KLASIFIKASI PANGAN DAN GIZI

A. Klasifikasi secara umum: pangan hewani daging, ikan, kerang telur, susu dan hasil susu. pangan nabati serealia, kacang-kacangan, sayur-sayuran, biji-bijian, buah-buahan segar, kering, bumbu dan rempah serta pangan lainnya spt gula, madu.

B. Klasifikasi menurut FAO yang dikenal sebagai Desirable Dietary Pattern (Pola Pangan Harapan/PPH): 1. padi-padian: padi, jagung, sorgum & olahannya (tepung, pasta mis bihun, mie) 2. umbi-umbian: singkong, ubi jalar, kentang, uwi, sagu, talas & olahannya 3. pangan hewani: daging, telur, susu, ikan & olahannya. 4. minyak dan lemak: minyak kelapa, kedelai, jagung, margaring dll, sedangkan lemak berasal dari hewani. 5. buah biji berminyak: minyak wijen, kemiri, kacang mete. 6. kacang-kacangan: kacang tanah, kedelai, kacang merah, kacang hijau & olahannya olahannya (tahu, tempe, susu kedelai, oncom) 7. gula: gula pasir, aren, gula semut & olahannya (sirub, kembang gula) 8. sayur & buah: bagian tanaman spt daun, bunga, batang, umbi dan buah. 9. lain-lain: bumbu-bumbu sbg penyedap & citarasa

susu dan olahannya 10. makanan berpati: umbi-umbian dan turunannya. daging 8. udang & olahannya 7. susu 10. 3. buah-buahan 6. Klasifikasi secara Internasional dapat diamati secara Food Balance Sheet (Neraca Bahan Makanan): 1. serealia 2. sayur-sayuran 8. ikan. buah-buahan 9. sayur-sayuran 7. umbi-umbian & olahannya 3. lemak dan minyak . telur 9.C. buah/biji berminyak 5. minyak dan lemak D. ikan 11. serealia 2. daging & olahannya 6. telur. biji-bijian 4. Klasifikasi berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan: 1. kacang-kacangan & olahannya 5. kerang. gula 4.

ubi.E. Klasifikasi berdasarkan pola makan masyarakat: 1. tahu. tempe 3. pangan pokok: beras. ikan. susu dasar pengembangan pangan lokal Penting bagi ahli pertanian maupun ahli gizi dalam merencanakan produksi. . sagu. telur. lauk-pauk: daging. ketersediaan mupun konsumsi pangan bagi penduduk. Pangan asli: pangan yang asal-usulnya secara biologis ditemukan disatu daerah. jagung. buah-buahan 5. terigu 2. Pangan lokal: pangan yang dihasilkan dalam suatu wilayah atau daerah tertentu untuk tujuan ekonomi dan/atau untuk konsumsi. sayur-sayuran 4.

Zat gizi esensial: zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh tetapi tubuh tidak dapat mensintesisnya dan atau tubuh tidak mampu mensintesisnya dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhannya. mineral & air (zat anorganik) Dalam keenam zat gizi tersebut terdapat 45 jenis zat gizi (esensial dan non esensial). karbohidrat sumber energi lemak mineral vitamin air pertumbuhan dan mempertahankan jaringan protein regulasi proses dalam tubuh . protein & vitamin (zat organik). lemak.Zat gizi dapat dibagi dalam 6 kelas utama: karbohidrat.

histidin Vitamin larut dalam lemak (A. niacin. valin. Cr. vit C Mineral makro ( Ca. methionin. P. asam pantothenat. mineral mikro (Fe. folacin. Ni. Si. Na.Zat gizi esensial Zat Gizi Utama Karbohidrat Lemak Protein Serat. D. riboflavin. B12. V. treonin. glukosa Asam lemak. S. K. fenilalanin. F Zat Gizi Esensial Vitamin Mineral Air Air . asam linoleat Asam amino: leusin. Mo.vitamin larut dalam air (thiamin. Cl. Co. K). Mg). Mn. Sn. I. triptophan. isoleusin. Zn. lisin. biotin. vit B6. E.

jantung dan alat pernapasan Energi kimia. 1 kalori: banyaknya energi/panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air menjadi 1 derajat Celsius lebih tinggi . yang tersimpan dalam makanan Energi untuk pembentukan jaringan baru Satuan energi adalah kalori.Energi luar energi yang diperlukan untuk bekerja. berjalan dll yang memerlukan kegiatan otot Energi Energi dalam energi yang diperlukan untuk pekerjaan alat-alat tubuh spt ginjal.

. 4. Bahan pembentuk asam amino esensial. Metabolisme normal lemak. 7. Bahan pembentuk berbagai senyawa tubuh. Sumber energi. 2. 3. meneral dan vitamin B. Menghemat lemak dan protein. 5.KARBOHIDRAT Fungsi karbohidrat: 1. Meningkatkan pertumbuhan bakteri usus dan meningkatkan gerak usus. 6. Meningkatkan konsumsi protein.

5. 4. 3.PROTEIN Fungsi protein: 1. memperbaiki serta mengganti jaringan aus. 2. Mempertahankan kenetralan asam basa tubuh. Membentuk jaringan baru dalam masa pertumbuhan & perkembangan tubuh. . ekstraselular dan intravaskular. rusak atau mati. Menyediakan asam amino yang diperlukan untuk membentuk enzim pencernaan dan metabolisme serta antibodi. Memelihara jaringan tubuh. Mengatur keseimbangan air yang terdapat dalam tiga kompartemen yaitu intraselular.

ayam. seperti telur. sehingga bahan makanan tersebut termasuk dalam golongan protein sempurna. Namun hanya dari kelompok kacang-kacangan saja yang mengandung protein sempurna. Protein yang terdapat dalam bahan makanan hewani. Protein sempurna dapat diperoleh dari bahan makanan hewani. 1) Protein sempurna. udang dan sebagainya. daging . . maka kedua jenis protein itu akan saling mengisi sehingga dapat membentuk protein yang sempurna. merupakan protein yang mengandungan semua asam amino esensial. sementara dari golongan pangan nabati lainnya tergolong protein tidak sempurna. 2) Protein tidak sempurna. telur dan susu. merupkan protein yang tidak mengandung semua asam amiono esensial.Mutu Protein Makanan Kandungan asam amino esensial pada protein dapat membedakan penggolongan protein. Protein sempurna juga terdapat pada bahan pangan nabati. Protein tidak sempurna dari dua bahan nabati apabila digabungkan. ikan. mengandung semua jenis asam amino. Sumbernya berasal dari bahan pangan nabati contohnya kacang-kacangan.

nilai cerna telur adalah 100. Nilai cerna beras adalah 96.Untuk memperoleh asam amino yang berbeda sehingga dapat saling mendukung pembentukan protein tubuh. Tetapi harus mengkonsumsi dua jenis bahan makanan yang berbeda. beras dan jagung. seperti jagung dengan kacang hijau dan sebagainya. ini berarti 100 % protein telur dapat diserap untuk protein tubuh. maka sebaiknya jangan mengkonsumsi dua bahan makanan nabati yang sejenis. Misalnya. Faktor lain yang menentukan mutu protein adalah nilai cerna. Seperti. . Nilai cerna menunjukkan persentase protein dari bahan makanan yang dapat diserap oleh dinding usus untuk membentuk protein tubuh. jadi hanya 96 % dari protein beras yang dapat diserap oleh tubuh.

yoghurt Kacang-kacangan Ikan. keju. salmon.LEMAK Fungsi lemak: 1. 3. tuna Margarin. m kedelai. minyak kelapa Minyak kacang tanah Minyak jagung. kerang-kerangan. Membuat rasa kenyang lebih lama. 4. Menghemat protein dan thiamin. Sumber energi bagi tubuh (9 kkal/g). babi. 2. m biji kapas . Jenis lemak Asam lemak jenuh Asam lemak tidak jenuh tunggal Asam lemak tidak jenuh ganda Minyak • Jenuh • Tidak jenuh tiunggal • Tidak jenuh ganda Sumber Pengan Daging sapi. Membuat rasa makanan menjadi enak.

lemak dan protein serta pembentukan lemak dan protein tubuh. 3.MINERAL Fungsi mineral: 1. fosfor. belerang) dan mineral pembentuk basa (kapur. 4. Membantu memelihara keseimbangan air tubuh (klorin. magnesium. . besi. Mengkatalisasi reaksi yang bertalian dengan pemecahan karbohidrat. Sebagai hormon dan enzim tubuh. natrium). 2. natrium). kalium. Memelihara keseimbangan asam tubuh dengan jalan penggunaan mineral pembentuk asam (klorin. kalium.

Na.Mineral yang dibutuhkan manusia diklasifikasikan menjadi 2 gol: mineral makro: mineral yang jumlahnya relatif tinggi (>0. Co dll) . S. Zn.05% dari berat badan) di dalam jaringan tubuh (Ca. P. Cu. Cl dan Mg) mineral mikro: mineral yang terdapat dalam jumlah kecil (<0.005% dari berat badan) (Fe. I. K.

3. B6. Folat) Vit larut air B (B1. D. Thiamin. Riboflavin. B6. B6. C). B12). E. Niasin) 2. E). D. C Vit larut lemak A. K . Mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan sel baru (A. B2. Mempertahankan fungsi berbagai jaringan (A. 4. Sebagai bagian dari suatu enzim atau co-enzim yang mengatur berbagai fungsi metabolisme (K. Membantu pembuatan zat tertentu dalam tubuh (C.VITAMIN Fungsi vitamin: 1.

perbandingan air dan lemak adalah 50% dan 50% sedangkan pada orang kurus 67% dan 7%. tergantung dari jumlah lemak dalam tubuhnya. pelumas. sumber mineral dan memelihara bentuk dan susunan tubuh Kebutuhan air berbeda-beda antaroprang. Misalnya untuk orang gemuk. Sebagai pelarut. Secara umum jumlah air yang terdapat dalam tubuh manusia adalah:  sekitar 80% dari berat badan (untuk bayi dengan low birth weigght)  sekitar 70-75% dari berat badan (untuk bayi noenatus)  sekitar 65% dari berat badan (untuk anak)  sekitar 55-60% dari berat badan (untuk orang dewasa) . 2.AIR Fungsi air: 1. Mengontrol suhu tubuh dan menyediakan lingkungan yang baik bagi metabolisme. pereaksi kimia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful