Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail, M.S.

III. TANAH DAN NUTRISI TUMBUHAN
Setiap organisme merupakan suatu sistem terbuka dan berhubungan dengan lingkungannya melalui pertukaran energi dan materi secara terus menerus. Aliran energi dan siklus kimia mempertahankan ekosistem agar tetap hidup, tumbuhan dan autotrof-autotrof fotosintetik lainnya melakukan tahapan pokok yaitu mentransformasi senyawa anorganik menjadi sanyawa organik. Namun demikian, autotrof tidak berarti otonom. fumbuhan memerlukan cahaya matahari sebagai sumber energi untuk melakukan fotosintesis. Namun untuk mensintesis bahan organik, tumbuhan juga memerukan bahan mentah dalam bentuk babanbahan anorganik seperti seperti karbon dioksida, air, dan berbagai mineral yang ada sebagai ion anorganik dalam tanah.

3.1. Tanah dan Komponennya
Tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan tumbuhan karena:    Media bagi tumbuhan yang tumbuh di atasnya Sumber nutrisi Tempat melekatkan diri dengan akarnya

Tanah subur mengandung nutrien yang siap diserap oleh tumbuhan untuk tumbuh. Akar tumbuhan bekerja sebagai buruh tambang bergerak menyusup ke dalam tanah untuk mengambil bahan yang diperlukan. Tumbuhan menggunakan mineral untuk: 1. Komponen struktural dalam karbohidrat dan protein 2. Digunakan dalam metabolisme molekul organik, seperti magnesium dalam klorofil dan fosfor dalam ATP 3. Aktivator enzim seperti kalium, yang mengaktifkan kurang lebih 50 enzim 4. Menjaga keseimbangan osmosis.

(1)

Tekstur dan Struktur Tanah

Tekstur dan komposisi-kimia tanah merupakan faktor utama yang menentukan jenis tumbuhan apa vang dapat tumbuh dengan baik pada suatu lokasi tertentu, apakah itu suatu

Biologi UNM, 2008

51

Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail, M.S.
ekosistem alam atau daerah pertanian. (iklim, tentunya, adalai faktor penting lainnya.) Tumbuhan yang tumbuh secara alamiah pada jenis tanah tertentu dapar beradaptasi terhadap kandungan mineral dan tekstur tanah tersebut dan mampu menyerap air dan mengekstraksi nutrien esensial dari tanah itu. Pada waktu berinteraksi dengan tanah yang mendukung pertumbuhannya tumbuhan, pada gilirannya akan mempengaruh tanah. Hubungan antara tanah dan tumbuhan merupakan komponen kritis dari siklus-siklus nutrien yang menopang ekosistem darat. Tanah berasal dari pelapukan batuan padat. Air yang merembes ke dalam celah batu dan membeku selama musim dingin akan meretakkan batu tersebut, dan asam yang terlarut dalam air tersebut juga membantu memecahkan batu. Begitu memasuki batu, organismeorganisme akan mempercepat perombakan. Lichenes, fungi, bakteri, lumut, dan akar tumbuhan semuanya mensekresi asam, dan perluasan akar yang tumbuh dalam celah batu akan memecahkan batu dan kerikil. Hasil akhir dari semua aktivitas ini adalah top soil (bunga tanah), suatu campuran partikel yang diperoleh dari batu, organisme hidup, dan humus, suatu residu bahan organik yang dibusukkan secara bertahap Gambar 3.1.

Horizon A Top Soil Horizon B Subsoil

Horizon C Batuan Induk

Gambar 3.1. Horizon atau lapisan tanah. Lapisan A adalah tanah bagian atas atau
bunga tanah (fopsoil) suatu campuran batuan yang telah pecah dengan berbagai tekstur, organisme hidup, bahan organik yang membusuk. Lapisan B mengandung jauh lebih sedikit bahan organik dibandingkan dengan lapisan A dan kurang terkena pengaruh cuaca. Lapisan C, yang sebagian besar terdiri dari batuan yang sudah pecah secara parsial, berfungsi sebagai bahan " induk" untuk lapisant anah bagian atas

Biologi UNM, 2008

52

Fisiologi Tumbuhan Drs. Berdasarkan ukurannya dapat dikelompokkan menjadi: Komponen Partikel Tanah 2.002 mm Pasir Debu (silt) Liat (clay) Gbr. material induk. • • • Tanah terbentuk melalui interaksi antara iklim.002 mm < 0.0. sangat bagus untuk pertanian) : terdiri dari 40% debu (silt).05 mm 0.3. topografi. Ismail. remah (crumb) dan tanah berat (puddle atau heavy clay). M. Tanah yang paling subur Biologi UNM.  Tekstur tanah ditentukan oleh ukuran partikel tanah yang membangun tanah tersebut. dapat membentuk struktur tanah lepas (clump).S.0 mm – 0. Kondisi fisik tanah sangat penting bagi tumbuhan yang hidup di atasnya. 2008 53 . dan fisik tanah ditentukan oleh tekstur dan struktur tanah. yang diklasifikasikan dalam suatu rentang dari pasir kasar sampai partikel tanah-liat mikroskopis.05 mm . dan organsime hidup. dan 20% liat (clay) Tekstur top soil bergantung dari ukuran partikelnya. Ruang antar partikel padat diisi oleh udara dan air. 40% pasir (sand). Bagian padat tanah terdiri dari mineral dan bahan organik. Tanah loam (tanah paling subur. vegetasi.2 Ilustrasi perbandingan ukuran tiga partikel utama tanah  Struktur tanah tergantung pada macam partikel tanah yang membentuknya.

Satu sendok teh tanah memiliki sekitar lima miliar bakteri yang tinggal bersama berbagai fungi. M. yang terbuat dengan jumlah yang hampir berimbang antara pasir (2. daun-daun yang gugur.Fisiologi Tumbuhan Drs. Jika tanah tidak dikeringkan secara mencukupi.002 mm). pohon bakau dan banyak jenis tumbuhan lain yang menempati rawa dan lumpur memiliki akar yang telah termodifikasi sebagai pembuluh berlubang yang rumbuh ke arah atas dan berfungsi sebagai snorkel (pipa udara). beberapa tumbuhan beradaptasi dengan tanah yang penuh dengan air. akar akan lemas karena ruangan udara digantikan oleh air.002 mm). Humus adalah pembusukan bahan organik yang terbentuk oleh kerja bakteri dan fungi pada organisme yang telah matim seperti feses.0. Humus juga merupakan cadangan nutrien mneral yang kembali secara perlahan-lahan ke tanah ketika mikroorganisme menguraikan bahan organik. Cacing ranah. juga mempengaruhi pH tanah dan memperkuat tanah melawan erosi. dan tanah liat (< 0. Akan tetapi lempung juga memiliki cukup partikel kasar untuk menyediakan ruangan udara yang mengandung oksigen yang dapat digunakan oleh akar untuk respirasi seluler. ganggang. serangga. Hal inilah bahaya umum bagi tumbuhan rumah yang diberikan air secara berlebihan dalam pot yang tidak memiliki sistem lubang drainase secara memadai. dan akar tumbuhan. mengaerasi tanah melalui sarang lubang dalam tanah. Metabolisme bakteri mengubah komposisi mineral tanah. yang menempel ke partikel tersebut. silt (partikel dengan ukuran 0. Bunga tanah merupakan tempar bagi organisme dengan jumlah dan keragaman yang menakjubkan.0 mm – 0. yang membarwa oksigen turun ke bawah dari udara. 2008 54 . Sebagai contoh.S. Namun demikian. nematoda. umumnya adalah lempung (loam). Akar tumbuhan mengekstraksi air dan mineral. dan menambahkan lendir yang menahan partikel tanah yang halus menjadi mengumpul.05 mm . misalnya. dan buangan organik lainnya. Aktivitas semua orgenisme ini mempengaruhi ciri fisik dan kimia tanah tersebut. akar bisa . protista lainnya. Tanah lempung memiliki cukup partikel halus untuk menyediakan luas permukaan yang besar untuk menahan mineral dan air. Humus mencegah tanah liat menjadi lengket satu sama lain dan membentuk tanah gembur vang menahan air namun masih cukup berpori untuk terjadinya aerasi akar yang mencukupi. cacing tanah.05). Biologi UNM.juga terserang oleh jamur yang akan tumbuh subur pada tanah yang terendam. Ismail.

Biologi UNM. kita dapat menentukan status air dalam tanah dengan beberapa cara sebagai berikut: 1) 2) 3) Air Higroskopis : terikat secara fisik ke partikel tanah dan tidak tersedia untuk tumbuhan. air. Komponen tanah. Air dan larutan tanah 4. Organisme tanah (3) Air Tanah Sehubungan dengan air tanah. bahan organik dan anorganik. menahan pengaruh gravitasi. Ada lima komponen yang dapat kita kategorikan sebagai komponen tanah. Atmosfir tanah 5. (2) Komponen Tanah Gbr. Organik tanah 3. M. memperlihatkan adanya bakteri.Fisiologi Tumbuhan Drs. Air Gravitasi : air yang mengalir melalui pori tanah karena pengaruh gravitasi (terutama bila hujan). yaitu: 1. Air Kapiler : air yang mengisi pori tanah.2. 3. dan udara. Mineral tanah (bahan anorganik) 2. 2008 55 . Ismail.S.

yang mensekresikan H+ dan senyawa yang membentuk asam dalam larutan tanah (gambar 3. akan tetapi ruangan yang lebih kecil masih tetap menahan air karena tertarik oleh partikel tanah. Lapisan tipis air yang terikat kurang kuat pada partikel tanah adalah air yang umumnya tersedia bagi tumbuhan. Tumbuhan menjadi layu permanen. 4) 5) 6) 7) Kapasitas Lapang (Field Capacity) : air yang tersisa dalam tanah setelah pengeringan oleh gravitasi.Fisiologi Tumbuhan Drs. Banyak mineral dalam tanah – khusunya mineral yang bermuatan positif seperti K+. Ismail. Sejumlah air ini menempel sangat erat pada partikel tanah yang hidrofilik sehingga air tidak dapat diekstraksi oleh tumbuhan. 2008 56 . H2PO4. Permukaan air tanah (water table): permukaan air dalam tanah sering berada jauh di bawah permukaan tanah. umumnya tidak terikat secara ketat ke partikel tanah sehingga cenderung tercuci lebih cepat. sehingga perannya menjadi kecil dalam membasahi lapisan tanah di atasnya.S.3). Air tersebut bukan air murni. Ca2+. Titik Kelayuan Permanen : tingkat penyerapan air yang tidak cukup untuk kebutuhan tumbuhan.menempel melalui daya tarik listrik ke permukaan partikel tanah liat yang bermuatan negatif. Ketersediaan air dan mineral tanah Setelah curah hujan yang tinggi. seperti NO3-. Mineral yang bermuatan negatif. yang memiliki permukaan yang bermuatan listrik. Biologi UNM. M. Proses ini disebut pertukaran kation. (4). Mineral yang bermuatan negatif dibuat tersedia bagi tumbuhan pada saat ion hidrogen dalam tanah menggantikan ion mineral dari partikel tanah liat. Adanya tanah liat pada tanah akan membantu mencegah pencucian (penghanyutan) nutrien mineral selama hujan lebat atau irigasi karena partikel tanah liat yang halus menyediakan banyak luas permukaan untuk pengikatan mineral. Akar menyerap larutan tanah ini. dan oleh karenanya nilai PA dan PO negatif. yang dirangsang oleh akar itu sendiri. tetapi merupakan larutan tanah yang mengandung mineral terlarut. Potensial air tanah : air tanah berada dalam bentuk larutan.dan SO42-. dan Mg2+ . air akan mengalir menuju ruangan yang lebih besar dalam tanah.

2008 57 . ke dalam larutan tanah. 3. di mana CO 2. tersebut akan bereaksi dengan air membentuk asam karbonat( H2CO3). Ismail. Rambut akar. yaitu di mana epidermisnya permeabel terhadap air dan di mana terdapat rambut akar. dan kemudian mengalir naik ke pembuluh xilem sampai ke daun. Dissosiasi asam ini akan menambahkan ion hidrogen ke tanah. M. yaitu penjuluran dan pemanjangan sel-sel epidermis akar. Penyerapan dan Transpor Air dan Mineral 3. melekat erat pada rambut akar tersebut. Selain mensekresikan H +. masuk ke dalam stele. Biologi UNM. (b) lon hidrogen dalam larutan tanah membantu membuat nutrien tertentu menjadi tersedia bagi tumbuhan dengan cara menggantikan mineral bermuatan positif( kation) yang terikat d ngan kuat ke permukaan partikel tanah yang sangat halus. Respirasi seluler pada akar akan membebaskanCO2. Kebanyakan proses penyerapan air dan mineral terjadi di dekat ujung akar. Partikel-partikel tanah. (a) Tumbuhan tidak d apat mengekstraksi semua air dalam tanah karena beberapa di antaranya sangat kuat terikat dengan p artikel tanah yang hidrofilik. Ketersediaan air dan mineral tanah. Air yang terikat kurang kuat ke partikel tanah dapat diserap oleh akar. Gambar 3.2.2.S. yaitu: (a) penyerapan air dan mineral dari tanah hingga xilem akar dan (b) transpor melalui batang hingga daun.1.3.Fisiologi Tumbuhan Drs. tumbuhan menyumbangkan pada kutub H+ dalam tanah dengan cara berikut ini. yang umumnya dilapisi dengan air dan mineral yang terlarut. Pada bagian ini pembahasan akan dibagi ke dalam dua bagian. Penyerapan Air dan Mineral oleh Akar Air dan garam mineral dari tanah memasuki tumbuhan melalui epidermis akar menembus korteks akar.

• Jalur Apoplast terdiri dari dinding sel antar sel (90%). Air dan mineral diserap melalui permukaan akar (rambut akar). Untuk memperoleh gambaran jalur perjalanan air dan mineral.S. Air dan mineral kemudian bergerak melewati epidermis-korteks-endodermis hingga stele (xilem). dengan demikian air dengan mudah berdifusi melalui dinding sel tanpa melintasi membran sel. Ismail. Dinding sel sangat tebal dan terbuka.4. Pada titik ini air melintasi membran sel secara osmosis dan masuk jalur simplas. perhatikan beberapa bagian-bagian gambar dalam gambar 3. Air berdifusi dari epidermis melalui akar ke xilem menuruni gradien PA. Endodermis dengan pita kasparinya. Air bergerak terus hingga akhirnya mencapai xilem. 2008 58 . Jalur lintasan air dan mineral dari tanah hingga xilem akar . Gbr. Sitoplasma semua sel akar dihubungkan oleh plasmodesmata melalui lubang dalam dinding sel. Biologi UNM. dan dengan demikian tidak lagi ada osmosis lebih lanjut. 3. Untuk menuju xilem air dan mineral bergerak melalui dua jalur:  Jalur Simplas terdiri dari sitoplasma sel dalam akar (10%). Jalur apoplas berhenti pada endodermis karena adanya pita kaspari yang kedap air. karena sel mempunyai potensial air (PA) yang lebih kecil dari PA air dalam tanah.4.Fisiologi Tumbuhan Drs. Air diserap ke dalam sel rambut akar secara osmosis. memberikan jaminan bahwa tidak ada mineral yang dapat mencapai stele tanpa melewati membran tersebut.. M. Hal ini memungkinkan tumbuhan mengontrol pengambilan air berlebihan ke dalam xilem. endodermis sampai stele. Larutan tanah mengalir ke dalam dinding sel epidermis melewati lapisan korteks.

sekarang memasuki xilem pemindahannya kembali melalui jalur apoplas. Permeabilitas selektif ini mengontrol pergerakan zat terlarut antara sel tersebut dan larutan ekstraselulernya. transpor terjadi pada tiga tingkatan: (1) penyerapan dan pengeluaran air dan mineral terlarut dari tanah oleh sel-sel akar. seperti pengangkutan hasil fotosintesis dari sel-sel daun ke floem .5.2. Mengingat pentingnya peran membran plasma tersebut. Transpor Air dan Mineral Pada tumbuhan. suatu membran yang bersifat permeabilitas selektif. Dengan demikian. Ketiga tingkatan transpor tersebut. Gbr. Air dan mineral yang diangkut dari tanah ke xilem akar sekarang dapat diangkut ke atas sebagai cairan xilem menuju daun (Perhatikan gambar 3. 3. terlebih dahulu akan disajikan gambaran umum membran plasma. Ismail.5). Sel-sel pengangkut air ini tidak memiliki protoplas. aliran air dan mineral yang sebelumnya melalui jalur apoplas sampai di endodermis beralih ke jalur simplas. (2) transport bahan-bahan dari sel ke sel pada level jaringan dan organ. 3. M. Segmen terakhir dalam jalur tanah – xilem adalah proses mengalirnya air dan mineral ke dalam trakeid dan elemen-elemen xilem. bagaimanapun bahan-bahan yang diangkut akan melintasi membran plasma. sehingga lumen sel. dan (3) pengangkutan cairan di dalam xilem ke floem tumbuhan. maka pada bagian ini. adalah bagian dari apoplas. dan juga dindingnya. 2008 59 .S. Jalur lintasan air dan mineral. Perhatikan perubahan jalur yang terjadi antara simplas-apoplas.Fisiologi Tumbuhan Drs.2. Selanjutnya diuraikan mekanisme pada seluruh tingkatan Biologi UNM. sehingga air dan mineral bebas memasuki trakeid dan pembuluh xilem.

S. Struktur membran Model mosaik-cair menguraikan bahwa membran merupakan bilayer fosfolipid dengan molekul protein tertanam di dalam bilayer. perpindahan bahan-bahan melintasi membran dan terakhir dijelaskan transpor melalui batang dan daun. Mengatur perpindahan molekul ke dalam dan ke luar sel. (a) (b) Biologi UNM. M.Fisiologi Tumbuhan Drs. 2008 60 . Ismail. (a) Gambaran umum membran plasma Membran plasma melingkupi sel dan berfungsi pembatas antara bagian dalam sel yang hidup dan bagian luar yang tidak hidup.

Gbr. dan protein periferal yang tidak tertanam dalam bilayer lipid. Difusi Transpor Passif Transpor Aktif Vesikula 1).Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail. Bahan yang dapat berdifusi adalah molekul larut-lipid. M. Difusi Sejumlah bahan dapat berdifusi langsung melalui lapisan lipid membran. Terdapat dua macam utama protein membran. Protein integral. Struktur Membran plasma. 3. seperti H2O. seperti steroid. atau molekul kecil. O2 dan Biologi UNM. Membran plasma juga memiliki karbohidrat yang dibatasi pada permukaan luar saja. (b) Perpindahan melintasi Membran Sel Empat cara utama bahan-bahan melintasi membran sel : 1.S. 2.5. umumnya merupakan protein transmembran. 4. 2008 61 . 3.

2). Transpor Passif (atau Difusi dengan fasilitas) Transpor passif adalah transpor bahan melintasi membran melalui molekul protein transmembran.S. Seperti yang akan kita lihat di bawah. protein merubah bentuk dan melepaskan molekul pada sisi membran dengan konsentrasi lebih rendah. Biologi UNM. membiarkan molekul untuk menerobos. Karena itulah dinamakan proses difusi passif. Proses difusi bebas tidak memerlukan energi dan bahan dapat berdifusi menurut gradien konsenntrasi. • protein kanal (channel proteins) Protein kanal membentuk suatu pori atau saluran. Dengan demikian molekul hanya dapat melintasi membran jika terdapat protein yang bersesuaian. M. protein merubah bentuk. 2008 62 . Dalam hal lain. Pada proses ini energi tidak diperlukan karena molekul bergerak menuruni gadien konsentrasi (dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi lebih rendah). Protein transpor cenderung spesifik untuk satu molekul (seperti halnya enzim).Fisiologi Tumbuhan Drs. Difusi dengan fasilitas (Facilitated Diffusion) Difusi dengan fasilitas melibatkan penggunaan protein untuk menfasilitasi perpindahan molekul melintasi membran. Hal ini memungkinkan bahan bermuatan (biasanya ion) untuk berdifusi melintasi membran. Terdapat dua macam protein transport: protein-kanal (channel proteins) dan protein.pembawa (carrier proteins). Difusi Lipid tidak dapat dikontrol oleh sel. Dalam beberapa hal. CO2 .Umumnya saluran seperti pintu (dapat terbuka atau tertutup) yang memungkinkan sel mengontrol keluar masuknya ion. molekul melalui saluran dalam protein. Ismail.

karena juga dapat mengkatalisis pemecahan ATP --- ADP + fosfat (Pi). Pemompaan seperti ini disebut sebagai proses aktif.  Protein pembawa (carrier proteins) Protein pembawa mempunyai pelekatan untuk bahan tertentu. Hanya dengan mekanisme sistem pemompaan seperti ini yang dapat mengangkut bahan melawan gradien konsentrasi. Protein pompa juga merupakan enzim ATPase. Transpor aktif digunakan untk memindahkan ion atau molekul dengan melawan gradien konsentrasi (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi lebih tinggi). Bahan akan melekat pada sisi dimana konsentrasi lebih tinggi dan dengan gerak flip (jungkir) bahan dilepaskan pada sisi dimana konsentrasinya lebih rendah. 2008 63 . Ismail. 3). mengubah bentuknya. Transpor aktif adalah transpor bahan melintasi membran melalui molekul protein pompa trans-membran. dan melepaskannya ke sisi lainnya. dan menggunakan energi yang dikeluarkannya untuk mengubah bentuk dan memompa molekul. yang menggunakan energi untuk memompa air. Protein pompa berbeda-beda sesuai dengan molekul yang diangkutnya.Fisiologi Tumbuhan Drs. ATP  ADP + Pi + energi Biologi UNM. Perpindahan menentang gradien konsentrasi memerlukan energi. Transpor aktif seperti halnya dengan pompa air. Transpor Aktif (Pompa Ion). Energi diperoleh dari pemecahan ATP melalui pemutusan ikatan fosfat oleh enzim ATPase. Protein mengikat molekul bahan dan mengangkutnya dari satu sisi membran.S. M.

Hal ini ditemukan pada semua sel tubuh manusia. Pompa Na+-K+ ATPase Pompa Na+-K+ ATPase menggunakan transpor aktif untuk memindahkan 3 Na+ ke luar sel untuk tiap 2 K+ masuk sel. Mekanisme kerja Pompa Na+-K+ Gambar di bawah ini menggambarkan mekanisme operasi kerja Pompa Na+-K+. 2008 64 .Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail. khususnya sel saraf dan otot. (a) (b) Biologi UNM.S. M.

(c) (d) (e) Pada gambar di atas. Dua ion K+ lepas dan tiga Na+ kembali masuk ke pompa. melepaskan energi ke protein pompa. (a) warna oranye digunakan untuk menunjukkan protein pompa. Bentuk bulat menggambarkan ion Na+ dan segi empat-hijau menujukkan ion K+. dapat melakukan penyerapan kation dan anion kalau Biologi UNM. Ismail. Perhatikan bahwa pada protein pompa terdapat tiga tempat perlekatan Na+ dan dua untuk ion K+. Kotranspor dan Kontratranspor Kita menghadapi masalah tentang bagaimana energi dari ATP yang dihidrolisis pada permukaan dalam membran plasma. memungkinkan dua ion K+ masuk ke pompa.S. (c) ATP terikat ke protein pompa. Dua tempat pelekatan K + juga terbuka ke arah luar. pompa kembali ke bentuk semula. (e) Bilamana gugus fosfat terlepas dari pompa. 2008 65 . Demikian proses terjadi berulang-ulang.Fisiologi Tumbuhan Drs. (d) Satu ikatan fosfat ATP putus. Penyerapan ion anorganik (mineral) ke dalam akar berlangsung secara transpor aktif. (b) Tiga ion Na+ masuk pompa. melepaskan ion Na+ ke luar sel. M. Protein pompa merubah bentuk.

kita pertimbangkan pengaruh hidrolisis ATP yang kedua.Fisiologi Tumbuhan Drs.S. 2008 66 . Difusi demikian dapat terjadi dengann cepat kecuali apabila mereka bergabung dengan pembawa. muatan negatif hasil hidrolisis hanya cocok untuk penyerapan kation. Untuk memahami fenomena ini. sedangkan anion-anion atau molekul netral diangkut secara aktif. Di sini pembawa bergabung dengan H+ di bagian luar dan seringkali Na+ di bagian dalam. M. Dalam kotranspor. dimana pembawa tersebut hanya akan mengangkut H+ apabila secara simultan bergabung dan diangkut bersama anion dengan arah yang sama. Penyerapan H + secara pasif dapat juga digunakan untuk mengangkut kation secara bersamaan ke luar sel. energi dari ATP digunakan untuk menghasilkan grandien konsentrasi H+ Biologi UNM. Proses ini adalah contoh kontranspor atau antiport. Pada diagram di bawah. Angkutan ini merupakan contoh kotranspor atau simport. yaitu perbedaan kadar H+ akan menghasilkan energi potensial yang dapat digunakan untuk melakukan penyerapan anion. H+ bergerak secara pasif menuju potensial elektrokimia yang lebih rendah. Proses kerjanya sebagai berikut: Ion H+ di bagian luar membran berdifusi ke dalam secara pasif. Ismail. karena konsentrasi di bagian dalam 10-100 kali lebih rendah. diangkut dengan arah yang berlawanan.

2008 67 . Vesikula Semua proses yang telah diuraikan sebelumnya hanya mengangkut molekul kecil. Ketika ion hidrogen memasuki sel. dan jika bahan besar (seperti leukosit makan sel bakteri) prosesnya dikenal sebagai fagositosis. Selanjutnya melalui proses pencernaan. Bila bahan dan vesikula kecil (seperti molekul protein) prosesnya dikenal sebagai pinositosis. Sukrosa dapat dipompa ke dalam sel dimana kosentrasi sukrosa selalu tinggi dengan menggunakan energi dari konsentrasi ion H+ yang tinggi di luar sel. terbentuk molekul-molekul kecil. polisakarida dan nukleotida) dipindahkan dari dan ke luar sel dengan menggunakan vesikula membran.S.Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail. Pada akhirnya bahan-bahan terbungkus dan terbentuk vesikula. Molekul besar (seperti protein. 4). Endositosis adalah transpor bahan ke dalam sel. Bahan-bahan dibungkus dengan membran sel. Biologi UNM. energi yang dimilkinya digunakan untuk memompa sukrosa ke dalam sel. Transpor aktif memompa ion hidrogen ke luar dan protein tertentu di dalam membran sel memungkinkan ion hidrogen kembali masuk ke dalam sel. M.

Gbr. Transpor Melalui Batang Biologi UNM. Sel mensekresi makromolekul. Material dikeluarkan pertamatama harus dalam membran vesikula.3. biasanya dari Retikulum Endoplasma Kasar dan Badan Golgi. 3. seperti protein dan polisakarida dengan cara menggabungkan vesikula dengan membran plasma. Hal ini merupakan kebalikan dari endositosis.8.2.S. Ringkasan Transpor Membran Method Lipid Diffusi Osmosis Transpor Passif Transpor Aktif Vesikula Uses energy Tidak Tidak Tidak Ya Ya Uses proteins Tidak Tidak Ya Ya Tidak Specific Tidak Ya Ya Ya Ya Controllable Tidak Tidak Ya Ya Ya 3. M. Ismail. 2008 68 .Fisiologi Tumbuhan Drs. Proses pembentukan vesikula Eksositosis adalah transpor bahan ke luar sel.

Hal ini menyebabkan rendahnya tekanan dalam daun. atau ia ditarik ke Biologi UNM..Fisiologi Tumbuhan Drs. Ismail. dan dapat mencapai ketinggian lebih dari 100 m. Air ditarik ke atas melalui xilem oleh kekuatan transpirasi dengan kecepatan dapat mencapai 15 m per jam atau lebih cepat lagi. Xilem dan Transpor Xilem merupakan jaringan pengangkutan pada tumbuhan. Air dapat bergerak melalui pipa ini dengan kecepatan 8 m/jam. Selanjutnya molekul air dari akar naik ke atas hingga mencapai daun. Karena pembuluh xilem merupakan sel mati. maka air dihisap dari batang untuk menggantikan air yang hilang tersebut. Pembuluh xilem membentuk pipa yang bersambungan dari akar hingga daun. 2008 69 . sehingga kolom air tidak terputus karena tekanan tersebut. M. yaitu: apakah caiaran itu didorong ke arah atas dari akar. Tekanan akar Terdapat dua kemungkinan. hingga mencapai ketiggian yang dapat mencapai lebih dari 100 m. Mekanisme tarik menarik air ini pada batang kadang-kadang disebut mekanisme tegangan-kohesi (cohesion-tension mecanism).S. atas oleh daun. Kebetulan air mempunyai kekuatantarik-menarik (tensile-strength) antar molekul yang tingi dalam kaitan dengan kecenderungan molekul air tetap bersatu melalui ikatan hidrogen (kohesi). Tanaman jagung dewasa dapat menguapkan air 4 gallon per minggu. Air yang lepas dari daun menyebabkan difusi air dalam kapiler xilem. tanpa bantuan suatu pompa mekanis apapun. maka tidak ada proses osmosis yang dapat terjadi di dalamnya. Cairan xilem akan naik melawan gravitasi. Kehilangan air dari xilem akar memungkinkan tambahan air melewati endodermis ke xilem akar. berupa tabung terbuka. Kekuatan penggerak adalah transpirasi pada daun.

Dengan demikian. Akumulasi mineral dalam stele akan menurunkan potensial air. Tekanan negatif ini.Fisiologi Tumbuhan Drs. tekanan hanya dapat memaksa air naik beberapa meter saja. M. 2008 70 . terutama pohon tinggi tekanan akar sama sekali tidak berarti. semakin negatif tekanan lapis tipis airnya. Dan semakin cekung miniskus tersebut. yaitu pembentukan suatu kantung uap air dalam pembuluh Biologi UNM. adalah gaya tarik yang menarik air ke luar dari xilem daun. Ismail. atau bentuk cekung. Tarikan transpirasi dapat diteruskan hingga ke akar hanya melalui satu rantai molekul air yang tidak terputus. Air akan mengalir masuk dari korteks akar. lapisan tipis air pada`permukaan sel-sel daun memiliki tekanan negatif. dan menuju sel-sel dan lapisan tipis permukaan yang berbatasan langsung dengan ruangan udara di dekat stomata.S. yaitu suatu tekanan yang lebih kecil daripada tekanan atmosfir. Dorongan cairan xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar. Bahkan pada sebgain tumbuhan kecil yang menunjukkan gejala gutasi. lapisan tipis upa air yang tersisa akan masuk ke dalam pori-pori dinding sel. Pada malam hari. ketika transpirasi sangat rendah atau bahkan nol. ditarik akibat adhesi ke dinding-dinding yang hidrofilik tersebut. Kontribusi tekanan akar atas naiknya cairan xilem tidak banyak berarti bagi tumbuhan. Penguapan dari lapisan tipis air yang melapisi sel-sel mesofil akan menggantikan uap air yang hilang dari ruang-ruang udara daun tersebut melalui transpirasi. Endodermis yang mengelilingi stele akar tersebut membantu mencegah kebocoran ion-ion ke luar dari stele. gaya-gaya kohesif antar molekul air akan melawan terjadinya kenaikan luas permukaan lapis tipis tersebut (pengaruh tegangan permukaan). Tarikan transpirasi Bagimana transpirasi diubah menjadi suatu gaya tarik yang bisa menggerakkan air di dalam tumbuhan?. air itu “ditarik” oleh gaya adhesif dan kohesif. Pada sebagian besar tumbuhan. Kavitasi. sel-sel akar masih tetap memompa ion-ion mineral ke dalam xilem. Seiring dengan menguapnya uap air. Pada waktu bersamaan. Kombinasi kedua gaya yang bekerja pada air ini – adhesi dan tegangan permukaan – menyebabkan permukaan lapis tipis membentuk miniskus. tekanan akar tida dapat mengikuti kecepatan transpirasi setelah matahari terbit. atau tegangan. menghasilkan suatu tekanan positif yang memaksa cairan naik ke xilem. melalui mesofil. Dalam artian. dan banyak tumbuhan.

2008 71 . Adhesi air terhadap dinding sel xilem memfasilitasi hantaran air ke atas dalam xilem.S. Diameter yang sangat kecil dari trakeid dan unsur pembuluh ikut memberi kontribusi terhadap peran penting yang dimainkan oleh adhesi dalam mengatasi gaya tarik ke bawah akibat gravitasi. Ismail. Adhesi molekul air yang kuat ke dinding sel-sel xilem juga membantu melawan gravitasi. akan tetapi tegangan akan menarik dinding pembuluh itu ke arah dalam.Fisiologi Tumbuhan Drs. seperti ketika cairan xilem membeku selama musim dingin. M. bahkan pada pohon paling tinggi. Tarikan transpirasi akan menempatkan xilem berada di bawah tegangan di sepanjang saluran tersebut sampai ke ujung akar. Kombinasi kohesi dan adhesi disebut Teori Kohesi-Adhesi. Diameter yang sangat kecil dari trakeid dan unsur pembuluh ikut memberi kontribusi terhadap peran penting yang dimainkan oleh adhesi dalam mengatasi gaya tarik ke bawah akibat gravitasi. Biologi UNM. xilem dapat memutuskan rantai molekul air. menyebabkan sentakan air dalam xilem. Teori Adhesi-Kohesi Transpirasi menggunakan suatu tarikan kolom air dalam xilem. Tekanan akan menyebabkan pembuluh elastis membengkak. Kehilangan molekul air digantikan oleh air dari tulang daun. Tarikan ke atas pada cairan xilem yang kohesif tersebut akan menimbulkan tegangan di dalam xilem.

Walau demikian.S. M. Karena tumbuhan bersifat sesil dan autotrofik.4. Seperti halnya pada akar. Transport Melalui Daun Pembuluh xilem dalam daun membentuk sistem percabangan yang disebut tulang daun. difusi air berlangsung melalui jalur simplas dan apoplas. maka: • Harus memperoleh nutrien yang diperlukan dari medium dimana mereka tumbuh – tanah merupakan supermaket bagi tumbuhan Melibatkan sejumlah mekanisme untuk memungkinkan memperoleh nutrien Tumbuhan merupakan buruh tambang biologi. • • Bagaimana mengetahui nutrien yang diperlukan tumbuhan untuk bertahan hidup dan tumbuh? Biologi UNM. 2008 72 .2.Fisiologi Tumbuhan Drs. tumbuhan memperoleh nutrisi dari tanah dan atmosfir. 3. Air diuapkan dari sel bunga karang (spong) ke ruang udara sub-stomata. tumbuhan dapat menyusun semua bahan organik yang diperlukannya dengan memodifikasi karbohidrat hasil fotosintesisnya. Dengan menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi. Difusi air dari pembuluh xilem dalam tulang daun melalui sel yang berdekatan menuruni gradien potensial air. Ismail.3. dan berdifusi ke luar melalui stomata. 3. tumbuhan harus memperoleh berbagai mineral dengan menggunakan sistem perakarannya. Nutrisi Tumbuhan Tidak seperti halnya hewan (memperoleh makanannya dari apa yang dimakan).

jaringan.organ tumbuhan. Nutrien Mineral dibagi dalam dua kelompok : makronutrien dan mikronutrien. dan karbon (C). Makronutrien (diperlukan dalam jumlah besar : 0. • Kumpulkan diperolehnya . Umumnya diperoleh dari air dan O2 & CO2 dari atmosfir.Fisiologi Tumbuhan Drs.S. Ismail. larut dalam air dan diserap melalui akar tumbuhan. Ke-16 unsur tersebut dapat dibagi : A. 2008 73 . • Lakukan dua percobaan hidroponik. Terdapat 16 macam unsur yang dikenal penting bagi pertumbuhan dan kehidupan tumbuhan. 2) Nutrien Mineral Terdapat 13 nutrien mineral. diperoleh dari tanah. Amati efeknya terhadap pertumbuhan. Menurut jenis unsur : 1) Nutrien Non-mineral Nutrien non-mineral : hidrogen (H). M. keringkan. Kriteria Unsur Esensial 1) Diperlukan untuk pertumbuhan normal dan menyelesaikan siklus hidup 2) Tidak dapat diganti dengan unsur lain 3) Kebutuhan akan unsur tersebut harus bersifat langsung. dan analisis unsur yang telah Bagaimana kita dapat mengetahui unsur esensial bagi pertumbuhan dan reproduksidemikian pula unsur yang diambil tetapi tidak diperlukan tumbuhan. a. satu percobaan dengan medium lengkap nutrien dan percobaan lain dengan mengurangi salah satu unsur. oksigen (O). Ketersediaan unsur ini di dalam tanah tidak selalu cukup sehingga para petani sering menggunakan pupuk untuk menambah nutrien dalam tanah.5 – 5% dari berat kering) Biologi UNM.

Cu. dan Seng (Zn). Pengomposan bahan organik seperti rumput dan daun sangat bagus sebagai cara penyediaan mikronutrien (demikian pula makronutrien) untuk pertumbuhan tumbuhan. Mn [reaksi redoks) 3) Komponen Osmotis dan elektrik : K+. dan sulfur (S). bersama dengan karbohidrat dalam dinding sel C. Cl-. Ca. b. asam nukleat CHON(S) CHONP 2) Koenzim: Mg. tembaga (Cu).S. Termasuk unsur mikronutrien adalah boron (B). dan kalium (K). Mn. Sulfur biasanya terdapat dalam jumlah cukup dari dekomposisi bahan organik. Hal ini menjadi alasan mengapa hasil pemangkasan/pemotongan rumput dan daun tidak perlu dibuang. Nutrien ini biasanya paling cepat berkurang dalam tanah karena tumbuhan menggunakan dalam jumlah besar untuk pertumbuhannya. molybdenum (Mo). 2008 74 . lipid. mangan (Mn). Ismail. • Nutrien sekunder terdiri dari kalsium (Ca). fosfor (P). besi (Fe). ketiga unsur ini biasanya tersedia cukup dalam tanah dan karenanya penambahan pupuk tidak selalu dilakukan. klor (Cl). Mikronutrien Mikronutrien merupakan unsur esensial untuk pertumbuhan tumbuhan yang diperlukan dalam jumlah sedikit (kecil). • Nutrien primer terdiri dari nitrogen (N). Mo. CHO CHO Protein. B.Fisiologi Tumbuhan Drs. Makronutrien dapat dibagi menjadi dua kelompok : nutrien primer dan nutrien sekunder. Menurut Fungsi Biokimia 1) Karbohidrat. Mobilitas Tumbuhan akan memusatkan sumber daya pada pertumbuhan baru jaringan atau pada jaringan reproduktif & bji. H+. Zn. Fe. magnesium (Mg). M. Jika hal ni terjadi maka: Biologi UNM. Penambahan Kalsium dan Magnesium dilakukan bila dilakukan pengapuran pada tanah asam. Ca2+ 4) Kurang jelas:: B.

98 24.000 15. Unsur Simbol Kimia Bentuk diserap MoO4Cu+. Ismail. sangat mobil Defisiensi pertama kali nampak pada daun lebih tua. HPO4Mg2+ Ca2+ K+ NO3-.0006 0. K.000 5.1 0.85 35.000 450.002 0.000 60. Fe2+ ClSO4H2PO4-.5% dankalium (K) 1%. disebut unsur immobil Unsur immobil : . NH4+ O2.0020 0.000 10.000 Biologi UNM. Unsur esensial pada umumnya tumbuhan tinggi dankadar di dalamnya. Mg • • • N.01 0. P. Fe.08 39. • Sejumlah unsur dapat diremobilisasi oleh tumbuhan.5 1. Unsur-unsur lainnya berada di bawah 1%.00 12. Dari tabel tersebut terlihat bahwa porsi unsur yang paling banyak dijumpai pada`jaringan tumbuhan adalah karbon ( C ) dan oksigen (O).000 450.2 0.010 0.54 65.38 54.000 60.000 125. B. K. O dan N merupakan unsur utama bagi penyusunan bahan organik di dalam tubuh tumbuhan. Mg. nitrogen (N) sebanyak 1.000.S.10 14.0 1.000 (%) 0.010 0.N.000 3. H2O CO2 H 2O yang Berat Atom Konsentrasi Berat Kering Jaringan Relatif jumlah terhadap Mo atom (ppm) Molibdenus Tembaga Seng Mangan Boron Besi Klor Sulfur Fosfor Magnesium Kalsium Kalium Nitrogen Oksigen Karbon Hidrogen Mo Cu Zn Mn B Fe Cl S P Mg Ca K N O C H 95.000 2.000.masing-masing menduduki sekitar 45%. Hal ini mudah kita pahami karena unsur-unsur C.S.5 45 45 6 1 100 300 1. 2008 75 .46 32.01 16.01 1.000 2.1 6 20 50 20 100 100 1.000 60. Zn • • • Ca terkunci di dalam dinding sel Logam tidak mudah dimetabolsime atau ditranspor Gejala defisiensi pertama kali nampak pada daun muda.82 55. Ca.000 30.000 35. Cu2+ Zn2+ Mn2+ H3BO3Fe3+. P dapat dimetabolisme dengan mudah.94 10.1.1.000. Sejumlah unsur tetap pada lokasi pertama kali disimpan.000 2.000 2. Tabel 3. Cu.000 80.07 30.00001 0.0050 0. H.2 0.000 250. Mn.000 1. disebut unsur mobil Unsur mobil : .95 63. Proporsi kandungan makronutrien dan mikronutrien dalam jaringan tumbuhan tinggi per berat kering jaringan dapat dilihat pada Tabel 3.Fisiologi Tumbuhan Drs.000. M.000 30. Unsur berikutnya adalah hidrogen (H) sebanyak 6%.32 40.

selulosa. gejala defisiensi suatu unsur dapat memberikan tanda bagaimana unsur tersebut berfungsi. fosfor dalam fosfolipid). Peran unsur dalam fungsi katalitik yaitu menjadi bagian aktif (sis aktif) suatu enzim. kita dapat memperkirakan sejumlah akibat bila terjadi deifisiensi. lipid.O N K Fungsi Penyusun tubuh tumbuhan. khususnya dalam membuka/menutupnya stomata. (a) Rangkuman peranan unsur hara Unsur C. dapat disuplai dengan pupuk kimia Pupuk organik juga dapat menambah ketersediaan nutrien Peranan Unsur Hara dan Gejala Defisiensi (Tanda-tanda Kahat) Unsur dapat melakukan tiga fungsi yang jelas di dalam tumbuhan yaitu elektrokimia. klorofil. • Sebaliknya. M. asam nukleat (DNA. Ismail. Komponen asam amino (diperlukan untuk sintesis protein). Peranan struktur dilakukan oleh unsur dalam keterlibatannya pada struktur kimia molekul biologi atau digunakan dalam membentuk polimer struktural (seperti kalsium dalam pektin. gula. stabilitas koloid. aktivator enzim Biologi UNM. sedangkan mikronutrien hanya melakoni fungsi katalitik. dan berbagai metabolit sekunder. Peran elektrokimia meliputi proses menyeimbangkan konsentrasi ion. Sejumlah unsur bertindak dengan berbagai fungsi.S. 2008 76 . • Defisiensi mineral dalam tanah dapat direstorasi dengan penambahan pupuk • • Defisiensi unsur N. stabilitas makromolekul.Fisiologi Tumbuhan Drs. Apa yang terjadi bila tumbuhan mengalami defisiensi nutrien? • Karena kita sudah mengetahui pada tingkat molekuler bagaimana fungsi unsur. RNA). Beberapa makronutrien melakoni ketiga peran tersebut. P K . Berikut ini disajikan rangkuman fungsi masing-masing nutrien dan gejalanya apabila terjadi defisinesi.H. struktur dan katalitik. betarlisasi muatan dan lain-lain. komponen senyawa organik. Mengatur keseimbangan osmosis.

komponen pusat reaksi fotosintesis (PS II) Kofaktor pada protein pengangkut elektron dalam fotosintesis (plastocyanin).Fisiologi Tumbuhan Drs. komponen fosfolipid (dalam membran) kofaktor klorofil. Pada beberapa kasus hubungan antara suatu defisiensi mineral dengan gejalanya tidak sesederhana itu. atau klorosis. defisiensi magnesium. Pembawa energi kimia dalam ATP. aktivator enzim Komponen pada 2 asam amino (membentuk ikatan disulfida dalam protein). terlibat langsung dalam sintesis IAA. Mengatur keseimbanagan osmosis. menyebabkan penguningan daun. komponen DNA & RNA. memediasi permeabilitas membran. Ismail. Jika suatu nutrien Biologi UNM. diperlukan untuk fotosintesis C4 Elemen struktural dinding sel pada padi dan & Equisetum Mn Zn Mo B Ni Na Si (b) Gejala Umum Defisiensi Mineral yang diamati padaTumbuhan Gejala dari suatu defisiensi mineral dipengaruhi sebagian oleh fungsi nutrien tersebut di dalam tumbuhan. Gejala defisiensi mineral tidak saja bergantung pada peranan nutrien tersebut dalam tumbuhan akan tetapi juga pada mobilitasnya di dalam tumbuhan tersebut. protein pengangkut elektron dalam respirasi (sitokrom c oksidase) dan enzim lainnya. sintesis asam nukleat. Ca P Mg S Fe Cl Cu Komponen dinding sel. karena logam ini diperlukan sebagai satu kofaktor pada salah satu dari beberapa tahapan dalam sintesis klorofil. suatu unsur penyusun klorofil. kofaktor sejumlah enzim Kofaktor enzim. kofaktor enzim. dan sintesis lignin Kofaktor untuk suatu enzim yang berfungsi dalam metabolisme nitrogen (konstituen enzim urease) Mengatur keseimbangan osmosis. Sebagai contoh. diperlukan untuk sintesis klorofil.S. M. Sebagai contoh. kofaktor enzim(KoA) kofaktor sitokrom (protein pengangkut elektron). Diperlukan untuk fiksasi nitrogen dan reduksi nitrat (NO3-) Memediasi penggunaan Ca. defisiensi besi dapat menyebabkan klorosis meskipun klorofil tidak mengandung besi. 2008 77 . Komponen pusat reaksi fotosintesis (PSII).

yang tidak bergerak dengan bebas di dalam tumbuhan. dialihkan dan diberikan khusus untuk daundaun yang lebih muda. Gejala-gejala defisiensi-mineral sering kali sudah cukup jelas bagi seorang ahli fisiologi tumbuhan atau petani untuk mendiagnosis penyebabnya. Salah satu cara yang memperkuat diagnosis mengenai suatu defisiensi yang spesifik adalah dengan menganalisis kandungan mineral dari tumbuhan tanah di mana tumbuhan tersebut tumbuh.S. Defisiensi nitrogen. kalium. Ismail. Kekurangan mikronutrien jarang terjadi dan cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja akibat perbedaan komposisi-tanah. yang relatif rnobil dalam tumbuhan. Sebaliknya. dan fosfor adalah masalah-masalah yang paling sering terjadi. Magnesium. misalnya. defisiensi seng pada pohon buah umumnya dapat diobati dengan menancapkan paku seng ke dalam masing-masing batang pohon itu. Jumlah mikronutrien yang diperlukan untuk memperbaiki suatu defisiensi umumnya sangat kecil. Biologi UNM. bergerak agak bebas dari satu bagian tumbuhan ke bagian yang lain. Hal ini karena jaringan-iaringan muda yang masih tumbuh memiliki "daya tarik yang lebih kuat dibandingkan dengan jaringan tua untuk menarik nutrien yang jumlahnya kurang. Dosis yang diberikan harus tepat karena kelebihan dosis beberapa mikronutrien saja bisa meracuni tumbuhan. akan menguningkan pada daun muda terlebih dulu sebelum rnempengaruhi daun yang lebih tua.Fisiologi Tumbuhan Drs. akan menunjukkan tanda-tanda klorosis pertama kali pada daun yang lebih tua. yang masih dapat mereka pertahankan selama masa-masa kekurangan. Sebagai contoh. Salah satu cara untuk menjamin nutrisi mineral yang optimum adalah dengan menanam tumbuhan secara hidroponik di atas larutan-larutan nutrien yang jumlahnya dapat diatur secara tepat. gejala defisiensi pertama kali akan muncul pada organ yang lebih tua. akan tetapi hanya dalam skala terbatas karena kebutuhan akan peralatan dan tenaga kerja mernbuat pertanian hidroponik masih relatif lebih mahal ketimbang penanaman tumbuhan di tanah Berikut adalah daftar gejala umum defisiensi nutrien. 2008 78 . M. Jaringan-jaringan yang lebih tua mungkin saja memiliki mineral itu dalam jumlah yang memadai. defisiensi nutrien yang relatif lebih tidak mobil di dalam tumbuhan pertama kali akan mempengaruhi bagian yang muda pada tumbuhan tersebut. Tumbuhan yang kekurangan magnesium. Hidroponik saat ini dilakukan secara komersial. Defisiensi besi.

klorosis antar tulang daun Daun menjadi burik. akar memendek. M. nekrosis. nekrosis Daun muda pada tunas terminal hijau terang. tulang daun. Ismail. Gugur daun tua. mengkerut. daun klorosis perlahan-lahan menjadi kuning atau kecoklatan menyebar dari daun dewasa ke daun muda. Unsur Ca Mg Gejala Defisiensi Daun muda pada tunas bengkok (hooked). tunas terminal layu. batang langsing.S. Jarang terjadi di alam. daun hijau tua. ukuran daun berkurang daun kecil membentuk roset. Gambar di samping memperlihatkan defisiensi Mg pada daun tomat. Layu pada ujung daun . Daun muda layu. akumulasi antosianin pada batang. Pertumbuhan kerdil. Daun klorosis serta bintik nekrosis. nekrosis. Bintik pada daun klorosis (interveinal). ujung dan tepi daun mengeriting ke atas. Dimulai dari daun dewasa merambat ke daun muda. bunga berkurang.Fisiologi Tumbuhan Drs. 2008 79 . Klorosis secara umum. keriting dan mengkerut. buah berkurang ---- Defisiensi pada tumbuhan tomat K N P S Fe Mn B Cu Zn Mo Cl Biologi UNM. klorosis interveinal pada daun dewasa. nekrosis pada ujung daun. daun muda hijau terang. daun membelit (twisted). antosianin pada batang. Pertumbuhan kerdil. banyak terakumulasi antosianin Klorosis pada daun muda. Berpengaruh pada semua aspek pertumbuhan dan metabolisme. klorosis dan nekrosis. mengering dan mati Daun bintik nekrosis atau klorosis di antara tulang daun(interveinal). pinggiran daun layu.