Nama : Muhammad Sami Daryanto NIM : 101110449

Assalamualaikum Wr. Wb.

ِ‫حاف‬ ِ‫الصالَة‬ ِ ‫الصلَو‬ ِِ ِ ‫ي‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ات‬ ‫ى‬ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ض‬ ْ َ َّ َّ ُ َ َ ‫وموا لل قَانت‬ ْ‫و‬ ُ ُ‫وق‬ َ َ ‫سطَى‬ َ ُ َ
Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu‟. (QS. Al-Baqarah: 238).

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta‟ala atas segala karunia, hidayah dan berjuta kenikmatan tak terhingga yang telah Dia anugerahkan kepada kita semua. Salawat dan salam semoga selalu tercurahkan ke haribaan baginda Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam, beserta keluarga, sahabat, dan semua orang yang mengikutnya hingga hari kemudian.Selanjutnya marilah kita meningkatkan takwa kita kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala dengan sebenar-benar takwa, yakni dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Kaum muslimin „azzakumullah Di zaman yang semakin dekat dengan hari akhir ini, kita menyaksikan suatu fenomena memprihatinkan yang menimpa kaum muslimin, yaitu sebuah realita banyaknya orang yang mengaku beragama Islam namun tidak memahami hakikat agama Islam yang dianutnya, bahkan tingkah laku keseharian mereka sangatlah jauh dari nilai-nilai Islam itu sendiri. Di antaranya adalah banyaknya kaum muslimin di masa sekarang yang mulai meremehkan dan menyia-nyiakan salat, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berani meninggalkannya dengan sengaja dan terang-terangan. Padahal dalam Agama Islam, salat memiliki kedudukan yang tidak bisa ditandingi oleh ibadah lainnya. Keistimewaan tersebut tergambar dengan peristiwa isra‟ dan mi‟raj dimana Rasullah shalallahu „alaihi wa sallam menerima wahyu perintah salat. Setelah beliau sampai di Sidratul Muntaha, Allah Subhanahu wa Ta‟ala berbicara langsung kepada Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam. Yang demikian itu menunjukkan bahwa betapa agung kedudukan ibadah salat dalam Islam, karena ia adalah tiang agama, di mana agama ini tidak akan tegak kecuali dengannya. Dalam suatu hadis sahih Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam bersabda,

“Pokok agama adalah Islam (berserah diri), tiangnya adalah salat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah.” (HR. At-Tirmidzi no. 26160).

ِ ُ‫الة‬ ِ‫ل الل‬ ِ ِ ِ ُ‫ذروة‬ ِ ‫اد‬ ِ ‫َم‬ ِ‫ر ا‬ ِ ‫سبِْي‬ َ‫س‬ ُ‫ه‬ ُ‫و‬ َ‫و‬ ْ ‫س األ‬ ْ ‫إل‬ َ ُ‫ده‬ َ ‫سنَامو اجل‬ ُ ‫ال‬ َ ‫ف‬ َ َْ ‫و‬ ْ‫م‬ َ َ ‫الص‬ ُ‫ع‬ َ‫م‬ َ ُ ْ‫رأ‬

‫علَى الل‬ ‫ه‬ ‫اب‬ ‫س‬ ‫ح‬ ‫ق‬ ‫ِب‬ ْ ِّ َ ‫م‬ َ ْ ‫وأ‬ ْ ْ ُُ َ َ ْ َُ ‫وا‬ َ َ ‫َم‬ “Sesungguhnya yang pertama kali dihisab dari amal seorang hamba pada Hari Kiamat adalah salat.” (HR. Apabila salatnya baik. salat adalah wasiat terakhir Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam kepada umatnya. tetapi apabila salatnya jelek. kemudian mendirikan salat dan menunaikan zakat. sebagaimana telah diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwasanya ia berkata.” (QS. Alquran dan Sunah yang sahih memberikan ancaman keras bagi orang yang meninggalkan salat. Kerjakanlah salat. Al-Bayyinah: 5) Dan sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam. al-Bukhari dan Muslim) Salat juga merupakan amal pertama kali yang akan dihisab di Hari Kiamat kelak. Ahmad.‫ر‬ ‫س‬ ْ ‫وأ‬ ْ ِ‫وإ‬ َ َ‫ت ف‬ َ‫س‬ ْ‫د‬ َ ،‫ح‬ َ َ‫َْن‬ َ‫ح‬ َ َ‫أَفْ ل‬ َ َ َ َ َ ْ‫ق‬ َ َ‫ن ف‬ ِِ ‫ر‬ ِ ‫م‬ ِ َ ‫كا‬ ِ‫ة رسو‬ . ِ ْ‫د ي وم ال‬ ِ ِ‫من عمل‬ ِ‫ة‬ ِ ‫قيام‬ ِِ‫ُياسب ب‬ َِ‫ ف‬،ُ‫صالَتُو‬ َّ ِ‫إ‬ ‫د‬ ‫ل‬ ‫ص‬ ‫ن‬ ‫إ‬ ‫و‬ ‫ب‬ ‫ع‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫و‬ ْ َ‫َو‬ ُ ْ َّ ‫ن أ‬ ْ‫ق‬ َ َ‫ت ف‬ ُ ْ‫ح‬ َ ْ َ َ َ َ َ َ‫ل‬ َ ْ َ َ َْ ُ َ َُ ‫ما‬ ِ ‫د خاب وخ‬ . . seperti tersebut dalam hadis dari sahabat Abu Hurairah. 413) Di samping itu. no. bahwa Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam bersabda. At-Tirmidzi. 25944) Hadirin yang Dirahmati Allah Inilah gambaran agungnya kedudukan ibadah salat dalam agama Islam yang kita anut. Dalam surat Al-Mudatstsir ayat 42-43 Allah Subhanahu wa Ta‟ala berfirman.‫م‬ ُ ُ‫َْيَان‬ َ َ‫مل‬ َّ ‫ة‬ َّ ‫ل اللَّو‬ ََ‫الصال‬ ََ‫الصال‬ َ ْ‫ت أ‬ ْ‫ك‬ َ ‫ما‬ َ‫و‬ ْ ‫ن‬ ْ ُ َ َّ‫وصي‬ ْ‫ك‬ َ‫ة‬ َ ِ ‫ن آخ‬ “Wasiat terakhir Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam adalah „Kerjakanlah salat. dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat. sebagaimana Firman Allah Subhanahu wa Ta‟ala. dan yang demikian itulah agama yang lurus. dan perhitungan mereka diserahkan kepada Allah. Apabila mereka melakukan itu.” (HR. ِ ‫فآء وي‬ ِ‫ُمروا إِلَّ ل‬ ِ ‫ومآ أ‬ ِ ِ‫ُْل‬ ‫وا‬ ‫ت‬ ‫ؤ‬ ‫ي‬ ‫و‬ ‫ة‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫الص‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫م‬ ‫ي‬ ‫ق‬ ‫ن‬ ‫ح‬ ‫ن‬ ‫ِّي‬ ‫الد‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫ي‬ ‫ص‬ ‫ُم‬ ‫االل‬ ‫و‬ ‫د‬ ‫ب‬ ‫ع‬ ‫ي‬ َ َ َّ َ َ ُ ُ َ ْ َ ْ ُْ َ ُْ َ َ ْ َُ ْ ُ ْ َُ َ ُ َ ْ ُ َْ ِ ‫ذلِك‬ ِ ‫قيِّم‬ َّ ‫ة‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫ن‬ ‫ي‬ ‫د‬ ْ َ‫كو‬ َ‫االز‬ َ ُ َ ْ َ َ‫و‬ َ‫ة‬ “Aku telah diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwasanya tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.Salat adalah ibadah yang pertama kali diwajibkan setelah ikhlas dan tauhid. ِ‫ن أُقَات‬ ِ‫أ‬ ِ‫ن لَ إِلو إ‬ َّ َّ َ َ ‫ل اللَّو‬ ‫س‬ ‫ر‬ ‫ا‬ ‫د‬ ‫م‬ ‫ُم‬ ‫َن‬ ‫أ‬ ‫و‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫ال‬ ‫ل‬ ‫أ‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫د‬ ‫ه‬ ‫ش‬ ‫ي‬ ‫ّت‬ ‫ح‬ ‫َّاس‬ ‫ن‬ ‫ال‬ ‫ل‬ ‫أ‬ ‫ت‬ ‫ر‬ ‫ُم‬ ُ‫و‬ َّ ّ ْ ْ َّ ُ ْ ً ُ َ ُ ُ ْ َ َ َ َ َ ُْ َ َ ْ ِ‫ذل‬ ِ ‫ وي‬، ِ ‫ّن‬ ِ ‫ عصموا‬،‫ك‬ ِ َّ ‫م‬ ‫ى‬ ‫اء‬ ‫م‬ ‫د‬ ‫م‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ف‬ ‫ا‬ ‫ذ‬ ‫إ‬ ‫ف‬ ، ‫ة‬ ‫ا‬ ‫ك‬ ‫الز‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ت‬ ‫ؤ‬ ‫ي‬ ‫و‬ ، ‫ة‬ ‫ال‬ ‫الص‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫م‬ ‫ي‬ ‫ق‬ ُ َّ ِّ َ َ َ َ َ َ َ َ ُ َ ْ َ ُ ْ َُ َْ ْ َ َ ْ ُْ َ ُ َُ ِ ‫ و‬،‫اإلسالَِم‬ ِ َّ‫َلم إِل‬ ِ . maka ia telah berbahagia dan sukses. dan tunaikanlah kewajiban kalian terhadap budak-budak yang kalian miliki.” (HR. “Dan tidaklah mereka disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama dengan lurus. no. maka ia telah celaka dan rugi. maka mereka menjaaga darah dan harta mereka dariku kecuali dengan hak Islam.

