MAKALAH HADITS AHKAM HADITS LARANGAN MENJUAL BARANG HARAM

DISUSUN OLEH : KELOMPOK III

Nurchaliq majid Reza azis

JURUSAN ILMU HUKUM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAKASSAR 2013

1

Samata. Akhirnya kepada Allah Subehanahu Wa Ta’ala jualah penulis memohon dan berdo’a semoga kebaikan dan bantuan semua fihak yang diberikan kepada kami mendapatkan berkah yang melimpah. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. walau kami menyadari bahwa keterbatasan. Salam dan shalawat penulis curahkan kepada junjungan kita baginda Nabiullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam yang telah memberikan kita nikmat berfikir dan bertindak dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan. kritikan dan saran akan diterima dengan terbuka.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kehadirat Allah Subehanahu Wa Ta’ala yang telah senantiasa melimpahkan rahmat. 03 April 2013 Penulis 2 . tanggapan. Kami telah berusaha menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Oleh karna itu. kelemahan serta kekurangan senantiasa ada dalam diri penulis.

4 RUMUSAN MASALAH………………………………………………… 4 BAB II : PEMBAHASAN MATAN HADITS………………………………………………………...DAFTAR ISI SAMPUL KATA PENGANTAR…………………………………………………………… 2 DAFTAR ISI…………………………………………………………………….. 5 PENJELASAN HADITS………………………………………………… 6 BAB III : PENUTUP KESIMPULAN……………………………………………………………14 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………….15 3 . 3 BAB I : PENDAHULUAN LATAR BELAKANG……………………………………………………..

Dengan beberapa tambahan komentar penjelas dari penterjemah jika diperlukan 1 4 . KSA. Penjualan merupakan transaksi paling kuat dalam dunia perniagaan bahkan secara umum adalah bagian yang terpenting dalam aktivitas usaha. karya asy Syaikh al „Allamah Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Alu Bassam. dan mengenal mana yang halal dan mana yang haram dari kegiatan itu. Cetakan I. Kalau asal dari jual beli adalah disyariatkan. sesungguhnya di antara bentuk jual beli ada juga yang diharamkan dan ada juga yang diperselisihkan hukumnya{[1]. Bagaimana hadits yang berhubungan dengan larangan menjual barang haram ? 2. B. menjadi satu kewajiban bagi seorang usahawan muslim untuk mengenal hal-hal yang menentukan sahnya usaha jual beli tersebut. Tahun 1421 H/ 2000 M. Pada hadits nomor 264. Rumusan masalah Adapun rumusan masalaha adalah sebagai berikut : 1.BAB I PENDAHULUAN A. Riyadh. bernomor 265). sehingga ia betul-betul mengerti perso-alan. dari Bab Tahrimi Bai‟i al Khaba-its. halaman 671-677. Oleh sebab itu. Bagaimana penjelasan hadits yang berhubungan dengan larangan menjual barang haram ? Diangkat dan diterjemahkan dari kitab Taisir al „Allam Syarhu „Umdati al Ahkam. Tash-hih dan Takhrij Muhammad bin Mijqan. Latar belakang Perdagangan adalah jual beli dengan tujuan untuk mencari keuntungan. (Dan pada sebagian cetakan lain. Penerbit Daar al Mughni li an Nasyri wa at Tawzi’.

ِ‫َّللا‬ َ ٍْ َ ‫رس‬ َ ‫ع‬ َ ً َ ُّ‫ أََه‬. 2236 dan Muslim. "Sesungguhnya. no. kemudian mereka memakan hasil penjualannya. Matan hadits larangan menjual barang haram dan artinya ‫ُٕل ه‬ ‫ذ ه‬ ْ‫ع‬ ْ‫ع‬ ‫ صهى َّللا عهيّ ٔسهى‬. ‫ال‬ ‫ل ه‬ ُ ُٕ‫جه‬ ْ َ ‫ٔي‬ ُ‫ح بَِٓا انُهاس‬ ُ ِ‫ستَصْ ب‬ ُ ‫ان‬ ُ ُٕ‫رس‬ َ َ‫َّللاِ فَق‬ َ ‫ال‬ َ َ‫ى ق‬ َ‫ح‬ َ ٕ ‫ ثُ ه‬.BAB II PEMBAHASAN A.ِ‫َّللا‬ َ ٍَ ِ‫س‬ ِ‫ب‬ ِ ‫رب‬ ِ ِ‫جاب‬ ْٔ ْٔ ْ ‫ع‬ ْ ‫و‬ ‫ٌ ه‬ ْ‫خ‬ ‫ًه‬ ْ َ‫انف‬ ‫كة َ إ ِ ه‬ ًْ ْ َ‫و ب‬ ‫ير‬ ‫ح ه‬ ُ ُٕ‫ يَق‬ْ َ‫انخ‬ َ ‫ي‬ َ َُّ‫رسُٕن‬ َٔ ِ ‫ان‬ ِ َ ‫يت‬ َ ‫ة‬ َ ‫ر‬ َ َ‫َّللا‬ َ ُْٔ َ ،‫ح‬ َ ‫ان‬ َ‫ر‬ َ ِ‫ٕ ب‬ َ ‫ل عَا‬ ِ ‫ز‬ ِ ُ ِ ً ِ ‫ت‬ ْ ‫ة فَإَِهَٓا ي‬ ْ ‫و‬ ‫ُٕل ه‬ ُ َ‫رأَيْت‬ ْ ُ ‫ٔي‬ ُ َْ‫ذ‬ ُ ُ ‫سف‬ ًْ ٍ ُّ ‫ُطهَى بَِٓا ان‬ َ َ‫ أ‬، ِ‫َّللا‬ َ ‫رس‬ َ ‫يم يَا‬ َ ِ‫َاو فَق‬ ِ َ ‫يت‬ َ ،ٍ ِ ُ ْ‫ٔاألَص‬ َ َ ‫ان‬ َ ُٕ‫شح‬ ْ ‫ بَِٓا‬. bangkai." (HR.‫ رضى َّللا عًُٓا‬. mengingat lemak bangkai itu dipakai untuk menambal perahu." Kemudian. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. dan patung. apa pendapatmu mengenai jual beli lemak bangkai.ُِٕ‫ع‬ ‫ح ه‬ َ َُٕٓ‫اني‬ َُ َ ‫يَٓا‬ َ ‫ًا‬ َ ‫رنِكَ قَات‬ ‫ًهُُِٕ ثُ ه‬ ‫َّللاَ نَ ه‬ ِ َ‫ج‬ َ ُٕ‫شح‬ َ‫ر‬ َ َ ‫فَأ‬ ًَُّ َ َ‫كهُٕا ث‬ Artinya : Dari Jabir bin Abdillah. tatkala Allah mengharamkan lemak bangkai. no. 4132) 5 . meminyaki kulit. "Semoga Allah melaknat Yahudi. babi. Bukhari. Sesungguhnya. mereka mencairkannya lalu menjual minyak dari lemak bangkai tersebut. dan dijadikan minyak untuk penerangan?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Wahai Rasulullah. "Tidak boleh! Jual beli lemak bangkai itu haram. ‫راو‬ َ ،‫د‬ َ ُْ ، َ‫ ال‬. Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar." Ada yang bertanya. beliau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda di Mekah saat penaklukan kota Mekah.‫صهى‬ ْ ُ‫َّللا‬ ‫ٌ ه‬ ‫َم ه‬ ْ‫ع‬ ُ ‫و‬ َ ‫ذ‬ ‫ إِ ه‬، ‫د‬ ُ ‫ى بَا‬ ‫ َّللا عهيّ ٔسهى‬.

Atau juga dengan sebab tertahannya darah hewan tersebut. Juga telah membawa peringatan dari segala hal yang di dalamnya terdapat madharrat (keburukan) yang akan menimpa akal. seorang yang sedang mabuk akan melakukan perbuatan-perbuatan kemungkaran dan dosa-dosa besar. Penjelasan hadits tentang larangan menjual barang haram Syariat Islam yang tinggi ini datang dengan membawa seluruh kemaslahatan bagi umat manusia. Setiap macamnya menunjukkan dan mewakili hal lainnya yang semisal dengannya dalam keburukannya. Belum lagi. dan mengharamkan hal-hal yang buruk.B. Khamr ini pun menghalanginya dari seluruh kebaikan dan dari berdzikir kepada Allah. al khamr. Ia akan menebarkan permusuhan sesama kaum Muslimin. -sedangkan hal-hal yang baik ini adalah mayoritas makhluk Allah yang telah Ia ciptakan untuk kita semua di bumi ini. dan membinasakan kesehatan. syariat Islam membolehkan hal-hal yang baik. memakannya merupakan kemadharratan yang sangat besar bagi tubuh. Maka. ia adalah bangkai yang menjijikkan. Di antara sekian macam hal-hal buruk yang telah diharamkan. seseorang kehilangan nikmat akal yang telah Allah muliakan ia dengannya. Yaitu hewan yang tidak mati melainkan -mayoritas. Maka. Kemudian Rasululah shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan hal berikutnya. berbau busuk dan najis.dengan sebab penyakit atau bakteri mikroba. tubuh dan agama. Sehingga. yaitu segala sesuatu yang dapat memabukkan dan menutup akal. merupakan sumber keburukan. Dengan mengkonsumsinya. yang membuatnya rusak (mati). yaitu al maitah (bangkai). Setiap jiwa pasti tidak menyukainya. Sehingga. adalah empat macam hal yang terbilang dalam hadits ini. 6 .

untuk menyelamatkan manusia dari keburukannya. Dan yang berikutnya. paling tidak disukai dan paling menjijikkan. 7 . dan tidaklah pula kitab-kitab Allah diturunkan. Tidaklah para Rasul diutus. melainkan untuk memerangi sesembahan (selain Allah) ini. Dengannya. empat hal ini adalah hal-hal buruk dan merusak akal. dan musibah di atas musibah. Berhala merupakan sumber kesesatan manusia dan kesyirikan mereka. hewan ini pun hewan yang jorok dan najis. tubuh. Betapa banyak manusia yang terfitnah dengannya! Betapa banyak umat yang sesat karenanya! Dan betapa banyak orang-orang masuk ke dalam neraka dengan sebabnya! Maka. dipersekutukan dalam ibadah dan hak-hakNya. tubuh dan agama. (Dan hal ini tidaklah diharamkan melainkan) untuk melindungi akal. Maka. Dan (yang terakhir) beliau shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan sesuatu yang bahayanya jauh lebih besar (dari hal-hal sebelumnya).Dan seandainya ia tetap dimakan. Babi adalah hewan yang mengandung berbagai macam penyakit dan bakteri-bakteri mikroba. Dan empat hal ini adalah sebagai contoh (yang mewakili hal-hal lainnya) yang buruk. yaitu babi. ia tetap penyakit (bagi yang memakannya) di atas penyakit. Hampir-hampir panasnya api tidak dapat membunuhnya dan mematikannya. kerusakannya pun sangat besar. walaupun dengan tidak suka dan dengan berhati-hati. Rasululah shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan hewan yang paling buruk. Di samping itu. Maka. yaitu berhala. berhala adalah sumber kesesatan dan kesyirikan. Allah Subhanahu wa Ta‟ala diperangi. bahayanya sangat besar dan kerusakannya sangat banyak. dan agama dari apa-apa yang dapat merusaknya.

Selain itu. meminumnya dan berobat dengannya. rambut dan bulunya. dan yang sejenisnya. Maka. membuatnya. tubuh. opium. segala sesuatu yang dapat memabukkan. baik berupa benda cair ataupun padat. Karena keduanya tidak berhubungan dengannya. Baik dagingnya. Seluruhnya adalah buruk dan haram. keduanya tidak termasuk hal-hal yang kotor. Sehingga. makna khamr. ataupun gandum. Sama saja terbuat dari anggur. Dengan sebab inilah. (Maksudnya) tidak masuk ke dalamnya kehidupan. lemaknya. dan akibat-akibat buruk lainnya berupa permusuhan. menjauhi hal-hal ini merupakan pencegahan terhadap segala hal yang dapat merusak sepertinya. diharamkan jual belinya. Semua itu diharamkan karena padanya terdapat sesuatu yang membahayakan tubuh. segala sesuatu yang membantu terjadinya. menjijikkan dan najis. Terbuat dari apapun. bangkai bersifat kotor dan tidak disukai. ia juga buruk. Haramnya berjual beli khamr. urat-uratnya. marijuana. darahnya. Jumhur Ulama (mayoritas ulama) mengecualikan dari keharaman tadi. juga dengan sebab tidak ada manfaat padanya. harta. Haramnya bangkai. kurma. Termasuk pula ke dalamnya ganja. 8 . dan mara bahaya lainnya yang tidak tersembunyi lagi. tindak kriminalitas. Seluruh hal-hal tadi diharamkan karena mengandung kerusakan dan bahaya yang besar terhadap akal.Maka. dan segala sesuatu yang masuk kepadanya kehidupan dari bagian-bagian tubuhnya. rokok.

istri Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam 9 . Namun. Haramnya berjual beli berhala. tidak ada maslahatnya sama sekali. Bahaya darinya yang menimpa tubuh dan akal sangatlah besar. pendapat yang pertama adalah pendapat yang lebih utama (untuk dibenarkan). hukumnya adalah halal dan suci menurut mayoritas ulama. Mereka juga dikenal dengan frigiditas (sifat dingin). Dan sebagian ulama membatasi penggunaannya untuk hal-hal yang kering saja.Adapun kulitnya. Ahmad (6/333 no. Karena babi dapat meracuni tubuh dengan segala penyakit yang terkandung padanya. jika sudah disamak dengan baik. karena Nabi shallallahu „alaihi wa sallam telah bersabda: ْ ‫وا‬ ْ ‫رهَا ا‬ ))ُ‫رظ‬ ِّ ‫((يُـطَـ‬ ُ ‫وا‬ ُ ‫هـ‬ َ َ‫لـق‬ َ ‫ء‬ َ ‫لـ‬ “Kulit itu dapat disucikan oleh air dan al Qarazh”. Namun. dan sudah dihilangkan segala sisa buruk yang menempel padanya. (terlebih lagi) jika berhala ini dijadikan sesembahan dan melariskannya dalam rangka membangkang kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Karena babi adalah hewan yang buruk dan kotor yang terdapat padanya kerusakan murni. dan lain-lain dari hadits Maimunah radhiyallahu „anha. Dan hal ini adalah sebuah realita yang telah terjadi dan telah kita saksikan pada orang-orang yang terbiasa mengkonsumsinya.[2] Haramnya berjual beli hewan babi. 4248). Dikarenakan dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat besar bagi akal dan agama. 2 HR Abu Dawud (4/66 no. an Nasa-i (7/174 no. 4126). Mengakibatkan orang yang mengkonsumsinya memiliki sifat buruk pula seperti babi. 26876). Haram pula memakannya. menyentuhnya dan mendekatinya. maka ia hukumnya najis jika belum disamak.

“Tidak. lumrah dan tidak bermasalah). gambar-gambar yang terdapat pada majalah-majalah. Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam tetap menjawab:(‫رام‬ ُ ،َ‫)ال‬. (kini) manusia sudah terbiasa dengan kemungkaran. dan merangsang nafsu birahi mereka. Bahwa meninggalkan kerusakan lebih diutamakan dari mengambil kemaslahatan. Terlebih lagi gambar-gambar pornografi yang terpampang vulgar. Juga patung-patung para tokoh dan pembesar. semuanya ini adalah keburukan dan kerusakan yang tidak ada baiknya dan kemaslahatannya sama sekali. tatkala para shahabat menyebutkan beberapa faidahnya -dengan harapan hal itu membuatnya boleh untuk diperjual belikan dan bermu‟amalahdengannya-. (Dari kaidah ini). Bahkan. koran-koran dan lainnya. yang merupakan syi‟ar orang-orang Nashrani. Termasuk pula. Oleh karena itu. yang merupakan fitnah (besar) bagi para pemuda.Berhala adalah salib. 10 . jika kerusakan tersebut ternyata lebih kuat daripada kemaslahatannya. Namun. Maka. Terlebih lagi. Dan menunjukkan kefajiran tidak adanya rasa malu sama sekali (para pelakunya). demikianlah. Termasuk pula. sampai-sampai sudah menjadi hal yang ma‟ruf (baik. Allahul Musta‟an. (jual beli) itu adalah َ‫ح‬ َ ‫ى‬ َ‫ه‬ haram”. film-film sinema. Dan terlebih lagi film-film porno yang vulgar dan menjijikkan. sesungguhnya kemaslahatan yang terdapat pada lemak bangkai tetap tidak dapat membuatnya boleh untuk diperjual belikan dan bermu‟amalah dengannya.

Menggunakan sesuatu yang najis dengan cara yang tidak melampaui batas (tidak menularkannya pada yang lain) adalah boleh (tidak bermasalah). dan masih bisa diharapkan darinya untuk bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Bahkan ia pun terhalangi dari Allah Subhanahu wa Ta‟ala. agar tetap dapat melakukan sesuatu yang telah diharamkan Allah tersebut) adalah sebab datangnya murka dan laknat Allah. Karena orang yang melakukan sesuatu. Karena orang yang pertama. kembali kepada jual beli. Dan dhamir (kata ganti) pada sabdanya: (‫رام‬ َ‫ح‬ َ ‫ُى‬ َ ‫)ه‬. Sesungguhnya mencari-cari pembenaran dengan cara yang licik dan menipu pada sesuatu yang telah diharamkan Allah adalah kebiasaan orangorang Yahudi. Sesungguhnya hiilah (berusaha mencari-cari pembenaran dengan cara yang licik dan menipu pada sesuatu yang telah diharamkan Allah. dan ia sudah tahu keharaman sesuatu tersebut lebih ringan (dosanya) daripada orang yang melakukan sesuatu yang haram tersebut dengan menyengaja berusaha mencari-cari alasan-alasan untuk membenarkan perbuatannya. Dan usahanya dalam mencari-cari alasan-alasan untuk membenarkan perbuatannya akan terus membuatnya berprilaku demikian. bukan kepada penggunaan. 11 . ia telah berusaha menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala. ia mengakui bahwa ia berbuat dosa dan melampaui batasan-batasan Allah. Sedangkan orang yang ke dua. karena Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam tidak melarang hal itu kepada para shahabat tatkala mereka memberitahukan hal itu kepada Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam. sehingga ia sulit untuk bertaubat.

Hal inilah yang membuat mereka sampai melakukan hiilah. jangan kalian berjual beli dengannya. membatalkan perjanjian-perjanjian dan terbiasa melakukan hal-hal yang haram. Mereka mengira bahwa perbuatan mereka ini bukan perbuatan maksiat. manfaat-manfaat (yang disebutkan) tidak membuatnya menjadi halal. Tatkala Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menyebutkan haramnya hal-hal dalam hadits ini. Semoga Allah memporakporandakan mereka.Cintanya orang-orang Yahudi terhadap harta dan materi sudah lama (sejak dahulu). mereka menyebutkan beberapa manfaat lemak bangkai yang mereka terbiasa menggunakannya. dengan harapan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam mengecualikannya dari hal-hal yang diharamkan dalam hadits. Nabi pun menerangkan kepada umatnya. yaitu tatkala Allah Subhanahu wa Ta‟ala mengharamkan atas orang-orang Yahudi lemak bangkai. Mereka mengira bahwa yang mereka makan adalah harganya! 12 . Mereka mengira bahwa mereka tidak memakan lemak bangkai itu secara langsung. dan akhirnya memakan harganya (hasil penjualannya). justru mereka menyengaja -dalam rangka menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala dan karena kecintaan mereka terhadap harta dan materimencairkan lemak tersebut yang telah diharamkan kepada mereka untuk dimakan. Namun Nabi shallallahu „alaihi wa sallam tidak melarang mereka untuk menggunakannya saja sebagaimana yang telah mereka sebutkan. Kemudian mereka pun menjualnya. Dan mereka demikian terus-menerus bergelimang dalam kesesatan. Namun Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. karena berjual beli dengannya haram.

dan lain-lain. akal. tubuh. seolah-olah hadits ini dibawakan untuk menjelaskan segala macam hal-hal yang kotor dan buruk. sedikit demi sedikit. sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam lubang biawak pun. 4 Asy Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Alu Bassam berkata.[3] Sesungguhnya hal-hal yang diharamkan di dalam hadits ini sebagai contoh yang mewakili hal-hal lainnya yang semisal dengannya. berupa hiilah dan menipu Allah Subhanahu wa Ta‟ala. dan inilah substansi meremehkan hukum-hukum dan batasan-batasan Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Dan sungguh hal ini telah menimpa kita (sebagian kaum muslimin). “Dari makna inilah judul bab diambil dan telah kami jadikan pada muqaddimah penjelasan hadits ini”.Inilah substansi bermain-main dengan perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Yang bahayanya kembali kepada agama. Dan ini adalah bukti kebenaran sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam: ْ‫ح‬ َّ ُ‫لـق‬ َّ ُ‫لـق‬ ْ ‫َخ‬ ْ ‫ة بِا‬ ْ‫وا‬ َ ‫ب لَد‬ َ ‫ىد‬ ُ َ‫بل‬ َ ْ‫هي‬ َ ‫َر‬ ))ُ‫ىه‬ ْ‫ج‬ ْ ‫كاىَ قَـ‬ ْ ‫((لَت‬ ُ ‫ىا‬ ٍّ ‫ض‬ َ ‫ر‬ َ‫ح‬ َ ،‫ة‬ َ ،‫ن‬ َ َّ‫كبُي‬ ْ‫و‬ ْ ُ‫َخل‬ ْ َ‫حتَّى ل‬ ِ‫ذ‬ ِ‫ذ‬ َ‫ذ‬ ْ‫ك‬ ُ ُ‫لت‬ َ َ‫سنَي‬ “Pasti kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian. Sehingga. 13 . 3269). Muslim (4/2054 no.[4] 3 HR al Bukhari (3/1274 no. 2669). kebiasaan dan akhlak. dari hadits Abu Sa’id al Khudri -radhiyallahu „anhu.dengan sedikit perbedaan lafazh. kalian akan memasukinya (pula)”.

sehingga ia betul-betul mengerti perso-alan 14 .BAB III PENUTUP Kesimpulan Perdagangan adalah jual beli dengan tujuan untuk mencari keuntungan. menjadi satu kewajiban bagi seorang usahawan muslim untuk mengenal hal-hal yang menentukan sahnya usaha jual beli tersebut. dan mengenal mana yang halal dan mana yang haram dari kegiatan itu. sesungguhnya di antara bentuk jual beli ada juga yang diharamkan dan ada juga yang diperselisihkan hukumnya. Oleh sebab itu. Penjualan merupakan transaksi paling kuat dalam dunia perniagaan bahkan secara umum adalah bagian yang terpenting dalam aktivitas usaha. Kalau asal dari jual beli adalah disyariatkan.

Daar Ibni Katsir. Cet. Mujamma’ Malik Fahd. 1407 H/1987 M. Saudi Arabia. Cet. III. Al Quran dan terjemahnya. 2. Shahih al Bukhari. 15 . Beirut. al Yamamah.DAFTAR ISI 1. 3. Th. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin al Mughirah al Bukhari (194-256 H). tahqiqMusthafa Dib al Bugha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful