P. 1
Modul Agama Islam 1

Modul Agama Islam 1

|Views: 16|Likes:
Published by Zul Majdi

More info:

Published by: Zul Majdi on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2013

pdf

text

original

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Pembentukan Karakter (Character Building). Mewujudkan mahasiswa berkepribadian Ilahiyah ; berpikir paradigmais, bertindak rasional dan mampu melahirkan sains, teknologi dan seni yang bermanfaat bagi orang banyak

MODUL

Oleh : Dr. Asep Zaenal Ausop, M.Ag Diterbitkan oleh Jurusan Sosioteknologi Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung Bandung

1

1426 H. / 2005 M.

2

Daftar Isi
Nomor dan Judul Modul A. Pengantar :
(1). (2). (3). Metodologi Studi Islam ……………………………………………… Konsep Alam ; Relasi Hukum Alam dan Hukum AlQur’an ……… Sistimatika Dinul Islam………………………………………………

Hal.

B. Sumber Ajaran Islam : (4). (5). (6). Al-Qur’an : Pembuktian Al-Qur’an sebagai wahyu serta fungsifungsi Al-Qur’an ………………………………………………………… As-Sunnah ; Nabi Muhammad sebagai Whole Model (Uswah hasanah) dalam Pengamalan Pesan Al-Qur’an……………………… Ijtihad : Berfikir kreatif dalam menentukan hukum sesuatu yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara eksplisit. …………………..

C. Aplikasi Nilai-nilai Islam dalam Kehidupan. (7). (8). (9). (10). (11). (12). (13). (14). Konsep Tuhan ; Menghadirkan Tuhan dalam aktivitas kehidupan… Konsep Manusia ; Kunci Sukses manusia sebagai Khalifah di muka bumi…………………………………………… Essensi Akhlaq ; Fungsi Ritual dalam pembetukkan karajter (character building) ………………………………………………………………… Studi Kritis tentang Tasawuf dan Tarekat. ……………………… Etika Islam tentang pembinaan keluarga. ………………………….. Etika Islam dalam kegiatan Sosial Ekonomi dan Sosial Budaya. … Etika Islam dalam kegiatan Sosial Politik, HAM dan Penegakkan hukum……………………………………………………………………. Etika Islam dalam Pengembangan Sains, Teknologi dan Seni. …

3

Sedangkan dalam hal-hal kurang dijelaskan oleh Al-Qur’an dan sunnah rasul. Mampu mengaplikasikan pesan-pesan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.MODUL MATAKULIAH AGAMA ISLAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Matakuliah Kode Matakuliah Sks Tujuan Kurikuler : Pendidikan agama Islam di ITB pada dasarnya adalah pembentukan karakter (Character Building). memfungsikan riitual dalam 4 . : Pendidikan Agama Islam : 2061 :2 Deskripsi Materi Kuliah Agama/ Etika Islam: Materi pengantar berisi tentang eksistensi. teknologi dan Seni (Psikomotor). Tujuannya adalah untuk mewujudkan mahasiswa berkepribadian Ilahiyah . Termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui studi Islam yang lebih mendalami di luar kampus (afektif). berpikir paradigmais. dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitar. Dalam hal ini fungsi rasul adalah sebagai whole model (uswah hasanah) yang perlu dijadikan pusat identifikasi. termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan. As-Sunnah dan Ijtihad. bukan sekadar transfer of knowledge atau transfer of values. Selanjutnya mahasiswa diajak untuk memahami Islam secara holistik tetapi pada pengantar ini masih bersifat global. essensi dan tujuan pendidikan alIslam di ITB serta metodologi mempelajarinya. Materi sumber Hukum Islam mengajak mahasiswa untuk memahami sumbersumber ajaran Islam yakni Al-Qur’an. sehingga mereka meyakini bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang berfungsi sebagai aturan absolut tentang jalan hidup. merumuskan kunci sukses manusia sebagai Khalifah di muka bumi. baik dalam hubungannya dengan Allah. Materi Aplikasi Nilai-nilai Islam dalam kehidupan berisi analisi seputar bagaimana menghadirkan Allah dalam aktivitas hidup. teknologi dan seni yang bermanfaat bagi orang banyak Kompetensi yang diharapkan dari Pendidikan Agama Islam di ITB adalah agar mahasiswa memiliki paradigma berfikir yang benar dalam memahami ajaran Islam (kognitif). aturan hidup yang masih bersifat global yang harus dijelaskan dengan sunnah Rasul. maka ditetapkanlah melalui Ijtihad sebagai metode penetapan hukum sesuatu yang belum dijelaskan secara ekplisit oleh Al-Qur’an dan sunnah rasul. bertindak rasional dan mampu melahirkan sains. sehingga mereka mampu memahami dan meyakini bahwa terdapat relasi yang harmonis antara hukum Alam dengan hukum Agama karena kedua-duanya bersifat absolut yang tidak mungkin ada pertentangan.

Yusuf Qardhawi. Jakarta. Ijtihad : Berfikir kreatif dalam menentukan hukum sesuatu yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara eksplisit. Pustaka Salman. Buku Wajib : 1. 2. Dr. Miftah Faridl.H. Sumber Ajaran Islam : (4). 5. 4. Penerbit Pustaka Salman. Halal dan Haram dalam Islam . Relasi Hukum Alam dan Hukum Agama Sistimatika Dinul Islam. Dr.H. Fiqh Sunnah. Sayyid Sabiq. Miftah Faridl.Perubahan Prilaku (behavior change). Bandung : Penerbit Mizan. Bimbingan Hidup Mukmin. Menjelajah Khazanah Peradaban Gemilang. (6). Dr. 3. Sayyid Sabiq. Pokok-pokok Ajaran Islam. K. serta tentang etika Islam dalam pembinaan keluarga dan kegiatan sosial serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan. tekonologi dan seni. Hukum Zakat. (5). Lois Lamaya Al-Faruqi. Silabi Perkuliahan : A. Terjemahan dari : The Cultural Atlas of Islam. Penerbit Litera Antar Nusa. Jakarta. B. (3). Etika Islam. Metodologi Studi Islam Konsep Alam . 7. Atlas Budaya. Al-Qur’an : Pembuktian Al-Qur’an sebagai wahyu serta fungsi-fungsi AlQur’an. As-Sunnah . Ismail al-Faruqi. Dr. Materi Pengantar : (1). Yusuf Qardhawi. (2).K. 5 . Nabi Muhammad sebagai Whole Model (Uswah hasanah) dalam Pengamalan Pesan Al-Qur’an. 6. menyikapi ajaran tasawuf yang benar dan yang menyimpang.

Hakikat Pendidikan Al-Islam : Pada hakikatnya Pendidikan al-Islam adalah proses bimbingan terhadap anak didik (santri. Emotional Quotien (EQ) dan Spiritual Quotien (SQ). Integrated meliputi penajaman IQ. komprehensif dan filosofis : Tujuan Instruksional Khusus (TIK): 1.EQ dan SQ. siswa. Mahasiswa dapat mengaplikasikan beberapa metoda dalam mendalami ajaran al-Islam. 6 . Mahasiswa mampu memilih secara tepat pendekatan tekstualis dan kontekstual rasional dalam memahami al-Islam Pokok-pokok Materi Prolog : Pendidikan Islam bukanlah sekedar transfer of knowledges atau transfer of values tetapi merupakan aktivitas character building. Potensi yang dimiliki anak didik antara lain Intellegence Quotien (IQ). kepribadian) Tujuannya agar potensi yang dimiliki anak didik (potential capacity) menjadi kemampuan nyata (actual ability) dan tetap berada dalam posisi suci bersih (fitrah) dan lurus kepada Allah (hanief). mahasiswa) untuk mengembangkan potensi (potential capasity) yang dimilikinya menjadi kemampuan nyata (actual ability) secara optimal sehingga tetap dalam kondisi fitrah dan hanief (lurus) sebagaimana keadaan ketika lahir. secara integrated. Tujuannya adalah agar anak memiliki kualitas kognitif (pengetahuan). muttaqin). bukan Islam persepsi (yang berdasarkan kirakira). maka seorang guru harus mengajarkan Islam ilmu (yang berdasarkan dalil). (pembentukan karakter. 2.MODUL 1 METODOLOGI STUDI ISLAM Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa memahami metodologi untuk mempelajari al-Islam secara integrated. afektif (keimanan) dan psikomotor (amaliyah) yang lebih baik dengan target akhir adanya perubahan prilaku ( behavior change) yang lebih baik (taqwa. Untuk mencapai itu. komprehensif dan. Juga potensi bertuhan Allah dan potensi-potensi lainnya.

mampu memenej emosinya secara benar. yakni pengetahuan yang benar dan pengetahuan yang belum pasti benar. Pengetahuan yang benar adalah al-ilmu atau alhaq. baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam bermasyarakat. Sedangkan tujuan akhir Pendidikan Agama adalah terwujudnya insan yang berperilaku Al-Qur'an. • Materi Akhlak adalah memberikan pemahaman tentang dimensi. atau manusia yang sanggup melaksanakan seluruh ayat Al-Qur'an tanpa kecuali. • Aspek psikomotor : Mampu mengamalkan al-Islam secara komprehensif. menekankan pembiasaan dan perlunya figur sebagai whole model (usawah hasanah).Tujuan antara Pendidikan al-Islam adalah : • • Aspek Kognitif : Agar mahasiswa memahami al-Islam dengan paradigma yang benar (berfikir paradigmais). hablum minannas. hablum minannas dan hablum minal ‘alam dengan parameter yang jelas. • Aspek Syari’ah adalah mengajarkan tentang kaifiyat (tatacara. 7 . terukur. Asepk Afektif : Agar anak didik mampu mengapresiasi al-Islam secara mendalam sehingga mereka mampu mengimani kebenaran al-Islam. Materi Pendidikan Al-Islam : • Materi Aqidah adalah menanamkan ketauhidan (Tauhid Rubbubiyah. Cara Mempelajari Islam : Pengetahuan terbagi dua. how to do) tentang ritual (ibadah mahdloh) dan mu’amalah (ibadah ghair mahdloh). baik dalam Hablum minallah. Mulkiyah dan Uluhiyah) seraya mencabut sikap syirik dengan akar-akarnya melalui analisis terhadap fenomena alam dan perilaku sosial masyarakat. dan hablum minal 'alam.dimensi akhlak yang meliputi hablum minallah. dan mampu mengahayati ajaran al-Islam sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya. sedangkan pengetahuan yang salah atau belum pasti benar disebut persepsi. secara integratif dan komprehensif. beserta falsafahnya sehingga setiap sendi syari'ah terasa mempunyai makna. terdeteksi.

bukan dengan kira-kira Al-Qur'an QS 17 : 36 : manusia harus menemukan dasar hukum (rujukan) yang jelas. juga tidak terikat figur atau tradisi nenek moyang. sebab mayoritas tidak menjamin orsinalitas. Sesungguhnya pendengaran. Ketiga: Beragama tidak boleh atas dasar keturunan atau warisan leluhur (QS. 2 : 170). semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. terikat dengan figur َ ‫ك ا َت‬ ‫ن‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫د م‬ َ ‫ؤا َت‬ َ ‫ف َت‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ر َت‬ َ ‫ص َت‬ َ ‫ب َت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫س ُف‬ َّ ‫ن ال‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫م ع‬ ٌ ‫ل إ‬ ْ‫ع ُف‬ ِ ‫ه ع‬ ِ ‫ب ع‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫س َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ف َت‬ ُ ‫ق م‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫َت‬ 36)‫ال‬ ً‫ئلو ا‬ ُ ‫س م‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫) َت‬ Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. dan tidak mendapat petunjuk (QS. Untuk memperoleh Islam ilmu. tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga). dosen harus mengajarkan Islam Ilmu bukan Islam Persepsi. mayoritas. bukan semata-mata perkiraan fikiran. atau terikat dengan mayoritas. Keempat : Beragama tidak atas dasar figur (QS. Perlu menjadi catatan penting bahwa kebenaran hanya ditentukan oleh kualitas argumentasi bukan oleh kuantitas penganutnya.9 :31).Seorang ustadz. Lebih jelasnya sbb : Pertama : Dengan ilmu. walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun. Kedua : Beragama tidak atas dasar mayoritas . 2 :170) : ْ‫ل ُف‬ ‫لو‬ َ ‫وَت‬ َ ‫أ َت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ء َت‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ي ع‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ع َت‬ ُ ‫ب م‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ن‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫للوا َت‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫ل ا م‬ َّ َ ‫ز َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫علوا َت‬ ُ ‫ب م‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫م ا‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫قي َت‬ ِ ‫ذا ع‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫وع‬ َ ‫َت‬ ( 170 ‫ن البقرة‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ت م‬ َ ‫ه َت‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ئ ا َت‬ ً‫ي ا‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫للو َت‬ ُ ‫قم‬ ِ ‫ع ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ؤ م‬ ُ ‫ب ا م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك ا َت‬ َ ‫َت‬ Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah. : 8 . Islam Ilmu adalah Islam yang berdasarkan dalil. bukan karena pendapat. penglihatan dan hati." mereka menjawab: "(Tidak). guru.

Rasional : Gampang difahami. • Radikal : Sampai kepada kesimpulan. 6 : 61). cari aman.(31)َ ‫لل َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ِ ‫دو ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ب ا ع‬ ً‫ب ا ا‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ه َت‬ ْ‫ر ُف‬ ُ ‫و م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫ب ا َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ذوا َت‬ ُ ‫خ م‬ َ ‫ت َت‬ َّ ‫ا‬ Mereka menjadikan orang-orang alimnya. dll. Hadits. dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah. Pemikiran mereka lebih didominasi oleh sikap sosiologis. Teologis. para tokoh pemikir Islam berbeda-beda corak pemikirannya. Tokoh ini sering tidak peduli kepada dalil dan ratio. Oleh karena itu penyajian materi pendidikan al-Islam harus sistimtis. Dalam hal ini sangat baik menggunakan multi pendekatan. bukan sekedar kata orang. 9 . Paling tidak ada empat corak : • • Tokoh Sufistik: Menerangkan agama dengan pendekatan sufistik (AlQur’an. tajam. Kesejarahan. Sosiologis. kira-kira atau dugaan – dugaan. Komprehensif : Yakni menganalisis Islam dari berbagai sisi. Azas Filosofis dalam Pendidikan Islam : Islam ilmu yang disampaikan dengan pendekatan yang tepat akan mudah dicerna oleh peserta didik. Ekonomi. dan tidak dogmatis. Wangsit)  Cenderung mistik Tokoh Sinkretik : Sinkretik adalah percampuran antara budaya lokal dengan agama. Militer. • • • • Sistimatis : Berurutan/ runtun. komprehensif dan radikal.. Kesehatan. Kedudukan Akal dalam memahami Al-Islam : Mengenai penggunaan akal / rasio dalam memahami al-Islam. (QS. menggigit dan sangat menyentuh perasaan dan nurani. Objektif : Berdasarkan dalil. antara lain Pendekatan Kebahasaan. sangat merangsang berfikir. objektif. mampu menjelaskan hubungan sebab akibat. jelas rujukannya. Filosofis. dari mana memulainya. rasional. Politis. terus ke mana dan bermuara di mana.

Biasanya pengikut suatu faham tertentu adalah orang-orang yang kritis. 2.• Tokoh Scripturalis /Tekstualis : terikat dengan teks kurang memperhatikan konteks. terbuka dan menyambut adanya diolog. Diolah dari : Hartono Ahmad Azis. tidak memiliki pemimpin pusat meskipun ia memiliki tokoh sentral yang menjadi figur faham tersebut 3. Analisis terhadap ajaran islam yang dilakukan tokoh Rasional Liberal lebih didominasi oleh argumentasi akal. hal. Kata faham lebih berkonotasi kepada suatu alur pemikiran yang menganut prinsip tertentu. • Tokoh Rasional Kontekstual : Memperhatikan teks dan konteks. Tidak terorganisir. Aliran Kata aliran lebih berkonotasi kepada . PERBEDAAN ANTARA FAHAM DAN ALIRAN1 Faham 1. Tafsir Hermenetika dan pendekatan social kesejarahan. Aliran dan Faham Sesat di Indonesia. Para tokoh Sripturalis bukan tidak menggunakan ratio tetapi lebih terikat dengan teks Al-qur’an dan hadits apa adanya. anti kritik dan cenderung merasa benar sendiri (truth claim). Faham apapun sebenarnya merupakan hasil pemikiran. tetapi sebenarnya kedua kata itu memiliki perbedaan. Tokoh ini banyak menggunakan argumentasi rasio di samping melihat teks Al-Qur’an dan hadits. senang berfikir. ( Jakarta : Pustaka al-Kautsar. • Tokoh Rasional Liberal : Tidak terikat teks. walaupun tidak selalu demikian. pengurus dan anggotanya serta mempunyai aturan-aturan tertentu Biasanya para anggotanya tidak dibiarkan berfikir kritis tetapi bersifat taqlâd. Perbedaannya dapat dirinci sebagaimana dijelaskan pada tabel di bawah ini. vii. 2002 ) . 1 10 . tidak suka dialog.suatu hasil pemikiran yang eksklusif Terorganisir : ada ketua. Faham dan aliran adalah dua kata yang seakan-akan bermakna sama karena keduanya menggambarkan adanya suatu pemikiran yang kemudian jadi anutan bahkan pengamalan sebuah kelompok atau komunitas tertentu. Beberapa metode pendekatannya adalah Tafsir Metaforis. Dari sini kelak lahirlah faham dan aliran keagamaan. sedangkan hasil pemikiran sangat tergantung kepada paradigma berfikir yang bersangkutan. dogmatis.

Rasionalisme dianggap sebagai tonggak dimulainya pemikiran falsafati yang sebenarnya karena benar-benar menggunakan kemampuan ratio untuk memikirkan sesuatu secara mendalam. Masa Parsitik (abad 2 M). yang kemudian memasuki masa Aufklaerung (abad 18). akar pemikiran Rasional periode Modern di dunia Islam sebenarnya dipengaruhi oleh pemikiran rasional dari Barat. Masa Hellenika Romawi (abad 4 SM). Secara garis besar corak pemikiran tokoh Islam terbagi dua yakni pemikir Rasional dan Pemikir Tradisional. dan memahami serta me-mecahkan segala permasalahan manusia. Apabila ditelusuri jauh ke belakang. Mereka berkeyakinan bahwa dengan kemampuan akal. dan John Locke (1632-1704). Aliran filsafat Rasionalisme ini berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang memadai dan 11 . mengetahui paradigma setiap tokoh pemikir adalah sesuatu yang amat penting. Mazhab ini menaruh kepercayaan kepada akal sangat besar sekali. Pada abad 17 muncul pemikiran falsafah Empirisme atau mazhab Empirisme dengan tokohnya antara lain Francis Bacon (1561-1626). mereka menentang setiap kepercayaan yang bersifat dogmatis seperti terjadi pada abad Pertengahan. Masa Rennaissanse ( abad 14-16 M). Walaupun asalnya Barat dipengaruhi pemikiran rasional Islam zaman Klasik. serta menyangkal setiap tatasusila yang bersifat tradisi dan terhadap keyakinan atau apa saja yang tidak masuk akal. Masa Skolastik (abad 8 M). Dengan kepercayaan kepada akal yang terlampau besar. Pemikiran Rasional dibawa oleh para sarjana Barat yang telah mempelajari berbagai ilmu pengetahuan termasuk filsafat dari universitas Cordova ketika Spanyol dikuasai pemerintahan Islam Bani Umayah di bawah pemerintahan Islam pertama yakni Abd ar-Rahmán ad-Dakhili.Dengan demikian. Sejarah Pemikiran di dunia Barat secara kronologis dimulai dengan Masa Yunani Kuno (6 abad sebelum Masehi). Kemudian muncul pula mazhab Rasionalisme dengan tokohnya Rene Descartes (1596-1650). tidak terpengaruh oleh doktrin agama dan mitos. dan Spinoza (1632-1677). atau memasuki periode Modern (abad 19) serta postmodernisme (abad 20). pasti manusia dapat menerangkan segala macam persoalan. Thomas Hobes (1588-1679).

dapat dipercaya adalah akal (rasio). Metode yang digunakan oleh Rasio-nalisme ini adalah metode deduktif. Rene Descartes (1598-1650) sebagai tokoh rasionalisme, dengan berlandaskan kepada prinsip “a priori” meraguragukan segala macam pernyataan kecuali kepada satu pernyataan saja yaitu kegiatan meragu-ragukan itu sendiri. Itulah sebabnya ia menyatakan: ”saya berfikir jadi saya ada (Cogito ergo sum). Sedangkan mazhab Empirisme yang kemudian dikembangkan oleh David Hume (1611-1776), menyatakan bahwa sumber satu-satunya untuk memperoleh pengetahuan adalah pengalaman. Ia menentang kelompok rasionalisme yang berlandaskan kepada prinsip “a pripori:” tetapi mereka menggunakan prinsip “a posteriori”.2 Untuk menyelesaikan perbedaan antara Rasionalisme dan Empirisme, Iammnuel Kant mengajukan sintesis a pripori. Menurutnya, pengetahuan yang benar adalah yang sintesis a pripori, yakni pengetahuan yang bersumber dari rasio dan empiris yang sekaligus bersifat a pripori dan a posteriori. Immanuel Kant adalah pembawa mazhab Kritisisme atau Rasionalisme Kritis atau lebih dikenal dengan Modernisme. Kemudian pada abad 19 muncul pula Aguste Comte (1798-1857) membawa aliran filsafat Posistivisme yang pada hakikatnya sebagai Empirisme Kritis. Sedangkan aliran filsafat abad 20 atau masa Kontemporer antara lain muncul aliran filsafat Eksistensialisme, Strukturalisme, dan Poststrukturalisme, Postmodernisme. Dalam hal ini penulis tidak perlu membahas seluruh aliran filsafat tersebut karena persoalannya akan melebar tidak fokus. Dengan pergumulan dua induk aliran filsafat, yakni Rasionalisme dan Empirisme, maka pada ujungnya para pemikir Barat hanya mengakui dua
2

Ma]hab Empirisme kemudian berkembang ke arah Positivisme. Perkembangan ilmu pengetahuan termasuk ilmu sosial dianggap mencapai bentuknya secara definitif dengan kehadiran Aguste Comte (1798-1857) dengan grand - theory-nya yang digelar dalam kaya utamanya Courus de Philospphie Positive (1855). Comte menjelaskan bahwa tahap positive dicapai setelah manusia melampaui tahap theologik dan metafisik. Menurut madzhab Positivisme bahwa sesuatu benar dan nyata haruslah konkret, eksak, akurat dan memberi kemanfaatan. Dalam pandangan positivisme, Ilmu-ilmu kealaman memperoleh objektivitas yang khas semata-mata bersifat empiris – eksperimental. Filsafat Comte ini adalah anti-metafisis, ia hanya menerima fakta-fakta yang ditemukan secara positif- ilmiah.

12

macam ilmu yakni Empirical science dan Rational Science. Sedangkan di luar itu hanyalah beliefs atau kepercayaan, bukan ilmu. Mazhab pemikiran filsafat yang masuk dan mendominasi para pemikir muslim adalah mazhab Rasionalisme, sehingga para pemikir muslim Rasionalisme sangat memberikan penghargaan yang sangat tinggi kepada akal. Konsekuensinya, mereka menolak semua hadits yang bertentangan dengan akal, sehingga apabila ada hadits bertentangan dengan kesimpulan akal, maka yang dipakai adalah kesimpulan akal. Bahkan ayat-ayat al-Qur’an pun -- apabila secara literal (tekstual) isinya bertentangan dengan akal -- akan ditafsirkan sesuai dengan penerimaan akal melalui penafsiran metaforis. Para pemikir muslim Rasionalis yang terpengaruh oleh filsafat Barat secara diametral bertentangan dengan para pemikir muslim Tradisionalis yang bersikap sebaliknya, yakni mereka tetap menggunakan hadits Ahad walaupun bertentangan dengan akal bahkan mereka pun berpegang kepada makna hakiki dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an bukan dengan tafsir metaforis sebagaimana diketengahkan oleh para pemikir Rasionalis. Pemikir Tradisionalis banyak menghindari – kalau tidak dikatakan memusuhi -- filsafat Barat. Amin Abdullah yang mengutip pendapat Muhammad ‘Abid al-Jabiry menyatakan bahwa para tokoh Ilmu Kalam banyak yang memusuhi filsafat akibatnya antara filsasat dan Ilmu Kalam tidak ada titik temu. Abid al-Jabiry menyatakan bahwa di lingkungan generasi pertama Ahl as-Sunnah atau juga dengan Asy‘ariyah di mana terdapat tokoh-tokoh seperti al-Ghazali dan asySyahrastani (479-549 H), -- sangatlah menentang filsafat dan para ahli filsafat. Bahkan selanjutnya karya al-Ghazali Taháfut al-Falásifah dan karya asySyahrastanâ Musá‘arah al-Falásifah merupakan buku “wajib” yang harus diikuti oleh para penulis ilmu Kalam.3 Perbedaan pendekatan yang digunakan dalam filsafat dan ilmu kalam dapat dilihat pada tabel di bawah ini. PERBEDAAN PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILSAFAT DAN ILMU KALAM 4
3 Amin Abdullah, Pemikiran Filsafat Islam: Pentingnya Filsafat Dalam Memecahkan Persoalan-persoalan keagamaan, Makalah, disajikan dalam acara Internship Dosen-Dosen Filsafat Ilmu Pengetahuan se Indonesia, 22-29 Agustus 1999, hal.12. 4 Amin Abdullah, Pemikiran Filsafat Islam", hal.8

13

Filsafat Lebih menekankan dimensi keberagaman yang paling dalam-esoteris dan transendental. Lebih menekankan ketenangan ke dalam jiwa karena mendapat kepuasan pemikiran. Lebih menggarisbawahi comprhension (pemahaman akal). Lebih bercorak prophetic philosophy Lebih menekankan dimensi being religious.

Ilmu Kalam Seringkali menekankan dimensi lahiriyah eksoteris dan final konkret. Lebih menekankan keramaian (syi‘ar) yang bersifat ekspressif-keluar. Lebih menekankan transmission (pemindahan, pewarisan atau yang biasa disebut naql). Lebih bercorak priestly religion (keulamaan). Lebih menekankan dimensi having a religion.

• •

• •

Walaupun pada periode Pertengahan, filsafat dijauhi, maka mulai abad 18 (Periode Modern) filsafat mulai didekati lagi bahkan dijadikan kerangka berfikir oleh sebahagian pemikir muslim. Masalahnya sekarang adalah – demikian Amin ‘Abdullah -- bagaimana kita menyikapi filsafat dan ilmu Kalam lebih luas lagi doktrin agama, apakah mau bersifat Paralel, Linear atau Sirkular ? Kalau menggunakan pendekatan paralel maka metode berfikir yang digunakan akan berjalan masing-masing, tidak ada titik temu sehingga manfaat yang dicapainya pun akan sangat minim. Kalau menggunakan pendekatan linear maka pada ujungnya akan terjadi kebuntuan. Pola linear akan mengasumsikan bahwa salah satu dari keduanya akan menjadi primadona. Seorang ilmuwan agama akan menepikan masukan dari metode filsafat, karena pendekatan yang ia gunakan dianggap sebagai suatu pendekatan yang ideal dan final. Kebuntuan yang dialami oleh pemikir yang menggunakan pendekatan naqli semata adalah kesimpulan yang bersifat dogmatis – teologis, biasanya berujung pada truth claim yang ekslusif yang mencerminkan pola fikir “right or wrong is my caountry” atau juga kebuntuan historis empirik dalam bentuk pandangan yang skeptis, relativistik, dan nihilistik. Atau dapat juga kebuntuan filosofis tergantung kepada jenis tradisi atau aliran filosofis yang disukainya.

14

Pemikiran Filsafat Islam. Dalam menyikapi perlu tidaknya pola berfikir filsafat dalam pembahasan teologi dan hukum Islam. 15 . Mereka dengan leluasa menggunakan pendekatan rasio dan memegang prinsip kausalitas dan kontekstual dengan kaidah “ al-hukm yaduru ma‘a al-‘illat” (Hukum bergantung kepada ‘illat). akan menjebak seseorang atau kelompok ke dalam situasi ekslusif – polemis. Corak kedua adalah Tradisional yang Kontekstual. Sedangkan pendekatan linear yang mengasumsikan adanya finalitas. merupakan contoh-contoh Pemikir Tradisional yang Literal. Jama’ah Tagligh. Pemikir Rasional terbagi dua juga.dalam arti karena masing masing pendekatan memiliki keterbatasan dan kekurangan maka dilakukanlah pendekatan itu secara bersamaan (multi approach) yang di dalamnya saling menutupi kekurangan5. Corak ketiga adalah Pemikir Rasional-Kontekstual. yakni Rasional Kontekstual dan Rasional – Liberal. para pemikir muslim terbelah dua. ialah pemikir yang tidak terikat dengan hal-hal Dhanny. 5 Amin Abdullah. karena pendekatan paralel akan terhenti dan bertahan pada posisinya sendiri-sendiri dan itulah yang disebut “truth claim”. Pemikir Tradisional kemudian menjadi dua corak yakni Tradisional Literal (Tekstual) dan Tradisional Kontekstual. juga mereka memelihara jenggot karena nabi memerintahkan memelihara jenggot. yaitu banyak mengacu kepada hasil Ijtihad Ulama Salaf serta banyak menggunakan hadits Ahad dengan pemahaman dan pendekatan rasio. Lasykar Jihad. baik hadits Ahad maupun ayat Al-Qur’an yang Dhanny dalálah-nya. Pemikir Tradisional yang Tekstual (Literal) adalah kelompok pemikir Tradisional yang memahami Al-Qur’an dan terutama hadits sangat terikat dengan teks tanpa melihat konteks. yakni Pemikir Tradisional dan Rasional. Mungkin yang terbaik adalah yang bersifat sirkular. mereka tidak memakai handuk setelah mandi janabat karena nabi pun demikian. hal 18-19. Darul Arqam.Baik pendekatan paralel maupun linear bukan merupakan pilihan yang baik yang dapat memberikan guidance. Misalnya mereka makan dengan tiga jari sebagaimana hadits nabi. sehingga para pemikir Islam dikelompokkan menjadi empat corak. Para pemikir yang berada di lingkungan Front Pembela Islam (FPI). mereka memakai gamis dan sorban karena nabi pun berpakaian demikian.

nalar. bilogi. Dalam mempelajari Islam tidak bisa hanya menggunakan pendekatan emprik dan rasio biasa tetapi perlu ada keterlibatan iman. yakni ukuran benar tidaknya adalah dibuktikan secara empirik melalui eksperimen. (Jakarta : Penerbit Paramadina. Modernisme. Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-isu Global (Jakrta : Penerbit Paramadina. xii-xiii. Sumbernya adalah pancaindera. xii. Yang termasuk ke dalam empirical science antara lain kedokteran. terjadi tumpang tindih dan bahkan saling silang.Corak keempat adalah Pemikir Rasional yang Liberal. ratio adalah tergantung kepada biologis. fisika. dari Fundamentalisme.6 Juga penting dicatat di sini sebagaimana dijelaskan oleh Azyumardi Azra. 16 . 2001). goelogi. akal tidak selalu mampu mencari kebenaran karena akal. pemikiran seorang tokoh tertentu kadang-kadang sangat kompleks tidak bisa lagi dijelaskan dalam satu kerangka atau tipologi tertentu. Contoh pemikir tipe Rasional – Liberal ini antara lain Abdurrahman Wahid (Gusdur) dan Nurcholis Madjid (ini paling tidak menurut Charles Kurzman dalam bukunya “Wacana Islam Liberal”. terutama mata. Dalam hal ini paling tidak terdapat empat katagori ilmu yakni : • Empirical Science. editor buku “Wacana Islam Liberal” bahwa yang bersangkutan mungkin setuju dan mungkin tidak. yaitu pemikir yang pemikirannya sangat bebas merambah hal-hal yang oleh Tradisional dinilai “haram” untuk dijadikan objek ijtihad. maka disebutlah ainul yaqin . hal. Pergolakan Politik Islam. dikelompokkan demikian. pada hakikatnya akal dengan wahyu tidak boleh bertentangan.). 7 Azyumardi Azra. Itu penilaian subjektif penuilis. 1996). 6 Charles Kurzman (Ed. kimia. Wacana Islam Liberal. hal. Karena akal memiliki keterbatasan maka perlu bantuan wahyu. Dengan demikian.7 Rasionalitas dalam Beragama : Dalam tataran realita. Mata itu bahasa Arabnya adalah ain. Hingga Post Modernisme. namun sangat mungkin – sebagaimana dikatakan oleh Charles Kurzman.

percaya sekali. Islam Salafi. Sumbernya adalah Ruh. Sumbernya adalah hati (qalbu). Memahami al-Islam dengan hanya menggunakan katago Empirical science dan Rational Science akan mengalami kesulitan. Kalau ada hubungan yang logis disebutlah rational. semacam siksa dan nikmat qubur. maka disebutlah Haqqul Yaqin. Beberapa istilah dalam studi Islam : Terdapat beberapa termonologi yang peting difahami adalam memahami Islam yakni Islam Simbolik dan Islam Substantif. termasuk ke dalam katagori ilmu ini antara lain bahasa. Islam Kontemporer. Pengamalan Al-Islam dengan pendekatan : • • Law Approach yakni pengamalan Islam sebatas haram – halal. doa. dll.Syi'ah. • Metarational Science adalah Ilmu Ghaib. 17 . filsafat. yang penting sah. dan Sunni. ialah ilmu yang kebenarannya ditentukan oleh hubungan sebab – akibat.• Rational Science . Yang termasuk ke dalam ilmu ini antara lain Isra Mi'raj. Pertanyaan Renungan : • • • Apakah anda percaya bahwa Allahlah yang telah memberikan potensipotensi pada diri anda ? Jawabannya : Ya. Love Aproach yakni lebih kepada target sempurna. Jawabannya : Ya. Islam Radikal. syurga neraka. ialah manakala kebenarannya ditentukan oleh hal-hal di luar ratio yang berkembang pada zaman itu. matematika. maka terjadilah rasionalisasi al-Qur'an. maka disebutlah ilmul yaqin. • Suprarational Science . Akibatnya ayat-ayat AlQur'an yang dianggap kurang rasional dipaksakan haraus rasional. yang penting tidak haram. mukjizat. Sumbernya adalah ratio. Apakah anda sadar bahwa otak anda adalah karunia besar dari Allah ?. Apakah anda meyadari bahwa otak manusia tanpa bimbingan wahyu Allah akan dapat mengungkap tabir segala hal termasuk persoalan ghaib ? Jawabannya : Tidak mungkin.

mustahil. maukah anda yang masih belum tahu banyak hal mengikuti pemberitahuan dari Allah melalui al-Qur’annya ? Jawabannya : ????? 18 . Kalau otak anda belum memahami pesan Al-Qur’an. Apakah kebenaran ditentukan oleh suara mayoritas atau dalil ? Jawabannya : oleh dalil. mengikuti Islam sebagai ajaran Allah atau mengikuti ajaran hasil karya manusia ? Jawabannya : Ajaran Islam ciptaan Allah.• • • • Manfaatkah apabila pendidikan al-Islam tidak menghasilkan perubahan prilaku ke arah yang lebih baik ? Jawabannya : sangat tidak berguna. Dari mana anda tahu tentang malaikat dan jin. apakah dari ilmu – ilmu alam atau dari Al-Qur’an ? Jawabannya : Dari Al-Qur’an. mungkinkah Al-Qur’an yang diciptakan Allah mengandung kesalahan ? Jawabannya : Tidak mungkin. Kalau begitu. Kalau begitu. yakin sekali. sia-sia. • • Apakah anda mengakui bahwa otak anda tidak dapat mengetahui segala hal ? Jawabannya : ya. Mana yang bisa menjamin keselamatan anda. • • • Mungkinkah Allah sebagai Tuhan Yang Maha Tahu dan Maha Suci dari kealpaan berbuat salah ? Jawabannya : Tidak mungkin. yang salah AlQur’annya atau karena otak yang masih bodoh ? Jawabannya : Otak yang bodoh.

baik perilaku sosial ekonomi. social politik. Mahasiswa termotivasi untuk secara konsisten menaati hukum alam dan hukum agama dalam segala aktivitas hidupnya. segenap makluk Allah yang berada di langit dan di bumi. trial and error . Eksistensi dan Relasi Hukum Alam dan Hukum Al-Qur’an : Allah telah menciptakan alam (mikro dan makro) dalam jumlah jenis dan items yang sangat sepktakuler. satu hari menurut Allah sama dengan 1000 tahun hitungan manusia. maupun social budaya termasuk cara berpakaian. satu periode bisa mencapai 6 milyar tahun. teknologi dan seni.MODUL 2 KONSEP ALAM (Relasi antara Hukum Alam dengan Hukum Al-Qur’an) Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa meyakini bahwa manusia hanya bisa selamat apabila menaati hukum Allah secara totalitas. baik secara terpaksa maupun sukarela (Thaw’an aw karhan).000 tahun. Pokok – Pokok Materi : Prolog : Allah telah menciptakan alam. sekaligus dengan hukum alam yang absolut (tetap. sedangkan menurut ahli astronomi (berdasarkan pergerakan bintang. Tujuan Intsruksional Khusus (TIK): • • Mahasiswa bisa menjelaskan hubungan antara hukum Alam dan hukum Agama (hukum Al-Qur’an). Di dalam surat al-Hajj. terdapat tanda-tanda (bahan pemikiran) bagi orang yang beriman (QS. termasuk manusia. Sedangkann di dalam QS. menggunakan dan menaati hukum produk akal manusia yang bersifat relatif. 9 Salah satu aturan Allah tentang alam adalah terjadinya siang dan malam. ghair Dan Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. 3 : 190). satu periode sama dengan 600 tahun. pasti dan objektif). Al-Ma’arij. 11 : 7). Dalam hal ini. Pantaskah menyandingkan hukum alam yang absolut dengan hukum perilaku yang relatif ?. secara fisik telah taat kepada hukum alam yang absolut ini. comet). termasuk dalam pengembangkan sains. Menurut ahli geofisika (yang mendasarkan hidungannya kepada pemnbentukkan batu dan sungai). Allah pun telah menciptakan aturan tentang tata prilaku manusia. yakni din alIslam atau hukum Al-Qur’an. Dalam tempo enam hari. 9 Aturan Allah terbagi dua katagori yakni : Pertama : Hukum Alam (hukum Kauniyah. lantas memilih. Allah menegaskan :”Sesungguhnuya dalam kejadian langit dan bumi. baik hukum Alam (hukum Kauniyah) maupun hukum agama (hukum Qur'aniyah) secara bersamaan. 8 19 . satu hari sama dengan 50. (QS. Namun sayangnya sebahagian besar manusia telah mengesampingkan hukum absolut.8 Supaya alam berjalan dengan tertib maka Allah membuat seperangkat aturan (law). serta pergantian malam dan siang. Hukum tentang tata perilaku ini pun bersifat absolut.

Objektif . Segenap alam baik yang ada di langit dan di bumi. sebagai upaya Allah SWT untuk memperlihatkan kekuasaan-Nya. Akibatnya lebih jauh adalah manusia kurang 20 . itu adalah sunnatullah yang khusus yakni gabungan hukum alam (hukum fisika) dan hukum spiritual. Karena hukum Allah bersifat pasti. sabar. Sikap percaya ini kemudian melahirkan sikap hati-hati menghadapi hukum alam.mathluwwi = tidak tertulis) tetapi melekat pada alam itu sendiri. secara fisik telah taat kepada hukum alam. (3). Manusia telah menaati hukum alam tersebut. 54 : 49). dll. Sikap hati-hati itu disebut taqwa. Lain dengan hukum Al-Qur’an. Apabila hukum berubah-ubah maka tidak mungkin bisa dibuat rumus-rumus hukum alam maupun rumus hukum Agama. Kalau sesekali ada perubahan hukum Alam seperti nabi Ibrahim dibakar api tidak mati karena apinya menjadi dingin. Perbedaan hukum Alam dengan hukum Agama adalah dalam hal time respons (reaksi waktu). seperti larangan berzina. Demikian pula di dalam tubuh manusia sendiri hukum alam berjalan secara otomatis. Pada kejadian berikutnya tetap mengikuti hukum alam murni. baik hukum Kauniyah maupun Qur'aniyah BERSIFAT ABSOLUT memiliki sifat yang sama yakni (1). yakni tidak berubah sepanjang waktu (QS. shalat. Pasti (exact). Karena bersifat empirik. baik diridhai (thau'an) maupun dibenci (karhan). maka orang mudah meyakini (mengimani) kebenaran hukum alam. 48 : 23). hukum daur. riba. seperti hukum alam dalam tubuh tetap berlaku. mengumpat dan perintahj berdzikir. bahkan ada yang baru bisa dibuktikan di akhirat nanti. tawakkal. Semua hukum Allah. yaitu berlaku kepada apa dan siapa saja (QS. Tetap. hukum rotasi. (QS. 15:21). (2). Allah menjelaskan : "Sesungguhnya Aku menciptakan sesuatu menurut ketentuan yang pasti (QS. Akibat pelanggaran hukum alam dapat cepat dibuktikan melalui pengamatan panca indera aatau bersifat empirik. Karena akibatnya lambat maka manusia kurang percaya (kurang iman) terhadap hukum Al-Qur’an. objektif dan tetap. Kedua : Hukum agama (hukum Qur'aniyah) yang tertulis (mathluwwi ) di dalam kitab-kitab Allah. Reaksi atau akibat hukum Alam jauh lebih cepat daripada hukum Agama. 3 : 83). maka bisa dibuat rumus. baik disadari maupun tidak. Beberapa contoh hukum alam adalah hukum gravitasi. dll. reaksi akibat pelanggaran hukum Al-Qur’an tidak secepat hukum alam.

dll. Dalam skala kecil. seorang mukmin wajib memiliki keyakinan tanpa sedikit pun ragu. membiarkan praktik riba. Geologi. dan paling cocok dengan sifat tabi'at manusia yang fitrah dan hanief (lurus). Karena hukum Allah terbagi dua maka Ilmu-ilmu Allah pun terbagi dua yakni Ilmu Kauniyah seperti Matematika. misalnya kebolehan aborsi. mentolelir minuman keras. Kesalahan terbesar manusia adalah mengesampingkan hukum Absolut lantas mengambil hukum relatif produk akal manusia. maka perilakunya pun harus diatur oleh hukum perilaku yang absolut pula. Fisika. Apa-apa yang dilarang oleh Al-Qur’an pasti bagus menurut hukum Alam. Dalam hal ini. berpakaian harus menggunakan hukum absolut. tetapi karena akibat makan riba sangat lambat maka orang kurang hati-hati terhadap uang riba. Seharusnya. Biologi. pasti dianjurkan oleh Al-Qur'an. Sebaliknya apa-apa yang baik menurut hukum Alam. Kedokteran 21 . kalau begitu. Apa yang dianggap berbahaya menurut hukum Alam pasti oleh AlQur'an diharamkan. Inilah azas kesatuan atau disebut azas tauhidullah. manusia sebagai bagian dari alam yang secara fisikal diatur oleh hukum alam yang absolut. dan sosial budayal) harus menggunakan hukum absolut (din al-Islam) bukan hukum relatif produk pemikiran filosofis manusia. Dalam keseharian terbukti bahwa orang lebih takut meminum racun daripada memakan uang riba. politik. selaras dengan hukum Alam. sebaliknya apa-apa yang dilarang oleh Al-Qur’an pasti buruk menurut hukum Alam. Padahal memakan uang riba juga berbahaya. baik prilaku ritual maupun prilaku mu’amalah (ekonomi. melarang poligami. hukum Al-Qur’an (Quraniyah) pun ciptaan Allah. penegakkan HAM harus menggunakan hukum absolut Azas Kesatuan (Tauhidullah) antara aturan Agama dan Aturan Alam : Hukum alam adalah ciptaan Allah. Sungguh banyak manusia di dunia ini yang membuat aturan menurut ratio yang dipandu oleh nafsu syaithaniyah. yakni Al-Qur’an. Dengan demikian dalam segala aktivitas manusia harus menyelaraskan dengan kedua hukum tersebut secara bersamaan. bahwa hukum Al-Qur'an adalah yang paling baik.berhati-hati (tidak taqwa) kalau berhadapan dengan hukum Al-Qur’an. Segenap kegiatan manusia. secara logika tidak mungkin kedua hukum itu bertentangan. akibatnya banyak produk hukum/ aturan yang berbahaya bagi kehidupan manusia.

serta Ilmu-illmu Qur'aniyah seperti Ulumul Qur'an. ilham). Kedua hidayah di atas tidak bisa membuat manusia lebih eksis. Selanjutnya kita melihat realita di lapangan. Kedua gugusan ilmu itu mustahil bertentangan. Ini disebut hidayah Hawas. Apabila manusia berpaling dari hukum Allah yang absolut. Dengan petunjuk pancaindera manusia bisa melihat. soal jin. Hidayah Ilhami (wizdan) (2). syurga. Dengan akalnya. Dengan demikian. yang bersifat relatif (mudah berubah). neraka. dan merasa. Allah telah membekali manusia dengan petunjuk yang bersifat naluri (instinc. meraba. Allah pun memberikan pancaindera. misalnya tentang hakikat hidup. Hidayah Hawas (Pancaindera). Hidayah Aqli (4). sering terjadi pertentangan antara ilmu dengan amalnya. Kalau ada pertentangan antara keduanya pasti konklusi salah atau kedua ilmu itu ada yang salah. Oleh karena itu. Kemauan untuk mengamalkan ilmu itu disebut hidayah Taufiq (cocok antara ilmu dan amalnya). mendengar. Oleh karena itu manusia memerlukan hidayah Taufiq. Dengan demikian sebenarnya tidak ada dikhotimi ilmu. maka pasti manusia akan mengalami kehidupan yang sempit dan menyesakkan (ma'isyatan dhanka). Eksistensi Hukum Al-Qur’an bagi Manusia : Sejak manusia lahir.dan Syari'ah. 22 . Ini disebut hidayah aqli. Ulumul Hadits. Hidayah Din (adfyan) (5). Akan tetapi pada kenyataannya karena daya nalar manusia sangat terbatas. manusia bisa melahirkan saintek dan seni. maka manusia memerlukan akal agar mampu memahami hukum-hukum alam dengan baik. maka akal manusia tidak sanggup menembus persoalan yang berada di luar jangkauan akal. Ini disebut hidayah ilham atau hidayah wizdan. dll. sehingga bayi bisa menete tanpa belajar lebih dahulu. manusia memerlukan hidayah agama (din/ adyan). lantas mengambil hukum produk berfikir filosofis manusia yang oleh Allah dikatagorikan sebagai hukum Jahiliyah. mencium. Hidayah Taufiq. gharizah. Tidak cukup dengan naluri. hidayah yang diperlukan manusia ada lima macam yakni (1). (3). yakni petunjuk dari Allah SWT yang langsung masuk ke dalam hatinya agar seseorang mau melaksanakan ilmu agamanya. bahwa orang yang sudah mengetahui ilmu agama pun banyak yang tidak mau mengamalkan ilmu yang dimilikinya.

Menjaga keturunan (Hifdzu anNasal). Menjaga keselamatan jasad (hifzdu al-jasad). termasuk hukum qishash dan hudud. • Mungkinkah terjadi pertentangan antara hukum Alam dengan hukum AlQur’an ? Jawabannya : Tidak mungkin. rumah tangga. • Menurut anda. (2). Bisakah manusia menghindari hukum Alam ? Jawabannya : Tidak bisa Ridakah fisik anda diatur oleh hukum Alam ? Jawabannya : Ridha tidak ridha tetap harus mau. secara fisik diatur oleh hukum alam. (3). Menjaga aqal (hifdzu 'aqli). Untuk itu Allah melarang berkelahi. Lebih rinci lagi hukum Al-Qur’an (adyan) berfungsi untuk : (1). pantaskah perilaku anda diatur oleh hukum yang relatif buatan manusia ? Jawabannya : Sangat tidak pantas. dan larangan mencuri. Kalau fisik anda diatur oleh hukum Alam yang absolut. berdagang. qanaah. lurus (shirat al-mustaqim) dan mustahil salah. tawakkal.Hidayah Din (Adyan) yang terdapat di dalam Al-Qur’an bersifat absolut . soal kenegaraan dan hubungan antar negara. Salah satunya adalah aturan jual beli. Menjaga keselamatan psikhis (hifzdu an-Nafs). membunuh. sangat menyadari. Jawabannya : Ya. (4). Fungsi hukum Al-Qur’an adalah untuk mengarur prilaku manusia. larangan riba. Salah satunya adanya aturan berdzikir. sabar. 23 . baik dalam soal makan dan minum. Salah satunya adalah keharusan untuk terus menerus mencari ilmu dan larangan meminum khamr. dan memerintah penegakkan hukum secara tegas dan adil. Menjaga keselamatan harta (hifdzu al-mal). (5). Pertanyaan Renungan : • • • • • Apakah anda percaya bahwa hukum alam secara factual bersifat absolut ? Jawabannya : ya Apakah anda menyadari bahwa manusia sebagai bagian dari alam. dan syukur nikmat. Salah satunya adalah aturan pernikahan dan larangan berzina. hukum apa yang paling tepat untuk mengatur perilaku manusia. hukum relatif ciptaan manusia atau hukum Al-Qur’an yang absolut ciptaan Allah ? Jawabannya : Hukum absolut Al-Qur’an.

• • Mengapa tidak mungkin ? Jawabannya : Karena kedua-duanya ciptaan Allah. diatur oleh hukum AlQur’an yang absolut atau oleh hukum manusia yang relatif. Mana yang lebih menjamin keselamatan anda. Jawabannya : ????? 24 .

Aturan Allah yang terkandung dalam al-Islam ini bersifat absolut. Pokok-pokok Materi Prolog : Din al-Islam merupakan tatanan hidup (syari’ah = aturan. dan (3). Mengamalkan seluruh aturan Islam yang absout itu secara kaffah (menyeluruh). Akhlaq ini. yang ditujukan kepada ke segenap manusia di dunia ini tanpa kecuali. hanya saja dilihatnya dari persepktif layak dan tidaknya suatu perbuatan dilakukan. sistem atau tatacara hidup. Kedua adalah aturan tentang tatacara beribadah. dialog interaktif yang menarik ).ah dan Akhlak serta hubungan antara ketiganya dalam tatanan ajaran Islam. Seorang mukmin memiliki keterikatan (commited) dengan al-Islam yakni : (1). Ada satu lagi yang disebut Akhlaq. Tujuan Instruksional Khusus : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat Aqidah. Meyakini kebenaran aturan al-Islam sebagai kebenaran yang absulut. 2. aturan Allah dibagi dua. jalan hidup) ciptaan Allah untuk mengatur segenap aktivitas manusia di dunia. religie) 25 . adalah syari’ah ibadah juga. Jadi Din al-Islám berarti tatacara hidup Islam.ah dan akhlaq ini dalam terminology lain adalah Imam. baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin. manusia hanya bisa selamat di dunia dan akhirat apabila ia mengamalkan Islam secara kaffah (totalitas). Islam dan Ihsan. seminar. Aqidah. (2). Mendakwahkan al-Islam melalui hikmah (pendalaman keilmuan).MODUL 3 ESSENSI DAN SISTIMATIKA DINUL ISLAM Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami aspek-aspek ajaran Islam secara menyeluruh serta mempunyai keyakinan bahwa. yang disebut syari’ah ibadah (sistema ritus). Tidak tepat apabila din diterjemahkan sebagai agama. sebenarnya. yakni : Pertama. syari. yakni aturan tentang tatacara menjalin hubungan dengan Allah. Syari. mau’idlah (nasihat-nasihat) jadilhim billati hiya ahsan (diskusi. Mahasiswa termotivasi untuk melaksanakan ajaran Islam yang bersumber dari dalil. Essensi Dinul Islam : Din berasal dari kata dana yadinu dinan berarti tatanan. sebab istilah agama (religion.dalil yang kokoh untuk mencapai predikat muslim yang benar. aturan tentang tata keyakinan disebut Aqidah (sistema credo). Selanjutnya. bukan sekadar wajib dan haram. dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar.

imajinasi. Lebih dari itu apabila din diterjemahkan sebagai agama maka maknanya menjadi sempit. yakni Islam. maka manusia sebagai pemilih din. yakni AlQur’an. Tatanan hidup yang demikian bukan saja tidak bisa menyelamatkan manusia tapi justeru mencelakakan. Din terbagi dua yang sangat jelas bedanya. otomatis hanya terbagi menjadi dua kelompok yang jelas-jelas berbeda 26 . 3 : 85).hanyalah merupakan alih bahasa saja yang tidak mengandung makna substantif dan essensil. sedangkan istilah kafir adalah orang-orang yang ber-din ghair al-Islam. agama yang diakui hanya ada enam . bahkan sampai kepada masalah kenegaraan. 3 : 19 ) Barangsiapa mencari tatanan hidup selain Islam. hawa nafsu serta merupakan hasil kajian falsafahnya. Kristen. dari mulai masalah ritual sampai kepada masalah mu‘ámalah termasuk masalah sosial budaya. Aturan ini kemudian dituangkan di dalam kitab undang-undang Allah. hasil angan-angan. maka ia pasti akan terpental di akhirat sebagaimana diterangkan di dalam QS. maka yang dimaksud dengan istilah muslim adalah orang yang ber-din al-Islám. yakni din al-haq dan din alBathil . Katolik. Sedangkan di luar din al-Islam adalah din yang berisi aturan manusia sebagai produk akal. Budha.(QS. sosial politik. Din al-Islam sebagai tatanan hidup meliputi seluruh aspek hidup dan kehidupan. dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Dengan memaknai din sebagai tatan hidup. sosial ekonomi. Di Indonesia misalnya. Yang dimaksud dengan din al-haq ialah din yang berisi aturan Allah yang telah didesain sedemikian rupa sehingga sesuai dengan fitrah manusia. Seseorang yang mengaku muslim atau menganut din al-Islám harus mengikuti tatanan hidup Islam secara káffah . Berdasarkan pengelompokkan din ini. Hindu. 3 : 19 dan ayat 85 : َ ‫س‬ ( 19 : ‫ل) م )ال عمران‬ ِ ‫ن‬ ِ ّ ‫د الل‬ ّ ِ‫إ‬ َ ْ ‫عن‬ ّ ‫ن ال‬ ْ ِ ‫ه ا ْل‬ َ ‫دَني‬ ْ ‫را‬ َ ‫غ‬ ْ ُ ‫ن َني‬ َ ‫ن ا‬ َ َ ‫قب‬ ‫و‬ ُ ‫و‬ ً ‫دَني‬ ِ ‫ل‬ ِ ِ ‫سل َ) م‬ ْ ِ‫ل‬ ْ َ ‫فل‬ ْ ‫م‬ ُ ْ ‫من‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ َ ‫ه‬ َ ْ ‫غي‬ َ ِ َ ‫ن َني َب ْت‬ ْ ‫ف ي ا‬ (85 : ‫رَنين )ال عمران‬ َ ْ ‫ن ال‬ ِ ‫ل‬ ِ ِ ‫خ ا‬ ِ ‫ة‬ ِ ‫ر‬ َ ‫م‬ َ ‫خ‬ ِ ‫س‬ Sesungguhnya dân atau tatanan hidup (yang diriÜai) di sisi Allah hanyalah Islam (QS. integratif dan komprehensif apapun resikonya. Apabila ia menolaknya. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (dân itu) daripadanya. dan Kunghuchu padahal di Indonesia terdapat ratusan bahkan mungkin ribuan tatacara hidup.

3 ُ ‫خق‬ ‫ذوا‬ ‫قق‬ ً‫رقي ا‬ ‫قق‬ ً‫رقي ا‬ َ ّ ‫م ات‬ ُ َ ‫ض قل َل‬ ّ ‫م ال‬ َ ‫ق ا‬ َ ‫ق ا هَ ق‬ ُ ‫ة إ ِن ّهُ ق‬ ُ ‫ق عَل َي ْهِ ق‬ ّ ‫حق‬ ِ َ‫د ى وَف‬ ِ َ‫ف‬ َ ‫ء من دون الل ّه وقيحسبنو‬ َ ‫شي اطي‬ )‫ن‬ َ ‫دو‬ ُ ‫مهْت َق‬ َ ُ َ ْ ََ ِ َ ِ ‫ن أوْل‬ ُ ‫م‬ ْ ‫ن أن ّهُق‬ ِ ُ ْ ِ َ ‫ي ا‬ َ ِ َ ّ ‫ال‬ ( 30 Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. yakni kelompok Huda dan kelompok Dhallin (kelompok orang-orang yang tersesat). Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka. Ini berarti mereka telah mengikuti aturan yang salah dan telah menjadikan syetan sebagai pimpinan mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah. Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk. Ini berarti bahwa mereka telah mengikuti jalan yang haq sehingga Allah akan menghapuskan segala kesalahannya. Sedangkan kelompok Dhalalah adalah orang-orang yang memilih din selain Islam.2. Yang demikian adalah karena 27 . Mereka itulah orang-orang yang sesat sebagaimana ditegaskan oleh Allah di dalam Al-Qur’an surat 7 : 30 dan surat 47 : 1. َ ّ ‫فروا وصدوا ع َن سبيل الل ّه أ َض‬ ‫ن‬ ِ ّ ‫وال‬ ِ ّ ‫ال‬ َ ِ ّ َ َ ْ ُ‫م ال َه‬ َ ْ ‫ل أع‬ َ ‫ذقي‬ َ (1)‫م‬ ِ ِ َ ْ ُ َ َ‫ن ك‬ َ ‫ذقي‬ َ َ‫ل ع‬ ُ ‫م‬ َ ‫ز‬ ‫نو‬ َ َ‫ت و‬ َ ُ ‫م‬ ِ ‫ح ا‬ ِ َ ‫ننوا وَع‬ ُ ‫م‬ َ ‫م‬ ّ ُ ‫م ا ن‬ َ ِ ‫ص ال‬ ّ ‫ح‬ ُ ‫ل ى‬ َ ِ ‫ننوا ب‬ َ ‫ءا‬ َ ‫ءا‬ ّ ‫لنوا ال‬ َ ُ‫مدٍ وَه‬ َ َ ‫(ذ َل‬2)‫ئ اتهم وأ َصل َح ب ال َهم‬ ‫ن‬ ّ َ‫م ك‬ ِ ِ ‫ق‬ ّ ‫ك ب ِأ‬ َ ْ ‫ال‬ َ ‫م‬ ْ ُ َ َ ْ َ ْ ِ ِ َ ّ ‫سي‬ ْ ُ‫ر ع َن ْه‬ ْ ِ‫رب ّه‬ ّ ‫ح‬ َ ‫ف‬ َ ‫ن‬ ْ ‫م‬ َ َ ‫فروا اتبعنوا ال ْب اط‬ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ِ ‫ق‬ ُ ‫م‬ ِ ّ ‫ن ال‬ ِ َ ِ ّ ‫ال‬ َ ْ ‫عنوا ال‬ ُ َ ‫ننوا ات ّب‬ ّ ‫ل وَأ‬ َُّ ّ ‫ح‬ َ ‫ءا‬ ْ ‫م‬ َ ‫ذقي‬ ُ َ َ‫ن ك‬ َ ‫ذقي‬ َ َ ِ ‫م ك َذ َل‬ َ ‫م‬ (3)‫م‬ ِ ‫ه‬ ّ ‫لل‬ ُ ِ‫ضر‬ ْ َ ‫ك قي‬ ْ ُ‫ث ال َه‬ ْ ‫سأ‬ ُ ّ ‫ب الل‬ ْ ِ‫رب ّه‬ َ ِ ‫ن ا‬ Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Kelompok Hudá adalah kelompok yang memilih din Islam sebagai tatanan hidupnya.(furqán). Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka.

Kapitalisme yang menitikberatkan kepada penguasaan Liberalisme yang kapital (modal) telah melahirkan terjadinya monopoli. Dalam pandangan Al-Qur’an. 28 . antara lain Materalisme. dan Kolonialisme. (Beirut. din al-Islám adalah satu-satunya dân ciptaan Allah. akidah adalah ‫م ا عقدعليه االقلب والض امر‬ 10 10 Luis Ma‘ruf. Al-Munjid. Kapitalisme. Pilar-Pilar Islam : Islam sebagai din (tatanan hidup) sebagaimana dijelaskan oleh Muhammad Syaltout terdiri dari dua pilar yakni Aqidah dan Syari’ah. QS. Sementara itu. Aqidah : Secara bahasa. dân yang satu ini adalah aturan untuk seluruh umat manusia tanpa kecuali. Materealisme yang bertitik tolak dari dan berorientasi kepada materi telah melahirkan orangorang yang serakah. Namun pada tataran realita sekarang ini Din al-Islam menjadi banyak ragam dan versinya. . Segala macam aturan hasil manusia tersebut yang termasuk katagori din al-bathil telah terbukti gagal dalam mengatur umat manusia. Oleh karena tatanan hidup produk falsafah manusia itu telah terbukti tidak membawa keselamatan. din-din hasil ciptaan manusia berdasarkan akal. imajinasi dan falsafah sebagaimana telah dikemukakan di atas telah melahirkan banyak din dan isme-isme lainnya. 47 : 1. 543. Semua ini sebagai akibat kesalahan manusia sendiri. Cetakan 13.2.sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Tuhan mereka. Sedangkan Komunisme telah melahirkan manusia yang tidak mengenal Tuhan dan tidak mengenal hak milik individu sehingga melahirkan ketidakpuasan. maka manusia harus segera hijrah kepada din al-Islám. Komunisme. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka. serta melahirkan kecemburuan sosial dan dekadensi moral. Nasionalisme. menitikberatkan kebebasan dan menonjolkan hak individu telah melahirkan terjadinya jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin. Markisme. 1952).3. hal. Liberalisme.

1986). Ilmu Tauhid yang diajarkan di kalangan Islam biasanya kurang mendalam dalam pembahasannya dan kurang filosofis. sebagai titik dasar awal seseorang menjadi muslim. 13 Oleh karena itu. Akidah sebagai landasan din al-Islám merupakan ajaran yang universal yang abadi. Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan. Teologi Islam. hal 72. baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin.15 Akidah merupakan sesuatu yang fundamental dalam din al-Islám. Akidah menjadi kekuatan dalam kehidupan di bumi ini. hal. hal. cara bertindak. akidah merupakan fundamen agama yang sangat berperan sebagai motivator dan pewarna segala macam aktivitas. Untuk bisa membangun kembali peradaban Islam tak bisa tidak harus dengan membangun kembali semangat Tauhid itu. hal. Dár Asy-Syihab. hal. tidak mengalami Al-Aqá‘id li al-Imám Asy-Syahâd |asan al-Bana. perlu mempelajari teologi yang terdapat dalam agama yang dianutnya. Selanjutnya ilmu Tauhid bisanya memberi pembahasan sepihak dan tidak mengemukakan pendapat dari aliran-aliran atau golongan-golongan lain yang ada dalam teologi Islam. 13 Kazuo. Kiri Islam. Ilmu Tauhid yang diajarkan dan dikenal di Indonesia umumnya ialah Ilmu Tauhid menurut aliran Asy’ariyah. 292. 10. Shimogaki. (Yogyakarta : LKiS 1994). hal. 17’ Lihat alMajmu‘. sehingga timbullah kesan di kalangan sementara umat Islam Indonesia. 11 29 . Teologi Islam. 15 Harun Nasution. Ia mempunyai fungsi praktis untuk melahirkan perilaku dan keyakinan yang kuat untuk mentrans-formasikan kehidupan sehari-hari dan sistem sosialnya.yang mengandung arti. ix. Harun Nasution menegaskan bahwa setiap orang yang ingin menyelami seluk beluk suatu agama secara mendalam. Telaah Kritis antara Modernisme dan Postmodernisme. ajaran Islam yang paling inti adalah tauhid. Tauhid adalah basis Islam. ix. dengan kekuatan pokok terletak pada tawhid atau dalam istilah lain disebut teologi. Akidah merupakan sejumlah nilai yang diyakini. 12 Harun Nasution. 14 Kazuo Shimogaki. Menurut Harun Nasution. bahwa inilah satu-satunya teologi yang ada dalam Islam. t.11 Jadi akidah itu bukan berisi konsep sistem teologi semata tetapi berisi segala macam persoalan yang berkaitan dengan kepercayaan.12 Dilihat dari sisi kedudukan dan essensinya. 14 Karena begitu pentingnya kedudukan dan fungsi tauhid. sehingga menjadi keyakinan yang tak ada sedikitpun keraguan dan kebimbangan”.t. ikatan yang terpatri di dalam hati. Kiri Islam. . (Jakarta : Universitas Indonesia Press. Akidah sangat mempengaruhi sikap (attitude) seseorang baik cara berbicara. Hasan al-Bana di dalam bukunya Al-Aqáid menyatakan bahwa akidah adalah “sesuatu yang harus diyakini oleh hati dan dipercaya oleh jiwa. dalam pandangan Hasan Hanafi. cara hidup dan cara mati.

yakni membawa misi akidah yang sama yaitu monotheisme atau tauhid (QS. Munásabah (interrelasi) 16 kedua surat itu menggambarkan secara jelas adanya tiga macam refleksi ketauhidan. 48 surat 21 ayat 25 dan surat 16 ayat 36). Makna tauhid adalah mengesakan Tuhan dalam segala hal. yakni antar bagian Al-Qur’an saling terkait dan saling menafsirkan. mengandung konsep tauhid yang lengkap dan kokoh. Tawhid Mulkiyah dan Tawhid Uluhiyah. Dengan memahami munásabah ini akan sangat membantu memahami AlQur’an secara integral dan komprehensif. surat 11 ayat 26. málik an-nás dan iláh an-nás. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table di bawah ini. Untuk mengetahui taksonomi Tauhid bisa dilihat pada surat al-Fatihah dan nisbah (hubungan) –nya dengan surat An-Nas.50.Qur’an atau umm al-kitáb berisi statement maha penting.perubahan sepanjang masa. sejak adanya misi risálah nabi Allah Adam a. 16 Munásabah adalah salah satu istilah dalam Ulum al-Qur’an yakni hubungan atau interrelasi antara ayat dengan ayat atau surat dengan surat.s hingga kerasulan Muhammad saw. Apalagi karena Al-Qur’an itu bersifat yufassir ba‘Üuhu ba‘Üá. Surat Al-Fátihah yang merupakan Umm al. Kedua surat itu mengandung konklusi pengesaan Allah yang luar biasa. 7 ayat 65. Dengan demikian AlQur’an dibingkai oleh dua surat (awal dan akhir) yang memuat pesan tauhid yang sangat kuat.61. suatu tuntutan keyakinan bahwa Allah adalah ilah (Tuhan) yang mutlak. yakni Tawhid Rubbubiyah. Máliki Yaum ad-din dan Iyyáka na‘budu. Demikian juga pada surat terakhir yakni surat an-Nás ada kalimat rabb an-nás. 73 dan 85. terutama pada kalimat Rabbul ‘álamin. 30 .

42 :10 QS.31. ( QS. 42 : 11-12. (QS. Di dalam surat Yusuf (12 : 14) terdapat kata udzkurnâ ‘inda rabbik yang artinya “Terangkanlah keadaanku kepada Tuanmu!”. Sedangkan Rabb sebagai Pemilik mengandung maksud bahwa Allah adalah pemilik alam. Dia adalah Maha Pengatur segala urusan. 7 :2. QS. 2 :21. 10 : 3.KONSEP TAUHID DALAM MUNASABAH SURAT AL-FATIHAH DAN AN-NAS Surat Al-Fáti\ah 1 Rabb al-‘alamin: Surat Al-Nás 2 Rabb an-nas Munásabah surat dan ayat 3 Melahirkan Tawhid Rubbãbiyah. QS. Melahirkan Tawhi Uluiyah. Dengan demikian yang dimaksud dengan Tauhid Rubbãbiyah adalah meyakini bahwa Allah-lah satu-satunya Rabb. 6 : 144. memelihara. 32: 2. Rabb mengandung dua pengertian. QS.22 . QS 12 : 40). yakni orang yang memelihara nabi Yusuf yaitu Suami Siti Zulaiha yang berada di Mesir. pemilik hukum. dan Maha Penjamin stabilitas keamanan. 106 : 3 -4). QS. 31 . mengandung maksud bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta dengan segala isinya termasuk manusia.3 QS. Hanya Allah-lah yang wajib disembah karena Allah adalah satu-satunya Tuhan manusia.32. Maha Pemelihara. Sebagai Pencipta. dan pembuat undang-undang. 96 : 1 -5 . Maha Pemberi rizki. misalnya kata rabb al-mál (pemilik benda) rabb ad-dár (pemilik rumah). yang menciptakan. sehingga kata rabb sering diartikan tuan atau pemilik.3. ‫رب الع المين‬ Máliki dân yaum ad- ‫رب الن اس‬ Málik an-nás ‫م الك يلوم الدين‬ Iyyáka na’budu ‫م الك الن اس‬ Iláh an-nás ‫اي اك نعبد‬ ‫اله الن اس‬ Kata Rabb secara etimologi berarti seseorang yang menunjang dan menyediakan kebutuhan orang lain (termasuk hal-hal yang menyangkut pemeliha-raan dan pertumbuhannya). yakni sebagai Pencipta dan sebagai Pemilik. QS. Secara terminologi. 10:37. Maha Pendidik. QS. Melahirkan Tawhid Mulkiyah Hanya Allah-lah satu-satunya Raja alam ini termasuk raja manusia. Hanya Allahlah satu-satu nya Rabb bagi alam termasuk manusia.

maka sama saja dengan memproklamirkan diri sebagai Rabb. 25 : 2). Dengan demikian ia termasuk orang yang musyrik. (QS. fasik. Dihukum demikian karena ia telah mengingkari tauhid Rubbubiyah. Oleh karena itu. Orang yang berpegang kepada aturan produk akal dan mengingkari hukum Allah (Rubbubiyah Allah) dihukum zalim. dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya). sehingga manusia wajib menaati Allah melebihi segalanya. 32 . (QS. Apabila manusia mencoba membuat atau memproduksi hukum di luar hukum AlQur’an yang bertentangan dengan al-Qur’an.memberi rizki. dan mengatur manusia. termasuk hukum jahiliyah yang tak lain merupakan hukum hawa nafsu. di tangan Allah-lah kewenangan secara absolut untuk membuat undang-undang atau hukum. dan musyrik. dan Dia menetapkan ukuranukurannya dengan serapi-rapinya. 114 :2) berarti Allah-lah yang telah menata kehidupan manusia dengan wahyu Al-Qur’an (Rubbubiyah Allah). Ini berdasarkan firman Allah di dalam surat 25 : 2 dan surat 17 : 111 : ‫ف ي‬ ِ ‫ك ع‬ ٌ ‫ري إ‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ل ا‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ذ َت‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ي‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ض َت‬ ِ ‫ر ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫وا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لوا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫س َت‬ َّ ‫ك ال‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ذ ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ا‬ (2)‫را‬ ً‫دي ا‬ ِ ‫ق ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫د َت‬ َّ ‫ق‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫ء َت‬ ٍ ‫ ي ف‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ل َت‬ َّ ‫ك‬ ُ ‫ق م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫خَت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫ا ُف‬ "(Allah) yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. 4 : 52). Sedang-kan Allah dengan predikat Rabb an-nás (QS. Selanjutnya. dan Dia telah menciptakan segala sesuatu. Tauhid Mulkiyah adalah pengakuan seorang hamba bahwa hanya Allahlah satu-satu málik (Raja) yang memiliki kerajaan langit dan bumi. dan Dia tidak mempunyai anak. jika tidak. Allah dengan predikat sebagai Rabb al-‘álamin telah menata alam semesta ini dengan undang-undangNya yang disebut Sunnatullah (Sunnah Alláh). Seluruh aturan dan perundang-undangan yang merupakan produk akal manusia (di luar wahyu) harus dinyatakan gugur karena dinilai batil. maka pengakuan terhadap Allah sebagai rabb an-nás adalah dusta dan oleh karena itu ia dinyatakan “… sedikitpun mereka tidak beriman hingga menegakkan hukum wahyu’. manusia yang mengaku Allah sebagai Rabb an-Nás wajib melaksanakan undang-undangNya di muka bumi. sesat.

Tauhid Rubbubiyah adalah: ”huwa I‘tiqádu anna Alláh wahdah khalaqa al-‘álam” ialah meyakini bahwa sesungguhnya Allah yang Maha Esa-lah yang telah menciptakan segenap alam. Masih ada lagi taksonomi Tauhid dalam pandangan ulama lain. yakni : (1).‫سلوا‬ ُ ‫ج ا م‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫د َت‬ ٍ ‫دي ف‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫س َت‬ ٍ ‫بأُفْ ف‬ َ ‫ل ي َت‬ ِ ‫أوع‬ ُ ‫ن ا م‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ب ا ا‬ َ ‫ع َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ن ا َت‬ َ ‫ث َت‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ب َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ال م‬ َ ‫أو َت‬ ُ ‫د م‬ ُ ‫ع م‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ء َت‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ذا َت‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫فع‬ َ ‫َت‬ (5)‫ال‬ ً‫علو ا‬ ُ ‫ف م‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ع ا‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ِ ‫ي ا ع‬ َ ‫د َت‬ ِّ ‫ل ال‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫خ َت‬ ِ ‫ع‬ Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu. Lebih menaati. yang meliputi tauhid Rubbubiyah dan tauhid Asmá’ ashShifát. Fat\ al-Majâd Mu\ammad Ibn ‘Abd al-Wahháb. tauhid Uluhiyah dan tauhid Ubudiyah namun bisa diringkaskan menjadi dua saja yakni tauhid Rubbubiyah dan Uluhiyah sebab yang dua lagi hanyalah merupakan sub saja. dinyatakan bahwa tauhid dibagi ke dalam dua macam. hal. Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar. Dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya”. َ ‫ع ِ َت‬ ‫ن‬ ‫ ي م‬ ٌّ ‫ل‬ ِ ‫وع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫ف ي ا ُف‬ ِ ‫ك ع‬ ٌ ‫ري إ‬ ِ ‫ش ع‬ َ ‫ه َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ي م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫دا َت‬ ً‫ل ا‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ذ َت‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫ت ع‬ َّ ‫ي‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫ذ ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫لل ا‬ ِ ‫د ع‬ َّ ُ ‫م م‬ ْ‫ح ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ل ا ُف‬ ِ ‫ق ع‬ ُ ‫و م‬ َ ‫َت‬ (111)‫را‬ ً‫بي ا‬ ِ ‫ك ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ ُ ‫ر م‬ ‫ه‬ ْ‫ب ُف‬ ِّ ‫ك‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ل َت‬ ِّ ‫ذ‬ ُّ ‫ال‬ Dan katakanlah : Segala puji bagi Allah yang tiada mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan tidak mempunyai penolong (untuk menjaga-Nya) dari kehinaan. Tawhid fi ath-Thaláb wa al-qaid yang meliputi tauhid Iláhiyyah (uluhiyyah) dan ‘Ibadah (‘Ubudiyah). 18. Di dalam kitab “ Fath al-Majid. 17 33 . syarah kitab Tauhid Muhammad Ibn ‘Abd al-Wahhab. Tawhid fi alma‘rifah wa al-i`bat. (Mekah al-Mukarramah: Maktabah Bazar Mu[tafa al-Báz. lebih takut dan lebih cinta kepada makhluk daripada Allah SWT adalah syrik Mulkiyah. yang disusun oleh ‘Abdurrahman ibn Hasan ‘Ali asy-Syaikh dan diteliti oleh ‘Abd al-‘Azâz ibn ‘Abdillah ibn Báz. dengan mengutip pendapat Ibn al-Qayyim. (2). Dalam ma‘rifah ‘Abdurrahman ibn |asan ‘Ali Asy-Syaikh. dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Adapun penjelasan masing-masing tauhid itu adalah sebagai berikut di bawah ini. 1417 H/1996 M. Jadi tauhid Rubbubiyah adalah mengesakan Allah sebagai Rabb (Pencipta. tauhid Asmá’ wa as-Shifát. al-Mamlukah al-‘Arabiyyah as-Su’udiyyah). Pengurus dan Pengatur) alam ini.17 Dengan demikian tauhid terbagi empat bagian yakni tauhid Rububiyah. 17 : 111). lalu mereka merajalela di kampungkampung.(QS.

Thahá. bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat tidak kurang dari 50 kata málik. surat al-Mu‘min. 29. termasuk pekerjaan-Nya. syari'ah didefinisikan sebagai : Abu Bakar Jabir al-Jazairy. Tawhid Asmá’ wa ash-shifat dan (4). Al-Mu‘jam al-Mufa\rasy li al-faÜli alQur’án al-Karâm. awal surat al-A’ráf. memiliki rujukan ayat-ayat al-Qur’an yang sangat banyak jumlahnya sebagaimana telah diterangkan. manusia harus memahami asmá’ (nama-nama) dan Shifát Allah. hal. (2). dan surat al-Ikhlásh. rujukan tentang tawhid Mulkiyah yang dikemukakan di atas. sebagaimana termaktub antara lain dalam surat al-Káfirun. Demikian juga Abu Bakar al-Jaziry membagi tauhid kepada empat macam yakni (1).kepada Allah sebagai Rabb. Walaupun sebenarnya semua ayat al-Qur’an memuat ajaran tauhid.19 yang menunjukkan bahwa Allah adalah Syari’ah : Secara umum. 1421 Hijriyah). Tauhid Uluhiyah adalah pengesaan Allah sebagai tuhan yang harus disembah (Uluhiyah) dan oleh karena itu melahirkan pengabdian hanya kepada Allah (‘Ubudiyah) sebagai simbol monoloyalitas. mulkiyyah atau malakãt Raja. Tawhid ‘Ubudiyah yang penjelasannya kurang lebih sama dengan penjelasan di atas. Seseorang yang memiliki tauhid Uluhiyah dan Ubudiyah adalah mereka yang meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah. Bahkan bisa penulis tambahkan di sini.18 Pembagian tauhid yang dikemukakan oleh dua nara sumber di atas tidak mencantumkan adanya tawhid Mulkiyyah . tidak bertawakkal kecuali kepadaNya. Dár al’Ulãm wa alHakam. (Madinah al-Munawwarah. awal surat àli ‘Imrán. 1414 Hijriyah). 847-848. Dalam hal ini. dan surat al-An‘ám. qadha dan qadar-Nya beserta hikmahhikmahnya. 18 34 . Manhaj al-Muslim. tidak beramal kecuali untuk keagungan-Nya. al-Hasyr. tiada memilih Wali (pelindung) kecuali Dia. hal itu sebenarnya tak jadi masalah sebab sebenarnya taksonomi tauhid bukanlah teks Al-Qur’an atau hadits tetapi merupakan kesimpulan hasil analisis para ulama. hal. Tawhid Uluhiyah (3). tidak beribadah kecuali kepada-Nya. sebagaimana termaktub antara lain pada awal surat al-Hadid. 72. 19 Muhammasd Fu’ad Abdul Baqy. (Beirut : Dár al-Ma’rifah. 19. 22. Tawhid Rubbubiyah.

hal. Jilid I. Adapun tujuan ibadah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawy. hal.) . hal. Imam Muslim. bedanya akidah merupakan aturan tentang keyakinan (sistema credo) sedangkan syari‘ah ibadah merupakan aturan tentang tata beramal (sistema ritus).‫خططط اب الشطط ارع المتعلططق بأفعطط ال المتكلفيططن بطط ال قتضطط اء او التخييططر او‬ ‫اللوضع او الم انع‬ Syari'ah adalah ketentuan Allah yang berkaitan dengan perbuatan subjek hukum berupa melakukan suatu perbuatan. 26. adalah untuk mencapai keridaan Allah SWT. baik yang tampak maupun tidak tampak. t. Fat\ al-Majâd. 35 . Definisi lain yang lebih luas adalah 22 : ‫اسم جامع لكل ما يحبه ويرضاه من الوقوال و العمل الظاهرة والباطنة‬ Ibadah adalah isim jami’ yang ditujukan kepada segala aktivitas yang disukai dan diridai Allah. 22. 22 23 ‘Abd Rahman. maka maksudnya adalah segala macam aturan. (RiyaÜ : Nazar Mu[tafá alBáz. 157. 1996). Dari sisi fungsi. Abd Rahman ibn Hasan Ali Syaikh. Baik akidah maupun syari‘ah kedua-duanya adalah aturan Allah. Di sini lebih terbatas kepada ukuran haram halal. baik wajib. Bahkan definisi ibadah bisa lebih simpel. Jilid I. 21. memilih atau menentukan sesuatu (sebagai syarat.23 Kalau digabungkan menjadi syari‘ah ibadah. sebab atau penghalang). 20 21 Muhammad Abu Zahrah. sunat atau haram yang menyangkut tatacara mengabdi kepada Allah dalam rangka mencari keridaan-Nya. (Beirut : Dar al-Ikhiya’ al-Arabi. Juz I. hal. dan Maktabah al-Mu`anna. (Beirut : Dar al-Fikr al-‘Arabi. baik berupa perkataan maupun perbuatan.t. U[ãl al-Fiqh. yakni hidup sesuai dengan aturan Al-Qur'an dan Sunnah Rasul. Fat\ al-Majâd.20 Sedangkan definisi ibadah sebagaimana dijelaskan oleh al-'Imad Ibn Ka`ir adalah 21: ‫ه ي ط اعته بفعل المأملور و ترك المخظلور‬ Ibadah adalah ketaatan kepada Allah SWT dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. {ahâh Muslim (Syarah Nawawâ). 1958) .

zakat dan haji. Jadi kalau akidah merupakan fondasi sedangkan syari‘ah ibadah merupakan bangunannya. Perbedaan antara ibadah Mahdloh dan ghair mahdloh : Ibadah Mahdloh 1. Redaksi bahasa tidak harus persis yang penting essensinya. saum. salat. kecuali kalau ada dalil yang memerintahkan untuk mengerjakannya.akidah sebagai fondasi sedangkan syari'ah adalah bangunannya24 Supaya bangun-an syari‘ah ibadah bisa tegak berdiri. yakni syahadat. Termasuk ke dalam ibadah mahdloh ini adalah salat. 2. Supaya ibadah seorang hamba dapat diterima oleh al-Ma‘bud (Yang disembah). Sangat mustahil seseorang mau melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati kalau fondasi akidahnya lemah. zakat dan haji. Boleh menggunakan bahasa terjemahan. ada salah satu syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu yakni memahami siapa itu al-ma‘bud. Misalnya ucapan ijab qabul. Hadis menyatakan bahwa Islam dibangun dengan lima hal. Asal ibadah mahdoh adalah haram. Pada umurnya tidak diatur dengan detail. Tidak berlaku qiyas. Ibadah mahdloh (mihadl = bersih). adalah rangkaian ibadah yang bersih tidak bercampur dengan aturan dari luar. Ini artinya seorang hamba harus terlebih dahulu mengenal Allah. misalnya bacaan shalat dan doa-doa haji. sebagai Málik maupun sebagai Iláh. saum. yang ditetapkan hanya prinsip-prinsipnya saja misalnya tentang cara berpakaian atau pernikahan. tidak boleh tercampur dengan aturan dari luar. 36 . misalnya doa ketika mau makan. maka fondasi akidah harus benarbenar kokoh. 5. Aturannya khusus. 4. aktivitas ibadah ini terbagi dua katagori yakni ibadah mahdloh dan ibadah gair mahdloh. Bahasa harus asli (bukan terjemahan). Qiyas berlaku dalam menetapan hukum. Itu adalah aturan umum tetapi tidak boleh diterapkan dalam shalat. Misalnya mengqiyaskan zakat profesi kepada zakat pertanian atau zakat mas. Misalnya mengucapkan alaihis salam ketika mendengar nama nabi . Kadang-kadang sulit difahami akal misalnya 24 Ibadah Ghair Mahdloh Asal ibadah ghair mahdoh adalah Halal kecuali kalau ada dalil yang mengharamkannya. Selanjutnya. secara garis besar.. baik sebagai Rabb. 3. Pada umumnya tujuan dan hikmah ibadah ghair mahdoh mudah difahami akal.

mengapa harus mencium hajar aswad. 6. Akal tidak boleh ikut campur. Tidak ada kreativitas akal. Kreasi baru dalam ibadah mahdloh dianggap bid’ah. 7. Jumlahnya sedikit

Akal boleh ikut campur dalam pengembangan ibadah ghair mahdoh, karena setiap zaman memerlukan tatacara yang sesuai dengan zamannya. Misalnya cara ijab qabul dalam jual beli di zaman dahulu dengan di zaman modern, yang penting adalah siubstansinya. Jumlahnya sangat banyak

Akhlaq :
Apabila seseorang memiliki aqidah yang benar dan kokoh, maka ia akan mudah melaksanakan syari’ah secara konsisten. Selanjutnya, aqidah dan syari;ah akan membuahkan akhlaq. Akhlak adalah perilaku manusia yang nampak maupun yang tidak nampak

seperti kegiatan hati. Akhlak bukanlah sebatas sopan santun kepada sesama manusia tetapi lebih luas lagi, yakni meliputi hubungan dengan Allah ( Hablum minallah), hubungan dengan sesama manusia (Hablum minannas), dan hubungan dengan alam sekitar (Hablum minal ‘alam). Contoh akhlak hablum minallah adalah shalat, haji, doa, dzikir, syukur nikmat dll. Contoh akhlak hablum minannas adalah menjenguk orang yang sakit, saling tolong menolong, mengikis dendam dan saling memaafkan. Sedangkan contoh hablum minal ‘alam seperti tidak membuang sampah sembarangan, menyantuni hewan, bersikap hemat energi, memanfaatkan sumber daya alam sebaik mungkin, dll. Objek bahasan akhlak dengan syari’ah adalah sama, yang berbeda hanyalah sudut pandangnya. Contoh, Shalat. Dari perspektif syari’ah fiqih, shalat dipandang sebagai kegiatan ibadah mahdloh dengan tatacara tertentu, dari mulai takbiratul ihram sampai salam. Sedangkan shalat dalam perspektif akhlak adalah taqarrub kepada Allah, melalui jalan mahabbah (perasaam cinta) bukan sekadar karena suatu kewajiban.

37

Pandangan lain :
Bisa juga din al-Islam dipandang sebagai syari’ah dalam arti luas. Kemudian syariah terbagi tiga, yakni : 1. 2. 3. Syari’ah (aturan) tentang tata keyakinan disebut aqidah. Sasarannya adalah qalbu dalam hubungannya dengan kepercayaan. Syari;ah (aturan) tentang tata cara (how to do) beribadah, disebut syarilah ibadah. Sasarannya lebih kepada anggota badan. Syari’ah (atutan) yang mengatur bagaimana menjalin hubungan baik dengan Allah, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar, atau disebut akhlaq.

Pertanyaan Renungan :
• Apakah anda yakin bahwa ajaran Allah yang dahulu dibawa oleh nabi Musa a.s dan nabi Isa as, telah mengalami banyak perubahan fundamental ? Jawabannya : Ya, yakin sekali. • Apakah ada bukti ke arah itu ? Jawabannya : Satu bukti autentik adalah adanya • pergeseran dari konsep Tuhan yang monotheisme murni kepada monotheisme yang samar-samar. Mana yang paling rasional menurut anda, apakah konsep Tuhan yang monotheoisme murni sebagai dijelaskan oleh Al-Qur’an surat al-Ikhlas, atau monotheisme hasil falsafah manusia ? Jawabannya : Monotheisme murni sebagaimana dijelaskan oleh Alqur’an surat al-Ikhlas. • Di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 62 ada konsep amana billah (beriman kepada Allah). Apakah sekadar meyakini adanya Allah atau meyakini adanya Allah tanpa syirik ? Jawabannya : Meyakini adanya Allah tanpa syirik. • tidak etis. • Dosa syirik, apakah termasuk dosa ideology atau dosa kriminal ? Jawabannya : Dosa ideology. Bagaimana pandangan anda, apakah mengimani adanya Allah yang bercampur syirik adalah tindakan yang etis ? Jawabannya : Sangat

38

Jika seorang muslim meyakini bahwa Allah Maha Esa tetapi dilihat dari tauhid Rubbubiyah, Mukiyah dan Uluhiyanya ternyata tidak terealisasi, apakah yang demikian disebut tauhid yang benar ? Jawabannya : Salah. dan keliru.

Kalau begitu kepercayaan kepada Allah yang bagaimanakah yang dapat menyelamatkan manusia ? Jawabannya : Kepercayaan kepada Allah yang diikuti dengan ketaatan kepada Allah dengan segala aturannya, yakni hukum Al-Qur’an.

Apakah seorang muslim dinilai beriman kepada Allah, apabila ia mempercayai keesan Allah tetapi tidak melaksanakan ibadah ? Jawabannya : Tidak beriman, sebab beriman harus dibuktikan dengan ketaatan beribadah.

Apakah segala macam ritual akan bernilai manfaat apabila tidak membuahkan akhlak yang baik ? Jawabannya : Tidak bermanfaat, bahkan orang yang shalat tetapi tidak mau mencegah maksiat, maka ia akan ditempatkan di neraka Wail.

• •

Kakalu begitu di mana sebenarnya muara beragama itu ? Jawabannya : Ialah akhlaq yang baik sesuai petunjuk Al-Qiur’an. Apakah orang yang suka menolong orang lain tetapi tidak pernah shalat tergolong berakhlak baik ? Jawabannya : Tidak, karena akhlak harus meliputi tiga dimensi yakni hubungan dengan Allah, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar.

Kini, apakah anda memiliki tekad untuk menjadi muslim yang berakhlak baik dalam seluruh dimensinya ? Jawabannya : Ya, dan itu harus.

Amin.

39

permasalahan umat tetap bermunculan misalnya persoalan bayi tabung. sehingga termotivasi untuk mengamalkan seluruh ayat-ayatnya secara konsisten. dll. yang menafsirkan Al-Qur’an dengan dominasi akal. Mahasiswa dapat menggunakan metode studi Al-Qur’an dengan tepat . 40 . maka Al-Qur’an bukan saja perlu diterjemahkan tetapi perlu jiuga ditafsirkan. wa atimmu alhajj. sedangkan tentang tatacara mengerjakannya tidak dijelaskan di dalam Al-Qur’an. Cara menafsirkan Al-Qur’. Untuk menjelaskannya. Setelah Rasul wafat. Misalnya perintah shalat. tafsir Hermenetika dan tafsir dengan pendekatan Sosial Kesejarahan. yang merupakan aturan absolut yang berfungsi sebagai pedoman hidup. yakni ijtihad. datanglah Rasulullah SAW memberikan penjelaskan. Kini banyak tokoh-tokoh Islam aliran rasional Liberal. Pendekatannya ada tiga yakni tafsir Mateforis.an bisa menggunakan dua pendekatan. shaum maupun haji hanyalah dengan kalimat singkat : aqimis shalat. yakni tafsir Tahlili dan tafsir Maudhu’i. Agar fungsi Al-Qur’an sebagai hidayah (guidance) atau way of life benar-benar efektif. oleh karena itu memerlukan sumber hukum yang ketiga. kutiba ‘alaikum as-shiam.MODUL 4 AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM PERTAMA Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa meyakini bahwa Al-Qur’an adalah benar-benar wahyu Allah. Al-Qur’an merupakan wahyu dari Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dengan menggunanakan bahasa Arab. euthanasia. Penjelasan rasul itu disebut Sunnah Rasul. Mahasiswa termotivasi untuk seluruh ayat Al-Quran secara kaffah di dalam kehidupan sehari-hari. dari mulai tatacara shalat. berrumah tangga. berekonomi sampai urusan bernegara. inseminasi. Persoalan demikian belum terakomodir di dalam Al-Qur’an maupun hadits. Tujuan Instruksional Khusus : • • • Mahasiswa dapat menjelaskan secara aqli dan naqli bahwa Al-Qur’an sebagai wahyu Allah. Pokok-pokok Materi : Prolog : Al-Qur’an bersifat global (mujmal) yang memerlukan perincian.

seandainya Al-Qur’an bukan karya Allah. Bahasa Al-Qur’an : Allah menegaskan “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa Arab”. kamu menyangka gunung itu diam. bukan karya manusia. Al-Qur’an pasti karya Allah. firman Tuhan bukan karya nba Muhammad SAW. apakah mereka tidak mau beriman”. Tujuannya sudah pasti agar Al-Qur’an mudah difahami. Allah sebagai pencipta alam ini menegaskan di dalam Al-Qur’an bahwa planet itu ada sebelas. Siapa yang benar ? Allah sebagai penciptanya atau manusia yang hanya mencari dan menemukannya. Al-Qur’an bukan bahasa Arab tetapi bahasa wahyu. Alasannya adalah karena Muhammad adalah keturunan nabi Ismail dari isteri kedua. sesungguhnya langit dan bumi dahulunya adalah satu yang padu. bahasa yang dipakai oleh nabi Muhammad dan oleh masyarakat Arab. Akan tetapi. bukan berdarah Arab asli 41 . • Tentang pergerakan gunung dam lempengan bumi. Ayat-ayat di atas membuktikan bahwa dilihat dari perspektif sains.an yang berisi informasi tentang alam semesta yang dapat dijadikan bukti bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah. Ini penegasan dari Allah SWT. sehingga Muhammad berdarah Babylon. QS :”Dan kamu melihat gunung. bahwa Al-Qur’an adalah bahasa Arab. menurut Isa Bugis. • “Nabi Yusuf berkata : Ya ayahku ada sebelas planet yang bersujud kepadaku”. Baru pada tahun-tahun terakhir ini para ahli astronomi menemukan bahwa planet itu ada sebelas. Dan Kami jadikan semua makhluk hidup dari air. 21 : 30 Allah menegaskan : “Apakah orang-orang lafir tidak mengetahui. Mana mungkin Al-qur’an mampu memberi informasi tentang alam yang menjadi ilmu pengetahuan modern. Di dalam QS. maka kemudian kami lontarkan. Padahal para ahli astronomi berpendapat hanya ada sembilan planet. Tidak gunung itu bergerak sebagaimana geraknya awan”.Pembuktian Al-Qur’an sebagai Wahyu dalam Persepketif Sains : Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur. beberapa di antaranya adalah : • Tentang awal kejadian langit dan bumi. Pasti Allah yang benar.

Syiria Umum. Atlas Budaya. 58 27 Isma'il Al-Faruqi. 45 -47 26 Isma'il Al-Faruqi. Di belahan Selatan. hal. Alasan kedua. Ibrani Injil. bukan mempelajari bahasa Babylon. Aram Yahudi dan Palmyra. hal. Aramaea. Ya‘rub. Menjelajah Khazanah Perdaban Gemilang. dengan demikian maka bahasa dan tulisan Al-Qur'an memang mutlak bahasa Arab bukan bahasa yang Isma'il R. bukan suku lain. Ibrani. Atlas Budaya. hanya bahasa Arab yang masih hidup". Atlas Budaya. pendapat di atas tidak tepat. Al-Faruqi. Dewasa ini yang disebut dikatagorikan bahasa Semit adalah setengah kawasan bagian Utara. itulah yang disebut " bilisáni qaumih" (berbicara dengan bahasa kaumnya). Yasyjub dan Saba'. Huruf Arab ternyata berbeda sekali dengan dengan huruf bahasa Foenesia. Kemudian datanglah suku Arab Musta‘ribah I (Pendatang I). Mandaera. sebagaimana dijelaskan oleh Ismail al-Faruqi adalah bahwa. Lantas datang pula suku Arab Musta‘ribah II (Pendatang II) yakni suku Fihr atau Quresy. yakni di bagian utaranya berbahasa Arab sedangkan sebelah selatan berbahasa Sabe atau Hymyari.26 Apakah ada bahasa selain Arab yang serumpun dengan bahasa arab dapat dilihat antara lain dari bentuk hurufnya. Ma’ad dan Nizar. Mizan. Syiria Kuno. Lois Lamya Al-Faruqi. 25 42 .dengan demikian maka bahasa nabi Muhammad adalah bukan bahasa Arab tetapi serumpun dengan bahasa Arab. Jadi suku Quresy adalah bagian dari Suku Arab. Hampir semua bahasa di atas telah punah . Para pembaca bisa melihat perbedaan huruf-huruf tersebut pada buku "Atlas Budaya" karya Ismail Al-Faruqi bersama isterinya. yakni suku ‘Adnan. 2001).27 Al-Qur'an menggunakan huruf Arab bukan huruf lainnya. Kaldea dan Arab. suku Arab asli (al-‘Aribah) ialah suku Qanaan. judul asli : The Cultural Atlas of Islam). bagian Timurnya berbahasa Akkad atau Babylon dan Assyiria. 25 Suku-suku pendatang lantas berbaur dan mempelajari bahasa yang ada yakni bahasa Arab. Nabatea. Kemudian di bagian Baratnya adalah Foenisia. hal. dan Geez atau Etiopik. terjemahan Ilyas Hasan (Bandung. Alasan pertama. Bangsa Arab termasuk bangsa Semit. Menurut penulis. sedangkan bagian Utara adalah bahasa Aram. 63.

Pada umumnya orang-orang Arab dalam percakapan mereka sehari-hari menggu-nakan bahasa Arab Yaumiyah sedangkan Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab Fushá. Dengan demikian maka bahasa Al-Qur'an adalah bahasa Arab. yakni bahasa Arab. Sebagai tambahan penjelasan.serumpun bahasa Arab. tidak otomatis dapat memahami teks buku-buku Ilmu Kimia. bahasanya orang Arab bukan serumpun dengan bahasa Arab. ini karena buku-buku sastera itu menggunakan bahasa Indonesia kelas tinggi. serta memiliki paradigma berfikir yang menunjang. Hujjah lain dari kelompok Isa Bugis adalah bahwa jika Al-Qur’an berbahasa Arab maka semua orang Arab pasti mengerti Al-Qur’an. Mengapa demikian? Keadaan ini sama saja dengan orang Indonesia. Sepengetahuan penulis. antara lain memahami substansi materi. Ketidakmengertian sebahagian orang Arab terhadap teks-teks Al-Qur’an tidak menunjukkan bukti bahwa Al-Qur’an bukan bahasa Arab. kalau begitu Al-Qur’an bukanlah bahasa Arab. 43 . Untuk mampu memahami teks ilmu pengetahuan. harus memiliki syarat-syarat. tetapi pada kenyataannya tidak semua orang Arab mengerti Al-Qur’an. Begitu pun sarjana Kimia tidak otomatis memahami teks tentang filsafat. Kalau mau dikatakan serumpun maka harus dikatakan serumpun dengan bahasa Semit bukan serumpun bahasa Arab. Hujjah inipun lemah. kata ‘arabiyyan berarti bahasa yang dinisbahkan kepada orang Arab. bahasa Semit yang masih hidup sampai saat ini adalah bahasa Arab. Tidak semua orang Indonesia mampu memahami karya sastera berbahasa Indonesia. memiliki frame of reference yang teratur. Sarjana sastera Indonesia misalnya. Di samping itu untuk dapat memahami suatu teks tidak cukup dengan mengetahui kosa kata (mufradat) tetapi harus berbekal ilmu pengetahuan tentang isi teks. atau bahasanya orang Arab. menurut Ismail Al-Faruqi. Hujjah ketiga Isa Bugis adalah bahwa kata ‘Arabiyyan dengan doble ya merupakan ya nisbat yang menunjukkan serumpun dengan bahasa Arab tetapi bukan bahasa Arab.

fâ al-‘Aqâdah wa asy-Syarâ‘ah wa al-Manhaj.30 Dengan demikian hujjah Isa Bugis yang menyatakan al-Qur'an bukan bahasa Arab. yaqra-u bi lugah al-‘arabi”. Ia menegaskan bahwa bahasa orang Arab adalah bahasa Arab.(Mesir: Maktabah asSunnah.29 Kelompok Isa Bugis pun lantas beralih dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an bahasa Quresy bukan bahasa Arab. Juz 11. 30 Koran Pelita :”Seminar Tafsir Alqur’an di IKIP Jakarta . (Beirut : Dar al-Ma’shir. Semua ayatnya harus menjadi rujukan termasuk dalam mengelola bumi. Wahbah Zuhayly. 12:111).. hal 9.” Selasa. Jakarta. 1992 M/1412 H ). seluruhnya tertolak. Pendapat demikian ditentang oleh Ahmad Satori sebagai doktor dalam sastra Arab. 13: 37). Amin Djamaluddin. Fungsi Al-Qur’an Aturan Allah yang terdapat di dalam Al-Qur'an memiliki tiga fungsi utama. Syahbah 28 yang artinya al-Qur’an diturunkan dengan lisan orang Arab. maka sudah pasti ia akan tersesat ( QS. 1998 M/ 1418 H). ketika menafsirkan ayat tersebut menyataklan bahwa kata ‘arabiyyan bermakna “nuzila bilisánin ‘arabiyyin mubân. 29 Muhammad Ibn Mu\ammad Abã Syahbah dalam bukunya :” AlMadkhal li Dirásah Al-Qur’án al-Karâm ” 1992 M/ 1412 H. Muhammad Ibn Muhammad Abu dalam menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu adalah kitab ‘arabiyyah al-akbar atau kitab berbahasa Arab yang maha besar. bayyinát (penjelasan) dan furqán (pembeda). artinya Al-Qur’an merupakan Kalau seseorang tidak mengetahui aturan yang harus diikuti arah jalan tetapi tanpa tawar justeru menawar sebagaimana papan petunjuk arah jalan yang dipasang di jalan-jalan. 29 Maret 1994/16 Syawwal 1414 H. al-Tafsâr al-Munâr. Senada dengan itu. 202. di baca bukunya: ”Al-Madkhal li Dirásah Al-Qur’án al-Karâm” dengan bahasa Arab. Petunjuk yang ada pada Al-Qur’an benar-benar sebagai ciptaan Allah bukan cerita yang dibuat-buat (QS. hal.Wahbah Zuhayly. 2001 28 44 . hal. Lihat pula M. 34. Penyimpangan dan Kesesatan Ma‘had al-Zaytun. Sebagai hudá. LPPI. yakni sebagai hudá (petunjuk). sikapnya mengabaikan petunjuk yang ada pada papan itu. Perbedaan bahasa Quresy dengan bahasa suku Tamim dan lain-lainnya hanyalah dalam dialek bukan dalam makna.

Demikian pula dengan Al-Qur’an. Fungsi ketiga Al-Qur’an adalah sebagai furqán atau pembeda antara yang haq dan yang báthill.an yang untuk sementara waktu belum dapat difahami oleh ratio. QS. Dengan demikian walaupun ada beberapa ayat Al-Qur. 45 . pasien sering sulit membaca resep dokter apalagi memahaminya. 75 : 16-17. pasien tetap percaya bahwa resep itu benar mustahil salah karena dokter diyakini tidak mungkin bohong. maka Al-Qur’an perlu dipelajari bagian demi bagian secara cermat dan tidak tergesa-gesa (QS. antara muslim dan luar muslim. Dalam fungsinya sebagai bayyinát. memahami munásabah atau hubungan ayat yang satu dengan yang lain. jadi manusia tidak boleh membuat aturan sendiri sebab sistem aturan produk akal manusia sering hanya bersifat trial and error. surat yang satu dengan surat yang lain. ia a adalah resep dari Allah yang sudah pasti benar mustahil salah karena Allah adalah Maha Benar. Ibarat resep dokter. Inilah kebenaran otoritas. Al-Qur'an harus dijadikan rujukan semua peraturan yang dibuat oleh manusia. ditujukan antara lain untuk menampakkan kejayaan Islam dan mengalahkan segenap tata aturan ciptaan manusia ( liyudlhirah ‘aláddini kullih) sebagaimana ditunjukkan oleh kemenangan negeri Madinah atas negeri Mekah yang Jahiliyah (futuh Mekah). Selanjutnya fungsi lain Al-Qur’an sebagai Syifa (obat. resep). sebab kalau menunggu dapat memahaminya secara penuh bisa keburu mati. tak apa tetapi tetap harus dilaksanakan. 17 : 105-106). Untuk bisa memahami dan menggali fungsi-fungsi Al-Qur’an. bayyinát maupun furqán secara mendalam. baik sebagai hudá. akan tetapi walaupun begitu. Supaya tujuan itu bisa dicapai maka hukum Allah (Al-Qur’an) harus benar-benar dijadikan undang-undang oleh para khalifah fil ardl dalam mengelola bumi. Sedangkan Al-Qur’an sebagai bayyinát berfungsi memberikan penjelasan tentang apa-apa yang dipertanyakan oleh manusia.Dengan menggunakan kedua macam hukum secara beriringan yakni hukum alam dan hukum Al-Qur’an. antara nilai yang diyakini benar oleh mukmin dan nilai yang dipegang oleh orang-orang kufurr.

Tafsir kedua ini sering juga disebut tafsâr bi 46 . diinventarisir kemudian dibahas menurut sub-sub tema sehingga sampai kepada kesimpulan. Demikian pula dengan Al-Quran sebagai obat. Dilihat dari caranya. maka seluruh ayat yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan masalah riba. Sedangkan tafsir Maudlu‘i ialah penafsiran berdasarkan tema-tema yang dipilih sebelumnya. tafsir terbagi dua. Misalnya pembahasan tentang Riba. tanpa terikat oleh tema. Pemilahan dan pemilihan ayat-ayat tertentu untuk diamalkan sedangkan ayat yang lainnya dibiarkan adalah sikap kufur (Nu’minu biba. tetapi perlu melakukan penafsiran terhadap ayat Al-Qur’an.dlin wa nakfuru biba’dlin). judul atau pokok bahasan.Tafsir Tahili ialah menafsirkan Al-Qur’an secara runtut. Caranya semua ayat yang berkaitan dengan tema ( maudlu’i) yang dibahas diinventarisir tanpa terikat oleh urutan surat. Cara menafsirkan Al-Qur’an : Untuk memahami isi atau pesan Al-Qur’an yang terkandung dalam seluruh ayat Al-Qur. tidak selalu harus sejalan dengan perasaan (feeling) kemauan (willing) dan ratio (thinking). sebab kalau tidak tepat aturan dan tidak sampai habis.Juga obat dari dokter kadang rasanya manis kadang pahit. ayat perayat. kemudian disistimatisir dan ditafsirkan sehingga antara ayat yang satu dengan ayat yang lain saling melengkapi pembahasan tema. Yang dimaksud Tafsir bi al-Ma’`tsur ialah menafsirkan ayat dengan ayat atau dengan hadits. tetapi dokter berpesan agar obat tersebut dimakan sesuai aturan dan sampai habis. dari mulai surat Al-Fátihah ayat pertama sampai surat An-Nás ayat terakhir. Sedangkan Tafsir bi al-ma‘qul adalah penafsirkan al-Qur’an dengan logika. sebab terjemah hanyalah alih bahasa.an tidak cukup dengan terjemah. yakni Tafsâr bi al-Ma’`tsur dan Tafsirr bi al-Ma‘qul. Allah menghendaki agar seorang mukmin mengamalkan seluruh ayat Al-Qur’an tanpa terkecuali. dikenal dua macam penafsiran yakni tafsir tahlili dan tafsir maudhui. penyakitnya tidak akan sembuh. Dilihat dari pendekatannya.

dll. Dari sisi perspektifnya. sebab tidak mungkin api yang panas menjadi dingin. maka pernyataan tersebut harus diitafsirkan sbb : “ Ibrahim dibakar oleh suasana masyarakat yang sangat panas 47 . sehingga agama Musa menang lantas menyebar cepat sekali. Dengan demikian maka pernyataan menjadi :” Musa melemparkan pegangan (baca: agama Islam) ke tengah-tengah masyarakat . Sedangkan apabila didekati dari perspektif tasawuf disebutlah tafsir Tasawuf . karena kalau tongkat bisa menjadi ular berarti telah mengubah sunnatullah padahal sunnatullah tidak akan pernah berubah. Biologi. menjalar-jalar bagaikan ular. Agama Musa tersebut ternyata sanggup mengalahkan isme/ agama (ular-ular) ahli sihir. Demikian pula pernyataan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa nabi Ibrahim a. Penafsiran Al-Qur’an kelompok Rasional Liberal : Kini muncul kelompok orang yang menafsirkan Al-Qur’an dengan dominasi rasio yang biasa dikenal dengan sebutan kelompok rasional liberal. Supaya rasional. maka kata tikus dimaknai koruptor. maka disebutlah tafsir ‘lmi.s tidak mempan dibakar api. adalah pernyataan tidak rasional. tafsir Hermenetika dan pendekatan sosial kesejarahan. Mereka menggunakan tiga pendekatan yakni tafsir Metaforis. sosiologi. Tafsir Metaforis : Tafsir metaforis ialah mengambil makna kiasan misalnya ada pernyataan “Tikustikus dipenjara. Jadi yang dimaksud dengan tafsir bi ar-Ra’yi adalah menafsirkan AlQur’an dengan menggunakan dalil-dalil logika. bagaikan api”. maka diambillah makna kedua dari kata ‘ asha yakni pegangan. Supaya rasional. Karena kalau demikian berarti sunnatullah api berubah. tafsir Al-Qur’an juga beragam corak Apabila penafsiran Al-Qur’an dilihat dari persepektif cabang ilmu pengetahuan tertentu seperti psikologi.” Pernyataan ini tidak rasional. Demikian pula pernyataan bahwa tongkat (asha) nabi Musa menjadi ular dianggap tidak rasional.ar-Ra’yi.

di akhirat kelak akan berjalan merangkak dengan lidah yang menjulur. karena apabila wanita yang semula tidak memperoleh warisan. Allah memang memerintahkan seorang pria muslim untuk menikah dengan perempuan yang baik akhlaqnya sampai batas maksimal empat orang isteri. Sampai di sini dapat difahami. pada sisi batininya Al-Qur’an melarang perbudakan. maka Islam mengatur bahwa wanita mendapatkan warisan tetapi setengah dari bagian pria. Tafsir Hermenetika : Ialah menafsirkan ayat al-Qur’an dari sisi batini. 48 . yakni harus memerdekakan seorang hamba sahaya (budak belian). Diatur demikian. besar kemungkinan akan mengakibatkan heboh nasional. Kalau begitu pada hakikatnya. Bagaimana mungkin para sahabat tidak memahami pesan batini Al-Qur’an. “Bagaimana tafsir bahwa nabi Isa lahir dari rahim Maryam yang perawan. hukum itu berkembang sesuai dengan perkembangan sosial. Kalau begitu – demikian kelompok rasional Liberal – pada prinsipnya pernikahan dalam Islam adalah monogamy dan mengharamkan poligami. Datanglah Islam.Selintas upaya rasionalisasi Al-ur’an ini bagus sekali tetapi ketika ditanya. Akan tetapi Al-Qur’an sendiri langsung menjelaskan bahwa apabila kamu khawatir berbuat tidak adil. kaum wanita tidak mendapatkan harta pusaka (warisan). Akan tetapi banyak sekali ayat Al-Qur’an dan hadits yang menjelaskan bahwa apabila seorang muslim melakukan pelanggaran atas aturan tertentu. Pendekatan Sosial Kesejarahan : Menurut kelompok Rasional Liberal. Bahkan hadits nabi menjelaskan bahwa pria yang tidak bersikap adil dalam berpoligami. Apakah rasional ?”. tiba-tiba mendapat bagian yang sama dengan pria. Contoh : Tidak ada satu ayat pun bahkan satu hadits pun yang melarang perbudakan. Menurut kelompok Rasional Liberal. Contoh : Pada zaman jahiliyah. lebih baik satu isteri saja. Padahal poligami dilaksanakan oleh nabi dan banyak para sahabat nabi. Itu dulu. ia terkena finalti. Islam memandang cara demikian sangat tidak adil. Pati kelompok ini tidak sangat sulit menjawab secara tepat dan rasional. Akan tetapi kemudian bergeser kepada persoslan poligami.

Apakah warisan bagi perempuan sebesar setengah dari bagian laki-laki yang Allah tetapkan dinilai tidak adil sehingga perlu direvisi ? Bukankah aturan Islam itu telah sempurna ?”. tidak berubah. padahal sifat api sebagai sunnah Allah adalah panas. Muncullah pertanyaan bagi kelompok Rasional Liberal :” Apakah adil itu adalah sama rata atau proporsional ?”. Tafsir Al-Munir. 49 . Batu tersebut adalah batu kecil dari tanah yang membara. Sunnah Allah yang bergerak di dalam hukum kausalitas merupakan ketetapan yang pasti. Dengan demikian tidak mungkin api 31 Wahbah Zuhayly. Kritik Terhadap Upaya Rasionalisasi dalam Menafsirkan Al-Qur’an : Sebenarnya upaya rasionalisasi tafsir Al-Qur’an bukanlah hal baru.408. menurutnya sijjil bukanlah batu dari neraka tetapi berupa virus. akan sangat memenuhi prinsip keadilan apabila bagian perempuan sama besar dengan bagian laki-laki. apalagi wanita zaman sekarang bukan lagi pihak yang tertanggung tetapi pihak yang menanggung. mengapa Allah tidak menurunkan nabi yang baru ?”. oleh karena itu perlu ada reinterpretasi terhadap konsep adil. hal. Rasionalisasi Al-Qur’an dilakukan dengan pendekatan tafsir Metaforis. misalnya penafsiran Muhammad Abduh tentang surat al-Fil yang berbeda dengan tafsiran terdahulu. Sekarang zaman sudah berubah. 1991) Juz 30. Nabi Musa memukulkan tongkat ke laut sehingga terbelah menjadi jalan. Setiap burung membawa tiga butir batu. (Beirut .empat belas abad yang silam. dua butir di kedua kakinya dan satu butir di paruhnya. Demikian juga ketika nabi Ibrahim dibakar tetapi tidak mati gara-gara apinya menjadi dingin. 31 Tetapi Muhammad Abduh dengan tafsir metaforis rasionalnya berpendapat lain. Pendapat-pendapat kelompok rasional liberal yang lebih didominasi oleh akal/ ratio telah mendapatkan penentangan hebat dari para pemikir Islam lain yang tafaqquh fiddin. Dengan serangan virus itulah tentara Abrahah menjadi sakit parah dan akhirnya mati. burung Abábil itu melempar pasukan gajah dengan batu dari neraka (sijjil). Oleh karena itu pula. misalnya tentang mukjizat nabi Musa. Menurut tafsir Ibn Abbas dan lain-lain. Kalau aturan Allah masih perlu revisi. Menurut kelompok rasional itu tidaklah mungkin sebab menyalahi sunnah Allah.

S Sebenarnya alam sebagai fakta dengan segala hukumnya adalah absolut. ketika Islam diyakini sebagai kehidupan. 33 Herman Soewardi. umat Islam dihadapkan kepada persoalan hubungan antara agama dan persoalan kehidupan (sekuler). dalam sains terdapat akumulasi data yang bertentangan yang akhirnya menimbulkan krisis paradigma dan setelah itu timbullah suatu sintesis yang imajinatif. Pertama. Din Syamsudin. Kausality ternyata terlalu simplistik. Kedua.yang panas menjadi dingin karena kalau begitu sunnah Allah tentang api telah berubah. umat Islam dihadapkan kepada problema yang menyangkut hubungan akal dengan wahyu.33 Bahkan menurut Thomas Kuhn. Untuk mengomentari ini. ketika Islam diyakini sebagai agama yang berlandaskan wahyu. yang akhirnya memperoleh rekognisi ilmiah. 1. Logos Wacana Ilmu. dalam mengkonseptualisasikan Islam. then Y” tetapi pada perkembangan berikutnya ternyata ada juga “Uncertainty principle”. sedangkan yang terjadi ke arah itu bersifat nonrasional. 32 50 . salah satu basic sains tentang kepastian hubungan sebab – akibat atau “if X. Dalam hal ini Richard Thamas (1993) dalam bukunya berjudul “:The Passion of Western Mind” menulis sebuah judul “The Crisiss of Modern Science” menyatakan bahwa ilmu Barat yang spektakuler itu ternyata menghadapi krisis antara lain setelah sekian ratus tahun meyakini “ certainty principle”. Nalar. tetapi ilmu pengetahuan alam yang ditemukan manusia bersifat relatif. hal. Karena itu ilmu pengetahuan yang sekarang dianggap sebagai sesuatu yang relatif. Jakarta: PT. (Ciputat. Islam dan Politik Era Orde Baru. 3. Namun batasan rasional atau tidaknya. umat Islam menghadapi dua problema intelektual. 2001). logis atau tidaknya sesuatu kejadian sangat tergantung kepada kemajuan berfikir dan kebudayaan termasuk perkembangan sains teknologi yang berkembang saat itu. kalau begitu ilmu Alam tidak lagi menjadi ilmu pasti. Menurut Din. Kini ditemukan bahwa partikel-partikel saling mempengaruhi tanpa dihayati bagaimana hubungan kausality di antara mereka. Kalau sunnah Allah berubah maka hukum alam pun berubah. ada baiknya dikedepankan dulu pandangan Din Syamsudin. hal.32 Upaya rasionalisasi ayat Al-Qur’an dalam batas-batas tertentu sah-sah saja karena Islam memang rasional sehingga Islam itu diperuntukkan bagi orangorang yang berakal (Ad-Din al-Aql). kalau hukum Alam berubah-ubah maka tidak dapat dibuat rumus-rumus ilmu Alam.

apa itu mati. atau bersifat trial and error.Sebagai contoh. sedangkan pengetahuan yang salah disebut persepsi atau opini. Caranya.an menjelaskan bahwa planet itu ada sebelas (ihda ‘asyrata kaukaban). Demikian puluhan tahun pendapat itu mendominasi. Kemudian ditemukan lagi satu planet sehingga berjumlah 10. Untunglah turun wahyu. Manusia dengan rasionya berusaha mencari kebenaran (ilmu). Dalam kesimpulan penulis. Di samping itu perlu difahami bahwa ada perbedaan antara pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science). Dalam pandangan penulis. misalnya apa arti hidup. Dan sangat mungkin kalau hanya mengandalkan kekuatan nalar semata. al-‘ilmu) adalah mutlak. pengetahuan itu bisa benar bisa salah. absolut. manusia dengan rasio yang berfikir berlandaskan kausality. karena rasio memiliki daya deteksi yang terbatas. Wahyu memberikan informasi seputar masalah-masalah di atas yang tidak mungkin dapat ditemukan melalui penelitian empirik. Pendek kata. terutama dalam persoalan-persolan metafisika atau tentang hakikat sesuatu. sedangkan yang berbeda-beda adalah persepsi orang tentang kebenaran. Jadi jumlah planet sebagai fakta adalah absolut namun pengetahuan manusia tentang planet bersifat relatif. tetapi apakah kesimpulan itu sebagai ilmu atau hanya persepsi belumlah pasti. kini terakhir ditemukan satu planet lagi sehingga menjadi sebelas. bagaimana setelah mati. Fungsi wahyu adalah untuk membantu manusia agar jangan terlalu lama atau jangan terlalu sulit menemukan kebenaran. tetapi para ahli astronomi menyebutkan hanya sembilan. 51 . Oleh karena itu. Pengetahuan yang benar disebut al-‘ilmu atau haq. bahwa Al-Qur. setiap data yang masuk ke otak akan diolah dengan paradigma berfikirnya sehingga menjadi sebuah pengetahuan (kesimpulan). apa itu syetan dan bagaimana sikap manusia terhadap syetan. apabila rasio dijadikan sebagai ukuran segenap kebenaran agaknya terlalu riskan. Karena itu wajar kalau kesimpulan seseorang tentang sesuatu suka berubah-ubah. Teori yang hari ini dianggap benar tetapi beberapa tahun kemudian direvisi bahkan dibuang. Dalam proses menemukan kebenaran itu. pada hakikatnya. terlalu banyak hal yang tak dapat ditemukannya padahal ilmu sangat penting dimiliki untuk bekal di dunia ini. tidak dinilai serba mampu untuk mencapai segenap ilmu. kebenaran (al-haq. manusia sering harus menempuh kesalahankesalahan yang banyak tiada terhingga.

malaikat. Sedangkan Rational science ialah kebenaran yang bersumber kepada rasio (akal). dengan kata lain dapat dilihat. rasional dan dianggap benar. Jika dalam uji coba tersebut tidak terbukti berarti teori itu salah. karena persoalan tersebut tak dapat dibuktikan dengan indera maupun dengan rasio. Ini sangat sulit dijawab. maka dinyatakan bukan ilmu melainkan sekadar kepercayaan. akan banyak ditemukan ilmu-ilmu yang mungkin dinilai tidak rasional karena antara sebab dan akibat hukum. Ini nampaknya agak sulit. Lain lagi perihal air liur anjing.Dengan hubungan kausality sebagaimana dijelaskan di atas. maka itu dikatakan logis. Demikian juga sebab-sebab haramnya zina. Sebagai contoh Allah mengharamkan babi. membunuh – walaupun AlQur’an tidak menjelaskan sebab akibatnya – tetapi akal/ rasio sudah bisa memahaminya. Di dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang agak sulit difahami. Haramnya arak mudah difahami oleh akal karena arak dapat mengakibatkan mabuk dan merusak otak. Fisika. termasuk cerita tentang mukjizat. Kimia. jin. Paling-paling jawabannya adalah karena memang Allah telah menetapkan demikian. yakni Empirical Science (ilmu Empirik) dan Rational Science (ilmu rasional) Empirical science adalah manakala kebenarannya yang bersumber kepada indera terutama mata. Kalau kita menganalisis dengan teliti ilmu-ilmu atau aturan yang terdapat dalam Al-Qur’an. Penetapan hukum haram atas arak sangat logis – rasional. Benar tidaknya sesuatu diukur oleh signifikansi hubungan antara sebab dan akibat. sering tidak terdeteksi. misalnya ilmu kedokteran. Hadits ini menyatakan : 52 . di Barat hanya dikenal dua katagori ilmu. Pertanyaannya adalah mengapa babi itu diharamkan. agak sulit mencari hubungan sebab – akibat. Jadi berita tentang bangkit dari kubur. Di luar Empirical science dan Rational science adalah belief (kepercayaan) semata-mata dan bukan ilmu. diobservasi atau dibuktikan melalui eksperimen. Tetapi jika hubungan antara sebab dan akibat itu tidak nampak jelas maka dinilai tidak rasional dan salah. titik. berjudi. Apakah paradigma demikian bisa digunakan dalam memahami Islam?. apa sebabnya. Apabila terjadi hubungan sebab dan akibat yang jelas. Keharaman babi berbeda dengan keharaman arak (khamr). dll. Biologi.

Shahâh Muslim. Tetapi ketika berburu kelinci menggunakan anjing terlatih (mu‘allam).a ia berkata. dari Abd Razaq. salah satunya dengan tanah (HR. mengapa kalau anjing menjilat bejana.34 Hadits serupa berasal dari ‘Ali ibn Hujr al-Sa‘dy. dari Hamam ibn Munabbah. apabila dijilat anjing dengan membersihkan sebanyak tujuh kali.67. Mengapa demikian?” Selintas pertanyaan ini menyudutkan dan sulit dijawab. Muncul lagi pertanyaan. dari Hisyám ibn Hasan. Juz 3. Juga dari Mu\ammad ibn Rafi’. dari ‘Ali ibn Mushâr.337. 19657.10190. satu kali menggunakan tanah. Hal ini besar kemungkinan berkaitan dengan unsur-unsur karbon yang sangat beragam dalam tanah. 2001. hadi` nomor 420. Sunan A\mad hadits nomor 9146. terus anjing ini menggigit kelinci. Penjelasannya dapat dilihat pada : Al-Imam Muhyiddin Abâ Zakariya ibn Syarâf al-Nawáwy. dari ‘Ismail ibn Ibrahim. hadits nomor 730. dari Abâ Hurairah. Shahâh Muslim bi Syarh al-Nawáwy. Sunan Ad-Darâmy. Namun untuk dapat memahami mengapa harus dicuci dengan tanah memang sangat sulit. halaman 186. Pertanyaannya adalah mengapa harus dengan tanah bukan dengan sabun.66. hadits nomor 335. Sunan Ibn Májah. Akan tetapi apabila ditanyakan kepada ahlinya. dari Abâ Razain dan Abâ Shálih dari Abâ Hurairah. telah bersabda Rasulullah SAW. Menurut hadits di atas. 34 53 . tidak ada satu hadits pun yang mengharuskan mencuci leher kelinci bekas gigitan anjing itu dengan tanah. Hadi` yang sama terdapat pada hadits nomor 422 dan 84. Sanad Hadi` berasal dari Juhair ibn |arb. Asy-Syirkah ad-Dauliyah al-Çibá’ah. kalau bejana dijilat anjing maka wajib dibasuh tujuh kali. Apakah hal itu karena di zaman nabi belum mengenal sabun? Tentu tidak sesederhana itu jawabannya. Bab Çaharah. jilid II. alQahirah. dari A‘masy. 16190. bersih-kanlah bejana salah seorang di antaramu. bejana itu harus dibasuh tujuh kali di antaranya satu kali dengan memakai tanah.336. dari Abâ Hurairah. hadits nomor 359. Muslim).‫لى الل عليططه و‬ ّ‫ ق ال رسلول الل صى‬: ‫عن أبى هريرة رض ي الل عنه ق ال‬ ‫طهلور إن اء أحدكم إذا ولغ فيططه الكلططب إن يغسططله سططبع مططرات‬: ‫لم‬ ّ‫سى‬ ‫اوال هن ب التراب‬ Dari Abâ Hurairah r. Sunan Nasái. dari Mu\ammad ibn Sirin. Multi karbon sangat efektif dalam menghilangkan racun termasuk virus rabies. sedangkan sabun hanya mengandung beberapa karbon saja yang mustahil dapat membunuh virus rabies.65. rahasianya dapat agak terbuka. dari Ma‘mar.

Mengapa demikian? Contoh lainnya masih tentang puasa adalah bahwa ketika Nabi berbuka puasa. Jl. Air liur yang keluar ketika anjing menjilat dan ketika tetap dalam mulutnya. Kalau perut sedang lapar akan sulit tidur. Dengan berbuka menggunakan kurma (manis) akan mempercepat pembakaran dan segera dapat mengganti glukosa (gula darah) yang berkurang selama puasa. tetapi tidak demikian dengan menahan lapar karena puasa. Apabila manusia digigit oleh ular kobra. Berbeda jika lambung itu langsung diisi dengan makanan yang banyak tanpa “pemanasan”. tetapi kalau perut lapar karena puasa justeru nikmat tidur. bahkan berkhasiat bagi penambahan kekuatan. kepada ular Kobra dimasukkan ke dalam gelas. sehingga lambung bisa menjalankan fungsinya dengan baik. padahal hanya sedikit saja bisa ular yang masuk melalui pagutan itu. kemudian diminum. akibatnya otak kekurangan darah. Ternyata tidak berbahaya. Setelah lambung memiliki energi yang cukup kuat barulah diisi dengan makanan yang banyak. Di restoran itu. maka lambung memerlukan banyak darah sehingga darah dari otak akan turun ke lambung. Lain halnya dengan bisa yang sengaja diperas dari mulut kobra itu. Kalau perut sangat lapar dapat mengakibatkan tubuh berkeringat dingin. tetapi tidak demikian kalau lapar karena puasa. Bandung. Orang yang sering menahan lapar bisa terkena penyakit maag. Dengan mengetengahkan contoh-contoh di atas. maka darah akan mengalir ke lambung sebagai energi sehingga lambung bisa bekerja dengan baik. pembaca bisa membuktikannya antara lain di Restoran Naya. ini berarti otak kekurangan oksigen sehingga jadi mengantuk. Contoh lain ialah tentang puasa. lambung (maag) itu kosong. Mengapa demikian? Menurut ilmu kedokteran.Dapat kita bandingkan dengan bisa ular. Dokter Junjunan. penulis bermaksud meminta perhatian bahwa apa-apa yang dilakukan nabi yang menyangkut Kasus nyata tentang perbedaan bisa ular. Mengapa hanya tiga kurma? Dengan kurma yang sedikit yang masuk ke dalam lambung.35 Kasus ini kurang lebih sama dengan air liur anjing tadi. 35 54 . ketika berpuasa. ternyata tidak berbahaya bahkan justeru menjadi obat. terdapat perbedaan besar. Apabila bisa ular itu diperas dari mulutnya kemudian ditampung pada gelas lantas diminum. maka kelaurlah bisanya beberapa cc. lalu diperas. maka dalam beberapa menit saja manusia bisa mati. Jawa Barat. Nabi ta‘jil (mempercepat buka puasa) hanya memakan tiga biji kurma bukan dengan makan yang banyak.

syurga dan neraka yang sama sekali tidak bisa dijangkau akal. al-Qa[a[ al-Anbiyá. Seandainya semua hal harus rasional. tanpa suami dan tanpa berbuat zina. Keempat macam ilmu itu adalah ilmu Empirik ( ‘Ain al-yaqin). 36 55 .s menjadi ular. Sebab ukuran rasional dan tidaknya sesuatu sangat tergantung kepada ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Bukan pula Ilmu Rasional karena interrelasi sebab – akibatnya sulit ditemukan. lantas bagaimana dengan Isa (Yesus) yang lahir dari rahim Maryam yang masih perawan. (Kairo: Maktabah alTura` al-Islamy. penulis berkesimpulan bahwa sebenarnya ilmu itu ada empat macam bukan dua sebagaimana dalam pemikiran di Barat. Apalagi kalau menyangkut persoalan siksa kubur. hal. Dengan demikian. tidak boleh hanya karena akal manusia belum bisa menemukan hubungan sebab akibatnya. Berdasarkan kajian-kajian yang penulis lakukan.37 Dan karena anggapannya itu. serta Nabi Muhammad SAW ber-Isra Mi’raj. alam Mahsyar. Juz I. Ilmu yang demikian disebut dengan Metarasional.36 Tongkat Nabi Musa a. Kebenarannya hanya dicapai dengan hati (qalbu) yang percaya. 1416 H / 1996 M). Apabila kejadian ini diukur dengan ilmu dalam batasan rasional. tidak ubah dongeng Lampu Aladin (fiktif).diniyah walaupun untuk sementara waktu dinilai kurang rasional namun jangan tergesa-gesa menolaknya. al . Aliran dan Faham Sesat Indonesia. 34. atau bisa disebut haqq al-yaqân. Kejadian yang lebih sulit lagi manakala kita ingin mengetahui logis tidaknya mukjizat. Tidak heran kalau kelompok pemikir Rasional menyatakan mukjizat seperti itu hanyalah mitos doktrinal. Sya’raq. lantas dengan serta merta ajaran Islam (ayat AlQur’an) yang dianggap tidak rasional (untuk sementara waktu) itu ditafsirkan sesuai dengan selera penafsir.s dibakar tidak merasa panas. mereka lebih suka melakukan reinterpretasi dengan pendekatan rasional metaforis. 37 Hartono Ahmad. tetapi termasuk dalam katagori ilmu Suprarasional atau kejadian Supranatural. Misalnya Nabi Ibrahim a. Kebenaran ilmu tersebut hanya dibuktikan dengan ruh yakni setelah manusia mati. bahkan tak dapat dibayangkan. Apakah ada tafsiran yang lain? Kejadian yang aneh di luar kebiasaan yang sulit difahami seperti mukjizat bukanlah ilmu Empirik karena tidak dapat diulang-ulang melalui kegiatan eksperimen. maka pasti akan dianggap irrasional dan kemudian ditolak. Dalam paradigma Al-Qur’an disebut Ilmu Gaib. Muhammad al-Mutawalli.

Menurutnya ilmu pengetahuan dipandang atas dasar kriteria karakteristiknya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut: (1). Pengetahuan Indrawi yaitu jenis pengetahuan yang dihasilkan oleh indra. hal. Ini irrasional. (3). filsafat. dll. misalnya dikatakan bahwa benda itu diam dan pada saat yang sama benda itu bergerak. syurga dan neraka. kimia.12. Berfikir Secara kefilsafatan. Ruh: yakni dapat diketahui oleh ruh setelah manusia wafat. eksperimental. Misalnya soal mujizat termasuk peristiwa Isra’ mi’ráj nabi SAW. yakni manakala kejadian tersebut sangat mustahil menurut akal. Irrasional bukanlah ilmu tetapi tahayyul (hayalan) atau kepercayaan tak berdasar. farmasi. Suprarasional (Haqq al-yaqin) dan Metarasional (‘ilmu al-Ghaib).Ilmu Rasional (‘Ilmu al-yaqin). Irhas. ‫اليقين‬ Sumber dan prosesnya Indrawi : melalui observasi. dan bahasa. Contoh kajian Kedokteran. Akal (rasio) dengan menganalisis interelasi sebab-akibat. 1984). Lihat tabel di bawah ini. Termasuk ke dalam irrasional adalah tahayyul. kiamat. (Yogyakarta : Penerbit Nurcahaya. Siksa kubur. karámah. Ilmu Suprarasional merupakan ilmu Burhány. Pengetahuan kepercayaan atau pengetahuan otoritatif. Hati. Termasuk Matematika. sedangkan Metarasional disebut ilmu ‘Irfány. 38 56 . yakni pengetahuan yang dihasilkan oleh kekuatan rasio. 1984). dan Ma‘unah. KLASIFIKASI ILMU. SUMBER DAN OBJEK KAJIAN 38 Klasifikasi Ilmu Empirik (‘Ain al-yaqin) Rasional (‘Ilmu al-yaqin) Suprarasional (Haqq al-yaqin). biologi. Dalam terminologi lain. (2). yaitu jenis pengetahuan yang dibangun atas dasar kredibilitas seorang tokoh atau sekelompok orang yang dianggap profesional dalam bidangnya Soejono Sumargono. Ilmu Empirik dan ilmu Rasional dikatagorikan Ilmu Bayány. Pengetahuan Intuitif yakni jenis pengetahuan yang memuat pemahaman secara cepat berdasarkan intuisi dan (4). hal. dalam : Berfikir Secara kefilsafatan. ‫عين اليقين‬ ‫علم اليقين‬ ‫حق‬ Metarasional (ilmu gaib) ‫علم الغ ي‬ Kesimpulan penulis dari hasil analisis dari berbagai sumber antara lain dari Soejono Sumargono. Di luar yang empat itu ada yang disebut irrasional. (Yoryakarta : Penerbit Nurcahaya. baa` (bangkit dari kubur). Qalbu : yakni dengan meyakini tanpa harus memahami.12. alam Mahsyar. Pengetahuan akal budi.

Di dalam ajaran Islam. terutama ulama Salaf. Sebagai contoh. Begitupun dengan Al-Qur’an yang berfungsi sebagai resep. sekadar mengikuti selera. maka tafsâr bi ar-ra’yi NII KW IX secara akademis tidak dapat diterima. dijelaskan bahwa para sahabat biasa menafsirkan AlQur’an dengan ra’yu.136. maka kalau sementara ini akal belum mampu menerima apa yang dikandung oleh Al-Qur’an. hal. Untuk mengetahuinya sangat perlu terlebih dahulu memahami kriteria tafsir bi ar-Ra’yi yang diperbolehkan. Jadi pada dasarnya baik suprarasional maupun metarasional seluruhnya masih dalam koridor rasional. Apabila mencermati tafsir Al-Qur’an yang dilakukan oleh NII KW IX. Apakah tafsir Al-Qur’an yang dilakukan oleh NII KW IX termasuk kepada tafsir bi ar-Ra’yi yang diancam neraka?. nanti di saat kemudian. banyak sekali perintah dan larangan nabi yang seakan tidak masuk akal sehingga beberapa ulama melakukan rasionalisasi melalui penafsiran metaforis. Tafsir ra’yu tidak boleh kalau 39 Adapun tafsâr bi ar-Ra’yi yang dilarang adalah min gair ‘ilm (tanpa imu) tetapi meninggalkan pemahaman yang sudah biasa difahami dari lafaÑ-lafaÑ Al-Qur’an 40 . 39 Muhammad ibn Sulaiman al-Kafiji di dalam buku : “At-Taysir fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr”.1990 M/1410 H). Menurut Muhammad ibn Sulaiman al-Kafiji di dalam buku : “ At-Tafsâr fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr”. obat (syifá). seorang professor doktor di bidang agama akan tetap menggunakan resep dari dokter walaupun tulisan pada resep itu tidak dapat dibaca dengan matanya dan tidak dapat difahami dengan otaknya. apa-apa yang dianggap tidak rasional sangat mungkin menjadi rasional juga. Berdasarkan kriteria tafsir bi ar-ra’yi di atas. maka segera dapat diketahui bahwa penafsiran mereka tanpa mengikuti kaidah-kaidah baku penafsiran yang telah disepakati oleh para ulama. hal. Ia menaati resep dokter bukan karena mengerti tetapi karena percaya. Lantas apakah sesuatu yang tidak dimengerti harus ditaati juga? Sebenarnya manusia banyak melakukan perbuatan bukan karena mengerti tetapi karena percaya. hal ini dilakukan apabila mereka tidak menemukan tafsirnya dalam hadis mutawátir. 57 . ( Damsyiq : Dar-Al-Qalam. 135 40 Muhammad ibn Sulaiman: “At-Taysir fâ Qawá‘id ‘ilmi at-Tafsâr” . juga tidak terdapat dalam Ijma‘ ulama”. sebaiknya diterima saja dahulu.

Pokok-pokok Materi Prolog : Isi Al-Qur’an bersifat global yang memerlukan banyak penjelasan. datanglah Rasulullah SAW menjelaskan pesan-pesan Al-Qur’an secara detail. Semua mukmin diwajibkan mengikuti sunnah Rasul bukan diwajibkan mengikuti hadits. tetapi hanya mendengar beritanya. haji (wa atimmu hajj). berpakaian. Segala penjelasan rasulullah. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi-fungsi sunnah rasul dalam hubungannya dengan Al-Qur’an. Hakikat Sunnah Rasul Al-Qur’an berisi petunjuk-petunjuk yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani hidupnya. 58 . Akan tetapi bagaimana mungkin mengetahui sunnah rasul apabila tidak mempelajari haditsnya. sampai kepada cara berumah tangga dan bernegara. Sebagai penjelas. sedangkan hadits (karena hanya berita) mungkin benar mungkin salah. namun petunjuk atau informasi itu masih bersifat global (mujmal). baik berupa perbuatan (Fi.MODUL 5 SUNNAH RASUL Rasulullah sebagai Whole Model (Uswah Hasanah) Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa meyakini bahwa Sunnah Rasul adalah sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang berfungi sebagai penjelasan tentang pesan-pesan AlQur’an. Berita tentang sunnah rasul itu disebutlah hadits. Sunnah rasul pasti benar. apalagi orang-orang di bawah sahabat. berumah tangga. nabi adalah whole model (Uswah hasanah) yang ma’shum (terjaga dari kesalahan). Misalnya perintah shalat (aqimish shalat).liyah) perkataan (qauliyah) maupun sikap diam/ no coment (taqririyah) disebutlah Sunnah Rasul. baik tentang tatacara ritual maupun mu’amalah. aktivitas ekonomi. Mahasiswa mengetahui dasar-dasar pemilihan hadits yang shahih dan hadits yang lemah serta cara mengamalkannya. Tanpa mengikuti Sunnah Rasul mustahil bisa sempurna dalam mengamalkan Al-Qur’an. dari mulai tatacara shalat. Sunnah Rasul adalah faktanya sedangkan hadits hanyalah beritanya. Jadi. Untuk itu. Dalam hal ini tidak semua sahabat melihat langsung sunnah rasul. Tujuan Instruksional Khusus : • • • Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara sunnah dan hadits. shaum (kutiba ‘alaikumus shiam).

apalagi menyangkut tatacara berumah tangga dan hal-hal yang bersifat sangat pribadi. Akan tetapi pada kenyataannya. perilaku. baik melalui perbuatannya (fi’liyah). ucapan dan sikap diam nabi. dari mulai persoalan etika makan sampai kepada soal bernegara dan mengadakan hubungan antar negara.dll. new dan news.41 Kedudukan rasul adalah sebagai penjelas (bayin). disebut sunnah rasul. dll.42 Jadi hadits adalah berita tentang sunnah rasul. ucapan-ucapannya (qauliyah). Sunnah menurut bahasa artinya perjalanan. baik tatacara shalat. Allah mengutus rasul yang akan menjelaskan segenap aturan Al- Qur’an. berpolitik. Pendek kata. yang menjelaskan dan memberi contoh tentang seluruh pesan-pesan Al-Qur’an. 41 Jadi sunnah rasul adalah setiap whole model (Uswah hasanah) 59 . how to do) perintah-perintah itu. ucapan dan sikap diam nabi. Sedangkan secara istilah sunnah berarti perbuatan nabi ( fi’liyah). haji. orang yang bisa melihat perbuatan nabi sebagai model. sunnah rasul adalah faktanya. shaum. Apa yang dijelaskan oleh Rasullah. berumah tangga. Sebahagian besar orang Islam pada saat itu hanya mendengat beritanya. maupun tatacara haji hanya sebagian sahabat saja. Sedangkan hadits hanyalah beritanya. maupun sikap diamnya (taqiriyah). sedangkan hadits adalah beritanya. Yang namanya berita sering bias. Oleh karena itu Al-Qur’an masih memerlukan penjelasan-penjelasan (bayan) yang lebih rinci (tafshil). Jadi sunnah rasul adalah setiap perilaku. berdagang. ucapan-ucapannya (qauliyah). Oleh karena itu rasul adalah sebagai yang ma’shum (terjaga dari kesalahan). Rasullah lantas mendemonstrasikan tatacara shalat. yang hanya diketahui oleh isterinya. ada distorsi. Bagi mukminin. maupun sikap diamnya (taqiriyah). Sunnah rasul sebagai sebuah fakta. pasti benar mustahil salah. Berita itu bahasa Arabnya adalah khabar (akhbar) atau hadits. mengetahui perilaku dan seluk beluk kehidupan seorang model (idola) sangat perlu. tatacara shaum. 42 Hadits secara bahasa bisa berarti baru bisa juga berarti berita. Untuk itu. Tetapi di dalam Al-Qur’an tidak menjelaskan secara operasional dan lebih rinci tentang tatacara (kaifiyat. pekerjaan atau cara.

mungkin benar (shahih) bukan lemah (dhaif). Sumber hukum kita adalah sunnah bukan hadits. Akan tetapi bagaimana mungkin bisa mengetahui sunnah rasul kalau tidak membaca haditsnya.

Fungsi sunnah Rasul (hadits ) tehadap al-Qur’an :
Hadits / sunnah Rasul berfungsi sebagai bayan (penjelasan) terhadap Al-Qur’an, tanpa memahami hadits tidak akan mampu memahami Al-Qur’an dengan jelas. Bayan ada beberapa macam : 1. Bayan taukid (taukid = menguatkan).yakni menguatkan pernyataan AlQur’an, misalnya Al-Qur’an menyatakan bahwa berbohong itu adalah sebuah dosa, kemudian dikuatkan oleh hadits. 2. Bayan tafshil (tafshil = merinci), yakni merinci apa yang masih global di dalam 3. al-Qur’an, misalnya Al-Qur’an menegaskan aqimish shalat (tegakkanlah shalat) sedangkan tata cara shalat diuraikan oleh hadits. Bayan itsbat (itsbat = pengecualian). Misalnya Al-Qur’an surat 5 ayat 3 menegaskan bahwa bangkai dan darah haram dimakan. Kemudian datanglah hadits riwayat Ahmad, Ibn Majah, Baihaki dan Daruquthni, bahwa ada bangkai yang dihalalkan yakni ikan dan belalang. Juga ada darah yang dihalalkan yakni hati dan limpa.

Penelitian tentang kesahihan hadits :
Apabila anatomi hadits dibedah sebagaimana membedah anatomi berita, kita akan menemukan tiga unsur berita, yakni sumber berita, kredibiltas sumber berita dan isi berita itu sendiri. Demikian pula hadits terdiri dari tiga unsur yakni Sanad (sumber berita), Rawi (Kredibilitas kepribadian periwayatnya) dan Matan ( isi berita). Katagorisasi hadits, baik secara kuantitas maupun kualitas ditentukan oleh tiga unsur hadits tadi. Dari sisi kuantitas, hadits terbagi kepada tiga, yakni : (1). Hadits Mutawatir, ialah hadits yang diterima oleh orang banyak kemudian disampaikan lagi kepada orang banyak, demikian seterusnya. Secara adat, tidak mungkin orang banyak sepakat untuk berdusta. Oleh karena itu kedudukan hadits mutawatir sangat tinggi. (2). Hadits Masyhur ialah hadits yang diriwatkan oleh orang banyak tetapi tidak sebanyak mutawatir. (3). Hadits Ahad ialah hadits

60

yang diriwayatkan oleh satu orang, dua orang, tiga orang atau lebih tetapi tidak mencapai derajat masyhur. Dari sisi kualitasnya hadits terbagi dua yakni hadits Shahih dan hadits Dhaif. Hadits dinilai shahih apabila ketiga unsur hadits itu sah, yakni sanad). (2). Dari sisi kredibilitas Rawi, (1). Dari sisi Sanad, antara pembawa berita dan penerima berita harus bersambung ( muttasil harus kuat ingatan (dhabit) dan jujur (‘adalah). Kalau ia memiliki sifat dhabith dan ‘adalah maka rawi tersebut dianggap kuat (tsiqah). (3). Dari sisi Matan (isi berita), tidak ada cacat (ghair mu’allal ) dan tidak janggal (ghair syadz). Apabila tidak memenuhi syarat di atas maka hadts dinilai Hadits Dhaif.

Sikap Hati-hati dalam Menghadapi Hadts :
Karena tidak semua hadits itu shahih, maka seorang mukmin jangan tergesagesa meyakini keabsahan suatu hadits lantas mengamalkannya, sebelum meneliti kualitas hadits tersebut, paling tidak bertanya kepada ahlinya. Amal-amal ibadah yang bid’ah yang dilaksanakan oleh masyarakat pada umumnya disebabkan oleh kecerobohan menerima dan mengamalkan hadits. Apalagi kalau memiliki persepsi bahwa hadits dhaif boleh dijadikan landasan penambahan amal ibadah, itu sangat keliru dan menyesatkan. Padahal di tengah masyarakat sangat banyak amal ibadah yang berdasarkjan hadits dhaif, misalnya shaum nisfu sya’ban, shalat Tasbih, termasuk bacaan qunut di dalam shalat Subuh. Selain itu, kesalahan pun sering terjadi akibat misinterpretasi dalam memahami teks hadits yang sahih, misalnya hadits yang menyatakan bahwa nabi makan dengan tiga jari. Apabila hanya melihat teks hadits tanpa melihat konteksnya, akan lahir kesimpulan bahwa makan dengan tiga jari adalah sunnah rasul, padahal konteks hadits tersebut adalah makan kurma, bukan makan nasi.

61

MODUL 6 IJTIHAD Berfikir Kreatif dalam Menentukan Hukum yang belum dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadits secara Eksplisit Tujuan Instruksional Umum:
Mahasiswa memahami Ijtihad sebagai suatu motode penetapan hukum, sebagai sumber hukum Islam ketiga setelah Al-Qur’an dan hadits. Kemudian mereka pun termotivasi untuk berfikir kreatif menjauhkan diri dari sikap taqlied.

Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa dapat : • Menjelaskan pengertian dan fungsi Ijtihad • Mengaplikasikan penggunaan metode Qiyas, istihsan mashalihul mursalah, dan ijmak dalam proses penetapan hukum. • Menjelaskan sebab-sebab terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para ulama, terjadinya madzhab dan bagaimana bersikap terhadap madzhab.

Pokok-pokok Materi :
Prolog : Setelah nabi Muhammad SAW wafat, persoalan syar’I terus bermunculan, baik dalam kaitannya dengan ibadah mahdloh maupun ibadah ghair mahdloh, di dalam semua lapangan kehidupan, baik ekonomi, politik, kesehatan, rumah tangga, dll. Akan tetapi AL-Qur’an ataupun hadits belum menjelaskan secara eksplisit hukum masalah tersebut, padahal tetap memerlukan solusi, agar segenap perilaku manusia tidak keluar dari syari’at Islam. Oleh karena itu diperlukan pemecahan masalah melalui cara yang lain, yakni dengan mengerahkan segenap kemampuan intelektual untuk menetapkan hukum sesuatu itu dengan melihat dalil-dalil yang memiliki hubungan tak langsung (implisit) dengan persoalan yang dibahas. Dalil-dalil tersebut dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik pendekatan tertentu, kemudian disimpulkan sehingga sampai kepada penetapan hukum yang dicari. Cara demikian disebut Ijtihad. Ijtihad ini bisa melalui teknik pendekatan istihsan, qiyas, mashalaihul mursalah maupun ijmak. Metode pendekatan ini dirumuskan oleh para imam Mujtahidin yang sampai saat ini diakui akurasinya. Walaupun menggunakan teknik pendekatan yang sama belum tentu dijamin akan menghasilkan kesimpulan yang sama. Hal ini karena banyak faktor penyebabnya, antara lain karena perbedaan kemampuan intelektual dan latarbelakang pengalamannya. Juga karena perbedaan jumlah hadits yang dijadikan reference, maklum ketika itu hadits belum ditulis secata lengkap. walaupun hasil ijtihad para imam mujtahid dalam suatu persoalan yang sama sering berbeda, namun semua imam mujtahid memiliki ketawadluan intelektual,

62

Contoh : bagaimana hukumnya apabila seorang anak mengatakan “ gila luh” kepada orangtuanya.ing ringan buruknya. Hakikat Ijtihad Ijtihad adalah mengerahkan segenap kemampuan fikiran (intellegence quotien) untuk menetapkan hukum sesuatu yang belum dijelaskan secara ekplisit di dalam AL-Qur’an maupun hadits. Jadi ijtihad Ijtihad hanya berlaku di dalam hal-hal yang belum jelas. 63 . melalui analisis terhadap sjumlah (implisit) yang ada. Mashalihul mursalah. berzina. mereka semua sepakat mengharamkan umat Islam bersikap taqlid kepadanya. Lebih tegas lagi. Istihsan. berjudi. umat Islam banyak sekali yang taqkid buta sehingga fanatik madzhab. hendaklah pendapatnya itu dibuang jauh-jauh. Penjelasannya sbb : 1. 2. Tidak ada tempat untuk berijtihad dalam persoalan hukum yang telah dijelaskan secara eklplisit oleh Al-Qur’an dan hadits. Namun sayangnya. dll. “La masagha lil ijtihadi fi mauridin nash”. Istihasan (stihsan = minta yang tertbaik) ialah menetapkan hukum sesuatu yang belum jelas dengan cara memilih satu diantara alternatif yang ada dengan pertimbangan mana yang pal. yakni dengan pendekatan Qiyas. dalil Objek kajian Ijtihad Ialah segala hukum sesuatu (baik menyangkut ibadah Mahdloh maupun ghair Mahdloh) yang belum dijelaskan secara ekplisit di dalam Al-Qur’an maupun hadits. Teknik Pendekatan Ijtihad Ijtihad bisa menggunakan berbagai macam teknik analisis. agar apabila ia keliru. Apakah ia berdosa ? Perbuatan yang diharamkan dilakukan seorang anak kepada orangtua yang secara ekplisit disebutkan di dalam AlQur’an surat 17 ayat 23 adalah mengatakan “ah” ( wala taqul lahuma uff = “ Dan janganlah kami mengatakan ah kepada kedua orangtuamu !” ). Qiyas (analogi) adalah menentukan hukum sesuatu yang belum jelas dengan cara membandingkan hukum sesuatu yang telah ada dengan hukum yang akan dicari dengan melihat ciri-ciri persamaamnya (‘illat).mereka semua berpesan. seperti tentang keharaman babi. dan Ijmak.

64 . Inilah yang disebut dengan Ijmak Bayany . akibat perbuatannya itu. gagasan. Bisa jadi kesepakatan ini hanya bersikap no coment terhadap lontaran dan tidak menolak dengan Ijmak Sukuti.3. Misalnya. Untungnya. hukum yang diketengahkamn oleh seorang ulama. pengalaman dan pengaruh lingkungan yang berbeda. Terjadinya perbedaan pendapat di kalangan ulama mujtahid adalah karena banyak faktor antara lain karena tingkat kecerdasan yang berbeda. Disebutlkan Menyikapi Perbedaan Hasil Ijtihad Hasil ijtihad para ulama besar dalam suatu persoalan tidaka selalu menghasilkan kesimpulan yang seragam. apabila pendapatnya di kelak kemudian hari ternyata bertentangan dengan hadits shaih. dengan dasar penetapannya adalah dampak baik dan buruk bagi orang banyak. didominasi oleh Amerika Serikat. dengan pertimbangan bahwa. Jadi Ijmak merupakan ijtihad kolektif. kalau wilayah itu dijadikan lahan pembangunan. Dalam hal ini para ulama tidak menerima jelas melainkan hanya diam ( sukut). para ulama mujtahid memiliki ketawadluan intelektual. yaitu menetapkan hukum yang belum jelas melalui kesepakatan pemikiran para ulama. maka akan mengakibatkan kekeringan ke wilayah kota yang datar. dengan melihat eksistensi PBB yang apakah negara kita masih perlu menjadi Keputusannya segenap ulama ini anggota PBB atau lebih baik keluar ? dinamakan ijmak. juga karena jumlah hadits yang dijadikan reference sangat berbeda. maka buanglah jauh-jauh ke luar pagar. yakni keputusannya dihasilkan melalui adu pendapat dan penjelasan-penjelasan (bayan) para ulama dalam suatu forum musyawarah terbuka. ide. kadang terjadi perbedaan pendapat di antara mereka. Dalam dunia ilmu kejadian seperti ini sangat lumrah. Misalnya : Larangan mendirikan bangunan / rumah di kawasan hutan serapan air. Mashalihul mursalah : ialah menetapkan hukum sesuatu yang belum jelas. Ada dua macam ijmak. Ijmak. Pihak Pemrintah Daerah bnerhak melarang pembuatan rumah tersebut. Semua imam mujtahid berpesan.

Sehubungan dengan itu. bukan mengambil hasilnya. tidak sedikit para tokoh ulama yang justeru mewajibakan taqlid madzhab. 65 . Sikap yang paling baik adalah mengambil dan menggunakan metode ijtihadnya. Dengan demikian. terutama untuk dipakai pribadi. Apabila seorang muslim tidak bermadzhab (non sektarian) dinilaI tidak benar. umat Islam tidak boleh taqlid buta kepada ulama dengan mengambil seluruh hasil ijtihadnya secara Seputar Fanatik Madzhab Pada tataran realita di lapangan. Padahal tidak ada satu ayat Al-Qur’an maupun hadits pun yang mewajibkan bermadzhab. kikta akan sanggup berfikir ijtihadi dalam menetapkan hukum.

Norwegia). dll. Apabila tauhid kokoh maka syirik akan lenyap. Pokok-pokok Materi Prolog : Manusia senantiasa mencari siapa penguasa tertingi (ultimate reality) di alam ini. Golt (Jerman). dengan menggunakan pendekatan diletika material sampai kepada kesimpulan bahwa tuhan itu tidak ada. ia bertuhan kepada hawa nafsunya. Ado (Canaanites). baik ritual maupun mu’amalah. Penguasa tertinggi itu kemudian disebutlah Tuhan. ely. Di dalam Al-Qur’an tuhan itu adalah Allah. Secara istilah Tuhan adalah segala sesuatu yang paling dicintai. Pengertian Tuhan Secara bahasa. Sikap tauhid ini merupakan fondasi beragama dan menjadi dasar nilai dalam semua aktivitas manusia. hyang. Tuhan (Bahasa Indonesia) sinonim dengan kata God.MODUL 7 KONSEP TUHAN Menghadirkan Allah dalam Aktivitas Kehidupan Sehari-hari Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa memahami dasar filosofis dan Qurani bagaimana menghadirkan Allah dalam kehidupan sehari-hari sehingga selalu merasa diawasi oleh-Nya (Ihsan). Mulkiyah dan Uluhiyah. yakni tauhid Rubbubiyah. Allon (Phoenicians). Orang komunis. Bukan hanya komunis. Apabila seseoranjg lebih mencintai mobil barunya daripada segalanya maka mobil itu 66 . Itulah sikap tauhid (mengesakan tuhan). sebaliknya kemunculan syirik mengindikasikan lemahnya tauhid. paling tidak. Almighty God. Eli (Yahudi). Tujuan Intsruksional Khusus (TIK): Mahasiswa mampu menjelaskan secara aqli dan naqli mengapa tuhan harus satu Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian tawhid serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. The Lord God. Akan tetapi Al-Qur’an menegaskan bahwa semua manusia pasti bertuhan mustahil tidak. Adonai. Dia hanya satu. Got (Belanda). god. Selanjutnya tauhid dibagi tiga. Dalam bahasa lain istilah tuhan disebut ilah. Deity (bahasa Inggris). banyak lagi orang di luar itu yang tidak bertuhan (atheis). satu dalam segala hal. Ekah. Elohim. Yahuwa. Gudd (Swedia.

6 : 95). Tuhan yang menjadikan malam dan siang (Qs. kalau Tuhan dua niscaya Tuhan dengan ciptaannya masing-masing akan blok-blokkan dan berusaha saling mengalahkan (QS. 6 : 96). Tuhan yang tak dapat digapai dengan panca indera tetapi Dia maha melihat segalanya (QS. Mengapa Tuhan harus satu Menurut Rasio : akal manusia tidak mungkin dapat menerima kalau tuhan sebagai Ultimate Reality lebih dari satu. Ini disebut Mulhid bukan atheis. Tuhan yang telah menciptakan segala sesuatu (khaliqu kulla syaiin) QS. Siapakah tuhan Allah itu ? Allah menegaskan : "Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa. (QS. Yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang". Menurut Al-Qur'an. niscara akan terjadi pertengkaran. semua manusia pasti bertuhan. QS. tahta. Bagaimana mungkin pemegang kekuasaan tertinggi lebih dari satu.6 : 103). sesungguhnya tidak tuhan selain Allah". dll. wanita. Juga sebahagian manusia lain mempunyai banyak tuhan (politheisme) Dalam hal ini Allah menegaskan : "Maka ketahuilah. 23 : 91). Allah menegaskan : "Maka pernahkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya ?" (QS. Tuhan yang menurunkan hujan (Al-Fathir / 35 : 27) Tuhan yang menumbuhkan biji-bijian (QS. Siapakah Tuhan yang Satu itu ? Akal manusia bisa sampai kepada kesimpulan bahwa tuhan itu satu. Dengan demikian ada orang yang menuhankan harta. Dalam pandangan Al-Qur'an. Muhammad / 47 : 19). Pendek kata banyak manusia yang telah menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan. tidak ada manusia pun yang atheis (tidak bertuhan). 67 . tiada tuhan melainkan Dia. tetapi akal manausia tidak mungkin dapat mengetahui siapakah tuhan itu. 45 : 23). Di dunia ini ada manusia yang bertuhan satu (monotheisme) tetapi Tuhannya bukan Allah SWT. 6 : 102. hanya saja ada manusia yang mengingkari Allah lantas bertuhan kepada hawa nafsunya.menjadi Tuhan baginya. Apabila jabatan lebih dicintai melebihi segalanya maka jabatan itu adalah tuhannya. 2 : 163). Ini bisa berbahaya.

Karena Allah adalah raja maka Allahlah yang harus paling ditaati. Tauhid Mulkiyyah dan 68 . Ini melahirkan taksonomi tauhid yakni Tauhid Rubbubiyah. maka ia telah melakukan syirik Mulkiyyah. Pengesaan Allah yang di dalam Al-Qur’an dilambangkan dengan kalimat La ilaha illah perlu dijabarkan. Tauhid (tawhidan) yang berasal dari kata wahhada . Tawhid Mulkiyyah ialah meyakini bahwa hanya Allahlah satu-satunya raja (malik) bagi manusia. Allah menegaskan :"Maha duci Allah yang di tanganNyalah segala kerajaan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu (QS 67 : 1). Untuk itu kita bisa melihat relasi (nisbah) antara surat al-Fatiihah sebagai bab Pendahuluan dengan surat An-Nas sebagai bab Penutup Al-Qur'an. Apabila manusia lebih menaati makhluk daripada Allah. atau aturan yang bertentangan dengan Al-Qur’an. . manusia harus memilih Al-Qur' an sebagai buku panduan hidupnya. Memilih dan menaati aturan selain Al-Qur'an . Tawhid Uluhiyah ialah meyakini bahwa hanya Allah lah satu-satunya llah atau Tuhan yang wajib disembah. Dengan demikian.yuwahhidu bermakna pengesaan Allah.Pemahaman La ilaaha illaah : Keyakinan bahwa tiada tuhan selain Allah (la ilaha ilallah) adalah sikap Tauhid. Manusia hanya mengabdi kepada Allah. termasuk syirik Rubbubiyah. Iyyaka na'budu tauhid Uluhiyah. Di dalam Al-Fatihah terdapat kalimat yang relevan dengan beberapa kalimat yang terdapat pada surat An-Nas yaitu sbb : (1). Allah-lah yang paling mengetahui karakter manusia dan hanya Allah-lah yang paling mengetahui bagaimana cara mengatur manusia. Maliki Yaumiddin – Malikin nas (3). Tawhid Rubbubiyah ialah meyakini bahwa Allah sebagai satu-satunya Rabb ( Pencipta dan Pengatur) manusia. Manusia wajib meyakini bahwa hanya Allah dengan AlQur'an-nyalah yang pantas mengatur hidup manusia. Rabbul 'alamin Rabbun nas (2).Ilahinnas. karena pada lazimnya. Penjabarannya harus berlandaskan ayat Al-Qur'an juga bukan kira-kira. segenap aturan hasil karya manusia yang bertentangan dengan Al-Qur'an dianggap batil. setiap karya tulis terutama karya-karya ilmiah pasti terdapat hubungan yang erat antara bab pendahuluan dengan bab penutup. Oleh karena itu. paling dicintai dan paling ditakuti.

(2). (b). Menjadikan makhluk sebagai tempat bergantung dalam soal nasib. Tauhid versus Syirik : Syirik artinya menyekutujan Alah. Jangankan dalam takaran lebih walaupun hanya mempersamakan. Allah atau manusia ? Jawabannya : Allah. karena tidak mungkin menomor satukan Allah berbarengan dengan sikap lebih mencintai isteri daripada segalanya. (b). Mengabdi kepada selain Allah (b). Meyakini ada aturan yang lebih baik daripada aturan Allah. Allah telah menyiapkan aturan untuk manusia yakni Al-Qur’an. Meyakini adanya makhluk yang mengetahui hal-hal gaib mutlak (apa yang akan terjadi esok) selain Allah. Syirik Uluhiyah. Allah atau manusia sendiri ? Jawabannya : Allah. Syirik tidak mungkin bisa berdampingan dengan sikap tawhid. Siapakah yang lebih mengetahui aturan yang tepat untuk mengatur manusia. Mengabdi kepada selain Allah adalah syirik Uluhiyah. sedangkan manusia dengan akalnya juga telah menyiapkan aturan untuk mengatur 69 . (c). Syirik Mulkiyah dan (3). Memilih dan menaati peraturan hasil karya manusia yang bertentangan dengan aturan Allah (c). Beribadah karena motivasi pujian manusia atau motive-motive duniawi. Syirik itu bermacam-macam. Termasuk ke dalam syirik Mulkiyah adalah (a). Lebih takut kepada makhluk daripada kepada Allah (c).manifsetasinya antara lain melakukan segala sesuatu semata-mata dengan niat beribadah kepada Allah. Termasuk ke dalam syirik Uluhiyah adalah (a). Termasuk ke dalam syirik Rubbubiyah adalah : (a). orangnya disebut musyrik. Lebih menaati makhluk daripada Allah. antara lain (1). Lebih mencintai makhluk daripada mencintai Allah. Melakukan penyembelihan hewan untuk mengabdi kepada selain Allah. (d). Melakukan aktivitas sehari-hari bukan karena Allah. Pertanyaan Renungan : • • • Siapakah yang lebih mengetahui sifat-sifat manusia. itu pun sudah syirik. Meminta-minta secara gaib kepada selain Allah (d). (d). Syirik Rubbubiyah.

tetapi anda memilih aturan lain. Aturan manakah yang paling baik ? Jawabannya : Aturan Allah. • Kalau anda sudah mengetahui bahwa aturan yang baik adalah Al-Qur’an. AlQur’an. apakah anda termasuk orang pandai atau orang bodoh ? Jawabannya : Orang bodoh (jahiliyah). • Kalau anda mengetahui bahwa Al-Qur’an lebih baik dari aturan buatan siapapun di dunia ini. apakah anda mau melaksanakan Al-Qur’an ? Jawabannya : ????? 70 .manusia.

maka setelah mati. Tujuan Instruksional Khusus (TIK): • • Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat manusia. Tugas manusia sebagai khalifah adalah mengelola bumi sehingga bumi menjadi sumber kesejahteraan dan kebahagian lahir batin bagi segenap umat manusia. ruhnya akan disimpan di Iliyin (tempat tinggi) di alam Qubur. bahkan dilengkapi dengan qalbu (willing. Itulah misi rahmatan lil ‘alamin yang diemban manusia. ree action). juga dilengkapi dengan fisik yang disiapkan di alam rahim. Tugas manusia sangat berat. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Mahasiswa memiliki visi yang jauh ke depan serta komprehensif tentang konsep hidup di dunia sehingga mereka bisa hidup pada jalan yang benar sesuai petunjuk Allah SWT. namun justeru Allah tidak memaksa manusia untuk berbuat sebagaimana kehendak Allah. Manusia memiliki hak untuk memilih (free choise. 52 : 21). baik di alam mahsyar maupun ketika memasuki Jannah (syurga). Mahasiawa mampu memahami kunci sukses memejen dirinya untuk menjadi khalifah fil ardl yang sukes. Walaupun manusia diberi amanah sebagai khalifah fil ardh. free will. Supaya sukses menjadi khalifah. Allah SWT telah melengkapi manusia dengan ruh di samping nyawa (hewan hanya memiliki nyawa). feeling thinking dan akal nurani). 71 . Akan tetapi tentu saja setiap pilihan mengandung resiko (QS. manusia menempati posisi puncak dibandingkan malaikat sekalipun. Pokok-pokok Materi : Prolog : Manusia diciptakan Allah SWT dari tanah tetapi secara arsitektur. diserahkan sepenuhnya kepada manusia. Sedangkan jalan mana yang mau ditempuhnya. Apabila pilihannya salah. ia akan disimpan di Sijin (penjara) alam qubur. yakni sebagai khalifah fi al-ardh (penguasa bumi). Allah hanya memberikan dua jalan (wahadainahu najdain). tujuan hidup dan tugas hidupnya di dunia. maka setelah mati. Seterusnya ia akan ditempatkan di dalam Nar (neraka). Perjalanan seterusnya pasti lancar bahagia. Sebaliknya apabila pilihannya sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an.Modul 8 KONSEP MANUSIA (Kunci Sukses Manusia sebagai Khalifah di Bumi serta Perjalannya dari Alam ke Alam). sebuah tugas yang tidak dibebankan kepada kelompok jin.

sebelum ruh masuk ke dalam janin di alam Rahim. Pembinaan Allah kepada manusia melalui berbagai macam cara antara lain 72 . bumi dan gunung-gunung tetapi mereka semua menolaknya. Manusia di Alam Ruh : • • Di alam Ruh manusia masih berupa ruh (jamaknya arwah). Alam Ruh (2). tugas. Ruh menjawab :"Bala syahidna" (Ya Engkau Tuhan kami). Mengenai eksistensi ruh tak ada seorang pun yang tahu. Dalam hal ini ruh berjanji kepada Allah sebagai Sang Pencipta. Alam Dunia. Kalau manusia turun ke dunia dalam bentuk ruh (tidak berfisik) maka di dunia tidak akan ada mobil sebab ruh tidak perlu mobil. • Amanah ini sebenarnya telah ditawarkan oleh Allah kepada langit. Amanah. Allah SWT bertanya ulang kepada ruh : "Alastu birabbikum ?" (Apakah Aku ini Tuhanmu). tidak ada pabrik karpet. pabrik pakaian. maka manusia mentaati hukum Alam dan hukum Agama sekaligus. • Supaya manusia menaati hukum Allah. Al-Ahzab 72). Suapaya bumi ini ramai maka manusia harus dibekali dengan fisik sebagai pembungkus ruh. manusia harus dibina. Apabila manusia memilih hukum yang relatif maka ia akan gagal melaksanakan tiugas kekhalifahannya. • Pada saatnya nanti. bahwa kalau ia kelak lahir ke dunia. Alam Akhirat. Kalau demikian keadaannya. (3). ia akan mengabdi kepada Allah. pabrik obat nyamuk. Rinciannya akan dijelaskan di bawah ini. manusia mengalami hidup di lima alam yakni (1). dll sebab ruh tidak memerlukan itu semua. (4). • Agar manusia sukses mengelola bumi. • Mengabdi kepada Allah adalah sebuah agreement yang harus dilaksanakan. Kemudian amanah ini diambil oleh manusia (QS.Sebagai khalifah fil ardhi. maka dunia pasti sepi. Alam Rahim. Kedua hukum tersebut adalah absolut. job yang diberikan oleh Allah kepada manusia semasa di alam Arwah adalah sebagai khalifah fi al-ardl (penguasa bumi yang bertugas mengelola dan memakmurkan bumi). Alam Qubur dan (5).

• Zigot terus tumbuh. • Syahadat mengarahkan manusia agar memiliki keyakinan kokoh bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara (Rabb). Shaum melatih manusia agar mampu memenej emosi. tangan.melalui rukun Islam. mampu bekerja sama secara global (mendunia) dengan saling menghargai. Dengan demikian yang menjadi eksistensi manusia adalah ruh bukan tubuh. Tetapi sayangnya banyak manusia yang memberikan penilaian berlebihan kepada jasad daripada ruhani. yakni syahadat. Tubuh berkulit hitam atau putih bukanlah hal pokok. Inilah kehidupan tingkat ketiga atau hidup sebagai organ. maka terbentuklah daging. Allah menyiapkan tubuh manusia yang akan dijadikan tempat Ruh. cantik atau tidak tidaklah penting. tulang. Fungsi tubuh adalah untuk membantu ruh dalam merealisasikan tugas kekhalifahan. Perkembangan manusia di alam Rahim : • Di Alam Rahim. 73 . Suami mengeluarkan sperma (nuthfah). Sedangkan shalat membina manusia supaya selalu ingat kepada Allah dalam melaksanakan tugas-tugas kekhalifahan sehingga bekerja "lurus" dan menjauhi maksiat. tawakkal. Allah sebagai raja (Malik) yang harus dtaati. • Penciptaan tubuh manusia dimulai oleh persenggamaan suami isteri. Ini artinya hidup manusia telah dikontrak (dibeli) oleh Allah dengan imbalan syurga. Sperma adalah kehidupan tingkat awal atau hidup sebagai sel. Zakat membiasakan manusia bersikap dermawan serta memiliki kepedulian sosial. Haji bertujuan mewujudkan insan sabar. maka sungguh ia telah berkhianat kepada Allah. shaum. • Dengan demikian di Alam Ruh itu. Kalau kelak manusia mengingkari perjanjian ini. Juga Allah sebagai Dzat yang hars disembah (Ilah). Hadits menyatakan Buniya al-Islam 'ala khamsin (Islam dibina dengan lima pilar). Inilah kehidupan tingkat kedua atau hidup sebagai jaringan. shalat. kaki. kerja keras. • Sel sperma suami membuahi ovum isteri (konsepsi) maka jadilah zigot yang kemudian bergantung pada uterus ('alaqah). zakat dan haji. dll (mudgah). manusia telah melakukan teken kontrak untuk hanya mengabdi kepada Allah.

Potensi lain adalah sama' bashar. Di dalam QS. (At-Tin : 4). • Salah satu bentuk pendidikan adalah melakukan penelitian empirik. bagaimana langit ditinggikan (astronomi).• Pada usia 4 bulan masuklah ruh ke dalam janin. nafsu. Allah SWT di dalam QS Al-Ghasyiah : 17-20 memerintahkan agar manusia melakukan penelitian tentang alam misalnya bagaimana unta diciptakan (biologi). Alam Dunia (Tugas manusia di alam Dunia): • Ketika manusia lahir (sebagai bayi). dan bagaimana bumi dihamparkan (geologi). yakni hidup sebagai individu manusia (khalqan akhar. Oleh karena itu manusia harus dididik agar potential capasity yang dimilikinya menjadi actual ability (kemampuan nyata). 3. 3 : 190-191 Allah menegskan bahwa penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang (hukum rotasi) adalah objek penelitian bagi orang-orang yanag beriman sehingga 74 . selain bayi dimasuki Ruh. Untuk mendorong perkembangan potensi ini kelak.2 : 1674 dan QS. benci. menyanyi. bagaimana gununggunung ditekakkan (vulkanologi). misalnya potensi main bola. dan afidah (pendengaran. manusia diberi Qalbu (heart. gembira. • Degan demikian. Setelah itu manusia di dalam rahim ibu harus mutasi ke alam ke tiga yakni alam Dunia. syahwat). berdagang. dll) dan thinking. dll. bersosial. feeling (perasaan : suka. sedih. manusia mempunyai nyawa (hayat) tetapi pada usia 4 bulan ia dimasuki ruh. yang di dalamnya terdapat antara lain willing (kemauan. penglihatan dan hati nurani). sehingga janin bergerak-gerak. jantung hati). oleh Allah dijadikan sebagai makhluk yang secara fisikal memiliki bentuk (arsitektur) yang paling sempurna (fi ahsani taqwim). Inilah kehidupan tingkat keempat. • Manusia di Alam Rahim hanya 9 bulan 10 hari (rata-rata). potensi yang dibawa sejak dalam kandungan belum berkembang. bayi pun diberi potensi (potential capasity). bentuk final). Sebelum usia 4 bulan. berpidato. manusia yang berasal dari bahan yang hina (sperma) tersebut. • Pada usia 4 bulan itu. bahkan pada periode ini anak manusia belum mengetahui apa-apa (An-Nahl 78).

• Selain dilatih kecerdasan berfikirnya (IQ). atau sudah mimpi basah bagi pria). • Setelah baligh (usia 15 tahun. Jadi. atau berbaring. tetapi manusia diberi jeda waktu selama 15 tahun sehingga mencapai usia cukup atau baligh. (QS. Setelah mencapai baligh barulah manusia diberi taklief (beban. Definisi ibadah ialah segala aktivitas manusia yang diridhai oleh Allah SWT. dll. Pada usia ini. maka manusia wajib melaksanakn tugas kekhalifahan. • Selama itu Allah SWT belum meminta manusia untuk melaksanakan tugas kekhalifahan sebagaimana tercantum dalam "naskah perjanjjian" yang "ditandatangani" di alam Ruh. khitan. • Pada usia 1-14 tahun. 75 . shalat. • Pendek kata tugas manusia di alam Dunia adalah ibadah. Persiapan fisik dilakukan antara lain dengan memberi anak makanan yang halal dan bergizi (halalan thayyiba). ad dhahirah wa al-bathinah). Lebih rinci lagi melaksanakan job di seputar hablum minallah. apapun yang dikerjakan manusia. Allah berfirman : "Dan tidak semata-mata Allah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya". juga harus dilatih kecerdasan spiritualnya yakni melalui dzikir.mereka bisa menjadi Ulul Albab yakni orang yang bisa menemukan inti (allub) masalah atau hakikat sesuatu. anak manusia dilatih untuk berbuat yang baik tetapi belum diwajibkan. bersikap jujur. insya Allah akan sampai kepada kesadaran spiritualnya ditandai antara lain dengan menyatakan :"Rabbana ma khalaqta hadza bathilaa " (Ya Tuhan kami. Manusia yang sering merenung tentang penciptaan Allah. baik aktivitas lahir maupun aktivitas batin (al-ibadah hiya. anak manusia hanya dipersiapkan fisik dan ruhaninya agar kelak siap menjadi khalifah fi al-ardl. sedangkan persiapan untuk mendewasakan sikap mental anak dilakukan antara lain dengan acara aqiqah. kewajiban) untuk melaksanakan tugas kekhalifahan sebagaimana tercantum dalam "Kontrak Kerja ". tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia…"). pembiasaan. 51 : 56). kullu ma yardhalullahu minal aqwali wa al-af'ali. Inilah yang disebut ibadah. hablum minannas dan hablum minal 'alam. duduk. seluruhnya harus dalam kerangka beribadah kepada Allah. atau telah hadil bagi perempuan. baik ketika berdiri.

(3). Dalam hal ini jin tidak diberi SPK (Surat Perintah Kerja) untuk menjadi khalifah fi al-ardl. (QS…. Di dalam Alqur'an dijelaskan :" Inna yauman 'inda rabbika kaalfi sanatin mimma ta'uddun" (Sesungguhnya satu hari di sisi Tuhanmu sama seperti seribu tahun hitunganmu). Kalau demikian sebenarnya dunia itu adalah media untuk mencapai akhirat. tadharru' (merendah hati kepada Allah) dan lain-lain. Dengan demikian kalau manusia hidup di dunia selama 70 tahun. Lain lagi kalau menggunakan perhitungan tahun Neptunus atau Pluto. zakat. Apalagi tahun dalam perhitungan Allah. termasuk menaati hukum Alam (hukum Kauniyah). 9 menit.• Tugas ibadah yang dibebankan kepada manusia meliputi tiga pilar. berdoa. bersikap tawakkal. itu sama saja dengan 1. berdzikir. Sedangkan untuk dunia menggunakan fiil nahyi (larangan) "Jangan lupa !". Hablum minallah seperti shalat. seluruhnya harus dengan niat ibadah kepada Allah. sosial budaya. pendek sekali. Kalau menggunakan tahun hijriyah kira-kira 74 tahun. (2). Targetnya adalah terkelolanya bumi secara baik untuk bekal manusia dalam kerangka ibadah kepada Allah. Hablum minal 'alam yakni bersikap ihsan terhadap seluruh sumber daya alam. kerjasama. Dan Janganlah lupa bagianmu di dunia". Waktu yang sangat singkat ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk ibadah. Inilah salah satu kelebihan manusia dibandingkan jin. Kenikmatan sangat tergantung kepada sikap penerimaan hati (qana'ah. • Allah menyatakan : "Carilah olehmu karunia Allah berupa kampung Akhirat. manusia di dunia tidak bisa hidup tanpa materi (harta).000 tahun). yakni (1). tetapi kenikmatan tidak selalu sejajar dengan harta. sosial ekonomi. Jadi kegiatan apapun. • Perlu menjadi cacatan penting bahwa. ta'awun (tolong menolong). baik sumber daya alam hewani.). Memisahkan aktivitas dunia dengan Akhirat adalah sikap sekuler. • Masa kerja manusia dibatasi oleh usia. Untuk akhirat menggunakan fiil amar (kata perintah) "Carilah !" . nabati maupun energi. Usia manusia di dunia rata-rata 70 tahun. Hablum minannas seperti toleransi (tasammuh). shaum. haji. 76 . Itu kalau menggunakan perhitungan tahun Masehi. baik yang menyangkut sosial politik. Bahkan pada surat Al-Ma'arij ayat 4 ditegaskan " Miqdaruhu khamsina alfa sannah" (satu hari sama dengan 50.

tubuhnya masuk ke kuburan. Inna lillahi wa inna ilaihoi rajiun. Di Iliyin. bersih. sedangkan ruhnya masuk ke alam qubur. suci sebagaimana dulu di alam arwah). Ruh manusia berpisah dari tubuhnya. Anehnya tubuh yang akan kembali kepada tanah terus menerus di make up. Kalau kenikmatan tergantung kepada harta. Pahala 77 . • Di alam Qubur. yakni (1). Ruh yang saleh ditempatkan di Iliyin (tempat tinggi) sedangkan ruh yang inkar ditempatkan di Sijin (penjara). Inilah alam keempat bagi manusia. Sidkah Jariyah. sedangkan di Sijin ruh mendapatkan siksaan ruhaniyah/ bathiniyah. Setiap orang mati pasti masuk ke alam Qubur tetapi tidak semua orang yang mati masuk kuburan. Hadits menyatakan : "Apabila anak Adam meninggal dunia. yakni (1). maka Allah tidak adil. Nafsu Amarah yakni hidupnya didominasi oleh amal buruk (2). • Pada usia tertentu manusia harus mati. semua manusia tidak dapat diterima oleh Allah kecuali orang yang datang dengan qalbun salim (selamat. (30) Nafsu Muthmainnah yakni manakala hidupnya didominasi oleh amal saleh. malaikat Munkar dan Nakir memeriksa amal manusia dengan sangat cepat sebab Allah itu Maha Cepat Menghitung (innallaha sari'ul hisab). Nafsu Lawwamah yakni manakala amal baik dan buruk relatif seimbang. 4. Tidak mungkin ruh bisa gentayangan. Ruh tidak bisa kemana-mana.syukur nikmat ). Dalam hal ini kematian telah mengakhiri aktivitas amal manusia. • Alam Qubur (Masa Penantian Panjang) : Kualitas ruh orang mati terbagi tiga.". Sedangkan ruh yang berasal dari Allah kembali kepada Allah. • Manusia yang mati. ruh mendapatkan kenikmatan ruhaniyah. Padahal Allaha menegaskan :"Pada hari Akhirat nanti. sedangkan ruh yang akan kembali kepada Allah tidak di make up dengan serius. maka putuslah segala amalnya kecuali tiga. Ruh itu maju terus dari alam ke alam mustahil mundur. Tubuh yang berasal dari tanah harus kembali kepada tanah. semua ruh orang mati memasuki Alam Qubur. • Bagaimana pun kualitas ruh tersebut.

dll. mengepel. Sedangkan doa anak yang inkar sama sekali tidak bisa berpengaruh. • Berdasarkan hasil mizan di atas. jin dan manusia mati. Ketika itu hanya Allahlah yang Maha Hidup (alhayyu alqayyum). yakni barisan kanan (ashab al-yamin) yang nampak berwajah cerah ceria. 5. Jadi alam Qubur adalah alam pemisah (barzah) antara alam dunia dengan alam Akhirat. Kedudukannya seperti anak kecil atau orang gila yang dinilai tidak memiliki amal shaleh tetapi juga tidak mempunyai dosa. Seluruh makhuk musnah luluh lantak. seperti mengajar Al-Qur'an. 78 . Kalau demikian. pasti suhu bumi panas luar biasa. Di alam Mahsyar ini seluruh manusia berusia sama yaknii jejaka (abkara). • Selanjutnya adalah penimbangan amal (mizan). Ilmu yang dimanfaatkan / diajarkan. Penciptaan bumi dan langit yang baru ini sangat mungkin sama dengan periode awal penciptaan alam. memasak. Apabila neraca amalnya ternyata saldo zero. Malaikat. manusia dikelompokkan menjadi dua. (2). Tetapi ada tujuh golongan orang-orang yang mendapatkan tempat teduh. ).sidkah akan terus menambah amal orang mati. Alam Akhirat (Tempat Pembalasan Amal): • Alam Akhirat diawali oleh peristiwa Kiamat. Anak shaleh yang mendoakan orangtuanya. (QS ). manusia sudah cukup aman. yakni hancurnya alam jagad raya secara dahsyat. Semua manusia benar-benar dijemur dalam teriknya matahari dengan jarak yang sangat dekat (karena matahari belum banyak berekspansi). (3). matematika. Di sini sekecil apapaun amal baik dan perbuatan dosa akan dibuka transparan. manusia dibariskan di alam terbuka. pokok semua ilmu yang bermanfaat. itulah hari Mahsyar. Manusia di alam Qubur sangat lama menunggu Kiamat. hanya saja balasan syurganya minimal. Amal yang baik bisa menghapus amal yang buruk. • • Ruh yang berada di Sijin dapat saja mutasi ke Iliyin apabila mendapat pasokan pahala yang memadai dari ketiga amal di atas. • Allah lantas mengganti bumi dan langit yang telah hancur dengan bumi dan langit yang baru (QS. • Pada waktu itu. tak ada yang luput sedikitpun.

-----ooo0ooo------ 79 . baik neraka wail. dan terkenal kalau di akhirat masuk neraka. sebenarnya manusia di dunia baru alam yang ke tiga. manusia berusaha susah payah meminta bantuan agar ia bisa masuk kepada ashab al-yamin. Yang baik adalah manusia bisa mencapai syurga melalui kebahagiaan shaleh di dunia. Di alam Qubur.dan barisan kiri (ashab asy-Syimal) yang nampak bermuram durja. Naim. manusia menunggu Kiamat ribuan tahun. dll tergantung kepada jumlah amal shaleh yang dimilikinya. Oleh karena itu hidup alam Dunia yang hanya 70 tahun harus benar-benar dimanfaatkan. terhina. apabila manusia menaati hukum Alam (hukum Kauniyah) dan hukum Qur'aniyah secara bersamaan. sangat mungkun kalau orang memasuki neraka selama satu hari itu bisa sama dengan 1000 tahun hitungan dunia bahkan bisa sampai 50. Inilah yang disebut syafa't al-kubra (bantuan besar) kepada orang-orang yang layak dibantu. maka ashab al-yamin memasuki syurga. sebagaimana hitungan hari dan tahun menurut Allah. dll tergantung kepada jumlah dosa yang dilakukaannya. Walaupun demikian. Jahannam. Sedangkan ashab asy-Syimal memasuki neraka. Adnin.000 tahun. jahim. • Lamanya orang di neraka tergantung seberapa banyak dosa yang dilakukannya. kaya. sedangkan orang muslim yang shalatnya tidak memiliki efek positif terhadap prilakunya dimasukkan ke dalam neraka Wail. Maka datanglah nabi Muhammad SAW memberikan bantuan. Na'udzu billahi min dzalik Berdasarkan uraian di atas. • Setelah perhitungan final. Itu bisa terealisasi. tunduk malu. saqar. baik syurga Firdaus. masih ada dua alam lagi yang harus dilalui yakni alam Qubur dan alam Akhirat. Percuma lulus S3. sedangkan di alam Akhirat manusia bahagia atau sengsara selama milyaran tahun. Dalam hal ini orang yang yang mengaku muslim tetapi tidak shalat dimasukkan ke dalam neraka Saqar. • Untuk menyelamatkan diri.

serta target-target yang harus dicapainya. maupun kecerdasan spiritual (SQ). harta atau jabatannya. Sedangkan essensi akhlak kepada alam adalah ihsan. total submittion) atau sami’na wa atha’na. yakni berbuat yang paling baik dalam rangka menjadikan segenap sumber daya alam untuk kesejahteraan lahir batin umat manusia. • Mahasiswa termotivasi untuk berakhlak mulia dalam segala dimensinya. Essensi akhlak kepada manusia adalah ukhuwah yakni menganggap manusia sebagai saudara. dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitar. Dengan demikian pendidikan akhlak pada dasarnya adalah character building dengan target terjadinya perubahan prilaku (behavior change). • Mahasiswa memahami substansi dan essensi akhlak kepada Allah. Hakikat Akhlak : Akhlaq yang berasal dari kata khalaqa dengan akar kata khuluqan berarti perangai. Dengan kesadaran itu diharapkan mereka termotivasi untuk meningkatkan kualitas akhlaknya. tabiat atau adat. kepada sesama manusia dan kepada alam sekitar. Sedangkan yang 80 . baik kecerdasan berfikir (IQ). Tujuan instruksional Umum Mahasiswa dapat memahami dan menyadari bahwa harkat derajat manusia diukur dari keluhuran akhlaknya bukan karena ilmu.MODUL 9 ESSENSI AKHLAK (Ritual dan Perubahan Prilaku (Behavior Change). dengan sesama manusia (hablum minannas) maupun dengan alam sekitar (hablum minal ‘alam). Baik dalam hubungannya dengan Allah. kecerdasan emosi (EQ). Essensi akhlak kepada Allah adalah tauhid (taat total tanpa reserve. Pokok-pokok Materi Prolog : Manusia memiliki banyak potensi termasuk kecerdasan. Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat : • Memahami hakikat ilmu akhlak (etika) objek bahasan dan ruang lingkupnya. Perangai yang baik disebut akhlak al-karimah sedangkan perangai yang buruk disebut aklaq al-madzmumah. baik dalam hubungannya dengan Allah (Hablum minallah). Apabila manusia mampu memenej seluruh kecerdasan tersebut berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah maka ia akan menjadi manusia berakhlak baik dalam dimensi yang luas.

Demikian juga larangan saling menghina. etika kepada lawan jenis. dan bersyukur. etika kepafa non muslim . Beberapa contoh berakhlak baik kepada Allah adalah menegakkan shalat. dan sumber daya alam lainnya. air. berdoa. laut. dll. fauna. 2. berhaji. bertoleransi ( tasammuh). Tetrmasuk ke dalam hablum minanas antara lain : etika kepada sesama muslim. termasuk di dalamnya etika kepada flora. 81 . Pengamalan Al-Qur’an dengan cara memiliah dan memilih ayat Al-Qur’an adalah sikap tidak sopan kepada Allah. (al- Perintah Allah untuk saling tolong menolong. yakni menaati Allah dan Rasul-Nya secara kaffah (total submittion). Hubungan dengan alam sekitar (hablum minal ‘alam). dengan segala penjelasannya yang terdapat di dalam sunnah rasul. udara. hutan. Objek bahasan Akhlak : Objek bahasan Akhlak meliputi tiga dimensi yakni : 1. Essensi Aklaq : • Essensi Hablum Minallah ialah bersikap tauhid kepada Allah. mengeluarkan zakat. Hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas ). dll. etika kepada orang sakit. menunaikan shaum. • Essensi Hablum Minannas ialah ukhuwah (persaudaraan). Hubungan dengan Allah (hablum minallah). equality). Juga meniatkan segala pekerjaan karena Allah adalah salah satu bentuk etika kepada Allah. Termasuk ke dalam hablum minanllah adalah ketaatan kepada Al-Qur’an dengan sunnah rasul sebagai penjelasannya. medzalimi. dengan cara melaksanakan seluruh ayat-ayat Al-Qur’an tanpa kecuali. 3. etika kepada ayah dan ibu. seluruhnya untuk menunjang ukhuwah. dll adalah pada dasarnya untuk mensukseskan ukhuwah. menjunjung tinggi nilai persamaan di antara sesama manusia musawwah. gunung.dimaksud dengan ilmu akhlak adalah ajaran tentang bagaimana caranya mewujudkan manusia yang berakhlak baik.

82 . Sungguh luar biasa pahalanya bagi mereka yang telah mampu melahirkan tekonologi yang sangat bermanfaat bagi umat manusia.• Essensi Hablum minal ‘alam : ialah Ihsan (baik). yakni berusaha sebaik-baiknya mengelola bumi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia secara umum sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an dan hadits. sebaliknya sungguh terhina seseorang yang berbuat kerusakan di atas bumi sehingga mengakibatkan kesengsaraan.

30 dan QS. 2 : 13 dan QS. Orang Islam yang diprediski dapat menimbulkan kemadharatan bagi umat (QS. 61 : 4). Amr Ma'ruf Nahyi munkar (QS. Mewujudkan umat yang kokoh (QS. 4 : 58 dan QS 16 : 90). HAM. Menegakkan keadilan dan menentang kezaliman (QS. Menebarkan rahmat / perdamaian di seluruh alam semasta (QS 21 : 107). akan kupotong tangannya" (Hadits). kemiskinan dan kebodohan (QS. Orang kafir (QS. 9 : 17). Orang Islam tetapi suka menjadikan agama sebagai ejekan (QS 5 : 58). Nabi bersabda : "Seandainya Fatimah putriku mencuri. Wajar kalau terdapat perbedaan pandangan antara keduanya. 3 : 118). • Al-'Adalah (keadilan). 2 : 142144). (f). yakni keadilan di depan hukum Allah menegaskan :"Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu menegakkan kebenaran karena Allah. Dan 83 . Membawa umat menghadap qilblat agar umat melaksanakan Al-Qur'an secara utuh (QS.MODUL 13 Etika Islam Dalam Kegiatan Politik (Seputar Kepemimpinan. (b). Membebaskan umat dari perbudakja. (e). 3 : 104). • Tugas pimpinan adalah : (a). 2. Orang Islam yang lebih menyukai kekafiran daripada keimanan (QS. 30 . 90 : 13-16). (d). dan diskursus tentang Hubungan antara Agama dan Negara). Seputar HAM : HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Right) dalam pandangan Barat bersifat antroposentrik sedangkan HAM dalam pandangan Islam adalah teosentrik. 3 : 28). Seputar Kepemimpinan : • Orang-orang yang haram dipilih sebagai pimpinan adalah (1). (c). 1. menjadi saksi yang adil. Prinsip-prinsip penetapan HAM dalam Islam : • Al-Musawwah (Persamaan) di depan hukum atau equality before the law.

Itu terserah pilihannya tetapi setiap pilihanmenghandung resiko. Hak-hak Manusia : • Hak Hidup dan mendapatkan perlindungan keamanan fisik (Hifdzul Jasad). Akan tetapi kalu sudahmasuk menjadi penganut Islam barulah ada paksaan harus shalat. 5 : 8). At-Tawazun (pola Keseimbangan). Sanksi dari pelanggaran terhadap kewajiban adalah hudud. Kita meyakini kebenaran agama kita sendiri tetapi tetap menghormati orang lain. 27 : 33) . Toleransi adalah memberi kebebasan pendapat terhadap orang lain dan berlaku sabar menghadapi orang lain. Islam tidak memaksa agar manusia menganut Islam. Kewajiban kepada alam adalah bersikap ihsan. Kewajiban manusia terklasifikasi menjadi tiga yakni Hablum minallah. (QS. (QS. hablum minannas dan hablum minal alam. Untuk itu Islam mengharamkan membunuh manusia kecuali karena sebab yang adil. Segala taklief adalah kewajiban yang harus dilakasanakan manusia. ta'zie. patience with others (Webster's New American Dictionary. 1050). Kewajiban Manusia : • • • • • • • Taklief dari Allah. p. At-Ta'awun dan At-Takaful . Di dalam surat al-Kafirun ayat 1 – 6 dijelaskan bahwa kita harus toleran dalam beragama. qishah .janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu golongan membuat kamu berbuat tidak adil". hatis menutup autar haaarus zakat dll. • Tasammuh (Toleransi). Tolerance is liberty to ward the opinions of athers. Kewajiban kepada Allah adalah ibadah. membunuh satu 84 . Kewajiban kepada manusia adalah silaturahmi. Al-Haq (benar). Dalam pandangan Allah. • • • • Al-Marhamah (penuh kasih sayang). Kewajiban diberikan sejak baligh.

(Hifdzu din). Sesungguhnya kebenaran itu telah nyata bedanya dari yang tidak benar (QS 2 : 256). dll. 85 . • • • • • Seputar Wanita : Memiliki kesempatan beriman dan beramal yang sama (QS 33 : 35 dan 4 : 19). Hak menganut agama sesuai dengan keyakinannya. Hak mendapatkan ketenangan jiwa (hifdzun nafsi). • Hak mendapatkan perlindungan akal dan kebebasan menyatakan pendapat (Hifdzul aqli). Oleh karena itu Isalam melarang mencuri dan berbisnis dengan cara ghurur (curang). Berhak mengajukan perceraian lewat fasakh dan khulu' Kedudukan Wanita : Perlakuan Istimewa terhadap Wanita : • • • • Tubuhnya dihargai sehingga harus ditutup. 1. Oleh karena itu Islam melarang perzinahan dan pernikahan antar muhrim. • • • Hak perlindungan terhadap hak milik / harta (hifdzul maal). Memiliki kesempatan yang sama untuk mencari dan membelanjakan hartanya QS.orang sama dengan membunuh sedunia. Berhak memilih dan dipilih dalam perjodohan. Para penggangunya mendapatkan ancaman hukum yang berat. 5 : 32). 4 : 4 dan 32) Memperoleh warisan dan pendidikan. Allah menegaskan :"Tidak boleh ada paksaan dalam beragama. memberi kehidupan lepada seseorang sama dengan memberi kehidupan kepada seluruh dunia (QS. Nabi bersabda :" Perbuatan yang paling mulia adalah menyatakan kebenaran pendapat di depan seorang penguasa yang zalim" • Hak mendapatkan tertib keturunan (hifdzun nasal). Wanita ada. menghina. fitnah. Allah pun melarang seorang wali menghalangi pernikahan yang secara syar'I tidak terlarang. Oleh karena itu Islam melarang ghibah. mengumpat. Harus dijaga kemanaannya bukan menjaga keamanan pria.lah tiang negara.

Al-Mawardi misalnya. ia pun menggunakan landasan hadis : 86 . Diskursus tentang Hubungan antara Islam dan Negara Kajian tentang hubungan Islam dan negara telah banyak diperdebatkan oleh para pemikir. dan Ulil Amri di antara kamu" Pada ayat di atas Allah SWT mewajibkan muslimin menaati Ulu al-Amri. zaman Pertengahan. menyatakan bahwa dalam sebuah komunitas. Alasannya. Memiliki pnegaruh besar terhadap anak. baik di zaman Klasik. Mereka mengakui prinsip musyawarah tetapi menolak musyawarah sistem demokrasi. maupun pemikirpemikir Modern dan – post Modernisme.wajib mutlak adanya pemimpin. taatilah Allah dan taatilah rasul (Nya). Mengistimewakan pelayanan kepada ibu daripada kepada ayah. ialah kelompok yang berpendapat bahwa hubungan antara Islam dan negara sangat lekat bahkan Islam mengatur persoalan negara secara eksplisit dan detail. konstruk negara harus negara Islam. Mati karena melahirkan adalah mati syahid. Syurga di baqwah telapak kaki ibu.4 : 59. Hak hidup sehingga tidak boleh melakukan aborsi kecuali dalam situasi darurat. Pendapat mereka dapat diklasifikasikan menjadi tiga aliran pokok. menyatakan bahwa dasar tentang kewajiban adanya Imámah adalah Al-Qur'an surat 4 : 59 : )‫م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ع‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ل ي ا َت َُف‬ ِ ‫أوع‬ ُ ‫وم‬ َ ‫ل َت‬ َ ‫سلو َت‬ ُ ‫ر م‬ َّ ‫علوا ال‬ ُ ‫طي م‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫لل َت‬ َ ‫علوا ا َت‬ َّ ُ ‫طي م‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ (59 "Hai orang-orang yang beriman. Ibn Taimiyah (wafat 728 H/1328M). selain QS. Ajaran Islam harus menjadi dasar konstitusi. Dengan demikian mendirikan sebuah negara Islam adalah wajib.• • • • • • Surat An-Nisa sebagaiu bukti kepedualian Islam thd wanita. Mereka menolak gagasan negara kebangsaan (nation state) karena dinilai bertentangan dengan prinsip ummah. maksudnya adalah imam (khalifah). yakni Kelompok Pertama.

Al-Siyásah asy-Syarâ’ah. (Beirut : Dár al-Syurãq. hadis nomor 2241.44 Selanjutnya ia menyatakan bahwa. Dengan demikian. Tafsir Fâ Éilál al-Qur’án. dan karena itu maka Allah-lah Penguasa tunggal yang mengurusi alam ini. Maududi wafat tanggal 22 September 1978 di Buffalo New York dan dimakamkan di Ichkrah Lahore. India selatan. 45 Senada dengan itu. Ia menyatakan wajib adanya khalifah dan wajib menjadikan Islam sebagai konstitusi negara. maka kekuasaan apapun di atas dunia ini pada hakikatnya adalah milik Allah. Sanadnya berasal dari Ali Ibn Bahr ibn Bara'. (Munawir Syadzali. 172. Syari’at Islam sebagai hukum dasar Pakistan. Di dalam tafsir Fi Dzilál al-Qur’án. hendaklah salah satu dari mereka menjadi pemimpin” Dengan hadis ini lantas Ibn Taimiyah daripada hidup semalam tanpa seorang sultan”43 Tokoh lainnya adalah Al-Maududi. sebab tidak ada hukum yang lebih baik daripada hukum Allah. hal. dari Nafi' ibn Abi Salamah. Quthub menjelaskan bahwa manusia hanya mempunyai dua pilihan dalam menerapkan hukum. lebih baik 87 . dari Muhammad Ibn Azlan. membatalkan UU yang bertentangan dengan syari’at Islam dan pemerintah Pakistan harus menjalankan kekuasaannya sesuai dengan batasbatas yang telah ditetapkan oleh syari‘at Islam. dari Hatim Ibn Ismail. 1966. 45 Al-Maudãdi. Sayyid Quthub dengan tegas menyatakan perlunya ada Imam (khalifah).. Jilid 2. Setelah Pakistan merdeka tanggal 15 Agustus 1947. Ia mendesak Pakistan agar UUD Pakisan menyebutkan bahwa Kedaulatan Pakistan di tangan Tuhan. 1980). hal. 164). Allah sebagai Pemilik tunggal. konsep kekuasaan di dalam Islam didasarkan kepada prinsip bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta alam. Ia menyelenggarakan konferensi Akbar untuk merumuskan konsep Negara Islam. Kalau manusia berkuasa itu artinya ia hanyalah pihak yang dikuasakan oleh Allah untuk menjalankan kedaulatan Allah. Dalam pandangan Maududi. 44 Sayyid Quthub. 888. kedaulatan adalah di tangan Tuhan bukan di tangan rakyat.(‫اذا خرج ةثالةثة ف ي سفر فليؤمروا احدهم )رواه ابلوا داود‬ “Jika tiga orang berangkat bepergian. 43 berfatwa. Lahir di Asurangbad. yakni antara iman Ibn Taymiyah. p. Tahun 1941 ia bersama temanya mendirikan organisasi gerakan Jama’at Islami dan dia sendiri sebagai pemimpinnya. dari Abi Sa'id AlKhuÑry. Maududi dengan jemaat Islamnya memperjuangkan agar syari’at islam menjadi konstitusi Pakistan. bahwa :”Enam puluh tahun hidup bersama imam yang tidak adil. Hadis di atas terdapat dalam kitab Sunan Abi Daud. tanggal 25 September 1903 Masehi. (Beirut : Dar al-Kitab al-‘Arabiyah). dan ia menyatakan bahwa menjadikan Islam sebagai konstitusi negara adalah sebuah keniscayaan yang tak dapat ditawar-tawar lagi.

47 Wahbah Zuhaily. Apabila Ulu al-Amr itu tidak menaati Allah lagi maka tidak ada kewajiban bagi umat untuk menaatinya. Karena itu masyarakat muslim wajib hukumnya berjuang mendirikan negara Islam di manapun jika memungkinkan. 49 Rambi Ka‘bi Ahmad. bahwa seluruh kekuasaan di alam semesta pada hakikatnya berada pada kekuasaan Allah karena Dia-lah yang telah menciptakannya. Tafsâr al-Munâr fâ al-Aqâdah wa al-Syarâ‘ah wa al-Manháj. 5 : 59.). Disebut kafir karena mengingkari hukum Allah. 58. Masalah-masalah Teori Politik Islam. mau tidak mau harus berhukum kepada hukum Allah. Menurut Hakim Javid Iqbal.46 Pendapat serupa disampaikan pula oleh Wahbah Zuhaily sebagaimana dijelaskan dalam bukunya. mengikuti hukum Allah atau mengikuti hawa nafsu. Karena Allah sebagai penguasa maka hanya Allahlah yang harus ditaati. Kalau mengaku beriman kepada Allah. Bai’at. Menurut Sayyid Quthu. Rambi Ka'bi Ahmad menegaskan bahwa. disebut zalim karena menyalahi hukum Allah. 30. Bai’at . (Bandung : Mizan. wajar kalau Umar Ibn Khattab menegaskan : Lá Isláma illá bil jamá‘ah walá jamá‘ah illá bi al-imámah. 46 88 . 30.atau kufur. kewajiban terbesar dari Islam adalah keharusan adanya jamaah Islam. halaman 204. Selain menaati Allah dan Rasul-Nya. setiap muslim wajib menaati Ulu al-Amr dengan syarat kalau mereka menaati Allah. tafsir al-Munâr. hal. 49 Namun saat ini justeru umat Islam tidak mempunyai imam. dan disebut fasiq karena keluar dari iman dan dari ketaatan kepada Allah. zalim dan fasiq. hal. 48 Rambi Ka‘bi Ahmad {iddiq ‘Abdurrahman. hanya Allah-lah yang mengetahui mana yang sebenarnya maslahat bagi manusia dan mana yang tidak. adanya seorang Imam untuk segenap kaum muslimin adalah wajib.48 Dalam pandangan Ka'bi Ahmad. 47 Melihat betapa pentingnya kedudukan dan fungsi imam. Di dalam tafsir tersebut dijelaskan bahwa orang yang tidak berhukum kepada hukum Allah adalah kafir. dikatakan Seseorang menaati Allah apabila ia menaati segenap aturan yang telah dibuatNya sebagai-mana tertuang di dalam Al-Qur’an yang kemudian dijelaskan oleh hadis nabi. hal. Jadi kewajiban manusia adalah menaati aturan tersebut bukan membuat aturan baru. wajibnya mendirikan negara didasarkan kepada beberapa prinsip antara lain – sebagaimana ditegaskan di dalam QS. Juz VI. Islam atau Jahiliyyah. Cara hidup demikian hanya bisa dilaksanakan dalam suatu masyarakat yang bebas secara politik dan ekonomi. karena tidak ada kesepakatan Mumtaz Ahmad (Ed. 1996) .

maka dia mati dengan kematian Jahiliyyah". 441. 1993.61). |adi` Marfã‘ {ahâh. dari Nafi‘. hal. 54 Al-Mawardi . dari Zayd ibn Muhammad. taatilah Allah dan taatilah rasul (Nya).. 52 {ahâh Muslim. Hadis. Dár al-Falah.9 53 89 . dari ‘Ashim.53 (4). kepada pimpinan : 51 Juga hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tentang kewajiban berbai‘at ‫من م ات وليس ف ي عنقه بيعة م ات ميتة ج اهلية‬ "Barang siapa yang mati di lehernya tidak ada bai‘at. dari Mua] ibn Muhammad. maka sesuatu itu menjadi wajib adanya).55 50 Al-Syahrastani. \adi` no. (terjemahan Fadhli Bahri). Fiqih Siyasah dalam Pemikiran Islam Klasik “ dalam Ulumul Qur’an no2 vol. Al-Milál wa an-Nihál . Ijtihad (Qiyas) bahwa kalau di dalam kelompok kecil saja wajib mengangkat pimpinan apalagi di dalam sebuah kelompok besar atau negara.50 Banyak lagi ulama-ulama lain yang mengharuskan adanya khalifah (imam) yang memimpin negara.1v hal. Dalam hal ini Asy-Syahrastani menyatakan bahwa perselisihan umat Islam terbesar adalah karena persoalan Imámah. hal. Oleh karena itulah Abdul Karim Zaidan berpendapat bahwa orang Islam wajib menegakkan daulah Islámiyyah untuk melaksanakan hukum-hukum syari’ah. 24 Al-Mawardi. Maret.54 Dengan demikian. "Hai orang-orang yang beriman. Ini dikenal dengan mafhãm muwáfaqah la\nal khiÅáb. hal.siapa sebenarnya yang layak menjadi imam. Al-Qur'an surat 4 : 59 tentang kewajiban adanya Ulu al-amr. I . Al-Ahkám As-SulÅániyyah fi Wiláyah ad-Dâniyah . dari ‘Abdullah. Sanadnya berasal dari ‘Ubaidillah. 51 Ibrahim Husain. dan Ulil Amri di antara kamu" (2).52 (3). apabila hukum Islam hanya bisa tegak dengan adanya negara Islam maka mendirikan negara Islam adalah sebuah kewajiban. 8 55 Abdul Kariem Zaidan. hal. ada hadis riwayat Abu Daud dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah tentang kewajiban mengangkat pimpinan walaupun dalam kelompok kecil. Al-Ahkám Al-SulÅaniyyah. Qaidah Fiqhiyyah yang menyatakan “málá yatimmu wájib illá bih fahuwa wájib (apabila tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengan adanya sesuatu. 5. Tetapi secara umum hujjah yang mereka gunakan tentang kewajiban mendirikan negara Islam adalah : (1).

Untuk menegakkan Islam ini perlu kekuatan politik. melaksanakan jihad. Kelompok yang menyuarakan kewajiban mendirikan negara Islam sebagaimana di zaman nabi. Bukti Sejarah : Menurut kelompok ini. oleh karena itulah mendirikan sebuah negara Islam adalah sebuah kewajiban. ( Beirut : Dar alKitab al-‘Arabiyyah. 56 90 . serta wajib hukumnya menggunakan dasar negara dengan Al-Qur'an. 138. Realitas Politik dan Dimensi Kebangsaan” Harian Republika 29 Januari 1993. hal. tanpa ada kekuatan politik maka akan sulit menegakkan Islam. Syafi‘i Anwar. Terhadap istilah ini banyak orang yang merasa keberatan lantas memunculkan istilah lain yakni Revivalis. 1966).(5). " Idealisme Islam. Menurutnya Allah tidak memberikan jabatan rasul sekaligus sebagai raja kepada Ibn Taimiyah 1966 . wajib melaksanakan \udãd. sering disebut kelompok fundamentalis Islam. tidak setuju dengan konsep negara Islam. kelompok yang ingin mengembalikan segala sesuatu termasuk pola bernegara sebagaimana adanya di zaman nabi. menjadi komando perang dan mengangkat para penguasa daerah taklukan. mereka menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Islam dengan negara dengan demikian mendirikan negara bukan sebuah kewajiban. Jadi menurut pendapat pertama adalah. Sistem politik Islam bukan saja ada di dalam doktrin Islam. PM. menegakkan keadilan. tetapi sudah menjadi ma‘lãm min ad-dân diketahui wajibnya). As-Siyásah wa Asy. Haikal. ‘Ali ‘Abd Ar-Ráziq 57 bi ad-Üarãrah (sesuatu yang telah jelas misalnya. Kelompok Kedua. Menurut Ibn Taimiyah. Jadi Muhammad ketika itu selain sebagai nabi juga sebagai jauh. Nabi Muhammad SAW ketika berada di Medinah dengan Piagam Madinahnya waktu itu telah melakukan segala aktivitas kenegaraan sebagaimana dilakukan oleh para pemimpin negara lainnya seperti menjatuhkan saksi pidana.Syarâ’ah . secara logika.56 (6). segala apa yang dilakukan oleh nabi itu kepala negara. 57 M. kewajiban muslim adalah amr ma’rãf nahyu munkar. Lebih terus diikuti oleh khulafá al- Rásyidin dan khalifah-khalifah setelah itu. menyatakan perang. Sunnah itu harus diikuti oleh segenap muslimin. Dalil Logika. wajib membela pihak yang teraniaya. dll. wajib hukumnya memilih imam (khalifah) yang berperan memimpin umat. bahkan ia menegaskan tidak ada hubungan antara agama dan negara.

yakni temporal dan nontemporal.4 : 83. tetapi kepemimpinan rasulullah waktu itu tidak identik dengan raja dan rakyatnya. Ar-Ráziq mengakui bahwa kepemimpinan Muhammad sebagai nabi sangat penting pengaruhnya dalam memimpin masyarakat. Jadi tidak dapat disamakan antara kekuasaan kerasulan dengan kekuasaan seorang raja. lantas dinyatakan bahwa Islam adalah sebuah kesatuan politik dan sekaligus sebuah negara yang didirikan oleh nabi SAW. mayoritas muslim meyakini bahwa nabi SAW adalah seorang rasul sekaligus raja. Rasulullah SAW dahulu telah membentuk kekuasaan politik dan sekaligus bertindak sebagai raja. tak ada kaitannya dengan persoalan imámah. Lebih jauh Ráziq menyatakan bahwa para ulama bukan saja tidak berpijak kepada ayat Al-Qur’an tetapi mereka tidak memiliki sandaran dari hadis 91 . taatilah Allah. 4 : 59: “Hai orang-orang yang beriman. taatilah rasul dan taatilah Ulã al-Amr di antara kamu”. padahal ayat tersebut tidak bisa disimpulkan wajibnya mendirikan sebuah khilafah walaupun di sana terdapat kata Ulã al-Amr. melainkan hanyalah rasul semata. Alasannya adalah karena ketaatan masyarakat terhadap nabi adalah karena hubungan ruhaniyah yang bersumber pada iman. tidak ada seorang ulama pun yang bisa mengajukan satu ayat Al-Qur’an saja yang secara pasti menunjukkan kewajiban mengangkat khalifah serta menjelaskan fungsi khalifah. sedangkan ketundukan kepada raja adalah karena hubungan jasmaniyah antara penguasa yang dikuasai. Kekuasaan Muham-mad SAW atas kaum muslimin adalah kekuasaan kerasulan dan sama sekali bukan ambisi politik. Menurut dia. Dasar pijakan yang ada hanyalah ijmak ulama yang sebenarnya tak lebih dari sekadar kesimpulan logika para ulama terdahulu. dengan demikian maka pemerintahan rasulullah adalah sebagai manifestasi dari amaliyah duniawi bukan tugas risalahnya. Di sini ArRáziq memilah perbuatan nabi menjadi dua. Padahal. kata ar-Raziq bahwa jihad di zaman nabi bukan semata-mata untuk pengembangan agama tetapi untuk pengembangan wilayah kekuasaan. Karena pengertian Ulã al-Amr adalah seseorang yang mengurus keperluan umat bukan berarti khalifah. justeru kebanyakannya rasul itu bukan raja. Buktinya hanya beberapa rasul saja yang menjadi raja seperti nabi Dawud.nabi Muhammad SAW. Dalil Al-Qur’an yang sering dijadikan pijakan para ulama adalah: QS. Selanjutnya ‘Ali ‘Abd Ar-Ráziq menegaskan bahwa. Ayat senada terdapat juga di dalam QS.

Imamah artinya pemegang jabatan khilafah. 5. 60 Tim penulis. Dia mengutip dari Fathi Otsman. yang terpenting prinsip-prinsip yang terdapat dalam al-Qur’an itu harus ditransformasikan ke dalam bentuk rumusan – rumusan kenegaraan zamannya. Islam dan Negara. Arabia . akan tetapi dari hadis-hadis itu tidak dapat disimpulkan bahwa kekhalifahan merupakan aqâdah syar‘iyyah. hal. Dasar dan prinisp inilah yang menjadi pegangan bagi umat Islam dalam menghadapi perkembangan zaman. dasar-dasar atau pokok-pokoknya saja bukan rinci. Sejalan dengan itu. Makalah Al-Qur’an dan Kehidupan Masyarakat. Selanjutnya kata ar-Raziq. Fat\i Osman menyatakan sangat jauh dari kebenaran apabila dikatakan bahwa Islam telah memberikan sistem sosial politik yang menyeluruh dan terperinci59. Harun Nasution misalnya dengan mengutif pendapat ‘Abdul Wahháb al-Khalláf dalam ‘Ilmu al–Ushul al-Fiqh. 225. (Jakarta : Lembaga studi Agama dan Filsafat. 10. Kelompok ini mengakui bahwa di dalam Islam memang terdapat ajaran tentang politik dan negara tetapi hanya menyangkut prinsip-prinsipnya saja. 1. 1998). January. yang menjadi dasar pijakan tentang wajibnya khilafah bukanlah dalil tetapi sesuatu yang mirip dalil (syibhu ad-dalâl). bay'ah artinya bai‘at kepada khalifah. 58 Dengan demikian pada hakikatnya dinamika masyarakat Islam tidak diikat. Refleksi Pembaharuan Pemikiran Islam. The Islamic World Review. Bahtiar Effendy. menyatakan bahwa ajaran-ajaran Islam yang orisinil dalam soal kenegaraan hanya sedikit itupun hanya menyangkut prinsip-prinsip. bai'ah dan jamá‘ah. Tujuh Puluh Tahun Harun Nasution. tidak menjelaskan secara ekplisit tentang bentuk negara. Kelompok ketiga : Di luar kelompok yang pro dan kontra di atas muncullah kelompok ketiga yang pendapatnya dapat dianggap sebagai sebuah sintesa. 1989). Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam di Indonesia. 17.rasul tentang persoalan imámah. No. Tuntutan al-Qur’an tentang kehidupan bernegara tidak menunjuk kepada model tertentu tentang sebuah negara. Dengan demikian.60 58 yang dipandang perlu akan meme-nuhi hajat kebutuhan kaum muslimin tentang sebuah negara pada Harun Nasution. (Jakarta : Paramadina. “Parameters of the Islamic State ”. sedangkan jama’ah artinya pemerintahan kekhalifahan Islam. hal. . Itu semua disesuaikan secara fleksibel dengan keadaan negara masing-masing. 1983 hal. 59 92 . dasar negara dan ketatanegaran lainnya. hal. betul bahwa terdapat hadis-hadis tentang imámah.

ar-Ráziq tidak perlu memilah antara aktivitas kehidupan temporal dan nontemporal karena dengan cara seperti ini bisa membawa kepada kesimpulan bahwa Islam tidak perlu dibawa untuk memecahkan masalah sosial politik. 62 Dalam pandangan kelompok Modernis. yang di dalamnya terdapat persatuan. 66 Syari’ah adalah hukum yang dihasilkan dari ayat-ayat Al-Qur’an yang tidak mengandung alternatif penafsiran tetapi hanya mengandung satu penfasiran yang pasti (qaÅ‘i). persaudaran. musyawarah dan keadilan. Islam Substantif. pertama-tama adalah tujuan yang hendak dicapai oleh negara itu yaitu masyarakat beragama dan berKetuhanan Yang Maha Esa. Namun Amin Rais tidak setuju kalau konsep negara di zaman nabi itu diterapkan sekarang.). dalam membahas konsep negara menurut Islam perlu dipisahkan antara konsep dasar syariah66 yang bersifat universal dengan hal-hal Harun Nasution. Islam dan pembaharuan: xxiii. Amin Rais lebih setuju kalau prinsip-prinsipnya saja yang diterapkan sekarang seperti prinsip keadilan. hal. persamaan. Kelompok ini beranggapan bahwa Islam mengatur soal politik dan negara namun tidak mendetail. sedangkan apabila suatu hukum yang dihasilkan dari ayat yang dapat menimbulkan berbagai macam alternatif penafsiran 61 93 . Islam Substantif. Menurut Amin Rais. 62 Pemikiran kelompok Rasional tentang Hubungan Islam dan Negara dapat dibaca pada Azyumardi Azra. 65 Wawancara Amin Rais dengan salah satu Televisi Swasta. “Kata Pengantar” dalam John Elposito. yang penting adalah prinsip-prinsip terpokok Islam yang harus dijelmakan dalam sebuah negara. Menurut dia soal kenegaraan itu terus menerus berkembang sehingga yang perlu dipegang adalah prinsip-prinsip nilai yang universal dan absolute bukan halhal yang sifatnya kaku. Piagam Madinah adalah petunjuk pengaturan kehidupan masyarakat yang berasaskan Islam dan disusun berdasar-kan syari‘at Islam untuk mengatur masyarakat yang majemuk 63. bahkan bisa mereduksi Jadi dalam pandangan Amin Rais. inklusif.61 Para pembaharu teologis yang berusaha melakukan pembaharuan konsep teologi keagamaan berupaya menyuarakan gagasan mengenai sebuah Islam yang substantif.65 Pendapat Amin Rais sejalan dengan pemikiran Ibrahim Husein. 63 Azyumardi Azra. masalah apapun yang dihadapi. Menurut Ibrahim Husein. 64 M. : 228-9. 64 nabi itu adalah pengatur dalam segala persoalan. integratif dan toleran. Islam dan kehidupan Kenegaraan ” Dalam 70 Tahun Harun Nasution. Amin Rais. hal. Islam sehingga pada akhirnya Islam hanya berhubungan dengan masalah rohani manusia semata.Menurut Harun Nasution. 92-93.

Teori dan Implementasinya dalam Praktek. Akan tetapi apabila terjadi perbedaan pendapat yang menyangkut kemaslahan umum maka pemerintahlah yang harus menentukan dan ketentuan pemerintah ini harus mengatasi semua perbadaan yang muncul. dll. atau tentang lembaga-lembaga negara.yang bersifat teknis dan kondisional yang merupakan refleksi dari tuntutan situasi dan kondisi yang temporal seperti bentuk negara. Tetapi bagi masyarakat luas mereka bebas memilih hasil Ijtihad para ulama mana yang dinggap paling tepat. musyawarah.67 Seiring dengan itu Abdurrahman Taj menjelaskan bahwa siyásah syari‘ah adalah hukum kebijaksanaan atau peraturan yang berfungsi mengorganisir perangkat kepentingan negara dan mengatur urusan umat yang sejalan dengan jiwa syari‘ah. halaman 8. Piagam Medinah memberikan pengalaman historis yang berharga tentang bagaimana nabi Muhammad membangun negara yang masyarakatnya (Üany) disebut fiqih (pemahaman). 9 94 .68 Siyásah yang Islami ialah suatu peraturan. Sedangkan fiqih kebenarannya bersifat relatif. Fiqih Siyasah . Sedangkan Piagam Madinah sebagaimana dijelaskan oleh Azyumardi hanyalah eksperimen yang menunjukkan pengalaman kenegaraan dalam Islam. yang diselenggarakan oleh Jurnal Ulum al-Qur’an bekerja sama dengan ICMI. pemilihan kepala negara. Seorang ulama wajib melaksanakan hasil Ijtihadnya karena hasil Ijtihadnya itu telah dianggap oleh dia sebagai hukum Allah. toleransi. nisbi karena merupakan hasil Ijtihad yang bisa dibantah oleh hasil Ijtihad lain. “Fiqih Siyasah Dalam Tradisi Pemikiran Islam Klasik”. hal. sesuai dengan dasar-dasar yang universal (kully) serta (dapat) merealisasikan tujuan-tujuannya yang bersifat kemasyarakatan. 67 69 Ibrahim Husein. perundangan. yang harus diabadikan dalam sebuah negara adalah nilai-nilai universal dan absolut seperti nilai keadilan. Indonesia yang melaksanakan prinsip-prinsip hukum Islam sudah cukup. Syari‘ah kebenarannya bersifat absolut. atau kebijaksanaan yang secara faktual lebih dapat mendekatkan umat manusia kepada kemaslahatan dan lebih dapat menjauhkan diri dari kerusakan sekalipun hal itu tidak ditetapkan oleh Rasul dan tidak pula ada wahyu turun tentang hal itu. tujuannya demi kemaslahatan umat. sekalipun hal itu tidak ditunjukkan oleh na[-na[ taf[ili yang juz’i di dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Disampaikan dalam Seminar Nasional Sistem Ketatanegaraan dan Politik Islam Dalam Perspektif Islam. 68 Ibrahim Husein.69 Bagi kelompok ini. Dalam hal ini. tidak menerima perubahan dan berlaku sepanjang zaman.

73 Abu al-A’la al-Maududi. hal. 40. Dialah satu-satunya Penguasa dan Pemilik. Azyumardi Azra. Hanya Allah-lah yang berhak mengklaim sebagai hakim serta tidak ada undang-undang selain undang-undang-Nya. hal.majemuk dalam beragama. mengatur. Kedaulatan tertinggi adalah milik Allah sedangkan manusia sama sekali tidak memiliki kedaulatan. yaitu sunnah nabi. mengasihi dan menyempurnakan. (Lahore : Islamic Publication Ltd. Islamic Way of Life. 71 Dalam hal ini ada baiknya kita mengetahui penjelasan Maududi seputar hubungan tauhid dalam kaitannya dengan kegiatan politik. Islam Substantif. Dalam arti inilah Allah sebagai Iláh (yang disembah. 148. Risálah dan Khiláfah. Islam Substantif. Selanjutnya Azyumardi Azra menyatakan : Konsep dan bentuk negara yang baku tidak ada dalam Islam. Saya kira bukan tanpa hikmah nabi SAW memberikan contoh melalui eksperimen Medinah. 72 Abu al-A’la al-Maududi. maka Dialah yang berdaulat terhadap alam ini. mungkin saja praktik model itu tidak 95 . 70 71 model yang baku padahal nabi sendiri hidup 15 abad yang silam. selanjutnya apa-apa yang global itu diperjelas oleh Rasulullah sepanjang hayatnya. 1977). Oleh karena itu. The Islamic Lawc and Constitution . Dengan konsep tauhid ditegaskan bahwa hanya Allah-lah satu-satunya Rabb atau pencipta dan penguasa alam ini. Bagaimana nabi meletakkan prinsip equality (persamaan) dan toleransi (tasammuh)70.(Lahore : Islamic Pulication Ltd. pedoman dasar bagi kehidupan manusia adalah AlQur’an dan Sunnah Rasul. 40-41. Al-Qur’an hanya menjelaskan prinsip-prinsip pokok sebagai landasan yang harus dipatuhi manusia.72 Allah sebagai Rabb berarti Tuhan yang memelihara. Menurut Maududi sistem politik Islam didasarkan kepada tiga prinsip pokok yaitu Tawhâd. Apabila nabi sudah membuat relevan lagi dengan masa sekarang. 1967). Karena hanya Allah sebagai Rabb manusia maka manusia ketaatan dan kepasrahan manusia hanya diserahkan kepada Allah.73 Segala aturan dan perundang-undangan yang bertentangan dengan aturan Allah adalah bathil. Kedua pegangan itu dalam terminologi Islam disebut Azyumardi Azra. Prinsip kedua adalah Risálah. 122-124. hal. tidak boleh diserahkan kepada makhluk. al-ma‘bãd). hal.

Amin Rais. Selanjutnya Maududi menjelaskan bahwa syari'at baru dapat ditegakkan apabila didukung oleh kekuasaan (sulthan) . Islamic Way of Life.74 Kosep ketiga adalah Khiláfah. Nurcholish Madjid. seperti yang biasa gamblang terlihat pada kalimat syahadat. Secara eksplisit ia menyatakan : Sehubungan dengan filosofi nasional. Dengan teori kekuasaan mutlak milik Allah. Mulkiyah Allah atau theocracy. hal. 4 : 65) Para pemikir pembaharuan teologis seperti Harun Nasution. apakah bersifat pro atau anti Islam. Menurut Maududi. NKRI dengan dasar filosofi Pancasila sudah cukup. Abu al-A’la al-Maududi. 133. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. pada intinya tak ada yang salah pada Pancasila dari kacamata ajaran Islam. Islam mengajarkan manusia untuk hanya percaya kepada satu Tuhan. ‫ ا‬ ً‫ليما‬ ِ ‫سع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ملوا َت‬ ُ ‫ل م‬ ِّ‫س‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫وم‬ َ ‫ت َت‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ض ُف‬ َ ‫ق َت‬ َ ‫م ا َت‬ َّ ‫م‬ ِ ‫ج ا ع‬ ً‫ر ا‬ َ ‫ح َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫َت‬ Maka demi Tuhanmu. 42. QS. Menurut mereka. The Islamic Lawc and Constitution. yaitu manusia sebagai wakil Tuhan (khilâfah) di atas bumi. maka negara yang dicita-citakan oleh Maududi adalah kerajaan Tuhan. Semua sila di Pancasila bersesuaian dengan Islam. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman sehingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan. Islam juga mendesak pemeluknya untuk saling mengasihi dan bermusyawarah dalam urusan sosial politik. Syafi'i Ma'arif dan Azyumardi Azra. kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan. kingdom of God.. Pancasila dengan Piagam Madinah sama-sama mengajak kepada komunitas keagamaan yang bersifat heterogen. hal. berusaha meyakinkan umat Islam bahwa negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 adalah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip pokok Islam. Ini artinya bahwa pemilik kekuasaan itu pada hakikatnya adalah Allah. Di samping itu Islam sangat menekankan tegaknya 74 75 kalimah sawa (kata yang sama) yang mengatur proses sosial politik dari sebuah Abu al-a’la Al-Maududi. Pancasila. Manusia (umat) wajib menaati khalifah itu selama dia menaati kehendak Allah.syari‘at. Bagi Azyumardi Azra.75 Allah sebagaimana firman-Nya : ‫ف ي‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ي ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫م َت‬ َّ ‫ةث‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫ر َت‬ َ ‫ج َت‬ َ ‫ش َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ك م‬ ِّ ‫ح‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫تى م‬ َّ ‫ح‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫ال م‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ب َت‬ ِّ ‫ر‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫َت‬ (65 ‫)النس اء‬. 96 . manusia mempunyai kekuasaan yang didelegasikan oleh Allah kepadanya dengan batas-batas tertentu.

Kompilasi Hukum Islam (1991). 249 79 Yusanto. 97 . 78 Lihat Pembaharuan pemikiran Islam (Nurcholish Madjid) dan Kritik Endang Saifuddin Anshari dalam Kritik atas Faham Gerakan pembaharuan Islam Nurcholis dan Rasyidi. 1998). Islam Substantif. Refleksi Cendikiawan Muda . Repolitisasi Islam. serta menolak model negara demokrasi. tetapi kelompok funda-mentalis tetap pada pendiriannya. cetakan I. Bedanya. 77 2 Azyumardi Azra. Berdasarkan alasan-alasan ini tidak mengejutkan bahwa para pemimpin muslim terlibat dalam poses penyusunan Pancasila pada tanggal 22 Juni 1945 dan 16 Agustus 1945 menerima Pancasila sebagai filosofi nasional Republik Indone-sia.76 Menurut para pemikir kelompok Pembaharu. (Bandung : Mizan. 2000). 93 dst.keadilan sosial . Pernahkah Islam Berhenti Berpolitik ?. ( Bangil Jawa Timur : Penerbit al-Izzam. Ismail.78 Mereka membuat perbedaan antara negara demokratis dengan negara Islam sebagaimana dapat dilihat pada table di bawah ini. dan pengesahan kepada ideologi Islam tetapi memperhatikan nilai-nilai Islam. tetapi mengembangkan Islam substantif – meminjam istilah Munawir Syadzali – bukanlah theocratic state tetapi religious state. 82 dan 78. Para pembaharu menawarkan konsep yang mengesampingkan segi formal dan legal Islam. Bahtiar Effendy. P. Negara NKRI sudah final dan bersifat akomodatif terhadap nilai-nilai Islam Undang . yang pertama menekankan formalisme dan legalisme ideologis yang menghendaki konstitusi negara yang secara tegas didasarkan kepada Islam (Islam sebagai ideologi negara) dan menghendaki agar masalah kenegaraan berada di tangan pemimpin agama. hal. Islam Ideologi. Sedangkan yang kedua ( religious state) yang kendatipun secara legal – formal tidak mendasarkan konstruk negara Walaupun kelompok pembaharu telah menyampaikan argumentasinya secara panjang lebar dan memakan waktu puluhan tahun.undang Zakat (1999). bahkan menuduh para pembaharu teologis itu sebagai mempropagandakan sekularisasi serta menghancurkan watak holistik Islam. 72-73. hal. hal. PERBEDAAN ANTARA NEGARA DEMOKRATIS DENGAN NEGARA ISLAM 79 Negara Demokratis Negara Islam 1 76 77 misalnya pengesahan UU Peradilan Agama (1989).

5. Ada kebebasan beragama tetapi bagi mereka yang murtad terkena dengan hukum bunuh. Dalam pengambilan keputusan Syar’i oleh para mujtahid sedangkan pengambilan keputusan teknis diambil oleh para ahli. hal. 4. Secara factual. Dari Fundamentalisme . konsep Maududi). lihat saja dalam Pemilu 1998 yang lalu. Kekuasaan di tangan ummat. Amin Rais dan lain-lain. (Jakarta : Penerbit Paramadina. paling tidak sampai hari ini. adalah pendapat yang paling banyak berpengaruh pada masyarakat muslim secara umum di Indonesia. Ada pembagian kekuasaan (power sharing) 1. 3. Bahkan perdebatan di MPR antara kelompok yang ingin agar konstitusi NKRI berdasarkan Islam dengan kelompok muslim yang ingin tetap negara Indonesia berdasarkan Pancasila seperti sekarang. pendapat yang ketiga yang antara lain sekarang dikumandangkan oleh Harun Nasution. 3. 2. Mereka yang memegang kekuasaan harus dipilih oleh ummat ditunjukkan dengan bai‘at. Pergolakan Politik Islam. Kedaulatan di tangan Allah. Jika ditelusuri lebih ke belakang lagi. 1996). Pemilu dimulai dengan pemilihan oleh ahlu al-\allâ wa al-‘aqdi. Kedaulatan di tangan rakyat artinya Keterlibatan rakyat dalam memproduksi hukum (Lyman Tower dalam buku Contemporary political ideology). Azyumardi Azra. Pindahpindah agamapun hak warga negara tidak ada sanksi. 2. partai-partai yang secara jelas-jelas ingin menerapkan syari‘at Islam ternyata kalah. Pemilu untuk memilih pemimpin mereka . 5. hanya Allah yang berhak memproduksi hukum (al. Kebebasaan beragama. 4. munculnya perdebatan soal sehingga hampir seluruh hubungan Islam dengan negara adalah sebagai reaksi atas tekanan berat akibat dunia Islam sejak abad 18 diekspansi oleh Barat negara-negara Islam dikuasai oleh Eropa. 2 80 98 .80 Azyumardi Azra. Munawir Syadzali. Pengambilan keputusan diambil dengan musyawarah mufakat atau dengan suara mayoritas. Modernisme Hingga Post Modernisme.1.

Menurut |asan al-Bana. Menghangatnya kembali pembahasan tentang konsep negara Islam akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa faktor.82 Tokoh yang lebih dahulu berpendapat demikian secara tegas – walaupun dalam terminologi lain -. Sebagian lagi menggunakan konsep Islam yang dipadukan dengan Barat. agama Islam adalah sebagai 81 Azyumardi Azra sebagai nidzam asy-syumul (sistem yang lengkap). dari mulai persoalan keluarga.83 Islam Robert N. Kelompok ini disebut Fundamentalis Islam. . Dalam hal ini. 16. Wimston. Alasan utamanya karena sifatnya yang omnipresent atau senantiasa mampu “hadir” di mana-mana. |asan al-Bana. Islam. 1996). (Barkeley : University of California. Menurut beberapa pemikir. sebenarnya merupakan agama yang paling mudah untuk menerima premis semacam ini. . Sebahagian konseptor muslimin lantas meniru mentah-mentah konsep negara ala Barat seperti Kemal At-Taturk di Turki. 82 Bahtiar Effendy. ini lebih dikenal dengan Westernisasi. yakni berasakan Islam dengan sistem khiláfah. Essay on Religion in a Post – Tradisionalist World. agama adalah instrument Ilahiyah atau instrument transendental untuk memahami dunia. (New York : Holt Rainhart. Bellah.adalah Hasan al-Bana. Sedangkan sebahagian lagi justeru menghendaki agar kembali kepada konsep Islam klasik apa adanya. Repolitisasi Islam. Dengan demikian terdapat hubungan yang inextricable antara agama dan persoalan-persaoalan kemanusiaan. 1991). Dengan penafsiran-penafsiran baru. Menurutnya. kelompok ini adalah kelompok Islam Pembaharuan yang antara lain menghasilkan konsep nation-state atau konsep Nasionalisme seperti Mesir dan Indonesia. Islam meliputi segenap aspek hidup dan kehidupan. baik dalam kehidupan pribadi (agama private) maupun dalam kehidupan bermasyarakat (agama public). hal. 81 Maksudnya Tuhan menurunkan agama adalah agar manusia mampu memahami dunia. Beyond Belief. Pertama : Karena kesadaran umat Islam sendiri tentang hakikat agama. Fazlul Rahman menjelaskan bahwa yang 83 99 . 24. dan menjadi nilai panduan moral yang benar bagi tindakan manusia. Lihat juga : Fazlur Rahman. atau kelompok militan atau dalam istilah revivalisor. hal. masyarakat sampai Negara. 24. mengapa Islam yang jaya dapat dihinakan oleh Barat. demikian pandangan Robert Nabilah.Ekspansi Eropa ke negara-negara Islam mengakibatkan reaksi dan sejumlah pertanyaan. Islam dibandingkan dengan agama–agama lain. baik bab ibadah ritual sampai kepada persoalan mu’amalah. hal. Majmã‘ ar-Rasail.

hal. 18. Islam Ideologi. hal. Lahore. yakni sebuah “Negara ideologis’ yang didasarkan kepada ajaran-ajaran Islam yang lengkap.85 Dengan konsep tiga “D “di atas tidaklah heran apabila kini bermunculan kembali suara-suara (wacana) dan bahkan harakah yang menghendaki agar segenap kehidupan muslim baik sosial. Islam. maka menurut Bahtiar Effendy Islam meliputi tiga “D” yakni Dân (agama). New York. Winston. 1982. AlQur’an itu tidak berisikan segala sesuatu yang berhubungan dengan pengetahuan umum. Islam harus diterima dalam keseluruhannya. ekonomi dan politik. Kesalahfahaman ini disebabkan oleh pandangan keliru terhadap Al-Qur’an yang berbunyi demikian :”Dan kami turunkan kepadamu kitab Suci untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri”. Rainhart. Lihat : Qomaruddin Khan. Bakhtiar Effendy. Dengan sifatnya yang komprehensif ini Islam dipandang sebagai sebuah totalitas yang padu yang menawarkan solusi terhadap segenap problema kehidupan. 24. Political Concept in AlQur’an. Islam dan Negara. dalam istilah-istilah simbolik yang dewasa ini dimaksud dengan meliputi semua aspek hidup dan kehidupan adalah karena Islam memberikan paduan moral yang benar bagi tindakan manusia. hal. 84 85 Islamil Yusanto.mampu dijadikan panduan moral karena – demikian Ismail Yusanto (juru bicara Hizbut Tahrir) -. Islam adalah sebuah totalitas yang padu yang menawarkan pemecahan terhadap semua masalah kehidupan. Holt. (QS. dan harus diterapkan dalam keluarga.16 :89). 100 . 7. Islam Book Fondation. 1966. hal. Selanjutnya ia menyatakan : Islam adalah suatu totalitas yang padu yang menawarkan terhadap semua masalah kehidupan. ekonomi dan politik yang didasarkan kepada Islam secara eklusif. Ayat ini dimaksudkan untuk menyatakan bahwa al-Qur’an mengandung penjelasan mengenai aspek panduan moral. Menurutnya : Ada pandangan yang salah dalam fikiran kaum Muslimin dewasa ini bahwa Al-Qur’an berisi penjelasan menyeluruh tentang sesuatu. Sejalan dengan pemikiran Fazlur Rahman adalah Qomaruddin Khan. (lihat. (Bagi kalangan muslim) realisasi sebuah masyarakat Islam dibayangkan dalam penciptaan sebuah negara Islam. dunya (dunia) dan daulah (Negara). 75-76. dan bukan penjelasan terhadap segala objek kehidupan. Fazlul Rahman.84 Karena Islam merupakan sistem yang lengkap dan komprehensif.Islam mempunyai ajaran yang genuine (asli) bersumber dari wahyu Ilahi tentu sangat compatible dengan sturuktur fisik dan kejiwaan manusia sebab memang Islam diturunkan untuk mengatur manusia.

1988). 88 Ramli Kabi Ahmad Shiddiq Abdurrahman. dalam Klauss Ferdinand and Mehdi Mozzafari (ed. The Concept of Authority in Islamic Though . Islam Ideologi. Ujungnya adalah kehancuran moral dan akhlaq. Ini sangat salah karena kapitalisme dengan komunisme berakar dari unsur yang sama yakni materalisme yang hanya menghargai materi serta tidak mengindahkan nilai-nilai keagamaan. Muhammad SAW selain sebagai Rasulullah juga sebagai kepala negara Di negara Madaniyah Rasulullah mendeklarasikan undangundang sebagai landasan konstitusi yang mengatur hubungan antar warganya.). hal. termasuk Indonesia yang hancur morat marit karena krisis multi dimensi. (London : Curzon Press. 1986.88 Ketiga karena ternyata konsep negara sekuler89 telah dianggap gagal oleh banyak kalangan muslim dalam membawa negara-negara dengan penduduk mayoritas muslim kepada kejayaan. termasuk kebebasan berkeyakinan. Menengok kembali kepada kenyataan sejarah. Bai’at. Islam sebagai agama telah ada sejak 14 abad yang silam dan sebagai mabda’ telah pernah terwujud secara faktual sebagai realitas historis selama berabad-abad di berbagai wilayah87 Dalam realita sejarah. kebangkitan Islam. hal. (2). yang satu menggunakan jalur kolektivisme sedangkan yang lain menggunakan jalur individualisme. Maraknya kezaliman atas diri umat Islam di berbagai belahan bumi meningkatkan Mohammad Arkoun. 86 Kedua. Ada anggapan bahwa kehancuran komunisme adalah kemenangan kapitalisme. Islam bukanlah segepok teori dan ilusi kosong tanpa kenyataan. 86 Menurut Muhammad Quthub. Dunia yang terus bergejolak dan hancurnya komunis. Keempat: Lahirnya kembali optimisme terhadap prospek Islam masa depan sebab (1). Ancaman Sekularisme. 5. Mereka merasa kesal terhadap keadaan negara yang terus menerus oleng padahal mereka didambai setumpuk harapan untuk segera menikmati negara Islam Indonesia. 89 101 . State and Society.populer seperti revivalisme Islam. hal. hal. Islam. Lihat juga : Sayyid Quthub. Sekularisme adalah Iqámah al-Hayát ‘ala Gair Asási min ad-dân yakni membangun struktur kehidupan di atas landasan selain agama. menjelaskan hak dan kewajiban. Hanya caranya yang berbeda. 18. 23. 23-35. revolusi Islam atau fundamentalisme Islam. 87 Ismail Yusanto.

doa. Dari uraian di atas. Fungsi salat ada dua yakni salat sebagai media mengingat Allah dan salat sebagai alat pencegah maksiat. 90 KW IX.. Dan sesungguhnya mengingat Allah ([alat) adalah lebih besar (keutamannya daripada salat . …dan dirikanlah [alat. tetapi ide ini secara terus menerus diimbangi oleh para pemikir Modernis yang lebih menghendaki gagasan negara Islami (bukan negara Islam). sesunggunya shalatku. 29 : 45 ditegaskan pula: ِ ‫ع ع‬ ‫ن‬ َ ‫هى َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ة َت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ص َت‬ َّ ‫ن ال‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ة ع‬ َ ‫َت َ َت‬ ‫صال‬ َّ ‫م ال‬ ِ ‫ق ع‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ َت‬.kesadaran akan Islam dan memperkokoh persatuan. (162)‫ن‬ َ ‫مي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫ع اَت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ب ا ُف‬ ِّ ‫ر‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ت ي ع‬ َّ ِ ‫م ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ ي َت‬ َ ‫ي ا َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ك ي َت‬ ِ ‫س ع‬ ُ ‫ن م‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ت ي َت‬ ِ ‫ال ع‬ َ ‫ص َت‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ل ع‬ ْ‫ق ُف‬ ُ ‫م‬ Katakanlah. membaca Al-Qur’an. Lihat hasil wawancara penulis dengan anngota/ mantan anggota NII 102 . ibadahku. Tuhan semesta alam”. Lantas muncul pertanyaan mengapa Islam tidak membuat Negeri Bersatu.salat yang lain). Mengingat Allah kata mereka. (3). Ini artinya salat merupakan media bagi seorang hamba untuk mengingat Allah. bisa ditempuh dengan berbagai macam cara antara lain dengan zikir. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah.90 Di dalam al-Qur’an surat 20 : 14 dan QS.( 14: ‫ ي )طه‬ ْ‫ر ُف‬ ِ ‫ك ع‬ ْ‫ذ ُف‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫ة ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫ص َت‬ َّ ‫م ال‬ ِ ‫ق ع‬ ِ ‫أ ع‬ َ ‫وَت‬ : ‫علون) العنكبلوت‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ص َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫م َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫ك َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ر ا ع‬ َّ ُ ‫ك م‬ ْ‫ذ ُف‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫وَت‬ َ ‫ر َت‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫وا ُف‬ َ ‫ء َت‬ ِ ‫ش ا ع‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ (45 "Dan dirikanlah salat untuk mengingatKu (20: 14). 29:45)... Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS. Terinspirasi oleh munculnya Eropa Bersatu yang didasarkan atas kesadaran bahwa untuk mengatasi masalah manusia tidak cukup dengan skop nasional. Pada dua ayat di atas dijelaskan bahwa hakikat dan fungsi salat ada dua yakni untuk mengingat Allah SWT dan untuk mencegah maksiat. ide mendirikan negara Islam yang dikedepankan oleh kelompok fundamentalis bukanlah ide baru. sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.

apabila salat tidakberfungsi menghubungkan aktivitas hiduonya dengan hukum Allah itu berarti shalat yang tidak essensial. {alat yang demikian merupakan tiang agama dan merupakan media hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungaisungai dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam syurga ‘Adn. Itulah yang lebih baik bagimu. ruku.Fungsi lain salat adalah untuk mempertahankan keterhubungan (Shilah) manusia selama hidupnya dengan hukum-hukum Allah. ketika menafsirkan kalimat: ”wala]ikru Allahi akbar” menyatakan bahwa salat merupakan realisasi ketaatan terbesar dari segenap bentuk ketaatan kepada Allah (inna a[-[alat akbaru min sa’áiri atha’na ). 249. jika kamu mengetahui. dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah keberuntungan yang besar”.91 Oleh karena itu meninggalkan salatnya itu sendiri sudah merupakan sikap pembangkangan terhadap perintah Allah SWT. lengkap dengan bacaan. Muslim): Zakat : Landasannya adalah Al-Qur’an surat 61 : 10-12 : )‫م‬ ٍ ‫لي ف‬ ِ ‫أع‬ َ ‫ب َت‬ ٍ ‫ذا ف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫جي م‬ ِ ‫ن ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ة م‬ ٍ ‫ر ف‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لى ع‬ َ ‫عَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫د‬ ُ ‫أ م‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ه ُف‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫س م‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫لل ع‬ ِ ‫ع ِ ا ع‬ َّ ‫بيل‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ه م‬ ِ ‫ج ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫سلوع‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫و َت‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ب ا ع‬ َّ ِ ‫ن ع‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫( م‬10 ٍ ‫ن ا ف‬ ‫ت‬ َّ ‫ج‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫د ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫وم‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫ذم‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫ف ُف‬ ِ ‫غ ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫( َت‬11)‫ن‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫إ ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫ي إ‬ ْ‫خ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫َت‬ ُ ‫لو م‬ ‫ز‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ك ا ُف‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫ن َت‬ ٍ ‫د ف‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ‫ج‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ة ع‬ ً‫ب ا‬ َ ‫ي َت‬ ِّ‫ط‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫س ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ه ا م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ه ا ا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ح ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ي ع‬ ِ ‫ج ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ (12)‫م‬ ُ ‫ظي م‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ “Hai orang-orang yang beriman.. Jadi yang dimaksud dengan iqámah as-{alat adalah melaksanakan salat tersebut pada waktunya. sujud. duduk dan tasyahud. Lebih jauh Wahbah Zuhayly menyatakan : {alat yang dimaksud pada ayat di atas adalah salat yang dilakukan dengan sempurna yang memenuhi rukun dan syaratsyaratnya. hal. Sedangkan di dalam hadis dijelaskan bahwa salat adalah pembeda antara mukmin dan kafir (HR. Dengan demikian. Tafsâr al-Munâr . 91 103 . Dalam hal ini Wahbah al-Zuhayly di dalam buku Al-Fiqh ’àm wa Adillatuh. Wahbah al-Zuhayly.

104 .

Setelah seseorang menyatakan keimanannya. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep hijrah dan jihad dalam konteks kekinian. Mukmin adalah orang yang benar-benar meyakini (tanpa ragu sedikit pun) bahwa Din Al-Islam adalah satu-satunya din ciptaan Allah. sedangkan din yang lain adalah bathil. seorang muslim harus memiliki keyakinan bahwa Islam adalah satu-satunya din yang haq. Untuk menjadi seorang muslim yang beriman kepada kebenaran Al-Islam harus melalui kesakian/ syahadah/ testimony yang diikrarkan di depan imam. Walaupun demikian.”..MODUL 14 KETERIKATAN MUSLIM TERHADAP ISLAM (Konsep Iman. Dalam hal ini. 2 : 218 : 105 . Istilah lain kesaksian ini adalah bay’ah. dan jihad yakni berjuang bersungguh-sungguh mengelola bumi berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan lahir batin umat manusia. ia harus comitted kepada alIslam yakni berhijrah dan berjihad sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman. Sedangkan bagi orang hawas (intelektual) meyakini kebenaran Islam lebih didominasi melalui pendekatan dalil Al-Qur’an dan dalil rasio. Kecuali bagi mereka yang sudah Islam sejak kecil. mereka itu mengharapkan rahmat Allah. dan para ulama. Tidak setiap orang yang menganut Islam memiliki keimanan yang sama terhadap kebenaran Islam. Tujuan Instruksional Khusus : • • Mahasiswa dapat menjelaskan tiga kewajiban seorang mukmin kepada Islam. Pokok-pokok Materi Prolog : Muslim adalah orang yang menganut Islam. Bagi orang awam keyakinan ini diperoleh melalui doktrin atau karena figur pembawanya yakni nabi Muhammad SAW. sikap hijrah (behavior change ke arah yang lebih baik). orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Hijrah dan Jihad) Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami tentang keterikatan seorang muslim kepada Islam sehingga termotivasi untuk bersikap committed terhadap Al-Islam melalui upaya peningkatan kualitas iman. mereka tetap bersikap tolerans kepada penganut agama lain.

tidak bisa langsung beribadah kalau belum melalui bai‘at di depan Imam. Fatimah dan Asma masuk Islam sejak kecil. akan tetapi untuk memasuki Islam ada gerbang yang harus dilalui yakni Syahadah (kesaksian). tidak sah Imamah tanpa bai’at. yaitu mengucapkan syahadatian yang isinya mengakui tidak Tuhan selain Allah dan mengakui kerasulan nabi Muhammad SAW. Kalau seseorang mau mendapatkan upah. Ini berlaku bagi orang yang masuk Islam pada usia baligh (dewasa). 92 106 . maka ia tidak mungkin menerima upah walaupun sudah bekerja keras. Kesakisian di depan imam ini sering disebut bai’ah. maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya dan barang siap menepati janjinya kepada Allah. harus ada kontrak kerja lebih dahulu. seseorang yang semula nonmuslim. Seorang buruh tidak boleh langsung bekerja sebelum ada perjanjian antara buruh dengan majikan (direktur). Ikrar dua kalimah syahadat tersebut harus dilakukan di depan imam sebagai saksi. mereka semua tidak melalui persaksian (testimony) di hadapan imam. Dasar pijakannya adalah Al-Qur’an surat 48 : 10 : ‫مطط ا‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫فع‬ َ ‫ث َت‬ َ ‫كط َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫مط ُف‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫دي ع‬ ِ ‫يط ع‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ق َت‬ َ ‫لو َت‬ ْ‫فط ُف‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫د ا ع‬ َّ ُ ‫ي م‬ َ ‫لل َت‬ َ ‫ن ا َت‬ َّ َ ‫علو َت‬ ُ ‫ي م‬ ِ ‫ب ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫م ا م‬ َ ‫ن َت‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ك ع‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫علو َت‬ ُ ‫ي م‬ ِ ‫ب ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ )‫مطط ا‬ ً‫ظي ا‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫را َت‬ ً‫جط ا‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫تي ع‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫سط م‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫َت َط َت‬ َّ ‫ه ا‬ ‫لل‬ ُ ‫يط م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫د َت‬ َ ‫ه َت‬ َ ‫ع ا َت‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫ب َت‬ ِ ‫فى ع‬ َ ‫و َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ْ‫ن ُف‬ َ ‫لى َت‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ث َت‬ ُ ‫ك م‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫َت‬ (10 Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia (ba‘iat) kepadamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Sebagai contoh. Demikian pula dalam beribadah.Iman Melalui Bai'at (Bay'ah) Menganut Islam bukanlah sebuah pemaksaan. Baiat ibarat kontrak kerja. Baru setelah itu keislamannya diumumkan kepada publik. dan tidak sah bai’ah tanpa ketaatan”. Ali. tidak sah jama’ah tanpa Imamah. Tetapi tidak berlaku bagi orang-orang yang sudah memeluk Islam sejak kecil. kalau dia bekerja sebelum ada perjanjian kontrak kerja. Jadi fungsi bai‘at sebagai pintu keabsahan beribadah.92 Landasan tentang pentingnya berjama’ah antara lain hadis dari Umar ibn Khattab yang menyatakan bahwa “ Tidak sah Islam tanpa jama’ah. maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

Bai’at. hal. Dalam hal ini Allah membelinya dengan syurga. Sedangkan dalam kaitan dengan tauhid Uluhiyah. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". mereka wajib berhijrah secara total. Pengertian bai‘at dalam kaitannya dengan konsep tauhid Mulkiyah berarti menjual (QS 9 :111). 93 107 . kemudian berjihad. kata bai‘at berarti niaga (QS. yakni menjual diri dan segala miliknya kepada Allah. manusia wajib merasa terikat dengan aturan Allah. 1993. 2 : 218 : Ramli Kabi Ahmad {iddiq Abdurrahman. El-Fawaz Press.Secara umum bai‘at berasal dari kata Arab dengan bentukan kata pokok ba-ya-‘a yang artinya menjual atau membeli. maka sejak adanya perjanjian itu. ia harus berhijrah.39. sebagaimana QS 2 : 275 bahwa Allah menghalalkan jual beli (al-bai’a) dan mengharamkan riba. bahwa seseorang yang telah di. Hijrah : Setelah seseorang menyatakan keimananya. yakni janji manusia untuk mengabdi kepada Allah. orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. Judul aslinya adalah Al-Bai‘ah fi alNizám al-Siyásy al-Aslamâ wa Çabiqátuh fi al-hayát as-siyásiyyah wa alMu‘á[irah. mereka itu mengharapkan rahmat Allah. 36 . Al-Qur’an secara tegas menjelaskan bahwa apabila seseorang telah menyatakan diri sebagai mukmin. Allah menegaskan : َ ‫جلو َت‬ ‫ن‬ ُ ‫ر م‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫لل م‬ ِ ‫ل ا ع‬ َّ ِ ‫بي ع‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ه م‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ َ ‫ه ا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ 218) ‫م‬ ٌ ‫حي إ‬ ِ ‫ر ع‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫فلو إ‬ ُ ‫غ م‬ َ ‫لل َت‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ة ا ع‬ َّ َ ‫م َت‬ َ ‫ح َت‬ ْ‫ر ُف‬ َ ‫) َت‬ "Sesungguhnya orang-orang yang beriman.”. maksudnya. 61 : 10). Satu Prinsip Gerakan Islam. bai‘at berarti janji.bai‘at berarti telah menanda-tangani kontrak untuk berniaga dengan Allah di mana dalam perniagaan itu wajib menggunakan aturan dan undang-undang yang telah dibuat oleh Allah. Juga di dalam AlQur’an surat al-Jumu'ah ayat 10 yang artinya “Dan tinggalkanlah al-bai‘a (jual beli)” 93 Dalam kaitan dengan tauhid Rubbãbiyah.

Hijrah adalah pindah dari 108 . Apabila ia berada dalam komunitas jahiliyah dan tidak mau berhijrah.ِ ‫ل ا ع‬ َّ ‫لل‬ ِ ‫بي ع‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫دوا ع‬ ُ ‫ه م‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ َ ‫ه ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ ْ‫ل ُف‬ ‫م‬ َ ‫وَت‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫ض َت‬ ٍ ‫بعُفْ ف‬ َ ‫ء َت‬ ُ ‫ي ا م‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫وع‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ض م‬ ُ ‫ع م‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫روا م‬ ُ ‫ص م‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫وا َت‬ ْ‫و ُف‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫وا‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫رو م‬ ُ ‫ص م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫س َت‬ ْ‫ن ا ُف‬ ِ ‫إ ع‬ ِ ‫وع‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫تى م‬ َّ ‫ح‬ َ ‫ء َت‬ ٍ ‫ ي ف‬ ْ‫ش ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫ت ع‬ ِ ‫ي ع‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫م ا َت‬ َ ‫روا َت‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ي َت‬ ُ ‫م‬ ‫م ا‬ َ ‫ب َت‬ ِ ‫لل ع‬ ُ ‫وا م‬ َّ َ ‫ق َت‬ ٌ ‫ث ا إ‬ َ ‫مي َت‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫و َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ َ ‫ي َت‬ ْ‫ب ُف‬ َ ‫م َت‬ ٍ ‫لو ف‬ ْ‫ق ُف‬ َ ‫لى َت‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ال َت‬ َ ‫إ َت‬ ِ ‫ر ع‬ ُ ‫ص م‬ ْ‫ن ُف‬ َّ ‫م ال‬ ُ ‫ك م‬ ُ ‫ي م‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫عَت‬ َ ‫ف َت‬ َ ‫ن َت‬ ِ ‫دي ع‬ ِّ ‫ف ي ال‬ ِ ‫ع‬ 72)‫ر‬ ٌ ‫صي إ‬ ِ ‫ب ع‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫للو َت‬ ُ ‫مم‬ َ ‫ع َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang orang yang hijrah) mereka itu satu sama lain lindung melindungi”. lantas dibinasakan oleh orang kafir. yakni jalan yang bathil dan jalan yang haq. maka ia termasuk orang yang rugi. Hijrah makani ialah pindah dari satu komunitas ke komunitas yang lain sebagaimana nabi dan para sahabanya hijrah dari mekah ke Medinah. Menurut Al-Qur’an surat 90 ayat 10 ditegaskan : Wahadaináhu an-najdain” (Kami menunjukinya dengan dua jalan). Orang-orang itu tempatnya nereka jahannam dan seburuk-buruknya tempat ibadah”. Tujuannya untuk membuat komunitas masyarakat yang diatur oleh hukum Allah yang asbolut yakni Al-Qur’an.S 4 : 97 sbb : ‫ن ا‬ َّ ‫ك‬ ُ ‫للوا م‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫م م‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫للوا ع‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ِ ‫س ع‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫م ي َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫ظ اع‬ َ ‫ة َت‬ ُ ‫ك م‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ال ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫م ا ُف‬ ُ ‫ه م‬ ُ ‫ف ا م‬ َّ ‫لو‬ َ ‫ت َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ن ا‬ َّ ‫إ‬ ِ ‫ع‬ ‫ه ا‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫روا ع‬ ُ ‫ج م‬ ِ ‫ه ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫ف م‬ َ ‫ة َت‬ ً‫ع ا‬ َ ‫س َت‬ ِ ‫وا ع‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ض ا ع‬ َّ ُ ‫ر م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ت م‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ل ُف‬ َ ‫أَت‬ َ ‫للوا َت‬ ُ ‫ق ام‬ َ ‫ض َت‬ ِ ‫ر ع‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ف ي ا َت َُف‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫في َت‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ض َت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫س َت‬ ْ‫م ُف‬ ُ ‫م‬ (97)‫را‬ ً‫صي ا‬ ِ ‫م ع‬ َ ‫ت َت‬ ْ‫ء ُف‬ َ ‫س ا َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫م َت‬ ُ ‫ن م‬ َّ ‫ه‬ َ ‫ج َت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ه ُف‬ ُ ‫وا م‬ َ ‫أ َت‬ ْ‫م ُف‬ َ ‫ك َت‬ َ ‫ئ َت‬ ِ ‫ل ع‬ َ ‫أوَت‬ ُ ‫فم‬ َ ‫َت‬ Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri (kepada mereka) malaikat bertanya :”Dalam keadaan bagaimanakah kamu ini (diwafatkan)?”. Allah menegaskan di dalam Q. Sedangkan hijrah yang lain adalah hijrah Qalbi. 8:72 : Bagaimana pengertian hijrah yang sebenarnya ? Hijrah ada dua macam yakni hijrah Makani dan hijrah Qalbi. Para malaikat bertantya pula :”Bukanlah bumi Allah itu luas sehingga kami dapat berhijrah di bumi itu?”.

keinginan. niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungaisungai. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. pola fikir. Harta di sini termasuk uang. keluarga. dari dunia gelap gulita (dzulumat) ke jalan yang terang (nur).sungguh) dalam beribadah. dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga `Adn. maka ia harus menggunakan harta dan jiwanya itu untuk berjihad (berjuang sungguh. dan apa saja yang ada pada dirinya. harta bahkan darah dan nyawa. Dalam perniagaan itu. dari perilaku jahiliyah kepada perilaku Ilahiyah. Itulah keberuntungan yang besar ". 109 . Jihad adalah berjuang secara maksimal untuk menegakkan hukum Allah di muka bumi dengan mengerahkan fikiran. dan kebiasaan. yang dijual oleh manusia kepada Allah adalah harta dan jiwa. pekerjaan. Sedangkan yang dimaksud dengan jiwa adalah waktu. tenaga.kebiasaan buruk kepada kebiasaan baik. Jihad Kewajiban lain seorang mukmin adalah jihad. sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat 61 : 10-12: )‫م‬ ٍ ‫لي ف‬ ِ ‫أع‬ َ ‫ب َت‬ ٍ ‫ذا ف‬ َ ‫ع َت‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫جي م‬ ِ ‫ن ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ة م‬ ٍ ‫ر ف‬ َ ‫ج ا َت‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫لى ع‬ َ ‫عَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ُّ ‫د‬ ُ ‫أ م‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ه ُف‬ َ ‫نلوا َت‬ ُ ‫م م‬ َ ‫ءا َت‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ذي َت‬ ِ ‫ل ع‬ َّ ‫ه ا ا‬ َ ‫ي َت‬ ُّ ‫أ‬ َ ‫ي اَت‬ َ ‫َت‬ ْ‫ك ُف‬ ‫م‬ ُ ‫س م‬ ِ ‫ف ع‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫وَت‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫لواع‬ َ ‫م َت‬ ْ‫أ ُف‬ َ ‫بَت‬ ِ ‫لل ع‬ ِ ‫ع ِ ا ع‬ َّ ‫بيل‬ ِ ‫س ع‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ن ع‬ َ ‫دو َت‬ ُ ‫ه م‬ ِ ‫ج ا ع‬ َ ‫ت َت‬ ُ ‫و م‬ َ ‫ه َت‬ ِ ‫ل ع‬ ِ ‫سلوع‬ ُ ‫ر م‬ َ ‫و َت‬ َ ‫لل َت‬ ِ ‫ب ا ع‬ َّ ِ ‫ن ع‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫م م‬ ِ ‫ؤ ع‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫( م‬10 ٍ ‫ن ا ف‬ ‫ت‬ َّ ‫ج‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ْ‫خ ُف‬ ِ ‫د ع‬ ْ‫ي ُف‬ ُ ‫وم‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ب م‬ َ ‫نلو َت‬ ُ ‫ذم‬ ُ ‫م م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ْ‫ف ُف‬ ِ ‫غ ع‬ ْ‫ي ُف‬ َ ‫( َت‬11)‫ن‬ َ ‫ملو َت‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫عَت‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ت ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ن م‬ ْ‫إ ُف‬ ِ ‫م ع‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ َ ‫ر َت‬ ٌ ‫ي إ‬ ْ‫خ ُف‬ َ ‫م َت‬ ْ‫ك ُف‬ ُ ‫ل م‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫َت‬ ُ ‫لو م‬ ‫ز‬ ْ‫ف ُف‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ك ا ُف‬ َ ‫ل َت‬ ِ ‫ذع‬ َ ‫ن َت‬ ٍ ‫د ف‬ ْ‫ع ُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ن ا ع‬ َّ ‫ج‬ َ ‫ف ي َت‬ ِ ‫ة ع‬ ً‫ب ا‬ َ ‫ي َت‬ ِّ‫ط‬ َ ‫ن َت‬ َ ‫ك َت‬ ِ ‫س ا ع‬ َ ‫م َت‬ َ ‫و َت‬ َ ‫ر َت‬ ُ ‫ه ا م‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫ل ُف‬ ْ‫ه ا ا َت َُف‬ َ ‫ت َت‬ ِ ‫ح ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫ن َت‬ ْ‫م ُف‬ ِ ‫ر ي ع‬ ِ ‫ج ع‬ ْ‫ت ُف‬ َ ‫َت‬ (12)‫م‬ ُ ‫ظي م‬ ِ ‫ع ع‬ َ ‫ل َت‬ ْ‫ا ُف‬ "Hai orang-orang yang beriman. baik ibadah ritual maupun ibadah mu’amalah dalam fungsinya sebagai khalifah fil ardl. baik sukarela maupun terpaksa ( thaw’an aw katrhan) Karena harta dan jiwa seorang mukmin telah dibeli oleh Allah dengan syurga.

Mengapa demikain? Jawabannya : Karena mungkin saja seseorang beragama Islam tetapi tidak yakin akan kebenaran Islam.Implemetasi jihad antara lain adalah menunut ilmu secara terus menerus tanpa henti dari mulai lepas dari pangkuan ibu sampai mati. • • • • • Kalau sudah mengimani bahwa Islam adalah din yang haq. Apabila seorang muslim berperilaku sebaliknya yakni merusak. sehingga mampu melahirkan sains. Bagaimana caranya agar muslim menjadi mukmin ? Jawabannya : untuk menjadi mukmin ia harus mampu meyakini bahwa al-Islam adalah satusatunya din yang haq. Bagaimana caranya agar seorang mukmin selamat di akhirat ? Jawabannya : Ia harus mengamalkan Al-Qur’’an secara total. Bagiamana cara mengamalkan islam berhijrah dan berjihad. Bagaimana implementasi berhijrah ? Jawabannya : Ialah meninggalkan pola fikir dan perilaku Jahiliyah menuju prilaku Ilahiyah. mengamalkan Islam dan mendakwahkan Islam dengan segenap kemampunnya secara maksimal dengan mengorbankan harta dan jiwa. Bagaimana implementasi berjihad ? Jawabannya : Ialah bersungguhsungguh dalam mempelajari Islam. ? Jawabannya : Ialah dengan sudah pasti seorang mukmin ? Jawabannya : 110 . apakah ia dijamin akan selamat di akhirat ? Jawabannya : Sangat tidak dijamin. teknologi dan seni dalam rangka mengelola segala sumber daya alam untuk kesejahteraan umat manusia. mengaku hamba Allah harus dicoret. maka statusnya sebagai seorang yang Pertanyaan Renungan : • • • Apakah setiap muslim Belum tentu.

Tasawuf pada hakikatnya adalah ajaran tentang latihan pengendalian diri (mujahadah an-nafs) sehingga manusia mencapai kualifikasi akhlak yang baik. 111 . Bagi Iman al-Ghazali. Pokok-pokok Materi Prolog : Banyak orang Islam yang antipati kepada tasawuf. tasawuf yang benar adalah tasawuf yang berlandaskan dalil Al-Qur’an dan hadits shahih. Ajaran tasawuf dan ajaran tarekat yang tidak memiliki landasan dalil yang sahih. kita harus memahami secara kritis apa dan bagaimana tasawuf dan tarekat itu. bisa mengarah kepada perbuatan syiirik. Sebagai seorang muslim yang mencintai ilmu. sikap seorang muslim yang beriman kepada Allah dan rasulNya. sehingga kita bisa menyikapinya secara proporsional. yakni jiwa yang taqarrub (dekat kepada Allah) dan ma’rifatullah (mengetahui Allah dengan ilmu). Mahasiswa dapat memilih mana ajaran tasawuf yang berdasarkan dalil yang sahih dan mana ajaran tasawuf yang meyimpang dari syaril’at Islam. Tujuan Instruksional Khusus : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat dan tujuan tasawuf dalam proses pembinaan akhlak/ etika. Mahasiswa dapat menunjukkan beberapa penyimpangan doktrin tarikat dari sumber-seumber Islam (Al-Qur’an dan Sunnah Rasul) sehingga mampu menyikapinya secara tepat. Tidak boleh sungkan mengambil yang baik walaupun kata orang lain salah. Dan juga jangan ragu membuangnya walaupun telah menjadi keyakinan dan amalan banyak orang. juga bagi para ulama yang tafaqquh fiddin .MODUL 10 STUDI KRITIS TENTANG TASAWUF DAN TAREKAT Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa memahami mana ajaran tasawuf yang benar dan mana yang menyimpang sehingga mereka mampu memilah aplikasinya dalam kehiduoan sehari-hari. Oleh karena itu. 3. 2. tetapi banyak juga kelompok orang yang sangat mengagungkan tasawuf bahkan tarekat. apabila mempelajari sesuatu termasuk ajaran tasawuf dan tarekat harus benar-benar kritis. dan itu bathil. Oleh karena itu segala ajaran tasawuf yang tidak memiliki rujukan yang absah dianggap sebagai ajaran yang diada-adakan. baik dalil implisit maupun eksplisit.

merasa khawatir terkontaminasi penyakit “wahan” ini lantas pergi jauh ke luar kota. Umat Islam bukan menjajah tetapi menjadikan wilayah – wilayah baru itu sebagai kekuasaan otonomi yang menginduk kepada pusat. dan membangun 94 112 . memberi nasihat kepada ummat. Mereka hijrah ke tempat terpencil untuk menjauhi glamour dunia. berpegang kepada ilmu kebenaran. ini disebut uzlah. Sebahagian Eropah Timur termasuk Spanyol. wilayah kekuasaan Islam sangat luas mencakup seluruh jazirah Arab. Bulu domba itu bahasa Arabnya Shuf. di masa dinasti Umayah. Selain itu. Sedangkan ajaran tentang bagaimana cara hidup sederhana atau hidup zuhud disebut tasawuf. atau disebut Taqarrub. meningkatkan akhlak.289 H) tokoh sufi modern sebagai berikut : Tasawuf ialah membersihkan diri dari sifat yang menyamai binatang dan melepaskan akhlak yang fithri. mengamalkan sesuatu yang lebih utama atas dasar keabadiannya. Ini yang disebut Ma’rifat94 Definisi tasawuf menurut Junaid al-Baghdadi (w. Kedua : Usaha mensucikan jiwa sesuci-sucinya sehingga dapat melihat Allah dengan mata hati.. Hakikat Tasawuf : Hakikat ajaran tasawuf adalah ajaran tentang latihan hidup sederhana untuk mensucikan jiwa. memberikan tempat bagi sifat-sifat kerohanian. menjauhi hawa nafsu. Targetnya ada dua yakni : Pertama : Berusaha mendekatkan diri kepada Allah sedekat-dekatnya. bahkan sampai ke pintu gerbang Wina. Di tempat terpencil ini mereka melatih diri untuk hidup sederhana atau hidup zuhud. Penyakit ini pun merambah kepada sebahagian ulama. maka disebutlah kaum Sufi.Latarbelakang Kelahiran Tasawuf Pada abad kedua hijriyah. Akan tetapi ada akibat lain yakni banyak pejabat negara dan sebahagian umat Islam terkena penyakit “wahan” yakni bersikap materealistik dan individualistik. Jadi Sufi adalah orangnya sedangkan tasawuf adalah ajarannya. benar-benar menepati janji kepada Allah dan mengikuti syari'at rasulullah. Zakaria al-Anshari (852-925 H) menyatakan bahwa : Tasawuf mengajarkan cara untuk mensucikan diri. Negara-negara Islam menjadi kaya raya. Ulama-ulama yang lain yang ingin mempertahankan hidup zuhud sebagaimana nabi SAW dan para sahabatnya. Mereka melepaskan pakaian-pakaian yang mewah lantas menggantinya dengan pakaian yang sangat sederhana yang terbuat dari bulu domba. menekan sifat basyariyah (kemanusiaan).

yaitu :"takhalli (mengosongkan. sedangkan istilah bermakna membersihkan jiwa dari bebagai nafsu yang rendah dan dilarang Allah. Mardhiyah. terlalu banyak bicara. Oleh karena itu apabila barbicara masalah tasawuf maka akan berbicara tentang masalah yang sangat luas. membuang atau mensunyika sifat-sifat buruk). gila harta. Unsur utama tasawuf adalah penyucian diri dan tujuan akhirnya kebahagiaan dan keselamatan. Nafsu Amarah adalah nafsu yang paling rendah yang termanifestasikan dalam segala sikap dan prilakunya yang tercela. Mengenal Diri Melalui Rasa Hati . manusia harus melatih diri menundukkan nafsu-nafsu buruk dan mengembangkan sikap-sikap yang terpuji yang disebut mujahadah al-nafs 95 113 . Radhiyah. dan kehidupan jasmani dan rohani untuk mencapai kebahagiaan abadi. bahwa manusia memiliki nafsu yang bermacam-macam dan bertingkat-tingkat. Menurut Ashaari Muhammad yang mengutip pendapat Imam Al-Ghazali. sampai kepada nafsu Kamilah. sesorang perlu melakukan latihan pensucian jiwa yang disebut Riyadlah istilah lainnya adalah mujahadah an-nafs (Latihan pembersihan jiwa) Mujahadah an-nafs dilakukan melalui tiga tingkatan. ujub. Sungai Penchala Kuala Lumpur. membuang atau mensucikan. Lawamah. Muthma-imah. dari mulai nafsu Amarah. Jadi tasawuf identik dengan akhlak yang luhur. yakni (i) Konsep latihan pensucian jiwa atau mujahadah al-nafs dan (ii) Konsep hidup zuhud (ascetic). misalnya sum'ah. Konsep Latihan Pensucian Jiwa untuk mencapai ma’rifat : Untuk mencapai ma’rifat. gila pangkat. tahalli (mengisi atau menghiasi jiwa dengan sifat-sifat yang baik). dan tajalli (merasakan kebesaran dan kehebatan Allah)". Walaupun demikian ada beberapa objek bahasan hal yang secara khas dibahas dalam tasawuf. banyak pengumpat.95 Penjelasannya sbb : Pertama. yakni akhlak secara keseluruhan. atau disebut inti ajaran tasawuf. gila dunia. 1989. Malaysia. yakni akhlak secara keseluruhan. Mulhamah. riya. Untuk mencapai kualitas nafsu yang lebih baik hingga mencapai tingkat ruhani paling unggul. serta (iii) konsep wali Allah dan karamah. Ashaari Muhammad.Jadi tasawuf identik dengan akhlak yang luhur.60.p.Takhalli : Secara bahasa takhalli berarti mengosongkan. Pusat Penerangan Arqam. Oleh karena itu apabila barbicara masalah tasawuf maka akan berbicara tentang masalah yang sangat luas.

membaca Alqur'an dan lain-lain merupakan media pendidikan dan latihan untuk mampu membuang sifat-sifat madzmumah (tercela) untuk diganti dengan sifat-sifat mahmudah (terpuji). berprasangka baik. sedangkan secara istilah artinya mengisi atau menghiasi hati dengan sifat-sifat mahmudah seperti jujur. karena level ini masih proses pengisian . ikhlas. syukur nikmat. baik shalat. dll. lemah lembut.. terdapat tahapan-tahapan pelatihan atau terminal. berani. tawadlu' ( rendah hati). tenang. Iman dan Persoalannya. yakni penjelmaan dari usaha pensucian jiwa tadi.96 Kedua. 4. mengasihi semua mukmin.p. pemurah. Apa saja yang menimpanya. Tahalli dan Tajalli. 60-63..65-83. jamaknya maqamat.Cit. station. dinamis. sabar. Berkenaan dengan tahalli ini semua ibadah.Tahalli.p. Juga : Ashaari Muhammad. Secara bahasa artinya mengisi.63-65. Oleh karena itu. Maqam (maqamat) : Maqam (jamaknya maqamat) adalah anak tangga. rajin. bahagia. Perasaan itu adalah perasaan lapang .p. Op. Huraian ke Arah Membangun Masyarakat Islam. ingatan dan rasa rindunya penuh tertuju kepada Allah.Op. Orang yang sudah sampai ke tingkat tajalli. Kuala Lumpr. 1983.. maka orang yang berada pada kondisi tahalli ini belum banyak merasakan ketenangan dan kelezatan hidup. dari mulai terminal pertama 96 97 Ibid. Mengenal Diri.terlalu banyak makan. selalu ingat mati dan selau bertawakkal kepada Allah. Pusat Penerangan Arqam. ceria. Op. puasa.Cit. ridha. zakat.97. Selagi manusia belum membenci.82. akan tetap dirasakan sebagai kasih sayang Allah kepada hambaNya. memusuhi dan membuang kebiasaan itu jauh-jauh maka nafsu itu akan senantiasa menguasai dan memperbudak manusia.98 Selain konsep Takhalli . Asjhaari Muhammad.97 Ketiga. Namun demikian. station yang dalam istilah tasawuf disebut Maqam. Tajalli sejenis perasaan yang datang sendiri tanpa memerlukan usaha lagi. pemaaf.p. Malaysia. hati dan penampilan orang peringkat tajalli selalu tenang dan istiqamah.zuhud. 114 .. atau terminal yang harus dilalui seseorang dalam proses mujahadah an-nafs guna mencapai kesempurnaan ruhiyah sampai ke tingkat ma’rifat.p. baik nikmat maupun musibah. taubat. berlpang dada. takut kepada Allah.Cit. 98 Ashaari Muhammad. Lihat Juga : Ashaari Muhammad. amanah. Mengenal Diri.Tajalli.

ialah takut kepada Allah sehingga hidup sangat berhati-hati. meminta ampun dan kemudian memperbanyak amal saleh. Ma’rifat. 10.yakni taubat sampai ke terminak tujuan yakni ma’rifat. bukan karena ingin syurga atau takut neraka. Taubat. baik nikmat maupun musibah. Bahkan tidak meminta. Faqir. ialah mengetahui rahasia Allah. Bahkan tidak memikirkan hari esok tetapi mencukupkan diri apa yang ada pada hari ini. Taqwa. ialah dalam menjalankan perintah-perintah Allah dan sabar manakala ditimpa musibah. yakmi konsep Hulul dan Ittihad. Dalam pandangan Imam Al-Ghazali. 4. Menerima qadha qadar apa adanya. Akan tetapi yang terjadi berikutnya adalah ajaran tasawuf yang out of side. berjanji tidak akan berbuat lagi. Dalam hal ini jumlah dan urutan maqam berbeda-beda antara konsep sufi yang satu dengan yang lainnya Di bawah ini akan dijelaskan satu persatu sbb : 1. Caranya adalah menyesali telah berbuat dosa. 6. Apakah itu. ialah menyerah kepada qadha dan qadar dari Allah. Tawakkal. Ridha. Zuhud. ialah tidak meminta sesuatu kecuali sekadar apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan kewajiban ibadah. melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangan Allah karena perasaan cinta. 7. Tetapi juga tidak menolak manakala diberi. ialah meninggalkan syubhat ( sesuatu yang di dalamnya ada keraguan). mengapa Allah berbuat begitu dan mengapa berbuat begini. 9. 8. Sabar. 5. ialah meminta ampun dan tidak kembali berbuat dosa. 3. Wara’. tasawuf sampai ke tingkat ma’rifat masih sesuai dengan sunnah rasul. ialah menerima dengan ridha. Penjelasannya sbb: Konsep Hulul dan Ittihad :\ 115 . Mahabbah. 2. ialah meninggalkan hidup kematerian apalagi yang bersifat glamour.

Dalam pandangan Imam Al-Ghazali. Baqo artinya yang tinggal atau yang tersisa. Jadi di dalam jiwa orang suci itu ada dua eksistensi. Salah seorang di antara orang yang mengaku telah mengalami hulul adalah syaikh Siti Jenar. dll. keluh kesah. Konsep hulul ini diketengahkan oleh Al-Hallaj. Setelah melalui mujahadah an-nafs. Dalam proses ittihad ini. yakni: Pertama : sifat kemanusiaan yang disebut Nahut. Dalam ittihad Jiwa orang itu telah melebur dan bersatu (ittihad) dengan Allah. over acting. sifat-sifat nasutnya menghilang tinggallah sifat-sifat Ilahiyahnya. Apabila jiwa manusia sudah dalam keadaan baqa (suci). Selanjutnya kata al-Ghazali. Berbeda dengan hulul. tetapi dalam terminology mereka bukan ngaco atau ngawur melainkan syatahat. dan ini bisa syirik. Kalau dalam hulul masih ada dua eksistensi yakni Allah dan jiwa orang yang ditempati. Oleh karena itu tahlil orang yang telah mengalami ittihad bukan lagi la ilaha illallah tetapi la ilaha illa ana. Mengapa ada orang yang mengaku mengalami kejadian itu. Nabi saja yang paling unggul dalam soal spiritual tidak pernah mengalami hulul atau ittihad. tergasa-gesa. Oleh karena itu kita harus menjauhi konsep hulul apalagi ittihad. Konsep hulul ini kemudian diikuti oleh yang lainnya. Menurut Abu Yazid Al-Bustomi. Jadi baqa adalah suatu keadaan (hal) di mana di dalam jiwa manusia hanya berisi sifats-isifat baik steril dari sifat-sifat buruk.Di dalam diri manusia terdapat dua sifat. Imposible. berlebihan. Kedaan ini disebut baqa. tetapi dalam ittihad hanya ada satu eksistensi. Menurut Al-Hallaj. Hulul dan Ittihad adalah konsep tasawuf yang out of side. Kedua : Sifat-sifat Ilahiyah yang disebut Lahut. seperti serakah. tingkatan maqam tertinggi yang bisa dicapai adalah ma’rifat. sombong. 116 . di jubahku ada Allah. maka Allah akan turun dan menempati jiwa orang itu. satu dirinya dan yang kedua adalah Allah. Inilah yang disebut hulul (halala = telah menempati). Selain konsep hulul ada lagi yang lebih ektrem yakni konsep Ittihad. seorang sufi sering berbicara aneh yang dalam pandangan orang luar mungkin dianggap ngaco. jiwa orang suci (baqa) bisa naik dan bersatu dengan Allah yang disebut Ittihad.

Yang terakhir adalah tarekat Muhhammadiyah atau tarekat Suhaimiyah (Darul Arqam Malaysia). Dikenallah nama-nama tarekat sesuai syaikh yang jadi anutannya.. metode. Para murid berusaha melestarikan ajaran syaikhnya dengan cara taqlied. Objek Kajian Tarekat : Masalah pokok yang sering dibicarakan dalam tarekat adalah konsep Wali Allah dan karamah. dll. Tarekat Sanusiah. Tarekat Tijaniyah. Op. LP3ES. Tarekat adalah organisasi keagamaan dalam Islam yang menghimpun anggota-anggota sufi yang sepaham bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Studi Tentang Pandangan Hidup Kiyai. 135. sebab nama tokoh spiritualnya bernama Muhammad Suhaimi. 1982. misalnya Tarekat Qadiriyah ialah sekelompok orang yang mengikatkan diri kepada faham. sistem (al-uslub).Tarekat Setelah para sufi meninggal dunia. Adapun tarekat yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tarikat dalam pengertian ke dua. Ibid.. atau keadaan (al-halah).p. misalnya tarekat Naqsyabadiyah. misalnya konsep tawashul (berdoa dengan menggunakan 99 Tim Penyusun. pendapat dan pengalaman suci Syaik Al-Tijani. Dari kedua konsep ini akan berkembang kepada masalah-masalah lain. 100 117 . Jakarta. Sekelompok orang yang mengikatkan diri secara taqlid kepada pendapat dan ajaran seorang sufi disebutlah Tarekat. Penjelasan lebih rinci sbb : Pengertian tarekat (thariqah. Kalau mereka mengikatkan diri kepada pendapat dan pengalaman suci syaikh Abdul Qadir Jailani. Ensiklopedi Islam. maka tinggallah murid-muridnya.66. "Perjalanan seorang salik (pengikut tarekat) menuju Tuhan dengan cara mensucikan diri atau perjalanan yang harus ditempuh oleh seseorang untuk mendekatkan diri sedekat mungkin kepada Tuhan". disebutlah Tarekat Qadiriyah.99 Secara istilah tarekat bisa bermacam-macam.p. jamaknya taraiq) secara etimologis antara lain berarti jalan (kaifiyah). (iii) Tarekat bisa juga bermakna wirid atau dzikir-dzikir yang dirumuskan sedemikian rupa yang harus dibaca dengan jumlah tertentu.101 Dalam pengertian ini maka tarekat adalah organisasi orang-orang yang mengikat diri kepada satu faham. 101 Zamakhsyari Dhofier.Cit.100 (ii). haluan (madzhab). pendapat (madzhab) dan pengalaman suci seorang sufi (mursyid). yakni (i). dll. Tradisi Pesantren.

118 .Op. Autad. menurut Darul Arqam ? Jawabannya dapat kita ketahui dari paparan berikut ini..104 Penjelasannya sbb : 102 103 Tim Penyusun Ensiklopedi. Kedua : Wali dalam perspektif sufi atau literatur Orientas disebut Saint adalah orang-orang yang sangat saleh dengan menekankan dimensi mistiknya. Nujabak dan wali Kutub. Siapapun—asal mampu—boleh menjadi wali dan oleh karena itu jumlah wali tidak terbatas. Selanjutnya wali-wali ini diklasifikasi menjadi beberapa level.. Pertama. karena predikat wali hanya diberikan oleh Allah dan hanya Allahlah yang mengetahui siapa yang wali dan siapa yang bukan. Cit. p. sedangkan wali dalam pengertian ke dua yang menekankan aspek mistiknya tidak disepakati.Loc. yaitu orang-orang yang beriman dan mereka yang selalu bertaqwa". Penerbit Hikmah. wali berarti yang menolong atau yang mencitai.Cit. Wali dalam pengertian pertama disepakati adanya. Akan tetapi tidak ada seorangpun dapat mengetahui apakah seseorang itu wali atau bukan. Ulama dalam Pandangan Islam. wali adalah orang yang rohaninya telah sangat bersih dan tingkat keimanannya sudah mencapi level iman Haqiqat. 54.perantara). Sedangkan dari segi istilah bisa dua makna. sehingga banyak orang tidak setuju dengan sebutan wali Sanga misalnya. atau disebut karamah. dan yaqazah wa al-musyafahah (bertemu dengan nabi dan bercakap. Ayat yang dipakai sandaran adalah surat Yunus ayat 62 – 63 : "Ingatlah.172.102 Wali dalam pengertian ini keistimewaan di luar kemampuan manusia biasa. Jadi setiap orang saleh adalah wali. sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.p 171. Konsep Wali Allah dan Karamah Dari segi bahasa Arab. 104 Abdul halim Abbas . 1992.103 Menurut Abdul Halim (DA) . baik mimpi maupun jaga).. Bagaimana konsep wali. yakni wali Ahbab. baik jalan mauhibah maupun suluk akan melahirkan wali-wali. Ashaari Muhammad. Kuala Lumpur. wali bermakna manusia saleh atau manusia yang selalu bertaqwa. Malaysia. Sadat. Menurut Ashaari Muhammad.

Aziz dan imam Al-Mahdi (4). Imam madzhab terutama madhab yang Empat. 1992. Jumlahnya hanya satu orang dalam setiap tahun. Para perawi hadits seperti imam Bukhari dan muslim. 119 . Al-Ghazali. Dalam setiap zaman hanya empat orang. Allah menggantinya dengan perempuan lain di tempat itu". 106 Ibid. Pengasas-pengasas tarekat (6). Begitu pula setiap kali mati seorang perempuan. Imam Sayuti. dan wali Akhba dari penduduk Irak". Fatimah puteri nabi. Allah menggantikan di tempatnya dengan lelaki lain. 56-57. kebanyakan berada di Syiria. Kuala Lumpur. 5) Wali Badal (Jamaknya Abdal). bilangan mereka untuk satu zaman antara 40 sampai 60 orang. Junaidi Al-Baghdaddi. 3) Wali Najib (Jamaknya Nujabak). tatkala mati seorang lelaki.. Para Mujaddid terutama Umar ib Abd Al.1) Wali Gaus (Kutub Al-Aktab) yakni wali ketua.106 "Sesungguhnya Ali Ibn Abi Thalib berkata : Wali Abdal dari syam. 61. disebut juga Sultan Aulia. wali Nujaba' dari penduduk Mesir.107 Orang-orang yang termasuk wali menurut DA adalah : (1).105 Menurut Ashaari. Malaysia. 2) Wali Kutub (Jamaknya Aktab). Ulama-ulama besar terutama Imam Hasan Al-Bashri. (3). bilangan mereka untuk sezaman hanya 300 orang 4) Wali Watab (Jamaknya Autad) bilangan mereka dalam satu zaman hanya empat orang.. Ulama Dalam Pandangan Islam. p. Irak dan Mesir. para sahabat nabi terutama Khulafa al-rasyidin (2). dan Rabi'ah al-Adawiyah. Abdul Qadir Jailani. 54-55. Penerbit Hikmah. 55. nama-nama wali tersebut berdasarkan kepada hadits nabi.108 Jumlah wali dalam berbagai klasifikasi untuk satu zaman di seluruh dunia hanya 500 orang.. Abu Hassan Syazali. 108 Ibid. (5).109 105 Ashaari Muhammad. Yazid Al-Bustami.p.p. antara lain hadits dari Ali Ibn Abi Thalib : Rasulullah saw bersabda : wali Abdal sebanyak 40 orang lelaki dan 40 orang perempuan. Nafisah. p. bilangannya untuk sezaman hanya 40 orang. 109 Ibid. Dikalangan wanita di antaranya isteri-isteri rasul. Imam Nawawi dan syaikh Ramli (7). 6) Wali Naqib (Jamaknya Nuqabak). 107 Ibid. Apabila seorang wali meninggal maka Allah akan melantik wali yang baru.

. yang baik karamah lahiriyah maupun karamah maknawiyah. 120 . jin. Hal itu karena para wali diberi karamah.Para wali di atas memiliki keistimewaan-keistimewaan sehingga dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan ghaib yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain. Wali Allah pun dapat memberikan arahan kepada anak buah dari jarak yang sangat jauh tanpa alat komunikasi modern. Sebagaimana Abdul Qadir Jailani menyelamatkan anak Abu Said yang diculik jin dari negeri cina. Lihat Juga : Abdul Halim Abbas.. sehingga ia mampu berhubungan dengan alam Malakut. kasyaf. Cit. Mampu menyelesaikan masalah manusia yang berkaitan dengan roh. Juga surat 27 : 40 tentang kehebatan seorang pria bernama Assaf Ibn Barkhaya yang sanggup memindahkan singgasana ratu Bilkis ke dalam kerajaan nabi Sulaiman dalam tempo sangat singkat. yakni Alqur'an surat 3 : 37 tentang Maryam yang mendapat makanan langsung dari langit (dari Allah SWT). Dengan hubunan langsung ke alam Malakut. Ibid. sebagaimana Umar Ibn Khattab dapat melihat tentaranya di Nahawand yang tertangkap kepungan musuh dari Persia padahal Umar berada di Medinah. mereka hanyalah orang saleh yang memilki keistimewaan. dll. Dengan suara lantang. 84.p.Op. termasuk bercakap-cakap dengan rasulullah saw.p. firasat. Surat 18 : 18 tentang pemuda Al-Kahfi yang ditidurkan oleh Allah selama 309. Abdul Halim Abbas menjelaskan bahwa Wali al-Aqtab (wali Ghaus) memiliki kasyaf yakni kemampuan di luar dimensi kemampuan manusia. maka seorang wali mempunyai kemampuan luar biasa. Suara 110 111 Ibid. misalnya mampu mengetahui sesuatu peristiwa lebih awal dari kejadiannya sehingga ia memiliki wawasan jauh ke depan dan mampu menyelesaikan masalah masyarakat jauh melebihi pemikiran manusia biasa. juga diberi ilmu-ilmu Laduni (ilmu pengetahuan yang diperoleh tanpa belajar) seperti ilham. 59.p. Kemampuan itu dimiliki karena jiwa seorang wali telah sangat suci.110 Betulkah para wali itu memiliki keistimewaan ? Dalam hal ini Abdul Halim Abbas menjelaskan bahwa adanya ulama wali yang ber-karamah memiliki dasar yang kuat. 84. atau telah wafat. rasa hati serta kemampuan yaqadzah wa musyafahah atau bisa bercakap-cakap dan berhubungan dengan rijal al-ghaib yakni orng yang berada di tempat jauh. larilah kebukit !".111 Mereka bukan nabi. Umar memberikan komando dari mimbar mesijd :" Hai Saria.. syetan.

Untuk menyoroti pendapat DA tentang wali dan karamah.p. Bahkan keistimewaan wali ini.p. 121 . sehingga dari karung itu merembeslah darah. Ibid. Tirmidzi). Menurut Sa'id Hawa. bisa mendatangkan makanan dari langit.Umar terdengar dari jarak puluhan kilometer sehingga tentaranya segera berlindung dibukit. Op. yang menandakan bahwa uang itu hasil pemerasan dari rakyat kecil.. p. juga QS.114 Para wali pun bisa berada di tempat dalam satu waktuu. QS. 18 : 18 tentang pemuda al-Kahfi yang ditidurkan oleh Allah selama 309 tahun.. 84. 115 Beberapa keistimewaan tersebut adalah sebagai berikut di bawah ini. Dan atas pertolongan Allah. karena ia melihat dengan nur Allah". kasyaf (tersingkapnya 112 113 Abdul Halim Abbas. (H. 114 Ibid 115 Aurad. padahal waktu itu kemampuan demikian merupakan sesuatu yang amat mustahil . kadang-kadang orang yang sedang menempuh taqararub kepada Allah mendapatkan mimpi yang benar. musuh pun dapat dipukul mundur. Sorotan Tentang Wali dan Karamah Dalil yang digunakan oleh DA tentang adanya wali Allah yang memiliki keistimewaan adalah Alqur'an surat 3 : 37 tentang Maryam yang dapat berkomunikasi dengan malaikat dan memperoleh makanan dari langit. 27 : 40 tentang seorang pria bernama Assaf ibn Barkhaya yang sanggup memindahkan singgasanaratu Bilkis ke kerajaan nabi Sulaiman dalam sekejap mata (lihat kembali halaman 146-147).112 Senada dengan itu. Waktu itu Abdul Qadir menekankan telapak tangan ke tumpukan uang mas di karung. Begitu juga Abdul Qadir Jailani dapat mengetahui asal muasal sekarung emas yang dihadiahkan oleh khalifah Al-Muntajid Billah kepadanya.113 Misalnya Abu Bakar dapat mengetahui jenis kelamin anaknya ketika masih dalam kandungan. Bagaimana Menjadi Wali. Ashaari Muhammad menyatakan bahwa landasan pendapat bahwa wali Allah mempunyai ilmu Mukasayafah adalah hadits "Takutlah kamu kepada firasat orang mukmin.R. 144.105. dapat diketengahkan pendapat dari Sa'id Hawa. Cit. tetapi setelah mati pun masih melakukan hal-hal luar biasa. menurut Ashaari Muhammad tidak sebatas ketika ia masih hidup.

Keadaan semacam ini disebut oleh para sufi sebagai kasyaf. Kemudian ia duduk berhenti sehingga orang-orang berlalu jauh di depannya. 117 Ibid. antara di dalam kitab alTarhib hadits nomor 262 : Dari Abu Umamah. Cetakan 1. Penerbit Mizan. 211. Semua itu bukanlah tujuan bagi penempuh jalan menuju Allah (alSalik). Terdapat kemungkinan orang selain nabi bisa mendengar atau melihat malaikat. Lalu nabi mengambil pelepah kurma yang kering dan meletakkannya di atas kuburan itu. 117 Didalam Hadits pun terdapat tentang kasyaf. atau merupakan kabar gembira tentang suatu perkara bagi al-Salik. Nabi menjawab :" Agar meringankan keduanya".R. Rasulullah saw menjawab:"Salah seorang dari mereka tidak membersihkan air kencingnya. Rasulullah menjawab :" Ini hal yang ghaib. 209.. Bimbingan Tasawuf Untuk Para Aktivis Islam. p. (H.118 Perhatikan ucapan nabi yang terakhir :" Kalau tidak karena hati kamu berbuih (kotor) dan sering menambah-nambah pembicaraan. Kata Sa'id Hawa. 118 Ibid.116 Sa'id Hawa juga menyatakan bahwa. 122 . Kejadian itu hanyalah pertanda keterkabulan. Kalau tidak karena hati kamu berbuih (kotor). p. Mereka bertanya :"Mengapa engkau melakukan hal itu wahai nabi ?". 1995. Mereka berkata lagi :" Wahai nabi. Ahmad). Mereka bertanya lagi :" Wahai rasulullah. tahu-tahu ada dua kuburan yang di dalamnya ada dua orang laki-laki. sedangkan yang satu lagi berjalan-jalan dengan menggunakan azimat. merasakan ilham dan kadang-kadang pula tampak pada dirinya sebuah karamah. tidak ada yang mengetahui kecuali Allah. Setelah nabi mendengar suara sandal-sandal itu merasa senang. adanya karamah pada wali Allah tidak dapat dibantah. bagaimanakah mereka ?". Jalan Ruhani.tirai). niscaya kamu mendengar apa yang saya dengar". niscaya kamu akan mendengar apa yang aku dengar". sampai kapan mereka disiksa ?". ucapan ini menjadi dasar 116 Sa'id Hawa. sebagai contoh adalah Maryam yang di datangi Malaikat dan berbicara dengannya padahal Maryam bukan seorang nabi. rasulullah saw melintas tanah warqad. Semua orang berjalan di belakang nabi. ia berkata: "Pada siang hari yang sangat terik. Rasulullah saw berhenti lantas bertanya : "Siapakah yang kamu kuburkan hari ini disini?" Mereka menjawab :" Si fulan dan si Fulan !". Setelah nabi melewati tanah warqad. dan sering menmbah-nambah pembicaraan.

Masalahnya kini adalah orang sering salah tafsir tentang kasyaf. Menurutnya mimpi para wali. padahal mungkin saja itu bukan kasyaf tetapi istijrad. Orang-orang taat total atau taqlied kepada para sufi yang mendapat kasyaf tanpa melihat dan berpedoman kepada hukum syari'at.121 Mengenai mimpi Rabbani ini nabi menjelaskan "Tidak ada kenabian setelah aku.. adanya kasyaf memiliki dalil yang cukup. p. (ii).123 Sa'id Hawa menegaskan : Ada yang berkata bahwa jika seseorang bermimpi melihat nabi (bertemu. 123 . 121 Ibid. 221. Muslim. Mimpi karena pengaruh kecemasan. maka dalam hal ini kami katakana anda telah menghayal. Banyak para syaikh yang melakukan amal perbuatan atas dasar mimpi. (ii). mungkin saja seseorang tergelincir atau menggelincirkan orang lain dengan kasyafnya.bahwa seseorang bisa saja mendengar sesuatu dari alam gaib apa bola benarbenar hatinya bersih.. yakni (I). Kesalahan itu antara lain (i). Menurutnya mimpi itu beragam. 122 Ibid. seakan-akan sufi itu orang ma'shum. didatangi) rasulullah – padahal rasul tak dapat ditiru bentuk dan rupanya oleh syetan – lalu memerintahkan untuk melakukan perbuatan yang bertentangan dengan syari'at Islam. mengigau. Ibid..119 Kasyaf mungkin didapat oleh orang-orang yang sedang menempuh perjalanan taqarrub kepada Allah tetapi kasyaf bukanlah aqidah baru dan bukan pula ibadah baru.120 Selanjutnya Sa'id Hawa menjelaskan perihal mimpi para wali. Jadi adanya kasyaf memiliki dalil yang kuat. Mereka bertanya :"Apakah kabar gembira itu?". kegelisahan dan dorongan nafsu yang disebut al-Ra'yun Nafsiyah. p. kalau begitu sama saja dengan beranggapan bahwa syari'at yang dibawa oleh nabi saw belum sempurna. Mimpi karena syetan memanfaatkan kegelisahan atau hayalan. dan dilarang untuk mengikuti mimpi itu". 213. Abu Daud dan Tirmidzi). p. Nabi menjawab :" Mimpi yang benar". Hal 119 120 Ibid. Perlu diketahui. bahwa kasyaf merupakan ujian iman. Hasil kasyaf bisa menjadi tambahan atau ketetapan baru setelah al-Qur'an. (iii). 214. kecuali kabar-kabar gembira". Berdasarkan ayat Alqur'an dan hadits diatas. 123 Ibid. Mimpi yang berasal dari Tuhan yang disebut al-Ra'yun Rabbaniyah.122 Hadits lain menegaskan :"Mimpi-mimpi seorang mukmin merupakan bagian dari ke 46 dari kenabian (Hadits riwayat Bukari.

beliau berdiri shalat di kuburannya ". Lantas sahabat memberitahukan kejadian ini kepada nabi. Op.. senantiasa dalam keadaan shalat".124 Hemat penulis.p.itu menurut ahli fiqih termasuk katagori bid'ah". 104. Akan tetapi orang-orang di dunia tidak menyadarinya. Muslim dan Nasa-i :"Saya (Nabi) bertemu dengan Musa di Katib Ahmar. 126 Ibid 127 Ibid .129 124 125 Ibid. Cit. Alasannya sbb : Alasan pertama. 129 Ibid. ketika seseorang memasuki daerah pekuburan muslimin disunnatkan mengucap-kan assalamu'alaikum ya ahl al-diyar.128 Alasan Keempat.. Alasan ke dua.127 Demikian juga hadits riwayat Ahmad. Imam Abu Shaik di dalam kitab Ghaus al-Ibad menulis sebuah hadits :" Sesungguhnya sebahagian sahabat nabi telah mendirikan sebuah bangunan (kemah) diatas sebuah kuburan yang tidak diduga bahwa itu kuburan manusia.125 Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang yang mati di jalan Allah pada hakikatnya tidak mati namun tetap hidup. 103. Aurad Muhammadiyah. Kuala Lumpur. 224. p. surat Albaqarah ayat 154 : " Janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati. p.126 Alasan ketiga. Ashaari Muhammad.Cit. 68-70 Lihat juga : Ashaari Muhammad. Sungai Penchala. di dalam kitab Zarkoni syarah Mawahib al-Ladunya Juz 5 pasal 332 terhadap hadts riwayat Baihaki dari Annas yang menyebutkan :Para nabi jidup di dalam kubur mereka. Berhati-hati Membuat Tuduhan. pendapat Sa'id Hawa tentang kasyaf memiliki dalil yang kuat dan sangat dapat difahami.. Op.. 72. 128 Ashaari Muhammad. p. maka nabipun bersabda: "Itulah surat yang dapat menghindarkan dan menyelamatkan kamu dari siksa kubur". tiba-tiba dari dalam kuburan itu terdengar ada orang yang membaca surat al-Muluk sampai selesai. 124 . Pusat Penerangan Arqam. Yaqadzah wa Musyafahah : Yaqadzah wa musyafahah adalah bertemu bercakap dengan rijal al-ghaib termasuk bertemu dengan rasulullah dalam keadaan jaga (bukan mimpi) bahkan sampai mampu bercakap-cakap dengan rasulullah. p. Aurad Muhammadiyah. 1989. bahkan sebenarnya mereka itu hidup tetapi kamu tidak menyadarinya".

maka ia akan melihatku di dalam keadaan jaga. dan nabi menyurh sesuatu perbuatan sunnah.Alasan ke lima : Hadits riwayat Imam Bukhari : “Barang siapa melihatku dalam keadaan mimpii. 144. 130 131 Aurad. 125 . Aurad Muhammadiyah. yakni Syekh tarekat bertemu dan berbicara dengan nabi dalam keadaan jaga (buka mimpi) di tengah malam di dalam ka'bah selepas wafat nabi. p. 132 Ibid. p. Ashaari menegaskan : "Jadi kalau nabi-nabi itu hidup di dalam kubur dan melakukan amalan-amalan. Ashaari Muhammad. Ia mengutip dari kitab Al-Qashash al-Kubra Imam Al. maka memanglah mungkin mereka itu boleh ditemui secara jaga dan bercakap-cakap serta belajar". maka tidak ada pertikaian antara para ulama.132 Berdasarkan itu. Dan syetan tidak bisa menyerupai wajahku. Pada saat itulah para syaikh mendapatkan tuntunan wirid (aurad) untuk diamalkan oleh para pengikut tarekat. Cit. Amalan-amalan sunnat dan larangan-larangan yang diterima oleh wali ketika dia bertemu dengan nabi baik dalam mimpi atau dalam keadaan jaga adalah sunnat untuk diamalkan.131 Selanjutnya ia menerangkan. bahwa perintah dan larangan yang dihasilkan dari yaqadzah bisa dijadikan pegangan. orang-orang Darul Arqam berpendapat bahwa orang saleh yang telah wafat sebenarnya tidak wafat tetapi masih hidup. atau melarang sesuatu larangan atau menunjukkan sesuatu yang baik. Sorotan terhadap Yaqadzah wa musyafahah Masih berkaitan dengan kasyaf. maka (i) seorang wali Kutub bisa bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga dan bercakap-cakap atau Yaqazah wa musyafahah.130 Berdasarkan hadits itu.. itu termasuk sunnat untuk mengamalkannya".(ii). adalah persoalan yaqadzah wa musyafahah. 71. Op.Sayuti yang menyatakan sbb: "Seseorang yang berjumpa dengan nabi saw baik dalam mimpi atau jaga. Dengan demikian tidaklah aneh jika mereka bisa ditemui.

Op. Dia akan bertemu nabi di akhirat sebagai membenarkan mimpinya itu. hadits :” Barang siapa yang bermimpi melihat aku.p. baik oleh hadits maudlu.135 Menurut Imam Nawawi ketika menjelaskan hadits ini di dalam kitab Syarh Shahih Muslim menyatakan bahwa lafadz :" akan melihat aku dalam keadaan jaga" hanya mengandung tiga pengertian. 126 . 77. 59.136 Jika membenarkan adanya yaqadzah sekarang atau di dunia. Bagi orang-orang yang sezaman dengan nabi saw yang tidak sempat berhijrah tetapi bermimpi bertemu nabi saw akan berhijrah dan bertemu nabi. tetapi hanya karena banyaknya para ahli tarekat yang menafsirkan bahwa yaqadzah dalam hadits tersebut bertemu dalam keadaan jaga di dunia ini. (ii). p. sama sekali tidak disebutkan oleh hadits... Aurad Muhammadiyah. p. 133 Alasan yang dipakai oleh mereka adalah : Alasan pertama. Melihat nabi secara khusus di akhirat secara dekat seta mendapat safaat. (iii). 71. 137 Ibid.134 Alasan kedua. Cit. 136 Husain Hasan Tomai. p.137 Jadi yaqadzah atau bertenu dengan nabi dalam keadaan jaga bukan berasal dari hadits yang sharih. maukuf atau pun hadits matruk. 49-50. Penrbit Pustaka Aman Press SDN. Op. Adapun alasan naqli yang abash sampai saat ini belum 133 134 Husain Hasan Tomai. dia akan melihat aku pula dalam keadaan jaga. Lebih tegas lagi adalah pendapat Qadhi Syaikh Muahammad Khudar al-Syanjiti di dalam buku Musytahi al-Kharif menyatakan bahwa melihat nabi dalam keadaan mimpi memiliki dasar hadits yang sahih akan tetapi bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga (yaqadzah).p.. 77. 1989. Op.Yaqadzah wa musyafahah merupakan keyakinan sebahagian besar pengikut tarekat. yakni (i). Husain Hasai Tomai. Mereka berkeyakinan bahwa cerita tersebut adalah mutawatir dari orangorang saleh. Nabi Muhammad saw bertemu dengan para nabi sewaktu Isra Mi'raj di Baitul Maqdis dan di langit dalam keadaan jaga. Cit.. bahkan nabi menjadi imam shalat bersama-sama mereka. BHD. Masalah Berjimpa Rasulullah ketika Selepas Wafatnya.Cit. 135 Ashaari Muhammad.

karena agama Islam sudah dianggap sempurna. bertemu dengan nabi di dalam mimpi adalah benar dan memiliki dalil yang kuat. Sa'id Hawa sebagaimana telah dikemukakan di depan. silahkan lihat kembali uaraian-uaraian terdahulu tentang kasyaf. Istighatsah: Berdasarkan ayat Alqur'an. nabi menyampaikan sesuatu yang bersifat baru misalnya amalan-amalan atau wirid-wirid ? Untuk menjawab persoalan ini. Tentang persoalan ini telah dikemukakan pada halaman 173-175 ketika penulis membahas persoalan yaqadzah. mengigau dan dilarang untuk mengikuti mimpi itu !". Loc. maka dalam hal ini kami katakana anda telah menghayal. Kesimpulannya. Akan tetapi tidak ada satu hadits pun yang menyatakan kemungkinan-kemungkinan nabi memberikan ajaran baru atau tambahan. sedangkan bertemu dengan nabi dalam keadaan terjaga (yaqadzah) tidak memiliki dasar. hadits dhaif sekalipun.138 Dengan demikian.ditemukan. dan mimpi Rabbaniyah. adalah keyakinan yang batil. Sorotan terhadap Wirid Tarekat : Pertama :" Betulkah seseorang salih bisa bertemu dengan nabi dalam keadaan jaga (yaqadzah)?". nabi maka itulah wajah nabi sebenarnya. hadits dan berita-berita dari orang saleh sebagaimana disebutkan di atas. menegaskan :"…apabila seseorang bermimpi melihat nabi…lalu memerintahkan untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syari'at Islam. pengakuan bahwa seseorang pernah bermimpi bertemu dengan nabi memberikan wirid-wirid atau amalan-amalan baru yang memang tidak ada anjuran sebelumnya. Oleh karena keyakinan tentang yaqadzah wa musyafahah adalah keyakinan yang bathil. Ditegaskan bahwa apabila seseorang bermimpi bertemu dengan nabi. 127 . dan amalannya adalah bid’ah. Cit. Kedua : "Bagaimana jika di dalam mimpi itu. Ashaari Muhammad (Darul Arqam) 138 Sa'id Hawa.

tolonglah aku wahai hamba Allah. “sesungguhnya bagi Allah itu ada Malaikat selain penjaga. p. para nabi. akan tetapi itu tidak mungkin. Alasan lainnya tentang istighatsah adalah sbb : Alasan Pertama : Hadits Dari Utbah ibn Ghazwan.. Maka bagi Allah. 141 Ashaari Muhammad. Thabrani di dalam kitab Al-Kabir). mereka pun bertugas menuliskan daun yang jatuh dari pohon. "Hubungan guru dengan murid itu bagaikan hubungan elektrik.143 139 140 Ashaari Muhammad. di kalangan DA tidak berlaku tawajjuh walaupun jemaah DA mengenakan emblimb bergambar Ashaari Muhammad. Malah apabila mati gaib mereka lebih bebas lagi bergerak dan bekerja sebab tidak terikat lagi oleh benda".. hendaklah dia merayu.p.menyimpulkan bahwa para rasul. Alasan Kedua : Hadits dari Ibn Abbas. 149. Ulama Islam Dalam Pandangan Islam. ini disebut dengan istighatsah.140 Oleh karena itu mereka masih bisa berhubungan dengan para muridnya. 142 Alasan ketiga : Hadits dari Abdullah ibn Mas'ud. p. maka hendaklah dia berkata :" Wahai hamba-hamba Allah..Cit. 144. maka hendaklah dia menyeru. tolonglah aku". 143 Ibid.p. tak ubahnya kipas yang dapat bergerak karena berhubungan dengan listrik". Bahkan menurut sebahagian besar tarekat. 148. Aurad Muhammadiyah. Cit. Op. bahwa rasulullah saw telah bersabda : apabila terlepas binatang salah seorang di antaramu di sebuah area yang luas. wahai hanbahamba Allah kurunglah olehmu. Maka sesungguhnya Allah memiliki hambahamba yang tidak dapat dilihat". 142 Ashaari Muhammad. maka ia harus dapat "menghadirkan" atau membayangkan wajah gurunya yang disebut tawajjuh. baik menasehati ataupun menegur manakala muridnya berbuat maksiat. Karena berkeyakinan bahwa wali yang sudah meninggal masih bisa dimintai bantuan.. p. 70.Op. ada hamba-hamba-Nya yang mengurung.Cit.139 Ia menegaskan :"… maknanya mukjizat dan karamah-karamah mereka itu tidak sahaja berlaku semasa hidup mereka tetapi juga sesudah mati atau ghaib mereka. Aurad Muhammadiyah. Dalam hal ini sepanjang hasil penelitian penulis. 57-58. syuhada. Op. dia berkata. dan shalihin yang sudah meninggal dunia sebenarnya masih tetap hidup dan bekerja di dalam kuburnya.. maka seorang murid boleh ber-tawashul (menggunakan wali sebagai perantara) dalam berdoa.141 Jadi murid bisa saja meminta bantuan kepada para wali yang sudah meninggal dunia. 128 . ia harus benar-benar dapat membayangkan Tuhan. Ibid. (HR. Apabila salah seorang kamu tersesat atau butuh pertolongan sedang ia berada disuatu daerah yang tak ada seorangpun manusia.. kalau seorang murid hendak berdoa. Apabila menemui kepincangan (kesulitan) di bumi yang luas. para wali.

walaupun sudah mati masih bisa berhubungan batin dengan para muridnya. Ini dikenal dengan istighatsah. Sedangkan dari kaum Anshar antara lain Qais ibn Abi Mundir. Selanjutnya al-Razi menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan hidup disini adalah hidup di dalam kubur dan mendapat nikmat. kaum Muhajirin yang gugur antara lain Ubaidah bin Haris bin Abdil Muthallib. 161. hadits dari Abdur Razaq dari Qatadah. dan Haritsah ibn Suraqah. si fulan mati!". bahkan wali tersebut bisa memberikan pertolongan manakala muridnya ada dalam kesulitan. Maka turunlah ayat ini yang menyatakan bahwa mereka tidak mati namun tetap hidup. dan Amir bin Bakr. para sahabat berseru ": si Fulan gugr. terdiri dari enam orang Muhajirin dan 8 orang Anshar. serta hadits dari Muhammad ibn Ja'far dari Utsman ibn Ghiyas dari Al-Imam Muhammad al-Razi fakhruddin. 144 129 . hadits dari Qatadah. DA berpendapat bahwa masalah tawashul dan istighatsah tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak syirik. Tafsir al-Fakhru al-Razi. Ketika mereka gugur. bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup. Sorotan terhadap argumentasi yang digunakan nutuk mengabsahkan istighatsah adalah sbb : Alasan pertama : Al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 154 : "Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati.Berdasarkan ayat Alqur'an dan hadits di atas. Zaid ibn Harits.144 Menurut Abi Ja'far Muhammad ibn Jarir al-Thabary dengan menguntip hadits dari Ibn Ashim. Dar alFikr. p. Sorotan terhadap konsep Istighasah: Orang-orang Tarekat berkeyakinan bahwa wali dalam tingkat tertentu. Jilid II. tetapi kamu tidal menyadarinya". Setelah penulis melakukan penelitian terhadap sejumlah kitab tafsir diperoleh data sebagai berikut : Menurut al-Razi di dalam tafsir al-Razi disebutkan bahwa asbab al-muzul ayat ini karena gugurnya 14 orang muslim di medan tempur. Umar bin Abi Waqas.

Mereka bagaikan burung-burung. Di alam itu mereka mendapatkan rizki yakni kenikmatan alam yang luar biasa. Dar al-Fikr. 23. alam yang ghaib. 148 Sayyid Quthub. menyatakan bahwa para syuhada itu di beri rizki dari buah-buahan syurga. Beriut. 146 Abi Abdullah al-Qurthubu. Fi Dlill al-Qur'an. Beriut. 1969. Dar al-Fikr. 143-144. 39. Dar al-_Fikr. Beriut. Jilid I. Quthub pun menegaskan bahwa maksud Hidup di sini adalah hidup mulia sebagaimana dijelaskan oleh syuhada itu bagaikan burung-burung yang bertengger di syurga. Syahid pun tidak dikafani sebab pakaiannya menjadi saksi. menyatakan bahwa syuhada itu berbeda dengan kematian manusia biasa.Ikrimah.146 Senada dengan itu Muhammad Mahmud Hijazi didalam al-Tafsir al-Wadhih.145 Abu Abdillah al-Qurthubi di dalam al-Ahkam al-Qur'an menyatakan bahwa kalau yang dimaksud hidup dan diberi rizki setelah kiamat. arwahnya agung dibandingkan dengan arwah segenap manusia. p. 1988. Abi Ja'far Muhammad Ibn Jarir al-Thabary. p. 145 130 . p.148 Syaikh Ahmad Mushtafa al-Maraghi di dalam Tafsir al-Maraghi menyatakan bahwa para syuhada itu hidup di suatu alam yang berbeda dengan alam kita. al-Wadhih.149 Dari beberapa penafsiran di atas dapat diringkaskan bahwa (i). 147 Dr. Dar al-Syaruq. al-Ahkam al-Qur'an. Jilid II. Dar al-Jail. 149 Ahmad Mushtafa al-Maraghi. Jilid I. Jilid I. 11. Jami' al-Bayan'an Ta'wiel Ayy alQur'an. Oleh karena itu syahid tidak dimandikan karena mandi adalah membersihkan jasad padahal dia sudah lebih suci lahir batin. (iii). Beriut. Orang yang mati di jalan Allah pada hakikatnya adalah hidup. Akan tetapi yang dimaksud hidup di sini adalah Mereka mati dan mereka pun hidup. Yang jelas itu adalah kehidupan ruhaniyah yang tak dapat diketahui rahasianya. p. p. 173. Mereka hidup di suatu alam yang sangat dirahasiakan oleh Allah sehingga manusia tidak dapat mengetahuinya. Tafsir al-Maraghi.147 Menurut Sayyid Quthub di dalam tafsir Fi Dlilal al-Qur'an bahwa pada hakikatnya syuhada tetap hidup tapi dalam suatu kehidupan di luar pengetahuan manusia. yakni diberi rizki namun bagaimana bentuk dan sifatnya wallau a'lam. hal itu sama saja dengan manusia biasa. (ii). Dan kita tak dapat membahasnya karena itu alam ghaib. sebab mereka hidup di dalam quburnya. namun manusia tidak mengetahui hakikat kehidupan ini dan rizki yang diperolehnya. Muhammad mahmud Hijazi.

yakni perlunya mendoakan (membantu) orang yang telah mati. p. Allah SWT menyuruh mukminin untuk mendoakan mereka yang telah wafat lebih. ilmu yang dimanfaatkan serta anak yang saleh yang mendoakan (HR. Cit.. 152 Ibid. Menurut Sa'id Hawa. Penerbit Bab I al-Halabi wa Syirkah. Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar).153 Dengan demikian dasar-dasar yang menjadi rujukan istighatsah seluruhnya tertolak. 60.150 Sanad hadits ini adalah dari Salman. Ibid. 131 . yakni amal jariyah. apalagi bagi mereka (wali) yang matinya bukan di medan tempur. Bukhari). Sebelum mengakhiri pembahasan tentang istighatsah ini penulis kemukakan pendapat Sa'id Hawa sebagai berikut dibawah ini. Perintah mengucapkan assalamu'alikum ya ahla al-diyar ketika menziarahi kubur memang menjadi dalil bahwa manusia di dalm kubur adalah hidup dialam lain.Op. al-Targhib wa al-Tarhib. Menurut Sa'id Hawa. Dari Anas ra. berkata :"Saya telah berjumpa dengan Musa pada malam Mi'raj. akan tetapi tidak menjadi dalil pengabsahan istigatsah. 79. ia sedang berdiri shalat di kuburnya". sesungguhnya Rasulullah saw. bukan menyuruh mereka untuk berdoa. Di dalam kitab Dalail Nubuwah.151 tetapi Nashiruddin al-Bani menyatakan ini hadits sangat lemah. jadi dia bisa memberikan pertolongan. tak ada satupun yang menafsirkan bahwa syuhada masih beribadah atau yang menafsirkan bahwa mereka masih bisa berhubungan dengan orang di dunia. Alasan kedua. 150 151 Husain Hasan Tomai. bahkan sebaliknya. Mengenai ruh para nabi bisa shalat di dalam kubur. Jadi pendapat bahwa orang yang sudah wafat masih bisa dimintai bantuan belum ditemukan dasar hukumnya. dari Khatib Banani dari Anas ibn Malik. Mesir.152 Menurut hemat penulis hadits inipun bertentangan dengan hadits yang lebih kuat. 1922. mereka berdoa :"Ya Tuhan kami. Al-Baihaki menyatakan bahwa kualitas hadits ini shahih."(Al-Hasyr : 10). p. yakni hadits yang menyatakan bahwa amal maunsia akan putus manakala ajal tiba kecuali tiga. berilah kami ampunan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami….Dari beberapa kitab tafsir yang diteliti. 153 Syaikh Husein. Alasan ketiga.

Hadits ke dua dalam sanadnya terdapat nama Ma'ruf ibn Hasan ia dhaif. wahai hamba-hamba Allah tolonglah aku!. wahai hambahamba Allah tolonglah aku !.. Maka jika salah seorang di antara kamu terperosok di padang sahara. Selain diberi tugas memelihara. maka hendaklah ia berkata : Wahai hamba-hamba Allah..p. Ibid. beliau bersabda :" Jika ternak salah seorang diantara kamu lepas dari suatu daerah. Cit. Op.. Op. kerja mereka mencatat daun-daunan yang jatuh. para syaikh. Jadi tak dapat dikiaskan kepada makhluk-makhluk lain.158 Catatan Akhir : 154 155 Sa'id Hawa. 156 Ibid. 157 Sa'id Hawa. tolonglah aku.155 Abu Ya'li dan Thabrani meriwayatkan di dalam al-Kabir : Dari Ibn Mas'ud r. 132 ..154 Tabarri dan Bazzar meriwayatkan : Dari Ibn Abbas marfu kepada Rasulullah saw : Allah memiliki malaikat di bumi.p. 158 Ibid. p. dan ia akan menangkapnya. Sesungguhnya Allah memiliki (malaikat) yang hadir di bumi. dan dia berada di suatu daerah yang tidak ada manusianya.157 Akhirnya Sa'id Hawa menyatakan bahwa masalah istighatsah kepada orng-orang saleh. berserulah. tahankanlah (tangkaplah)". Cit. p. dan para wali perlu disisihkan dari riwayat tasawuf.a dari rasulullah saw. 337. Sesungguhnya Allah meiliki ham ba-hamba yang tidak terlihat. padahal tidak tepat dengan alasan bahwa hadits pertama adalah hadits munqathi' (terputus sanadnya). 336-337.156 Hadits ini dijadikan landasan istighatsah. 336.337. maka berserulah :" Wahai hamba-hamba Allah.beberapa tarekat melakukan istighatsah karena didasarkan kepada hadits di bawah ini : Thabrani meriwayatkan dalam kitab al-Kabir : Dari Utbah Ibn Ghazwan diangkat kepada Rasulullah saw : Nabi bersabda : Jika seorang di antara kamu ingin minta tolong. Sedangkan hadits ke tiga adalah hadits Hasan dan hanya berbicara soal melaikat.

Jangan sekali-kali terpukau dengan ajaran tasawuf jika tidak memiliki dasar yang kuat. Banyak sekali pokok-pokok ajaran tarekat yang batil atau bid’ah. maka cukuplah beragama dengan menggunakan Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak perlu beramal dengan amalan yang bersumber dari mimpi seorang syaikh tarekat. 133 .1. Ajaran Tasawuf yang benar adalah ajaran tasawuf yang berdasarkan AlQur’an dan hadits sahih. 2. oleh karena itu agar kita terhindar dari kekeliruan syar’I.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->