hendaknya seorang muslim merasa takut apabila keislamannya diperdebatkan oleh para ulama dengan sebab meninggalkan salat. Namun kemudian mereka berbeda pendapat tentang orang yang meninggalkan salat tanpa mengingkari kewajibannya. terlepas dari perbedaan pendapat para ulama tentang hukum dan hukuman bagi orang yang meninggalkan salat dengan sengaja. maka dia tidak memiliki cahaya. Meski seharusnya sudah cukup bagi kita untuk merasa takut jikalau meninggalkan salat dikarenakan ancaman yang begitu keras dari Allah Subhanahu wa Ta‟ala maupun dari Rasulullah shalallahu „alaihi wa sallam. dan minum khamar. dan keselamatan. 2721. Para ulama juga berbeda pendapat tentang hukuman yang layak bagi orang yang meninggalkan salat. Akan tetapi jamaah sekalian. 2851).“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (Neraka)?” Mereka menjawab. Haman. “Orang yang meninggakan salat telah berbuat dosa besar daripada berzina. 1476.‫ف‬ ‫ن‬ ‫ب‬ ‫ُب‬ ‫أ‬ ‫و‬ ، ‫ن‬ ‫ا‬ ‫ام‬ ‫ى‬ ‫و‬ ، ‫ن‬ ‫و‬ ‫ع‬ ‫ر‬ َ َ ِّ َ ْ َ َ َ َ َ َْ ْ َ dipenjara. Beliau shalallahu „alaihi wa sallam bersabda. mencuri. Lantas. Firaun. ِ‫ك‬ ‫ي‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫ن‬ ‫م‬ ْ ُ‫ك‬ َ َ‫اسل‬ َ ‫ قَالُوا‬. bukan karena murtad. Sehingga Ibnu Qayyim berkata. Orang yang meninggalkan salat akan mendapatkan . bukti nyata (yang akan membelanya). Ahmad. Haman. Sementara yang lain menyatakan bahwa hukumnya masih berada di bawah kesyirikan dan kekafiran. dan Ubay bin Khalaf. dan Ubay bin Khalaf. apa hukum orang yang meninggalkan salat? Seluruh ulama umat Islam sepakat bahwa orang yang meninggalkan salat karena mengingkari kewajibannya adalah kafir. serta pada Hari Kiamat dia akan (dikumpulkan) bersama Qarun. sedangkan yang lain mengatakan bahwa ia harus dibunuh sebagai hukum had baginya.” Adapun di dalam Sunah disebutkan bahwa orang yang meninggalkan salat diancam akan dikumpulkan bersama Qarun. Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa ia telah kafir dan keluar dari Islam. dan keselamatan. Firaun. Sahih Ibnu Hibban.‫قر‬ َ‫س‬ َ ِّ‫صل‬ َ‫م‬ َ َ ‫م ِف‬ َ ‫م‬ ُ َ ُ َ‫لْ ن‬ ْ‫ك‬ “Barangsiapa yang menjaganya (salat fardhu) maka pada Hari Kiamat dia akan memperoleh cahaya. “Kami dahulu (di dunia) tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat. bukti nyata (yang akan membelanya). no.‟ Didhaifkan oleh al-Albani di dalam Dhaif al-Jami no. Dan barangsiapa yang tidak menjaganya.” (HR. no. Sebagian mereka berpendapat bahwa hukumannya adalah didera dan ِ ْ‫ة ي وم ال‬ ِ ‫قيام‬ ‫ظ‬ ‫م‬ ‫و‬ ، ‫ة‬ َ‫و‬ ْ ِ‫ُيَاف‬ َ ‫ن‬ َ َ‫حاف‬ َ ‫ها‬ ُ ْ‫ل‬ ْ َ‫كان‬ َ ‫ظ‬ َ‫وبُْر‬ َ ‫علَْي‬ َ ‫ن‬ َ ْ َ َ َ َ َ ْ َ ً ‫ْنَا‬ ْ‫م‬ ْ ُ‫ت لَوُ ن‬ َ ‫ىانًا‬ َ ‫را‬ ً‫و‬ ِ ْ‫ن ي وم ال‬ ِ ‫قيام‬ ،‫ن‬ ‫ار‬ ‫ق‬ ‫ع‬ ‫م‬ ‫ة‬ َ َ‫ول‬ ُ َ‫لْ ي‬ َ ‫ها‬ َ‫و‬ َ َ‫و‬ َ َ‫ولَ بُْر‬ َ ‫علَْي‬ ْ ُ َ َ َ َ َ ْ َ َ ‫كا‬ ْ‫ك‬ ْ ُ‫ن لَوُ ن‬ َ ‫ىان‬ َ ‫ور‬ َ ،‫ْنَاة‬ ِ‫وف‬ ٍ َ‫خل‬ ِ . 6540. Syu‟aib al-Arna‟uth mengatakan „Isnadnya sahih. Ad-Darimi. no.

meskipun secara lahiriyah hidupnya kaya raya dan mempunyai harta yang berlimpah. mengikuti keinginan syahwat. 9). Salat wajib yang lima waktu harus tetap dikerjakan. bagaimana pun kondisi kita. Sehari saja manusia tidak makan. Makan adalah hajat manusia dan penopang kesehatan badannya. Berbeda dengan orang yang enggan salat. layaknya makan dan minum sebagai kebutuhan lahirnya. namun mereka sama sekali tidak mengalami ketenangan dan tidak juga kenyamanan. Salat adalah kebutuhan batin seorang hamba.” (QS. Jika meninggalkan salat memang perkara yang boleh disepelekan atau ditolerir. Baik ketika sehat ataupun sedang sakit. Logika manakah yang membenarkan diperbolehkannya meninggalkan salat bagi orang yang sehat. karena di dalam salat mengandung dzikrullah (mengingat Allah) dan itu mebawa kepada ketenangan batin. Berbeda dengan orang yang salat. ia merasa tenang dan bahagia. Hidupnya ِ ِ‫الل أَلَب‬ ِ ِ‫ذين ءامنوا وتَطْمئِن قُلُوب هم ب‬ ِ َّ‫ال‬ ِ‫الل تَطْمئ‬ ِ ‫ر‬ ِ ‫ر‬ ِ ِ ‫وب‬ ‫ل‬ ‫ق‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫ن‬ ‫ك‬ ‫ذ‬ ‫ك‬ ‫ذ‬ ْ ُ ْ ْ ُ ُ ُُ ُ َ َ َ ََ َ mengalami was-was. Hal.” (Kitab Ash-Shalah wa Hukmu Tarikiha. . dalam keadaan safar maupun bermukim. Melaksanakan salat dapat menenangkan hati. sementara orang yang sakit saja diwajibkan untuk mengerjakannya? Ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan salat cenderung menuruti hawa nafsunya. dan selalu diganggu oleh setan. maka salat wajib kita lakukan. “Ketahuilah. Kebutuhan jasmani terhadap makanan harus dipenuhi. sebagaimana Firman Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Ar-Ra‟d: 28) Jiwa orang yang melakukan salat akan mengalami ketenangan dan akan mendapatkan thuma‟ninah dalam hidup. dan di antaranya adalah dengna mengerjakan salat. tidak tentang. Bagaimana pun keadaan yang kita alami. serta mengabaikan jalan yang lurus dan sesuai dengan logika akal manusia. sebagaimana kesehatan rohani juga harus dipenuhi. maka badannya akan terasa lemas dan tidak berdaya. ketakutan. Laksanakanlah perintah-Nya selagi amal masih dicatat. Jadilah hamba yang taat demi meraih surga-Nya yang penuh dengan nikmat.hukuman dan kemurkaan Allah di dunia dan di Akhirat. Kebutuhan hati kita harus dipenuhi dengan banyak berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Segeralah bertaubat sebelum pintu-Nya tertutup rapat. hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. Hadirin rahimakumullah Perhatikanlah orang-orang yang tidak salat! Hidupnya tidak mengalami ketenangan. niscaya orang yang sedang sakit tidak akan diperintahkan untuk mengerjakannya. Tunaikanlah salat karena ajal begitu dekat.

Barangsiapa yang dalam perjalanan tersebut tidak memiliki bekal. Tiba-tiba saat ia dipanggil untuk memenuhi janji yang tidak dapat ditunda-tunda (kematian). Berapa pun panjangnya usia kita. orang-orang yang jujur. . Bagaimana seseorang selalu lalai. Mudah-mudahan Allah menjadikan hari-hari kita penuh dengan amal saleh yang akan membawa kita kepada kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan di akhirat. hanya saja yang ia dapati cuma tanah yang menghimpitnya. sementara usianya berlalu bagaikan awan yang berarak di angkasa. maka ia berarti telah menderita kerugian yang tak akan tergantikan dan tidak ada bandingannya. Mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan hidayah pada segala urusan kita dan memberikan petunjuk kepada kita semua dalam menapaki jalan-Nya yang lurus. sementara ia tidak mendapatkan orang yang dapat menyelematkannya atau menolongya. Sementara perjalanan yang satu ini adalah perjalanan yang sangat panjang dan tidak akan kembali lagi. maka ia pun kemudian mencari bekal. wal‟iyadzu billah. serta orang-orang yang saleh.Oleh sebab itu hadirin sekalian. jalan orang-orang tersesat. jalan orang-orang yang Allah berikan nikmat kepada mereka. Jadilah kita termasuk hamba-hamba Alah yang selalu menjaga salat. bukan. dan para syuhada. namun kita meyakini bahwa kita pasti akan meninggalkan dunia yang fana ini. karena kita tidak tahu berapa umur kita yang tersisa. dalam pidato yang singkat ini saya ingin menasihati diri pribadi dan jamaah sekalian janganlah sekali-kali kita meremehkan salat apalagi meninggalkannya. Dan setiap orang yang mengadakan perjalanan pasti membutuhkan bekal. jalan para nabi. Mudah-mudahan Allah memberikan kita petunjuk untuk melaksanakan salat yang lima waktu dan melaksanakan kebaikan sesuai dengan syariat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful