P. 1
Makalah Hadits Ahkam

Makalah Hadits Ahkam

|Views: 315|Likes:
Published by Nicq An Author

More info:

Published by: Nicq An Author on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2015

pdf

text

original

MAKALAH HADITS AHKAM HADITS LARANGAN MENJUAL BARANG HARAM

DISUSUN OLEH : KELOMPOK III

Nurchaliq majid Reza azis

JURUSAN ILMU HUKUM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAKASSAR 2013

1

Oleh karna itu. tanggapan. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Akhirnya kepada Allah Subehanahu Wa Ta’ala jualah penulis memohon dan berdo’a semoga kebaikan dan bantuan semua fihak yang diberikan kepada kami mendapatkan berkah yang melimpah. Salam dan shalawat penulis curahkan kepada junjungan kita baginda Nabiullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam yang telah memberikan kita nikmat berfikir dan bertindak dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. kritikan dan saran akan diterima dengan terbuka. walau kami menyadari bahwa keterbatasan.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kehadirat Allah Subehanahu Wa Ta’ala yang telah senantiasa melimpahkan rahmat. kelemahan serta kekurangan senantiasa ada dalam diri penulis. 03 April 2013 Penulis 2 . Kami telah berusaha menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Samata.

4 RUMUSAN MASALAH………………………………………………… 4 BAB II : PEMBAHASAN MATAN HADITS……………………………………………………….... 5 PENJELASAN HADITS………………………………………………… 6 BAB III : PENUTUP KESIMPULAN……………………………………………………………14 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………….DAFTAR ISI SAMPUL KATA PENGANTAR…………………………………………………………… 2 DAFTAR ISI……………………………………………………………………..15 3 . 3 BAB I : PENDAHULUAN LATAR BELAKANG…………………………………………………….

bernomor 265). sehingga ia betul-betul mengerti perso-alan. Oleh sebab itu. Kalau asal dari jual beli adalah disyariatkan. Cetakan I. Bagaimana penjelasan hadits yang berhubungan dengan larangan menjual barang haram ? Diangkat dan diterjemahkan dari kitab Taisir al „Allam Syarhu „Umdati al Ahkam. Penerbit Daar al Mughni li an Nasyri wa at Tawzi’. (Dan pada sebagian cetakan lain. sesungguhnya di antara bentuk jual beli ada juga yang diharamkan dan ada juga yang diperselisihkan hukumnya{[1]. Penjualan merupakan transaksi paling kuat dalam dunia perniagaan bahkan secara umum adalah bagian yang terpenting dalam aktivitas usaha. B. Tahun 1421 H/ 2000 M. Bagaimana hadits yang berhubungan dengan larangan menjual barang haram ? 2. halaman 671-677. dari Bab Tahrimi Bai‟i al Khaba-its. menjadi satu kewajiban bagi seorang usahawan muslim untuk mengenal hal-hal yang menentukan sahnya usaha jual beli tersebut. Tash-hih dan Takhrij Muhammad bin Mijqan. Rumusan masalah Adapun rumusan masalaha adalah sebagai berikut : 1. Latar belakang Perdagangan adalah jual beli dengan tujuan untuk mencari keuntungan. Pada hadits nomor 264. Riyadh.BAB I PENDAHULUAN A. KSA. Dengan beberapa tambahan komentar penjelas dari penterjemah jika diperlukan 1 4 . karya asy Syaikh al „Allamah Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Alu Bassam. dan mengenal mana yang halal dan mana yang haram dari kegiatan itu.

no." Ada yang bertanya. "Semoga Allah melaknat Yahudi.‫ رضى َّللا عًُٓا‬. mereka mencairkannya lalu menjual minyak dari lemak bangkai tersebut. kemudian mereka memakan hasil penjualannya. 2236 dan Muslim.ُِٕ‫ع‬ ‫ح ه‬ َ َُٕٓ‫اني‬ َُ َ ‫يَٓا‬ َ ‫ًا‬ َ ‫رنِكَ قَات‬ ‫ًهُُِٕ ثُ ه‬ ‫َّللاَ نَ ه‬ ِ َ‫ج‬ َ ُٕ‫شح‬ َ‫ر‬ َ َ ‫فَأ‬ ًَُّ َ َ‫كهُٕا ث‬ Artinya : Dari Jabir bin Abdillah. "Sesungguhnya. bangkai.ِ‫َّللا‬ َ ٍْ َ ‫رس‬ َ ‫ع‬ َ ً َ ُّ‫ أََه‬.BAB II PEMBAHASAN A. "Wahai Rasulullah. "Tidak boleh! Jual beli lemak bangkai itu haram.‫صهى‬ ْ ُ‫َّللا‬ ‫ٌ ه‬ ‫َم ه‬ ْ‫ع‬ ُ ‫و‬ َ ‫ذ‬ ‫ إِ ه‬، ‫د‬ ُ ‫ى بَا‬ ‫ َّللا عهيّ ٔسهى‬. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. tatkala Allah mengharamkan lemak bangkai. no. Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar. babi. apa pendapatmu mengenai jual beli lemak bangkai. Matan hadits larangan menjual barang haram dan artinya ‫ُٕل ه‬ ‫ذ ه‬ ْ‫ع‬ ْ‫ع‬ ‫ صهى َّللا عهيّ ٔسهى‬. dan patung." (HR. Sesungguhnya. meminyaki kulit. dan dijadikan minyak untuk penerangan?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. mengingat lemak bangkai itu dipakai untuk menambal perahu. Bukhari." Kemudian. beliau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda di Mekah saat penaklukan kota Mekah.ِ‫َّللا‬ َ ٍَ ِ‫س‬ ِ‫ب‬ ِ ‫رب‬ ِ ِ‫جاب‬ ْٔ ْٔ ْ ‫ع‬ ْ ‫و‬ ‫ٌ ه‬ ْ‫خ‬ ‫ًه‬ ْ َ‫انف‬ ‫كة َ إ ِ ه‬ ًْ ْ َ‫و ب‬ ‫ير‬ ‫ح ه‬ ُ ُٕ‫ يَق‬ْ َ‫انخ‬ َ ‫ي‬ َ َُّ‫رسُٕن‬ َٔ ِ ‫ان‬ ِ َ ‫يت‬ َ ‫ة‬ َ ‫ر‬ َ َ‫َّللا‬ َ ُْٔ َ ،‫ح‬ َ ‫ان‬ َ‫ر‬ َ ِ‫ٕ ب‬ َ ‫ل عَا‬ ِ ‫ز‬ ِ ُ ِ ً ِ ‫ت‬ ْ ‫ة فَإَِهَٓا ي‬ ْ ‫و‬ ‫ُٕل ه‬ ُ َ‫رأَيْت‬ ْ ُ ‫ٔي‬ ُ َْ‫ذ‬ ُ ُ ‫سف‬ ًْ ٍ ُّ ‫ُطهَى بَِٓا ان‬ َ َ‫ أ‬، ِ‫َّللا‬ َ ‫رس‬ َ ‫يم يَا‬ َ ِ‫َاو فَق‬ ِ َ ‫يت‬ َ ،ٍ ِ ُ ْ‫ٔاألَص‬ َ َ ‫ان‬ َ ُٕ‫شح‬ ْ ‫ بَِٓا‬. 4132) 5 . ‫راو‬ َ ،‫د‬ َ ُْ ، َ‫ ال‬. ‫ال‬ ‫ل ه‬ ُ ُٕ‫جه‬ ْ َ ‫ٔي‬ ُ‫ح بَِٓا انُهاس‬ ُ ِ‫ستَصْ ب‬ ُ ‫ان‬ ُ ُٕ‫رس‬ َ َ‫َّللاِ فَق‬ َ ‫ال‬ َ َ‫ى ق‬ َ‫ح‬ َ ٕ ‫ ثُ ه‬.

berbau busuk dan najis. Kemudian Rasululah shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan hal berikutnya. adalah empat macam hal yang terbilang dalam hadits ini. Atau juga dengan sebab tertahannya darah hewan tersebut. -sedangkan hal-hal yang baik ini adalah mayoritas makhluk Allah yang telah Ia ciptakan untuk kita semua di bumi ini. Belum lagi. dan membinasakan kesehatan.dengan sebab penyakit atau bakteri mikroba. Juga telah membawa peringatan dari segala hal yang di dalamnya terdapat madharrat (keburukan) yang akan menimpa akal. Dengan mengkonsumsinya. ia adalah bangkai yang menjijikkan.B. memakannya merupakan kemadharratan yang sangat besar bagi tubuh. al khamr. tubuh dan agama. Sehingga. Sehingga. Maka. yang membuatnya rusak (mati). Maka. Khamr ini pun menghalanginya dari seluruh kebaikan dan dari berdzikir kepada Allah. Ia akan menebarkan permusuhan sesama kaum Muslimin. dan mengharamkan hal-hal yang buruk. syariat Islam membolehkan hal-hal yang baik. yaitu segala sesuatu yang dapat memabukkan dan menutup akal. 6 . Setiap macamnya menunjukkan dan mewakili hal lainnya yang semisal dengannya dalam keburukannya. merupakan sumber keburukan. Penjelasan hadits tentang larangan menjual barang haram Syariat Islam yang tinggi ini datang dengan membawa seluruh kemaslahatan bagi umat manusia. seorang yang sedang mabuk akan melakukan perbuatan-perbuatan kemungkaran dan dosa-dosa besar. yaitu al maitah (bangkai). Yaitu hewan yang tidak mati melainkan -mayoritas. seseorang kehilangan nikmat akal yang telah Allah muliakan ia dengannya. Setiap jiwa pasti tidak menyukainya. Di antara sekian macam hal-hal buruk yang telah diharamkan.

kerusakannya pun sangat besar. untuk menyelamatkan manusia dari keburukannya. yaitu berhala. tubuh. (Dan hal ini tidaklah diharamkan melainkan) untuk melindungi akal. Rasululah shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan hewan yang paling buruk. Di samping itu. ia tetap penyakit (bagi yang memakannya) di atas penyakit. dan musibah di atas musibah. paling tidak disukai dan paling menjijikkan. Tidaklah para Rasul diutus. Allah Subhanahu wa Ta‟ala diperangi. 7 . hewan ini pun hewan yang jorok dan najis. dipersekutukan dalam ibadah dan hak-hakNya. tubuh dan agama. Dan yang berikutnya. Dan empat hal ini adalah sebagai contoh (yang mewakili hal-hal lainnya) yang buruk. dan tidaklah pula kitab-kitab Allah diturunkan. Betapa banyak manusia yang terfitnah dengannya! Betapa banyak umat yang sesat karenanya! Dan betapa banyak orang-orang masuk ke dalam neraka dengan sebabnya! Maka. dan agama dari apa-apa yang dapat merusaknya. Maka. berhala adalah sumber kesesatan dan kesyirikan. Babi adalah hewan yang mengandung berbagai macam penyakit dan bakteri-bakteri mikroba. bahayanya sangat besar dan kerusakannya sangat banyak. yaitu babi. walaupun dengan tidak suka dan dengan berhati-hati.Dan seandainya ia tetap dimakan. melainkan untuk memerangi sesembahan (selain Allah) ini. empat hal ini adalah hal-hal buruk dan merusak akal. Berhala merupakan sumber kesesatan manusia dan kesyirikan mereka. Dengannya. Dan (yang terakhir) beliau shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan sesuatu yang bahayanya jauh lebih besar (dari hal-hal sebelumnya). Maka. Hampir-hampir panasnya api tidak dapat membunuhnya dan mematikannya.

harta. menjijikkan dan najis. keduanya tidak termasuk hal-hal yang kotor. segala sesuatu yang membantu terjadinya. diharamkan jual belinya. lemaknya. rokok. menjauhi hal-hal ini merupakan pencegahan terhadap segala hal yang dapat merusak sepertinya. Haramnya bangkai. dan akibat-akibat buruk lainnya berupa permusuhan. segala sesuatu yang dapat memabukkan. baik berupa benda cair ataupun padat.Maka. (Maksudnya) tidak masuk ke dalamnya kehidupan. dan yang sejenisnya. dan segala sesuatu yang masuk kepadanya kehidupan dari bagian-bagian tubuhnya. darahnya. Termasuk pula ke dalamnya ganja. Haramnya berjual beli khamr. meminumnya dan berobat dengannya. Baik dagingnya. Seluruh hal-hal tadi diharamkan karena mengandung kerusakan dan bahaya yang besar terhadap akal. Sehingga. Terbuat dari apapun. dan mara bahaya lainnya yang tidak tersembunyi lagi. urat-uratnya. Dengan sebab inilah. Selain itu. membuatnya. rambut dan bulunya. marijuana. Seluruhnya adalah buruk dan haram. makna khamr. Maka. Karena keduanya tidak berhubungan dengannya. juga dengan sebab tidak ada manfaat padanya. kurma. 8 . tindak kriminalitas. ia juga buruk. Jumhur Ulama (mayoritas ulama) mengecualikan dari keharaman tadi. opium. bangkai bersifat kotor dan tidak disukai. Sama saja terbuat dari anggur. Semua itu diharamkan karena padanya terdapat sesuatu yang membahayakan tubuh. ataupun gandum. tubuh.

pendapat yang pertama adalah pendapat yang lebih utama (untuk dibenarkan). 2 HR Abu Dawud (4/66 no. Haram pula memakannya. Haramnya berjual beli berhala. tidak ada maslahatnya sama sekali. Mereka juga dikenal dengan frigiditas (sifat dingin). Bahaya darinya yang menimpa tubuh dan akal sangatlah besar. Dan sebagian ulama membatasi penggunaannya untuk hal-hal yang kering saja. 4126). an Nasa-i (7/174 no. 4248). Namun. Mengakibatkan orang yang mengkonsumsinya memiliki sifat buruk pula seperti babi. Karena babi adalah hewan yang buruk dan kotor yang terdapat padanya kerusakan murni. dan sudah dihilangkan segala sisa buruk yang menempel padanya.Adapun kulitnya. 26876). jika sudah disamak dengan baik.istri Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam 9 . menyentuhnya dan mendekatinya. dan lain-lain dari hadits Maimunah radhiyallahu „anha. Namun. (terlebih lagi) jika berhala ini dijadikan sesembahan dan melariskannya dalam rangka membangkang kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala. karena Nabi shallallahu „alaihi wa sallam telah bersabda: ْ ‫وا‬ ْ ‫رهَا ا‬ ))ُ‫رظ‬ ِّ ‫((يُـطَـ‬ ُ ‫وا‬ ُ ‫هـ‬ َ َ‫لـق‬ َ ‫ء‬ َ ‫لـ‬ “Kulit itu dapat disucikan oleh air dan al Qarazh”.[2] Haramnya berjual beli hewan babi. Dan hal ini adalah sebuah realita yang telah terjadi dan telah kita saksikan pada orang-orang yang terbiasa mengkonsumsinya. hukumnya adalah halal dan suci menurut mayoritas ulama. maka ia hukumnya najis jika belum disamak. Ahmad (6/333 no. Karena babi dapat meracuni tubuh dengan segala penyakit yang terkandung padanya. Dikarenakan dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat besar bagi akal dan agama.

yang merupakan syi‟ar orang-orang Nashrani. semuanya ini adalah keburukan dan kerusakan yang tidak ada baiknya dan kemaslahatannya sama sekali. Terlebih lagi gambar-gambar pornografi yang terpampang vulgar. Terlebih lagi. Bahkan. Termasuk pula. sesungguhnya kemaslahatan yang terdapat pada lemak bangkai tetap tidak dapat membuatnya boleh untuk diperjual belikan dan bermu‟amalah dengannya. film-film sinema. Juga patung-patung para tokoh dan pembesar. (Dari kaidah ini). Dan terlebih lagi film-film porno yang vulgar dan menjijikkan. dan merangsang nafsu birahi mereka. (kini) manusia sudah terbiasa dengan kemungkaran. Oleh karena itu. Termasuk pula. Bahwa meninggalkan kerusakan lebih diutamakan dari mengambil kemaslahatan. Allahul Musta‟an. (jual beli) itu adalah َ‫ح‬ َ ‫ى‬ َ‫ه‬ haram”. sampai-sampai sudah menjadi hal yang ma‟ruf (baik. Namun. lumrah dan tidak bermasalah). jika kerusakan tersebut ternyata lebih kuat daripada kemaslahatannya.Berhala adalah salib. Maka. demikianlah. Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam tetap menjawab:(‫رام‬ ُ ،َ‫)ال‬. 10 . tatkala para shahabat menyebutkan beberapa faidahnya -dengan harapan hal itu membuatnya boleh untuk diperjual belikan dan bermu‟amalahdengannya-. yang merupakan fitnah (besar) bagi para pemuda. “Tidak. koran-koran dan lainnya. gambar-gambar yang terdapat pada majalah-majalah. Dan menunjukkan kefajiran tidak adanya rasa malu sama sekali (para pelakunya).

sehingga ia sulit untuk bertaubat. Dan dhamir (kata ganti) pada sabdanya: (‫رام‬ َ‫ح‬ َ ‫ُى‬ َ ‫)ه‬. dan ia sudah tahu keharaman sesuatu tersebut lebih ringan (dosanya) daripada orang yang melakukan sesuatu yang haram tersebut dengan menyengaja berusaha mencari-cari alasan-alasan untuk membenarkan perbuatannya. Sedangkan orang yang ke dua. bukan kepada penggunaan. karena Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam tidak melarang hal itu kepada para shahabat tatkala mereka memberitahukan hal itu kepada Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam. dan masih bisa diharapkan darinya untuk bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. agar tetap dapat melakukan sesuatu yang telah diharamkan Allah tersebut) adalah sebab datangnya murka dan laknat Allah. Sesungguhnya mencari-cari pembenaran dengan cara yang licik dan menipu pada sesuatu yang telah diharamkan Allah adalah kebiasaan orangorang Yahudi. Bahkan ia pun terhalangi dari Allah Subhanahu wa Ta‟ala. 11 . ia telah berusaha menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Sesungguhnya hiilah (berusaha mencari-cari pembenaran dengan cara yang licik dan menipu pada sesuatu yang telah diharamkan Allah. Dan usahanya dalam mencari-cari alasan-alasan untuk membenarkan perbuatannya akan terus membuatnya berprilaku demikian. Karena orang yang pertama. kembali kepada jual beli. ia mengakui bahwa ia berbuat dosa dan melampaui batasan-batasan Allah. Karena orang yang melakukan sesuatu.Menggunakan sesuatu yang najis dengan cara yang tidak melampaui batas (tidak menularkannya pada yang lain) adalah boleh (tidak bermasalah).

Nabi pun menerangkan kepada umatnya. Namun Nabi shallallahu „alaihi wa sallam tidak melarang mereka untuk menggunakannya saja sebagaimana yang telah mereka sebutkan. membatalkan perjanjian-perjanjian dan terbiasa melakukan hal-hal yang haram. manfaat-manfaat (yang disebutkan) tidak membuatnya menjadi halal. Kemudian mereka pun menjualnya. Mereka mengira bahwa mereka tidak memakan lemak bangkai itu secara langsung. jangan kalian berjual beli dengannya. dan akhirnya memakan harganya (hasil penjualannya). dengan harapan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam mengecualikannya dari hal-hal yang diharamkan dalam hadits.Cintanya orang-orang Yahudi terhadap harta dan materi sudah lama (sejak dahulu). justru mereka menyengaja -dalam rangka menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala dan karena kecintaan mereka terhadap harta dan materimencairkan lemak tersebut yang telah diharamkan kepada mereka untuk dimakan. karena berjual beli dengannya haram. Hal inilah yang membuat mereka sampai melakukan hiilah. mereka menyebutkan beberapa manfaat lemak bangkai yang mereka terbiasa menggunakannya. Semoga Allah memporakporandakan mereka. Tatkala Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan haramnya hal-hal dalam hadits ini. Mereka mengira bahwa perbuatan mereka ini bukan perbuatan maksiat. Namun Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. yaitu tatkala Allah Subhanahu wa Ta‟ala mengharamkan atas orang-orang Yahudi lemak bangkai. Dan mereka demikian terus-menerus bergelimang dalam kesesatan. Mereka mengira bahwa yang mereka makan adalah harganya! 12 .

13 . dari hadits Abu Sa’id al Khudri -radhiyallahu „anhu. Dan sungguh hal ini telah menimpa kita (sebagian kaum muslimin). tubuh. berupa hiilah dan menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala. sedikit demi sedikit. Yang bahayanya kembali kepada agama. “Dari makna inilah judul bab diambil dan telah kami jadikan pada muqaddimah penjelasan hadits ini”. dan lain-lain.dengan sedikit perbedaan lafazh. akal. Muslim (4/2054 no. dan inilah substansi meremehkan hukum-hukum dan batasan-batasan Allah Subhanahu wa Ta‟ala.[4] 3 HR al Bukhari (3/1274 no.Inilah substansi bermain-main dengan perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta‟ala. 3269). kebiasaan dan akhlak. Sehingga. 2669). Dan ini adalah bukti kebenaran sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam: ْ‫ح‬ َّ ُ‫لـق‬ َّ ُ‫لـق‬ ْ ‫َخ‬ ْ ‫ة بِا‬ ْ‫وا‬ َ ‫ب لَد‬ َ ‫ىد‬ ُ َ‫بل‬ َ ْ‫هي‬ َ ‫َر‬ ))ُ‫ىه‬ ْ‫ج‬ ْ ‫كاىَ قَـ‬ ْ ‫((لَت‬ ُ ‫ىا‬ ٍّ ‫ض‬ َ ‫ر‬ َ‫ح‬ َ ،‫ة‬ َ ،‫ن‬ َ َّ‫كبُي‬ ْ‫و‬ ْ ُ‫َخل‬ ْ َ‫حتَّى ل‬ ِ‫ذ‬ ِ‫ذ‬ َ‫ذ‬ ْ‫ك‬ ُ ُ‫لت‬ َ َ‫سنَي‬ “Pasti kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian.[3] Sesungguhnya hal-hal yang diharamkan di dalam hadits ini sebagai contoh yang mewakili hal-hal lainnya yang semisal dengannya. seolah-olah hadits ini dibawakan untuk menjelaskan segala macam hal-hal yang kotor dan buruk. sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam lubang biawak pun. kalian akan memasukinya (pula)”. 4 Asy Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Alu Bassam berkata.

Penjualan merupakan transaksi paling kuat dalam dunia perniagaan bahkan secara umum adalah bagian yang terpenting dalam aktivitas usaha. Kalau asal dari jual beli adalah disyariatkan. sesungguhnya di antara bentuk jual beli ada juga yang diharamkan dan ada juga yang diperselisihkan hukumnya. sehingga ia betul-betul mengerti perso-alan 14 . dan mengenal mana yang halal dan mana yang haram dari kegiatan itu.BAB III PENUTUP Kesimpulan Perdagangan adalah jual beli dengan tujuan untuk mencari keuntungan. menjadi satu kewajiban bagi seorang usahawan muslim untuk mengenal hal-hal yang menentukan sahnya usaha jual beli tersebut. Oleh sebab itu.

Th. 1407 H/1987 M.DAFTAR ISI 1. al Yamamah. tahqiqMusthafa Dib al Bugha. 15 . III. Cet. Daar Ibni Katsir. 3. 2. Saudi Arabia. Mujamma’ Malik Fahd. Cet. Shahih al Bukhari. Beirut. Al Quran dan terjemahnya. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin al Mughirah al Bukhari (194-256 H).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->