BUKTI KEBENARAN AL-QURAN Al-Quran adalah kitab suci umat Islam dan juga sekaligus sebagai mukjizat terbesar

Nabi Muhammad SAW. Karena itu sudah sepatutnya kita mempercayai apa saja yang terdapat di dalam AlQuran seperti yang tertera dalam surat Al-An’am (6:19, 155-157). Banyak orang yang pada mulanya tidak mempercayai Islam, namun akhrnya memeluk Islam disebabkan kebenaran ilmiah dari Al-Quran itu sendiri. Kebenaran ilmiah dari Al-Quran juga terungkap seiring dengan berjalannya perkembangan teknologi. Dalam bahasan makalah pendek ini saya akan mencoba menjelaskan beberapa bukti kebenaran yang terkandung dalam Al-Quran sebagai pedoman hidup para umat muslim dari sisi ilmu pengetahuan dan sains. Berikut beberapa bukti kebenaran tentang Al-Quran :

1. LAPISAN-LAPISAN ATMOSFER Salah satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al Qur’an, 2:29). “Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.” (Al Qur’an, 41:11-12) Kata “langit”, yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al Qur’an, digunakan untuk mengacu pada “langit” bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan. Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90% dari keseluruhan massa atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. . TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER. Jika kita hitung jumlah lapisan yang dinyatakan dalam sumber ilmiah tersebut, kita ketahui bahwa atmosfer terdiri atas tujuh lapis, seperti dinyatakan dalam ayat tersebut, yaitu lapisan troposfer, stratosfer, ozonosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer, eksosfer.

Fakta ini merupakan sebuah penemuan besar pada saat itu yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 2.. akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini. (Davis. air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. 92-93. kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak. 55:1920). 3. “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. kamu sangka dia tetap di tempatnya. Addison-Wesley Publishing. akan tetapi mereka terus-menerus bergerak. secara jelas dinyatakan oleh Al Qur’an 1. tegangan permukaan. 1972. “Dan kamu lihat gunung-gunung itu. Akibat adanya perbedaan masa jenis. Don Mills. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus . dan beberapa lempengan kecil. 27:88) Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. hal ini dinyatakan dalam Al Qur’an. Sifat lautan yang saling bertemu. Kerak dan bagian terluar dari magma. LAUTAN YANG TIDAK BERCAMPUR SATU SAMA LAIN Salah satu di antara sekian sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan adalah berkaitan dengan ayat Al Qur’an sebagai berikut. Ontario. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan “tegangan permukaan”. s.400 tahun yang lalu. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Jr. Richard A. tegangan permukaan mencegah lautan dari bercampur satu sama lain.) Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai fisika. terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. ataupun ilmu kelautan. PERGERAKAN GUNUNG Dalam sebuah ayat. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik. dengan ketebalan sekitar 100 km. Terdapat enam lempengan utama.” (Al Qur’an. membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Principles of Oceanography. Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi. seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka.” (Al Qur’an. antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing.

s. Ketika mengamati langit dengan teleskop. Massachusetts. berarti bahwa alam semesta tersebut terusmenerus “mengembang”. dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. 4. Pada awal abad ke-20. Alexander Friedmann. General Science. dan Pengatur keseluruhan alam semesta.C. “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya. Ini adalah sebuah fakta ilmiah yang baru saja ditemukan baru-baru ini dan hal ini sudah dinyatakan di dalam AlQuran sejak dahulu kala. (Carolyn Sheets. s. Di sini sekali lagi. Howe. 51:47) Kata “langit”. Ini dikarenakan Al Qur’an adalah firman Allah. 1978. yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang. dalam Al Qur’an dikatakan bahwa alam semesta “mengalami perluasan atau mengembang”. Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Pengamatan yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya memperkokoh fakta bahwa alam semesta terus mengembang.bergerak. . Samuel F. misalnya. (National Geographic Society. kata tersebut digunakan dengan arti ini. secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang. Kenyataan ini diterangkan dalam Al Qur’an pada saat tak seorang pun mengetahuinya. Washington D. fisikawan Rusia. di mana segala sesuatunya terus bergerak menjauhi satu sama lain. dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. Sang Pencipta. Dengan kata lain. Allyn and Bacon Inc. mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini. Edwin Hubble. seorang astronom Amerika. (Kini. 1985. George Lemaitre. Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. Newton. dan ahli kosmologi Belgia. Robert Gardner. Sebuah alam semesta. MENGEMBANGNYA ALAM SEMESTA Dalam Al Qur’an. Dan inilah yang kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini. menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.12-13). sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini. 30) Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini. digunakan di banyak tempat dalam Al Qur’an dengan makna luar angkasa dan alam semesta. Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. Setiap tahun.. Powers of Nature.” (Al Qur’an.

ada beberapa hal yang masih menjadi misteri untuk saat ini. 1984. Sekarang. dalam buku Basic Human Embryology. tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur’an dengan cara yang ajaib. “… Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. edition. 39:6). Tugas kita sebagai manusia hanyalah beriman kepada Allah swt. biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. dan juga keimanan terhadap pedoman hidup umat muslim yaitu Al-Quran. dari minggu ke delapan sampai kelahiran. s.. Beberapa contoh fakta ilmiah ini hanyalah sebagian kecil dari bukti-bukti kebenaran lain yang terkandung di dalam Al-Quran.” (Williams P. Tuhan yang mempunyai kerajaan. fakta ini diuraikan sebagai berikut: “Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik. Tuhan kamu. embrionik.5. Sungguh. karena sesungguhnya hanya Allah-lah yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang ada di alam ini. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah. 3. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya. sampai akhir minggu ke delapan. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur’an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. kita harus meyakini bahwa hanya Al-Quran lah satusatunya pedoman hidup kita karena segala ilmu dan fakta yang ada di alam semesta terkandung di dalam Al-Quran. Namun. Sebagaimana yang akan dipahami. maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (Al Qur’an. sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi. Misalnya. Memang. Basic Human Embryology. Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu. Semoga makalah pendek ini dapat bermanfaat bagi pembaca. 64. baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern.). TIGA TAHAPAN BAYI DALAM RAHIM Dalam Al Qur’an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya. merupakan bukti nyata bahwa Al Qur’an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah. dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Pada intinya. di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran. hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. khusunya dalam hal keimanan terhadap Allah swt. dua setengah minggu pertama. . dan janin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful