisa berdampingan dengan sikap tawhid. Syirik itu bermacam-macam. antara lain (1). Allah atau manusia sendiri ? Jawabannya : Allah. Mengabdi kepada selain Allah adalah syirik Uluhiyah. sedangkan manusia dengan akalnya juga telah menyiapkan aturan untuk mengatur 69 . (b). Mengabdi kepada selain Allah (b). Termasuk ke dalam syirik Rubbubiyah adalah : (a). Termasuk ke dalam syirik Mulkiyah adalah (a). itu pun sudah syirik. Siapakah yang lebih mengetahui aturan yang tepat untuk mengatur manusia. Syirik Uluhiyah. Memilih dan menaati peraturan hasil karya manusia yang bertentangan dengan aturan Allah (c). (c). orangnya disebut musyrik. Meyakini ada aturan yang lebih baik daripada aturan Allah. Lebih takut kepada makhluk daripada kepada Allah (c). Lebih mencintai makhluk daripada mencintai Allah. Meminta-minta secara gaib kepada selain Allah (d). Lebih menaati makhluk daripada Allah. Melakukan aktivitas sehari-hari bukan karena Allah. Tauhid versus Syirik : Syirik artinya menyekutujan Alah.

• Kalau anda sudah mengetahui bahwa aturan yang baik adalah Al-Qur’an.manusia. apakah anda termasuk orang pandai atau orang bodoh ? Jawabannya : Orang bodoh (jahiliyah). • Kalau anda mengetahui bahwa Al-Qur’an lebih baik dari aturan buatan siapapun di dunia ini. AlQur’an. Aturan manakah yang paling baik ? Jawabannya : Aturan Allah. tetapi anda memilih aturan lain. apakah anda mau melaksanakan Al-Qur’an ? Jawabannya : ????? 70 .

Sedangkan jalan mana yang mau ditempuhnya. ruhnya akan disimpan di Iliyin (tempat tinggi) di alam Qubur. Mahasiawa mampu memahami kunci sukses memejen dirinya untuk menjadi khalifah fil ardl yang sukes. Perjalanan seterusnya pasti lancar bahagia. Allah hanya memberikan dua jalan (wahadainahu najdain). Apabila pilihannya salah. yakni sebagai khalifah fi al-ardh (penguasa bumi). maka setelah mati. Itulah misi rahmatan lil ‘alamin yang diemban manusia. sebuah tugas yang tidak dibebankan kepada kelompok jin. baik di alam mahsyar maupun ketika memasuki Jannah (syurga). Tugas manusia sebagai khalifah adalah mengelola bumi sehingga bumi menjadi sumber kesejahteraan dan kebahagian lahir batin bagi segenap umat manusia. Tugas manusia sangat berat. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Mahasiswa memiliki visi yang jauh ke depan serta komprehensif tentang konsep hidup di dunia sehingga mereka bisa hidup pada jalan yang benar sesuai petunjuk Allah SWT. Manusia memiliki hak untuk memilih (free choise. free will. Pokok-pokok Materi : Prolog : Manusia diciptakan Allah SWT dari tanah tetapi secara arsitektur. Sebaliknya apabila pilihannya sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an. Supaya sukses menjadi khalifah. juga dilengkapi dengan fisik yang disiapkan di alam rahim. Tujuan Instruksional Khusus (TIK): • • Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat manusia. Akan tetapi tentu saja setiap pilihan mengandung resiko (QS. bahkan dilengkapi dengan qalbu (willing. diserahkan sepenuhnya kepada manusia. tujuan hidup dan tugas hidupnya di dunia. feeling thinking dan akal nurani).Modul 8 KONSEP MANUSIA (Kunci Sukses Manusia sebagai Khalifah di Bumi serta Perjalannya dari Alam ke Alam). maka setelah mati. ree action). ia akan disimpan di Sijin (penjara) alam qubur. 52 : 21). Seterusnya ia akan ditempatkan di dalam Nar (neraka). Allah SWT telah melengkapi manusia dengan ruh di samping nyawa (hewan hanya memiliki nyawa). manusia menempati posisi puncak dibandingkan malaikat sekalipun. Walaupun manusia diberi amanah sebagai khalifah fil ardh. 71 . namun justeru Allah tidak memaksa manusia untuk berbuat sebagaimana kehendak Allah.

job yang diberikan oleh Allah kepada manusia semasa di alam Arwah adalah sebagai khalifah fi al-ardl (penguasa bumi yang bertugas mengelola dan memakmurkan bumi). bahwa kalau ia kelak lahir ke dunia. dll sebab ruh tidak memerlukan itu semua. Suapaya bumi ini ramai maka manusia harus dibekali dengan fisik sebagai pembungkus ruh. Alam Akhirat. Manusia di Alam Ruh : • • Di alam Ruh manusia masih berupa ruh (jamaknya arwah). Mengenai eksistensi ruh tak ada seorang pun yang tahu. Alam Dunia. manusia mengalami hidup di lima alam yakni (1). ia akan mengabdi kepada Allah. Alam Ruh (2). Ruh menjawab :"Bala syahidna" (Ya Engkau Tuhan kami). pabrik pakaian. Amanah. Allah SWT bertanya ulang kepada ruh : "Alastu birabbikum ?" (Apakah Aku ini Tuhanmu). Kedua hukum tersebut adalah absolut. bumi dan gunung-gunung tetapi mereka semua menolaknya. maka manusia mentaati hukum Alam dan hukum Agama sekaligus. Kalau demikian keadaannya. • Amanah ini sebenarnya telah ditawarkan oleh Allah kepada langit. Apabila manusia memilih hukum yang relatif maka ia akan gagal melaksanakan tiugas kekhalifahannya. Dalam hal ini ruh berjanji kepada Allah sebagai Sang Pencipta. • Supaya manusia menaati hukum Allah. Alam Qubur dan (5). Al-Ahzab 72). tidak ada pabrik karpet. (3). sebelum ruh masuk ke dalam janin di alam Rahim. • Mengabdi kepada Allah adalah sebuah agreement yang harus dilaksanakan. • Pada saatnya nanti. (4). pabrik obat nyamuk. Kemudian amanah ini diambil oleh manusia (QS. Kalau manusia turun ke dunia dalam bentuk ruh (tidak berfisik) maka di dunia tidak akan ada mobil sebab ruh tidak perlu mobil. Rinciannya akan dijelaskan di bawah ini. Alam Rahim. • Agar manusia sukses mengelola bumi. Pembinaan Allah kepada manusia melalui berbagai macam cara antara lain 72 .Sebagai khalifah fil ardhi. maka dunia pasti sepi. manusia harus dibina. tugas.

maka terbentuklah daging. Sperma adalah kehidupan tingkat awal atau hidup sebagai sel. manusia telah melakukan teken kontrak untuk hanya mengabdi kepada Allah. Shaum melatih manusia agar mampu memenej emosi. cantik atau tidak tidaklah penting. Allah sebagai raja (Malik) yang harus dtaati. tulang. tangan. Zakat membiasakan manusia bersikap dermawan serta memiliki kepedulian sosial. Ini artinya hidup manusia telah dikontrak (dibeli) oleh Allah dengan imbalan syurga.melalui rukun Islam. • Zigot terus tumbuh. zakat dan haji. dll (mudgah). shaum. shalat. tawakkal. • Dengan demikian di Alam Ruh itu. Tetapi sayangnya banyak manusia yang memberikan penilaian berlebihan kepada jasad daripada ruhani. mampu bekerja sama secara global (mendunia) dengan saling menghargai. Inilah kehidupan tingkat kedua atau hidup sebagai jaringan. Haji bertujuan mewujudkan insan sabar. • Penciptaan tubuh manusia dimulai oleh persenggamaan suami isteri. Allah menyiapkan tubuh manusia yang akan dijadikan tempat Ruh. kaki. Hadits menyatakan Buniya al-Islam 'ala khamsin (Islam dibina dengan lima pilar). Fungsi tubuh adalah untuk membantu ruh dalam merealisasikan tugas kekhalifahan. • Syahadat mengarahkan manusia agar memiliki keyakinan kokoh bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara (Rabb). Perkembangan manusia di alam Rahim : • Di Alam Rahim. Dengan demikian yang menjadi eksistensi manusia adalah ruh bukan tubuh. Kalau kelak manusia mengingkari perjanjian ini. Inilah kehidupan tingkat ketiga atau hidup sebagai organ. • Sel sperma suami membuahi ovum isteri (konsepsi) maka jadilah zigot yang kemudian bergantung pada uterus ('alaqah). maka sungguh ia telah berkhianat kepada Allah. Suami mengeluarkan sperma (nuthfah). Sedangkan shalat membina manusia supaya selalu ingat kepada Allah dalam melaksanakan tugas-tugas kekhalifahan sehingga bekerja "lurus" dan menjauhi maksiat. Tubuh berkulit hitam atau putih bukanlah hal pokok. kerja keras. yakni syahadat. Juga Allah sebagai Dzat yang hars disembah (Ilah). 73 .

menyanyi. manusia yang berasal dari bahan yang hina (sperma) tersebut. syahwat). dan bagaimana bumi dihamparkan (geologi).• Pada usia 4 bulan masuklah ruh ke dalam janin.2 : 1674 dan QS. bagaimana gununggunung ditekakkan (vulkanologi). • Pada usia 4 bulan itu. yang di dalamnya terdapat antara lain willing (kemauan. Untuk mendorong perkembangan potensi ini kelak. bayi pun diberi potensi (potential capasity). benci. misalnya potensi main bola. bentuk final). Di dalam QS. • Manusia di Alam Rahim hanya 9 bulan 10 hari (rata-rata). potensi yang dibawa sejak dalam kandungan belum berkembang. penglihatan dan hati nurani). • Salah satu bentuk pendidikan adalah melakukan penelitian empirik. bahkan pada periode ini anak manusia belum mengetahui apa-apa (An-Nahl 78). Alam Dunia (Tugas manusia di alam Dunia): • Ketika manusia lahir (sebagai bayi). Inilah kehidupan tingkat keempat. dan afidah (pendengaran. manusia diberi Qalbu (heart. 3 : 190-191 Allah menegskan bahwa penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang (hukum rotasi) adalah objek penelitian bagi orang-orang yanag beriman sehingga 74 . dll) dan thinking. 3. feeling (perasaan : suka. Sebelum usia 4 bulan. bersosial. Allah SWT di dalam QS Al-Ghasyiah : 17-20 memerintahkan agar manusia melakukan penelitian tentang alam misalnya bagaimana unta diciptakan (biologi). • Degan demikian. (At-Tin : 4). gembira. oleh Allah dijadikan sebagai makhluk yang secara fisikal memiliki bentuk (arsitektur) yang paling sempurna (fi ahsani taqwim). Oleh karena itu manusia harus dididik agar potential capasity yang dimilikinya menjadi actual ability (kemampuan nyata). jantung hati). nafsu. dll. Potensi lain adalah sama' bashar. bagaimana langit ditinggikan (astronomi). sedih. sehingga janin bergerak-gerak. Setelah itu manusia di dalam rahim ibu harus mutasi ke alam ke tiga yakni alam Dunia. berdagang. berpidato. manusia mempunyai nyawa (hayat) tetapi pada usia 4 bulan ia dimasuki ruh. yakni hidup sebagai individu manusia (khalqan akhar. selain bayi dimasuki Ruh.

• Pada usia 1-14 tahun. atau sudah mimpi basah bagi pria). baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin (al-ibadah hiya. Setelah mencapai baligh barulah manusia diberi taklief (beban. apapun yang dikerjakan manusia. ad dhahirah wa al-bathinah). atau telah hadil bagi perempuan. 51 : 56). Persiapan fisik dilakukan antara lain dengan memberi anak makanan yang halal dan bergizi (halalan thayyiba).mereka bisa menjadi Ulul Albab yakni orang yang bisa menemukan inti (allub) masalah atau hakikat sesuatu. insya Allah akan sampai kepada kesadaran spiritualnya ditandai antara lain dengan menyatakan :"Rabbana ma khalaqta hadza bathilaa " (Ya Tuhan kami. baik ketika berdiri. tetapi manusia diberi jeda waktu selama 15 tahun sehingga mencapai usia cukup atau baligh. duduk. Definisi ibadah ialah segala aktivitas manusia yang diridhai oleh Allah SWT. • Pendek kata tugas manusia di alam Dunia adalah ibadah. kullu ma yardhalullahu minal aqwali wa al-af'ali. 75 . Lebih rinci lagi melaksanakan job di seputar hablum minallah. • Selama itu Allah SWT belum meminta manusia untuk melaksanakan tugas kekhalifahan sebagaimana tercantum dalam "naskah perjanjjian" yang "ditandatangani" di alam Ruh. dll. (QS. Pada usia ini. atau berbaring. seluruhnya harus dalam kerangka beribadah kepada Allah. Inilah yang disebut ibadah. juga harus dilatih kecerdasan spiritualnya yakni melalui dzikir. Allah berfirman : "Dan tidak semata-mata Allah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya". maka manusia wajib melaksanakn tugas kekhalifahan. Manusia yang sering merenung tentang penciptaan Allah. sedangkan persiapan untuk mendewasakan sikap mental anak dilakukan antara lain dengan acara aqiqah. • Selain dilatih kecerdasan berfikirnya (IQ). pembiasaan. kewajiban) untuk melaksanakan tugas kekhalifahan sebagaimana tercantum dalam "Kontrak Kerja ". tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia…"). hablum minannas dan hablum minal 'alam. khitan. anak manusia hanya dipersiapkan fisik dan ruhaninya agar kelak siap menjadi khalifah fi al-ardl. shalat. anak manusia dilatih untuk berbuat yang baik tetapi belum diwajibkan. bersikap jujur. • Setelah baligh (usia 15 tahun. Jadi.

Targetnya adalah terkelolanya bumi secara baik untuk bekal manusia dalam kerangka ibadah kepada Allah.000 tahun). Apalagi tahun dalam perhitungan Allah. (QS…. Jadi kegiatan apapun. ta'awun (tolong menolong). termasuk menaati hukum Alam (hukum Kauniyah). Bahkan pada surat Al-Ma'arij ayat 4 ditegaskan " Miqdaruhu khamsina alfa sannah" (satu hari sama dengan 50. itu sama saja dengan 1. Untuk akhirat menggunakan fiil amar (kata perintah) "Carilah !" . Kalau menggunakan tahun hijriyah kira-kira 74 tahun. kerjasama. shaum.• Tugas ibadah yang dibebankan kepada manusia meliputi tiga pilar. pendek sekali. Inilah salah satu kelebihan manusia dibandingkan jin. berdoa. (3). Sedangkan untuk dunia menggunakan fiil nahyi (larangan) "Jangan lupa !". Dan Janganlah lupa bagianmu di dunia". sosial ekonomi. Kalau demikian sebenarnya dunia itu adalah media untuk mencapai akhirat. nabati maupun energi. tetapi kenikmatan tidak selalu sejajar dengan harta. Dalam hal ini jin tidak diberi SPK (Surat Perintah Kerja) untuk menjadi khalifah fi al-ardl. berdzikir. • Allah menyatakan : "Carilah olehmu karunia Allah berupa kampung Akhirat. Hablum minannas seperti toleransi (tasammuh). haji. (2). 76 . sosial budaya. zakat. Dengan demikian kalau manusia hidup di dunia selama 70 tahun. seluruhnya harus dengan niat ibadah kepada Allah. Di dalam Alqur'an dijelaskan :" Inna yauman 'inda rabbika kaalfi sanatin mimma ta'uddun" (Sesungguhnya satu hari di sisi Tuhanmu sama seperti seribu tahun hitunganmu). • Masa kerja manusia dibatasi oleh usia. tadharru' (merendah hati kepada Allah) dan lain-lain. Hablum minallah seperti shalat. baik yang menyangkut sosial politik. bersikap tawakkal. manusia di dunia tidak bisa hidup tanpa materi (harta). yakni (1). • Perlu menjadi cacatan penting bahwa. Waktu yang sangat singkat ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk ibadah. Kenikmatan sangat tergantung kepada sikap penerimaan hati (qana'ah. baik sumber daya alam hewani.). 9 menit. Itu kalau menggunakan perhitungan tahun Masehi. Lain lagi kalau menggunakan perhitungan tahun Neptunus atau Pluto. Hablum minal 'alam yakni bersikap ihsan terhadap seluruh sumber daya alam. Usia manusia di dunia rata-rata 70 tahun. Memisahkan aktivitas dunia dengan Akhirat adalah sikap sekuler.

bersih. Tidak mungkin ruh bisa gentayangan. suci sebagaimana dulu di alam arwah). • Manusia yang mati. ruh mendapatkan kenikmatan ruhaniyah. (30) Nafsu Muthmainnah yakni manakala hidupnya didominasi oleh amal saleh. Ruh manusia berpisah dari tubuhnya. malaikat Munkar dan Nakir memeriksa amal manusia dengan sangat cepat sebab Allah itu Maha Cepat Menghitung (innallaha sari'ul hisab). tubuhnya masuk ke kuburan. Sidkah Jariyah. Padahal Allaha menegaskan :"Pada hari Akhirat nanti. • Alam Qubur (Masa Penantian Panjang) : Kualitas ruh orang mati terbagi tiga. Pahala 77 . Inilah alam keempat bagi manusia. maka putuslah segala amalnya kecuali tiga. Inna lillahi wa inna ilaihoi rajiun. Anehnya tubuh yang akan kembali kepada tanah terus menerus di make up. yakni (1). Dalam hal ini kematian telah mengakhiri aktivitas amal manusia.syukur nikmat ). Di Iliyin. Sedangkan ruh yang berasal dari Allah kembali kepada Allah. • Bagaimana pun kualitas ruh tersebut.". Setiap orang mati pasti masuk ke alam Qubur tetapi tidak semua orang yang mati masuk kuburan. Nafsu Lawwamah yakni manakala amal baik dan buruk relatif seimbang. • Pada usia tertentu manusia harus mati. Tubuh yang berasal dari tanah harus kembali kepada tanah. Ruh yang saleh ditempatkan di Iliyin (tempat tinggi) sedangkan ruh yang inkar ditempatkan di Sijin (penjara). • Di alam Qubur. sedangkan di Sijin ruh mendapatkan siksaan ruhaniyah/ bathiniyah. Nafsu Amarah yakni hidupnya didominasi oleh amal buruk (2). semua manusia tidak dapat diterima oleh Allah kecuali orang yang datang dengan qalbun salim (selamat. Hadits menyatakan : "Apabila anak Adam meninggal dunia. semua ruh orang mati memasuki Alam Qubur. sedangkan ruhnya masuk ke alam qubur. 4. sedangkan ruh yang akan kembali kepada Allah tidak di make up dengan serius. Kalau kenikmatan tergantung kepada harta. yakni (1). Ruh itu maju terus dari alam ke alam mustahil mundur. maka Allah tidak adil. Ruh tidak bisa kemana-mana.

Manusia di alam Qubur sangat lama menunggu Kiamat. ). • Berdasarkan hasil mizan di atas. 5. Tetapi ada tujuh golongan orang-orang yang mendapatkan tempat teduh. itulah hari Mahsyar. dll. Penciptaan bumi dan langit yang baru ini sangat mungkin sama dengan periode awal penciptaan alam. hanya saja balasan syurganya minimal. 78 . • Allah lantas mengganti bumi dan langit yang telah hancur dengan bumi dan langit yang baru (QS. pokok semua ilmu yang bermanfaat. Malaikat. Kalau demikian. (QS ). manusia dibariskan di alam terbuka. manusia dikelompokkan menjadi dua. • Pada waktu itu. Amal yang baik bisa menghapus amal yang buruk. Di alam Mahsyar ini seluruh manusia berusia sama yaknii jejaka (abkara). • • Ruh yang berada di Sijin dapat saja mutasi ke Iliyin apabila mendapat pasokan pahala yang memadai dari ketiga amal di atas. memasak. Semua manusia benar-benar dijemur dalam teriknya matahari dengan jarak yang sangat dekat (karena matahari belum banyak berekspansi). tak ada yang luput sedikitpun. Di sini sekecil apapaun amal baik dan perbuatan dosa akan dibuka transparan. manusia sudah cukup aman. Ketika itu hanya Allahlah yang Maha Hidup (alhayyu alqayyum). yakni barisan kanan (ashab al-yamin) yang nampak berwajah cerah ceria. (2).sidkah akan terus menambah amal orang mati. Alam Akhirat (Tempat Pembalasan Amal): • Alam Akhirat diawali oleh peristiwa Kiamat. Sedangkan doa anak yang inkar sama sekali tidak bisa berpengaruh. Seluruh makhuk musnah luluh lantak. Jadi alam Qubur adalah alam pemisah (barzah) antara alam dunia dengan alam Akhirat. yakni hancurnya alam jagad raya secara dahsyat. Ilmu yang dimanfaatkan / diajarkan. seperti mengajar Al-Qur'an. mengepel. • Selanjutnya adalah penimbangan amal (mizan). (3). Anak shaleh yang mendoakan orangtuanya. Kedudukannya seperti anak kecil atau orang gila yang dinilai tidak memiliki amal shaleh tetapi juga tidak mempunyai dosa. jin dan manusia mati. matematika. Apabila neraca amalnya ternyata saldo zero. pasti suhu bumi panas luar biasa.

Di alam Qubur. apabila manusia menaati hukum Alam (hukum Kauniyah) dan hukum Qur'aniyah secara bersamaan. manusia menunggu Kiamat ribuan tahun. sedangkan orang muslim yang shalatnya tidak memiliki efek positif terhadap prilakunya dimasukkan ke dalam neraka Wail. Oleh karena itu hidup alam Dunia yang hanya 70 tahun harus benar-benar dimanfaatkan. • Setelah perhitungan final. sangat mungkun kalau orang memasuki neraka selama satu hari itu bisa sama dengan 1000 tahun hitungan dunia bahkan bisa sampai 50. masih ada dua alam lagi yang harus dilalui yakni alam Qubur dan alam Akhirat.000 tahun. dll tergantung kepada jumlah amal shaleh yang dimilikinya. tunduk malu. Naim. baik syurga Firdaus. sedangkan di alam Akhirat manusia bahagia atau sengsara selama milyaran tahun. Inilah yang disebut syafa't al-kubra (bantuan besar) kepada orang-orang yang layak dibantu. Itu bisa terealisasi.dan barisan kiri (ashab asy-Syimal) yang nampak bermuram durja. sebenarnya manusia di dunia baru alam yang ke tiga. saqar. Dalam hal ini orang yang yang mengaku muslim tetapi tidak shalat dimasukkan ke dalam neraka Saqar. terhina. Adnin. jahim. Percuma lulus S3. -----ooo0ooo------ 79 . maka ashab al-yamin memasuki syurga. sebagaimana hitungan hari dan tahun menurut Allah. manusia berusaha susah payah meminta bantuan agar ia bisa masuk kepada ashab al-yamin. dan terkenal kalau di akhirat masuk neraka. Na'udzu billahi min dzalik Berdasarkan uraian di atas. • Lamanya orang di neraka tergantung seberapa banyak dosa yang dilakukannya. Maka datanglah nabi Muhammad SAW memberikan bantuan. Sedangkan ashab asy-Syimal memasuki neraka. Jahannam. • Untuk menyelamatkan diri. Yang baik adalah manusia bisa mencapai syurga melalui kebahagiaan shaleh di dunia. kaya. baik neraka wail. dll tergantung kepada jumlah dosa yang dilakukaannya. Walaupun demikian.

dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitar. • Mahasiswa termotivasi untuk berakhlak mulia dalam segala dimensinya. Perangai yang baik disebut akhlak al-karimah sedangkan perangai yang buruk disebut aklaq al-madzmumah. maupun kecerdasan spiritual (SQ). kepada sesama manusia dan kepada alam sekitar. baik kecerdasan berfikir (IQ). Sedangkan essensi akhlak kepada alam adalah ihsan.MODUL 9 ESSENSI AKHLAK (Ritual dan Perubahan Prilaku (Behavior Change). serta target-target yang harus dicapainya. Sedangkan yang 80 . Essensi akhlak kepada Allah adalah tauhid (taat total tanpa reserve. total submittion) atau sami’na wa atha’na. • Mahasiswa memahami substansi dan essensi akhlak kepada Allah. Pokok-pokok Materi Prolog : Manusia memiliki banyak potensi termasuk kecerdasan. baik dalam hubungannya dengan Allah (Hablum minallah). Apabila manusia mampu memenej seluruh kecerdasan tersebut berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah maka ia akan menjadi manusia berakhlak baik dalam dimensi yang luas. Hakikat Akhlak : Akhlaq yang berasal dari kata khalaqa dengan akar kata khuluqan berarti perangai. yakni berbuat yang paling baik dalam rangka menjadikan segenap sumber daya alam untuk kesejahteraan lahir batin umat manusia. Essensi akhlak kepada manusia adalah ukhuwah yakni menganggap manusia sebagai saudara. Tujuan instruksional Umum Mahasiswa dapat memahami dan menyadari bahwa harkat derajat manusia diukur dari keluhuran akhlaknya bukan karena ilmu. Baik dalam hubungannya dengan Allah. dengan sesama manusia (hablum minannas) maupun dengan alam sekitar (hablum minal ‘alam). Dengan demikian pendidikan akhlak pada dasarnya adalah character building dengan target terjadinya perubahan prilaku (behavior change). Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat : • Memahami hakikat ilmu akhlak (etika) objek bahasan dan ruang lingkupnya. harta atau jabatannya. kecerdasan emosi (EQ). Dengan kesadaran itu diharapkan mereka termotivasi untuk meningkatkan kualitas akhlaknya. tabiat atau adat.

air. menunaikan shaum. termasuk di dalamnya etika kepada flora. menjunjung tinggi nilai persamaan di antara sesama manusia musawwah. bertoleransi ( tasammuh). Hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas ). 81 . dll. yakni menaati Allah dan Rasul-Nya secara kaffah (total submittion). fauna. dengan segala penjelasannya yang terdapat di dalam sunnah rasul. • Essensi Hablum Minannas ialah ukhuwah (persaudaraan). gunung. seluruhnya untuk menunjang ukhuwah. Demikian juga larangan saling menghina. equality). Beberapa contoh berakhlak baik kepada Allah adalah menegakkan shalat. dan sumber daya alam lainnya. dll adalah pada dasarnya untuk mensukseskan ukhuwah. Objek bahasan Akhlak : Objek bahasan Akhlak meliputi tiga dimensi yakni : 1. Termasuk ke dalam hablum minanllah adalah ketaatan kepada Al-Qur’an dengan sunnah rasul sebagai penjelasannya. udara. Hubungan dengan alam sekitar (hablum minal ‘alam).dimaksud dengan ilmu akhlak adalah ajaran tentang bagaimana caranya mewujudkan manusia yang berakhlak baik. etika kepada lawan jenis. medzalimi. dengan cara melaksanakan seluruh ayat-ayat Al-Qur’an tanpa kecuali. berhaji. dan bersyukur. laut. 3. Hubungan dengan Allah (hablum minallah). etika kepada orang sakit. (al- Perintah Allah untuk saling tolong menolong. 2. mengeluarkan zakat. etika kepafa non muslim . Pengamalan Al-Qur’an dengan cara memiliah dan memilih ayat Al-Qur’an adalah sikap tidak sopan kepada Allah. Essensi Aklaq : • Essensi Hablum Minallah ialah bersikap tauhid kepada Allah. berdoa. etika kepada ayah dan ibu. Tetrmasuk ke dalam hablum minanas antara lain : etika kepada sesama muslim. hutan. dll. Juga meniatkan segala pekerjaan karena Allah adalah salah satu bentuk etika kepada Allah.

yakni berusaha sebaik-baiknya mengelola bumi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia secara umum sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an dan hadits. Sungguh luar biasa pahalanya bagi mereka yang telah mampu melahirkan tekonologi yang sangat bermanfaat bagi umat manusia.• Essensi Hablum minal ‘alam : ialah Ihsan (baik). sebaliknya sungguh terhina seseorang yang berbuat kerusakan di atas bumi sehingga mengakibatkan kesengsaraan. 82 .

dan diskursus tentang Hubungan antara Agama dan Negara). Menebarkan rahmat / perdamaian di seluruh alam semasta (QS 21 : 107). 90 : 13-16). Membawa umat menghadap qilblat agar umat melaksanakan Al-Qur'an secara utuh (QS. Prinsip-prinsip penetapan HAM dalam Islam : • Al-Musawwah (Persamaan) di depan hukum atau equality before the law. 3 : 104). menjadi saksi yang adil. 3 : 28). 2. 30 dan QS. (b). akan kupotong tangannya" (Hadits). yakni keadilan di depan hukum Allah menegaskan :"Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu menegakkan kebenaran karena Allah. 1. Mewujudkan umat yang kokoh (QS. Orang kafir (QS. Seputar Kepemimpinan : • Orang-orang yang haram dipilih sebagai pimpinan adalah (1). 2 : 13 dan QS. (f). Orang Islam tetapi suka menjadikan agama sebagai ejekan (QS 5 : 58). Wajar kalau terdapat perbedaan pandangan antara keduanya. (c). Nabi bersabda : "Seandainya Fatimah putriku mencuri. Amr Ma'ruf Nahyi munkar (QS. (e). HAM. (d). 3 : 118). 30 . 4 : 58 dan QS 16 : 90).MODUL 13 Etika Islam Dalam Kegiatan Politik (Seputar Kepemimpinan. Orang Islam yang lebih menyukai kekafiran daripada keimanan (QS. 2 : 142144). kemiskinan dan kebodohan (QS. Seputar HAM : HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Right) dalam pandangan Barat bersifat antroposentrik sedangkan HAM dalam pandangan Islam adalah teosentrik. • Tugas pimpinan adalah : (a). Orang Islam yang diprediski dapat menimbulkan kemadharatan bagi umat (QS. Menegakkan keadilan dan menentang kezaliman (QS. • Al-'Adalah (keadilan). 61 : 4). 9 : 17). Membebaskan umat dari perbudakja. Dan 83 .

• • • • Al-Marhamah (penuh kasih sayang). Di dalam surat al-Kafirun ayat 1 – 6 dijelaskan bahwa kita harus toleran dalam beragama. • Tasammuh (Toleransi). hablum minannas dan hablum minal alam. p. Kita meyakini kebenaran agama kita sendiri tetapi tetap menghormati orang lain. Kewajiban kepada alam adalah bersikap ihsan. patience with others (Webster's New American Dictionary. 1050). Kewajiban Manusia : • • • • • • • Taklief dari Allah. Al-Haq (benar). Sanksi dari pelanggaran terhadap kewajiban adalah hudud. 5 : 8). hatis menutup autar haaarus zakat dll. At-Ta'awun dan At-Takaful . (QS. (QS. 27 : 33) . Kewajiban manusia terklasifikasi menjadi tiga yakni Hablum minallah. Kewajiban diberikan sejak baligh. Dalam pandangan Allah. Itu terserah pilihannya tetapi setiap pilihanmenghandung resiko. ta'zie. Akan tetapi kalu sudahmasuk menjadi penganut Islam barulah ada paksaan harus shalat. Untuk itu Islam mengharamkan membunuh manusia kecuali karena sebab yang adil. Toleransi adalah memberi kebebasan pendapat terhadap orang lain dan berlaku sabar menghadapi orang lain. Tolerance is liberty to ward the opinions of athers. Islam tidak memaksa agar manusia menganut Islam.janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu golongan membuat kamu berbuat tidak adil". Hak-hak Manusia : • Hak Hidup dan mendapatkan perlindungan keamanan fisik (Hifdzul Jasad). At-Tawazun (pola Keseimbangan). Kewajiban kepada manusia adalah silaturahmi. membunuh satu 84 . Kewajiban kepada Allah adalah ibadah. qishah . Segala taklief adalah kewajiban yang harus dilakasanakan manusia.

Allah menegaskan :"Tidak boleh ada paksaan dalam beragama. mengumpat.orang sama dengan membunuh sedunia. Memiliki kesempatan yang sama untuk mencari dan membelanjakan hartanya QS. Oleh karena itu Islam melarang perzinahan dan pernikahan antar muhrim.lah tiang negara. • • • Hak perlindungan terhadap hak milik / harta (hifdzul maal). Oleh karena itu Isalam melarang mencuri dan berbisnis dengan cara ghurur (curang). Hak menganut agama sesuai dengan keyakinannya. dll. memberi kehidupan lepada seseorang sama dengan memberi kehidupan kepada seluruh dunia (QS. 1. Harus dijaga kemanaannya bukan menjaga keamanan pria. menghina. Hak mendapatkan ketenangan jiwa (hifdzun nafsi). Sesungguhnya kebenaran itu telah nyata bedanya dari yang tidak benar (QS 2 : 256). 5 : 32). Berhak mengajukan perceraian lewat fasakh dan khulu' Kedudukan Wanita : Perlakuan Istimewa terhadap Wanita : • • • • Tubuhnya dihargai sehingga harus ditutup. Allah pun melarang seorang wali menghalangi pernikahan yang secara syar'I tidak terlarang. Nabi bersabda :" Perbuatan yang paling mulia adalah menyatakan kebenaran pendapat di depan seorang penguasa yang zalim" • Hak mendapatkan tertib keturunan (hifdzun nasal). Oleh karena itu Islam melarang ghibah. (Hifdzu din). Wanita ada. • • • • • Seputar Wanita : Memiliki kesempatan beriman dan beramal yang sama (QS 33 : 35 dan 4 : 19). 85 . fitnah. 4 : 4 dan 32) Memperoleh warisan dan pendidikan. Para penggangunya mendapatkan ancaman hukum yang berat. • Hak mendapatkan perlindungan akal dan kebebasan menyatakan pendapat (Hifdzul aqli). Berhak memilih dan dipilih dalam perjodohan.

Mereka menolak gagasan negara kebangsaan (nation state) karena dinilai bertentangan dengan prinsip ummah.wajib mutlak adanya pemimpin.• • • • • • Surat An-Nisa sebagaiu bukti kepedualian Islam thd wanita. Mereka mengakui prinsip musyawarah tetapi menolak musyawarah sistem demokrasi. Ajaran Islam harus menjadi dasar konstitusi. Ibn Taimiyah (wafat 728 H/1328M). taatilah Allah dan taatilah rasul (Nya). Diskursus tentang Hubungan antara Islam dan Negara Kajian tentang hubungan Islam dan negara telah banyak diperdebatkan oleh para pemikir.4 : 59. ialah kelompok yang berpendapat bahwa hubungan antara Islam dan negara sangat lekat bahkan Islam mengatur persoalan negara secara eksplisit dan detail. menyatakan bahwa dasar tentang kewajiban adanya Imámah adalah Al-Qur'an surat 4 : 59 : )‫م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ع‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ل ي ا َت َُف‬ ِ ‫أوع‬ ُ ‫وم‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫سلو َت‬ ُ ‫ر م‬ َّ ‫علوا ال‬ ُ ‫طي م‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫لل َت‬ َ ‫علوا ا َت‬ َّ ُ ‫طي م‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ (59 "Hai orang-orang yang beriman. Mengistimewakan pelayanan kepada ibu daripada kepada ayah. maupun pemikirpemikir Modern dan – post Modernisme. menyatakan bahwa dalam sebuah komunitas. yakni Kelompok Pertama. Hak hidup sehingga tidak boleh melakukan aborsi kecuali dalam situasi darurat. baik di zaman Klasik. ia pun menggunakan landasan hadis : 86 . Dengan demikian mendirikan sebuah negara Islam adalah wajib. Pendapat mereka dapat diklasifikasikan menjadi tiga aliran pokok. Memiliki pnegaruh besar terhadap anak. maksudnya adalah imam (khalifah). dan Ulil Amri di antara kamu" Pada ayat di atas Allah SWT mewajibkan muslimin menaati Ulu al-Amri. Mati karena melahirkan adalah mati syahid. Al-Mawardi misalnya. zaman Pertengahan. Syurga di baqwah telapak kaki ibu. Alasannya. konstruk negara harus negara Islam. selain QS.

1966. 45 Senada dengan itu. Setelah Pakistan merdeka tanggal 15 Agustus 1947.44 Selanjutnya ia menyatakan bahwa. Quthub menjelaskan bahwa manusia hanya mempunyai dua pilihan dalam menerapkan hukum. Sayyid Quthub dengan tegas menyatakan perlunya ada Imam (khalifah). yakni antara iman Ibn Taymiyah. dan ia menyatakan bahwa menjadikan Islam sebagai konstitusi negara adalah sebuah keniscayaan yang tak dapat ditawar-tawar lagi. (Beirut : Dár al-Syurãq. 172. 1980). hendaklah salah satu dari mereka menjadi pemimpin” Dengan hadis ini lantas Ibn Taimiyah daripada hidup semalam tanpa seorang sultan”43 Tokoh lainnya adalah Al-Maududi. Syari’at Islam sebagai hukum dasar Pakistan. 164). Ia mendesak Pakistan agar UUD Pakisan menyebutkan bahwa Kedaulatan Pakistan di tangan Tuhan. Maududi wafat tanggal 22 September 1978 di Buffalo New York dan dimakamkan di Ichkrah Lahore. Allah sebagai Pemilik tunggal. kedaulatan adalah di tangan Tuhan bukan di tangan rakyat. dari Muhammad Ibn Azlan. Lahir di Asurangbad. 888. (Munawir Syadzali. hal. Tahun 1941 ia bersama temanya mendirikan organisasi gerakan Jama’at Islami dan dia sendiri sebagai pemimpinnya. konsep kekuasaan di dalam Islam didasarkan kepada prinsip bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta alam. Ia menyatakan wajib adanya khalifah dan wajib menjadikan Islam sebagai konstitusi negara. Dengan demikian. lebih baik 87 . Sanadnya berasal dari Ali Ibn Bahr ibn Bara'. 43 berfatwa. tanggal 25 September 1903 Masehi. hal. Maududi dengan jemaat Islamnya memperjuangkan agar syari’at islam menjadi konstitusi Pakistan. Ia menyelenggarakan konferensi Akbar untuk merumuskan konsep Negara Islam. maka kekuasaan apapun di atas dunia ini pada hakikatnya adalah milik Allah. dari Hatim Ibn Ismail. India selatan. dari Abi Sa'id AlKhuÑry. bahwa :”Enam puluh tahun hidup bersama imam yang tidak adil. p. Dalam pandangan Maududi. 44 Sayyid Quthub.. sebab tidak ada hukum yang lebih baik daripada hukum Allah. membatalkan UU yang bertentangan dengan syari’at Islam dan pemerintah Pakistan harus menjalankan kekuasaannya sesuai dengan batasbatas yang telah ditetapkan oleh syari‘at Islam. Al-Siyásah asy-Syarâ’ah. Hadis di atas terdapat dalam kitab Sunan Abi Daud. Di dalam tafsir Fi Dzilál al-Qur’án. Jilid 2. Kalau manusia berkuasa itu artinya ia hanyalah pihak yang dikuasakan oleh Allah untuk menjalankan kedaulatan Allah. Tafsir Fâ Éilál al-Qur’án. dan karena itu maka Allah-lah Penguasa tunggal yang mengurusi alam ini. hadis nomor 2241.(‫اذا خرج ةثالةثة ف ي سفر فليؤمروا احدهم )رواه ابلوا داود‬ “Jika tiga orang berangkat bepergian. dari Nafi' ibn Abi Salamah. (Beirut : Dar al-Kitab al-‘Arabiyah). 45 Al-Maudãdi.

Di dalam tafsir tersebut dijelaskan bahwa orang yang tidak berhukum kepada hukum Allah adalah kafir. 30. mau tidak mau harus berhukum kepada hukum Allah. Bai’at . Apabila Ulu al-Amr itu tidak menaati Allah lagi maka tidak ada kewajiban bagi umat untuk menaatinya. wajar kalau Umar Ibn Khattab menegaskan : Lá Isláma illá bil jamá‘ah walá jamá‘ah illá bi al-imámah. dikatakan Seseorang menaati Allah apabila ia menaati segenap aturan yang telah dibuatNya sebagai-mana tertuang di dalam Al-Qur’an yang kemudian dijelaskan oleh hadis nabi. Cara hidup demikian hanya bisa dilaksanakan dalam suatu masyarakat yang bebas secara politik dan ekonomi. Menurut Sayyid Quthu. Bai’at. 49 Rambi Ka‘bi Ahmad. Disebut kafir karena mengingkari hukum Allah. hal. zalim dan fasiq. Rambi Ka'bi Ahmad menegaskan bahwa.). Karena itu masyarakat muslim wajib hukumnya berjuang mendirikan negara Islam di manapun jika memungkinkan. Menurut Hakim Javid Iqbal. Karena Allah sebagai penguasa maka hanya Allahlah yang harus ditaati. 5 : 59. 48 Rambi Ka‘bi Ahmad {iddiq ‘Abdurrahman. 47 Melihat betapa pentingnya kedudukan dan fungsi imam. adanya seorang Imam untuk segenap kaum muslimin adalah wajib. tafsir al-Munâr. Kalau mengaku beriman kepada Allah. hal. kewajiban terbesar dari Islam adalah keharusan adanya jamaah Islam. Tafsâr al-Munâr fâ al-Aqâdah wa al-Syarâ‘ah wa al-Manháj. Masalah-masalah Teori Politik Islam. 47 Wahbah Zuhaily. (Bandung : Mizan. Selain menaati Allah dan Rasul-Nya. dan disebut fasiq karena keluar dari iman dan dari ketaatan kepada Allah. 58. 30. Juz VI. Islam atau Jahiliyyah. 1996) . mengikuti hukum Allah atau mengikuti hawa nafsu. 46 88 . Jadi kewajiban manusia adalah menaati aturan tersebut bukan membuat aturan baru. 49 Namun saat ini justeru umat Islam tidak mempunyai imam.48 Dalam pandangan Ka'bi Ahmad.46 Pendapat serupa disampaikan pula oleh Wahbah Zuhaily sebagaimana dijelaskan dalam bukunya.atau kufur. bahwa seluruh kekuasaan di alam semesta pada hakikatnya berada pada kekuasaan Allah karena Dia-lah yang telah menciptakannya. karena tidak ada kesepakatan Mumtaz Ahmad (Ed. setiap muslim wajib menaati Ulu al-Amr dengan syarat kalau mereka menaati Allah. disebut zalim karena menyalahi hukum Allah. halaman 204. hal. hanya Allah-lah yang mengetahui mana yang sebenarnya maslahat bagi manusia dan mana yang tidak. wajibnya mendirikan negara didasarkan kepada beberapa prinsip antara lain – sebagaimana ditegaskan di dalam QS.

Fiqih Siyasah dalam Pemikiran Islam Klasik “ dalam Ulumul Qur’an no2 vol. hal. taatilah Allah dan taatilah rasul (Nya). dari ‘Ashim. Dár al-Falah. "Hai orang-orang yang beriman. Qaidah Fiqhiyyah yang menyatakan “málá yatimmu wájib illá bih fahuwa wájib (apabila tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengan adanya sesuatu. Al-Milál wa an-Nihál . dari Zayd ibn Muhammad.siapa sebenarnya yang layak menjadi imam.61). 8 55 Abdul Kariem Zaidan.9 53 89 . 51 Ibrahim Husain. hal. Al-Ahkám Al-SulÅaniyyah.53 (4). Dalam hal ini Asy-Syahrastani menyatakan bahwa perselisihan umat Islam terbesar adalah karena persoalan Imámah. Hadis. Sanadnya berasal dari ‘Ubaidillah. |adi` Marfã‘ {ahâh. 1993. 5.. 54 Al-Mawardi . I . kepada pimpinan : 51 Juga hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tentang kewajiban berbai‘at ‫من م ات وليس ف ي عنقه بيعة م ات ميتة ج اهلية‬ "Barang siapa yang mati di lehernya tidak ada bai‘at. hal.55 50 Al-Syahrastani. 441. Maret. apabila hukum Islam hanya bisa tegak dengan adanya negara Islam maka mendirikan negara Islam adalah sebuah kewajiban.50 Banyak lagi ulama-ulama lain yang mengharuskan adanya khalifah (imam) yang memimpin negara. \adi` no.52 (3). maka dia mati dengan kematian Jahiliyyah".1v hal. 52 {ahâh Muslim.54 Dengan demikian. hal. 24 Al-Mawardi. dan Ulil Amri di antara kamu" (2). Al-Ahkám As-SulÅániyyah fi Wiláyah ad-Dâniyah . Ijtihad (Qiyas) bahwa kalau di dalam kelompok kecil saja wajib mengangkat pimpinan apalagi di dalam sebuah kelompok besar atau negara. ada hadis riwayat Abu Daud dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah tentang kewajiban mengangkat pimpinan walaupun dalam kelompok kecil. Tetapi secara umum hujjah yang mereka gunakan tentang kewajiban mendirikan negara Islam adalah : (1). Al-Qur'an surat 4 : 59 tentang kewajiban adanya Ulu al-amr. maka sesuatu itu menjadi wajib adanya). Ini dikenal dengan mafhãm muwáfaqah la\nal khiÅáb. (terjemahan Fadhli Bahri). dari Nafi‘. dari Mua] ibn Muhammad. Oleh karena itulah Abdul Karim Zaidan berpendapat bahwa orang Islam wajib menegakkan daulah Islámiyyah untuk melaksanakan hukum-hukum syari’ah. dari ‘Abdullah.

Kelompok Kedua. sering disebut kelompok fundamentalis Islam. Jadi menurut pendapat pertama adalah.56 (6). Syafi‘i Anwar. wajib hukumnya memilih imam (khalifah) yang berperan memimpin umat. " Idealisme Islam. menyatakan perang. serta wajib hukumnya menggunakan dasar negara dengan Al-Qur'an. PM. ‘Ali ‘Abd Ar-Ráziq 57 bi ad-Üarãrah (sesuatu yang telah jelas misalnya. dll. tidak setuju dengan konsep negara Islam. Menurutnya Allah tidak memberikan jabatan rasul sekaligus sebagai raja kepada Ibn Taimiyah 1966 . Jadi Muhammad ketika itu selain sebagai nabi juga sebagai jauh. mereka menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Islam dengan negara dengan demikian mendirikan negara bukan sebuah kewajiban.(5). tetapi sudah menjadi ma‘lãm min ad-dân diketahui wajibnya). wajib membela pihak yang teraniaya. segala apa yang dilakukan oleh nabi itu kepala negara. menjadi komando perang dan mengangkat para penguasa daerah taklukan. Terhadap istilah ini banyak orang yang merasa keberatan lantas memunculkan istilah lain yakni Revivalis. Dalil Logika. Realitas Politik dan Dimensi Kebangsaan” Harian Republika 29 Januari 1993. kelompok yang ingin mengembalikan segala sesuatu termasuk pola bernegara sebagaimana adanya di zaman nabi. bahkan ia menegaskan tidak ada hubungan antara agama dan negara. ( Beirut : Dar alKitab al-‘Arabiyyah. Haikal. As-Siyásah wa Asy. Sistem politik Islam bukan saja ada di dalam doktrin Islam. secara logika. menegakkan keadilan. kewajiban muslim adalah amr ma’rãf nahyu munkar.Syarâ’ah . Nabi Muhammad SAW ketika berada di Medinah dengan Piagam Madinahnya waktu itu telah melakukan segala aktivitas kenegaraan sebagaimana dilakukan oleh para pemimpin negara lainnya seperti menjatuhkan saksi pidana. 1966). Bukti Sejarah : Menurut kelompok ini. oleh karena itulah mendirikan sebuah negara Islam adalah sebuah kewajiban. 56 90 . melaksanakan jihad. Menurut Ibn Taimiyah. wajib melaksanakan \udãd. Sunnah itu harus diikuti oleh segenap muslimin. Kelompok yang menyuarakan kewajiban mendirikan negara Islam sebagaimana di zaman nabi. 138. hal. tanpa ada kekuatan politik maka akan sulit menegakkan Islam. 57 M. Untuk menegakkan Islam ini perlu kekuatan politik. Lebih terus diikuti oleh khulafá al- Rásyidin dan khalifah-khalifah setelah itu.

melainkan hanyalah rasul semata. Kekuasaan Muham-mad SAW atas kaum muslimin adalah kekuasaan kerasulan dan sama sekali bukan ambisi politik. taatilah Allah. Dalil Al-Qur’an yang sering dijadikan pijakan para ulama adalah: QS. tidak ada seorang ulama pun yang bisa mengajukan satu ayat Al-Qur’an saja yang secara pasti menunjukkan kewajiban mengangkat khalifah serta menjelaskan fungsi khalifah. Selanjutnya ‘Ali ‘Abd Ar-Ráziq menegaskan bahwa. taatilah rasul dan taatilah Ulã al-Amr di antara kamu”. kata ar-Raziq bahwa jihad di zaman nabi bukan semata-mata untuk pengembangan agama tetapi untuk pengembangan wilayah kekuasaan. tetapi kepemimpinan rasulullah waktu itu tidak identik dengan raja dan rakyatnya. padahal ayat tersebut tidak bisa disimpulkan wajibnya mendirikan sebuah khilafah walaupun di sana terdapat kata Ulã al-Amr. yakni temporal dan nontemporal. Karena pengertian Ulã al-Amr adalah seseorang yang mengurus keperluan umat bukan berarti khalifah. Padahal. Dasar pijakan yang ada hanyalah ijmak ulama yang sebenarnya tak lebih dari sekadar kesimpulan logika para ulama terdahulu. Ar-Ráziq mengakui bahwa kepemimpinan Muhammad sebagai nabi sangat penting pengaruhnya dalam memimpin masyarakat. Ayat senada terdapat juga di dalam QS. lantas dinyatakan bahwa Islam adalah sebuah kesatuan politik dan sekaligus sebuah negara yang didirikan oleh nabi SAW. Jadi tidak dapat disamakan antara kekuasaan kerasulan dengan kekuasaan seorang raja. Menurut dia.nabi Muhammad SAW. Buktinya hanya beberapa rasul saja yang menjadi raja seperti nabi Dawud. dengan demikian maka pemerintahan rasulullah adalah sebagai manifestasi dari amaliyah duniawi bukan tugas risalahnya. Lebih jauh Ráziq menyatakan bahwa para ulama bukan saja tidak berpijak kepada ayat Al-Qur’an tetapi mereka tidak memiliki sandaran dari hadis 91 . Rasulullah SAW dahulu telah membentuk kekuasaan politik dan sekaligus bertindak sebagai raja. sedangkan ketundukan kepada raja adalah karena hubungan jasmaniyah antara penguasa yang dikuasai.4 : 83. mayoritas muslim meyakini bahwa nabi SAW adalah seorang rasul sekaligus raja. justeru kebanyakannya rasul itu bukan raja. tak ada kaitannya dengan persoalan imámah. Di sini ArRáziq memilah perbuatan nabi menjadi dua. Alasannya adalah karena ketaatan masyarakat terhadap nabi adalah karena hubungan ruhaniyah yang bersumber pada iman. 4 : 59: “Hai orang-orang yang beriman.

Bahtiar Effendy. January. 1983 hal. 1989). Kelompok ini mengakui bahwa di dalam Islam memang terdapat ajaran tentang politik dan negara tetapi hanya menyangkut prinsip-prinsipnya saja. Makalah Al-Qur’an dan Kehidupan Masyarakat. 5. Dasar dan prinisp inilah yang menjadi pegangan bagi umat Islam dalam menghadapi perkembangan zaman. The Islamic World Review. (Jakarta : Lembaga studi Agama dan Filsafat. bai'ah dan jamá‘ah. 60 Tim penulis. hal. yang terpenting prinsip-prinsip yang terdapat dalam al-Qur’an itu harus ditransformasikan ke dalam bentuk rumusan – rumusan kenegaraan zamannya. hal. (Jakarta : Paramadina. Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Dia mengutip dari Fathi Otsman. Tujuh Puluh Tahun Harun Nasution. 1998). Tuntutan al-Qur’an tentang kehidupan bernegara tidak menunjuk kepada model tertentu tentang sebuah negara. Kelompok ketiga : Di luar kelompok yang pro dan kontra di atas muncullah kelompok ketiga yang pendapatnya dapat dianggap sebagai sebuah sintesa. Selanjutnya kata ar-Raziq. Arabia . sedangkan jama’ah artinya pemerintahan kekhalifahan Islam. yang menjadi dasar pijakan tentang wajibnya khilafah bukanlah dalil tetapi sesuatu yang mirip dalil (syibhu ad-dalâl). dasar negara dan ketatanegaran lainnya. bay'ah artinya bai‘at kepada khalifah. “Parameters of the Islamic State ”. menyatakan bahwa ajaran-ajaran Islam yang orisinil dalam soal kenegaraan hanya sedikit itupun hanya menyangkut prinsip-prinsip. . Itu semua disesuaikan secara fleksibel dengan keadaan negara masing-masing. Imamah artinya pemegang jabatan khilafah. akan tetapi dari hadis-hadis itu tidak dapat disimpulkan bahwa kekhalifahan merupakan aqâdah syar‘iyyah. 1. betul bahwa terdapat hadis-hadis tentang imámah. 59 92 . No. Refleksi Pembaharuan Pemikiran Islam. 225. 58 Dengan demikian pada hakikatnya dinamika masyarakat Islam tidak diikat.60 58 yang dipandang perlu akan meme-nuhi hajat kebutuhan kaum muslimin tentang sebuah negara pada Harun Nasution. Sejalan dengan itu. Dengan demikian.rasul tentang persoalan imámah. 17. Harun Nasution misalnya dengan mengutif pendapat ‘Abdul Wahháb al-Khalláf dalam ‘Ilmu al–Ushul al-Fiqh. 10. Islam dan Negara. Fat\i Osman menyatakan sangat jauh dari kebenaran apabila dikatakan bahwa Islam telah memberikan sistem sosial politik yang menyeluruh dan terperinci59. tidak menjelaskan secara ekplisit tentang bentuk negara. hal. dasar-dasar atau pokok-pokoknya saja bukan rinci.

62 Pemikiran kelompok Rasional tentang Hubungan Islam dan Negara dapat dibaca pada Azyumardi Azra. Namun Amin Rais tidak setuju kalau konsep negara di zaman nabi itu diterapkan sekarang. 63 Azyumardi Azra.). Menurut Ibrahim Husein. Islam dan pembaharuan: xxiii. Islam dan kehidupan Kenegaraan ” Dalam 70 Tahun Harun Nasution. 66 Syari’ah adalah hukum yang dihasilkan dari ayat-ayat Al-Qur’an yang tidak mengandung alternatif penafsiran tetapi hanya mengandung satu penfasiran yang pasti (qaÅ‘i). musyawarah dan keadilan. “Kata Pengantar” dalam John Elposito. Amin Rais. integratif dan toleran. Menurut Amin Rais. Islam sehingga pada akhirnya Islam hanya berhubungan dengan masalah rohani manusia semata. Piagam Madinah adalah petunjuk pengaturan kehidupan masyarakat yang berasaskan Islam dan disusun berdasar-kan syari‘at Islam untuk mengatur masyarakat yang majemuk 63.61 Para pembaharu teologis yang berusaha melakukan pembaharuan konsep teologi keagamaan berupaya menyuarakan gagasan mengenai sebuah Islam yang substantif. Islam Substantif. 64 nabi itu adalah pengatur dalam segala persoalan. ar-Ráziq tidak perlu memilah antara aktivitas kehidupan temporal dan nontemporal karena dengan cara seperti ini bisa membawa kepada kesimpulan bahwa Islam tidak perlu dibawa untuk memecahkan masalah sosial politik. Kelompok ini beranggapan bahwa Islam mengatur soal politik dan negara namun tidak mendetail. inklusif. hal. dalam membahas konsep negara menurut Islam perlu dipisahkan antara konsep dasar syariah66 yang bersifat universal dengan hal-hal Harun Nasution. hal.Menurut Harun Nasution. bahkan bisa mereduksi Jadi dalam pandangan Amin Rais. 62 Dalam pandangan kelompok Modernis. pertama-tama adalah tujuan yang hendak dicapai oleh negara itu yaitu masyarakat beragama dan berKetuhanan Yang Maha Esa. Islam Substantif. : 228-9. yang di dalamnya terdapat persatuan. sedangkan apabila suatu hukum yang dihasilkan dari ayat yang dapat menimbulkan berbagai macam alternatif penafsiran 61 93 . Amin Rais lebih setuju kalau prinsip-prinsipnya saja yang diterapkan sekarang seperti prinsip keadilan. yang penting adalah prinsip-prinsip terpokok Islam yang harus dijelmakan dalam sebuah negara. masalah apapun yang dihadapi. persaudaran. 92-93. persamaan.65 Pendapat Amin Rais sejalan dengan pemikiran Ibrahim Husein. Menurut dia soal kenegaraan itu terus menerus berkembang sehingga yang perlu dipegang adalah prinsip-prinsip nilai yang universal dan absolute bukan halhal yang sifatnya kaku. 64 M. 65 Wawancara Amin Rais dengan salah satu Televisi Swasta.

yang diselenggarakan oleh Jurnal Ulum al-Qur’an bekerja sama dengan ICMI. halaman 8. Seorang ulama wajib melaksanakan hasil Ijtihadnya karena hasil Ijtihadnya itu telah dianggap oleh dia sebagai hukum Allah. Akan tetapi apabila terjadi perbedaan pendapat yang menyangkut kemaslahan umum maka pemerintahlah yang harus menentukan dan ketentuan pemerintah ini harus mengatasi semua perbadaan yang muncul.68 Siyásah yang Islami ialah suatu peraturan. atau kebijaksanaan yang secara faktual lebih dapat mendekatkan umat manusia kepada kemaslahatan dan lebih dapat menjauhkan diri dari kerusakan sekalipun hal itu tidak ditetapkan oleh Rasul dan tidak pula ada wahyu turun tentang hal itu.67 Seiring dengan itu Abdurrahman Taj menjelaskan bahwa siyásah syari‘ah adalah hukum kebijaksanaan atau peraturan yang berfungsi mengorganisir perangkat kepentingan negara dan mengatur urusan umat yang sejalan dengan jiwa syari‘ah. 68 Ibrahim Husein. perundangan. Indonesia yang melaksanakan prinsip-prinsip hukum Islam sudah cukup. 67 69 Ibrahim Husein. sesuai dengan dasar-dasar yang universal (kully) serta (dapat) merealisasikan tujuan-tujuannya yang bersifat kemasyarakatan. atau tentang lembaga-lembaga negara. dll.69 Bagi kelompok ini. “Fiqih Siyasah Dalam Tradisi Pemikiran Islam Klasik”. sekalipun hal itu tidak ditunjukkan oleh na[-na[ taf[ili yang juz’i di dalam Al-Qur’an dan Sunnah. tidak menerima perubahan dan berlaku sepanjang zaman. Piagam Medinah memberikan pengalaman historis yang berharga tentang bagaimana nabi Muhammad membangun negara yang masyarakatnya (Üany) disebut fiqih (pemahaman). Sedangkan fiqih kebenarannya bersifat relatif. Teori dan Implementasinya dalam Praktek.yang bersifat teknis dan kondisional yang merupakan refleksi dari tuntutan situasi dan kondisi yang temporal seperti bentuk negara. pemilihan kepala negara. Fiqih Siyasah . 9 94 . musyawarah. nisbi karena merupakan hasil Ijtihad yang bisa dibantah oleh hasil Ijtihad lain. hal. Dalam hal ini. Sedangkan Piagam Madinah sebagaimana dijelaskan oleh Azyumardi hanyalah eksperimen yang menunjukkan pengalaman kenegaraan dalam Islam. Syari‘ah kebenarannya bersifat absolut. Disampaikan dalam Seminar Nasional Sistem Ketatanegaraan dan Politik Islam Dalam Perspektif Islam. toleransi. tujuannya demi kemaslahatan umat. Tetapi bagi masyarakat luas mereka bebas memilih hasil Ijtihad para ulama mana yang dinggap paling tepat. yang harus diabadikan dalam sebuah negara adalah nilai-nilai universal dan absolut seperti nilai keadilan.

Bagaimana nabi meletakkan prinsip equality (persamaan) dan toleransi (tasammuh)70. 1977). mengatur. Dialah satu-satunya Penguasa dan Pemilik. 40. Selanjutnya Azyumardi Azra menyatakan : Konsep dan bentuk negara yang baku tidak ada dalam Islam. maka Dialah yang berdaulat terhadap alam ini. Prinsip kedua adalah Risálah. hal.majemuk dalam beragama. al-ma‘bãd).73 Segala aturan dan perundang-undangan yang bertentangan dengan aturan Allah adalah bathil. 72 Abu al-A’la al-Maududi. Kedua pegangan itu dalam terminologi Islam disebut Azyumardi Azra. 40-41. Saya kira bukan tanpa hikmah nabi SAW memberikan contoh melalui eksperimen Medinah. Karena hanya Allah sebagai Rabb manusia maka manusia ketaatan dan kepasrahan manusia hanya diserahkan kepada Allah. Islam Substantif.72 Allah sebagai Rabb berarti Tuhan yang memelihara. The Islamic Lawc and Constitution . mungkin saja praktik model itu tidak 95 . Islam Substantif. yaitu sunnah nabi. hal. Dengan konsep tauhid ditegaskan bahwa hanya Allah-lah satu-satunya Rabb atau pencipta dan penguasa alam ini. Risálah dan Khiláfah. 70 71 model yang baku padahal nabi sendiri hidup 15 abad yang silam. Hanya Allah-lah yang berhak mengklaim sebagai hakim serta tidak ada undang-undang selain undang-undang-Nya. hal. 1967). Menurut Maududi sistem politik Islam didasarkan kepada tiga prinsip pokok yaitu Tawhâd. Dalam arti inilah Allah sebagai Iláh (yang disembah. selanjutnya apa-apa yang global itu diperjelas oleh Rasulullah sepanjang hayatnya. 122-124. mengasihi dan menyempurnakan.(Lahore : Islamic Pulication Ltd. Kedaulatan tertinggi adalah milik Allah sedangkan manusia sama sekali tidak memiliki kedaulatan. 71 Dalam hal ini ada baiknya kita mengetahui penjelasan Maududi seputar hubungan tauhid dalam kaitannya dengan kegiatan politik. 148. Azyumardi Azra. 73 Abu al-A’la al-Maududi. pedoman dasar bagi kehidupan manusia adalah AlQur’an dan Sunnah Rasul. Islamic Way of Life. Al-Qur’an hanya menjelaskan prinsip-prinsip pokok sebagai landasan yang harus dipatuhi manusia. (Lahore : Islamic Publication Ltd. Oleh karena itu. hal. Apabila nabi sudah membuat relevan lagi dengan masa sekarang. tidak boleh diserahkan kepada makhluk.

kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan. Di samping itu Islam sangat menekankan tegaknya 74 75 kalimah sawa (kata yang sama) yang mengatur proses sosial politik dari sebuah Abu al-a’la Al-Maududi. ‫ ا‬ ً‫ليما‬ ِ ‫سع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ملوا َت‬ ُ ‫ل م‬ ِّ‫س‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫وم‬ َ ‫ت َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ض ُف‬ َ ‫ق َت‬ َ ‫م ا َت‬ َّ ‫م‬ ِ ‫ج ا ع‬ ً‫ر ا‬ َ ‫ح َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫َت‬ Maka demi Tuhanmu. Islamic Way of Life. berusaha meyakinkan umat Islam bahwa negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 adalah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip pokok Islam. seperti yang biasa gamblang terlihat pada kalimat syahadat. Pancasila. Menurut mereka. Pancasila dengan Piagam Madinah sama-sama mengajak kepada komunitas keagamaan yang bersifat heterogen. Selanjutnya Maududi menjelaskan bahwa syari'at baru dapat ditegakkan apabila didukung oleh kekuasaan (sulthan) . maka negara yang dicita-citakan oleh Maududi adalah kerajaan Tuhan. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. Islam mengajarkan manusia untuk hanya percaya kepada satu Tuhan. Secara eksplisit ia menyatakan : Sehubungan dengan filosofi nasional. apakah bersifat pro atau anti Islam. hal.syari‘at. Nurcholish Madjid. The Islamic Lawc and Constitution. Ini artinya bahwa pemilik kekuasaan itu pada hakikatnya adalah Allah.75 Allah sebagaimana firman-Nya : ‫ف ي‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ي ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫م َت‬ َّ ‫ةث‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫ر َت‬ َ ‫ج َت‬ َ ‫ش َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ك م‬ ِّ ‫ح‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫تى م‬ َّ ‫ح‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫ال م‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ب َت‬ ِّ ‫ر‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫َت‬ (65 ‫)النس اء‬. NKRI dengan dasar filosofi Pancasila sudah cukup. Semua sila di Pancasila bersesuaian dengan Islam. 4 : 65) Para pemikir pembaharuan teologis seperti Harun Nasution.74 Kosep ketiga adalah Khiláfah. pada intinya tak ada yang salah pada Pancasila dari kacamata ajaran Islam. Manusia (umat) wajib menaati khalifah itu selama dia menaati kehendak Allah. Syafi'i Ma'arif dan Azyumardi Azra. QS. yaitu manusia sebagai wakil Tuhan (khilâfah) di atas bumi. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman sehingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan. Mulkiyah Allah atau theocracy. 42. Dengan teori kekuasaan mutlak milik Allah. Bagi Azyumardi Azra. Menurut Maududi. hal. 133. Abu al-A’la al-Maududi. Amin Rais.. 96 . manusia mempunyai kekuasaan yang didelegasikan oleh Allah kepadanya dengan batas-batas tertentu. Islam juga mendesak pemeluknya untuk saling mengasihi dan bermusyawarah dalam urusan sosial politik. kingdom of God.

hal. Bahtiar Effendy. 72-73. P. 77 2 Azyumardi Azra. yang pertama menekankan formalisme dan legalisme ideologis yang menghendaki konstitusi negara yang secara tegas didasarkan kepada Islam (Islam sebagai ideologi negara) dan menghendaki agar masalah kenegaraan berada di tangan pemimpin agama. 97 . dan pengesahan kepada ideologi Islam tetapi memperhatikan nilai-nilai Islam. Bedanya.78 Mereka membuat perbedaan antara negara demokratis dengan negara Islam sebagaimana dapat dilihat pada table di bawah ini. ( Bangil Jawa Timur : Penerbit al-Izzam. 82 dan 78. Pernahkah Islam Berhenti Berpolitik ?. Ismail. hal. Kompilasi Hukum Islam (1991).undang Zakat (1999). serta menolak model negara demokrasi. Para pembaharu menawarkan konsep yang mengesampingkan segi formal dan legal Islam. Berdasarkan alasan-alasan ini tidak mengejutkan bahwa para pemimpin muslim terlibat dalam poses penyusunan Pancasila pada tanggal 22 Juni 1945 dan 16 Agustus 1945 menerima Pancasila sebagai filosofi nasional Republik Indone-sia. Refleksi Cendikiawan Muda . 2000). 93 dst. tetapi kelompok funda-mentalis tetap pada pendiriannya. Sedangkan yang kedua ( religious state) yang kendatipun secara legal – formal tidak mendasarkan konstruk negara Walaupun kelompok pembaharu telah menyampaikan argumentasinya secara panjang lebar dan memakan waktu puluhan tahun. tetapi mengembangkan Islam substantif – meminjam istilah Munawir Syadzali – bukanlah theocratic state tetapi religious state. PERBEDAAN ANTARA NEGARA DEMOKRATIS DENGAN NEGARA ISLAM 79 Negara Demokratis Negara Islam 1 76 77 misalnya pengesahan UU Peradilan Agama (1989).keadilan sosial . bahkan menuduh para pembaharu teologis itu sebagai mempropagandakan sekularisasi serta menghancurkan watak holistik Islam.76 Menurut para pemikir kelompok Pembaharu. Islam Substantif. (Bandung : Mizan. 249 79 Yusanto. 1998). cetakan I. Repolitisasi Islam. Negara NKRI sudah final dan bersifat akomodatif terhadap nilai-nilai Islam Undang . hal. 78 Lihat Pembaharuan pemikiran Islam (Nurcholish Madjid) dan Kritik Endang Saifuddin Anshari dalam Kritik atas Faham Gerakan pembaharuan Islam Nurcholis dan Rasyidi. Islam Ideologi.

Munawir Syadzali. 3. 2. Kedaulatan di tangan rakyat artinya Keterlibatan rakyat dalam memproduksi hukum (Lyman Tower dalam buku Contemporary political ideology). konsep Maududi). 4. adalah pendapat yang paling banyak berpengaruh pada masyarakat muslim secara umum di Indonesia. Pemilu dimulai dengan pemilihan oleh ahlu al-\allâ wa al-‘aqdi. hanya Allah yang berhak memproduksi hukum (al. Ada pembagian kekuasaan (power sharing) 1.1. 1996). Modernisme Hingga Post Modernisme. Kebebasaan beragama. 5. Dalam pengambilan keputusan Syar’i oleh para mujtahid sedangkan pengambilan keputusan teknis diambil oleh para ahli. Mereka yang memegang kekuasaan harus dipilih oleh ummat ditunjukkan dengan bai‘at. 2. pendapat yang ketiga yang antara lain sekarang dikumandangkan oleh Harun Nasution. Kekuasaan di tangan ummat. 2 80 98 . Secara factual. munculnya perdebatan soal sehingga hampir seluruh hubungan Islam dengan negara adalah sebagai reaksi atas tekanan berat akibat dunia Islam sejak abad 18 diekspansi oleh Barat negara-negara Islam dikuasai oleh Eropa. Jika ditelusuri lebih ke belakang lagi. Azyumardi Azra.80 Azyumardi Azra. 5. Ada kebebasan beragama tetapi bagi mereka yang murtad terkena dengan hukum bunuh. Kedaulatan di tangan Allah. partai-partai yang secara jelas-jelas ingin menerapkan syari‘at Islam ternyata kalah. 4. Pergolakan Politik Islam. Pemilu untuk memilih pemimpin mereka . Pindahpindah agamapun hak warga negara tidak ada sanksi. Amin Rais dan lain-lain. Pengambilan keputusan diambil dengan musyawarah mufakat atau dengan suara mayoritas. lihat saja dalam Pemilu 1998 yang lalu. paling tidak sampai hari ini. 3. hal. Dari Fundamentalisme . Bahkan perdebatan di MPR antara kelompok yang ingin agar konstitusi NKRI berdasarkan Islam dengan kelompok muslim yang ingin tetap negara Indonesia berdasarkan Pancasila seperti sekarang. (Jakarta : Penerbit Paramadina.

83 Islam Robert N.Ekspansi Eropa ke negara-negara Islam mengakibatkan reaksi dan sejumlah pertanyaan. 81 Maksudnya Tuhan menurunkan agama adalah agar manusia mampu memahami dunia. masyarakat sampai Negara. Lihat juga : Fazlur Rahman. 1991). dan menjadi nilai panduan moral yang benar bagi tindakan manusia. agama Islam adalah sebagai 81 Azyumardi Azra sebagai nidzam asy-syumul (sistem yang lengkap). hal. ini lebih dikenal dengan Westernisasi. . 24. Sebagian lagi menggunakan konsep Islam yang dipadukan dengan Barat. hal. baik bab ibadah ritual sampai kepada persoalan mu’amalah. hal. 16. Dengan demikian terdapat hubungan yang inextricable antara agama dan persoalan-persaoalan kemanusiaan. sebenarnya merupakan agama yang paling mudah untuk menerima premis semacam ini. dari mulai persoalan keluarga. Wimston. Fazlul Rahman menjelaskan bahwa yang 83 99 . Majmã‘ ar-Rasail. Menurut beberapa pemikir. Dengan penafsiran-penafsiran baru.adalah Hasan al-Bana. Essay on Religion in a Post – Tradisionalist World. kelompok ini adalah kelompok Islam Pembaharuan yang antara lain menghasilkan konsep nation-state atau konsep Nasionalisme seperti Mesir dan Indonesia. baik dalam kehidupan pribadi (agama private) maupun dalam kehidupan bermasyarakat (agama public). Menurutnya. Alasan utamanya karena sifatnya yang omnipresent atau senantiasa mampu “hadir” di mana-mana. |asan al-Bana. yakni berasakan Islam dengan sistem khiláfah. Pertama : Karena kesadaran umat Islam sendiri tentang hakikat agama. (New York : Holt Rainhart. demikian pandangan Robert Nabilah. Dalam hal ini. Beyond Belief. (Barkeley : University of California. Sedangkan sebahagian lagi justeru menghendaki agar kembali kepada konsep Islam klasik apa adanya. Menghangatnya kembali pembahasan tentang konsep negara Islam akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa faktor. Bellah. atau kelompok militan atau dalam istilah revivalisor. Islam. Kelompok ini disebut Fundamentalis Islam. Islam meliputi segenap aspek hidup dan kehidupan. Islam dibandingkan dengan agama–agama lain.82 Tokoh yang lebih dahulu berpendapat demikian secara tegas – walaupun dalam terminologi lain -. Repolitisasi Islam. agama adalah instrument Ilahiyah atau instrument transendental untuk memahami dunia. mengapa Islam yang jaya dapat dihinakan oleh Barat. Menurut |asan al-Bana. Sebahagian konseptor muslimin lantas meniru mentah-mentah konsep negara ala Barat seperti Kemal At-Taturk di Turki. 24. 1996). . 82 Bahtiar Effendy.

Rainhart. 18. Islam harus diterima dalam keseluruhannya. 1966. Lahore. Kesalahfahaman ini disebabkan oleh pandangan keliru terhadap Al-Qur’an yang berbunyi demikian :”Dan kami turunkan kepadamu kitab Suci untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri”. ekonomi dan politik yang didasarkan kepada Islam secara eklusif. 75-76. (lihat. Holt. 100 . dan bukan penjelasan terhadap segala objek kehidupan. hal. 1982. yakni sebuah “Negara ideologis’ yang didasarkan kepada ajaran-ajaran Islam yang lengkap. hal. hal. dan harus diterapkan dalam keluarga. Islam Book Fondation. dunya (dunia) dan daulah (Negara). 24. AlQur’an itu tidak berisikan segala sesuatu yang berhubungan dengan pengetahuan umum. Selanjutnya ia menyatakan : Islam adalah suatu totalitas yang padu yang menawarkan terhadap semua masalah kehidupan.mampu dijadikan panduan moral karena – demikian Ismail Yusanto (juru bicara Hizbut Tahrir) -. 7. Winston. Islam Ideologi. Fazlul Rahman.16 :89). New York. Dengan sifatnya yang komprehensif ini Islam dipandang sebagai sebuah totalitas yang padu yang menawarkan solusi terhadap segenap problema kehidupan. hal. 84 85 Islamil Yusanto. Menurutnya : Ada pandangan yang salah dalam fikiran kaum Muslimin dewasa ini bahwa Al-Qur’an berisi penjelasan menyeluruh tentang sesuatu. Islam adalah sebuah totalitas yang padu yang menawarkan pemecahan terhadap semua masalah kehidupan. Ayat ini dimaksudkan untuk menyatakan bahwa al-Qur’an mengandung penjelasan mengenai aspek panduan moral. ekonomi dan politik. (QS.84 Karena Islam merupakan sistem yang lengkap dan komprehensif. dalam istilah-istilah simbolik yang dewasa ini dimaksud dengan meliputi semua aspek hidup dan kehidupan adalah karena Islam memberikan paduan moral yang benar bagi tindakan manusia. Lihat : Qomaruddin Khan.85 Dengan konsep tiga “D “di atas tidaklah heran apabila kini bermunculan kembali suara-suara (wacana) dan bahkan harakah yang menghendaki agar segenap kehidupan muslim baik sosial. (Bagi kalangan muslim) realisasi sebuah masyarakat Islam dibayangkan dalam penciptaan sebuah negara Islam. Islam. Sejalan dengan pemikiran Fazlur Rahman adalah Qomaruddin Khan.Islam mempunyai ajaran yang genuine (asli) bersumber dari wahyu Ilahi tentu sangat compatible dengan sturuktur fisik dan kejiwaan manusia sebab memang Islam diturunkan untuk mengatur manusia. maka menurut Bahtiar Effendy Islam meliputi tiga “D” yakni Dân (agama). Political Concept in AlQur’an. Islam dan Negara. Bakhtiar Effendy.

populer seperti revivalisme Islam. (2). Islam Ideologi. Lihat juga : Sayyid Quthub. 86 Kedua. 23. termasuk kebebasan berkeyakinan. Ini sangat salah karena kapitalisme dengan komunisme berakar dari unsur yang sama yakni materalisme yang hanya menghargai materi serta tidak mengindahkan nilai-nilai keagamaan. 5. hal. 1988). Islam. Islam bukanlah segepok teori dan ilusi kosong tanpa kenyataan. hal. Islam sebagai agama telah ada sejak 14 abad yang silam dan sebagai mabda’ telah pernah terwujud secara faktual sebagai realitas historis selama berabad-abad di berbagai wilayah87 Dalam realita sejarah. Ancaman Sekularisme.). Hanya caranya yang berbeda. Bai’at. 23-35. hal. 18. termasuk Indonesia yang hancur morat marit karena krisis multi dimensi. 89 101 . kebangkitan Islam. Mereka merasa kesal terhadap keadaan negara yang terus menerus oleng padahal mereka didambai setumpuk harapan untuk segera menikmati negara Islam Indonesia. revolusi Islam atau fundamentalisme Islam. The Concept of Authority in Islamic Though . Menengok kembali kepada kenyataan sejarah. hal. Ujungnya adalah kehancuran moral dan akhlaq. Sekularisme adalah Iqámah al-Hayát ‘ala Gair Asási min ad-dân yakni membangun struktur kehidupan di atas landasan selain agama. Maraknya kezaliman atas diri umat Islam di berbagai belahan bumi meningkatkan Mohammad Arkoun. Keempat: Lahirnya kembali optimisme terhadap prospek Islam masa depan sebab (1). (London : Curzon Press. State and Society. 87 Ismail Yusanto. yang satu menggunakan jalur kolektivisme sedangkan yang lain menggunakan jalur individualisme. menjelaskan hak dan kewajiban. 88 Ramli Kabi Ahmad Shiddiq Abdurrahman.88 Ketiga karena ternyata konsep negara sekuler89 telah dianggap gagal oleh banyak kalangan muslim dalam membawa negara-negara dengan penduduk mayoritas muslim kepada kejayaan. 86 Menurut Muhammad Quthub. 1986. Muhammad SAW selain sebagai Rasulullah juga sebagai kepala negara Di negara Madaniyah Rasulullah mendeklarasikan undangundang sebagai landasan konstitusi yang mengatur hubungan antar warganya. Dunia yang terus bergejolak dan hancurnya komunis. dalam Klauss Ferdinand and Mehdi Mozzafari (ed. Ada anggapan bahwa kehancuran komunisme adalah kemenangan kapitalisme.

Dari uraian di atas. 29:45). …dan dirikanlah [alat. (3). Terinspirasi oleh munculnya Eropa Bersatu yang didasarkan atas kesadaran bahwa untuk mengatasi masalah manusia tidak cukup dengan skop nasional. (162)‫ن‬ َ ‫مي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫ع اَت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ب ا ُف‬ ِّ ‫ر‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ت ي ع‬ َّ ِ ‫م ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ ي َت‬ َ ‫ي ا َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ك ي َت‬ ِ ‫س ع‬ ُ ‫ن م‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ت ي َت‬ ِ ‫ال ع‬ َ ‫ص َت‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫ق ُف‬ ُ ‫م‬ Katakanlah. Lantas muncul pertanyaan mengapa Islam tidak membuat Negeri Bersatu. Lihat hasil wawancara penulis dengan anngota/ mantan anggota NII 102 . sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.. ibadahku. Dan sesungguhnya mengingat Allah ([alat) adalah lebih besar (keutamannya daripada salat . Mengingat Allah kata mereka.90 Di dalam al-Qur’an surat 20 : 14 dan QS.. tetapi ide ini secara terus menerus diimbangi oleh para pemikir Modernis yang lebih menghendaki gagasan negara Islami (bukan negara Islam). sesunggunya shalatku.kesadaran akan Islam dan memperkokoh persatuan. Pada dua ayat di atas dijelaskan bahwa hakikat dan fungsi salat ada dua yakni untuk mengingat Allah SWT dan untuk mencegah maksiat. doa. membaca Al-Qur’an. Tuhan semesta alam”. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. 29 : 45 ditegaskan pula: ِ ‫ع ع‬ ‫ن‬ َ ‫هى َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ة َت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ص َت‬ َّ ‫ن ال‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ة ع‬ َ ‫َت َ َت‬ ‫صال‬ َّ ‫م ال‬ ِ ‫ق ع‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ َت‬. Ini artinya salat merupakan media bagi seorang hamba untuk mengingat Allah.salat yang lain).( 14: ‫ ي )طه‬ ْ‫ر ُف‬ ِ ‫ك ع‬ ْ‫ذ ُف‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫ة ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ص َت‬ َّ ‫م ال‬ ِ ‫ق ع‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ : ‫علون) العنكبلوت‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ص َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫م َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫ك َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ر ا ع‬ َّ ُ ‫ك م‬ ْ‫ذ ُف‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ر َت‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ء َت‬ ِ ‫ش ا ع‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ (45 "Dan dirikanlah salat untuk mengingatKu (20: 14). ide mendirikan negara Islam yang dikedepankan oleh kelompok fundamentalis bukanlah ide baru.. bisa ditempuh dengan berbagai macam cara antara lain dengan zikir. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS. Fungsi salat ada dua yakni salat sebagai media mengingat Allah dan salat sebagai alat pencegah maksiat. 90 KW IX.

Dengan demikian. {alat yang demikian merupakan tiang agama dan merupakan media hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Muslim): Zakat : Landasannya adalah Al-Qur’an surat 61 : 10-12 : )‫م‬ ٍ ‫لي ف‬ ِ ‫أع‬ َ ‫ب َت‬ ٍ ‫ذا ف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫جي م‬ ِ ‫ن ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ة م‬ ٍ ‫ر ف‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لى ع‬ َ ‫عَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫د‬ ُ ‫أ م‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ه ُف‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫س م‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫لل ع‬ ِ ‫ع ِ ا ع‬ َّ ‫بيل‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ه م‬ ِ ‫ج ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫سلوع‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫و َت‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ب ا ع‬ َّ ِ ‫ن ع‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫( م‬10 ٍ ‫ن ا ف‬ ‫ت‬ َّ ‫ج‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫د ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫وم‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫ذم‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫ف ُف‬ ِ ‫غ ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫( َت‬11)‫ن‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫إ ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫ي إ‬ ْ‫خ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫َت‬ ُ ‫لو م‬ ‫ز‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ك ا ُف‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫ن َت‬ ٍ ‫د ف‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ‫ج‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ة ع‬ ً‫ب ا‬ َ ‫ي َت‬ ِّ‫ط‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫س ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ه ا م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ه ا ا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ح ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ي ع‬ ِ ‫ج ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ (12)‫م‬ ُ ‫ظي م‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ “Hai orang-orang yang beriman. duduk dan tasyahud. Itulah yang lebih baik bagimu. ruku. sujud. Wahbah al-Zuhayly. 249. ketika menafsirkan kalimat: ”wala]ikru Allahi akbar” menyatakan bahwa salat merupakan realisasi ketaatan terbesar dari segenap bentuk ketaatan kepada Allah (inna a[-[alat akbaru min sa’áiri atha’na ). Sedangkan di dalam hadis dijelaskan bahwa salat adalah pembeda antara mukmin dan kafir (HR.Fungsi lain salat adalah untuk mempertahankan keterhubungan (Shilah) manusia selama hidupnya dengan hukum-hukum Allah. Jadi yang dimaksud dengan iqámah as-{alat adalah melaksanakan salat tersebut pada waktunya. Lebih jauh Wahbah Zuhayly menyatakan : {alat yang dimaksud pada ayat di atas adalah salat yang dilakukan dengan sempurna yang memenuhi rukun dan syaratsyaratnya. 91 103 ..91 Oleh karena itu meninggalkan salatnya itu sendiri sudah merupakan sikap pembangkangan terhadap perintah Allah SWT. apabila salat tidakberfungsi menghubungkan aktivitas hiduonya dengan hukum Allah itu berarti shalat yang tidak essensial. hal. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungaisungai dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam syurga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar”. dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. jika kamu mengetahui. sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya. Tafsâr al-Munâr . lengkap dengan bacaan. Dalam hal ini Wahbah al-Zuhayly di dalam buku Al-Fiqh ’àm wa Adillatuh.

104 .

Tujuan Instruksional Khusus : • • Mahasiswa dapat menjelaskan tiga kewajiban seorang mukmin kepada Islam. Tidak setiap orang yang menganut Islam memiliki keimanan yang sama terhadap kebenaran Islam. sikap hijrah (behavior change ke arah yang lebih baik). Mukmin adalah orang yang benar-benar meyakini (tanpa ragu sedikit pun) bahwa Din Al-Islam adalah satu-satunya din ciptaan Allah. dan para ulama. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Istilah lain kesaksian ini adalah bay’ah. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep hijrah dan jihad dalam konteks kekinian. Untuk menjadi seorang muslim yang beriman kepada kebenaran Al-Islam harus melalui kesakian/ syahadah/ testimony yang diikrarkan di depan imam. Setelah seseorang menyatakan keimanannya. 2 : 218 : 105 . Walaupun demikian. ia harus comitted kepada alIslam yakni berhijrah dan berjihad sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman. Dalam hal ini. sedangkan din yang lain adalah bathil. dan jihad yakni berjuang bersungguh-sungguh mengelola bumi berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan lahir batin umat manusia. Bagi orang awam keyakinan ini diperoleh melalui doktrin atau karena figur pembawanya yakni nabi Muhammad SAW. Kecuali bagi mereka yang sudah Islam sejak kecil. orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. Pokok-pokok Materi Prolog : Muslim adalah orang yang menganut Islam.”.MODUL 14 KETERIKATAN MUSLIM TERHADAP ISLAM (Konsep Iman. mereka tetap bersikap tolerans kepada penganut agama lain. Sedangkan bagi orang hawas (intelektual) meyakini kebenaran Islam lebih didominasi melalui pendekatan dalil Al-Qur’an dan dalil rasio. mereka itu mengharapkan rahmat Allah.. seorang muslim harus memiliki keyakinan bahwa Islam adalah satu-satunya din yang haq. Hijrah dan Jihad) Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami tentang keterikatan seorang muslim kepada Islam sehingga termotivasi untuk bersikap committed terhadap Al-Islam melalui upaya peningkatan kualitas iman.

mereka semua tidak melalui persaksian (testimony) di hadapan imam. Demikian pula dalam beribadah. Tetapi tidak berlaku bagi orang-orang yang sudah memeluk Islam sejak kecil.Iman Melalui Bai'at (Bay'ah) Menganut Islam bukanlah sebuah pemaksaan. tidak bisa langsung beribadah kalau belum melalui bai‘at di depan Imam. Baiat ibarat kontrak kerja.92 Landasan tentang pentingnya berjama’ah antara lain hadis dari Umar ibn Khattab yang menyatakan bahwa “ Tidak sah Islam tanpa jama’ah. yaitu mengucapkan syahadatian yang isinya mengakui tidak Tuhan selain Allah dan mengakui kerasulan nabi Muhammad SAW. Kesakisian di depan imam ini sering disebut bai’ah. Ini berlaku bagi orang yang masuk Islam pada usia baligh (dewasa). Ali. tidak sah jama’ah tanpa Imamah. Ikrar dua kalimah syahadat tersebut harus dilakukan di depan imam sebagai saksi. Jadi fungsi bai‘at sebagai pintu keabsahan beribadah. kalau dia bekerja sebelum ada perjanjian kontrak kerja. tidak sah Imamah tanpa bai’at. Baru setelah itu keislamannya diumumkan kepada publik. 92 106 . maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya dan barang siap menepati janjinya kepada Allah. akan tetapi untuk memasuki Islam ada gerbang yang harus dilalui yakni Syahadah (kesaksian). Fatimah dan Asma masuk Islam sejak kecil. Kalau seseorang mau mendapatkan upah. Dasar pijakannya adalah Al-Qur’an surat 48 : 10 : ‫مطط ا‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫فع‬ َ ‫ث َت‬ َ ‫كط َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫مط ُف‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫دي ع‬ ِ ‫يط ع‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ق َت‬ َ ‫لو َت‬ ْ‫فط ُف‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫د ا ع‬ َّ ُ ‫ي م‬ َ ‫لل َت‬ َ ‫ن ا َت‬ َّ َ ‫علو َت‬ ُ ‫ي م‬ ِ ‫ب ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫م ا م‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫علو َت‬ ُ ‫ي م‬ ِ ‫ب ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ )‫مطط ا‬ ً‫ظي ا‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫را َت‬ ً‫جط ا‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫تي ع‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫سط م‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫َت َط َت‬ َّ ‫ه ا‬ ‫لل‬ ُ ‫يط م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫د َت‬ َ ‫ه َت‬ َ ‫ع ا َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ب َت‬ ِ ‫فى ع‬ َ ‫و َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ْ‫ن ُف‬ َ ‫لى َت‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ث َت‬ ُ ‫ك م‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫َت‬ (10 Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia (ba‘iat) kepadamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. dan tidak sah bai’ah tanpa ketaatan”. harus ada kontrak kerja lebih dahulu. Sebagai contoh. maka ia tidak mungkin menerima upah walaupun sudah bekerja keras. maka Allah akan memberinya pahala yang besar. Tangan Allah di atas tangan mereka. seseorang yang semula nonmuslim. Seorang buruh tidak boleh langsung bekerja sebelum ada perjanjian antara buruh dengan majikan (direktur).

manusia wajib merasa terikat dengan aturan Allah. Sedangkan dalam kaitan dengan tauhid Uluhiyah.”. maka sejak adanya perjanjian itu. El-Fawaz Press. Allah menegaskan : َ ‫جلو َت‬ ‫ن‬ ُ ‫ر م‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫لل م‬ ِ ‫ل ا ع‬ َّ ِ ‫بي ع‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ه م‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ َ ‫ه ا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ 218) ‫م‬ ٌ ‫حي إ‬ ِ ‫ر ع‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫فلو إ‬ ُ ‫غ م‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ة ا ع‬ َّ َ ‫م َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫ر ُف‬ َ ‫) َت‬ "Sesungguhnya orang-orang yang beriman. hal. 2 : 218 : Ramli Kabi Ahmad {iddiq Abdurrahman. mereka itu mengharapkan rahmat Allah. 1993. Judul aslinya adalah Al-Bai‘ah fi alNizám al-Siyásy al-Aslamâ wa Çabiqátuh fi al-hayát as-siyásiyyah wa alMu‘á[irah.Secara umum bai‘at berasal dari kata Arab dengan bentukan kata pokok ba-ya-‘a yang artinya menjual atau membeli. Juga di dalam AlQur’an surat al-Jumu'ah ayat 10 yang artinya “Dan tinggalkanlah al-bai‘a (jual beli)” 93 Dalam kaitan dengan tauhid Rubbãbiyah. Pengertian bai‘at dalam kaitannya dengan konsep tauhid Mulkiyah berarti menjual (QS 9 :111). yakni janji manusia untuk mengabdi kepada Allah. ia harus berhijrah. sebagaimana QS 2 : 275 bahwa Allah menghalalkan jual beli (al-bai’a) dan mengharamkan riba.39. Dalam hal ini Allah membelinya dengan syurga. bai‘at berarti janji. mereka wajib berhijrah secara total. Al-Qur’an secara tegas menjelaskan bahwa apabila seseorang telah menyatakan diri sebagai mukmin. 36 .bai‘at berarti telah menanda-tangani kontrak untuk berniaga dengan Allah di mana dalam perniagaan itu wajib menggunakan aturan dan undang-undang yang telah dibuat oleh Allah. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Hijrah : Setelah seseorang menyatakan keimananya. 93 107 . bahwa seseorang yang telah di. 61 : 10). kata bai‘at berarti niaga (QS. Bai’at. maksudnya. orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. kemudian berjihad. Satu Prinsip Gerakan Islam. yakni menjual diri dan segala miliknya kepada Allah.

Tujuannya untuk membuat komunitas masyarakat yang diatur oleh hukum Allah yang asbolut yakni Al-Qur’an. Allah menegaskan di dalam Q. yakni jalan yang bathil dan jalan yang haq. Menurut Al-Qur’an surat 90 ayat 10 ditegaskan : Wahadaináhu an-najdain” (Kami menunjukinya dengan dua jalan). lantas dibinasakan oleh orang kafir. Hijrah adalah pindah dari 108 . 8:72 : Bagaimana pengertian hijrah yang sebenarnya ? Hijrah ada dua macam yakni hijrah Makani dan hijrah Qalbi. Sedangkan hijrah yang lain adalah hijrah Qalbi.S 4 : 97 sbb : ‫ن ا‬ َّ ‫ك‬ ُ ‫للوا م‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫م م‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫للوا ع‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫ظ اع‬ َ ‫ة َت‬ ُ ‫ك م‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ال ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫م ا ُف‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ف ا م‬ َّ ‫لو‬ َ ‫ت َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ ‫ه ا‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫روا ع‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫ف م‬ َ ‫ة َت‬ ً‫ع ا‬ َ ‫س َت‬ ِ ‫وا ع‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ض ا ع‬ َّ ُ ‫ر م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ت م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫أَت‬ َ ‫للوا َت‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫ض َت‬ ِ ‫ر ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ف ي ا َت َُف‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ض َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫س َت‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫م‬ (97)‫را‬ ً‫صي ا‬ ِ ‫م ع‬ َ ‫ت َت‬ ْ‫ء ُف‬ َ ‫س ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫م َت‬ ُ ‫ن م‬ َّ ‫ه‬ َ ‫ج َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫وا م‬ َ ‫أ َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫فم‬ َ ‫َت‬ Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri (kepada mereka) malaikat bertanya :”Dalam keadaan bagaimanakah kamu ini (diwafatkan)?”. maka ia termasuk orang yang rugi. Hijrah makani ialah pindah dari satu komunitas ke komunitas yang lain sebagaimana nabi dan para sahabanya hijrah dari mekah ke Medinah.ِ ‫ل ا ع‬ َّ ‫لل‬ ِ ‫بي ع‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ه م‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ َ ‫ه ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ ْ‫ل ُف‬ ‫م‬ َ ‫وَت‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫ض َت‬ ٍ ‫بعُفْ ف‬ َ ‫ء َت‬ ُ ‫ي ا م‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫وع‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ض م‬ ُ ‫ع م‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫روا م‬ ُ ‫ص م‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫وا َت‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫رو م‬ ُ ‫ص م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫س َت‬ ْ‫ن ا ُف‬ ِ ‫إ ع‬ ِ ‫وع‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫تى م‬ َّ ‫ح‬ َ ‫ء َت‬ ٍ ‫ ي ف‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫ت ع‬ ِ ‫ي ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫م‬ ‫م ا‬ َ ‫ب َت‬ ِ ‫لل ع‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫ق َت‬ ٌ ‫ث ا إ‬ َ ‫مي َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫م َت‬ ٍ ‫لو ف‬ ْ‫ق ُف‬ َ ‫لى َت‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫ر ع‬ ُ ‫ص م‬ ْ‫ن ُف‬ َّ ‫م ال‬ ُ ‫ك م‬ ُ ‫ي م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫ن َت‬ ِ ‫دي ع‬ ِّ ‫ف ي ال‬ ِ ‫ع‬ 72)‫ر‬ ٌ ‫صي إ‬ ِ ‫ب ع‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫للو َت‬ ُ ‫مم‬ َ ‫ع َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang orang yang hijrah) mereka itu satu sama lain lindung melindungi”. Para malaikat bertantya pula :”Bukanlah bumi Allah itu luas sehingga kami dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya nereka jahannam dan seburuk-buruknya tempat ibadah”. Apabila ia berada dalam komunitas jahiliyah dan tidak mau berhijrah.

sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu.sungguh) dalam beribadah. keinginan. Jihad Kewajiban lain seorang mukmin adalah jihad. dari dunia gelap gulita (dzulumat) ke jalan yang terang (nur). harta bahkan darah dan nyawa. yang dijual oleh manusia kepada Allah adalah harta dan jiwa. sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat 61 : 10-12: )‫م‬ ٍ ‫لي ف‬ ِ ‫أع‬ َ ‫ب َت‬ ٍ ‫ذا ف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫جي م‬ ِ ‫ن ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ة م‬ ٍ ‫ر ف‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لى ع‬ َ ‫عَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫د‬ ُ ‫أ م‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ه ُف‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫س م‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫لل ع‬ ِ ‫ع ِ ا ع‬ َّ ‫بيل‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ه م‬ ِ ‫ج ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫سلوع‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫و َت‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ب ا ع‬ َّ ِ ‫ن ع‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫( م‬10 ٍ ‫ن ا ف‬ ‫ت‬ َّ ‫ج‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫د ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫وم‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫ذم‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫ف ُف‬ ِ ‫غ ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫( َت‬11)‫ن‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫إ ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫ي إ‬ ْ‫خ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫َت‬ ُ ‫لو م‬ ‫ز‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ك ا ُف‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫ن َت‬ ٍ ‫د ف‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ‫ج‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ة ع‬ ً‫ب ا‬ َ ‫ي َت‬ ِّ‫ط‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫س ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ه ا م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ه ا ا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ح ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ي ع‬ ِ ‫ج ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ (12)‫م‬ ُ ‫ظي م‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ "Hai orang-orang yang beriman. niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungaisungai. dan kebiasaan. Jihad adalah berjuang secara maksimal untuk menegakkan hukum Allah di muka bumi dengan mengerahkan fikiran. dan apa saja yang ada pada dirinya. dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga `Adn. pekerjaan. Sedangkan yang dimaksud dengan jiwa adalah waktu. pola fikir. Harta di sini termasuk uang. maka ia harus menggunakan harta dan jiwanya itu untuk berjihad (berjuang sungguh. Dalam perniagaan itu. baik ibadah ritual maupun ibadah mu’amalah dalam fungsinya sebagai khalifah fil ardl. dari perilaku jahiliyah kepada perilaku Ilahiyah. Itulah keberuntungan yang besar ".kebiasaan buruk kepada kebiasaan baik. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. baik sukarela maupun terpaksa ( thaw’an aw katrhan) Karena harta dan jiwa seorang mukmin telah dibeli oleh Allah dengan syurga. 109 . keluarga. tenaga.

Bagaimana caranya agar muslim menjadi mukmin ? Jawabannya : untuk menjadi mukmin ia harus mampu meyakini bahwa al-Islam adalah satusatunya din yang haq. Bagaimana implementasi berhijrah ? Jawabannya : Ialah meninggalkan pola fikir dan perilaku Jahiliyah menuju prilaku Ilahiyah. mengamalkan Islam dan mendakwahkan Islam dengan segenap kemampunnya secara maksimal dengan mengorbankan harta dan jiwa. Bagaimana implementasi berjihad ? Jawabannya : Ialah bersungguhsungguh dalam mempelajari Islam. teknologi dan seni dalam rangka mengelola segala sumber daya alam untuk kesejahteraan umat manusia. ? Jawabannya : Ialah dengan sudah pasti seorang mukmin ? Jawabannya : 110 . Apabila seorang muslim berperilaku sebaliknya yakni merusak. Mengapa demikain? Jawabannya : Karena mungkin saja seseorang beragama Islam tetapi tidak yakin akan kebenaran Islam. maka statusnya sebagai seorang yang Pertanyaan Renungan : • • • Apakah setiap muslim Belum tentu. • • • • • Kalau sudah mengimani bahwa Islam adalah din yang haq. Bagaimana caranya agar seorang mukmin selamat di akhirat ? Jawabannya : Ia harus mengamalkan Al-Qur’’an secara total. Bagiamana cara mengamalkan islam berhijrah dan berjihad. sehingga mampu melahirkan sains.Implemetasi jihad antara lain adalah menunut ilmu secara terus menerus tanpa henti dari mulai lepas dari pangkuan ibu sampai mati. apakah ia dijamin akan selamat di akhirat ? Jawabannya : Sangat tidak dijamin. mengaku hamba Allah harus dicoret.

Dan juga jangan ragu membuangnya walaupun telah menjadi keyakinan dan amalan banyak orang. Tujuan Instruksional Khusus : 1. 2. Pokok-pokok Materi Prolog : Banyak orang Islam yang antipati kepada tasawuf.MODUL 10 STUDI KRITIS TENTANG TASAWUF DAN TAREKAT Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami mana ajaran tasawuf yang benar dan mana yang menyimpang sehingga mereka mampu memilah aplikasinya dalam kehiduoan sehari-hari. Oleh karena itu. tetapi banyak juga kelompok orang yang sangat mengagungkan tasawuf bahkan tarekat. baik dalil implisit maupun eksplisit. 3. Mahasiswa dapat memilih mana ajaran tasawuf yang berdasarkan dalil yang sahih dan mana ajaran tasawuf yang meyimpang dari syaril’at Islam. Bagi Iman al-Ghazali. sikap seorang muslim yang beriman kepada Allah dan rasulNya. yakni jiwa yang taqarrub (dekat kepada Allah) dan ma’rifatullah (mengetahui Allah dengan ilmu). 111 . bisa mengarah kepada perbuatan syiirik. Sebagai seorang muslim yang mencintai ilmu. tasawuf yang benar adalah tasawuf yang berlandaskan dalil Al-Qur’an dan hadits shahih. apabila mempelajari sesuatu termasuk ajaran tasawuf dan tarekat harus benar-benar kritis. Tidak boleh sungkan mengambil yang baik walaupun kata orang lain salah. Tasawuf pada hakikatnya adalah ajaran tentang latihan pengendalian diri (mujahadah an-nafs) sehingga manusia mencapai kualifikasi akhlak yang baik. juga bagi para ulama yang tafaqquh fiddin . kita harus memahami secara kritis apa dan bagaimana tasawuf dan tarekat itu. dan itu bathil. Mahasiswa dapat menunjukkan beberapa penyimpangan doktrin tarikat dari sumber-seumber Islam (Al-Qur’an dan Sunnah Rasul) sehingga mampu menyikapinya secara tepat. Oleh karena itu segala ajaran tasawuf yang tidak memiliki rujukan yang absah dianggap sebagai ajaran yang diada-adakan. Ajaran tasawuf dan ajaran tarekat yang tidak memiliki landasan dalil yang sahih. sehingga kita bisa menyikapinya secara proporsional. Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat dan tujuan tasawuf dalam proses pembinaan akhlak/ etika.

Umat Islam bukan menjajah tetapi menjadikan wilayah – wilayah baru itu sebagai kekuasaan otonomi yang menginduk kepada pusat. dan membangun 94 112 . menekan sifat basyariyah (kemanusiaan). memberikan tempat bagi sifat-sifat kerohanian. Bulu domba itu bahasa Arabnya Shuf. ini disebut uzlah. Selain itu.289 H) tokoh sufi modern sebagai berikut : Tasawuf ialah membersihkan diri dari sifat yang menyamai binatang dan melepaskan akhlak yang fithri. Jadi Sufi adalah orangnya sedangkan tasawuf adalah ajarannya. Hakikat Tasawuf : Hakikat ajaran tasawuf adalah ajaran tentang latihan hidup sederhana untuk mensucikan jiwa. Sedangkan ajaran tentang bagaimana cara hidup sederhana atau hidup zuhud disebut tasawuf. berpegang kepada ilmu kebenaran. Penyakit ini pun merambah kepada sebahagian ulama. Targetnya ada dua yakni : Pertama : Berusaha mendekatkan diri kepada Allah sedekat-dekatnya. Zakaria al-Anshari (852-925 H) menyatakan bahwa : Tasawuf mengajarkan cara untuk mensucikan diri. Sebahagian Eropah Timur termasuk Spanyol. atau disebut Taqarrub. wilayah kekuasaan Islam sangat luas mencakup seluruh jazirah Arab. bahkan sampai ke pintu gerbang Wina. maka disebutlah kaum Sufi. Negara-negara Islam menjadi kaya raya. di masa dinasti Umayah. mengamalkan sesuatu yang lebih utama atas dasar keabadiannya. Ulama-ulama yang lain yang ingin mempertahankan hidup zuhud sebagaimana nabi SAW dan para sahabatnya. memberi nasihat kepada ummat. merasa khawatir terkontaminasi penyakit “wahan” ini lantas pergi jauh ke luar kota. benar-benar menepati janji kepada Allah dan mengikuti syari'at rasulullah. Kedua : Usaha mensucikan jiwa sesuci-sucinya sehingga dapat melihat Allah dengan mata hati.. menjauhi hawa nafsu.Latarbelakang Kelahiran Tasawuf Pada abad kedua hijriyah. meningkatkan akhlak. Ini yang disebut Ma’rifat94 Definisi tasawuf menurut Junaid al-Baghdadi (w. Akan tetapi ada akibat lain yakni banyak pejabat negara dan sebahagian umat Islam terkena penyakit “wahan” yakni bersikap materealistik dan individualistik. Di tempat terpencil ini mereka melatih diri untuk hidup sederhana atau hidup zuhud. Mereka hijrah ke tempat terpencil untuk menjauhi glamour dunia. Mereka melepaskan pakaian-pakaian yang mewah lantas menggantinya dengan pakaian yang sangat sederhana yang terbuat dari bulu domba.

Unsur utama tasawuf adalah penyucian diri dan tujuan akhirnya kebahagiaan dan keselamatan. Walaupun demikian ada beberapa objek bahasan hal yang secara khas dibahas dalam tasawuf. yakni akhlak secara keseluruhan. serta (iii) konsep wali Allah dan karamah. membuang atau mensucikan. gila dunia. Oleh karena itu apabila barbicara masalah tasawuf maka akan berbicara tentang masalah yang sangat luas.60. Jadi tasawuf identik dengan akhlak yang luhur. banyak pengumpat. dari mulai nafsu Amarah. 1989.Jadi tasawuf identik dengan akhlak yang luhur. gila harta. dan kehidupan jasmani dan rohani untuk mencapai kebahagiaan abadi. Ashaari Muhammad. Muthma-imah. manusia harus melatih diri menundukkan nafsu-nafsu buruk dan mengembangkan sikap-sikap yang terpuji yang disebut mujahadah al-nafs 95 113 . Mardhiyah. Lawamah. sesorang perlu melakukan latihan pensucian jiwa yang disebut Riyadlah istilah lainnya adalah mujahadah an-nafs (Latihan pembersihan jiwa) Mujahadah an-nafs dilakukan melalui tiga tingkatan.p. atau disebut inti ajaran tasawuf. ujub. Menurut Ashaari Muhammad yang mengutip pendapat Imam Al-Ghazali. yakni (i) Konsep latihan pensucian jiwa atau mujahadah al-nafs dan (ii) Konsep hidup zuhud (ascetic). Malaysia. sedangkan istilah bermakna membersihkan jiwa dari bebagai nafsu yang rendah dan dilarang Allah. membuang atau mensunyika sifat-sifat buruk). gila pangkat. sampai kepada nafsu Kamilah. Radhiyah. Nafsu Amarah adalah nafsu yang paling rendah yang termanifestasikan dalam segala sikap dan prilakunya yang tercela. Pusat Penerangan Arqam. yaitu :"takhalli (mengosongkan. Untuk mencapai kualitas nafsu yang lebih baik hingga mencapai tingkat ruhani paling unggul. riya. terlalu banyak bicara.Takhalli : Secara bahasa takhalli berarti mengosongkan.95 Penjelasannya sbb : Pertama. Sungai Penchala Kuala Lumpur. Oleh karena itu apabila barbicara masalah tasawuf maka akan berbicara tentang masalah yang sangat luas. bahwa manusia memiliki nafsu yang bermacam-macam dan bertingkat-tingkat. misalnya sum'ah. yakni akhlak secara keseluruhan. Mengenal Diri Melalui Rasa Hati . Konsep Latihan Pensucian Jiwa untuk mencapai ma’rifat : Untuk mencapai ma’rifat. tahalli (mengisi atau menghiasi jiwa dengan sifat-sifat yang baik). dan tajalli (merasakan kebesaran dan kehebatan Allah)". Mulhamah.

terdapat tahapan-tahapan pelatihan atau terminal. Selagi manusia belum membenci.65-83. membaca Alqur'an dan lain-lain merupakan media pendidikan dan latihan untuk mampu membuang sifat-sifat madzmumah (tercela) untuk diganti dengan sifat-sifat mahmudah (terpuji). 4. sabar. Huraian ke Arah Membangun Masyarakat Islam. Mengenal Diri.Cit. Iman dan Persoalannya. berlpang dada. Malaysia. ingatan dan rasa rindunya penuh tertuju kepada Allah. ridha. baik nikmat maupun musibah. Maqam (maqamat) : Maqam (jamaknya maqamat) adalah anak tangga. puasa. dll. station yang dalam istilah tasawuf disebut Maqam.63-65. 1983. 114 .Op. Pusat Penerangan Arqam. bahagia. Kuala Lumpr.p. Asjhaari Muhammad. Juga : Ashaari Muhammad. takut kepada Allah. dari mulai terminal pertama 96 97 Ibid. baik shalat. lemah lembut. ceria. Secara bahasa artinya mengisi.82.p. memusuhi dan membuang kebiasaan itu jauh-jauh maka nafsu itu akan senantiasa menguasai dan memperbudak manusia. tenang.zuhud. Oleh karena itu. Op.terlalu banyak makan.97.Cit. taubat. dinamis.. atau terminal yang harus dilalui seseorang dalam proses mujahadah an-nafs guna mencapai kesempurnaan ruhiyah sampai ke tingkat ma’rifat. sedangkan secara istilah artinya mengisi atau menghiasi hati dengan sifat-sifat mahmudah seperti jujur. Op. Lihat Juga : Ashaari Muhammad. mengasihi semua mukmin.. pemurah. berprasangka baik.p.Tajalli. tawadlu' ( rendah hati). rajin. karena level ini masih proses pengisian . Namun demikian.. Tahalli dan Tajalli.p. Perasaan itu adalah perasaan lapang . station.Cit. Berkenaan dengan tahalli ini semua ibadah. 98 Ashaari Muhammad. 60-63.96 Kedua. selalu ingat mati dan selau bertawakkal kepada Allah. Orang yang sudah sampai ke tingkat tajalli. jamaknya maqamat. maka orang yang berada pada kondisi tahalli ini belum banyak merasakan ketenangan dan kelezatan hidup.97 Ketiga. zakat.98 Selain konsep Takhalli . ikhlas.Tahalli. Tajalli sejenis perasaan yang datang sendiri tanpa memerlukan usaha lagi. Mengenal Diri. akan tetap dirasakan sebagai kasih sayang Allah kepada hambaNya.p. pemaaf. amanah.. syukur nikmat. berani. Apa saja yang menimpanya. yakni penjelmaan dari usaha pensucian jiwa tadi. hati dan penampilan orang peringkat tajalli selalu tenang dan istiqamah.

ialah meninggalkan hidup kematerian apalagi yang bersifat glamour. bukan karena ingin syurga atau takut neraka. Dalam pandangan Imam Al-Ghazali. Faqir. Taqwa. 8. Caranya adalah menyesali telah berbuat dosa.yakni taubat sampai ke terminak tujuan yakni ma’rifat. tasawuf sampai ke tingkat ma’rifat masih sesuai dengan sunnah rasul. Bahkan tidak meminta. 2. melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangan Allah karena perasaan cinta. ialah meninggalkan syubhat ( sesuatu yang di dalamnya ada keraguan). meminta ampun dan kemudian memperbanyak amal saleh. Sabar. Ridha. Bahkan tidak memikirkan hari esok tetapi mencukupkan diri apa yang ada pada hari ini. Penjelasannya sbb: Konsep Hulul dan Ittihad :\ 115 . ialah mengetahui rahasia Allah. 7. Ma’rifat. 3. ialah meminta ampun dan tidak kembali berbuat dosa. Apakah itu. Taubat. ialah tidak meminta sesuatu kecuali sekadar apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan kewajiban ibadah. ialah menyerah kepada qadha dan qadar dari Allah. Mahabbah. 9. Menerima qadha qadar apa adanya. 6. ialah takut kepada Allah sehingga hidup sangat berhati-hati. berjanji tidak akan berbuat lagi. 4. Tawakkal. 5. ialah menerima dengan ridha. Akan tetapi yang terjadi berikutnya adalah ajaran tasawuf yang out of side. Tetapi juga tidak menolak manakala diberi. 10. Dalam hal ini jumlah dan urutan maqam berbeda-beda antara konsep sufi yang satu dengan yang lainnya Di bawah ini akan dijelaskan satu persatu sbb : 1. ialah dalam menjalankan perintah-perintah Allah dan sabar manakala ditimpa musibah. Zuhud. Wara’. yakmi konsep Hulul dan Ittihad. mengapa Allah berbuat begitu dan mengapa berbuat begini. baik nikmat maupun musibah.

Menurut Al-Hallaj. keluh kesah.Di dalam diri manusia terdapat dua sifat. Inilah yang disebut hulul (halala = telah menempati). Setelah melalui mujahadah an-nafs. Kedua : Sifat-sifat Ilahiyah yang disebut Lahut. dll. tetapi dalam terminology mereka bukan ngaco atau ngawur melainkan syatahat. Jadi di dalam jiwa orang suci itu ada dua eksistensi. sifat-sifat nasutnya menghilang tinggallah sifat-sifat Ilahiyahnya. Oleh karena itu kita harus menjauhi konsep hulul apalagi ittihad. Dalam proses ittihad ini. Baqo artinya yang tinggal atau yang tersisa. Kalau dalam hulul masih ada dua eksistensi yakni Allah dan jiwa orang yang ditempati. over acting. satu dirinya dan yang kedua adalah Allah. seperti serakah. Nabi saja yang paling unggul dalam soal spiritual tidak pernah mengalami hulul atau ittihad. dan ini bisa syirik. berlebihan. Salah seorang di antara orang yang mengaku telah mengalami hulul adalah syaikh Siti Jenar. Konsep hulul ini kemudian diikuti oleh yang lainnya. tetapi dalam ittihad hanya ada satu eksistensi. 116 . Selain konsep hulul ada lagi yang lebih ektrem yakni konsep Ittihad. tingkatan maqam tertinggi yang bisa dicapai adalah ma’rifat. maka Allah akan turun dan menempati jiwa orang itu. Menurut Abu Yazid Al-Bustomi. Berbeda dengan hulul. tergasa-gesa. Imposible. sombong. Jadi baqa adalah suatu keadaan (hal) di mana di dalam jiwa manusia hanya berisi sifats-isifat baik steril dari sifat-sifat buruk. jiwa orang suci (baqa) bisa naik dan bersatu dengan Allah yang disebut Ittihad. Dalam ittihad Jiwa orang itu telah melebur dan bersatu (ittihad) dengan Allah. seorang sufi sering berbicara aneh yang dalam pandangan orang luar mungkin dianggap ngaco. Konsep hulul ini diketengahkan oleh Al-Hallaj. Dalam pandangan Imam Al-Ghazali. Apabila jiwa manusia sudah dalam keadaan baqa (suci). Mengapa ada orang yang mengaku mengalami kejadian itu. Selanjutnya kata al-Ghazali. Kedaan ini disebut baqa. Oleh karena itu tahlil orang yang telah mengalami ittihad bukan lagi la ilaha illallah tetapi la ilaha illa ana. di jubahku ada Allah. yakni: Pertama : sifat kemanusiaan yang disebut Nahut. Hulul dan Ittihad adalah konsep tasawuf yang out of side.

Jakarta.Cit. misalnya konsep tawashul (berdoa dengan menggunakan 99 Tim Penyusun.100 (ii).99 Secara istilah tarekat bisa bermacam-macam. Tarekat Sanusiah. (iii) Tarekat bisa juga bermakna wirid atau dzikir-dzikir yang dirumuskan sedemikian rupa yang harus dibaca dengan jumlah tertentu. Tarekat Tijaniyah.p.p. LP3ES. jamaknya taraiq) secara etimologis antara lain berarti jalan (kaifiyah). Ensiklopedi Islam.66. atau keadaan (al-halah). 1982. Dari kedua konsep ini akan berkembang kepada masalah-masalah lain.. misalnya Tarekat Qadiriyah ialah sekelompok orang yang mengikatkan diri kepada faham. metode. Op. Para murid berusaha melestarikan ajaran syaikhnya dengan cara taqlied. Sekelompok orang yang mengikatkan diri secara taqlid kepada pendapat dan ajaran seorang sufi disebutlah Tarekat. pendapat (madzhab) dan pengalaman suci seorang sufi (mursyid). Studi Tentang Pandangan Hidup Kiyai. haluan (madzhab). sebab nama tokoh spiritualnya bernama Muhammad Suhaimi. sistem (al-uslub). 135. Ibid. Kalau mereka mengikatkan diri kepada pendapat dan pengalaman suci syaikh Abdul Qadir Jailani. disebutlah Tarekat Qadiriyah. Tarekat adalah organisasi keagamaan dalam Islam yang menghimpun anggota-anggota sufi yang sepaham bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Tradisi Pesantren. yakni (i). misalnya tarekat Naqsyabadiyah.Tarekat Setelah para sufi meninggal dunia.. Dikenallah nama-nama tarekat sesuai syaikh yang jadi anutannya. 101 Zamakhsyari Dhofier. Adapun tarekat yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tarikat dalam pengertian ke dua. dll. dll. Objek Kajian Tarekat : Masalah pokok yang sering dibicarakan dalam tarekat adalah konsep Wali Allah dan karamah. 100 117 . Penjelasan lebih rinci sbb : Pengertian tarekat (thariqah.101 Dalam pengertian ini maka tarekat adalah organisasi orang-orang yang mengikat diri kepada satu faham. "Perjalanan seorang salik (pengikut tarekat) menuju Tuhan dengan cara mensucikan diri atau perjalanan yang harus ditempuh oleh seseorang untuk mendekatkan diri sedekat mungkin kepada Tuhan". maka tinggallah murid-muridnya. Yang terakhir adalah tarekat Muhhammadiyah atau tarekat Suhaimiyah (Darul Arqam Malaysia). pendapat dan pengalaman suci Syaik Al-Tijani.

Sedangkan dari segi istilah bisa dua makna.104 Penjelasannya sbb : 102 103 Tim Penyusun Ensiklopedi. baik jalan mauhibah maupun suluk akan melahirkan wali-wali. Malaysia. wali berarti yang menolong atau yang mencitai. yaitu orang-orang yang beriman dan mereka yang selalu bertaqwa".Loc.. wali adalah orang yang rohaninya telah sangat bersih dan tingkat keimanannya sudah mencapi level iman Haqiqat. 1992. yakni wali Ahbab. Bagaimana konsep wali. wali bermakna manusia saleh atau manusia yang selalu bertaqwa. Akan tetapi tidak ada seorangpun dapat mengetahui apakah seseorang itu wali atau bukan.102 Wali dalam pengertian ini keistimewaan di luar kemampuan manusia biasa. Cit.. Kedua : Wali dalam perspektif sufi atau literatur Orientas disebut Saint adalah orang-orang yang sangat saleh dengan menekankan dimensi mistiknya. Siapapun—asal mampu—boleh menjadi wali dan oleh karena itu jumlah wali tidak terbatas. Ulama dalam Pandangan Islam. Sadat. sehingga banyak orang tidak setuju dengan sebutan wali Sanga misalnya. sedangkan wali dalam pengertian ke dua yang menekankan aspek mistiknya tidak disepakati. Kuala Lumpur. atau disebut karamah. Konsep Wali Allah dan Karamah Dari segi bahasa Arab. sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Nujabak dan wali Kutub.. p.perantara). Wali dalam pengertian pertama disepakati adanya.103 Menurut Abdul Halim (DA) . 54.Cit.p 171. Ashaari Muhammad. Menurut Ashaari Muhammad.172. Pertama. karena predikat wali hanya diberikan oleh Allah dan hanya Allahlah yang mengetahui siapa yang wali dan siapa yang bukan. 118 . Autad. Selanjutnya wali-wali ini diklasifikasi menjadi beberapa level. 104 Abdul halim Abbas . Ayat yang dipakai sandaran adalah surat Yunus ayat 62 – 63 : "Ingatlah. baik mimpi maupun jaga). menurut Darul Arqam ? Jawabannya dapat kita ketahui dari paparan berikut ini. Penerbit Hikmah.Op. Jadi setiap orang saleh adalah wali. dan yaqazah wa al-musyafahah (bertemu dengan nabi dan bercakap.

Apabila seorang wali meninggal maka Allah akan melantik wali yang baru. Malaysia. 61. disebut juga Sultan Aulia.Aziz dan imam Al-Mahdi (4). Fatimah puteri nabi. 106 Ibid. Dikalangan wanita di antaranya isteri-isteri rasul. 5) Wali Badal (Jamaknya Abdal). 54-55.107 Orang-orang yang termasuk wali menurut DA adalah : (1).p. 56-57. Imam madzhab terutama madhab yang Empat. 6) Wali Naqib (Jamaknya Nuqabak).p. 2) Wali Kutub (Jamaknya Aktab). 108 Ibid. bilangan mereka untuk sezaman hanya 300 orang 4) Wali Watab (Jamaknya Autad) bilangan mereka dalam satu zaman hanya empat orang. 55. p.108 Jumlah wali dalam berbagai klasifikasi untuk satu zaman di seluruh dunia hanya 500 orang. Imam Nawawi dan syaikh Ramli (7).1) Wali Gaus (Kutub Al-Aktab) yakni wali ketua. Yazid Al-Bustami. p. Abu Hassan Syazali. Penerbit Hikmah. bilangan mereka untuk satu zaman antara 40 sampai 60 orang. Ulama-ulama besar terutama Imam Hasan Al-Bashri. Pengasas-pengasas tarekat (6). para sahabat nabi terutama Khulafa al-rasyidin (2).106 "Sesungguhnya Ali Ibn Abi Thalib berkata : Wali Abdal dari syam. antara lain hadits dari Ali Ibn Abi Thalib : Rasulullah saw bersabda : wali Abdal sebanyak 40 orang lelaki dan 40 orang perempuan. 109 Ibid. Abdul Qadir Jailani. dan wali Akhba dari penduduk Irak". wali Nujaba' dari penduduk Mesir.109 105 Ashaari Muhammad.. 3) Wali Najib (Jamaknya Nujabak). Para perawi hadits seperti imam Bukhari dan muslim. Imam Sayuti. Dalam setiap zaman hanya empat orang. tatkala mati seorang lelaki.. Ulama Dalam Pandangan Islam. 1992. Al-Ghazali.105 Menurut Ashaari. kebanyakan berada di Syiria. Para Mujaddid terutama Umar ib Abd Al. Kuala Lumpur. (3). dan Rabi'ah al-Adawiyah. Jumlahnya hanya satu orang dalam setiap tahun.. nama-nama wali tersebut berdasarkan kepada hadits nabi. Junaidi Al-Baghdaddi. bilangannya untuk sezaman hanya 40 orang. Allah menggantikan di tempatnya dengan lelaki lain. (5). 119 . 107 Ibid. Allah menggantinya dengan perempuan lain di tempat itu". Nafisah. Irak dan Mesir. Begitu pula setiap kali mati seorang perempuan.

rasa hati serta kemampuan yaqadzah wa musyafahah atau bisa bercakap-cakap dan berhubungan dengan rijal al-ghaib yakni orng yang berada di tempat jauh.Op. atau telah wafat. Lihat Juga : Abdul Halim Abbas. larilah kebukit !". Juga surat 27 : 40 tentang kehebatan seorang pria bernama Assaf Ibn Barkhaya yang sanggup memindahkan singgasana ratu Bilkis ke dalam kerajaan nabi Sulaiman dalam tempo sangat singkat. 84. Sebagaimana Abdul Qadir Jailani menyelamatkan anak Abu Said yang diculik jin dari negeri cina. Ibid.p. yakni Alqur'an surat 3 : 37 tentang Maryam yang mendapat makanan langsung dari langit (dari Allah SWT).p. kasyaf. Umar memberikan komando dari mimbar mesijd :" Hai Saria. 120 . Kemampuan itu dimiliki karena jiwa seorang wali telah sangat suci. mereka hanyalah orang saleh yang memilki keistimewaan. syetan. yang baik karamah lahiriyah maupun karamah maknawiyah. sehingga ia mampu berhubungan dengan alam Malakut. Mampu menyelesaikan masalah manusia yang berkaitan dengan roh. firasat. Hal itu karena para wali diberi karamah. Cit. Wali Allah pun dapat memberikan arahan kepada anak buah dari jarak yang sangat jauh tanpa alat komunikasi modern. Dengan hubunan langsung ke alam Malakut. termasuk bercakap-cakap dengan rasulullah saw. sebagaimana Umar Ibn Khattab dapat melihat tentaranya di Nahawand yang tertangkap kepungan musuh dari Persia padahal Umar berada di Medinah.. 59. dll. jin. Abdul Halim Abbas menjelaskan bahwa Wali al-Aqtab (wali Ghaus) memiliki kasyaf yakni kemampuan di luar dimensi kemampuan manusia. misalnya mampu mengetahui sesuatu peristiwa lebih awal dari kejadiannya sehingga ia memiliki wawasan jauh ke depan dan mampu menyelesaikan masalah masyarakat jauh melebihi pemikiran manusia biasa. Suara 110 111 Ibid.110 Betulkah para wali itu memiliki keistimewaan ? Dalam hal ini Abdul Halim Abbas menjelaskan bahwa adanya ulama wali yang ber-karamah memiliki dasar yang kuat. Dengan suara lantang. juga diberi ilmu-ilmu Laduni (ilmu pengetahuan yang diperoleh tanpa belajar) seperti ilham..Para wali di atas memiliki keistimewaan-keistimewaan sehingga dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan ghaib yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain.p.111 Mereka bukan nabi. maka seorang wali mempunyai kemampuan luar biasa. Surat 18 : 18 tentang pemuda Al-Kahfi yang ditidurkan oleh Allah selama 309. 84..

p. karena ia melihat dengan nur Allah". Sorotan Tentang Wali dan Karamah Dalil yang digunakan oleh DA tentang adanya wali Allah yang memiliki keistimewaan adalah Alqur'an surat 3 : 37 tentang Maryam yang dapat berkomunikasi dengan malaikat dan memperoleh makanan dari langit. musuh pun dapat dipukul mundur. 114 Ibid 115 Aurad. Untuk menyoroti pendapat DA tentang wali dan karamah. padahal waktu itu kemampuan demikian merupakan sesuatu yang amat mustahil . Bagaimana Menjadi Wali.. Ibid.113 Misalnya Abu Bakar dapat mengetahui jenis kelamin anaknya ketika masih dalam kandungan. Op. yang menandakan bahwa uang itu hasil pemerasan dari rakyat kecil. bisa mendatangkan makanan dari langit. juga QS.114 Para wali pun bisa berada di tempat dalam satu waktuu.112 Senada dengan itu. (H. 18 : 18 tentang pemuda al-Kahfi yang ditidurkan oleh Allah selama 309 tahun. Cit. menurut Ashaari Muhammad tidak sebatas ketika ia masih hidup..105.p.Umar terdengar dari jarak puluhan kilometer sehingga tentaranya segera berlindung dibukit.R. dapat diketengahkan pendapat dari Sa'id Hawa. kasyaf (tersingkapnya 112 113 Abdul Halim Abbas. Ashaari Muhammad menyatakan bahwa landasan pendapat bahwa wali Allah mempunyai ilmu Mukasayafah adalah hadits "Takutlah kamu kepada firasat orang mukmin. 144. Dan atas pertolongan Allah. tetapi setelah mati pun masih melakukan hal-hal luar biasa.p. Waktu itu Abdul Qadir menekankan telapak tangan ke tumpukan uang mas di karung. 27 : 40 tentang seorang pria bernama Assaf ibn Barkhaya yang sanggup memindahkan singgasanaratu Bilkis ke kerajaan nabi Sulaiman dalam sekejap mata (lihat kembali halaman 146-147). Tirmidzi). kadang-kadang orang yang sedang menempuh taqararub kepada Allah mendapatkan mimpi yang benar. 115 Beberapa keistimewaan tersebut adalah sebagai berikut di bawah ini. 121 . Begitu juga Abdul Qadir Jailani dapat mengetahui asal muasal sekarung emas yang dihadiahkan oleh khalifah Al-Muntajid Billah kepadanya. 84. sehingga dari karung itu merembeslah darah. Bahkan keistimewaan wali ini. Menurut Sa'id Hawa. QS.

adanya karamah pada wali Allah tidak dapat dibantah. Rasulullah menjawab :" Ini hal yang ghaib. Cetakan 1. Lalu nabi mengambil pelepah kurma yang kering dan meletakkannya di atas kuburan itu. niscaya kamu mendengar apa yang saya dengar". Bimbingan Tasawuf Untuk Para Aktivis Islam. antara di dalam kitab alTarhib hadits nomor 262 : Dari Abu Umamah. Mereka berkata lagi :" Wahai nabi. Setelah nabi melewati tanah warqad.R. Mereka bertanya lagi :" Wahai rasulullah. 1995. sampai kapan mereka disiksa ?". 117 Didalam Hadits pun terdapat tentang kasyaf. Terdapat kemungkinan orang selain nabi bisa mendengar atau melihat malaikat. Kalau tidak karena hati kamu berbuih (kotor). atau merupakan kabar gembira tentang suatu perkara bagi al-Salik. dan sering menmbah-nambah pembicaraan. Ahmad). bagaimanakah mereka ?". ia berkata: "Pada siang hari yang sangat terik. Kemudian ia duduk berhenti sehingga orang-orang berlalu jauh di depannya. Kejadian itu hanyalah pertanda keterkabulan. 122 . rasulullah saw melintas tanah warqad.116 Sa'id Hawa juga menyatakan bahwa. tahu-tahu ada dua kuburan yang di dalamnya ada dua orang laki-laki. Mereka bertanya :"Mengapa engkau melakukan hal itu wahai nabi ?". Setelah nabi mendengar suara sandal-sandal itu merasa senang. ucapan ini menjadi dasar 116 Sa'id Hawa.tirai).118 Perhatikan ucapan nabi yang terakhir :" Kalau tidak karena hati kamu berbuih (kotor) dan sering menambah-nambah pembicaraan. 117 Ibid. 118 Ibid. sebagai contoh adalah Maryam yang di datangi Malaikat dan berbicara dengannya padahal Maryam bukan seorang nabi. Penerbit Mizan. sedangkan yang satu lagi berjalan-jalan dengan menggunakan azimat. Semua itu bukanlah tujuan bagi penempuh jalan menuju Allah (alSalik). tidak ada yang mengetahui kecuali Allah. p. Rasulullah saw menjawab:"Salah seorang dari mereka tidak membersihkan air kencingnya. 211. (H. Keadaan semacam ini disebut oleh para sufi sebagai kasyaf. Semua orang berjalan di belakang nabi. Nabi menjawab :" Agar meringankan keduanya". 209. p. Jalan Ruhani. Kata Sa'id Hawa. merasakan ilham dan kadang-kadang pula tampak pada dirinya sebuah karamah. niscaya kamu akan mendengar apa yang aku dengar".. Rasulullah saw berhenti lantas bertanya : "Siapakah yang kamu kuburkan hari ini disini?" Mereka menjawab :" Si fulan dan si Fulan !".

p. Mimpi karena syetan memanfaatkan kegelisahan atau hayalan. Hasil kasyaf bisa menjadi tambahan atau ketetapan baru setelah al-Qur'an. 214. Mereka bertanya :"Apakah kabar gembira itu?". kalau begitu sama saja dengan beranggapan bahwa syari'at yang dibawa oleh nabi saw belum sempurna. Mimpi yang berasal dari Tuhan yang disebut al-Ra'yun Rabbaniyah. Jadi adanya kasyaf memiliki dalil yang kuat.123 Sa'id Hawa menegaskan : Ada yang berkata bahwa jika seseorang bermimpi melihat nabi (bertemu.. dan dilarang untuk mengikuti mimpi itu". (iii). 213. (ii). 122 Ibid.120 Selanjutnya Sa'id Hawa menjelaskan perihal mimpi para wali. mungkin saja seseorang tergelincir atau menggelincirkan orang lain dengan kasyafnya.122 Hadits lain menegaskan :"Mimpi-mimpi seorang mukmin merupakan bagian dari ke 46 dari kenabian (Hadits riwayat Bukari. Kesalahan itu antara lain (i). Muslim.. Masalahnya kini adalah orang sering salah tafsir tentang kasyaf. maka dalam hal ini kami katakana anda telah menghayal.121 Mengenai mimpi Rabbani ini nabi menjelaskan "Tidak ada kenabian setelah aku. (ii). Perlu diketahui. kecuali kabar-kabar gembira". 221. Berdasarkan ayat Alqur'an dan hadits diatas. yakni (I). Abu Daud dan Tirmidzi). mengigau. 121 Ibid. Ibid. adanya kasyaf memiliki dalil yang cukup. Orang-orang taat total atau taqlied kepada para sufi yang mendapat kasyaf tanpa melihat dan berpedoman kepada hukum syari'at. Menurutnya mimpi para wali. Banyak para syaikh yang melakukan amal perbuatan atas dasar mimpi. Nabi menjawab :" Mimpi yang benar".. p. padahal mungkin saja itu bukan kasyaf tetapi istijrad. p. Hal 119 120 Ibid. 123 . Menurutnya mimpi itu beragam. bahwa kasyaf merupakan ujian iman.bahwa seseorang bisa saja mendengar sesuatu dari alam gaib apa bola benarbenar hatinya bersih. kegelisahan dan dorongan nafsu yang disebut al-Ra'yun Nafsiyah. Mimpi karena pengaruh kecemasan.119 Kasyaf mungkin didapat oleh orang-orang yang sedang menempuh perjalanan taqarrub kepada Allah tetapi kasyaf bukanlah aqidah baru dan bukan pula ibadah baru. didatangi) rasulullah – padahal rasul tak dapat ditiru bentuk dan rupanya oleh syetan – lalu memerintahkan untuk melakukan perbuatan yang bertentangan dengan syari'at Islam. seakan-akan sufi itu orang ma'shum. 123 Ibid.

Akan tetapi orang-orang di dunia tidak menyadarinya.. Berhati-hati Membuat Tuduhan.128 Alasan Keempat. Lantas sahabat memberitahukan kejadian ini kepada nabi.p. 124 . di dalam kitab Zarkoni syarah Mawahib al-Ladunya Juz 5 pasal 332 terhadap hadts riwayat Baihaki dari Annas yang menyebutkan :Para nabi jidup di dalam kubur mereka. maka nabipun bersabda: "Itulah surat yang dapat menghindarkan dan menyelamatkan kamu dari siksa kubur". 129 Ibid.. beliau berdiri shalat di kuburannya ". 104. p. surat Albaqarah ayat 154 : " Janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati. bahkan sebenarnya mereka itu hidup tetapi kamu tidak menyadarinya". p. Aurad Muhammadiyah. Alasannya sbb : Alasan pertama. p.125 Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang yang mati di jalan Allah pada hakikatnya tidak mati namun tetap hidup. Aurad Muhammadiyah. Alasan ke dua. Sungai Penchala. pendapat Sa'id Hawa tentang kasyaf memiliki dalil yang kuat dan sangat dapat difahami. 224. Cit. Imam Abu Shaik di dalam kitab Ghaus al-Ibad menulis sebuah hadits :" Sesungguhnya sebahagian sahabat nabi telah mendirikan sebuah bangunan (kemah) diatas sebuah kuburan yang tidak diduga bahwa itu kuburan manusia. Ashaari Muhammad. ketika seseorang memasuki daerah pekuburan muslimin disunnatkan mengucap-kan assalamu'alaikum ya ahl al-diyar.itu menurut ahli fiqih termasuk katagori bid'ah".Cit. 72.. Yaqadzah wa Musyafahah : Yaqadzah wa musyafahah adalah bertemu bercakap dengan rijal al-ghaib termasuk bertemu dengan rasulullah dalam keadaan jaga (bukan mimpi) bahkan sampai mampu bercakap-cakap dengan rasulullah. 1989.127 Demikian juga hadits riwayat Ahmad. 103. Kuala Lumpur. Pusat Penerangan Arqam. Op. Op.124 Hemat penulis.126 Alasan ketiga. tiba-tiba dari dalam kuburan itu terdengar ada orang yang membaca surat al-Muluk sampai selesai.129 124 125 Ibid. p. 126 Ibid 127 Ibid .. senantiasa dalam keadaan shalat". 68-70 Lihat juga : Ashaari Muhammad. Muslim dan Nasa-i :"Saya (Nabi) bertemu dengan Musa di Katib Ahmar. 128 Ashaari Muhammad.

Sorotan terhadap Yaqadzah wa musyafahah Masih berkaitan dengan kasyaf. 71. dan nabi menyurh sesuatu perbuatan sunnah. Ashaari Muhammad.(ii). Cit. Ashaari menegaskan : "Jadi kalau nabi-nabi itu hidup di dalam kubur dan melakukan amalan-amalan. 125 . maka ia akan melihatku di dalam keadaan jaga.Sayuti yang menyatakan sbb: "Seseorang yang berjumpa dengan nabi saw baik dalam mimpi atau jaga. Aurad Muhammadiyah. Dan syetan tidak bisa menyerupai wajahku. 130 131 Aurad. 132 Ibid. maka tidak ada pertikaian antara para ulama. Op. Amalan-amalan sunnat dan larangan-larangan yang diterima oleh wali ketika dia bertemu dengan nabi baik dalam mimpi atau dalam keadaan jaga adalah sunnat untuk diamalkan. 144.132 Berdasarkan itu. p. adalah persoalan yaqadzah wa musyafahah. Dengan demikian tidaklah aneh jika mereka bisa ditemui. Pada saat itulah para syaikh mendapatkan tuntunan wirid (aurad) untuk diamalkan oleh para pengikut tarekat. bahwa perintah dan larangan yang dihasilkan dari yaqadzah bisa dijadikan pegangan. itu termasuk sunnat untuk mengamalkannya". atau melarang sesuatu larangan atau menunjukkan sesuatu yang baik. orang-orang Darul Arqam berpendapat bahwa orang saleh yang telah wafat sebenarnya tidak wafat tetapi masih hidup..130 Berdasarkan hadits itu. yakni Syekh tarekat bertemu dan berbicara dengan nabi dalam keadaan jaga (buka mimpi) di tengah malam di dalam ka'bah selepas wafat nabi. Ia mengutip dari kitab Al-Qashash al-Kubra Imam Al. maka memanglah mungkin mereka itu boleh ditemui secara jaga dan bercakap-cakap serta belajar". p.Alasan ke lima : Hadits riwayat Imam Bukhari : “Barang siapa melihatku dalam keadaan mimpii. maka (i) seorang wali Kutub bisa bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga dan bercakap-cakap atau Yaqazah wa musyafahah.131 Selanjutnya ia menerangkan.

Lebih tegas lagi adalah pendapat Qadhi Syaikh Muahammad Khudar al-Syanjiti di dalam buku Musytahi al-Kharif menyatakan bahwa melihat nabi dalam keadaan mimpi memiliki dasar hadits yang sahih akan tetapi bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga (yaqadzah). Aurad Muhammadiyah. 137 Ibid. 77. 136 Husain Hasan Tomai. Husain Hasai Tomai.. 135 Ashaari Muhammad.137 Jadi yaqadzah atau bertenu dengan nabi dalam keadaan jaga bukan berasal dari hadits yang sharih. 49-50.p. dia akan melihat aku pula dalam keadaan jaga.Cit.. Melihat nabi secara khusus di akhirat secara dekat seta mendapat safaat. 77. p. sama sekali tidak disebutkan oleh hadits. Penrbit Pustaka Aman Press SDN. Masalah Berjimpa Rasulullah ketika Selepas Wafatnya. 71. tetapi hanya karena banyaknya para ahli tarekat yang menafsirkan bahwa yaqadzah dalam hadits tersebut bertemu dalam keadaan jaga di dunia ini. Dia akan bertemu nabi di akhirat sebagai membenarkan mimpinya itu. 1989.. bahkan nabi menjadi imam shalat bersama-sama mereka.Yaqadzah wa musyafahah merupakan keyakinan sebahagian besar pengikut tarekat. 59. 133 Alasan yang dipakai oleh mereka adalah : Alasan pertama. Op. baik oleh hadits maudlu. Nabi Muhammad saw bertemu dengan para nabi sewaktu Isra Mi'raj di Baitul Maqdis dan di langit dalam keadaan jaga.134 Alasan kedua. Cit. 126 . Op..135 Menurut Imam Nawawi ketika menjelaskan hadits ini di dalam kitab Syarh Shahih Muslim menyatakan bahwa lafadz :" akan melihat aku dalam keadaan jaga" hanya mengandung tiga pengertian. Adapun alasan naqli yang abash sampai saat ini belum 133 134 Husain Hasan Tomai. Mereka berkeyakinan bahwa cerita tersebut adalah mutawatir dari orangorang saleh.136 Jika membenarkan adanya yaqadzah sekarang atau di dunia. (iii). Bagi orang-orang yang sezaman dengan nabi saw yang tidak sempat berhijrah tetapi bermimpi bertemu nabi saw akan berhijrah dan bertemu nabi. maukuf atau pun hadits matruk. p. yakni (i). BHD. Cit. hadits :” Barang siapa yang bermimpi melihat aku. p. (ii).p. Op.

sedangkan bertemu dengan nabi dalam keadaan terjaga (yaqadzah) tidak memiliki dasar. pengakuan bahwa seseorang pernah bermimpi bertemu dengan nabi memberikan wirid-wirid atau amalan-amalan baru yang memang tidak ada anjuran sebelumnya. silahkan lihat kembali uaraian-uaraian terdahulu tentang kasyaf. menegaskan :"…apabila seseorang bermimpi melihat nabi…lalu memerintahkan untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syari'at Islam. mengigau dan dilarang untuk mengikuti mimpi itu !". maka dalam hal ini kami katakana anda telah menghayal. nabi maka itulah wajah nabi sebenarnya. Oleh karena keyakinan tentang yaqadzah wa musyafahah adalah keyakinan yang bathil.138 Dengan demikian. Tentang persoalan ini telah dikemukakan pada halaman 173-175 ketika penulis membahas persoalan yaqadzah. Loc. karena agama Islam sudah dianggap sempurna.ditemukan. bertemu dengan nabi di dalam mimpi adalah benar dan memiliki dalil yang kuat. adalah keyakinan yang batil. 127 . dan amalannya adalah bid’ah. nabi menyampaikan sesuatu yang bersifat baru misalnya amalan-amalan atau wirid-wirid ? Untuk menjawab persoalan ini. Ashaari Muhammad (Darul Arqam) 138 Sa'id Hawa. Kedua : "Bagaimana jika di dalam mimpi itu. hadits dan berita-berita dari orang saleh sebagaimana disebutkan di atas. Kesimpulannya. Sorotan terhadap Wirid Tarekat : Pertama :" Betulkah seseorang salih bisa bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga (yaqadzah)?". Sa'id Hawa sebagaimana telah dikemukakan di depan. dan mimpi Rabbaniyah. Ditegaskan bahwa apabila seseorang bermimpi bertemu dengan nabi. hadits dhaif sekalipun. Cit. Akan tetapi tidak ada satu hadits pun yang menyatakan kemungkinan-kemungkinan nabi memberikan ajaran baru atau tambahan. Istighatsah: Berdasarkan ayat Alqur'an.

maka hendaklah dia menyeru. p.p. tolonglah aku".139 Ia menegaskan :"… maknanya mukjizat dan karamah-karamah mereka itu tidak sahaja berlaku semasa hidup mereka tetapi juga sesudah mati atau ghaib mereka.p. maka hendaklah dia berkata :" Wahai hamba-hamba Allah... kalau seorang murid hendak berdoa. "Hubungan guru dengan murid itu bagaikan hubungan elektrik. 144.Cit. 141 Ashaari Muhammad. Cit.140 Oleh karena itu mereka masih bisa berhubungan dengan para muridnya. Malah apabila mati gaib mereka lebih bebas lagi bergerak dan bekerja sebab tidak terikat lagi oleh benda".141 Jadi murid bisa saja meminta bantuan kepada para wali yang sudah meninggal dunia. “sesungguhnya bagi Allah itu ada Malaikat selain penjaga. mereka pun bertugas menuliskan daun yang jatuh dari pohon. 142 Ashaari Muhammad. 128 . ini disebut dengan istighatsah. para nabi. Ulama Islam Dalam Pandangan Islam. Maka sesungguhnya Allah memiliki hambahamba yang tidak dapat dilihat".. ia harus benar-benar dapat membayangkan Tuhan.. 70. wahai hanbahamba Allah kurunglah olehmu. Apabila salah seorang kamu tersesat atau butuh pertolongan sedang ia berada disuatu daerah yang tak ada seorangpun manusia. dia berkata. hendaklah dia merayu. Ibid. Thabrani di dalam kitab Al-Kabir). tolonglah aku wahai hamba Allah. Op. 149. 142 Alasan ketiga : Hadits dari Abdullah ibn Mas'ud. Karena berkeyakinan bahwa wali yang sudah meninggal masih bisa dimintai bantuan. di kalangan DA tidak berlaku tawajjuh walaupun jemaah DA mengenakan emblimb bergambar Ashaari Muhammad. Bahkan menurut sebahagian besar tarekat. p. Alasan lainnya tentang istighatsah adalah sbb : Alasan Pertama : Hadits Dari Utbah ibn Ghazwan. dan shalihin yang sudah meninggal dunia sebenarnya masih tetap hidup dan bekerja di dalam kuburnya. Dalam hal ini sepanjang hasil penelitian penulis. p. syuhada. maka seorang murid boleh ber-tawashul (menggunakan wali sebagai perantara) dalam berdoa. ada hamba-hamba-Nya yang mengurung. Aurad Muhammadiyah. para wali. 143 Ibid.Op. akan tetapi itu tidak mungkin. 57-58.menyimpulkan bahwa para rasul.. bahwa rasulullah saw telah bersabda : apabila terlepas binatang salah seorang di antaramu di sebuah area yang luas.143 139 140 Ashaari Muhammad. (HR. Alasan Kedua : Hadits dari Ibn Abbas. Apabila menemui kepincangan (kesulitan) di bumi yang luas. Maka bagi Allah. Aurad Muhammadiyah. 148.Cit. tak ubahnya kipas yang dapat bergerak karena berhubungan dengan listrik". Op. baik menasehati ataupun menegur manakala muridnya berbuat maksiat. maka ia harus dapat "menghadirkan" atau membayangkan wajah gurunya yang disebut tawajjuh..

Jilid II.Berdasarkan ayat Alqur'an dan hadits di atas. hadits dari Abdur Razaq dari Qatadah. Sorotan terhadap konsep Istighasah: Orang-orang Tarekat berkeyakinan bahwa wali dalam tingkat tertentu. Sedangkan dari kaum Anshar antara lain Qais ibn Abi Mundir. Setelah penulis melakukan penelitian terhadap sejumlah kitab tafsir diperoleh data sebagai berikut : Menurut al-Razi di dalam tafsir al-Razi disebutkan bahwa asbab al-muzul ayat ini karena gugurnya 14 orang muslim di medan tempur. Maka turunlah ayat ini yang menyatakan bahwa mereka tidak mati namun tetap hidup. Umar bin Abi Waqas. bahkan wali tersebut bisa memberikan pertolongan manakala muridnya ada dalam kesulitan. serta hadits dari Muhammad ibn Ja'far dari Utsman ibn Ghiyas dari Al-Imam Muhammad al-Razi fakhruddin. p. dan Haritsah ibn Suraqah. dan Amir bin Bakr. 161. DA berpendapat bahwa masalah tawashul dan istighatsah tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak syirik. tetapi kamu tidal menyadarinya". walaupun sudah mati masih bisa berhubungan batin dengan para muridnya. 144 129 . Dar alFikr. Selanjutnya al-Razi menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan hidup disini adalah hidup di dalam kubur dan mendapat nikmat. Ketika mereka gugur.144 Menurut Abi Ja'far Muhammad ibn Jarir al-Thabary dengan menguntip hadits dari Ibn Ashim. Tafsir al-Fakhru al-Razi. bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup. Zaid ibn Harits. terdiri dari enam orang Muhajirin dan 8 orang Anshar. Ini dikenal dengan istighatsah. Sorotan terhadap argumentasi yang digunakan nutuk mengabsahkan istighatsah adalah sbb : Alasan pertama : Al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 154 : "Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati. para sahabat berseru ": si Fulan gugr. hadits dari Qatadah. si fulan mati!". kaum Muhajirin yang gugur antara lain Ubaidah bin Haris bin Abdil Muthallib.

Jilid II. Oleh karena itu syahid tidak dimandikan karena mandi adalah membersihkan jasad padahal dia sudah lebih suci lahir batin. Jilid I. 146 Abi Abdullah al-Qurthubu. al-Ahkam al-Qur'an. p. sebab mereka hidup di dalam quburnya. Jilid I. (iii). arwahnya agung dibandingkan dengan arwah segenap manusia.148 Syaikh Ahmad Mushtafa al-Maraghi di dalam Tafsir al-Maraghi menyatakan bahwa para syuhada itu hidup di suatu alam yang berbeda dengan alam kita. Dan kita tak dapat membahasnya karena itu alam ghaib. 143-144.Ikrimah. Yang jelas itu adalah kehidupan ruhaniyah yang tak dapat diketahui rahasianya. p. 1969. Di alam itu mereka mendapatkan rizki yakni kenikmatan alam yang luar biasa. 148 Sayyid Quthub. p. Beriut. Syahid pun tidak dikafani sebab pakaiannya menjadi saksi. 147 Dr. Dar al-_Fikr. 23. Akan tetapi yang dimaksud hidup di sini adalah Mereka mati dan mereka pun hidup. 149 Ahmad Mushtafa al-Maraghi. Beriut. Abi Ja'far Muhammad Ibn Jarir al-Thabary. p. Dar al-Fikr. menyatakan bahwa syuhada itu berbeda dengan kematian manusia biasa.149 Dari beberapa penafsiran di atas dapat diringkaskan bahwa (i). Tafsir al-Maraghi.146 Senada dengan itu Muhammad Mahmud Hijazi didalam al-Tafsir al-Wadhih. alam yang ghaib.145 Abu Abdillah al-Qurthubi di dalam al-Ahkam al-Qur'an menyatakan bahwa kalau yang dimaksud hidup dan diberi rizki setelah kiamat. Mereka hidup di suatu alam yang sangat dirahasiakan oleh Allah sehingga manusia tidak dapat mengetahuinya. hal itu sama saja dengan manusia biasa. (ii). Quthub pun menegaskan bahwa maksud Hidup di sini adalah hidup mulia sebagaimana dijelaskan oleh syuhada itu bagaikan burung-burung yang bertengger di syurga. Orang yang mati di jalan Allah pada hakikatnya adalah hidup. 1988. al-Wadhih. Dar al-Syaruq. 39. Beriut. Dar al-Fikr. Beriut. yakni diberi rizki namun bagaimana bentuk dan sifatnya wallau a'lam. Jami' al-Bayan'an Ta'wiel Ayy alQur'an. Jilid I. Fi Dlill al-Qur'an. 145 130 . Mereka bagaikan burung-burung. 11. Dar al-Jail.147 Menurut Sayyid Quthub di dalam tafsir Fi Dlilal al-Qur'an bahwa pada hakikatnya syuhada tetap hidup tapi dalam suatu kehidupan di luar pengetahuan manusia. menyatakan bahwa para syuhada itu di beri rizki dari buah-buahan syurga. p. Muhammad mahmud Hijazi. namun manusia tidak mengetahui hakikat kehidupan ini dan rizki yang diperolehnya. 173.

151 tetapi Nashiruddin al-Bani menyatakan ini hadits sangat lemah. Cit. Di dalam kitab Dalail Nubuwah. berkata :"Saya telah berjumpa dengan Musa pada malam Mi'raj. al-Targhib wa al-Tarhib. Menurut Sa'id Hawa. Menurut Sa'id Hawa. 153 Syaikh Husein. Allah SWT menyuruh mukminin untuk mendoakan mereka yang telah wafat lebih. Ibid. Dari Anas ra. bukan menyuruh mereka untuk berdoa. 1922. dari Khatib Banani dari Anas ibn Malik.Dari beberapa kitab tafsir yang diteliti.Op. 79. bahkan sebaliknya. tak ada satupun yang menafsirkan bahwa syuhada masih beribadah atau yang menafsirkan bahwa mereka masih bisa berhubungan dengan orang di dunia. Sebelum mengakhiri pembahasan tentang istighatsah ini penulis kemukakan pendapat Sa'id Hawa sebagai berikut dibawah ini.150 Sanad hadits ini adalah dari Salman. sesungguhnya Rasulullah saw. Perintah mengucapkan assalamu'alikum ya ahla al-diyar ketika menziarahi kubur memang menjadi dalil bahwa manusia di dalm kubur adalah hidup dialam lain."(Al-Hasyr : 10). Jadi pendapat bahwa orang yang sudah wafat masih bisa dimintai bantuan belum ditemukan dasar hukumnya. Mengenai ruh para nabi bisa shalat di dalam kubur. Alasan kedua. yakni hadits yang menyatakan bahwa amal maunsia akan putus manakala ajal tiba kecuali tiga. 131 . Al-Baihaki menyatakan bahwa kualitas hadits ini shahih. Mesir. 150 151 Husain Hasan Tomai. berilah kami ampunan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami…. Bukhari). 60. jadi dia bisa memberikan pertolongan.. apalagi bagi mereka (wali) yang matinya bukan di medan tempur. yakni perlunya mendoakan (membantu) orang yang telah mati.153 Dengan demikian dasar-dasar yang menjadi rujukan istighatsah seluruhnya tertolak. p. Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar).152 Menurut hemat penulis hadits inipun bertentangan dengan hadits yang lebih kuat. yakni amal jariyah. ia sedang berdiri shalat di kuburnya". Penerbit Bab I al-Halabi wa Syirkah. p. mereka berdoa :"Ya Tuhan kami. ilmu yang dimanfaatkan serta anak yang saleh yang mendoakan (HR. Alasan ketiga. 152 Ibid. akan tetapi tidak menjadi dalil pengabsahan istigatsah.

maka hendaklah ia berkata : Wahai hamba-hamba Allah. Sedangkan hadits ke tiga adalah hadits Hasan dan hanya berbicara soal melaikat. Cit. 337.. para syaikh. padahal tidak tepat dengan alasan bahwa hadits pertama adalah hadits munqathi' (terputus sanadnya). kerja mereka mencatat daun-daunan yang jatuh. Maka jika salah seorang di antara kamu terperosok di padang sahara.p.157 Akhirnya Sa'id Hawa menyatakan bahwa masalah istighatsah kepada orng-orang saleh. tolonglah aku.154 Tabarri dan Bazzar meriwayatkan : Dari Ibn Abbas marfu kepada Rasulullah saw : Allah memiliki malaikat di bumi. 132 . 336-337. Sesungguhnya Allah memiliki (malaikat) yang hadir di bumi. maka berserulah :" Wahai hamba-hamba Allah. wahai hamba-hamba Allah tolonglah aku!. Selain diberi tugas memelihara.. beliau bersabda :" Jika ternak salah seorang diantara kamu lepas dari suatu daerah.158 Catatan Akhir : 154 155 Sa'id Hawa.a dari rasulullah saw. tahankanlah (tangkaplah)".p. 157 Sa'id Hawa. p. Hadits ke dua dalam sanadnya terdapat nama Ma'ruf ibn Hasan ia dhaif. 158 Ibid.155 Abu Ya'li dan Thabrani meriwayatkan di dalam al-Kabir : Dari Ibn Mas'ud r.156 Hadits ini dijadikan landasan istighatsah. Ibid. Op. wahai hambahamba Allah tolonglah aku !. dan para wali perlu disisihkan dari riwayat tasawuf.beberapa tarekat melakukan istighatsah karena didasarkan kepada hadits di bawah ini : Thabrani meriwayatkan dalam kitab al-Kabir : Dari Utbah Ibn Ghazwan diangkat kepada Rasulullah saw : Nabi bersabda : Jika seorang di antara kamu ingin minta tolong. p. Jadi tak dapat dikiaskan kepada makhluk-makhluk lain. Sesungguhnya Allah meiliki ham ba-hamba yang tidak terlihat. berserulah.. Op. dan dia berada di suatu daerah yang tidak ada manusianya. Cit.337. dan ia akan menangkapnya. 336. 156 Ibid..

133 . 2. Banyak sekali pokok-pokok ajaran tarekat yang batil atau bid’ah. oleh karena itu agar kita terhindar dari kekeliruan syar’I.1. Jangan sekali-kali terpukau dengan ajaran tasawuf jika tidak memiliki dasar yang kuat. maka cukuplah beragama dengan menggunakan Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak perlu beramal dengan amalan yang bersumber dari mimpi seorang syaikh tarekat. Ajaran Tasawuf yang benar adalah ajaran tasawuf yang berdasarkan AlQur’an dan hadits sahih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful